Anda di halaman 1dari 25

ENVIRONMENT: - ATMOSFIR: LAPISAN UDARA/GAS - HIDROSFIR: LAUTAN - GEOSFIR: PADATAN BUMI - LITOSFIR: LAPISAN BUMI 50 100 KM - BIOSFIR: TEMPAT

T KEHIDUPAN (BIOTIK DAN ABIOTIK) EKOLOGI: -TEMPAT HIDUP - ADAPTASI DGN. KONDISI LINGKUNGAN EKOSISTEM: INTERAKSI ANTAR ORGANISME DAN LINGKUNGAN FISIK - TATANAN/SISTEM

- E. AIR TAWAR
- E. PESISIR HABITAT: TEMPAT/LINGKUNGAN DIMANA SUATU ORGANISME HIDUP

KOMONITAS: BANYAKNYA ORGANISME YANG HIDUP DALAM SUATU TEMPAT POPULASI: JUMLAH ORGANISME TERTENTU DALAM SUATU TEMPAT ENERGI DI LINGKUNGAN: 1.KONSERVASI ENERGI (HK. THERMODINAMIKA I) : ERG TIDAK DAPAT DICIPTAKAN MAUPUN DIMUSNAHKAN, DAPAT DITRANSPORMASI KEDALAM BENTUK YANG LAIN. E=q-w E = perubahan energi internal sistem, q = panas yg ditambahkan ke sistem, w = kerja yang dilakukan oleh sistem

Panas : energi pada sistem akibat perbedaan temp. Kerja : gaya x jarak , dW = tekanan(P) x perubahan vol.(dV)

2. ENTROPI: TRANSPORMASI ERG MENGHASILKAN WASTE - POLUTAN TAK DAPAT DI NOL-KAN SEGALA SESUATU BERUBAH KEHIDUPAN (MAHLUK HIDUP) HANYA MENTRANSPER MATERI BUANG, REUSE, REFORMULASI

KONSERVASI MASSA
Massa tidak dapat diciptakan demikian juga tak dapat dimusnahkan, hanya dapat ditransfer dari satu bentuk ke bentum yang lain. -Sesuatu itu bersifat dinamis (go somewhere) -Polusi tak dapat ditiadakan

-Proses baik dari benda hidup maupun mati hanya mengubah bentuk dan mentransfer kebagian lain
-Pemanfaatan dalam proses, pembuangan, reuse, reformulasi Sistem lingkungan mengubah massa suatu elemen : dme/dt = import - ekepor

Tranfer massa :
Tempat dan lokasi mempengaruhi efek polutan Contoh Konsentrasi Cu
TEMPAT
Partikulat Atmosfer Air Laut Air Sungai Tanah Air Tanah Alga Atmosfer Hidrosfer Hidrosfer Litosfer Litosfer Biosfer

KONSENTRASI
2 mg m-3 2 g 1-1 10 g 1-1 20 mg kg-1 40 mg kg-1 20-200 g 1-1

Asumsi bahwa: Pembuangan limbah (ion Cu) kedalam litosfer menghasilkan perubahan konsentrasi ion Cu (transper kedalam bentuk lain) paling rendah
Apa artinya ?, diskusikan !
Spesies Asellus meridianus Daphnia magna Salmo gairdneri Rats LC50 1,7 1,9 mg1-1 9,8 g 1-1 0,1 0,3 mg1-1 300 mg/Kg berat badan

Pengaruh Konsentrasi Cu Terhadap LD50


Dampak Rumput-rumputan,diversitasnya menurun Pimephales promales, menurun jumlah telur Komunitas Aufwuchs -fotosintesis menurun -respirasi Konsentrasi 63 218 mg kg-1 0,065 mg1-1 (40% turun)

0,01 mg1-1(15%) 1 mg1-1(50%)

Diskusikan Tabel tersebut!


Apa kesimpulan anda dampak Cu pada lingk. Litosfer?

ALIRAN ERG. DLM EKOSISTEM - PROSES ALAMIAH

ABSORPTION ERG.MATAHARI

ENERGI

KHLOROFIL H2O H2O

TRANSFER ERG. KE ATP


SINTESIS KARBOHIDRAT OKSIGEN

KARBOHIDRAT (CH2O)

SUMBER ERG BAGI KEHIDUPAN LAIN

SIKLUS HIDROLOGI: SUMBER DAN PENGGUNAAN

PRESIPITASI EVAVORASI DAN TRANSPIRASI

EVAVORASI RUNOFF INFILTRASI

GROUND WATER

SIFAT-SIFAT PENTING AIR


PELARUT YANG BAIK
KONSTANTA DIELEKTRIK TINGGI TEGANGAN PERMUKAAN TRANSPARAN > VISIBLE PJG GELOMBANG > UV DENSITAS MAKS PADA SUHU 40C KALOR LATEN/FUSI KAPASITAS PANAS TINGGI

TRANSPOR MATERI, MEDIA DAN PROSES BIOLOGI


KELARUTAN TINGGI (IONISASI) FAKTOR FISIOLOGIS, TETES DAN PENOMENA PERMUKAAN TDK BERWARNA FOTOSINTESIS SIRKULASI VERTIKAL ; STRATIFIKASI PERAIRAN FREEZING POINT MENJAGA SUHU MAHLUK HIDUP

KARAKTER BADAN AIR


O2, CO2

EPILIMNION

O2 TINGGI, BENTUK TEROKSIDASI


THERMOCLINE O2 RENDAH, BENTUK TEREDUKSI HYPOLIMNION SEDIMEN

KEHIDUPAN AIR
ORGANISME AIR(BIOTA): AUTOTROFIK: MENGGUNAKAN ERG MATAHARI DAN KIMIA ALGAE CO2, N03-, H2PO4-, HPO42SUMBER C,N,P ---- PRODUSER HETEROTROFIK: MENGGUNAKAN BHN ORGANIK YG DIHASILKAN AUTOTROFIK DECOMPOSER(REDUCER) PRODUKTIVITAS: KEMAMPUAN PERAIRAN MENGHASILKAN BAHAN MAKANAN EUTROFIKASI : PENGKAYAAN OLEH BUANGAN INDUSTRI/PERTANIAN

DO BODPARAMETER
O2, CO2

CO22HCO3- + hv FOTOSINTESIS {CH2O}+ O2 + CO32CO32- + H2O ASAM-BASA HCO3- + OH-

NO3-

Ca2+ + C032- PRECIPITASI CaCO3


2{CH20} + SO42- + 2H+ MICROBIAL H2S + 2H2O 2CO2 NH4+ KELATION, KOMPLEKS

Bahan Organik(kompleks) + O2

>>

CO2 + H2O + produk stabil.

O2 Atmosfer

CO2 Atmosfer

Reaerasi

Deaerasi Fotosintesis

CO2,HCO3O2 Terlarut Nitrifikasi Pernapasan,BOD, Hewan Tanaman

Oksidasi Kimia

Ga Perairan

Dinamika Oksigen Berkaitan dengan Unsur-Unsur Aktif secara Biologis dalam Sistem

Indikator/Tanda Pencemaran
Fisik: -Kekeruhan - Suhu - Warna Kimiawi: -Bhn/zat Kimia terlarut - Perubahan pH

- Bau
- Rasa

Biologis
- Mikroorganisme

Parameter Umum: pH, oksigen terlarut, BOD dan COD

Kelompok Komponen Bahan organik teroksidasi(BOD)


Toksikan utama: As,CN, Cr,Cd, Cu, F, Hg, Pb dan Zn

Efek
Anaerobik

Tipe Sumber
Berbagai jenis karbohidrat terlarut : pemurnian, pengalengan, destilasi, ekstraksi gula, prosesing susu, pembuatan pulp dan kertas. Metal cleaning, plating, ekstrak (refine) fosfat dan bauxite, pabrik baterai Drainase pertambangan, steel pickling, tekstil, pabrik kimia, laundries, pembilasan. Bleaching kertas dan tekstil, pabrik kimia, pembuatan resin, penicillin, dll Metallugy, semen, keramik, dll.

Bioakumulasi, kematian biota

Asam dan basa

Merusak sistem penyangga alamiah dan ekologi

Disinfektans: Cl2, H2O2, formalin, fenol

Rasa, bau, mematikan mikroorganisme positif

Ionics forms: Fe,Ca, Mg,Mn, Cl, SO4 Agen oksidasi dan reduksi : NH3-, NO2-, NO3-, S2-, SO32Patogen

Mengubah sifat alami air:Hardness, salinitas Merusak keseimbangan kimia lingkungan, menyerap oksigen, over nutrien Contaminan, infeksi

Pupuk, fiber sintetik, prosesing kayu, dll

Prosesing wool, bak penampungan limbah, limbah ternak, rumah sakit dll Limbah detergen, prosesing makanan dan pakan, destilasi minyak, dll

Kekeruhan dan bau

Buih, bahan mengapung: minyak, lemak dll

OKSIGEN TERLARUT
Sumber: Atmosfer Fotosintesa tanama air/Algae Siang:matahari bersinar
terang, pelepasan oksigen oleh proses fotosintesa yang berlangsung intensif pada lapisan eufotik lebih besar daripada oksigen yang dikonsumsi oleh proses respirasi. Kadar oksigen terlarut dapat melebihi kadaroksigen jenuh, sehingga perairan mengalami supersaturasi.

Keberadaan : Tekanan dan suhu


Malam:tidak ada

fotosintesa, tetapi respirasi terus berlangsung. Pola perubahan kadar oksigen ini mengakibatkan terjadinya fluktuasi harian oksigen pada lapisan eufotik perairan. Kadar oksigen maksimum terjadi pada sore hari dan minimum pada pagi hari

Kebutuhan Oksigen Biokimia (BOD)


Dekomposisi bahan organic : organic menjadi anorganik dan bahan anorganik yang tidak stabil berubah menjadi bahan anorganik yang stabil, misalnya ammonia mengalami oksidasi menjadi nitrit atau nitrat (nitrifikasi)

Nilai BOD

Pengganggu Nilai BOD

BOD adalah banyaknya oksigen yang dibutuhkan oleh mikroorganisme dalam lingkungan air untuk memecah (mendegradasi) bahan buangan organic yang ada dalam air menjadi karbondioksida dan air

CnHaObNc+ (n + a/4 b/2 3c/4) O2 n CO2+ (a/2 3c/2) H2O + c NH3Bahan organic oksigen bakteri aerob 5 hari inkubasi (dari 20 hari) >>> 70 80% teroksidasi - minimumkan pengaruh oksidasi amonia

Kebutuhan Oksigen Kimiawi (COD)


COD : jumlah oksigen yang diperlukan agar bahan buangan yang ada dalam air dapat teroksidasi melalui reaksi kimia baik yang dapat didegradasi secara biologismaupun yang sukar didegradasi HaHbOc+ Cr2O7 2-+ H + CO2+ H2O + Cr 3+Jika pada perairan terdapat bahan organic* yang resisten terhadap degradasi biologis *tannin, fenol, polisacharida dansebagainya -95 100% bhn organik teroksidasi oleh oksidator kuat (bikromat) -COD normal < 20 mg/l, tercemar : 200 60.000 mg/l(domestik industri)

Komponen Pencemaran Air


komponen pencemaran air yang berasal dari industri, rumah tangga (pemukiman)dan pertanian, berupa: padat, organik dan olahan bahan makanan, anorganik, cairan berminyak, zat kimia dan panas Bahan buangan padat: Padat kasar/halus >>pelarutan,pengendapan atau pembentukan koloidal dlm air >> - warna air, gelap,menutup penetrasi s.matahari.biotik -endapan menutup permukaan dasar air/pendangkalan - koloidal larut/melayang>>keruh, 02Bahan buangan organik dan olahan bahan makanan: -limbah membusuk>> mikroba>>patogen - protein dan gugus amin >> busuk dan amonia(bau) dan warna Bhn buangan Anorganik: -Sulit didegradasi (logam) >>l.berat air - Ca/Mg(sadah) >>karat dan endapan

Cairan Berminyak:

Zat Kimia:
sabun(detergen,sampo dan pembersih lain),bhn pemberantas hama, zat warna dan radioaktif

-menutup permukaan
- mengganggu kehidupan mikroorganisme dalam air

Sabun yang berlebihan di dalam air ditandai dengan timbulnya buih-buih pada permukaan air. Sabun:asam lemak (stearat, palmitat atau oleat) yang direaksikan dengan basa Na(OH) atau K(OH),berdasarkan reaksi kimia berikut ini : C17H35COOH + Na(OH) C17H35COONa + H2O -keras (garam Na-asam lemak), lunak(K-as.lemak)(KOH + as.lemak) - pewarna,pewangi, antiseptik Sifat: - mengemulsikan kotoran,-sadah tak berbusa(mengendap)Ca-as.lemak, bersifat basa

Detergen :dibuat dari senyawa petrokimia,bekerja pada air sadah :Bahan deterjen yang umum digunakan adalah dedocylbenzensulfonat. Deterjen dalam air akan mengalami ionisassi membentuk komponen bipolar aktif yang akan mengikat ion Ca dan/atau ion Mg pada air sadah. Komponen bipolar aktif terbentuk pada ujung dodecylbenzen-sulfonat untuk dapatmembersihkan kotoran dengan baik - bahan pembentuk bersifat alkalis(Na-tripolyposfat) ZAT WARNA KIMIA: hampir disemua industri (daya tarik)racun tubuh(lemah-kuat)

- chromogen (seny. Aromatik) chromopore:pemberi warna yang berasal dari


radikal kimia; nitroso (-NO), kelompok azo (-N=N-), kelompok etilen (>C=C<) dan lain lain>> berbagai warna - auxochrome(radikal) pelarutan:COOH atau SO3H atau kelompok pembentuk garam NH2atau OH -senyawa anorganik dan mineral alam yang disebut dengan pigmen CARSINOGENIK !!!!!!!

Zat radioaktif : karena aplikasi teknologi nuklir yang menggunakan zat radioaktif pada berbagai bidang sudah banyak dikembangkan, sebagai contoh adalah aplikasi teknologi nuklir pada bidang pertanian, kedokteran, farmasi dan lain lain. Adanya zat radioaktif dalam air lingkungan jelas sangat Membahayakan bagi lingkungan dan manusia. Zat radioaktif dapat menimbulkan kerusakan biologis baik melalui efek langsung atau efek tertunda
Pb-arsenat S-arsenat dll -redsquil -Nikotine -Rotenon - pyrethrum -Terramycin - tetracycline -dll

AnOr
Pesteisda

Tanaman

Alam Mikroba Or Sintetik


-Organoklorin - organofosfor -Carbamat dll

LOGAM DAN NON LOGAM


a. Logam - Mudah melepaskan elektron, membentuk ion positif

- Membentuk garam, senyawaan dengan nitrat, sulfat


- Membentuk oksida (basa kuat) b. Non Logam - Cenderung mempertahankan elektronnya - Akseptor elek. Ion negatif

Asam dan Basa


-Asam/basa lemah sukar terionisasi konstanta ionisasi (KA) ASAM HAc === H+ + AcKA = 1.75x10-5 (25oC) + HCO3= K1 Berbasa dua H2CO3 === H+ BASA NH3 + H2O === NH4+ + OHGaram sukar terionisasi (KA kecil) HgCl2 == Hg++ + 2Cl-

CO3= K2

S. Kompleks (kons instabilitas) Ag(NH3)2+ == Ag+ + 2NH3 - Didisosiasi dengan ion H+ NH4+ == NH3 + H+ - Penambahan OH menurunkan H+ kompleks semakin sukar terionisasi - Kelarutan : pelepasan ion-ion dari kristal - Jenuh : pelepasan = penempatan kembali [A+][B-]< Ksp(kons kelrutan produk) [A+][B-] > Ksp lewat jenuh

Netralisasi: penambahan zat pereaksi salah satu ion seny. Yang sukar terionisasi
-H+ (acid waste) + NaOH H2O + Na+ - Fe(OH)3 + 3H+ Fe3+ + Fe3+ + 3H2O - Al(OH)3 + 3H+ Al3+ + 3H2O Pemb. Kompleks (flok)

- AgCl + 2NH3-^^^ Ag(NH3)2+-^^ + ClPemb. Gas FeS + 2H+ H2S + Fe2+ (pelepasan logam sulfida) 2CN- + 2H+ + SO42- 2HCN + SO42- ( hasil reaksi)