Anda di halaman 1dari 34

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Dalam kehidupan bermasyarakat, konflik merupakan hal yang wajar dan
biasa, karena setiap individu memiliki kepentingan yang berbeda-beda dan
ketika kepentingan antara satu individu dengan individu lain ataupun
kepentingan kelompok dengan kelompok lain saling berbenturan maka
terjadilah konflik.
Pada dasarnya, munculnya konflik tidak bisa lepas dari kehidupan suatu
masyarakat, karena konflik adalah merupakan suatu fenomena yang tidak
dapat dihilangkan dalam suatu interaksi sosial. Konflik hanya dapat
dikendalikan dan diminimalisasi saja, sehingga konflik yang timbul tidak
sampai stadium lanjut yang mengancam kehidupan bermasyarakat, berbangsa
dan bernegara.
Dalam hal ini, integrasi selalu menjadi harapan dan dambaan untuk
mampu meminimalisasi permasalahan yang timbul akibat konflik sosial
tersebut.
Oleh Karena itu, penulis tertarik untuk mencoba membahas masalah ini
kedalam paper yang berjudul konflik dan intregrasi sosial dalam masyarakat!
"
"
B. Rumusan Masalah
#ntuk lebih memudahkan pembahasan maka perlu kiranya penulis
merumuskan sebagai berikut$
". %pa faktor-faktor penyebab terjadinya konflik sosial&
'. %pa dampak terhadap terjadinya konflik dalam masyarakat&
(. )agaimanakah cara penyelesaian konflik&
*. )agaimana integrasi sebagai media pencegah konflik&
C. Tujuan Pembahasan
Dalam penyusunan paper ini ada beberapa bahasan yang perlu dibahas
adalah sebagai berikut$
". #ntuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya konflik
'. #ntuk mengetahui dampak terjadinya konflik dalam masyarakat
(. #ntuk mengetahui cara penyelesaian konflik
*. #ntuk mengetahui bagaimana integrasi sebagai media pencegah konflik
D. Jens Peneltan
Dalam paper ini penulis membahas dengan cara penelitian kepustakaan
dengan membaca buku-buku yang berkaitan dengan pembahasan dalam paper
ini. Karna itu peneliti ini termasuk ini termasuk jenis peneliti pustaka
+,ibrary -esearch..
'
E. Met!"e Pengum#ulan Data
%dapun dalam penelitian paper ini, penulis menggunakan metode
dokumentasi yaitu membaca buku-buku yang ada kaitannya dengan paper ini
sehingga penulis dapat mengumpulkan bahan-bahan atau data-data yang
selanjutnya dianalisis guna memperoleh pemecahan masalah.
$. Met!"e Analsa Data
Dalam usaha penyusunan paper ini penulis menggunakan analisis
sebagai berikut$
". /etode 0nduktif
1aitu metode yang berawal dari hal yang bersifat khusus kemudian
dijadikan pada pembahasan yang bersifat umum.
'. /etode Deduktif
1aitu suatu pembasan yang berawal dari hal yang bersifat umum
kemudian dijadikan pada pembahasan yang bersifat khusus.
%. &stemats Pembahasan
#ntuk mempermudah paper ini maka penulis menulis sistematika
pembahasan sebagai berikut$
)%) 0 $ P23D%4#,#%3
1ang terdiri dari$ latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan
pembahasan, jenis penelitian, metode pengumpulan data, metode
analisa data, sistematika pembahasan.
(
)%) 00 $ KO35,0K D%3 036-27-%80
)ab ini merupakan landasan teori yang meliputi definisi konflik,
definisi integrasi, bentuk-bentuk konflik dan integrasi sosial.
)%) 000 $ KO35,0K D%3 036-27-%80 8O80%, D%,%/ /%81-%K%6
Pada bab ini penulis akan menguraikan faktor-faktor penyebab
terjadinya konflik sosial, dampak terjadinya konflik dalam
masyarakat, cara penyelesaian konflik, integrasi sebagai media
pencegahan konflik.
)%) 09 $ P23#6#P
)ab ini meliputi kesimpulan, saran-saran dan Penutup.
*
BAB II
'(N$LI' DAN INTE%RA&I
A. De)ns '!n)lk
Konflik pada umunya merupakan suatu gejala sosial yang sering muncul
dalam kehidupan bermasyarakat. 8uatu konflik +pertentangan. ini timbul
karena adanya persaingan antar individu maupun antar kelompok, selain itu
konflik bisa juga muncul karena adanya perbedaan emosi atau perbedaan
pendapat antarorang-orang dalam suatu interaksi sosial. Oleh karenanya
konflik merupakan suatu fenomena yang tidak dapat dihilangkan dalam suatu
interaksi sosial, yang bisa dilakukan hanyalah meminimalisasi dampak yang
ditimbulkan dari konflik itu sendiri.
8eorang tokoh sosiologi 0ndonesia bernama 8oerjono 8oekanto
mendefinisikan konflik sebagai suatu pertentangan atau pertikaian. %pabila
dijabarkankan secara lebih mendalam maka konflik adalah suatu proses sosial
individu atau kelompok yang berusaha memenuhi tujuannya dengan jalan
menentang pihak lawan, yang adakalanya disertai dengan ancaman dan
kekerasan. %pabila ditinjau dari aspek bahasa +etimologis., konflik berasal
dari bahasa asing configure yang berarti saling memukul.
)erikut ini terdapat beberapa tokoh teoritis konflik yang memberikan
definisi dari sudut pandang masing-masing.
:
:
a. )erstin +";<:.
/enurut )erstin, konflik merupakan suatu pertentangan atau
perbedaan yang tidak dapat dicegah. Konflik ini mempunyai potensi yang
memberikan pengaruh positif dan negatif dalam interaksi manusia.
b. -obert /.=. ,awang
/enurut ,awang, konflik adalah perjuangan memperoleh status,
nilai, kekuasaan, dimana tujuan mereka yang berkonflik tidak hanya
memperoleh keuntungan, tapi juga untuk menundukkan saingannya.
c. %riyono 8uyono
/enurut %riyono 8uyono, konflik adalah proses atau keadaan
dimana dua pihak berusaha menggagalkan tercapainya tujuan masing-
masing disebabkan adanya perbedaan pendapat, nilai-nilai ataupun
tuntutan dari masing-masing pihak.
d. >ames ?. 9ander =anden
/enurut =anden dalam bukunya Sociology, konflik diartikan
sebagai suatu pertentangan mengenai nilai atau tuntutan hak atas
kekayaan, status atau wilayah tempat yang saling berhadapan, bertujuan
untuk menetralkan, merugikan atau menyisihkan lawan mereka.
Dari berbagai pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa konflik
berlangsung dengan melibatkan orang-orang atau kelompok-kelompok
yang saling menentang dengan ancaman kekerasan. Dalam bentuk
ekstrimnya. Konflik dilangsungkan tidak hanya sekedar untuk
mempertahankan hidup dan eksistensi. Konflik juga bertujuan sampai
<
tahap pembahasan eksistensi orang atau kelompok lain yang dipandang
sebagai lawan atau saingannya.
B. De)ns Integras
0ntegresi dalam masyarakat merupakan suatu keadaan yang dicita-
citakan. 0ntegrasi dalam masyarakat akan terwujud apabila seluruh anggota
masyarakat mampu mengendalikan prasangka yang ada sehingga konflik dan
dominasi golongan mayoritas terhadap minoritas tidak terjadi.
Kata intregrasi merupakan terjemahan dari bahasa inggris intregration
yang berarti keseluruhan atau kesempurnaan. 0ntegrasi berarti juga proses
pembauran hingga menjadi kesatuan yang utuh atau bulat. 0ntregrasi diri
merupakan wujud dari diri seorang yang utuh, bulat, dan seimbang serta jujur
dan dapat dipercaya. /aurice Duverger +"@@". memberikan definisi sebagai
berikut$ 0ntegrasi adalah dibangunnya interdependensi yang lebih rapat antara
bagian-bagian dari organisme hidup atau antara anggota-anggota di dalam
masyrakat. Paul ). 4urton menyatakan bahwa integrasi merupakan suatu
pengembangan masyrakat di mana segenap kelompok ras dan etnis mampu
berperan serta secara bersama-sama dalam kehidupan budaya dan ekonomi.
Dalam kehidupan bersama manusia, intregrasi selalu menjadi dambaan
dan harapan. Oleh karena itu, intregrasi diusahakan untuk tumbuh dan
senantiasa dijaga kelangsungannya. 0ntegrasi social adalah proses penyesuaian
diantara unsur-unsur yang saling berbeda yang ada dalam kehidupan sosial
A
sehingga menghasilakn suatu pola kehidupan yang serasi fungsinya bagi
masyarakat yang bersangkutan. +6im 8osiologi, 'BB*$"<.
C. Bentuk*bentuk '!n)lk "an Integras &!sal
a. )entuk-bentuk konflik
)erbagai bentuk konflik yang ada dalam kehidupan sosial masyarakat
sebagai berikut
". Konflik Pribadi
Konflik pribadi adalah pertentangan-pertantangan yang terjadi antara
orang-perorangan. /asalah yang menjadi dasar perlawanan konflik
pribadi biasanya juga masalah pribadi. )isanya hal itu terjadi karena
diantara dua orang sudah tidak ada rasa simpati dan tidak lagi saling
menyukai.
'. Konflik -asial
Konflik rasial adalah pertentangan kelompok ras yang berbeda karena
kepentingan dan kebudayaan yang saling bertabrakan. Konflik rasial
umumnya terjadi karena salah satu ras merasa sebagai golongan yang
paling unggul dan paling sempurna diantara ras yang lainnya.
(. Konflik Politik
/asalah politik merupakan aspek yang paling mudah untuk menyulut
ketidaknyamanan atau ketidaktenangan dalam masyarakat. /asalah
politik sering mengakibatkan konflik antar masyarakat. Konflik politik
@
merupakan konflik yang menyangkut golongan-golongan dalam
masyarakat maupun diantara 3egara-negara yang berdaulat.
*. Konflik %ntarkelas 8osial
/erupakan pertentangan antara dua kelas sosial. Konflik itu terjadi
umumnya dipicu oleh perbedaan kepentingan antara kedua golongan
tersebut.
:. Konflik 0nternasional
1aitu pertentangan yang melibatkan beberapa kelompok 3egara +blok.
karena perbedaan kepentingan
<. Konflik %ntarkelompok
Konflik yang terjadi karena persaingan dalam mendapatkan mata
pencaharian hidup yang sama atau karena pemaksaan unsur-unsur
budaya asing.
+ )udiyono, 'BB;$ *;-:" .
b. )entuk-bentuk integrasi
". 0ntegrasi 3ormatif
1aitu suatu bentuk integrasi yang terjadi akibat adanya norma-norma
yang berlaku dalam masyarakat.
'. 0ntegrasi 5ungsional
1aitu integrasi yang terbentuk karena adanya fungsi-fungsi tertentu
dalam masyarakat
;
(. 0ntegrasi Koersif
1aitu integrasi yang terbentuk karena adanya kekuasaan pemimpin
+3oviana -ahmawati, dkk. CttD$ :".
"B
BAB III
'(N$LI' DAN INTE%RA&I &(&IAL DALAM MA&+ARA'AT
A. $akt!r*)akt!r Pen,ebab Terja"n,a '!n)lk &!sal
%da beberapa faktor penyebab terjadinya konflik sosial, yaitu sebagai
berikut$
". Perbedaan 0ndividu
Dalam diri setiap manusia memiliki karakteristik yang khas dan unik,
dimana keunikan yang dimiliki menjadi pembeda antara manusia satu
dengan manusia yang lain. /elalui perbedaan karakter tersebut
memungkinkan terjadinya perbedaan pandapat dan sudut pandang dalam
menilai sesuatu, oleh karenanya akan memungkinkan terjadinya
pertentangan dan ketidakselarasan dalam interaksi yang dilakukan, hal
inilah yang menimbulkan konflik. 3amun sesungguhnya perbedaan yang
dimiliki oleh setiap individu dalam suatu masyarakat tidak harus menjadi
faktor pemicu konflik, sebaliknya, perbedaan yang ada bisa menjadi
pelengkap untuk saling mengisi kekurangan masing-masing orang yang
terlibat dalam proses sosial tersebut.
'. Perbedaan ,atar )elakang Kebudayaan
8etiap masyarakat pastilah memiliki kebudayaan yang berbeda dengan
kebudayaan masyarakat lain. 4al ini disebabkan kebudayaan tersebut
berbeda pada tempat dan kondisi tertentu. Dalam kehidupan yang lebih
luas, tiap-tiap kelompok kebudayaan memiliki nilai-nilai dan norma-
""
""
norma sosial yang berbeda-beda ukurannya sesuai dengan kebutuhan
masyarakat setempat. Perbedaan-perbedaan inilah yang memungkinkan
terjadinya konflik sosial. 4al ini disebabkan kriteria tentang baik buruk,
pantas atau tidak pantas maupun berguna atau tidak bergunanya sesuatu,
baik itu berupa benda fisik maupun nonfisik berbeda-beda menurut pola
pikir masing-masing yang didasarkan pada latar belakang budaya yang
dianut.
(. Perbedaan Kepentingan
8etiap manusia pastilah memiliki kepentingan, dan kepentingan pada tiap
individu pastilah berbeda-beda. Perbedaan kepentingan pada masing-
masing memungkinkan munculnya konflik. Konflik akibat adanya
perbedaan kepentingan dapat menyangkut bidang politik, ekonomi, sosial
maupun budaya, dapat pula terjadi antar kelompok ataupun antar
kelompok dengan individu. /isalnya konflik yang terjadi pada buruh dan
pengusaha.
*. Perubahan-perubahan 3ilai yang Eepat
Perubahan nilai terjadi pada setiap masyarakat dimana nilai-nilai sosial,
nilai kebenaran, kesopanan, maupun nilai matrial suatu benda mengalami
perubahan, sehingga perubahan adalah hal yang laFim terjadi.
3amun, apabila perubahan nilai berlangsung dengan cepat dan mendadak,
maka akan menimbulkan guncangan terhadap proses-proses sosial dalam
masyarakat, bahkan dapat terjadi perubahan karena dianggap
mengacaukan tatanan kehidupan. +3ovianan -ahmawati, dkk.CttD$ *:.
"'
B. Dam#ak Terha"a# Terja"n,a '!n)lk Dalam Mas,arakat
Dalam suatu interaksi sosial konflik selalu ada dalam kehidupan
masyarakat. Konflik merupakan salah satu unsur interaksi. ?alaupun konflik
selalu dikonotasikan negatif karena tidak jarang menimbulkan perpecahan,
namun tidak dapat dikatakan bahwa konflik selalu berakibat tidak baik.
%rtinya, konflik juga dapat menyebabkan kelestarian kelompok.
%kibat konflik sosial dalam masyarakat ada yang bersifat positif dan
adapula yang bersifat negatif.
". %kibat 3egatif Dari Konflik
a. 7oyang dan retaknya persatuan kelompok apabila terjadi konflik
antargolongan dalam suatu kelompok.
b. /enimbulkan dampak psikologis yang negatif, seperti perasaan
tertekan sehingga menjadi siksaan terhadap mentalnya, stres,
kehilangan rasa percaya diri, rasa frustasi, cemas dan takut. 4al ini
dapat terjadi pada pribadi-pribadi individu yang tidak tahan
menghadapi suatu konflik.
c. /ematikan semangat kompetisi dalam masyarakat karena pribadi yang
mendapat tekanan psikologis akibat konflik cenderung pasrah dan
putus asa.
d. 4ancurnya harta benda dan jatuhnya korban manusia. 4al tersebut
terjadi apabila konflik telah mencapai pada tahap kekerasan, seperti
perang, bentrok antar kelompok masyarakat, dan konflik antar suku
bangsa.
"(
e. /unculnya akomodasi, dominasi, dan takhluknya salah satu pihak.
Keadaan tersebut akan muncul apabila ada tanda-tanda sebagai
berikut$
". %komodasi akan muncul apabila kekuatan pihak-pihak yang
bertentangan seimbang
'. Dominasi akan muncul apabila terjadi ketidakseimbangan antara
kekuatan-kekuatan pihak yang mengalami konflik
(. /unculnya kekuatan-kekuatan dari pihak yang mendominasi
konflik akan menyebabkan takutnya salah satu pihak terhadap
kelompok pemenang
'. %kibat Positif Dari Konflik
a. )ertambahnya solidaritas interen dan rasa in group suatu kelompok.
%pabila terjadi pertentangan antar kelompok, solidaritas antar anggota
masing-masing kelompok akan meningkat sekali. 8olidaritas didalam
suatu kelompok yang pada situasi normal sulit dikembangkan akan
berlangsung meningkat pesat saat terjadinya konflik dengan pihak-
pihak luar.
b. /emudahkan kepribadian individu. 4al itu terjadi apabila ada konflik-
konflik antar kelompok. 0ndividu-individu dalam tiap-tiap kelompok
akan mengubah kepribadiannya untuk mengidentifikasikan dirinya
secara penuh dengan kelompknya.
+)udiono, CttD$ :;-<B.
"*
C. Pen,elesaan '!n)lk
%danya perbedaan kepentingan yang berlawanan antarkelopok
membuat kelompok-kelompok tersebut senantiasa dalam situasi konflik.
Konflik yang merupakan gejala kemasyarakatan akan senantiasa melekat
dalam kehidupan masyarakat dan tidak mungkin dilenyapkan. Konflik akan
lenyap apabila masyarakat tersebut lenyap pula. Dengan demikian, yang dapat
dilakukan adalah mengendalikan konflik dalam masyarakat agar tidak
mengarah pada kekerasan.
Dalam proses pengendalian konflik yang terjadi didalam kehidupan
sosial masyarakat, haruslah diadakan usaha-usaha untuk mengendalikan
konflik tersebut yaitu dengan akomodasi.
)entuk-bentuk akomodasi adalah sebagai berikut$
". Konsiliasi +Eonciliation.
Konsiliasi merupakan media pengendalian konflik sosial yang utama.
Konsiliasi dilakukan melalui lembaga-lembaga tertentu yang
mengondisikan berlangsungnya diskusi dan pengambilan keputusan
diantara pihak-pihak yang berlawanan mengenai persoalan-persoalan yang
dipertentangkan.
'. /ediasi +/ediation.
/ediasi adalah pengendalian konflik dengan mendatangkan mediator dan
dilaksanakan apabila kedua belah pihak yang berkonflik sepakat untuk
menunjuk pihak ketiga yang akan memberikan nasihat maupun
pertimbangan-pertimbangan mengenai bagaimana sebaiknya mereka
":
menyelesaikan konflik yang terjadi. Dalam proses mediasi, mediator
+pihak 000. tidak berwenang untuk mengambil keputusan penyelesaian
masalah yang akan ditempuh.
(. %rbitrasi +%rbitration.
%rbitrasi adalah bentuk pengendalian konflik yang dipergunakan apabila
mediasi tidak tercapai sebagai penyelesaian konflik. %rbitrasi sering
disebut perwalian dan dilaksanakan dengan adanya kesepakatan kedua
belah pihak yang bertentangan untuk menerima atau dengan terpaksa
menerima hadirnya pihak ketiga yang akan memberikan keputusan-
keputusan tertentu untuk menyelesaikan konflik yang terjadi.
*. Kompromi +Eompromisme.
Kompromi adalah bentuk akomodasi dimana pihak-pihak yang terlibat
pertentangan saling mengurangi tuntutannya sehingga tercipta suatu
penyelesaian atas perselisihan yang terjadi. 8yarat utama untuk
melaksanakan kompromi adalah kerelaan untuk merasakan dan memahami
keadaan pihak lainnya.
:. Koersi +Eoercion.
Koersi adalah bentuk akomodasi yang dilaksanakan karaena adanya
paksaan. Koersi merupakan bentuk akomodasi yang berlangsung ketika
salah satu pihak yang bertikai berada dalam keadaan lemah dan
sebaliknya.
<. 6oleransi +6olerance.
"<
6oleransi adalah sebuah akomodasi tanpa persetujuan formal, sehingga
pihak-pihak yang bertentangan sedapat mungkin menahan diri untuk
menghindari terjadinya perselisihan nyata.
A. 8tatemat
8tatemat adalah akomodasi yang pihak-pihak bertentangan tidak mungkin
maju atau mundur. 4al itu terjadi karena mereka mempunyai kekuatan
yang seimbang.
@. %judikasi +%djudication.
%judikasi adalah penyelesaian perkara atau sengketa di lembaga
pengadilan.
;. Konvertion
Konvertion adalah bentuk akomodasi yang sering dihubungkan dengan
keagamaan,sehingga salah satu pihak yang bersengketa dapat menerima
pandangan dari pihak lainnya.
"B. Displacement
Displacement adalah bentuk akomodasi untuk mengakhiri konflik dengan
cara memindah perhatian pada objek baru secara bersama-sama dari pihak-
pihak terkait.
+/uh 5ahrudin, CttD$ *"-*'.
"A
D. Integras &ebaga Me"a Pen-egah k!n)lk
". 4akikat 0ntegrasi 8osial
0ntegrasi merupakan proses penyesuaian diantara unsur-unsur yang saling
berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan pola
kehidupan masyarakat yang memiliki keserasian fungsi.
?illiam 5. Ogburm dan /eyer 3imkoff menyebut adanya beberapa syarat
keberhasilan suatu integrasi sosial, yaitu sebagai berikut$
a. %nggota masyarakat merasa mereka berhasil saling mengisi kebutuhan
satu dengan yang lain, sehingga kebutuhan fisik berupa sandang,
pangan, dan kebutuhan sosialnya telah dapat dipenuhi oleh budayanya.
6erpenuhinya kebutuhan ini menyebabkan masyarakat merasa perlu
untuk saling menjaga keterkaitan antara satu dengan yang lainnya.
b. /asyarakat berhasil menciptakan kesepakatan +konsensus. bersama
mengenai norma-norma dan nilai-nilai sosial yang dilestarikan dan
dijadikan pedoman dalam berinteraksi.
c. 3orma-norma dan nilai sosial sudah berlaku cukup lama dan dijadikan
secara konsisten serta tidak mudah mengalami perubahan, sehingga
dapat menjadi aturan baku dalam melangsungkan proses interaksi
sosial.
0ntegrasi menjadi salah satu media untuk meminimalisir pengaruh negatif
dari keanekaragaman kelompok sosial dan budaya. Para penganut
fungsionalisme struktural menyatakan bahwa sistem sosial senantiasa
terintegrasi di atas dua landasan sebagai berikut$
"@
a. /asyarakat senantiasa terintegrasi di atas tumbuhnya konsensus
diantara sebagian besar anggota masyarakat.
b. /asyarakat terintegrasi karena berbagai anggota masyarakat secara
bersamaan menjadi anggota dari berbagai kesatuan sosial +cross cutting
affiliations.. 8ehingga konflik yang terjadi diantara suatu kesatuan
sosial dengan kesatuan sosial lainnya akan dapat segera dinetralkan
dengan adanya loyalitas ganda +cross cutting loyalities. dari para
anggota masyarakat terhadap berbagai kesatuan sosial.
'. 5aktor-faktor Pendorong 0ntegrasi
0ntegrasi dapat dicapai dengan adanya faktor-faktor sebagai berikut$
a. %danya rasa toleransi, saling menghormati, dan tenggang rasa
b. Kesempatan yang seimbang dalam bidang ekonomi bagi kelompok
masyarakat dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda
c. 8ikap saling menghargai orang lain beserta kebudayaannya
d. /eningkatnya solidaritas sosial yang dipengaruhi intensifnya kerja
sama kelompok dalam masyarakat menghadapi kejadian bersama
e. 5ungsi pemerintahan yang makin berjalan baik dan bijaksana terutama
yang menyentuh masyarakat bawah
f. Persamaan unsur-unsur kebudayaan
g. Perkawinan campuran +amalgamasi.
h. %danya musuh bersama diluar
i. /akin pesatnya komunikasi dan transportasi antar daerah
";
(. Proses 0ntegrasi
0ntegrasi sosial tidak pernah dapat dicapai dengan sempurna,
namun secara fundamental sistem sosial selalu cenderung bergerak ke arah
keseimbangan yang dinamis. Proses integrasi tidak bisa terjadi begitu saja.
0ntegrasi merupakan proses panjang dalam waktu lama. 6erjadinya proses
integrasi suatu bangsa harus dilandasi suatu cita-cita atau tujuan yang
sama.
Dalam konteks bangsa 0ndonesia, integrasi harus berjalan alamiah.
/aksudnya, integrasi harus berjalan sesuai keanekaragaman budaya
bangsa dan harus lepas dari hegemoni dan dominasi peranan politik etnik
tertentu. Proses integrasi dilakukan melalui fase sosial dan politik.
Ogburm dan 3imkoff berpendapat bahwa integrasi melalui sebuah proses
seperti bagan berikut ini$
>ika diperhatikan proses-proses tersebut dapat juga berfungsi untuk
meredakan dan mengendalikan konflik.
". %komodasi
%komodasi adalah suatu proses kearah tercapainya kesepakatan
sementara yang dapat diterima oleh pihak yang terlibat konflik.
%komodasi terjadi pada orang-orang atau kelompok yang mau tidak
mau harus bekerja sama walaupun dalam kenyatannya mereka berbeda
paham. 6anpa akomodasi dan kesediaan akomodasi, pihak yang
'B
%komodas
i
Kerjasama koordinas
i
%similasi
terlibat konflik tidak akan mungkin bekerja sama untuk selama-
lamanya. >adi, dengan adanya akomodasi integrasi dapat terwujud.
'. Kerja 8ama
Kerja sama merupakan perwujudan minat dan perhatian orang
untuk bekerja bersama-sama dalam suatu kesepahaman. Kerjasama
dapat dijumpai dalam masyarakat manapun, baik pada kelompok kecil
maupun besar.
(. Koordinasi
Koordinasi adalah kerja sama yang dilakukan oleh pihak-pihak
yang terlibat konflik, yaitu pihak yang menang terhadap pihak yang
kalah. /isalnya, saat pemilihan ketua partai politik. Dalam pemilihan
tersebut ada dua orang calon ketua. 8etelah dilakukan pemungutan
suara diperoleh satu calon ketua. Pemenang mengajak pihak yang
kalah untuk bekerja sama demi keutuhan dan integrasi partai yang
bersangkutan.
*. %similasi
%similasi adalah proses sosial yang ditandai oleh adanya usaha
mengurangi perbedaan yang terdapat antara orang-perorang atau
kelompok. Proses asimilasi ditandai dengan pengembangan sikap-
sikap yang sama dengan tujuan mencapai kesatuan atau paling sedikit
mencapai integrasi dalam organisasi, pikiran dan tindakan.
%dapun cepat lambatnya proses integrasi sosial dapat
dipengaruhi oleh hal-hal sebagai berikut$
'"
N!
$akt!r +ang Mem#engaruh
Ce#at Lambatn,a Integras
'eterangan
". 4omogenitas kelompok Pada masyarakat yang tingkat
kemajemukannya rendah,
integrasi akan lebih mudah dan
cepat dicapai, begitu pula
sebaliknya.
'. )esar kecilnya kelompok 8emakin kecil suatu kelompok
maka tingkat kemajemukannya
pun semakin rendah, sehingga
proses integrasi akan lebih mudah
dan cepat tercapai begitu pula
sebaliknya.
(. /obilitas geografis 8emakin tinggi tingkat mobilitas
seseorang akan semakin sulit
untuk beradaptasi dan melakukan
integrasi sosial, sementara itu
pada masyarakat yang tingkat
mobilitasnya rendah maka
integrasi sosial akan lebih mudah
dan cepat terjadi.
*. 2fektivitas komunikasi 8emakin efektif komunikasi sosial
antar anggota masyarakat
berlangsung, maka akan semakin
cepat dan mudah integrasi sosial
tercipta.
+3oviana rahmawati, dkk.CttD$ :"-:'.
''
BAB I.
PENUTUP
A. 'esm#ulan
8esuai dengan pemecahan masalah diatas, maka dapat diambil
kesimpulan sebagai berikut$
". /unculnya konflik sosial disebabkan oleh adanya faktor-faktor dan sebab
tertentu yang diantaranya
a. Perbedaan individu
b. Perbedaan latar belakang kebudayaan
c. Perbedaan kepentingan
d. Perubahan-perubahan nilai yang cepat
'. Dampak terhadap terjadinya konflik
a. Dampak negatif
". 7oyang dan retaknya persatuan kelompok
'. /enimbulkan dampak psikologis yang negatif
(. /ematikan semangat kompetisi dalam masyarakat
*. 4ancurnya harta, benda dan korban manusia
:. /unculnya akomodasi, dominasi dan takhluknya salah satu pihak
b. Dampak Positif
". )ertambahnya solidaritas intern dan rasa in group suatu kelompok
'. /emudahkan kepribadian individu
'(
'(
(. Penyelesaian konflik
Penyelesaian konflik dapat dilakukan dengan akomodasi, diantaranya$
a. %rbitrasi +%rbitration.
b. Konsiliasi +Eonciliation.
c. /ediasi +/ediation.
d. Kompromi +Eompromisme.
e. Koersi +Eoercion.
f. 6oleransi +6olerance.
g. 8tatemat
h. %judikasi +%djudication.
i. Konvertion
j. Displacement
*. 0ntegrasi sebagai media pencegah konflik
a. 4akikat integrasi sosial
0ntegrasi merupakan proses penyesuaian diantara unsur-unsur yang
saling berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan
pola kehidupan masyarakat yang memiliki keserasian fungsi.
b. 5aktor-faktor Pendorong 0ntegrasi
". %danya rasa toleransi, saling menghormati, dan tenggang rasa
'. Kesempatan yang seimbang dalam bidang ekonomi bagi kelompok
masyarakat dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda
(. 8ikap saling menghargai orang lain beserta kebudayaannya
'*
*. /eningkatnya solidaritas sosial yang dipengaruhi intensifnya kerja
sama kelompok dalam masyarakat menghadapi kejadian bersama
:. 5ungsi pemerintahan yang makin berjalan baik dan bijaksana
<. Persamaan unsur-unsur kebudayaan
A. Perkawinan campuran +amalgamasi.
@. %danya musuh bersama diluar
;. /akin pesatnya komunikasi dan transportasi antar daerah
c. Proses 0ntegrasi
". %komodasi
'. Kerja sama
(. Koordinasi
*. %similasi
d. 5aktor yang mempengaruhi cepat lambatnya integrasi
". 4omogenitas kelompok
'. )esar kecilnya kelompok
(. /obilitas geografis
*. 2fektivitas komunikasi
B. &aran*&aran
". Kita sebagai makhluk sosial hendaknya selalu menjunjung tinggi asas
perdamaian
'. >adikan konflik dan persaingan sebagai sarana perubahan sosial
':
C. Penutu#
%lkhamdulillahirobbilGalamin puji syukur kehadirat %llah 8?6 yang
telah memberikan rahmat, taufik serta hidayah-3ya sehingga penulis berhasil
menyusun karya tulis berjudul KO35,0K D%3 03627-%80 8O80%,
D%,%/ /%81%-%K%6! dengan baik.
3amun penulis menyadari bahwa karya tulis yang penulis susun ini
masih jauh dari kesempurnaan dan masih banyak kekurangan disana sini.
#ntuk itu apabila ada kekurangan penulis senantiasa mengharap kritik dan
saran dari segenap pembaca. Dan penulis hanya bisa berdoGa semoga karya
tulis ini bermanfaat bagi para pembaca dan khususnya bagi penulis sendiri.
%mien.
'<
BI(DATA PENULI&
3ama $ 8,%/26 -2%D0
6empat H 6anggal lahir $ Kuala 6ungkal, (B >uni ";;'
%lamat $ Prt 3o 9000 Kempas >aya Kuala 6ungkal >ambi
Pendidikan $ 8D3 6eluk Ketapang
/6s Darussalam!
/% Darul 4uda!
4obby $ 3gemil,denger musik, I masih buuuuanyak lagi
Eita-cita $ /encapai puncak kesuksesan seorang
wirausahawan yang di landasi 0lmu, %mal, 6aJwa
/otto $ Pelan tapi pasti
Pesan $ 8iap...., dan hati-hatilah,
4anya bila cuaca cukup gelaplah engkau dapat
melihat indahnya kilau cahaya bintang!
Kesan $ 8aat ini adalah masa terindah yang pernah aku
alami selama perjalanan hidupku, terasa indah
ketika aku bisa mengenal kalian semua,
yang berasal dari berbagai penjuru 0ndonesia
'A
DA$TAR PU&TA'A
)udiyono, 'BB;. Sosiologi 2 Kelas XI SMA dan MA 8urabaya$ P6 >ePe Press
/edia #tama.
5ahrudin /uh, dkk. Sosiologi SMA Kelas XI. 8urakarta$ Eitra Pustaka.
-ahmawati 3oviana, dkk. Sosiologi SMA / MA Kelas XI. Klaten$ Pakarindo.
6im 8osiologi. 'BB*. Sosiologi 2 Kelas XI SMA. >akarta $ 1udistira.
'@
'(N$LI' DAN INTE%RA&I &(&IAL
DALAM MA&+ARA'AT
PAPER
Diajukan Kepada /adrasah %liyah D%-#, 4#D%!
#ntuk /emenuhi 8alah 8atu Persyaratan
/engikuti #jian %khir 3asional
Oleh$
&LAMET READI
308$ B';"*
>urusan$ 0P8 +0lmu Pengetahuan 8osial.
MADRA&AH ALI+AH /DARUL HUDA0
P(N(R(%(
123241233
';
M(TT(
o_x o___: o _':__ ac|____ ac:|x:
:_x:o_ a o_: ___ :_o:q q_ q_, ac|_::
__ : _:o __: q x _ o_: ___:
ac:|x: :_x:o_ :_ acx_x a o _ |__
__
Artinya:
Dan jia ada dua golongan dari orang!orang "u#"in $erperang "aa
da"aianla% antara eduanya. &ia sala% satu dari dua golongan itu $er$uat
aniaya ter%adap golongan yang lain "aa perangila% golongan itu se%ingga
golongan itu e"$ali epada perinta% allo%' jia golongan itu tida e"$ali
(epada perinta% allo%), "aa da"aia la% antara eduanya dengan adil dan
$erlau adilla%. Sesunggu%nya allo% "enyuai orang!orang yang $erlau adil.
+K8.%l 4ujurat$ ;.
ac____x _q _ _:o _x ac:
Artinya:
Dan $erpegangla% a"u se"uanya epada tali (aga"a) Allo%, dan janganla%
a"u $ercerai $erai. +K8. %li 0mron$ "B(.
_.x_x q_ cLL L_Lo_'LL_M
Artinya:
Dan urusan "erea (diputusan) dengan "usyawaro% antara "erea.
+K8. %s-8yuro$ (@.
PER&EMBAHAN
(B
iii
Karya tulis ini dipersembahkan pada$
%yah dan 0bundaku tercinta yang tak kenal lelah mendidikku dan
mencurahkan kasih sayangnya kepadaku serta mendoakanku untuk bisa
meraih impianku
/adrasah %liyah Darul 4uda!, tempatku menimba ilmu yang sangat
berguna bagi kehidupan kelak
)apak 0bu guru semua yang telah mengajariku, mendidikku,
membimbingku, serta mencurahkan segala perhatiannya kepadaku
sehingga aku tahu apa itu arti dan guna hidup
Kakak-kakakku yang selalu menjadi teladanku serta adikku tersayang
yang selalu menjadi motivasiku untuk giat berusaha meraih yang terbaik
8ahabat-sahabatku yang telah memberiku semangat dan motifasi kepadaku
sehingga aku mampu menjadi seperti sekarang ini
8emua-pihak yang secara langsung maupun tidak langsung telah
mencurahkan pikirannya demi membantu penyelesaian karya tulis ini
'ATA PEN%ANTAR
("
iv
Puji syukur yang sedalam-dalamnya senantiasa terpanjatkan kehadirat
6uhan 1ang /aha 2sa. Karena atas limpahan rahmat dan hidayah3ya sehingga
bisa terwujud karya tulis ini dengan baik.
8halawat serta salam semoga tetap terlimpahkan kepada junjungan kita
3abi )esar /uhammad 8%? serta seluruh keluarga dan sahabatnya.
%tas tersusunnya paper ini sebagai persyaratan #jian 3asional penyusun
menyampaikan terima kasih kepada$
". )apak Drs. /udlofir 0hsan, selaku kepala /adrasah %liyah Darul 4uda!
'. )apak %gus 8ukoco, 82 selaku pembimbing paper
(. )apak 8udono, 8.Pd selaku wali kelas N00
%
0P8
*. 8emua pihak yang langsung maupun tidak langsung terlibat dalam
penulisan paper ini
Penulis yakin bahwa masih banyak kekurangan dalam menyusun paper ini.
Karena itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat
membangun.
%khirnya, semoga paper ini bermanfaat bagi penulis khususnya dan
pembaca umumnya.
Ponorogo, OO..,OOOOOO.'B"B
Penulis
&LAMET READI
DA$TAR I&I
('
v
4%,%/%3 >#D#, OOOOOOOOOOOOOOOOOOOO i
4%,%/%3 P23728%4%3OOOOOOOOOOOOOOOO... ii
4%,%/%3 /O66OOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO iii
4%,%/%3 P2-82/)%4%3OOOOOOOOOOOOOOOO iv
K%6% P237%36%-OOOOOOOOOOOOOOOOOOO... v
D%56%- 080OOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO. vi
)%) 0 $ P23D%4#,#%3
%. ,atar )elakang /asalahOOOOOOOOOOO. "
). -umusan /asalahOOOOOOOOOOOOO.. '
E. 6ujuan PembahasanOOOOOOOOOOOOO '
D. >enis PenelitianOOOOOOOOOOOOOO... '
2. /etode Pengumpulan DataOOOOOOOOOO (
5. /etode %nalisa DataOOOOOOOOOOOO.. (
7. 8istematika PembahasanOOOOOOOOOOO (
)%) 00 $ KO35,0K D%3 03627-%80
%. Definisi KonflikOOOOOOOOOOOOOO. :
). Definisi 0ntegrasiOOOOOOOOOOOOOO A
E. )entuk-bentuk Konflik dan 0ntegrasi 8osialOOO. @
)%) 000 $ KO35,0K D%3 03627-%80 8O80%, D%,%/
((
vi
/%181%-%K%6
%. 5aktor-faktor Penyebab 6erjadinya Konflik 8osialO ""
). Dampak 6erhadap 6erjadinya Konflik Dalam
/asyarakatOOOOOOOOOOOOOOOOO "(
E. Penyelesaian KonflikOOOOOOOOOOOOO ":
D. 0ntegrasi 8ebagai /edia Pencegah KonflikOOOO. "@
)%) 09 $ P23#6#P
%. KesimpulanOOOOOOOOOOOOOOOO.. '(
). 8aran-saranOOOOOOOOOOOOOOOO.. ':
E. PenutupOOOOOOOOOOOOOOOOOO '<
D%56%- P#86%K%
)0OD%6% P23#,08
(*
vii
vi