Anda di halaman 1dari 5

Nama: Stefhanie Andreaane Adelia Tendean NIM: 130411100002 SKRIPSI : PERANCANGAN ULANG PISAU PENGUPAS RAJUNGAN KUALITAS UNTUK

MENINGKATKAN DENGAN

PRODUKSI

MEMPERHATIKAN ASPEK ERGONOMIS PENULIS PROGRAM STUDI TAHUN : EDDI WAHYUDI (050421100288) : TEKNIK INDUSTRI : 2011

1. Cara Ilmiah : menggunakan sistematis. Hal ini dikarenakan pemecahan masalah melalui beberapa tahap yakni sebagai berikut: Tahap Awal (Studi Pendahuluan),yaknik melakukan studi

pendahuluan dan mengidentifikasi apakah masalah yang terjadi di lingkungan dan mengidentifikasi apakah masalah yang terjadi di lingkunagn dengan membandingkan kondisi ideal. Tahap Identifikasi Variabe, yaitu mengkaji alat yang sudah ada dan perancangan ulang alat pengupasan rajungan. Tahap pengumpulan data,yaitu dengan kuisioner dan pengukuran langsung. Tahap pengolahan data dan perancangan. Hasil dari pengolahan data secara langsung dan kuisioner dilakukan analisa. Tahap kesimpulan dan Saran, yaitu melakukan penarikan kesimpulann dari hasil yang diperoleh dari langkah-langkah penelitian yang sebelumnya telah dilakukan. 2. Data : Data menggunakan valid, karena ketepatan antara data yang sesungguhnya terjadi pada objek dengan data yang dapat dikumpulkan oleh peneliti. Contohnya dari tabel Data Anthropometri Telapak Tangan Pekerja dapat diketahui bahwa data operator 1(Asma) dengan panjang tangan 160 mm, panjang telapak tangan 90 mm, panjang ibu jari 60 mm, panjang jari telunjuk 65 mm, panjang jari tengan 70 mm, tebal ibu jari 20 mm, tinggi siku(duduk) 20 mm, lebar jari telunjuk 20 mm, lebar telapak tangan(sampai ibu jari) 25 mm, lebar telapak tangan (minimum), tebal

telapak tangan 55 mm, tebal telapak tangan (sampai ibu jari) 50 mm, diameter genggam (maksimum) dan lebar maksimal (ibu jari ke jari kelingking) 180 mm. 3. Tujuan menggunakan pengembangan. Karena pisau pengupas rajungan yang dipakai terdapat kerusakan bentuk daging sehingga terjadi penurunan kualitas produk dan mengalami kurangnya harga jual daging rajungan tersebut. Dari permasalahan itu, penulis mengembangkan alat itu sehingga nantinya diharapkan bisa menambah kualitas hasil pengupasan. 4. Kegunaan memecahkan masalah. Masalah yang diteliti yaitu pisau pengupas rajungan yang dipakai oleh pekerja industri terdapat kerusakan bentuk daging sehingga terjadi penurunan kualitas produk dan mengalami penurunan harga jual daging rajungan tersebut. Kemudian penulis melakukan perancangan alat baru berupa alat pengupas kulit rajungan yang nantinya diharapkan bisa menambah kualitas hasil pengupasan. 5. Statistik deskriptif, karena data yang dikumpulkan yang berupa data anthropometri tangan,data pengukuran denyut jantung dan data waktu proses kerja, dan membagikan kuisioner kepada pekerja sehingga penulis dapat menyimpulkan dan melakukan penyelesaian dari masalah tersebut. 6. Data statistik : Objektif : harus menggambarkan keadaan sebenarnya. Buktinya dari tabel anthropometer, penguukuran denyut jantung dan data waktu proses bekerja. Relevan : Masalahnya berupa pisau pengupas rajungan tersebut terdapat kerusakan bentuk daging sehingga terjadi penurunan kualitas produk dan mengalami penurunan harga jual daging rajungan tersebut. Dari masalah itu dilakukan pengumpulan data berupa kuisinoer tentang keluhan yang dirasakan operator ketika mereka bekerja yang diisi oleh para pekerja pabrik dan yang menjadi objek penelitian setelah melakukan pekerjaannya. Untuk data pengukuran langsung berupa data anthropometri, data pengukuran denyut jantung dan data waktu proses kerja.

Up To Date

: Datanya benar baru. Buktinya berupa kuisioner

yang berisi tentang keluhan rasa sakit yang dialami selama bekerja pada bulan Mei - Juni 2011. Representatif : Ingin mengetahui tentang kekurangan dan solusi dari pisau pengupas rajungan sehingga penulis mengambil langkah awal dengan menghitung anthropometer tangan, pengukuran denyut jantung, dan data waktu proses kerja. Dengan demikian dapat membuat rancangan dari pisau pengupas rajungan yang lebih baik sehingga meningkatkan kualitas hasil pengupasan rajungan. Dapat dipercaya : Dilakukan pengumpulan data berupa

kuisinoer tentang keluhan yang dirasakan operator ketika mereka bekerja yang diisi oleh para pekerja pabrik dan yang menjadi objek penelitian setelah melakukan pekerjaannya. 7. Pengolahan data : Sifat: metode kuantitatif : subjetivitas operator terhadap keluhan rasa sakit yang dialami selama bekerja, metode kuantitatif: pengambilan data anthropometri, physilogical performance

(Denyut jantung), dan analisi terhadap waktu dan output standar yang dihasilkan. Cara memperolehnya : primer, karena peneliti langsung memberikan kuisioner kepada para pekerja dan menghitung anthropometri, denyut jantung, dan data waktu proses kerja para pekerja. Sumber : internal, karena pekerja yang langsung menjadi data penelitiannya. Cara Penyusunannya : Ratio, karena angka nol dianggap mutlak. Perhatikan tabel data pengukuran Denyut Jantung setelah

perbaikan pisau pengupas. Denyut Jantung (pulse/menit) No. Nama Pekerja Sebelum bekerja I Pengukuran keII III Rata-rata pengukuran

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25.

Asma Hamdah Hosimah Lutfatul Lutfiah Misrui Riskina Saleha Semil Siti Khoiriyah Maemunah Alifiah Qomariyah Seuh Zainab Atium Aton Almasuah Khioiriyah Makmum Shailimah Marpuah Bu Aini Akramil Taciek

90 100 95 78 84 100 125 72 75 90 82 84 75 95 95 75 81 105 82 100 97 102 72 106 100

101 101 108 94 105 94 103

103,33 97,67 100,33 99,67 86,33 104,67 103,67 100,33 103,67 96,67 90,33 90,33 93,67 108,33 107,00 96,67 106,33 99,67 98,33 93,33 87,67 87,67 100,67 91,67 95,67

103 95 90 86

100 109 87 86

103 108 103 101 90 105 95 95 98 87 90 90 95 90 89 120 101 126 103

102 106 95 90 86 101

110 120

100 101 120 95 98 93 90 84 83 92 90 98 87 90 105

101 120 100 106 100 105 98 75 81 98 105 90

105 107 82 95

100 100

Tidak mungkin untuk denyut jantung manusia bernilai 0. Sama juga untuk pengukuran anthropometer dan data waktu proses bekerja. 8. Teknik pengumpulan data : Sampel. Contohnya dari Pengukuran data anthropometri terhadapat 25 orang yang bekerja pada bagian perebusan, pengeringan dan pengupasan yang artinya tidak semua pekerja pabrik dijadikan sebagai sampel hanya sebagian saja sesuai dengan data yang dibutuhkan.

Jumlah : Terbatas, yaitu 25 orang pengrajin yang bekerja di MP. Putra Arjuna. Sifat : Heterogen karena yang menjadi objek penelitian adalah

manusia yang memiliki karakteristik yang berbeda. 9. Teknik Pengambilan sampel : Random, diambil sampel dari beberapa pekerja pabrik. Contohnya dari Pengukuran data anthropometri terhadapat 25 orang yang bekerja pada bagian perebusan, pengeringan dan pengupasan, pengumpulan data denyut jantung yang dilakukan terhadap 25 orang pengrajin pada bagian pengupasan, pendinginan dan pengepakan di Pabrik Rajungan dan data waktu proses bekera diambil berdasarkan proses yang terjadi pada bagian perebusan rajungan, pengeringan, pengupasan dan pengemasan pada olahan rajungan jenis sebaganyak 25 pekerja. Hal ini sesuai dengan data yang dibutuhkan. 10. Instrumen Pengumpulan Data: menggunakan angket (kuisioner) yang berisi tentang keluhan rasa sakit yang dialami selama bekerja.

Anda mungkin juga menyukai