Anda di halaman 1dari 15

Makalah Pemanfaatan Batubara(Pencairan 2013 Batubara Hidrogenasi)

BAB I PENDAHU UAN !"!" Pendahuluan Pencairan batubara (Coal Liqeufaction) adalah proses mengubah wujud batubara dari padat menjadi cair. Proses pencairan batubara dapat dilakukan dengan dua metode yaitu metode langsung dan metode tidak langsung. Pada proses tidak langsung batubara difragmentasi menjadi CO CO ! "! dan C"# yang kemudian direkombinasikan menghasilkan produk cair prosesnya melalui gasifikasi dan kondensasi. Pada proses langsung batubara cair diproduksi dengan melarutkan dalam suatu pelarut organik lalu dilanjutkan dengan proses hidrogenasi pada suhu dan tekanan tinggi. Proses pencairan batubara sercara langsung dapat dilakukan melalui pirolisis ekstraksi pelarut dan hidrogenasi katalitik. Pencairan batubara merupakan teknologi yang menguntungkan untuk ketersedian energi di masa akan karena memiliki kelebihan antara lain$ %iaya produksi rendah pencairan batubara hanya membutuhkan biaya produksi &'( )* per barrel. 'olusi untuk pemanfaatan batubara peringkat rendah dengan nilai kalor + *),, kg-gr. Produk minyak yang dihasilkan cukup menjanjikan dimana ) ton batubara akan menghasilkan ..! barrel sintetis oil. /eknologi pencairan batubara lebih ramah lingkungan. 0ari pasca produksinya tidak ada proses pembakaran dan tidak dihasilkan gas CO!. 1alaupun menghasilkan limbah (debu dan unsur sisa produksi lainnya) masih dapat dimanfaatkan untuk bahan baku campuran pembuatan aspal.

BAB II PEMBAHA#AN PEN$AI%AN BA&UBA%A ($oal i'uefaction) ("!"Pencairan Batubara (Hidrogenasi) 0ikemukakan mengenai batubara sebagai salah satu alternati2e energi di masa sekarang dan yang akan datang. Lebih daripada itu batubara bagi 3ndonesia adalah salah satu pilihan dalam menentukan strategi energi. %ila kita membandingakn dengan negara China sebagai kekuatan baru dunia yang memusatkan lebih dari 4,5 sumber energinya dari batubara )). 'ementara akti2itas penelitian di asia untuk pemanfaatan batubara berpusat di 6epang 7ustralia dan China sendiri. %atubara adalah kekayaan alam yang dikategorikan sebagai energy fossil terbentuk dari proses metamorfosa yang sangat lama. 'trukturnya kimia batubara samasekali bukan rangkaian ko2alen karbon sederhana melainkan merupakan polikondensat rumit dari gugus aromatik dengan fungsi heterosiklik ! 8). 6umlah polikondensat yang banyak ini saling berikatan sering disebut dengan 9bridge: structure;. 'ecara optis batubara sering merupakan bongkahan berporus tinggi dengan kadar air yang sangat berfariasi.

)ambar !"'truktur %atubara

Proses pengolahan batubara sudah dikenal sejak seabad yang lalu diantaranya$ !")asifikasi (coal gasification) 'ecara sederhana gasifikasi adalah proses kon2ersi materi organik (batubara biomass atau natural gas) biasanya padat menjadi CO dan "! (synthesis gases) dengan bantuan uap air dan oksigen pada tekanan atmosphere atau tinggi. <umus sederhananya$ Coal = "!O = O! ("Hidrogenasi (h*drogenation) "idrogenasi adalah proses reaksi batubara dengan gas hydrogen bertekanan tinggi. <eaksi ini diatur sedemikian rupa (kondisi reaksi katalisator dan kriteria bahan baku) agar dihasilkan senyawa hidrokarbon sesuai yang diinginkan dengan spesifikasi mendekati minyak mentah. 'ejalan perkembangannya hidrogenasi batubara menjadi proses alternati2 untuk "! = CO

mengolah batubara menjadi bahan bakar cair pengganti produk minyak bumi proses ini dikenal dengan nama Bergius +roses disebut juga proses pencairan batubara (coal liquefaction). ,"Pencairan Batubara (coal i'uefaction) Coal liquefaction adalah terminologi yang dipakai secara umum mencakup pemrosesan batubara menjadi %%> sintetik (synthetic fuel). Pendekatan yang mungkin dilakukan untuk proses ini adalah$ pirolisis pencairan batubara secara langsung (0irect Coal Liquefaction:0CL) ataupun melalui gasifikasi terlebih dahulu (3ndirect Coal Liquefaction:3CL). 'ecara intuiti2 aspek yang penting dalam pengolahan batubara menjadi bahan bakar minyak sintetik adalah$ efisiensi proses yang mencakup keseimbangan energi dan masa nilai in2estasi kemudian apakah prosesnya ramah lingkungan sehubungan dengan emisi gas buang karena

ini akan mempengaruhi nilai insenti2 menyangkut tema tentang lingkungan. &ndang:&ndang ?o.!-!,,. yang mengaatur tentang proses pencairan batubara. @fisiensi pencairan batubara menjadi %%> sintetik adalah ):! barrel-ton batubara#). 6ika diasumsikan hanya ),5 dari deposit batubara dunia dapat dikon2ersikan menjadi %%> sintetik maka produksi minyak dunia dari batubara maksimal adalah beberapa juta barrel-hari. "al ini jelas tidak dapat menjadikan batubara sebagai sumber energi alternati2 bagi seluruh konsumsi minyak dunia. Aalaupun faktanya demikian bukan berarti batubara tidak bisa menjadi jawaban alternati2 energi untuk kebutuhan domestik suatu negara. Baktor yang menjadi penentu adalah$ apakah negara itu mempunyai cadangan yang cukup dan teknologi yang dibutuhkan untuk meng:kon2ersi:kannya. 6ika di2ersi2ikasi sumber energi menjadi strategi energi suatu negara pastinya batubara menjadi satu potensi yang layak untuk dikaji menjadi salah satu sumber energi selain sumber energi terbarukan (angin solar cell geothermal biomass). /etapi perlu kita ingat bahwa waktu yang dibutuhkan untuk mempertimbangkannya tidaklah tanpa batas karena sementara negara! lain sudah melakukan kebijakan:kebijakan konkret domestik maupun luar negeri untuk mengukuhkan strategi energi untuk kepentingan negaranya. ("(" i'uifasi Batubara (Pencairan Batubara) Likuifikasi adalah pengubah batubara padat menjadi bahan bakar cair. proses pencairan (liquefaction) ini dibedakan antara proses yang indirect coal liquefaction (tidak langsung) dan direct coal liquefaction (langsung). ("("! Perkembangan &eknologi i'uifikasi Pengembangan produksi bahan bakar sintetis berbasis batu bara pertama kali dilakukan di 6erman tahun )C,,:an dengan menggunakan proses sintesis Bischer:/ropsch yang dikembangkan BranD Bisher dan "ans /ropsch. Pada )C8, disamping menggunakan metode proses sintesis Bischer:/ropsch 'ementara itu mulai dikembangkan pula proses %ergius untuk memproduksi bahan bakar sintesis. 6epang juga melakukan inisiatif pengembangan teknologi

pencairan batubara melalui proyek 'unshine tahun )C4# sebagai pengembangan alternatif energi pengganti minyak bumi. Pada )CE8 ?@0O (the ?ew @nergy 0e2elopment OrganiDation) organisasi yang memfokuskan diri dalam pengembangan teknologi untuk menghasilkan energi baru juga berhasil mengembangkan suatu teknologi pencairan batubara bituminous dengan menggunakan tiga proses yaitu sol2olysis system sol2ent eFtraction system dan direct hydrogenation to liquefy bituminous coal.Cadangan batubara di dunia pada umumnya tidak berkualitas baik bahkan setengahnya merupakan batubara dengan kualitas rendah seperti$ sub:bituminous coal dan brown coal. 1edua jenis batubara tersebut lebih banyak didominasi oleh kandungan air. Peneliti 6epang kemudian mulai mengembangkan teknologi untuk menjawab tantangan ini agar kelangsungan energi di 6epang tetap terjamin yaitu dengan mengubah kualitas batubara yang rendah menjadi produk yang berguna secara ekonomis dan dapat menghasilkan bahan bakar berkualitas serta ramah lingkungan. 0ikembangkanlah proses pencairan batubara dengan nama %rown Coal Liquefaction /echnology (%CL). ("("( Macam- macam Proses ikuifikasi ). Bisher /ropsch proses Bisher /ropsch adalah sintesis CO-"! menjadi produk hidrokarbon atau disebut senyawa hidrokarbon sintetik- sintetik oil. 'intetik oil banyak digunakan sebagai bahan bakar mesin industri-transportasi atau kebutuhan produk pelumas (lubricating oil). (!n=))"! = nCO G Cn"(!n=!) = n"!O !. %ergius Proses %ergius Process merupakan pencairan batubara metode langsung atau dikenal dengan 0irect Coal Liquefaction:0CL. 0CL adalah proses hydro: craacking dengan bantuan katalisator. Prinsip dasar dari 0CL adalah meng:

introduksi:an gas hydrogen kedalam struktur batubara agar rasio perbandingan antara C-" menjadi kecil sehingga terbentuk senyawa:senyawa hidrokarbon rantai pendek berbentuk cair. Proses ini telah mencapai rasio kon2ersi 4,5 batubara (berat kering) menjadi sintetik cair. 8. %rown Coal Liquefaction /echnology (%CL) /eknologi yang mengubah kualitas batubara yang rendah menjadi produk yang berguna secara ekonomis dan dapat menghasilkan bahan bakar berkualitas serta ramah lingkungan.Langkah pertama adalah memisahkan air secara efisien dari batubara yang berkualitas rendah. Langkah kedua melakukan proses pencairan di mana hasil produksi minyak yang dicairkan ditingkatkan dengan menggunakan katalisator kemudian dilanjutkan dengan proses hidrogenasi di mana heteroatom (campuran sulfur:laden campuran nitrogen:laden dan lain lain) pada minyak batubara cair dipisahkan untuk memperoleh bahan bakar bermutu tinggi kerosin dan bahan bakar lainnya. 1emudian sisa dari proses tersebut (debu dan unsur sisa produksi lainnya) dikeluarkan. #.Pencairan batubara metode langsung (0CL) Pencairan batubara metode langsung atau dikenal dengan 0irect Coal Liquefaction:0CL dikembangkan cukup banyak oleh negara 6erman dalam menyediakan bahan bakar pesawat terbang. Proses ini dikenal dengan Bergius Process, baru mengalami perkembangan lanjutan setelah perang dunia kedua.0CL adalah proses hydro:craacking dengan bantuan katalisator. Prinsip dasar dari 0CL adalah meng:introduksi:an gas hydrogen kedalam struktur batubara agar rasio perbandingan antara C-" menjadi kecil sehingga terbentuk senyawa:senyawa hidrokarbon rantai pendek berbentuk cair. Proses ini telah mencapai rasio kon2ersi 4,5 batubara (berat kering) menjadi sintetik cair. Pada tahun )CC# proses 0CL kembali dikembangkan sebagai komplementasi dari proses 3CL terbesar setelah dikomersialisasikan oleh 'asol Corp./ahun !,,# kerjasama pengembangan teknologi upgrade (antara China 'henhua Coal Liquefaction Co. Ltd. dengan Aest Hirginia &ni2ersity) untuk komersialisasi

0CL rampung untuk kemudian pembangunan pabrik 0CL kapasitas dunia di 3nner >ongolia. 0alam Phase pertama pabrik ini akan dihasilkan lebih dari E,,.,,, ton bahan bakar cair pertahunnya. Berikut adalah ka+asitas +roduksi #henhua D$ Mongolia/) Phase I0 Plant $ost Estimate $oal In+ut estimate 4ield of oil +roducts Estimate +roduction cost 0 0 0 0 122 mio" U#D (.! mio" M&3a 15/",22 M&3a U#D (53bbl Plant. Inner

6om+osisi oil +roducts *ang dihasilkan adalah sebagai berikut0 Diesel Na+htha P) i'uid Ammonia &otal 0 /7!"722 0 !85"/22 0 82"/22 0 1",22 0 15/",22 (M&3a) (M&3a) (M&3a) (M&3a) (M&3a)

0ari table di atas dapat dilihat bahwa perkiraan harga produksi tiap:tiap produk %%> sintetik adalah sebesar &'0 !# per barrel jauh lebih rendah dibandingkan harga minyak mentah dunia saat ini yang berkisar di atas &'0 .,-barrel. 0engan beberapa data penunjang saja maka break e2ent point:nya sudah dapat dihitung.Iang menjadikan proses 0CL sangat ber2ariasi adalah beberapa faktor dibawah$ Pencapaian dari sebuah proses 0CL sangat tergantung daripada jenis feedstock -(spesifikasi batubara) yang dipergunakan sehingga tidak ada

sebuah sistem yang bisa optimal untuk digunakan bagi segala jenis batubara. 6enis batubara tertentu mempunyai kecenderungan membentuk lelehan (caking perform) sehingga menjadi bongkahan besar yang dapat membuat reaktor kehilangan tekanan dan gradient panas terlokalisasi (hotspot). "al ini biasanya diatasi dengan mencampur komposisi batubara sehingga pembentukan lelehan dapat dihindari. %atubara dengan kadar ash yang tinggi lebih cocok untuk proses gasifikasi terlebih dahulu sehingga tidak terlalu mempengaruhi berjalannya proses. /ermal frakmentasi merupakan phenomena yang terjadi dimana serpihan batubara mengalami defrakmentasi ukuran hingga berubah menjadi partikel:partikel kecil yang menyumbat jalannya aliran gas sehingga menggangu jalannya keseluruhan proses. "al ini dapat diatasi dengan proses pengeringan batubara terlebih dahulu sebelum proses kon2ersi pada reaktor utama (Lihat skema %rown Coal Liquefaction di bawah). spesifikasi batubara yang dipergunakan sehingga tidak ada sebuah sistem yang bisa optimal untuk digunakan bagi segala jenis batubara. 6enis batubara tertentu mempunyai kecenderungan membentuk lelehan (caking perform) sehingga menjadi bongkahan besar yang dapat membuat reaktor kehilangan tekanan dan gradient panas terlokalisasi (hotspot). "al ini biasanya diatasi dengan mencampur komposisi batubara sehingga pembentukan lelehan dapat dihindari. %atubara dengan kadar ash yang tinggi lebih cocok untuk proses gasifikasi terlebih dahulu sehingga tidak terlalu mempengaruhi berjalannya proses. Proses Pencairan %atubara >uda rendah emisi (Low @mission %rown Coal Liquefaction) ./ahapan proses pencairan batubara muda (%rown Coal Liquefacion)$ ). Pengeringan-penurunan kadar air secara efficient

!. <eaksi pencairan dengan limonite katalisator 8. /ahapan hidrogenasi untuk menghasilkan produk oil mentah #. 0eashing Coal Liquid %ottom-hea2y oil (CL%) *. Braksinasi-pemurnian gas destilasi produk) light oil (desulfurisasi pemurnian

)ambar"( Cooperati2e 'tudy of 0e2elopment of Low Jrade Coal Liquefaction /echnology !,,8 Landasan dalam mengembangkan ujicoba produksi (pilot scale) proses pencairan batubara adalah$

Produk liquid oil yang dihasilkan harus mencapai lebih dari *,5 Proses pengoperasian harus berjalan dengan kontinuitas lebih daripada )*,, jam. /ahapan proses deashing harus mencapai kadar ash (abu) + *,, ppm. Optimalisasi-pengembangan proses pengeringan (dewatering) baru.

("("5 6elebihan Batubara $air ). "arga produksi lebih murah !. 6enis batu bara yang dapat dipergunakan adalah batu bara yang berkalori rendah (low rank coal) yang selama ini kurang diminati pasaran.

),

8. 0apat dipergunakan sebagai bahan pengganti bahan bakar pesawat jet (jet fuel) mesin diesel (diesel fuel) serta gasoline dan bahan bakar minyak biasa. #. /eknologi pengolahannya lebih ramah lingkungan. 0ari pasca produksinya tidak ada proses pembakaran dan tidak dihasilkan gas CO!. 1alaupun menghasilkan limbah (debu dan unsur sisa produksi lainnya) masih dapat dimanfaatkan untuk bahan baku campuran pembuatan aspal. %ahkan sisa gas hidrogen masih laku dijual untuk dimanfaatkan menjadi bahan bakar. ("("/ 6ekurangan Batubara $air ). 1eekonomian "arga minyak bumi sangat fluktuatif sehingga seringkali in2estor ragu untuk membangun kilang pencairan batubara. %atubara cair akan ekonomis jika harga minyak bumi di atas &' (8*-bbl. !. 3n2estasi 7wal /inggi %iaya in2estasi kilang pencairan batubara komersial cukup mahal . 8. >erupakan 3n2estasi 6angka panjang %reak @2en Point (%@P) baru dicapai setelah 4 tahun beroperasi sedangkan tahap pembangunan memakan waktu 8 tahun.

))

BAB III PENU&UP ,"!"6esim+ulan 0 Pencairan batubara atau dikenal dengan nama Likuifikasi adalah

pengubah batubara padat menjadi bahan bakar cair. proses pencairan (liquefaction) ini dibedakan antara proses yang indirect coal liquefaction (tidak langsung) dan direct coal liquefaction (langsung). >acam: macam Proses Likuifikasi $ Bisher /ropsch proses %ergius Proses %rown Coal Liquefaction /echnology (%CL) dan Pencairan batubara metode langsung (0CL) 1elebihan %atubara Cair $ ). "arga produksi lebih murah !. 6enis batu bara yang dapat dipergunakan adalah batu bara yang berkalori rendah (low rank coal) yang selama ini kurang diminati pasaran. 8. 0apat dipergunakan sebagai bahan pengganti bahan bakar pesawat jet (jet fuel) mesin diesel (diesel fuel) serta gasoline dan bahan bakar minyak biasa. #. /eknologi pengolahannya lebih ramah lingkungan. 0ari pasca produksinya tidak ada proses pembakaran dan tidak dihasilkan gas CO!. 1alaupun menghasilkan limbah (debu dan unsur sisa produksi lainnya) masih dapat dimanfaatkan untuk bahan baku campuran pembuatan aspal. %ahkan sisa gas hidrogen masih laku dijual untuk dimanfaatkan menjadi bahan bakar. 1ekurangan %atubara Cair $ ). 1eekonomian "arga minyak bumi sangat fluktuatif sehingga seringkali in2estor ragu untuk membangun kilang pencairan batubara. %atubara cair akan ekonomis jika harga minyak bumi di atas &' (8*-bbl.

)!

!. 3n2estasi 7wal /inggi %iaya in2estasi kilang pencairan batubara komersial cukup mahal . 8. >erupakan 3n2estasi 6angka panjang %reak @2en Point (%@P) baru dicapai setelah 4 tahun beroperasi sedangkan tahap pembangunan memakan waktu 8 tahun. ,"("#aran0 'ebagai penulis sebagai saran kami sangat mengharapkan kiranya materi tentang 9Pencairan Batubara(Sintetik Oil); ini dapat menjadi referensi dan landasan teori kita dalam meningkatkan proses belajar dan mengajar baik di bangku perkuliahan maupun di industry nantinya ketika kita telah terjun bekerja

)8

embar #esi Pertan*aan


!"Nama Penan*a 0 %ahmat 9au:an

%agaimana bentuk fisik dari batubara yang telah dicairkan dan sistem pengujianya K %entuk fisik dari batubara cair sebenarnya hampir sama atau menyerupai dari bahan bakar cair seperti bensin dll karna memang batubara cair dibuat untuk menggantikan dan diharapkan menyerupai dari bahan bakar cair lainnya karna batubara cair menjadi media alternatif dari bahan bakar cair.%entuk fisik maupun struktur kimia hampir sama atau mendekati dengan bahan kabar cair lainnya atau dengan kata lain spesifikasi nya mendekati minyak mentah. ("Nama Penan*a 0 Putri Prati;i

6elaskan perbedaan pencairan batubara dengan metode secara langsung dan tidak langsung K Proses pencairan batubara dapat dilakukan dengan dua metode yaitu metode langsung dan metode tidak langsung. Pada proses tidak langsung batubara difragmentasi menjadi CO CO! "! dan C"# yang kemudian direkombinasikan menghasilkan produk cair prosesnya melalui gasifikasi dan kondensasi. Pada proses langsung batubara cair diproduksi dengan melarutkan dalam suatu pelarut organik lalu dilanjutkan dengan proses hidrogenasi pada suhu dan tekanan tinggi. Proses pencairan batubara sercara langsung dapat dilakukan melalui pirolisis ekstraksi pelarut dan hidrogenasi katalitik.

)#

,"Nama Penan*a

0 A #lamet %i*adi

6elaskan bagaimana cara pengujian nilai dan kualitas dari batubara cair K Cara pengujian nilai dan kualitas dari batubara cair hampir sama dengan pengujian kadar dan nilai dari minyak mentah seperti pengujian nilai kadar oktan densitas api gra2ity dll karna pada dasarnya batubara mermang dibuat untuk menjadi alternatif dari bahan bakar cair semisal minyak apabila nanti langka dan mahal.'ehingga baik struktur fisik dan kimia nya diharapkan mendekati dan menyerupai dari minyak itu sendiri sehingga untuk pengujian nilai dan kadar nya sendiri pasti mengikuti kaedah dan sistem dari spesfikasi minyak.

5"Nama Penan*a

0 %eta &ri+rima Nindianti

'ebutkan kelebihan dan kekurangan dari batubara cair K 6elebihan Batubara $air 0 ). "arga produksi lebih murah !. 6enis batu bara yang dapat dipergunakan adalah batu bara yang berkalori rendah (low rank coal) yang selama ini kurang diminati pasaran. 8. 0apat dipergunakan sebagai bahan pengganti bahan bakar pesawat jet (jet fuel) mesin diesel (diesel fuel) serta gasoline dan bahan bakar minyak biasa. #. /eknologi pengolahannya lebih ramah lingkungan. 0ari pasca produksinya tidak ada proses pembakaran dan tidak dihasilkan gas CO!. 1alaupun menghasilkan limbah (debu dan unsur sisa produksi

)*

lainnya) masih dapat dimanfaatkan untuk bahan baku campuran pembuatan aspal. %ahkan sisa gas hidrogen masih laku dijual untuk dimanfaatkan menjadi bahan bakar. 6ekurangan Batubara $air 0 ). 1eekonomian "arga minyak bumi sangat fluktuatif sehingga seringkali in2estor ragu untuk membangun kilang pencairan batubara. %atubara cair akan ekonomis jika harga minyak bumi di atas &' (8*-bbl. !. 3n2estasi 7wal /inggi %iaya in2estasi kilang pencairan batubara komersial cukup mahal . 8. >erupakan 3n2estasi 6angka panjang %reak @2en Point (%@P) baru dicapai setelah 4 tahun beroperasi sedangkan tahap pembangunan memakan waktu 8 tahun.