Anda di halaman 1dari 13

PERUBAHAN SOSIAL DALAM KONTEKS SOSIOLOGI PERTANIAN

Kelompok 10
Chintara Andini 1314121027 Dina Yuliana 13114121048 Karina Zulkarnain 1314121095 Pri Angga Tri Atmaja 1014121145 Tabroni 1014121249

BENTUK-BENTUK PERUBAHAN SOSIAL

Perubahan secara cepat dan lambat Perubahan yang direncanakan dan tidak direncanakan Perubahan yang berpengaruh luas dan tidak berpengaruh luas

PROSES PERUBAHAN SOSIAL


1. Faktor Penyebab Internal dan Eksternal

Perubahan sosial yang bersumber dari dalam masyarakat dapat terjadi melalui proses akumulasi.. Menurut Soerjono Soekanto factor internal tersebut adalah: 1. bertambah atau berkurangnya penduduk 2. penemuan penemuan baru (inovasi) baik discovery maupun invention 3. Konflik dalam masyarakat 4. Terjadi pemberontakan atau revolusi

Faktor dari dalam selain hal tersebut diatas juga terdapat faktor internal lain:
1. perpecahan dari masyarakat tersebut 2. individu yang kreatif yang memiliki inisiatif baru 3. munculnya kelompok sosial yang inovatif dan kreatif 4. pemimpin yang progresif

Adapun menurut Soerjono Soekanto faktor eksternal penyebab perubahan sosial adalah :

1. Sebab yang berasal dari lingkungan alam fisik, misal gempa bumi, bencana alam 2. Peperangan 3. Pengaruh kebudayaan lain, yaitu melalui difusi, akulturasi dan asimilasi.

Adapun yang termasuk proses akulturasi adalah :


Subtitusi Sinkretisme Adisi Dekulturisasi Oriiginasi

Faktor Pendorong Perubahan Sosial

1. Kontak dengan kebudayaan lain - difusi intra masyarakat - difusi antar masyarakat 2. Sistem pendidikan formal yang maju 3. Sikap menghargai hasil karya seseorang dan keinginanuntuk maju

4. Toleransi terhadap perbuatan yang menyimpang dan bukan merupakan delik 5. Sistem lapisan masyarakat terbuka\ 6. Penduduk yang heterogen 7. Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang bidang kehidupan tertentu 8. Oreintasi ke masa depan 9. Nilai bahwa manusia harus senantiasa berikhtiar untuk memperbaiki hidupnya

Faktor Penghambat Perubahan Sosial


1. Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain 2. Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat 3. Sikap masyarakat yang sangat tradisional 4. Adanya kepentingan-kepentingan yang telah tertanam dengan kuat atau vested interest

5. Rasa takut akan terjadinya kegoyahan pada integrasi kebudayaan 6. Prasangka terhadap hal-hal yang baru atau asing atau sikap tertutup 7. Hambatan hambatan yang bersifat ideologis 8. Adat atau kebiasaan 9. Nilai bahwa hidup ini pada hakekatnya buruk dan tidak mungkin diperbaiki

DAMPAK PERUBAHAN SOSIAL


a. Dampak Positif Dampak positif perubahan sosial adalah munculnya penyesuaian atau akomodasi. Adanya penyesuaian memungkinkan dicapainya tahap perkembangan sosial baru yang yang lebih maju dan lebih baik dari keadaan sebelumnya. Proses tersebut dapat dicapai melalui reorganisasi atau reintegrasi yaitu proses pembentukan norma norma dan nilai-nilai baru agar serasi dengan lembaga lembaga kemasyarakatan yang telah mengalami perubahan

DAMPAK NEGATIF
Dampak negatif dari perubahan sosial adalah disintegrasi atau disorganisasi. Kondisi tersebut meliputi hal sebagai berikut: a. adanya disorientasi nilai dan norma. Oleh R.K. Merton disebut anomie b. munculnya konflik sosial dan horizontal c. tidak berfungsinya secara optimal berbagai pranata sosial yang ada d. terjadinya berbagai bentuk kerusakan lingkungan dan bencana pencemaran e. munculnya krisis multidimensi