Anda di halaman 1dari 40

AKUNTANSI PAJAK INVESTASI JANGKA PENDEK

Materi Pembahasan
Definisi

Investasi Jangka Pendek Pencatatan Nilai Investasi Jangka Pendek Dalam Neraca Pencatatan Pajak atas Keuntungan Transaksi Investasi Jangka Pendek (Sekuritas/ Sekuritas/Surat Berharga Berharga) )

Saham Obligasi Sekuritas Lainnya

Dasar Hukum atau Peraturan Perpajakan Terkait Akuntansi Surat Berharga


Peraturan Pemerintah No.16 Tahun 2009 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan Berupa Bunga Obligasi PMK No.121/KMK.03/2002 sebagaimana telah diubah dengan PMK No.85/PMK.03/2011 tgl 23 Mei 2011 Surat Edaran Dirjen Pajak No.SE No.SE-01/PJ.313/1992 tentang Penilaian P il i Surat S Surat-Surat S Efek Ef k Secara S Fiskal Fi k l

Kuis

Jelaskan 5 perbedaan akuntansi surat berharga antara menurut akuntansi pajak vs akuntansi keuangan (PSAK/IFRS) (40) Jelaskan 5 perbedaan antara Surat Berharga Saham dengan Surat Berharga Obligasi sebagai sarana investasi bagai g investor atau sebagai g sarana untuk memporeleh dana tambahan bagi perusahaan penerbit dan obligasi (40) Jelaskan pengertian nilai pasar wajar surat berharga (fair market value)? (20)

No.
1.

Saham
Bukti ikut memiliki suatu perusahaan dan memiliki hak suara dalam RUPS (berbagi hak suara dan kewenangan) Reward atas investasi dalam bentuk surat berharga saham : Dividen dan Capital Gain. Harga pasar saham sangat sensitif terhadap pasar Reward dalam bentuk dividen diperoleh jika ada pembagian dividen dan biasanya pembagian dilakukan jika perusahaan memperoleh laba. Dividen tidak dapat dibiayakan Jika perusahaan bangkrut/dilikuidasi, maka memiliki hak belakangan untuk dibayarkan Bagi pihak perusahaan menerbitkan saham merupakan cara untuk memperoleh l h dana d murah. h Risikonya Ri ik apa?

Obligasi
Bukti surat hutang atau bukti memberikan pinjaman dan biasanya ada yang bentuknya dapat dikonversi menjadi saham Reward atas investasi dalam bentuk surat berharga obligasi: Kupon/Bunga & Capital Gain. Thin capitalization Reward dalam bentuk kupon/bunga biasanya sudah pasti diterima setiap tanggal pembayaran bunga/kupon dengan tingkat bunga yang telah ditentukan. Bunga dapat dibiayakan Jika perusahaan bangkrut/dilikuidasi memiliki hak lebih dahulu dibayarkan dibanding pemegang saham Bagi perusahaan menerbitkan obligasi berarti menerbitkan surat hutang dan h harus membayar b b bunga secara periodik i dik kepada bondholder. Risikonya?

2.

3.

4.

5.

Latar Belakang g

Pada suatu saat tertentu, perusahaan memiliki dana/kas lebih yang menganggur (idle cash) yang tidak diperlukan dalam waktu dekat untuk operasi perusahaan. Dana/kas tersebut dapat dimanfaatkan untuk memberikan hasil kepada p perusahaan dengan p g cara Membeli atau menanamkan dalam bentuk surat berharga/efek yang dapat segera dijual. Investasi tersebut memenuhi syarat aman, likuid,m dan menghasilkan dan menurut PSAK 13 tentang Akuntansi Investasi Jangka Pendek, harus memenuhi 3 syarat, yaitu: a. Mempunyai pasaran d dapat dan d d diperjualbelikan lb l k dengan d segera, b. b Dimaksudkan untuk dijual dalam jangka waktu dekat bila dibutuhkan dana untuk kegiatan umum operasi perusahaan (tidak jg panjang) dan tidak untuk menguasai perusahaan lain).

Definisi

Investasi jangka pendek atau surat berharga sementara (marketable securities) atau investasi sementara (temporary p y investment) y yang g segera g dapat dijual dan dikonversikan menjadi kas adalah aset yang akan dijual dalam jangka waktu dekat dalam siklus normal operasi perusahaan (tidak lebih dari 12 bulan). bulan) Investasi jangka pendek ini adalah aset yang tingkat likuiditasnya sangat tinggi. B Besarnya i investasi t i jangka j k pendek d k menunjukkan j kk kemampuan perusahaan untuk membayar utang jangka pendek. S Surat t berharga b h i i dapat ini d t berupa b surat t berharga b h hutang (obligasi, notes) dan surat berharga ekutas
(saham).

Surat Berharga Hurang (Debt Securities) aalah pengakuan hutang dari penerbit yg menyatakan tenor, coupon rate, jlh hutang, hutang, jatuh temponya hutang contoh SUN, SBI, ORI) dapat dibagi 2 yaitu yaitu: : a). Tidak berencana utk dijual, dijual, sehingga pendekatan peniliaian adalah biaya yg diamortisasi diamortisasi. . b). Direncanakan untuk dijual dijual, , sehingga dinilai dengan nilai wajar. wajar. ( (literatur literatur otoritatifnya diatur dalam SFAS No No.115 115 ttg Accounting for Certain Investment in debt & equity securities securities. Bonds, Treasury Bills, ORI Stated interest rate Discounted basis Equity Securities ( (Surat Surat Berharga Saham Biasa Biasa) ) adalah sekuritas yg menunjukkan bagian kepemilikan

seperti common stock, preferren stock dan modal saham lainnya termasuk hak utk memperoleh atau melepaskan bagian kepemilikan dgn harga yg sdh disepakati atau yg dpt ditentukan seperti warran, hak opsi beli (call option), put option.
Sekuritas ekuitas dapat dibagi 2 yaitu yaitu; ;

) direncanakan utk dijual, dijual j , sehingga gg dinilai untuk dengan g nilai wajar wajar, j , a). b). Untuk tujuan pengendalian, pengendalian, sehingga dinilai dengan metode ekuitas ekuitas. .( (literatur literatur otoritatifnya diatur dalam APB Opinion No.18 ttg the equity method of Accounting for Investment in Common stock. Shares of stock Marketable/Listing di Bursa (kepemilikan (kepemilikan kurang dari 20% dan ini terdiri dari: dari: a) AFS dan b) Trading yang dinilai sebesar nilai wajar wajar. . Keuntungan Keuntungan/ /kerugian kepemilikan yg blm direalisasi untuk a) diakui dalam laba komprehensif lainnya dan sb komponen ekuitas dan dividen yg diumumkan dicatat sb keuntungan keuntungan/ /kerugian dari penjualan , untuk b) diakui dalam laba bersih dan dan dividen yg diumumkan dicatat sb keuntungan/ keuntungan /kerugian dari penjualan. penjualan. Non Marketable (belum (belum go public) contoh saham2 konversi dari kredit kredit/ /pinjaman terdiri dari a) Kepemilikan 20% s/d. 50%) )p penilaian dengan g metode ekuitas dan dividen yg diumumkan diumumkan, , maka diakui sb bagian g proporsional dalam laba bersih investee ( (disesuaikan disesuaikan dgn amortisasi yg tepat tepat) ) dan b) lebih dari 50% dilakukan konsolidasi konsolidasi. . Keuntungan/ Keuntungan/kerugian kepemilikian yg belum direalisasi tidak diakui dan pengumuman
dividen tidak dapat diterapkan pengaruhnya terhadap laba

Perbedaan Akuntansi Investasi Jangka Pendek Antara PSAK/IFRS vs Pajak


No. 1. Penerapannya 2 T 2. Tujuannya j ann a IFRS/PSAK Principle Based Approach Pelaporan Ke Keuangan angan bertujuan umum (general purpose financial statement) Tidak memperhatikan pencatatan atau jurnal atas pajak transaksi Pajak Rule Based Approach Penarikan pajak untuk nt k kepentingan pemerintah Mencatat pajak yang terjadi atas transaksi apabila transaksi merupakan obyek pemungutan/pemotongan atau pengenaan pajak Realizable Method and Cost Method

3 Jurnal atau 3. pencatatan transaksi

4. Metode pencatatan 5. Metode penilaian

3 kategori yaitu: Metode FVTPL Trading dan AFS FVTPL,

FIFO Method, Average Method FIFO Method and Average , LIFO Method Method. Khusus untuk penilaian obligasi hanya boleh menggunakan FIFO

Investasi Jankga Pendek menurut PSAK 55 (IFRS) merupakan salah satu jenis intrument keuangan (financial instrument)

Definisi Instrumen Keuangan Menurut PSAK 55/IFRS


Setiap kontrak yang menambah: menambah: 1. Nilai aset keuangan entitas dan kewajiban keuangan atau 2. Nilai ekuitas instrumen entitas lain

Klasifikasi Instrumen Keuangan Menurut PSAK 55/IFRS


Berdasarkan PSAK 55 (Revisi 2006) instrumen keuangan harus diklasifikasikan ke g sebagai g berikut : dalam salah satu kategori
Financial assets FVTPL Loans & R Receivable i bl HTM AFS S Financial liabilities FVTPL Other O e Liab. ab

Pengakuan Awal FVTPL Kategori lainnya

: Nilai Wajar (harga perolehan) : Nilai Wajar +/- biaya transaksi. transaksi

Pengukuran Setelah Pengakuan Awal Untuk FVTPL dan AFS : Nilai Wajar Kategori Lainnya : Amortized cost Unamortized Amortized = Principal +/Cash paid premiums or - Impairment cost repayments discounts

Biaya yang diamortisasi (amortized cost): biaya perolehan/akuisisi yg disesuaikan utk memperhitungkan amortisasi diskonto/premium, jika dianggap tepat.

Pencatatan Nilai Investasi Jangka Pendek Dalam Neraca


Menurut PSAK 13 (Lama) disajikan dengan 2 (dua (dua) ) cara, cara, yaitu: yaitu: Nilai perolehan (tetapi diberi keterangan harga pasar) pasar) Nilai terendah antara nilai perolehan dan harga pasar (cost or market whichever is lower). )

Menurut PSAK 55 (Revisi 2006), investasi jangka pendek sebagai salah satu jenis instrumen keuangan aset harus diklasifikasikan ke dalam salah satu kategori sebagai berikut : Trading Security. Termasuk dalam kelompok ini surat berharga hutang dan ekuitas. ekuitas. Disajikan di neraca sebesar nilai pasar wajar (fair market value). Available For Sale Security. Termasuk dalam kelompok ini surat berharga hutang dan ekuitas. ekuitas. Dicatat sebagai current assets (aset (aset lancar). lancar ). Held to Maturity (Surat (Surat Berharga yg dipegang sampai jatuh tempo). Termasuk dalam kelompok ini adalah hanya surat berharga hutang karena sekuritas ekuitas tidak memiliki tgl jatuh tempo Sedangkan sekuritas hutang memiliki jatuh tempo. tempo. tempo Disajikan di neraca sebesar harga perolehan. perolehan.

Notes: Nilai Pasar Wajar (fair market value) adalah jlh yg digunakan bila instrumen keuangan dipertukarkan dlm transaksi berjalan antara pihak2 yg berkeinginan (diluar penjualan terpaksa atau likuidasi likuidasi). ).

Persentase Kepe Tingkat Pengaruh Metode Penilaian Keterangan 0 s.d. 20% Kecil atau tdk ada Metode Nilai Wajar Investor mempunyai hak pasif 20% s.d 50% signifikan Metode ekuitas Investor have pengaruh signifikan 50% s.d. 100% Kendali yg kuat Konsolidasi Investor have hak mengendalikan (cth pengaruh signifikan: perwakilan dalam dewan direksi, partisipasi dalam pembuatan kebijakan, transaksi antar perusahaa yang material, pertukaran personil manajerial, ketergantungan teknologi)

Untuk kepemilikan 0 s.d. 20% dengan jenis AFS, walaupun laba bersih yg diperoleh perusahaan investee sudah diumumkan namun tdk dianggap p gg p sb dasar yg tepat p utk mengakui laba dari investee oleh investor, karena laba bersih tdk dianggap diperoleh oleh investor sampai dividen tunai diumumkan oleh investee. Pada akhir tahun, dilakukan penyesuaian nilai wajar sekuritas dengan membandingkan harga atau biaya perolehan sekuritas dengan g niai wajar j p pada saat tersebut dan selisihnya y dicatat sebagai g keuntungan g atau kerugian kepemilikan atas sekuritas yang belum direalisasi ekuitas pada penyesuaian nilai wajar sekuritas AFS.Pada saat dijual harus diakui keuntungan/kerugian penjualan dengan membandingkan harga atau biaya perolehan dengan hasil bersih dari penjualan. p j Untuk j jenis Trading gj jurnalnya y hampir p sama dengan g AFS, , bedanya y hanya y p pada keuntungan atau kerugian kepemilikan atas sekuritas yang belum direalisasi langsung dibebankan ke laba rugi tahun berjalan.

Sekuritas hutang convertible dan saham preferen yg dpt ditebus tdk diperlakukan sebagai sekuritas ekuitas. ekuitas Pd saat sekuritas ekuitas dibeli, maka harga pokoknya mencakup harga beli sekuritas ditambah komisi pialang dan ongkos lainnya yg berkaitan dengan pembelian. pembelian Sekuritas ekuitas yang diperoleh dgn pertukaran dgn imbalan nonkas (properti atau jasa), maka nilainya harus dicatat pada 1) nilai wajar imbalan yang diberikan (properti/jasa) atau 2) nilai wajar sekuritas yang diterima atau yang mana yang dapat ditentukan dengan lebih jelas. Jika tidak ada yg dpt ditentukan maka harus menggunakan penilaian atau estimasi agar diperoleh suatu harga pokok atau biaya. Jika dibeli beberapa sekuritas dengan harga sekaligus (lump sum) dan harganya harus di l k ik ke dialokasikan k masing-masing i i jenis j i sekuritas k it dengan d cara yang wajar yaitu nilai wajar relatif atau jika yg tersedia hanya untuk sekuritas tertentu maka dialokasikan dengan metode inkremental, pertama t di l k ik ke dialokasikan k sekuritas k it yang harga h pasarnya sudah d h tersedia dan sisinya ke ekuitas lainnya yg harganya tidak tersedia.

Pencatatan Nilai Investasi Jangka Pendek Dalam Neraca


Kategori Neraca Investasi diperlihatkan pada nilai wajar & disajikan di aktiva lancar Investasi diperlihatkan pada nilai wajar & disajikan di aktiva lancar atau di investasi jgk panjang. Investasi diperlihatkan pada biaya yg diamortisasi & disajikan di aktiva lancar atau jangka panjang Laba Rugi Bunga & Dividen diakui sb pendapatan. Untung/rugi kepemilikan yg blm direalisasi dimasukkan dlm laba bersih. Bunga & Dividen diakui sb pendapatan. Untung/rugi kepemilikan yg blm direalisasi tdk dimasukkan dlm laba bersih tetapi dlm laba komprehensif lain di ekuitas.

Trading (sekuritas hutang & ekuitas)

AFS (sekuritas hutang & ekuitas)

HTM (sekuritas hutang)

Bunga diakui sb pendapatan.

Metode ekuitas dan/atau konsolidasi (sekuritas ekuitas)

Investasi pd awalnya dicatat sebesar biaya perolehan dan secara periodik disesuaikan dgn bagian investor atas laba atau rugi investee dan dikurangi dengan semua dividen yg diterima dari investee & disajikan sbg investasi jgk panjang.

Pendapatan/rugi diakui sampa sebesar laba/rugi investee yg dilaporkan sesudah investasi dan disesuaikan dgn amortisasi perbedaan antara biaya dan nilai buku yg mendasari.

Neraca Activa A Assets t Kas Invetasi Jangka Pendek Wesel Tagih Pii tang Piiutang Persediaan Li biliti Liabilities Kewajiban segera Simpanan Phk ke-3 (Dep, Giro, Tab, Sertif Dep, Dana titipan) Simpanan Bank Lain Ke ajiban Derivatif Kewajiban Deri atif Surat Berharga yg diterbitkan oleh pihak bank sendiri Passiva

Pinjaman yang diterima termasuk senior debt yang akan diterbitkan Penyertaan Aktiva Tetap Aktiva Lain-lain Kewajiban Lain-lain Pinjaman subordinasi Modal Pinjaman Modal (modal disetor, cadangan, laba ditahan) Laba Ditahan Laba/Rugi b /R i Bersih B ih Yang Y B l Belum Di Direalisasi li i dari d i penurunan/kenaikan /k ik nilai il i wajar j Surat S Berharga yang tersedia untuk dijual setelah dikurangi pajak tangguhan

Laba Rugi Biaya Biaya y Untuk Usaha Pokok Biaya Laina-lain Pendapatan Pendapatan berasal dari usaha p pokok/utama Pendapatan Lain-lain

Biaya Non Operasional

Pendapatan Non Operasional

Penilaian Investasi Jangka g Pendek Menurut Perpajakan


Menurut SE Dirjen j Pajak j No. SE SE-01/PJ.313/1992 / / mengatakana bahwa penilaian suratsurat-surat efek berpegang kepada Pasal 10 ayat 3 UU PPh , yang mengatakan bahwa penilaian persediaan hanya diperbolehkan secara fiskal menggunakan harga perolehan (cost). Keuntungan atau kerugian karena penjualan atau pengalihan saham hendaknya berpedoman pada ketentuan Pasal 4 ayat y 1 UU PPh y yaitu sebesar selisih antara harga jual dengan harga perolehan (sales price - cost price)

Metode Pencatatan Secara Komersial: Komersial:


Contoh: Asumsi tgl 10 Oktober 2010, PT X Contoh: membeli 1.000 lbr saham PT Bumi dengan harga Rp.7.000 per lembar lembar. . Asumsi tgl 5 Nopember 2010, PT Bumi membagi dan membayar sebesar Rp.500 per lembar. lembar. Asumsi tgl 31 Desember 2010, harga pasar saham PT Bumi turun menjadi sebesar Rp.6.000 per lbr. lbr. Asumsi tgl 7 Januari 2011, 2011 dijual dengan harga pasar Rp.6.500 per lbr. lbr. Buatlah jurnal secara akuntansi komersial yang diperlukan atas transaksi tersebut di atas dalam pembukuan PT X degan metode Trading dan AFS? Buatlah jurnal secara akuntansi perpajakan? perpajakan?

TRADING SECURITIES
MONTH END REVALUATION Accrue Interest Amortize Premium / Discount Compare Market Price to Trading Account Security

SALE OF SECURITIES Trade Date Amortize premium/discount Calculate gain/loss

Settlement Date Accrue Interest to Settlement date Record Balance sheet impact p

Metode Pencatatan Secara Komersial: Komersial: Trading Security - Fair Market Value
Tgl 10 Oktober 2010. Dr: Investasi Jangka Pendek Cr: Kas Tgl 5 November 2010 2010. Dr: Kas Cr: Pendapatan Dividen Tgl 31 Desember 2010. Dr: Kerugian atas Investasi Cr: Investasi J. J Pendek
Rp.7.000.000

Rp.500.000

Rp.1.000.000

Tgl 7 Januari 2010. Dr: Kas Rp.6.500.000 p Cr: Keuntungan atas penjualan Investasi Rp Rp. . 500.000 Cr: Investasi J. Pendek Rp.6.000.000

INVESTMENT SECURITIES - Available for Sale


- Recorded at cost - Monthly M thl F Fair i V Value l R Revaluation l ti

Amortize Discount/Premium C Compare MTM to t Book B k Value V l Difference is unrealized gains / losses Record unrealized G / (L) in Equity Provide taxes on unrealized G(L) (subject FAS 105)

Metode Pencatatan Secara Komersial: Komersial: Available For Sale - Market to Market
Tgl 10 Oktober 2010. D Investasi Dr: I t i Jangka J k Pendek P d k Cr: Kas Tgl 5 November 2010. Dr: Kas Cr: Pendapatan Dividen
Rp.7.000.000

Rp.500.000

Tgl 31 Desember 2010. Dr: S/E Unrealized Loss Rp.1.000.000 Cr: C Investasi estas J J. Pendek e de Tgl 31 Desember 2010. Dr: Deferred Tax Asset Rp 250 000 Rp.250.000 Cr: S/E Tax Imp on MTM Inv Sec - AFS

Metode Pencatatan Secara Komersial: Komersial: Available For Sale - Market to Market
Tgl 7 Januari 2011. Dr: Investasi J. Pendek Rp.1.000.000 Cr: S/E Unrealized Loss Rp.1.000.000 Cr: Dr: S/E Tax Imp on MTM Inv Sec AFS Rp.250.000 Cr: Deferred Tax Asset Rp.250.000 Dr: Kas Cr: Realized Loss Cr: Investasi J. J Pendek Rp.6.500.000 Rp. Rp. 500.000 Rp 7 000 000 Rp.7.000.000

Contoh 2: Purchase: On July 6, 6 2001, 2001 100,000 100 000 par value bond 5% for 99 (Accrued interest $500.00) Assume that market price on July 31 is 99.30. Assume monthly discount of $200 $ July 6 (Trade date) no entry July 8 (settlement date) Dr D Dr Investment Sec - AFS IENC - Inv I Sec S - AFS Cr Cash 99,000.00 500 00 500.00 99,500.00

July 31 (Interest Accrual) Dr IENC Inv Sec - AFS Cr Interest on Inv Sec - AFS 328.77 328.77

(100,000 X .05 X 24/365) = 328.77

July 31 (Amortization of Discount) Dr Invest Sec - AFS Cr Interest on Invest Sec AFS 200.00 200.00

July 31 (Fair Value Accounting) Dr Dr Invest Securities AFS S/E Taxes on MTM Inv Sec AFS C Cr Stk Equity E it - MTM Inv I Sec S - AFS Cr Deferred Tax Liability 100.00 30.00 100.00 100 00 30.00

Fair Value Book Value

= 99,300 = 99,200 100

Purchase Amort disc Book Value

99,000 + 200 99 99,200 200

Unrealized gain =

Metode Pencatatan Secara Fiskal Fiskal: : Cost & Realized Method


Tgl g 10 Oktober 2010. Dr: Investasi Jangka Pendek Rp.7.000.000 Cr: Kas Tgl 5 November 2010 2010. Dr: Kas Rp.425.000 Dr: Prepaid Tax PPh Pasal 23 Rp. Rp. 75.000 Cr: Pendapatan Dividen Rp.500.000 (500.000 x 15% =75.000) Tgl 7 Januari 2011. 2011 Dr: Kas Rp Rp. . 6.493.500 Dr: PPh Pasal 4(2) (0,1%x6,5jt) Rp. Rp. 6.500 Dr: Rugi i Penjualan j l Rp. Rp. 500.000 00 000 Cr: Investasi J. Pendek Rp.7.000.000

Aspek Pajak Atas Surat Berharga Obli Obligasi i

Obligasi
Listed Non Listed

Bunga dan/atau diskonto/premium obligasi-nya merupakan obyek PPh Pasal 4 ayat 2 final.

Aspek Pajak Atas Surat Berharga Obli Obligasi i


Tarif PPh Pasal 4 ayat 2 atas penghasilan bunga/kupon dan/atau diskonto obligasi dengan kupon atau tanpa kupon baik yang diperdagangkan (listed) maupun yang tidak (non listed) di Bursa Efek adalah sbb:

Jika Penerima adalah Penghasilan WPDN, maka tarif pajak: 15%

Jika Penerima Penghasilan adalah WPLN, maka tarif pajak:

20%

atau

Sesuai tarif pajak yg ditentukan dlm P3B

Aspek Pajak Atas Surat Berharga Obligasi


Tarif Pajak atas Bunga Obligasi Yang Diterima oleh Reksa Dana Keterangan Menurut UU Baru & PP 16 Tahun 2009 Pasal 4 (2) Bunga/Diskonto Obligasi yang diterima oleh 1. 2009 s/d 2010 : 0% Reksadana. 2. 2011 s/d 2013: 5% 3. 2014 s/ dseterusnya 15%

Pemotong PPh

Pemotongan atas

Penerima Penghasilan pemegang obligasi

Waktu Pemotongan

Penerbit obligasi (emiten) atau kustodian yang ditunjuk selaku agen pembayaran Perusahaan efek (broker) atau bank selaku dealer

Bunga atas obligasi dgn kupon & diskonto atas obligasi kupon & obligasi tanpa bunga Bunga & diskonto obligasi dgn kupon & obligasi g tanpa p bunga Bunga dan diskonto obligasi dgn kupon & obligasi bli it tanpa bunga

pada saat jatuh tempo bunga/ obligasi

penjual obligasi

pada saat transaksi

Perusahaan efek (broker) atau bank, dana pensiun, dan reksadana, reksadana selaku pembeli obligasi langsung tanpa melalui pedagang perantara atau sub registry.

penjual obligasi

pada saat transaksi

Bunga/Diskonto Obligasi Bunga obligasi dengan kupon ( interest bearing debt securities )

Wajib Pajak WPDN dan BUT

Tarif Pajak 15% 20% atau Tax Treaty

Keterangan

Dari jumlah bruto bunga sesuai masa kepemilikan ( holding period )

WPLN selain l i BUT

Dari selisih lebih harga jual pada saat Diskonto obligasi dengan kupon ( interest bearing debt securities iti ) WPLN selain BUT 20% atau Tax Treaty WPDN dan BUT 15% transaksi atau nilai nominal pada saat jatuh tempo obligasi di atas harga perolehan obligasi tidak termas obligasi, termasuk k bunga b nga berjalan ( accrued interest )

Diskonto obligasi tanpa bunga ( non-interest bearing debt securities )

WPDN dan BUT

15% 20% atau Tax Treaty 0% (th. 2009-

Dari selisih lebih harga jual pada saat transaksi atau nilai nominal pada saat jatuh t tempo obligasi bli i di atas t h harga perolehan l h obligasi

WPLN selain BUT

WP Reksadana yang Bunga dan/atau diskonto obligasi terdaftar pada Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan

2010) 5% (th. 20112013) 15% (th. 2014 seterusnya)

1.

Pemotongan Pajak Penghasilan atas bunga bunga/ /diskonto obligasi dilakukan oleh penerbit obligasi (emiten) atau agen pembayaran (kustodian kustodian), ), pihak perantara (perusahaan efek efek, , dealer, atau bank) dan pembeli obligasi tanpa perantara (perusahaan efek efek, , dealer, bank, dana pensiun, pensiun, dan reksadana) reksadana). Jika penjualan obligasi dilakukan oleh pihak pihak-pihak selain tersebut di atas maka pihak yang melakukan pencatatan mutasi hak kepemilikan Obligasi wajib memotong Pajak Penghasilan yang bersifat final final. . Untuk penjualan obligasi atas unjuk unjuk, , pemotongan Pajak Penghasilan dilakukan oleh penerbit obligasi (emiten atau custodian agen pembayaran pembayaran) ) pada saat jatuh tempo bunga dan jatuh tempo obligasi selama masa kepemilikan penuh penuh, , akan tetapi bila penjualan obligasi bli i tersebut t b t dilakukan dil k k oleh l h pihak ih k yang tidak tid k dipotong di t pajak pajak, j k, maka Pajak Penghasilan dihitung berdasarkan masa kepemilikan penuh dikurangi dengan masa kepemilikan penjual obligasi. obligasi. Penjual P j l obligasi bli i (baik b ik yang memberlakukan b l k k pemotong t ataupun t tidak) tidak ) wajib memberitahukan harga perolehan dan tanggal perolehan yang sebenarnya kepada pemotong pajak. pajak. Harga perolehan dan tanggal perolehan obligasi ditentukan dengan cara mendahulukan harga dan tanggal perolehan obligasi sejenis yang diperoleh pertama (metode First In First Out).

2 2.

3.

Tanggal 10 Januari 2010, PT. Amri membeli ORI dengan tingkat bunga 12,5% per tahun (fixed rate) dari pasar primer senilai nominal yaitu Rp.10 juta. Setelah 3 bulan dari sejak tgl pembelian, tepatnya tgl 10 April 2010, PT. Amri menjual ORI tersebut dengan harga jual 105. Biaya materai dan biaya administrasi yang harus dikeluarkan oleh PT. Amri Rp.74.500. y Berapakah p pajak p j y yang g dipotong p g atas keuntungan/ g diskonto ( (discount) ) Pertanyaan: dan pembayaran bunga obligasi tersebut? Jika diasumsikan PT. Amri menjual ORI tersebut dengan harga jual 95? Berapakah pajak p j y yang g harus dipotong p g Buatlah jurnal pencatatan transaksinya oleh PT Amri.

Jawaban untuk Asumsi 1: Biaya bunga/kupon s elam a 3 bulan (12,05%*3/12*10 juta Penjualan (1,05*10.000.000) Pem belian Capital Gain Pajak atas capital gain= 15%*500.000 Pajak atas kupon= 15%*301.250 Jum lah pajak yg dipotong dan dis etor oleh Bank Mandiri Biaya-biaya yang harus dikeluarkan oleh Tn. X Biaya m aterai 2 * 6.000 Biaya penyim panan 3 bulan* Rp.5000 Biaya trans fer bunga Rp.3 Rp 3 bulan * Rp.25000 Rp 25000 Biaya penjualan ORI di pas ar s ekunder Keuntungan yang diperoleh s ecara kas net tax & adm Jum lah Kas Yang diterim a atas penjualan obligas i Inves tas i Pers entas e keuntungan terhadap inves tas i Jawaban untuk Asumsi 2: Biaya bunga/kupon s elam a 3 bulan (12,05%*3/12*10 juta Penjualan (0,95*10.000.000) Pem belian Capital Los s Pajak atas capital los s = Pajak j atas kupon= p 15%*301.250 Biaya adm inis tras i dan biaya m aterai Jum lah kerugian (Los s ) Inves tas i Pers entas e kerugian terhadap inves tas i

301,250 10,500,000 10,000,000 500,000 75,000 45,188 120,188 801,250 12,000 15,000 15,000 7 500 7,500 25,000

-74500 681,063 10,606,563 10,000,000 6.81%

301,250 9,500,000 10,000,000 (500,000) 45,188 , (198,750) (74,500.0) (273,250) 10,000,000 -2.7%

1 PT ABC, 1. ABC pada d tanggal t l 1 Juli J li 2011 menerbitkan bitk obligasi bli i dengan d k kupon (i t (interest t bearing bond) dengan nilai nominal Rp.10 juta per lembar, jw obligasi 5 tahun dengan jatuh tempo 1 Juli 2016. Tingkat bunga 16% per tahun (fixed rate) jatuh tempo p p pembayaran y bunga g setiap p tanggal gg 30 Juni dan 31 Desember ( (6 bulanan). ) Penerbitan Perdana (Initial Offering) obligasi dilakukan di Bursa Efek Indonesia Jakarta pada tanggal 1 Juli 2011. Kustodian yang ditunjuk sebagai agen pembayaran (cash settlement) bunga atas obligasi yang diterbitkan oleh PT ABC adalah Bank XQZ. XQZ 2. Pada saat penerbitan perdana, PT XYZ membeli 10 lembar obligasi dari PT ABC dengan harga at discount, yaitu Rp.9 juta per lembar. 3. Pada tanggal 31 Maret 2012, PT XYZ menjual seluruh obligasi yang dimilikinya kepada PT PQR melalui perusahaan efek PT MNO Sekuritas di OTC, dengan harga jual Rp.10.400.000 per lembar (sudah termasuk bunga berjalan) Hitunglah pajak yang terkait dengan transaksi tersebut di atas sampai tanggal 31 Desember 2012? jurnal akuntansi p pajak j untuk membukukan transaksi tersebut oleh masingg Buatlah j masing pihak dan diasumsikan bahwa pihak yang membeli obligasi membeli dengan tujuan untuk trading? Bagaimana Penyajian di laporan keuangan masingmasing

Tugas1: Dikerjakan di Rumah

Tugas 2: Dikerjakan Di Rumah


PT Makmur, selama tahun 2010, menginvestasikan kelebihan kas perusahaannya dalam ekuitas saham untuk tujuan diperdagangkan, dengan transaksi sbb: Tanggal 3 Maret 2010 membeli 6.000 lbr saham biasa PT X dengan harga Rp.3.200 per lbr. Tanggal a gga 20 0 April p 2010 0 0 menerima e e ad dividen de tunai u a sebesa sebesar Rp.160 p 60 pe per lbr b sa saham a Tanggal 17 Mei 2010 menjual seluruh investasi saham dengan harga Rp.4.000 per lbr saham. Tanggal 10 Oktober 2010 membeli 10.000 lbr saham biasa dengan harga Rp.23 juta Tanggal 31 Desember 2010, harga saham pada penutupan hari ini sebesar Rp.2.375 per lembar saham Buatlah jurnal akuntansi komerisal atas transaksi tersebut dengan metode trading? Buatlah B tl h jurnal j l akuntansi k t i pajak j k atas t transaksi t k i tersebut t b t dan d hitung hit d bukukan dan b k k pajak j k yang terhutang atas transaksi tersebut? Sajikan investasi jangkan pendek secara komersial per 31 Des 2010 di Neraca

Thank you