Anda di halaman 1dari 27

BAB I PENDAHULUAN Beberapa logam berat, seperti arsenik, timbal, kadmium dan merkuri sangat berbahaya bagi kesehatan

manusia dan kelangsungan kehidupan di lingkungan. Pencemaran logam berat dalam lingkungan dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan, baik pada manusia, hewan, tanaman maupun lingkungan. Salah satu logam berat yang berbahaya adalah merkuri. Secara alamiah, pencemaran merkuri berasal dari kegiatan gunung berapi atau rembesan tanah yang melewati deposit merkuri. Keberadaan merkuri dari alam dan masuk ke suatu tatanan lingkungan tidak akan menimbulkan efek. Walaupun dalam konsentrasi yang sangat rendah, efek logam berat dapat berpengaruh langsung dan terakumulasi pada rantai makanan sehingga dikhawatirkan berdampak pada kesehatan manusia. Seperti halnya sumber-sumber pencemaran lingkungan lainnya, logam berat tersebut dapat ditransfer dalam jangkauan yang sangat jauh di lingkungan, selanjutnya berpotensi mengganggu kehidupan biota lingkungan dan akhirnya berpengaruh terhadap kesehatan manusia walaupun dalam jangka waktu yang lama dan jauh dari sumber pencemar utamanya. su mengenai pencemaran logam berat mulai meningkat sejalan dengan pengembangan berbagai penelitian yang mulai diarahkan pada berbagai aplikasi teknologi untuk menangani pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh logam berat. !al ini mulai berkembang sejak kasus kecelakaan merkuri "inamata #epang tahun $%&' yang secara intensif dilaporkan. (i ndonesia, pencemaran logam berat cenderung meningkat sejalan dengan meningkatnya proses industrialiasasi. Sejak era industrialisasi dimulai, merkuri menjadi bahan pencemar penggalian karena merkuri dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin. Salah satu penyebab pencemaran lingkungan oleh merkuri adalah pengolahan emas yang diolah secara amalgamasi. Sebagai contoh, pada kegiatan usaha pertambangan emas skala kecil, pengolahan bijih dilakukan dengan proses amalgamasi dimana merkuri )!g* digunakan sebagai media untuk mengikat emas. Penelitian mengenai merkuri telah banyak dilakukan di ndonesia. Beberapa penelitian ini mengindikasikan gejala-gejala penyakit yang terjadi pada mereka yang mengkonsumsi ikan antara lain pusing-pusing, pendarahan gusi, dan gangguan penglihatan. (ata Badan Pengelolaan dan Pelestarian +ingkungan !idup tahun ,--,, menunjukkan bahwa setiap tahun diperkirakan sebanyak $- ton !g sisa penambangan emas tradisional di buang ke sungai. Sekitar ,&.--1

penambang emas bekerja di $$ aliran sungai besar di Kalimantan .engah, sehingga limbah langsung mencemari sungai. Sebagian besar kandungan merkuri yang terlepas dari proses penambangan melekat pada sedimen dan sebagian lagi berubah menjadi metil merkuri yang bersifat sangat membahayakan fungsi pernafasan dan sistem metabolisme. #enis siput dan udang kecil akan menyerap metil merkuri ini dari endapan dan air. kan yang memakan udang dan siput atau ikan yang terkontaminasi akan mengakumulasi raksa organik dalam tingkat yang tinggi. Para penambang pada umumnya tercemar merkuri melalui kontak langsung dengan kulit, menghirup uap merkuri, dan memakan ikan yang telah tercemar merkuri. /ntuk masyarakat umum, pencemaran biasanya terjadi karena memakan ikan yang telah tercemar dan menghisap uap merkuri yang berasal dari toko emas di sekitarnya ketika amalgam dibakar. "asalah kesehatan utama akibat uap raksa terjadi pada otak, paru-paru, sistem syaraf pusat dan ginjal. bu yang sedang hamil dapat menularkan raksa organik pada janin melalui plasenta sehingga merusak otak dan organ tubuh janin dan menyebabkan keterbelakangan, bahkan kematian. Bayi dan anak kecil yang terkontaminasi raksa dapat mengalami kesulitan belajar atau tingkat kecerdasan yang rendah. "erkuri memiliki banyak dampak buruk bagi tubuh manusia. mengenali gejala-gejala awal intoksikasi merkuri. ntoksikasi merukuri pada manusia harus bisa dicegah sebaik mungkin. Selain usaha pencegahan, harus juga mampu "akalah ini dibuat untuk memaparkan pengetahun mengenai bagaimana cara melakukan deteksi dini intoksikasi merkuri )!g*. Karena melalui deteksi dini, diharapkan dapat dilakukan tindakan inter0ensi secepat mungkin dalam menangani kasus intoksikasi merkuri.

BAB II SIFAT FISIKA DAN KIMIA MERKURI


2

2.1 Sifat fisika dan kimia merk ri +ogam merkuri )!g*, mempunyai nama kimia hydragyrum yang berarti cair. "erkuri merupakan logam yang dalam suhu kamar berbentuk cairan berwarna abu-abu dan tidak berbau dengan berat molekul ,--,&%. Pada sistim periodik unsur kimia, !g menempati urutan )12* 3dan mempunyai bobot atom )B2 ,--,&%*. "erkuri telah dikenal manusia sejak manusia mengenal peradaban. "erupakan logam yang paling mudah menguap jika dibandingkan dengan logam-logam yang lain. +ogam ini membentuk berbagai persenyawaan baik anorganik )seperti oksida, klorida, dan nitrat* maupun organik. "elalui oksidasi, merkuri dapat menjadi senyawa anorganik dan kembali menjadi unsur merkuri )!g* melalui reduksi. Kerja bakteri anaerob tertentu dapat mengubah merkuri anorganik menjadi merkuri organik. didih '&,--5. +ogam ini tidak larut dalam air, alkohol, eter, asam hidroklorida, hidrogen bromida dan hidrogen iodide. +arut dalam asam nitrat, asam sulfurik panas dan lipid. "erkuri tidak dapat tercampurkan dengan oksidator, halogen, bahan-bahan yang mudah terbakar, logam, asam, logam carbide dan amine. .ahanan listrik yang dimiliki sangat rendah, sehingga menempatkan merkuri sebagai logam yang sangat baik untuk menghantarkan daya listrik. .oksisitas merkuri berbeda sesuai bentuk kimianya, misalnya merkuri anorganik bersifat toksik pada ginjal, sedangkan merkuri organik seperti metil merkuri bersifat toksis pada sistim syaraf pusat. +ogam ini dihasilkan dari bijih sinabar, !gS, yang mengandung unsur merkuri antara -,$6 - 76 melalui reaksi kimia8 !gS 9 :, !g 9 S:, "erkuri yang telah dilepaskan kemudian dikondensasi, sehingga diperoleh logam cair murni. +ogam cair inilah yang kemudian digunakan oleh manusia untuk bermacam-macam keperluan. Senyawa ini secara lambat berdegredasi menjadi merkuri anorganik. "erkuri mempunyai titik leleh -'3,34 dan titik

(ikenal ' bentuk merkuri, yaitu8 a. Merk ri e!ementa! "H#*


3

.erdapat dalam gelas termometer, tensimeter air raksa, amalgam gigi, alat elektrik, batu batere dan cat. #uga digunakan sebagai katalisator dalam produksi soda kaustik dan desinfektan serta untuk produksi klorin dari sodium klorida. "erupakan logam berwarna putih, berkilau dan pada suhu kamar berada dalam bentuk cairan. Pada suhu kamar akan menguap dan membentuk uap merkuri yang tidak berwama dan tidak berbau. "akin tinggi suhu, makin banyak yang menguap. Banyak orang yang telah menghirup merkuri mengatakan bahwa terasa logam dimulutnya. "ekuri metal masih digunakan dalam beberapa herbal dan obat tradisional di 2merika +atin dan di 2sia, digunakan juga dalam acara ritual seperti ;oodoo, Santeria dan <spiritismo suku 5aribia di 2merika +atin. (igunakan juga untuk bahan pembuat themometer, barometer. "erkuri metal banyak digunakan untuk produksi gas klhorin dan kaustik soda dan untuk pemurnian emas. #uga digunakan untuk pembuatan baterai, dan saklar listrik. /ntuk bahan penambal gigi biasanya mengandung mekuri metal &-6. <stimasi yang dilakukan oleh W!: menyatakan bahwa sekitar '6 dari total konsumsi merkuri digunakan untuk dental amalgam. (ental amalgam ini merupakan campuran dari merkuri yang dicampur dengan perak dan tin dengan komposisi 7&-&-6 merkuri, ,&-'&6 perak, ,-'-6 tembaga dan $&'-6 tin. <stimasi yang dilakukan terhadap dokter gigi di 2merika menyatakan bahwa penggunaan !g rata-rata berkisar -,%-$,7 kg amalgam=tahun. Pajanan yang ditimbulkannya adalah !g uap.

b. Merk ri an$r#anik% da!am &ent k H#'' (Mercuric) dan H#' (Mercurous( "isalnya8 "erkuri klorida )!g5l,* termasuk bentuk !g anorganik yang sangat toksik, kaustik dan digunakan sebagai desinfektan Mercurous chloride )!g5l* yang digunakan untuk teething powder dan laksansia )calomel* Mercurous fulminate yang bersifat mudah terbakar. Senyawa merkuri anorganik terjadi ketika merkuri dikombinasikan dengan elemen lain seperti klorin )5l-*, sulfur atau oksigen. Senyawa-senyawa ini biasa disebut garam-garam merkuri. Senyawa merkuri anorganik berbentuk bubuk putih atau kristal,
4

kecuali merkuri sulfida )!gS* yang biasa disebut 5hinabar adalah berwarna merah dan akan menjadi hitam setelah terkena sinar matahari. Senyawa !g anorganik digunakan sebagai fungisida. >aram-garam merkuri anorganik termasuk amoniak merkurik klorida dan merkuri iodide digunakan untuk cream pemutih kulit. "erkuri chlorida )!g5l ,* adalah sebagai antiseptik atau disinfektan. Pada waktu lampau, merkurous klorid digunakan dalam dunia kedokteran untuk obat pencahar, obat cacing dan bahan penambal gigi. Senyawa kimia lain yang mengandung merkuri masih digunakan sebagai anti bakteri. Produk ini termasuk mercurochrome )mengandung ,6 merkuri sulfida* dan merkuri oksida digunakan untuk ?at warna pada cat, sedangkan merkuri sulfida digunakan pula sebagai pewarna merah pada tattoo. "erkuri klorida juga digunakan sebagai katalis, industri baterai kering, dan fungisida dalam pengawetan kayu. "erkuri asetat digunakan untuk sintesa senyawa organomerkuri, sebagai katalis dalam reaksi-reaksi polimerisasi organik dan sebagai reagen dalam kimia analisa. Senyawa-senyawanya banyak digunakan sebagai disinfektan, pestisida, bahan cat, antiseptik, baterai kering, photografi, di pabrik kayu dan pabrik tekstil. c. Merk ri $r#anik8 terdapat dalam beberapa bentuk antara lain8 "etil merkuri dan etil merkuri yang keduanya termasuk bentuk alkil rantai pendek dijumpai sebagai kontaminan logam di lingkungan. "isalnya memakan ikan yang tercemar ?at tersebut dapat menyebabkan gangguan neurologis dan kongenital. "erkuri dalam bentuk alkil dan aryl rantai panjang dijumpai sebagai antiseptik dan fungisida. Senyawa merkuri organik terjadi ketika merkuri bertemu dengan karbon atau organomerkuri. Banyak jenis organomerkuri, tetapi yang paling populer adalah metilmerkuri )dikenal dengan monometilmercuri* 5!'@!g@5::!. Pada waktu yang lampau, senyawa organomerkuri yang dikenal adalah fenilmerkuri yang digunakan dalam beberapa produk komersial. :rganomerkuri lainnya adalah dimetilmerkuri )5!'@!g@ 5!'* yang juga digunakan sebagai standar referensi tes kimia. (i lingkungan ditemukan dalam jumlah kecil namun sangat membahayakan bagi manusia dan hewan. Seperti senyawa merkuri organik, metil merkuri dan fenil merkuri
5

ada dalam bentuk garam-garamnya seperti metal merkuri klorida dan fenil merkuri asetat. "etilmerkuri dihasilkan dari proses mikroorganisme )bakteria dan fungi* di lingkungan. Sampai tahun $%4- metil merkuri dan etil merkuri digunakan untuk mengawetkan bijibijian dan infeksi fungi. Ketika diketahui adanya efek negatif terhadap kesehatan dari bahan berbahaya metil merkuri dan etil merkuri, maka penggunaan selanjutnya sebagai fungisida bijibijian dilarang. Sampai tahun $%%$ penggunaan fenil merkuri sebagai antifungi pada cat dalam maupun cat luar bangunan masih diperbolehkan, tetapi penggunaan ini selanjutnya juga dilarang karena akan terjadi penguapan !g dari cat-cat tersebut. Sabun dan krem yang mengandung merkuri telah digunakan dalam waktu yang lama oleh masyarakat kulit hitam di beberapa wilayah untuk pemutih kulit. 2.2 S m&er merk ri "erkuri adalah salah satu jenis logam yang banyak ditemukan di alam dan tersebar dalam batu - batuan, biji tambang, tanah, air dan udara sebagai senyawa anorganik dan organik. /mumnya kadar dalam tanah, air dan udara relatif rendah. Berbagai jenis akti0itas manusia dapat meningkatkan kadar ini, misalnya akti0itas penambangan yang dapat menghasilkan merkuri sebanyak $-.--- ton = tahun. Pekerja yang mengalami pemaparan terus menerus terhadap kadar -,-& !g mg = m' udara menunjukkan gejala nonspesifik berupa neurastenia, sedangkan pada kadar -,$ A -,, mg=m' menyebabkan tremor. (osis fatal garam merkuri adalah $ gram.

BAB III KE)UNAAN MERKURI DAN DAMPAKN*A TERHADAP LIN)KUN)AN +.1 Ke# naan Merk ri Pemakaian bahan merkuri telah berkembang sangat luas. "erkuri digunakan dalam bermacam-macam pekerjaan.
6

a. Bidan# ,erind strian (alam industri khlor-alkali, merkuri digunakan untuk menangkap logam natrium )1a*. +ogam natrium tersebut dapat ditangkap oleh merkuri melalui proses elektrolisa dari larutan garam natrium klorida )1a5l*. Sedangkan dalam industri pulp dan kertas banyak digunakan senyawa B"2 )fenil merkuri asetat* yang digunakan untuk mencegah pembentukan kapur pada pulp dan kertas basah selama proses penyimpanan. "erkuri juga digunakan dalam industri cat untuk mencegah pertumbuhan jamur sekaligus sebagai komponen pewarna. &. Bidan# ,ertanian "erkuri banyak digunakan sebagai fungisida. 5ontohnya, senyawa metil merkuri disiano diamida )5!'-!g-1!-5!!1!51*, metil merkuri siano )5!'-!g-51*, metil merkuri asetat )5!'-!g-5!,-5::!*, dan senyawa etil merkuri khorida )5,!&-!g-5l*. -. Bidan# ,ertam&an#an +ogam merkuri digunakan untuk membentuk amalgram. 5ontohnya dalam pertambangan emas, logam merkuri digunakan untuk mengikat dan memurnikan emas. d. Bidan# ked$kteran +ogam merkuri digunakan untuk campuran penambal gigi. e. Pera!atan fisika "erkuri digunakan dalam thermometer, barometer, pengatur tekanan gas dan alat-alat listrik.

+.2 Dam,ak merk ri ter.ada, !in#k n#an Salah satu penyebab pencemaran lingkungan oleh merkuri adalah pembuangan tailing pengolahan emas yang diolah secara amalgamasi, dimana merkuri mengalami perlakuan tertentu berupa putaran, tumbukan, atau gesekan sehingga sebagian merkuri akan membentuk amalgram dengan logam-logam dan sebagian hilang dalam proses. Pen-emaran ,erairan $!e. merk ri
7

"erkuri dan turunannya telah lama diketahui sangat beracun sehingga kehadirannya di lingkungan perairan dapat mengakibatkan kerugian pada manusia karena sifatnya yang mudah larut dan terikat dalam jaringan tubuh organisme air. Selain itu pencemaran merkuri mempunyai pengaruh terhadap ekosistem setempat yang disebabkan oleh sifatnya yang stabil dalam sedimen, kelarutannya yang rendah dalam air dan kemudahannya diserap dan terakumulasi dalam jaringan tubuh organisme air, baik melalui proses bioakumulasi maupun biomagnifikasi yaitu melalui rantai makanan. Pada sedimen dasar perairan persenyawaan merkuri diakibatkan oleh adanya akti0itas kehidupan bakteri yang mengubah persenyawaan merkuri menjadi !g,9 dan !g-. +ogam merkuri yang dihasilkan dari akti0itas bakteri ini karena dipengaruhi oleh faktor fisika dapat langsung menguap ke udara. .etapi pada akhirnya merkuri yang telah menguap dan berada dalam tatanan udara akan masuk kembali kebadan perairan oleh hujan. on !g,9 yang dihasilkan dari perombakan persenyawaan merkuri pada endapan lumpur )sedimen*, dengan bantuan bakteri akan berubah menjadi dimetil merkuri )5!'*,!g, dan ion metil merkuri )5!'!g9*. (imetil merkuri mudah menguap ke udara, dan oleh faktor fisika di udara senyawa dimetil merkuri akan terurai kembali menjadi metana 5! 7, etana 5,!C dan logam !g-. Sementara itu ion metil merkuri mudah larut dalam air dan dimakan oleh biota perairan seiring dengan sistem rantai makanan ini adalah manusia yang akan mengkontaminasi baik ikan maupun burung-burung air yang telah terkontaminasi oleh senyawa merkuri.

Skema Pendauran "erkuri !asil Kerja Bakteri

(ari skema diatas, dapat dijelaskan hal-hal sebagai berikut8 persenyawaan merkuri yang terdapat di dalam endapan dasar perairan, oleh adanya akti0itas kehidupan bakteri pada endapan tersebut mengakibatkan persenyawaan merkuri yang ada diubah menjadi !g,9 dan !g-. +ogam merkuri yang dihasilkan dari akti0itas bakteri ini karena dipengaruhi oleh faktor fisika dapat langsung menguap ke udara. .etapi pada akhirnya merkuri yang telah menguap dan berada dalam tatanan udara itu akan masuk ke dalam badan perairan oleh hujan atau faktor-faktor fisika lainnya. "erkuri yang terdapat di perairan=laut di ubah menjadi metilmerkuri oleh bakteri tertentu. !ewan laut akan terkontaminasi metilmerkuri apabila laut tersebut tercemar oleh merkuri dengan cara meminum air tersebut atau dengan memakan hewan lain yang mengandung merkuri. "erkuri yang terdapat dalam tubuh hewan laut adalah dalam bentuk metil merkuri. :rganisme kecil ini akan memangsa metilmerkuri dan membawanya ke organism lain dengan cara bila hewan pemangsanya memakan organisme kecil ini, mereka juga membawa metil merkuri dalam tubuh mereka. Proses ini dikenal sebagai bioakumulasi dan berlanjut terus dengan kadar merkuri yang semakin meningkat. !ewan pemangsa seperti ikan memiliki posisi yang tertinggi dalam mata rantai pembawa merkuri. Bila manusia mengkonsumsi ikan ini maka akan turut terpapar oleh merkuri.

Pergerakan +okal "erkuri di Perairan /mum

Sumber merkuri yang berasal dari alam dan yang disebabkan oleh akti0itas manusia ini akan masuk ke laut, danau dan sungai, akan diubah menjadi metilmerkuri oleh bakteri tertentu dan kemudian akan terakumulasi pada ikan dan hewan-hewan laut lainnya. "erkuri yang terdapat dalam udara jatuh ke bumi baik di dekat sumber penghasil merkuri sebagai akibat kegiatan industri maupun di lokasi yang sangat jauh dari sumbernya. Bila merkuri tertimbun dalam tanah yang berair maka oleh mikro organisme akan diubah menjadi metal merkuri yang mana merupakan bentuk merkuri yang memiliki toksisitas tinggi. +imbah dari semua pengguna merkuri ini akan terkumpul pada perairan=laut. Beberapa bentuk merkuri yang masuk dalam lingkungan perairan meliputi8 $. !g anorganik yang berasal dari air hujan atau aliran sungai dan bersifat labil pada p! rendah.
10

,. !g organik antara lain fenil merkuri, metil merkuri, alkoksil merkuri, atau metoksietil merkuri. !g organik yang bisa berasal dari pertanian yaitu pestisida. '. .erikat dalam bentuk suspended soil sebagai !g9,. 7. +ogam !g berasal dari kegiatan industri.

+.+ Ni!ai am&an# &atas merk ri di !in#k n#an Karena sifatnya yang sangat beracun, maka U.S. Food and Administration (FDA) menentukan pembakuan atau 1ilai 2mbang Batas )12B* kadar merkuri yang ada dalam air sungai, yaitu sebesar -,--& ppm,. Food and Drug Administration (FDA) mengestimasi pajanan merkuri dari ikan ratarata &-ng=kg=hari atau kira-kira ',& g=hari untuk orang dewasa dengan berat badan rata-rata )4- kg*. Secara alamiah kandungan merkuri di lingkungan adalah sebagai berikut8 Kadar total !g udara D $- A ,- ng=m' untuk udara outdoor di kota. Kadar total merkuri air permukaan D & ppt D & ng=l dan kadar total !g dalam tanah ,- A C,& ppb.

Peraturan Kadar !g "enurut Peraturan (i ndonesia

BAB I/
11

DETEKSI DINI DAN PEN0E)AHAN INT1KSIKASI MERKURI

"erkuri, baik logam maupun metil merkuri )5!'!g9*, biasanya masuk tubuh manusia lewat pencernaan. Bisa dari ikan, kerang, udang, maupun perairan yang terkontaminasi. 1amun bila dalam bentuk logam, biasanya sebagian besar bisa diekresikan. Sisanya akan menumpuk di ginjal dan sistem saraf, yang suatu saat akan mengganggu bila akumulasinya makin banyak. "erkuri dalam bentuk logam tidak begitu berbahaya, karena hanya $&6 yang bisa terserap tubuh manusia. .etapi begitu terpapar ke alam, dalam kondisi tertentu ia bisa bereaksi dengan metana yang berasal dari dekomposisi senyawa organik membentuk metil merkuri yang bersifat toksis. (alam bentuk metil merkuri, sebagian besar akan berakumulasi di otak. Karena penyerapannya besar, dalam waktu singkat bisa menyebabkan berbagai gangguan. "ulai dari rusaknya keseimbangan tubuh, tidak bisa berkonsentrasi, tuli, dan berbagai gangguan lain seperti yang terjadi pada kasus "inamata.

2.1 Kadar &atas aman merk ri &a#i t & . Kriteria orld !ealth "rgani#ation menyatakan bahwa kadar normal !g dalam darah berkisar antara &Eg=l A $-Eg=l, dalam rambut berkisar antara $ mg=kg A , mg=kg, sedangkan dalam urine rata-rata 7Eg=l. "enurut Swedish $%port &roup kadar normal merkuri dalam darah adalah ,--Eg=l dan kadar normal merkuri dalam rambut adalah seperempat dari kadar dalam darah yaitu &-Eg=g. 'nternational (ommittee of "ccupatinal Medicine , kadar batas normal merkuri dalam darah untuk seseorang yang tidak mengkonsumsi ikan adalah , ppb, sedangkan untuk pengkonsumsi ikan antara , A ,- ppb. Konsetrasi aman merkuri dalam darah adalh -.-----& mg=g, sedang di rambut konsentrasi normal aman adalah -.-$ mg=g, dengan maksimal konsentrasi adalah -.---$ mg=g.

2.2 T$ksik$kinetik Merk ri 12

"etalionin mampu mengikat logam-logam berat dengan sangat kuat khususnya merkuri )!g*, kadmium )5d*, perak )2g*, dan seng )Fn*. +ogam berat diabsorbsi dan diakumulasikan dalam jaringan hidup. Sesuai urutan berikut8 !g G 5u G 1i G Pb G 5o G 5d. a. A&s$r&si (ari beberapa data pada manusia maupun hewan menunjukkan bahwa metil merkuri segera diserap melalui saluran cerna. Sampai 3- 6 uap senyawa metil merkuri seperti uap metil merkuri klorida dapat diserap melalui pernafasan. Penyerapan metil merkuri dapat juga melalui kulit. "erkuri setelah diabsorbsi di jaringan mengalami oksidasi membentuk merkuri di0alent )!g,9* yang dibantu en?im katalase. nhalasi merkuri bentuk uap akan diabsorbsi melalui sel darah merah, lalu ditransformasikan menjadi merkuri di0alen )!g,9*. Sebagian akan menuju otak, yang kemudian diakumulasi di dalam jaringan. 2bsorbsi dalam alat gastrointestinal dari merkuri anorganik asal makanan kurang dari $& 6 pada mencit dan 4 6 pada manusia, sedangkan absorbsi merkuri organik sebesar %- A %& 6. Konsentrasi merkuri terbesar ditemukan dalam paparan merkuri anorganik dan merkuri uap, sedangkan merkuri organik memiliki afinitas yang besar terhadap otak, terutam korteks posterior. &. Distri& si (ari segi toksisitas, konsentrasi dalam darah merupakan indikator yang sesuai dari dosis yang diserap dan jumlah yang ada secara sistematik. "etil merkuri terikat pada haemoglobin, dan daya ikatnya yang tinggi pada hemoglobin janin berakibat tingginya kadar merkuri pada darah uri dibandingkan dengan darah ibunya. (ari analisis, konsentrasi total merkuri termasuk bentuk merkuri organik, merkuri pada darah tali uri hampir seluruhnya dalam bentuk termetilasi yang mudah masuk ke plasenta. Suatu transport aktif pada sawar darah otak diperkirakan membawa metil merkuri masuk ke dalam otak. (alam darah, logam yang sangat neurotoksik ini terikat secara eksklusif pada protein dan sulfhidril berbobot molekul rendah seperti sistein. 2sam amino yang penting pada rambut adalah sistein. "etil merkuri yang beraksi dan terikat dengan gugus sulfhidril pada sistein kemudian terserap dalam rambut, ketika pembentukan rambut pada folikel. .etapi membutuhkan waktu paling tidak sebulan untuk dapat terdeteksi dalam sampel potongan rambut pada pengguntingan mendekati kulit kepala.
13

-. Meta&$!isme "etil merkuri dapat dimetabolisme menjadi metil anorganik oleh hati dan ginjal. "etil merkuri dimetabolisme sebagai bentuk !g99. "etil merkuri yang ada dalam saluran cerna akan dikon0ersi menjadi merkuri anorganik oleh flora usus. d. Eksresi <ksresi merkuri dari tubuh melalui urin dan feses dipengaruhi oleh bentuk senyawa merkuri, besar dosis merkuri, serta waktu paparan. <kskresi metil merkuri sebesar %-6 terjadi melaluii feses, baik paparan akut maupun kronis. 2.+ T$ksisitas merk ri .oksisitas merkuri dapat terjadi dalam tiga bentuk yaitu 8 a. Merk ri meta! Hute utama dari pajanan merkuri metal adalah melalui inhalasiI sebanyak 3-6 merkuri metal disabsorpsi. .ertelan ternyata tidak menyebabkan efek toksik karena absorpsinya yang rendah kecuali jika ada fistula atau penyakit inflamasi gastrointestinal atau jika merkuri tersimpan untuk waktu lama di saluran gastrointestinal. ntra0ena dapat menyebabkan emboli paru. Karena bersifat larut dalam lemak, bentuk merkuri ini mudah melalui sawar otak dan plasenta. (i otak ia akan berakumulasi di korteks cerebrum dan cerebellum dimana ia akan teroksidasi menjadi bentuk merkurik )!g99 * ion merkurik ini akan berikatan dengan sulfhidril dari protein en?im dan protein seluler sehingga menggangu fungsi en?im dan transport sel. Pemanasan logam merkuri membentuk uap merkuri oksida yang bersifat korosif pada kulit, selaput mukosa mata, mulut, dan saluran pernafasan. "erkuri metal dapat di metabolismekan menjadi ion anorganik dan dieksresikan dalam bentuk merkuri anorganik. :rgan yang paling sensitif adalah system syaraf )peripheral dan pusat*. >ejala neurotoksik spesifik adalah tremor, perubahan emosi )gugup, penurunan percaya diri, mudah bersedih*, insomania, penurunan daya ingat, sakit kepala,penurunan hasil pada tes kognitif dan fungsi motorik. >ejala dapat bersifat irre0ersibel jika terjadi peningkatan durasi dan atau dosis merkuri.
14

&. Merk ri An$r#anik "erkuri memiliki afinitas yang tinggi pada terhadap fosfat, sistin, dan histidil rantai samping dari protein, purin, pteridin dan porfirin, sehingga !g bisa terlibat dalam proses seluler. .oksisitas merkuri umumnya terjadi karena interaksi merkuri dengan kelompok thiol dari protein. Beberapa peneliti menyebutkan bahwa konsentrasi rendah ion !g9 mampu menghambat kerja &- jenis en?im sehingga metabolism tubuh bisa terganggau dengan dosis rendah merkuri. >aram merkuri anorganik bisa mengakibatkan presipitasi protein, merusak mukosa, alat pencernaan, termasuk mukosa usus besar, dan merusak membran ginjal ataupun membran filter glomerulus, menjadi lebih permeabel terhadap protein plasma yang sebagian besar akan masuk ke dalam urin. Sering diabsorpsi melalui gastrointestinal, paru-paru dan kulit. Pemaparan akut dan kadar tinggi dapat menyebabkan gagal ginjal sedangkan pada pemaparan kronis dengan dosis rendah dapat menyebabkan proteinuri, sindroma nefrotik dan nefropati yang berhubungan dengan gangguan imunologis. .oksisitas akut dari uap merkuri meliputi gejala muntah, kehilangan kesadaran, mulut terasa tebal, sakit abdominal, diare disertai darah dalam feses, oliguria, albuminuria, anuria, uraemia, ulserasi, dan stomatis. .oksisitas garam merkuri yang larut bisa menyebabkan kerusakan membran alat pencernaan, eksantema pada kulit, dekomposisi eritrosit, serta menurunkan tekanan darah. .oksisitas kronis dari merkuri anorganik meliputi gejala gangguan sistem syaraf, antara lain berupa tremor, terasa pahit di mulut, gigi tidak kuat dan rontok, anemia, albuminuria, dan gejala lain berupa kerusakan ginjal, serta kerusakan mukosa usus.

-. Merk ri 1r#anik .erutama bentuk rantai pendek alkil )metil merkuri* dapat menimbulkan degenerasi neuron di korteks cerebri dan cerebellum dan mengakibatkan parestesi distal, ataksia, disartria, tuli dan penyempitan lapang pandang. "etil merkuri mudah pula melalui
15

plasenta dan berakumulasi dalam fetus yang mengakibatkan kematian dalam kandungan dan cerebral pals). 2lkil merkuri ataupun metil merkuri lebih toksik dibandingkan merkuri anorganik karena alkil merkuri bisa membentuk senyawa lipolhilus yang mampu melintasi membran sel dan lebih mudah diabsorbsi serta berpenetrasi menuju sistem syaraf, toksisitas merkuri organic sangat luas, yaitu mengakibatkan disfungsi blood brain barrier, merusak permeabilitas membran, menghambat beberapa en?im, menghambat sistesis protein, dan menghambat penggunaan substrat protein.. 1amun demikian, alkil merkuri ataupun metil merkuri tidak mengakibatkan kerusakan mukosa sehingga gejala toksisitas merkuri organik lebih lambat dibandingkan merkuri anorganik. >ejala toksisitas merkuri organik meliputi kerusakan sistem syaraf pusat berupa anoreksia, ataksia, dismetria, gangguan pandangan mata yang bisa mengakibatkan kebutaan, gangguan pendengaran, kon0ulsi, paresis, koma, dan kematian.

2.2 Bi$marker ,a3anan merk ri nt k me!ak kan deteksi dini int$ksikasi merk ri 2da ' bentuk biomarker yaitu8 $. Biomarker pajanan8 merupakan bahan eksogenus atau metabolitnya atau hasil dari interaksi antara agen Jenobiotik dan beberapa molekul atau sel target yang diukur dari bagian dalam suatu organisme. ,. Biomarker efek8 sesuatu yang bisa diukur secara kimiawi, fisiologi, perilaku atau perubahan lain dalam organisme yang tergantung pada cakupan, dapat dikenal sebagai asosiasi dengan kerusakan kesehatan atau penyakit. 3. Biomarker kerentanan merupakan suatu indikator dari inheren atau kemampuan yang diperlukan dari organisme untuk merespon suatu tantangan dari pajanan bahan Jenobiotik. Kriteria orld !ealth "rgani#ation )$%%-* menyatakan bahwa kadar normal !g dalam darah berkisar antara & A $- Eg=l, dalam rambut berkisar antara $ A , mg=kg, sedangkan dalam urine rata-rata 7 Eg=l. 5ara yang akurat dan reliabel untuk mengukur !g dalam tubuh karena pajanan merkuri dan senyawanya adalah tes kadar !g dalam darah, urine, rambut dan air susu
16

ibu. .es ini untuk menghitung=rnemperkirakan dampak negatif kesehatan yang akan muncul oleh pajanan merkuri dalam bentuk senyawa !g yang berbeda-beda. (arah dan urin digunakan sebagai marker, apakah seseorang terpajan oleh merkuri metal atau merkuri anorganik. /ntuk pajanan metil merkuri darah diambil beberapa hari setelah pajanan, karena sebagian besar bentuk-bentuk !g dalam darah akan turun &- 6 setiap ' hari jika pajanan dihentikan. :leh karena itu kadar merkuri dalam darah merupakan informasi yang sangat bermanfaat untuk pajanan yang baru terjadi dibanding pajanan jangka panjang. Hambut dan darah sebagai indikator keracunan metil merkuri. /ntuk fetal, rambut ibu dan darah tali pusat sebagai indikatornya. <kskresi metil merkuri diubah menjadi merkuri anorganik dan keluar rnelalui feces.

2. 4 Dam,ak merk ri ter.ada, kese.atan man sia Beberapa hal terpenting yang dapat dijadikan patokan terhadap efek yang ditimbulkan oleh merkuri terhadap tubuh, adalah sebagai berikut8 a. Semua senyawa merkuri adalah racun bagi tubuh, apabila berada dalam jumlah yang cukup. b. Senyawa merkuri yang berbeda, menunjukkan karakteristik yang berbeda pula dalam daya racun, penyebaran, akumulasi dan waktu retensi yang dimilikinya di dalam tubuh. c. *iotransformasi tertentu yang terjadi dalam suatu tata lingkungan dan atau dalam tubuh organisme hidup yang telah kemasukan merkuri, disebabkan oleh perubahan bentuk atas senyawa - senyawa merkuri dari satu tipe ke tipe lainnya. d. Pengaruh utama yang ditimbulkan oleh merkuri dalam tubuh adalah menghalangi kerja en?im dan merusak selaput dinding )membran* sel. Keadaan itu disebabkan karena kemampuan merkuri dalam membentuk ikatan kuat dengan gugus yang mengandung belerang, yang terdapat dalam en?im atau dinding sel.

Kerusakan yang diakibatkan oleh logam merkuri dalam tubuh umumnya bersifat permanen. Sampai sekarang belum diketahui cara efektif untuk memperbaiki kerusakan fungsi-fungsi itu. <fek merkuri pada kesehatan terutama berkaitan dengan sistem syaraf,
17

yang memang sangat sensitif pada semua bentuk merkuri. "anifestasi klinis awal intoksikasi merkuri didapatkan gangguan tidur, perubahan mood )perasaan* yang dikenal sebagai KerethismL, kesemutan mulai dari daerah sekitar mulut hingga jari dan tangan, pengurangan pendengaran atau penglihatan dan pengurangan daya ingat. Pada intoksikasi berat penderita menunjukkan gejala klinis tremor, gangguan koordinasi, gangguan keseimbangan, jalan sempoyongan )ata%ia* yang menyebabkan orang takut berjalan. !al ini diakibatkan terjadi kerusakan pada jaringan otak kecil )serebellum*. Keracunan pada ibu hamil dapat menyebabkan terjadi mental retardasi pada bayi atau kebodohan, kekakuan )spastik*, karena ?at metil merkuri yang masuk ke dalam tubuh perempuan hamil tersebut tidak hanya mencemari organ tubuhnya sendiri, tetapi juga janin yang dikandungnya melalui tali pusat, oleh karena itu merkuri sangat rentan terhadap ibu hamil, ibu menyusui dan mereka yang menderita gangguan neurologis dan mental organik atau fungsional. "erkuri yang terhisap dapat lewat udara berdampak akut atau terakumulasi dan terbawa ke organ-organ tubuh lainnya, menyebabkan bronkitis, hingga rusaknya paru-paru. Pada keracunan merkuri tingkat awal, pasien merasa mulutnya kebal sehingga tidak peka terhadap rasa dan suhu, hidung tidak peka bau, mudah lelah, dan sering sakit kepala. #ika terjadi akumulasi yang lebih dapat berakibat pada degenerasi sel-sel saraf di otak kecil. Penggunaan merkuri dalam waktu lama menimbulkan dampak gangguan kesehatan hingga kematian pada manusia dalam jumlah yang cukup besar. "eskipun kasus kematian sebagai akibat pencemaran merkuri belum terdata di ndonesia hingga kini namun diyakini persoalan merkuri di ndonesia perlu penanganan tersendiri. .entu saja hal ini sebagai akibat dari pengelolaan dan pemanfaatan yang tidak mengikuti prosedur. Pengaruh merkuri terhadap kesehatan manusia dapat diurai sebagai berikut8 a. Pengaruh terhadap fisiologis. Pengaruh toksisitas merkuri terutama pada Sistem Saluran Pencernaan )SSP* dan ginjal terutama akibat merkuri terakumulasi. #angka waktu, intensitas dan jalur paparan serta bentuk merkuri sangat berpengaruh terhadap sistem yang dipengaruhi. :rgan utama yang terkena pada paparan kronik oleh elemen merkuri dan organomerkuri adalah SSP. Sedangkan garam merkuri akan berpengaruh terhadap kerusakan ginjal. Keracunan akut oleh elemen merkuri yang terhisap mempunyai efek terhadap system pernafasan sedang

18

garam merkuri yang tertelan akan berpengaruh terhadap SSP, efek terhadap sistem cardio+askuler merupakan efek sekunder. b. Pengaruh terhadap sistem syaraf "erkuri yang berpengaruh terhadap system syaraf merupakan akibat pemajanan uap elemen merkuri dan metil merkuri karena senyawa ini mampu menembus blood brain barrier dan dapat mengakibatkan kerusakan otak yang irre+ersible sehingga mengakibatkan kelumpuhan permanen. "etilmerkuri yang masuk ke dalam pencernaan akan memperlambat SSP yang mungkin tidak dirasakan pada pemajanan setelah beberapa bulan sebagai gejala pertama sering tidak spesifik seperti malas, pandangan kabur atau pendengaran hilang )ketulian*. c. Pengaruh terhadap ginjal. 2pabila terjadi akumulasi pada ginjal yang diakibatkan oleh masuknya garam anorganik atau phen)lmercur) melalui SSP akan menyebabkan naiknya permiabilitas epitel tubulus sehingga akan menurunkan kemampuan fungsi ginjal )disfungsi ginjal*. Pajanan melalui uap merkuri atau garam merkuri melalui saluran pernafasan juga mengakibatkan kegagalan ginjal karena terjadi proteinuria atau nephrotic s)ndrom dan tubular necrosis akut. d. Pengaruh terhadap pertumbuhan. .erutama terhadap bayi dan ibu yang terpajan oleh metilmerkuri dari hasil studi membuktikan ada kaitan yang signifikan bayi yang dilahirkan dari ibu yang makan gandum yang diberi fungisida, maka bayi yang dilahirkan mengalami gangguan kerusakan otak yaitu retardasi mental, tuli, penciutan lapangan pandang, microcephaly, cerebral palsy, ataJia, buta dan gangguan menelan. a. Keracunan akut Keracunan akut timbul dari inhalasi dalam konsentrasi tinggi uap merkuri atau debu. Pneumonitis interstitialis akut, bronkitis dan brokiolitis dapat timbul pada inhalasi uap merkuri secara akut. #ika konsentrasi uap merkuri cukup tinggi, pajanan menimbulkan dada rasa berat, nyeri dada, kesulitan bernafas, batuk. Pada
19

ingesti menimbulkan gejala rasa logam, mual, nyeri abdomen, muntah, diare, nyeri kepala dan kadang-kadang albuminuria. Kematian dapat timbul kapan saja. (alam tiga atau empat hari kelenjar liur membengkak, timbul gingi0itis, gejalagejala gastroenteritis dan nefritis muncul. >aris gelap merkuri sulfida dapat terbentuk pada gusi meradang, gigi dapat lepas, dan ulkus terbentuk pada bibir dan pipi. Pada kasus sedang, pasien dapat mengalami perbaikan dalam satu sampai dua minggu. Pada kasus lebih berat akan berkembang gejala-gejala psikopatologi dan tremor otot, ini akan menjadi tipe kronik dan gejala kerusakan neurologi dapat menetap. Pada umumnya kasus akut pajanan terjadi pada konsentrasi $,, - 3,& mg=m'. .oksisitas merkuri pada ginjal dapat timbul dengan tanda awal proteinuria dan oliguri sebagai gagal ginjal. Pajanan alkil merkuri onsetnya timbul secara perlahan tetapi progresif pada sistem saraf, dengan gejala awal berupa rasa kebas pada ekstremitas dan bibir. Kehilangan kontrol koordinasi dengan tungkai, ataJia, tremor dan kehilangan pergerakan yang baik. Pengurangan lapangan pandang, kehilangan pendengaran sentral, kekakuan otot, spastik dan refleks tendon yang berlebihan dapat juga terjadi. b. Keracunan kronik .riad klasik pada keracunan kronik uap air raksa adalah eretisme, tremor, dan stomatitis. >ejala-gejala neurologis dan psikis adalah yang paling karakteristik. >ejala dini nonspesifik )anoreksia, penurunan berat badan, sakit kepala* diikuti gangguan-gangguan yang lebih karakteristikI iritabilitas meningkat, gangguan tidur )sering terbangun, insomnia*, mudah terangsang, kecemasan, depresi, gangguan daya ingat, dan kehilangan kepercayaan diri. "asalah-masalah yang sifatnya lebih serius seperti halusinasi, kehilangan daya ingat total, dan kemunduran intelektual, tidak terlihat kini. .remor merkuri adalah tipe campuran )tremor menetap dan intensional*, pertama kali tampak sebagai tremor halus kelopak mata yang tertutup, bibir dan lidah serta jari-jari. .ulisan

20

tangan menjadi kacau, tidak teratur dan sering tak terbaca. .remor tersebut berlanjut ke lengan dan akhirnya seluruh tubuh. Keracunan berat sering berakibat kelainan bicara terutama mengenai pengucapan. .anda-tanda neurologis lain termasuk kulit bersemu merah, perspirasi meningkat dan dermatografia. >ingi0itis kronik sering terjadi dan dapat menyebabkan hilangnya geligi, kelenjar liur membengkak dan merkuri diekskresikan pada air liur. Walaupun tingkat akumulasi merkuri ginjal tinggi, kerusakan ginjal jarang terjadi. (eposit air raksa pada kapsul anterior lensa mata menimbulkan bayangan coklat kelabu atau kuning dari lensa. Keracunan akibat kerja dengan senyawa-senyawa aril merkuri )fenil* dan metoksietil organik sangat jarang. <fek-efeknya serupa dengan efek yang timbulkan oleh merkuri anorganik. (i samping itu, senyawa-senyawa ini dapat menyebabkan dermatitis toksik. 2.5 )am&aran k!inis int$ksikasi merk ri a. Merk ri e!ementa! Pema,aran ak t% nhalasi gas merkuri dapat menyebabkan bronkhitis korosif yang disertai febris, menggigil, dispnea, hemoptisis, pneumonia, edema paru )Adult ,espirator) Distress S)ndrome*, sianosis bahkan fibrosis paru. Keluhan gastrointestinal berupa8 mual, muntah, ginggi0itis, keram perut dan diare. Kerusakan sistim syaraf pusat berupa kelainan neuropsikiatrik )erethism*, tremor, iritabilitas, emosi yang labil, hilang ingatan, cemas, depresi. sakit kepala, reflek abnormal dan perubahan <<>. Hash kemerahan dengan deskuamasi kulit terutama pada tangan dan kaki dijumpai terutama pada anak-anak. Kelainan pada ginjal dapat berupa proteinuria, kelainan elektrolit urine, disuria dan sakit ejakulasi. <fek psikiatri berupa depresi, perasaan malu, marah, iritabilitas, cemas, nafsu makan menurun atau agresif. Pemaparan merkuri melalui intra0ena dapat menyebabkan emboli paru-paru dengan hemoptysis dan pada foto thoraJ dijumpai densitas metalik. >ranulomas dapat terbentuk setelah injeksi merkuri elemen. Pema,aran kr$nis%
21

"enimbulkan triad yang klasik, yaitu8 ginggi0itis dan sali0asi, tremor dan perubahan neuropsikiatri. >angguan psikiatri berupa depresi, perasaan malu, marah, cemas, iritabilitas, agresif, hilang ingatan, hilangnya kepercayaan diri, sukar tidur, tidak nafsu makan atau tremor ringan.

&.

Selain itu dapat dijumpaikelainan pada ginjal berupa proteinuri.

Merk ri an$r#anik Pema,aran ak t Setelah menelan ?at ini timbul gejala iritasi mukosa berupa stomatitis, rasa logam, rasa panas, hipersali0asi, edema laring, erosi oesofagus, mual, muntah, hematemesis, hematokhe?ia, keram perut, A,DS, shock dan gangguan ginjal berupa proteinuri, hematuri dan glikosuri. >agal ginjal akut dapat terjadi dalam ,7 jam. Perdarahan gastrointestinal dapat menyebabkan anemia dan syok hipo0olemi. Kontak pada kulit akibat penggunaan krem yang mengandung garam merkuri dapat menimbulkan pigmentasi, rasa terbakar dan dapat menyebabkan toksisitas sistemik. !g5l, dapat menyebabkan iritasi kulit sedangkan merkuri fulminat dan merkuri sulfida menyebabkan dermatitis kontak. Penggunaan calomel )!g5l* dapat menyebabkan -ink.s disease pada anak-anak yang ditandai8 rash eritematosus, febris, splenomegali, iritabilitas dan hipotonia. Pema,aran kr$nis "enimbulkan triad yang klasik, yaitu8 ginggi0itis dan sali0asi, tremor dan perubahan neuropsikiatri 2plikasi garam merkuri pada kulit dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan neuropati perifer, nefropati, eritema, dan pigmentasi.

-.

Merk ri $r#anik Pema,aran ak t "enyebabkan iritasi gastrointestinal berupa mual, muntah, sakit perut dan diare.
22

Keracunan -hen)l mercur) )merkuri aromatis* menimbulkan gejala-gejala gastrointestinal, malaise, mialgia dan s)ndrome mimic +iral. Keracunan metil merkuri menyebabkan efek pada gastrointestinal yang lebih ringan tetapi menimbilkan toksisitas neurologis yang berat berupa8 rasa sakit pada bibir, lidah dan pergerakan )kaki dan tangan *, konfusi, halusinasi, iritabilitas, gangguan tidur, ataJia, hilang ingatan, sulit bicara, kemunduran cara berpikir, reflek tendon yang abnormal, pendengaran rusak, lapangan penglihatan mendekati konsentris, emosi tidak stabil, tidak mampu berpikir, stupor, coma dan kematian

Pema,aran kr$nis "enyebabkan suatu sindroma yang kronis. Penelanan kronik bentuk alkil yantai pendek )metil merkuri* menyebabkan disartria, parestesi, ataJia dan tuli. (apat pula terjadi /unnel +ision dan skotoma multipel atau erethism. Keracunan Benil merkuri dan methoJyethil merkuri menimbulkan gangguan yang sama dengan pemaparan kronis merkuri anorganik.

2. 6 Pemeriksaan ,en n3an# +aboratorium8 !b, +eukosit, .rombosit, 2nalisa gas darah, elektrolit, kreatinin, urea 1, >ula darah,/rine. Kadar merkuri darah pada pemaparan akut merkuri elemental dan anorganik. Secara normal kadar merkuri dalIam darah adalah M 7 ug=dl. Beratnya gejala keracunan bentuk alkil rantai pendek berhubungan dengan kadar dalam darah. Pada kadar ,--&- ug=dl biasanya menimbulkan gejala dan pada $&- ug=dl berdampak fatal. Kadar merkuri )kecuali merkuri alkyl rantai pendek* dalam urine ,7 jam . 1ormal M $- ug=+. .erpapar dengan jelas G $-- ug=+. Simtomatik G '-- ug=+ )beratnya gejala tidak berhubungan dengan kadar dalam urine* 2. 7 Penata!aksanaan a. /ntuk keracunan akibat penelanan merkuri, pengosongan lambung mungkin diperlukan. Karbon aktif dan larutan katartik mungkin juga bermanfaat.
23

b. .erapi 5helation biasanya diberikan pada pasien keracunan merkuri yang simtomatik, kecuali alkil rantai pendek yang diekskresi melalui empedu. c. (-P<1 5 ++2" 1<., indikasi8 diberikan pada kasus keracunan gas merkuri dan merkuri anorganik yang tidak berat, keracunan merkuri elemental kronis dan neuropati akibat merkuri anorganik. Kontra indikasi8 pasien yang alergi penicillin. (osis8 peroral dewasa $-- mg=kg=hari sampai maksimal $ gram=hari dibagi dalam 7 dosis, selama & hari. Pasien perlu dimonitor adanya proteinuria. .erapi dihentikan jika terjadi8 febris, rash, leukopeni dan trombositopenia. <fek merugikan lainnya8 nausea, 0omitus, neuritis optikus dan sindroma lupus. d. B2+ ) (imercaprol*, indikasi8 keracunan merkuri anorganik yang berat, pasien simtomatik, adanya kerusakan ginjal atau alergi penisilin. Kontra indikasi8 pasien keracunan metil merkuri )merkuri organik* karena B2+ meningkatkan kadar merkuri pada sistim syaraf pusat. (osis '-& mg=kg=dosis " setiap 7 jam selama 73 jam pertamaI dilanjutkan ,,& - ' mg=kg setiap C jam selama 73 jam kedua, selanjutnya ,,& A ' mg=kg setiap $, jam selama 4 hari berikutnya. /rine diusahakan agar selalu dalam kondisi alkali. 2.8 Pen-e#a.an Berikut langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk mencegah intoksikasi merkuri8
a. !indari menggunakan merkuri logam untuk tujuan apapun b. #ika harus menggunakan merkuri metalik, jagalah agar tetap aman tersimpan dalam

wadah yang tidak bocor di tempat aman )misalnya, lemari terkunci*


c. !ati-hati menggunakan dan membuang barang-barang yang mengandung merkuri

)misalnya, termometer, lampu neon*. !ubungi departemen kesehatan setempat untuk mencari tahu bagaimana untuk membuang merkuri dan kertas atau penetes mata.
d. 2jari anak untuk tidak bermain dengan cairan perak e. Buanglah obat lama yang mengandung merkuri f.

#auhkan obat yang mengandung merkuri dari anak-anak merkuri

g. Pelajari tentang keadaan lingkungan sekitar anda dari mengenai kemungkinan paparan

24

h. Batasi asupan ikan dalam jumlah yang disarankan dan hindari mengkonsumsi ikan yang

diduga terkontaminasi oleh methylmercury


i.

#ika 2nda menemukan jumlah yang lebih besar dari merkuri metalik )misalnya, satu botol merkuri metalik*, hubungi departemen kesehatan setempat untuk bantuan profesional dalam pembuangan yang aman dan tepat

BAB / PENUTUP Sebagai unsur, merkuri )!g* berbentuk cair keperakan pada suhu kamar. "erkuri , baik logam maupun metil merkuri )5!'!g9*, biasanya masuk tubuh manusia lewat pencernaan. Bisa dari ikan, kerang, udang, maupun perairan yang terkontaminasi. 1amun bila dalam bentuk logam, biasanya sebagian besar bisa diekresikan. Sisanya akan menumpuk di ginjal dan sistem saraf, yang suatu saat akan mengganggu bila akumulasinya makin banyak. "erkuri biasa digunakan dalam bermacam-macam pekerjaan seperti bidang perindustrian, bidang pertanian, bidang pertambangan, bidang kedokteran dan peralatan fisika.

25

+ogam berat sebagai pencemar berbahaya seperti !g, 5d, Pb, 5r , 2s, dan 5u, keberadaannya dalam tubuh dapat berakibat karsinogenik dan menimbulkan kanker prostat, sakit perut, mual, muntah, diare, dan beberapa kasus yang parah dapat menyebabkan gagal ginjal dan kematian pada manusia. 5ara yang akurat dan reliabel untuk mengukur !g dalam tubuh karena pajanan merkuri dan senyawanya adalah tes kadar !g dalam darah, urine, rambut dan air susu ibu. .oksisitas merkuri dapat terjadi dalam tiga bentuk yaitu merkuri metal, merkuri anorganik dan merkuri organik. Pengaruh utama yang ditimbulkan oleh merkuri dalam tubuh adalah menghalangi kerja en?im dan merusak selaput dinding )membran* sel. Keadaan itu disebabkan karena kemampuan merkuri dalam membentuk ikatan kuat dengan gugus yang mengandung belerang, yang terdapat dalam en?im atau dinding sel. Pengaruh merkuri terhadap kesehatan manusia didapatkan berupa pengaruh terhadap fisiologis, pengaruh terhadap sistem syaraf, pengaruh terhadap ginjal, pengaruh terhadap pertumbuhan serta juga dapat memberikan gejala keracunan akut dan keracunan kronik. Kriteria orld !ealth "rgani#ation menyatakan bahwa kadar normal !g dalam darah berkisar antara &Eg=l A $-Eg=l, dalam rambut berkisar antara $ mg=kg A , mg=kg, sedangkan dalam urine rata-rata 7Eg=l. Sedangkan Food and Drug Administration (FDA) mengestimasi pajanan merkuri dari ikan rata-rata &-ng=kg=hari atau kira-kira ',& g=hari untuk orang dewasa dengan berat badan rata-rata )4- kg*. DAFTAR PUSTAKA $. Widowati W, Sastiono 2, H #usuf Haymond. <fek toksik logam KPencegahan dan penanggulangan pencemaran. Penerbit 2ndi, Nogyakarta. ,--3. ,. 2nonim. "erkuri dan (ampaknya pada Kesehatan "anusia. (iambil dari /H+ !NP<H+ 1K www.pom.go.id=public=siker=desc=produk="erKes"an.pdf '. .an (K. .oJicity, "ercury . (iambil dari /H+ !NP<H+ 1K http8==emedicine.medscape.com=article=$--%C%$-o0er0iew 7. /1 (:,/1(P, dan ><B. +aporan 2khir ) ndonesia* >lobal "ercury Project. ,--4. &. +ubis Sari !alida. .oksisitas "erkuri dan Penanganannya. /S/ digitali?ed +ibrary. ,--,.
26

C. W!:. (eteksi (ini Penyakit 2kibat Kerja. <>5. #akarta. $%%&.

27