Anda di halaman 1dari 2

Gerakan Mahasiswa Mahasiswa dengan segala potensi dan kelebihan kesempatan yang telah dimilikinya memiliki banyak peran

strategis di masyarakat. Memahami kembali gerakan mahasiswa yang akan penuh tantangan dan tanggung jawab lebih kedepannya. Idealisme mahasiswa yang dibangun dengan dasar intelektualitas, integritas, dan kepedulian terhadap masyarakat menuntut mahasiswa untuk bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Ada realitas yang menunjukkan tidak semua mahasiswa memiliki ketersadaran dan keterlibatan dengan gerakan mahasiswa. Hal ini disebabkan mahasiswa Indonesia terhinggapi virus pragmatisme dan apatisme. Sistem pendidikan yang berlaku cenderung mendukung tersebarnya virus pragmatisme dan apatisme karena sepertinya hanya membentuk mahasiswa yang pintar dan terampil serta berorientasi kerja untuk memenuhi permintaan pasar. Mahasiswa saat ini bisa dikatakan unggul dalam hal intelektualitas dan akademik akan tetapi perlu reformasi pemahaman lebih terkait moral dan politik. arena bagaimanapun sebagai sebagai seorang first class citizen , permasalahan moral dan politik seharusnya sudah menjadi santapan sehari!hari yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan. "leh karena itu, #ibutuhkan sebuah rekayasa sosial yang konseptual dan sistematis untuk melakukan pencerahan moral dan politik terhadap mahasiswa sehingga mereka menyadari tanggung jawabnya yang bukan sekedar tanggung jawab akademis, namun juga tanggung jawab sosial, tanggung jawab moral, tanggung jawab politis serta tanggung jawab kesejarahan. eseluruhan tanggung jawab tersebut inheren dalam diri mahasiswa seiring berubahnya status dan identitas menjadi mahasiswa. eseluruhan tanggung jawab tersebut merupakan konsekuensi identitas mahasiswa. $erakan Moral Mahasiswa adalah sebuah gerakan yang berlandaskan hati dan idealisme untuk membela dan memperjuangkan hak!hak masyarakat yang tidak tertunaikan oleh pemerintah yang ada. Hak pendidikan layak, murah dan terjangkau, hak kesehatan yang setara, pelayanan hukum yang adil dan tidak memihak, apresiasi politik yang berkualitas, pekerjaan yang layak, kemampuan mendapatkan informasi yang sesuai serta hak asasi manusia. #isinilah peran mahasiswa untuk memperjuangkan kepentingan layak dengan di awali proses kajian yang akan meningkatkan daya kritis mahasiswa, lalu dilanjutkan dengan aksi seperti advokasi, menekan kebijakan pemerintah, meng!empower masyarakat dengan pengabdian masyarakat, serta mengusulkan alternatif solusi yang pro!rakyat. %erlu diyakini oleh mahasiswa bahwa dengan idealisme kita yang pro!rakyat, maka kita akan bisa mencari dan menemukan solusi yang secara akademis!logis bisa mendukung rakyat. Mahasiswa diharapkan mampu membimbing masyarakat menuju kemapanan dan kesejahteraan. ekuatan hati nurani dapat menjadi sebuah energy yang membuat gerakan mahasiswa berjalan secara berkelanjutan dan konsisten. $erakan politik yang di usung oleh mahasiswa adalah gerakan politik nilai, artinya suatu gerakan politik yang berbasis kebenaran ilmiah dan tidak memandang siapapun yang berkuasa. Selama pemerintahan yang ada melakukan kesalahan, maka mahasiswa wajib memberikan kritik dan saran untuk perbaikan kedepannya. &isa dikatakan pula bahwa mahasiswa adalah oposisi konstruktif abadi. #engan berbekal pengetahuannya, seharusnya mahasiswa juga mampu membuat pemerintah tandingan dalam arti memberikan pandangan gagasan dan ide yang bisa dijalankan menurut versi mahasiswa. #alam gerakan politik nilai mahasiswa bersifat independen, dimana mahasiswa juga tetap harus melakukan gerakan e'traparlementer yang menuntut mahasiswa untuk tidak masuk ke dalam system pemerintahan. $erakan ini memainkan perannya sebagai social control dan social pressure terhadap pemerintahan yang ada. Segala tindakan aksi dan lainnya didasari oleh nilai yang jelas dan bisa terbukti secara ilmiah. &agaimanapun tugas inti mahasiswa adalah mengoptimalkan segala potensi dan kesempatan yang ada untuk meningkatkan kapasitas diri maupun peran. Menjadi kapasitas diri bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas masyarakat. Menjadi pembelajar sejati, senantiasa mengambil pelajaran dari segala hal yang terjadi di dalam kehidupan agar kita memiliki kedewasaan dalam berpikir dan bertindak melebihi usia biologis kita. #engan itu diharapkan mahasiswa siap menjadi pemimpin di masa yang akan datang.