Anda di halaman 1dari 40

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

PANDUAN MENGENAL IKAN HIAS

Panduan Kerja Untuk Nelayan dan Pengepul

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

Panduan ini dapat diproduksi ulang seluruhnya atau sebagian untuk tujuan pendidikan dan kegiatan nirlaba sepanjang kutipan yang benar diberikan kepada publikasi asli Kutipan : Marine Aquarium Council dan Yayasan Alam Indonesia Lestari. 2008. Panduan Mengenal Ikan Hias. Bali: 38 hlm.

Judul : Panduan Mengenal Ikan Hias

Disiapkan oleh: Marine Aquarium Council Indonesia dan Yayasan Alam Indonesia Lestari Informasi lengkap dapat diperoleh di website : www.lini.or.id info@lini.or.id Penerbitan buku ini didukung sepenuhnya oleh International Finance Corporation (IFC) 2

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

DAFTAR ISI
Pendahuluan ....................................................................................... Komunitas Ikan Karang .................................................................... Mengenal Ikan Hias dari Bentuk Tubuhnya .................................. Mengenal Ikan Hias dari Jenis Makanannya ................................. Tipe Ikan Hias Secara Umum ......................................................... Bahaya Pada Ikan Hias Laut ............................................................. Mengenal Pemberian Nama ............................................................ 2 3 7 17 19 27 29

IKAN HIAS LAUT ADALAH PRODUK ALAM, JAGALAH LINGKUNGAN SUMBERDAYA PERIKANAN, LAKUKAN PERDAGANGAN DENGAN BIJAK.

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

PENDAHULUAN Ikan hias Indonesia memiliki jenis keanekaragaman hayati terbanyak di dunia. Kebanyakan kebutuhan ikan hias dunia dapat disediakan oleh Indonesia, namun masih banyak kendala terhadap kualitas produk ikan hias Indonesia ini, seperti pengenalan terhadap jenis menjadi permasalahan tersendiri. Informasi tentang jenis ikan berasal dari wilayah mana menjadi hal yang perlu di pelajari.Komunikasi antara pembeli yang kurang memahami morphologi dan kondisi fisik ikan hias, ditambah kurangnya pengetahuan ditingkat nelayan dan pengepul, mengakibatkan kesalahan besar dalam industri ini. Dengan mempelajari karekteristik fisik, tempat hidupnya serta cara mencari makan dan makanannya, pelaku industri akan lebih mengenal ikan hias target perdagangannya. Disisi lain yang tidak kalah pentingnya pengetahuan pengenalan ikan akan memberikan rasa peduli terhadap sumberdaya perikanan.

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

Komunitas Ikan Karang

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

Ikan hias laut adalah ikan laut yang dimanfaatkan untuk kebutuhan visual, biasanya orang menaruh didalam akuarium. Akuarium ikan hias laut banyak macamnya dengan hiasan yang berbagai model/gaya. Sebelum kita bahas tentang jenis-jenis ikan hias laut, kita perhatikan dulu asal hidupnya Habitat umum ikan hias laut adalah terumbu karang. Indonesia mempunyai wilayah terumbu karang yang paling luas di dunia. Dengan sendirinya Indonesia mempunyai keragaman jenis ikan hias laut lebih tinggi dari negara-negara lain disekitarnya. Ikan-ikan karang terdiri dari banyak sekali jenis tetapi masih tetap terbatas jumlahnya. Dilihat dari perilaku dan morfologi serta pola berenang yang teratur maka sebaran dan perilakunya dapat dipelajari dan diperkirakan dari waktu ke waktu dan dari tempat ke tempat lainnya. Ikan karang umumnya berukuran kecil dan relative tidak terpisah (berenang sendiri). Sebagian diperuntukkan ikan hias dengan panjang kurang dari 30 cm. Kehidupan ikan hias laut sangat erat kaitannya dengan kehidupan terumbukarang sebagai tempat hidupnya (habitatnya). Terumbu karang merupakan tempat ikan mencari makan, tumbuh dan berkembang biak dan merupakan habitat utama untuk ikan hias. Ikan hias dari laut tropis disamping mempunyai tatawarna indah juga kaya akan jenis-jenisnya.

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

PETA TERUMBU KARANG DUNIA

Keragaman Terumbu Karang

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

Beberapa cara untuk mengenal ikan : 1. Tempat hidupnya/habitatnya, yaitu terumbukarang, padanglamun, dan lainnya. 2. Cara bergeraknya, umumnya ikan karang kecil tubuhnya dan tidak berpindah-pindah atau menetap. Salah satu penyebabnya adalah tempat hidupnya adalah terumbukarang yang memberikan segala keperluannya baik untuk keamanannya, makanannya serta perlindungannya saat berkembangbiak. 3. Cara hidupnya Ikan yang aktif pada malam hari seperti ikan jenis Holocentridae, Apogonindae, Hamulidae, Muraenidae dll. Ikan yang aktif pada siang hari seperti Labridae (Keling), Chaetodontidae (Kepe), Pomacentridae (betok), Scaridae (Kakatua), Acanthuridae (Sersan), Bleniidae (Bleni), Balistidae (Triger) , Pomacanthidae (Angel), Ostracionthidae (Buntel) dll. Ikan diantara siang dan malam seperti Sphyraenidae (Barakuda). Serranidae (Kerapu), Scorpaenidae (Barong) beberapa dari jenis Muraenidae (Belut). 4. Taksonomi ikan mengenal ikan dari bentuk tubuh, sirip, ekor, mulut, corak dan warnanya. 5. Jenis makanannya. Pemakan daging atau pemakan tumbuhan, serta pemakan segalanya.

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

Mengenal Ikan dari Bentuk Tubuhnya

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

1. MENGENAL IKAN

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

Bentuk Torpedo (snappers)

Bentuk bulat pipih/Discshaped (butterflies)

Rhomboid or Diamondshaped (triggers)

Elongated/ berbentuk memanjang (eels)

Box-shaped / bentuk seperti kotak (box fishes)

Flat-shaped /bentuk tipis/pipih (rays, flatfishes)

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

10

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

II.5. Ukuran Setiap jenis ikan punya batasan ukuran ( seperti betok tidak bisa besar seperti ikan angel dewasa). Sebaiknya tangkap ikan dengan ukuran Medium, agar ikan yang dewasa dapat berkembang biak. Perbedaan besar dan pajang untuk ukuran M setiap jenis ikan berbeda. Demikian juga terjadi perbedaan di antara pembeli.

LAKUKAN KOMUNIKASI DENGAN PEMBELI, KOMUNIKASI YANG BAIK DAN TERUS MENERUS UNTUK MEMASTIKAN UKURAN PADA ORDER YANG ANDA TERIMA.

11

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

II.5. Warna dan Corak Warna jenis ikan berbeda dari waktu kewaktu tergantung pada : 1. Perputaran Bulan. 2. Musim. 3. Tempat tinggalnya. 4. Umur dan ukuran. 5. Tempat pengambilannya Contoh: Blustone asli (Pomacanthus imperator), perubahan warna dan corak dari anak ke dewasa Anak (ukuran S) Anak (ukuran M) Anak (ukuran L)

12

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

Macam - macam Corak Ikan

13

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

KENALI DAN SAYANGI IKAN TANGKAPAN ANDA, MAKA MEREKA AKAN MEMBERIKAN YANG TIDAK KITA PERKIRAKAN

14

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

CATATAN

15

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

CATATAN

16

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

Mengenal Ikan dari Jenis Makanannya

17

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

Kita dapat juga mengenal ikan dari jenis makanannya. OMNIVOROUS adalah ikan pemakan segala macam CARNIVOROUS adalah ikan pemakan daging HERBIVOROUS adalah ikan pemakan tumbuhan Kebiasaan makan beberapa jenis ikan,
Keluarga Ikan
Angels Butterflyfish Clownfish Damsel Seahorses Scorpionfish Eels Wrasses Surgeonfish Pufferfish Boxfish Triggerfish Blennies Gobies Groupers Cardinalfish Snapers Sharks Shrimps

Kebiasaan makanan
Omnivora Karnivora Omnivora Omnivora Karnivora Karnivora Karnivora Karnivora Herbivora Omnivora Omnivora Karnivora Herbivora Karnivora Karnivora Karnivora Karnivora Karnivora Karnivora

Nama Indonesia
Angel Kepe Tompel Betok betok Kuda laut Barong Belut Keling Botana Buntel Sapi sapi Trigger Jabing Goby Kerapu Cardinal Lutjanus / brownkelly Hiu Udang

18

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

Tipe Ikan Hias Secara Umum

19

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

Anjel/Angels Memiliki pipi tulang belakang- paku bertulang yang mengarah ke tulang belakang separuh dalam insangnya. Memiliki badan yang kuat dan pampat. Bentuk sirip caudal disekeliling seperti bulan sabit. Ikan muda memiliki pewarnaan yang berbeda dari yang dewasa dan demikian juga pola warnanya hitam dengan pola putaran warna putih. Diketemukan diperairan dangkal tidak lebih dari 20 meter dalamnyan, yang terdalam 50 meter, pada umumnya diketemukan dekat terumbukarang. Beberapa jenis Angel makan untuk awalnya di filamentous algae, jenis angel lainnya makan plankton, kebanyakan jenis lainnya makan spon, invertebrate, alga dan telur ikan. Dapat menghasilkan suara yang dapat didengar. Anthias Kebanyakan kecil-kecil dan beragam warna , berbentuk melebar yang berenang diatas permukaan. Umumnya diatas luar tubir. Insang terdiri dari 3 lapis tulang tulang utama dengan satu dibawah dan satu diatasnya. Membentuk sirip Dorsal. 3 duri diatas sisrip anal. Sirip Caudal disekelilingnya mancung kedepan, bercabang dua. Jenis Anthias adalah pemakan plankton, makanan pertama adalah crustacea kecil yang hidup, dan telur ikan. Jenis ini dapat berubah kelamin dari jenis betina ke sedikit berjenis jantan. Layaran Sangat tipis dan pipih, seperti ikan butterfly. Memiliki empat tulang punggung yang panjang, kadang lebih panjang dari badannya. Dengan sirip putih seperti umbul-umbul. Dibeberapa jenis, pada usia dewasa ada satu tanduk di atas kepalanya.

20

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

Moorish Idol Hampir sama dengan layaran tetapi memiliki moncong lebih panjang dengan mulut yang kecil dengan beberapa bulu kersa yang panjang seperti gigi. Memiliki warna dasar kuning pada tubuhnya dan hitam pada ekornya. Makanan utama spons, juga memakan benthic (=bottom-dwelling) dan invertebrata. Platak/Batfish Badan berbentuk oval, pipih dan melebar. Memiliki sirip punggung dan sirip dubur yang panjang, mulutnya kecil. Bentuknya memanjang dan sering diketemukan diluar tubir karang, disekitar rongsokkan kapal atau pantai berpasir. Pemakan tumbuhan dari alga dan udang kecil. Blennies Berbadan panyang , kepala tumpul sirip dipinggul dan dada, dan ukuran pendek, tulang tidak terlihat. Maksimum panjang 54 cm; terkecil tidak lebih dari 15 cm. Umumnya tinggal didasar, jenis makanan alga dan invertebrate benthic; Beberapa makan plankton, dan beberapa jenis mencari makan di kulit ikan dari ikan besar, seperti pembersih . Buntel Memiliki tulang menutupi seluruh tubuhnya, tidak ada tulang sirip, mulutnya sangat kecil dibawah kepalanya. Pada umumnya sulit/malas berenang. Kepe-kepe, Daun-daun/Butterfly Fish Lebih berwarna-warni. Hidup berpasangan atau berkelompok. Berbentuk cakram, pipih dan melebar dan sirip punggung menyambung .

21

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

Capungan, Beseng, Belalang/Cardinals Ikan mungil, ikan yang pemalu, dengan mulut lebar dan sirip punggung terpisah. Dia dapat diam lama dan lambat. Dapat diketemukan diberbagai habitat, temasuk diantara tiang 2 di perairan yang buruk. Clowns/Anemone Masuk pada keluarga betok/ damsel. Dengan garis seputih gigi dengan dasar merah, oranye, merah jambu, merah marun atau cokelat . Hidup saling bergantung (simbiotik) dengan anemone . Betok, Dakocan/Damsel Ikan yang sangat menarik perhatian dan memiliki banyak jenis. Badannya padat dan pipih. Sekitar 35 cm panjangnya saat dewasa. Ada lubang hidung dikedua sisi kepala, beberapa jenis memiliki dua lubang hidung Mulut kecill. Warna beragam setiap jenis. Banyak jenis ini yang memakan jenis makanan herbivora, omnivora, plankton Belut Badan seperti ular dengan ukuran lebih kecil, tidak ada sirip dada, sirip punggung dan sirip dubur dan memiliki insang terbuka dikepalanya. Gobies, Dart fish, and Tilefish Kelimpahan terbanyak di terumbu karang, tinggal di dasar pasir atau diselah patahan karang. Badan panjang sekitar 50 cm, beberapa jenis dibawah 10 cm. Dengan paduan seperti sirip perut . Duri sirip punggung jika diperhatikan ada 2-8 tulang yang fleksibel dan sirip punggung lembut yang terputus. Hidup di pasir dangkal dan sekitar terumbu karang. 22

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

Beberapa jenis bersimbiosis dengan invertebrate seperti udang dan lainnya diketahui menghilangkan parasit dari ikan lain.

Ikan api/Dartfish/Firefish Seperti gobi tetapi memiliki dua sirip perut/bawah yang terpisah. Badan memanjang seperti belut, pipih dan kuat. Ukuran kecil sirip ekor menyambung dengan sirip punggung dan sirip dubur, tapi ada juga yang terpisah. Tilefish Memiliki sirip punggung yang memanjang dan sirip dubur dengan 1 atau 2 duri yang lemah. Atas kepalanya datar, Insang ditutup dengan tulang tumpul atau menajam. Jenis ini hidup di dasar, beberapa di patahan karang atau lumpuran dalam pasangan atau berkelompok. Mereka makan di benthik invertebrate atau zoopankton (=larva kecil dari binatang laut yang mengapung). Kerapu Seperti saudaranya Anthias , kerapu memiliki 3 tulang dengan tulang utama satu diatas dan satu dibawah di tutup insangnya. Sirip punggung terbentuk, ekor mengeliling atau bentuk bulan sabit. Kerapu mencapai 3 meter panjang dengan bobot 400 kg. Ikan konsumsi. Memakan crustacean dan ikan kecil. Bibir tebal/Kumpele/Sweetlips Mulut kecil dan bibir tipis, sirip dada yang lebar dan sirip punggung menerus. Bisa dikatakan memiliki jumlah yang banyak disekitar terumbu karang dan menyebar pada malam hari untuk mencari invertebrata. Menimbulkan suara dengan mengadu gigi-giginya. 23

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

Hawkfishes Sirip punggung menerus dengan 10 tulang, 11-17 sayap tipis. Maksimum panjang 55 cm. Jenis yang kecil dan beragam warna, hidup di batuan dan terumbu. Makanannya ikan kecil dan crustacean. Lepu, Ikan singa, Lapo, Lionfish/Scorpionfish Penghuni dasar laut; Sirip dada memanjang, wajahnya ditutup dengan kulit yang indah. Badannya penuh dengan garis-garis. Ikan scorpion memiliki sirip dada yang saling berhubungan. Memiliki tulang-tulang yang beracun dan berbahaya bila terpegang. Pufferfish dan Porcupines Tidak memiliki sirip perut/bawah. Ikan Puffer seperti telanjang, dengan duri tajam sekitar perutnya . Kakap/Snappers Pipi bersisik dan memiliki gigi seperti anjing. Sirip punggung menyambung atau Scaly cheek. Mulut berbentuk terminal dengan gigi seperti anjing. Kadang berkumpul diatas karang yang membahayakan kapal. Sersan Memiliki sirip ekor yang tajam dan dapat ditarik masuk . Jenis lainnya meiliki satu atau dua sirip ekor yang biasa. Memiliki badan yang padat dan pipih dengan mata diatas kepala dan ukurannya kecil dan mulut berbentuk terminal dengan satu susunan gigi. Trigger, cepluk, papakulu, pakol, gogot Bentuk badan seperti berlian dengan mulut yang kecil. Tepat dibelakang mata ada sirip punggung pertama yang dapat dilihat dari atas disisi sirip punggung kedua. 24

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

Sirip perut dipadukan oleh satu tulang. Memiliki parut dibawah ekor yang digunakan untuk menyerang.

Filefish Seperti trigger tetapi badannya lebih melebar dan pipih. Biasanya memiliki 2 sirip punggung dan salah satunya lebih kecil atau kadang tidak ada. Keling/Cina-cina Memiliki banyak jenis dari yang sangat kecil sampai yang berukuran besar. Umumnya badan berbentuk memanjang, mulut agak keluar, gigi rahang dengan jarak diantaranya biasanya gigi agak keluar. Banyak jenis memiliki warna-warni. Beberapa hidup di pasir, karnivora dan pemakan benthic invertebrata juga makan plankton. Ikan jenis kecil kadang memakan parasit dari ikan yang lebih besar. Panther Ikan kecil dengan warna cerah, memanjang, umumnya dibawah 11 cm. Umumnya hidup diantara patahan karang. Mereka memakan invertebrata dan ikan kecil Biji nangka/Goatfish Memiliki sepasang peraba diatas dagu, badan memanjang dan dua sirip punggung terpisah. Mereka tinggal diantara karang dan dapat juga dasar pasir atau patahan karang. Warna umumnya merah, kuning dan silver Ikan kakaktua Seperti keling, tetapi gigi dua diatas dan dibawah. Warna hijau dan biru, hidup berkelompok. Kadang diketemukan memakan karang keras. 25

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

Baronang/Rabbit fishes Tubuhnya lebar dan pipih ditutupi sisik halus, warna bervariasi, pada punggung terdapat bintik-bintik putih. Duri sirip berbisa, menyebabkan perih bila tertusuk. Memakan rumput laut dan alga Emperor, Lencam Diketemukan di pasir dan patahan karang, warna bervariasi dan kadang dapat berubah secara cepat. Kepala agak runcing dibanding Kerapu. Pertumbuhan bisa sampai 1 meter. Memakan karnivora, memakan hewan di pasir atau patahan karang

26

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

Bahaya pada Ikan Hias Laut

Jangan menangkap ikan yang memungkinkan Anda terkena musibah

27

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

Beberapa jenis ikan hias ini masuk daftar dilarang dan kategori dilarang tangkap Belut Moray Bersembunyi di dalam terumbu karang dan menunggu mangsa. Jika terkena akan terasa sakit dan panas. Sting Rays/Pari Beberapa diketemukan didasar pasir, sangat dianjurkan untuk berhatihati berenang pada pasir yang diperkirakan tempat hidupnya ikan pari. Bila terganggu pari akan mencambuk ekornya yang beracun, racun pada ujung ekor dapat mengakibatkan kematian. Ubur-ubur Jika tersentuh tangan-tangan gurita/tentakelnya dapat berakibat rasa seperti terbakar dan sangat sakit. Biasanya hewan ini muncul di pantai pada bulan Januari sampai Maret. Karang Api Bisa menimbulkan rasa sakit dan terbakar saat tersentuh. Bintang berduri/Crown of Thorns Starfish (Acanthaster plancii) Memiliki racun pada duri-durinya yang akan berakibat sakit dan pusing. Anemon Tentakelnya memiliki sengat yang menimbulkan rasa gatal dan rasa terbakar bila bersentuhan. Ikan Batu Bisa menyaru sebagai batu, Sirip punggungnya sangat beracun yang bila terkena dapat terasa sakit sekali bahkan hingga kematian. Ikan Singa Memiliki sirip duri yang beracun, mengakibatkan sakit dan pusing. 28

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

Mengenal Pemberian Nama Ikan Hias

29

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

Nama umum Nama dari setiap jenis ikan disebut berbeda disetiap tempat (e.g. tilapia, bangus). Bermacam perbedaan nama umum dilakukan untuk satu jenis ikan, tergantung pada lokasi / daerah dan bahasa yang digunakan oleh nelayan. Kadangkala, nama yang sama untuk jenis yang berbeda. Nama umum dan nama lokal perlu diperiksa dan ditemukan dengan nama ilmiah untuk menghindari kebingungan dan salah mengartikannya. Nama ilmiah Nama ilmiah dibuat berdasarkan Genus (ditulis dengan huruf besar) dan nama species . Nama latin dikenali sebagai nama standar untuk siapa yang menemukan dan mengenali hewan tersebut. Biasa ditulis dengan huruf biasa dan diberi garis bawah atau ditulis miring. Kadangkala, ada lebih dari satu nama latin untuk jenis yang sama . Untuk menghindari kebingungan , MAC menggunakan nama latin dari FISHBASE dan GMAD, dimana secara internasional menerima data dasar/database ikan. Nama ilmiah digunakan oleh exporter, importer and retailers, untuk memastikan bahwa mereka mengetahui ikan mana yang akan diperdagangkan. Nama ilmiah juga harus diperiksa dan dipertemukan dengan nama umum dan nama lokal untuk menghindari kebingungan. Kadangkala, ditemukan jenis yang memang benar baru, atau jenis yang tidak diketahui masuk kepasar perdagangan. (Bagaimana yang terjadi di lokasi anda ?)

30

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

Hai nama saya Nemo. Tapi ada yang panggil saya Klonpis atau Giro kadang terkenal juga dengan nama Clown Fish. Eh nama Nemo diberikan kepada saya kerena saya selalu setia dengan si Anemon, tapi nama saya sebenarnya Amphiprion ocellaris, keluarga saya Pomacentridae, orang Ingris menyebut keluarga saya sebagai Damsel fish

SARAN : GUNAKAN BUKU PANDUAN IKAN HIAS LAUT UNTK MEMASTIKAN PESANAN ANDA SESUAI PESANAN. NAMA YANG DAPAT DIPERCAYA ADALAH NAMA LATIN / NAMA ILMIAH, KARENA SEMUA NEGARA MENGGUNAKAN NAMA INI UNTUK BERKOMUNIKASI DISELURUH NEGARA DI DUNIA. NAMA LOKAL JANGAN DIGUNAKAN UNTUK MELAKUKAN PERDAGANGAN.

31

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

Acanthurus lineatus Botana Kasur

Acanthurus nigricans Botana Kaca mata

Acanthurus sp Botana Kuning

Acanthurus triostegus Botana Lorek

Amblyeleotris guttata Jabing guttata

Amblyeleotris randalli Bunglon Kipas

Centropyge tibicin Angel Biru

Centropyge vrolikii Angel Abu Polos

Cetoscarus bicolor Kepala Haji

Chaetodermis pencilligerus Sonang Rambut

Chaetodon auriga Kepe Auriga

Chaetodon bennetti Kepe Bulan Asli

Chaetodon vagabundus Kepe Putih / Tikar

Chaetodontoplus mesoleucus Kepe Marmut

Chelmon rostratus Kepe Monyong Biasa

Chromis retrofasciata Betok Albino

Chromis viridis Jae-Jae

Chrysiptera cyanea Blue Devil

Dascyllus aruanus Betok Zebra Ekor Putih

Dascyllus melanurus Betok Zebra Ekor Hitam

Dascyllus reticulates Dakocan Putih

Dascyllus trimaculatus Dakocan Hitam

Doriorhamphus dactyliophorus Bajulan Zebra

Doryrhamphus janssi Bajulan Api

Lactoria cornuta Sapi-Sapi

Macolor niger Kumpele Terbang

Naso lituratus Botana naso

Neoglyphidodon nigroris Manukan Model

Novaculichthys taeniourus Keling Tanduk

Oxycirrhites typus Kerapu Buaya

Plectorhinchus albovittatus Kumpele Biasa

Plectorhinchus chaetodonoides Brownkelly

Pomacanthus navarchus Angel Piyama

Pomacanthus sexstriatus Blustone Roti

Pomacanthus xanthometopon Angel Napoleon

Pseudoanthias pleurotaenia Rambo Kotak

Pterois volitants Barong volitans

Rhinecanthus verrucosus Triger Motor

Sargocentron diadema Brajanata

Siganus vulpinus Sadar Cicit

Stenopus hispidus Udang MP

Stonogobiops nematodes

32

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

Arthron nigropunctatus Buntel Babi

Bodianus mesothorax Hog fish titik Emas

Canthigaster sp

Canthigaster valentini Buntel Valentini

Centropyge bicolor Angel BK

Centropyge eibli Angel Abu Doreng

Chaetodon kleini Kepe Coklat

Chaetodon lunula Kepe Gajah

Chaetodon melannotus Kepe Melanotus

Chaetodon miliaris

Chaetodon rainfordi

Chaetodon trifasciatus Kepe Roti

Chrysiptera parasema Bluester Biasa

Cirrhilabrus condei

Cirrhilabrus cyanopleura KKO

Coris gaimard Keling Merah / Asli

Cromileptes altivelis Grace Kelly

Cryptocentrus cinctus Bunglon Kuning

Ecsenius bicolor Jabing Ekor Merah

Gymnomuraena zebra Mang Zebra

Heniochus acuminatus Layaran Kuning

Heniochus chrysostomus Layaran Kambing

Heniochus varius Kambingan

Hippocampus reidi Kuda laut Kuning

Paraglyphidodon melas Dasi Biru

Paraglyphidodon oxyodon Blue Band

Pervagor spilosoma

Platax orbicularis Platak Kertas

Platax pinnatus Platak Asli

Platax teira Platak Jenggot

Pseudocheilinus evanidus Keling Liris Asli

Pseudocheilinus hexataenia Keling liris enam

Pseudochromis paccagnella Cantik

Ptereleotris evides Roket Biasa

Pterois antennata Barong Miles

Pterois radiata Barong Radiata

Thalassoma lunare Thalasoma Hijau

Hymenocera picta Udang Brownkelly

Valencienna wardii

Zanclus cornutus Morish Idol

Zebrasoma scopes Burung Laut

Zebrasoma veliferum Keranjang Bali

33

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

CATATAN

34

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

CATATAN

35

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

CATATAN

36

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja Untuk Nelayan & Pengepul

CATATAN

37

Panduan Mengenal Ikan Hias Panduan Kerja UntukYAYASAN Nelayan & Pengepul ALAM INDONESIA LESTARI Yayasan Alam Indonesia Lestari (The Indonesian Nature Foundation) atau singkatnya disebut LINI adalah lembaga swadaya masyarakat nirlaba yang didirikan pada awal tahun 2008 dengan tujuan mendukung konservasi dan pemanfaatan sumberdaya pesisir dan laut secara lestari melalui pengelolaan, pendidikan dan pelatihan. Visi LINI adalah terciptanya kegiatan pelestarian dan pengelolaan sumberdaya laut dan pesisir dengan memberdayakan masyarakat pesisir dan mendorong penerapan cara-cara pemanfaatan yang baik, lestari dan berkeadilan. Beberapa daerah kerja dan masyarakat nelayan ikan hias yang telah memiliki hubungan dengan LINI adalah Bali Utara, Kepulauan Seribu, Lampung, Padang, Mentawai dan Pangkajene Kepulauan (Sulawesi Selatan). MARINE AQUARIUM COUNCIL INDONESIA Marine Aquarium Council (MAC)adalah organisasi nir-laba internasional yang didirikan pada tahun 1998 oleh suatu koalisi dari organisasi konservasi, industri akuarium, sealife centress dan kelompok konsumen hobiis untuk menjamin adanya perdagangan akuarium laut yang bertanggung jawab dan berkelanjutan melalui sebuah sistem sertifikasi lingkungan. MAC telah bekerja di Indonesia sejak pertengahan tahun 2003 untuk mengindentifikasi daerah-daerah pemanfaatan, membentuk kemitraan dengan pemerintah, KSM dan LSM setempat, universitas dan lembaga pendidikan, para nelayan, pedagang lokal dan eksportir. Alamat kontak: JL TIRTANADI NO 21SANUR80227 BALI, INDONESIA TEL: +62 361 842 71 68 TEL/FAX: +62 361 286 806 http/www.aquariumcouncil.org www.lini.or.id Email : info@lini.or.id

38