Anda di halaman 1dari 5

TUGAS MAKALAH FARMAKOLOGI BLOK 3.

2 PRAKTIKUM FARMAKOLOGI STEPS OF PRESCRIPTION WRITING FOR CHEST COMPLAINT

Kelompok 15 Anggota: Raditya Pradipta Dinisa Diah Winari Anggita Fatwa Yudhanto Utomo (11//KU/) (11//KU/) (11/317364/KU/14601) (11//KU/)

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS GADJAH MADA 2013

A. SKENARIO Ibu Rosana, 51 tahun, datang ke tempat praktik Anda sebagai pasien baru dengan riwayat hipertensi, vaginal discharge, dan gatal di genital. Dia seorang penderita diabetes. Tekanan darahnya 170/95 mmHg dan di regio genital tampak plak putih melekat di membran mukus yang meradang. Anda mendiagnosis hipertensi dan candidiasis vulvovaginitis dan meresepkan antihipertensi (Diuretik thiazide: hydrochlorothiazide, bendrofluazid, chlorthalidone, indapamide, metolazon, xipamid ATAU -blocker: propanolol, asebutolol, atenolol, bisoprolol, fumarat, labetolol, metoprolol ATAU kombinasi keduanya?) dan antifungi (terbinafin ATAU whitfields salep ATAU imidazole: clotrimazole, miconazole?) B. GLOSSARIUM 1. ACEI : Angiotensin Converting Antigen Inhibitor 2. ARB : Angiotensin Receptor Blocker 3. CCB : Calcium Channel Blocker Kalo ini mau ditambahin langsung aja ya guys :3 C. OBAT PILIHAN 1. Obat Anti-hipertensi Obat antihipertensi yang kami pilih adalah golongan diuretikthiazide. Alasan kami adalah karena golongan thiazide merupakan obat rekomendasi lini pertama selain ACEI, ARB, dan CCB untuk mentreatment hipertensi dengan diabetes[1][2][3]. Lebih spesifik lagi, kami memilih hydrochlorothiazide karena Landsberg L, et al [2], menyatakan bahwa golongsn thiazide yang bersifat diuretik dapat membantu mengatur tekanan darah karena hipertensi yang berkaitan dengan obesitas biasanya merupakan salt-sensitive dan jenis thiazide yang disarankan adalah hydrochlorothiazide. Kami tidak menggunakan 2 jenis obat antihipertensi karena pasien termasuk pasien usia tua yang termasuk kategori rentan dan memiliki toleransi rendah terhadap 2 jenis obat antihipertensi yang digunakan secara bersamaan[3]. Terlebih lagi, Landsberg L, et al[2] menyatakan bahwa rekomendasi kombinasi obat antihipertensi adalah ACEI/ARB dengan CCB atau ACEI/ARB dengan Diuretics-Thiazide dan golongan thiazide dan -blocker tidak begitu baik jika digunakan secara bersamaan, kecuali ada kondisi heart disease (indikasi kardiovaskular)

dimana golongan -blocker lebih disarankan meskipun penggunaannya harus dibatasi. 2. Obat Anti-fungi Obat antifungi yang kami pilih adalah miconazole. Alasan kami adalah karena miconazole merupakan obat spesifik untuk mengatasi vaginal discharge yang disertai dengan plak putih (white?). D. FARMAKOKINETIK DAN FARMAKODINAMIK OBAT 1. Obat Anti-hipertensi Farmakokinetik Dijelaskan pada www.mims.com[?], Hydrochlorothiazide bekerja dengan cara menghambat reabsorpsi Na dan klorida pada awal tubulus distal. Hal ini menyebabkan efek natriuretik terutama oleh penurunan Na dan klorida reabsorpsi di segmen kortikal ascending limb pada loop of Henle (ansa Henle) dengan menghambat spesifik Na + Cl-co-transporter. Farmakodinamik A 2. Obat Anti-fungi Farmakokinetik Dijelaskan pada www.mims.com[?], Miconazole bekerja dengan cara menghambat biosintesis ergosterol sehingga merusak membran dinding sel jamur dan meningkatkan permeabilitasnya yang kemudian memungkinkan kebocoran nutrisi. Farmakodinamik a E. BENTUK SEDIAAN OBAT 1. Obat Anti-hipertensi Hydrochlorothiazide, obat yang kami pilih sebagai antihipertensi memiliki data lengkap[nomornya www.mims.com] sebagai berikut: No. 1. 2 Karakteristik Nama Generik Nama Dagang Keterangan Hydrochlorothiazide H.C.T (Kimia Farma)

Sediaan di pasaran

Tablet

Dan sediaan yang kami pilih adalah : tablet, karena hydrochlorothiazide merupakan obat yang hanya tersedia dalam bentuk tablet karena pemberiannya peroral. 2. Obat Anti-fungi Miconazole, obat yang kami pilih sebagai antifungi memiliki data lengkap[nomornya www.mims.com] sebagai berikut (disesuaikan dengan indikasi awal untuk keluhan ginekologis fungi): No. 1. Karakteristik Nama Generik Keterangan Miconazole Daktarin (Johnson and Johnson), Zolagel (Global Multi Pharmalab), Micrem (Merck), Moladerm (Molex Ayus), Sporend (Mugi Labs) Vaginal suppository, salep, tablet

Nama Dagang

Sediaan di pasaran

Dan sediaan yang kami pilih adalah : salep, karena sediaan salep cukup mudah diaplikasikan dan sediaan salep bisa digunakan untuk infeksi fungi pada vulva, tidak hanya pada vagina. Nanti mbak icha kalau bisa dibantu alesannya ya hihi :D F. JADWAL DOSIS OBAT 1. Obat Anti-hipertensi

2. Obat Anti-fungi G. BENTUK-BENTUK REGIMEN OBAT 1. Resep Magistralis

2. Resep Offisinalis

3. Resep Spesialistis H. INFORMASI TERKAIT OBAT 1. Obat Anti-hipertensi

2. Obat Anti-fungi I. REFERENSI 1. Mancia G, Fagard R, Narkiewicz K, Redon J, Zanchetti A, Bhm M, Christiaens T, Cifkova R, Dominiszak A, Galderisi M, Grobbe DE, Jaarsma T, Kirchhof P, Kjeldsen SE, Laurent S, Manolis AJ, Nilsson PM, Ruilope LM, Schmieder RE, Sirnes PA, Sleight P, Vligimaa M, Waeber B, Zannad F. 2013 ESH/ESC Guidelines for the Management of Arterial Hypertension. Journal of Hypertension. 2013 Jan; 31: 1281-1357. 2. Landsberg L, Aronne LJ, Beilin LJ, Burke V, Igel LI, Lloyd-Jones D, Sowers J. Obesity-Related Hypertension: Pathogenesis, Cardiovascular Risk, and Treatment. J Clin Hypertens. 2013 Jan; 15: 14-33. 3. 2013 Canadian Recommendations for the Management of Hypertension by Hypertension Canada. 4. www.drugs.com 5. www.mims.com 6. Ini aku pake vancouver guys, tolong nanti tiap buat diurutin lagi yaaa... masih inget vancouver kan? Urutannya berdasarkan urutan muncul di sini bukan urutan alfabetikal nama pengarang seperti harvard :D