Anda di halaman 1dari 9

BAB II PEMBAHASAN A.

Definisi Keluarga Batasan keluarga adalah suatu kelompok atau kumpulan manusia yang hidup bersama sebagai satu-kesatuan atau unit masyarakat yang terkecil, tetapi tidak selalu ada hubungan darah, ikatan perkawinan, atau ikatan-ikaan lain. Mereka hidup bersama dalam satu rumah, biasanya di bawah asuhan seorang kepala rumah tangga dan makan dari satu priuk (Subdit Perawatan Kesehatan Masyarakat Kes. RI, 1983) Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan (Depkes RI, 1989) Perawatan kesehatan keluarga (Family keluarga sebagai ealth !ursing) adalah tingkat

perawatan kesehatan masyarakat yang ditu"ukan atau dipusatkan kepada unit atau satu-kesatuan yang dirawat, dengan sehat sebagai tu"uannya dan melalui perawatan sebagai sarananya. B. Tugas dan Fungsi Keluarga #. $ugas Keluarga a. b. Pemeliharaan %isik keluarga dan para anggotanya. Memenuhi kebutuhan "asmani, rohani, dan social anggota keuarga. c. d. Pembagian tugas anggotanya sesuai dengan kedudukannya. &osialisasi antar anggota keluarga.

e. %. g.

Pengaturan "umlah anggota keluarga Pemeliharaan ketertiban anggota keluarga. Penempatan anggota-anggota keluarga dalam masyarakat yang lebih luas.

h.

Membangkitkan dorongan dan semngat para anggotanya

'.

Fungsi Keluarga a. Fungsi biologis #) ') )) +)


b.

(ntuk meneruskan keturunan Memelihara dan membesarkan anak Memenuhi kebutuhan gi*i keluarga Memelihara dan merawat anggota keluarga

Fungsi psikologis #) ') )) +) Memberi kasih sayang dan rasa aman Memberi perhatian diantara anggota keluarga Membina pendewasaan kepribadian anggota keluarga Memberikan identitas keluarga

c.

Fungsi sosialisasi

#) ')

Membina sosialisasi pada anak Membentuk norma-norma, tingkah laku sesuai dengan tingkat perkembangan anak.

)) d.

Meneruskan nilai-nilai budaya keluarga.

Fungsi ekonomi #) Mencari sumber-sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. ') Pengaturan penggunaan penghasilan keluarga untuk memenuhi kebutuhan keluarga. )) Menabung untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan

keluarga di masa yang akan datang, misalnya pendidikan anak-anak, "aminan hari tua, dsb. e. Fungsi pendidikan #) Menyekolahkan anak untuk memberi pengetahuan,

keterampilan dan membentuk prilaku anak sesuai dengan bakat dan minat yang dimilikinya. ') Mempersiapkan anak untuk kehidupan dewasa yang akan datang dalam memenuhi perannya sebagai orang dewasa. )) Mendidik anak sesuai dengan tingkat-tingkat

perkembangannya.

C.

Tipe Keluarga

#.

Keluarga inti (!uclear Family), adalah keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak.

'.

Keluarga besar (,-tended %amily), adalah keluarga inti ditambah dengan sanak saudara, misalnya nenek, kakek, keponakan, sepupu, paman, bibi, dan sebagainya.

).

Keluarga berantai (&erial %amily), adalah keluarga yang terdiri dari wanita dan pria yang menikah lebih dari satu kali dan merupakan satu keluarga inti.

+.

Keluarga duda . "anda (&ingle %amily), adalah keluarga yang ter"adi karena perceraian atau kematian.

/.

Keluarga

berkomposisi

(0omposite),

adalah

keluarga

yang

perkawinannya berpoligami dan hidup secara bersama. 1. Keluarga kabitas (0ahabitation), adalah dua orang men"adi satu tanpa pernikahan, tetapi membentuk satu keluarga.

D.

Peran Keluarga #. Peranan ayah 2yah sebagai suami dari istri dan anak-anak, berperan sebagai pencari na%kah, pendidik, pelindung dan pemberi rasa aman, sebagai kepala keluarga, sebagai anggota dari kelompok sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya. '. Peranan ibu.

&ebagai istri dan ibu dari anak-anaknya, ibu mempunyai peranan untuk mengurus rumah tangga, sebagai pengasuh dan pendidik anakanaknya, pelindung dan sebagai salah satu anggota kelompok dari peranan sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya, di samping itu "uga ibu dapat berperan sebagai pencari na%kah tambahan keluarganya. ). Peranan anak 2nak-anak melaksanakan peranan psikososial sesuai dengan tingkat perkembangannya baik %isik, mental, sosial dan spiritual.

E.

Peran Perawat Keluarga Pembinaan keluarga terutama ditu"ukan pada keluarga prase"ahtera dan se"ahtera tahap 3. 4i dalam pembinaan terhadap keluarga tersebut, perawat mempunyai beberapa peran antara lain 5 #. Pendidik $u"uan utama dari pembangunan kesehatan adalah membantu indi6idu, keluarga dan masyarakat untuk berperilaku hidup sehat sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidupnya secara mandiri. (ntuk mencapai tu"uan tersebut perawat harus mendidik keluarga agar berperilaku sehat dan selalu memberikan contoh yang positi% tentang kesehatan. Fokus penga"aran perawat dalam mendidik keluarga adalah sebagai berikut 5 a. b. Penanaman perilaku hidup sehat Peningkatan nutrisi dan pengaturan diet

c. d. e. %. g.

7lahraga Pengelolaan atau mana"emen stres Pendidikan tentang proses penyakit dan pengobatannya Pendidikan tentang penggunaan obat Pendidikan tentang perawatan mandiri.

'.

Konsultan dan Kolaborasi Perawat sebagai nara sumber bagi keluarga dalam mengatasi masalah keamanan keluarga. 2gar keluarga mau meminta nasehat kepada perawat maka hubungan perawat-keluarga harus dibina dengan baik, perawat harus bersikap terbuka dan dapat dipercaya. Perawat "uga harus beker"a sama dengan lintas program maupun secara lintas sektoral dalam pemenuhan kebutuhan keamanan keluarga untuk mencapai kesehatan dan keamanan keluarga yang optimal.

).

Pemberi pelayanan kesehatan.peaksana kesehatan &esuai dengan tugas perawat yaitu memberi 2suhan

Keperawatan yang pro%essional kepada indi6idu, keluarga dan masyarakat. Pelayanan yang diberikan karena adanya kelemahan %isik dan mental, keterbataan pengetahuan, serta kurangnya keamanan menu"u kemampuan melaksanakan kegiatan sehari-hari secara mandiri. Kegiatan yang dilakukan bersi%at 8promoti%9, :pre6enti%9, 8curati%9 serta 8rehabilitati%9 melalui proses keperawatan yaitu metodologi pendekatan pemecahan masalah secara ilmiah dan terdiri dari langkah-langkah sebagai subproses. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara pro%esional, artinya tindakan, pelayanan, tingkah

laku serta penampilan dilakukan secara sungguh-sungguh dan bertanggung "awab atas peker"aan, "abatan, beker"a keras dalam penampilan dan mendemontrasikan 8&,!0, 7F ,$ 30& 8. Peranan sebagai pelaksana dapat berupa 0linical !urse &pecialist (0!&) dan Family !urse Practitioner ( F!P ). 0!& atau perawat spesialis klinik memberikan pelayanan pada tingkat indi6idu , keluarga, kelompok dan bentuk tanggung"awab peran ini adalah melalui upaya promoti% dan pre6enti6 dalam kaitannya untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat. perawat spesialis klinik memberikan perawatan kesehatan pada klien, biasanya di unit rawat "alan atau tempat praktek komunitas dengan masalah yang kompleks dan memberikan perhatian pada ge"ala non patologis, kenyamanan dan perawatan komprehensi%. &ementara F!P memberikan perawatan ambulasi untuk keluarga biasanya berkolaborasi dengan dokter keluarga. perawat dalam kelompok memenuhi kebutuhan perawatan kesehatan umum, mengatasi masalah kesehatan dengan memberikan perawatan langsung dan memberi bimbingan atau konseling kepada keluarga. +. Pengawas kesehatan. Perawat harus melakukan ;home 6isit; atau kun"ungan rumah yang teratur untuk mengidenti%ikasi atau melakukan pengka"ian tentang kebutuhan keamanan klien dan keluarga. /. <ole Model Perilaku yg ditampilkan perawat dapat di"adikan panutan. Panutan ini digunakan pada semua tingkat pencegahan terutama P B&. Menampilkan pro%esionalisme dlm beker"a. 1. Fasilitator

10

Perawat harus mampu men"embatani dengan baik terhadap pemenuhan kebutuhan keamanan klien dan keuarga sehingga %aktor risiko dalam ketidakpemenuhan kebutuhan keamanan dapat diatasi. =. Modi%ikasi lingkungan Perawat harus dapat memodi%ikasi lingkungan baik lingkungan rumah maupun lingkungan masyarakat agar tercipta lingkungan yang sehat dalam menun"ang pemenuhan kebutuhan keamanan. >. Mana"er Perawat mempunyai peran dan tanggung "awab dalam mengelola pelayan, maupun pendidikan keperawatan yang berada dibawah tanggung "awabnya sesuai dengan konsep managemen keperawatan dalam kerangka paradigma keperawatan. &ebagai pengelola perawt berperan dalam memantau dan men"amin kualitas asuhan keperawatan serta organisasi dan mengendalikan system yankes.

?.

Penemu Kasus. Perawat melakukan identi%ikasi terhadap %enomena yang ter"adi di masyarakat dan dapat berpengaruh pada penurunan kesehatan,

11

bahkan mengancam kesehatan. &elan"utnya penelitian dilaksanakan untuk menemukan %aktor yang men"adi pencetus atau penyebab ter"adinya permasalahan tersebut melalui kegiatan penelitian dan hasilnya akan diaplikasikan dalam praktek keperawatan