Anda di halaman 1dari 11

Drs. Muhammad Yahya, Apt. Sp.FRS Ka. UPF IRNA OGYN IFRS RSUD. Dr.

Soetomo

HELLP Syndrome
Hemolysis, elevated liver enzymes, and low platelets
(HELLP) syndrome merupakan komplikasi dari

preeklamsi-eklamsi

(Sibai, 2004)

Diagnosa HELLP Syndrome


Platelet kurang < 100,000/mm3
Aspartat transaminase (AST) > 70 IU/L (lebih dari 2 kali

diatas nilai normal), abnormal peripheral smear, LDH > 600 IU/L (lebih dari 2 kali diatas nilai normal ), atau bilirubin > 1.2 mg/dL Jika tidak memenuhi semua kriteria diatas dinamakan parsial HELLP syndrome.

(Sibai, 2004)

Management of HELLP (hemolysis, elevated liver enzymes, and low platelets) syndrome.

Sibai. Diagnosis and Management of HELLP syndrome. Obstet Gynecol 2004.

Management outlin of antepartum HELLP Syndrome


1.

Assessing and stabilizing the maternal condition


a. Correction of coagulopathy if DIC is present b. Antiseizure prophylaxis with magnesium sulfate c. Treatment of severe hypertension d. Tranfer to tertiany case center, if appropiate d. CT or ultrassound of the abdomen if subcapsular hematoma of the liver is suspected Evaluation of fetal well-being a. Nonstres testing b. Biophysical profil c. Ultrasonographic biometry to rule out intrauterine growth restrictio (IUGR) Evaluation of gestasional a. If > 34 weeks gestation : deliveri b. if < 34 week gestation : glucocorticosteroid, then delivery in 48 hours

2.

3.

(Barton, 2004)

Penanganan saat kelahiran


Keputusan untuk melakukan kelahiran SC seharusnya

berdasarkan umur janin, kondisi yang fatal, adanya persalinan dan cervical Bishop score Kelahiran SC terencana yang direkomendai - Semua Ibu hamil dengan HELLP syndrome sebelum kelahiran 30 minggu yang belum alam persalinan dan yang mempunyai skor Bishop < 5 - HELLP syndrome + fetal growth restriction dan atau oligohydramnios jika umur kehamilan < 32 minggu dan adanya cervical Bishop score yang tidak baik

(Sibai, 2004)

Penanganan setelah kelahiran

Profilaksis magnesium sulfate dilanjutkan selama 48 jam

dan berikan obat antihipertensi jika sistol 155 mm Hg atau diastol 105 mmHg

(Sibai, 2004)

Penanganan Yang Direkomendasi


Magnesium sulfate IV sebagai profilaksis antikonvulsi dan

antihipertensi untuk menjaga tekanan darh sistol < 160 mm Hg atau diastol < 105 mm Hg atau keduanya. Tekanan darah dicatat setiap 15 menit selama terapi dan setiap jam jika satu nilai yang diharapkan tecapai Dosis nifedipine adalah 1020 mg PO setiap 30 menit. Dosis maksimal untuk setiap jamnya 50 mg

(Sibai, 2004)

Regimen magnesium sulfate adalah loading dose 6 g given

selama 20 menit, diikuti dengan dosis maintenance 2 g per jam sebagai IV continuous. Magnesium sulfate diberikan pada awal observasi dan dilanjutkan selama persalinan dan 24 jam postpartum Dosis high dose dexamethasone IV adalah 10 mg setiap 6 - 12 hours untuk 2 dosis, diikuti dengan 56-mg setiap 6 12 jam kemudian untuk 2 tambahan dosis.

(Sibai, 2004)

Daftar Pustaka
Sibai Baha M., MD, 2004. Diagnosis, Controversies, and Management of the Syndrome of Hemolysis, Elevated Liver Enzymes, and Low Platelet Count, Vol. 103, NO. 5, Part 1, MAY 2004 by The American College of Obstetricians and Gynecologists. 0029-7844/04/$30.00 981, Published by Lippincott Williams & Wilkins. Barton John R., Sibai Baha M., 2004. Diagnosis and Management of Hemolysis, Elevated Liver Enzym, and Low Platelets Syndrome, Clin Perinatol 31. 807-833. Wittlin Andrea G., DO, Sibai Baha M., MD, 1999. Diagnosis and Management ofWomen with Hemolysis, Elevated Liver Enzymes, and Low Platelet Count (HELLP) Syndrome, Hospital Physician February,