Anda di halaman 1dari 2

Keutamaan Orang Berilmu

"Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan" !". al-Mujadalah: ##$ %mam %bnu &atsir dalam 'as(sirnya Al-!ur)an al A*him, +u* %,, hal -./, mengatakan bah0a Allah "1' dalam ayat ini mendidik kaum muslimin agar bersikap baik satu sama lain di dalam majlis. +anganlah satu sama lain mempersempit tempat duduk, sehingga seolah-olah yang satu menghalangi keberadaan dan kehadiran yang lain dalam majlis. Majelis yang dimaksud dalam ayat di atas, sebagai asbabun nu*ul sebab turunnya ayat$, menurut !utadah ra., yang dikutip %bnu &atsir adalah majelis d*ikir di masa 2asulullah yang selalu dipadati kaum muslimin. 3ada 0aktu itu, jika ada salah seorang dari kaum muslimin ingin maju ke depan, maka orang-orang menghalanginya. 4alu turun (irman Allah yang melarang perbuatan mereka dan menyuruh mereka agar memberi kelapangan. %mam A* 5amakhsyari dalam ta(sirnya Al &asysya( ju* %, hal /67, mengatakan bah0a yang dimaksud dengan majelis itu adalah majlis 2asulullah yang selalu dipenuhi oleh kaum muslimin. Mereka senantiasa bersaing untuk mendekati 2asulullah karena sama-sama antusias mendengarkan pembicaraan beliau sa0. Buah 'a0adlu Dalam ayat tersebut Allah ber(irman: "...lapangkanlah, niscaya Allah akan memberikan kelapangan untukmu". Menurut %mam %bnu &atsir, susunan pernyataan Allah itu menunjukkan bah0a pahala suatu amal shalih itu sejenis dengan amalan itu sendiri tentunya dengan kualitas dan kuantitas yang lebih besar. 1allahu a)lam$. "ebagaimana hadits 2asulullah sa0: ""iapa saja yang membangun sebuah masjid karena Allah, niscaya Allah akan membangun sebuah rumah bentuknya di "urga". Dalam hadits lain 2asulullah bersabda: ""iapa saja yang mendahulukan seorang yang sedang mengalami kesulitan misal keuangan$, niscaya Allah akan memudahkan dia di dunia dan di akhirat. Dan Allah senantiasa akan menolong hamba8ya selama hamba itu senantiasa menolong saudaranya". Allah ber(irman: "Maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat". %mam A* 5amakhsyari ibidem$, menukil pendapat %mam Ahmad yang mengatakan bah0a balasan berupa peningkatan derajat dalam ayat itu sesuai dengan amal yang bersangkutan. "ebab yang diperintahkan adalah melapangkan majlis agar mereka tidak saling berebut dan saling sikut untuk mendekati tempat yang tinggi di sekitar 2asulullah. "iapa saja yang tunduk dengan perintah Allah, berarti memberi kesempatan kepada orang lain untuk maju dan mengundurkan diri dari rebutan itu lantaran ta0adlu) rendah hati$ dan taat kepada Allah "1'. Dan untuk memudahkan

orang-orang berilmu bersikap ta0adlu) Allah menjanjikan pahala pengangkatan derajat bagi mereka. 2Asulullah sa0 bersabda: ""iapa saja yang berta0adlu) bersikap rendah hati$ karena Allah, niscaya Allah akan meninggikannya". &eutamaan 9rang Berilmu Allah "1' telah menjanjikan dalam ayat tersebut bah0a Dia akan mengangkat derajat orang-orang mu)min yang tunduk kepada perintah8ya dan perintah 2asul8ya. Dan secara khusus Allah menyebut janji itu untuk orang-orang yang berilmu diantara orang-orang yang beriman itu. +anji Allah "1' secara nyata menandaskan penghargaan %slam kepada ilmu dan orang-orang yang berilmu. Bahkan dalam ayat lain Allah memberikan penghargaan secara khusus kepada orang-orang berilmu dalam (irman8ya: "&atakanlah: Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui: "esungguhnya orang berakallah yang dapat menerima pelajaran" '!". A* 5umar: 7$ %mam A* 5amakhsyari ibidem$ mengutip sejumlah hadits yang menunjukkan keutamaan orang-orang berilmu dari orang-orang yang tidak berilmu. "+arak antara seorang alim orang yang berilmu$ dan seorang abid tukang ibadah yang tidak berilmu$ adalah seratus derajat;tingkat. +arak diantara dua tingkat itu adalah perjalanan kuda selama 6< tahun" H2 Abu =a)la dan %bnu Adi$. "&eutamaan seorang alim atas seorang abid bagaikan keutamaan bulan purnama atas seluruh bintang-bintang" H2 Ashabu as-"unan$ "3ada hari kiamat nanti ada tiga golongan yang akan memberi sya(a)at, para nabi, lalu para ulama, lalu para syuhada" H2 %bnu Majah, Abu =a)la, %bnu Adi, al A>ili dan al Baiha>i$. &ata A* 5amakhsyari, agungnya martabat orang-orang berilmu berdasarkan kesaksian 2asulullah adalah berada diantara para nabi dan para syuhada. %mam %bnu &atsir ibidem$, mengutip hadits yang diri0ayatkan %mam Ahmad dari Abi 'hu(ail Amir bin 1atsilah bah0asanya 8a(i) bin abdil Harits bertemu dengan ?mar bin al-&haththab ra di As(an --0aktu itu ?mar telah mengangkatnya sebagai 0ali gubernur$ Makkah, lalu ?mar bertanya kepadanya: ""iapa yang engkau serahi melaksanakan tugasmu di sana:" Abdul Harits menja0ab: "%bnu Ab*y, seorang maula mantan budak kami$". ?mar bertanya, "Anda serahkan kepemimpinan kota Makkah kepada seorang maula:". Dia menja0ab, "1ahai amirul mu)minin, dia ini seorang pembaca >ori)$ kitabullah dan alim tentang (ara)idl" 4alu ?mar ra berkata: "esungguhnya nabi kalian telah bersabda: ""esungguhnya dengan kitab Al-!ur)an ini Allah mengangkat martabat$ suatu kaum dan meletakkan yang lain". &ini jelaslah bah0a ilmu menjadi sebab naiknya derajat seseorang, bukan nilai rapor, gelar-gelar akademis, ija*ah atau serti(ikat@ 9leh karena itu, pantaslah %bnu Mas)ud ra apabila membaca ayat ini beliau mengatakan: "1ahai manusia pahamilah ayat ini dan hendaklah ayat ini membuat kalian mencintai ilmu".