Anda di halaman 1dari 13

Perubahan pada lansia

SISTEM HORMONAL Proses Penuaan


Apabila dikaruniai usia kehidupan yang panjang, maka seluruh makhluk hidup tak terkecuali manusia akan selalu menuju kehidupan masa tuanya. Tetapi apakah kita dapat meraih masa tua dengan derajat kesehatan fisiologik, suatu keadaan yang nyata bahwa fisiologik tubuhpun mempunyai batas-batas tertentu dalam pertumbuhan dan perkembangannya sejalan dengan meningkatnya usia. Harus disadari bahwa sebenarnya segala proses menjadi tua yang terjadi pada seseorang merupakan suatu proses alami secara fisiologik dab biologik yang sangat wajar terdapat pada seluruh organ dan sel dalam tubuh. Bila seseorang mulai menua, maka segala sel tubuhnya dapat dipastikan sedang mengalami proses degenerasi secara fisiologik. Proses ini umumnya ditandai dengan semakin menurunnya kemampuan sel-sel tubuh dan memperbaiki diri dari kerusakan dan efesiensi kerja yang berkurang dari kelenjar-kelenjar tubuh. Pada usia muda, sel-sel tubuhnya masih bisa mengadakan pertumbuhan dan penggantian sel-sel yang telah rusak. Maka pada usia tua, sel-sel tubuhnya telah terbentuk menjadi dewasa sehingga sel-sel ini tak dapat lagi berproduksi dan sel akan menjadi tua dan akhirnya mati. 1. Teori Tentang Proses Menua Teori Biologik a. Teori Genetik dan Mutasi Menua terjadi sebagai akibat dari perubahan biokimia yang deprogram oleh molekul/DNA dan setiap sel pada saatnya akan mengalami mutasi (perubahan). b. Pemakaian dan Rusak Kelebihan usaha dan stress menyebabkan sel-sel tubuh lelah. c. Autoimune Pada proses metabolism tubuh, suatu saat diproduksi suatu zat khusus. Sad jaringan tubuh tertentu yang tidak tahan terhadap zat tersebut sehingga jaringan tubuh menjadi lemah dan mati. d. Teori stress

Menua terjadi akibat kehilangan sel-sel yang biasa digunakan. Regenerasi jaringan tidak dapat mempertahankan kestabilan lingkungan internal dan stres menyebabkan sel-sel tubuh lelah dipakai. e. Teori radikal bebas Tidak stabilnya redikal bebas mengakibatkan oksidasi-oksidasi bahan organic seperti karbohidrat dan protein. Radikal ini menyebabkan sel-sel tidak dapat regenerasi. 1.2. Teori Sosial a. Teori ktifitas Lanjut usia yang sukses adalah mereka yang aktif dan ikut banyak dalam kegiatan social. b. Teori Pembebasan Dengan bertambahnya usia, seseorang secara berangsung mulai melepaskan diri dari kehidupan sosialnya. Keadaan ini mengakibatkan interaksi social lanjut usia menurun, baik secara kwalitas maupun kantitas. Sehingga terjadi kehilangan ganda yakni : a) Kehilangan peran b) Hambatan control social c) Berkurangnya komitmen d) Teori kesinambungan Teori ini mengemukakan adanya kesinambungan dalam siklus kehidupan lansa. Dengan demikian pengalaman hidup seseorang pada suatu saat merupakan gambarannya kelas pada saat ini menjadi lansia. Pokok-pokok dari teori kesinambungan adalah : a) Lansia tak disarankan untuk melepaskan peran atau harus akti dalam proses penuaan, akan tetapi didasarkan pada pengalamannya di masa lalu, dipilih peran apa yang harus dipertahankan atau dihilangkan b) Peran lansia yang hilang tak perlu diganti c) Lansia dimungkinkan untuk memilih berbagai cara adaptasi 1.3. Teori Psikologi a. Teori Kebutuhan manusia menurut Hirarki Maslow Menurut teori ini, setiap individu memiliki hirarki dari dalam diri, kebutuhan yang memotivasi seluruh perilaku manusia (Maslow 11111954). Kebutuhan ini memiliki urutan prioritas yang berbeda. Ketika kebutuhan dasar manusia sudah terpenuhi, mereka berusaha menemukannya pada tingkat selanjutnya sampai urutan yang paling tinggi dari kebutuhan tersebut tercapai. b. Teori individual jung Carl Jung (1960) menyusun sebuah teori perkembangan kepribadian dari seluruh fase kehidupan yaitu mulai dari masa kanak-kanak, masa muda dan masa dewasa muda, usia pertengahan sampai lansia. Kepribadian individu terdiri dari Ego, ketidaksadaran seseorang dan

ketidaksadaran bersama. Menurut teori ini kepribadian digambarkan terhadap dunia luar atau kea rah subyektif. Pengalaman-pengalaman dari dalam diri (introvert). Keseimbangan antara kekuatan ini dapat dilihat pada setiap individu, dan merupakan hal yang paling penting bagi kesehatan mental.

Lanjut Usia
Kelompok lanjut usia adalah kelompok penduduk yang berusia 60 tahun ke atas (Hardywinoto dan Setiabudhi, 1999;8). Pada lanjut usia akan terjadi proses menghilangnya kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri atau mengganti dan mempertahankan fungsi normalnya secara perlahan-lahan sehingga tidak dapat bertahan terhadap infeksi dan memperbaiki kerusakan yang terjadi (Constantinides, 1994). Karena itu di dalam tubuh akan menumpuk makin banyak distorsi metabolik dan struktural disebut penyakit degeneratif yang menyebabkan lansia akan mengakhiri hidup dengan episode terminal (Darmojo dan Martono, 1999;4). Penggolongan lansia menurut Depkes dikutip dari Azis (1994) menjadi tiga kelompok yakni : a) Kelompok lansia dini (55 64 tahun), merupakan kelompok yang baru memasuki lansia. b) Kelompok lansia (65 tahun ke atas). c) Kelompok lansia resiko tinggi, yaitu lansia yang berusia lebih dari 70 tahun.

Sistem Hormon

Hormon adalah zat kimia dalam bentuk senyawa organic yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin. Hormon mengatur aktivitas seperti : metabolisme, reproduksi, pertumbuhan, dan perkembangan. Hormon mengatur aktivitas seperti metabolisme, reproduksi, pertumbuhan dan perkembangan. Pengaruh hormon dapat terjadi dalam beberapa detik, hari, minggu, bulan, dan bahkan beberapa tahun. Kelenjar endokrin disebut juga kelenjar buntu karena hormon yang dihasilkan tidak dialirkankan melalui suatu saluran tetapi langsung masuk kedalam pembuluh darah. Hormon dari kelenjar endokrin mengikuti peredaran darah ke seluruh tubuh hingga mencapai organ organ tertentu. Meskipun semua hormone mengadakan kontak dengan semua jaringan dalam tubuh, namun hanya sel / jaringan yang mengandung reseptor yang spesifik terhadap hormon tertentu yang terpengaruh hormon tersebut.

GANGGUAN ENDOKRIN
Sistem endokrin adalah sistem kontrol kelenjar tanpa saluran (ductless) yang menghasilkan hormon yang tersirkulasi di tubuh melalui aliran darah untuk mempengaruhi organ-organ lain. Hormon bertindak sebagai pembawa pesan dan dibawa oleh aliran darah ke berbagai sel dalam tubuh, yang selanjutnya akan menerjemahkan pesan tersebut menjadi suatu tindakan. Sistem endokrin tidak memasukkan kelenjar eksokrin seperti kelenjar ludah, kelenjar keringat, dan kelenjar-kelenjar lain dalam saluran gastrointestin. System endokrin merupakan bagian dari system pengatur tubuh, pengaturan berbagai fungsi metabolism tubuh. Gangguan system endokrin.

Perubahan Sistem Endokrin pada Lansia


1. Produksi dari hampir semua hormone menurun 2. Fungsi paratiroid dan sekresinya tidak berubah 1. Pituitari : pertumbuhan ada tetapi lebih rendah dan hanya di dalam pembuluh darah. Berkurangnya produksi dari ACTH, TSH, FSH, dan LH. 2. Menurunnya aktivitas tiroid, menurunnya BMR dan menurunnya daya pertukaran zat 3. Menurunnya produksi aldosteron a. Menurunnya sekresi hormone kelamin, misalnya progesterone, estrogen, dan testosterone b. Bertambahnya insulin, norepinephrin, parathormon, vasopressin c. Berkurangnya tridotironin d. Psikomotor melambat

Gangguan Endokrin pada Lansia 1. Menopause


Menopause adalah suatu masa peralihan dalam kehidupan wanita dimana ovarium atau indung telur berhenti menghasilakn sel telur, aktivitas menstruasi berkurang atau berhenti, dan pembentukan hormone wanita (estrogen dan progesteron berkurang). Hal ini disebabkan karena pertambahan usia sehingga ovarium menjadi kurang tanggap terhadap rangsangan LH dan FSH yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisa. Akibatnya ovarium melepaskan lebih sedikit estrogen dan progesteron, dan pada akhirnya proses ovulasi terhenti. Menopause dibagi menjadi 2, yaitu :

Menopause dini Menopause yang terjadi sebelum usia 40 tahun

Menopause buatan

Merupakan akibat dari campur tangan medis yang menyebabkan berhentinya pelepasan hormon oleh ovarium. Etiologi menopause

berkurangnya atau

Alami : semakin tua, folikel wanita makin resisten terhadap stimulasi hormon gonadotropin dan reaksi umpan balik negatif terhadap hipotalamus. Akibatnya FSH dan LH di darah akan naik dan berakibat stimulasi stromal terhadap ovarium. Kadar estrogen dan progesteron pun menurun. Akhirnya terjadi feedback negatif dengan peningkatan FSH dari kalenjar hipofise. Tubuh pun bereaksi dengan menopause Buatan: Akibat tindakan bedah (surgical menopause) atau pengobatan kanker (medical menopause) Sehingga perlu dilakukan operasi pengangkatan indung telur/ ovarium Gejala-gejala menopause

Hot flashes Vagina menjadi kering Gejala psikis dan emosional Pusing, kesemutan, dan jantung berdebar Hilangnya kendali terhadap kandung kemih Peradangan kandung kemih atau vagina Penyakit jantung dan pembuluh darah

Patofisiologi 1. Pramenopause : Kekacauan siklus haid, perubahan psikologis/ kejiwaan, perubahan fisik, pendarahan memanjang dan relatif banyak, terkadang disertai nyeri haid (dismenorea), usia antara 48-55 tahun, berlangsung selama 4-5 tahun. 2. Perimenopause : Merupakan masa peralihan dengan siklus haid yang tidak teratur, mulai mengalami keluhan klimaterik, kadar FSH, LH, dan estrogen bervariasi, kadar progesteron rendah. 3. Menopause : Haid berhenti, kadar estrogen berkurang, perubahan serta keluhan psikologik dan fisik makin menonjol, usia antara 56-60 tahun, berlangsung 3-4 tahun. a. Pascamenopause : Adaptasi perubahan psikologik dan fisik, ovarium sudah tidak berfungsi, hormon gonadotropin meningkat, keluhan makin berkurang, usia 60-65 tahun. b. Andropause Istilah andropause yang menimpa pria memang belum memasyarakat. Bahkan cenderung dianggap mitos. Padahal seluruh jenis hormone yang menurun itu merupakan kenyataan. Andropause berbeda dengan menopause. Andropause kadang- kadang disebut pula dengan istilah padam (partial androgen deficiency in aging male). Maksudnya, hormone reproduksi pria yang mulai menurun, namun tidak bersifat total. Tanda-tandanya: mudah berkeringat, merasa panas, gelisah, susah tidur, takut, cepat depresi, cepat lelah. Mereka yang mengalami Andropause merasa tidak percaya diri, turunnya motivasi, menghargai diri sendiri, dan ketajaman mental. Mereka pun merasa tenaga dan kekuatannya berkurang

termasuk massa pada ototnya, selain kehilangan bulu-bulu sexsual ditubuhnya. Hal tersebut di barengi dengan penumpukan lemak di daerah perut. Minat terhadap seksual ikut menurun, disertai dengan perubahan tingkah laku maupun aktivitas seksualnya. Dengan sendirinya, kualitas orgasme dan kemampuan ereksi berkurang pula bersama dengan ejakulasi hingga volumenya menurun.

2. Osteoporosis Primer
Osteoporosis primer sering menyerang wanita paska menopause dan juga pada pria usia lanjut dengan penyebab yang belum diketahui.

Osteoporosis postmenopausal terjadi karena kekurangan estrogen (hormon utama pada wanita), yang membantu mengatur pengangkutan kalsium ke dalam tulang pada wanita. Biasanya gejala timbul pada wanita yang berusia di antara 51-75 tahun, tetapi bisa mulai muncul lebih cepat ataupun lebih lambat. Osteoporosis senilis kemungkinan merupakan akibat dari kekurangan kalsium yang berhubungan dengan usia dan ketidakseimbangan diantara kecepatan hancurnya tulang dan pembentukan tulang yang baru. Senilis berarti bahwa keadaan ini hanya terjadi pada usia lanjut. Penyakit ini biasanya terjadi pada usia diatas 70 tahun dan 2 kali lebih sering menyerang wanita. Wanita seringkali menderita osteoporosis senilis dan postmenopausal.

3. Diabetes Melitus Tipe II


Pada diabetes tipe 2 terdapat dua masalah utama yang berhubungan dengan insulin, yaitu resistensi insulin dan gangguan sekresi insulin. Normalnya insulin akan terikat dengan reseptor khusus pada permukaan sel. Sebagai akibat terikatnya insulin dengan reseptor tersebut, terjadi suatu rangkaian reaksi dalam metabolisme glukosa di dalam sel. Resistensi insulin pada diabetes mellitus tipe 2 disertai dengan penurunan reaksi intrasel. Dengan demikian insulin menjadi tidak efektif untuk menstimulasi pengambilan glukosa. Seiring pertambahan usia, sel-sel tubuh menjadi lebih resistant terhadap insulin, yang mengurangi kemampuan lansia untuk memetabolisme glukosa. Selain itu, pelepasan insulin dari sel beta pankreas berkurang dan melambat. Hasil dari kombinasi proses ini adalah hiperglikemia. Pada lansia, konsentrasi glukosa yang mendadak dapat meningkatkan dan lebih memperpanjang hiperglikemia. Diabetes tipe 2 pada lansia disebabkan oleh sekresi insulin yang tidak normal, resistansi terhadap kerja insulin pada jaringan target, dan kegagalan glukoneogenesis hepatic. Penyebab utama hiperglikemia pada lansia adalah peningkatan resistansi insulin pada jaringan perifer. Meskipun jumlah reseptor insulin sebenarnya sedikit menurun seiring pertambahan usia, resistansi dipercaya terjadi setelah insulin berikatan dengan reseptor tersebut. Selain itu, sel-sel beta pulau Langerhans kurang sensitif terhadap kadar glukosa yang tinggi, yang memperlambat produksi glukosa di hati. Tanda dan Gejala

Penurunan berat badan dan kelelahan Kehilangan selera makan Inkontinensia Penurunan penglihatan Konfusi atau derajat delirium

Konstipasi atau kembung abdomen Retinopati atau pembentukan katarak Perubahan kulit Penurunan nadi perifer, kulit dingin, penurunan reflex, dan kemungkinan nyeri perifer atau kebas Hipotensi ortostatik

4. Hipertiroid
Hipertiroid adalah suatu keadaan dimana kelenjar tiroid bekerja secara berlebihan, sehingga menghasilkan sejumlah besar hormone tiroid. Hipertiroid bisa ditemukan dalam bentuk penyakit Graves, gondok noduler toksik atau hipertiroidisme sekunder. Hipertiroid bisa disebabkan oleh tumor hipofisa yang menghasilkan terlalu banyak TSH, sehingga merangsang tiroid untuk menghasilkan hormone tiroid yang berlebihan. Penyebab lainnya adalah perlawanan hipofisa terhadap hormone tiroid sehingga kelenjar hipofisa menghasilkan terlalu banyak TSH. Penyebab dari hipertiroidisme adalah:

Reaksi imunologis Tiroiditis Adenoma tiroid toksik

Pada hipertiroidisme, apapun penyebabnya, terjadi peningkatan fungsi tubuh


Jantung berdetak lebih cepat dan bisa terjadi kelainan irama jantung, yang bisa menyebabkan palpitasi (jantung berdebar-debar) Tekanan darah cenderung meningkat Penderita merasakan hangat meskipun berada dalam ruangan yang sejuk Kulit menjadi lembab dan cenderung mengeluarkan keringat yang berlebihan Tangan memperlihatkan tremor (gemetaran) halus Penderita merasa gugup, letih dan lemah meskipun tidak melakukan kegiatan yang berat Nafsu makan bertambah, tetapi berat badan berkurang Sulit tidur Sering buang air besar, kadang disertai diare Terjadi perubahan pada mata : bengkak di sekitar mata, bertambahnya pembentukan air mata, iritasi dan peka terhadap cahaya. Gejala ini akan segera menghilang setelah pelepasan hormon tiroid terkendali, kecuali pada penyakit Graves yang menyebabkan gangguan mata khusus.

5. Hipotiroidi
Hipotiroidi adalah suatu keadaan dimana kelenjar tiroid kurang aktif dan menghasilkan terlalu sedikit hormon tiroid. Hipotiroid yang sangat berat disebut miksedema. Penyebab hipotiroid adalah pengobatan terhadap hipertiroidisme. Baik yodium radioaktif maupun pembedahan cenderung menyebabkan hipotiroidisme. Kekurangan yodium jangka panjang dalam makanan, menyebabkan pembesaran kelenjar tiroid yang kurang aktif (hipotiroidisme goitrosa).

Gejala pada hipotiroid:


Kekurangan hormon tiroid menyebabkan melambatnya fungsi tubuh. Ekspresi wajah menjadi tumpul Suara menjadi serak dan berbicara menjadi lambat Rambut menjadi tipis, kasar dan kering Kulit menjadi kasar, kering, bersisik dan menebal. Denyut nadi bisa melambat Telapak tangan dan telapak kaki tampak agak oranye (karotenemia)

Sistem Endokrin. a. Produksi semua hormon menurun. b. Menurunnya aktivitas tyroid, menurunnya BMR (Basal Metabolic Rate), dan menurunnya daya pertukaran zat. c. Menurunnya produksi aldosteron. d. Menurunya sekresi hormon kelamin misalnya, progesteron, estrogen, dan testosteron. 6. HORMON ESTROGEN Hormon estrogen adalah hormon yang terdapat dan membuat wanita menjadi awet muda. Secara ekstrem dapat dikatakan, bahwa perempuan bukanlah perempuan dan laki-laki bukanlah lakilaki, jika terjadi penyimpangan kadar hormon estrogen dalam darah. Estrogen pada wanita terdapat dalam jumlah besar, sedangkan pada laki-laki dalam jumlah kecil. Produksi estrogen dikendalikan oleh kelenjar hipofise di otak, yang merupakan salah satu kelenjar yang multifungsi. Pada wanita, estrogen dibuat di dalam sel telur yang sampai usia tertentu berhenti dihasilkan, sehingga terjadi menopause (dengan keluhan rasa panas, banyak keringat, gangguan tidur). Fungsi estrogen pada wanita adalah sebagai pembuat sifat kewanitaan muncul, seperti kecantikan, pertumbuhan rambut yang baik dan berisi, memengaruhi kekuatan, elastisitas dan kualitas jaringan-penghubung serta kulit, mengatur kelenjar payudara memproduksi air susu. Pada pria, estrogen diproduksi di buah zakar (testis), otak, dan dalam jumlah kecil di jaringan lemak, melalui enzim aromatase. Estrogen dalam kadar kecil juga merupakan penentu kesuburan pria, melalui peranannya pada gerakan sperma (benih laki-laki). Semakin banyak jaringan lemak seorang pria, maka akan semakin banyak estrogen yang diproduksi, dan ini dapat menyebabkan kemandulan pada pria. Testosteron pada seorang pria akan diubah menjadi estrogen di dalam jaringan lemak. Pada pria dan wanita, estrogen memengaruhi kerapatan dan kestabilan tulang, menurunkan kadar kolesterol darah, memperbesar pembuluh darah, sistem saraf, pengatur temperatur tubuh dan tekanan darah.

Gangguan keseimbangan kadar estrogen dan testosteron akan menimbulkan keluhan seperti, banyak berkeringat, gangguan tidur dan agresivitas turun, daya tahan tubuh turun, dan sensibilitas meningkat. Hormon estrogen digunakan pada wanita untuk terapi menopause, sehingga memberi rasa nyaman, dan peningkatan penampilan fisik. Pemberian estrogen dan gestagen tidak hanya unmk awet muda, tetapi juga untuk pencegahan penyakit Alzheimer (pikun berat), serangan jantung, dan penyakit keropos tulang (osteoporosis). terima kasih sudah mengunjungi blok ini :) Diposkan 16th February oleh Dita Mayangsari

My World. My Knowledge
berbagi bersama

Feb 26

P3K
PENGERTIAN P3K merupakan sebuah pengetahuan dan keterampilan karena jika kita hanya mengetahui teorinya saja tanpa melakukan latihan atau praktek, maka mental kita tidak terlatih ketika kita benar-benar menghadapi kejadian sebenarnya. Sebaliknya jika kita langsung praktek tanpa membaca teori kemungkinan besar kita akan melakukan pertolongan yang salah pada korban Sebagai seorang pecinta alam, materi ini penting untuk dipelajari, karena kondisi alam seringkali tidak dapat diduga dan sangat mungkin terjadi kecelakaan yang tidak kita harapkan. Sedangkan tenaga medis, sarana dan prasarana kesehatan sulit untuk dijangkau. Maka satu-satunya pilihan adalah mencoba melakukan pertolongan sementara pada korban kerumah sakit atau dokter terdekat. Feb 16

Perubahan pada lansia

SISTEM HORMONAL Proses Penuaan Apabila dikaruniai usia kehidupan yang panjang, maka seluruh makhluk hidup tak terkecuali manusia akan selalu menuju kehidupan masa tuanya. Tetapi apakah kita dapat meraih masa tua dengan derajat kesehatan fisiologik, suatu keadaan yang nyata bahwa fisiologik tubuhpun mempunyai batas-batas tertentu dalam pertumbuhan dan perkembangannya sejalan dengan meningkatnya usia. Feb 16

Perubahan pada lansia


SISTEM HORMONAL Proses Penuaan Apabila dikaruniai usia kehidupan yang panjang, maka seluruh makhluk hidup tak terkecuali manusia akan selalu menuju kehidupan masa tuanya. Tetapi apakah kita dapat meraih masa tua dengan derajat kesehatan fisiologik, suatu keadaan yang nyata bahwa fisiologik tubuhpun mempunyai batas-batas tertentu dalam pertumbuhan dan perkembangannya sejalan dengan meningkatnya usia. Feb 16

I am back
heeeelllllloooo.. I'm back again :) After such a long time to disappear swallowed flurry of exhausting -_and now, some still flurry around me, including: practice examnational exam graduate school university entrance and others though so I still spirit, smiling and happy .. SMK, BISA !!!

disappear for a while again and see you again.... Apr 18

Tak Terlupakan
kemarin pagi tiba-tiba hp berdering gue msih keadaan lagi ada di pulau kapuk, pas gue liat ada satu sms dari temen w si aldika "ta hri ini kita ke loksyut mau gk u?" katanya gitu.... Mar 7

Studio 108
hari sabtu gue diajak ke studio 108 sama teman-teman gue... ktanya cie mau ngeliat syuting Arti Sahabat, walaupun tempatnya kurang tau,, tapi kita semua ma nekat, gue berangkat dari rumah jam 07.00 pulang dari sono jam 17.00 nyampe rumah jam 21.00 gila berapa jam perjalanan coba gara-gara cuma pengen ketemu artis, dan parahnya lagi ternyata artis idola gue lagi gak syuting disana hiss BT parah -__ya tapi gak papalah sekedar buat pengalaman gimana cie cara pembuatan syuting sinetron.. Feb 26

Puisi kedua
Alam Bersahabat Denganku (Karya: Dita Mayangsari) Hari ini hujan turun sangat deras Suara gemuruh dari langit terdengar kencang Kilatan petir tampak jelas Seperti diriku

Yang sedang meneteskan air mata Yang cukup deras Dan kekesalan ku yang sangat memuncak Suasana saat ini menggambarkan Kesedihanku, kekesalan dan kekecewaanku Aku merasa alam saat ini Berpihak kepadaku Feb 26

Puisi ku untuk Dia


Air Mata Terus Menetes (Karya: Dita Mayangsari) Tuhan. Feb 25

Indera Pengecap
Definisi Indera Pengecap = Lidah Lidah adalah alat indera yang berfungsi untuk merasakan rangsangan rasa dari benda-benda yang masuk ke dalam mulut kita. Lidah dapat merespon berbagai jenis dan macam rasa seperti rasa manis, rasa pahit, rasa asam dan rasa asin. Kita dapat menikmati makanan dan minuman karena adanya indra pengecap ini. Dec 25

Happy
huft seneng banget gue hari ini... Facebook!! Facebook gue dah kembali k'tangan gue yes yes berkat kakak gue yang baik hati dah mau ngebenerin FB gue (oh trimakasih deh buat lo mas) hehehehe eh tapi gue masih jadul amat ya hari gini masih pke FB jamannya dah twitter kali (ahahahabego), ya wlaupun jamannya dah twitter tapi kalau gak da FB gue yg satu ini dari mna gy coba w bsa dpet informasi2x tentang artis idola "esa sigit" di twitter cie ada tapikan.... Memuat Kirim masukan