Anda di halaman 1dari 55

BAB I LANDASAN TEORI A. MEDIS 1.

Pengertian : Bronkhitis adalah hipersekresi mukus dan batuk produktif kronis berulangulang minimal selama 3 bulan pertahun atau paling sedikit dalam 2 tahun berturut-turut pada pasien yang diketahui tidak terdapat penyebab lain (Perawatan Medikal Bedah 2, 199 ! Bronkitis adalah suatu penyakit yang ditanda oleh inflamasi bronkus" #e$ara klinis pada ahli mengartikan bronkitis sebagai suatu penyakit atau gangguan respiratorik dengan batuk merupakan ge%ala yang utama dan dominan" &ni berarti bahwa bronkitis bukan penyakit yang berdiri sendiri melainkan bagian dari penyakit lain tetapi bronkitis ikut memegang peran"( 'gastiyah, 199( ! Bronkitis berarti infeksi bronkus" Bronkitis dapat dikatakan penyakit tersendiri, tetapi biasanya merupakan lan%utan dari infeksi saluran peranpasan atas atau bersamaan dengan penyakit saluran pernapasan atas lain seperti #inobronkitis, )aringotrakeobronkitis, Bronkitis pada asma dan sebagainya (*unadi #antoso, 199+!

2.

Anatomi Fisiologi : Pernapasan adalah peristiwa menghirup udara dari luar yang mengandung oksigen ke dalam tubuh serta menghembuskan udara yang banyak mengandung ,-2 sebagai sisa dari oksidasi keluar dari tubuh" .ungsi dari sistem pernapasan adalah untuk mengambil -2 yang kemudian dibawa oleh darah ke seluruh tubuh untuk mengadakan pembakaran, mengeluarkan ,-2 hasil dari metabolisme " Saluran erna!asan "agian atas : a" /ongga hidung /ongga hidung dilapisi dengan membran mukosa yang sangat banyak mengandung 0askular yang disebut mukosa hidung" )endir disekresi se$ara terus menerus oleh sel 1 sel goblet yang melapisi permukaan mukosa hidung dan bergerak ke belakang ke nasofaring oleh gerakan silia" 2idung berfungsi sebagai penyaring kotoran, melembabkan serta menghangatkan udara yang dihirup ke dalam paru 1 paru" b" .aring 3dalah struktur yang menghubungkan hidung dengan rongga mulut ke laring" .aring dibagi men%adi tiga region 4 nasofaring, orofaring, dan

laringofaring" .ungsi utamanya adalah untuk menyediakan saluran pada traktus respiratoriun dan digestif" $" )aring 3dalah struktur epitel kartilago yang menghubungkan faring dan trakhea" .ungsi utamanya adalah untuk memungkinkan ter%adinya lokalisasi" )aring %uga melindungi %alan nafas bawah dari obstruksi benda asing dan memudahkan batuk" Saluran erna!asan "agian "a#a$. a" 5rakhea 6isokong oleh $in$in tulang rawan yang berbentuk seperti sepatu kuda yang pan%angnya kurang lebih 7 in$i, tempat dimana trakea ber$abang men%adi bronkus utama kiri dan kanan dikenal sebagai karina" 8arina memiliki banyak saraf dan dapat menyebabkan bronkospasme dan batuk yang kuat %ika dirangsang" b" Bronkus Bron$us terdiri atas 2 bagian yaitu bron$us kanan dan kiri" Bron$us kanan lebih pendek dan lebar, merupakan kelan%utan dari trakhea yang arahnya hampir 0ertikal" Bron$hus kiri lebih pan%ang dan lebih sempit, merupakan kelan%utan dari trakhea dengan sudut yang lebih ta%am" ,abang utama bron$hus kanan dan kiri ber$abang men%adi bron$hus lobaris kemudian bron$hus segmentaliis" Bronkus dan bronkiolus dilapisi oleh sel 1 sel yang permukaannya dilapisi oleh rambut pendek yang disebut silia, yang berfungsi untuk mengeluarkan lendir dan benda asing men%auhi paru menu%u laring" $" Bronkiolus Membentuk per$abangan men%adi bronkiolus terminalis yang tidak mempunyai kelen%ar lendir dan silia" Bronkiolus terminalis kemudian men%adi bronkiolus respiratori yang men%adi saluran transisional antara %alan udara konduksi dan %alan udara pertukaran gas"

d" 3l0eoli Paru terbentuk oleh sekitar 399 %uta al0eoli" 5erdapat tiga %enis sel 1 sel al0eolar, sel al0eolar tipe & adalah sel epitel yang membentuk dinding al0eolar" #el al0eolar tipe && sel 1 sel yang aktif se$ara metabolik, mensekresi surfa$tan, suatu fosfolipid yang melapisi permukaan dalam dan men$egah al0eolar agar tidak kolaps" #el al0eolar tipe &&& adalah makrofag yang merupakan sel 1 sel fagositosis yang besar yang memakan benda asing dan beker%a sebagai mekanisme pertahanan penting" e" Paru-paru Merupakan alat tubuh yang sebagian besar dari terdiri dari gelembunggelembung" 6i sinilah tempat ter%adinya pertukaran gas, -2 masuk ke dalam darah dan ,-2 dikeluarkan dari darah" Fisiologi sistem erna!asan Pernafasan men$akup 2 proses, yaitu : Pernafasan luar yaitu proses penyerapan oksigen (-2! dan pengeluaran $arbondioksida (,-2! se$ara keseluruhan" Pernafasan dalam yaitu proses pertukaran gas antara sel %aringan dengan $airan sekitarnya (penggunaan oksigen dalam sel!" Proses fisiologi pernafasan dalam men%alankan fungsinya men$akup 3 proses yaitu : a" ;entilasi yaitu proses keluar masuknya udara dari atmosfir ke al0eoli paru" b" 6ifusi yaitu proses perpindahan<pertukaran gas dari al0eoli ke dalam kapiler paru" $" 5ranspor yaitu proses perpindahan oksigen dari paru-paru ke seluruh %aringan tubuh"

%.

&lasi!i'iasi : a" Bronkitis3kut Bronkitis akut pada bayi dan anak biasanya %uga bersama dengan trakeitis, merupakan penyakit saluran napas akut (&#'3! yang sering di%umpai" Penyebab utama penyakit ini adalah 0irus" Batuk merupakan ge%ala yang menon%ol dank arena batuk berhubungan dengan &#'3 atas" Berarti bahwa peradangan tersebut meliputi laring, tra$hea dan bronkus" *angguan ini sering %uga disebut laringotrakeobronkhitis akut atau $roup dan sering mengenai anak sampai umur 3 tahun dengan ge%ala suara serak, stridor, dan nafas berbunyi" b" Bronkitis 8ronik dan atau Batuk Berulang Bronkitis 8ronik dan atau berulang adalah kedaan klinis yang disebabkan oleh berbagai sebab dengan ge%ala batuk yang berlangsung sekurang-kurangnya selama 2 minggu berturut-turut dan atau berulang paling sedikit 3 kali dalam 3 bulan dengan atau tanpa disertai ge%ala respiratorik dan non respiratorik lainnya (8-'&83, 19 1!" 6engan memakai batasan ini maka se$ara %elas terlihat bahwa Bronkitis 8ronik termasuk dalam kelompok B8B tersebut" 6alam keadaan kurangnya data penyelidikan mengenai Bronkitis 8ronik pada anak maka untuk 7

menegakkan diagnosa Bronkitis 8ronik baru dapat ditegakkan setelah menyingkirkan semua penyebab lainnya dari B8B" (. Etiologi : Penyebab bron$hitis sampai sekarang masih belum diketahui dengan %elas" Pada kenyataannya kasus-kasus bron$hitis dapat timbul se$ara $ongenital maupun didapat" a" 8elainan $ongenital 6alam hal ini bron$hitis ter%adi se%ak dalam kandungan" .a$tor geneti$ atau fa$tor pertumbuhan dan fa$tor perkembangan fetus memegang peran penting" Bron$hitis yang timbul $ongenital ini mempunyai $iri sebagai berikut : 1! 2! Bron$hitis mengenai hampir seluruh $abang bronkus pada satu atau kedua paru" Bron$hitis konginetal sering menyertai penyakit-penyakit konginetal lainya, misalnya : mu$o0is$idosis ( $ysti$ pulmonary fibrosis !, sindrom kartagener (bronkiektasis konginetal, sinusitis paranasal dan situs in0ersus!, hipo atau agamaglobalinemia, bronkiektasis pada anak kembar satu telur (anak yg satu dengan bronkiektasis, ternyata saudara kembarnya %uga menderita bronkiektasis!, bronkiektasis sering bersamaan dengan kelainan $ongenital berikut : tidak adanya tulang rawan bronkus, penyakit %antung bawaan, kifoskoliasis konginetal" b" 8elainan didapat 8elaianan didapat merupakan akibat proses berikut : 1! &nfeksi Bron$hitis sering ter%adi sesudah seseorang menderita pneumonia yang sering kambuh dan berlangsung lama, pneumonia ini merupakan komplikasi pertusis maupun influen=a yang diderita semasa anak, tuber$ulosis paru dan sebagainya" 2! -bstruksi bronkus

>

-bstruksi bronkus yang dimaksud disini dapat disebabkan oleh berbagai ma$am sebab : korpus alineum, karsinoma bronkus atau tekanan dari luar terhadap bronkus" Penyebab utama penyakit Bronkitis 3kut adalah adalah 0irus" #ebagai $ontoh /hino0irus #in$ytial ;irus (/#;!, &nfulen=a ;irus, Para-influen=a ;irus, 3deno0irus dan ,o?sakie ;irus" Bronkitis 3kut selalu ter%adi pada anak yang menderita Morbilli, Pertusis dan infeksi My$oplasma Pneumonia" Belum ada bukti yang meyakinkan bahwa bakteri lain merupakan penyebab primer Bronkitis 3kut pada anak" 6i lingkungan sosio-ekonomi yang baik %arang terdapat infeksi sekunder oleh bakteri" 3lergi, $ua$a, polusi udara dan infeksi saluran napas atas dapat memudahkan ter%adinya bronkitis akut" #edangkan pada Bronkitis 8ronik dan Batuk Berulang adalah sebagai berikut :

a" #pesifik : 1! 2! 3! +! 7! >! (! ! 9! 3sma &nfeksi kronik saluran napas bagian atas (misalnya sinobronkitis!" &nfeksi, misalnya bertambahnya kontak dengan 0irus, infeksi my$oplasma, hlamydia, pertusis, tuberkulosis, fungi<%amur" Penyakit paru yang telah ada misalnya bronkietaksis" #indrom aspirasi Penekanan pada saluran napas Benda asing 8elainan %antung bawaan 8elainan sillia primer

19! 6efisiensi imunologis 11! 8ekurangan anfa-1-antitripsin 12! .ibrosis kistik

13! Psikis b" 'on-spesifik : 1! 2! ). 3sap rokok Polusi udara

Pato!isiologi : Penemuan patologis dari bron$hitis adalah hipertropi dari kelen%ar mukosa bron$hus dan peningkatan se%umlah sel goblet disertai dengan infiltrasi sel radang dan ini mengakibatkan ge%ala khas yaitu batuk produktif" Batuk kronik yang disertai peningkatan sekresi bronkus tampaknya mempengaruhi bron$hiolus yang ke$il-ke$il sedemikian rupa sampai bron$hiolus tersebut rusak dan dindingnya melebar" .aktor etiologi utama adalah merokok dan polusi udara lain yang biasa terdapat pada daerah industri" Polusi tersebut dapat memperlambat aktifitas silia dan pagositosis, sehingga timbunan mukus meningkat sedangkan mekanisme pertahanannya sendiri melemah" Mukus yang berlebihan ter%adi akibat displasia" #el-sel penghasil mukus di bronkhus" #elain itu, silia yang melapisi bronkus mengalami kelumpuhan atau disfungsional serta metaplasia" Perubahan 1 perubahan pada sel 1 sel penghasil mukus dan sel-sel silia ini mengganggu sistem eskalator mukosiliaris dan menyebabkan penumpukan mukus dalam %umlah besar yang sulit dikeluarkan dari saluran nafas"

3pabila bron$hitis kongenital patogenesisnya tidak diketahui diduga erat hubungannya dengan geneti$ serta fa$tor pertumbuhan dan perkembangan fetus dalam kandungan" Pada bron$hitis yang didapat patogenesisnya diduga melelui beberapa mekanisme : fa$tor obstruksi bronkus, fa$tor infeksi pada bronkus atau paru-paru, fibrosis paru, dan fa$tor intrinsik dalam bronkus atau paru"Patogenesis pada kebanyakan bron$hitis yang didapat melalui dua mekanisme dasar :

a" &nfeksi ba$terial pada bronkus atau paru, kemudian timbul bron$hitis" &nfeksi pada bronkus atau paru akan diikuti proses destruksi dinding bronkus daerah infeksi dan kemudian timbul bron$hitis" b" -bstruksi bronkus akan diikuti terbentuknya bron$hitis, pada bagian distal obstruksi dan ter%adi infeksi %uga destruksi bronkus" Bron$hitis merupakan penyakit paru yang mengenai paru dan sifatnya kronik" 8eluhan-keluhan yang timbul %uga berlangsung kronik dan menetap " keluhan-keluhan yang timbul erat dengan : luas atau banyaknya bronkus yang terkena, tingkatan beratnya penyakit, lokasi bronkus yang terkena, ada atau tidaknya komplikasi lan%ut"" keluhan-keluhan yang timbul umumnya sebagai akibat adanya beberapa hal : adanya kerusakan dinding bronkus, akibat komplikasi, adanya kerusakan fungsi bronkus"

Mengenai infeksi dan hubungannya dengan patogenesis bron$hitis, data di%elaskan sebagai berikut 4 a" &nfeksi pertama (primer! : 8e$uali pada bentuk bron$hitis kongenital" Masih men%adi pertanyaan apakah infeksi yang mendahului ter%adinya bron$hitis tersebut disebabkan oleh bakteri atau 0irus" &nfeksi yang mendahului bron$hitis adalah infeksi ba$terial yaitu mikroorgansme penyebab pneumonia" 6ikatakan bahwa hanya infeksi bakteri sa%a yang dapat menyebabkan kerusakan pada dinding bronkus sehingga ter%adi bron$hitis, sedangkan infeksi 0irus tidak dapat ( misalnya adeno0irus tipe 21, 0irus influen=a, $ampak, dan sebagainnya !" b" &nfeksi sekunder

5iap pasien bron$hitis tidak selalu disertai infeksi sekunder pada lesi, apabila sputum pasien yang semula berwarna putih %ernih kemudian berubah warnanya men%adi kuning atau kehi%auan atau berbau busuk berarti telah ter%adi infeksi sekunder oleh kuman anaerob misalnya : fusifomis fusiformis, treponema 0in$enti, anaerobi$ strepto$o$$i" 8uman yang erring ditemukan dan menginfeksi bronkus misalnya : strepto$o$$us pneumonie, haemophilus influen=a, klebsiella o=aena" ;irus @(penyebab tersering infeksi! @Masuk saluran pernapasan @#el mukosa dan sel silia @ Berlan%ut @ Masuk saluran pernapasan(lan%utan! @ Menginfeksi saluran pernapasan @Bronkitis @ Mukosa membengkak dan menghasilkan lendir @Pilek 3 1 + hari @ Batuk (mula-mula kering kemudian berdahak! @/iak %ernih @ Purulent @ An$er @ 2ilang @ Batuk @ 8eluar @ #uara ron$hi basah atau suara napas kasar @ 'yeri subsernal @ #esak napas @ Bika tidak hilang setelah tiga minggu @ 8olaps paru segmental atau infeksi paru sekunder (pertahanan utama! (#umber : dr"/usepno 2asan, Buku 8uliah 3 &lmu 8esehatan 3nak, 19 1!

19

11

*.

Mani!estasi &linis : Biasanya penyakit dimulai dengan tanda-tanda infeksi saluran napas akut (&#'3! atas yang disebabkan oleh 0irus" Batuk mula-mula kering, setelah 2 atau 3 hari batuk mulai berdahak dan menimbulkan suara lender" Pada anak dahak yang mukoid (kental! susah ditemukan karena sering ditelan" Mungkin dahak berwarna kuning dan kental tetapi tidak selalu berarti telah ter%adi infeksi bakteri sekunder" 3nak besar sering mengeluh rasa sakit retrosternal dan pada anak ke$il dapat ter%adi sesak napas" Pada beberapa hari pertama tidak terdapat kelainan pada pemeriksaan dada tetapi kemudian dapat timbul ron$hi basah kasar dan suara napas kasar" Batuk biasanya akan menghilang setelah 2-3 minggu" Bila setelah 2 minggu batuk masih tetap ada, mungkin telah ter%adi kolaps paru segmental atau ter%adi infeksi paru sekunder" Mengi (whee=ing! mungkin sa%a terdapat pada pasien bron$hitis" Mengi dapat murni merupakan tanda bron$hitis akut, tetapi %uga kemungkinan merupakan manifestasi asma pada anak tersebut, lebih-lebih bila keadaan ini sudah ter%adi berulang kali"

Menurut *unadi #antoso dan Makmuri (199+!, tanda dan ge%ala yang ada yaitu : a" Biasanya tidak demam, walaupun ada tetapi rendah b" 8eadaan umum baik, tidak tampak sakit, tidak sesak $" Mungkin disertai nasofaringitis atau kon%ungti0itis d" Pada paru didapatkan suara napas yang kasar Menurut 'gastiyah (199(!, yang perlu diperhatikan adalah akibat batuk yang lama, yaitu : a" Batuk siang dan malam terutama pada dini hari yang menyebabkan klien kurang istirahat

12

b" 6aya tahan tubuh klien yang menurun $" 3noreksia sehingga berat badan klien sukar naik d" 8esenangan anak untuk bermain terganggu e" 8onsentrasi bela%ar anak menurun 5anda dan ge%ala se$ara umum dapat disimpulkan: a" #ering bersin dan banyak sekret atau lender b" 6emam ringan $" 5idak dapat makan dan gangguan tidur d" /etraksi atau tarikan pada dinding-dinding dada, suprasternal, interkostal dan subkostal pada inspirasi e" ,uping hidung f" 'afas $epat g" 6apat %uga $yanosis h" Batuk-batuk i" Chee=ing %" &ritabel k" ,emas +. Pemeri'saan Diagnosti' : a" Pemeriksaan radiologis : 5ubular shadow atau traun lines terlihat bayangan garis yang paralel, keluar dari hilus menu%u apeks paru" bayangan tersebut adalah bayangan bron$hus yang menebal" ,orak paru bertambah b" Pemeriksaan fungsi paru :

13

;AP1

(;olume

ekspirasi

paksa

detik!

menurun"

+, liter!" 3,1 liter, 8; (kapasitas 0ital! : menurun (normal 1,2 liter!" 1,1 liter, ;/ (0olume residu! : bertambah (normal >,9 liter!" +,2 liter, 85P (kapasitas total paru! : normal (normal 8/. (kapasitas residu fungsional! : sedikit naik atau normal (normal 2,2 liter!" 1, liter, $" 3nalisa gas darah : Pa -2 : rendah (normal 27 1 199 mm2g! Pa ,-2 : tinggi (normal 3> 1 ++ mm2g!" #aturasi hemoglobin menurun" Aritropoesis bertambah" d" Bron$hogram : Menun%ukkan di latasi silinder bron$hus saat inspirasi, pembesaran duktus mukosa" e" #putum : 8ultur untuk menentukan adanya infeksi, mengidentifikasi pathogen" f" A8* : 6isritmia atrial, peninggian gelombang P pada lead &&, &&&, 3;." g" Pemeriksaan hemoglobin dan hematokrit : dapat sedikit meningkat h" #inar ? dada : 6apat menyatakan hiperinflasi paru, mendatarnya diafragma, peningkatan area udara retrosternal, hasil normal selama periode remisi ,. Penatala'sanaan : a" 5indakan Perawatan Pada tindakan perawatan yang penting ialah mengontrol batuk dan mengeluarakan lendir 1! #ering mengubah posisi 2! Banyak minum 3! &nhalasi

1+

+! 'ebuli=er 7! Dntuk mempertahankan daya tahan tubuh, setelah anak muntah dan tenang perlu diberikan minum susu atau makanan lain b" 5indakan Medis 1! Bangan beri obat antihistamin berlebih 2! Beri antibiotik bila ada ke$urigaan infeksi bakterial 3! 6apat diberi efedrin 9,7 1 1 mg<8gBB tiga kali sehari +! ,hloral hidrat 39 mg<8g BB sebagai sedatif 8arena penyebab bron$hitis pada umumnya 0irus maka belum ada obat kausal" 3ntibiotik tidak berguna" -bat yang diberikan biasanya untuk penurun demam, banyak minum terutama sari buah-buahan" -bat penekan batuk tidak diberikan pada batuk yang banyak lendir, lebih baik diberi banyak minum" Bila batuk tetap ada dan tidak ada perbaikan setelah 2 minggu maka perlu di$urigai adanya infeksi bakteri sekunder dan antibioti$ boleh diberikan, asal sudah disingkirkan adanya asma atau pertusis" Pemberian antibioti$ yang serasi untuk M" Pneumoniae dan 2" &nfluen=ae sebagai bakteri penyerang sekunder misalnya amoksisilin, kotrimoksa=ol dan golongan makrolid" 3ntibiotik diberikan (-19 hari dan %ika tidak berhasil maka perlu dilakukan foto thorak untuk menyingkirkan kemungkinan kolaps paru segmental dan lobaris, benda sing dalam saluran napas, dan tuberkolusis" -. &om li'asi : a" Bronkitis 3kut yang tidak ditangani $enderung men%adi Bronkitis 8ronik b" Pada anak yang sehat %arang ter%adi komplikasi, tetapi pada anak dengan gi=i kurang dapat ter%adi -thithis Media, #inusitis dan Pneumonia $" Bronkitis 8ronik menyebabkan mudah terserang infeksi d" Bila sekret tetap tinggal, dapat menyebabkan atelektasisi atau Bronkietaksis e" *agal %antung kongestif

17

f" Pneumonia 1.. Pen/ega$an : Menurut 'gastiyah (199(!, untuk mengurangi gangguan tersebut perlu diusahakan agar batuk tidak bertambah parah" a" Membatasi akti0itas anak b" 5idak tidur di kamar yang ber 3, atau gunakan ba%u dingin, bila ada yang tertutup lehernya $" 2indari makanan yang merangsang d" Bangan memandikan anak terlalu pagi atau terlalu sore, dan mandikan anak dengan air hangat e" Baga kebersihan makanan dan biasakan $u$i tangan sebelum makan f" Men$iptakan lingkungan udara yang bebas polusi 11. Prognosis : Prognosis %angka pan%ang maupun %angka pendek bergantung pada umur dan ge%ala klinik waktu berobat"

1>

B. &onse Dasar Asu$an &e era#atan 1. Peng'a0ian : 6ata dasar pengka%ian pada pasien dengan bron$hitis : a" 3kti0itas<istirahat *e%ala : 8eletihan, kelelahan, malaise" 8etidakmampuan melakukan akti0itas sehari 1 hari" 8etidakmampuan untuk tidur" 6ispnoe pada saat istirahat" 5anda : 8eletihan" *elisah, insomnia" 8elemahan umum<kehilangan massa otot" b" #irkulasi *e%ala : Pembengkakan pada ekstremitas bawah" 5anda : Peningkatan tekanan darah, peningkatan frekuensi %antung<takikardia berat" 6istensi 0ena leher" Adema dependent" Bunyi %antung redup" Carna kulit<membran mukosa normal<$yanosis" Pu$at, dapat menun%ukkan anemi" $" &ntegritas Ago *e%ala : Peningkatan faktor resiko" Perubahan pola hidup 5anda : 3nsietas, ketakutan, peka rangsang"

d" Makanan<$airan

1(

*e%ala : Mual < muntah" 'afsu makan buruk < anoreksia" 8etidakmampuan untuk makan" Penurunan berat badan, peningkatan berat badan

5anda : 5urgor kulit buruk, edema dependen, berkeringat" Penurunan berat badan, palpitasi abdomen

e" 2ygiene *e%ala : Penurunan kemampuan<peningkatan kebutuhan 5anda : 8ebersihan buruk, bau badan"

f" Pernafasan *e%ala : Batuk menetap dengan produksi sputum setiap hari selama minimun 3 bulan berturut 1 turut tiap tahun sedikitnya 2 tahun" Apisode batuk hilang timbul" 5anda : Pernafasan biasa $epat" Penggunaan otot bantu pernafasan Bentuk barel $hest, gerakan diafragma minimal" Bunyi nafas ron$hi Perkusi hyperresonan pada area paru" Carna pu$at dengan $yanosis bibir dan dasar kuku, abu 1 abu keseluruhan" g" 8eamanan *e%ala : /iwayat reaksi alergi terhadap =at<faktor lingkungan" 3danya<berulangnya infeksi" h" #eksualitas *e%ala : Penurunan libido

i" &nteraksi so$ial *e%ala : 2ubungan ketergantungan" 8egagalan dukungan<terhadap pasangan<orang dekat" Penyakit lama<ketidakmampuan membaik" 5anda : 8etidakmampuan untuk mempertahankan suara karena distress pernafasan" 8eterbatasan mobilitas fisik" 8elalaian hubungan dengan anggota keluarga lain"

%" Pemeriksaan .isik: 1! B1 (Breathing! 3danya retraksi dan pernapasan $uping hidung, warna kulit dan membrane mukosa pu$at dan $yanosis, adanya suara serak, stridor dan batuk" Pada anak yang menderita bron$hitis biasanya disertai dengan demam ringan, se$ara bertahap mengalami peningkatan distress pernapasan, dispnea, batuk non produktif paroksimal, takipnea dengan pernapasan $uping hidung dan retraksi, emfisema" Gejala: a! 5akipnea (barat saat akti0itas! b! Batuk menetap dengan sputum terutama pagi hari $! Carna sputum dapat hi%au, putih, atau kuning dan dapat banyak sekali d! /iwayat infeksi saluran nafas berulang e! /iwayat terpa%an polusi (rokok dll! Tanda a! )ebih memilih posisi fowler<semi fowler untuk bernafas b! Penggunaan otot bantu nafas $! ,uping hidung d! Bunyi nafas krekel (kasar! e! Perkusi redup (pekak! f! 8esulitan bi$ara kalimat (umumnya hanya kata-kata yang terputusputus! g! Carna kulit pu$at, normal atau sianosis h! ,lubing finger (%ari tabuh! 2! B2 (Blood! Gejala : Pembengkakan pada ekstremitas bawah Tanda : Peningkatan 56, 5akikardi, 6istensi 0ena %ugularis, Bunyi %antung redup(karena $airan di paru-paru!, Carna kulit normal atau sianosis

19

3! B3 (Brain! 8lien tampak gelisah, peka terhadap rangsang, ketakutan, nyeri dada" +! B+ (Bladder! 5idak ditemukan masalah, tidak ditemukan adanya kelainan" 7! B7 (Bowel! Gejala a! Mual<muntah b! 'afsu makan menurun $! 8etidakmampuan makan karena distres pernafasan d! Penurunan berat badan" e! 'yeri abdomen Tanda a! 5urgor kulit buruk b! Adema $! Berkeringat d! Palpitasi abdomial dapat menun%ukkan hepatomegali >! B> (Bone! Gejala a! 8eletihan, kelelahan b! 8etidakmampuan untuk melakukan akti0itas karena sulit bernafas $! 8etidakmampuan untuk tidur, perlu dalam posisi duduk tinggi d! 6ispnea pada saat istirahat atau respon terhadap akti0itas atau latihan Tanda a! 8eletihan b! *elisah $! &nsomnia 2. Diagnosa 'e era#atan : a" Bersihan %alan nafas tidak efektif berhubungan dengan peningkatan produksi sekret"

29

b" 8erusakan pertukaran gas berhubungan dengan obstruksi %alan nafas oleh sekresi, spasme bron$hus" $" Pola nafas tidak efektif berhubungan dengan bron$okontriksi, mukus" d" Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan dispnoe, anoreksia, mual muntah" e" /esiko infeksi berhubungan dengan menetapnya sekret, proses penyakit kronis" f" &ntoleran aktifitas berhubungan dengan insufisiensi 0entilasi dan oksigenasi" g" 3nsietas berhubungan dengan perubahan status kesehatan" %. Peren/anaan &e era#atan : a" Bersihan %alan nafas tidak efektif berhubungan dengan peningkatan produksi sekret" 5u%uan : Mempertahankan %alan nafas paten" /en$ana 5indakan: 1! 3uskultasi bunyi nafas /asional : Beberapa dera%at spasme bronkus ter%adi dengan obstruksi %alan nafas dan dapat dimanifestasikan dengan adanya bunyi nafas" 2! 8a%i<pantau frekuensi pernafasan" /asional : 5a$hipnoe biasanya ada pada beberapa dera%at dan dapat ditemukan selama < adanya proses infeksi akut" 3! 6orong<bantu latihan nafas abdomen atau bibir /asional : Memberikan $ara untuk mengatasi dan mengontrol dispoe dan menurunkan %ebakan udara" +! -bser0asi karakteristik batuk /asional : Batuk dapat menetap tetapi tidak efektif, khususnya pada lansia, penyakit akut atau kelemahan 7! 5ingkatkan masukan $airan sampai 3999 ml<hari

21

/asional : 2idrasi membantu menurunkan kekentalan sekret mempermudah pengeluaran" b" 8erusakan pertukaran gas berhubungan dengan obstruksi %alan nafas oleh sekresi, spasme bron$hus" 5u%uan : Menun%ukkan perbaikan 0entilasi dan oksigenasi %aringan yang adekuat dengan *63 dalam rentang normal dan bebas ge%ala distress pernafasan" /en$ana 5indakan: 1! 8a%i frekuensi, kedalaman pernafasan" /asional : Berguna dalam e0aluasi dera%at distress pernafasan dan kronisnya proses penyakit" 2! 5inggikan kepala tempat tidur, dorong nafas dalam" /asional : Pengiriman oksigen dapat diperbaiki dengan posisi duduk tinggi dan latihan nafas untuk menurunkan kolaps %alan nafas, dispenea dan ker%a nafas" 3! 3uskultasi bunyi nafas" /asional : Bunyi nafas makin redup karena penurunan aliran udara atau area konsolidasi +! 3wasi tanda 0ital dan irama %antung /asional : 5akikardia, disritmia dan perubahan tekanan darah dapat menun%ukkan efek hipoksemia sistemik pada fungsi %antung" 7! 3wasi *63 /asional : Pa,-2 biasanya meningkat, dan Pa-2 menurun sehingga hipoksia ter%adi dera%at lebih besar<ke$il" >! Berikan -2 tambahan sesuai dengan indikasi hasil *63 /asional : 6apat memperbaiki<men$egah buruknya hipoksia" $" Pola nafas tidak efektif berhubungan dengan bron$okontriksi, mukus" 5u%uan : perbaikan dalam pola nafas" /en$ana 5indakan:

22

1!

3%arkan pasien pernafasan diafragmatik dan pernafasan bibir /asional : Membantu pasien memperpan%ang waktu ekspirasi" 6engan teknik ini pasien akan bernafas lebih efisien dan efektif"

2! Berikan dorongan untuk menyelingi akti0itas dan periode istirahat /asional : memungkinkan pasien untuk melakukan akti0itas tanpa distres berlebihan" 3! Berikan dorongan penggunaan pelatihan otot-otot pernafasan %ika diharuskan /asional : menguatkan dan mengkondisikan otot-otot pernafasan"

d" Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan dispnoe, anoreksia, mual muntah" 5u%uan : Menun%ukkan peningkatan berat badan" /en$ana 5indakan: 1! 8a%i kebiasaan diet" /asional : Pasien distress pernafasan akut, anoreksia karena dispnea, produksi sputum" 2! 3uskultasi bunyi usus /asional : Penurunan bising usus menun%ukkan penurunan motilitas gaster" 3! Berikan perawatan oral /asional : /asa tidak enak, bau adalah pen$egahan utama yang dapat membuat mual dan muntah" +! 5imbang berat badan sesuai indikasi" /asional : Berguna menentukan kebutuhan kalori dan e0aluasi keadekuatan ren$ana nutrisi" 7! 8onsul ahli gi=i

23

/asional : 8ebutuhan kalori yang didasarkan pada kebutuhan indi0idu memberikan nutrisi maksimal" e" /esiko tinggi terhadap infeksi berhubungan dengan menetapnya sekret, proses penyakit kronis" 5u%uan : mengidentifikasi inter0ensi untuk men$egah resiko tinggi /en$ana 5indakan: 1! 3wasi suhu" /asional : 6emam dapat ter%adi karena infeksi atau dehidrasi" 2! -bser0asi warna, bau sputum" /asional : #ekret berbau, kuning dan kehi%auan menun%ukkan adanya infeksi" 3! 5un%ukkan dan bantu pasien tentang pembuangan sputum" /asional : men$egah penyebaran patogen" +! 6iskusikan kebutuhan masukan nutrisi adekuat" /asional : Malnutrisi dapat mempengaruhi kesehatan umum dan menurunkan tekanan darah terhadap infeksi" 7! Berikan anti mikroba sesuai indikasi /asional : 6apat diberikan untuk organisme khusus yang teridentifikasi dengan kultur" f" &ntoleran aktifitas berhubungan dengan insufisiensi 0entilasi dan oksigenasi" 5u%uan : Menun%ukkan perbaikan dengan akti0itas intoleran /en$ana tindakan: 1! Monitoring 0ital sign sebelum dan sesudah melakukan aktifitas dan respok klien" /asional : kenaikan 0ital sign berarti harus mengurangi ren$ana aktifitas"

2+

2!

6ukung pasien dalam menegakkan latihan teratur dengan menggunakan e?er$ise, ber%alan perlahan atau latihan yang sesuai" /asional : -tot-otot yang mengalami kontaminasi membutuhkan lebih banyak -2"

3!

6ampingi dan bantu klien pada saat mobilisasi dan bantu penuhi kebutuhan 36)s" /asional : Membantu pklien memenuhi kebutuhan setiap hari"

+!

8olaborasi dengan terapi fisik tentang ren$ana ambulansi sesuai kebutuhan" /asional : Membantu menentukan ambulansi bersama tenaga medis lainnya"

g" 3nsietas

berhubungan

dengan

perubahan

status

kesehatan

5u%uan : pasien akan mengalami penurunan rasa ketakutan dan ansietas" /en$ana tindakan: 1! 8a%i tingkat ke$emasan (ringan, sedang, berat!" /asional : 6engan mengetahui tingkat ke$emasan klien, sehingga memudahkan tindakan selan%utnya" 2! Berikan dorongan emosional" /asional : 6ukungan yang baik memberikan semangat tinggi untuk menerima keadaan penyakit yang dialami" 3! Beri dorongan mengungkapkan ketakutan<masalah /asional : Mengungkapkan masalah yang dirasakan akan mengurangi beban pikiran yang dirasakan +! Belaskan %enis prosedur dari pengobatan /asional : Pen%elasan yang tepat dan memahami penyakitnya sehingga mau beker%asama dalam tindakan perawatan dan pengobatan" (6oenges Marilynn A, 2999, /em$ana 3suhan 8eperawatan!

27

BAB II PEN1&A2IAN PADA AS34AN &EPERA5ATAN ANA& A. PEN1&A2IAN 5anggal Bam 'ama Mhs" 5empat Praktik 1" &dentitas : 'ama 5anggal lahir<umur 'ama 3yah<&bu Peker%aan 3yah<&bu 3gama Pendidikan #uku<budaya : 3n" 3 : 3 -ktober 2912 < 1,3 tahun : 3yah : Bp" 3 &bu : 'y" 5 : 3yah : Pegawai #wasta &bu : Ciraswasta : &slam : Belum : &ndonesia<Bawa : 29 Banuari 291+ : 19"99 : Eessika Puspitasari : /uang *alilea 3 3nak

2>

3lamat 5gl" Masuk /uang<kamar 'o /M 6iagnose 8er%a< medis 2" 8eluhan Dtama :

: #leman : 1 Banuari 291+ : *alilea 3 3nak<11B : 91-9(-(F-FF : Bron$hitis (1 Banuari 291+!

&bu pasien mengatakan anaknya mengalami sesak nafas" 8eluhan tambahan < lainnya saat dika%i : &bu pasien mengatakan anaknya mengalami mual dan muntah sekali dan se%ak hari kamis anaknya demam dengan suhu kadang turun dan terkadang naik"

2(

3lasan Dtama #aat masuk /umah #akit : 2ari kamis pasien panas dengan suhu 3(,7o , diberikan sanmol, tidak ada batuk" #uara nafas kasar dan sesak nafas" Bumat sore periksa ke dr" Cikan dan pasien mengalami sesek" #abtu tidak bisa tidur semalaman, dan sabtu pagi pasien dibawa ke /# Bethesda" 3" /iwayat Per%alanan Penyakit #ekarang: Pada hari kamis pasien dia%ak %alan-%alan sore naik motor oleh ayah pasien" #ore hari setelah selesai %alan-%alan suhu pasien agak naik ditermo oleh ibu pasien 3( o, lalu oleh ibu pasien diberi sanmol" 8eesokan harinya suhu pasien masih agak demam 3(,7o, lalu pasien dibawa ke P8D, namun orangtua pasien ke$ewa dengan pelayanan di P8D dan saat di P8D pasien menangis dan suara tangisan pasien kasar, seperti ada dahak yang membuat nafas pasien men%adi terengah-engah" )alu orangtua pasien membawa pasien ke dr"Cikan, setelah diperikasa pasien dibawa pulang ke rumah" 'amun keesokan harinya sekitar %am 97"99 C&B pasien menangis dan suara nafas pasien kasar dan nafas pasien sesak, lalu pasien dibawa ke &*6 Bethesda" Pasien diterima di D*6 pada pukul 97"22 C&B, kemudian dilakukan pemeriksaan dengan hasil keadaan umum sedang, 'adi:12+?<menit, 'afas:3 ?<menit, dilakukan pemeriksaan lab: P6/ dan B*3, pemeriksaan radiologi: /- 5hora? dan pengobatan: &nfus 8aen 3b, 'ebul 0entolin 1 kali, profilas 1<+, proni$y 1< , ataro$ 2tetes dan terapi -2: 1liter<menit" 6ari &*6 pasien dipindah ke ruang P&,D pada hari sabtu dan pada hari minggu sore pasien dipindah ke *alilea 3 (11B!" +" /iwayat 8ehamilan 6an 8elahiran : a" Prenatal : 1! Dmur kehamilan 2! 8ehamilan 3! 8esehatan &bu +! Penambahan BB : 39 minggu" : 6iren$anakan" : &bu tidak mengalami gangguan kesehatan" : &bu pasien mengatakan lupa"

7! -bat - obat yang diminum : 5idak mengkonsumsi obat-obatan

b" 'atal : 1! Penolong 2! 5empat melahirkan 3! BB +! PB 7! )6 >! )8 (! ,ara melahirkan ! 8omplikasi waktu lahir $" Postnatal : 1! )amanya di rumah sakit : 3 hari" 2! Masalah yang berhubungan dengan pernapasan<makanan : 5idak ada" 3! Perlu perawatan pendukung : 5idak perlu perawatan pendukung" +! BB) 7! BB waktu pulang 7" /iwayat 8esehatan )alu : a" Penyakit yang pernah diderita waktu lalu tanpa dibatasi waktu: Penyakit yang pernah diderita Dpaya yang dilakukan $" -bat-obatan yang digunakan d" Pernah operasi<tidak e" 3lergi 1! Benis 2! #e%ak kapan 3! -bat yang digunakan +! /eaksi 7! DsahaG >! 2asil : Panas , batuk, diare dan muntah" : 6ibawa ke Bidan" : 5idak ada" : 5idak pernah operasi" : 3da alergi" : 3lergi makan udang" : #e%ak masih bayi" : 5idak menggunakan obat" : Muntah-muntah" : 5idak dilakukan usaha" : 5idak ada" : 2>99 gram" : 2>99 gram" : Bidan" : /umah sakit" : 2>99 gram" : 79 $m" : &bu pasien mengatakan lupa" : &bu pasien mengatakan lupa" : #pontan" : 5idak ada"

b" Pernah di rawat di rumah sakit<tidak : 5idak pernah"

29

f" Pernah mengalami ke$elakaan<tidak : 5idak pernah mengalami ke$elakaan" g" &mmunisasi 1! B,* 2! 6P5 (&,&&,&&&! 3! Polio +! 2epatitis 7! ,ampak : 1 bulan : 2,3,+ bulan : 1 bulan : 3 hari : 9 bulan : &bu pasien mengatakan imunisasi sudah )engkap

>" /iwayat 5umbuh 8embang : a" Pertumbuhan fisik 1! BB 2! 5B : 9, kg : bulan

3! Caktu tumbuh gigi: b"

+! Caktu tanggal gigi : *igi pasien belum tanggal" Perkembangan tiap tahap usia anak saat: 1! Dmur Membalik 2! Dmur Berguling 3! Dmur 6uduk +! Dmur Mengo$eh 7! Dmur Merangkak >! Dmur Berdiri (! Dmur Ber%alan ! #enyum kepada orang lain 9! Berbi$ara pertama kali 19! Berpakaian tanpa bantuan : + bulan : + bulan : bulan : 9 bulan : 11 bulan : Pasien belum bisa berdiri" : Pasien belum bisa ber%alan" : &bu pasien mengatakan lupa : Pasien belum bisa berbi$ara" : Pasien belum bisa berpakaian"

39

(" /iwayat 8eluarga : 5idak ada riwayat penyakit keturunan" *enogram :

: laki-laki

: perempuan

: pasien

: tinggal dalam satu rumah " /iwayat #osial : a" Eang mengasuh b" 2ubungan dengan anggota keluarga $" 2ubungan dengan teman sebaya e" 8ebiasaan bermain f" 8einginan bermain g" )ingkungan rumah : -rang tua dan pembantu" : Baik dan harmonis" : Baik" : Pasien bermain d lingkungan rumah" : Pasien selalu ingin bermain" : )ingkungan rumah pasien bersih" 31

d" Pembawaan<tingkah laku se$ara umum: Baik"

9" 8ebutuhan 6asar : a" Pola 'utrisi : #ebelum #akit : 1! 3#&<.ormula : a! Pertama kali disusui b! ,ara pemberian $! )ama pemberian : #aat dilahirkan" : Menetek langsung" : #ampai sekarang umur1,3 tahun masih" : >- kali sehari : #usu formula, bubur, sayur dan buah-buahan" +! Berhenti menetek 7! Makanan yang disukai<tidak disukai : Pasien masih menetek" : #emua makanan suka, ke$uali udang karena alergi" >! #elera makan (! 3lat makan yang digunakan ! Bam makan 9! Masalah makan 19! 3lergi b" Pola tidur : 1! 8ebiasaan sebelum tidur 2! 5idur siang 3! 5idur malam : 6ikeloni oleh ibunya" : 2-3 %am : -9 %am : Baik (3? sehari!" : Piring, mangkok, dan sendok" : Pagi, siang dan sore" : 5idak ada" : 3lergi terhadap udang"

2! Bumlah yang diberikan, berapa kali 3! Makanan<minuman tambahan

32

$" Aliminasi : 1! B3B : .rekwensi Caktu Carna 8onsistensi 8eluhan 2! B38 : .rekwensi Bumlah Carna Bau 8eluhan 3! 5oilet training 1! 8ebersihan kulit : Pasien mandi 2? sehari pada pagi hari dan sore hari, menggunakan sabun dan tidak ter%adi perubahan pada kulit" 2! 8ebersihan rambut : Pasien men$u$i rambut 1? sehari menggunakan shampo setiap mandi dan tidak ada keluhan" 3! 8ebersihan telinga : Pasien biasa membersihkan telinga saat terasa gatal dan kotor, pasien tidak menggunakan alat bantu pendengaran dan tidak ada keluhan" +! 8ebersihan mata : Mata pasien selalu dibersihkan saat mandi dan tidak ada keluhan" 7! 8ebersihan mulut : Pasien menggosok gigi" Pasien tidak menggunakan gigi palsu dan gigi lengkap dan tidak ada keluhan" : 9-19? sehari : 2999$$ : 8uning %ernih : 8has urin : 5idak ada : 3nak belum dia%arakan toilet training" : 1?sehari : Pagi : 8uning : )embek : 5idak ada

d" Pola 8ebersihan 6iri (mandi, gosok gigi, $u$i rambut, kuku, mata, telinga!

33

>! 8ebersihan kuku : &bu pasien memotong kuku bila kukunya pan%ang dan kotor serta tidak ada keluhan" e" 3ktifitas 1! #ekolah 2! Bermain 19" 8eadaan #aat &ni : a" #tatus nutrisi: Benis makanan : BB .rekuensi Bumlah 8eluhan Dpaya b" #tatus $airan: Benis minuman : 3#& dan susu formula" .rekuensi Bumlah 8eluhan Dpaya $" Aliminasi : B3B : .rekuensi Carna 8onsistensi 8eluhan B38: .rekuensi Bumlah 8eluhan : 5idak menentu karena pasien menggunakan popok" : >99 $$<hari : 5idak ada : Pasien baru B3B bisa B3B tanggal 29 Banuari 291+" : 8uning : )embek : 5idak ada : (- kali sehari : 1 99$$ : 5idak ada keluhan : 5idak ada : 3? sehari : #edikit 1<+ porsi" : Mual-muntah" : 5etap diberi sedikit-sedikit" : Pasien belum sekolah" : Pasien selalu senang bermain

3+

d" 8ebiasaan sebelum tidur 5idur siang 5idur malam e" Pola 8ebersihan diri : 1! 8ebersihan kulit :

: 6ikeloni : 2 %am : 9 %am

Pasien belum bisa mandi sendiri" Pasien mandi 2? sehari pada pagi hari dan sore hari, menggunakan sabun dan tidak ter%adi perubahan pada kulit" 2! 8ebersihan rambut : #elama sakit pasien men$u$i rambut sebanyak 1? sehari 3! 8ebersihan telinga : Pasien membersihkan telinga ketika mandi" +! 8ebersihan mata : Mata pasien dibersihkan saat mandi dan tidak ada keluhan" 7! 8ebersihan mulut : Pasien tidak menggosok gigi" f" 3kti0itas 1! #ekolah 2! Bermain : Pasien belum bersekolah" : Pasien bermain dikamar rawat dan diruang bermain dengan didampingi ayah dan neneknya" g" 6ata psikologis : Pasien terlihat menangis, gelisah, sedih" h" 6ata #piritual 3gama : &slam i" 6ata &ntelektual Pasien belum bersekolah dan bermain dirumah bersama orangtuanya setelah orangtua pasien selesai beker%a"

37

11" Pemeriksaan .isik : a" Pengukuran tanda 0ital : 1! #uhu : 3(,9o,diukur di a?ila 2! 'adi : 129 ?<menit diukur didiukur di arteri radialis, reguler, kualitas denyut teraba, lemah dan tidak mudah hilang" 3! Pernapasan : 2> ?<menit, reguler, tipe pernafasan perut +! 56 : 5idak dilakukan pengukuran 7! 'yeri : &bu pasien mengatakan tidak ada nyeri b" 5ingka 8esadaran *,# H17 $" 8eadaan umum AH+ : ,omposmentis ;H7 MH> :Pasien tampak sakit sedang

3lasan: Pasien terpasang infus di kaki kanan, pasien terlihat gelisah, $emas dan menangis karena sesak nafas" d" 8ulit Carna 5ekstur 5urgor e" 8epala 1! 8epala berbentuk bulat, kulit kepala tidak kotor, rambut berwarna hitam lebat, tidak mudah rontok, berminyak, tidak ada ketombe, tidak ada bekas luka, tidak ada $ikatri? dan tidak ada massa" 2! 8esan wa%ah : )etak simetris, wa%ah pu$at" f" Mata 1! 5idak ada gangguan pada mata 2! #klera berwarna putih 3! 8on%ungti0a pu$at +! Pupil isokhor 7! /efleks terhadap $ahaya : kanan (I!<kiri (I! >! 5&- mata kanan sama dengan mata kiri : 8emerahan, pu$at : 8ering, berkeringat : #edang

3>

g" 5elinga 1! .ungsi pendengaran baik" 2! Bentuk telinga simetris 3! 3da serumen, tidak berbau dan bersih" +! 5idak ada nyeri 7! 5idak ada $airan keluar dari telinga" >! 5idak ada massa pada kedua telinga pasien" h" 2idung 1! Posisi septum di tengah 2! Bentuk simetris 3! 5erdapat sedikit sekret yang keluar dari hidung +! 5idak ada nyeri sinus dan polip" 7! Pernafasan $uping hidung" >! 5erpasang oksigen 2)<menit i" Mulut 1! Mukosa bibir kering, pe$ah-pe$ah 2! )idah berwarna merah 3! 8eadaan palatum utuh +! *igi banyak terdapat plak 7! 5onsil: 51 >! 'afas tidak berbau (! 5idak memakai aksesoris tindik %" )eher<tengkuk 1! )eher simetris 2! 5idak ada pembesaran kelen%ar thiroid maupun kelen%ar limfe 3! 8ulit leher klien berwarna $oklat +! 5idak ada distensi 0ena %ugularis 7! 5idak ada kaku kuduk

3(

k" 6ada 1! &nspeksi Bentuk dada simetris, warna kulit dada $oklat, tidak ada lesi maupun $ikatri?, pengembangan dada simetris, perbandingan bentuk dada antero-posterior: trans0ersal 1:2, tipe pernafasan dada, tidak ada bentuk kelainan dada, retraksi dada sedang 2! Palpasi 5idak ada nyeri tekan di dada kiri bagian atas, tidak ada massa, pengembangan paru kanan maupun kiri simetris" 'afas pasien dangkal (2>?<mnt!" &$tus $ordis teraba kuat dibawah puting susu &,# 7 mid $la0i$ula sinistra" *etaran paru kanan sama dengan paru kiri" 3! Perkusi #uara sonor di semua lapang paru +! 3uskultasi : #uara nafas rales, ro$hi, whee=ing" l" Payudara 1! 3erola 2! Pembesaran 3! )etak m" Punggung 1! Carna kulit $oklat" 2! 8elainan punggung : 5idak ada n" 3bdomen 1! &nspeksi : Carna kulit $oklat, abdomen simetris, umbilikus terdapat di tengah dan bersih, tidak ada asites dan kulit elasti$" 2! 3uskultasi : Peristaltik usus 1+ ?<menit 3! Perkusi +! Palpasi : 5erdapat suara hipertympani pada lambung : 5idak ada massa, tidak terdapat nyeri tekan" : Carna $oklat : 5idak adapembesaran : #imetris

o" *enitalia : 5idak ditemukan adanya kelainan pada alat kelamin, alat kelamin bersih" p" 3nus : 5idak terdapat hemoroid, terpasang s$oorsteen" J" Akstremitas 1! 3tas : a! 3nggota gerak lengkap b! 8ekuatan otot tangan kanan<kiri H 7<7 $! Bari-%ari tangan klien teraba hangat dan tidak terlihat $yanoti$ d! 5idak terdapat oedema" 2! Bawah : a! 3nggota gerak lengkap b! 8aki kanan terpasang infus 8a-An 3B 29 tpm $! 8ekuatan otot kaki kanan<kiri H 7<7 d! 5idak ada oedema" r" /efleks- /efleks 1! 8aku kuduk (-! 12" 5ingkat Perkembangan : a" 8emandirian dan bergaul : -rang tua mengatakan bahwa anaknya sedikit pemalu dengan orang yang baru ditemui atau dikenal, dan memerlukan adaptasi yang $ukup lama untuk bergaul" b" Motor<gerak halus $" Bi$ara bahasa dan kognitif 3nak sering mengo$eh" d" Motor<gerak kasar : 3nak baru senang merangkak" : : 3nak dapat memainkan pensil dan men$orat-$oret" : 5idak nyeri

39

13" Pemeriksaan Penun%ang<6iagnostik : a" Pemeriksaan laboratorium : Bahan : 6arah 5gl : 1 Banuari 291+ 23#&) '&)3& #35D3' 2AM35-)-*& 2ematologi /utin 6arah )engkap 2b )eukosit 2itung Benis Aosinofil Basofil #egmen )imfosit Monosit 2ematokrit Aritrosit /6C M,; ',2 M,2, 5rombosit MP; P6C *olongan 6arah Alektrolit 3nalisa *as 6arah p2 6arah p,-2 p-2 .i-2 2b 2$t ',-3 5,-2 #/, Base A?$ess P,-b

12,> 1+, 9 ) 9,9 9,7 2 ( ,7 ) 1>,9 7,9 3+,3 +,72 13,+9 ) (7, 9 2>,(9 37,29 +97 ) +,7> 2 1>,3 3B

19, -17"> 7,79-1(,79 1,9-7,9 9,9-1,9 22,9-+>,9 3(,9-(3,9 2,9-11,9 3+,9-+ ,9 3,+9-7,29 11,79-1+,79 (>,99-92,99 23,99-31,99 32,99-3>,99 179-+79 (,29-11,19 9,9-13,9

gr<dl /ibu<mmk K K K K K K Buta<mmk K .l Pg g<dl /ibu<mmk fl fl

(,739 +9,7 ) 9,1 2 ,9 ) 19,9 ) 33,9 23,3 2+,> 22,9 ) -2,> -1,(

(,379-(,+9 37,9-+7,9 3,9-19 ,9 13,2-1("3 39,9-+9,9 21,9-2 ,9 22,9-2>,9 -2,9-3,9

mm 2g mm 2g K g<dl K mmol<) mmol<) mmol<) mmol<) mmol<)

+9

-2 #aturasi 3 3-a6-2 a<3 P-2<.i-2 /& -2,ap -2,t 3nalisa *as 6arah 'atrium 8alium ,hlorida b" Pemeriksaan /adiologi : /--5hora?:

) 93,+ 1+9,7 >9,+ 9,7 39+,9 9, 17,2 1+,+ 2 1+(,9 ) 3,1 ) 9>,+

97,9-9 ,9

K mm 2g mm 2g

ml<d) ml<d) 13>,9-1+>,9 3,7-7,1 9 ,9-19>,9 mmol<) mmol<) mmol<)

,orakan bron$ho0askuler kasar" 3ir bron$hogram minimal, susp bron$hitis relati0e hiperfusensi" Besar $or: dalam batas normal" 1+" -bat--batan : No. Nama O"at In6i'asi 1" 8a-An 3B Menyediakan atau memelihara ke$ukupan air dan elektrolit pada kasus dimana asupan per oral tidak memungkinkan atau mengalami kegagalan" &ontrain6i'asi )aktasidemia, hiperkalemia, oliguria, penyakit 3ddison, rasa terbakar berat dan a=otemia, kelebihan natrium, sindroma malabsorbsi glukosa-galaktosa, kerusakan hati yang berat, aritmia %antung" Bangan diberikan pada penderita dengan riwayat hipersensiti0itas pada bahan-bahan E!e' Sam ing 3lkalosis, edema serebral pulmonari dan perifer, intoksikasi air dan hiperkalemia, tromboflebitis"

2"

3taro$

Pengurangan dispnea atau ge%ala lain yang di sebabkan oleh gangguan pernafasan obstruktif pada

+1

3"

Profilas

penyakit : asma bronkial, bronkitis kronik, emfisema pulmoner dan bronkitis akut" Pengobatan profilaksis %angka pan%ang pada asma bronkial (semua bentuk, termasuk bentuk $ampuran!" Pengobatan simptomatis pada keadaan alergi termasuk rinitis dan dermatitis" Manifestasi alergi di kulit atau pada urtikaria dan angioedema , Cold urticaria , 3lergi rhinitis , ;asomotor rhinitis

yang terkandung dalam obat ini"

5idak efektif untuk mengobati serangan asma yang sedang berlangsung"

+"

Proni$y

#edasi dan pada beberapa kasus ter%adi mulut terasa kering dan sedikit pusing pada awal terapi" 5etapi biasanya menghilang se$ara spontan setelah beberapa hari kemudian" Penderita yang ##P: sedasi, hipersensitif mengantuk, terhadap bingung, eksitasi, #iproheptadin atau gugup, insomnia, obat yang struktur tremor kimianya mirip 3lergi: ruam, dengan edema, urtikaria, #iproheptadin" Bayi fotosensiti0itas baru lahir atau 8ardio0askuler: prematur" 2ipotensi, Penderita palpitasi, takikardi" porpheria" Canita Mulut kering menyusui" Penderita yang sedang mendapat terapi dengan monoamin oksidase" *laukom a" 5ukak lambung stenosis" *e%ala hipertropi prostat" -bstruksi pyloroduodenal" Pe

+2

7"

Mer$otin 6rop

#emua kondisi yang memerlukan efek antitusif

nderita usia lan%ut dan lemah" 3sma bronkial4 peningkatan 5&84 depresi pernafasan4 penggunaan bersama dengan M3-&

>"

Pamol

Meredakan demam dan nyeri pada bayi dan anak

Parasetamol %angan diberikan kepada penderita hipersensitif<alergi terhadap Para$etamol" Penderita gangguan fungsi hati berat"

("

)uminal

Memperlakukan epilepsi dan kondisi lain" .enobarbital adalah barbiturat" Pengobatan %angka pendek sulit tidur, menghilangkan ke$emasan, ketegangan, dan ketakutan, dan pengobatan beberapa %enis ke%ang"

3lergi untuk setiap bahan dalam )uminal" Memiliki porfiria gangguan darah" Mengalami natrium o?ybate (*2B!

Penyakit hati dan gin%al4 mendapat terapi bersama obat depresan ##P" Penggunaan %angka lama dapat menyebabkan ketergantungan fisik dan toleransi Mual, nyeri perut, dan kehilangan nafsu makan" Penggunaan %angka pan%ang dan dosis besar dapat menyebabkan kerusakan hati" /eaksi hipersensiti0itas<ale rgi seperti ruam, kemerahan kulit, bengkak di wa%ah (mata, bibir!, sesak napas, dan syok" 2i0es atau berat Pembengkakan ruam kulit kelopak mata atau wa%ah mengantuk berat, kebingungan, atau bi$ara $adel #esak napas atau kesulitan bernapas gerakan mata tak terkendali"

+3

"

.li?otide

Pen$egahan asma berat pada dewasa L rema%a M 1> tahun" Pengobatan eksaserbasi akut pada asma ringan sampai sedang pada anak L rema%a +-1> tahun"

9"

;entolin

Penanganan dan pen$egahan serangan asma" Penanganan rutin bronkospasme kronik yang tidak memberi respon terhadap terapi kon0ensional4 asma berat akut (status asmatikus!

5idak untuk serangan akut tapi untuk penanganan rutin %angka pan%ang" Monitor tinggi badan anak pada terapi %angka pan%ang" Pasien yang diterapi steroid sistemik sebelumnya" 2indari penghentian terapi se$ara mendadak" 5uberkulosis paru 3bortus yang mengan$am selama kehamilan trimester 1 dan 2" Penanganan persalinan prematur seperti plasenta pre0ia, perdarahan antepartum atau toksemia gra0idarum

8andidiasis pada mulut dan tenggorokan, suara serak, reaksi hipersensiti0itas pada kulit, bronkospasme paradoksikal, supresi adrenal, retardasi pertumbuhan, penurunan densitas mineral tulang, katarak dan glaukoma" 5remor, sakit kepala, takikardi4 iritasi mulut dan tenggorokan4 kram otot

++

17" /en$ana Program 5indakan : a" &nfus 8a-An 3B 29? tetes<menit b" -bat -ral : 3taro$ 2?2$$ Profilas 1<+ mg I Proni$y 1< mg 1?1 Mer$otin drop 2tts?2 Pamol 1<7 mg 3?1 )uminal 19mg 3?1 8almethason 3?9,7$$ 'ebuli=er : 0entolin I fli?otide 2?sehari

$" -bat &n%eksi :

d" 6iet BB e" -ksigen 2liter<menit f" 36) dibantu 1>" /ingkasan /iwayat 8eperawatan :

+7

B. ANALISA DATA '-" 6353 1" 6# : - &bu pasien mengatakan anaknya sesak nafas" 6- : - Bunyi nafas rales - 5erdapat ron$hi - 5erdapat whee=ing - // : 2>?<menit - *elisah - 6ispnea 2" 6# : 6- : - &rama nafas $epat - // 2>?<menit - 8edalaman nafas dangkal - Carna kulit pu$at - #a -2 : ) 93,+K - 6ispnea - 'afas $uping hidung - *elisah 3" 6# : - &bu pasien mengatakan anaknya demam" 6- : - 8ulit kemerahan - #uhu tubuh 3(,9o, - 8ulit terasa hangat M3#3)32 8etidakefektifan bersihan %alan nafas PA'EAB3B #ekresi tra$heobron$hial banyak dan kental

*angguan pertukaran gas

;entilasi-perfusi

2ipertermi

Penyakit

+>

+"

6# : - &bu pasien mengatakan anaknya mual" 6- : - 8eengganan terhadap makanan - #ensasi muntah - 2,5 : ) 33,9K

Mual

.aktor psikologis

7. DIA1NOSA &EPERA5ATAN 5anggal : 29 Banuari 291+ 1" 8etidakefektifan bersihan %alan nafas berhubungan dengan #ekresi tra$heobron$hial banyak dan kental" 2" *angguan pertukaran gas berhubungan dengan ;entilasi-perfusi" 3" 2ipertermi berhubungan dengan Penyakit" +" Mual berhubungan dengan faktor psikologis"

5anda 5angan

Eessika Puspitasari

+(

D. PEREN7ANAAN &EPERA5ATAN 'ama Pasien /uangan 5anggal 'ama Mahasiswa : 3n" 3 : *alilea 3< 11B : 29 Banuari 291+ : Eessika Puspitasari

6&3*'-#3 8APA/3C353' L 6353 PA'D'B3'*

5&'6383' 8APA/3C353' 5&'6383' 1" 3uskultasi bunyi nafas"

/3#&-'3)

5DBD3' L 8/&5A/&3 23#&) 8etidakefektifan #etelah dilakukan bersihan %alan nafas tindakan berhubungan dengan keperawatan selama #ekresi 3?2+ %am pasien tra$heobron$hial menun%ukkan banyak dan kental" keefektifan %alan 6# : nafas" - &bu pasien 8riteria hasil : mengatakan - 5idak ada suara nafas tambahan anaknya sesak dan dispnea" nafas" - Menun%ukkan 6- : %alan nafas yang - Bunyi nafas paten" rales - .oto 5hora? - 5erdapat ron$hi dalam batas normal" - 5erdapat whee=ing - // : 2>?<menit - *elisah - 6ispnea

2" Monitor respirasi pasien" 3" Perhatahankan hidrasi pasien yang adekuat" +" 3n%urkan kepada keluarga untuk mengistirahatkan pasien dan nafas dalam" 7" 8olaborasi dalam pemberian bron$hodilator (0entolin I fli?otide 2?sehari!"

1" Beberapa dera%at spasme bron$hus dimanifestasikan dengan adanya bunyi nafas" 2" Mengetahui ke$epatan pernafasan" 3" Membantu dalam mengen$erkan se$ret" +" 3ktifitas yang tinggi membutuhkan asupan oksigen yang tinggi" 7" Pemberian bron$hodilator membantu melegakan pernafasan pasien"

*angguan pertukaran gas berhubungan dengan ;entilasi-perfusi" 6# : 6- : - &rama nafas $epat - // 2>?<menit - 8edalaman nafas dangkal - Carna kulit pu$at - #a -2 : ) 93,+K - 6ispnea - 'afas $uping hidung - *elisah 2ipertermi berhubungan dengan Penyakit" 6# : - &bu pasien mengatakan anaknya demam" 6- : - 8ulit kemerahan - #uhu tubuh 3(,9o, - 8ulit terasa hangat

#etelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3?2+ %am pasien menun%ukkan keefektifan pola nafas" 8riteria hasil : - #uara nafas bersih" - &rama nafas normal" - .rekuensi pernafasan dalam rentan normal" - #aturasi -2 dalam batas normal" #etelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2?2+ %am pasien menun%ukkan suhu tubuh normal" 8riteria hasil : - #uhu 3>,7o,3(,7o , - Pasien bebas dari demam"

1" Mengetahui %umlah respirasi pasien dalam batas normal" 2" Monitor pola 2" Pola nafas pasien nafas pasien" tidak mengalami dispnea" 3" Mengeluarkan 3" Membantu se$ret dengan mengeluarkan batuk efektif atau se$ret yang fisioterapi dada" menumpul" +" Memberikan +" &nformasi informasi kepada diberikan untuk keluarga pasien memperbaiki tekhnik relaksasi" pola nafas pasien" 7" 8olaborasi dalam 7" Membantu pemberian -2 memenuhi kebutuhan -2 pasien" 1" -bser0asi 55; 1" Menentukan 5iap empat %am inter0ensi" 2" Berikan 2" 8ompres dingin pen%elasan pada dapat keluarga tentang menurunkan suhu pemberian tubuh" kompres" 3" Berikan pakaian 3" Memudahkan tipis yang dapat ter%adinya menyerap pelepasan panas keringat" ke udara +" 3n%urkan klien +" Men$egah untuk banyak timbulnya minum" dehidrasi 7" 8olaborasi 7" 3ntipiretik untuk dengan tim medis menurunkan suhu untuk pemberian tubuh dan antipiretik dan antibiotik untuk antibiotik" infeksi"

1" Monitor respirasi dan status #a -2"

+9

Mual berhubungan dengan faktor psikologis" 6# : - &bu pasien mengatakan anaknya mual" 6- : - 8eengganan terhadap makanan - #ensasi muntah - 2,5 : ) 33,9K

#etelah dilakukan 1" Monitor status nutrisi dan tindakan hidrasi" keperawatan selama 2" Batasi minum 1 2?2+ %am mual %am sebelum dan pasien teratasi" sesudah makan" 8riteria hasil : 3" 3n%urkan untuk - Melaporkan makan sedikitbebas dari mual" sedikit tapi - 'utrisi adekuat" sering" - 2,5 dalam rentan normal"

1" Mengetahui status nutrisi dan hidrasi pasien" 2" Mengurangi rasa mual saat akan makan" 3" Memenuhi nutrisi pasien dan mengurangi rasa mual dengan makan sedikitsedikit" +" 5erapi &; dapat +" 8olaborasi dalam membantu pemberian terapi memenuhi nutrisi &;" dan hidrasi yang dialami pasien"

79

E. 7ATATAN PER&EMBAN1AN 'ama Pasien /uangan : 3n" 3 : *alilea 3< 11B

6iagnosa Medis : Bron$hitis '-" 1" 6&3*'-#3 8etidakefektif an bersihan %alan nafas berhubungan dengan #ekresi tra$heobron$hi al banyak dan kental" C385D 29<91<1+ 11"99 11"29 12"99 PA/8AMB3'*3' (#-3P&A! &: 1" Mengauskultasi bunyi nafas pasien : bunyi nafas rales" 2" Memonitor respirasi pasien 2+?<mnt" 3" Memberikan obat oral : - Profilas 1<+ mg I Proni$y 1< mg 1?1 - Mer$otin drop 2?2 tts +" Mengan%urkan pemberian minum air putih hangat untuk mengen$erkan se$ret" 7" Mengan%urkan pasien untuk istirahat" A: #: &bu pasien mengatakan anaknya masih sesak nafas" -: - Bunyi nafas rales - 5erdapat ron$hi - // : 2+?<menit - *elisah - 6ispnea &: 1" Memonitor respirasi dan status #a -2" 2" Memonitor pola nafas pasien" 3" Memberikan informasi kepada keluarga pasien tekhnik relaksasi" +" Memberikan -2 : 2liter<mnt nasal 53'63 53'*3'

13"99

13"39 13"79

2"

*angguan pertukaran gas berhubungan dengan ;entilasiperfusi"

29<91<1+ 11"19 11"29 12"29 12"39

71

kanul" A: #: -: - &rama nafas $epat - // 2+?<menit - 8edalaman nafas dangkal - #a -2 : ) 93,+K - 'afas $uping hidung - *elisah 2ipertermi 29<91<1+ & : berhubungan 11"17 1" Mengobser0asi 55; pasien : dengan - #uhu : 3(,(o, Penyakit" - /espirasi 2+?<mnt - 'adi :129?<mnt 12"99 2" Memberikan obat oral :Pamol 1 <7mg 12"+7 3" Berikan pakaian tipis yang dapat menyerap keringat" 13"+9 +" 3n%urkan klien untuk banyak minum" 13"79 A: # : &bu pasien mengatakan anak demam" -: - 8ulit kemerahan - #uhu tubuh 3(,(o, - 8ulit terasa hangat Mual 29<91<1+ &: berhubungan 11"29 1" Memonitor status nutrisi dan dengan faktor hidrasi" psikologis" 12"99 2" Mengan%urkan untuk makan sedikit-sedikit tapi sering" 13"+9 3" Mengobser0asi dalam pemberian terapi &;" 13"77 A: #: &bu pasien mengatakan anaknya masih sedikit mual" -: 72 13"+9

3"

+"

7"

8etidakefektif 21<91<1+ an bersihan %alan nafas berhubungan dengan #ekresi tra$heobron$hi al banyak dan kental" 9("19 9 "99 9 "39 12"99

13"99 13"+9

>"

*angguan 21<91<1+ pertukaran gas berhubungan dengan ;entilasiperfusi"

- 8eengganan terhadap makanan - #ensasi muntah - 2,5 : ) 33,9K #: &bu pasien mengatakan anaknya sudah berkurang sesak nafasnya" -: - Bunyi nafas rales - 5erdapat ron$hi - *elisah 3: Masalah teratasi sebagian" P: lan%utkan inter0ensi 1-7 &: 1" Mengauskultasi bunyi nafas pasien : bunyi nafas rales" 2" Memonitor respirasi pasien 22?<mnt" 3" Memberikan obat oral : Mer$otin drop 2?2 tts +" Mengan%urkan pemberian minum air putih hangat untuk mengen$erkan se$ret" 7" Mengan%urkan pasien untuk istirahat" A: #: &bu pasien mengatakan anaknya tidak mengalami sesak nafas" -: - Bunyi nafas rales - 5erdapat ron$hi - // : 22?<menit - *elisah #: -: - &rama nafas $epat - 8edalaman nafas dangkal - 'afas $uping hidung - *elisah 3: Masalah teratasi sebagian" P: )an%utkan inter0ensi 1-7 73

("

2ipertermi berhubungan dengan Penyakit"

&: 9 "99 1" Memonitor respirasi pasien 22?<mnt 19"99 2" Memonitor pola nafas pasien" 13"99 3" Memonitor respirasi pasien 22?<mnt" 13"+9 +" Memberikan informasi kepada keluarga pasien tekhnik relaksasi" 13"+7 A: #: -: - &rama nafas normal - // 22?<menit - 8edalaman nafas dangkal - *elisah 21<91<1+ # : &bu pasien mengatakan anaknya sudah tidak demam" -: - 8ulit tidak kemerahan" - #uhu tubuh tidak teraba hangat" 3: Masalah teratasi sebagian P: )an%utkan inter0ensi 1,+ dan 7 &: 9 "99 1" Mengobser0asi 55; pasien : - #uhu : 3(,7o, - /espirasi 22?<mnt - 'adi :122?<mnt 9 "19 2" Memberikan obat oral pagi: Pamol 1 <7mg 11"99 3" Mengan%urkan klien untuk banyak minum" 12"99 +" Memberikan obat oral siang: Pamol 1<7mg 13"99 7" Mengan%urkan klien untuk banyak minum" 13"79 A: #: &bu pasien mengatakan anaknya sudah tidak demam" 7+

"

-: - 8ulit tidak kemerahan" - #uhu tubuh tidak teraba hangat" - #uhu : 3(,7o, Mual 21<91<1+ #: &bu pasien mengatakan anaknya berhubungan sudah tidak mual namun makan dengan faktor masih sulit" psikologis" -: - 8eengganan terhadap makanan - #ensasi muntah masih sedikit 3: Masalah teratasi sebagian P: )an%utkan inter0ensi 1,2 dan + &: 9 "99 1" Memonitor status nutrisi dan hidrasi" 19"99 2" Mengan%urkan untuk makan sedikit-sedikit tapi sering" 13"19 3" Mengobser0asi dalam pemberian terapi &;" 13"79 A: #: &bu pasien mengatakan anaknya minum dan makan sedikit-sedikit" -: - 8eengganan terhadap makanan berkurang" - #ensani mual tidak ada - #ensasi muntah tidak ada

77