Anda di halaman 1dari 6

Tuning ECU

Sebelum menghidupkan mesin dengan ECU, kita harus melakukan setting parameter motor dengan benar. Ikutilah panduan berikut sesuai urutan untuk memudahkan tuning ECU. 1. Panduan Software ECU iquteche Tuning Manager Pastikan anda sudah membaca panduan 01 Software ECU iquteche Tuning Manager untuk mendapatkan pengetahuan dasar tentang software ECU iquteche Tuning Manager. 2. Koneksi Komputer dengan ECU Koneksikan komputer anda dengan ECU sesuai dengan panduan 03 Koneksi Komputer dengan ECU dengan benar. Pastikan data sensor pada motor dapat dibaca software ECU iquteche Tuning Manager. 3. Kontak Saklar ON Pastikan soket ECU terhubung pada soket sepeda motor Kontak sepeda motor pada posisi ON. Jangan hidupkan mesin.

4. Setting Posisi Trigger Angle Pada tab , masukkan nilai Trigger Angle, untuk VIXION bernilai 65

5. Kalibrasi TPS Pada tab , perhatikan bagian Throttle Position

Biarkan posisi gas tertutup penuh. Pilih tab pada bagian Pilih data TPS terkecil. Tutup TPS hingga terbuka penuh. Pilih tab pada bagian Pilih data TPS terbesar. Klik

. Tekan tombol

beberapa

kali.

. Tekan tombol

beberapa

kali.

Masukkan nilai Zero TPS sesuai kebutuhan anda. Zero TPS adalah besarnya bukaan TPS (%) yang masih terdeteksi idle. Tekan jika ingin membuka data dari memori ECU.

Setelah itu klik

6. Setting Prime Pulse Enrichment (Penambahan injeksi bahan bakar saat starting) Pada tab , perhatikan bagian Prime Pulse Prime Pulse Enrichment adalah Penambahan injeksi bahan bakar saat pertama kali mesin dihidupkan Isi nilai prime pulse (mikrosekon)

Tekan tombol

7. Setting Warm Up Enrichment (Penambahan injeksi bahan bakar sesuai suhu mesin) Pada tab , perhatikan bagian Warm Up Enrichment

Masukkan enrichment pada tabel Enrich (% durasi) sesuai dengan temperatur mesin pada tabel Temp (0C), kemudian tentukan berapa lama (detik) Katup FID membuka. Tekan tombol jika ingin mengirim data ke ECU. Tekan tombol jika ingin membuka data yang telah anda simpan.

8. Setting Zero TPS Enrichment (Penambahan injeksi bahan bakar saat putaran idle) Pada tab , perhatikan bagian Zero TPS

Masukkan data berapa lama (milisecond) enrichment Zero TPS pada tabel RPM sesuai dengan putaran (rpm) yang dibutuhkan Tekan tombol jika ingin mengirim data ke ECU. Tekan tombol jika ingin membuka data yang telah anda simpan.

9. Setting Acceleration Enrichment (Penambahan injeksi bahan bakar saat akselerasi/ gas spontan) Pada tab , perhatikan bagian Acceleration

Masukkan data berapa presentase (%) enrichment pada kecepatan bukaan gas tiap rpm mesin yang dibutuhkan.

Tentukan seberapa cepat penurunan angka pemborosan pada tabel Decay .

Tekan tombol Tekan tombol

jika ingin mengirim data ke ECU. jika ingin membuka data yang telah anda simpan.

10. Setting Ignition (Timing pengapian) Pada tab , perhatikan tabel RPM dan ADVANCE

Masukkan data timing pengapian (derajat sebelum TMA) pada rpm mesin yang dibutuhkan.

Data timing pengapian akan ditampilkan pada kurva pengapian

<- Nilai berikut merupakan banyak baris tabel pengapian. Jumlah maksimum sebanyak 30. Tekan tombol jika ingin mengirim data ke ECU. Tekan tombol jika ingin membuka data yang telah anda simpan. Coba nyalakan mesin. Ganti nilai advance hingga menghasilkan putaran idle yang anda inginkan.

Bertambahnya nilai setting Trigger Angle diikuti bertambahnya nilai advance, begitu juga sebaliknya 11. Setting Injection (Durasi Injeksi) Pada tab , perhatikan tabel RPM vs TPS

Masukkan data presentase (%) durasi injeksi sesuai TPS dan rpm mesin yang dibutuhkan. Presentase yang dimasukkan adalah presentase dari nilai pulse width pada tab Coba nyalakan mesin. Ganti nilai presentase hingga menghasilkan campuran bensin-udara yang optimal. Untuk mengubah angka RPM dan TPS, klik nilai tabel RPM dan TPS. Akan muncul tabel header.

Tekan tombol Tekan tombol

jika ingin mengirim data ke ECU. jika ingin membuka data yang telah anda simpan.