Anda di halaman 1dari 5

Pengertian Komunikasi verbal dan nonverbal Verbal

f2.

Komunikasi non verbal ( non verbal communicarion) menempati porsi penting. Banyak komunikasi verbal
tidak efektif hanya karena komunikatornya tidak menggunakan komunikasi non verbal dengan baik dalam waktu bersamaan. Melalui komunikasi non verbal, orang bisa mengambil suatu kesimpulan mengenai suatu kesimpulan tentang berbagai macam persaan orang, baik rasa senang, benci, cinta, kangen dan berbagai macam perasaan lainnya. Kaitannya dengan dunia bisnis, komunikasi non verbal bisa membantu komunikator untuk lebih memperkuat pesan yang disampaikan sekaligus memahami reaksi komunikan saat menerima pesan. Bentuk komunikasi non verbal sendiri di antaranya adalah, bahasa isyarat, ekspresi wajah, sandi, symbol-simbol, pakaian sergam, warna dan intonasi suara.

contoh : a.Sentuhan
Sentuhan dapat termasuk: bersalaman, menggenggam tangan, berciuman, sentuhan di punggung, mengelus-elus, pukulan, dan lain-lain. b.Gerakantubuh Dalam komunikasi nonverbal, kinesik atau gerakan tubuh meliputi kontak mata, ekspresi wajah, isyarat, dan sikap tubuh. Gerakan tubuh biasanya digunakan untuk menggantikan suatu kata atau frase, misalnya mengangguk untuk mengatakan ya; untuk mengilustrasikan atau menjelaskan sesuatu; menunjukkan perasaan, c.Vokalik Vokalik atau paralanguage adalah unsur nonverbal dalam suatu ucapan, yaitu cara berbicara. Contohnya adalah nada bicara, nada suara, keras atau lemahnya suara, kecepatan berbicara, kualitas suara, intonasi, dan lainlain. d.Kronemik Kronemik adalah bidang yang mempelajari penggunaan waktu dalam

komunikasi nonverbal. Penggunaan waktu dalam komunikasi nonverbal meliputi durasi yang dianggap cocok bagi suatu aktivitas, banyaknya aktivitas yang dianggap patut dilakukan dalam jangka waktu tertentu, serta ketepatan waktu (punctuality)

Komunikasi bisnis

Sebuah model komunikasi transaksional.

Komunikasi bisnis adalah pertukaran gagasan, pendapat, informasi,


instruksi yang memiliki tujuan tertentu yang disajikan secara personal atau impersonal melalui simbol-simbol atau sinyal.Komunikasi bisnis melibatkan pertukaran informasi yang terus-menerus. Lebih banyak bisnis diperluas, lebih besar tekanannya pada bisnis tersebut untuk menemukan cara komunikasi yang lebih efektif bersama para pekerja dan dengan dunia di luar. Dengan demikian, bisnis dan komunikasi berjalan bergandengan tangan. Dalam komunikasi bisnis terdapat enam unsur pokok, yaitu:

Memiliki tujuan, artinya komunikasi bisnis harus memiliki tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya sejalan dengan tujuan organisasiPertukaran, dalam hal ini melibatkan paling tidak dua orang atau lbih yakni komunikator dan komunikan.Gagasan, opini, informasi, instruksi merupakan isi dari pesan yang bentuknya beragam tergantung tujuan, situasi, dan kondisinyaMenggunakan saluran personal atau impersonal yang mungkin bersifat tatap muka, menggunakan media tertentu atau melalui media yang menjangkau jutaan orang secara bersamaan.]enggunakan simbol atau sinyal yang merupakan alat atau metode yang dapat dimengerti atau dipahami oleh penerima untuk menyampaikan pesan.

Tujuan komunikasi bisnis


Secara umum, ada tiga tujuan komunikasi bisnis yaitu; memberi informasi (Informing) persuasi (persuading) dan melakukan kolaborasi, (collaborating) dengan audiens (pelanggan). a. Memberi informasi Tujuan pertama dalam komunikasi bisnis adalah memberikan informasi yang berkaitan dengan dunia bisnis kepada pihak lain, contoh seorang pemimpin perusahaan ingin mendapatkan pegawai yang diharapkan, maka Dia memasang iklan melalui mass media, memasang websitus/situs di jalur internet, dalam hal ini setiap media mempunyai kelebihan dan kekurangan dilihat dari jangkauan dan biayanya, untuk itu harus memilih media mana yang akan dipilih. Dan itu tergantung pada kebijakan perusahaan dengan melihat kemampuan internal perusahaan tersebut. Contoh yang lain misalnya sebuah Departemen Store memasang tulisan discotn besar-besaran pada produknya. b. Memberi persuasi Tujuan kedua komunikasi bisnis adalah memberikan persuasi kepada pihak lain agar apa yang disampaikan dapat dipahami dengan baik dan benar, hal ini sering dilakukan terutama yang berkaitan dengan penegasan konfi rmasi pesanan pelanggan atau negoisasi dengan pelanggan, agar kedua pihak memperoleh manfaat secara bersamasama tanpa ada yang merasa dirugikan. c. Melakukan Kolaborasi Tujuan ketiga dalam komunikasi bisnis adalah melakukan kolaborasi, atau kerja sama bisnis antara seseorang dengan orang lain, melalui jalinan komunikasi bisnis tersebut seseorang dapat dengan mudah melakukan kerja sama bisnis, saat sekarang seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi komunikasi maka seseorang dapat menggunakan berbagai media telekomunikasi seperti telpon, faksimile, telpon seluler, internet surat elektronik, teleconference. Teknologi komunikasi tersebut sangat penting artinya dalam pererat kerja sama bisnis

Cara Berkomunikasi yang Baik di dalam dunia Bisnis


Seni komunikasi memainkan peran utama dalam setiap bisnis yang Anda masukkan ke dalam. Cara Anda berbicara dengan klien Anda dan mitra bisnis akan memainkan peranan penting terhadap pertumbuhan dan profitabilitas bisnis Anda. Seorang pemimpin bisnis yang baik harus tahu bagaimana menggunakan keahliannya dalam komunikasi arah membuat kesepakatan bisnis yang baik dan hubungan dengan klien dan mitra sama. Berikut adalah beberapa tips tentang cara melakukannya. * Jadilah yang jelas tentang apa yang ingin Anda katakan. Seorang pemimpin bisnis yang baik harus menyatakan tujuan dan pesan bahwa dia ingin menyampaikan kepada penonton dengan jelas, tepat dan ringkas. Dia harus memastikan bahwa pendengar dan pemirsa mendapatkan pesanNya sempurna, menafsirkan dengan benar, dan tidak salah paham. * Dengarkan umpan balik. Akan lebih baik untuk meminta umpan balik dari penonton setelah mengirim pesan. Saran atau masukan penting karena memungkinkan ruang untuk klarifikasi antara Anda dan audiens Anda. Ini memberikan audiens Anda kesempatan untuk mengajukan pertanyaan tentang hal-hal yang mereka ingin menjelaskan atau berbagi ide yang mungkin bisa bermanfaat untuk bisnis. Ini bahkan mungkin baik atau lebih baik untuk bisnis. * Tuliskan saja. Ditulis komunikasi adalah cara yang baik untuk membuat segalanya lebih jelas. Hal ini memberikan rincian dari apa yang ingin Anda katakan kepada rekan bisnis Anda dan mitra. Ini adalah cara yang baik untuk secara jelas mengidentifikasi titik-titik utama dari pesan yang ingin Anda sampaikan kepada audiens Anda. Ini adalah cara yang baik untuk memerinci segala sesuatu untuk mata rekan Anda. Ini juga bisa menjadi cara yang kreatif untuk membujuk audiens Anda untuk membantu Anda mencapai tujuan dan sasaran. * Lasting impression. Ambil keuntungan dari bentuk-bentuk komunikasi tradisional. Cobalah untuk bertemu dengan rekan bisnis Anda, klien atau mitra secara pribadi. Ini benar-benar akan membuat kesan abadi pada rekan Anda. Dalam pertemuan mereka secara pribadi, akan menunjukkan bahwa Anda membuat usaha ekstra untuk mengenal mereka dan

menunjukkan ketulusan Anda dalam berbisnis dengan mereka. Ambil kesempatan ini untuk mengenal pasangan Anda lebih baik. Lakukan kontak mata ketika Anda berbicara kepada mereka, dan berhati-hati dari bahasa tubuh Anda. Tunjukkan ketulusan Anda dan biarkan mereka tahu bahwa Anda pantas mendapatkan kepercayaan mereka. * Gunakan teknologi modern untuk tetap berhubungan dengan mitra jika komunikasi tatap muka tidak mungkin. Ponsel, komputer, internet, dan email yang tersedia di seluruh dunia. Keberadaan teknologi inovasi ini akan membuat Anda berhubungan dengan mitra-mitra Anda di seluruh dunia. Tentu saja, komunikasi tatap muka masih yang terbaik. Namun, jika Anda tidak dapat melakukan ini, cara-cara alternatif tentang bagaimana menghubungi mereka siap dan tersedia hampir di mana-mana. Jika Anda menggunakannya, seperti panggilan telepon yang sederhana atau email, cobalah untuk mengingat bahwa perilaku yang baik yang selalu penting. * Hati-hati dengan kata-kata Anda dan nada suara Anda. Pastikan bahwa kata-kata Anda tidak akan menyesatkan audiens Anda atau orang yang Anda ajak bicara. Adalah penting bahwa nada suara Anda sesuai dengan pesan yang ingin Anda membawa seluruh. Pendengar bisa sangat kritis tentang kata-kata yang Anda gunakan dan nada suara Anda ketika Anda mengatakan ini. Memberi mereka alasan untuk terus mendengarkan dan termotivasi dengan apa yang Anda katakan untuk menjaga hubungan bisnis dengan mereka. Komunikasi sangat penting. Biarlah ini menjadi sebuah cara untuk menghapus hal-hal dan memiliki hubungan bermakna dengan tetangga sebelah, untuk rekan bisnis Anda dari seberang dunia. Hal ini dimungkinkan.