Anda di halaman 1dari 17

PENGARUH KEBUDAYAAN ASING DI KALANGAN REMAJA PENGARUH KEBUDAYAAN ASING DI KALANGAN REMAJA

2013

KARYA ILMIAH

Disusun oleh: MEGARINI DINDA SAPUTRI

SMP AL-AZHAR SYIFA BUDI Alamat :

PENGARUH KEBUDAYAAN ASING DI KALANGAN REMAJA

2013

PENGARUH KEBUDAYAAN ASING DI KALANGAN REMAJA

Disusun oleh: MEGARINI DINDA SAPUTRI

Karya Ilmiah Ini Telah Diperiksa Dan Disetujui oleh:

Pembimbing

Mengetahui

Kepala Sekolah

Ka. Urs. Kurikulum

Drs.JAHRUDIN YUSUF

M.YUSUF, SPd.I

PENGARUH KEBUDAYAAN ASING DI KALANGAN REMAJA

2013

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

I.

IDENTITAS Nama Tempat/Tgl lahir Agama Alamat : Megarini Dinda Saputri : Jakarta, 28 April 1999 : Islam : Perumahan. Legenda wisata . Zona Colombus. Blok. B25 no:8. Cibubur

II.

KETERANGAN KELUARGA Nama Ayah Tempat/Tgl lahir Nama Ibu Tempat/Tgl lahir Agama Alamat : Hery Sulistiyarto : Jepara, 12 April 1967 : Heny Maysaroh : Jakarta, 25 Maret 1979 : Islam : Perumahan. Legenda wisata . Zona Colombus. Blok. B25 no:8. Cibubur

III.

PENDIDIKAN Tahun 2011 lulus dari Sekolah Dasar Islam Al-Fajar Tahun 2011 terdaftar sebagai pelajar SMP Al-Azhar Syifa Budi

III

PENGARUH KEBUDAYAAN ASING DI KALANGAN REMAJA

2013

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ........................................................................... I LEMBAR PERSETUJUAN ............................................................... III DAFTAR RIWAYAT HIDUP .......................................................... IV DAFTAR ISI ......................................................................................... V KATA PENGANTAR ......................................................................... VI BAB I PENDAHULUAN 1.1. 1.2. 1.3. 1.4. BAB II Latar Belakang Penelitian ........................................ 1 Rumusan Masalah ...................................................... 2 Tujuan Dan Manfaat Penelitian ............................... 2 Metode Penelitian ................................................ 3

PEMBAHASAAN 2.1. 2.2. Landasan Teori ( Tinjauan Pustaka ) ...................... 4 Pembahasaan Penelitian .............. 4

BAB III

DAFTAR

KESIMPULAN ................................................................... 14 3.1 Hasil Analisis Penilitian 3.2 Kesimpulan 3.3 Saran PUSTAKA ........................................................................... 15

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan rahmatnya penulis dapat menyelesaikan karya ilmiah ini. Penulisan karya ilmiah ini dalam rangka untuk memenuhi persyaratan kenaikan kelas. Adapun judul dari karya ilmiah ini adalah Pengaruh Kebudayaan Asing Di Kalangan Remaja.

PENGARUH KEBUDAYAAN ASING DI KALANGAN REMAJA

2013

Penulis menyadari bahwa dalam proses penyelesaian penulisan karya ilmiah ini tak lepas dari dukungan berbagai pihak yang telah berjasa memberikan bimbingan dan bantuannnya, baik moral maupun material. Oleh karena itu, untuk semua pihak yang ikut serta dalam proses penyelesaian karya tulis ini penulis mengucapkan terima kasih. Terutama kepada para pembimbing yang telah memberikan arahan serta bimbingan kepada penulis. Penulis berharap semoga karya ilmiah ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca. Dan dengan segala kritikan yang bertujuan untuk membangun karya ilmiah ini penulis sambut dengan hati yang ikhlas.

Jakarta, Desember 2013

Penulis

PENGARUH KEBUDAYAAN ASING DI KALANGAN REMAJA BAB I PENDAHULUAN

2013

1.1

Latar Belakang Penelitian

Pada zaman sekarang, pengaruh kebudayaan asing sangat kuat mempengaruhi kebudayaan negara kita. Kenyatannya dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Kita akan lebih jelas lagi bila mengamati gambaran budaya asing yang masuk, kemudian mempengaruhi, dan akhirnya banyak di minati di negara kita ini. Kelompok yang paling rentan dalam hal ini adalah kelompok remaja. Remaja sebagai kelompok individu dalam masa mencari identitas diri, cenderung mencari hal-hal yang baru, yang dapat membuat mereka menjadi orang yang modern. Mereka tidak ingin ketinggalan jaman, sehingga ada kecenderungan untuk mudah menerima hal-hal yang berbau modern. Dalam keadaan demikian seringkali muncul perilaku menyimpang atau kecenderungan melakukan pelanggaran. Kondisi ini juga memungkinkan mereka menjadi sasaran media masa yang menyebabkan remaja sangat mudah terpengaruh oleh berbagai macam informasi yang di sajikan, yang menyebabkan perubahan gaya dan perilaku kehidupan mereka. Kedudukan remaja dalam masyarakat adalah sebagai makhluk sosial, makhluk moral sosial artinya beretika, bersusila di jadikan sebagai barometer kehidupan moral bangsa dan juga sebagai pengoreksi. Bertindak di atas kebenaran dengan landasan hukum. Sebagai makhluk sosial artinya remaja tidak dapat berdiri sendiri, hidup bersama-sama, dapat menyesuaikan diri dengan normanorma kepribadian dan pandangan hidup yang di anut masyarakat. Dengan lingkungan sosial dan budaya seorang pemuda sangat mudah sekali terpengaruh oleh berbagai macam kebudayaan yang masuk, terkadang seorang remaja dalam menerima berbagai macam kebudayaan asing yang masuk tidak dapat menyaringnya dengan baik, mana budaya yang yang sesuai dengan kepribadian bangsa dan mana yang tidak sesuai. Dengan adanya fenomena demikian, maka penulis tertarik untuk membahas tentang masalah (Pengaruh Budaya Asing Di kalangan Remaja). Sebagai bahan penulisan karya ilmiah syarat kenaikan kelas.

PENGARUH KEBUDAYAAN ASING DI KALANGAN REMAJA

2013

1.2.

Rumusan Masalah 1. Mengapa hal tersebut terjadi ? 2. Apakah keadaan ini dapat di jadikan sebagai petunjuk bahwa remaja kita saat ini mengandung unsur budaya asing ? 3. Apa yang menyebabkan mereka mengandung unsur budaya asing ?

1.3.

Manfaat Dan Tujuan Penulisan Adapun manfaat dari penelitian yang penulis lakukan adalah sebagai berikut: 1. Penilitian ini bermanfaat untuk diri pribadi penulis. 2. Penelitian ini bermanfaat bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan data dan informasi tentang pengaruh masuknya budaya asing terhadap budaya kita. 3. Penilitian ini bermanfaat bagi adik-adik kami khususnya yang berada di SMP ALAZHAR SYIFA BUDI, dan mudah-mudahan karya ilmiah ini dapat menjadi pedoman dalam penulisan karya ilmiah selanjutnya. Adapun tujuan penelitian yang di lakukan oleh penulis adalah sebagai berikut: 1. Untuk mengetahui sejauh mana seorang remaja menghargai budayanya dari pada kebudayaan asing khususnya kebudayaan barat. 2. Untuk melatih diri pribadi penulis dalam memperhatikan dan menanggapi berbagai macam masalah sosial khusunya masalah tentang remaja

1.3.

Metode Penelitian Untuk memudahkan penyusunan dan menghasilkan bahasan yang di harapkan, penulisan membagi masalah menjadi tiga Bab yaitu:

PENGARUH KEBUDAYAAN ASING DI KALANGAN REMAJA

2013

BAB II PEMBAHASAN

2.1.

Landasan Teori ( Tinjauan Pustaka ) Untuk memperoleh data-data yang berkaitan dengan penulisan karya ilmiah ini penulis melakukan dengan cara membawa dan mempelajari pendapat-pendapat para ahli yang berhubungan dengan masalah yang di teliti. Pengolahan Dan Pembahasaan Penulisan 1. Pengertian Budaya

2.2

Dalam kehidupan sehari-hari orang begitu sering membicarakan masalah kebudayaan juga dalam kehidupan sehari-hari orang tak mungkin berurusan dengan hasil-hasil kebudayaan, setiap hari orang melihat, mempergunakan dan bahkan merusak hasil-hasil kebudayaan. Dalam pengertian sehari-hari istilah kebudayaan sering diartikan sama dengan kesenian, akan tetapi apabila istilah kebudayaan diartikan menurut ilmu-ilmu sosial, maka kesenian merupakan salah satu bagian dari hasil kebudayaan. Kata kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta buddhayah yang merupakan bentuk jama dari kata buddhi yang berarti budi atau akal. Kebudayaan diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi pekerti dan akal. Adapun dalam istilah bahasa inggris disebut dengan kata Culture artinya sama dengan kebudayaan, sedangkan dalam bahasa latin kebudayaan disebut dengan Colere yang artinya mengolah atau mengerjakan. Dari asal kata tersebut kebudayaan dapat diartikan sebagai segala usaha manusia untuk mengolah alam dan mengubah alam ( koenjaraningrat, jakarta, 1965 hal : 77-78). Seorang Antropologi Alin, yaitu E.B.tylor (1871) mendefinisikan kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, moral, kesenian, hukum, adat istiadat dan lain kemampuan serta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan manusia sebagai anggota masyarakat. Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi merumaskan kebudayaan kebendaan jasmanilah yang diperlukan oleh manusia untuk menguasai alam sekitarnya, agar kekuataan serta hasilnya dapat di abadikan untuk keperluan masyarakat. Rasa yang meliputi jiwa manusia, mewujudkan segala kaidah-kaidah dan nilainilai sosial yang perlu untuk mengatur masalah-masalah kemasyarakatan dalam arti yang luas. Di dalamnya termasuk misalnya saja agama, ideologi, kebathinan, kesenian, kesenian dan semua unsur yang merupakan hasil ekspresi jiwa manusia yang hidup sebagai anggota masyarakat. Selanjutnya cipta merupakan kemampuan mental, kemampuan berpikir orang-orang yang hidup bermasyrakat yang antara lain menghasilkan filsafat serta ilmu pengetahuan, cipta merupakan baik wujud teori murni maupun yang telah disusun untuk langsung diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat.

PENGARUH KEBUDAYAAN ASING DI KALANGAN REMAJA

2013

Pendapat tersebut di atas dapat saja di pergunakan sebagai pegangan, namun demikian apabila dianalisis lebih lanjut maka manusia sebenarnya mempunyai segi material mengandung karya, yaitu kemampuan manusia untuk menghasilkan benda-benda maupun lainnya yang berwujud benda. Segi spiritual mengandung cipta yang menghasilkan kaidah dan kepercayaan, kesusilaan, kesopanan dan hukum. Serta rasa yang menghasilkan keindahan. Manusia berusaha mendapatkan ilmu pengetahuan melalui pemikiran-pemikiran, menyerasikan prilaku melalui etika dan mendapatkan keindahan melalui estetika. Hal ini semua hanya merupakan kebudayaan yang dapat dipergunakan sebagai patokan dalam analisis. Kebudayaan sebagaiman diterangkan di atas dimiliki oleh setiap masyarakat, perbedaan terletak kepada . kebudayaan sebagaimana diterangkan diatas dimiliki oleh setiap masyarakat, perbedaan terletak kepada kebudayaan masyarakat yang satu lebih sempurna dari pada kebudayaan masyrakat lain, dan untuk mengatasi hal tersebut manusia dapat berpikir untuk membuat suatu kebudayaan yang lebih baik lagi. a. Unsur-unsur Kebudayaan Kebudayaan setiap bangsa atau masyarakat terdiri dari unsur-unsur yang besar maupun unsur-unsur yang kecil merepukan suatu bagian dari suatu kebulatan yang bersifat kesatuan. Berapa orang sarjana telah mencoba merumuskan unsur-unsur kebudayaan tadi misalnya, Melville J. Herkovits menunjukan pokok kebudayaan yaitu : 1. 2. 3. 4. Alat-alat teknologi System ekonomi Keluarga Kekuasaan politik

Bronis Law Maliniwski , yang terkenal sebagai salah seorang pelopor teori fungsional dalam anthropologi, menyebutkan unsur-unsur kebudayaan sebagai berikut : 1. Sistem norma yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat didalam upaya menguasai alam sekelilingnya. 2. Organisasi ekonomi 3. Organisasi kekuaataan Masing-masing unsur-unsur beberapa macam unsur-unsur kebudayaan kepentingan analisis dan kepentingan ilmiah diklasifikasikan kedalam 7 unsur : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Peralatan dan perlengkapan hidup manusia Mata pencarian hidup dan sistem ekonomi Sistem kemasyarakatan Bahasa ( lisan maupun tulisan ) Sistem pengetahuan Kesenian ( seni rupa, seni suara, seni tari dsb ) Religi ( sistem kepercayaan ) untuk

PENGARUH KEBUDAYAAN ASING DI KALANGAN REMAJA

2013

b. Fungsi Kebudayaan Kebudayaan mempunyai fungsi yang sangat besar bagi manusia dan masyarakat. Hasil kebudayaan yang di hasilkan oleh masyarakat melahirkan teknologi atau kebudayaan, kebendaan yang mempunyai kegunaan utama di dalam melindungi masyarakat terhadap lingkungan di dalamnya. Adapun fungsi dari kebudayaan adalah sebagai berikut : 1. Kebudayaan berfungsi untuk mengatur manusia bagaimana seharusnya mereka bertindak. 2. Kebudayaan berfungsi untuk memenuhi segala kebutuhan manusia c. Sifat Kebudayaan Walaupun setiap masyarakat mempunyai kebudayaan yang saling berbeda satu dengan yang lainnya, namun setiap kebudayaan mempunyai sifat dan hakikat yang berlaku umum bagi semua kebudayaan dimana pun juga. Adapun sifat dan hakikat dari kebudayaan adalah sebagai berikut : 1. Kebudayaan terwujud dan di salurkan lewat perilaku manusia 2. Kebudayaan telah ada terlebih dahulu mendahului lahirnya suatu generasi tertentu, dan tidak akan mati dengan habisnya usia generasi yang bersangkutan 3. Kebudayaan mencakup aturan-aturan yang berisikan kewajiban, tindakan-tindakan yang diijinkan. Adapun sifat-sifat kebudayaan menurut Melville J.Herkovits adalah sebagai berikut : 1. Kebudayaan bersifat universal 2. Kebudayaan bersifat stabil 3. Kebudayaan mengisi serta menentukan jalannya kehidupan manusia walaupun hal itu jarang di sadari oleh manusia. d. Macam-macam Kebudayaan Yang Masuk ke Indonesia Di dalam sejarah pembentukan Negara Republik Indonesia banyak sekali berbagai macam kebudayaan asing yang masuk ke Indonesia, antara lain : 1. Kebudayaan Hindu Budha Pada abad ke 3 dan ke 4 Hindu masuk ke Indonesia khususnya ke pulau Jawa, Hindu yang berasal dari India yang masuk ke Indonesia berlangsung lues dan mantap sekitar abad ke 4. Ajaran Budha atau Budhisme masuk ke Indonesia khususnya pulau Jawa, ajaran Budha dapat dikatakan berpandangan lebih maju dari pada Hindu, sebab Budha tidak mengenal akan adanya kasta-kasta di dalam masyarakat. Walaupun demikian kebudayaan itu di Indonesia khususnya di pulau Jawa tumbuh dan berkembang berdampingan secara damai baik penganut Hindu maupun Budha melahirkan budaya yang sangat tinggi dan menjadi salah satu kekayaan Budha bangsa Indonesia.

PENGARUH KEBUDAYAAN ASING DI KALANGAN REMAJA

2013

2. Kebudayaan Islam Pada abad ke 15 dan 16 agama Islam telah di kembangkan di Indonesia, oleh para pemuka-pemuka agama Islam. Titik sentral agama Islam pada abad itu berada di pulau Jawa yang di sebarkan oleh Wali Songo. Masuknya ke Indonesia teristimewa kepulauan Jawa berlangsung dalam suasana damai, hal ini di sebabkan karena Islam masuk ke Indonesia dengan cara tidak ada paksaan melainkan dengan cara baik-baik. Disamping itu disebabkan sikap toleransi yang di miliki oleh kita sebagai bangsa Indonesia. Pada abad ke 15 ketika kejayaan maratim majapahit mulai surut, berkembanglah Negara-negara pantai yang dapat merangsang kekuasaan dan kewibawaan majapahit yang ber pusat di pemerintahan di pedalaman. Negara-negara yang di maksud adalah maluku, aceh, dan goa. Dalam proses perkembangan Negara-negara tersebut yang di kendalikan oleh pedagang kaya dan golongan para bangsawan kota-kota pelabuhan nampaknya telah terpengaruh dan menganut ajaran agama Islam. Agama Islam berkembang pesat di Indonesia dan menjadi agama yang mendapat pengaruh sebagian besar penduduk Indonesia. Tak dapat di pungkiri lagi bahwa kebudayaan Islam telah membawa perkembangan bagi kebudayaan dan kepribadian bangsa Indonesia. 3. Kebudayaan Barat Unsur kebudayaan yang juga memberi warna terhadap corak lain dari kebudayaan dan kepribadian bangsa Indonesia adalah kebudayaan barat. Awal kebudayaan barat masuk ke Indonesia ketika kaum penjajah datang ke Indonesia, terutama bangsa Belanda. Akhirnya masih harus disebut sebagai pengaruh kebudayaan Eropa yang masuk juga kedalam kebudayaan Indonesia ialah agama Kristen, Katolik, dan Protestan, penyiaran agama ini di lakukan terutama didaerah-daerah dengan penduduk yang belum pernah mengalami agama Hindu Budha dan Islam. Telah menjadi watak dan kepribadian timur pada umumnya serta masyarakat Jawa pada khususnya bahwa dalam menerima setiap kebudayaan yang datang dari luar, kebudayaan yang telah dimilikinya tidak akan diabaikan ataupun ditinggalkan, tetapi akan disesuaikan dengan kebudayaan baru. Bila kita amati dari berbagai macam kebudayaan yang masuk ke Indonesia, sebenarnya kebudayaan tersebut mempunyai nilai yang positif dan juga nilai negative. Adapun dampak positif dari kebudayaan asing yang masuk ke indonesia antara lain : a. Kebudayaan asing yang mengandung nilai positif akan menambah khasanah kebudayaan bangsa Indonesia b. Bangsa Indonesia dapat mengetahui sejauh mana perkembangan-perkembangan budaya yang ada di Negara-Negara lain.

PENGARUH KEBUDAYAAN ASING DI KALANGAN REMAJA

2013

Sedangkan dampak Negatif dari kebudayaan asing adalah : a. Akan terjadi keguncangan budaya ( cultur sock ) artinya manusia tidak akan mampu berbagai tarikan akibat pengaruh kebudayaan yang datang dari luar b. Akan terjadi ketimpangan budaya ( cultural lag ) artinya akan terjadinya pergeseranpergeseran budaya.

4. Pengertian Remaja Dalam memberikan definisi tentang remaja, para ahli mempunyai perbedaan pandangan. Untuk itu hal ini penulis mencoba mengemukakan pendapat para tokoh tentang definisi remaja, namun dari perbedaan-perbedaan definisi yang di kemukakan tentu saja terdapat titik kesamaan. Dalam ensiklopedia Indonesia, yang di maksud dengan remaja adalah tahap pertumbuhan anak menjadi dewasa, sejak masa puber sampai usia 17-18 tahun. Pada tahap ini terjadi perkembangan seksual dengan munculnya sifat seksual sekunder pertama sampai pada akhir pertumbuh fisik. Masa ini akan berakhir setelah tercapai puncak pertumbuhan dan kemampuan memperbanyak jenis. Sedangkan menurut Zakiyah Drajat, remaja adalah umur yang menjembatani antara umur anak-anak dan umur dewasa. Selanjutnya organisasi kesehatan dunia (who), memberikan definisi remaja adalah individu yang berkembangan pertama kali saat ini menunujukan tanda-tanda sekundernya sampai ia mencapai kematang seksual. Dari definisi remaja sebagaimana yang telah disebutkan di atas, bahwasanya para tokoh para tokoh psikologis juga masih berbeda dalam memberikan batasan usia remaja dan pada dasarnya merekapun membagi masa remaja kepada beberapa fase yaitu : 1. Masa Prapubertas 2. Masa Pubertas 3. Adeloson

PENGARUH KEBUDAYAAN ASING DI KALANGAN REMAJA

2013

a. Pertumbuhan Remaja Pertumbuhan cepat yang terjadi pada remaja seringkali menimbulkan tanggapan yang berbeda, ada yang berpendapat bahwa masa remaja adalah masa yang penuh dengan persoalan dan kesukaran, dilain pihak ada yang memandang masa remaja adalah masa paling indah, menyenangkan, hal ini semua tergantung dari mana orang menilainya. Perubahan fisik yang terjadi pada remaja yang besar pengaruhnya terhadap perkembangan jiwa dan tubuh seorang remaja, mulai fungsinya alat-alat vital bagi lakilaki maupun perempuan.

b. Perkembangan Psikologis Pada Remaja Penambahan fisik yang terjadi begitu drastic membuat seorang remaja langsung bingung, karena ia harus menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang terjadi pada dirinya itu, disatu sisi ia bangga mengalami perubahan yang sangat menentukan masa depannya. Tetapi dilain pihak ia diliputi perasaan yang campur aduk ia ragu tampil dengan perawakannya yang baru itu. Sejalan dengan pertumbuhan fisik yang di alami para remaja, pakar kejiwaan berpendapat bahwa masa remaja adalah masa goncangan yang di tandai dengan perubahan emosional (singgih D. Gunarsa Psikologis Remajahal : 205)

c. Upaya masyarakat dan pemerintah kebudayaan asing yang bernilai negative

dalam

mengantisipasi

masuknya

Antisipasi masuknya budaya-budaya asing yang dapat mempengaruhi para remaja mempunyai nilai negativ dengan cara : 1. Melalui pendidikan agama Pendidikan agama kepada seorang remaja hendaknya di berikan semenjak dini, sehingga agama itu benar-benar menjadi bagian dari pribadinya yang akan menjadi pengendali dalam hidupnya di masyarakat, sehingga remaja dalam menerima budayabudaya asing dapat menyaringnya dengan baik.

2. Melalui pembinaan peribadi anak oleh orang tua Setiap orang tua hendaknya harus membina anaknya menjadi orang yang baik, mempunyai kepribadian yang baik, mempunyai kepribadian yang baik dan sikap mental yang sehat dan akhlak yang terpuji, hal ini dapat dilakukan oleh orang tua dengan cara memberikan contoh sikap yang baik kepada anaknya.

PENGARUH KEBUDAYAAN ASING DI KALANGAN REMAJA

2013

3. Melalui pemerintah Usaha yang dapat di lakukan oleh pemerintah dalam mengantisipasi masuknya budaya-budaya asing yaitu dengan cara-cara menanamkan sifat nasionalisme ( cinta tanah air ), kepada remaja melalui pendidikan formal maupun non formal serta mengintesikan pendidikan agama kemudian dapat dilakukan juga dengan cara melakukan saringansaringan atau seleksi terhadap budaya-budaya yang mempunyai unsur negativ dapat di hindarkan supaya nilai-nilai moral yang baik dapat tercemin dan tetap menjadi bagian dari kepribadian bangsa Indonesia. Hal ini dapat di lakukan di bawah departemen kebudayaan.

PENGARUH KEBUDAYAAN ASING DI KALANGAN REMAJA

2013

BAB III KESIMPULAN

Dari hasil penelitian yang penulis lakukan mengenai lakukan mengenai pengaruh budaya asing terhadap perkembangan remaja dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : 1. Remaja tahu dan mengerti apa yang dimaksud dengan budaya, dan mereka juga masih mampu untuk memilih budaya yang bernilai positif dan mana budaya yang bernilai negatif 2. Di dalam hasil data penelitian yang penulis lakukan bahwasanya remaja masih menganggap bahwa budaya kita masih jauh lebih baik di bandingkan dengan nilainilai budaya asing. 3. Para remaja dapat mengetahui bahwasanya yang ada dilingkungan mereka sudah tercampur oleh berbagai macam budaya-budaya dari luar. 4. Berdasarkan data yang penulis peroleh bahwasanya remaja dengan adanya budaya asing mereka tidak dapat pungkiri bahwa diantara mereka terpengaruh oleh berbagai macam budaya-budaya dari luar. 5. Dalam mengantisipasi berbagai macam budaya-budaya asing yang masuk kedalam lingkungan masyarakat yang dapat mempengaruhi remaja, dapat dilkukan dengan cara : 1. Memberikan pendidikan agama 2. Pembinaan pribadi anak oleh orang tua 3. Melalui pemerintahan dengan cara menenamkan rasa nasionalisme

PENGARUH KEBUDAYAAN ASING DI KALANGAN REMAJA

2013

DAFTAR PUSTAKA

Gunarsa, singgih D. Dr. Prof, Psikologi Perkembangan anak dan Remaja jakarta : Gunung Mulia, 1994 Harwantiyoko, Ilmu Sosial dasar Depok : Guna darma Soerjano Soekamto, Prof, Dr, SH, MA, Sosiologi Suatu Pengantar Jakarta : Rajawali Pers 1990 Mappaire, Andi Psikologi Remaja, Surabaya : Usaha Nasional, 1982 H. Munandar Soelaeman, Ir, Ms. Ilmu Sosial dasar Eresco Bandung 1995

11