Anda di halaman 1dari 4

Tugas Rekayasa Lalu Lintas Terkait Permasalahan Lalu Lintas Di Kota Makassar !!! 1.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan rekayasa lalu lintas dan apa manfaatnya bagi pengguna jalan ?? 2. Definisi menurut siapa yang menurut Anda paling sesuai dengan kondisi lalu lintas di Indonesia ? Berikan Alasannya ? 3. Bagaimana sasaran rekayasa lalu lintas bila dihubungkan dengan kondisi lalu lintas di kota Makassar ? 4. Apa saja faktor faktor yang berpengaruh pada permasalahan lalu lintas ? 5. Bagaimana mengatasi permasalahan lalu lintas yang ada di kota Makassar ? 6. Bagaimana tanggapan Anda mengenai permasalahan Busway ? Berapa jumlah koridor yang direncanakan di kota Makassar ?

Jawaban : 1. Serangkaian usaha dan kegiatan yang meliputi perencanaan, pengadaan, pemasangan, pengaturan, dan pemeliharaan fasilitas perlengkapan Jalan dalam rangka mewujudkan, mendukung dan memelihara keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran Lalu Lintas (UU No. 22 Tahun 2009). Interpretasi : Rekayasa lalu lintas secara sederhana dapat dibahasakan sebagai suatu usaha dalam menciptakan kelancaran mobilitas melalui jaringan transportasi yang meliputi sarana dan prasarana, moda (kendaraan) dan pengguna (pengemudi, penumpang dan pedestrian). Dari pengertian tersebut secara tidak langsung telah melingkupi sejumlah manfaat bagi pengguna jalan yaitu untuk menjamin kelancaran lalu lintas, keamanan dan keselamatan pengguna jalan, serta ketertiban lalu lintas. 2. Menurut Putranto (2008:2), Metode perancangan ruang lalu lintas jalan yang aman dan nyaman bagi pengguna jalan dan efisien dari sudut pandang pembiayaan/penggunaan lahan. Menurut Institute of Civil Engineers, England, Rekayasa Lalu Lintas adalah bagian dari kerekayasaan yang berhubungan dengan perencanaan lalu lintas dan perencanaan jalan, lingkungan dan fasilitas parkir dan dengan alat-alat pengatur lalu lintas guna memberikan keamanan, kenyamanan dan pergerakan yang ekonomis bagi kendaraan dan pejalan kaki. Interpretasi : a. Menurut Putranto, sesuai dengan kondisi lalu lintas di Indonesia bahwa pembangunan jalan harus terus ditingkatkan dengan memanfaatkan tata guna lahan, misalnya memanfaatkan ruang terbuka atas jalan menjadi jalan layang untuk membentuk interchange sehingga arus lalu lintas lebih lancar. Terlihat dari kondisi lalu lintas di Indonesia beberapa tahun terakhir ini mulai meningkat, yang terbukti dari seringnya timbul kemacetan akibat peningkatan volume kendaraan tanpa peningkatan jumlah kapasitas jalan. b. Menurut Institute of Civil Engineers, England, sesuai dengan kondisi lalu lintas di Indonesia bahwa perencanaan jalan, lingkungan, fasilitas parkir dan alat alat pengatur

lalu lintas guna memberikan keamanan, kenyamanan, dan pergerakan yang ekonomis bagi kendaraan dan pejalan kaki mesti menjadi prioritas rekayasa lalu lintas. Hal ini disebabkan, banyaknya terjadi kasus pelanggaran parkir sembarangan yang kerap menimbulkan kemacetan, misalnya di sekitaran pusat pusat perbelanjaan di kota kota besar Indonesia seperti di Makassar. Selain itu, kerap terjadi kecelakaan lalu lintas karena kurangnya petunjuk / pengatur lalu lintas, misalnya pada simpang, tikungan, pendakian, dan lain lain. 3. Sasaran Rekayasa Lalu Lintas Dihubungkan dengan Kondisi Lalu Lintas Kota Makassar. - Secara umum terdapat 5 bagian ruang lingkup rekayasa lalu lintas : a. Studi karakteristik lalu lintas, b. Perencanaan transportasi, c. Perencanaan geometrik jalan, d. Operasi lalu lintas, e. Administrasi. Interpretasi : Melihat kondisi kota Makassar saat ini, sasaran rekayasa lalu lintas harusnya lebih diterapkan pada studi karakteristik lalu lintas untuk kemudian merencanakan transportasi dan jaringannya. Kondisi lalu lintas kota Makassar yang semakin semrawut ditambah lagi dengan mulainya terjadi kemacetan perlu diadakan studi terutama pada faktor kendaraan dalam hal ini angkutan umum. 4. Faktor faktor yang berpengaruh terhadap permasalahan lalu lintas, antara lain : a. Faktor manusia, b. Faktor moda (kendaraan), c. Faktor jalan, d. Faktor lingkungan. Interpretasi : Dari beberapa faktor tersebut, untuk di Indonesia khususnya kota Makassar sebagai pemisalan, faktor manusia menjadi faktor utama timbulnya permasalahan lalu lintas. Ketidak disiplinan, ketidak sadar hokum-an , dan kebiasaan buruk menjadi alasan atas semua itu, sebagian besar disebabkan oleh tindakan pengendara motor yang semaunya, menyalip kiri, menggunakan trotoar sebagai jalan, dan sebagainya. Oleh karena itu, sosiaisasi sangat diperlukan untuk menyadarkan mereka akan pentingnya berkendara dengan mematuhi peraturan dan rambu rambu lalu lintas. Yang menjadi ironi, hampir semua dari pengguna kendaraan tidak memahami arti rambu rambu lalu lintas. 5. Menurut Alamsyah, 2005 hal 6, pelaksanaan pemecahan permasalahan lalu lintas dilaksanakan dalam tiga tahap yakni : a. Penyelidikan, b. Tindakan secepatnya, c. Perencanaan akan datang. Interpretasi : Melihat kondisi kota Makassar saat ini, menurut saya hal yang paling tepat direncanakan adalah membangun jalan secukupnya, membangun jalan layang, mengembangkan angkutan umum berkapasitas besar dan cepat ( busway, komuter, MRT), membangun tempat tempat pemberhentian (halte, statiun busway) serta menciptakan

konsep untuk mengurangi jumlah kendaraan pribadi serta meningkatkan angkutan umum sehingga peningkatan volume kendaraan dapat dikontrol. 6. Permasalahan Busway di kota Makassar lebih kepada rencana operasional nya yang sebagian besar belum disetujui oleh para supir angkot yang pastinya merasa tersaingi. Seharusnya lapangan pekerjaan yang selama ini mereka geluti dialihkan (menjadi sopir busway) atau dialihkan ke dalam bentuk pekerjaan lain. Rute Busway Kota Makassar : KORIDOR 1 Bandara-Tol-Jl.Nusantara-Jl . Ahmad Yani-Jl. Jenderal Sudirman-JlHaji Bau-Jl Metro Tanjung Bunga-Trans Studio-Mal GTC (pergi). Mal GTC-Trans Studio-Jl. Metro Tanjung Bunga-Jl Penghibur-Jl Pasar Ikan-Jl Ujung Pandang-Jl Nusantara-Tol-Bandara (Pulang). KORIDOR 2 Mal GTC-Trans Studio-Jl Metro Tanjung Bunga-Jl Penghibur-Jl Pasar Ikan-Jl Ujung Pandang-Jl Ahmad Yani-Jl Bulusaraung-Jl Masjid Raya-Jl Urip Sumoharjo-Jl AP Pettarani-Jl Boulevard-Mal Panakukkang (pergi). Mal Panakukkang-Jl Boulevard-Jl AP Pettarani-Jl Urip Sumoharjo-Jl Bawakaraeng-Jl Jenderal Sudirman-Jl. Sam Ratulangi-Jl Kakatua-Jl Gagak-Jl Nuri-Jl Rajawali-Jl Metro Tanjung BungaTrans Studio-Mal GTC (pulang). KORIDOR 3 Terminal Daya-Jl. Perintis Kemerdekaan-Jl. Urip Sumoharjo-Jl. AP Pettarani-Jl. Sultan AlaudinJl. Gowa Raya-Terminal Pallangga (Pulang Pergi). KORDOR 4 Terminal Daya-Jl Perintis Kemerdekaan-Bandara-Jl Poros Makassar Maros-Terminal Maros (Pulang Pergi). KORIDOR 5 Untia-Terminal Panampu-Jl. Tinumbu-Jl Ujung-Jl Bandang-Jl Veteran Utara-Jl Veteran Selatan-Jl.Sultan Alaudin-Jl Gowa Raya-Terminal Pallangga (Pulang Pergi). KORIDOR 6 Terminal Pallangga-Jl.Poros Takalar-Jl Raya Bontomanai-Barombong-Mal GTC (Pulang Pergi). KORIDOR 7 Terminal Pallangga-Jl Poros Takalar-Terminal Takalar (Pulang Pergi). KORIDOR 8 Terminal Takalar-Galesong Selatan-Galesong Utara-Barombong-Mal GTC (Pulang Pergi). KORDIOR 9 Terminal Daya-Jl Lingkar Tengah-Bontomanai-Jl Poros Takalar-Terminal Pallangga (Pulang Pergi). KORIDOR 10 Terminal Daya-Jl Lingkar Luar-Bontomanai-Jl Poros Takalar-Terminal Pallangga (Pulang Pergi). KORIDOR 11 Terminal Maros-Jl By Pass Mamminasata Bontomanai-Barombong (Pulang Pergi).

a. b.

a.

b.

*Sumber : Dishub Sulse

Tugas 2

15 Februari 2014

REKAYASA LALU LINTAS

MUKHLIS D111 12 008 KELAS B

JURUSAN SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN SEMESTER AKHIR 2013/2014

Anda mungkin juga menyukai