Anda di halaman 1dari 10

MODUL 3 MANAJEMEN PERUBAHAN: KONSEP & IMPLEMENTASI

1. Konsep Manajemen Perubahan 2. Model & Implementasi Perubahan Organisasi

Konsep Manajemen Perubahan


Nissan Case A. Pengertian Manajemen Perubahan: Proses formal dalam perubahan organisasi yang dilakukan melalui pendekatan sistematis dalam sebuah aplikasi pada pengetahuan, peralatan, dan sumber daya lainnya. Element: Proses formal Pendekatan sistematis Berbasis pengetahuan ilmiah Menyaratkan kemampuan berubah

Manajemen Perubahan vs Pengembangan Organisasi


Pengembangan organisasi: Bagaimana perusahaan mengembangkan bisnisnya, & membenahi karyawan (minor) External relatif stabil Manajemen Perubahan Mengedepankan nilai2 ekonomi sebagai hasil akhir organisasi, lebih revolusioner (Tabel 3.2 & 3.3)

Kesiapan Berubah
1. Tanda tanda kesiapan 2. Persepsi Karyawan terhadap proses perubahan (gbr.3.6) 3. Redainess for change keharusan bagi karyawan & organisasi 4. Resistensi terhadap perubahan: aktif & pasif; sebab2 resistensi, mengelola resistensi

Model & Implementasi Perubahan Organisasi


A. 1. Model Manajemen Perubahan Lewins Three-Stage Model a. Quasi-stationary equilibria: sejauh mana sistem sosial masyarakat bisa mempertahankan titik keseimbangan atau harus menuju titik keseimbangan baru b. Three-stage Model: perubahan organisasi terjadi pada level individu, struktur & sistem organisasi, iklim organisasi dan gaya kepemimpinan Point: perubahan dapat dilakukan dengan memperhatika dua kekuatan yang saling berlawanan namum memberi tekanan kepada organsisasi (faktor penghambat dan pendorong) Selanjutnya dikembangkan model perubahan 3 tahap: Unfreezing, Movement, Refreezing Unfreezing: mengatasi terjadinya resistensi Movement: proses perubahan sesungguhnya dimana organisasi akan bergerak, prilaku sudah berubah Refreezing: stabilisasi dan institusionalisasi perubahan

Model & Implementasi Perubahan Organisasi


A. Model Manajemen Perubahan 2. Model Bechard & Harris Perubahan = ABC > D A= ketidakpuasan thd status quo B= masa depan yang diharapkan C= langkah2 praktis yang dijalankan dalam perubahan D= biaya melakukan perubahan 3. Critical Path Model Beer, Eisenstat & Spector: sasaran perubahan adalah unit aktifitas dan atau level organisasi bukan pada level individu Beer menyarankan perubahan dilakukan dengan melibatkan banyak pihak: buy-in, to get everybody in the room, ownership, bring people on the board

Model & Implementasi Perubahan Organisasi


A. Model Manajemen Perubahan 4. Model Sistem Model perubahan komprehensif yang dapat menjelaskanpertanyaan mengapa, bagaiamana, dan apa yang diubah. Menekankan pentingnya aspek formal dan informal organisasi (the human side of enterprise, termasuk interpersonal antar karyawan & budaya organisasi) the way we do things (kebiasaan)

Model & Implementasi Perubahan Organisasi


B. Pendekatan Manajemen Perubahan Menggambarkan bagaimana proses perubahan organisasi dilakukan 1. Ten Keys Approach: semua kunci perubahan harus diaplikasikan 2. 12 Action Steps: alat bantu bagi eksekutif utk menginisiasi, memimpin dan mengelola perubahan secara siklikal, bukan linear. 3. Ten Commandments: 10 perintah yang harus dilalui dalam proses perubahan 4. Transformation trajectories: 5 tahap perjalanan transformasi yang bersifat multidimensi & kontekstual, non linear

Model & Implementasi Perubahan Organisasi


B. Pendekatan Manajemen Perubahan 5. Kotter: 8 langkah, diawali dgn membangun sense of urgency 6. Pendekatan Kontingensi: Tidak ada satu pun pendekatan yang paling benar, tergantung pada konteks yang melingkupinya. Dexter Dunphy & Doug Stace: proses perubahan dapat dilakukan melalui perspektif gaya manajemen & skala perubahan Gaya manajemen: kolaboratif, konsultatif, direktif, paksaan Skala perubahan: fine-tuning (bertahan), incremental, transformasi modular, transformasi korporat 6. Pendekatan Proses: Perubahan organisasi berkembang sesuai konteks Tidak linear, tdk ada awal dan tdk ada akhir Saling terkait antara konten, proses, konteks