Anda di halaman 1dari 4

PANCASILA SEBAGAI KEPRIBADIAN BANGSA INDONESIA Nama : Juniarto NIM : H1C013037 A.

PENDAHULUAN Latar Belakang Pancasila adalah jiwa seluruh rakyat Indonesia, yang memberikan kehidupan bangsa Indonesia serta membimbing masyarakat Indonesia supaya tercipta masyarakat yang adil dan makmur. Pancasila yang telah diterima dan ditetapkan sebagai dasar negara seperti tercantum dalam pembukaan UndangUndang Dasar 1945 merupakan kepribadian dan pandangan hidup bangsa. Pancasila mengandung nilai luhur yang harus diamalkan setiap warga negara Indonesia. Baik penyelenggara negara, masyarakat dan semua anggota warga negara Indonesia harus menghayati nilai dari Pancasila. Masyarakat juga harus melestarikan Pancasila yang telah luhur sebagai dasar negara Indonesia sejak kemerdekaan. Hal ini sesuai Pancasila yang menunjukkan suatu rangkaian urutan tiap-tiap sila mempunyai tempat sendiri di dalam rangkaian susunan kesatuan itu sehingga tidak dapat diganti. Pancasila juga mempunyai sebutan: 1. Pancasila sebagai jiwa bangsa, 2. Pancasila sebagai kepribadian bangsa, 3. Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum lainnya. Rumusan Masalah 1. Apa arti dari Pancasila? 2. Apa arti Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia? Tujuan Penelitian 1. Mendeskripsikan arti dari Pancasila. 2. Mendeskripsikan arti Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia.

B. PANCASILA SEBAGAI KEPRIBADIAN BANGSA INDONESIA

Menurut Muh. Yamin (1945), Pancasila adalah lima dasar yang berisi pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik. Menurut Notonegoro (1945), Pancasila adalah Pancasila merupakan dasar falsafah negara Indonesia. Pancasila adalah isi jiwa bangsa Indonesia yang turun-temurun sekian abad lamanya terpendam bisu oleh kebudayaan Barat (Ir. Soekarno, 1945). Negara kita harus berdasar atas aliran pikiran (staatsidee) negara yang integralistik, negara yang bersatu dengan seluruh rakyatnya, yang mengatasi seluruh golongan-golongannya dalam lapangan apapun (Soepomo, 1945). Pancasila artinya lima dasar atau lima asas yaitu nama dari dasar negara kita, Negara Republik Indonesia. Istilah Pancasila telah dikenal sejak zaman Majapahit pada abad XIV yang terdapat dalam buku Nagara Kertagama karangan Prapanca dan buku Sutasoma karangan Tantular. Pancasila ditetapkan pada tanggal 18 Agustus 1945. Rumusan Pancasila yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 adala 1. 2. 3. 4. Ketuhanan Yang Maha Esa Kemanusiaan yang adil dan beradab Persatuan Indonesia Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan 5. Keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia

Pancasila merupakan kepribadian bangsa Indonesia karena Pancasila memberikan ciri yang khas kepada bangsa Indonesia dan tidak dapat dipisahkan dari bangsa Indonesia dengan mempunyai lima sila dengan pengamalan masingmasing. Tujuan yang akan dicapai oleh bangsa Indonesia, yakni suatu masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka, berdaulat, bersatu dan berkedaulatan rakyat dalam suasana perikehidupan bangsa yang aman, tenteram, tertib dan dinamis serta dalam lingkungan pergaulan dunia yang merdeka, tertib dan damai.

Oleh karena itu kita harus memahami, menghayati dan mengamalkan Pancasila dalam segala segi kehidupan. Tanpa itu maka Pancasila hanya akan merupakan rangkaian kata-kata yang tertulis dalam Pembukaan UUD 1945, yang merupakan perumusan yang tidak tidak mempunyai arti bagi kehidupan bangsa.

C. PENUTUP Kesimpulan Salah satu fungsi pancasila adalah sebagai kepribadian bangsa yang berarti Pancasila merupakan pencerminan dari jati diri bangsa Indonesia. Oleh karena itu, bangsa Indonesia harus menjadikan pengamalan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Pengamalan Pancasila harus bagi setiap warga negara Indonesia sampai penyelenggara pemerintahan, sehingga semua komponen dalam suatu negara mampu melestarikan nilai-nilai Pancasila. Saran Berdasarkan uraian di atas kiranya kita dapat menyadari bahwa Pancasila merupakan kepribadian bangsa Indonesia dan setiap warga negara Indonesia harus menjunjung tinggi dan mengamalkan sila-sila dari Pancasila tersebut dengan setulus hati dan penuh rasa tanggung jawaban agar Pancasila tidak terbatas pada tulisan saja.

DAFTAR PUSTAKA Pangestu, Kafi. 2013. Pancasila (Manusia dan Pandangan Hidup) (online) http://kafipangestu.blogspot.com/2013/05/pancasila-manusia-danpandangan-hidup.html diakses 23 Desember 2013

Ahmad, Bayu. 2012. Pancasila sebagai kepribadian bangsa (online) http://politik.kompasiana.com/2012/10/17/pancasila-sebagai-kepribadianbangsa-501847.html diakses 23 Desember 2013

Mahendra, Dwiki. 2013. Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa (online) http://wikimelo.wordpress.com/2013/06/21/pancasila-sebagai-pandanganhidup-bangsa-dan-pandangan-hidup-manusia/ diakses 23 Desember 2013

Fachurohman Rizki. 2013. Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia (online) http://rizkifachurohman.blogspot.com/2013/10/pancasila-sebagaipandangan-hidup.html diakses 23 Desember 2013

Pratiwi, Eka. 2013. Penerapan Pancasila Sebagai Jiwa Bangsa Indonesia (online) http://get-ins.blogspot.com/2013/03/penerapan-pancasila-sebagai-jiwabangsa.html diakses 23 Desember 2013