Anda di halaman 1dari 32

STATUS PASIEN BAGIAN ILMU KESEHATAN ANAK RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KARDINAH TEGAL Nama Mahasiswa NIM

: Mimi Suhaini : 0 0.0!, 0" I. IDENTITAS PASIEN Nama $mur &enis ke'amin Agama Suku A'amat : An. D : % tahun : (aki)'aki : Is'am : &awa : Dauhan #a'ang *# Dokter Pembimbing : dr.Herry Susanto, Sp.A #anda tangan :

Nama ayah $mur Peker-aan Pendidikan Penghasi'an

: #n. D : +, tahun : .iraswasta : SMA : .000.000 per bu'an

Nama ibu $mur Peker-aan Pendidikan

: Ny. A : tahun

: Ibu rumah tangga : SMA

Penghasi'an *uangan No. /M

:) : Me'ati : 0, 0"0 2ebuari ,0%+

Datang ke *S$ 1ardinah #ega' : II. DATA DASAR

ANAMNESIS (Alloanamnesis dan Autoanamnesis) Anamnesis di'akukan se3ara autoanamnesis dan a''oanamnesi dengan pasien dan orang tua pasien di'akukan pada tangga' + 2ebuari ,0%+ di ruang Me'ati puku' %+.00 .I4. Kelu an Utama ! Panas

Ri"a#at Pen#a$it Se$a%an& Pasien datang diantar o'eh kedua orang tua ke Po'ik'inik *S$D 1ardinah #ega' dengan ke'uhan panas. Panas ter-adi terus menerus se-ak 5 + hari SM*S. Panas dirasakan terutama pada ma'am hari. Pasien sudah dibawa ke dokter umum o'eh ke'uarganya dan diberi obat penurun panas ,demam turun bi'a minum obat, namun kemba'i naik 'agi beberapa -am sete'ahnya. Pasien menge'uh adanya pusing, mua', muntah ,6 isi makanan , sakit u'u hati, se'uruh tubuhnya pega' dan merasakan 'emas namun pasien menyangka' adanya batuk 7)8, pi'ek7)8, bintik)bintik merah yang timbu' di ku'it 7)8 , mimisan 7)8 gusi berdarah 7)8 , muntah hitam7)8 maupun 4A4 darah 7)8.Pasien 4A4 %69 hari dengan konsistensi 'unak dan 4A1 seperti biasa, 4A1 nyeri 7)8. Semen-ak sakit, pasien mengaku na:su makannya menurun. % hari SM*S, panas masih tetap ber'an-ut wa'aupun sudah berobat dan orang tua pasien kemudian membawa pasien untuk diperiksa di Po'ik'inik Anak *S$D 1ardinah. Di'akukan pemeriksaan 'aboratorium darah rutin dan pasien disarankan untuk dirawat inap. Pasien di a33 pu'ang pada hari ke + perawatan dengan perbaikan k'inis.

Ri"a#at Pen#a$it Da ulu Pasien be'um pernah dirawat di rumah sakit sebe'umnya #idak ada riwayat operasi #idak ada riwayat trauma #idak ada riwayat a'ergi makanan, obat, dingin dan debu #idak ada riwayat asma, bersin)bersin di pagi hari, dan penyakit -antung

Ri"a#at Pen#a$it Kelua%&a #idak ada anggota ke'uarga yang menderita yang sama

Ri"a#at Lin&$un&an Pe%uma an 1epemi'ikan 1eadaan *umah : Pasien tingga' bersama kedua orangtua dan seorang saudara perempuan di kawasan yang padat penduduknya. #empat tingga' pasien berukuran 500m,, beratap genteng, dinding tembok, 'antai menggunakan keramik, dengan , kamar tidur yang ber-ende'a, % ruang tamu. /ahaya matahari dapat masuk me'a'ui -ende'a. 1amar mandi ada % dan terdapat di da'am rumah. Penerangan dengan 'istrik. Air berasa' dari PAM. &arak septi3 tank kurang 'ebih %0 meter dari sumber air. Air 'imbah rumah tangga disa'urkan me'a'ui se'okan di depan rumah. Se'okan dibersihkan % ka'i da'am sebu'an dan a'iran air di da'amnya 'an3ar. 1esan : rumah dan sanitasi 'ingkungan baik : *umah sendiri

Ri"a#at Sosial E$onomi Ayah pasien beker-a sebagai wiraswasta dengan penghasi'an .000.000 per bu'an, sedangkan ibu tidak beker-a. Ayah pasien menanggung , orang anak, dan % orang istri. 4iaya pengobatan ditanggung sendiri . 1esan: riwayat sosia' ekonomi 3ukup. Ri"a#at Ke amilan dan Peme%i$saan P%enatal Ke amilan Perawatan Antenata' Penyakit 1ehami'an Kela i%an #empat ke'ahiran Peno'ong persa'inan /ara persa'inan Masa gestasi 1eadaan bayi 4erat badan 'ahir Pan-ang badan 'ahir (ingkar kepa'a (angsung menangis Ni'ai AP<A* 1e'ainan bawaan : 000 gram : Ibu 'upa : Ibu tidak tahu : ;a : Ibu tidak tahu : tidak ada : *umah Sakit : 4idan : Spontan : Ibu 'upa 7 namun 3ukup bu'an8 : *utin periksa ke bidan, imunisasi ##,6 : #idak ada

1esan : riwayat kehami'an dan ke'ahiran baik Ri"a#at Pemeli a%aan Postnatal Peme'iharaan postnata' di'akukan di Posyandu dan anak da'am keadaan sehat. Ri"a#at Pe%$em'an&an dan Pe%tum'u an Ana$ Pe%tum'u an! 4erat badan 'ahir 000 gram. Pan-ang badan 'ahir ibu 'upa. 4erat badan sekarang ,0 kg. #inggi badan % = 3m.

1esan : *u-uk pemeriksaan khusus, Data Antropometri dan Status <i>i Pe%$em'an&an! Pertumbuhan gigi pertama Psikomotor #engkurap dan berba'ik sendiri Duduk Merangkak 4erdiri 4er-a'an 4erbi3ara Memba3a : = bu'an : " bu'an : ! bu'an : " bu'an : %0 bu'an : %, bu'an : = tahun : ibu 'upa

#idak ada gangguan perkembangan da'am menta' dan emosi. Interaksi dengan orang sekitar baik. 1esan : 4aik 7 Perkembangan sesuai dengan usia8 Ri"a#at Ma$an dan Minum Ana$ Ibu mengaku memberikan ASI eksk'usi: se-ak 'ahir sampai usia = b'n $sia 0 bu'an diberikan ASI dan bubur susu $sia ! bu'an diberikan ASI dan bubur tim 6 sehari. 6 sehari.

$sia % tahun diberikan makanan 'unak dan pisang yang di'umatkan $sia , tahun sampai sekarang anak te'ah makan nasi, 'auk pauk, dan

sayur dan tiap makan abis. (enis Ma$anan Nasi #ahu 9 tempe Ikan )%e$uensi 6 )+ sendok makan )+6 seminggu 6 seminggu

Sayur #e'ur Ayam9 Daging

0 6 seminggu 6 seminggu %6 seminggu

1esan : 1ua'itas makanan 3ukup baik dan kuantitas makanan baik Na:su makan menurun se-ak sakit. Ri"a#at Imunisasi
*AKSIN B+G DPT, DT P-LI+AMPAK HEPATITIS B DASAR (umu%) 0 bu'an ) ) , bu'an + bu'an = bu'an , bu'an + bu'an = bu'an ) ) " bu'an 0 bu'an % bu'an = bu'an ULANGAN (umu%) ) ) ) ) ) ) ) ) ) = tahun ) ) 7ke'as % SD8 ) )

1esan : Imunisasi dasar 'engkap dan se'a'u mengikuti -adwa' imunisasi yang tertera pada 1MS

Ri"a#at Kelua%&a Be%en.ana Ibu pasien mengaku mengikuti program 14 yaitu 14 suntik tiap Silsila , I$ tisa% Ketu%unan bu'an.

1eterangan:

: 'aki)'aki

: Perempuan

: Pasien 1eterrangan : Pasien merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Anak kedua perempuan dan berumur ? tahun . III. PEMERIKSAAN )ISIK Di'akukan pada tangga' + 2ebuari ,0%+ puku' %+. 0 .I4, di *uang Me'ati Kesan Umum : 1esadaran 3ompos mentis, tampak sakit ringan, tanda perdarahan spontan 7)8, 'emas 7@8, tampak kurus 7@8 Tanda *ital Nadi (a-u Na:as #ekanan darah Suhu : %,0 69menit, regu'er, isi 3ukup : +! 69menit, regu'er : %%0900 : 0,
0

/ 7aksi'a8

Data Ant%o/omet%i 4erat badan sekarang : ,0 kg #inggi 4adan: % = 3m

Status Inte%nus 1epa'a *ambut : Meso3epha', (ingkar 1epa'a A ?, 3m. : Hitam, 'ebat, tampak terdistribusi merata, tidak mudah di3abut

Mata

: /on-un3tiBa anemis 7@9@8, sk'era ikterik 7)9)8, oedem pa'pebra 7)9)8, mata 3ekung 7)9)8

Hidung #e'inga Mu'ut #enggorok

: 4entuk norma', simetris, sekret 7)9)8 : 4entuk dan ukuran norma', dis3harge 7)9)8 : 4ibir kering 7)8, bibir sianosis 7)8, stomatitis 7)8 : 2aring hiperemis 7)8 : #onsi' #%)#% hiperemis 7)8, detritus 7)8, granu'asi 7)8

(eher A6i''a #hora6 Pu'mo:

: Simetris, pembesaran 1<4 7)8 : Pembesaran 1<4 7)8 : Dinding thora6 normothora6 dan simetris

o Inspeksi

: Pergerakan dinding thora6 kiri)kanan simetris, retraksi 7)8

o Pa'pasi o Perkusi o Ausku'tasi

: Stem :remitus tidak di'akukan : Sonor pada kedua 'apang paru : Suara na:as Besiku'er menurun pada

'apang paru kanan, rhonki 7)9)8, whee>ing 7)9)8 /or : o Inspeksi o Pa'pasi : I3tus 3ordis tidak tampak : I3tus 3ordis teraba di I/S IC mid3'aBi3u'a sinistra o Perkusi : Su'it dini'ai

o Ausku'tasi

: 4unyi -antung I dan II regu'er, murmur 7)8, ga''op 7)8

Abdomen

: : datar dan simetris. : 4ising usus 7@8 norma'. : Supe', hepar D 'ien tidak teraba membesar, turgor kemba'i E , F. Nyeri tekan 7)8

Inspeksi Ausku'tasi Pa'pasi

Perkusi

: timpani di ke + kuadran abdomen, tes undu'asi 7)8, shi:ting du''ness 7)8, asites 7)8

<enita'ia Anorekta' Gkstremitas

: tidak di'akukan : tidak di'akukan : Su/e%io% @9@ )9) E,H )9) @9@ @9@ 2,2 2,2 1,1 1,1 1,1 1,1 In0e%io% @9@ )9) E,H 1,1

) ) ) )

A$%al Han&at A$%al Sianosis +RT -edem Re0le$s 0isiolo&is ) Re0le$s 'i.e/s ) Re0le$s t%i.e/s ) Re0le$s /atella ) Re0le$s A. illes Re0le$s Patolo&is Re0le$s Ba'ins$i Re0le$s + ado.$ Re0le$s -//en eim Klonus A. illes

I*. PEMERIKSAAN PENUN(ANG 3. Peme%i$saan Rum/le Leed (2) 4. La'o%ato%ium tan&&al 51414637 (Ha%i 3 /e%a"atan)

(enis (eukosit Gritrosit Hemog'obin Hematokrit M/C M/H M/H/ #rombosit 77 595 ?,= %?,= 7493 !+,0 ,0.! ,%

Hasil

Nilai %u8u$an +.? I %+.? +.0 I ?., %%.? I %?.? ? I +? 0= I "= ,0 I % .0 I 0.0 %?0)+00

La'o%ato%ium tan&&al 71414637 /u$ul 46.4: (Ha%i 3 /e%a"atan) (enis (eukosit Gritrosit Hemog'obin Hematokrit M/C M/H M/H/ #rombosit Di00 +ount Netro:i' (im:osit Monosit Gosino:i' 4aso:i' La8u Enda/ Da%a (GD % -am ? 0 I ,0 +0,0 ?,,0 =," 6 0,+ ?0 I 00 ,? I +0 ,I! ,I+ 0I% 49: +,0 % ,? 5:9; ! ,% ,!," +,! 7: Hasil Nilai %u8u$an +.? I %+.? +.0 I ?., %%.? I %?.? ? I +? 0= I "= ,0 I % .0 I 0.0 %?0)+00

10

(GD , -am

0I ?

La'o%ato%ium tan&&al <1414637 (am 46.56 ( Ha%i 5 /e%a"atan) (enis (eukosit Gritrosit Hemog'obin Hematokrit M/C M/H M/H/ #rombo =,+ +,+ %,,0 5; !+,? ," +, 45 Hasil Nilai %u8u$an +.? I %+.? +.0 I ?., %%.? I %?.? ? I +? 0= I "= ,0 I % .0 I 0.0 %?0)+00

PEMERIKSAAN KHUSUS Data ant%o/omet%i! Anak 'aki)'aki usia 4erat badan #inggi badan : % tahun : ,0 kg : % = 3m

Peme%i$saan Status Gi=i Pertumbuhan :isik anak 'aki)'aki menurut persenti' /D/ ,000 : 449$A,09+? 6%00J A ?0,+ J 7berat badan rendah8 #49$ A % =9%?0 6 %00J A !?,"J 7#inggi norma'8 449#4 A %+,=9 %!,+ 6 %00J A 0", J 7<i>i 1urang 8 1esan : 4erat badan rendah, tinggi badan norma' dan status gi>i kurang

11

Da0ta% masala %. Demam ,. Status gi>i kurang

I*. DIAGN-SA BANDING -'se%>asi 0e'%is ) ) ) D4D 7Demam 4erdarah Dengue8 Demam /hikukunya In:eksi Sa'uran 1emih

*I. DIAGN-SA KER(A %. Demam berdarah dengue grade I ,. <i>i kurang

*II. PENATALAKSANAAN 3. Medi$amentosa ) ) IC2D *( %? tpm In-eksi :

In-eksi Cit 3 ,6%00 mg I.C Sanmo' 6 K tab


12

Imunos , 6 % 3th

,. Non medi$amentosa ) ) ) ) #irah baring Pengawasan 1$ dan tanda Bita' LbserBasi tanda)tanda syok Men-e'askan kepada ke'uarga tentang penyakit pasien dan komp'ikasinya, pengobatan, dan prosedur yang akan di'akukan 5. Diet ) ) 1ebutuhan ka'ori : ?? 6 ,0 A %?+0 ka'9hari 1ebutuhan protein : %6,0 A ,0 g9hari ) Pembagian makanan per hari ) nasi piring

) ayam , potong ) tahu tempe ) sayur potong

mangkuk ke3i'

) buah)buahan ) susu *III. PR-GN-SA Muo ad Bitam Muo ad sanam Muo ad :ungsionam : Dubia ad bonam : Dubia ad bonam : Dubia ad bonam

I?. USULAN PEMERIKSAAN Pemeriksaan darah rutin u'ang

13

Pemeriksaan Sero'ogis Anti IgM dan anti Ig< Pemeriksaan #iter HI Pemeriksaan urin rutin Pemeriksaan wida'

?. PER(ALANAN PEN@AKIT

5 )e'ua%i 46379 Ruan& Melati (Ha%i 3)

14

: Demam 7@8 turun naik 5 +hari SM*S , mua' 7@8, muntah 7@8 ,6 isi makanan pusing7)8, nyeri u'u hati 7@8, mimisan 7)8, gusi berdarah 7)8, batuk 7)8, pi'ek 7)8

: 1$ : /M, tampak 'emas, tanda perdarahan spontan 7)8 H* : %0!69menit, S : !,, 0 / 7a6i''a8, ** : 069menit Mata : /a)9), SI)9) Hidung : na:as 3uping hidung 7)9)8 #horak : /or : S% S, regu'er, murmur 7)8, ga''op 7)8

Pu'mo: retraksi dada 7)8, otot bantu perna:asan 7)8 SN Besiku'er @9@, *onkhi @9@, .h )9) Abdomen : datar, bising usus 7@8 , kembung 7)8, timpani. N# 7@8, hepatomega'i 7)8 Gkstremitas superior : akra' dingin )9), eodem )9), Gksteremitas in:erior : akra' dingin )9), eodem )9), /*2 E,detik Peme%i$saan Rum/le Leed (2) A P ! 2ebris + hari, DD D4D gr I ! in:us *( %? tpm, in- Cit / , 6 %00, Sanmo' ) Pemeriksaan darah rutin seria' ) Pengawasan 1$ dan monitor tanda)tanda Bita' 6 K tab

7 )e'ua%i 4637 Ruan&an Melati (Ha%i 4) S L : Demam 7)8, mimisan 7)8, batuk 7)8,sesak 7)8, menggigi' 7)8 : 1$ : /M, tampak 'emas, tanda perdarahan spontan 7)8 H* : !069menit, S : 0,+ /, ** : ,069menit Mata : /a)9), SI)9) Hidung : na:as 3uping hidung 7)9)8 #horak : /or : S% S, regu'er, murmur 7)8, ga''op 7)8
15

Pu'mo

: retraksi dada 7)8, otot bantu perna:asan 7)8, SN Besiku'er @9@, *onkhi @9@, .h )9)

Abdomen : datar, bising usus 7@8 , supe', timpani. N# 7@8, hepatomega'i 7)8 Gkstremitas superior : akra' hangat @9@, eodem )9), /*2 E,detik A P : DH2 grade I : in:us *( %? tpm, in- Cit / , 6 %00, Sanmo' ) Pemeriksaan darah rutin seria' ) Pengawasan 1$ dan monitor tanda)tanda Bita' 6 K tab 7ka'au panas8

< )e'ua%i 4637 Ruan&an Melati (Ha%i 5)

S L

! 'emas 7)8, nyeri perut 7)8, mimisan 7)8, na:su makan membaik, batuk 7)8, sesak 7)8 : 1$ : baik, tampak sakit ringan, tanda perdarahan spontan 7)8 H* : !069menit, S : 0,0 0/, ** : 069menit Mata : /a )9), SI)9) Hidung : na:as 3uping hidung 7)9)8 #horak : /or : S% S, regu'er, murmur 7)8, ga''op 7)8

Pu'mo : retraksi dada 7)8, otot bantu perna:asan 7)8, SN Besiku'er @9@, *onkhi @9), .h )9) Abdomen : datar, bising usus 7@8 , supe', timpani. hepatomega'i 7)8 Gkstremitas superior : akra' dingin )9), eodem )9), Gkstremitas in:erior : akra' dingin )9), eodem )9) /*2 E,detik A : DH2 grade I perbaikan

16

: in:us *( %? tpm, in- Cit / , 6 %00, Sanmo' ) Pemeriksaan darah rutin seria'

6 K tab 7ka'au panas8

) Pengawasan 1$ dan monitor tanda)tanda Bita' ) Perbaikan besok A33 pu'ang A )e'ua%i 4637 Ruan&an Melati (Ha%i 7)

: Demam 7)8, mua' 7)8, muntah 7)8, mimisan 7)8, gusi berdarah 7)8,na:su makan membaik , batuk 7)8, sesak 7)8

: KU : baik, tampak sakit ringan , tanda perdarahan spontan 7)8 H* : %0069menit, S : =,!0 /, ** : +!69menit, Mata : /a)9), SI)9) Hidung : na:as 3uping hidung 7)9)8 #horak : /or Pu'mo : S% S, regu'er, murmur 7)8, ga''op 7)8 : retraksi dada 7)8, otot bantu perna:asan 7)8, SN Besiku'er kanan menurun, *onkhi @9), .h )9) Abdomen : datar, bising usus 7@8 , supe', timpani. N# 7)8, hepatomega'i 7)8 Gkstremitas superior : akra' hangat @9@, eodem )9), Gkstremitas In:erior : akra' hangat @9@, eodem )9), /*2 E,detik A P : DH2 grade I perbaikan : in:us *( %? tpm, in- Cit / , 6 %00, Sanmo' ) Pemeriksaan darah rutin seria' ) Pengawasan 1$ dan monitor tanda)tanda Bita' ) Perbaikan A// pu'ang 6 K tab

17

Analisa Kasus Pada kasus ini diagnosisnya ada'ah DH2 grade I berdasarkan anamnesis, pemeriksaan :isik dan pemeriksaan penun-ang. Anamnesis Pada kasus ini, diagnosis DH2 grade I berdasarkan anamnesisnya yaitu, Panas ter-adi terus menerus se-ak 5 + hari SM*S. Panas dirasakan tinggi terutama pada ma'am hari. Pasien sudah dibawa ke dokter umum o'eh ke'uarganya dan diberi obat penurun panas ,demam turun bi'a minum obat, namun kemba'i naik 'agi beberapa -am sete'ahnya. Pasien menge'uh adanya pusing, mua', muntah ,6 isi makanan , sakit u'u hati, se'uruh tubuhnya pega' dan merasakan 'emas namun pasien menyangka' adanya batuk 7)8, pi'ek7)8, bintik)bintik merah yang timbu' di ku'it 7)8 , mimisan 7)8 gusi berdarah 7)8 , muntah hitam7)8 maupun 4A4 darah 7)8.Pasien 4A4 %69 hari dengan konsistensi 'unak dan 4A1 seperti biasa, 4A1 nyeri 7)8. Semen-ak sakit, pasien mengaku na:su makannya menurun. % hari SM*S, panas masih tetap ber'an-ut wa'aupun sudah berobat dan orang tua pasien kemudian membawa pasien untuk diperiksa di Po'ik'inik Anak *S$D 1ardinah. Di'akukan pemeriksaan 'aboratorium darah rutin dan pasien disarankan untuk dirawat inap Dari data di atas dapat ditemukan panas 5 +hari terus)menerus yang dirasakan tinggi terutama ma'am hari dan tidak membaik wa'aupun sudah diobati. Panas yang 'ebih dari , hari yang timbu' mendadak dan tanpa sebab yang -e'as sehingga dapat didiagnosa dengan in:eksi yang disebabkan Birus dan ge-a'a yang ada pada anak ini merupakan antara ge-a'a dari D4D sehingga bisa didiagnosis dengan D4D. Peme%i$saan 0isi$

18

Dari keadaan umum pasien sadar, tampak tampak sakit ringan, 'emas 7@8, perdarahan spontan 7)8. #anda Bita' da'am batas norma'. Status genera'is da'am batas norma' dan tidak didapatkan ronkhi, whee>ing, retraksi pernapasan, dan pembesaran ke'en-ar getah bening di 'eher, a6i''a, serta inguina'..Dari pemeriksaan status gi>i menurut persenti' /D/ ,000, didapatkan hasi' sebagai berikut. Pertumbuhan :isik anak 'aki)'aki menurut persenti' /D/ ,000 : 449$A,09+? 6%00J A ?0,+ J 7berat badan rendah8 #49$ A % =9%?0 6 %00J A !?,"J 7#inggi norma'8 449#4 A %+,=9 %!,+ 6 %00J A 0", J 7<i>i 1urang 8 1esan : 4erat badan rendah, tinggi badan norma' dan status gi>i kurang Peme%i$saan /enun8an& Pada pemeriksaan *ump'e (eed pasien ini 7@8 yang menendakan peningkatan dari permeabi'itas kapi'er yang mendukung kearah diagnosis D4D .Pada pemeriksaan penun-ang berupa 'aboratorium darah seria' didapatkan gambaran kebo3oran p'asma yang ditandai dengan peningkatan kadar hematokrit N,0J, dan trombositopenia 7E%00.0009O'8. Dari data ini dapat ditegakkan diagnosis DH2 gr I dengan kriteria pada anak ini yaitu panas tanpa sebab yang -e'as ,)0 hari disertai tes *( 7@8.

19

TIN(AUAN PUSTAKA DEMAM BERDARAH DENGUE Penyakit demam berdarah dengue 7D4D8 ada'ah penyakit menu'ar yang disebabkan o'eh Birus genus 2'aBiBirus :ami'i 2'aBiBiridae, mempunyai + -enis serotipe yaitu den)%, den) ,, den) dan den)+ me'a'ui perantara gigitan nyamuk Aedes aegypti. 1eempat serotipe dengue terdapat di Indonesia, den) merupakan serotipe dominan dan banyak berhubungan dengan kasus berat. Penyakit ini dapat menyerang semua orang dan dapat mengakibatkan kematian terutama pada anak)anak. Sampai sekarang penyakit D4D ini masih menimbu'kan masa'ah kesehatan di Indonesia, karena -um'ah penderitanya semakin meningkat dan wi'ayah yang ter-angkit semakin 'uas. &um'ah kasus biasanya meningkat bersamaaan dengan peningkatan 3urah hu-an o'eh karena itu pun3ak -um'ah kasus berbeda di tiap daerah. Pada umumnya di Indonesia meningkat pada musim hu-an se-ak bu'an Desember sampai dengan Apri')Mei tiap tahun. D4D dapat berkembang men-adi demam berdarah dengue yang disertai syok 7dengue shock syndrome A DSS 8 yang merupakan keadaan darurat medik, dengan angka kematian 3ukup tinggi. Penata'aksanaan DD ada'ah dengan memberikan terapi simptomatis dan suporti:, dan memonitor dengan ketat terhadap timbu'nya D4D9DSS. #imbu'nya D4D9DSS harus dikena' dengan 3epat dengan me'akukan pemeriksaan hematokrit dan trombosit se3ara teratur. Apabi'a ter-adi D4D9DSS, penata'aksanaannya diutamakan untuk mengganti kehi'angan 3airan dan e'ektro'it karena ter-adi F'eakageH p'asma. D4D ada'ah suatu penyakit in:eksi yang disebabkan o'eh Birus dengue dengan mani:estasi k'inis demam akut disertai ge-a'a perdarahan dan bi'a timbu' ren-atan, angka kematiannya 3ukup tinggi. Hasi' pemeriksaan 'aboratorium menun-ukkan trombositopeni 7trombosit E %00.0008 dan hematokrit 3enderung meningkat 'ebih dari ,0J dari harga norma'nya.

20

Mani0estasi Klini$ Mani:estasi k'inis in:eksi Birus dengue dapat bersi:at asimptomatis atau dapat berupa demam yang tidak -e'as, demam dengue, demam berdarah dengue dengan kebo3oran p'asma yang mengakibatkan syok atau sindroma syok dengue 7SSD8.
Mani0estasi in0e$si >i%us den&ue

Sim/tomatis

Asim/tomatis

Demam tidak -e'as Demam Dengue Dengan perdarahan #anpa perdarahan

Demam 4erdarah Dengue

Dengan Syok 7ren-atan8 #anpa Syok

Pato0isiolo&i Sete'ah Birus dengue masuk ke da'am tubuh, pasien akan menga'ami ke'uhan dan ge-a'a karena Biremia, seperti demam, sakit kepa'a, mua', nyeri otot, pega' se'uruh badan, hiperemi di tenggorokan, timbu'nya ruam dan ke'ainan yang mungkin mun3u' pada system retiku'oendote'ia' seperti pembesaran ke'en-ar)ke'en-ar getah bening, hati dan 'impa. *uam pada DH2 disebabkan karena kongesti pembu'uh darah dibawah ku'it. 2enomena pato:isio'ogi utama yang menentukan berat penyakit dan membedakan DD dan D4D ia'ah meningginya permeabi'itas dinding kapi'er karena pe'epasan >at ana:i'aktosin, histamin dan serotonin serta aktiBasi system ka'ikrein yang berakibat ekstraBasasi 3airan intraBasku'er. Ha' ini berakibat berkurangnya Bo'ume p'asma, ter-adinya hipotensi, hemokonsentrasi, hipoproteinemia, e:usi dan ren-atan. Adanya kebo3oran p'asma ke daerah ekstraBasku'er dibuktikan dengan ditemukannya 3airan da'am rongga serosa, yaitu da'am rongga peritoneum, p'eura dan perikard. *en-atan
21

hipoBo'emik yang ter-adi sebagai akibat kehi'angan p'asma, bi'a tidak segera teratasi akan ter-adi ano6ia -aringan, asidosis metabo'ik dan kematian. Sebab 'ain kematian pada D4D ada'ah perdarahan hebat. Perdarahan umumnya dihubungkan dengan trombositopenia, gangguan :ungsi trombosit dan ke'ainan :ungsi trombosit. 2ungsi agregasi trombosit menurun mungkin disebabkan proses imuno'ogis terbukti dengan terdapatnya komp'eks imun da'am peredaran darah. 1e'ainan sistem koagu'asi disebabkan diantaranya o'eh kerusakan hati yang :ungsinya memang tebukti terganggu o'eh akti:asi sistem koagu'asi. Masa'ah ter-adi tidaknya DI/ pada DH29 DSS, terutama pada pasien dengan perdarahan hebat.

22

Dia&nosis Demam Den&ue (DD) merupakan penyakit demam akut se'ama ,)0 hari, ditandai dengan dua atau 'ebih mani:estasi k'inis sebagai berikut: o Nyeri kepa'a. o Nyeri retro)orbita'. o Mia'gia 9 Atra'gia. o *uam ku'it. o Mani:estasi perdarahan 7petekie atau u-i bendung positi:8. o (eukopenia, dan pemeriksaan sero'ogi dengue positi:. Demam Be%da%a Den&ue (DBD). Diagnosis D4D ditegakkan berdasarkan kriteria k'inis dan 'aboratorium 7.HL tahun %""08. 1riteria 1'inis: o Demam tinggi mendadak, tanpa sebab yang -e'as, ber'angsung terus)menerus se'ama ,)0 hari, biasanya bi:asik. o #erdapat mani:estasi perdarahan, termasuk Pu-i bendung positi:, petekie, ekimosis, epistaksis, perdarahan gusi, hematemesis, dan 9 me'ena. o Hepatomega'i atau tanpa hepatomega'i o Dengan syok atau tanpa syok * Uji bendung dilakukan dengan membendung lengan atas menggunakan manset pada tekanan sistolik ditambah diastolik dibagi dua selama 5 menit. Hasil uji positif bila ditemukan 10 atau lebih petekie per 2.5 cm2 (1 inci . 1riteria (aboratorium: o #rombositopenia 7-um'ah trombosit E %00.0009m'8. o Hemokonsentrasi, di'ihat dari peningkatan hematokrit N,0J menurut standar umur dan -enis ke'amin. Dua kriteria k'inis pertama @ trombositopenia dan hemokonsentrasi, serta dikon:irmasi se3ara u-i sero'ogik hemag'utinasi.

23

Sind%oma S#o$ Den&ue (SSD). Se'uruh kriteria di atas untuk D4D disertai kegaga'an sirku'asi dengan mani:estasi nadi yang 3epat dan 'emah, tekanan nadi turun 7Q ,0mmHg8, hipotensi dibandingkan standar sesuai umur, ku'it dingin dan 'embab serta ge'isah. 1'asi:ikasi Dera-at Penyakit In:eksi Cirus Dengue DD,DBD De%a8atB Ge8ala DD Demam disertai , atau 'ebih tanda: sakit kepa'a, Nyeri retro)orbita', Mia'gia, Atra'gia. D4D I <e-a'a di atas ditambah La'o%ato%ium (eukopenia #rombositopenia, tidak ditemukan bukti kebo3oran p'asma. #rombositopenia

24

u-i bendung positi:. D4D II <e-a'a di atas ditambah perdarahan spontan.

<e-a'a di atas ditambah kegaga'an sirku'asi 7ku'it dingin dan 'embab serta ge'isah8. D4D IC Syok berat disertai #rombositopenia dengan tekanan darah 7E%00.0009O'8, bukti ada dan nadi tidak terukur. kebo3oran p'aasma. PD4D dera-at III dan IC -uga disebut sindroma syok dengue 7SSD8 D4D III Tatala$sana

7E%00.0009O'8, bukti ada kebo3oran p'aasma. #rombositopenia 7E%00.0009O'8, bukti ada kebo3oran p'aasma. #rombositopenia 7E%00.0009O'8, bukti ada kebo3oran p'aasma.

#idak ada terapi yang spesi:ik untuk DD dan D4D, prinsip utama ada'ah terapi suporti:. Dengan terapi suporti: yang adekuat, angka kematian dapat diturunkan hingga kurang dari %J. Peme'iharaan Bo'ume 3airan sirku'asi merupakan tindakan yang pa'ing penting da'am penanganan kasus D4D. Asupan 3airan pasien harus tetap di-aga, terutama 3airan ora'. &ika asupan 3airan ora' pasien tidak mampu dipertahankan, maka dibutuhkan sup'emen 3airan me'a'ui intraBena untuk men3egah dehidrasi dan hemokonsentrasi. #ata'aksana D4D dibagi atas %. Parasetamo' %0 :ase berdasarkan per-a'anan penyakitnya: setiap +)= -am 7aspirin dan ibupro:en 1. 2ase Demam terapi simptomatik dan suporti:. mg9kg449dosis dikontraindikasikan8. 1ompres hangat diberikan apabi'a pasien masih tetap panas. ,. #erapi suporti: yang dapat diberikan antara 'ain 'arutan ora'it, -us buah atau susu dan 'ain)'ain. . Apabi'a pasien memper'ihatkan tanda)tanda dehidrasi dan muntah hebat, berikan 3airan sesuai kebutuhan dan apabi'a per'u berikan 3airan intraBena.

25

Sete'ah bebas demam se'ama ,+ -am tanpa antipiretik, pasien D4D akan memasuki :ase kritis. Sebagian pasien sembuh sete'ah pemberian 3airan intraBena, sedangkan kasus berat akan -atuh ke da'am :ase syok. ,. 2ase 1ritis 7ber'angsung ,+)+! -am8, sekitar hari ke) sampai dengan hari ke)? per-a'anan penyakit. $mumnya pada :ase ini pasien tidak dapat makan dan minum o'eh karena anoreksia atau dan muntah. A. #ata'aksana umum *awat di bangsa' khusus atau sudut tersendiri sehingga pasien mudah diawasi. /atat tanda Bita', asupan dan ke'uaran 3airan da'am 'embar khusus. 4erikan oksigen pada kasus dengan syok. Hentikan perdarahan dengan tindakan yang tepat. 4. 1ewaspadaan per'u ditingkatkan pada pasien dengan risiko tinggi, seperti: 4ayi. D4D dera-at III dan IC. Lbesitas. Perdarahan masi:. Penurunan kesadaran. Mempunyai penyu'it 'ain, seperti #ha'asemia d''.

/. #ata'aksana 3airan Indikasi pemberian 3airan intraBena:

26

#rombositopenia, peningkatan Ht %0),0J, pasien tidak dapat makan dan minum me'a'ui ora'. Syok. 1rista'oid 7-enis 3airan pi'ihan diantaranya: ringer 'aktat dan ringer asetat terutama pada :ase syok8 1o'oid 7diindikasikan pada keadaan syok beru'ang atau syok berkepan-angan8 Se'ama :ase kritis pasien harus menerima se-um'ah 3airan rumatan ditambah de:isit ?)!J atau setara dehidrasi sedang. Pasien dengan berat badan 7448 'ebih dari +0kg, tota' 3airan intraBena setara dengan , ka'i rumatan. Pada pasien obesitas,perhitungkan3airan intraBena berdasar atas 44 idea'. Pada kasus non syok 44 E %? kg =)0 m'9kg449-am 44 %?)+0 kg ? m'9kg449-am 44 N +0 kg )+ m'9kg449-am

&enis 3airan pi'ihan:

&um'ah /airan:

#etesan:

Pada kasus D4D dera-at III mu'ai dengan tetesan %0 m'9kg449-am. Pada kasus D4D dera-at IC, untuk resusitasi diberikan 3airan *( %0 m'9kg44 dengan tetesan 'epas se3epat mungkin 7%0)%? menit8 ka'au per'u dengan tekanan positi:, sampai tekanan darah dan nadi dapat diukur, kemudian turunkan sampai %0 m'9kg449-am.

D. Pemantauan Pemantauan terhadap syok di'akukan dengan ketat se'ama %), -am sete'ah resusitasi. Apabi'a pemberian 3airan tidak dapat dikurangi men-adi %0 m'9kg9-am, o'eh karena tanda Bita' tidak stabi' 7tekanan nadi sempit, nadi teraba 3epat dan 'emah8, syok be'um teratasi, maka segera diberikan 3airan ko'oida' %0 m'9 kg449-am. Pada kasus)kasus dengan syok persisten, yang tidak bisa diatasi dengan pemberian 3airan krista'oid maupun ko'oida', maka per'u di3urigai adanya perdarahan interna'. $ntuk keadaan ini diberikan trans:usi darah segar. Pada kasus)kasus D4D dera-at IC 7DSS8 yang pada waktu masuk rumah sakit ni'ai awa' hematokritnya rendah, dipikirkan kemungkinan perdarahan interna', sehingga pemantauan ni'ai Ht harus 'ebih sering.

27

Apabi'a Ht tetap rendah, berikan trans:usi darah segar, koreksi gangguan metabo'it dan e'ektro'it, seperti hipog'ikemia, hiponatremia, hipoka'semia dan asidosis. Apabi'a ter-adi asidosis, 3airan in:us sebaiknya diberikan *inger A3etate. Gnam sampai %, -am pertama sete'ah syok, tekanan darah dan nadi merupakan parameter penting untuk pemberian 3airan se'an-utnya. Akan tetapi kemudian, semua parameter seka'igus harus diperhatikan sebe'um mengatur -um'ah 3airan yang akan diberikan. Parameter pemberian 3airan yang harus diperhatikan ada'ah : ) 1ondisi k'inis : penampi'an umum, pengisian kapi'er, na:su makan dan kemampuan minum pasien. ) #anda Bita' : #ekanan darah, suhu tubuh, :rekuensi na:as. ) Hematokrit. ) -um'ah urine Indikasi trans:usi darah ada'ah : ) Perdarahan sa'uran 3erna berat 7me'ena8. ) 1ehi'angan darah bermakna, yaitu N %0J Bo'ume darah tota'. 7#ota' Bo'ume darah A !0 m'9kg8. 4erikan darah sesuai kebutuhan. Apabi'a pa3ked red 3e'' 7P*/8 tidak tersedia, dapat diberikan sediaan darah segar. ) Pasien dengan perdarahan tersembunyi. Penurunan Ht dan tanda Bita' yang tidak stabi' meski te'ah diberi 3airan pengganti dengan Bo'ume yang 3ukup banyak, berikan sediaan darah segar %0 m'9kg9ka'i atau P*/ ? m'9kg449ka'i Indikasi trans:usi trombosit ada'ah : Hanya diberikan pada perdarahan masi:. Dosis: 0., O9kg449dosis . 2ase penyembuhan Sete'ah masa kritis ter'ampaui maka pasien akan masuk da'am :ase maintenan3e9penyembuhan, pada saat ini akan ada an3aman timbu' keadaan FoBer'oadH 3airan. Sehingga pemberian 3airan intraBena harus diberikan da'am -um'ah minima' hanya untuk memenuhi kebutuhan sirku'asi intra Basku'er, sebab apabi'a -um'ah 3airan yang diberikan ber'ebihan, akan menimbu'kan kebo3oran ke da'am rongga p'eura, abdomina', dan paru yang akan menyebabkan distres perna:asan yang berakibat :ata'. Se3ara umum, sebagian besar pasien D4D akan sembuh tanpa komp'ikasi da'am waktu ,+)+! -am sete'ah syok. Indikasi pasien masuk ke da'am :ase penyembuhan ada'ah : ) 1eadaan umum membaik. ) Meningkatnya na:su makan ) #anda Bita' stabi' ) Ht stabi' dan menurun sampai ?)+0J.

28

) Diuresis 3ukup

+. Indikasi Pu'ang ) ,+ -am tidak pernah demam tanpa antipiretik ) se3ara k'inis tampak perbaikan ) Na:su makan baik ) Ni'ai Ht stabi' ) #iga hari sesudah syok teratasi ) #idak ada sesak na:as atau takipnea ) #rombosit R ?0.0009O'. Peme%i$saan Penun8an& %. Pemeriksaan (aboratorium Pemeriksaan darah yang rutin di'akukan untuk menapis pasien tersangka demam dengue ada'ah me'a'ui pemeriksaan kadar hemog'obin, kadar hematokrit, -um'ah trombosit dan hapusan darah tepi untuk me'ihat adanya 'im:ositosis re'ati: disertai gambaran 'im:osit p'asma biru. Parameter 'aboratori yang dapat diperiksa: ) (eukosit: dapat norma' atau menurun. Mu'ai hari ke) dapat ditemui 'im:ositosis re'ati: 7N +?J dari tota' 'eukosit8 disertai adanya 'im:osit p'asma biru 7(P48 N %?J dari -um'ah tota' 'eukosit yang pada :ase syok akan meningkat. ) ) ) ) #rombosit: umumnya terdapat trombositopenia pada hari ke sumsum tu'ang. Hematokrit: kebo3oran p'asma dibuktikan dengan ditemukannya peningkatan hematokrit R ,0J dari hematokrit awa'. Sering ditemukan mu'ai hari ke) . Hemostasis: di'akukan pemeriksaan P#, AP##, 2ibrinogen, D)Dimer, atau 2DP pada keadaan yang di3urigai ter-adi perdarahan atau ke'ainan pembekuan darah. Imunosero'ogi S Pemeriksaan anti)dengue Ig<, IgM I&M @ @ ) ) I&G ) @ @ ) Inte%/%etasi In:eksi primer In:eksi sekunder *iwayat terpapar9 dugaan in:eksi sekunder 4ukan in:eksi 2'aBiBirus, u'ang )? hari bi'a 3uriga. )! akibat depresi

29

S $-i HI: R %: ,?=0 In:eksi sekunder 2'aBiBirus ) ) ) ) ) ) Protein9A'bumin: dapat ter-adi hipoproteinemia akibat kebo3oran p'asma. S<L#9S<P# dapat meningkat. $reum, 1reatinin: dapat meningkat pada keadaan gaga' gin-a' akut. <as darah: terdapat gangguan pada konsentrasi gas darah sesuai dengan keadaan pasien. G'ektro'it: sebagai parameter pemberian 3airan. <o'ongan darah dan cross match: di'akukan sebe'um tindakan tran:usi darah untuk keamanan pasien. ,. Pemeriksaan *adio'ogis ) Pemeriksaan :oto roentgen dada, bisa didapatkan e:usi p'eura terutama pada hemitoraks kanan tetapi apabi'a ter-adi perembesan p'asma hebat, e:usi dapat di-umpai pada kedua hemitoraks. Pemeriksaan :oto dada sebaiknya da'am posisi 'atera' dekubitus kanan. Pemeriksaan :oto dada di'akukan atas indikasi da'am keadaan k'inis ragu)ragu dan pemantauan k'inis, sebagai pedoman pemberian 3airan. ) $S<: untuk mendeteksi adanya asites dan -uga e:usi p'eura.

Kom/li$asi o Gnse:a'opati dengue, dapat ter-adi pada D4D dengan syok ataupun tanpa syok. o 1e'ainan gin-a', akibat syok berkepan-angan dapat ter-adi gaga' gin-a' akut. o Gdema paru, seringka'i ter-adi akibat o!erloading 3airan. Lan&$a P%omoti0 , P%e>enti0 Pen3egahan 9pemberantasan D4D dengan membasmi nyamuk dan sarangnya dengan me'akukan tindakan M, yaitu: Menguras tempat)tempat penampungan air se3ara teratur seminggu seka'i atau menaburkan bubuk 'arBasida 7abate8. Menutup rapat)rapat tempat penampungan air. Mengubur9menyingkirkan barang bekas yang dapat menampung air.

30

31

DA2#A* P$S#A1A %. In:eksi Cirus Dengue. Da'am : Soedarmo SSP, <arna H, Hadinegoro S*S. 4uku A-ar In:eksi D Pediatri #ropis. Gdisi 1edua. &akarta : 4adan Penerbit IDAI. ,0%0. Ha'.%??) %!% ,. Hadinegoro S*, Soegi-anto S, .uryadi S, Suroso #. #ata'aksana Demam 4erdarah Dengue di Indonesia. &akarta: Depkes *I Dir-en Pemberantasan Penyakit Menu'ar dan Penyehatan (ingkungan. ,00=. Ha'. %)+ . 4ehrman *i3hard G., 1'iegman *obert, ArBin Ann M., et a'. Demam 4erdarah Dengue dan Sindrom Syok Dengue. I'mu 1esehatan Anak Ne'son. Co'. II. G9%?. &akarta : Penerbit 4uku 1edokteran G</.,000%. Ha' %% +)%% ? +. .HL. Dengue, Dengue Haemorrhagi3 2eBer, Degue Sho3k Syndrome In #he /onte6t L: #he Integrated Management L: /hi'dhood I''ness. ,00?. Ha' %) + ?. .HL. Dengue <uide'ines 2or Diagnosis, #reatment, PreBention, and /ontro'. ,00". Ha' )%+0

32