Anda di halaman 1dari 5

Factor yang mempengaruhi kesehatan 1. Perilaku 2. Yankes 3. Keturunan 4.

Lingkungan Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Satuan Makhluk Hidup dalam Ekosistem 1. Individu adalah satu makhluk hidup, misalnya seekor semut, seekor burung dan sebuah pohon. 2. Populasi adalah kumpulan individu sejenis yang dapat berkembangbiak serta berada pada tempat yang sama dan dalam kurun waktu yang sama. Contoh populasi adalah sekelompok semut di atas meja. 3. Komunitas adalah kumpulan beberapa macam populasi yang menempati daerah yang sama pada waktu yang sama, contohnya komunitas hutan jati, padang rumput dan hutan pinus. 4. Ekosistem adalah kesatuan komunitas dan lingkungannya yang membentuk suatu hubungan timbal balik di antara komponen-komponennya. Komponen suatu ekosistem mencakup seluruh makhluk hidup dan makhluk tidak hidup yang terdapat di dalamnya. 5. Bioma adalah suatu ekosistem darat yang khas dan luas cakupannya. 6. Biosfer adalah berbagai bioma di permukaan bumi yang saling berhubungan dan membentuk sistem yang lebih besar lagi. Berdasarkan proses terbentuknya 1. ekosistem buatan ekosistem sengaja dibuat manusia maka disebut ekosistem buatan. Contohnya ekosistem sawah, kebun, kolam, waduk dan akuarium. 2. Ekosistem alami ekosistem yang terbentuk secara alamiah, tanpa campur tangan manusia. Contohnya rawa, sungai dan laut. Komponen ekosistem terdiri atas 1. Komponen Biotik terdiri dari: Produsen, Konsumen, Pengurai 2. Komponen Abiotik terdiri dari: Cahaya matahari, Tanah, Air, Udara, Suhu, Kelembaban Polusi /pencemaran adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya Suatu zat dapat disebut polutan apabila: 1. jumlahnya melebihi jumlah normal 2. berada pada waktu yang tidak tepat 3. berada pada tempat yang tidak tepat Sifat polutan adalah: 1. merusak untuk sementara, 2. merusak dalam jangka waktu lama.

Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga). Karakteristik Limbah : 1. Berukuran Mikro -merupakan karakterisik pada besar kecilnya limbah/ volumenya. Contoh limbah industri berupa bahan kimia 2. Dinamis- tentang cara pencemarannya yang tidak dalam waktu singkat menyebar dan mengakibatkan pencermaran. 3. Berdampak Luas (penyebarannya) 4. Berdampak Jangka Panjang (antar generasi) Gangguan terhadap kesehatan yang dapat ditimbulkan efek bahan kimia toksik : Keracunan yang akut Keracunan kronis Limbah Industri Sandang Kulit & Aneka Kerajinan Limbah Industri Logam & Ekektronika Macam-macam Pencemaran Menurut tempat terjadinya- pencemaran air,udara dan tanah. Pencemar udara dibedakan menjadi dua yaitu, pencemar primer dan pencemar sekunder. Pencemar primer adalah substansi pencemar yang ditimbulkan langsung dari sumber pencemaran udara. [Karbon monoksida]adalah sebuah contoh dari pencemar udara primer karena ia merupakan hasil dari pembakaran. Pencemar sekunder adalah substansi pencemar yang terbentuk dari reaksi pencemar-pencemar primer di atmosfer. Pembentukan [ozon]dalam [smog fotokimia]adalah sebuah contoh dari pencemaran udara sekunder. Kegiatan manusia 1. 2. 3. 4. Transportasi (Mobil,motor,pesawat, kapal laut, ka) Industri/pabrik Pembangkit listrik Pembakaran sampah (perapian, kompor, furnace,[insinerator]dengan berbagai jenis bahan bakar 5. Gas buang pabrik yang menghasilkan gas berbahaya seperti (CFC) Sumber alami 1. 2. 3. 4. Gunung berapi Rawa-rawa Kebakaran hutan [Nitrifikasi] dan [denitrifikasi]biologi

Sumber-sumber lain

1. Transportasi[amonia] 2. Kebocoran tangki][klor] 3. Timbulan gas [metana]dari [lahan uruk]/[tempat pembuangan akhir] [sampah] 4. Uap pelarut organik Jenis-jenis pencemar 1. Karbon monoksida 2. Oksida nitrogen 3. Oksida sulfur 4. CFC 5. Hidrokarbon 6. Ozon 7. Volatile Organic Compounds 8. Partikulat

Dalam perencanaan pemantauan kualitas udara harus dipertimbangan mengenai: 1. Tujuan pemantauan; 2. parameter zat pencemar yang akan diukur; 3. jumlah dan lokasi stasiun; 4. lamanya periode sampling; dan 5. metode sampling dan pengukuran. Tujuan Pengumpulan Kualitas Udara Ambien 1. Mengetahui tingkat pencemaran udara. 2. Menyediakan pengumpulan data (database) 3. Mengamati kecenderungan tingkat pencemaran udara 4. Mengaktifkan dan menentukan prosedur pengendalian darurat 5. Memantau suatu sumber tertentu. 6. Mengetahui tingkat pencemaran latarbelakang. 7. Menilai keefektifan kebijakan-kebijakan pengelolaan Parameter Zat Pencemar 1. Pencemar indikatif-zat pencemar yang telah dijadikan indikator pencemaran udara secara umum, yang biasa tercantum di dalam peraturan kualitas udara 2. Pencemar spesifik-merupakan zat pencemar udara yang bersifat spesifik yang diemisikan dari sumbernya Beberapa Program Pengendalian Sumber Bergerak yang Telah dilakukan di Beberapa Negara 1. Car free day 2. Jalan satu arah 3. Tree in one 4. Dilarang parkir 5. Pembagian Waktu 6. Kegiatan jarak jauh 7. Zonasi 8. Ganjil Genap Pola Transportasi Makro 1. Bus priority (antara lain busway), 2. Light Rail Transit (LRT), 3. Mass Rapid Transit (MRT) dan 4. Angkutan Sungai. Tujuan Transportasi Makro 1. Mengurangi Kemacetan di Jalan 2. Mengurangi Jumlah Kendaraan Pribadi 3. Menekan Konsumsi BBM