Anda di halaman 1dari 36

Definisi:

Hidocefalus adalah keadaan patologik otak yang mengakibatkan bertambahnya cairan cerebrospinal dengan adanya tekanan intrakranial (TIK) yang meninggi sehingga terdapat pelebaran ruangan tempat mengeluarkan liguor (Depkes RI, 1 ! ) "enurut #gastiyah (1 $) Hidrocefalus dapat dibagi dua yaitu% Hidrocefalus obstruksi Tekanan &'' yang tinggi disebabkan oleh obstruksi pada salah satu tempat antara pembentukan oleh ple(us koroidalis dan keluranya dari )entrikel I* melalui foramen lusckha dan magendie+

Hidrocefalus komunikans ,ila tekanan &'' yang meninggi tanpa penyumbatan sistem )entrikel+Dapat mengalami fraktur tengkorak

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. R DENGAN HIDROSEFALUS DI RUANG RAWAT INAP GEULIMA 1 RSUDZA BANDA ACEH TAHUN 2013
Ny. R (70 Thn)

CKS
RPD:

-asien memiliki ri.ayat penyakit yang sama

Kepala

RPK:

Keluarga mengatakan tidak ada anggota keluarga yang memiliki ri.ayat hipertensi

Cedera sekunder Cedera primer Terbentur

Nyeri

RPS:

-asien datang dengan keluhan penurunan kesadaran post Kecelakaan lalu lintas, dengan lebih kurang 1/ 0am '"R'+ -asien yang sedang mengendarai sepeda motor ditabrak oleh sepeda motor lainnya dari arah berla.anan+ Ku% pasien merasakan sakit kepala+ 'ekala nyeri% 1, tidak nafsu makan dan tidak ,2,

"ual "untah

Hiperemi

Manifestasi Klinis:

Hilangnya kesadaran 3 4/ menit atau lebih

#yeri kepala hebat Kebingungan -using Kecemasan "ual dan muntah -ucat

*asodilatasi arterial
Perubahan perfusi jarin an serebral

-eningkatan isi intrakranial


Resi!" #nfe!si

$an uan %D&

'ti"l" i:

Kecelakaan kenderaan sepeda motor+

-eningkatan tekanan intrakranial (TIK)

-enurunan kesadaran

Immobilisasi

Pe(eri!saan Penunjan : 5

Resi!" Kuran nya )"lu(e Cairan Resi!" $an uan #nte ritas Kulit Resi!" #njuri

Data Pri(er

Pen !ajian Pri(er (Tan

al: *+ Mei ,0+*)

-eart Rate #nspe!si: denyut nadi terlihat pelan Palpasi:

HR% $/ (6menit Per!usi: 5 %us!ultasi: reguler

$astri. Tube #nspe!si: pasien tidak terpasang #7T, makan melalui oral, nafsu makan tidak ada 6 (5)+ Palpasi: 5 Per!usi: 5 %us!ultasi: 5

/"lley Catheter #nspe!si: pasien tidak terpasang selang kateter+ Palpasi: 5 Per!usi: 5 %us!ultasi: 5

'0p"sure #nspe!si: .a0ah tampak tidak pucat, mukosa bibir sedikit kering ber.arna merah kehitaman, kepala terdapat bekas 0ahitan luka post craniotomy dan luka5luka dibagian tubuh yang sudah mongering+ 'uhu tubuh (T)% 4$/&+ Palpasi: 1 Per!usi: 5 %us!ultasi: 5 Disability #nspe!si: keadaan umum lemah, kesadaran compos mentis+ Kekuatan otot pasien% 8888 8888

8888 8888 7&'% 9: "1 *8 % 18 'kala ketergantungan% ; Palpasi: 5 Per!usi: 5 %us!ultasi: 5 Cir.ulati"n #nspe!si: .a0ah tidak pucat, sklera merah ter0adi perdarahan dan kon0ungti)a normal, pupil isokor+ Palpasi: capiler refill 3 ; detik Per!usi: 5 %us!ultasi: TD% 14/6!/ mmHg, #adi% ;/ (6menit+

2reathin #nspe!si: pasien bernafas spontan dan tidak menggunakan alat bantu pernafasan (nasal canul), RR% ;/ (6menit+ Palpasi: 5 Per!usi:5 %us!ultasi: 5

%ir3ay #nspe!si: pasien dapat bernafas secara spontan tanpa menggunakan alat bantu (nasal canul)+ 'ekret tidak ada+ Palpasi: 5 Per!usi: 5 %us!ultasi: 1

Pen !ajian Pri(er


12 Saraf Cranial: 1. #er)us olfaktorius (mengetahui karakteristik bau)

2. #er)us <ptikus (tidak ada gangguan neurologi) 3. #er)us <cculomotorius, #er)us Troklearis, #er)us 2bducen (pupil isokor, dan tidak ada gangguan neurologi) 4. #er)us Trigeminus (fungsi sensorik dan motorik dalam keadaan normal) 5. #er)us =acialis (tidak ada gangguan neurologi) 6. #er)us *estibulutoclearis (tidak ada gangguan neurologi) 7. #er)us 7lossofaringeus dan *agus (dapat menelan) 8. #er)us accesorius (normal% dapat mengangkat bahu ) 9. #er)us hipoglosus (normal% dapat menggerakkan lidah)

Refle! /isi"l" is: Reflek ,isep (>) Reflek Trisep (>) Reflek -atella (>) Reflek 2chilles (>)

Refle! Pat"l" is: Reflek ,abinski Reflek <ppenheim Reflek &haddok Reflek 7ordon Klonus kaki

(5) (5) (5) (5) (5)

Data Se!un4er

Therapy:

,ed rest total I*=D #a&l /, ? ;/ tts6mnt &eftria(one 1 261; 0 Keterolac 2s+ "efenamat 'ohobion Ranitidin &efadro(il ;( 8// mg Diet ",

Data -asil &ab"rat"riu( :

Hb%1/,! gr6dl @eukosit % 14,/ ( 1/4gr6dl

#% 14,/51$,/ gr6dl #% :,151/,8 ( 1/46 A@

Trombosit % 1!! (1/46A@ HT% 41 Baktu perdarahan% : Baktu pembekuan% ! Kreatinin Darah% /,$ Creum% ;8 7ula Darah 2cak% 14/

#% 18/5:// ( 1/46 A@ #% :/588? #% 15$ "enit #% 8518 menit

D0: P"st Crani"t"(y '5aluasi 'P- 6 /r. Depress as. fr"ntal

Dia n"sa Kepera3atan

D7 8% Konstipasi b+d Kurangnya pemasukan serat ditandai dengan D<% pasien tidak nafsu makan D'% selama dira.at di R' pasien tidak pernah ,2,

D7 *% 7angguan 2D@ b+d kelemahan fisik ditandai dengan D<% pasien tampak lemah, tidak mampu mera.at diri, TD% 14/6!/ mmHg, dkala ketergantungan%;, D'% saat bangun ps merasakan pusing+

D7 ,% -erubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b+d Intake nutrisi tidak adekuat ditandai dengan D<% -asien lemah, tidak nafsu makan nasi kadang5kadang hanya makan buah, D'% tidak nafsu makan+ D7 +% #yeri kepala b+d peningkatan tekanan intra kranial ditandai dengan D<% ekspresi muka kesakitan dan memegang kepala, skala nyeri 1, tampak gelisah, D'% pasien mengatakan sakit di kepala bagian depan+

Tujuan: 7angguan Konstipasi dapat teratasi

K-: "emperbanyak makanan yang banyak mengandung serat dan memakan nasi sedikit tetapi sering "engetahui 0enis makanan yang mengandung serat untuk dimakan

#nter5ensi: a. Ka0i konsumsi makanan6 minuman yang dikonsumsi b. ,erikan informas tentang 0enis makanan yang memperlancar ,2, c. Ka0i frekuensi ,2, pasien

Tujuan: 7angguan 2D@ dapat teratasi

K-: "elakukan 2D@ dalam tingkat kemampuan sendiri "endemonstrasikan perubahan gaya hidup untuk memenuhi kebutuhan pera.atan diri

#nter5ensi: d. Ka0i kemampuan pasien untuk melakukan akti)itas e. ,erikan bantuan yang tidak dapat ditoleransi

f. Ka0i skala ketergantungan pasien

Tujuan: #yeri berkurang atau terkendali K-: -elaporan nyeri terkontrol, pasien tenang, tidak gelisah, pasien dapat cukup tidur+ #nter5ensi : a. Tentukan ri.ayat nyeri, lokasi, intensitas, keluhan dan durasi+ b. "onitor TT* c. ,uat posisi kepala lebih tinggi (185:8D) d. 20arkan latihan teknik relaksasi napas dalam e. Kurangi stimulus yang tidak menyenangkan dari luar dan berikan tindakan yang menyenangkan seperti masase+ Tujuan : 7angguan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh dapat teratasi K- : "enun0ukkan nafsu makan kembali normal Tidak mengalami mual "enghabiskan 1 porsi makanan yang disa0ikan #nter5ensi : a. Ka0i konsumsi makanan6 minuman setiap hari b. Ka0i adanya mual muntah c. 2n0urkan pasien untuk makan sedikit tapi sering+ d. 2n0urkan orang terdekat untuk berpartisipasi pada saat makan seperti memberi makanan atau memba.a makanan dari rumah+

e. Tinggikan bagian kepala tempat tidur setinggi 4/ dera0at untuk mencegah ter0adinya aspirasi+

'5aluasi Sabtu D0 8 tan al 0+ 9uni ,0+* '% Keluarga mengatakan pasien belum ,2, <% -asien tidak memakan makanan yag berserat

2% "asalah konstipasi belum teratasi -% Inter)ensi dilan0utkan I%

a. "engka0i frekuensi ,2, pasien b. "engan0urkan keluarga untuk memberikan pencahar agar lancer ,2,
9%

-asien dibantu dengan makan yang banyak mengandung serat -asien harus diberikan pencahar agar ,2, lancar "asalah konstipasi belum teratasi Inter)ensi dilan0utkan

'5aluasi Sabtu D0 * tan al 0+ 9uni ,0+* '% -asien mengatakan lemah, tidak sanggup melakukan akti)itas toileting <% 'kala ketergantungan ; -asien dibantu saat toileting -asien tampak lemah 2% "asalah gangguan 2D@ belum teratasi -% Inter)ensi dilan0utkan I%

a. "engka0i kemampuan pasien untuk melakukan akti)itas+ b. "engan0urkan keluarga untuk mengelap badan pasien dengan handuk lembab+

c. "emberikan bantuan yang tidak dapat ditoleransi+ d. "engka0i skala ketergantungan pasien+
9%

-asien harus dibantu dalam toileting 'kala ketergantungan ; "asalah gangguan 2D@ belum teratasi Inter)ensi dilan0utkan

'5aluasi Sabtu D0 , tan al 0+ 9uni ,0+* ' % 5 -asien mengatakan pasien tidak selera makan hanya selera buah dan itu pun kadang5kadang /% 5 -asien tidak memakan makanan yang disediakan - -asien hanya memakan buah dan kadang5kadang kue

2% "asalah pemenuhan nutrisi belum teratasi -% @an0utkan inter)ensi I%

a. "engan0urkan keluarga untuk memberikan makanan kepada pasien dalam porsi kecil tetapi sering dan makanan yang disediakan dapat dihabiskan+ b. "engan0urkan keluarga untuk mendampingi pasien se.aktu makan dan kasih makanan yang disukai pasien

9% 'etelah dilakukan tindakan kepera.atan pasien belum memakan makanan yang disediakan+

'5aluasi Sabtu D0 + tan al 0+ 9uni ,0+* '% -asien mengatakan sakit sekali kepala

<% k6u lemah, skala nyeri 1, ekspresi .a0ah meringis, 7&'E 9:"1*8 F 18, TD %14/6!/ mmHg, HR% $/ (6i, T% 41, $D&, dan RR% ;/ (6i 2% "asalah nyeri belum teratasi -% @an0utkan inter)ensi I%

a. "elakukan pengka0ian tentang nyeri yang dirasakan pasien dengan menggunakan sekala nyeri+ b. "engatur posisi semi fo.ler dan membuat rasa nyaman bagi pasien dengan mengikut sertakan keluarga

c+ "emantau TT* dan catat hasilnya+ 9% 'etelah dilakukan tindakan kepera.atan, pasien masih merasakan nyeri di bagian kepala saat pasien duduk pasien merasa kesakitan, k6u lemah, ekspresi .a0ah meringis+ ')%&:%S#

'5aluasi Min u D0 8 tan al 0, 9uni ,0+*

'% Keluarga mengatakan pasien belum ,2, <% pasien tidak memakan makanan mengadung karbohidrat dan serat 2% "asalah konstipasi belum teratasi -% Inter)ensi dilan0utkan I%

a. "engka0i frekuensi ,2, pasien b. "engan0urkan keluarga untuk memberikan pencahar agar lancer ,2, c. "engka0i skala ketergantungan pasien+
9%

-asien harus dibantu dengan makan yang banyak mengandung serat dan karbohidrat -asien harus diberikan pencahar agar pasien dapat ,2, "asalah konstipasi belum teratasi Inter)ensi dilan0utkan

'5aluasi Min u D0 * tan al 0, 9uni ,0+* '% -asien mengatakan lemah, tidak sanggup melakukan akti)itas toileting <% skala ketergantungan ; -asien dibantu saat toileting -asien tampak lemah 2% "asalah gangguan 2D@ belum teratasi -% Inter)ensi dilan0utkan

I%

a. "engka0i kemampuan pasien untuk melakukan akti)itas+ b. "engan0urkan keluarga untuk mengelap badan pasien dengan handuk lembab+ c. "emberikan bantuan yang tidak dapat ditoleransi+ d. "engka0i skala ketergantungan pasien+
9%

-asien harus dibantu dalam toileting 'kala ketergantungan ; "asalah ggn 2D@ belum teratasi Inter)ensi dilan0utkan

'5aluasi Min u D0 + tan al 0, 9uni ,0+* '% -asien mengatakan masih sakit kepala <% k6u lemah, skala nyeri : 7&'E 9:"1*8 F 18, TD % 14/6!/ mmHg, HR% $:(6i, T% 48,;D&, dan RR% ; /(6i 2% "asalah nyeri belum teratasi -% @an0utkan inter)ensi I%

a. b. c. d.

"elakukan pengka0ian tentang nyeri yang dirasakan pasien dengan menggunakan sekala nyeri+ "engatur posisi semi fo.ler dan membuat rasa nyaman bagi pasien dengan mengikut sertakan keluarga "emantau TT* dan catat hasilnya+ "enga0arkan pasien untuk melakukan teknik relaksasi dengan menarik napas dalam melalui hidung lalu lepaskan melalui mulut

9% 'etelah dilakukan tindakan kepera.atan, pasien masih merasakan nyeri di bagian kepala saat melakukan banyak gerakan, k6u lemah, ekspresi .a0ah agak meringis+ '5aluasi Min u D0 , tan al 0, 9uni ,0+* ' % 5 -asien mengatakan pasien tidak selera makan hanya selera buah dan itu pun kadang5kadang /% 5 -asien tidak memakan makanan yang disediakan - -asien hanya memakan buah

2% "asalah pemenuhan nutrisi belum teratasi -% @an0utkan inter)ensi I%

c. "engan0urkan keluarga untuk memberikan makanan kepada pasien dalam porsi kecil tetapi sering dan makanan yang disediakan dapat dihabiskan+ d. "engan0urkan keluarga untuk mendampingi pasien se.aktu makan dan kasih makanan yang disukai pasien

9% 'etelah dilakukan tindakan kepera.atan pasien belum memakan makanan yang disediakan+

'5aluasi Senin

D0 8 tan '% Keluarga mengatakan pasien belum ,2, <% pasien tidak banyak asupan makanan 2% "asalah konstipasi belum -% Inter)ensi dilan0utkan I%

al 0* 9uni ,0+*

d. "engka0i frekuensi ,2, pasien e. "engan0urkan keluarga untuk memberikan pencahar agar lancer ,2, f. "engka0i skala ketergantungan pasien+
9%

-asien harus dibantu dengan makan yang banyak mengandung serat -asien harus diberikan pencahar agar ,2, lancar "asalah konstipasi belum teratasi Inter)ensi dilan0utkan

'5aluasi Senin D0 * tan al 0* 9uni ,0+* '% -asien mengatakan sebelum sanggup melakukan akti)itas toileting dan merasa lemah <% skala ketergantungan ; -asien dibantu saat toileting -asien tampak belum bertenaga 2% "asalah gangguan 2D@ belum teratasi

-% Inter)ensi dilan0utkan I%

a. "engka0i kemampuan pasien untuk melakukan akti)itas+ b. "engan0urkan keluarga untuk mengelap badan pasien dengan handuk lembab+ c. "emberikan bantuan yang tidak dapat ditoleransi+ d. "engka0i skala ketergantungan pasien+
9%

-asien harus dibantu dalam toileting 'kala ketergantungan ; "asalah ggn 2D@ belum teratasi Inter)ensi dilan0utkan

'5aluasi Senin D0 , tan al 0* 9uni ,0+* ' % 5 -asien mengatakan tidak selera makan - -asien tidak menyukai makanan yang disediakan R'+

- -asien mengatakan hanya makan buah5buahan+


/% 5 -asien tidak makan makanan yang disediakan R' - -asien tampak senang karena dapat makan mie

2% "asalah pemenuhan nutrisi teratasi sebagian -% @an0utkan inter)ensi

I%

a. "engan0urkan keluarga untuk memberikan makanan kepada pasien dlam porsi kecil tetapi sering dan makanan yang disediakan dapat dihabiskan+ b. "engan0urkan keluarga untuk mendampingi pasien se.aktu makan dan kasih makanan seperti buah5buahan yang disukai pasien

9% 'etelah dilakukan tindakan kepera.atan pasien belum memakan makanan yang disediakan+

'5aluasi Senin D0 + tan al 0* 9uni ,0+* '% -asien mengatakan masih sakit kepala,

<% k6u lemah, skala nyeri :, ekspresi .a0ah kadang5kadang meringis, 7&'E 9:"1*8 F 18, TD %14/6 / mmHg, HR% !/ (6i, T% 48,; D&, dan RR% ;/(6i 2% "asalah nyeri belum teratasi -% @an0utkan inter)ensi

I%

a. "elakukan pengka0ian tentang nyeri yang dirasakan pasien dengan menggunakan sekala nyeri+ b. "engatur posisi semi fo.ler dan membuat rasa nyaman bagi pasien dengan mengikut sertakan keluarga+ c. "emantau TT* dan catat hasilnya+ d. "enga0arkan
pasien untuk melakukan teknik relaksasi dengan menarik napas dalam dan masase (pemi0atan)

9% 'etelah dilakukan tindakan kepera.atan, pasien masih merasakan nyeri di bagian kepala saat melakukan banyak gerakan, k6u lemah, ekspresi .a0ah tersenyum+

'5aluasi Rabu D0 8 tan al 0; 9uni ,0+* '% -asien mengatakan pasien belum ,2, <% pasien tidak banyak asupan makanan 2% "asalah konstipasi belum teratasi -% Inter)ensi dilan0utkan I%

g. "engka0i frekuensi ,2, pasien h. "engan0urkan keluarga untuk memberikan pencahar agar lancer ,2, i. "engka0i skala ketergantungan pasien+
9%

-asien dibantu dengan makan yang banyak mengandung serat -asien harus diberikan pencahar agar ,2, lancar "asalah konstipasi belum teratasi Inter)ensi dilan0utkan

'5aluasi Rabu D0 * tan al 0; 9uni ,0+* '% -asien mengatakan belum sanggup melakukan akti)itas toileting <% skala ketergantungan ; -asien dibantu saat toileting -asien tampak sedikit bertenaga 2% "asalah gangguan 2D@ belum teratasi -% Inter)ensi dilan0utkan I%

a. "engka0i kemampuan pasien untuk melakukan akti)itas+ b. "engan0urkan keluarga untuk mengelap badan pasien dengan handuk lembab+ c. "emberikan bantuan yang tidak dapat ditoleransi+ d. "engka0i skala ketergantungan pasien+
9%

-asien harus dibantu dalam toileting 'kala ketergantungan ; "asalah ggn 2D@ belum teratasi Inter)ensi dilan0utkan

'5aluasi Rabu D0 , tan al 0; 9uni ,0+* ' %5 -asien tidak menyukai makanan yang disediakan R'+ - -asien mengatakan tadi makan buah5buahan dan kue yang diba.a ibunya

/% 5 -asien tidak makan makanan yang disediakan R' - -asien tampak lemah

- -asien belum makan nasi

2% "asalah pemenuhan nutrisi teratasi sebagian -% @an0utkan inter)ensi I%

a. "engan0urkan keluarga untuk memberikan makanan kepada pasien dlam porsi kecil tetapi sering dan makanan yang disediakan dapat dihabiskan+ b. "engan0urkan keluarga untuk mendampingi pasien se.aktu makan dan kasih makanan seperti buah5buahan yang disukai pasien

9% 'etelah dilakukan tindakan kepera.atan pasien sudahb mulai memakan kue yang disediakan tetapi tidak memakan nasi+

'5aluasi Rabu D0 + tan al 0; 9uni ,0+* '% -asien mengatakan sakit kepala sudah berkurang nyerinya+ <% k6u lemah, skala nyeri 4, ekspresi .a0ah tersenyum, 7&'E 9:"1*8 F 18, TD %1;/6!/ mmHg, HR% $: (6i, T% 41,8 D&, dan RR% ;/(6i 2% "asalah nyeri belum teratasi -% @an0utkan inter)ensi

I%

a. "elakukan pengka0ian tentang nyeri yang dirasakan pasien dengan menggunakan sekala nyeri+ b. "engatur posisi semi fo.ler dan membuat rasa nyaman bagi pasien dengan mengikut sertakan keluarga+ c. "emantau TT* dan catat hasilnya+ d. "enga0arkan pasien untuk melakukan teknik relaksasi dengan menarik napas dalam dan masase (pemi0atan)
9% 'etelah dilakukan tindakan kepera.atan, pasien masih merasakan nyeri di bagian kepala saat melakukan banyak gerakan+

'5aluasi Ka(is D0 , tan al 0< 9uni ,0+* ' % 5 Keluarga mengatakan pasien hari ini memakan nasi yang disediakan R' /% 5 -asien menghabiskan makanannya 1 porsi pagi+ 'edangkan siang dan sore tidak makan lagi+ - -asien hanya memakan kue sa0a sebelum meminum obatnya malam ini 2% "asalah pemenuhan nutrisi teratasi sebagian -% @an0utkan inter)ensi I%

a. "engan0urkan keluarga untuk memberikan makanan kepada pasien dalam porsi kecil tetapi sering dan makanan yang disediakan dapat dihabiskan+ b. "engan0urkan keluarga untuk mendampingi pasien se.aktu makan dan kasih makanan yang disukai pasien

9% 'etelah dilakukan tindakan kepera.atan pasien sudah mulai memakan makanan yang disediakan+ Inter)ensi dihentikan pasien pulang+

'5aluasi Ka(is D0 * tan al 0< 9uni ,0+* '% -asien mengatakan sudah mulai sanggup melakukan akti)itas toileting tetapi msh sedikit dibantu oleh keluarganya <% 'kala ketergantungan ; -asien sudah mampu bangun dari tempat tidurnya tetapi harus tetap dipapah+ -asien tampak bertenaga 2% "asalah gangguan 2D@ teratasi sebagian -% Inter)ensi dilan0utkan I%

e. "engka0i kemampuan pasien untuk melakukan akti)itas+ f.


"engan0urkan keluarga untuk mengelap badan pasien dengan handuk lembab+

g. "emberikan bantuan yang tidak dapat ditoleransi+ h. "engka0i skala ketergantungan pasien+
9%

-asien butuh sedikit bantuan untuk toileting 'kala ketergantungan 1 "asalah ggn 2D@ teratasi sebagian Inter)ensi dihentkan pasien pulang

'5aluasi Ka(is

D0 + tan

al 0< 9uni ,0+*

'% -asien mengatakan tidak sakit kepala lagi, tapi kadang muncul sakit kepala, dengan skala nyeri 4+ <% k6u lemah, skala nyeri 4, ekspresi .a0ah tersenyum, 7&'E 9:"1*8 F 18, TD %1;/6$/ mmHg, HR% $! (6i, T% 41,8 D&, dan RR% ;/ (6i 2% "asalah nyeri teratasi sebagian -% @an0utkan inter)ensi

I%

a. "elakukan pengka0ian tentang nyeri yang dirasakan pasien dengan menggunakan sekala nyeri+ b. "engatur posisi semi fo.ler dan membuat rasa nyaman bagi pasien dengan mengikut sertakan keluarga+ c. "emantau TT* dan catat hasilnya+ d. "enga0arkan pasien untuk melakukan teknik relaksasi dengan menarik napas dalam dan masase (pemi0atan)
9% 'etelah dilakukan tindakan kepera.atan, pasien masih merasakan nyeri kadang5kadang di bagian kepala , k6u lemah, ekspresi .a0ah senang+ Inter)ensi dihentikan pasien pulang+ '5aluasi Ka(is D0 8 tan al 0< 9uni ,0+* '% Keluarga mengatakan pasien kemarin sudah ,2, 1 kali <% pasien ,2, tanpa bantuan obat pencahar 2% "asalah konstipasi teratasi sebagian -% Inter)ensi dilan0utkan I%

. "engka0i frekuensi ,2, pasien

k. "engan0urkan keluarga untuk memberikan pencahar agar lancer ,2, !. "engka0i skala ketergantungan pasien+
9%

-asien dibantu dengan makan yang banyak mengandung serat -asien harus diberikan pencahar agar ,2, lancar "asalah konstipasi belum teratasi Inter)ensi dihentikan pasien pulang