Anda di halaman 1dari 69

RANGKUMAN EKSEKUTIF

Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta memiliki visi di tahun 2030 menjadi Jurusan Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan yang dapat menghasilkan sumber daya manusia yang ahli di bidang Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan yang unggul dan bertaraf internasional, berdaya saing tinggi, serta beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Untuk mewujudkan visi tersebut, Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta mempunyai empat misi, yaitu 1) Meningkatkan pelaksanaan pendidikan bidang Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan yang bertaraf nasional dan internasional 2) Meningkatkan pelaksanaan penelitian terapan dibidang Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan yang mendukung bidang teknologi pelayaran yang bermanfaat bagi mitra industri kemaritiman 3) Meningkatkan penyelenggaraan pengabdian kepada masyarakat maupun industri pelayaran, pemanfaatan hasil pendidikan di bidang pelayaran, penelitian di bidang pelayaran untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat secara luas 4) Meningkatkan pelaksanaan Tatakelola Pendidikan di bidang Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan yang Transparan dan Akuntabilitas. misi tersebut dijabarkan dari misi Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran. Pencapaian visi dan keterlaksanaan misi Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta untuk menghasilkan sumber daya insanitensi unggul, menghasilkan produk teknologi yang inovatif, dan memberikan layanan jasa kepada masyarakat dalam bidang angkutan laut dan kepelabuhanan. Selain itu, misi dilaksanakan untuk mencapai sasaran yang meliputi peningkatan kualitas kurikulum, proses pembelajaran, sistem penilaian, dosen, karyawan, sarana dan prasarana, manajemen, kegiatan taruna, dan kerja sama dengan instansi lain. Sarana dan tujuan jurusan dapat dicapai dengan melaksanakan tata pamong yang sesuai dengan struktur organisasi STIP, sistem kepemimpinan dan pengelolaan yang akuntabel, transparan, efisien, dan efektif; serta melibatkan sivitas akademika dalam mengembangkan kebijakan dan program. Pengembangan kebijakan akademik pada tingkat jurusan ditetapkan oleh tim

pengembang jurusan, ketua jurusan, kepala laboratorium, dosen berjabatan guru besar dan anggota senat perwakilan jurusan. Untuk melaksanakan kebijakan akademik, ketua jurusan beserta jajarannya menyusun program kerja jurusan dengan memperhatikan usulan sivitas akademika. Evaluasi program tahunan dilakukan sebanyak dua kali pertahun atau tiap semester berdasarkan masukan dari dosen melalui forum rapat koordinasi jurusan. Selain itu, evaluasi juga dilakukan melalui angket dari taruna. Hasil evaluasi dimanfaatkan untuk memperbaiki dan pengembangan program kerja jurusan

Penerapan dan pengembangan sistem jaminan mutu telah memadai. Pada setiap tingkat (jurusan) terdapat lembaga yang bertugas melakukan penjaminan mutu. Selanjutnya, ditingkat jurusan juga telah dibetuk tim penjamin mutu jurusan (TPM) yang bertugas melakukan pemantauan dan evaluasi proses pembelajaran. Pada setiap akhir semester dibentuk panitia ujian akhir semester. Sejak semester genap tahun akedemik 2010/2011 Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta sebagai bagian dari Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta telah meningkatkan sistem informasi akademik dengan dikembangkannya program sistem informasi akademik terpadu (simpadu) yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi dengan sistem on-line. Sistem ini memudahkan seluruh sivitas akademika untuk melakukan administrasi akademik yang meliputi pengambilan mata kuliah dengan KRS on-line, pengaturan jadwal kuliah, daftar hadir perkuliahan, kartu hasil studi (KHS), transkrip nilai , daftar penetapan nilai akhir (DPNA), dan yudisium. Pada program simpadu dapat diakses informasi tentang data taruna, portofolio dosen, perwalian, dan perangkat pembelajaran. Dengan adanya simpadu, dengan sistem on-line dirasakan sangat efesien dan efektif, terbukti hampir semua informasi yang dibutuhkan dapat diekses melalui internet dengan cepat. Pada tahun akademik 2011/2012 jumlah total taruna Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta

sebanyak 101 orang, diterima melalui sistem seleksi ujian lokal (Utul) yang cukup ketat, meliputi Tes Potensi Akademik (TPA), Tes Kesehatan, Tes Kesamaptaan, Tes Wawancara, Tes Psikotest dan Pengumuman Hasil Pantuhir. Pada 5 tahun terakhir ratio pendaftaran dan yang diterima rata-rata 1 : 2.prestasi taruna di bidang akademik pada umumnya baik, IPK rata-rata pada tahun terakhir 3,30. Sebagian besar taruna Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta mempunyai kedisiplinan yang tinggi yang dibuktikan dengan kehadirannya dalam perkuliahan rata-rata 90%. Dalam bidang non-akademik, taruna terlibat aktif dalam berbagai kegiatan ekstakulikuler. Pada tingkat jurusan taruna aktif pada kelompok kegiatan seperti Drumband taruna, sepak bola, Volley, Renang, futsal, dan english meeting club. Pada kelompok kegiatan seperti badan eksekutif taruna, majelis permusyawaratan taruna, taruna pencinta alam, kelompok belajar muslim. Taruna mendapatkan pelayanan dalam berbagai aspek, meliputi bimbingan konseling, pengembangan minat dan bakat, pembinaan softskill, pemberian beasiswa, pemeliharaan kesehatan dan pengembangan keterampilan nonakademik; untuk menjamin masa studi tepat waktu dan mencapai kompetensi yang telah di tetapkan. Rekrutem calon dosen dan tenaga pendukung dilakukan secara terbuka melalui ujian/seleksi penerimaan calon pegawai sipil (CPNS) berdasarkan kuota yang di tetapkan oleh dikti. Pada 3 tahun terakhir, untuk calon dosen minimal memiliki kualifikasi S2 serta linier dengan program studi ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK). Jumlah dan kualitas dosen taruna Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta sangat memadai, berjumlah 10 orang yang semuanya merupakan dosen tetap, berkualifikasi S3 1 orang, dan kualifikasi S2 9 orang. Dosen yang sedang menempuh jenjang S3 pada bidang yang sesuai dengan bidang keahlian 5 orang. Pengembangan kualitas dan kemampuan dosen juga dilakukan melalui kursus atau pelatihan, seperti pelatihan tentang teknologi informasi dan komunikasi untuk pembelajaran, penulisan bahan ajar, E-leaming, penulisan artikel ilmiah, metodologi penelitian, metodologi pengabdian kepada masyarakat, kewirausahaan, dan sebagainya. Selain itu, pengembangan staf

dilakukan dengan mendatangankan pakar dalam bidang tertentu dari luar Sekola Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta. Ratio dosen dengan taruna adalah 30:152 atau 1 : 5 pada satu tahun terakhir rata-rata beban ekuivalensi wajib mengajar penuh (EWMP) dosen ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan

(KALK). sebanyak 12,86 SKS tenagan

Pendukung ditugaskan di laboratorium, perpustakaan jurusan dan administrasi jurusan. Dilaboratorium tenaga pendukung berjumlah 1 orang berpendidikan dibantu 2 orang sebagai tenaga honorer yang diperbantukan dilaboratorium dengan kualifikasi S1; sedangkan di perpustakaan jurusan 1 orang tenaga sukarela. Dua orang tenaga pendukung sebagai tenaga sukarela bertugas mengerusi administrasi jurusan. Untuk meningkatkan kualitas tenaga pendukung, telah dilakukan pengiriman ke berbagai program pelatihan di luar STIP, seminar, dan workshop serta kegiatan ilmiah lainnya. Peraturan kerja bagi dosen dan tenaga pendukung di jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta sebagai bagian dari Sekolah tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta mengikuti pedoman akademik STIP Jakarta ysng dicetak dan diperbaharui setiap tahun. Dalam hal-hal tertentu yang diangggap perlu jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta mempertegas atau memberi tambahan terhadap peraturan dan etika yang berlaku di universitas, antara lain dalam hal penilaian mata kuliah dan mekanisme ujian tugas akhir. Kurikulum disusun sesuai dengan visi, misi, tujuan dan sasaran Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta , relevan dengan tuntutan dan kebutuhan stakeholder dan selalu ditinjau setiap 2 tahun sekali agar dapat mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat/pengguna lulusan, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi baik ditingkat daerah, regional, nasional maupun intelnasional. Struktur dan isi kurikulum disusun dengan memperhatikan kedalaman, koherensi, serta integrasi substansi didalam dan antar disiplin ilmu. Isi kurikulum juga diupayakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdekat, yang dikemas dalam bentuk mata kuliah pilihan, yaitu software sistem tenaga listrik, perencanaan mesin listrik, transmisi DC, teknik pengaturan manajemen

industri, operasi sistem tenaga listrik, proteksi sistem tenaga listrik,listrik lanjut, sistem manajemen K3 serta sebuah mata kuliah wajib yaitu kewirausahaan. Dalam kurikulum 2007(revisi 2009) terdapat 110 SLS mata kuliah wajib, 6 SKS mata kuliah pilihan yang harus diambil dari 10 mata kuliah pilihan, sehingga jumlah total yang wajib dilulusi taruna sebanyak 116 SK. Sistem pembelajaran dibangun berdasarkan perencanaan yang relevan dengan tujuan, ranah belajar, dan hirarkinya. Pembelajaran dilaksanakan menggunakan berbagai strategi dan teknik yang menantang, mendorong taruna untuk berfifkir kritis, bereksplorasi, brekreasi, dan bereksperimen dengan memanfaatkan aneka sumber. Seluruh dosen wajib menyiapkan semua perangkat pembelajaran, yaitu deskripsi, silabus, satuan acara perkuliahan (SAP), buku ajar dan media pembelajaran. Semua mata kuliah sudah mempunyai deskripsi, silabus dan SAP yang diperbaharui setiap tahun. Perkuliahan tatap muka dilaksanakan di kelas atau di laboratorium (indoor), menggunakan media slide projector, over head projector (OHP) dan atau alat pengeras suara. Taruna dan dosen Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta melaksankan perkuliahan minimal 15-16 kali tatap muka per semester. Taruna dilibatkan secara aktif dalam proses belajar dalam melalui pelaksanaan pendekatan pembelajaran yang bersifat student oriented. Beberapa taruna yang sudah lulus suatu mata kuliah praktikum dilibatkan dalam praktikum melalui perannya sebagai asisten praktikum. Penilaian kemajuan dan keberhasilan taruna pada setiap mata kuliah ditentukan berdasarkan nilai tugas diberi bobot > 20%. Untuk mempermudah taruna dalam proses penyusunan dan tugas akhir, telah disusun SOP (standard operating procedure) tentang proses penyusunan dan tugas akhir. Setiap dosen rata-ratamembimbing 3 orang taruna per semester, dengan frekuensi bimbingan rata-rata 8 bulan. Interaksi akademik antar sivitas akademika berlangsung intensif. Interaksi antar dosen dilakukan melalui pertemuan dosen mata kuliah, praktekum, rapat jurusan dan dlam pelaksanaan tri darma perguruan tinggi. Ineraksi dosen dan taruna dilaksanakan dalam bentuk bimbingan akademik (perwalian), bimbingan tugas akhir, bimbingan praktek industri, pelaksanaan seminar/pelatihan dan sebagainya. Interaksi dosen dan taruna serta tenaga

pendukung berlangsung dalam praktiku, pelaksanaan seminar, workshop, dan lain-lain. Untuk melaksanakan interaksi akademik tersebut, Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta mempunyai sarana dan prasarana yang memadai dalam bentuk ruang kuliah, ruang ujian, ruang dosen, perpustakaan jurusan, laboratorium, ruang komputer, dan ruang lainnya. Seluruh sivitas akademika diberi kesempatan seluas-luasnya untuk aktif dalam kegiatan akademik baik di kampus STIP Jakarta maupun di perguruan tinggi/lembaga lain, antara lain dengan pemberian kontribusi dana kepada dosen untuk mengikuti seminar/pelatihan di luar STIP Jakarta.

Kepribadian ilmiah yang meliputi kejujuran, obyektifitas, keingintahuan yang tinggi, etika, kedisiplinan, tanggung jawab dan sebagainya di kembangkan melalui berbagai cara dan kesempatan, antara lain pada saat ujian mata kuliah dan tugas akhir, penyusunan tugas akhir, pelaksanaan penelitian, penyelenggaraan seminar/pelatihan, keikutsertaan dalam kegiatan kompetitif, dan sebagainya. Kepuasan lulusan dan pengguna lulusan dilacak melalui kuesioner dan website www.stipjakarta.ac.id pada umumnya alumni menyatakan puas selama menempuh perkuliahan di Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta , meskipun ada beberapa usul dan saran untuk perbaikan. Penggunaan lulusan menyatakan bahwa lulusan Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta mampu bekerja sesuai standar yang ditetapkan di instansi tersebut. Sumber dana untuk pengelolaan Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta berasal dari sumbangan penyelenggaraan pendidikan (SPP) dan dana penunjang pendidikan (DPP). Dana penghasilan negara pajak (PNBP) dan hibah kompetinsi. Besarnya alokasi dana untuk Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta adalah 70% dari total alokasi dana, sedangkan alokasi dana dari jurusan dari SPP sebesar 70% dari total jumlah pembayaran SPP dan DPP dari taruna Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta.

Sarana ruang kuliah, ruang dosen, ruang administrasi, ruang perpustakaan/ruang baca, ruang komputer, ruang laboratorium, dan ruang untuk melakukan interaksi ilmiah telah dapat memenuhi kebutuhan. Bersamasama dengan PS S1 PTE dan S1 PTIK, Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta mempunyai 10 ruangan kuliah yang terbesar di gedung KALK A, dan KALK B yang semuanya telah di lengkapi LCD dan ber AC, 3 ruang multimedia, 1 ruang seminar/ujian tugas akhi. Setiap ruang kuliah dapat menampung sekitar 25-50 orang taruna.

Untuk menujang kegiatan praktikum maupun penelitian disediakan laboratorium digedung EG LT1. Ruang perpustakaan seluas 75 m menyatu dengan ruang jurusan di gedung EG LT2. Koleksi yang dimiliki perpustakaan sebanyak 911 judul buku teks dan referensi dengan jumlah total 2330 eksemplar. Selain itu terdapat pula koleksi disertai, tesis, skripsi, tugas akhir, jurnal dan majalah ilmiah populer. Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta memiliki ruang lab software dan pemrograman seluas 108 m dengan 50 unit komputer yang dirancang khusus untuk layanan internet bagi dosen, taruna. Fasilitas di unit-unit laboratorium secara umum masi perlu ditingkatka, baik untuk pembelajaran, penelitian maupun layanan jasa. Pengelolaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana dilakukan bersama-sama oleh jurusan dilakukan oleh kepala laboratorium. Dosen banyak melakukan penelitian dengan sumber dana dari berbagai lembaga dan program, dan sebagainya hasilnya telah dipublikasikan melalui seminar atau jurnal. Pada 3 tahun terakhir dilakukan 12 penelitian dengan sumber dana dari PNBP STIP Jakarta dan DP2M dikti kemdiknas. Sebagian hasil penelitian telah ditulis dalam jurnal ilmiah terakreditasi maupun yang belum terakreditasi. Selama 3 tahun terakhir, hasil penelitian yang telah dipublikasikan melalui jurnal ilmiah sebanyak 25 judul, 1 judul akan dipublikasikan di jurna internasional (accepted), 12 judul dipublikasikan di jurnal nasional terakreditasi dan 12 judul lainnya di jurnal nasional tudak terakreditasi penulisan buku ber-ISBN sejak 2006 sampai 2010 ada 4 judul buku. Ada salah satu dosen Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta juga telah berkontribusi dalam seminar internasional. Secara umum peran serta dosen dalam seminar 3 tahun terakhir baik sebagai panyaji dan sebagai peserta seminar meningkat signifikan.

Kualitas proses dan materi perkuliahan dikembangkan antara lain melalui aplikasi hasil penelitian yang dilakukan dosen sebagian telah dikomunikasikan kepada masyarakat yang memerlukan melaui kegiatan pengabdian kepada masyarakat secara formal, maupun secara informal kepada klangan masyarakat tertentu ketika dosen membimbing KKN, PKL dan sebagiannya. Jumlah kegiatan pengabdian yang dilakukan 3 tahun terakhir dosen Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta sebanyak 21judul dengan pembiyaan PNBP STIP JAKARTA dan 4 judul dengan mandiri. SUSUNAN TIM PENYUSUN DAN DESKRIPSI TUGASNYA

1. Penanggung Jawab JAKARTA) 2. Narasumber Internal

: Prof. Dr. Husain Syam, M.TP (Dekan FT STIP : 1. Drs. Darmawang, M. Kes (PD I) 2. Dra. Nahriana, M.Pd (P D II) 3. A. Muhammad Idkhan, ST,MT. (PD III) 4. Drs. Marsud Hamid, M.Kes (Sekjur JPTE)

3. Narasumber Ekstern

: 1. Dr. H.Ilham Thayf, MM (Ketua AKLI Makassar) 2. Drs. Waji Maladju, M.Pd (Ketua IKA STIP

JAKARTA) 3. Negeri 5 Makassar 4. Alumni Prodi D3 TE 4. Koordinator Penyusun Borang Fakultas 5. Ketua : Drs. Darmawang, M. Kes (PD I FT STIP JAKARTA) : Drs. Alimuddin Saban Miru, M.Pd Ketua Jurusan PTE FT STIP JAKARTA

6. Sekretaris

: Al Imran, S.T.,M.T. Ketua PS D3 TE

7. Koordinator Penyusun Evaluasi Diri PS 8. Koordinator Penyusun Dokumen Borang PS

: Al Imran, S.T.,M.T. Ketua Prodi JPTE FT UNM : Firdaus, S.Pd, M.T. Dosen JPTE FT UNM/Kepala Unit Perpustakaan, Data dan Informasi

Penanggung Jawab Penyusunan Topik 9. Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran 10. Tata pamong, Kepemimpinan, system Pengelolaan, pinjaminan Mutu dan sistem informasi 11. Taruna dan lulusan 12. Sumberdaya manusia 13. Kurikulum, pembelajaran Dan suasana akademik 14. Pembiayaan, sarana dan Prasarana akademik 15. Penelitian, pengabdian Kepada masyarakat dan kerjasama : Hj. Diah Darma Andayani, S.T.,M.Tel.Eng : Hasrul Bakri, S.Pd.,M.T. : Zulhajji, S.T.,M.T. : Hj. Dyah Darma Andayani, S.T, M.Tel.Eng : Zulhajji,S.T.,M.T. :Hasrul Bakri, S.Pd, M.T. : Firdaus, S.Pd., M.T.

BAB I DESKRIPSI SWOT SETIAP KOMPONEN

A. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN SERTA STRATEGI PENCAPAIAN

1. Visi Tahun 2030 menjadi Jurusan Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan yang dapat menghasilkan sumber daya manusia yang ahli di bidang Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan yang unggul dan bertaraf internasional, berdaya saing tinggi, serta beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa Tampak pada Tabel 1 berikut. Tabel 1. Perbandingan visi perguruan tinggi ( STIP Jakarta), dengan Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK)
PT STIP JAKARTA STIP JAKARTA sebagai pusat
Pendidikan, pengkajian, Dan pengembangan Pendidikan, sains, Teknologi, dan seni berwawasan kependidikan dan kewirausa

Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta


Tahun 2025 PS D3 Ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta Menjadi pusat Pendidikan dan Pengembangan sumber daya manusia ahli madya Teknik Elektro yang professional, berdaya saing tinggi, berjiwa wirausaha, serta beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk memenangkan persaingan pasar kerjaglobal.

2. Misi Untuk mewujkan visi tersebut, Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta mempunyai Misi sebagai berikut, 1. Meningkatkan pelaksanaan pendidikan bidang Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan yang bertaraf nasional dan internasional. 2. Meningkatkan pelaksanaan penelitian terapan dibidang

Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan yang mendukung bidang teknologi pelayaran yang bermanfaat bagi mitra industri kemaritiman. 3. Meningkatkan penyelenggaraan pengabdian kepada masyarakat maupun industri pelayaran, pemanfaatan hasil pendidikan di bidang pelayaran, penelitian di bidang pelayaran untuk

kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat secara luas. Meningkatkan pelaksanaan Tatakelola Pendidikan di bidang Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan yang Transparan dan Akuntabilitas. yang juga sejalan dengan visi STIP Jakarta. Tabel 2. Perbandingan misi Perguruan Tinggi (STIP Jakarta), Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK)
NO PT STIP JAKARTA Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK)

Menyiapkan sumber daya manusia yang professional di bidang pendidikan dan nonkependidikan

Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan untuk menghasilkan tenaga kerja yang memiliki budi pekerti yang luhur, bermoral memiliki integrasi, dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Memberikan layanan Pendidikan yang prima Kepada masyarakat Luas dalam peningkatan Kualitas hidup pribadi, masyarakay, bangsa, dan negara

Menjadi pusat informs dan diseminasi bidang ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) bagi masyarakat luas untuk peningkatan kualitas hidup pribadi, masyarakat, bangsa, dan Negara.

Meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan memperhatiakan relevansinya dengan kebutuhan masyarakat

Menanamkan budaya akademik, profesionalisme, dan kewirausahaan kepada civitas akademik yang kualitas lulusannya sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Memberikan kesempatan seluasluasnya kepada semua warga Negara dalam memperoleh pendidikan yang berkualitas dengan memperhatikan keragaman latar belakang sosial, budaya, ekonomi, geografi, dan sebagainya.

Menjalin kerjasama yang sinergis dan berkelanjutan dengan stakeholder (perguruan tinggi dalam dan luar negeri, lembaga pemerintah dan swasta, dunia usaha dan industri, organisasi profesi dan asosiasi industri).

Mengembangkan STIP Jakarta sebagai teaching and research university menuju word cllass university

Menjadi pusat pengkajian dan pengembangan penelitian, dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang teknik elektro

3. Tujuan Tujuan jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) merupakan penjabaran atas spesifikasi STIP Jakarta yang tampak pada table 3 berikut Table 3. perbandingan tujuan perguruan tinggi (STIP Jakarta), dan jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) NO 1 STIP Jakarta Menghasilkan luulsan enaga kependidikadan nonkependidikan professional yang dapat diterima sebagai warga masyarakat yang memiliki budi pekerti luhur Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) Menghasilkan lulusan yang menguasai pengetahuan dasar Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) secara komprehensif, mantap, dan mendalam sehinggaa dapat menerapkan, mengembangkan, menyesuaikan dengan berbagai situasi dan perubahan Menjadi program studi yang bertata kelola baik (good study program governance) sesuai dengan prinsip TQM (total quality management)

Menjadi universitas yang mandiri dan bertata kelola baik (good university governance) yang akuntable sesuai dengan peraturan perundang-undangan Menghasilkan produk IPTEKS berwwasan kewirausahaan yang menjunjung tinggi nilainilai

Memiliki jejaring kerja sama konvensional dalam bidang

Menghasilkan produk ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) yang berwawasan kewirausahaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai religious Memeiliki jejaring kerjasama professional dalam bidang pendidikan,

pendidikan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dengan pemerintah (pusat dan daerah, BUMN, swasta, dan institusi lembaga/badan, baik pada tingkat nasional maupun internasional untuk keselamatan manusia Peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan dengan atmosfer akademik yang sehat sehingga tumbuh dan berkembang kemampuan intelektual, emosional, social dan religius

penelitian, pengabdian kepada masyarakat dengan stek holder

Meningkatkan kualitas penyelenggaraan program studi pendidikan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) yang berlandaskan prisip TQM dengan atmosfir akademik yang sehat sehingga tumbuh dan berkembang kemampuan intelektual, emosional, sisoal, dan religius

4. Sasaran Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) meliputi peningkatan kemampuan dosen, staff admininstrasi, dan taruna dalam memanfaatkan teknologi informasi, peningkatan kualitan perpustakaan, peningkatan relevansi, dan kualitas kurikulum, peningkatan kemampuan dosen dalam pembelajaran, pengembangan kemampuan dosen dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sasaran beserta strategi pencapaiannya diturunkan dari sasaran dan strategi yang ditetapkan fakultas. Kegiatanyang dilakukan untuk setiap strategi disesuaikan dengan kapasitas program studi. NO SASARAN STRATEGI & TAHAPAN PENCAPAIAN 1 Peningkatan kualitas a. Menetapkan daya input taruna baru tampung dengan strateginya mempertimbangkan rasio jumlah dosen dan taruna b. Melakukan promosi

c.

Peningkatan kualitas dosen staf admininstrasi

d.

e.

f.

g.

h.

Peningkatan kualitas perpustakaan

a.

b.

sistm penerimaan MABA, melalui berbagai cara seperti membentuk sosialisasi yang berkunjung ke sekolahsekolah, mencetak leaflet/brosur yang dikirim ke sekolahsekolah Mengupayakan adanya penerimaan mahaiswa melalui jalur SNMPTN dan PMDK Meningkatkan jumlah dosen yang berkualifikasi S2 dan S3 Meningkatkan jumlah dosen yang emiliki sertifikan profesi Meningkatkian kemampuan dosen memanfaatkan kemampuan teknologi informasi dan komunikasi Recruitment dosen sesuai kebutuhan dan berdasarkan latar belakang didikan minimal S2 dalam bidang kehlian yang relevan Meningkatkan jumlah artikel dosen yang dapat dimuat pada jurnal nasional terakreditasi Penambahan koleksi pustaka (buku dan jurnal ilmiah Pengadaan catalog elektronik (e-library)

c. Peningkatan layanan perpustakaan d. Pelatihan penggunaan catalog elektronik e. Sosialisasi penggunaan catalog elektronik 4 Peningkatan relevansi dan kualitas kurikulum a. Workshop dan loka karya kurikulum sekali dalam lima tahun b. Survey kepuasan alumni dan stekholder a. Workshop pembuatan perangkat pembelajaran b. Workshop pengembangan media pembelajaran c. Pendampingan dosen m uda oleh dosen senior a. Pelatihan Metodologi penelitian b. Pelatihan penyusunan proposal pengabdian kepada masyarakat c. Pendampingan dosen muda oleh dosen senior dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat a. Pembuatan SOP b. Penginputan data EPSBED program studi secara teratur sebelum bulan april dan oktober pada setiap tahun akademik berjalan a. Penyusunan laporan evaluasi diri program studi untuk kepentingan penyusunan proposal

Peningkatan kemampuan dosen dalam pembelajaran

Pengembangan kemampuan dosen dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat

Peningkatan kualitas pengelolaan program studi

Penyusunan laporan evaluasi diri program studi secara berkala

Peningkatan intensitas bimbingan dosen kepada taruna

hibah b. Peningkatan kemampuan program studi untuk melakukan evaluasi diri dan analisis SWOT sebagai acuan dalam penyusunan program a. Penelitian buku panduan pembimbingan taruna b. Penerbitan buku panduan penulisan skripsi a. Peningkatan kualitas penilaian proses pembelajaran semua mata kuliah b. Pelaksaan ujian akhir semester terpadu c. Pemasukan nilai akhir semester tepat waktu sesuai jadwal a. Peningkatan kompetensi keahlian dosen dalam proses pembelajaran di labolatorium/workshop b. Pemenuhan standar pelayanan pembelajaran minimal Strategi dan tahapan pencapaianya Di laboraturium/workshop a. Peningkatan kegiatan ilmiah taruna dalam program kreativitas b. Peningkatan keterlibatan taruna dalam lombalomba inovasi,baik

10

Peningkatan kegiatan evaluasi pembelajaran

11

Peningkatan ke efektipan proses pembelajaran

No

Sasaran Di laboraturium/workshop Peningkatan kualitas pembinaan kegiatan ketarunaan

12

13

Peningkatan kualitas pembinaan kegiatan ketarunaan

tingkat nasional maupun international a. Peningkatan kuantitas dan kualitas kegiatan ekstra kulikuler b. Peningkatan jumlah kegiatan kajian ilmiah dan keagamaan taruna

14

Peningkatan kesejahteraan taruna

a. Peningkatan jumlah kegiatan untuk dapat menunjang kebutuhan hidup taruna b. Penambahan jumlah taruna penerima beasiswa,baik dari instansi pemerintah maupun swasta a. Peningkatan kualifikasi akademik dosen b. Penyediaan peta kualifikasi akademik dosen a. Pelatih kewirausahaan b. Melakukan kerja sama dengan DUDI untuk program magang wirausaha taruna a. Peningkatan system pengelolaan unit bisnis program studi yang standart b. Pengembangan kegiatan bisnis pada masingmasing unit

15

Peningkatan kompetensi akademik dosen

16

Peningkatan kompetensi kewirausahaan taruna

17

Pengembangan unit produksi (wirausaha)

18

Peningkatan kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana akademik

a. Peningkatan kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana perkuliahan b. Mengoptimalkan penggunaan TIK dalam pelaksanaan perkuliahan

19

Peningkatan efisiensi dan efektivitas sumber daya, srana, dan prasarana kampus

a. Peningkatan kuantitas dan kualitas sumber daya, sarana, dan prasarana kampus b. Peningkatan kemampuan dosen dan taruna dalam pemanfaatan sarana dan prasarana kampus

5. Keterkaitan antara visi, misi, tujuan dan sasaran Keterkaitan D4 Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) disusun untuk mewujudkan visi dan mencapai tujuan program studi. Misi menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan untuk menghasilkan tenaga D4 ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) yang professional, memiliki budi pekerti yang luhur, bermoral memiliki integritas, dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa; Menjadi pusat informasi dan diseminasi bidang ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) bagi masyarakat luas untuk peningkatan kualitas hidup pribadi, masyarakat, bangsa, dan Negara; Menanamkan budaya akademik, profesionalisme, dan kewirausahaan kepada civitas

akademik yang kualitas lulusannya sesuai dengan kebutuhan pasar, adalah dalam rangka mewujudkan visi sebagai program studi yang unggul untuk mencapai tujuan menghasilkan lulusan yang menguasai pengetahuan dasar ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) secara komprehensif, mantap, dan mendalam sehingga dapat menerapkan, mengembangkan, dan menyesuaikan dengan berbagai situasi dan perubahan dan menjadi program studi yang bertata kelola baik (Good Study Program Governance) sesuai dengan prinsip TQM (Total Quality Management) Menjalin kerjasama yang sinergis dan berkelanjutan dengan stakeholder (perguruan tinggi dalam dan luar negari, organisasi masyarakat, asosiasi profesi dan asosiasi industri) dan menjadi pusat pengkajian dan pengembangaan penelitian, dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) adalah rangka mencapai tujuan untuk memiliki jejaring kerjasama profesional dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dengan stakeholder dan peningkatankualitas penyelenggaraan Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) yang berlandasan prinsip TQM dengan atmosfir akademik yang sehat sehingga tumbuh dan berkembang kemampuan intelektual, emosional, social dan religious. Misi mengamalkan hasil pengembangan ilmu kepada masyarakat dilaksanakan untuk mewujudkan visi sebagai program studi yang bermakna, dan mencapai tujuan untuk dapat memberikan layanan jasa kepada masyarakat dalam bidang Ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) dan terapannya. Tercapainya tujuan program studi seiring dengan tercapainya sasaran yang ditetapkan, yaitu peningkatan kualitas kurikulum, proses perkuliahaan, penilaian, dosen, staf administrasi, sarana prasarana, manajemen, kegiatan taruna, dan kerjasama. Untuk mencapai sasaran tersebut dilakukan berbagai strategi yaitu peninjauan kurikulum setiap 5 tahun sekali agar kurikulum mengikuti perkembangan dan tuntutan pengguna lulusan dan masyarakat; pengembangan silabus, RPP, bahan ajar dan; penyelenggaraan lesson study; peningkatan monitoring perkuliahan,

evaluasi internal, kualitas bimbingan skripsi, mekanisme ujian skripsi, dan Praktek Industri; standardisasi penilaian perkuliahan, pengiriman dosen dan tenaga pendukung untuk studi lanjut dan atau pelatihan; peningkatan sarana dan prasarana ruang kuliah dan laboratorium; pendampingan dalampenyusunan proposal kegiatan yang kompetitif; penyelenggaraan pelatihan dasar-dasar manajemen organisasi; peningkatan kualitas dan kuantitas penelitian, pengabdian pada masyarakat, tulisan untuk jurnal yang terakreditasi, dan peningkatan jejaringan kerja sama. Berdasarkan analisis SWOT (table 4), maka pencapaian visi program studi yang unggul dan bermakna dalam bidang pengembangan dan penerapan Ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) menjadi realistis pada tahun 2025. Tabel 4. Analisis SWOT,Visi,misi,Tujuan dan sasasran program studi serta strategi pengembangannya

Evaluasi Internal

KEKUATAN (strength)

KELEMAHAN (weakness)

Evaluasi eksternal

1.visi,misi tujuan dan sasaran program studi sesuai dengan visi,misi,tujuan dan sasaran faskultas dan perguruan tinggi. 2.misi program studi disusun untuk mewujudkan visi,tujuan dan sasaran program studi. 3.visi dan misi tertulis pada berbagai bentuk media sehingga mudah dibaca dan dipahami oleh sivitas akademika.

Pemahaman terhadap visi dan misi pada sebagian sivitas akademika masih kurang.

Kesempatan (opportunity)
1.Kebijakan pemerintah mempercepat,pembangunan dan pertumbuhan kawasan timur Indonesia. 2.otonomi daerah memerlukan SDM berkualitas dalam bidang teknik elektro. 3.kecendrungan aplikasi dan pengembangan bidang ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) dimasa depan mengarah kepada perpaduan antara mesin,tenaga listrik,elektronik,control dan computer (mekatronika). 4.penciptaan lapangan kerja baru dibidang listrik (wirausaha) sangat besar 5.trealisasinya PP nomer 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan dan UU nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen.

Strategi (S-O)
1.menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan yang berorientasi pada ketercapaian visi. 2.meningkatkan koordinasi tema penelitian dan kegiatan lain yang berorientasi pada ketercapaian visi.

Strategi (W-O)
1.melakukan sosialisasi yang intensif kepada sivitas akademika mengenai makna visi misi. 2.meningkatkan mutu lulusan untuk dapat berkompetisi pada persaingan pasar kerja.

Ancaman

Strategi

Strategi

(thereat)
lowongan kerja dibidang ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) sebagai PNS sangat terbatas. Terbukanya peluang perguruan tinggi swasta untuk mengembangkan diri termasuk menyelaenggarakan program pendidikan tenaga kependidikan. Jumlah taruna yang mempunyai ekonomi lemah cukup tinggi. Dampak globalisasi ekonomi,budaya,dan pasar bebas,dengan lapangan kerja yang makin kompetitif.

(S-T)
Memperbaharui program program pelaksanaan misi secara periodic sejalan dengan perkembangan iptek.Dengan mempertimbangkan permasalahan di atas ,maka Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) harus melakukan berbagai upaya nyata agar segera dapat memperbaiki kinerjanya secara keseluruhan. Untuk itu,issue strategis pengembangan Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) adalah peningkatan relevansi,atmosfir akademis,manajemen internal dan pengorganisasian serta efisiensi dan produktivitas semua sumber daya yang ada.

(W-T)

Meningkatkan komitmen sivitas akademika untuk selalu mengikuti dan menerapkan perkembangan iptek dalam semua kegiatan.

B. TATA PAMONG,KEPEMIMPINAN,SISTEM PENGELOLAHAN, DAN PENJAMINAN MUTU.


1.Personil beserta fungsi dan tugas pokoknya Program studi D4 ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) merupakan salah satu PS di jurusan pendidikan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) FT PT STIP JAKARTA.dalam struktur organisasi FT,PS merupakan satuan terkecil yang berfungsi PS dikoordini oleh ketua PS,bekerja sama dengan sekretaris jurusan dan kepala laboratorium dengan arahan ketua jurusan (Gambar 1).ketua jurusan bertugas membantu rekan dalam penyelenggaraan Tru Dharma Perguruan Tinggi dam membina hubungan dengan lembaga lain baik internal maupun eksternal.Dalam tugas di bidang administrasi akademik, ketua jurusan dibantu oleh sekertariatan di Jurusan Pendidikan Teknik Elektro. Ketua Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) bertugas membantu ketua jurusan dalam mengkordinir penyusunan, peninjauan, dan pengembangan kurikulum dan silabus, serta mengkordinir perencanaan dan

pelaksanaan kegiatan akademik. Untuk pengelolaan laboratorium, ketua jurusan dibantu oleh kepala laboratorium, yang berperan mengkoordinir perencanaan serta pengadaan bahan dan alat laboratorium, pemeliharaan dan pengembangan laboratorium, kegiatan praktikum dan penelitian di laboratorium, kegiatan pelatihan berbasis laboratorium, kegiatan wirausaha berbasis laboratorium, serta kegiatan kerjasama dengan lembaga lain terkait dengan sarana, fasilitas, dan produk laboratorium Jurusan Pendidikan Teknik Elektro.

Dewan/ Staf Dosen

Kajur Sekjur

KKD

Ka. Prodi D3

Ka. Prodi S1

Ka. Lab

Pegawai Administrasi

Unit Pengembangan Jurusan

Taruna/Lembaga Ketarunaan Tingkat Jurusan

Keterangan Gambar: = Garis Komando = Garis Konsultasi Gambar 1. Struktur organisasi tata kelola fakultas a) Ketua Jurusan 1) Wewenang a) Mengusulkan sekertaris jurusan, ketua program studi, kepala lab dan ketuaketua unit kepada senat Fakultas dengan mempertimbangkan saran dan masukan dosen. b) Mengusulkan pemberhentian sekertaris jurusan, ketua program studi, kepala lab, dan ketua-ketua unti jika tidak melaksanakan tugas sebagaimana mestinya. c) Mengangkat ketua dan anggota Kelompok Kerja Dosen (KKD) atas usulan sekertaris jurusan d) Mengangkat dosen Pembina lembaga ketarunaan e) Member teguran lisan dan atau tertulis kepada dosen, staf, dan taruna yang melanggar aturan. f) Menunjuk dosen atau staf untuk mewakili jurusan dalam kegiatan akademik. = Garis Koordinasi

g) Menunjuk dosen untuk menjadi penasehat akademik,pembimbing dan penguji : skripsi/tugas akhir,pembimbing praktek industry,dosen tutor,pendamping baksos,panitia Penerimaan Taruna Baru (PMB). h) Memberikan atas kinerja dosen dan pegawai administrasi jurusan melalui daftar penilaian prestasi pegawai (DP3) secara objektif. i) Member penghargaan kepada dosen,staf administrasi,dan taruna yang berprestasi. j) Mengusulkan dan pemberhentian dosen dan staf administrasi yang tidak melaksanakan tugas selama 3(tiga) bulan secara berturut-turut k) Menguslkan dosen,staf administrasi,dan atau taruna yang berprestasi untuk memperoleh penghargaan kepada tingkat yang lebih tinggi l) Merekomendasikan calon taruna transfer kepada BAAK m) Menandatangani SK mengajar dosen atas nama dekan 2). Tugas : a) Mengkoordinasi penyusunan, perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan serta evaluasi sebagian tugas pokok dan fungsi fakultas yang di bebankan kepada jurusan. b) Menkoordinasi perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan serta mengevaluasi pengembangan dan pembinaan sivitas akademika pada tingkat jurusan. c) Menyusun rencana kerja jurusan d) Menyusun rencana anggaran jurusan berdasarkan masukan ketua PS, kepala Laboratorium dan ketua unit pengembangan jurusan e) Mengusulkan taruna yang Drop Out (DO) ke pimpinan fakultas f) Mengusulkan taruna calon penerima beasiswa dan pemberhentian penerima beasiswa b. Sekretaris Jurusan 1. Wewenang a. membantu ketua jurusan dalam membantu fungsi control. b. member masukkan dan pertimbangan kepada ketua jurusan dalam rangka pengembangan jurusan c. mengusulkan tim KKD kepada ketua jurusan 2. Tugas a. membuat jadwal ujian seminar proposal, seminar hasil dan ujian akhir S1 dan D3. b. membuat jadwal pertemuan yang akan dilaksanakan di jurusan pendidikan teknik elektro c. membuat format daftar kehadiran dosen d. merekap jumlah kehadiran dosen setiap bulan untuk dilaporkan kepada pimpinan fakultas e. memberi paraf pada semua surat-surat yang akan di tanda tangani oleh ketua jurusan kecuali transkrip nilai taruna S1 dan D3 f. meregistrasi taruna transfer dan pindahan baik dari Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta maupun dari luar institusi

g. membuat jadwal perkuliahan semester pendek baik S1 maupun D3 h. menkoordinir administrasi penggunaan ATK c. Ketua Program Studi Ketua Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) dipegang oleh seorang dosen yang dipilih oleh Ketua Jurusan, di setujui oleh senat fakultas, yang kemudian di angkat dan di berhentikan oleh Rektor. Ketua PS bertanggung jawab untuk mebnjamin kelancaraan dan keberhasilan pelaksanaan kurikulum dan proses belajar mengajar. Uraian tugas Ketua PS selengkapnya ditunjukkan pada table berikut : Tabel 5. Uraian tugas dan indicator kinerja ketua PS.
No 1 2 3 4 5 6 7 8 Uraian Tugas Menyusun rencana kerja program studi sebagai pedoman kinerja Ketua PS Membuat konsep pengembangan konsep kurikulum sekali dalam 5 (lima) tahun Menyusun jadwal perkuliahan setiap semester menyusun beban kerja dosen tiap semester Monitoring pelaksanaan perkuliahan sebagai bahan evaluasi Merencanakan pelaksanaan evaluasi perkuliahan setiap semester Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan program studi Melakukan monitoring dan evaluasi SIAKAD (Sistem Informasi Akademik) Program studi Indikator Kinerja Rencana kerja program studi kurikulum program studi jadwal perkuliahan SK mengajar Hasil Monitoring Jadwal evaluasi Perkuliahan Laporan kegiatan program studi SIA yang lengkap dan terkini

Selain tugas pokok di atas, Ketua PS juga bertugas untuk mengembangkan asmosfir akademik yang kondusif untuk kegiatan belajar mengajar, melakukan koordinasi dengan kepala laboratorium dalam rangka perkuliahan praktikum di laboratorium , bersama sama dengan Ketua PS lain menyusun anggaran program studi. d. Kepala Laboratorium 1. Wewewenang a. membentuk unit unit laboratorium b. mengangkat coordinator unit-unit laboratorium c. mengusulkan staf laboratorium untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan d. memberi perstujuan pengunaan sumber daya laboratorium 2. Tugas a. mencari sumber dana lain untuk pengembangan laboratorium b. mengusulkan jadwal perkuliahan mata kuliah praktikum kepada program studi. c. menyediakan peralatan/bahan yang di butuhkan pada setiapm awal semester d. melakukan pemeliharaan dan perbaikan peralatan secara berkala setiap akhir semester e. memberikan surat keterangan bebas laboratorium kepada taruna yang akan mengikut

ujian skripsi dan tugas akhir f. memberikan surat keterangan bebas laboratorium pengujian tugas akhir taruna yang akan diajukan dalam tugas akhir g. merencanakan dan mengadakan alat dan bahan untuk kegiatan praktikum sesuai usulan dari penanggung jawab laboratorium, laporan dan teknisi. h. merencanakan dan mengadakan alat dan bahan untuk kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sesuai usulan dari penanggung jawab laboratorium, laporan dan teknisi. i. mengatur dan melaporkan administrasi keuangan penggunaan dana Daftar Isian Kebutuhan (DIK), Sarana Pendidikan (Sardik)/Biaya Operasional Praktikum (BOP), dan sumber dana lain dari masyarakat dan penggunaan laboratorium kepada ketua jurusan j. memfasilitasi laboratorium untuk kelancaran kegiatan praktikum, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat k. memfasilitasi laboratorium untuk kelancaran kegiataan pemeliharaan dan pengembangan laboratorium l. menginventariskan alat dan bahan di laboratorium m. melaksanakan perbaikan dan pemeliharaan fasilitas dan alat di laboratorium n. mewakili ketua jurusan jika berhalangan dalam tugas yang menyangkut pembatasan fasilitas dan keuangan o. memfasilitasi pengembangan KBK dan mengembangkan kerja sama denganpihak luar untuk pemanfaataan dan peningkatan fasilitas laboratorium e.Unit Pengembang, Pembelajaran, Penelitian dan Jurnal 1) Wewenang a. mencari alternative sumber dana lain untuk pengembangan jurusan b. menolak jurnal dosen yang melewati batas pemasukkan naskah jurna; yang telah di tentyukan waktunya 2) Tugas a. membuat jadwal pelatihan, seminar-seminar, dan penerbitan jurnal b. menerbitkan jurnal setia 6 (enam) bulan sekali f.Unit data dan perpustakaan 1) Wewenang a) memberhentikan keanggotaan bagi taruna yang melanggar tata tertib perpustakaan b) mengusulkan penambahan koleksi perpustakaan yang relevan kepada ketua jurusan 2) Tugas a) meregistrasi semua taruna yang menjadi angora perpustakaan b) membuat kartu anggota perusahaan c) meregistrasi judul-judul buku koleksi perpustakaan d)meregistrasi jumlah buku koleksi perpustakaan e)meregistrasi pengunjung perpustakaan setiah hari f) memberikan surat keterangan bebas perpustakaan kepada taruna yang akan mengikuti ujian skripsi dan tugas akhir.

g.unit humas dan kerja sama 1)Wewenang a) mengadakan kerja sama dengan DUDI dan Stakeholder b) mengusulkan dosen pembimbing dan penguji praktek industri taruna baik program S1 dan D3 kepada ketua jurusan c) menunjuk dosen sebagai penguji tes praktek industry mahsiswa S1 dan D3 2) Tugas a) meregistrasi taruna yang akan mengambil mata kuliah praktek industri b) membuat jadwal tes praktek industry taruna S1 dan D3 c) memberikan sertifikat bagi taruna yang telah lulus tes praktek industry d) membuat format laporan praktek industry taruna, baik program studi S1 dan D3 e) merekap jumlah alumni yang telah memperoleh pekerjaab atau belum h. Unit Produksi 1) Wewenang a) mengadakan kerja sama dengan DUDI dan Stakeholder b) memberikan penghargaan kepada dosen penanggung jawabmata kuliah praktikum c) memberikan sertifikat pelatihan, seminar, dan workshop 2) Tugas a) membuat jadwal pelatihan, seminar, dan workshop enterprenuership b) mengadakan pelatihan bidang-bidang keteknikaan c) mengandakan jobsheet, modul, buku ajar dan buku control kuliah praktikum d) mengembangkan tim layanan masyarakat untuk mengembangkan kemajuan laboratorium dan kesejahteraan staff laboratorium i. Kelompok Kerja Dosen Kelompok Kera Dosen (KKD) diangkat oleh ketua jurusan selama masa tugas 2 (dua) tahun atas usulan sekretaris jurusan. KKD terdiri atas 6 (enam) orang dengan sususnan 3 (tiga) orang dari latar belakang ilmu murni dan 3 (tiga) orang dari ilmu kependidikan. KKD yang telah diangkat pada periode I tidak boleh diangkat untuk periode II, tetapi dapat diangkat pada periode berikutnya. 1) Wewenang a) Merekomendasikan judul proposal tugas akhir/skripsi taruna yang layak kepada ketua jurusan hasil keputusan rapat KKD 2)Tugas a) Membuat judul-judul alternatif proposal tugas akhir/skripsi taruna

b)Menyeleksi judul proposal tugas akhir/skripsi taruna JPTE FTSTIP JAKARTA yang layak untuk diangkat yang diajukan sendiri oleh mahsiswa j. Dewan Dosen Dewan Dosen diangkat melalui rapat jurusan dan ditetapkan oleh Dekan FT STIP JAKARTA. Dewan dosen terdiri atas 4 (empat) orang dengann susunan 2 (dua)orang dari latar belakang ilmu murni dan 2 9dua) orang dari ilmu krprmdidikan 1) Wewenang a. merekomendasikan kepada dekan hal-hal yang dianggap perlu untuk ditindaklanjuti terhadap tugas dan wewenang ketua jurusan 2) Tugas a. mengawasi pelaksanaan tugas dann tanggung jawab ketua jurusan b. membuat resume dari hasil hasil pengawasan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab ketua jurusan c. mengawasi prosedur pelaksanaan pemilihan anggota senat fakultas utusan jurusan dan ketua jurusan. k. Pegawai Administrasi Jurusan Pegawai administrasi jurusan ialah bagian dari birokrasi jurusan yang ditettapkan oleh Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar melalui pembantu Dekan II. 1. meregistrasi taruna yang memprogakan mata kuliah semester pendek 2. menggandakan absensi dosen setiap bulan 3. menyiapkan perlengkapan proses belajar mengajar 4. segala macam bentuk informasi atau pengunguman jurusan menjadi tanggung jawabnya Mekanisme kerja dengan Stakeholder 1. tiap unit pengembangan jurusan sebelum mengadakan kerjasama dengan stakeholder terlebih dahulu menyampaikan kepada Pimpinan Jurusan untuk ditindaklanjuti dan Pimpinan Jurusan memberikan pertimbangan akan hal tersebut. 2. tiap unit pengembangan jurusan mwnindaklanjuti hasil rekomendasi pimpinan jurusan 3. tiap unit pengembangan menyampaikan laporan pertanggung jawaban hasil-hasil kerja sama dengan stake holder 3. Sistem Kepemimpinan, pengalihan (deputizing) serta Akuntanbilitas Pelaksanaan Tugas Sesuai dengan uraian jabatan STIP JAKARTA, kepemipinan program studi adalah ketua program studi (Ketua PS). Ketua PS dipegang oleh seorang dosen yang dipilih oleh ketua jurusan untuk disetujui oleh senat fakukltas yang kemudian diangkat dan diberhentikan oleh rector serta bertanggungjawab secara langsung kepada ketua jurusan. Ketua PS bertugas membantu ketua jurusan dalam kegiatan pelaksanaan pendidikan dan pengajaran, pengembangan dan penelitian iptek, pengembangan kerja sama, dan membantu terciptanya penyelenggaraan perguruan tinggi (Jurusan/fakukltas) yang akuntabel, efisien, efektif, transaparan. PTE dalam menjalankan tugas operasionalnya mampu menjabaekan visi, misi, dan tujuan kepada kegiatan operasional program studi, antara lain :(1) ketua PS

menyusun rencana program kerja program studi, dan disampaikan pada forum rapat jurusan untuk mendapatkan masukkan dan tanggapan-tanggapan oleh dosen-dosen, selanjutnya dibawa ke tingkat fakultas dan universitas untuk menyatakan keselarasan deskirpsi tugas melalui forum rapat penyusunan TOR Program kegiatan program studi; (2) menerjemahkan setiap deskripsi tugas yang terdapat pada TOR, antara lain (a) menyusun konsep perencanaan program kerja sebagai pedoman kinerja program studi, (b) penyempurnaan kurikulum, (c) perencanaan pendanaan, (d) pembelajaran, (e) pengadaan ujian, (f) Evaluasi dosen; (3) Ketua Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) dibantu dosen lain yg ditunjuk untuk menyusun, mengevaluasi dan merevisi jadwal setiap semester, mengkordinir rencana perkuliahan (melalui perangkat pembelajaran), serta merencanakan, melaksanakan, memonitor dan mengevaluasi kegiatan perkuliahan, ujian tengah semester (UTS), Ujian Akhir Semester (UAS); (4) ketua PS bersama tim yang ditunjuk melakukan peninjauan kurikulum Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) yang dilaksanakan secara periodic sekali dalam dua tahun. Jika dipandang perlu untuk melakukan revisi, maka dilaksanakan dalam forum khusus seperti lokakarya kurikulum. Peserta disahkan dengan SK Dekan FT STIP JAKARTA; (5) ketua Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) memberikan layanan pada dosen yang melaksanakan kegiatan tri dharma; (6) Ketua Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) dalam melaksanakan tugasnya berkodinas dengan Ketua Jurusan PTE, Pembantu Dekan 1 FT, dan Dekan FT; beserta berkodinasi dengan dosen dan staf di lingkungan program studi, jurusan dan fakultas. Ketua Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) dalam kaitannya dengan perorganisasian atau tata kerja antar unit dalam organisasi mengembangkan organisasi dan mekanisme kerja dengan menerapkan konsep proaktif antar bagian dan menajemen modern, yang lebih memfokuskan pada mekanisme dan sinergitas antar unit pelaksana. Oleh karenanya unit/sub harus mampu memberikan pelayanan yang bertangung jawab berdasarkan system yang standard dan tidak bergantung pada sosok perseorangan tertentu. Dengan demikian setiap permasalahan diharapkan dapat diselesaikan dengan cepat, tepat, dan tidak saling menunggu. Ketua Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) juga dimiliki kemampuan menjalin kerjasama. Kerjasamatersebut dilakukan dengan berbagai instansi baik pemerintah maupun swasta. Kerjasama tersebut selanjutnya dituangkan dalam bentuk MoU (memorandum of understanding) oleh pihak universitas. Sistem kepemimpinan mengacu pada statute PT STIP JAKARTA sedangkan pengalihan dan pertangungjawabkan pelaksanaan tugas diatur dengan Surat Keputusan Rektor PT STIP JAKARTA. Sistem koordinasi yang baik dan saling asah asih-asuh antarpersonil terkait dengan tugas dan pengembangan PS D3 teknik pimpinan di semua ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) FT STIP JAKARTA, baik secara transparan dan akuntabel dengan mempertimbangkan norma-norma dan peraturan yang berlaku. Taat azas adalah pegangan yang harus dilaksanakan oleh setiap pimpinan di semua bagian di PT STIP JAKARTA tidak terkecuali Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK). Peraturan yang menjadi pegangan adalah peraturan perundang-undangan , SK Gubernur , statute, SK Rektor , SK Dekan dan aturan-aturan yang telah menjadi konvensi di tingkat perguruan tinggi , fakultas maupun jurusan serta standar operational procedure ( SOP ). Selain itu norma-norma yang berkembang dan berlaku di lingkungan masyarakat kampus maupun masyarakat ilmiah pada umumnya juga menjadi acuan dalam memimpin PS. Dalam

implentasi system kerja yang di berlaukakn, selama ini pengelola PS telah menjalakan program secara transparan dan bertanggung jawab sesuai dengan peraturan akademik yang berlaku. Program dijalankan dengan menyertakan partisipasi dan seluruh dosen dan tenaga pendukung di Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK). Pengalihan (pembagian) tugas diatur berdasarkan kompetensi dengan mempertimbangkan keseimbangan beban tugas antar dosen dan tenaga pendukung. Untuk memenuhi azas legalitas setiap penugasan ditetapkan melalui surat tugas dekan. Monitoring dan evaluasi (money) terhadap keterlaksanaan tugas dan tercapainya sasaran yang telah ditetapkan, dilakukan oleh ketua jurusan serta tim penjamin mutu jurusan. Hasil dari proses money tersebut dibahas dalam forum rapat jurusan. Selain itu setiap akhir tahun ketua jurusan melaporkan pelaksanaan program jurusan di forum rapat jurusan, yang selanjutnya dilaporkan hasilnya kepada dekan. Semua ini dilaksanakan dalam rangka menjamin adanya akuntabilitas terhadap pelaksanaan tugas sekaligus untuk menjamin adanya transparasi di semua tahapan pelaksanaan program. 3. Partisipasi Sivitas Akademika dalam Pengembangan Kebijakan, seta Pengelolaan dan Koordinasi Pelaksanaan Program. Pengembangan kebijakan akademik dan peraturan pada tingkat fakultas ditetapkan oleh senat fakultas, sedangkan pengelolaan dan koordinasi pelaksanaan programnya dilaksanakan oleh dekan, pembatu dekan dan unsur pelaksana akademik di jurusan beserta jajaranya. Anggota senat fakultas terdiri atas guru beasar, dekan, pembantu dekan, ketua jurusan dan perwakilan dosen daris etiap jurusan. Dalam implementasinya, aspirasi dosen dapat disampaikan kepada senat melalui perwakilan jurusan di senat fakultas. Pengembangan kebijakan akademik pada tingkat jurusan/PS ditetapkan oleh tim pengembangan jurusan, yang terdiri atas empat pengelola jurusan ( Ketua Jurusan Pendidikan Teknik Elektro, dan kepala laboratorium), ketua kelompak bidang keahlian (KBK), dosen berjabatan guru besar, dan anggota senat fakultas sebagai wakil jurusan. Aspirasi dosen dapat disampaikan melalui tim pengembangan, atau secara langsung melalui forum rapat jurusan. Aspirasi tarunapun dapat disampaikan melalui acara smabung rasa yang dilaksanakan secara periodik dengan perwakilan dari Himpunan Taruna Jurusan Pendidikan Teknik Elektro. Dengan demikan, seluruh sivitas akademik memperoleh kesempatan untuk berpatisipasi dalam pengembangan kebikana akademik. Pelaksanaa program pada tingkat jurusan/PS yang telah disusun oleh tim pengembangan dikelola oleh ketua PS, sekertasi jurusan, dan ketua laboratorium sesuai bidang tugas masing-masing di bawah koordinasi ketua jurusan. Pada kegiatan-kegiatan dibentuk tim, panitia atau satuan tugas (satgas), seperti tim perencanaan/penyusun jdawal perkuliahan, panitia ujian semester, pengelola jurnal, pengelola laboratorium, dan sebgainya. 4. Perencanaan Progam Jangka Panjang (Renstra) dan Mon itoring Pelaksanaannya Sesuai dengan Visi,Misi,Sasaran tujuan Progam Sesuai dengan Renstra STIP JAKARTA, Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) dikembangkan dengan menerapkan strategi partisipatif, transpirasi, akuntabilitas dan relevansi dan kualitas diarahkan pada peningkatan mutu proses dan keluaran system pendidikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan peningkatan kapabilitas system pendidikan dalam dalam memanfaatkan ilmu pengetahuan dan

teknologi.dengan melakukan pemetaan spesifikasi dosen dalam jangka panjang, jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta diproyeksikan ke arah PS yang berkonsentrasi pada bidang teknik system ketenegalisytikan, listrik industry, mesin mesin listrik, instalasi listrik, pengukuran dan elektronika serta system control dan/kendali. Progam peningkatan relevansi dan kualitas dikembangkan melalui kegiatan pendidikan, penelitian, pengapdian kepada masyarakat, ketarunaan dan alumni,serta pengembangan kelembagaan.

5.Efektivitas Kepemimpinan Ketua Jurusan Pendidikan Ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) dipilih secara demokratis oleh semua dosen.Sekretaris jurusan, ketua PS dan kepala labolatorium dipilih oleh ketua jurusan dengan memperhatikan aspirasi sivitas akademika jurusan untuk masa bakti 4 tahun, untuk meningkatkan efektivitas kepemimpinan.secara koordinatif,keempat pengelola jurusan tersebut menyusun progam kerja jurusan/PS. System kepemimpinan yang diterakan memberikan peluang pengelola untuk berprestasi. 6.Evaluasi Program dan Pelacakan Lulusan Evaluasi program tahunan dilakukan sekali dalam satu semester berdasarkan masukan dari unsure pimpinan fakultas dan dosen melalui forum rapa koordinasi jurusan. Selain itu, evaluasi juga dilakukan melalui angket kepada alumni. Hal-hal yang dievaluasi meliputi tingkat keterlaksanaan butir-butir program, faktor penghambat, faktor pendukung, adanya perubahan kebutuhan pengguna lulusan, adanya perkembangan IPTEK dan sebagainya. Pelacakan lulusan telah dilakukan melalui penyebaran angket kepada lulusan di berbagai media antara lain melalui seminar. Forum ikatan Alumni Jurusan Pendidikan Teknik Elektro, Informatika dan Komputer (FIKA JUPITERINKOM), kunjungan ke stakeholderI, internet melalui website jurusan dengan alamat www.stipjakarta.ac.id , dan facebook serta temu alumni yang diselenggarakan pada periode waktu tertentu. 7. Perencanaan dan Pengembangan Program Perencanaan dan pengembangan program jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta dikoordinir oleh ketua PS berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan program. Pengembangan program merupakan penyempurnaan butir-butir program yang disusun kembali unutk meminimalkan faktor penghambat, memperkuat faktor pendukung atau membuka peluang baru yang terjadi sejalan dengan perkembangan IPTEK dan kebutuhan pengguna. Pengkajian ulang kurikulum dilakukan setiap dua tahun sekali guna memenuhi tuntutan yang ada di masyarakat. Kondisi ini secara periodic dilakukan agar lulusan yang dihasilkan, baik secara kualitas maupun kauntitas, memiliki kemampuan yang unggul sehingga mempunyai daya saing yang tinggi. Aspek yang menjadi focus dalam pengembangan program meliputi 1) program pendidikan ( perkuliahan, pelatihan bagi dosen, tenaga pendukung dan taruna, penyusun bahan ajar, pembinaan kreativitas taruna), 2) program penelitian bagi KBK dan penelitian paying antara dosen-taruna, 3) program pengebdian kepada masyarakat yang melibatkan dosen dan taruna, serta 4) program kerjasama dengan lembaga lain yang relevan; dengan memafaatkan fasilitas dan sarana yang ada di Jurusan Pendidikan Ketatalaksanaan angkutan

laut dan kepelabuhanan (KALK) FT STIP JAKARTA. 8. Kerjasama dan Kemitraan Jurusan /Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) melalui Lembaga Fakultas telah melakukan kerjasama dengan jurusan baik di luar maupun di dalam fakultas dalam hal pertukaran dosen untuk memberikan kuliah di masing-masing jurusan. Jurusan Pendidikan Ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) melalui lembaga fakultas juga telah melakukan kerjasama antara lain dengan: a) Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Bantaeng dan Kabupaten Pinrang dan Pemerintah Propinsi Sulawesi Selatan untuk penyelenggaraan KKN-PPL terpadu. b)Kerjasama dengan SMK Teknologi di Kota Makasar untuk penyelenggaraan PPL melalui UPT PPL STIP JAKARTA. c) Pemerintah Kota Balikpapan dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan jenjang S1 melalui kegiatan belajar terhadap PNS dan Non PNS Kota Balikpapan sejak 31 Oktober 2008. d)Kerjasama dengan berbagai industry untuk pelaksanaan Praktek Industri dan Penelitian penyelesaian tugas akhir taruna di antaranya L: PT PLN (Persero), PT Telkom (Persero), PT Semen TOnasa, PT Barawaja, PT Sermani Stell, PT Industri Kapal Indonesia, PT Alstom Indonesia Power, dll. 9. Dampak Hasil Evaluasi Program terhadap Pengalaman dan Mutu Pembelajaran Taruna Hasil evaluasi program yang dilakukan oleh tim pengembang jurusan, serta umpan balik taruna digunakan sebagai bahan masukan bagi Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu pembelajaran. Perbaikan program yang dilakukan meliputi materi, strategi, dan sarana pembelajaran di jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta antara lain peninjauan dan perbaikan kurikulum, revisi sailabus/SAP dan bahan ajar yang berupa buku ajar mauoun materi perkuliahan pelengkapan sarana dan media pembelajaran (tersedia LCD sebanyak 10 buah), pelaksanaan pembelajaran inovatif, pembenahan laboratorium, pelengkapan bahan dan alat laboratorium, serta pembenahan perpustakaan Pendidikan Ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) sebagi sumber belajar. Hasil evaluasi program yan dimanfaatkan untuk perbaikan dan peningkatan mutu kurikulum, strategi, serta sarana pembelajaran yang dilakukan Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK). Perkuliahan menjadi lebih dinamis karena taruna lebih banyak diberi kesempatan untuk melakukan eksperimen dan eksplorasi terhadap objek belajarnya dibandingkan perkuliahan secara informative. Bahan ajar dan media pembelajaran yang telah di revisi lebih inovatif dan mudah di pahami taruna, sehingga tugas0tugas serta latihan-latihan yang diberikan dapan diselesaikan dengan baik. 10. Pengelolaan Mutu secara Internal pada Tingkat PS

Program studi D3 Ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) telah memliki rumusan kompetensi lulusan secara spesifikasi PS. Pengelolaan mutu secara internal pada tingkat PS dilaksanakan melalui berbagai kegiatan antara lain melakukan kajian kurikulum secara periodic 2 tahun sekali, monitoring perkuliahan, mengumpulakan balikan proses perkuliahan dan Evaluasi dosen oleh taruna pada setiap akhir semester, dan mengumpulkan refleksi proses pembelajaran dosen. Kegiatan kajian kurikulum dilaksanakan melalui dua tahap yakni di tingkat KBK dan tingkat Tim Pengembang Jurusan. Kajian kurikulum yang telah dilaksanakan didasarkan pada komitment memujudkan perguruan tinggi sebagai institusi yang mampu menerapkan dan meghasilkan pengetahuan sesuai dengan kebutuhan stakeholder. Penyusunan perencanaan disusun secara strategis (by design) dengan mengendapkan target, goal dan impact . pendekatan ayng digunakan yaitu pendekatan kompetitif. Konsep pengembangan kurikulum tidak terbatas pada content, tapi juga pengembangan pembelajaran, Penggunaa informasih baru dan teknologi komunikasih (TIK). Empat komponen pokok yang digunakan pada kajian kurikulum adalahg conent, teaching learning strategy,assament process danevaluation process. Kajian kurikulum terkini yang dilaksanakan pada bulan jli 2009 antara lain telah menghasilkan produk penyempurnaan diskripsi dan silabus mata kuliah MKK (mata kuliah keilmuan dan ketrampilan) MKB( mata kuliah keahlian berkaya). Kurikulum yang di kaji dan dikembangkan berorientasi pada kebutuhan stakeholder. Selain itu telah di sususn Satuan Acara Perkuliahan (SAP) dengan pendekatan Jelajah Alam Sekitar (JAS) pada semuah mata kuliah. Sesuai peraturan Perguruan Tinggi, mata kuliah umum (MKU) tidak lagi dikelolah jurusan, tetapi mejadi mata kuliah yang dikelolah oleh Peguaruan Tinggi dan dapat diikuti oleh taruna lintas jurusan atau litas falkultas Kajian kurikulum 2007 Revisi 2009 menghasilkan beberapa perubahan antara lain 1) jenis dan jumlah mata kuliah plihan dan mata kuliah waji; 3)pengurangan jumlah SKS total dari 117 SKS menjadi 116 SKS; dan 4) perubahan kode mata kuliah. Monitoring perkuliahan dilaksanakan oleh tim monitoring fakultas yang dikoordinir oleh pembantu dekan bidang akademik. Monitoring perkuliahan dilaksanakan melalui lembar presensi kuliah yang diisi oleh dosen dan taruna pada setiap perkuliahan tatap muka berlangsung. Hasil monitoring pada tiga tahun terakhir menunjukkan bahwa jumlah tatap muka kuliah berkisar 15-16 kali dalam satu semester dan kehadiran taruna rata-rata 90% dari jumlah tatap muka yang berlangsung. Selain itu PS juga menerapkan program lesson study pada beberapa mata kuliah sehingga memungkinkan dosen memperoleh banyak masukan dalam proses refleksi guna perbaikan proses perkuliahan. Selanjutnya, hasil refleksi ini diserahkan kepada jurusan untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam penyusunan program selanjutnya.

11. Hubungan dengan penjaminan mutu pada tingkat lembaga

Untuk melaksanakan penjaminan mutu pada tingkat jurusan, ketua jurusan bersama ketua PS menyusun kompetensi lulusan dan spesifikasi PS dengan bimbingan teknis dari gugus penjamin mutu (GPM) tingkat fakultas. Pelaksanaan penjaminan mutu pada tingkat jurusan dilakukan oleh tim penjamin mutu akademik tingkat jurusan. Halhal yang menjadi focus penjamin mutu antara lain kurikulum dan perangkatnya, kelengkapan sarana dan prasarana, proses perkuliahan, rata-rata indeks prestasi kumulatif (IPK) taruna yang lulus, masa penyusunan tugas akhir, serta masa studi lulusan. 12. Dampak proses penjaminan mutu terhadap pengalaman belajar taruna Dengan adanya proses penjaminan mutu, dosen melaksanakan proses pembelajaran yang makin berkualitas, dengan menggunakan strategi pembelajaran aktif dan memanfaatkan sarana serta media pembelajaran yang bervariasi sesuai kurikulum yang berlaku. Pelaksanaan proses pembelajaran tersebut disertai dengan pengembangan system evaluasi yang berkelanjutan. Evaluasi terhadap proses belajar mengajar dilakukan secara simultan dan bertahap. Proses belajar mengajar yang diterapkan berdampak positif terhadap peningkatan IPK taruna, masa penyusunan skripsi, dan masa study taruna. Rata-rata IPK lulusan pada tahun 2010/2011 adalah 3.30; tahun 2009/2010 sebesar 3.60; dan 3.40 dan 3.30. persentase lulusan yang mempunyai IPK >3.50 tahun 2009 sebesar 40%, meningkat dibandingkan 3 tahun sebelumnya, berturut turut sebesar 33.33%; 14.29%, dan 10.81%. (point 3.1.1 borang Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK)FT STIP JAKARTA). Kedisplinan perkuliahan dipantau melalui system monitoring kuliah yang dilaksanakan secara rutin dan bersungguh-sunguh. Pada setiap akhir perkuliahan, ada petugas yang melakukan rekapitulasi. Selanjutnya, hasil rekapitulasi perkuliahan dilaporkan kepada pimpinan fakultas dan dientry ke Sistem Administrasi Akademik Terpadu (Simpadu), yaitu layanan akademik berbasis Information and Communication Technology(ICT) dengan system on-line. Hal ini berdampak pada peningkatan kedisiplinan taruna dan dosen. 13. Metodologi buku mutu ( Benchmarking ) Lulusan Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) diarahkan agar mempunyai kompetensi utama, kompetensi pendukung dan kompetensi lain-lain (BUtir 5.1.1 Borang PS. Untuk mengukur ketercapaian kompetensi tersebut dilakukan evaluasi eksternal dengan memberikan angket kepada lembaga pengguna alumni, dan evaluasi internal dengan melakukan diskusi bersama seluruh sivitas akademika. Hasil evaluasi tersebut dimanfaatkan untuk meningkatkan dan memperbaharui program tahunan PS. 14. Pengembangan dan Penilaian Pranata Kelemagaan PT STIP JAKARTA telah memiliki Badan Penjaminan Mutu di tingkat Perguruan Tinggi, Gugus Penjaminan Mutu pada tingkat fakultas dan Tim Penjaminan Mutu pada tingkat

jurusan. Pada tingkat fakultas, Dekan FT juga telah membentuk Gugus Penjamin M<utu Akademik, dengan penanggung jawab Pembantu Dekan Bidang Akademik; dan telah disusun dokumen Panduan Akademik Fakultas Teknik. Pada tingkat jurusan telah dibentuk Tim Penjamin Mutu Jurusan (TPM), yang bertugas melakukan pemantauan dan evaluasi proses pembelajaran. 15. Evaluasi internal yang Berkelanjutan Evaluasi internal dilakukan secara periodic. Evaluasi kualitas perkuliahan dan kinerja dosen dalam perkuliahan dilakukan secara on line melalui program EDOM; pembimbingan Tugas Akhir, dan perwalian dilakukan oleh taruna setiap akhir semester, dan forum sambung rasa antara dosen dan taruna. Evaluasi kinerja karyawan dan teknisi laboratorium dilakukan oleh dosen melalui forum rapat jurusan setiap 2 bulan. Evaluasi layanan administrasi dan laboratorium dilakukan secara periodic melalui pengisian angket taruna. 16. Pemanfaatan Hasil Evaluasi Internal dan Eksternal/Akreditasi dalam Perbaikan dan Pengembangan Program Hasil evaluasi yang dilakukan secara internal melalui angket, rapat jurusan, acara sambung rasa dengan taruna, dan yang dilakukan secara eksternal melalui angket dari alumni dan pengguna alumni; digunakan untuk memperbaharui program kerja tahunan dan kurikulum. Pembaharuan antara lain dilakukan melalui mekanisme bottom up untuk pengadaan bahan dan alat praktikum/penelitian, penunjukan pengampu MK mempertimbangkan masukan dari KBK, dan optimalisasi peran dosen wali dalam mengarahkan taruna untuk KBK yang diminati. 17. Kerjasama dan Kemitraan Instansi Terkait Dalam Pengendalian Mutu Kerjasama dan kemitraan dengan instansi terkait dalam upaya pengendalian mutu direncanakan akan dilakukan melalui hasil penilaian kinerja lulusan oleh pengguna lulusan atas permintaan PS. Hasil penilaian kinerja tersebut dipertimbangkan dalam pembaharuan program kerja PS untuk meningkatkan kualitas proses dan produk pelaksanaan program kerja.

Table 6. Analisis SWOT tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu serta strategi pengembangannya

Evaluasi Internal

KEKUATAN (STRENGTH) 1. Struktur organisasi jurusan/PS mengacu standar yang berlaku di perguruan tinggi 2. Pengelola PS merupakan dosen tetap 3. Tersedianya tenaga pengelola yang kompeten. 4. Adanya program kerja jurusan/PS yang dievaluasi secara periodik 5. Adanya mekanisme penjaminan mutu yang terus dikembangkan

KELAMAHAN (WEAKNESS) 1. Evaluasi eksternal belum optimal 2. Kemampuan manajerial sivitas akademika belum merata 3. Belum seluruh sivitas akademika memahami standardisasi baku mutu manajemen perguruan tinggi

Evaluasi Eksternal

KESEMPATAN (OPPORTUNITY)

STRATEGI ( S O )

STRATEGI ( W O)

1. Adanya tata pamong 1. Mengupayakan 1. Mengoptimalkan system pembanding dari perbaikan struktur evaluasi eksternal perguruan tinggi lain organisasi tata pamong 2. Meningkatkan system yang lebih untuk menuju GUG pemberian insentif berpengalaman (Good University berdasrkan kinerja 2. Kebutuhan Government) 3. Evaluasi diri dan lingkungan yang kuat 2. Menempatkan sivitas pengembangan program terhadap keberadaan akademika dalam secara menyeluruh lembaga jabatan dan tugas yang untuk mencapai standar 3. Diberlakukannya sesuai dengan akreditasi yang system akreditasi kompetensinya diharapkan perguruan tinggi 3. Meningkatkan akreditasi Perguruan kemitraan dengan tinggi secara nasional pihak eksternal ANCAMAN STRATEGI ( S T ) STRATEGI ( W T )

(THREAT) 1. Meningkatkan Good 1. Kebutuhan masyrakat Governance untuk yang semakin membuka peluang berkembang acceptability 2. Semakin banyaknya masyarakat terhadap perguruan tinggi (PT) lulusan yang membuka Jurusan 2. Memantapkan kualitas ketatalaksanaan pelayanan pendidikan angkutan laut dan 3. Menentukan prioritas kepelabuhanan (KALK) yang akan menjadi ciri 3. Adanya pengelolaan khas yang berbeda ekonomi dalam PT dengan pesaing. swasta 4. Evaluasi berkelanjutan 4. Pesaing sejenis sudah dalam rangka akreditasi menerapkan standar secara periodic mutu 5. Peringkat akreditasi menentukan kepercayaan masyarakat terhadap PT 1. Konsistensi pemberlakuan pengharagaan berbasis kerja dan meningkatkan dalam manajemen 2. Restrukturisasi organisasi labolatorium sesuai dengan tuntutan efisiensi 3. Menggalang komitmen alumni untuk mempromosikan lembaga 4. Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan manajerial 5. Meningkatkan komitmen lembaga terhadap sistem pengendalian mutu 6. Mengembangkan teknik pengendalian mutu

internal sesuai keadaan lembaga Berdasarkan kenyataan yang dipaparkan di atas dapat diperoleh gambaran bahwa tata pamong, kepemimpinan, system pengeloalaan dan penjaminan mutu telah dilaksanakan untuk mengarah pada pelaksanaan misi, yaitu menyelenggarakan pendidikan akademik yang berkualitas untuk membentuk sumber daya insani yang unggul. System tata pamong yang diterapkan memungkinkan sivitas akademika untuk turut berpartisipasi dalam pengembangan kebijakan. Pola kepemimpinan yang diterapkan juga telah memberikan gambaran bahwa pengelola PS Pendidikan Ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) mampu merencakan serta mengembangkan program yang memungkinkan taruna mengembangkan kemampuan akademis mereka. Hal ini diharapkan akan mendukung pencapaian visi dan tujuan PS D3Teknik Elektro.

C. TARUNA DAN LULUSAN 1) System rekrutmen dan seleksi calon taruna. Jumlah taruna aktif jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta saat ini ada 152 orang. Untuk menjaring input yang berkualitas, jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta melakukan seleksi masuk melalui jalur Ujian Tulis Lokal (UTUL), dengan tiga tahap seleksi yaitu tes potensi akademik, wawancara dan keterampilan, dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2006/2010), jumlah taruna baru yang diterima melaui jalur ujian Tulis Lokal (UTUL) setiap tahunnya rata-rata 39 orang taruna. Calon taruna yang melakukan registrasi ulang rat-rata 86,6% dengan nilai rata-rata Nilai Ujian Nasional adalah 7,10. Pada setiap tahunnya jumlah taruna yang tidak melakukan registrasi ulang hanya rata-rata 13,4% dari seluruh jumlah taruna yang diterima. Tingkat keketatan seleksi, termasuk dalam kategori tinggi yang banyaknya calon taruna yang melakukan registrasi ulang disebabkan oleh sudah dikenalnya jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta oleh masyarakat. Apalagi semakin banyak industry atau perusahaan yang membutuhkan tenaga ahli madya di bidang ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) khususnya di provinsi Sulawesi Selatan

Upaya yang telah dilakukan untuk memperkenalkan jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta ini adalah promosi melalui brosur,leaflet dan mengunjungi SMK/SMU untuk memberikan penjelasan langsung tentang jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta di beberapa daerah. Upaya tersebut masih terus dilakukan, bahkan ditambah dengan melakukan sosialisasi dan promosi melalui media cetak dan elektronik, khususnya melalui internet.

Profile taruna: akademik, sosio,ekonomi, pribadi (termasuk kemandirian dan kreatifitasnya). a. profile sebaran taruna taruna jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta dari SMK dan SMU sebagian besar atau sekitar 88% berasal dari kota/kabupaten di Sulawesi selatan. Sebaran taruna baru jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta dapat dilihat secara grafik pada gambar 1. a. profile sebaran taruna jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta dari SMK dan SMU sebagian besar atau sekitar 88% berasal dari kota/kabupaten di Sulawesi selatan. Sebaran taruna baru jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta dapat dilihat secara grafik pada gambar 1.dasarkan asal daerah kota dan kabupaten, taruna baru jumlah yang terbanyak dari kotamadya Makassar sebesar 47 orang, dan yang terkecil berasal dari kabupaten maros dan palopo masing-masing 1 orang, yang selengkapnya dapat dilihat pada grafik gambar 2. taruna

Table. Penerimaan taruna baru menurut asal provinsi Tahun penerimaan Provinsi Sulawesi selatan 29 22 35 40 30 Sulawesi barat 4 0 2 2 8 16 2 3 0 0 1 6 lain 35 25 37 42 39 178 Total

Tahun 2006 Tahun 2007 Tahun 2008 Tahun 2009 Tahun 2010

Total 156

Sedangkan jumlah taruna yang berasal Sulawesi barat dan di luar Sulawesi barat, jumlah yang terbanyak dari kabupaten majene sebesar 6 orang dan di luar Sulawesi barat sebesar 8 orang, dan selengkap dapat di lihat pada grafik gambar 3.

Gambar 3. Jumlah taruna baru menurut kota/kabupaten (provinsi sulawesi barat dan di luar Sulawesi barat) b. penghasilan orang tua taruna di tinjau dari penghasilan orang tua taruna, mulai dari tahun akademik 2006 sampai 2010 dapat dilihat pada gambar 4, dengan rincian berpenghasilan orang tua kurang dari Rp.1.000.000,00 per bulan, sebesar 37%, orang tua berpenghasilan berkisar dari Rp.1.000.000,00 sampai Rp.5.000.000,00 perbulan sebesar 49%, orang tua berpenghasilan berkisar dari Rp.5.000.000,00 sampai RP.10.000.000,00 perbulan sebesar 8% orang tua berpenghasilan lebih besar dari Rp.10.000.000,00 sebesar 4% dan orang tua yang berpenghasilan tidak diolah per bulan sebesar 2%, selengkapnya dapat lihat pada grafik gambar 4.

Gambar 4. Jumlah penghasilan orang tua mulai tahun akademik 2006-2010

C. beasiswa Taruna jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP

Jakarta memperoleh beasiswa seperti:


1. beasiswa peningkatan prestasi akademik (PPA). Beasiswa PPA diberikan kepada taruna yang sudah melewati semester 3 (tiga), dan meiliki IPK diatas 3,0. 2. biaya bantuan taruna (BBM). Beasiswa BBM diberikan kepada mahasiwa yang sudah melewati semester 3 (tiga) yang kurang mampu (miskin) 3. ketrlibatan taruna dalam berbagai komisi yang relavan. Taruna jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta aktif terlibat dalam forum komunikasi himpunan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) wilayah Indonesia timur. 4. kegiatan ekstrakulikuler. Kegiatan ekstrakurikuler taruna jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta yang dilaksanakan pada beberapa unit kegiatan taruna dan komunitas hobi mulai di tingkat jurusan sampai universitas. Kegiatan taruna di tingkat jurusan antara lain adalah : 1. 2. 3. 4. 5. Himpunan taruna jurusan Komunikasi informasi teknologi Komunikasi robotic Futsal English meeting club

Kegiatan taruna di tingkat fakultas antara lain : 1. 2. 3. 4. Badan eksekutif taruna Majelis permusyawarahan taruna Taruna pecinta alam Kelompok belajar muslim

Kegiatan taruna di tingkat universitas antara lain: 1. BEM Universitas 2. MAPERWA Universitas 3. UKM Olahraga 4. UKM Pramuka 5. UKM Seni 6. UKM Sintalaras 7. UKM KSR/PMI 8. UKM SAR 9. UKM LKIMB 10. UKM MAPHAN

11. UKM Resimen Taruna 12. UKM Kopma 13. UKM Drum band 14. UKM LPPM Profesi 15. UKM Penalaran. 5). Keberlanjutan penerimaan taruna (minat calon taruna dan kebutuhan akan lulusan program studi). jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta melakukan usaha-usaha dalam rangka keberlanjutan penerimaan taruna baru melalui sosialisasi kepada masyarakat luas melalui brosur, leaflet, kunjungan, kesekolah melalui internet (http://elektro.ac.id) 6). Pelayanan untuk taruna a. Bantuan tutorial yang bersifat akademik - Buku panduan Akademik Universitas - Buku panduan Akademik Jurusan - Buku panduan Penulisan Tugas Akhir b. informasi dan bimbingan karir - memberikan informasi pada taruna melalui 1. Ketua Jurusan 2. Ketua parodi 3. Penasehat Akademik c. Konseling pribadi dan social konseling pribadi dan sosial pada taruna melalui 1. unit pelaksana Teknis dan Bimbingan Konseling Tingkat universitas 2. Ketua Jurusan 3. Ketua Parodi 4. Penasehat Akademik 7) Kompetensi dan Etika lulusan yang diharapkan Lulusan diharapkan memiliki kompetensti intelektual, profesional dan sosial

Kompetensi intelektual meliputi kemampuan memcahkan masalah-masalah yang dihadapi , dimanapun mampu berpikir kritis, kreatif dan inovatif. Profesional adalah kemampuan taruna dalam memahami dasar dasar-dasar tenaga listrik(baik insatalasi penerangan maupun instalasi tenaga),mampu merancang dan memasang system tenaga listrik. Sosio emosional di antaranya adalahkemampuan berkomunikasi dan bergaul di tengah tengah masyarakat,berbudi luhurdan menjunjung tinggi nilai-nilai moral.

8) hasil pelajaran : a. kompentensi yang di capai di bandingkan dengan yang di harapka. Berdasar kan IPK rata rata kelulusan berada pada kualifikasi sangat memuaskan. Hal ini berarti bahwaakompetensi lulusan yang di harapkan. b.kesesuain kompetensi yang dicapai dengan tuntutan dan kebutuhan pemanfaat lulusan.Untuk mengetahui kesesuaian kompetensi yang di capai oleh lulusan dengan tuntutan dan kebutuhan pemanfaat lulusan dilakukan lokarya kurikulum yang dilaksanakan sekali dalam lima tahun dengan menghadirkanpakar dan pemanfaat lulusan di lakukan lokarya kurikulum yang dilaksanakan sekali dalamlima tahun denghan menghadirkan pakar dan pemanfaat lulusan (dunia usaha dan dunia industry). Lokarya di butuhkan dalam rangka pengembangankurikulum agar tetap sesuai dengan kebutuhan pemanfaat lulusan dan pasar kerja. Lokarya dibutuhkan dalam rangka pengembangan kurikulum agar tetap sesuai dengan kebutuhan pemanfaat lulusan dan pasar kerja. Lokarya kurikulum terahkir di laksanakan pada tahun 2008 dan hasil lokarya selanjutnya menghasilkan kurikulum 2007 (revisi 2009). Lokarya skurikulum selanjutnya di laksanakan pada tahun 2013. c.data tentang kemajuan ,keberhasilan,dan kurun waktu penyelesaian studi taruna( termasuk IPK dan yudisium lulusan). Berdassarkan Butir 3.1.1 Boran PS, IPK rata-rata lulusan jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta dalam kurun lima tahun terakhir adalah 3,36 (sangat memuaskan ). IPK rata-rata tertinggi lulusan dicapai pada tahun akademik 2009/2010 (TS!) sebesar 3,61. Peningkatan IPK rata-rata tertinggi terjadi pada tahun akademik 2008/2009 ke 2009/2010 sebesar 9,06%. Rata-rata masa studi mahasisiwa jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta tiga tahun terakhir adalah sebesar 3,22 tahun. d. Kepuasan lulusan. Informasi mengenai kepuasan lulusan tahun akademik 2010/2011 sebesar 85% yang diperoleh melalui angket. 9) Kepuasan penggunaan lulusan dan keberlanjutan penyerapan lulusan. Informasi mengenai kepuasan pemanfaatan lulusan dan keberlanjutan penyarapan lulusan diperoleh melalui angket. Pada tahun 2010 kepuasan penggunaan lulusan diperoleh melalui amgket . Pada tahun 2010 kepuasan penggunaan lulusan dan keberlanjutan penyerapan lulusan sebesar 80%.

10) Produk program studi berupa model-model, karya inofatif hak paten, hasil pengembangan prosedur kerja, produk fisik sebagai hasil penelitian . Taruna jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta telah menghasilkan banyak produk hasil penelitian tugas akhir seperti whiteboard semiotomatis, automatic transfer switch (ATS), lampu jalan manggunakan sel surya , trainer control motor, power supply, dll.SEtiap mawasisiwa dan kelompok mahasisiwa di wajibkan produk hasil penelitiaan tugas akhir Sumber Informasi antara lain : statuta, rainsta, laporan tahunan, buku pedoman rekrutmen, dan sleksi taruna, pedoman layanan mahasisiwa, hasil studi pelacakan , laporan wisuda tahunan, / tengah tahunan, transkip hasil belajar para lulusan , direktori lulusan program studi, hasil studi pelacakan , peraturan perundang-undangan yang terkait.

d. SUMBER YANG TERKAIT 1. system rekrutmen dan seleksi dosen dan tenaga kependidikan Perekrutan dilakukan dengan mengacu pada pengaturan pemerintah republic Indonesia no. 98 tahun 2000 tentang pengadaan pegawai negri sipil ; peraturan pemerintah republic Indonesia no. 11 tahun 2002 tentang perubahan atas peraturan pemerintah republic Indonesia no.98 tahun 2000 tentang pengadaan pegawai negri sipil dan surat edaran sekretaris jenderal departemen pendidikan nasional no. 4718/A4/KP/2009, tanggal 4 september 2009 tentang petunjuk teknis pelaksanaan pengadaan cpnd formasi tahun 2009 tentang petunjuk teknis pelaksanaan pengadaan formasi CPNS dari pelamar umum dilingkungan departemen pendidikan nasional. a. perekrutan CPNS dilakukan dengan maksud untuk mengisi formasi yang lowong (PP RI No. 98 th.2000 ,ps. 1 ayat 1 ). Pengadaan CPNS dilakukan berdasarkan prinsip netral , objektif,akuntabel,bebas dari KKN dan transparan (surat edaran sekretaris jenderal departemen pendidikan nasional No. 47182/A4/KP/2009, tanggal 4 september tahun 2009). b. atas darasr PP RI No. 98 tahun 2000 , pejabat Pembina kepegawaian (biro kepegawaian STIP Jakarta) melakukan pemberitahuan tentang adanya formasi kosong yang perlu dilakukan pengisian pada rector STIP Jakarta. c. informasi diteruskan pada pembantu rector (PR) II untuk ditindak lanjuti. d. selanjutnya PR II melalui bagian kepegawaian mengirimkan pemberitahuan pada dekan , dan seluruh pimpinan unit di lingkungan STIP Jakarta untuk mengirimkan kebutuhan tenaga dosen/tenaga kependidikan sesuai kebutuhan. e. pemberitahuan kemudian dilanjutkan kepada para ketua jurusan/ketua prodi. f. ketua jurusan/ketua prodi selanjutnya mengirimkan kebutuhan dosen/tenaga kependidikan sesuai kebutuhan kepada pimpinan fakultas/dekan.

g. pimpinan fakultas melalui pembantu dekan (PD) II merekap dan mengirimkan kebutuhan dosen/tenaga kependidikan kepada PR II. h. selanjutnya PR II menyusun rencana kebutuhan ketenagaan (formasi) untuk tahun berjalan, untuk kemudian dikirimkan kepada menteri kependidikan tinggi. Formasi masingmasing satuan organisasi Negara disusun berdasarkan analisis kebutuhan dan penyediaan pegawai sesuai dengan jabatan yang tersedia. Tanpa mengabaikan aturan standar, prosedur yang ditetapkan oleh pemerintah (PP RI no. 97 tentang formasi PNS pasal 4.1.). i. berdasar keputusan menpan RI tentang formasi ketenagaan , selanjutnya pejabat pebina kepegawaian membuat perencana pengadaan PNS (PP RI no. 98 thn. 2000 pasal 4). j. selanjutnya lowongan formasi PNS diumumkan seluas luasnya oleh pejabat Pembina kepegawaian (PP RI no. 98 thn.2000, pasal 4 ayat 1), dan pengumuman dilakukan paling lambat 15 hari sebelum tanggal penmerimaan lamaran. k. pada pengumuman dicantumkan secara jelas tentang : jumlah dan jenis jabtan yang lowong : syarat yang harus dipenuhi setiap pelamar (diperjelas pada PP RI No. 98 thn 2000 pasal 6) alamt dan tempat lamaran ditunjukan dan batas waktu pengajuan lamaran. l. penyaringan dilakukan dengan mengacu pada PP RI No.98 2000. Bab III pasal 7 dan hasilnya diumumkan oleh pejabat Pembina kepegawaian (pasal 8). m. perencana dan pesiapan pengadaan CPNS dilakukan dengan kepanitian sebagaimana ketentuan dalam Surat Edaran (SE) Sekjen Departemen Pendidikan Nasioanal No. 47182/A4/KP/2009, tanggal 4 September 2009, Bab II. n. Dalam Surat Edaran Sekjen Depdiknas No. 47182/A4/KP/2009, tanggal 4 september 2009 dijelaskan bahwa pelaksanaan seleksi dilakukan dengan : 1. Pelamar mengajukan lamaran 2. Sub Tim seleksi Administrasi menerima lamaran, dengan pengaturan yang disesuaikan dengan jenis tenaga, dan kualifikasi akademik pendidikan. 3. Sub Tim Seleksi Administrasi melakukan pemeriksaan kelengkapan berkas lamaran yaitu pemeriksaan keabsahan kelengkapan berkas lamaran dan melakukan pengkodean. 4. Pemberian tanda peserta ujian 5. Penyampaian Rekapitulasi jumlah pelamar per kualifikasi akademik. 6. Pelaksanaan ujian 7. Pemusnahan soal ujian dan perangkatnya 8. Pengumuman hasil ujian Berdasar hasil penyaringan yang diumumkan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian: a. Pelamar yang dinyatakan lulus ujian penyaringan wajib menyerahkan kelengkapan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku (PP RI No 98 thn.2000 tentang pengangkatan CPNS pasal 9). b. pelamar yang dinyatakan lulus ujian oleh Pejabat Pembina kepegawaian disampaikan kepada kepala badan kepegawaian Negara (BAKN) untuk mendapatkan nomor identitas PNS (pasal10) untuk kemudian diangkat menjadi CPNS (pasal 11.1)

c. sesuai SE Sekjen Depdiknas No. 47182/A4/KP/2009, tanggal 4 September 2009 tentang penempatan/penugasan, selanjutnya CPNS tersebut ditempatkan di unit kerja yang telah ditentukan sesuai dengan formasi yang telah ditetapkan untuk yang bersangkutan yang dibuktikan dengan surat penugasan dari pejabat berwenang. d. paling lambat dalam waktu 1 (satu) bulan sejak diterimanya SK pengangkatan sebagai CPNS yang bersangkutan wajib melapor pada satuan unit organisasi dan melaksanakan tugasnya. e. Surat pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT) ditandatangani oleh pejabat yang berwenang paling lambat 2 (dua) bulan setelah yang bersangkutan secara nyata telah melaksanakan tugas. f. SPMT ditetapkan tidak boleh berlaku surut dari tanggal penetapan SK pengangkatan menjadi CPNS. 2. Pengolaan dosen dan tenaga kependidikan. Pengelolaan dosen dan tenaga kependidikan sekarang ini cukup baik dengan menempatkan dosen-dosen pada home base perprogram studi yang mengacu pada kebutuhan tenaga dosen atau tenaga kependidikan pada program studi yang bersangkutan dimana dalam hal ini dibagi atas bidang keahlian atau kualifikasi yang dimiliki oleh dosen yang ada pada jurusan. 3. Profil dosen dan tenaga pendukung: mutu, kualifikasi, pengalaman, ketersediaan (kecukupan, kesesuaian, dan rasio dosen-taruna). jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta didukung oleh tenaga dosen sebanyak 30 orang. Berdasarkan umur dosen yang berusia 30 sebesar 0 %; 31-40 tahun sebesar 40%; 41-50 tahun sebesar 30%. Dari persentase keseluruhan jumlah dosen jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta dapat dikatakan termasuk usia produktif dan potensial (usia 29-60 tahun) cukup banyak yaitu mencapai 100% (sebanyak 30 dosen). Berdasarkan golongan, dari data yang diperoleh menunjukkan bahwa dosen yang telah mencapai golongan IV sebesar 43% (13 orang). Seluruh dosen jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta adalah dosen tetap dengan status sebagai staf penuh waktu. Profil dosen berdasarkan kualifikasi tingkat pendidikan tercatat 2 dosen (6,66%) berkualifikasi S1, 24 orang (80%) S2, dan 13,33% berkualifikasi S3. Dari jumlah dosen yang ada pada jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta terdapat 2 orang (6,66%) yang sedang melanjutkan studi ke jenjang S2 dan 8 orang (26%) yang sedang melanjukan studi pada jenjang S3. Rasio antara dosen dan taruna diperoleh 1:5, yaitu banyaknya dosen jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta sejumlah 30 orang sedangkan banyaknya taruna total terhitung pada tahun akademik 2010/2011 sebesar 152 taruna. Rasio tersebut tergolong baik ditinjau dari indicator kinerja jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta menurut BAN PT, dengan rasio idealnya 1:15. Namun kondisi ini masih membuat beban kerja (SKS) antara para dosen tidak seimbang karena masih banyaknya dosen yang sedang melaksanakan studi lanjut dimana jam mengajarnya tidak sebanyak yang seharusnya. jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta juga didukung tenagapendukung yang meliputi tenaga administrasi 2 orang dan 2 orang

tenaga laboratorium ditambah satu orang tenaga honorer yang di perbantukan di laboratorium dan 1 orang tenaga administrasi diperbantukan di jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta. Dengan keadaan tersebut maka pelayanan administrasi pada Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan pelabuhan (KALK) STIP Jakarta dapat terlayani dengan baik. Profil tenaga pendukung berdasarkan kualifikasi tingkat pendidikan tercatat 1 (satu) orang berkualifikasi SMA, 5 (lima) orang berkualifikasi S1 dan 1(satu) orang berkulifikasi D3. Pada pelaksanaan tugas sehari-hari din laboratorium para teknisi tidak ada yang mengalami kesulitan akan tetapi kompetensi yang di miliki para teknisi juga masih kurang. Upaya yang dilakukan oleh jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta adalah mengirim teknisi untuk mengikuti pelatihan, workshop, lokakarya dan seminar sesuai dengan bidang tugasnya di laboratorium sehingga kompetensi mereka dapat meningkat dan akhirnya diharapkan memperoleh sertifikat kompetensi sebagai teknisi sesuai kebutuhan dan keahlian yang diperlukan oleh perkembangan jaman. 4. karya akademik dosen (hasil penelitian, karya lainnya). Kondisi atmosfer akademik Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan pelabuhan (KALK) STIP Jakarta belum terbentuk dengan sempurna, hal ini terbukti dengan produktivitas dosen dalam menghasilkan karya penelitian maupun publikasi ilmiah yang masih kurang. Keterlibatan dosen dalam menghasilkan karya ilmiah belum merata, dalam arti didominasi oleh dosen tertentu saja, bahkan masih ada beberapa dosen yang tidak terlibat sama sekali. Penelitian yang dihasilkan oleh semua dosen jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta dalam tiga tahun terakhir adalah 12 judul dengan rata-rata 2 judul pada tahun 2008, 1 judul pada tahun 2009, dan 9 judul pada tahun 2010 dengan rata-rata 4 judul per tahun. Dosen golongan III yang terlibat dalam penelitian selama satu tahun sebanyak rata-rata 3 orang dan dosen golongan IV sebanyak 6 orang. Jumlah judul penelitian terendah terjadi pada tahun 2009 yang hanya 1 judul, sedangkan terbanyak terjadi pada tahun 2010 yang mencapai 9 judul. Karya ilmiah berupa buku ajar yang dihasilkan oleh dosen dalam lima tahun terakhir adalah 4 buah dengan rata-rata 1 judul per tahun. Dosen golongan IV sebanyak 4 orang dengan rata-rata 1 orang per tahun. Tahun 2006 jumlah buku ajar yang dihasilkan oleh dosen jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta yaitu 1 buah, tahun 2009 1 buah dan tahun 2010 terdapat 1 buah. Karya publikasi jurnal dan artikel yang dihasilkan oleh dosen selama lima tahun terakhir adalah 32 buah dengan rata-rata 6 judul per tahun. Dosen Golongan IV sebanyak 4 orang. Upaya memberi wadah publikasi yang ada di jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta disalurkan melalui media-media antara lain: jurnal media elektrik, jurnal APTEKINDO, serta media di luar STIP Jakarta baik yang terakreditasi maupun yang belum terakreditasi. Selama 3 (tiga) tahun terakhir terdapat 25 judul kegiatan pengabdian pada masyarakat (PPM) dan rata-rata judul setiap tahunnya sebanyak 8 judul. Permasalahan yang muncul dibidang penelitian, publikasi ilmiah dan PPM adalah produktivitas dosen dalam meneliti masih perlu ditingkatkan, ini disebabkan karena motivasi dosen yang masih kurang, dan bila jika ditelusuri lebih dalam penyebabnya adalah karena kelemahan dosen dalam menemukan ide-ide selain juga dalam menuangkan ide itu ke dalam sebuah proposal. Karena kelemahan inilah setiap pengajuan proposal ke tingkat

nasional, dosen banyak menemukan kegagalan sehingga penelitian yang diperolehnya masih pada skala kecil. 5. Peraturan kerja dan kode etik. Proses belajar mengajar dilaksanakan berdasarkan kalender akademik setiap semester yang dikeluarkan oleh universitas. Setiap awal semester para dosen memperoleh surat keputusan mengajar dari ketua jurusan atas nama pimpinan fakultas, atas dasar itu para dosen melaksanakan pengajaran berdasarkan SK tersebut dan melaksanakan pertemuan minimal 12 (dua belas) kali setiap semesternya. Setiap akhir semester melaksanakan ujian akhir semester dan memberi nilai berdasarkan peraturan dan norma-norma akademik yang berlaku tanpa adanya intervensi dari pihak manapun. 6. Pengembangan staf Pengembangan ketenagaan mengedepankan studi lanjut atau pemantapan spesialisasi, sehingga diharapkan mampu mendukung terwujudnya jaringankerja sama yang solid di tingkat nasional dan internasional. Pengembangan karier staf akademik dan staf administrasi dimaksudkan mampu memperhatikan setiap staf akademik dan staf administrasi sesuai dengan karateristiknya, sehingga mampu mengoptimalkan potensinya tanpa mematikan potensi lainnya. 7. Keberlanjutan pengadaan dan pemanfaatannya. Sumber daya manusia (dosen) pada jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta dirassakan masih sangat kurang, olehnya itu diharapkan setiap tahun menerima dosen yang berkualifikasi S2 dan dosen yang berkualifikasi S1 sangat diharapkan untuk melanjutkan studi ke jenjang yang tinggi. Pemanfaatan sumber daya yang ada sekarang ini sudah baik dimana semua dosen yang mengajar rata-rata sudah berkualifikasi S2 dan sesuai dengan kompetensiny.

E. KURIKULUM, PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK 1. kurikulum a. struktur Kurikulum Struktur kurikulum STIP Jakarta didasarkan pada keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 232/UI/2000,tentang pedoman penyusunan kurikulum pendidikan dan penilaian hasil belajar taruna. Prinsip-prinsip dalam menyusun kurikulum di Universitas Negeri Makassar adalah berorientasi pada tujuan pendidikan nasional , memperhatikan aspek proporsi antara teori dan praktek, menumbuhkan jiwa kewirausahaan, memperhatikan kebutuhan masyarakat, dan sifat keterbukaan. Struktur kurikulum Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan pelabuhan (KALK) STIP Jakarta terdiri atas lima kelompok mata kuliah, yaitu: kelompok mata kuliah pengembangan kepribadian, kelompok mata kuliah keilmuan dan keterampilan, kelompok mata kuliah berkarya, kelompok mata kuliah perilaku berkarya, dan kelompok mata kuliah berkehidupan bermasyarakat. Beban studi jenjang D3 yang harus dilulusi 116 sks dengan rincian bahwa beban sks mata kuliah wajib 97 sks dan mata kuliah pilihan 19 sks. Ini dijabarkan dalam 6 semester dan ditempuh sekurang-kurangnya 6 semester (3 tahun) dan selama-lamanya 10 semester (5 tahun).

b. Kompetensi dan Etika yang diharapkan Berdasarkan kurikulum yang telah disusun jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta, menghasilkan lulusan yang profesional dan terampil, yaitu lulusan yang menguasai bidang ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) terutama teknik kelistrikan. Kompetensi tersebut bukan hanya menguasai pada aspek konitif dan psikomotorik saja, tetapi juga mempertimbangkan aspek lain yang dapat membangun nilai-nilai kebijakan dan budi pekerti seorang taruna. Seperti aspek jujur, cerdas, tangguh, bertanggungjawab, dan peduli. Berpijak pada aspek tersebut, maka lulusan PS D3 diharapkan memiliki kepekaan dan kearifan dalam kehidupan sebagai tenaga ahli dan profesional dalam bidang kelistrikan, berwawasan luas, memiliki kemampuan dan daya saing baik secara nasional maupun internasional. c. Derajat Integrasi Materi Pembelajaran kurikulum yang dikembangkan STIP Jakarta bersifat dinamis dan fleksibel, yaitu mengikuti kebutuhan dunia industri. Harapan dari kurikulum yang dinamis seperti ini agar bisa terjadi proses saling memperkuat antara jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta dengan dunia kerja. Sedangkan yang dimaksud dengan fleksibel adalah agar taruna PS jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta tidak hanya dituntut untuk menjadi tenaga ahli madya yang siap terjun ke dunia kerja khususnya di industri tetapi dimungkinkan untuk bisa melanjutkan studi ke jenjang S1 kependidikan dan pada akhirnya bisa menjadi guru yang lebih profesional dan berkualitas. Juga bila dicermati derajat integrasi materi pembelajaran, dapat dikatakan cukup baik. Hal ini terlihat pada struktur kurikulum jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta, yaitu adanya mata kuliah di luar bidang studi. Mata kuliah tersebut antara lain : 1. Etika profesi kejuruan 2. Filsafat ilmu 3. Kewirausahaan 4. Manajemen industry 5. Sistem manajemen K3 Dengan adanya mata kuliah di luar bidang studi yang disajikan pada jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta tersebut, maka lebih menampakkan derajat integrasi materi pembelajaran. d. Kurikulum Lokal kurikulum lokal yang disediakan oleh jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta terdiri dari beberapa mata kuliah wajib untuk mendukung keterampilan taruna yang didasarkan pada masukan dari dunia usaha/ dunia industry (stakeholder). Melalui pemberian mata kuliah tersebut diharapkan adanya kesesuaian antara lulusan dengan kebutuhan lapangan pekerjaan. Kurikulum lokal yang dimunculkan pada struktur kurikulum jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta konsentrasi teknik listrik dengan konsentrasi produksi lain yaitu : 1). Kewirausahaan, 2). Software Aplikasi Komputer, dan 3). Hardware & Pemrograman Komputer. Ketiga mata kuliah tersebut diharapkan dapat menambah

kemampuan taruna untuk berkompetesi di Masyarakat. e. Mata Kuliah Pilihan jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta memiliki beberapa mata kuliah pilihan yaitu : Perencanaan mesin listrik, Elektronika aplikasi, Operasi Sistem Tenaga Listrik, Teknik Pengaturan, Transmisi DC, Proteksi Sistem Tenaga Listrik Lanjut, Software Sistem Tenaga Listrik, Manajemen industry, dan Sistem Manajemen K3. Tetapi minimal mata kuliah pilihan yang harus deprogram taruna 2 mata kuliah 4 sks yang dijadwalkan pada semester 5 dan semester 6. Mata kuliah ini memungkinkan taruna bisa mendalami kompetensi tertentu yang disenangi dan diminati dan pada akhirnya taruna mendapatkan bekal yang lebih. f. Pemutakhiran Kurikulum pemutakhiran kurikulum jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta pernah beberapa kali dilakukan dalam bentuk workshop lingkup jurusan Teknik Elektro. Dalam workshop tersebut kita mengundang nara sumber dari pakar kurikulum dan dari dunia usaha/industri (stakeholder). Adapun kegiatan tersebut merupakan salah satu agenda kerja program Hibah A2 PS S1 Pendidikan Ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) yang juga membahas kurikulum Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK). Dalam kegiatan workshop tersebut melibatkan semua dosen jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta dan pada akhir kegiatan tersebut diperoleh sebuah revisi kurikulum dan sampai saat ini digunakan. Namun demikian dari aplikasi kurikulum masih memberikan gambaran bahwa kurikulum masih memberikan gambaran bahwa kurikulum masih kurang relevan dengan dunia kerja/industry. Hal ini dibuktikan dari beberapa kelemahan/ kendala taruna saat melaksanakan praktek industry, yaitu taruna masih kesulitan dalam hal memahami nama-nama peralatan dan prinsip kerja peralatan yang ada disetiap industry tersebut. Setelah ditelusuri ternyata penyebabnya adalah materi-materi kuliah bidang studi teknik listrik yang diajarkan selama ini kurang sesuai dengan apa yang ada di dunia industry, yaitu rata-rata peralatan yang digunakan sudah terlalu canggih. Dengan munculnya spectrum kurikulum, maka kurikulum jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta perlu untuk selalu di efaluasi dan disesuaikan dengan dunia industry. Bila disimpulkan bahwa, kurikulum yang kurang relefan membawa dampak kepada kompetensi taruna saat memasuki dunia kerja. Untuk itu jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta senangtiasa selalu mengadakan workshop dalam rangka memperbaiki kurikulum dengan menghadirkan beberapa stakeholder yang relefan dengan jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta 2. pembelajaran a. proses pembelajaran pada setiap semester selalu diawali dengan kegiatan pengisian kartu rencana studi ( KRS). Untuk memberikan layanan pembimbingan studi dilakukan pertemuan antara taruna dengan dosen penasehat akademik (PA) dalam rangka mendiskusikan kelancaran pengambiloan mata kuliah pada setiap semester nya sekaligus sebagai media konsoltasi recana perkuliahan dan monitoring kemajuan prestasi belajar dari mahasisiwa tersebut. Apapbila sifat konsultasi diluar masalah studi, maka di sediakan pelayanan melalui dosen pembimbing (PA) dan koseling di tingkat universitas.

Proses perkuliahan di awali dengan ketersediaan atau kesiapan garis besar rencana perkuliahan (GBRP) oleh setiap dosen pengampu mata kuliah. Selain itu juga setiap dosen menyiapkan satuan acara perkuliahan (SHP) untuk membantu kelancaran studi bagi taruna. Untuk menghubungkan teori yang telah diterima oleh taruna oleh kondisi di lapangan, tersedia mata kuliah praktek lapangan(praktek industry) yang di program pada semester 6, tentu yang sesuai dengan bidang teknik listrik dimana taruna mau melaksanakan praktek industry tersebut. Untuk membantu mengarahkan taruna yang mau.melaksanakan praktek industry disediakan dosen pembimbing satu orang dari jurusan dan ditambah dengan pembimbing dengan industry. b. Kehadiran Dosen dan Taruna kehadiran taruna untuk mengikuti proses pembelajaran menjadi perhatian jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta selama ini, ini dibuktikan dengan adanya daftar hadir taruna setiap mata kuliah yang berjalan pada smester itu yang dikeluarkan oleh ketua jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta. Dari daftra hadir tersebut taruna dapat oleh masingmasing dosen pengampu mata kuliah dan dari dasar itu pula dosen bisa memberikan penilaian kepada taruna. Semua dosen di jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta selama ini menegakkan aturan bahwa taruna minimal 80%, kurang dari itu tidak boleh mengikuti ujian akhir semester. Demikian juga kehadiran dosen sesuai aturan minimal 12 kali pertemuan tatap muka (minimal 75 %) untuk dapat mata kuliah tersebut bisa diujikan di akhir semester (UAS) . sehingga apabila dosen yang bersangkutan tidak dating sesuai jadwal mengjarnya, maka wajib mengganti hari lain sesuai dengan kesepakatan taruna tanpa mengganggu mata kuliah lain. c. Kinerja Dosen distribusi kinerja dosen dalam mengelola pembelajaran pada setiap semester diusahan merata dan sesuai dengan kompetensi masing-masing dosen dalam tim rumpun. Ini dilakukan agar pelakasanaan pembelajaran berjalan dengan baik dan berkualitas (lebih mendalam). proses pendistribusian mata kuliah kesetiap dosen dilakukan oleh pimpinaan jurusan ata usulan Ketua jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta. Bekas sks mengajar rata-rata setiap dosen pada setiap semester adalah 12 sks. 3. Suasana Akademik a. Seminar Untuk meningkatkan suasana atmosfer akademik pada jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta, secara periodic dilakukan suasana seminar satu kali dalam setahun dengan melibatkan dosen dan taruna jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta. Dalam program seminar ini diupayakan mengundang praktisi dari pengguna lulusan sehingga dapat tercipta adanya link and match antara lulusan jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta dengan dunia industry/ kuliah perdana juga sering dilaksanakan , misalnya mengundang pihak Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI) DPC Sulawesi Selatan untuk memberika mata kuliah terbuka / kuliah perdana bagi taruna baru jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta setiap tahunnya .

Disamping kegiatan seminar dan kuliah terbuka, juga sering diadakan rapat jurusan untuk membahas permasalahan-permasalahan yang sering muncul di jurusan, baik terkait dengan taruna, proses perkuliahan teori dan praktek, dan lain lain didiskusikan dalam rapat jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta, sehingga diperoleh lulusan terbaik secara bersama dan transparan. b. Perkuliahan suasana akademik dapat dirinci dalam beberapa kegiatan yang berkaitan dengan proses perkuliahan pada jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta berupa perkuliahan teori minimal 14 minggu ditambah kegiatan ujian akhir semester terpadu (UAS-T). proses perkuliahan di jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta dilakukan rata-rata didalam dan diluar kelas setiap semester. Baik untuk kuliah tatap muka, kegiatan struktur, kegiatan mandiri, dan kegiatan lainnya. 1). Taruna yang diijinkan mengikuti kuliah adalah mereka yang telah terdaftar di data simpadu STIP Jakarta. Perkuliahan dilakukan pada tempat dan waktu yang telah dijadwalkan ketua jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta. 2). Taruna yang diijinkan mengiuti ujian akhir semester adalah mereka yang telah mengikuti kuliah denga kehadiran 80%. F. PENDANAAN, SARAN DAN PRASARANA DAN SISTEM INFORMASI 1. Pendanaan a. Sumber Dana sumber dana untuk pengelolaan jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta terdapat dua sumber. Sumber dana pertama adalah anggaran yang berasal dari pemerintah. Sumber dana kedua berasal dari masyarakat dalam bentuk penerimaan Negara bukan pajak (PNBP) dalam bentuk SPP dan DPP (Dana Penyelenggaraan Pendidikan ). b. Pengelolaan Dana jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta terlibat dalam pengelolaan dana dalam hal usulan kebutuhan anggaran akademik yang dilakukan setiap awla semester kepada pimpina jurusan. Pimpina jurusan melalui ketua jurusan selanjutnya mengusulkan kebutuhan anggaran akademik tersebut ke pimpinan fakultas. Alukosi dana seluruhnya merupakan alokasi dana ATK (Alat Tulis Kantor). Untuk kebutuhan alat dan bahan praktikum dikelola oleh kepala laboratorium. Kepala laboratorium mengusulkan anggara kebutuhan praktikum kepada pimpina fakultas setiap 3 (tiga) bulan. Berarti untuk setiap semester, laboratorium menerima 2 kali alokasi anggaran. c. Sistem Alokasi dana perhitungan alokasi anggaran tidak dilakukan pada tingkat fakultas. Kewenangan alokasi dana untuk setiap jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta doletakkan oleh bimbingan fakultas. Anggaran yang telah ditetapkan selanjutnya diserahkan pada pimpina jurusan. Anggaran yang telah ditetapkan selanjutnya tidak dilakukan di tingkat Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) saja, tetapi pada lingkup Jurusan Pendidikan Ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan

(KALK) membawahi 3 PS. Sarana dan prasarana seperti gedung,laboratorium dan lan-lain serta sumber daya manusia seperti tenaga pengajar , laboran , dan teknisi dan tenaga administrasi merupaka satu kesatuan manajeen dalam organisasi Jurusan Pendidikan Teknik Elektro. d. Pengelolaan danAkuntabilitas Penggunaan Dana Jurusan pendidikan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) yang membawahi Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) belum mendapatkan kewenangan mengelola dana secara mandiri. Dana yang bersalah baik dari pemerintah maupun masyarakat dikelola oleh piha universitas dan diturunkan ke masingmasing fakultas. Dana yang dialokasikan ke fakultas selanjutnya dialokasikan kepada masing masing jurusan, adna tersebut selanjutnya dialokasikan secara proporsional kepada masingmasing PS dan laboratorium dalam lingkup fakultas teknik. Pertanggung jawaban penggunaan dana dilakukan oleh ketua jurusan kepada pimpinan fakultas . dana jurusan dilaporka setiap akhir semester pada akhir semester pada forum rapat jurusan. 2. SARANA a. media pembelajaran dan computer proses belajar mengajar pada jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta telah berjalan dengan baik . hal ini disebabkan telah tersedianya media pembelajaran yang cukup memadai yaitu LCD Projector sebanyak 10 bah yang digunakan secara bersama 2 ( dua ) PS yang lain,. Notebook / Laptop sebanyak 10 unit. Pemanfaatan media pembelajaran tersebut dikelola oleh sekretaris jurusan Untuk keperluan administrasi, masing masing unit kerja telah memiliki computer. b. Laboratorium kegiatan pembelajaran praktek jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta didukung oleh lima unit laboratorium, yaitu laboratorium mesin listrik, laboratorium instalasi dan bengkel listrik, laboratorium instrument dan elektronika, laboratorium PLC dan microcontroller , laboratorium perangkat keras dan jaringan dan laboratorium dan pemrograman. Laboratorium mesin listrik , laboratorium instalasi dan bengkel listrik, laboratorium instrumentasai dan elektronika , laboraorium PLC dan mikrokontroler , laboratorium perangkat keras dan laboratorium software dan pemrograman didigunakan secara bersama opleh PS S1 PTE , sedangkan laboratorium perangkat keras dan laboratorium sofeware dan pemrograman digunakan secara bersama dengan PS S1 PTIK. Dengan pengelolaan yang baik, secara kuantitas, laboratorium telah mampu melayani seluruh kegiatan praktikum . Namun secara kualitas, beberapa peralatan laboratorium kurang memadai karena usaianya yang yang telah tua. Khususnya pada laboratorium mesin listrik. Upaya pengadaan peralatan baru yang representative terus dilakukan sabil melakukan perawatan pada peralatan yang sudah tua C. Perpustakaan Salah satu sarana penting bagi pengelolaan pendidikan adalah perpustakaan , hal ini disadarai betul oleh pengelola jurusan pendidikan Teknik Elektri. Upaya penambahan koleksi buku dan referensi lain terus dilakukan. Sampai saat in jumpalh koleksi buku perpustakaan jurusan PTE sebanyak 2285 buah denga jumlah judul buku sebanyak911 judul buku. Selain

buku berbahasa Indonesia , terdapat juga beberapa koleksi buku berbahasa inggris , selain koleksi buku ,terdapat juga model praktikum, buku ajar ditulis oleh dosen , skripsi dan tugas akhir taruna. Selain dalam bentuk hard copy , terdapat juga koleksi digital. Pengelolaan perpustakaan telah memanfaatkan software system informasi perpustakaan yang tersedia secara offline dan online.

Sistem informasi perpustakaan online tersedia pada www.stipjakarta.ac.id /digilib . Jumlah kunjungan pada perpustakaan rata-rata 50 kunjungan per hari yang tercatat pada buku kunjungan walaupun beberapa tidak mencatat namanya pada buku kunjungan. Tansaksi peminjaman bahan pustaka dalam 3 tahun terakhir rata-rata 150 bahan per bulan. Jika dirata-ratakan, maka transaksi per hari sebanyak 7 sampai 8 buku perhari. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh salah seorang taruna terhadap perpustakaan jurusan PTE berada pada kategori baik. Untuk memberikan kemudahan kepada taruna dalam mengakses koleksi bahan pustaka, perpustakaan Jurusan PTE juga telah dilengkapi dengan perpustakaan digital yang tersedia secara online yang dapat diakses melalui internet Kondisi ruang perpustakaan sudah cukup baik karena telah dilengkapi dengan pendingin ruangan (air conditioner) dengan pencahayaan yang memadai. Ruang perpustakaan mampu menampung kurang lebih 20 orang. Taruna yang tidak mendapatkan kursi, dapat menggunakan lantai perpustakaan dilengkapi dengan karpet. d. jaringan internet seluruh area kampus STIP Jakarta telah dilengkapi dengan fasilitas jaringan wi-fi. Taruna dapat menggunakan fasilitas internet itu secara gratis dan telas diberikan fasilitas akses kepada masing-masing taruna aktif. 3.prasarana

A. ruang kuliah dan seminar Penggunaan ruang kuliah pada jurusan PTE digunakan secara bersama oleh 3 (tiga) PS. Ruang kuliah terdapat pada dua gedung, yaitu pada JPTE sebanyak 10 ruang kelas. Rata-rata penggunaan ruang kelas. Rata-rata penggunaan ruang kelas sebanyak 10 jam per hari yang dimulai pada pukul 07.30 17.50 WITA.Ruang kelas pada gedung teknol sebanyak 7 ruang kelas dengan total luas 372 m2.Total luas ruang kuliah sebesar 602 m2.9 ruang mampu menampung 50 orang taruna,dan satu ruang mampu menampung kurang lebih 90 orang taruna.semua ruangan telah dilengkapi dengan pendingin ruangan. Jurusan PTE memiliki satu ruangan seminar seluas 32 m2. Ruangan tersebut digunakan untuk seminar proposal, seminar hasil dan ujian akhir/skripsi bagi taruna. Selain untuk penggunaaan tersebut, ruangan seminar juga digunakan untuk ruang rapat jurusan. b. Laboratorium Laboratorium jurusan PTE terdapat pada dua gedung, yaitu gedung EG dan teknol. Pada gedung EG terdapat 5 ruang laboratorium, yaitu laboratorium mesin listrik dengan luas 58, 5 m2 , laboratorium instalasi dan bengkel listrik dengan luas 58, 5 m2 , laboratorium elektronika dan instrumentasi dengan luas 36 m2, laboratorium PLC dan mikrokonter dengan luas 36 m2, laboratorium perangkat keras dan jaringan dengan luas 36 m2. Pada gedung teknol terdapat dua ruang laboratorium, yaitu laboratorium software dan pemograman dengan luas 110 m2 dan laboratorium microteaching dengan luas 40 m2. Total keseluruhan ruangan laboratorium sebesar 405 m2. Pada laboratorium juga terdapat ruang kepala laboratorium dengan luas 9 m2, ruang laboran dan teknisi dengan luas 18 m2. Laboratorium microteaching merupakan laboratorium yang digunakan secara bersama oleh seluruh jurusan di STIP Jakarta yang dikelola oleh fakultas. c. Ruang Administrasi Administrasi pada jurusan PTE dilakukan pada masing-masing PS. Terdapat 7 ruang pejabat jurusan, yaitu ruang satu ruang ketua jurusan, satu ruang skekretaris jurusan, 3 ruang ketua PS dan 1 ruang kepala laboratorium dan 1 ruang kepala perpustakaan. Luas total kantor jurusan JPTE adalah 102 m2 dan kantor PS seluas 45 m2. d. Ruan Dosen Ruang dosen Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) berada pada gedung EG dengan luas 68 m2. DOsen yang tidak menempati jabatan atau tertentu berkantor pada jurusan tersebut. Salah satu kendala yang dihadapi oleh Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) adalah yang tidak tersedianya ruangan yang representative bagi seluruh dosen. Hanya dosen yang memiliki jabatan atas tugas khusus yang menempati ruangan secara khusus. Hal ini yang membuat proses bimbingan taruna tidak berjalan secara efektif. Keadaan ini sangat disadari oleh pihak PS sehingga pihak PS terus melakukan upaya pembangunan ruang dosen. e. Ruangan dan Prasarana lain Dalam rangka mengembangkan bakat, minat dan kegiatan ekstrakulikuler taruna,

Jurusan PTE juga menyediakan satu ruang untuk Himpunan Taruna Elektro dengan luas 18 m2. Luas ruangan tersebut masih dikeluhkan oleh taruna, karena belum mampu representative untuk mengakomodasi kegiatan taruna. Terdapat juga satu kantin dengan luas 10 m2. Selain serana dan prasarana yang telah disebutkan diatas, terdapat sarana dan prasarana lain yang dikelola oleh pihak fakultas dan universitas yang dapat digunakan oleh taruna, diantaranya sarana dan prasarana olahraga, unit kegiatan taruna, auditorium, kendaraan dan lain-lain. 4. system Informasi Sistem informasi Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) telah terintegrasi ddengan system informasi akademik terpadu (SIMPADU) Universitas Negeri Makassar. System informasi tersebut dapat diakses selama 24 jam dengan menggunakan fasilitas jaringan intranet dan internet. System informasi tersebut memuat seluruh informasi akademik taruna, dosen, dan tenaga administrasi. Dengan system informasi akademik tersebut, seluruh pengelolaan akademik dilakukan secara online. Mulai dari pengisian kartu rencana studi (KRS) pengumuman nilai dan kartu hasil studi (KHS) taruna. Dengan mengakses situs http://simpadu.STIP Jakarta.ac.id/sikadSTIP Jakarta, maka seluruh informasi akademik dapat diakses dimana saja dan kapan saja. System informasi akademik STIP Jakarta juga dapat diakses oleh orang tua taruna, sehingga orangtua dapat mengetahui prestasi belajar anak-anak mereka. Perubahan dari system manual menjadi system online telah memberikan perubahan yang sangat besar dalam pengelolaan akademik. Akuntabilitas dan transparasi pengelolaan akademik yang menjadi salah satu tuntutan pengelolaan perguruan tinggi telah dirasakan manfaatnya oleh seluruh sivitas akademika Universitas Negeri Makassar. G. PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, DAN KERJASAMA. 1. Penelitian dan Publikasi Ilmiah Kondisi atmosfer akademik Jurusan Pendidikan Ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) khususnya PS D3 dalam hal penelitian belum terbentuk dengan baik. Hal ini terbukti produktivitas dosen dalam menghasilkan karya ilmiah penelitian maupun publikasi ilmiah yang masih kurang presentasinya. Keterlibatan dosen dalam menghasilkan karya ilmiah belum merata, dalam arti hanya didominasi oleh dosen-dosen tertentu saja, bahkan masih ada beberapa dosen yang belum pernah melakukan penelitian. Penelitian yang dihasilkan oleh semua dosen jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta dalam 3 tahun terakhir hanya rata-rata 3 orang dosen melaksanakan penelitian pertahun dengan biaya perguruan tinggi (PNBP). Karya ilmiah berupa buku ajar yang dihasilkan oleh dosen jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta dalam 3 tahun terakhir hanya 3 buah buku yang diterbitkan oleh lembaga penerbit STIP Jakarta. Rata-rata dosen golongan IV yang terlibat dalam pembuatan buku tersebut. 2. Pegabdian Kepada Masyarakat (PKM) Swlama 3 tahun terakhir dosen jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan

kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta yang melaksanakan pengabdian terhadap massyarakat (PKM) berjumlah 25 orang dengan rincian 21 orang dosen melaksanakan pengabdiankepada masyarakat biaya PNBP dan 4 orang dosen dengan biaya mandiri. Disini terlihat peningkatan presentase jumlah dosen dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat mulai tahun 2008 sampai 2010.tahun 2008 jumlah dosen yang melaksanakan PKM sebanyak 3 orang, tahun 2009 sebanyak 6 orang, dan tahun 2010 13 orang. Permasalahan yang muncul di bidang penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat PKM adalah produktivitas dosen dalam meneliti masih perlu ditingkatkan. Dan jika ditelusuri lebih dalam penyebabnya dalah karena kelemahan dosen dalam menemukan ide-ide dan juga kesulitan dalam menemukan ide itu dalam sebuah bentuk proposal. Karena kelemahan ini, maka setiap pengajuan proposal baik penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan karya ilmiah lainnya sering gagal atau tidak diterima. Untuk itu upaya yang dilakukan adalah membentuk kelompok penelitian yang terdiri dari dosen senior dengan dosen yunior agar terjadi sinergi yang saling melengkapi. 3. kerjasama Kerjasama selama ini yang dilakukan jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta dengan instansi luar 3 tahun terakhir ini berjalan dengan baik. Instansi yang selama ini kerjasama diantaranya adalah PT. BNI, PT. Telkom, Pemprov, PT. Acer, dan instansi lainnya. Bentuk kerjasama yang selama ini dilakukan adalah mengudang memberikan kuliah umum/perdana bagi taruna baru serta masiswa jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) STIP Jakarta yang akan melaksanakan praktek indusrti bisa dilaksanakan di perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang kelistrikan, pemberian beasiswa dan dalam bentuk kerjasama yang lain. Serta instansi yang selama ini menjalin kerjasama dari luar negeri diantaranya adalah The University of Newcastle Australia, Genetic Computer School Singapore, Makkah AlMukarramah Al-Khaeriyah Foundation, University Teknologi Malaysia.

BAB II ANALISIS SWOT PROGRAM STUDI A. Analisis Antar Komponen 1. Kekuatan Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) telah menetapkan visi, misi, tujuan dan sasaran PS yang sesuai dengan visi, misi, tujuan, dan sasaran fakultas dan perguruan tinggi. Misi PS didudun dan dilaksanakan untuk mewujudkan visi, tujuan, dan sasaran PS. Agar mudah dibaca dan dipahami oleh seluruh sivitas akademika, visi dan misi ditulis pada berbagai bentuk media, yaitu pada poster yang dipasang di beberapa berbagia bentuk media yaitu pada poster yang dipasang di beberapa tempat strategis, buku panduan jurusan yang dimiliki oleh semua taruna dan website Pendidikan Teknik Elektro. Untuk mencapai visi dan melaksanakan misi, Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) menpunyai sejumlah kekuatan, yaitu struktur organisasi yang

mengacu pada standar yang berlaku pada organisasi dan tata kelola Universitas Negeri Makassar, semua pengelola Prodi merupakan dosen tetap dan kompeten, program kerja jurusan/PS telah disusun dan dievaliasi secara periodic, mekanisme penjamin mutu terus dikembangkan oleh PS, fakultas dan Universitas. Kekuatan Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) yang lain adalah mempunyai taruna dengan kemampuan akademik relative tinggi dan aktif dalam berbagai kegiatan akademik, baik kurikuler, ko-kirikiler maupun ekstra kurukuler. Sebagian taruna mempunyai prestasi di tingkat nasional. Selain itu tersedia mekanisme rekrutmen, pengelolaan, dan system jenjang karir dosen. Dosen dan tenaga pendukung mempunyai keahlian sesuai bidang Teknik Elektro. Beban tugas dosen rata-rata sebesar 12 sks memungkinkan dosen terhadap tugas secara optimal, dan rasio antara dosen : mahasiawa 1 : 5 mampu menjamin pelaksanaan pembelajaran yang efektif yang hubungan dosen taruna yang baik. Dalam 3 tahun terakhir, jumlah dosen yang melakukan penelitian dan mengikuti seminar dan lokakarya relative tinggi. Kurikulum disusun berdasarkan visi misi tujuan dan sasaran Program Studi, serta dirancang untuk mencapai kompetensi lulusan dan selalu disesuaikan dengan kebutuhan stakeholder, melalui pengembngan dan pengkajian kurikulum yang dilakukan secara periodic dengan melibatkan seluruh dosenm melali dan tim pengembang. Dalam perkuliahan, Program studi telah menerapkan pendekatan perkuliahan yang berbasis pemanfaatan teknologi informasi dan model-model pembelajaran kooperatif. Proses pembelajaran dilakukan berdasarkan pada silabus/SAP yang disusun oleh dosen pengampu mata kuliah dan selalu disempurnakan setiap tahun. Penilaian hasil belajar dilakukan berdasarkan pedoman yang berlaku pada peraturan Akademik STIP Jakarta, namun dosen masih diberi kebebasan memodifikasi bobot nilai tugas yang sesuai dengan kuliah dan model dan pendekatan pembelajaran yabng digunakan. Interaksi akademik dosen-taruna telah dilakukan secara rutin melalui berbagai program. Pendanaan didukung oleh dan APBN melalui Kementrian Pendidikan Nasional dan Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan (SPP). Sarana dan prasarana untuk melaksanakan interaksi akademik antar sivitas akademikaterus ditingkatkan.Program studi memiliki ruang dosen ,ruang kuliah, ruang laboratorium,perpustakaandan ruang computer yang sangat sesuai dengan kebutuhan.Selain itu ,Program studi juga memiliki sarana dan prasarana untuk akses ICT,serta mendapatkan alokasi dana dari Perguruan Tinggi untuk melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat melalui dana PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak). Motivasi dan aktivitas dosen untuk melakukan kegiatan penelitian relative tinggi,dengan tema yang beragam sesuai bidang minatnya. 2 . Kelemahan Program studi /Jurusan Pendidikan Ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) mempunyai beberapa kelemahan yang dari waktu ke waktu diupayakan untuk ditanggulangi,yaitu evaluasi internal maupun eksternal belum dapat dilakukan secara optimal dan belum seluruh sivitas akademik memahami tentang standarisasi baku mutu manajemen perguruan tinggi. Beberapa aspek yang belum optimal adalah jumlah dosen dengan pangkat guru besar,jumlah tenaga laboratorium ,penerapan kirikulum dengan berbagai model-model pembelajaran, penggalian dana dari kerjasama yang saling menguntungkan, pemanfaatan laboratorium untuk layanan jasa, promosi layanan jasa laboratorium ,serta jumlah dan jenis alat laboratorium. Beberapa hal yang berskala nasional ,tema penelitian yang mendukung

ketercapaian visi,kuantitas dan kualitas kegiatan pengabdian masyarakat ,dan daya dukung laboratorium untuk penelitian yang mendalam,koordinasi dengan pengguna lulusan. 3. Peluang Kebijakan pemerintah untuk memperbanyak SMK bidang teknologi dan perkembangan perekonomian di Sulawesi Selatan dan Kawasan Timur Indonesia (KTI) pada era sekarangv dan yang akan dating mendapat perhatian masyarakat dunia,sehingga terdapat peluang yanhg besar untuk penyediaandan pengembangan tenaga kerja khususnya ,tenaga guru ,tenaga di bidang kelistrikan yang profesional. Kebutuhan masyarakat akan tenaga kerja yang berlatar belakang Ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) juga cukup tinggi dan biodang wirausahaan berbasis Ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) berkembang secara terbuka. Peluang untuk meningkatkan kualitas SDM tersedia dalam berbagai bentuk, yaitu berbagai jenis beasiswa dan program hibah kompetisi bagi maghasiswa, berbagai program kompetitif pemerintahan(Diklat Deptan, Ristek ,Dinas Pendidikan ) danswasta untuk penelitian pengabdian kepada masyarakat ,dan penulisan ilmiah bagi dosen ,serta berbagai seminar dan lokakaryabagi dosen dan tenaga pendukung .Tema kegiatan yang ditawrkan oleh berbagai program kompetitif tersebut relevan dengan visi program studi. Apeluang lain untukk mengembangan program studi adalah adanya kewenangan program studi untuk mengkaji dan mengembangkan kurikulum menyesuaikan dinamika kebutuhan masyarakat dan institusi. 5. Ancaman Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) menghadapi beberapa bentuk ancaman dalam pengembangn ,yaitu semakin banyaknya competitor berupa perguruan tinggi(PT) yang membuka Program studi Ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) yangb sudah menerapkan standar mutu, mempunyai dosen dan tenaga pendukung yang berkualifikasi tinggi,taruna yang lebih berkualitas ,dan mampu mencetak lulusan yang lebih berkualitas pula ,serta mempunyai unit layanan jasa laboratorium. Selain itu ancaman lain adalah makin ketatnya persyaratn untuk memperolaeh sumber pembiayaan domestic untuk pengembangan kualitas dosen dan Program studi, makin ketatnya persaingan untuk mendapatkan sumber dana penelitian dan pengabdian kepada masyarakat , meningkatnya kebutuhan dan operasional pengelolaan program studi ,dan tingginya harga alat-alat laboratorium. B. Strategi dan Pengembangan Berdasrkan analisis terhadap kekuatn dan kelemahan yang program studi, dan adanya peluang serta ancaman dari pihak eksternal, maka untuk mencapai sasaran dan tujuan yang sesuai dengan visi dilakukan berbagai strategi pengembangn sebagai berikut.

Tabel 13. Analisis SWOT Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) dan strategi pengembangannya

EVALUASI INTERNAL

KEKUATAN (STRENGTH) 1. Telah menetapkan visi,misi ,tujuan dan sasarn Program studi yang sesuai dengan visi,misi,tujuan dan sasaran fakultas dan Perguruan Tnggi 2. Struktur organisasi Progam studi mengacu pada standar yang berlaku di STIP JAKARTA 3. Program kerja Program studi tekah disusun dan dievaluasi secara periodic 4. Mekanisme penjaminan mutu memadai dan terus dikembangkan 5. Kemampuan akademik taruna relative tinggi,aktif dalam berbagai kegiatan. 6. Dosen dan tenaga Pendukunghmempunyai keahlian sesuaia bidangPS D3 Tenik Elektro. 7. Rasio dosen : taruna sebesar 1:5 8. Jumlah dosen yang melakukan penelitian dan seminar/lokakarya relative tinggi. 9. Kurikulum disusun

KELEMAHAN (WEAKNESS) 1. Belum seluruh sivitas akademik memahami tentang standarisasi baku mutu manajemen perguruan tinggi. 2. Ada beberapa aspek yang belum optimal, Yaitu: a.evaluasi eksternal a.kemapuan ilmiah taruna pada forum tingkst nasional, b.ketepatan masa studi taruna c. jumlah dosen dengan pangkat guru besar hanya 1 orang d.jumlah tenaga laboratorium e.pengalian dana dari kerjasama yang saling menguntungkan f.pemanfaatan laboratoriumuntuk layanan jasa dan promosinya g.jumlah dan jenis alat laboratorium serta buku teks mutakhir h.tema penelitian yang mendukung ketercapaian visi i.kuantitas dan kualitas kegiatan pengabdian masyarakat j.publlikasi karya

EVALUASI EKSTERNAL

berdasarkan visi,misi,tujuan dan sasaran Program studi 10.Kurikulum selalu disesuaikan dengan kebutuhan stakeholelder,melalui pengembangan dan pengkajian secara periodic 11.Menerapkan berbagai model pembelajaran dalam pembelajarn dalam perkuliahan 12.Sarana dan prasarana untuk interaksi akademik antar sivitas akademika memadai 13.Memiliki ruang dosen ,ruang kuliah ,ruang perpustakaan ,dan ruang komputer 14.Mempunyai sarana dan prasarana yang sangat memadai untuk akses ICT dan jaringan internet untuksistem akademik ,kepegawaian dan ketarunaan yang terpadu 15. Mendapatkan alokasi dan dari Perguruan Tinggi untuk melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat 16.Motivasi dan aktivitas dosen untuk penelitian relative tinggi

Ilmiah jurnal nasionalterakreditasi dan internasional, k.penulisan buku, l.daya dukung laboratorium untuk penelitian yang mendalam m.tracer study n.koordinasi dengan pengguna lulusan

PELUANG (OPPORTUNITY) 1.Adanay program pengembangn profesi guru. 2. Tingginya kebutuhan masyarakat akan tenaga kerja yang berlatar belakang Ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) dan kewirausahaan berbasis Teknik Elektro 3.Terdapat berbagai peluang untuk meningkatkan kualitas SDM(beasiswa,program hibah kompetisi bagi taruna dan dosen,penyelenggaraan seminar dan lokakarya) 4. Tema kegiatanyang ditawarkan oleh berbagai program kompetitif relevan dengan visi program studi 5.Adanya kewenanganprogramstudi untuk mengkaji dan mengembangkan kurikulum 6.adanya program hibah dari pemerintah/luar dikompetisikan

STRATEGI S-O

STRATEGI W-O

1.Meningkatkan kualitas dan kualitas dan kuantitas kegiatan public dan pembuatan usulan kegiatan kompetitif (penelitian pengabdian kepada masyarakat,pengelolan program) yang berorientasi pada ketercapaian visi 2.Meningkatkan kegiatan akademika untuk promosi Program studi melalui berbagai program kegiatan. 3.Meningkatkan system eavaluasi eksternal dan jaringan kerjkasama dengan pengguanaan lulusan 4.Meningkatkan kualitas taruna melalui intensifikasi kegiatan kurikuler dan ekstra kurikuler taruna,progrsm layanan untuk taruna dalam penelitian dosen 1 .Memaksimalkan pemanfatan saran TIK untun meningkat interaksi dosentaruna

1.Meningkatkan komitmen dan etos kerja sivitas akademika untuk melaksanakan misi dan mencapai visi melalui intensifikasi Koordinasi dansistem reward dan punishment 2.Mengupayakan perbaikan struktur organisasi tata pamong. 3Meningkatkan dukungan kepada dosen dan tenaga pendukung untung mengembangkan kompetensinya dan mengoptimalkan jenjang kepangkatan melalui studi lanjut,pelatiahn,dan kegiatankegiatan akademik lain Mengoptimalkan peran dosen wali dan kualitas interaksi dosen-taruna untuk menegakkan etika akademik dan pembinaan soft-skill taruna.

PELUANG (OPPORTUNITY) 1.Adanay program pengembangn profesi guru. 2. Tingginya kebutuhan masyarakat akan tenaga kerja yang berlatar belakang Ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) dan kewirausahaan berbasis Teknik Elektro 3.Terdapat berbagai peluang untuk meningkatkan kualitas SDM(beasiswa,program hibah kompetisi bagi taruna dan dosen,penyelenggaraan seminar dan lokakarya) 4. Tema kegiatanyang ditawarkan oleh berbagai program kompetitif relevan dengan visi program studi 5.Adanya kewenanganprogramstudi untuk mengkaji dan mengembangkan kurikulum 6.adanya program hibah dari pemerintah/luar dikompetisikan

STRATEGI S-O

STRATEGI W-O

1.Meningkatkan kualitas dan kualitas dan kuantitas kegiatan public dan pembuatan usulan kegiatan kompetitif (penelitian pengabdian kepada masyarakat,pengelolan program) yang berorientasi pada ketercapaian visi 2.Meningkatkan kegiatan akademika untuk promosi Program studi melalui berbagai program kegiatan. 3.Meningkatkan system eavaluasi eksternal dan jaringan kerjkasama dengan pengguanaan lulusan 4.Meningkatkan kualitas taruna melalui intensifikasi kegiatan kurikuler dan ekstra kurikuler taruna,progrsm layanan untuk taruna dalam penelitian dosen 1 .Memaksimalkan pemanfatan saran TIK untun meningkat interaksi dosentaruna

1.Meningkatkan komitmen dan etos kerja sivitas akademika untuk melaksanakan misi dan mencapai visi melalui intensifikasi Koordinasi dansistem reward dan punishment 2.Mengupayakan perbaikan struktur organisasi tata pamong. 3Meningkatkan dukungan kepada dosen dan tenaga pendukung untung mengembangkan kompetensinya dan mengoptimalkan jenjang kepangkatan melalui studi lanjut,pelatiahn,dan kegiatankegiatan akademik lain Mengoptimalkan peran dosen wali dan kualitas interaksi dosen-taruna untuk menegakkan etika akademik dan pembinaan soft-skill taruna.

ANCAMAN (THREAT) 1.program studi sejenis atau competitor yang berkualitas dalam berbagai aspek 2.biaya oprasional dan investasi peralatan makin mahal 3.makin ketatnya persyaratan untuk memperoleh sumber pembiayaan domestik untuk pengembangan kualitas dosen dan program studi 4.makin ketatnya persaingan untuk mendapatkan sumber dana penelitian dan pengabdian kepada masyarakat 5.meningkatnya kebutuhan dana oprasional pengelolaan program studi

STRATEGI S-T 1.memperbaharui programprogram pelaksanaan misi secara periodik sejalan dengan perkembangan iptek dan menentukan prioritas program yang akan menjadi cirri khas program studi yang berbeda dengan pesaing 2.memprogramkan pengkajian kurikulum agar selalu mengikuti perkembangan kebutuhan pengguna melalui kerja sama dan koordinasi dengan pengguna lulusan. 3.pengembangan kurikulum diarahkan agar lulusan mempunyai kompetensi yang

STRATEGI W-T 1.mengembangkan laboratorium dengan peralatan modern untuk unit produksi pelayanan jasa penelitian melalui pemutakhiran alat-alat laboratorium. 2.memanfaatkan hasil penelitian dan pengkajian ilmu untuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan mningkatkan kemampuan menyusun proposal PPM yang berkelanjutan

6.tingginya harga alat-alat laboratorium

spesifik dan berbeda dengan program studi sejenis dari perguruan tinggi lain 4.meningkatkan motifasi dosen untuk menyusun proposal penelitian yang lebih berkualitas dan berdaya saing tinggi. 5.menggali potensi laboratorium sebagai salah satu sumber financial melalui pengembangan unit produksi laboratorium.

Berdasarkan pada analisis SWOT dan strategi pengembangan program studi di atas dapat diperoleh gambaran bahwa bahwa Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) sedang dalam proses melaksanakan misi untuk mencapai tujuan dan mewujudkan visi program studi. Tata pamong, kepemimpinan, dan system pengelolaan yang telah dilaksankan memungkinkan sivitas akademika untuk turut berpatisipasi dalam pengembangan kebijakan. System rekrutmen taruna, dosen dan tenaga pendukung yang diterapkan sudah sesuain dengan ramburambu yang mengutamakan kualitas. Program yang berkaitan dengan pengembangan taruna dan sumber daya manusia disusun untuk memberikan kesempatan kepada taruna, dosen, dan tenaga pendukung untuk menimba pengalaman, berkarya, dan berekreasi dalam aspek pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kurikulum Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) disusun agar taruna mwmiliki pengetahuan yang komprehensif tentang materi-materi pendidikan teknik tinggi baik antar maupun inter disiplin ilmu. Harapan dan kebutuhan taruna maupun stakeholder terhadap suatu ilmu dan keterampilan tertentu diakomodasi pada mata kuliah pilihan sehingga peluang mengembangkan diri bagi taruna terbuka luas. Keterlaksanaan kurikulum dopastikan dengan kegiatan belajar mengajar yang terkontril dengan adanya SAP, system penilaian, kegiatan monitoring yang ketat, adanya penjaminan mutu dan fasilitas yang sangat memadai. Alokasi PNBP sebagian besar untuk operasional pendidikan, dan perolehan dana didukung oleh kegiatan wirausaha yang melibakan unitunit laboratorium dana-dana tersebut dikelola secara transparan dan akuntabel untuk menyelenggarakan proses pendidikan yang lebih berkualitas. Kegiatan penelitian inovatif dan publikasi yang telah dilakukan dosen menunjukan kualitas yang semakin meningkat. Kegiatan pengabdian kepada Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) peduli dengan kebutuhan masyarakat kerja sama yang dilakukan dengan berbagai pihak telah memberikan nilai tambah baik dalam bidang penelitian, pengetahuan, maupun dalam proses pembelajaran pada umumnya. Semua hal tersebut telah mengarah pada umumnya. Semua hal tersebut telah mengarahkan kepada keterlaksanaan misi dan ketercapaian tujuan Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) yaitu mampu mengembangkan dan menerapkan ilmu ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK) sesuai visi Jurusan ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhanan (KALK).

REFRENSI Badan akreditasi perguruan tinggi 2011. Pedoman evaluasi Diri program studi. Jakarta: BAN PT. Biro Administrasi perencanaan dan system informasi STIP JAKARTA, . STIP JAKARTA dalam angka. Makassar STIP JAKARTA, 2007. Statuta universitas negeri Makassar. Makassar STIP JAKARTA, 2010. Rencana Strategi universitas negeri Makassar 2010-2014. Makassar STIP JAKARTA, 2010. Peraturan akademik dan pengaturan ketarunaan universitas negeri Makassar. http://simpadu.STIP Jakarta.ac.id/siakadSTIP Jakarta