Anda di halaman 1dari 13

Menurut data SEAMIC Health Statistic 2001, pneumonia dan influenza merupakan penye a kematian nomor !

di Indonesia dan "hailand, nomor # di Malaysia, nomor $ di Sin%apura dan &ietnam' (aporan )r%anisasi *esehatan +unia ,-H). 1/// menye utkan, penye a kematian tertin%%i aki at penyakit infeksi di dunia adalah infeksi saluran pernapasan akut, termasuk pneumonia dan influenza' 0neumonia komuniti merupakan penye a kematian utama aki at infeksi pada oran% de1asa di Amerika Serikat, an%ka kematian aki at penyakit itu di AS adalah 12 persen' Menurut *epala +epartemen 0ulmonolo%i 3akultas *edokteran 4ni5ersitas Indonesia67umah Sakit 0ersaha atan 8akarta dr 0riyanti 9us1ayudha Soepandi, pneumonia adalah peradan%an pada :arin%an paru yan% dise a kan mikroor%anisme, seperti akteri, 5irus, :amur, parasit' Secara klinis dan epidemiologis, pneumonia di a%i men:adi pneumonia komuniti atau pneumonia yan% didapat dari lin%kun%an masyarakat, pneumonia nosokomial atau pneumonia yan% ter:adi setelah pasien dira1at ;< :am di rumah sakit dan tidak ada inku asi infeksi se elum masuk rumah sakit, serta pneumonia pada oran% den%an daya tahan tu uh lemah ,immunocompromised. seperti pada penderita HI&6AI+S dan kanker' Sementara berdasarkan kuman penyebab ada pneumonia tipikal yan% dise a kan oleh akteri, pneumonia atipikal yan% dise a kan oleh mikoplasma, (e%ionella sp, Chlamydia sp, pneumonia yan% dise a kan 5irus serta pneumonia yan% dise a kan :amur'
Bakteri

Umumnya pneumonia komuniti disebabkan oleh akteri %ram positif, seperti Streptococcus pneumoniae, Streptococcus 5iridans, Streptococcus hemolyticus, Staphylococcus aureus, sedan%kan pneumonia nosokomial banyak disebabkan akteri %ram ne%atif, seperti 0seudomonas aeru%inosa, *le siella pneumoniae' 0neumonia aki at akteri merupakan :enis pneumonia yan% palin% er ahaya' =akteri %ram ne%atif le ih er ahaya daripada akteri %ram positif' 8umlah ini men:adi le ih tin%%i pada pasien yan% men%%unakan alat antu pernapasan' 0emasan%an pipa alat naso%astrik maupun alat trakeostomi memudahkan masuknya akteri pato%en secara lan%sun% ke saluran pernapasan a1ah, dalam hal ini paru' >an%%uan fun%si silia , ulu %etar pada permukaan sel. memudahkan masuknya akteri pato%en ke saluran pernapasan a1ah' Infeksi akut Mycoplasma pneumoniae atau Haemophilus influenzae dapat merusak %erakan silia'

Menurut situs American (un% Association, pneumonia merupakan infeksi atau peradan%an paru yan% serius' 0ada kasus yan% parah, kantun% udara pada paru ,al5eoli. akan dipenuhi den%an nanah dan cairan' +alam kondisi ini oksi%en sulit masuk ke aliran darah' 0ada %ilirannya hal ini mem uat tu uh tidak isa eker:a den%an aik' =iasanya ditandai den%an kuku dan i ir er1arna ke iruan' *ekuran%an oksi%en dan penye aran infeksi ke seluruh tu uh isa menye a kan kematian' 0neumonia isa menyeran% semua oran% dan %olon%an usia, dari ayi hin%%a lan:ut usia' 0eminum alkohol, pasien pascaoperasi, penderita penyakit kronis yan% menurunkan daya tahan tu uh, terutama penyakit %an%%uan pernapasan dan infeksi 5irus, erisiko tin%%i terkena pneumonia' Sampai tahun 1/$!, pneumonia merupakan penye a kematian nomor satu di AS' 0enemuan anti iotik erhasil men%endalikan kematian aki at pneumonia'
Gejala

>e:ala pneumonia tipikal, antara lain demam tin%%i le ih dari $/ dera:at Celsius ahkan sampai men%%i%il, anyak atuk, sesak napas, dahak er1arna kunin% kehi:auan, pada pemeriksaan terden%ar suara napas pada paru ,ronki., leukosit le ih dari 10'000' Adapun pneumonia atipikal umumnya tidak ada demam, tidak anyak atuk, dahak er1arna putih, namun tetap ada sesak napas, ditam ah nyeri kepala, nyeri otot, sakit ten%%orokan' =er eda den%an pneumonia tipikal, pada pneumonia atipikal leukosit :ustru turun kuran% dari ;'200' 0neumonia :enis ini a%aknya yan% diderita Ahmad' 0riyanti memaparkan, untuk memastikan dia%nosis dilakukan pemeriksaan ront%en' 0ada pneumonia, dalam hasil foto ron%%a dada tampak infiltrat aru er entuk seperti a1an' Sedan%kan untuk men%etahui :enis kuman dilakukan pemeriksaan iakan dahak atau darah' Sementara menun%%u hasil pemeriksaan iakan yan% memerlukan 1aktu sekitar semin%%u, penderita dio ati secara empiris erdasarkan :enis pneumonia dan %e:alanya' =isa den%an anti iotika, anti5iral, makrolid, maupun anti:amur' ?=e%itu dia%nosis pneumonia dite%akkan, pasien harus di eri o at' *eterlam atan isa menye a kan kematian,? u:ar 0riyanti ' 0neumonia tipik umumnya er ahaya dan isa menim ulkan kematian, karena itu harus se%era dio ati' 4ntuk menentukan apakah seseoran% perlu dira1at inap atau hanya ra1at :alan dilakukan penentuan skor erdasarkan se:umlah parameter, yaitu faktor demo%rafi seperti usia, :enis kelamin, penyakit penyerta, :u%a hasil pemeriksaan fisik dan pemeriksaan la oratorium6radiolo%i' ?8ika skor le ih dari #0 penderita harus dira1at inap,? kata 0riyanti '

Hidup sehat

Se enarnya tu uh mempunyai mekanisme pertahanan untuk mence%ah a%ar kuman tidak masuk ke dalam paru' Mekanisme pem ersihan terse ut adalah mekanisme pem ersihan di saluran napas pen%hantar, antara lain reepitelisasi saluran napas, aliran lendir pada permukaan epitel, akteri alamiah, kompetisi mikro a setempat, serta reflek ersin dan atuk' Selain itu ada mekanisme pem ersihan di respiratory e@chan%e air1ay, di saluran udara su %lotik ,sekitar alat suara di ten%%orok., serta di respiratory %as e@chan%e air1ay' *uman penye a pneumonia ada di sekitar manusia ahkan di dalam ten%%orokan' =iasanya oran% tetap sehat :ika daya tahan tu uh tin%%i serta ada keseim an%an flora dan fauna tu uh' Saat daya tahan tu uh melemah, aik itu karena sakit, usia lan:ut, kuran% %izi, atau se a lain, kuman erkem an% iak dan masuk ke paru sehin%%a menim ulkan peradan%an pada al5eoli ' 0emakaian anti iotik dapat memfasilitasi perkem an% iakan akteri' Misalnya, pem erian penisilin akan menurunkan akteri %ram positif, seperti Streptococcus dan menin%katkan :umlah akteri %ram ne%atif di ten%%orok yan% kemudian turun ke paru' Sementara itu, pen%%unaan antasid atau yan% dikenal se a%ai o at maa% menye a kan keasaman lam un% menurun sehin%%a :umlah akteri %ram ne%atif di lam un% menin%kat' *emun%kinan sem uh penderita pneumonia makin esar :ika pneumonia diketahui dan dio ati le ih dini, usia penderita masih muda dan daya tahan tu uh le ih aik' ?0ada penderita seperti ini pen%o atan dalam 1aktu semin%%u sudah Men%in%at pneumonia adalah komplikasi umum dari influenza, untuk mence%ahnya oran% perlu menerapkan %aya hidup sehat' Aaitu, makan makanan er%izi, tidak merokok, tidak minum alkohol erle ihan, serta cukup istirahat dan erolahra%a secara teratur' Hal ini setidaknya isa mence%ah terkena influenza' *alaupun ter:an%kit influenza, namun isa cepat sem uh' isa memulihkan kesehatan,? kata 0riyanti' 0ada oran% lan:ut usia, penderita penyakit paru o struktif kronik, atau penyakit lain yan% menurunkan daya tahan tu uh dian:urkan mendapatkan imunisasi untuk mela1an akteri Streptococcus pneumoniae Defininisi Pneumonia 0neumonia adalah peradan%an paru yan% dise a kan oleh mikroor%anisme, aik oleh akteri, 5irus, :amur, dan parasit' Adapun pneumonia yan% dise a kan oleh Mycobacterium tuberculosis tidak termasuk'

Klasifikasi Pneumonia "ipe pneumonia erdasarkan sum er kuman, yaituB


0neumonia komuniti, pneumonia yan% didapat di masyarakat , Community Acquired Pneumonia. 0neumonia nosokomial ,Hospital Acquired Pneumonia . 0neumonia Aspirasi 0neumonia Imunocompromised

*lasifikasi pneumonia erdasarkan penye a nya, yaituB


0neumonia akterial 6 tipikal B staphylococcus, streptococcus, Hemofilus influenza , klebsiella, pseudomonas, dll 0neumonia atipical B mycoplasma, legionella, dan chlamydia 0neumonia 5irus 0neumonia :amur

*lasifikasi pneumonia erdasarkan predileksi, yaituB


0neumonia lo aris, lo ularis =ronkopneumonia 0leuropneumonia 0neumonia interstitiel

Patogenesis Pneumonia +alam keadaan sehat, tidak ter:adi pertum uhan mikroor%anisme di paru karena adanya akti5itas mekanisme pertahanan paru' Apa ila ter:adi ketidakseim an%an antara daya tahan tu uh, mikroor%anisme dan lin%kun%an, maka mikroor%anisme dapat erkem an% iak menim ulkan pernyakit' Mikroor%anisme masuk saluran napas, den%an caraB

Inokulasi lan%sun% 0enye aran melalui pem uluh darah Inhalasi ahan aerosol *olonisasi di permukaan mukosa

=akteri masuk ke al5eoli menye a kan reaksi radan%, sehin%%a tim ullah edema di seluruh al5eoli, infiltrasi selCsel 0MD ,polimorfonuclear., dan diapedesis eritrosit' SelCsel 0MD mendesak akteri ke permukaan al5eoli' +en%an antuan lekosit yan% lain melalui psedopodosis sitoplasmik men%elilin%i

akteri terse ut kemudian di fa%osit' "erdapat ; zona pada daerah reaksi inflamasi, antara lainB

9ona luarB al5eoli yan% terisi akteri dan cairan edema' 9ona permulaan konsolidasiB terdiri dari 0MD dan e erapa eksudasi sel darah merah' 9ona konsolidasi luarB daerah tempat ter:adi fa%ositosis yan% aktif den%an :umlah 0MD yan% anyak' 9ona resolusiB daerah tempat ter:adi resolusi den%an anyak akteri yan% mati, lekosit dan al5eolar makrofa%'

Sehin%%a, terlihat adanya 2 %am aran, yaituB


7ed hepatizationB daerah perifer yan% terdapat edema dan perdarahan >ray hepatizationB daerah konsolidasi yan% luas

Diagnosis Pneumonia Anamnesis


+emam men%%i%il Suhu tu uh menin%kat =atuk erdahak mukoid atau purulen Sesak napas *adan% nyeri dada

0emeriksaan 3isik

"er%antun% luas lesi paru InspeksiB a%ian yan% sakit tertin%%al 0alpasiB fremitus dapat men%eras 0erkusiB redup AuskultasiB suara dasar ronko5esikuler sampai ronkial, suara tam ahan ronki asah halus sampai ronki asah kasar pada stadium resolusi'

0emeriksaan 0enun:an%

>am aran radiolo%isB foto toraks 0A6 lateral, %am aran infiltrat sampai %am aran konsolidasi , era1an., dapat disertai air bronchogram' 0emeriksaan la oratoriumB terdapat penin%katan :umlah lekosit le ih dari 10'0006ul kadan% dapat mencapai $0'0006ul' 4ntuk menentukan dia%nosis etiolo%i dilakukan pemeriksaan iakan dahak, iakan darah, dan serolo%i' Analisis %as darah menun:ukkan hipoksemiaE pada stadium lan:ut asidosis respiratorik'

Penilaian Derajat Keparahan Pneumonia Sistem skor pada pneumonia komuniti erdasarkan Patient Outcome Research Team ,0)7".' 0enilaian skor 0)7" ini meliputi Faktor demografi 4sia

(akiClaki, nilainya F umur ,tahun. G 10 0erempuan, nilainya F umur ,tahun.

0era1atan di rumah, nilainya 10 Adanya penyakit penyerta erupaB


*e%anasan, nilainya $0 0enyakit hati, nilainya 20 >a%al :antun% kon%estif, nilainya 10 0enyakit C&, nilainya 10 0enyakit %in:al, nilainya 10

Pemeriksaan fisis

0eru ahan status mental, nilainya 20 0ernapasan le ih dari atau sama den%an $0 kali per menit, nilainya 20 "ekanan darah sistolik kuran% dari atau sama den%an /0 mmH%, nilainya 20 Suhu tu uh kuran% dari $2HC atau le ih dari atau sama den%an ;0HC, nilainya 12 Dadi le ih dari atau sama den%an 122 kali per menit, nilainya 10

Hasil laboratorium / radiologi


Analisis %as darah arteri didapatkan pH se esar #,$2, nilainya $0 =4D le ih dari $0 m%6dl, nilainya 20 Datrium kuran% dari 1$0 mEI6liter, nilainya 20 >lukosa le ih dari 220 m%6dl, nilainya 10 Hematokrit kuran% dari $0 J, nilainya 10 0)2 kuran% dari atau sama den%an !0 mmH%, nilainya 10 Efusi pleura, nilainya 10

Penatalaksanaan Pneumonia Indikasi ra1at inap penderita pneumonia, antara lainB

Skor 0)7" le ih dari #0 =ila skor 0)7" kuran% dari #0, den%an kriteria seperti pada kriteria minor' 0neumonia pada pen%%una DA09A

0enilaian dera:at keparahan penyakit pneumonia erdasarkan A"S' *riteria pneumonia erat ila di:umpai salah satu atau le ih dari kriteria di a1ah ini' Kriteria

inor Pneumonia

3rekuensi pernapasan le ih dari $0 kali per menit 0a)263i)2 kuran% dari 220 mmH% 3oto toraks paru menun:ukkan adanya kelainan ilateral 3oto toraks paru meli atkan le ih dari 2 lo us "ekanan sistolik kuran% dari /0 mmH% "ekanan diastolik kuran% dari !0 mmH% ayor Pneumonia

Kriteria

Mem utuhkan 5entilasi mekanik Infiltrat ertam ah le ih dari 20 J Mem utuhkan 5asopressor le ih dari ; :am *reatinin serum le ih dari sama den%an 2 m%6dlE atau, penin%katan le ih dari sama den%an 2 m%6dl pada penderita ri1ayat penyakit %in:al atau %a%al %in:al yan% mem utuhkan dialisis'

*riteria pera1atan intensif penderita pneumonia, antara lainB


0alin% sedikit 1 dari 2 %e:ala minor tertentu, yaitu mem utuh 5entilasi mekanikE atau, mem utuhkan 5asopresor le ih dari ; :am' Atau 2 dari $ %e:ala minor tertentu, yaitu nilai 0a)263i)2 kuran% dari 220 mmH%E foto toraks menun:ukkan adanya kelainan ilateralE dan, tekanan sistolik kuran% dari /0 mmH%'

Pengobatan Pneumonia 0en%o atan terdiri atas anti iotik dan pen%o atan suportif' 0em erian anti iotik se aiknya erdasarkan data mikroor%anisme dan hasil u:i kepekaannya' *arena e erapa alasan, yaituB

0enyakit yan% erat dapat men%ancam :i1a =akteri pato%en yan% erhasil di isolasi elum tentu se a%ai penye a pneumonia Hasil pem iakan akteri memerlukan 1aktu

maka, pem erian anti iotika dilakukan secara empiris'

4ntuk Penisilin ensitif treptococcus Pneumoniae ,0SS0., dapat di erikanB


>olon%an penisilin "M0CSM9 Makrolid

4ntuk Penisilin Resisten treptococcus Pneumoniae ,07S0., dapat di erikanB


=etalaktam oral dosis tin%%i ,untuk ra1at :alan. Sefotaksim, Sefriakson dosis tin%%i Makrolid aru dosis tin%%i 3luorokuinolon respirasi

4ntuk Pseudomonas aeruginosa, dapat di erikanB


Amino%likosid Seftazidim, Sefoperason, Sefepim "ikarsilin, 0iperasilin *ar apenem B Meropenem, Imipenem Siprofloksasin, le5ofloksasin

4ntuk Methicillin Resistent taphylococcus Aureus ,M7SA., dapat di erikanB


&ankomisin "eikoplanin (inezolid

4ntuk Hemophilus influenza , dapat di erikanB


"M0CSM9 Azithromisin Sefalosporin %en'2 atau $ 3luorokuinolone respirasi

4ntuk !egionella, dapat di erikanB


Makrolid 3luorokuinolone 7afampicin

4ntuk Mycoplasma pneumoniae, dapat di erikanB


+oksisiklin Makrolid 3luorokuinolone

4ntuk Chlamydia pneumoniae, dapat di erikanB


+oksisiklin Makrolid 3luorokuinolone

Komplikasi Penumonia *omplikasi yan% dapat ter:adi pada pneumonia, antara lainB

Efusi pleura Empiema A ses paru 0neumothoraks >a%al napas Sepsis

+isampaikan oleh +r' Ana 7ima S, Sp'0, SM3 0aru 7S4+ +r' Moe1ardi 6 3akultas *edokteran 4ni5ersitas Se elas Maret Surakarta'

Pneumonia Bakterial / Radang Paru Akibat Bakteri 14 September, 2008


Posted by "undul in Pneumonia# trackback 0neumonia akterial serin% diistilahkan den%an pneumonia aki at kuman' 0neumonia :enis itu isa menyeran% siapa sa:a, dari ayi hin%%a mereka yan% telah lan:ut usia' 0ara peminum alkohol, pasien yan% terke elakan% mental, pasien pascaoperasi, oran% yan% menderita penyakit pernapasan lain atau infeksi 5irus adalah yan% mempunyai sistem keke alan tu uh rendah dan men:adi san%at rentan terhadap penyakit itu' Se enarnya akteri pneumonia itu ada dan hidup normal pada ten%%orokan yan% sehat' 0ada saat pertahanan tu uh menurun, misalnya karena penyakit, usia lan:ut, dan malnutrisi, akteri pneumonia akan den%an cepat erkem an% iak dan merusak paruCparu'

8ika ter:adi infeksi, se a%ian :arin%an dari lo us paruCparu, atau pun seluruh lo us, ahkan se a%ian esar dari lima lo us paruCparu ,ti%a di paruC paru kanan, dan dua di paruCparu kiri. men:adi terisi cairan' +ari :arin%an paruC paru, infeksi den%an cepat menye ar ke seluruh tu uh melalui peredaran darah' =akteri 0neumokokus adalah kuman yan% palin% umum se a%ai penye a pneumonia akteri terse ut' Gejalanya =iasanya pneumonia akteri itu didahului den%an infeksi saluran napas yan% rin%an satu min%%u se elumnya' Misalnya, karena infeksi 5irus ,flu.' Infeksi 5irus pada saluran pernapasan dapat men%aki atkan pneumonia dise a kan mukus ,cairan6lendir. yan% men%andun% pneumokokus dapat terisap masuk ke dalam paruCparu' 0ada oran% normal tu uh akan men%adakan perla1anan, dan iasanya menan%, tetapi tidak pada oran%Coran% tua atau mereka yan% daya tahan tu uhnya menurun' *arena mekanisme itu, iasanya infeksi paruCparu ,pneumonia. :enis itu didahului den%an infeksi saluran napas a%ian atas satu min%%u se elumnya, kemudian %e:ala tim ul mendadak seperti panas yan% tin%%i ,mencapai ;0 dera:at Celsius. disertai men%%i%il den%an %emeretak %i%i ahkan isa sampai muntah' "erdapat :u%a nyeri pleura ,lapisan yan% mem un%kus :arin%an paruC paru. yan% he at dan diper erat den%an atuk dan pernapasan yan% ter%an%%u' 8enis atuk iasanya produktif men%eluarkan lendir yan% er1arna hi:au atau merah tua' 0enderita akan men%eluarkan kerin%at anyak, nadi dan pernapasan menin%kat' *arena kekuran%an oksi%en, i ir dan kuku mem iru' *esadaran pasien men:adi menurun' Pengobatan 0enderita pneumonia yan% erusia muda isa se%era sem uh' HalChal yan% mempermudah penyem uhan adalah sistem pertahanan tu uh relatif aik, infeksinya elum menye ar, dan tidak menderita penyakit lain terutama penyakit kronis' 0ada penderita yan% muda dan KsehatL, pen%o atan a1al den%an anti iotik isa mempercepat pemulihan' 4ntuk pneumonia karena 5irus, meskipun saat ini sudah tersedia preparat ,o at. anti5irus, elum luas di%unakan erhu un% har%anya yan% relatif mahal' 4ntuk itu, pen%o atan pada pneumonia karena 5irus iasanya hanya ersifat supporti5e semata ,tidak mem unuh 5irusnya.' +iharapkan keke alan tu uh isa ter entuk untuk menan%kal 5irusnya' Men%enai apakah memerlukan pera1atan rumah sakit atau cukup ero at :alan sa:a, er%antun% pada ke i:aksanaan dokter den%an memperhatikan situasi dan kondisi penderita dan lin%kun%annya'

Masalah men:adi pelik :ika penyakit itu menyeran% oran% tua atau mereka yan% memiliki penyakit kronis' 3aktor sistem pertahanan tu uh yan% menurun mem uat sukar untuk cepat sem uh' =elum la%i meta olisme tu uh yan% sudah er eda mem uat pen%aturan dosis o at tidak seaman pada oran% muda atau sehat' 0enurunan suhu tu uh ,demam. ukan erarti oleh men%hentikan pen%o atan anti iotika' Anti iotika harus dihentikan sesuai petun:uk dokter, atau pneumonia isa ter:adi la%i ,kam uh.' *ondisi kekam uhan le ih parah dari sakit pertama dan memerlukan penan%anan yan% le ih serius la%i' Selain anti iotik, pasien :u%a di erikan pen%o atan supporti5e, seperti diet yan% mendukun% penyem uhan dan pemulihan termasuk pem entukan sistem keke alan tu uh serta oksi%en untuk menin%katkan kadar oksi%en dalam darah' 0ada e erapa pasien, o at untuk men%uran%i nyeri dada dan men%uran%i atuk keras :u%a diperlukan' 0ada penderita kencin% manis, diet pun tidak isa sem aran%an' =e%itu :u%a pada penderita payah %in:al ataupun li5er' )ran% muda yan% relatif sehat isa sem uh dari pneumonia dalam semin%%u' 4ntuk mereka yan% separo aya, diperlukan e erapa min%%u untuk memulihkan kekuatan, tena%a, dan perasaan sehat' Definisi 0neumonia adalah infeksi akut pada paruCparu, ketika paruCparu terisi oleh cairan sehin%%a ter:adi %an%uan pernapasan, aki at kemampuan paruCparu menyerap oksi%en erkuran%' +i Indonesia, pneumonia adalah penye a kematian nomor ti%a setelah kardio5askuler dan tu erkulosis' Gejala

Pada anak usia ! bulan sampai kurang dari " tahun 0neumonia =erat ditandai atuk atau ,:u%a disertai. kesulitan ernapas, napas sesak atau penarikan dindin% dada se elah a1ah ke dalam ,se$ere chest indra%ing.' +ahak er1arna kehi:auan atau seperti karet' 0ada kelompok usia ini dikenal :u%a 0nemonia san%at erat, den%an %e:ala atuk dan kesukaran ernapas karena tidak ada ruan% tersisa untuk oksi%en di paruCparu'

Pada anak di ba#ah ! bulan 0nemonia erat ditandai frekuensi pernapasan se anyak !0 kali per menit atau le ih atau ,:u%a disertai. penarikan kuat pada dindin% dada se elah a1ah ke dalam' 8ika ayi ernapas den%an antuan 5entilator, akan

tampak ah1a :umlah lendir menin%kat' *adan% ayi ti aCti a men:adi sakit yan% disertai den%an turun naiknya suhu tu u 0neumonia 8u%a dise utB =ronchopneumonia 0neumonia is an inflammation of the lun%, usually caused y an infection' "hree common causes are acteria, 5iruses and fun%i' Aou can also %et pneumonia y accidentally inhalin% a liIuid or chemical' 0eople most at risk are older than !2 or youn%er than 2 years of a%e, or already ha5e health pro lems' If you ha5e pneumonia, you may ha5e difficulty reathin% and ha5e a cou%h and a fe5er' A physical e@am and history can help determine if you ha5e pneumonia' Chest @Crays and lood tests can help determine 1hat is 1ron%' "reatment depends on 1hat made you sick' If acteria are the cause, anti iotics should help' &iral pneumonia may %et etter 1ith rest and drinkin% liIuids' 0re5entin% pneumonia is al1ays etter than treatin% it' "he est pre5enti5e measures include 1ashin% your hands freIuently, not smokin%, and 1earin% a mask 1hen cleanin% dusty or moldy areas' "here is a 5accine for pneumococcal pneumonia, a acterial infection 1hich accounts for up to a Iuarter of all pneumonias'

$hat is pneumonia%
0neumonia is an infection of one or oth lun%s 1hich is usually caused y acteria, 5iruses, or fun%i' 0rior to the disco5ery of anti iotics, oneCthird of all people 1ho de5eloped pneumonia su seIuently died from the infection' Currently, o5er $ million people de5elop pneumonia each year in the 4nited States' )5er a half a million of these people are admitted to a hospital for treatment' Althou%h most of these people reco5er, appro@imately 2J 1ill die from pneumonia' 0neumonia is the si@th leadin% cause of death in the 4nited States'

Ho# do people &catch pneumonia&%


Some cases of pneumonia are contracted y reathin% in small droplets that contain the or%anisms that can cause pneumonia' "hese droplets %et into the air 1hen a person infected 1ith these %erms cou%hs or sneezes' In other cases, pneumonia is caused 1hen acteria or 5iruses that are normally present in the mouth, throat, or nose inad5ertently enter the lun%' +urin% sleep, it is Iuite common for people to aspirate secretions from the mouth, throat, or nose' Dormally, the odyMs refle@ response ,cou%hin% ack up the secretions. and immune system 1ill pre5ent the aspirated or%anisms from causin% pneumonia' Ho1e5er, if a person is in a 1eakened condition from another illness, a se5ere pneumonia can de5elop' 0eople 1ith recent 5iral infections, lun% disease, heart disease, and s1allo1in% pro lems, as 1ell as alcoholics, dru% users, and those

1ho ha5e suffered a stroke or seizure are at hi%her risk for de5elopin% pneumonia than the %eneral population' )nce or%anisms enter the lun%s, they usually settle in the air sacs of the lun% 1here they rapidly %ro1 in num er' "his area of the lun% then ecomes filled 1ith fluid and pus as the ody attempts to fi%ht off the infection'

$hat are pneumonia symptoms and signs%


Most people 1ho de5elop pneumonia initially ha5e symptoms of a cold 1hich are then follo1ed y a hi%h fe5er ,sometimes as hi%h as 10; de%rees 3ahrenheit., shakin% chills, and a cou%h 1ith sputum production' "he sputum is usually discolored and sometimes loody' 0eople 1ith pneumonia may ecome short of reath' "he only pain fi ers in the lun% are on the surface of the lun%, in the area kno1n as the pleura' Chest pain may de5elop if the outer pleural aspects of the lun% are in5ol5ed' "his pain is usually sharp and 1orsens 1hen takin% a deep reath, kno1n as pleuritic pain' In other cases of pneumonia, there can e a slo1 onset of symptoms' A 1orsenin% cou%h, headaches, and muscle aches may e the only symptoms' In some people 1ith pneumonia, cou%hin% is not a ma:or symptom ecause the infection is located in areas of the lun% a1ay from the lar%er air1ays' At times, the indi5idualMs skin color may chan%e and ecome dusky or purplish ,a condition kno1n as ?cyanosis?. due to their lood ein% poorly o@y%enated' Children and a ies 1ho de5elop pneumonia often do not ha5e any specific si%ns of a chest infection ut de5elop a fe5er, appear Iuite ill, and can ecome lethar%ic' Elderly people may also ha5e fe1 symptoms 1ith pneumonia'