Anda di halaman 1dari 12

TUGAS PRAKTEK INDUSTRI

JAWABAN PERTANYAAN SEMINAR


PRAKTEK INDUSTRI






OLEH:
HARYATI (1129040184)
WULAN DARI (1129040196)
INDRI ANUGRAH R (1129040212)


Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer
Jurusan Pendidikan Teknik Elektro
Universitas Negeri Makassar
2014
PERTANYAAN SEMINAR PRAKTEK INDUSTRI

1. Apa perbedaan antara BTS indoor dan BTS outdoor?
Jawab:
Perbedaan BTS indoor dan BTS outdoor adalah :
a. BTS indoor mempunyai spesifikasi desain yang lebih ramping atau simpel, dan
relatif lebih awet karena ditempatkan di dalam ruangan. Namun BTS indoor juga
memiliki kelemahan pada penempatan ruangan tersendiri yang harus dilengkapi AC
(Air Conditioner) sebagai pendingin. Rentang suhu yang dapat diterima komponen
BTS antara -5 hingg 55 derajat celcius. Umumnya perangkat BTS ini yang terdapat di
dalam shelter dan mall-mall.
b. BTS outdoor yang mempunyai spesifikasi tidak memerlukan ruangan khusus. Dapat
ditempatkan pada dinding (wall mounted), terowongan, dan pinggir jalan. Sifatnya
yang lebih fleksibel, tapi punya kelemahan desain yang lebih besar dan berat.
Perbedaan biasanya hanya pada rack, dimana pada BTS indoor rack battery terpisah
dnegan rack module, sedangkan pada BTS outdoor rack battery dan rack module
menyatu. Namun dari segi isi module BTS outdoor hampir sama dengan BTS indoor.

2. Berapa jumlah titik BTS yang sudah dipasang PT. Samsung Telecommunication Indonesia
atas kerjasamanya dengan Smartfren?
Jawab:
Jumlah titik BTS yang telah dipasang oleh PT. STIN kerjasama Smartfren berjumlah 128
titik yang tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Selatan.

3. Mengapa pengguna/pelanggan lebih banyak menggunakan GSM dibandingkan CDMA?
Jawab:
Ada beberapa alasan yang menyebabkan pengguna/pelanggan lebih memilih menggunakan
GSM dibandingkan CDMA yaitu :
a. Berdasarkan coverage(cakupan).
Faktor yang paling penting adalah mendapatkan pelayanan di bidang apa Anda akan
menggunakan telepon Anda. Setelah melihat pesaing cakupan peta Anda mungkin
menemukan bahwa hanya operator GSM atau CDMA yang menawarkan layanan
seluler di wilayah Anda. Jika demikian, tidak ada keputusan yang harus dibuat, tetapi
kebanyakan orang akan menemukan bahwa mereka memiliki pilihan. Melihat kondisi
sekarang ini, cakupan area pada GSM lebih luas dibandingkan CDMA sehingga
banyak yang memilih menggunakan GSM dibandingkan CDMA.
b. Berdasarkan Subscriber Identity Module (SIM) card.
Di Amerika Serikat hanya ponsel GSM yang menggunakan kartu SIM. Kartu SIM
yang dapat dilepas memungkinkan ponsel untuk langsung diaktifkan, ditukar,
menukar keluar dan diupgrade, semua tanpa intervensi operator. SIM itu sendiri
hanya terkait ke jaringan, bukan pada telepon yang sebenarnya. Telepon yang
diaktifkan dengan kartu dapat digunakan dengan operator GSM apapun. Setara
dengan CDMA yang R-UIM card, hanya tersedia di bagian Asia, tetapi tetap di
cakrawala untuk pasar AS. CDMA operator di Amerika membutuhkan ponsel
berpemilik yang terhubung ke satu operator saja dan kartu tidak diaktifkan. Untuk
meng-upgrade sebuah telepon CDMA, pembawa harus menonaktifkan telepon lama
kemudian mengaktifkan yang baru. Telepon lama menjadi tidak berguna.
c. Roaming
Untuk sebagian besar, kedua jaringan memiliki cakupan yang cukup terkonsentrasi di
kota-kota besar dan di sepanjang jalan raya utama. Biar bagaimanapun operator GSM
memiliki kontrak roaming dengan operator GSM lain, yang memungkinkan
jangkauan lebih luas lagi di daerah pedesaan, secara umum bahkan sering tanpa biaya
roaming kepada pelanggan, sedangkan jaringan CDMA mungkin tidak seperti
operator GSM yang bisa mencakup daerah-daerah pedesaan, walaupun mereka
memiliki sel kontrak dengan GSM untuk roaming di lebih banyak daerah pedesaan,
sehingga banyak nasabah yang mengeluhkan atas promo CDMA yang mengatakan
tarif roaming ke operator GSM juga ringan, meskipun nyatanya tidak.
d. International Roaming
Jika Anda sering melakukan panggilan ke negara-negara lain, operator GSM dapat
menawarkan roaming internasional, seperti jaringan GSM mendominasi pasar dunia.
Jika Anda bepergian ke negara-negara lain Anda bahkan dapat menggunakan ponsel
GSM Anda ke luar negeri dengan fitur ponsel quad-band (850/900/1800/1900 MHz).
Dengan membeli kartu SIM dengan menit dan nomor lokal di negara yang Anda
kunjungi, Anda dapat membuat panggilan terhadap kartu tersebut untuk
menyelamatkan diri Anda dari biaya roaming internasional kemudian anda dapat
menggantinya dengan operator Anda kembali setelah Anda pulang, sedangkan kartu
CDMA, ialah kartu yang tidak memiliki fungsi dan kemampuan seperti ini, namun
ada beberapa negara yang menggunakan jaringan CDMA. Periksa dengan selular
CDMA untuk kebutuhan spesifik Anda. Menurut CDG.org, dukungan jaringan
CDMA lebih dari 270 juta pelanggan di seluruh dunia, sementara GSM.org
menghitung skor mereka di lebih dari 1 miliar.

4. Mengapa pengguna CDMA harus melakukan pendaftaran ulang nomor yang dimiliki
apabila berada di tempat yang baru?
Jawab:
Ada dua jenis tipe jaringan CDMA berdasarkan lisensinya.
a. CDMA cellular Netwotk contohnya Mobile-8 alias Fren, dan Smart Telekom alias
Smart yang sekarang sudah menjadi SmartFren. Pada tipe jaringan CDMA ini,
pelanggan tidak perlu lagi melakukan pendaftaran ulang bila berada diluar home
register atau asal selama berada dalam wilayah satu negara karena jaringan sudah
memiliki akses nasional sehingga system secara otomatis akan meregisterkan nomor-
nomor pelanggan tersebut yang berada diluar area asal nomor.
b. CDMA Fixed Wireless Network, contohnya Telkom alias Flexi dan Bakri Telekom
alias Esia. Pelanggan nomor operator ini terbatas pada satu kode area tertentu,
misalnya hanya pada area jakarta 021. Sehingga apabila pelanggan berada di kota
Makassar, pelanggan tersebut tidak dapat melakukan panggilan atau dipanggil
dikarenakan keterbatasan akses yg dimiliki. Agar nomor pelanggan tersebut dapat
berfungsi diluar wilayah 021, maka nomor tersebut harus mendapatkan nomor
sementara di wilayah yang baru, dalam hal ini pelanggan tersebut mendapatkan MDN
(Mobile Directory Number) atau nomor telepon baru tetapi tetap terhubung dengan
nomor telepon yang lama. Hal ini dikarenakan pada jaringan CDMA pelanggan
memiliki MIN (Mobile IdentiIication Number) yang tetap, meskipun MDN dapat
berubah sesuai dengan alokasi dari sistem.

5. Gangguan seperti apa yang kadang terjadi pada kinerja BTS?
Jawab:
Gangguan yang kadang muncul pada kinerja BTS
a. Gangguan pada hardware BTS
Block Carrier
Block carrier biasa disebut dengan BTS down atau BTS out of service. Dalam
keadaan ini BTS tidak dapat memancarkan sinyal ke BSC atau ke BTS lain.
Gangguan seperti ini adalah masalah yang cukup serius, karena jika hal ini terjadi
maka seluruh pelanggan atauMS(Mobile Station) yang berada pada coverage area
BTS bersangkutan tidak dapat berkomunikasi dengan pelanggan lain. Untuk
mengatasinya dapat dilakukan penggantian pada transmisi maupun board pada
BTS.
Standing Wave
Alarm ini akan muncul biasanya jika ada kebocoran sinyal di bagian feeder antena
sektoral, adanya standing wave ini akan menyebabkan BTS bad performance atau
tidak bisa mentransmisi sinyal secara optimal, akibat paling serius yang
ditimbulkan oleh adanya standing wave ini adalah terjadinya block call pada
pelanggan. Cara mengatasinya yaitu dengan mengecek bagian manakah dari kabel
feeder yang bermasalah dengan menggunakan alat bernama anritsu. Akan tetapi
jika tidak ada masalah pada kabel feeder maka kemungkinan yang bermasalah
pada Board Combiner (STDM), jika hal ini terjadi maka cara penanganannya
dengan mengganti STDM.
Satellite Antenna Open Circuit
Keadaan ini biasanya dikenali sebagai alarm GPS, yaitu keadaan dimana BTS
tidak mendapat sinyal clock dari GPS atau dengan kata lain BTS tidak terdeteksi
oleh satelit.Cara mengatasi masalah ini yaitu dengan cara memeriksa instalasi
saluran GPS apakah ada kebocoran, misalnya konektor kendor atau kemasukan
air, jika setelah diperiksa dan tidak terjadi kesalahan pada saluran GPS maka yang
bermasalah pada board main clock (CMPT).
b. Gangguan pada lingkungan sekitar BTS
Keadaan lingkungan pada BTS sangat berpengaruh terhadap modul-modul
didalamnya. Di dalam shelter BTS ditempatkan alat semacam sensor untuk memantau
keadaan lingkungan, apakah dalam keadaan yang sesuai dengan ambang batas yang
diizinkan atau tidak. Parameter penting yang dipantau yaitu temperatur ruangan,
tingkat kelembaban, adanya genangan air dan juga apakah ruangan tersebut tertutup
dengan sempurna atau tidak. Apabila terdapat keadaan yang tidak sesuai, maka sensor
akan menangkapnya dan kemudian mengirimkan laporan ke server serta akan
memunculkan alarm sehingga dapat ditangani lebih lanjut oleh para teknisi. Alarm-
alarm yang dikirimkan diantaranya:
Humidity alarm of equipment too high
Alarm ini memberi tanda bahwa tingkat kelembaban melebihi ambang batas yang
ditentukan.
Acces control alarm of equipment room
Alarm ini memberi tanda bahwa ruangan shelter terbuka.
Temperature alarm of equipment too high
Alarm ini memberi tanda bahwa temperatur di dalam shelter terlalu tinggi.
Water logging alarm of equipment room
Alarm ini memberi tanda bahwa ada genangan air disekitar lingkungan BTS.
Jika alarm ini sering muncul maka cara mengatasinya yaitu dengan mensetting ulang
ambang batas alarm atau memperbaiki secara langsung

6. Berapa lama ketahanan battery pada BTS?
Jawab:
Pada umumnya baterai pada perangkat BTS diharapkan dapat bekerja hingga 8 jam pada
kondisi sumber arus AC atau PLN tidak aktif. Lamanya Baterae BTS bertahan bergantung
pada beberapa hal berikut:
a. Kapasitas Baterai.
Yaitu bergantung pada besarnya kapasitas baterai yang terpasang dan besarnya daya
konsumsi perangkat BTS dan kapasitas baterai dalam satuan AH atau Ampere
Hour.Untuk menambah kapasitas baterai, umumnya dilakukan instalasi BTS dengan
model seri dan paralel.
b. Konsumsi perangkat BTS.
Hal ini dipengaruhi oleh jumlah pelanggan yg dilayani, dimana semakin besar atau
banyak pelanggan, akan semakin banyak proses yang berjalan pada perangkat,
sehingga kebutuhan daya listrik semakin besar pula.

7. Apa perbedaan antara GSM dan CDMA?
Jawab:
Perbedaan GSM dan CDMA adalah:
GSM (Global System for MobiLe Communications)
Merupakan teknologi digital yang bekerja dengan mengirimkan paket data
berdasarkan waktu, atau yang lebih dikenal dengan istilah time slot. GSM merupakan
turunan dari teknologi Time Division Multiple Access (TDMA). Teknologi TDMA ini
mengirimkan data berdasarkan satuan yang terbagi atas waktu, artinya sebuah paket
data GSM akan dibagi menjadi beberapa time slot.Timeslot inilah yang akan
digunakan oleh pengguna jaringan GSM secara ternporer (sementara).Maksud dan
digunakannya timeslot secara temporer adalah timeslot tersebut akan dimonopoli oleh
pengguna selama mereka gunakan, terlepas dan mereka sedang aktif berbicara atau
sedang idle (diam).
CDMA (Code Division Multiple Access)
Berbeda dengan teknologi GSM, teknologi CDMA tidak menggunakan satuan waktu,
melainkan menggunakan sistem kode (coding). Prinsip ini sesuai dengan singkatan
CDMA itu sendiri, yaitu Code Division Multiple Access. Jadi, sistem CDMA
menggunakan kode-kode tertentu yang unik untuk mengatur setiap panggilan yang
berlangsung. Kode yang unik ini juga akan mengeliminir kemungkinan terjadinya
komunikasi silang atau bocor.


8. Apa keunggulan CDMA dibandingkan dengan GSM?
Jawab:
Kelebihan CDMA dibandingkan GSM adalah :
a. Suara digital CDMA lebih jernih.
b. Kapasitas CDMA jauh lebih besar, untuk satu kanal 8 x kapasitas AMPS dan 4x
kapasitas GSM sehingga investasi operator jauh lebih rendah.
c. Kemungkinan drop call yang lebih sedikit daripada GSM karena semua frekuensi
CDMA yang besarnya 1,25 MHz disebarkan sekaligus oleh tiap BTS-nya (spread
spectrum), tidak dipecah-pecah dalam frekuensi kecil-kecil seperti di GSM akibat
digunakan lagi di BTS lainnya (reuse). Karena kelebihan ini, CDMA dikenal sebagai
seluler yang dapat pindah BTS secara halus (soft handsoff). GSM membagi frekuensi
menjadi masing-masing 20 kHz dan tiap BTS yang bertetangga memancarkan
frekuensi yang berbeda, frekuensi yang digunakan satu BTS digunakan lagi (reuse) di
BTS yang berjauhan, dengan tujuan kapasitasnya dapat ditingkatkan.
d. CDMA versi 2000-1X-dalam hitungan sudah sebanding dengan GSM generasi ketiga-
mampu mengirim data dengan kecepatan sampai 153 kilobit per detik, dibandingkan
dengan GSM yang maksimal 64 kbps. Bahkan, pada CDMA 2000-1X EVDO
(Evolution Data Optimized) mempunyai kapasitas 2,4 Mbps walau dalam praktik yang
dicoba oleh Mobile-8, kecepatan yang dicapai sekitar 800-900 kbps. Pada CDMA
2000-1X EVDV (Evolution Data and Video) kapasitas transmisinya dapat sampai 3,1
Mbps.
e. CDMA juga menghadirkan berbagai aplikasi canggih semisal LBS (location based
service) pemetaan, mobile Internet kecepatan tinggi, pesan multimedia, permainan
(games), gambar, konferensi video, dan banyak lagi yang melebihi kemampuan GSM.

9. Mengapa handphone CDMA lebih cepat panas dibandingkan dengan handphone GSM?
Jawab:
Penyebab handphone CDMA lebih cepat panas dibandingkan handphone GSM yaitu :
a. Cara kerja HP CDMA membutuhkan proses yang lebih banyak dibandingkan
tehnologi GSM


Prinsip kerja CDMA dapat dianalogikan dengan cara berkomunikasi dalam satu
ruangan yang besar, dimana setiap pasangan dapat berkomunikasi secara bersama-sama
tetapi dengan bahasa yang berbeda antara satu pasangan dengan pasangan yang lainnya.
Pada saat proses pengiriman data ada proses enkrip dan pada saat penerimaan data ada
proses dekrip Pada saat banyak yang berkomunikasi bersamaan dalam satu ruang, maka
ruangan menjadi bising. Semakin banyak pemakai yang aktif dalam suatu ruangan, akan
semakin banyak proses yang harus diproses sehingga menambah panas di device. Faktor
jumlah pemakai dalam suatu area akan sangat berpengaruh terhadap suhu device
tersebut.
Dalam sistem gsm, ketika ruangan besar sedang terpakai oleh salah satu pasangan,
pasangan yang lain harus antri terlebih dahulu sampai ruangan kosong, karena bahasa
yang dipergunakan sama. Tidak ada proses enkrip dan dekrip dalam sistem gsm. Agar
beberapa pasangan dapat berkomunikasi, dibutuhkan adanya beberapa ruangan yang
besar secara bersamaan.

b. Adanya aplikasi yang berjalan terus menerus atau aplikasi yang tetap terus
mengirimkan / menerima data.
Panas yang dihasilkan device ketika dalam posisi standby adalah akibat dari
aplikasi yang berjalan secara background terus-menerus mengupdate proses seperti
terinstall program permainan POU, atau ada aplikasi yang berusaha mengirim data
yang ukurannya besar atau mengalami kegagalan dalam proses mengirimkan data
seperti Whatsapp atau Ym. EIek samping selain mengakibatkan panas berlebih, hal
tersebut dapat menyebabkan baterai cepat habis terkuras.
Langkah-langkah untuk memperbaikinya adalah dengan cara mengidentifikasi
aplikasi apa saja yang menyebabkan hal itu terjadi. Walaupun kadang-kadang bukan
karena aplikasi yang menyebabkan hal tersebut terjadi, dapat di cek terlebih dahulu
dengan memfreeze aplikasi tersebut, dan baru diaktifkan kembali aplikasi tersebut
ketika kita butuhkan saja. Beberapa aplikasi game yang membutuhkan proses di
prosesor yang sangat besar juga berpotensi membuat device mengalami panas berlebih.

c. Penangkapan Sinyal yang kurang
Sinyal dalam sistem CDMA sangat berperan penting, karena sinkronisasi harus
dilakukan secara terus menerus antara device dengan bts yang terdekat. Dalam kondisi
device di penerimaan sinyal yang kurang baik, device akan terus berusaha agar dapat
terus mendapatkan sinyal. Sinyal yang ditangkap oleh device CDMA dapat berupa
sinyal Voice dan Sinyal Data bertipe 1x atau EVDO.


Mengingat daerah yang tercover EVDO saat ini masih terbatas, untuk
mengantisipasi agar device tidak cepat panas di area yang kurang kuat sinyal EVDO-
nya, jalankan device di mode 1x saja. Jangan memaksakan agar dapat menangkap sinyal
EVDO, selain menambah panas device juga akan menguras sisa baterai yang tersisa.
Kondisi kurang kuatnya sinyal sangat berpengaruh sekali terhadap panas dari
device. Untuk mencobanya dapat dilakukan dengan membungkus device
mempergunakan aluminium foil, setelah didiamkan beberapa saat akan terasa panas
sekali devicenya karena berusaha mencari sinyal terus menerus. Kondisi tersebut juga
akan terjadi ketika HP CDMA berada di lokasi yang balnk sinyal dan tetap terus kita
hidupkan, device akan menjadi bertambah panas karena terus menerus mencari sinyal.

d. Defect dari perangkat
Secara umum perangkat cdma dari pabrikan tersebut sudah mengantisipasi panas
berlebih tersebut dengan menggunakan komponen yang lebih tahan terhadap panas
berlebih.
Tetapi walaupun sudah di desain sedemikian rupa, tetap ada faktor kemungkinan
cacat produksi yang menyebabkan device tidak tahan ketika mengalami panas berlebih
ditandai dengan suka restart sendiri atau mati secara tiba-tiba ketika mengalami kondisi
panas berlebih.
Dalam kondisi mengalami cacat produksi tidak ada solusi lain selain minta
pergantian perangkat selama masa garansi masih berlaku.

10. Berapa jarak maksimal antar satu BTS dengan BTS lainnya?
Jawab:
Penetapan jarak antar 1 BTS dengan BTS lainnya yaitu :
a. Sistem LMDS dapat diimplementasi dengan ukuran sel persegi kecil denganjarak antar
BTS 2 km. Ukuran sel ini membagi daerah cakupan menjadi 2segmen, segmen I
berupa lingkaran berjari-jari 1 km dan sistemmenggunakan modulasi tetap 64 QAM.
Segmen II merupakan daerah di luarlingkaran radius 1 km tersebut dan sistem
menggunakan modulasi adaptif(MA). Strategi ini sesuai untuk dimplementasikan di
daerah perkotaan danmetropolitan dengan kepadatan pelanggan yang tinggi.
b. Daerah dengan populasi pelanggan yang lebih besar dan wilayah cakupanyang lebih
luas dapat diimplementaskan dengan menggunakan ukuran seljarak antar BTS 4 km.
Sel dengan jarak antar BTS 4 km membagi daerah cakupannya menjadi 3 segmen.
Segmen I dan II menggunakan strategitransmisi adaptif yang sama dengan sistem
dengan ukuran sel sebelumnya,sedangkan segmen III menggunakan teknik MA-SC
atau ACM. PenggunaanMA-SC mempunyai kelebihan dari kapasitas kanal, tetapi
diimbangi dengankompleksitas dalam implementasinya.
c. Sel dengan ukuran jarak antar BTS 6 km dibagi menjadi 5 segmen wilayah.Segmen I
sampai III menggunakan mode transmisi adaptif yang samadengan ukuran sel jarak
antar BTS 4 km, sedangkan segmen IVmenggunkan teknik MA-SC. Segmen
selanjutnya menggunakan ACM-SC.

11. Apa persyaratan pembangunan BTS pada suatu area?
Jawab:
Syarat suatu tempat/area bisa dibangun BTS yaitu :
a. Lokasi yang akan di cover merupakan daerah potensi dimana di daerah tersebut
memiliki pasar yang besar (penduduknya banyak yang merupakan potensi untuk
menjadi pelanggan), Daerah wisata, daerah perkantoran, dsb yang memiliki potensi
pasar yang baik.
b. Sector yang akan mencover setidaknya memiliki dua atau 3 sector yang bisa
mengcover daerah tersebut sampai dengan 5 km ke segala penjuru dari titik BTS
tersebut.
c. Di suatu daerah dimana BTSnya sudah dikatakan overload, dengan tingginya tingkat
blocking, karena traffic yang tinggi dari pelanggan di daerah/kawasan tersebut, bisa di
justifikasikan untuk penambahan BTS di wilayah tersebut, karena BTS yang ada,
memiliki traffic yang tinggi, dan perlu adanya penambahan BTS.
d. BTS yang akan di bangun di daerah tersebut, masih dalam linked atau masih bisa
dengan baik sebagai penerima transceiver dari jaringan yang terhubung dan terkontrol
oleh BSC terdekat.

12. Berapa radius jangkauan pada satu BTS?
Jawab:
Radius jangkauan/cakupan area maksimal satu BTS tergantung pada frekuensi yang
digunakan Makin kecil frekuensinya, makin luas cakupannya. Pada seluler, CDMA yang
diterapkan oleh PT. STIN menggunakan frekuensi 1.900 MHz, cakupannya hanya sekitar 2
km, dan untuk penggunaan frekuensi 800 MHz bisa sampai 5-6 km.