Anda di halaman 1dari 2

DEFINISI TIPE POPULISTIS A.

Pengertian Kepemimpinan Kepemimpinan adalah jenis khusus hubungan kekuasaan yang ditentukan oleh anggapan para anggota kelompok bahwa seorang dari anggota kelompok itu memiliki kekuasaan untuk menentukan pola perilaku terkait dengan aktivitasnya sebagai anggota kelompok. Pemimpin pada hakikatnya adalah seorang yang mempunyai kemampuan untuk memepengaruhi perilaku orang lain di dalam kerjanya dengan menggunakan kekuasaan. Dalam kegiatannya bahwa pemimpin memiliki kekuasaan untuk mengerahkan dan mempengaruhi bawahannya sehubungan dengan tugas-tugas yang harus dilaksanakan. Pada tahap pemberian tugas pemimpin harus memberikan suara arahan dan bimbingan yang jelas, agar bawahan dalam melaksanakan tugasnya dapat dengan mudah dan hasil yang dicapai sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Dengan demikian kepemimpinan mencakup distribusi kekuasaan yang tidak sama di antara pemimpin dan anggotanya. Pemimpin mempunyai wewenang untuk mengarahkan anggota dan juga dapat memberikan pengaruh, dengan kata lain para pemimpin tidak hanya dapat memerintah bawahan apa yang harus dilakukan, tetapi juga dapat mempengnaruhi bagaimana bawahan melaksanakan perintahnya. Sehingga terjalin suatu hubungan sosial yang saling berinteraksi antara pemimpin dengan bawahan, yang akhirnya tejadi suatu hubungan timbal balik. Oleh sebab itu, bahwa pemimpin diharapakan memiliki kemampuan dalam menjalankan kepemimpinannya, kareana apabila tidak memiliki kemampuan untuk memimpin, maka tujuan yang ingin dicapai tidak akan dapat tercapai secara maksimal. B. Pengertian Tipe Populistis Menurut Profesor Peter Worsley, kepemimpinan populistis adalah kepemimpinan yang dapat membangunkan solidaritas rakyat. Misalnya Soekarno dengan Marhaenismenya yang menekankan masalah kesatuan nasional,

nasionalisme, sikap hati-hati terhadap kolonialisme dan penindasan oleh kekuasaan asing. Kepemimpinan populistik berpegang teguh pada nilai-nilai masyarakat yang tradisonal, tidak mempercayai dukungan kekuatan serta bantuan hutang luar negeri. Kepemimpinan jenis ini mengutamakan penghidupan kembali sikap nasionalisme. Kepemimpinan tipe populistik mempunyai kelebihan dan kekurangan, yaitu antara lain : 1. Kelebihan Tipe Populistik : Pemimpin mudah dapat membangkitkan rasa nasionalisme dari masyarakat yg dipimpin, karena nilai-nilai tradisional masyarakat dirasa mendapat penghargaan atau perhatian. 2. Kekurangan Tipe Populistik, yaitu : a. Para pemimpin negara-negara lain tdk memberikan simpati b. Kemajuan umum negara sulit terwujud krn tidak ada bantuan negara lain c. Masyarakat menjadi tertinggal dan ditinggalkan oleh negara-negara maju.

Referensi : - http://gandes Pengertian Kepemimpinan.html (Diakses pada tanggal 22 Februari 2013). - http://Eta Sugoro DEFINISI, TEORI & TIPETIPE KEPEMIMPINAN.html (Diakses pada tanggal 22 Februari 2013).