Anda di halaman 1dari 26

BAB I Pendahuluan

A. Latar belakang

Tubuh manusia dapat bekerja dengan baik karena dilakukan oleh berbagai sistem yang telah memiliki bagian dan fungsinya masing-masing, salah satunya adalah sistem reproduksi. Sistem ini memiliki fungsi yang tidak kalah penting dengan sistemsistem yang lain salah satu fungsi utamanya adalah untuk proses perkawinan disamping ada juga fungsi-fungsi yang lain sperti penanda pria atau wanita telah beranjak remaja di tandai dengan pubertas. Dan kebanyakan masyarakat umum maupun pelajar masih belum memiliki pengetahuan yang cukup terkait dengan system reproduksi manusia. Banyak dari masyarakat maupun pelajar yang belum begitu mengenal anatomi dari organ reproduksi yang mreka miliki, mreka hanya mengetahui bentuk luarnya saja, namun organ dalam dan berbagai fungsinya belum begitu di ketahui. Sehingga menarik untuk sedikit mengulas mengenai anatomi dan fisiologi dari sitem reproduksi pada manusia supaya bisa menambah pengetahuan dan dijadikan referensi yang benar oleh masyarakat.

B. Tujuan

1. Diharapkan pembaca dapat memahami anatomi dan fisiologi dari system reproduksi manusia . Diharapkan pembaca dapat mengetahui hormon-hormon yang terkait dengan system reproduksi beserta fungsinya !. Diharapkan pembaca dapat memahami proses terjadinya mimpi basah pada pria dan menstruasi pada wanita

C. Manfaat

1. "ntuk penulis Dapat melatih kemampuan menyusun makalah yang baik dan menyalurkan pengetahuan yang telah didapatkan . "ntuk masyarakat Dapat dijadikan sumber bacaan untuk menambah pengetahuan !. "ntuk mahasiswa Dapat dijadikan sumber referensi untuk membuat tugas perkuliahan

BAB II Pembahasan

1. #elaskan organ reproduksi pada pria dan wanita

$.

%rgan &eproduksi 'ria %rgan reproduksi pada pria dibedakan menjadi %rgan &eproduksi (nterna ) Testis bagian yaitu interna dan eksterna.

Testis merupakan dua buah organ glandula yang memproduksi semen, terdapat di dalam scrotum dan digantung oleh fenikulus spermatikus. 'ada janin testes terdapat dalam ka*um abdominalis di belakang peritoneum. Sebelum kelahiran akan turun ke kanalis inguinalis bersama dengan fenikulus spermatikus kemudian masuk ke dalam skrotum. Testis terdiri dari belahan + belahan yang disebut lobulus testis, testes dibungkus oleh )

1, -asia spermatika eksterna, suatu membrane yang tipis memanjang ke arah bawah diantara fenikulus dan testes, berakhir pada cincin subkutan inguinalis , .apisan kremasterika, terdiri dari selapis otot. .apisan ini sesuai dengan /. obil0us abdominalis internus dan kasies abdominus internus. !, -ascies spermatikus interna, suatu membrane tipis dan menutupi fenikulus spermatikus. -asia ini akan berakhir pada cincin inguinalis interna bersama dengan fasia trans*ersalis. .apisan ini sesuai dengan /. obli0us abdominis internus dan fasianya 'embuluh darah testes ) 1, $rteri pudenda eksterna pars superfisialis, merupakan cabang dari arteri femoralis , $rteri perinealis superfisialis, cabang dari arteri pudenda interna !, $rteri kremasterika, cabang dari arteri epigastrika inferior

'ersyarafan testes meliputi 1. (lioinguinalis, 1. .umboinguinalis cabang dari pleksus lumbalis, dan 1. perinealis pars superfisialis. 2pididimis 2pididmis adalah saluran halus yang panjangnya kira-kira 3 cm, terletak di sepanjang tepi dan atas testes. Diantara korpus dan testis terdapat sebuah ruangan yang disebut sinus epididymis 4fossa digitalis,. 2pididimis sebagian ditutupi oleh lapisan *isceral. .apisan ini bagian mediastinum menjadi bagian parietal, dikelilingi oleh jaringan ikat spermato5oa melalui duktus eferen, merupakan bagian dari kaput epididymis tempat bermuaranya spermato5oa lalu di simpan masuk ke dalam *as deferens. -ungsinya sebagai saluran pengantar testis mengatur sperma sebelum diejakulasi, dan memproduksi sperma. Ductus deferens Duktus deferens adalah duktus ekskretorius dari testis, merupakan lanjutan dari kanalis epididymis, panjangnya 67-37 cm. mulai dari bagian bawah kauda, epididymis berbelit-belit, secara berangsur-angsur naik sepanjang tepi posterior testis dan sisi medialis bagian fenikulus spermatikus. /elalui cicin kanalis inguinalis masuk ke fenikulus spermatika, membelok sepanjang sisi lateral arteri epigastrika kemudian menjurus kebelakang agak turun ke fosa iliaka eksterna dan mencapai ka*um pel*is. Diantara peritoneal dan dinding lateralis pel*is, selanjutnya saluran ini turun pada sisi medialis arteri umbilikalis dan ner*us obturatorius, menyilang di depan ureter dan mencapai sisi medial ureter, berbelok-belok membentuk sudut turun ke medial agak ke depan di antara *undus *esika urinary bagian atas *esika seminalis. Berlanjut menjurus kebawah antara *undus *esika urinary dan rectum menuju basis glandula prostate bergabung dengan duktus *esika seminalis, membentuk duktus ejakulatorius, bermuara pada pars prostatika uretra melalui orifisium utrikulus prostatikus. Duktus diferen keras seperti tali dan berbentuk silinder. Dinding salurannya sangat kecil. 'ada fundus *esika urinary membesar dan mebelok-belok , disebut ampula 8esikula Seminalis /erupakan kantong terkon*ulsi 4 berkelok-kelok, yang bermuara ke dalam duktus ejakulator. Sekretnya adalah cairan kental dan basa yang kaya akan

fruktosa, berfungsi untuk memeberi nutrisi dan melindungi sperma. Stengah lebih sekresi *esikula seminalis adalah semen 4cairan sperma yang meninggalkan tubuh, Duktus 2jakulatori 'ada kedua sisi terbentuk dari pertemuan pembesaran 4ampula, di ujung duktus deferen dan duktus dari *esikel seminalis. Setiap duktus ejakulator panjangnya sampai dengan sekitar cm dan menembus kelenjar prostat untuk bergabung dengan uretra yang berasal dari kandung kemih 'rostate /enyelubungi uretra saat keluar dari kandung kemih. Sekresi prostat bermuara ke dalam uretra prostatiksetelah melalui 16 sampai !7 duktus prostatic. 9elenjar prostat membesar saat remaja dan mencapai ukuran optimalnya pada laki-laki yang berusia 7-an pada banyak laki-laki ukuran terus bertambah seiring pertambahan usia. Saat berusia :7 tahun ;! dari laki-laki mengalami pembesaran prostat yang mengganggu perkemihan 9elenjar Bulbouretra 9elenjar ini terdapat dibelakang lateral par membranasea uretra, diantar kedua lapisan diafragma urogenitalis dan disebelah bawah kelenjr prostat. Bentuknya bundar, kecil, dan warnanya kuning, panjangnya ,6 cm. %rgan &eproduksi 2ksterna )

Skrotum

Skrotum adalah sepasang kantong yang menggantung di dasar pel*is. Di depan skrotum terdapat penis dan dibelakngnya terdapat anus. Skrotum atau kandung buah pelir berupa kantong terdiri dari kulit tanpa lemak dan memiliki sedikit jaringan otot. 'embungkusnya disebut tunika *aginalis yang dibentuk dari peritoneum skrotum yang mengandung pigmen, di dalamnya terdapat kantongkantong, setiap kantong berisi epididymis fenikulus spermatikus. Skrotum kiri tergantung lebih rendah dari skrotum kanan. Skrotum ber*ariasi dalam beberapa keadaan, misalnya pengaruh panas pada lansia, dan keadaan lemah, skrotum akan meanjang dan lemas. Sedangkan dalam keadaan dingin dan pada orang muda akan memendek dan berkerut. Skrotum terdiri dari dua lapisan ) 1, 9ulit ) <arna kecoklatan, tipis memiliki flika;rugae, terdapat folikel sebasea dikelilingi oleh rambut keriting yang akarnya terl=ihat melaui kulit , Tunika dartos ) berisi lap>isan otot polos yang tipis sepanjang basis skrotum. Tunika dartos ini membentuk septum yang mebagi skrotum menjadi dua ruangan untuk testis yang terdapat dibawah penis. 'ada skrotum terdapat /. kremaster yang muncul dari / obligue internus abdominalis yang menggantungkan testis dan mengangkat testis menurut kemauan ejakulasi. 'enis 'enis terletak menggantung di depan skrotum. Bagian ujung desebut glans penis, bagian tengah korpus penis, dan bagian pangkal radiks penis. 9ulit pembungkus amat tipis tidak berhubungan dengan bagian permukaan dalam dari organ dan tidak mempunyai jaringan adipose. 9ulit berhubungan dengan pel*is, skrotum dan perineum. Di belakang orifisium uretra eksterna kulit ini mebentuk perlipatan kecil yang disebut frenulum preposium. 9ulit yang menutupi glans penis bersambung dengan membrane mukosa uretra pada orifisium dan tidak mempunyai rambut. 'repusium menutupi glans, dipisahkan dari prepusium terdapat rungan yang dangkal.

-asia superfisialis secara langsung berhubungan dengan fasia skrotum dengan lapisan sel otot polos. Di antara lapisan superfisialis dan profunda terdapat celah yang menyebabkan kulit bergerak bebas. 'ada bagian anterior dari ujung /. bubuka*ernosus dan /. iskia ka*ernosus terbelah menjadi lapisan dalam dan lapisan luar. .apisan luar menutupi permukaan superior otot-otot ini pada fasiia perinealis dari perineum, lapisan dalam merupakan lanjutan fasia penis, lamina profunda, dan fasia profunda dari penis menutupi organ dengan kapsul yang kuat. 9or*ora ka*ernosa dari penis terdiri dari dua masa silinder yang erektil terdiri dari ? dari bagian batang penis. 'ada simfisis pubis bagian posterior secara berangsung-angsung membentuk bangun yang lonjong. 9or*ora ka*ernosus penis ditutupi oleh kapsul yang kuat terdiri dari benang-benang superfisialis dan profunda, mempunyai arah longitudinal dan membentuk satu saluran masingmasing mengelilingi korpora dan membentuk septum penis. Septum ini tebal terdiri dari bangunan *ertical, disebut septum pektiniformis. 'ermukaan atas terdapat celah kecil tempat pena dorsalis penis profunda dan permukaan bawah terdapat celah yang dalam dan luas berisi korpus ka*ernosa uretra. Bagian anterior kor*us ka*ernosa penis akan melebar, disebut bulbus ka*ernosa penis. Bagian ini terikat kuat pada ramus iskium pubis yang ditutupi oleh /. iskium ka*ernosus. 9orpus ka*ernosa uretra bagian dari penis yang berisi uretra di dalam batang penis berbentuk silinder, lebih kecil dari ka*ernosa penis, padea ujungnya agak melebar, bagian anterior membentuk glans penis dan posterior membentuk bulbus uretra. @lans penis adalah bagian akhir anterior dari korpus ka*ernosa uretra, memanjang ke dalam dan bentuknya seperti jamur, glans penis licin dan kuat, bagian perifer lebih besar sehingga membentuk tepi yang bundar, disebut korona glandis. Bagian perifer menyempit membentuk bulbus retroglandularis dari leher penis, dan pada puncak glans penis terdapat celah dari orifisium uretra eksterna. Bulbus uretra merupakan pembesar bagian posterior !-A cm dari korpus ka*enosa. "retra letaknya superfisialis dari diafragma urogenetalis. -asia superfisialis bercampur dengan kapsula fibrosa, disebut ligamentum bulbus dan ditutupi oleh fasia bulbus ka*ernosus.

'enggantung penis ) 1, .igamentum fungiformis penis ) .apisan tebal yang berasal dari fasia superfisialis dari dinding abdominalis posterior di atas pubis , .igamentum suspensorium penis ) berupa benang berbentuk segitiga bagian ekterna dari fasia profunda, menggantung pada dorsum, dan akar penis ke bagian inferior linea alba, simpisis pubis, dan ligamentum a0uarta pubis. 9ruris iskhio pubis dan bulbus diafragma urogenitalis segai alat penggantung penis 'embuluh darah penis ) 1, $rteri pudenda interna ) cabang arteri hipogastrika yang menyuplai darah untuk ruangan ka*ernosus , $rteri profunda penis ) cabang dari arteri dorsalis penis, bercabang terbuka langsung ke ruangan ka*ernosa. Babang kapiler menyuplai darah ke trabekula ruangan ke*ernosa, dikembalikan ke *ena pada dorsum. 8ena dorsalis penis melewati permukaan superior korpra ka*ernosa dan bergabung dengan *ena yang lain Saraf penis berasal dari cabang ner*us pudendusdan pleksus pel*ikus pada glans penis dan bulbus, beberapa dari filament ner*ous kutaneus B. %rgan &eproduksi <anita %rgan &eproduksi (nterna

%*arium

/erupakan dua organ glandular berbentuk almond yang terletak di bagian atas rongga panggul pada kedua sisi uterus. %*arium melekat di lipatan posterior ligamentum latum uteri dan di sanggama oleh ligamentum suspensorium, o*arium, dan meso*arium. %*arium terdiri atas tiga lapisan) tunika albuginea, yang berfungsi sebagai pelindung korteks yang berisi o*um, folikel de graaf, korpus luteum, korpus albikans, dan folikel yang berdegenerasi, dan medulla, yang berisi saraf dan pembuluh darah serta pembuluh limfatik. <alaupun ukuran o*arium ber*ariasi di antara para wanita dan sesuai dengan fase siklus menstruasi, berat setiap organ adalah sekitar 3 sampai 1C gram dengan lebar 1,6 sampai ! cm dan panjang Tuba -allopii /erupakan dua tuba otot berbentuk trompet, tipis, fleksibel, dengan panjang sekitar 1 cm, memanjang dari kornu uterus di sepanjang batas atas ligamentum latum uteri ke o*arium. Setiap tuba memiliki tiga bagian) istmus, ampula, dan infundibulum. (stmus merupakan daerah yang sempit dan lurus, dengan dinding otot yang tebal dan lumen berdiameter sampai ! mm. kur*a ampula yang terdiri atas dua per tiga bagian luar tuba, merupakan tempat fertilisasi oosit primer oleh spermato5oa.ampula berakhir di infundibulum yang berbentuk corong, yang terdiri atas banyak tonjolan menyerupai jari tangan yang dikenal sebagai fimbria. Tuba fallopii memiliki dua lubang, satu menuju rongga uterus dan satu lagi menuju rongga abdomen. Tuba fallopii menerima suplai darah dari arteri uterine dan arteri o*arium. 8ena tuba menyertai serangkaian arteri ini, masuk ke badan uterus dan badan o*arium. Tuba dipersarafi oleh saraf sensorik dan motoric simpatis dan parasimpatis dari pleksus pel*is dan pleksus o*arium. "terus $tau &ahim adalah organ otot yang berlubang dan berdinding tebal yang terletak di rongga pel*is mayor pada wanita yang tidak hamil, di belakang kandung kemih dan di depan rectum. "terus merupakan organ menstruasi. "kuran dan bentuk uterus ber*ariasi meskipun pada umumnya berbentuk seperti buah pir, sesuai dengan usia wanita dan apakan ia mengandung anak atau tidak. "terus memiliki sampai 6 cm.

dua bagian. Bagian segitiga atas yang disebut korpus, terutama disusun olehmiometrium, bagian bawah berbentuk silindris , berkontriksi , yaitu sr*iks atau leher, menonjol ke *agina. Bagian atas yang melingkar pada uterus antara tempat insersi tuba fallopii adalah fundus. 8agina /erupakan saluran yang dilapisi membrane mukosa yang dapat berdilatasi antara kandung kemih dan rectum. .ubang *agina terdapat di bagian bawah *estibulum. 'anjang *agina sekitar D sampai 1 cm. pada ujung atas *agina yang disebut kubah buntu, terdapat resesus yang menjadi tempat penonjolan bagian bawah ser*iks. Dinding *agina berwarna merah muda dengan ruga, struktur menyerupai punggung bukit yang disebabkan oleh lipatan membrane mukosa. Dinding *agina mampu meregang untuk memfasilitasi distensi jalan lahir dalam proses melahirkan.

%rgan reproduksi eksterna

%rgan reproduksi eksternal wanita, yang disebut *ul*a terdiri atas semua organ yang terlihat secara eksternal dari tepi bawah pubis ke perineum. %rgan eksternal tersebut meliputi mons *eneris, labia mayora, labia minora, klitoris, *estibulum *agina 4lubang *agina atau introitus, duktus kelenjar bartholin, duktus kelenjar skene, dan hymen,, meatus uretra dan perineum. /ons 8eneris

/ons *eneris, atau mons pubis adalah pebentukan jaringan lemak subkutan dan jaringan ikat longgar yang menyerupai bantalan keras pada simfisis pubis. /ons pubis ditutupi oleh rambut pubis, dengan beragam tekstur di antara kelompok etnik atau ras mulai dari tebal, kasar, dan keriting. .abia /ayora .abia mayora merupakan dua lipatan longitudinal jaringan aiposa yang menonjol dan ditutupi oleh kulit, memanjang ke bawah dan ke belakang dari mons pubis dan menghilang sehingga membentuk batas anterior pada badan perineum. Dua lipatan kulit yang tebal ini, yang setelah pubertas permukaan luarnya ditutupi oleh rambut, sangat lunak dan lembab di permukaan dalamnya. Di bawah, labia mayora berangsur hilang ke perineum secara posterior, bergabung bersama-sama untuk membentuk lipatan yang melintang, yaitu komisura posterior, secara langsung di depan fourchette. .abia /inora .abia minora merupakan dua lipatan tipis yang seluruhnya ditutupi oleh membrane tipis, yang terletak diantara labia mayora. 'ermukaan luar labia minora berhubungan dengan permukaan dalam labia mayora.labia minora memanjang dari klitoris ke bawah dan ke belakang pada kedua sisi lubang *agina. 'ada bagian atasnya, setiap bagian minora dipisahkan menjadi dua cabang, yang jika disatukan dengan sisi yang berlawanan, akan menutupi klitoris. .ipatan atas membentuk preposium, dan lipatan bawah membentuk frenum klitoris. pada bagian bawah, labia minora bersatu membentuk fourchette pada wanita nulipara, pada wanita multipara, labia minora pada umumnya tidak dipersepsikan masuk kedalam labia mayora. 9litoris 9litoris adalah sebuah tonjolan kecil yang sangat sensiti*e, disusun oleh jaringan erektil, saraf dan pembuluh darah, dan ditutupi oleh epidermis yang tipis. %rgan ini merupakan struktur anatomi yang komplek dengan bagian eksternal dan tersembunyi, atau tersembunyi sebagian, di antara ujung anterior labia minora. 9litoris sebanding dengan penis dan dianggap sebagai area utama kenikmatan seksual wanita. Terdapat empat bagian dari klitoris) glans, batang, krus, dan

bulbus *estibula. @lan dan batang merupakan bagian terluar dan terkecil dan tersembunyi di bawah prepusium. @lans klitoris merupakan area erogen wanita yang paling sensiti*e. Struktur klitoris yang tersembunyi tersiri atas krus dan bulbus *estibula. 8estibulum 8agina /erupakan area berbentuk almond yang ditutupi oleh labia minora, memanjang dari klitoris ke fourchette. 8estibulum diperforasi oleh empat lubang) uretra, lubang *agina, duktus kelenjar bartholin, dan duktus kelenjar skene. 9elenjar bartholin adalah dua kelenjar kecil yang terletak dibawah *estibulum pada kedua sisi *agian. 9elenjar bartholin menyekresi mucus yang jernis dan kental yang meningkatkan *iabilitas dan motilitas sperma dalam *estibulum. 9elenjar skene merupakan struktur tubulus yang terbuka pada *estibulum kedua sisi uretra. 9elenjar skene memproduksi skene mucus yang melumasi *estibulum *agina sehingga memfasilitasi hubungan seksual. Eymen menandai batas antara organ eksternal dan internal. Eymen merupakan selaput tipis membrane mukosa yang terletak pada introitus. Eymen dapat tidak ada atau dapat berbentuk sebuah septum lengkap yang menutupi bagian bawah *agina. /eatus uretra terletak sekitar ,6 cm di bawah klitoris pada garis pertengahan *estibulum. .ubang uretra berwarna merah muda atau kemerahan dan bentuknya dapat ber*ariasi. 'erineum Terdiri atas otot-otot dan fasia yang terletak antara paha dan meluas dari introitus *agina ke anus. Salah satu otot terpenting yang menyandang panggul adalah otot pubokoksigeus, yang sangat berdekatan dengan uretra, *agina, dan rectum. #ika otot ini melemah akibat melahirkan, penyangga struktur tersebut berubah, dengan keungkinan herniasi kandung kemih 4sistokel, dan rectum 4rektokel, dan menurun kedalam *agina, ser*iks dan uterus. 4&eeder, 711,

. #elaskan fungsi masing-masing organ reproduksi pada pria dan wanita

$. -

-ungsi %rgan &eproduksi 'ria -ungsi utama organ reproduksi penis adalah menempatkan sperma dalam *agina wanita selama hubungan seksual untuk fertilisasi; pembuahan o*um. 'enis juga berfungsi sebagai saluran keluar urine melalui uretra , sangat penting untuk fungsi perkemihan pria. Skrotum berfungsi melindungi dan menyangga testis dan sperma dengan mempertahankan suhu yang lebih rendah dari suhu tubuh normal 4sehingga memungkinkan spermatogenesis,. 9arena skrotum sensiti*e terhadap nyeri, tekanan, dan dingin, dan akan mengalami retraksi, mendekati tubuh ketika ada kondisi tersebut, skrotum juga melindungi testis dari kemungkinan cedera fisik. 2pididimis berfungsi sebagai tempat keluarnya sperma dari testis serta sebagai tempat penyimpanan, motilitas dan fertilitas sperma. Testis berfungsi menyekresikan testosteron dan melaksanakan spermatogenesis 4produksi dan pelepasan spermato5oa,. 8esikula seminalis berfungsi untuk menyekresikan cairan yang membantu pergerakan sperma. 9elenjar prostat berfungsi untuk mengeluarkan cairan basa yang menetralkan sekresi *agina yang asam 9elenjar bulbouretra berfungsi menyekresikan suatu 5at yang melumasi ujung penis untuk membantu penetrasi ke dalam *agina dan membantu menetralkan lingkungan asam pada *agina. 4&eeder, 711,

B. -ungsi Struktur dan %rgan &eproduksi <anita %rgan reproduksi interna ) a. %*arium 'roduksi, penyimpanan serta pematangan folikel-folikel o*arium dan pelepasan o*um serta sebagai organ yang menghasilkan hormon 4estrogen dan progesteron.

b. Tuba fallopi Sebagai jalan transportasi o*um dari o*arium sampai ka*um uteri. "ntuk menangkap o*um yang dilepaskan saat o*ulasi. Sebagai saluran dari spermato5oa o*um dan hasil konsepsi. Tempat terjadinya konsepsi. c. "terus /enerima o*um yang telah dibuahi difertilisasi dan mempertahankan serta memberinya nutrisi sampai dilahirkan. /elindungi janin dari cedera Berkontraksi selama persalinan Selama kehamilan berfungsi sebagai nutrisi konseptus, retensi dan implantasi. d. 8agina -ungsi utama *agina yaitu sebagai saluran untuk mengeluarkan lendir uterus dan darah menstruasi, alat hubungan seks dan jalan lahir pada waktu persalinan %rgan reproduksi ksterna ) a. /ons *eneris /engandung banyak kelenjar sebasea 4minyak, berfungsi sebagai bantal pada waktu melakukan hubungan seks. b. .abia mayora Berfungsi menutup dan melindungi struktur alat kelamin. c. .abia minora /empunyai fungsi utama untuk melindungi organ-organ reproduksi yang letaknya lebih dalam d. 9litoris %rgan ini mengandung banyak pembuluh darah dan serat saraf sensoris sehingga sangat sensiti*e analog dengan penis laki-laki. -ungsi utama klitoris adalah menstimulasi dan meningkatkan ketegangan seksual.

e. 8estibulum *agina 'ermukaan *estibulum yang tipis dan agak berlendir mudah teriritasi oleh bahan kimia, panas, dan friksi. f. 'erineum /enopang rongga panggul dan membantu menjaga organ panggul tetap pada tempatnya.

!. #elaskan tentang hormon-hormon yang terkait fungsi reproduksi. #elaskan pula fungsi dari hormon-hormon tersebut F

$. Eormon 'ada .aki-.aki 1. Testosteron a. 'ada janin laki-laki Sekresi testosteron menyebabkan terjadinya diferensiasi duktus internal dan genitalia eksternal, dan menstimulasi penurunan testis ke dalam skrotum selama dua bulan terakhir gestasi. b. Saat pubertas dan setelahnya 41, Testosteron meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan genitalia lakilaki 4 , Testosteron bertanggung jawab atas pendistribusian rambut yang menjadi ciri khas laki-laki 4!, Testosteron menyebabkan pembesaran laring dan perpanjangan serta penebalan pita suara sehingga menghasilkan suara bernada rendah 4A, Testosteron meningkatkan ketebalan dan tekstur kulit serta mengakibatkan permukaan kulit menjadi lebih gelap dan kasar. Eormon ini juga meningkatkan akti*itas kelenjar keringat dan kelenjar sebasea serta terlibat dalam pembentukan jerawat 4pada laki-laki dan perempuan, 46, Testosteron meningkatkan masa otot dan tulang, meningkatkan laju metabolik dasar, meningkatkan sel darah merah, dan meningkatkan kapasitas pengikatan oksigen pada laki-laki.

B. Eormon 'ada 'erempuan 1. Eormon estrogen Eormone estrogen disekresi oleh sel-sel trache intrafolikel o*arium, korpus latum, dan plasenta. Sebagian kecil dihasilkan oleh korteks adrenal. -ungsi hormone estrogen ) /empermudah pertumbuhan folikel o*arium dan meningkatkan tuba uterin, jumlah otot uterus dan kadar protein kontraktil uterus 2strogen memengaruhi organ endokrin dengan menurunan sekresi -SE /enghambat sekrei .E dan pada keadaan lain dapat meningkatkan .E /eningkatkan pertumbuhan duktus-duktus yang terdapat pada kelenjar mamae dan merupakan hormone feminism wanita, terutama disebabkan oleh hormone endogren /empengaruhi pertumbuhan organ seksual . Eormon progesterone Dihasilkan oleh korpus luteum dan plasenta. -ungsi hormon progeteron ) Bertanggungjawab atas perubahan endometrium dan perubahan siklik dalam ser*iks dan *agina /empengaruhi anti estrogenic pada sel-sel miometrium /enurunkan kepekaan otot endometrium Bertanggung jawab meningkatkan suhu basal tubuh pada saat o*ulasi 2fek progesterone terhadap tuba falopi berfungsi menigkatkan sekresi dan mukosa

'ada

kelenjar

mamae

hormone

progesterone

berfungsi

meningkatkan

perkembangan lobulus dan al*eolus kelenjar mamae. !. Eormon -SE Eormon perangsang folikel mulai ditemukan pada gadis usia 11 tahun dan jumlahnya terus menerus bertambah sampai dewasa. -SE dibentuk oleh lobus anterior hamil. A. Eormon .utein Eormone lutein bekerja sama dengan -SE menyebabkan terjadinya sekresi estrogen dari folikel de @raf. .E juga menyebabkan penimbunan substansi progesterone dalam sel granulose. Bila estrogen dibentuk dalam jumlah yang cukup besar akan menyebabkan pengurangan produksi -SE sedangkan produksi .E bertambah hingga tercapai suatu rasio produksi -SE dan .E yang dapat merangsang terjadinya o*ulasi 6. Eormon prolaktin Eormon prolaktin 4luteotropin, .TE, ditemukan pada wanita yang mengalami menstruasi, terbanyak pada urine wanita hamil,masa laktasi dan menopause. Eormon ini dibentuk oleh sel alfa 4asidofil, dari lobus anterior kelenjar hipofisis. -ungsi hormone prolaktin ) /empertahankan produksi progesterone dari korpus luteum. 9elenjar hipofisis dirangsang dan diatur oleh pusat yang lebih tinggi yaitu hipotalamus untuk menghasilkan faktor pelepas gonadotropin. 4Syaifudin, 711, A. #elaskan tentang mimpi basah pada pria dan hormone yang terlibat F kelenjar hipofisis. 'embentukan -SE akan berkurang pada pembentukan;pemberian estrogn dalam jumlah yang cukup, yaitu ketika keadaan

/impi basah atau emisi nokturnal merupakan suatu peristiwa yang terjadi karena adanya rangsangan seksual sesuai dengan meningkatnya kegiatan seksual sehingga menyebabkan

terjadi aksi seksual dan menimbulkan ejakulasi atau pengeluaran selama mimpi terutama usia remaja. 4Syaifudin, 711, Sebelum terjadi ejakulasi pertama pada remaja pria, terdapat beberapa tahapan samapai sperma tersebut diejakulasi pada saat emisi nokturnal. /enurut @uyton G Eall, 773 tahapan tersebut meliputi) a. 'embentukan sperma. 'embentukan sperma 4spermatogenesis, terjadi pada tubulus seminiferus, yang terjadi karena adanya rangsangan oleh hormon gonadotropin hipofisis anterior, yang timbul rata-rata 1! tahun dan terus berlanjut selama masa kehidupan namun menurun saat tua. Spermatogenesis juga dipengaruhi oleh hormon + hormon seperti Testosteron, .E,-SE, 2strogen, dan hormon pertumbuhan. b. /asa 'ematangan. /asa pematangan terjadi pada epididimis selama 1D- A jam. Sperma yang motilitas. c. /asa 'enyimpanan. 'enyimpanan sperma sebagian besar pada *as deferens dan sebagian kecil pada epididimis dan fertilitas sperma dapat bertahan selama 1 bulan. d. 2misi dan 2jakulasi. 'ada masa ini indi*idu akan mengalami rangsangan baik fisik atau psikis yang menyebabkan terjadinya ereksi, kontraksi *as deferens dan ampula menyebabkan terjadinya pengisisan uretra interna, bersamaan dengan itu dikeluarkan juga cairan prostat dan semem. &angangan pada saraf akan terjadi setelah adanya rasa penuh yang mendadak pada organ genetalia interna sehingga adanya kontraksi ritmis dari organ genetalia interna dan menyebabkan kontraksi otot-otot oskhio*ernosus dan bulboka*ernosus yang menekan dasar jaringan erektil penis sehingga terjadi ejakulasi. $ksi seksual pada remaja pria terjadi karena adanya rangsangan saraf. &angsangan tersebut dapat berupa rangsangan fisik pada daerah sensiti*e seperti glans penis, epitel anus, skrotum dan struktur perineum yang menghasilkan sensasi sekusla ke dalam sistem saraf pusat. 9emudia ada rangsangan psikis dapat berupa pikiran + pikiran seksual atau menghayal sedang melakukan hubungan seksual yang dapat memulai terjadinya aksi berasal dari tubulus seminiferus tidak motil, ketika sperma sudah berada dalam epididimis dalam jangka waktu 1D- A jam sperma memiliki kemampuan

seksual. 9etika rangsangan terjadi saraf parasimpatis yang menjalas dari sacral medulla spinalis melalui saraf +saraf pel*is ke penis sehingga dilepaskannya nitric oxide atau vasoactive intestinal peptide selain asetilkolin. nitric oxide melebarkan arteri + arteri penis, dan juga merelaksasi jainan trabekula serabut otot polos di jaringan erektil dari korpus kar*enosa dan korpus spongiosum dalam batang penis. 'engisisan dari arteriarteri menyebabkan penis menjadi keras dan memanjang yang disebut dengan ereksi. 9etika rangsangan kuat pusat refleks medulla spinalis mulai melepas impuls simpatis sehingga terjadi emisi dengan adanya kontraksi *as deferens dan ampula menyebabkan terjadinya pengisisan uretra interna, bersamaan dengan itu dikeluarkan juga cairan prostat dan semem. genetalia &angangan pada saraf akan terjadi setelah adanya rasa penuh yang dan menyebabkan kontraksi otot-otot oskhio*ernosus dan mendadak pada organ genetalia interna sehingga adanya kontraksi ritmis dari organ interna bulboka*ernosus yang menekan dasar jaringan erektil penis sehingga terjadi ejakulasi. 6. #elaskan tentang siklus menstruasi. Bagaimana pengaruh hormon seksual terhadap siklus menstruasi F

Siklus menstruasi terjadi karena selaput lendir rahim dari hari ke hari mengalami perubahan yang berulang-ulang, dalam 1 bulan mengalami A masa 4stadium, ) 1, Stadium menstruasi 4deskuamasi,. 'ada masa ini endometrium terlepas dari dinding rahim disertai dengan perdarahan, hanya lapisan tipis yang tinggal disebut stratum basale 4berlangsung selama A hari,. 'ada saat haid keluar darah, luruhan dinding endometrium, dan lendir dari ser*iks. Darah ini tidak membeku karena ada fermen 4biokatalisator, yang mencegah pembekuan darah dan mencairkan luruhan mukosa. Banyaknya perdarahan selama haid kira-kira 67 cc. , Stadium post-menstruasi 4regenerasi,. .uka yang terjadi karena endometrium terlepas berangsur-angsur ditutup kembali oleh selaput lendir baru yang terjadi dari sel epitel kelenjar endometrium. 'ada masa ini tebal endometrium kira-kira 7,6 mm 4berlangsung selama A hari,. !, Stadium inter-menstruasi 4proliferasi,. 'ada masa ini endometrium tumbuh menjadi tebal kira-kira !,6 mm. 9elenjar-kelenjar tumbuhnya lebih cepat dari jaringan lain 4berlangsung kira-kira 6-1A hari dari hari pertama haid,

A, Stadium pra-menstruasi 4sekresi,. 'ada stadium ini endometrium tetap tebalnya tetapi bentuk kelenjar berubah menjadi panjang dan berliku-liku dan mengeluarkan getah. Dalam endometrium telah tertimbun glikogen dan kapur yang diperlukan sebagai makanan untuk sel telur. 'erubahan ini untuk mempersiapkan endometrium untuk menerima telur. 'ada endometrium sudah dapat dibedakan lapisan atas yang padat 4stratum kompaktum, yang hanya ditembus oleh saluran-saluran keluar kelenjar= lapisan stratum spongeosum yang banyak lubang-lubangnya karena di sini terdapat rongga dari kelenjar= lapisan bawah yang disebut stratum basale. Stadium ini berlangsung 1AD hari. Bila tidak terjadi kehamilan maka endometrium dilepas dengan perdarahan dan siklus menstruasi berulang lagi. 4Syaifudin, 711, 3. #elaskan tentang hormon-hormon yang terlibat selama periode kehamilan, kelahiran dan menyusui F

a. Eormon 9ehamilan EB@ 4Euman Bhorionic @onadotrophin, Eormon kehamilan ini hanya ditemukan pada tubuh seorang wanita hamil yang dibuat oleh embrio segera setelah pembuahan dan karena pertumbuhan jaringan plasenta. Eormon kehamilan yang dihasilkan oleh *illi choriales ini berdampak pada meningkatnya produksi progesteron oleh indung telur sehingga menekan menstruasi dan menjaga kehamilan. 'roduksi EB@ akan meningkat hingga sekitar hari ke :7 dan akan menurun selama sisa kehamilan. Eormon kehamilan EB@ mungkin mempunyai fungsi tambahan, sebagai contoh diperkirakan EB@ mempengaruhi toleransi imunitas pada kehamilan. Eormon ini merupakan indikator yang dideteksi oleh alat test kehamilan yang melalui air seni. #ika, alat test kehamilan mendeteksi adanya peningkatan kadar hormon EB@ dalam urine, maka alat test kehamilan akan mengindikasikan sebagai terjadinya kehamilan atau hasil test positif. b. Euman chorionic somatomammotropin. Eormon ini merupakan protein yang mempunyai berat molekul kira-kira !D.777 dan mulai disekresikan oleh plasenta kira-kira minggu ke lima kehamilan. Sekresi hormon

ini meningkat secara progresif sepanjang sisa masa kehamilan berbanding langsung dengan berat plasenta. <alaupun fungsi korionik somamomammotropin masih belum pasti, hormon ini disekresikan dalam jumlah beberapa kali lebih besar daripada gabungan semua hormon-hormon kelamin yang lain. Salah satu fungsi hormon ini adalah menurunkan sensi*itas insulin dan menurunkan sensi*itas insulin dan menurunkan penggunaan glukosa pada ibu, sehingga membuat jumlah glukosa yang tersedia untuk fetus lebih besar. 9arena glukosa merupakan 5at utama yang dipakai fetus untuk meningkatkan pertumbuhannya, maka arti pengaruh hormon ini menjadi lebih jelas. .ebih lanjut, hormon ini meningkatkan pelepasan asam lemak bebas dari cadangan lemak ibu, sehingga menyediakan sumber energi pengganti untuk metabolisme ibu selama kehamilan. %leh karena itu, tampak bahwa human chorionic somatomammotropin merupakan hormon metabolik umum yang mempunyai implikasi nutrisi khusus untuk ibudan fetus.

c. Eormon 9ehamilan E'. 4Euman 'lacental .actogen, $dalah hormon yang dihasilkan oleh plasenta, merupakan hormon protein yang merangsang pertumbuhan dan menyebabkan perubahan dalam metabolisme karbohidrat dan lemak. Eormon kehamilan ini berperan penting dalam produksi $S(. 9adar E'. yang rendah mengindikasikan plasenta yang tidak berfungsi dengan baik. Dampak ) /emberikan perubahan terhadap payudara. 'erubahan ini berupa pembesaran pada payudara, serta membuat rasa ngilu dan sakit pada puting jika disentuh. d. Eormon 9ehamilan &elaHin Eormon kehamilan yang dihasilkan oleh korpus luteum dan plasenta. Berfungsi /elembutkan leher rahim dan e. Eormon 9ehamilan 2strogen Dihasilkan oleh o*arium dan mempengaruhi pertumbuhan endometrium rahim, perubahan-perubahan histologi pada *agina. /emperngaruhi pertumbuhan saluran kelenjar mammae sewaktu menyusui, mengontrol pelepasan .E dan -SE, mensensitifkan otot-otot uterus, mengendorkan ser*iks, *agina, *ul*a, serta menimbulkan kontraksi pada rahim. 2strogen juga memperkuat dinding rahim untuk

mengatasi kontraksi saar persalinan. Eormon ini juga melembutkan jaringan tubuh, sehingga jaringan ikat dan sendi tubuh menjadi lemah sehingga tidak dapat menyangga tubuh dengan kuat. Berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem genital, organ reproduksi dan payudara. f. Eormon 9ehamilan 'rogesteron Eormon ini berfungsi untuk membangun lapisan di dinding rahim untuk menyangga plasenta di dalam rahim. #uga dapat berfungsi untuk mencegah gerakan kontraksi atau pengerutan otot-otot rahim, sehingga persalinan dini bisa dihindari. Eormon ini juga membantu menyiapkan payudara untuk menyusui. g. Eormon 9ehamilan /SE 4/elanocyte Stimulating Eormone, Eormon kehamilan ini merangsang terjadinya pigmentasi pada kulit. Eormon yang berperan dalam periode kelahiran ) a. &elaksin merupakan hormone yang dihasilkan oleh korpus luteum pada o*arium dan plasenta. Dimana relaksin berfungsi untuk relaksasi atau melunakkan ser*iks serta melonggarkan tulang panggul sehingga mempermudah persalinan. b. 2strogen merupakan hormon yang mempengaruhi hormon progesterone, yang dapat menghambat kontraksi uterus. 2strogen dihasilkan oleh plasenta yang konsentrasinya meningkat pada saat persalinan. 2strogen berfungsi untuk kontraksi uterus. c. %ksitosin merupakan hormone yang dihasilkan oleh hipofisis ibu dan janin, yang dapat mempengaruhi kontraksi dinding uterus. Eormon ini juga sangat berperan untuk merangsang dan memperkuat kontraksi rahim saat bersalin dan mendorong janin keluar. 'ada masa pascapersalinan, produksi oksitosin yang baik dapat mencegah terjadinya perdarahan dengan mempertahankan kontraksi uterus, juga berguna membantu rahim mengerut ke ukuran normal dan merangsang produksi $S(. d. 'rostaglandin dihasilkan oleh membran pada janin. 'rostaglandin berfungsi untuk meningkatkan intensitas kontraksi uterus. 4@uyton G Eall, 77:,

BAB III Penutup $. 9esimpulan %rgan reproduksi adalah salah satu organ yang sangat penting yang terdapat pada tubuh manusia. %rgan reproduksi sangat berperan penting untuk kebutuhan manusia untuk meneruskan keturunannya. %rgan ini dibagi menjadi organ

reproduksi pria dan wanita. /asing-masing organ memiliki bagian dan fungsi masing-masing. Bagian yang utama dari organ reproduksi pria adalah testis sebagai penghasil sperma sedangkan untuk wanita yaitu o*arium sebagai penghasil sel telur 4o*um,. -ungsi dari organ reproduksi ini juga didukung oleh hormon-hormon yang memiliki kerja tersendiri. Eormon yang berperan untuk fungsi reproduksi pria adalah progesterone. Sedangkan hormon yang berperan untuk fungsi reproduksi wanita seperti estrogen dan progesteron. Seiring dengan perkembangan tubuh manusia, akan terjadi suatu proses pematangan organ reproduksi yang dapat ditandai dengan menstruasi 4pada wanita, dan mimpi basah 4pada pria,. Eal tersebut menunjukkan bahwa organ reproduksi telah siap untuk melaksanakan fungsi reproduksi. B. Saran

Daftar 'ustaka

1. Bobak, .owdermik, #ensen. 4 77A,. Buku Ajar Fundamental Keperawatan 4Ath ed, #akarta) 2@B . @uyton G Eall. 4 773,. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran 411th ed, #akarta ) 2@B !. &eeder, Sharon #. 4 711,. Keperawatan maternitas : Kesehatan wanita, ba i ! keluarga 41Dth ed,. #akarta ) 2@B A. Sloane, 2thel. 4 77!,. Anatomi dan Fisiologi untuk "emula. #akarta) 2@B 6. Syaifuddin,E. 4 711,. Anatomi Fisiologi: Kurikulum Berbasis Kompetensi untuk Keperawatan ! Kebidanan 4Ath ed,. #akarta ) 2@B