Anda di halaman 1dari 196

Silabus

Sekolah Kelas Mata Pelajaran Semester

: : : :

SMA/MA XII Fisika 1 (satu)

Standar Kompetensi Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen Tes tertulis Pilihan ganda Bentuk Instrumen Mampu memformulasikan masalah perambatan gelombang melalui suatu medium. 1. Memberikan penjelasan tentang gelombang. Nilai dan Materi yang Diintegrasikan
Pendidikan karakter (*) G e m a r membaca

: 1. Menerapkan konsep dan prinsip gejala gelombang dalam menyelesaikan masalah. Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu 4 45 menit 1. Buku PG PR Fisika Kelas XII, Intan Pariwara, hal 214 2. Buku PR Fisika Kelas XII, Intan Pariwara, hal 28 Gelombang yang tidak memerlukan medium perambatan disebut gelombang . . . . a. berjalan b. stasioner c. transversal d. longitudinal e. elektromagnet Gelombang transversal merambat dengan kecepatan 100 m/s. Pada suatu saat bentuk gelombang digambarkan sebagai berikut. Tes tertulis Pilihan ganda
B A C D E F G

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

1.1 Mendeskripsikan gejala dan ciri-ciri gelombang secara umum.

Gelombang

2. Menjelaskan jenisjenis gelombang berdasarkan arah getar gelombangnya. Mampu memformulasikan karakteristik gelombang transversal dan longitudinal beserta contohnya.

3. Menjelaskan persamaan gelombang berjalan.

Mampu memformulasikan gelombang berjalan dan gelombang stasioner.

Tes tertulis

Uraian

Fisika Kelas XII

Jika AG = 30 m, frekuensi gelombangnya sebesar . . . Hz. a. 5 d. 25 b. 10 e. 35 c. 15 Gelombang berjalan menjauhi titik acuan (O) pada persamaan simpangan y = 1,25 sin 3 (30t x)(y dan x dalam meter dan t dalam sekon). Titik pada posisi P (perut) berjarak 4 m dari titik O. Tentukanlah:
3

Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen a. b. c. d. 4. Menjelaskan pemantulan gelombang berjalan pada ujung bebas. (*) Mampu memformulasikan gejala pemantulan gelombang. Tes tertulis Pilihan ganda frekuensi; panjang gelombang; kecepatan; dan persamaan simpangan titik P! Sebuah gelombang merambat dari sumber S ke kanan dengan kelajuan 8 m/s, frekuensi 16 Hz, dan amplitudo 4 cm. Gelombang itu melalui titik P yang berjarak 9
1 2

2
Nilai dan Materi yang Diintegrasikan Bentuk Instrumen Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu m dari S.
1

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

Silabus

Jika S telah bergetar 1 4

5. Menjelaskan terjadinya interferensi gelombang.

Mampu memformulasikan interferensi gelombang.

Tes tertulis

Uraian

detik dan arah gerak pertamanya ke atas, simpangan titik P saat itu adalah . . . cm. a. 0 d. 3 b. 1 e. 4 c. 2 Gelombang merambat sepanjang tali dan dipantulkan oleh ujung bebas hingga terbentuk gelombang stasioner. Simpangan suatu titik P yang berjarak x dari titik pantul mempunyai persamaan: yp = 4 cos 5x sin 2 t (x dan y dalam meter dan t dalam sekon). Tentukan cepat rambat gelombang tersebut! Mampu memformulasikan sifatsifat gelombang bunyi. Tes tertulis Pilihan ganda Gelombang longitudinal tidak menunjukkan peristiwa . . . . a. pembiasan b. pemantulan c. difraksi d. dispersi e. polarisasi 10 45 menit 1. Buku PG PR Fisika Kelas XII, Intan Pariwara, hal 1560 2. Buku PR Fisika Kelas XII, Intan Pariwara, hal 934

1.2 Mendeskripsikan gejala dan ciri-ciri gelombang bunyi dan cahaya.

Gelombang Bunyi dan Cahaya

1. Menjelaskan sifatsifat gelombang bunyi.

Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen Tes tertulis Pilihan ganda Bentuk Instrumen Mampu mengklasifikasikan gelombang bunyi berdasarkan frekuensinya. Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu 2. Memberikan penjelasan tentang klasifikasi gelombang bunyi berdasarkan fungsinya.

Kompetensi Dasar Pendidikan karakter (*) Rasa Ingin Tahu Ekonomi kreatif () Mandiri () Kreatif 3. Menentukan frekuensi nada harmonik pada senar (dawai) dan pada pipa organa. () Mampu memformulasikan tangga nada bunyi pada beberapa alat penghasil bunyi. Tes tertulis Pilihan ganda

Materi Pokok/ Pembelajaran

Nilai dan Materi yang Diintegrasikan

1.3 M e n e r a p k a n konsep dan prinsip gelombang bunyi dan cahaya dalam teknologi.

4. Menjelaskan terjadinya pelayangan bunyi.

Mampu memformulasikan gejala pelayangan bunyi.

Tes tertulis

Uraian

Fisika Kelas XII

Seutas dawai panjangnya 0,80 m. Jika tegangan dawai itu diatur sedemikian hingga kecepatan gelombang transversal yang dihasilkan 4 0 0 m / detik maka frekuensi nada dasarnya adalah . . . Hz. a. 640 d. 250 b. 500 e. 125 c. 320 Pipa organa terbuka yang panjangnya 25 cm menghasilkan frekuensi nada dasar sama dengan frekuensi yang dihasilkan oleh dawai yang panjangnya 150 cm. Jika cepat rambat bunyi di udara 340 m/s dan cepat rambat gelombang transversal pada dawai 510 m/s maka dawai menghasilkan . . . . a. nada dasar b. nada atas pertama c. nada atas kedua d. nada atas ketiga e. nada atas keempat S1 dan S2 adalah sumber bunyi yang diam dengan frekuensi masing-masing f1 = 320 Hz dan f2 = 324 Hz ditempatkan pada jarak tertentu satu sama lain. Seorang pengamat berjalan pada garis penghubung kedua sumber bunyi tersebut dari S2 ke S1. Berapa besar kecepatan pengamat tersebut agar tidak terjadi pelayangan bila kecepatan bunyi di udara 332 m/s?

Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen Tes tertulis Uraian Bentuk Instrumen Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu Mampu memformulasikan intensitas dan taraf intensitas bunyi. 5. Menentukan intensitas bunyi dan taraf intensitas gelombang bunyi.

4
Nilai dan Materi yang Diintegrasikan 6. Menghitung frekuensi pendengar dan sumber bunyi menggunakan persamaan efek Doppler. Mampu memformulasikan efek Doppler. Tes tertulis Uraian 7. Menjelaskan interferensi pada celah ganda Young. () Mampu memformulasikan peristiwa interferensi pada celah ganda. Tes tertulis Pilihan ganda 8. Mengukur panjang gelombang cahaya dengan menggunakan difraksi cahaya oleh kisi difraksi. Mampu mengukur panjang gelombang cahaya menggunakan difraksi cahaya oleh kisi difraksi. Tes tertulis Pilihan ganda Pada jarak 1 meter dari sumber ledakan terdengar bunyi dengan taraf intensitas 60 dB. Tentukan taraf intensitas bunyi pada jarak 100 m dari sumber ledakan itu? Sebuah ambulans bergerak dengan kelajuan 36 km/jam sambil membunyikan sirene dengan frekuensi 400 Hz. Cepat rambat bunyi di udara adalah 340 m/s. Seorang pengendara motor bergerak dengan kelajuan 18 km/jam. Berapa frekuensi sirene yang didengar oleh pengendara ketika pengendara dan ambulans saling mendekat dan menjauh? Jarak pada terang kedua dari terang pusat pada percobaan Young adalah 2 cm. Jika jarak antara dua celah 0,3 mm dan layar berada 5 m dari celah, maka panjang gelombang cahaya yang digunakan adalah . . . nm. a. 400 d. 560 b. 450 e. 600 c. 500 Diketahui jarak antara garis terang dan garis gelap yang berdekatan 0,3 mm. Jarak antara terang ke-2 dan gelap ke4 adalah . . . mm. a. 0,3 d. 1,2 b. 0,6 e. 1,5 c. 0,9

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

Silabus

Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen Cahaya terpolarisasi dapat diperoleh dengan cara-cara berikut ini, kecuali . . . . a. penyerapan selektif b. interferensi c. pemantulan d. pembiasan ganda e. hamburan Tes tertulis Pilihan ganda Bentuk Instrumen Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu Mampu menjelaskan peristiwa fisika yang dapat mengakibatkan polarisasi cahaya. 9. Menjelaskan beberapa peristiwa yang membuat terjadinya polarisasi cahaya. (*)

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

Nilai dan Materi yang Diintegrasikan

Standar Kompetensi Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Tes tulis Pilihan ganda Bentuk Instrumen Mampu memformulasikan hukum Coulomb. 1. Menentukan gaya Coulomb oleh beberapa muatan.

: 2. Menerapkan konsep kelistrikan dan kemagnetan dalam berbagai penyelesaian masalah dan produk teknologi.

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

Nilai dan Materi yang Diintegrasikan

Contoh Instrumen Perhatikan gambar berikut!


q3 5 cm r2 q1 r3 r1 4 cm

Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu 12 45 menit

Listrik Statis dan Kapasitor


Ekonomi kreatif () Mandiri

Pendidikan karakter (*) K e p e mimpinan

2.1 Memformulasikan gaya listrik, kuat medan listrik, fluks, potensial listrik, energi potensial serta penerapannya pada keping sejajar.

q2

1. Buku PG PR Fisika Kelas XII, Intan Pariwara, hal 76128 2. Buku PR Fisika Kelas XII, Intan Pariwara, hal 4264

Fisika Kelas XII

2. Menjelaskan tentang kuat medan listrik.

Mampu memformulasikan medan listrik oleh distribusi muatan titik.

Tes tertulis

Pilihan ganda

Diketahui q1 = +4 mC, q2 = +4 mC, dan q3 = +3 mC. Gaya Coulomb yang dialami q1 akibat muatan q2 dan q3 sebesar . . . N. a. 90 d. 180 b. 120 e. 210 c. 150 Dua partikel berturutturut bermuatan q1 dan q2 terpisah sejauh d. Besar dan jenis kedua muatan tidak diketahui. Di antara kedua muatan terdapat titik P yang berjarak dari q2. Jika kuat medan
1 3

Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen di titik P sama dengan nol maka . . . . a. q1 dan q2 bermuatan tidak sejenis b. potensial listrik di P oleh q1 dan q2 sama c. potensial di P sama dengan nol d. besar muatan q1 dua kali q2 e. besar muatan q 1 empat kali q2 3. Menjelaskan arah kuat medan listrik pada muatan positif dan negatif.
A +40 C +30 C

6
Nilai dan Materi yang Diintegrasikan Bentuk Instrumen Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu Mampu menentukan beda potensial antara dua titik dalam medan listrik. Tes tertulis Uraian Di titik-titik sudut persegi ABCD berturut-turut diletakkan muatan +40 C, +30 C, +60 C, dan 80 C.
B 80 C D +60 C C

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

Silabus

Jika panjang sisi persegi 10 cm, tentukan medan listrik di pusat persegi! 4. Memberikan perumusan untuk mencari besar medan listrik. Tes tertulis Pilihan ganda Muatan sebesar + q ditempatkan pada setiap titik sudut persegi yang bersisi a sentimeter. Mampu mengaplikasikan hukum Coulomb dan Gauss untuk mencari medan listrik bagi distribusi muatan kontinu. Apabila muatan pada setiap titik sudut mengalami gaya sebesar . . . . a. ( 2 + 1)k b. ( 2 + c.
2k
a2 a2 q1q2 q1q2

1 40

= k Nm2/C2,

1 2
q1q2

)k

a2

Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen


q1q2 a2 q1q2 a2

Kompetensi Dasar Bentuk Instrumen d. e. 5. Menjelaskan bunyi hukum Gauss. (*) Mampu memformulasikan hukum Gauss. Tes tertulis Pilihan ganda Medan listrik homogen sebesar 100 N/C menembus bidang berukuran 80 cm 60 cm. Jika medan listrik membentuk sudut 30 terhadap bidang, jumlah garis medan listrik yang menembus bidang sebesar . . . weber. a. 18 d. 48 b. 24 e. 54 c. 36 Dua buah muatan listrik +2 mC dan 1,2 mC terpisah sejauh 40 cm. Potensial listrik di tengahtengah kedua muatan tersebut sebesar . . . volt. a. 5,4 104 b. 3,6 104 c. +3,6 104 d. +9,0 104 e. +1,44 105 Tes tertulis Pilihan ganda Tes tertulis Pilhan ganda Perhatikan gambar di bawah ini!
4 106 C +5 106 C

Materi Pokok/ Pembelajaran Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu

Nilai dan Materi yang Diintegrasikan


2k 2k
1 2 1 4

6. Menjelaskan mengenai potensial listrik.

Mampu memformulasikan potensial listrik dan kaitannya dengan medan listrik.

7. Menentukan potensial listrik pada medan listrik tak homogen.

Mampu menemukan potensial listrik oleh distribusi muatan titik dan kontinyu.

Fisika Kelas XII

20 cm

40 cm +8 106 C P 20 cm

Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen Potensial listrik di titik P sebesar . . . volt. a. 1,25 105 b. 4,95 105 c. 6,25 105 d. 6,75 105 e. 7,35 105
200 mC 80 cm 960 mC 120 cm 800 mC 120 cm 600 mC

8
Nilai dan Materi yang Diintegrasikan Bentuk Instrumen Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu 8. Menjelaskan energi potensial pada muatan yang dipengaruhi oleh medan listrik beberapa muatan. Mampu memformulasikan energi potensial listrik dan kaitannya dengan gaya/ medan listrik dan potensial listrik. Tes tertulis Pilihan ganda Perhatikan gambar di bawah ini! Energi potensial pada muatan 960 mC sebesar . . . J. a. 4,0 108 b. 7,2 108 c. +4,8 108 d. +5,0 108 e. +6,0 108 9. Menjelaskan potensial pada konduktor dua keping sejajar. Mampu memformulasikan cara kerja kapasitor keping sejajar. Tes tulis Pilihan ganda Di antara dua keping sejajar terdapat sebuah elektron yang bermuatan 1,6 1019 C pada jarak 5 milimeter. Kedua keping tersebut diberi muatan yang berlawanan sehingga mempunyai beda potensial 104 volt. Gaya yang dialami oleh elektron tersebut sebesar . . . N. a. 8,0 1014 b. 1,6 1014 d. 2,8 1013 c. 2,4 1013 e. 3,2 1013

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

Silabus

Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen Kapasitor keping sejajar memiliki kapasitansi sebesar C saat ruang antarkepingnya berisi udara. Jarak kedua keping diubah menjadi semula dan antarkeping disisipi medium dengan permitivitas bahan penyekat 2,5. Kapasitas kapasitor tersebut menjadi . . . . a. 0,8C d. 2,5C b. 1,25C e. 5,0C c. 2,0C 11. Menentukan kapasitor pengganti pada susunan kapasitor secara seri. Pilihan ganda Mampu menganalisis rangkaian kapasitor. Tes tertulis Dua kapasitor memiliki kapasitas berturut-turut 2 F dan 3 F. Kedua kapasitor dipasang secara seri dan dihubungkan dengan tegangan 10 volt. Besar muatan pada kapasitor 2 F adalah . . . C. a. 6 d. 15 b. 8 e. 20 c. 12 Tes tertulis Pilihan ganda
1 2

Kompetensi Dasar Bentuk Instrumen Pilihan ganda Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu 10. Menjelaskan kapasitas kapasitor bola. Mampu menjelaskan pengaruh dielektrikum terhadap kapasitansi kapasitor pelat sejajar. kali Tes tertulis

Materi Pokok/ Pembelajaran

Nilai dan Materi yang Diintegrasikan

12. Menentukan energi yang tersimpan dalam kapasitor. ()

Mampu menentukan energi yang tersimpan dalam kapasitor yang bermuatan.

Fisika Kelas XII

Sebuah bola konduktor berdiameter 18 mm diberi muatan sebanyak 6 1015 C. Energi yang tersimpan dalam bola konduktor tersebut sebesar . . . J. a. 2 1018 b. 4 1018 c. 6 1018 d. 8 1018 e. 9 1018

Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen Pernyataan yang benar jika sebuah penghantar lurus dialiri arus adalah ... a. Besar induksi magnetik berbanding lurus dengan kuat arus dan panjang penghantar. b. Besar induksi magnetik berbanding terbalik dengan kuat arus dan panjang penghantar. c. Besar induksi magnetik berbanding terbalik dengan panjang penghantar dan berbanding lurus dengan kuat arus. d. Besar induksi magnetik berbanding lurus dengan kuat arus dan kuadrat jarak antara titik pengukuran dan penghantar. e. Besar induksi magnetik berbanding terbalik dengan kuat arus dan berbanding lurus dengan panjang penghantar. Tes tertulis 14 45 menit Pilihan ganda Mampu mengaplikasikan hukum Biot-Savart dan hukum Ampere untuk menentukan medan magnet oleh berbagai bentuk kawat berarus listrik. Tes tertulis Pilihan ganda Dua kawat lurus sejajar dialiri arus sebesar 15 A dan 10 A menimbulkan gaya sebesar 1,6 104 N setiap meter. Jarak kedua kawat sejauh . . . m. a. 10,50 d. 16,25 b. 12,25 e. 18,75 c. 15,00 Bentuk Instrumen Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu 1. Buku PG PR Fisika Kelas XII , Intan Pariwara, hal 130184 2. Buku PR Fisika Kelas XII1 , Intan Pariwara, hal 6696 Mampu memformulasikan induksi magnetik di sekitar kawat berarus listrik (hukum Biot-Savart). 1. Menjelaskan pengertian medan magnet.

10
Nilai dan Materi yang Diintegrasikan Pendidikan karakter (*) Kerja keras 2. Menentukan medan magnet oleh berbagai bentuk kawat berarus listrik.

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

Silabus

2.2 M e n e r a p k a n induksi magnetik dan gaya magnetik pada beberapa produk teknologi.

Medan Magnet dan Induksi Elektromagnet

Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen Sebuah kawat lurus berarus dalam medan magnet akan mengalami gaya Lorentz. Arah gaya Lorentz tersebut . . . . a. searah arus b. tegak lurus arah arus c. searah medan magnet d. tidak tergantung arah arus e. tidak tergantung arah medan magnetnya Kawat AB sepanjang 30 cm digerakkan dalam medan magnet homogen B = 5 102 T dengan kecepatan 10 m/s.
B R I A

Kompetensi Dasar Bentuk Instrumen Pilihan ganda Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu 3. Menjelaskan adanya gaya pada muatan yang bergerak dalam medan magnet. (*) Tes tertulis Mampu memformulasikan gaya Lorentz pada kawat berarus yang berada dalam medan magnet atau partikel bermuatan yang bergerak dalam medan magnet.

Materi Pokok/ Pembelajaran

Nilai dan Materi yang Diintegrasikan

2.3 Memformulasikan konsep induksi Faraday dan arus bolak-balik.

Ekonomi kreatif () Kreatif

4. Menentukan besarnya GGL induksi pada generator. () Tes tertulis Pilihan ganda Mampu mengaplikasikan gaya Lorentz pada persoalan fisika sehari-hari.

Jika hambatan seluruh rangkaian AB = 6 , gaya Lorentz yang bekerja pada kawat adalah . . . . a. 1,25 104 N ke kanan b. 1,25 104 N ke kiri c. 3,75 104 N ke kanan d. 3,75 104 N ke kiri e. 4,00 104 N ke kanan 5. Menentukan besarnya arus dan tegangan arus bolakbalik pada rangkaian RLC. Mampu memecahkan persoalan rangkaian AC sederhana yang terdiri atas R, L, dan C menggunakan diagram fasor. Tes tertulis Pilihan ganda

Fisika Kelas XII

Sebuah sumber tegangan memiliki persamaan V = 50 2 sin 100t volt. Tegangan efektif dan sudut fasenya adalah . . . . a. 50 volt dan 100 b. 50 volt dan 100t c. 50 2 volt dan 100 d. 50 2 volt dan 100t e.
50 2

11

volt dan 100

Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen Pernyataan-pernyataan berikut berkaitan dengan saat terjadinya resonansi pada rangkaian RLC seri. (1) Reaktansi induktif > reaktansi kapasitif. (2) Reaktansi induktif = reaktansi kapasitif. (3) Impedansi sama dengan nol. (4) Impedansi sama dengan hambatan R. Pernyataan yang benar adalah . . . . a. (1) dan (2) b. (1) dan (3) c. (1) dan (4) d. (2) dan (3) e. (2) dan (4) Tes tertulis Pilihan ganda Bentuk Instrumen Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu Mampu menjelaskan peristiwa resonansi pada rangkaian RLC dan pemanfaatannya dalam kehidupan seharihari. 6. Menjelaskan terjadinya rangkaian resonansi.

12
Nilai dan Materi yang Diintegrasikan

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

Silabus

Silabus

Satuan Pendidikan Kelas Mata Pelajaran Semester

: : : :

SMA/MA XII Fisika 2 (dua)

Standar Kompetensi Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen Sebuah benda memiliki emisivitas sebesar 0,4 dan bersuhu 100 K. Intensitas radiasi total yang dipancarkan benda tersebut sebesar . . . W/m2. ( = 5,67 108 W/m2 K4) a. 2,268 d. 6,862 b. 2,835 e. 11,340 c. 3,725 Sebuah cahaya ultraviolet memiliki panjang gelombang sebesar 3.500 . Cahaya tersebut jatuh pada permukaan potasium yang memiliki fungsi kerja sebesar 2,2 eV. Jelaskan akibat dari peristiwa tersebut, terkait dengan elektron pada potasium setelah disinari oleh sinar ultraviolet! Tes tertulis Uraian Tes tertulis Uraian Tes tertulis Pilihan ganda Bentuk Instrumen Mampu menjabarkan hipotesis Planck. 1. Menjelaskan hukum Radiasi Benda Hitam. Nilai dan Materi yang Diintegrasikan
Pendidikan karakter (*) K e p e mimpinan

: 3. Menganalisis berbagai besaran fisis pada gejala kuantum dan batas-batas berlakunya relativitas Einstein dalam paradigma fisika. Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu 5 45 menit 1. Buku PR Fisika Kelas XII, Intan Pariwara, halaman 202215 2. Buku PG Fisika Kelas XII, Intan Pariwara, halaman 102109

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

3.1 M e n g a n a l i s i s secara kualitatif gejala kuantum yang mencakup hakikat dan sifat-sifat radiasi benda hitam serta penerapannya. 2. Menjelaskan peris- tiwa yang menunjukkan gejala kuantum. (*) Mampu menentukan besaran fisika terkait efek fotolistrik, efek Compton, dan teori de Broglie.

Radiasi Benda Hitam

3. Menjelaskan pe- ristiwa produksi pasangan.

Mampu menjabarkan hukum kekekalan energi pada peristiwa produksi pasangan.

Fisika Kelas XII

13

Sebuah foton berada di sekitar inti berat yang mengakibatkan foton tersebut lenyap dan menghasilkan elektron dan positron. Apabila energi kinetik elektron 5 MeV dan energi kinetik positron sebesar 2,5 MeV, hitunglah frekuensi foton sebelum ia lenyap! (h = 6,63 1034 J.s, m0c 2 = 0,511 MeV)

Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen Perhatikan pernyataanpernyataan berikut! 1) Atom terdiri atas muatan positif yang dinetralkan elektron dan tersebar merata di seluruh bagian atom. 2) Atom merupakan bagian terkecil dari suatu materi yang tidak dapat dibagi lagi. 3) Elektron mengelilingi inti pada lintasanlintasan tertentu seperti planet beredar mengelilingi matahari. 4) Inti atom dan elektron tarik-menarik yang mengakibatkan elektron tetap pada orbitnya. Teori atom Rutherford ditunjukkan oleh pernyataan nomor . . . . a. 1) dan 2) b. 1) dan 3) c. 2) dan 4) d. 3) dan 4) e. 4) Tes tertulis Pilihan ganda Secara bersamaan, kedudukan dan momentum elektron 1 keV ditentukan menggunakan prinsip ketaktentuan Heisenberg. Jika kedudukan elektron ditentukan berkisar 1 nm, persentase ketaktentuan momentum elektron tersebut berkisar . . . . ( = 1,054 1034 J.s, c = 3 108 m/s) 7 45 menit Tes tertulis Pilihan ganda Bentuk Instrumen Mampu menjabarkan evolusi model atom. 1. Buku PR Fisika Kelas XII, Intan Pariwara, halaman 216229 2. Buku PG Fisika Kelas XII, Intan Pariwara, halaman 110119 Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu 4. Menjelaskan tentang model-model atom.

14
Nilai dan Materi yang Diintegrasikan
Ekonomi Kreatif () Kreatif

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

Silabus

3.2 M e n d e s k r i p sikan perkembangan teori atom.

Atom

5. Merumuskan momentum sudut gerakan elektron.

Mampu menjabarkan kuantisasi momentum dan energi pada model atom Bohr.

Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen a. b. c. d. e. 6. Menjelaskan per- pindahan lintasan elektron. Sebuah elektron bertransisi dari lintasan n = 3 ke lintasan n = 1. Akibatnya, elektron tersebut memancarkan energi dan foton. Berdasarkan model atom Bohr, panjang gelombang foton yang dipancarkan sebesar . . . . (R = 1,097 107/m) a. 258 d. 1.026 b. 515 e. 1.508 c. 774 Berapakah panjang gelombang minimum sinar-X yang terpancar jika diberi tegangan 10 kV? Tes tertulis Uraian Terdapat unsur 33 As. Tentukan jumlah elektron valensi, konfigurasi elektron, dan bilangan kuantum elektron terakhir dari unsur tersebut! Mampu menginterpretasikan hasil percobaan MichelsonMorley. Tes tertulis Pilihan ganda Mampu menjelaskan terjadinya spektrum diskrit pada model atom Bohr. Tes tertulis Pilihan ganda 4,97% 9,94% 19,88% 49,7% 99,4% Bentuk Instrumen Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

Nilai dan Materi yang Diintegrasikan

7. Menjelaskan peris- tiwa yang terjadi pada atom berelektron banyak. () 8. Memberikan tentang atom berelektron banyak. Mampu menjabarkan tentang atom berelektron banyak yang berkaitan dengan asas larangan Pauli.

Mampu menentukan besaran fisika pada peristiwa sinar-X.

Tes tertulis

Uraian

Relativitas 9.

Pendidikan karakter (*) G e m a r membaca Ekonomi kreatif () Kreatif

Menjelaskan me- ngenai percobaan Michelson-Morley.

Fisika Kelas XII

3.3 M e m f o r m u l a sikan teori relativitas khusus untuk waktu, panjang, dan massa, serta kesetaraan massa dengan energi yang diterapkan dalam teknologi.

Percobaan yang dilakukan oleh Michelson-Morley bertujuan untuk . . . . a. membuktikan bahwa kecepatan cahaya merambat memerlukan medium b. m e m p e r t a h a n k a n rumus penambahan Galileo

10 45 1. Buku PR Fisika menit Kelas XII, Intan Pariwara, halaman 242278 2. Buku PG Fisika Kelas XII, Intan Pariwara, halaman 126144

15

Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen c. membuktikan bahwa eter tidak ada d. membuktikan bahwa eter tidak dapat merambatkan cahaya e. mendapatkan pola interferensi cahaya 10. Menentukan besar kecepatan benda menurut transformasi Galileo. Tes tertulis Pilihan ganda Mampu menjabarkan transformasi Lorentz dan p e r bedaannya dari transformasi Galileo. Sebuah partikel ditembakkan dari dalam pesawat antariksa dengan kelajuan 0,3c searah dengan gerak pesawat. Apabila pesawat antariksa bergerak dengan kelajuan 0,9c, kecepatan partikel tersebut berdasar pengamat yang diam di bumi sebesar . . . . a. 0,30 c d. 0,90 c b. 0,45 c e. 1,20 c c. 0,60 c Uraian Roket A bergerak ke arah timur dan roket B bergerak ke arah barat. Kelajuan masing-masing roket terhadap bumi. Jika arah gerak kedua roket dianggap sejajar sumbu X, kecepatan roket A diukur oleh pengamat di roket B adalah . . . . a. b. c. d. e. c c
3 c 25 3 c 5 21 c 31 25 31 24 25 3 5

16
Nilai dan Materi yang Diintegrasikan Bentuk Instrumen Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu 11. Menentukan kece- patan benda berdasarkan penjumlahan kecepatan yang bersifat relativistik. Mampu mengaplikasikan penjumlahan kecepatan yang bersifat relativistik. Tes tertulis c dan
2 5

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

Silabus

c relatif

Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen Denyut jantung seorang astronaut memiliki kelajuan 72 detak/menit ketika diukur di bumi. Astronaut tersebut menumpang pesawat antariksa yang bergerak dengan kelajuan 0,8 c . Menurut pengamat di bumi, kelajuan denyut jantung astronaut tersebut menjadi . . . detak/menit. a. 36 d. 90 b. 60 e. 120 c. 72 Sebuah elektron memiliki massa diam m 0 dan bergerak dengan kelajuan
8 10

Kompetensi Dasar Bentuk Instrumen Pilihan ganda 12. Menentukan dilatasi waktu menurut transformasi Lorentz. () Mampu merumuskan peristiwa kontraksi Lorentz dan dilatasi waktu. Tes tertulis

Materi Pokok/ Pembelajaran

Nilai dan Materi yang Diintegrasikan Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu

13. Menentukan momentum relativistik berdasarkan energi kinetik benda. (*)

Tes tertulis

Pilihan ganda

Mampu mengaplikasikan hukum Kekekalan Momentum dan Energi secara relativistik.

c. Pernyataan yang tepat dengan keadaan tersebut adalah . . . a. Energi diam elektron sebesar sebesar b. Energi kinetik elektron c. Momentum relativistik yang dimiliki elektron sebesar
4 3 5 3 2 3

m0c2. m0c2.

m0 c . d. Energi total yang dimiliki elektron adalah m0c2. e. Massa relativistik elektron sebesar
3 5

Fisika Kelas XII

m0c2.

17

Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen Sebuah partikel memiliki massa diam m 0 . Agar partikel tersebut memiliki energi kinetik sebesar 75% energi diamnya, partikel harus bergerak dengan kelajuan . . . . a. c c b. c. 3 7 c d. e.
4 7 3 7

18
Nilai dan Materi yang Diintegrasikan Bentuk Instrumen Pilihan ganda Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu 14. Menentukan energi total berdasarkan massa diam partikel. Mampu merumuskan kesetaraan massa dan energi. Tes tertulis

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

Silabus

7c 33 c

1 3 1 7

Standar Kompetensi Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Mampu mengidentifikasikan karakteristik kestabilan inti atom. 1. Menjelaskan tentang kestabilan inti.

: 4. Menunjukkan penerapan konsep fisika inti dan radioaktivitas dalam teknologi dan kehidupan sehari-hari. Penilaian Teknik Tes tertulis Bentuk Instrumen Pilihan ganda Contoh Instrumen Pada unsur stabil 208 82Pb perbandingan jumlah neutron terhadap jumlah protonnya kurang lebih .... a. 2,5 b. 1,5 c. 1 d. 0,5 e. 0,1 Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu 4 45 menit 1. Buku PR Fisika Kelas XII, Intan Pariwara, halaman 296306 2. Buku PG Fisika Kelas XII, Intan Pariwara, halaman 152157 Nilai dan Materi yang Diintegrasikan Pendidikan karakter (*) G e m a r membaca

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

4.1 M e n g i d e n t i f i kasi karakteristik inti atom dan radioaktivitas.

Inti Atom dan Radioaktivitas

Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen Diketahui massa inti atom 18 Ar 37 = 36,9668 sma, massa proton = 1,0078 sma, dan massa neutron = 1,0086 sma. Defek massa atom Ar sebesar . . . sma. a. 0,3370 b. 0,4265 c. 0,5152 d. 0,6750 e. 0,6825 Fungsi moderator reaktor nuklir adalah . . . . a. sebagai tempat berlangsungnya reaksi berantai b. m e n g e n d a l i k a n jumlah neutron c. menyerap energi neutron agar tidak terlalu tinggi d. memantulkan neutron yang bocor e. menahan radiasi yang dihasilkan dari pembelahan inti Tes tertulis Pilihan ganda Tes tertulis Pilihan ganda Di antara reaksi berikut ini yang merupakan reaksi fisi adalah . . . . a. b. c. d. e. 5. Memberikan beberapa manfaat radioisotop. (*) Tes tertulis Uraian
234 Th 90 22 Na 11 10 B 5

Kompetensi Dasar Bentuk Instrumen Pilihan ganda 2. Memahami terjadinya penyusutan massa. Mampu mengaplikasikan gejala defek massa untuk menentukan energi ikat inti. Tes tertulis

Materi Pokok/ Pembelajaran

Nilai dan Materi yang Diintegrasikan Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu

3. Menjelaskan tentang reaktor nuklir. Mampu mengilustrasikan prinsip kerja reaktor nuklir.

4. Memahami penger- tian reaksi fisi dan reaksi fusi.

Mampu memberikan ulasan tentang reaksi fisi dan reaksi fusi.

4 2He +

230 Ra 88 26 +4 2He 13Al 7 4 +1 0n 3Li + 2He 26 Al 13 1H 1 4 22 11Na + 2He 14 + 13 6C 7N +

Fisika Kelas XII

Mampu menunjukkan pemanfaatan radioisotop pada bidang teknologi.

Bagaimana cara mengendalikan hama tanaman dengan teknologi nuklir?

19

Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen Peluruhan yang terjadi setiap sekon disebut . . . . a. radioaktivitas b. aktivitas c. peluruhan d. Ci e. Bq 4 45 menit Sebuah fosil mengandung C-14 sebanyak 25% dari tulang binatang yang masih hidup. Jika waktu paruh C-14 adalah 5.760 tahun, umur fosil adalah . . . tahun. a. 1.440 b. 2.880 c. 5.760 d. 11.520 e. 23.040 Uranium 238 memiliki waktu paruh 4,47 10 9 tahun. Jika tersedia uranium 238 sebanyak 1 gram, tentukan: a. jumlah inti uranium 238 b. aktivitas uranium 238; dan c. waktu paruh uranium 238 tersisa 25% Tes tertulis Uraian Tes tertulis Pilihan ganda Bentuk Instrumen Mampu membuat ulasan tentang mekanisme peluruhan radioaktif. 1. Buku PR Fisika Kelas XII, Intan Pariwara, halaman 306319 2. Buku PG Fisika Kelas XII, Intan Pariwara, halaman 159167 Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu 6. Memberikan penje- lasan tentang radioaktivitas.

20
Nilai dan Materi yang Diintegrasikan Ekonomi kreatif () Kerja keras 7. Memberikan penje- lasan tentang peluruhan radioaktif. Tes tertulis Pilihan ganda Mampu menjabarkan secara kuantitatif peluruhan radioaktif. 8. Memberikan peru- musan peluruhan radioaktif. () Mampu menerapkan konsep waktu paruh (half time).

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

Silabus

4.2 Mendeskripsikan pemanfaatan radioaktif dalam teknologi dan kehidupan sehari-hari.

Inti Atom dan Radioaktivitas

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Bab III Listrik Statis dan Kapasitor


Sekolah Kelas/Semester Mata Pelajaran Alokasi Waktu : : : : .......... XII/1 Fisika 12 45 menit Menerapkan konsep kelistrikan dan kemagnetan dalam berbagai penyelesaian masalah dan produk teknologi

Standar Kompetensi : 2. Kompetensi Dasar

: 2.1 Memformulasikan gaya listrik, kuat medan listrik, fluks, potensial listrik, energi potensial listrik, serta penerapannya pada keping sejajar

Indikator Pencapaian Kompetensi Memformulasikan hukum Coulomb. Memformulasikan beda potensial antara dua titik dalam medan listrik. Mengaplikasikan hukum Coulomb dan Gauss untuk mencari medan listrik. Memformulasikan hukum Gauss. Memformulasikan potensial listrik dan kaitannya dengan medan listrik. Menemukan potensial listrik oleh distribusi muatan titik. Memformulasikan energi potensial listrik. Memformulasikan cara kerja kapasitor keping sejajar. Menjelaskan pengaruh dielektrikum terhadap kapasitansi kapasitor. Menganalisis rangkaian kapasitor. Menentukan energi pada kapasitor. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu: 1. menentukan gaya Coulomb oleh beberapa muatan; 2. menentukan kuat medan listrik oleh distribusi muatan listrik; 3. menentukan arah medan listrik dan potensial antara dua titik dalam medan listrik; 4. menentukan medan listrik dari distribusi muatan menggunakan hukum Coulomb dan hukum Gauss; 5. menentukan jumlah garis medan listrik menggunakan hukum Gauss; 6. menentukan potensial listrik di antara beberapa muatan; 7. menentukan letak potensial listrik oleh distribusi muatan titik; 8. menentukan energi potensial listrik dari beberapa muatan; 9. memahami prinsip kerja kapasitor keping sejajar; 10. menentukan kapasitas kapasitor keping sejajar; 11. menentukan kapasitor pengganti pada susunan kapasitor seri, paralel, dan seriparalel; serta 12. menentukan energi dan muatan yang tersimpan dalam kapasitor. Nilai dan Materi yang Diintegrasikan 1. Pendidikan Karakater: Kepemimpinan 2. Ekonomi Kreatif: Mandiri Materi Pembelajaran 1. Listrik Statis 2. Energi Potensial Listrik dan Potensial Listrik 3. Kapasitor

Fisika Kelas XII

21

Metode Pembelajaran 1. Model Pembelajaran a. Cooperative Learning (CL) b. Direct Instruction (DI) 2. Metode a. Tanya jawab b. Diskusi Langkah-Langkah Kegiatan 1. Pertemuan Pertama Kegiatan Pendahuluan (10 menit) a. Motivasi Menanyakan kepada siswa mengenai muatan listrik. b. Prasyarat Pengetahuan Siswa mengetahui jenis muatan listrik dan sifat-sifat yang dimiliki oleh muatan listrik. Kegiatan Inti (2 35 menit) a. Eksplorasi Guru menjelaskan muatan listrik positif dan muatan listrik negatif. Guru menjelaskan gaya Coulomb. Guru menjelaskan gaya Coulomb dalam suatu bahan. Guru menjelaskan gaya Coulomb oleh beberapa muatan. Guru menjelaskan kuat medan listrik dari muatan listrik. b. Elaborasi Guru menugasi siswa untuk mengerjakan soal latihan mengenai gaya Coulomb dan medan listrik. Guru meminta siswa menentukan arah medan listrik dari beberapa muatan. c. Konfirmasi Guru meneliti hasil pekerjaan siswa. Kegiatan Penutup (10 menit) Guru memberi tugas kepada siswa untuk mencari beberapa peristiwa mengenai listrik statis dan menjelaskan peristiwa tersebut menggunakan konsep fisika. Pertemuan Kedua 1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) a. Motivasi Guru menanyakan kepada siswa tentang tugas listrik statis. b. Prasyarat Pengetahuan Siswa memahami analisis vektor. Siswa memahami medan listrik. Kegiatan Inti (2 35 menit) a. Eksplorasi Guru menjelaskan hukum Gauss. Guru menjelaskan kuat medan listrik dalam pelat bermuatan. Guru menjelaskan kuat medan listrik dalam konduktor bola bermuatan. Guru menjelaskan muat medan listrik bola pejal bermuatan. b. Elaborasi Guru meminta siswa yang dianggap kemampuannya melebihi yang lain untuk membentuk beberapa kelompok diskusi. Siswa tersebut diberi pemahaman bahwa teman-teman yang kemampuannya di bawah mereka perlu dibantu. Hal ini bertujuan agar siswa yang kurang paham tentang materi yang diajarkan tidak malu untuk bertanya kepada temannya. (*) Guru meminta setiap kelompok untuk mendiskusikan materi hukum Gauss dan kuat medan listrik dalam berbagai bahan. (*) Pendidikan karakter (Kepemimpinan)

2.

3.

2.

22

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

c. 3.

Konfirmasi Guru meminta hasil diskusi setiap kelompok.

Kegiatan Penutup (10 menit) Guru memberi tugas kepada setiap kelompok untuk melanjutkan berdiskusi di luar kelas serta mengerjakan beberapa soal yang terkait dengan hukum Gauss dan kuat medan listrik dalam berbagai bahan. Pertemuan Ketiga

1.

Kegiatan Pendahuluan (10 menit) a. Motivasi Guru menanyakan hasil diskusi dan tugas setiap kelompok. Guru menanyakan kepada siswa tentang perpindahan muatan. b. Prasyarat Pengetahuan Siswa memahami kuat medan listrik. Kegiatan Inti (2 35 menit) a. Eksplorasi Guru menjelaskan energi potensial listrik. Guru menjelaskan potensial listrik. Guru menjelaskan beda potensial antara dua titik bermuatan dalam medan listrik yang homogen. Guru menjelaskan beda potensial listrik dalam medan listrik yang tidak homogen. b. Elaborasi Guru menugasi siswa mengerjakan soal latihan mengenai potensial listrik, energi potensial listrik, beda potensial listrik dalam medan listrik homogen, dan potensial listrik dalam medan listrik tidak homogen. c. Konfirmasi Guru meneliti hasil pekerjaan siswa. Penutup (10 menit) Guru memberi beberapa soal kepada siswa untuk dikerjakan di rumah. Pertemuan Keempat

2.

3.

1.

Kegiatan Pendahuluan (10 menit) a. Motivasi Guru meminta hasil pekerjaan rumah siswa. b. Prasyarat Pengetahuan Siswa mengetahui prinsip kerja konduktor dua keping sejajar. Kegiatan Inti (2 35 menit) a. Eksplorasi Guru menjelaskan beda potensial antara dua konduktor keping sejajar. Guru menjelaskan potensial listrik di permukaan dan di dalam bola konduktor. Guru menjelaskan menjelaskan potensial listrik di luar bola konduktor. b. Elaborasi Guru menyuruh siswa mengerjakan soal latihan mengenai beda potensial antara dua konduktor keping sejajar dan potensial listrik di dalam, di permukaan, serta di luar bola konduktor. c. Konfirmasi Guru meneliti hasil pekerjaan siswa. Penutup (10 menit) Guru memberi tugas kepada siswa untuk mengerjakan beberapa soal terkait energi potensial listrik dan potensial listrik.

2.

3.

Fisika Kelas XII

23

Pertemuan Kelima 1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) a. Motivasi Guru meminta siswa mengumpulkan tugas rumah mereka. Guru menanyakan kepada siswa tentang cara menyimpan muatan listrik. b. Prasyarat Pengetahuan Siswa mengetahui beberapa komponen listrik, khususnya kapasitor. Kegiatan Inti (2 35 menit) a. Eksplorasi Guru menjelaskan pengertian dan fungsi kapasitor. Guru menjelaskan kapasitas kapasitor. Guru menjelaskan kapasitas kapasitor dan beda potensial pada dua kapasitor keping sejajar. Guru menjelaskan kapasitas kapasitor bola. b. Elaborasi Guru meminta siswa membentuk kelompok diskusi. Setiap kelompok mendiskusikan tentang pengertian, fungsi, dan kapasitas kapasitor. c. Konfirmasi Guru meminta hasil diskusi setiap kelompok. Penutup (10 menit) Guru memberi tugas kepada siswa untuk membuat bagan jenis-jenis kapasitor. Pertemuan Keenam 1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) a. Motivasi Guru meminta siswa mengumpulkan tugas membuat bagan jenis-jenis kapasitor. b. Prasyarat Pengetahuan Siswa mengetahui cara memasang kapasitor pada suatu rangkaian listrik. Kegiatan Inti (2 35 menit) a. Eksplorasi Guru menjelaskan susunan kapasitor secara seri. Guru menjelaskan susunan kapasitor secara paralel. Guru menjelaskan penggabungan beberapa kapasitor. Guru menjelaskan energi yang tersimpan dalam kapasitor. b. Elaborasi Guru meminta siswa mengerjakan soal-soal latihan mengenai rangkaian kapasitor dan energi yang tersimpan dalam kapasitor. c. Konfirmasi Guru meneliti hasil pekerjaan siswa. Penutup (10 menit) Guru memberi tugas kepada siswa untuk mengerjakan soal-soal latihan. Siswa diberi dorongan bahwa mengerjakan soal-soal latihan bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa. Beri motivasi siswa untuk mengerjakan soal yang mampu mereka kerjakan dan siswa diarahkan mencari sumber buku untuk membantu mereka dalam mengerjakan soal latihan. () () Ekonomi kreatif (Mandiri)

2.

3.

2.

3.

Alat dan Sumber Belajar 1. Buku PG Fisika Kelas XII, Intan Pariwara, 2012 2. Buku PR Fisika Kelas XII, Intan Pariwara, 2012

24

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Penilaian Hasil Belajar 1. 2. Teknik Penilaian Tes tertulis Bentuk Instrumen a. Pilihan ganda b. Uraian Contoh Instrumen a. Pilihan Ganda Dua kapasitor memiliki kapasitas berturut-turut 2 F dan 3 F. Kedua kapasitor dipasang secara seri dan dihubungkan dengan tegangan 10 volt. Besar muatan pada kapasitor 2 F adalah . . . C. a. 6 b. 8 c. 12 d. 15 e. 20 b. Uraian Di titik sudut persegi ABCD berturut-turut diletakkan muatan +40 C, +30 C, + 60 C, dan 80 C.
A +40 C B +30 C

3.

80 C D

+ 60 C

Jika panjang sisi persegi 10 cm, tentukan medan listrik di pusat persegi!

________, ________________ Mengetahui Kepala SMA ______________ Guru Mata Pelajaran

......................... _________________________ NIP _____________________

........................ ________________________ NIP ____________________

Fisika Kelas XII

25

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Bab VII Inti Atom dan Radioaktivitas


Sekolah Kelas/Semester Mata Pelajaran Alokasi Waktu : : : : .......... XII/2 Fisika 8 45 menit Menunjukkan penerapan konsep fisika inti dan radioaktivitas dalam teknologi dan kehidupan sehari-hari

Standar Kompetensi : 4.

Kompetensi Dasar

: 4.1 Mengidentifikasi karakteristik inti atom dan radioaktivitas. 4.2 Mendiskripsikan pemanfaatan radioaktif dalam teknologi dan kehidupan seharihari.

Indikator Pencapaian Kompetensi Mengidentifikasi karakteristik kestabilan inti atom. Mengaplikasikan gejala defek massa untuk menentukan energi ikat inti. Mengilustrasikan prinsip kerja reaktor nuklir. Memberikan ulasan tentang reaksi fisi dan reaksi fusi. Menunjukkan pemanfaatan radio isotop pada bidang teknologi. Membuat ulasan tentang mekanisme peluruhan radioaktif. Menjabarkan secara kuantitatif peluruhan radioaktif. Menerapkan konsep waktu paruh. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu: 1. menentukan inti stabil berdasarkan perbandingan jumlah neutron terhadap jumlah proton; 2. menentukan energi ikat inti dan defek massa; 3. menjelaskan prinsip kerja reaktor nuklir beserta fungsi setiap bagian reaktor; 4. menjelaskan reaksi fusi dan fisi; 5. menyebutkan jenis-jenis radioisotop dan manfaatnya di bidang teknologi; 6. menjelaskan mekanisme peluruhan readioaktif; 7. menentukan besaran-besaran yang terkait dengan peluruhan radioaktif; serta 8. mengaplikasikan konsep waktu paruh pada zat radioaktif. Nilai dan Materi yang Diintegrasikan 1. Pendidikan Karakater: Gemar membaca 2. Ekonomi Kreatif: Kerja keras Materi Pembelajaran 1. Inti Atom 2. Radioaktivitas

26

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Metode Pembelajaran 1. Model Pembelajaran a. Cooperative Learning (CL) b. Direct Instruction (DI) Metode a. Tanya jawab b. Diskusi

2.

Langkah-Langkah Kegiatan Pertemuan Pertama 1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) a. b. Motivasi Guru menanyakan kepada siswa tentang atom. Prasyarat Pengetahuan Siswa mengetahui pengertian dan perkembangan teori atom.

2.

Kegiatan Inti (2 35 menit) a. Eksplorasi Guru menjelaskan inti atom. Guru menjelaskan partikel penyusun inti. Guru menjelaskan nuklida. Guru menjelaskan isotop, isoton, dan isobar. Guru menjelaskan jenis-jenis nuklida. Guru menjelaskan kestabilan inti. Guru menjelaskan defek massa. Guru menjelaskan energi ikat inti. Elaborasi Guru meminta siswa mengerjakan soal tentang nuklida, defek massa, dan energi ikat inti. Konfirmasi Guru meneliti hasil pekerjaan siswa.

b. c.

3.

Kegiatan Penutup (10 menit) Guru memberi tugas kepada siswa untuk mencari isotop, isoton, dan isobar masing-masing minimal 5 nuklida. Selanjutnya, nuklida tersebut dibuat dalam tabel.

Fisika Kelas XII

27

Pertemuan Kedua 1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) a. b. Motivasi Guru meminta siswa mengumpulkan tugas tentang isotop, isoton, dan isobar. Prasyarat Pengetahuan Siswa mengetahui nomor atom, nomor massa, jumlah neutron, dan partikel berenergi.

2.

Kegiatan Inti (2 35 menit) a. Eksplorasi Guru menjelaskan reaksi inti. Guru menjelaskan reaksi fisi. Guru menjelaskan reaksi fusi. Guru menjelaskan teknologi nuklir. Siswa diberi motivasi untuk membaca buku atau referensi lain tentang teknologi nuklir. Hal ini bertujuan agar siswa mengetahui manfaat maupun dampak dari penggunaan teknologi nuklir. (*) (*) Pendidikan karakter (Gemar membaca) Elaborasi Guru meminta siswa mengerjakan soal tentang reaksi inti, reaksi fisi, dan reaksi fusi. Konfirmasi Guru meneliti hasil pekerjaan siswa.

b. c.

3.

Kegiatan Penutup (5 menit) Guru memberi tugas kepada siswa membuat makalah mengenai reaktor nuklir beserta keunggulan dan kelemahannya. Pertemuan Ketiga

1.

Kegiatan Pendahuluan (10 menit) a. Motivasi Guru meminta siswa mengumpulkan tugas makalah mengenai reaktor nuklir. b. Prasyarat pengetahuan Siswa memahami reaksi inti.

2.

Kegiatan Inti (2 35 menit) a. Eksplorasi Guru menjelaskan radioaktivitas. Guru menjelaskan radiasi alfa (). Guru menjelaskan radiasi beta (). Guru menjelaskan radiasi gamma (). Guru menjelaskan serapan/pelemahan. Guru menjelaskan tebal paruh. b. Elaborasi Guru meminta siswa mengerjakan soal latihan tentang radiasi radioaktif, serapan/pelemahan, dan tebal paruh. c. Konfirmasi Guru meneliti pekerjaan siswa.

28

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

3.

Penutup (10 menit) Guru memberi tugas kepada siswa untuk membuat makalah alat deteksi radioaktif secara berkelompok. Siswa diberi motivasi untuk mencari sumber referensi lain selain dari guru dan tanamkan kepada siswa agar bekerja keras dalam menyelesaikan makalahnya. () () Ekonomi kreatif (Kerja keras) Pertemuan Keempat

1.

Kegiatan Pendahuluan (5 menit) a. Motivasi Guru meminta siswa mengumpulkan tugas makalah deteksi radioaktif. b. Prasyarat Pengetahuan Siswa mengetahui interaksi sinar radioaktif dengan bahan.

2.

Kegiatan Inti (2 40 menit) a. Eksplorasi Guru menjelaskan alat-alat pendeteksi dan pencacah radioaktif. Guru menjelaskan peluruhan radioaktif. Guru menjelaskan aktivitas radioaktif. Guru menjelaskan peluruhan inti. Guru menjelaskan waktu paruh. Guru menjelaskan umur rata-rata. Guru menjelaskan deret radioaktif. b. Elaborasi Guru menunjuk beberapa kelompok siswa mempresentasikan makalah deteksi radioaktif di depan kelas dilanjutkan diskusi antarkelompok. Diskusi bisa diawali dengan kelompok yang tidak presentasi wajib mengajukan pertanyaan. Konfirmasi Guru meminta siswa untuk merangkum hasil diskusi dan mengumpulkannya. Apabila ada pertanyaan yang belum bisa dijawab siswa, guru membantu siswa untuk menjawabnya.

c.

3.

Kegiatan Penutup (5 menit) Guru meminta siswa mengerjakan soal-soal latihan inti atom dan radioaktivitas.

Alat dan Sumber Belajar 1. Buku PG Fisika Kelas XII, Intan Pariwara, 2012 2. Buku PR Fisika Kelas XII, Intan Pariwara, 2012 Penilaian Hasil Belajar 1. 2. Teknik Penilaian Tes tertulis Bentuk Instrumen a. Pilihan ganda b. Uraian

Fisika Kelas XII

29

3.

Contoh Instrumen a. Pilihan Ganda Di antara reaksi berikut ini yang merupakan reaksi fisi adalah . . . . a. b. c. d. e. b.
234 Th 90 22 Na 11 10 B 5 230 4 2He + 88Ra 26 +4 2He 13Al

7 4 +1 0n 3Li + 2He 4 22 11Na + 2He

26 Al 13 1H 1

14 + 13 6C 7N +

Uraian Uranium-238 memiliki waktu paruh 4,47 109 tahun. Jika tersedia uranium-238 sebanyak 1 gram, tentukan: a. jumlah inti uranium-238; b. aktivitas uranium-238; dan c. waktu sampai uranium-238 tersisa 25%.

________, ________________ Mengetahui Kepala SMA ______________ Guru Mata Pelajaran

......................... _________________________ NIP _____________________

........................ ________________________ NIP ____________________

30

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Bab I Gelombang

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: e 1) Gelombang stasioner adalah gelombang yang nilai amplitudonya berubah-ubah. 2) Gelombang berjalan yaitu gelombang yang nilai amplitudonya tetap di setiap titik yang dilalui gelombang. 3) Gelombang transversal yaitu gelombang yang arah getarnya tegak lurus terhadap arah perambatannya. 4) Gelombang longitudinal yaitu gelombang yang arah getarnya sejajar dengan arah perambatannya. 5) Gelombang elektromagnet yaitu gelombang yang tidak memerlukan medium perambatan. 2. Jawaban: a Diketahui: A = 4 cm y = 2 cm f = 5 Hz Ditanyakan: Jawab: y = A sin t y = A sin 2 = 4 sin sin = 2 = 30 Sudut fase pada saat itu 30. 3. Jawaban: d Diketahui: v
1 2 1

4. Jawaban: b Diketahui: v = 100 m/s AG = 3 = 30 m = 10 m Ditanyakan: f Jawab: v=f f = = 10 m = 10 Hz Frekuensi gelombang tersebut sebesar 10 Hz. 5. Jawaban: c Diketahui: y = 0,08 sin 20 (t + 5 ) Ditanyakan: f dan v Jawab: y = A sin 2( T + ) y = 0,08 sin 20 (t + 5 ) Frekuensi gelombang: 20 t = T f = 10 Hz Panjang gelombang:
2 x 2 t x t x x 100 m/s v

20 x 5 1 2 1

Kecepatan gelombang: v = f = 2 (10 Hz) = 5 m/s Frekuensi dan cepat rambat gelombang 10 Hz dan 5 m/s. 6. Jawaban: c v= v~ v~ v~ v~
1 m F m

= 4 m/s

= 4 m = 8 m

Ditanyakan: T, , jarak 2 bukit yang berdekatan 1) = vT T = v = 4 m/s = 2 sekon 2) = 8 m 3) Jarak 2 bukit berdekatan = = 8 m Jadi, pernyataan yang benar ditunjukkan oleh pernyataan 1) dan 3).

8m

Fisika Kelas XII

31

Jadi, kecepatan gelombang transversal berbanding lurus dengan beberapa besaran fisika, yaitu akar gaya tegangan dawai dan akar panjang dawai. Di samping itu kecepatan gelombang transversal berbanding terbalik dengan akar massa dawai dan akar massa persatuan panjang dawai (). 7. Jawaban: b Diketahui: A = 10 m Ditanyakan: T Jawab: y = A sin (2 T 2 )
t 2 T 1 T 1 T t x

10. Jawaban: b Diketahui: A vA B fA Ditanyakan: vB Jawab: fA = fB


vA A

=2m = 6 m/s =3m = fB

= B B

3m

vB = B vA = 2 m (6 m/s) = 9 m/s A Laju gelombang dalam medium B adalah 9 m/s. 11. Jawaban: a Diketahui: y = 0,02 sin (50t + x) Ditanyakan: f, , v, amplitudo gelombang Jawab: Persamaan umum gelombang: y = A sin 2(ft +
x

y = 10 sin (0,4t 0,5x) = 0,4t = 2t = 0,2


0,4t

T =5s Periode gelombang adalah 5 sekon. 8. Jawaban: a Diketahui: v = 8 m/s f = 16 Hz A = 4 cm Ditanyakan: yp Jawab:

Persamaan gelombang dalam soal: y = 0,02 sin (50t + x) Frekuensi gelombang berdasarkan persamaan adalah: 2 f t = (50t) f =
(50t ) 2 t

v f

= 16 = 2 m
x

f = 25 Hz Frekuensi gelombang sebesar 25 Hz.


19 2 1 2

yp = A sin 2 (ft =4 102 sin

) )

Panjang gelombang 2
x

5 2 ((16)( 4 )

= x
2 x x

= 0,04 sin 2 (20 19) = 0,04 sin 2 = 0,04(0) =0 Simpangan titik P saat itu 0 cm.

=2m Panjang gelombang sebesar 2 m.


v =f = (2 m)(25 Hz) = 50 m/s Jadi, cepat rambat gelombang 50 m/s. Amplitudo gelombang berdasarkan persamaan tersebut 0,02 m. 12. Jawaban: a Diketahui: y = 2,0 sin ( Ditanyakan: amaks Jawab:
t 0,4

9. Jawaban: d Diketahui: t = 2 sekon Ditanyakan: y Jawab: Dari gambar diperoleh A = 5 dan T = 8 s. Simpangan y = A sin T t y = 5 sin 8 s (2 s) y = 5 sin 2 = 5 Jadi, simpangan pada t = 2 s sebesar 5.
1 2 2

x 80

t =

2 0,4

= 5 rad/s A = 2 cm

32

Kunci Jawaban dan Pembahasan

Percepatan maksimum: v=
dy dt dv dt

Kecepatan partikel dalam kawat: v = dt


d dy

d dt d dt

[A sin (t + kx)] [A cos (t + kx)]

= A cos (t + kx) a= = = A [ sin (t + kx)] a = A 2 sin (t + kx)


= 1 (percepatan maksimum)

= dt [2,0 mm sin (20 m1)x (600 s1)t ] = (2,0 mm)(600 s1) cos [(20 m1)x (600 s1)t ]
bernilai maksimum = 1

amaks = A 2 (1) = (2 cm)(5)2 = (2)(25 2) = 50 2 cm/s2 Percepatan maksimum gelombang 50 2 cm/s2. 13. Jawaban: a Diketahui: x = 8 cm = 12 cm A = 4 cm Fase di A = A = T Ditanyakan: yB Jawab: yB = A sin 2( T ) = 4 sin ( 2 12 ) = 4 sin 12 = 4 sin 30 = 2 cm Simpangan gelombang di titik B adalah 2 cm. 14. Jawaban: c Diketahui: y = 2 mm sin [(20 m1)x (600 s1)t ] Ditanyakan: v dan vmaks Jawab: y = 2 mm sin [(20 m1)x (600 s1)t ] A = 2 mm k = 20 m1 k= 20 =
2 2 m 10 2 3 2 8 t x 2 t

= 1.200 mm/s(1) (tanda negatif menunjukkan arah rambatan gelombang) vmaks = 1.200 mm/s Cepat rambat gelombang dan kelajuan maksimum berturut-turut 30 m/s dan 1.200 mm/s. 15. Jawaban: d =5m Diketahui: T =2s x = 10 m Ditanyakan: t Jawab:
x t 10 m t

= 2

= T

= 2s t=4s Waktu yang diperlukan gelombang untuk mencapai jarak 10 m adalah 4 s. 16. Jawaban: c Diketahui: jarak dua gabus = 60 cm f = 2 Hz Ditanyakan: v Jawab:

5m

3 2

3 2

= 60 cm

= 600 s1 = 2f 600 = 2f
f=
300

= 40 cm v=f = (40 cm)(2 Hz) = 80 cm/s Jadi, cepat rambat gelombang pada permukaan danau adalah 80 cm/s.
17. Jawaban: b Diketahui: L = 115 cm x3 = 15 cm Ditanyakan: Jawab: s1) = 30 m/s Jarak perut dari ujung bebas= xn = 2n( 4 )
1

s1

v=f = ( 10 m)(

300

Fisika Kelas XII

33

Untuk perut ke-3: n + 1 = 3 atau n = 2 sehingga: x3 =


1 (2n)( 4 ) 1 2(2)( 4 )

a.

A=4m
2 t T 1 T 1 T 1 T 2 x

= 20t = 2t
20t

15 cm = = 15 cm Jadi, panjang gelombang yang merambat pada tali 15 cm. 18. Jawaban: c Interferensi gelombang yang mempunyai simpangan sama dengan nol disebut dengan gelombang stasioner atau gelombang diam. 19. Jawaban: b Diketahui: y = 4 sin x = 5 cm Ditanyakan: ymaks Jawab: Pada x = 5 cm, simpangan y adalah: y = 4 sin y = 4 sin
5 ( 15 ) cos 96t cos 96t 3

= 10 /s = f = 10 Hz = 10
2 (10) x

x ( 15

) cos 96t

= 20 m v = f = (20 m)(10 Hz) = 200 m/s Jadi, nilai amplitudo, frekuensi, panjang gelombang dan cepat rambat gelombang berturut-turut 4 m, 10 Hz, 20 m, dan 200 m/s.
b. k = = 20 = 0,1 Bilangan gelombang bernilai 0,1.
2 2

y maksimum jika cos 96t maksimum, nilainya = 1 dengan demikian: ymaks = 4 sin 3 (1) = 2 3 cm Jadi, nilai simpangan maksimumnya 2 3 cm. 20. Jawaban: a Diketahui: y = 100 sin (50t 0,5x) Ditanyakan: v Jawab: Persamaan umum gelombang y = A sin (t kx) Persamaan gelombang pada soal y = 100 sin (50t 0,5x) = 50 k = 0,5 v= k = = 100 m/s 0,5 Cepat rambat gelombang 100 m/s. B. Uraianal-s
x
50

c.

=(

2 t T

)
2 x 15 1

2 x

= 2ft = 210 0,1 10 = 2 = 2 Jadi, sudut fase sebesar 2.

= 2 = 2 = 2

1 4 1

Fase gelombang berinilai 4 . y = 4 sin (20 0,1


3 15 ) 10 1 sin 2

=4m = 4 sin (2 2 ) = 4 Simpangan gelombang sebesar 4 m. 2. Diketahui: A f v t x Ditanyakan: y Jawab:


v f

= 10 cm = 0,1 m = 6 Hz = 24 m/s =3s =3m

1. Diketahui: y = A sin (20t ) 10 Ditanyakan: a. A, f, , v b. k c. , , y; x = 15 m; t = 0,1 s Jawab: y = A sin ( T


2 t

24 m/s 6/s

=4m
x

y = A sin 2(ft

)
3m

= 0,1 sin 2((6 Hz)(3 s) 4 m ) = 0,1 sin 17 4 (2) = (0,1 m)(sin 4 ) = (0,1 m)( 2 2 ) = 0,05 2 m Jadi, simpangan di B setelah 3 sekon bergetar sebesar 0,05 2 m.

1 1

)
x

2 x

y = 4 sin (20t 10 )

34

Kunci Jawaban dan Pembahasan

3. Diketahui: f A x v Ditanyakan: a. b. Jawab: a. t = 3 s v=f

=5m = 6 Hz = 10 cm = 0,1 m =1m = 36 m/s yC t

Jawab: v =f

= 5 =2m x = 4 2,5 = 1,5 m y = 2A cos


2 x

v f

10

sin 2 ( T )
1 ,5 3 4

= 2(0,05) cos 2 ( 2 ) sin 2 [( 4 )(5) 2 ] = (0,1)(0)( 1 2 ) 2 =0 Jadi, simpangan di titik P bernilai 0.


x 2 5 ) 6

=
=

v f 36 m/s 6 Hz

=6m 5. Diketahui:
1 (6)

yC = 2A sin 2(ft ) cos = 2(0,1) sin 2((6)(3)


1

1 T 2

=3s =6s = 12 m = 100 m

cos 2

= 0,2 sin 2 (17 6 ) cos 3 = 0,2(


1 2

3 )( )

1 2

T x Ditanyakan: t Jawab:

12 m

= 0,05 3 Jadi, simpangan di C bernilai 0,05 3 m. b. Syarat terjadi simpul

v = T = 6 s = 2 m/s t = v = 2 m/s = 50 s Waktu yang dibutuhkan gelombang sampai di pantai t = v = 2 = 50 sekon.


x 100 x
100 m

6. Diketahui:

v = 350 m/s f = 450 Hz T =


1 450

Simpul berada pada , 2, 3, . . . atau 2 sin 2(ft sin 2(6t 6t


1 ) 5 ) 6 5 6

1 n 2

s
1

=0 = sin 2 =
1 n 2 1 1 5 5 1 n 2

Ditanyakan: a) a. v=f b)

x = 6 t = 103 s

7 = 350 = 9 m 450 Periode

v f

6t = 2 n + 6

T = f = 450 detik

t = 2 n + 36 untuk n = 0 t = 36 s. Jadi, simpul terjadi setiap 4. Diketahui: A f v Ditanyakan: y ;


5 5 36

1 =
s.

t T t T

1
x

2 =

=4m = 5 cm = 0,05 m = 5 Hz = 10 m/s x = 250 cm dari A t = 4s


3

2 Beda fase kedua titik: = 1 2


2 = ( T 1 ) ( T )

x1 x 2 x

Fisika Kelas XII

35

Jarak kedua titik : x x = =


7 1 ( ) 9 6

8. Diketahui:
7 54

m
1

Jarak dua titik yang beda fasenya 6 adalah


7 54

m.

b.

Anggap pada titik yang sama x, fase pada saat t1 dan t2 adalah:

=3m n = 3 Ditanyakan: letak perut ketiga Jawab: 3 m = 3 =1m Letak perut ketiga pada ujung terikat berlaku kelipatan 4 . Pada ujung terikat berlaku persamaan: x = (2n + 1) 4 perut ketiga n = 2 x = 2(2) + 1) 4 x = 4 x = 4 (1 m) = 1,25 m Jadi, jarak perut ketiga dari ujung terikat sejauh 1,25 m.
5 5 1 1 1

1 = 2 =

t1 T t2 T

Beda fase pada selang waktu t1 t2 adalah: = 1 2


1 2 = (T ) (T )

t 2 t1 T t
3

= T =

10

1 450

= 0,45 Jadi, beda fase pada salah satu titik dengan selisih waktu 103 s adalah 0,45. 7. Diketahui: f A v x t Ditanyakan: y Jawab: y = A sin t + =5m = 10 Hz = 2 cm = 0,02 m = 6 m/s =5m4m=1m = 2 sekon

9. Diketahui: yp = 4 cos 5x sin 2t Ditanyakan: v Jawab: Persamaan umum gelombang y = 2A cos kx sin t Persamaan gelombang pada soal yp = 4 cos 5x sin 2t k = 5
2

= 5
2 5

x v

)
1m 6 m/s

= 2 2f = 2 f = 1 Hz Cepat rambat gelombang: v =f

( = (0,02 m) sin 2 (10 Hz) ( s )


13 6

= (0,02 m) sin 2(10 Hz) 2 s +

= ( 5 m)(1 Hz) = 5 m/s = 0,4 m/s Jadi, cepat rambat gelombang sebesar 0,4 m/s. 10. Diketahui: y = 1,25 sin 3 (30t x)
3 2

= (0,02 m) sin = (0,02 m)(


1 2

130 2 6

3)

= 0,01 3 m Jadi, simpangan R pada tali yang bergerak 4 meter dari P setelah 2 sekon setelah P bergerak adalah 0,01 3 m.

x = OP = 4 m Ditanyakan: a. f b. c. v d. yp

36

Kunci Jawaban dan Pembahasan

Jawab: y = 1,25 sin 3(30t x) y = A sin(t kx) a. = 90 2f = 90 f = 45 Hz Frekuensi gelombang sebesar 45 Hz. b. k = = 3
2

5. Jawaban: a Diketahui: m = 16 g = 0,016 kg = 80 cm = 0,8 m F = 800 N Ditanyakan: f0 Jawab: Nada dasar pada pipa organa terbuka v =
F m

2 3

m
2

= =

(800 N)(0,8 m) 0,016 kg

Jadi, panjang gelombang sebesar 3 m. c. v = f = (45 Hz)( 3 m) = 30 m/s Cepat rambat gelombang sebesar 30 m/s. yp = 1,25 sin (90t 3x) = 1,25 sin (90t 3 4 ) meter = 1,25 sin (90t 4 ) meter
9 3 2

40.000 m2 /s2 = 200 m/s


f0 = 2
v

d.

= 2(0,8 m) = 125 Hz Jadi, frekuensi nada yang dihasilkan sebesar 125 Hz. 6. Jawaban: d Diketahui:
buka

200 m/s

f0 buka v vdawai Ditanyakan: n Jawab: f0 buka = fn dawai


v 2
340 m/s 2(0,25 m)
dawai

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: e Gelombang longitudinal memiliki arah getar sejajar sehingga tidak akan mengalami polarisasi. 2. Jawaban: e Pelayangan terjadi karena adanya interferensi dua gelombang yang frekuensinya berbeda sedikit. 3. Jawaban: c Angkasa merupakan ruang hampa udara sehingga gelombang bunyi tidak dapat merambat melaluinya. Gelombang cahaya, gelombang radio, gelombang inframerah, dan gelombang ultraviolet dapat merambat tanpa ada medium (ruang hampa udara). Dengan demikian, gelombang bunyi tidak bisa diterima oleh bumi. 4. Jawaban: d Diketahui: = 0,80 m v = 400 m/s Ditanyakan: f0 Jawab: f0 =
2(0) + 1 v 2 v
400 m/s

= 25 cm = 0,25 m = fn dawai = 150 cm = 1,5 m = 340 m/s = 510 m/s

= =

n +1 2

v (510 m/s)

n +1 2(1,5 m)

680/s = (n + 1)(170/s) n+1 =


680/s 170/s

n+1 =4 n =3 Jadi, dihasilkan nada atas ketiga. 7. Jawaban: d Diketahui: d1 d2 f0 1 f0 2 Ditanyakan: f1 Jawab: f0 = 2 f0
1
F A

= 0,5 mm = 1,0 mm = f1 = f2

; f,

tetap

= 2 = = 250 Hz 2(0,80 m) Jadi, frekuensi nada dasar 250 Hz.

1 A

1 . d

Fisika Kelas XII

37

Diketahui A = 4 d 2; maka
f1 f2

A =

d 2

Jawab:
I2 I1

Malang
Surabaya
2

r1 r2

100 km

= =

d2 d1

I2 = I1 r 1

1 ,0 mm 0,5 mm

= 6 105

=2 f1 = 2f2 Jadi, f1 bernilai 2 kali f2. 8. Jawaban: b Diketahui: f = 550 Hz v = 330 m/s Ditanyakan: Jawab:

300 5 10

300 km

5 km 10

= 6 105

9 10

= 5,4 105 W/m2 Intensitas gempa yang terasa di Surabaya sebesar 5,4 105 W/m2. 11. Jawaban: d gempa Diketahui: TI = 60 dB A = 1 m2 I0 = 1016 W/cm2 = 1012 W/m2 Ditanyakan: p Jawab: TI = 10 log
I I0

Sumber

v f
330 m/s

= 550 Hz = 0,6 m Resonansi


1 3

= 4 , 4 , 4 , . . . = 4 (0,6 m); 4 (0,6 m); 4 (0,6 m); . . . . = 0,15 m; 0,45 m; 0,75 m Pernyataan 1) dan 3) benar. 9. Jawaban: e Diketahui: P = 78,5 W r = 10 m Ditanyakan: I Jawab: Intensitas bunyi I = A ; A = 4r 2 I = =
P 4 r 2
78,5 W 4(3,14)(10 m)2

60 = 10 log

I 1012

I = 106 W/m2 P =IA = 106(106 W(m2)(1 m2) = 106 W Daya akustik yang melalui jendela sebesar 106 W. 12. Jawaban: c Diketahui: f1 = 2.000 Hz f2 = 2.008 Hz Ditanyakan: flayangan Jawab: flayangan = |f1 f2| = 2.000 2.008 =8 Jadi, frekuensi pelayangan bunyi 8 Hz. 13. Jawaban: e Diketahui: vs = 30 m/s fs = 900 Hz v = 340 m/s Ditanyakan: fe Jawab: Sumber bunyi mendekati pendengar fp =
1

= 0,0625 W/m2 = 6,25 102 W/m2 Jadi, intensitas radiasi gelombang sebesar 6,25 102 W/m2. 10. Jawaban: d Diketahui: I1 = 6 105 W/m2 r1 = 300 km x = 100 km r2 = Ditanyakan: I2
105 km

v f v vs s

= (340 30) m/s (900 Hz) = 987 Hz

340 m/s

38

Kunci Jawaban dan Pembahasan

Sumber bunyi menjauhi pendengar fp =


2

v f v + vs s

340 m/s (340 + 30) m/s

(900 Hz) = 827 Hz

Perbedaan frekuensi yang didengar fp = fp1 fp2 = (987 827) Hz = 160 Hz Jadi, perbedaan frekuensi yang didengar sebesar 160 Hz. 14. Jawaban: d Hubungan panjang pipa dengan panjang gelombang untuk pipa organa terbuka adalah: = 2 0, , 2 2, . . . Untuk nada atas kedua berlaku: = 2 2 atau 2 = 3
3 2 2 1 3

16. Jawaban: c Diketahui: f0 = f dipendekkan 8 cm = ( f2 = 1,25f dipendekkan 2 cm = ( Ditanyakan: f3 Jawab: f= 2 2 = 1 f1 2 dipendekkan 8 cm


f2 f1

1 1

8) cm 10) cm

8; f2 = 1,25f

= = =

1 2

x= 3 Hubungan panjang pipa dengan panjang gelombang untuk pipa organa tertutup adalah: = 4 0, 4 1, 4 2, . . . untuk nada atas kedua berlaku: = Karena panjang kedua pipa sama = maka perbandingan panjang gelombang adalah
x y

40= 4 1 1 = 40 cm dipendekkan lagi 2 cm 3 = 1 10 = 40 10 = 30 cm


1

1 ,25f f 5 4

8 8
1

f3 f1

1 2 1

5 4 2

atau 2 =

4 5

f3 =

2 3 4 5

= 6

= 30 f = 1,33f Frekuensi yang dihasilkan setelah dipendekkan 2 cm lagi adalah 1,33f. 17. Jawaban: b Diketahui: fn = 480 Hz fn + 1 = 800 Hz fn + 2 = 1.120 Hz Ditanyakan: f0 Jawab: Perbandingan frekuensi: fn : fn + 1 : fn + 2 = 180 : 800 : 1.120 =3:5:7 Ini menunjukkan perbandingan frekuensi untuk pipa organa tertutup untuk f1 : f2 : f3 = 3 : 5 : 7 dan f0 : f1 = 1 : 3 maka f0 = 3 f1 = 3 = 160 Hz Jadi, nada dasar pipa organa sebesar 160 Hz.
1 480

40

f1

Jadi, x : y = 5 : 6. 15. Jawaban: e Diketahui: =5m F =2N m = 6,25 103 Ditanyakan: v Jawab: v= = = = =
F
F m (2 N)(5 m) 6,25 103 kg 10 6,25 103 kg
102 2,5

m/s

m/s

= 40 m/s Cepat rambat gelombang tali 40 m/s.

18. Jawaban: d Diketahui: TI1 = 80 dB n = 10 Ditanyakan: TI2 Jawab: TI2 = TI1 + 10 log n = 80 + 10 log 10 = 80 + 10 = 90 Jadi, taraf intensitasnya 90 dB. 39

Fisika Kelas XII

19. Jawaban: d Diketahui: fs = 1.000 Hz vs = 36 km/jam = 10 m/s vp = 72 km/jam = 20 m/s Ditanyakan: fp Jawab: fp = = =
v vp

Pengamat mendekati S1 maka fp =


1

v + vp v

fS

. . . (2)

f v vs s
(340 20) m/s (340 10) m/s

(1.000 Hz)

320 330

(1.000 Hz)

= 969,69 970 Hz Jadi, frekuensi bunyi yang didengar oleh pengendara sepeda motor berkisar 970 Hz. 20. Jawaban: e Diketahui: = B A Ditanyakan: f1A : f1B Jawab: f1A : f1B = =
2 2 v
A A

Agar tidak terjadi pelayangan fp1 = fp2 sehingga diperoleh: (v + vp)fS = (v vp)fS 1 2 (332 + vp) 320 = (332 vp) 324 332(320 + 320vp) = 332(324 324vp) 644vp = 332(324 320) 644vp = 1.328 vp 2,06 m/s Jadi, agar tidak terjadi pelayangan maka pengamat bergerak dengan kecepatan berkisar 2,06 m/s. 3. Diketahui: m = 2,5 g = 2,5 103 kg L =2m F =2N Ditanyakan: a. v b. dan f1 c. f2 dan f3 Jawab: a. v=
F

v: :

3 4 B

3v 3 B

FL m

(2 N)(2 m) 2,5 103 kg

=4:3 Jadi, f1A : f1B = 4 : 3 B. Uraian I1 = I R1 = R R2 = 4R Ditanyakan: I2 Jawab: I1 : I2 =


P 4 R12

Cepat rambat gelombang sebesar 40 m/s. b. f0 = 2L = 2(2 m) = 10 Hz 0 = 2L = 2(2 m) = 4 m Jadi, frekuensi nada dasar dan panjang gelombang berturut-turut adalah 10 Hz dan 4 m. c. f2 = 2f1 = 2(10 Hz) = 20 Hz f3 = 3f1 = 3(10 Hz) = 30 Hz Frekuensi nada atas pertama sebesar 20 Hz dan frekuensi nada atas kedua 30 Hz.
40 m/s

1. Diketahui:

P 4 R22

I1 : I2 = R22 : R12 I1 : I2 = (4R)2 : R 2 I1 : I2 = 16R 2 : R 2 I2 = 16 I2 Intensitas bunyi sekarang adalah 2. Diketahui:


1 16 1

4. Diketahui:

semula.

v = 340 m/s f3 = 240 Hz Ditanyakan: L Jawab: a. Pipa organa terbuka f3 = 240 Hz =


(n + 1)v 2L

fS = 320 Hz 1 fS = 324 Hz 2 v = 332 m/s Ditanyakan: vp agar tidak terjadi pelayangan Jawab: Pengamat menjauhi S2 maka fp =
2

(3 + 1)v 2L

= L

2v

2(340 m/s) L

L 2,83 m Panjang minimum pipa berkisar 2,83 m.

v vp v

fS

. . . (1)

40

Kunci Jawaban dan Pembahasan

b.

Pipa organa tertutup f3 =


(2(3) + 1)v 4L 7

7. Diketahui:

f3 = 4L v 240 Hz = 4L (340 m/s) L = 960 Hz 2,48 m Jadi, panjang minimum pipa berkisar 2,48 m. 5. Diketahui: F1 = 100 N f1 = f0 f2 = 2f0 Ditanyakan: F2 Jawab: f0 : 2f0 = 2L
1 2 1 2 1 2 1
F1 2.380 m/s

TI = 60 dB n = 100 Ditanyakan: TIn Jawab: TIn = 60 dB + 10 log 100 = 60 dB + 20 = 80 dB Taraf Intensitas yang dihasilkan 80 dB. r1 = 1 m TI1 = 60 dB r2 = 100 m Ditanyakan: TI2 Jawab:
TI2 = TI1 + 10 log r1 r
2 2

8. Diketahui:

= 60 dB + 10 log

: 2L

F2

= = =

F1 F2

= 60 dB + 10 log 104 = 60 dB + 10 (4) = 60 dB 40 dB = 20 dB Taraf intensitas pada jarak 100 m sebesar 20 dB. 9. Diketahui: vs = 36 km/jam = 10 m/s fs = 400 Hz v = 340 m/s vp = 18 km/jam = 5 m/s Ditanyakan: fp Jawab: Saling mendekat (vp = 5 m/s) fp =
v + vp v vs

2 1m 100 m

100 F2

10 F2

F2 = 400 N Jadi, tegangan dawai sebesar 400 N. 6. Diketahui: P = 4 104 W TI = 40 dB I0 = 1012 W/m2 Ditanyakan: R Jawab: TI 40 = 10 log = 10 log
I 1012 P I 1012
I I0

fs = 340 m/s 10 m/s (400 Hz)


345

340 m/s + 5 m/s

= 330 (400 Hz) = 418 Hz Frekuensi bunyi sirene yang didengar oleh pengendara motor 418 Hz. Saling menjauh (vp = 5 m/s) fp =
v vp v + vs

104 = I I

fs = 340 m/s + 10 m/s (400 Hz)


335

340 m/s 5 m/s

= 108 = A
4 104

108 = 4 R 2 R2 =
104 108

= 350 (400 Hz) = 383 Hz Frekuensi sirene yang didengar oleh pengendara motor 383 Hz. 10.
vA = 30 m/s vB = 20 m/s

R 2 = 104 R = 100 m Jadi, jarak ledakan petasan 100 m.

Fisika Kelas XII

41

vA = 30 m/s fS = 504 Hz A vB = 20 m/s fS = 518 Hz B v = 300 m/s Ditanyakan: f Jawab: fp =


A

Diketahui:

Sehingga diperoleh: A = 2 cm k = 0,5 = 0,5


2

=
(504 Hz)

2 0,5

v + vp v vA v vp

fs =
A

(300 + 0) m/s (300 30) m/s

= 560 Hz fp =
B

= 4 cm Jadi, nilai amplitudo dan panjang gelombang secara berturut-turut 2 cm dan 4 cm. 4. Jawaban: d Diketahui: = 0,98 m mt = 50 gram mb = 0,64 kg Ditanyakan: v Jawab: v= = = = =
F
mb g
mb g mt

f v v B sB

(300 + 0) m/s (300 20) m/s

(518 Hz)

maka f = fp

= 555 Hz fp
B

= (560 555) Hz = 5 Hz Jadi, frekuensi tegangan yang didengar P sebesar 5 Hz.

A. Pilihl A. Pilihan Gandaah jawaban yang tepat! 1. Jawaban: b Diketahui: n = 1.500 kali t = 5 menit = 300 sekon Ditanyakan: f Jawab: Frekuensi benda: f=
n t

(0,64 kg)(9,8 m/s)(0,98 m) (9,604 102 kg)

64 m2 /s2 = 8 m/s Jadi, cepat rambat gelmbang 8 m/s.


5. Jawaban: c Diketahui: n = 2 gelombang t = 20 sekon Ditanyakan: T Jawab: n = 2 gelombang T = n = 2 = 10 s Jadi, banyaknya gelombang dan periode berturutturut dua gelombang dan 10 s. 6. Jawaban: a Diketahui: v = 420 m/s =2m Ditanyakan: f dan T Jawab: v =f f = 2 = 160 Hz Frekuensi gelombang adalah 160 Hz. T = 160 = 6,25 s Periode gelombang 6,25 s.
1 320 t 20

1.500 300

= 5 Hz

2. Jawaban: d Diketahui: v = 12 m/s f = 4 Hz A = 5 cm AB = 18 m Ditanyakan: n Jawab: = 4 =3m Banyak gelombang yang terjadi sepanjang AB = 18 m adalah 3 = 6 gelombang. 3. Jawaban: a Persamaan gelombang: y = 2 sin (0,5x 200t) = 2 sin (0,5x 200t) Persamaan umum gelombang: y = A sin (kx t)
18

v f

12

42

Kunci Jawaban dan Pembahasan

7. Jawaban: e Diketahui: IAB = 4,5 cm t = 0,5 cm A = 4 cm Ditanyakan: yP Jawab: yP = A sin


2 T

9. Jawaban: c Diketahui:

= 2,5 m m = 250 gram = 0,25 kg F = 250 N n = 2 2 gelombang


1

(t

x v

Ditanyakan: f Jawab: = 22 2,5 m = 2,5 =1m v =


F m F m

2,25 = 4,5 cm = 2 cm k=
2

2 2

= /cm T= v=
0,5 2,25

s=
2f k 2
1 4,5

1 4,5

s f = 4,5 Hz = 9 cm/s

f =
(1 m)f = f =

2 (4,5 Hz) / cm x 9

(250 N)(2,5 m) 0,25 kg


2.500 m2 /s2 1m

yP = 4 sin

(t

) cm
x 9

= 4 sin 2(4,5)(t = 4 sin 2(4,5t = 4 sin 2(4,5t = 4 sin 2(4,5t

) cm x) cm cm cm

= 50 Hz Jadi, frekuensi sumber getar sebesar 50 Hz. 10. Jawaban: d Diketahui: y = 5 sin 0,2x cos (50t 10) Ditanyakan: v Jawab: Persamaan umum gelombang y = 2A sin cos 2( T ) y = 5 sin 0,2x cos (50t 10)
2 x 2 t T 2 x t

4,5 9

x ) (2) x ) (2)

Persamaan simpangan di titik P adalah yp = 4 sin 2 (4,5t


x 2

= 0,2x

8. Jawaban: a Diketahui: T = 0,2 s A = 0,2 m =1m


1 T

= 10 m
= 50t

f = = =5s Ditanyakan: persamaan gelombang Jawab: Persamaan umum: y = A sin (2 ft kx) = 0,2 sin {(2 (5)t x} = 0,2 sin 2 (5t 1 ) y = 0,2 sin 2 (5t x) Persamaan akhir: y = 0,2 sin 2 (5t x 90)
x 2

1 0,2 s

f = 25 Hz v=f = (10 m)(25 Hz) = 250 m/s Kecepatan merambat gelombang 250 m/s. 11. Jawaban: e Diketahui: L = 80 cm = 0,8 m m = 16 g = 0,016 kg F = 800 N Ditanyakan: f3

Fisika Kelas XII

43

Jawab: fn = (n + 1) f3 = (3 + 1) = = =
4

v 2L
FL m

I I0

= 106

2L

I = 106I0 I10 = 10 106I0 I10 = 107I0 TI10 = 10 log


107 I 0 I0

(800 N)(0,8 m) 0,016 kg

2(0,8 m)

2 40.000 m2 /s2 0,8 400 m/s 0,8

= 500 Hz Jadi, frekuensi nada atas ketiga 500 Hz. 12. Jawaban: b Diketahui: Nmotor = 100 Nmobil = 10 TImotor = 40 dB TImobil = 60 dB Ditanyakan: Jawab: Motor TI = 10 log 40 = 10 log log
I I0 I I0 I I0 I I0

TI10 = 10 log 107 TI10 = 10(7) TI10 = 70 Jadi, perbandingan taraf intensitas sepeda motor dengan mobil 6 : 7. 13. Jawaban: e Diketahui: RA = 0,5p RB = 2,5p Ditanyakan: IA : IB Jawab: lA : IB =
p 4 RA2

TI100 motor TI10 mobil

p 4 RB2

IA : IB = RB2 : RA2 = (2,5p)2 : (0,5p)2 = 6,25 : 0,25 = 25 : 1 14. Jawaban: a Diketahui: v = 325 m/s vs = 25 m/s Ditanyakan: fp : fp 1 2 Jawab: Saat sumber bunyi mendekati pendengar fp =
1

=4 = 104

v f v vs s

I = 104I0 I100 = 100 104I0 I100 = 106I0 TI100 = 10 log


106 I 0 I0

= =

325 f 325 25 s

325 f 300 s
v f v + vs s

Saat sumber bunyi menjauhi pendengar fp =


2

TI100 = 10 log 106 TI100 = 10(6) TI100 = 60 Mobil TI = 10 log 60 = 10 log log
I I0 I I0 I I0

325 f 325 + 25 s

= 325 fs
350

fp : fp =
1 2

325 f 300 s 350 300

325 f 350 s

fp1 fp2 fp1 fp2

=6

= 7
6

44

Kunci Jawaban dan Pembahasan

15. Jawaban: e Diketahui: f2 = 1.700 Hz v = 340 m/s n =2 Ditanyakan: Jawab fn =


n +1 v 2 3v

2)

3)

f2 = 2 1.700 Hz = =

3(340 m/s) 2
3(340 m/s) (1.700 Hz)(2)

4)

Pendengar mendekati sumber yang diam sehingga jarak keduanya semakin kecil, akibatnya frekuensi terdengar bertambah. (fp > fs) Pernyataan 2) benar Sumber menjauhi pendengar yang diam sehingga jarak keduanya semakin besar, akibatnya frekuensi terdengar berkurang. ( f p < fs) Pernyataan 3) benar Jarak sumber dengan pendengar konstan sehingga frekuensi terdengar tetap (fp = fs) meskipun medium bergerak. Pernyataan 4) benar

= 0,3 m = 30 cm Jadi, panjang suling adalah 30 cm. 16. Jawaban: c Diketahui: fp fs v vs Ditanyakan: vp Jawab: fp = 2.000 Hz = = 2.000 Hz = 1.700 Hz = 340 m/s =0

18. Jawaban: e Diketahui: fs = 670 Hz vp = 90 km/jam = 25 m/s v = 335 m/s Ditanyakan: fp Jawab: fp =
v + vp v

fs Hz

= fs (1.700 Hz)

335 + 25 (670) 335

v vp v vs

= 720 Hz Jadi, frekuensi bunyi pengeras suara yang didengar oleh sopir sebesar 720 Hz. 19. Jawaban: e Diketahui: vp vs fs v Ditanyakan: fp Jawab: fp = fp = =
v vp

(340 + v p ) m/s 340 m/s

vp = 60 m/s vp = 60
103
1 3.600

km/jam = 216 km/jam

=0 = 25 m/s = 420 Hz = 325m/s

Jadi, kecepatan pesawat udara 126 km/jam. 17. Jawaban: e Kesimpulan efek Doppler. 1) Apabila pergerakan sumber bunyi dan pendengar mengakibatkan jarak keduanya berkurang maka frekuensi pendengar menjadi lebih besar (fp > fs). 2) Apabila pergerakan sumber bunyi dan pendengar mengakibatkan jarak keduanya bertambah maka frekuensi terdengar menjadi lebih kecil (fp < fs). 3) Meskipun sumber bunyi dan pendengar bergerak tetapi jarak keduanya konstan maka frekuensi terdengar tetap (fp = fs) dan pergerakan medium tidak akan berpengaruh. Dengan demikian: 1) Sumber dapat mengejar pendengar sehingga jarak keduanya semakin kecil, akibatnya frekuensi terdengar bertambah (fp > fs). Pernyataan 1) benar

f v vs s

v f v vs s

325 m/s (325 25) m/s

(420 Hz)

= 300 (420 Hz) = 455 Hz Frekuensi bunyi sirene yang terdengar 455 Hz. 20. Jawaban: a Diketahui: vp vs fs v Ditanyakan: fp =0 = 2 m/s = 676 Hz = 340 m/s

325

Fisika Kelas XII

45

Jawab: fp = fp = = =
v vp

f v vs s

v f v vs s

340 m/s (340 2) m/s

(676 Hz)

23. Jawaban: c Diketahui: y = 4 cos 2x sin 12t Ditanyakan: v Jawab: Persamaan umum gelombang y = 2A cos kx sin at y = 4 cos 2x sin 12t
2 x

= 2x

340 338

(676 Hz)

= 680 Hz Frekuensi peluit kereta api B yang didengar Dini sebesar 680 Hz. 21. Jawaban: c Diketahui: y = 8 sin (2t 0,5x) Ditanyakan: v Jawab: Persamaan umum gelombang y = A sin (t kx) = 8 sin (2t 0,5x) k= v v = k =

2 0,5

=1m 12t = 2ft 12 = 2f f=6 v=f = (1 m)(6 Hz) = 6 m/s Cepat rambat gelombang tersebut 6 m/s.
24. Jawaban: d Diketahui: m = 40 kg = 200 m t = 10 s Ditanyakan: F Jawab: Gelombang terdeteksi kembali setelah menempuh jarak s = 2 = 2 200 m = 400 m Dalam waktu t = 10 s, berarti cepat rambat gelombang adalah: v = t = 10 = 40 m/s v =
F
F m

=4 Jadi, cepat rambat gelombang 4 m/s. 22. Jawaban: e Diketahui: = 100 cm f =


1 Hz 4

400

A = 5 cm v = 2 cm/s n+1=3n=2 Ditanyakan: x3 Jawab: v =f

v2 = m F = =
mv 2 (40 kg)(40 m/s)2 200 m

v f

2 cm/s
1 Hz 4

= 8 cm

x3 = (2n + 1) 4 = (2(2) + 1) 4 (8 cm) = 4 (8 cm) = 10 cm Letak perut ketiga dari titik asal getaran adalah x3 = 100 10 = 90 cm
5 1

= 320 N Tegangan kawat tersebut 320 N. 25. Jawaban: b Diketahui: F1 = 64 N f1 = f f2 = 2f Ditanyakan: F2 Jawab: f = 2L f sebanding dengan
F
1 F

46

Kunci Jawaban dan Pembahasan

F2 F1

f2 f1 f2 f 1
2

5v 4
tutup

= =

2v
buka

F2 = =

F1
2

buka

8 5 tutup 8 345

2f f

64

= 4(64 N) = 256 N Tegangan yang harus diberikan sebesar 256 N. 26. Jawaban: d Diketahui: fn = 360 Hz fn + 1 = 600 Hz fn + 2 = 840 Hz Ditanyakan: f0 Jawab: fn : fn + 1 : fn + 2 = 360 : 600 : 840 =3:5:7 Perbandingan di atas menunjukkan perbandingan frekuensi pipa organa tertutup untuk f1 : f2 : f3 = 3 : 5 : 7. Untuk pipa organa tertutup, f0 dapat dihitung dengan perbandingan f0 : f1 = 1 : 3.
f0 f1

= 5 880 m = 0,63 m = 63 cm 28. Jawaban: a Diketahui: r1 = 100 m I1 = 8,10 106 W/m2 r2 = 300 m Ditanyakan: I2 Jawab: I I~
I2 I1

=
1 r2

P 4r 2

r12 r2 2 100 m 300 m


2

I2 =

(8,10 106 W/m2)

= 3

1 1

= ( 9 )(8,10 106 W/m2) = 9,00 105 W/m2 Intensitas gelombang pada jarak 300 m dari titik P sebesar 9,00 105 W/m2. 29. Jawaban: b Diketahui: TIn = 60 dB I0 = 1012 W/m2 n = 100 Ditanyakan: I Jawab: TIn = TI + 10 log n 60 = TI + 10 log 100 60 = TI + 20 TI = 40 TI = 10 log 40 = 10 log
I I0

f0 = 3 (f1) = 3 (480 Hz) = 160 Hz Nada dasar pipa organa tersebut sebesar 160 Hz. 27. Jawaban: c Diketahui: v = 345 m/s f0 = 220 Hz Ditanyakan: terbuka Jawab: Pipa organa tertutup:
tutup = 4

1
0

= 4

1 v f0 1 345 m/s
v 4
tutup

I 1012

= 4 220 Hz = 880 m fn = (2n + 1) f2 =


5v 4
tutup

345

= (1012)(104) = 108 Intensitas sebuah sirene sebesar 108 W/m2. I 30. Jawaban: d Diketahui: vs = 72 km/jam = 20 m/s fp = 850 Hz v = 340 m/s Ditanyakan: fs

Pipa organa terbuka: fn = (n + 1)


v 2
buka

f3 =

4v 2
buka

2v
buka

f2 organa tertutup = f1 organa terbuka f2 = f3

Fisika Kelas XII

47

Jawab: fp =
v vp v vs

Jawab: fs a. y = A sin 2(ft )


x

850 Hz = 340 m/s 20 m/s fs fs =


850 Hz(320) 340

340 m/s

v f

4 m/s 16 Hz

= 0,25 m

Oleh karena bergerak ke atas dan kanan, persamaannya menjadi y = 0,2 sin 2 (16t b.
x 0,25

= 800 Hz Frekuensi sirene kereta api 800 Hz. B. Uraian t = 0,05 s y =A Ditanyakan: T Jawab:
2

= 2 (16t

x 0,25

)
0,6 0,25

1. Diketahui:

= 2 (16(0,2)

y = A sin T t Oleh karena y = A maka sin sin


2 T 2 t T 2 T

= 2 (3,2 2,4) = 288 Sudut fase gelombang sebesar 288. t=1

= 16t

x 0,25

t = sin =
2

= 2,4 Jadi, fase gelombang 2,4 N. 4. Diketahui: y = 4 sin (ax bt) v = 40 m/s a = 0,1 Ditanyakan: b dan persamaannya Jawab: Persamaan umum gelombang y = A sin (kx t) y = 4 sin (ax bt) k = a = (0,1) = 0,1 k=
2 2
2 0,1

T = 4t T = 4(0,05 s) T = 0,2 s Periode gelombang 0,2 s. 2. Diketahui: L = 1,2 m m = 4,8 g = 4,8 103 kg f0 = 400 Hz = 80 cm = 0,8 m 0 Ditanyakan: F Jawab: f0 =
v 2 0

0,1 =

=
f=
v

= 20 m = 2 Hz

v = (f0)(2 0) = (400 Hz)(2(0,8 m)) = 640 m/s

40 m/s 20 m

= b b =

=
v2 =

m L
F

4,8 10 kg 1 ,2 m

2 f

= (2)(2 Hz) = 4

= 4 103 kg/m

F = v2 = (640 m/s)2(4 103 kg/m) = 1.638,4 N Tegangan pada dawai 1.638,4 N. 3. Diketahui: v = 4 m/s f = 16 Hz A = 20 cm = 0,2 m Ditanyakan: Persamaan gelombang

= (4) = 4 y = A sin (kx t) = 4 sin (0,1x 4t) = 4 sin (0,1x 4t)


5. Diketahui: = 160 cm f = 5 Hz A = 20 cm = 0,2 m v = 0,8 m/s OP = 154 cm Ditanyakan: a. As b. Letak simpul ke-3 dan perut ke-5

48

Kunci Jawaban dan Pembahasan

Jawab: a. x = OP = (160 154) cm = 6 cm = 0,06 m

b.

TI0 = 10 log = 10 log

I I0

v f 2

0,8 m/s 5 Hz 2

= 0,16 m

106 1012

dB

k= = = 12,5/m 0,16 m As = 2A sin kx = 2(0,2 m) sin (12,5)(0,06) = 0,4 m sin 135 = (0,4 m)(
1 2

= (10)(6) dB = 60 dB TI = TI0 + 10 log 40 = 60 + 10 log 20 = 10 log 2 = log 102 = r2 2 =


25 r22 25 r22 25 r22
r12 r22

2)

(5 m)2 r22

= 0,2 2 m Amplitudo gelombang sebesar 0,2 2 m. b. Simpul ke-3 (n + 1 = 3 n = 2) xn + 1 =


0,16 m 2n 4 (0,16 m) 4

x3 = 2(2)

= 0,16 m = 16 cm Jadi, letak simpul ke-3 adalah 16 cm. 6. Diketahui: Tl2 = 40 dB untuk 10 sumber bunyi l0 = 1012 W/m2 n = 100 Ditanyakan: Tl Jawab: Tl = Tl1 + 10 log 10 40 = Tl1 + 10 Tl1 = 30 dB Tl = Tl1 + 10 log n = 30 dB + 10 log 100 = 30 dB + 20 dB = 50 dB Jadi, taraf intensitas bunyi sebesar 50 dB. P r TI I0 Ditanyakan: a. b. Jawab: a. I = =
P 4 r 2

25 102

= 2.500 r2 = 50 Jadi, jarak pendengar 50 m. 8. Diketahui: vs = 25 m/s fs = 500 Hz v = 340 m/s vp = 0 Ditanyakan: a. fp sebelum bus sampai di halte b. fp setelah bus melewati halte Jawab: + a. S vs = P vp = 0 maka: fp = fp =
v + vp f v vs s
v v v s fs

7. Diketahui:

= 104 W =5m = 40 dB = 1012 W/m2 I r

= 340 25 (500 Hz) = 539,68 Hz b. vp = 0 P maka: fp = =


v f v + vs s 340 340 + 25

340

104 W (4 )(5 m)2 104 W

vs = + S

= 100 m2 = 106 W/m2 Jadi, intensitas bunyi yang diterima pendengar sebesar 106 W/m2.

(500 Hz)

= 465,75 Hz

Fisika Kelas XII

49

9. Diketahui:

v = 320 m/s f0 = 180 Hz Ditanyakan: L saat f0 Jawab:


v

f0 = 2L L=
v 2f0

= 2(180 Hz) = 0,88

320 m/s

Pipa organa tertutup f0 = 4L L=


v 4f0

320 /s 4(180 Hz)

= 0,44 m

3. Jawaban: c Menurut teori Maxwell, cepat rambat gelombang elektromagnetik sama dengan cepat rambat cahaya sebesar 3 108 m/s. Gejala fotolistrik menjelaskan bahwa cahaya dapat memiliki sifat sebagai partikel dan gelombang elektromagnetik (dualisme cahaya) yang tidak dapat terjadi secara bersamaan. Thomas Young dan Fresnel menyatakan bahwa cahaya dapat melentur dan berinterferensi. Zeeman membuktikan bahwa medan magnet yang kuat memengaruhi berkas cahaya. Stark membuktikan bahwa medan listrik yang sangat kuat memengaruhi berkas cahaya. 4. Jawaban: c Bunyi hukum pemantulan cahaya: 1) sinar datang, garis normal, dan sinar pantul terletak pada satu bidang datar; 2) sudut datang sama dengan sudut pantul. 5. Jawaban: b Medium kaca lebih rapat dibandingkan medium udara. Sesuai dengan hukum pembiasan cahaya, sinar datang dari medium rapat menuju medium kurang rapat akan dibiaskan menjauhi garis normal. 6. Jawaban: c Diketahui: i = 90 53 = 37 nu = 1 na = 4 Ditanyakan: r (sudut bias) Jawab: Ketika sinar datang dari medium kurang rapat ke medium yang lebih rapat, maka sinar tersebut akan dibiaskan mendekati garis normal dengan sudut bias (r) lebih kecil dari sudut datang. Jadi, sinar monokromatis tersebut akan dibiaskan dengan sudut 20 atau lebih kecil dari 37. nu sin i = na sin r (1)(sin 37) = 4 sin r
7 7

Panjang minimum pipa organa terbuka 0,88 m, sedangkan pipa organa tertutup 0,44 m. 10. Diketahui: fs fp vp v Ditanyakan: vs Jawab: = 600 Hz = 500 Hz = 5 m/s = 340 m/s

fp = fp = 500 Hz =

v vp v + vs v vp v + vs

fs fs (600 Hz)

340 m/s 5 m/s 340 m/s + v s

170.000 + 500vs = 201.000 500vs = 201.000 170.000 = 31.000 vs =


31.000 500

m/s = 62 m/s

Bab II

Cahaya

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: c Menurut teori Maxwell, cepat rambat gelombang elektromagnet sama dengan cepat rambat cahaya sebesar 3 108 m/s. Jadi, Maxwell berkesimpulan bahwa cahaya adalah gelombang elektromagnet. 2. Jawaban: e Menurut Albert Einstein, efek fotolistrik membuktikan bahwa cahaya dapat memiliki sifat sebagai partikel dan gelombang elektromagnetik yang disebut sebagai sifat dualisme cahaya.

sin r = 1 5 4 r = 20 7. Jawaban: b Difraksi cahaya didefinisikan sebagai penguraian cahaya putih (polikromatik) menjadi cahaya berwarna-warni (monokromatik). Dispersi terjadi jika cahaya melewati sebuah medium tertentu seperti air hujan, prisma, dan gelas.

50

Kunci Jawaban dan Pembahasan

8. Jawaban: a Terang pusat dibatasi oleh dua garis gelap pertama (setengah kiri dan kanan) Oleh karena itu, lebar terang pusat sebesar 2 y. Sedangkan pada terang pertama hanya dibatasi oleh gelap ke-2, sehingga lebar terang pertama sebesar y. Jadi, lebar terang pusat adalah 2 kali lebar terang pertama. 9. Jawaban: d Interferensi maksimum orde ke-n adalah: d sin = n atau d sin = (2n) 2 d sin sebesar 2 n dari setengah panjang gelombang. 10. Jawaban: d Diketahui: = 410 nm = 4,1 107 m d = 0,12 mm = 1,2 104 m n =6 Ditanyakan: Jawab: d sin = n (1,2 104) sin = 6(4,1 107) sin =
6(4,1 107 ) (1,2 104 )

Jawab:
yd L
(2 10 )(0,3 10 ) 5
2 3

= n = 2

= 6 107 m = 600 nm Panjang gelombangnya 6 107 m atau 600 nm.


14. Jawaban: c Diketahuai y = 0,3 mm Antara terang ke-2 dengan gelap ke-4 terdapat gelap ke-3, terang ke-3, gelap ke-4. Sehingga jaraknya 3 y = 3 0,3 mm = 0,9 mm. 15. Jawaban: b Cara memperoleh cahaya terpolarisasi sebagai berikut. 1) Penyerapan selektif 2) Pembiasan ganda 3) Pemantulan 4) Hamburan B. Uraian 1. Sifat-sifat cahaya: a. cahaya dapat mengalami pemantulan (refleksi); b. cahaya dapat mengalami pembiasan (refraksi); c. cahaya dapat mengalami pemaduan atau penjumlahan (interferensi); d. cahaya dapat mengalami pelenturan (difraksi); e. cahaya dapat mengalami penguraian (dispersi); serta f. cahaya dapat mengalami pengutuban (polarisasi). 2.

= 0,0205 = 1,17 Sudut deviasi orde keenam sebesar 1,17. 11. Jawaban: c Hasil dari percobaan Young dapat diperoleh persamaan:
yn d L

= n

yn = jarak antara terang pusat dengan terang ken d = jarak antara dua celah L = jarak celah ke layar = panjang gelombang 12. Jawaban: b Diketahui: N = 50.000 garis/cm Ditanyakan: d Jawab: d = N
1
1

i r

n1 n2

= 50.000 garis/cm = 50.000 cm = 2 105 cm = 2 107 m Konstanta kisinya sebesar 2 107 m. 13. Jawaban: e Diketahui: y d L n Ditanyakan: = 2 102 m = 0,3 103 m =5m =2

Keterangan: i r N n1 n2

= sudut datang = sudut bias = garis normal = indeks bias medium 1 = indeks bias medium 2

Jalannya sinar pada pembiasan cahaya: a. sinar datang dari medium kurang rapat ke medium yang lebih rapat, sinar dibiaskan mendekati garis normal; b. sinar datang dari medium lebih rapat ke medium yang kurang rapat, sinar dibiaskan menjauhi garis normal; dan c. sinar datang tegak lurus bidang batas tidak dibiaskan, tetapi diteruskan.
Fisika Kelas XII

51

3. Diketahui:

= 540 nm = 5,4 107 m d = 0,027 mm = 2,7 105 m n =2 Ditanyakan: 2 Jawab: d sin 2 = n


sin 2 = d
n
2(5,4 107 )

magnetik dan partikel. Ketika cahaya menumbuk suatu material dan mengeksitasi satu partikel maka cahaya bersifat sebagai partikel. 3. Jawaban: a Menurut Planck cahaya adalah paket-paket kecil yang disebut kuanta, sedangkan paket-paket energi cahaya disebut foton. 4. Jawaban: b Pembiasan cahaya adalah peristiwa atau gejala perubahan arah rambatan cahaya karena melewati medium yang berbeda. Pemantulan cahaya terjadi saat cahaya mengenai permukaan benda yang mengilap. Penyebaran dan pengumpulan cahaya terjadi pada lensa dan cermin lengkung. Polarisasi cahaya yaitu peristiwa terserapnya sebagian arah getar cahaya. 5. Jawaban: e Diketahui: i = 90 30 = 60 r = 30 nu = 1 Ditanyakan: nc Jawab: nu sin i = nc sin r sin 60 = nc (sin 30) nc =
1 2

sin 2 = (2,7 105 ) = 0,04 2 = 2,3 Sudut simpang pita gelap ke-2 sebesar 2,3. 4. Diketahui: d L y n Ditanyakan: Jawab:
yd L

= 1 mm = 1 103 m = 200 cm = 2 m = 0,56 mm = 5,6 104 m =1

= n =
yd nL

(5,6 104 )(1 103 ) (1)(2 m)

= 2,8 107 m

Panjang gelombang yang digunakan 2,8 107 m. 5. Diketahui:

= 450 nm = 4,5 107 m L=2m n=2 y = 8 cm = 8 102 m Ditanyakan: d Jawab:


sin = L sin =
(8 102 ) m 2m

3
1 2

3 3.

Indeks bias cermin sebesar

= 4 102

6. Jawaban: b Kekaburan ini karena cahaya mengalami difraksi. Cahaya melentur setelah melewati penghalang atau celah sempit sesuai dengan sifat gelombang. 7. Jawaban: c Pola terang muncul apabila terjadi interferensi maksimum dan dua gelombang mempunyai fase sama sehingga beda lintasannya sama dengan nol. 8. Jawaban: b Warna-warna tersebut ditimbulkan oleh adanya gejala interferensi karena perbedaan fase. 9. Jawaban: e Cahaya koheren adalah cahaya yang dihasilkan oleh satu sumber. Dua lampu yang sama bisa saja menghasilkan kecerahan yang berbeda. 10. Jawaban: a Pola gelap terang timbul akibat adanya fase cahaya. Pola terang terjadi jika dua gelombang cahaya yang sefase berpadu. Pola gelap terjadi jika dua gelombang cahaya berbeda fase sebesar 180.

d sin = n d = =
n sin 2(4,5 107 ) m (4 102 )

= 2,25 10-5 m Lebar celah tersebut 2,25 105 m.

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: c Percobaan yang dilakukan Johanenes Stark membuktikan bahwa medan listrik yang kuat memengaruhi berkas cahaya. 2. Jawaban: a Sifat dualisme cahaya menunjukkan bahwa cahaya bersifat sebagai gelombang elektro-

52

Kunci Jawaban dan Pembahasan

11. Jawaban: d Sudut datang yang mengakibatkan sinar pantul terpolarisasi disebut sudut polarisasi. Sudut kritis atau sudut ambang adalah sudut datang yang mengakibatkan terjadinya pemantulan sempurna. 12. Jawaban: c
Warna Kuning Hijau Merah Biru Ungu Panjang Gelombang (nm) 580600 495580 640750 440495 400440

15. Jawaban: a Diketahui: i = 60 na = 1,75 Ditanyakan: r Jawab: nu sin i = na sin r sin r = =


nu sin i na

1( sin 60) 1 ,75

Warna cahaya yang memiliki panjang gelombang lebih besar akan mengalami pelenturan lebih besar daripada warna cahaya yang memiliki panjang gelombang lebih kecil. Jadi, urutan warna cahaya yang mengalami pelenturan dari yang paling besar hingga terkecil adalah: merah, kuning, hijau, biru, dan ungu 3), 1), 2), 4), dan 5). 13. Jawaban: a Diketahui:
ng nu

sin r = 0,49 = 29,34 Jadi, sendok akan terlihat membengkok dengan sudut 29,34. 16. Jawaban: b Diketahui: N = 5.000 garis/cm Ditanyakan: d Jawab: d = N
1
1

Ditanyakan: i dan r Jawab:


sin i sin r

= 5.000 garis/cm = 2 104 cm = 2 106 m Jadi, konstanta kisi tersebut 2 106 m. 17. Jawaban: c Diketahui: = 6 107 m d = 2 106 m n =2 Ditanyakan: 2 Jawab: d sin 2 = n sin 2 = d
n
2 (6 107 )

ng nu
sin i

= sin r Misalkan diambil nilai i = 60 dan r = 30 maka


3 3 = sin 30o 3 = 3 =
1 2

sin 60o
3
1 2

sehingga dapat diambil nilai sudut datang dan sudut bias masing-masing 60 dan 30. 14. Jawaban: c Diketahui: nu = 1,4 n = 1,4 i = 90 53 = 37 Ditanyakan: v Jawab: Cepat rambat cahaya di udara 3 108 m/s. nu vu = n v v = =
nu v u n 1(3 108 ) 1 ,4

= (2 106 ) sin 2 = 0,6 2 = 37 Sudut orde kedua sebesar 37. 18. Jawaban: b Diketahui: N = 2.000 garis/mm 1 = 8 sin 8 = 0,140 n =1 Ditanyakan: Jawab: d = N = 2.000 garis/cm = 5 106 m d sin 1 = n
1
1

=
=

d sin n
(5 106 m)(0,140) 1

= 2,14 108 m/s Cepat rambat cahaya dalam larutan gula 2,14 108 m/s.

= 7 107 m

Jadi, panjang gelombang cahaya tersebut 7 107 m.

Fisika Kelas XII

53

19. Jawaban: a Diketahui: = 5 107 m 2 = 30 n =2 Ditanyakan: d Jawab: d sin 2 = n d= = =


n sin 2 2 (5 107 ) sin 30 2 (5 10 ) 0,5
7

Jawab: y= =
nL d

1(6,40 107 m)(1,5 m) 2,4 104 m

= 0,0004 m = 4,0 mm Jarak dua pita terang yang berdekatan 4,0 mm. 23. Jawaban: d Diketahui: y L n Ditanyakan: d Jawab:
yd L

= 2 106 m Jadi, tetapan kisi tersebut 2 106 m. 20. Jawaban: a Diketahui: y L d n Ditanyakan: Jawab:
yd L

= 490 nm = 4,9 107 m = 35 mm = 3,5 104 m = 1,5 m =4

= 4,8 mm = 4,8 103 m = 2,4m = 5 mm = 5 103 m =1

= n
nL

d= y =

4 (4,9 107 m)(1 ,5 m) (3,5 104 ) m

= n
yd nL
((4,8 103 )(5 103 )) m (1)(2,4 m)

= 8,4 103 m Jadi, jarak kedua celah 8,4 103 m. 24. Jawaban: c Diketahui: N = 4 105 garis/m

=
=

= 37 (tan 37 =
n =2 Ditanyakan: Jawab: d = N =
1

= 105 m = 10.000 nm Jadi, panjang gelombang yang digunakan 10.000 nm. 21. Jawaban: d Diketahui: d n L Ditanyakan: y Jawab:
yd L

3 ) 4

= 500 nm = 5 10 m = 2 mm = 2 103 m =2 =1m

1 4 105 garis/m

= 2,5 106 m d sin = n


d sin n
(2,5 106 m)( 5 )
3

= n
nL
2 (5 107 m)(1m) (2 103 ) m

=
=

y= d =

= 5 104 m = 5 102 cm Jadi, jarak terang ke-2 dengan terang pusat 5 102 cm. 22. Jawaban: a Diketahui: L d n Ditanyakan: y 54 = 640 nm = 6,40 107 m = 1,5 m = 0,24 mm = 2,4 104 m =1

= 7,5 107 m Panjang gelombang cahaya yang digunakan sebesar 7,5 107 m. 25. Jawaban: b Diketahui: = 600 nm = 6 107 m N = 500 garis/mm Ditanyakan: n Jawab: d = N
1
1

= 500 garis/mm = 2 103 mm = 2 106 m

Kunci Jawaban dan Pembahasan

Orde maksimum jika nilai sin = 1, karena nilai sinus maksimum adalah 1. d sin = n n= =
d sin (2 106 ) 6 107

28. Jawaban: a Diketahui: y L n Ditanyakan: d Jawab: d L = n d = =


y

= 10 cm = 0,01 m = 80 cm = 0,08 m =1 = 5.000 = 5 107 m

= 3,33 3 (dibulatkan ke bawah) Orde maksimum yang masih dapat diamati yaitu 3. 26. Jawaban: c Diketahui: y = 1 mm = 1 103 m d = 0,3 mm = 3 104 m L = 50 cm = 0,5 m n =3 Ditanyakan: 3 Jawab:
yd L

= 4 106 m = 4 103 mm N = d =
1

nL y (1)(0,08 m)(5 107 m) 0,08 m

= n

= nL
=
(1 103 m)(3 104 m) 3 (0,5 m)

yd

= 250 garis/mm Kisi memiliki 250 garis/mm. = 2 107 m 29. Jawaban: c Diketahui: d = 0,1 mm = 104 m L = 1,2 m = 500 nm = 5 107 m n =5 Ditanyakan: y5 Jawab:
y 5d L

1 4 10 3 mm

d sin = n sin = d = (3 104 m) sin = 2 103 0,11 Jadi, sudut yang dibentuk antara terang pusat dengan terang orde ketiga sebesar 0,11. 27. Jawaban: c Diketahui: y1 = 0,024 m 1 = 4.800 = 4,8 107 m 2 = 6.100 = 6,1 107 m Ditanyakan: y2 Jawab:
yd L n
(3)(2 107 m)

= n +
1 L

1 2

y = n + d 2 = 5 +

7 ,2) m 1 (5 10 m)(1 104 m 2

= 3,3 102 m Jadi, jarak gelap kelima dengan terang pusat 3,3 102 m. 30. Jawaban: e Diketahui: n = 1,4 = 5.400 = 5,4 107 m Ditanyakan: t Jawab: Tebal lapisan minimum untuk interferensi konstruktif cahaya yang dipantulkan pada m = 0 sehingga: 2nt = (m + 2 ) t = 4n =
(5,4 107 ) 4(1 ,4)

= n
nL

d = y d1 = d2
n1L y1

= =

n2L y2

1 y1

2 y2 2 y 1

y2 = 1 =

3,05 10-2 m = 3,05 cm Jadi, jarak pisah y menjadi 3,05 cm.

(6,1 107 m)(0,024 m) (4,8 107 m)

= 96,4 nm Tebal minimum lapisan gelembung sabun 96,4 nm.

Fisika Kelas XII

55

B. Uraian 1. Difraksi adalah peristiwa pelenturan cahaya atau menyebarnya cahaya karena dirintangi oleh celah yang sempit. Cahaya akan membentuk garis gelap terang pada layar dengan pola tertentu. 2. Interferensi cahaya adalah perpaduan antara dua buah gelombang cahaya atau lebih. Syarat terjadinya interferensi cahaya yaitu sumber cahaya harus koheren. Koheren artinya cahaya harus berasal dari satu sumber cahaya. 3. Diketahui: d L y n Ditanyakan: Jawab:
yd L

sin = 0,225 = 13,003 Jadi, sudut adalah 13,003. 6. Diketahui:

d L n Ditanyakan: y Jawab:
yd L

= 2,5 107 m = 3,2 104 m = 1,6 m =3

= 0,3 mm = 3 104 m = 50 cm = 0,5 m = 2 mm = 2 103 m =2

= n +
1 L y = n + d 2

1 2

= 3 +

7 ,6 m) 1 (2,5 10 m)(1 4 (3,2 10 m) 2

= n
yd Ln
(2 103 m)(3 104 m) (0,5 m) 2

=
=

= 4,375 103 m Jadi, jarak gelap ke-3 dengan terang pusat 4,375 103 m. 7. Diketahui: d = 2 107 m = 30 n =2 Ditanyakan: Jawab: d sin = n

= 6 107 m = 600 nm Jadi, panjang gelombang sinar monokromatik tersebut 600 nm. 4. Diketahui:

= 5.400 = 5,4 107 m d = 2.000 garis/cm Ditanyakan: nmaksimum (nm) Jawab:


d = N
1
1

=
=

d sin n
(2 107 m)( 2 ) 2
1

= 5 108 m Jadi, panjang gelombang yang digunakan 5 108 m. 8. Diketahui: D = 2,0 mm = 2,0 103 m = 500 nm = 5 107 m na = 1,33 nu = 1 Ditanyakan: m Jawab: Sudut resolusi minimum terjadi ketika interferensi minimum yaitu pada gelap 1 (n = 1). unu = ana

= 2.000 garis/cm = 5 106 m d sin = n n=


d sin

Orde maksimum yang mungkin terlihat pada layar, terjadi jika sin maksimum yaitu sin = 1, sehingga: n = (5,4 10-7 m) 9 Orde maksimum yang mungkin terlihat adalah 9. 6. Diketahui:
(5 106 m)(1)

a =
=

unu na

= 750 nm = 7,5 107 m d = 1 105 m n =3 Ditanyakan: Jawab: d sin = n


sin =
n d

(5 107 m)(1) 1 ,33

= 3,76 107 m

m = 1,22
= 1,22

D
(3,76 107 m) (2 103 m)

3 (7,5 107 m) 105 m

= 2,29 104 rad Jadi, sudut resolusi minimum lensa mata 2,29 104 rad.

56

Kunci Jawaban dan Pembahasan

9. Diketahui:

dm = 122 cm = 1,22 m D = 3 mm = 3 103 m = 500 nm = 5 107 m Ditanyakan: L Jawab: dm =


1 ,22 L D
d D

m L = 1,22

3. Jawaban: c Diketahui: y = 5 sin 10t t =6s Ditanya: f Jawab: y = A sin t y = 5 sin 10t = 10 2 f = 10 f = 2 =
10 5 5

(1,22 m)(3 103 m) 1,22 (5 107 m)

= 0,6 104 m = 6.000 m Jadi, jarak paling jauh agar lampu dapat dibedakan sebagai lampu terpisah adalah 6.000 m. 10. Diketahui:

Frekuensi getaran benda sebesar Hz. 4. Jawaban: b Diketahui: A = 102 m T = 0,2 s AB = 0,3 m v = 2,5 m/s Ditanyakan: Jawab: v = T = v T = (2,5 m/s)(0,2 s) = 0,5 m = rad = 2 =
0,3 m 0,5 m

= 5.890 n = 1,38 Ditanyakan: t Jawab: Terjadi gejala hitam berarti terjadi interferensi minimum.
(m + 2 ) = 2n t (0 + 2 ) = 2n t
1 (5.890 2 1 1

) = 2(1,38)t t=
2.945 2,76

(2)

= 1.067 Jadi, tebal selaput sabun 1.067 .

= 5 rad Beda fase antara titik A dan B pada saat tertentu adalah 5 rad. 5. Jawaban: a Diketahui: y = 6 sin (0,02 x + 4 t) Ditanyakan: A, , f Jawab: y = 6 sin (0,02 x + 4 t) y = A sin (2 ft + kx) Amplitudo = 6 cm kx = 0,02 x
2 x 6

Latihan Ulangan Tengah Semester 1


A. Pilihan Gandalihlah jawaban yang tepat. 1. Jawaban: b Diketahui: n = 1.800 t = 15 menit = 900 s Ditanyakan: f Jawab: f = n = 900 = 2 Hz t Frekuensi benda tersebut 2 Hz. 2. Jawaban: a Diketahui: v = 12 cm/s = 5 cm Ditanyakan: f Jawab: v =f = = 5 cm = 2,4 Hz Frekuensi gelombang tali tersebut 2,4 Hz. f
v
12 cm/s

1.800

= 0,02 x

= 100 cm 2 ft = 4 t f = 2 Hz Amplitudo gelombang, panjang gelombang, dan frekuensi gelombang berturut-turut yaitu 6 cm, 100 cm, dan 2 Hz. Koefisien x dan t sama tandanya (positif) maka gelombang menjalar ke x negatif. Pernyataan yang benar adalah (1), (2), dan (3).

Fisika Kelas XII

57

6. Jawaban: e Diketahui:

Jawab: = 100 cm f =
1 4

v = 2 cm/s n+1=3 n=2

Hz

A = 5 cm Ditanyakan: x3 Jawab:

= = 17 m x = vt 2 2 Jarak kelelawar dari benda 17 m. 10. Jawaban: b Diketahui: f = 340 Hz = 1,2 m Ditanyakan: v Jawab: = 2 2 = 1,2 m = 0,6 m v =f = (340 Hz)(0,6 m) = 204 m/s Kecepatan rambatan gelombang 204 m/s. 11. Jawaban: d Diketahui: nada dasar = f0 f0 = 2f0 Ditanyakan: F Jawab: v =
F m F m
F2

(340 m/s)(0,1s)

=
=

v f
2 cm/s
1 4

Hz

= 8 cm
1

x3 = (2n + 1) 4

= (2(2) + 1) 4 (8 cm) = 5(2 cm) = 10 cm Letak perut ketiga dari titik asal getaran adalah x3 = (100 10) cm = 90 cm. 7. Jawaban: b Diketahui: = 3m 3 = 3
3m

n+1=3 n=2

= 3 =1m Ditanyakan: x3 Jawab: Letak perut dari ujung terikat:


x3 = (2n +
1 1) 4

f=
v1 v2

1 5

= = = =

m F1 m

= (2(2) + 1) 4 (1 m) = 4 m = 1,25 m Jadi, perut ketiga terletak pada jarak 1,25 m. 8. Jawaban: c Diketahui: = 6 m = 600 cm n + 1= 4 n = 3 OX = 110 cm Ditanyakan: Jawab: x3 = OX = 600 cm 110 cm = 490 cm xn + 1 = (2n + 1) 4
490 cm = 74

f0 f0
f0 2f 0
4f02 f02

F1 F2

F1 F2
F1 F2

F2 = 4F1 Tegangan senar diubah menjadi 4 kali semula. 12. Jawaban: a Diketahui: x10 = 1,52 m f = 50 Hz Ditanyakan: v Jawab: Pada ujung bebas syarat terbentuk simpul: x = (2n + 1) 4 ; n + 1 = 10; n = 9 = (2(9) + 1) 4 = 4 v=f
1 19 1

x3 = (2(3) + 1) 4

= = 280 cm Panjang gelombang tali tersebut 280 cm.


9. Jawaban: d Diketahui: f = 33 kHz = 33.000 Hz t = 100 ms = 0,1 s v = 340 m/s Ditanyakan: x 58
Kunci Jawaban dan Pembahasan

4(490 m) 7

= 50 Hz x10 = x

1,52 m = 4 1,52 m = 4 1,52 m =


19 19 v 50 Hz 19v 200 Hz

19

Agar di C intensitas bunyi dari A sama dengan intensitas bunyi dari B, maka: IA = IB
PA RA 2 1 ,2 RA 2 4 RA 2
2 RA

= = = =

PB RB2 0,3 (12 RA )2 1 (12 RA )2


1 12 RA

v = 304 m/s = 16 m/s Jadi, cepat rambat gelombang sebesar 16 m/s. 13. Jawaban: c Diketahui: A= B Ditanyakan: f2A : f2B Jawab: Pipa organa terbuka: fn = f2A =
(n + 1)v 2
2+1 v 2 A

24 2RA = RA 24 = RA + 2RA RA = 8 m dan RB = 12 8 = 4 m Titik C terletak 8 m dari A dan 4 m dari B. 16. Jawaban: d Diketahui: TI1 = 80 dB n = 10 Ditanyakan: TIA Jawab: TIA = TI1 + 10 log n = 80 dB + 10 log 10 = 80 dB + 10 = 90 dB Jadi, taraf intensitas bunyi sebesar 90 dB. 17. Jawaban: c Diketahui: TI1 = 80 dB TIn = 100 dB Ditanyakan: n Jawab: TIn = TI1 + 10 log n 100 = 80 + 10 log n 20 = 10 log n log n = 2 n = 100 Jadi, jumlah mesin yang digunakan sebanyak 100. 18. Jawaban: c Diketahui: fp = 676 Hz 1 fs = 676 Hz v = 340 m/s Ditanyakan: fL Jawab: fp =
2

Pipa organa tertutup: fn = (n + 1)v


4

3v 2 A

f2B = f2A : f2B =

2 (2) + 1 v 4 B 3v 2 A

5v 4 B

5v 4 B

f2A : f2B = 12 B : 10 A = 12 : 10 = 6 : 5 Jadi, f2A : f2B = 6 : 5. 14. Jawaban: b Diketahui: 1 = 5 cm Ditanyakan: 2 Jawab: Resonansi pada tabung analog dengan pipa organa tertutup terjadi pada panjang kolom udara yang memenuhi perbandingan berikut. 1 : 2 : 3 = 1 : 3 : 5 Jadi, 2 = 3 1 = 3 5 cm = 15 cm. 15. Jawaban: c Diketahui: RAC= RA RB = (12 RA) PA = 1,2 W PB = 0,3 W Ditanyakan: RC Jawab: Misalkan jarak C dari A dalah rA.
rB = (12 rA) m A C B

vs = 2 m/s vp = 0 (diam)

v + vp f v vs s

rA

= 340 m/s 2 m/s (676 Hz) = 338 m/s (676 Hz) = 680 Hz
340 m/s

340 m/s + 0

Fisika Kelas XII

59

fL = fp fp
2

= 680 Hz 676 Hz = 4 Hz Frekuensi layangan bunyi sebesar 4 Hz. 19. Jawaban: a Diketahui: =1m v = 340 m/s Ditanyakan: a. fterbuka b. ftertutup Jawab: Pipa organa terbuka: fn = 2
n +1

= 5 107 m = 5 105 cm Jadi, panjang gelombang orde ke-2 adalah 5 105 cm.
22. Jawaban: c = 5 107 m Diketahui: = 30 n =2 Ditanyakan: N Jawab: d sin = n
1 N

(2 106 m)( 2 ) = 2

v
v
340 m/s

sin 30 = 2(5 107 m)


1 1 N 2

f1 = 2 v = = 1m = 340/s = 340 Hz Frekuensi nada atas pertama pada pipa organa terbuka sebesar 340 Hz. Pipa organa tertutup: fn = f1 =
(2n + 1) v 4 2 (1) + 1 (340 4(1m)

1+ 1

= 106 m

N = 5 105/m = 5 103 garis/cm Kisi memiliki jumlah garis per cm kisi sebanyak 5 103 garis/cm. 23. Jawaban: d Diketahui: jarak titik api = jarak celah ke layar = = 40 cm = 0,4 m d = 0,4 mm = 4 104 m y = 0,56 mm = 5,6 104 m Ditanyakan: Jawab:
y d
(5,6 10 4 m)(4 10 4 m) 0,4 m

m/s) = 255 /s = 255 Hz

Frekuensi nada atas pertama pada pipa organa tertutup sebesar 255 Hz. 20. Jawaban: b Diketahui: vs = 36 km/jam = 10 m/s fp = 1.020 HZ vp = 0 v = 340 m/s Ditanyakan: fs Jawab: fp =
v vp f v vs s

= =

fp = v v fs s 1.020 Hz = fs =
340 m/s (340 10) m/s fs

= 5,6 107 m Panjang gelombang cahaya sebesar 5,6 107 m.


24. Jawaban : a Diketahui: d =a = 5.890 = 30 Ditanyakan: a Jawab: Orde pertama difraksi maksimum pada celah tunggal diperoleh saat: d sin = 2
= a 2 2 a = = 5.890 Jadi, lebar celah 5.890 . 1 1 1

(1.020 Hz)(330) m/s 340 m/s

= 990 Hz

Frekuensi sirene ambulans 990 Hz. 21. Jawaban: b Diketahui: N = 5.000 garis/cm = 5 105 garis/m = 30 n =2 Ditanyakan: Jawab: d sin = n
1 N 1 (5 105 garis / m)

sin = n sin 30 = 2

60

Kunci Jawaban dan Pembahasan

25. Jawaban: c Diketahui: d

= 0,01 mm = 1 105 m = 20 cm = 0,2 m 2y = 7,2 mm = 7,2 103 m y = 3,6 mm = 3,6 103 m m =1 Ditanyakan: Jawab: Dari soal m = 1
y d
(3,6 10 3 m)(1 10 5 m) 0,2 m

28. Jawaban: a = 4.000 = 4 107 m Diketahui: = 30 Ditanyakan: d Jawab: d sin = n d = =


n sin

= (m 2 ) = 2
1 1

1(4 107 m)
1 2

= 8 107 m Lebar celah yang digunakan 8 107 m. 29. Jawaban: d Diketahui: d2 = 2d1 y1 = y Ditanyakan: y2 Jawab: y1 : y2 =
d1

1,8 107 m = 2 = 3,6 107 m = 360 nm Jadi, panjang gelombang cahaya sebesar 360 nm. 26. Jawaban: b Diketahui: nk = 1,5 i = 30 n =1 Ditanyakan: vk Jawab:
sin i sin r

d2

y1 : y2 = d2 : d1 y1 : y2 = 2d1 : d1 y2 = 2 y1 Jadi, jarak antara dua garis gelap yang berurutan dan vk =
c nk 1

= vu k
c nu

Oleh karena vu =
vu vk vu vk

, maka:

menjadi 2 kali semula. 30. Jawaban: d Diketahui: = 400 nm = 4 104 mm = 30 n =3 Ditanyakan: d Jawab:
1 d sin = (2n + 2 )
1 (2n + 2 ) sin

= nk u
n

c nu c nk

1 vk = nu vu = 1,5 (3 108 m/s) = 2 108 m/s k Kecepatan cahaya di dalam kaca 2 108 m/s.

27. Jawaban: e Diketahui: i = 30 np = 4 3 Ditanyakan: r Jawab: np sin i = nu sin r


3 sin r = 1 (sin 30) 4

d = =

1 (2 (3) + 2 )4 10 4

sin 30

= 5,2 103 mm Jarak kedua celah adalah 5,2 103 mm. 31. Jawaban: b Diketahui: = 6,5 107 m L=1m d = 1mm = 1 103 m Ditanyakan: jarak gelap ketiga dan terang kelima Jawab: Untuk semua garis berlaku:
yd L

= 4 ( 1) 3 2
2 = 3

r = 41,8 Saat keluar dari prisma, cahaya membentuk sudut 41,8, sudut yang dibentuk terhadap sudut datang 41,8 + 30 = 71,8.

= ; dimana y merupakan jarak gelap

berurutan atau terang berurutan.

Fisika Kelas XII

61

Jarak gelap ketiga dan terang kelima:


T5 T4 G3 G2 G1 T3 T2 T1 Tp y
1 2

d sin = n

=
=

d sin n 1 (5 106 m)
2

= 1,25 106 m = 1.250 nm Panjang gelombang cahaya yang digunakan sebesar 1.250 nm. 34. Jawaban: d Diketahui: = 400 nm = 4 107 m = 90 (maksimum) N = 5 105 garis/meter Ditanyakan: n Jawab:
1 = 2 106 m d = N = 5 105 garis / m d sin 30 = n

Jarak gelap ketiga dan terang kelima = 2 2 y.


yd L

=
(6,5 10 m)(1m) 103 m
7

y=
1

= 6,5 104 m

y = 6,5 104 m G3T5 = 2 2 y

n = =

d sin

= 2 (6,5 104 m) = 16,25 104 m = 16,25 101 mm = 1,625 mm Jadi, jarak antara gelap ke-3 dan terang ke-5 sejauh 1,625 mm. 32. Jawaban: e Diketahui: d = 0,1 cm = 103 m L = 60 cm = 0,6 m y = 0,048 cm = 4,8 102 m Ditanyakan: Jawab:
yd L (4,8 10 2 m)(10 3 m) 0,6 m

=5 Spektrum orde tertinggi yang diamati yaitu 5. 35. Jawaban: c Diketahui: d L y n Ditanyakan: Jawab: = 0,1 mm = 100 cm = 1.000 mm = 2,95 mm =0

(2 106 m)(sin 90 ) 4 107 m

yd L dy L (0,1 mm)(2,95 mm) 1.000 mm

= 2

2n + 1 1

= (0 + 2 )
1

= =

= 8 107 m = 800 nm Jadi, cahaya yang digunakan memiliki panjang gelombang sebesar 800 nm.
33. Jawaban: a Diketahui: N = 2.000 goresan/cm = 30 n=2 Ditanyakan: Jawab: d= N =
1
1 2.000 goresan/cm

= 2 = 5,9 104 mm = 590 nm Cahaya memiliki panjang gelombang 590 nm. 36. Jawaban: d Diketahui: L =2m n =1 y = 1,5 cm = 1,5 102 m = 600 nm = 6 107 m Ditanyakan: N Jawab:
dy L

=n
nL y (1)(6 107 m)(2 m) (1,5 102 m)

d = =

= 5 104 cm = 5 106 m

d = 8 105 m

62

Kunci Jawaban dan Pembahasan

d= N
1

1
1 8 10 5 m

40. Jawaban : c Jarak dua garis yang berdekatan: p = d . Dengan demikian, p besar jika: 1) diperbesar; Pernyataan (1) benar. 2) d diperkesil; Pernyataan (3) benar. 3) diperbesar. Pernyataan (2) dan (4) benar karena panjang gelombang () cahaya merah dan kuning lebih besar dari cahaya hijau. B. Uraian y = 8 sin 0,5 (t 100 ) Ditanyakan: a. f b. c. v Jawab: y = 8 sin 0,5 (t 100 ) y = A sin ( t k x)
2 x y = 8 sin ( 2 t 0,5 ( 100 )) 0,5 2 2

N= d =

= 1,25 104 goresan/m Jadi, kisi yang digunakan memiliki 1,25 104 goresan/m. 37. Jawaban: a Diketahui: N = 12.500 goresan/cm =
12.500 goresan cm

= 1,25 106 goresan/m = 30 n =1 Ditanyakan: Jawab: d sin = n


1 N

1. Diketahui:

sin 30 = 1 2 =
1

1 1 ,25 106 goresan/m

= 4 107 m Panjang gelombang tersebut adalah 4 107 m. 38. Jawaban: c Diketahui: N = 5.000 goresan/cm = 30 n =2 Ditanyakan: Jawab: d = N = = 2 104 cm 5.000 goresan/cm d sin = n
1
1

1 2,5 106 /m

2 0,5

k = 50 a. = 2 f
2 0,5

= 2 f

f = 2 Hz Jadi, frekuensi gelombang sebesar 2 Hz. b. k=


2 50 2 2

=
= =

d sin n
(2 104 cm) (sin 30) 2 (2 104 cm)( 2 ) 2
1

= 2 = (50)(2)

= 0,5 104 cm = 5 107 m = 5.000 Panjang gelombang cahaya yang digunakan 5.000 angstrom. 39. Jawaban: a Pada spektrum pusat terkumpul semua sinar dengan semua panjang gelombang. Dengan demikian, pada tempat tersebut terdapat warna putih.

c.

= 2 = 50 m Jadi, panjang gelombang sebesar 50 m. v =f = (50 m)(2 Hz) = 100 m/s Cepat rambat gelombang 10 m/s.

100

2. Diketahui:

= 150 cm n + 1= 3 n = 2 OX = 30 cm Ditanyakan:

Fisika Kelas XII

63

Jawab: x = OX = 150 cm 30 cm = 120 cm x = (2n) 4


Sumber bunyi dan pengamat saling menjauh: fp = =


v vp f v + vs s 340 34 f 340 + 34 s

120 cm = (2)(2) 4

= 306 f 374 s = 120 cm


fmenjauh fmendekat

=
3. Diketahui:

(120 cm)(4) 4

Panjang gelombang tali 120 cm. fn = 480 Hz fn + 1 = 800 Hz fn + 2 = 1.120 m/s Ditanyakan: a) jenis pipa organa; b) frekuensi nada dasar dan frekuensi nada atas keempat. Jawab: a. fn : fn + 1 : fn + 2 = 480 : 800 : 1.120 =3:5:7 Dari perbandingan di atas, sesuai dengan perbandingan f1 : f2 : f3 pada pipa organa tertutup. b. f0 : f1 = 1 : 3
480 Hz 1 f0 = 3 f1 = = 160 Hz 3

= =

306 f 374 s 374 f 306 s

(306)(306) (374)(374)

81 = 121 9 = 11

Jadi, fmenjauh : fmendekat = 9 : 11. 6. Diketahui: d = 0,16 mm = 1,6 104 m nmaks = 8 Ditanyakan: pada n = 2 Jawab: sin saat maksimum bernilai 1. d sin = n

=
=

Frekuensi nada dasar 160 Hz. f3 : f4 = 7 : 9 f4 = 7 f3 = 7 (1.120 Hz) = 1.440 Hz Frekuensi nada atas keempat 1.440 Hz. 4. Diketahui: TI1 = 50 dB TI2 = 80 dB Ditanyakan: n Jawab: TIn = TIn + 10 log n TI2 = TI1 + 10 log n 80 dB = 50 dB + 10 log n 30 dB = 10 log n 3 = log n n = 103 = 1.000 Suara halilintar memiliki taraf intensitas 1.000 kali terhadap suara percakapan. vs = vp = 34 m/s n = 10 Ditanyakan: fmenjauh : fmendekat Jawab: Sumber bunyi dan pengamat saling mendekat: fp = =
v + vp f v vs s 340 + 34 f 340 34 s

d sin nmaks

(1 ,6 104 m)(1) 8

= 2 105 m Sudut orde ke-2: d sin = n (1,6 104 m) sin = 2(2 105 m) sin = 1,6 104 = 14,5 Jadi, sudut yang terbentuk pada orde ke-2 sebesar 14,5. 7. Diketahui:
4 105

6. Diketahui:

= 600 nm = 6 107 m d = 2 106 m Ditanyakan: a. n b. n c. nmaks Jawab: a. Sudut bias garis terang n: d sin n = n n = 1 d sin 1 = 1 6 107
sin 1 = 2 106 = 0,3 1 = 17,4 n = 2 d sin 2 = 2 6 107
6 107

= 374 f 306 s 64
Kunci Jawaban dan Pembahasan

sin 2 = d sin 2 = 0,6 2 = 36,9 n = 3 d sin 3 = 3 sin 3 = d sin 3 = 3(0,3) 3 = 64,2 n = 4 d sin 4 = 4 sin 4 = d sin 4 = 1,2 (tidak mungkin) Dengan demikian, garis orde ke-4 tidak dapat diamati. Jadi, sudut bias garis terang yaitu 17,4; 36,9; dan 64,2. Berkas-berkas difraksi yang dapat diamati:
n=3

b.

Gelap ketiga dengan terang pusat: G3Tp = 2 2 y


(3,75 103 m) = 2 = 9,375 103 m Jadi, jarak gelap ketiga dengan terang pusat 9,375 103 m. 5 1

9. Diketahui:

= 633 nm = 6,33 107 m = 5.000 garis/cm = 5 105 garis/m 8y = 64 mm = 6,4 102 m Ditanyakan: L Jawab:

1 = = N

1 5 105

= 2,0 106 m

b.

8y = 6,4 102 m y = 8,0 103 m y = 2d L = =


L 2d y

3
Cahaya datang

n=2

2 1 1 2
n=3

n=1 n=0 n=1 n=2

(2)(2,0 106 m)(8,0 103 m) 6,33 107 m

c.

Oleh karena orde keempat tidak mungkin dapat diamati maka orde maks n = 3.

= 5,05 102 m = 5,05 cm Jarak celah ke layar sejauh 5,05 cm. 10. Diketahui: nA = 3 nB = 2 A = B Ditanyakan: A : B Jawab: d sin = n sin = d sin A = sin B
nA A d

8. Diketahui:

d = 0,2 mm = 2 104 m = 5 107 m L = 1,5 m Ditanyakan: a) T4G1 b) G3Tp Jawab: Untuk semua garis berlaku:
yd L

= = 5 107 m = 3,75 103 m

y (2 10 4 m) (1 ,5 m)

nBB d

y= a.

(5 107 m)(1 ,5 m) 2 104 m

A B A B

= nB A
2 =3

Terang keempat dengan gelap pertama: T4G1 = 3 2 y


(3,75 103 m) = 2 = 1,3125 102 m Jadi, jarak terang keempat dengan gelap pertama 1,3125 102 m. 7 1

Perbandingan panjang gelombang A dan B = A : B = 2 : 3.

Fisika Kelas XII

65

Bab III

Listrik Statis dan Kapasitor

Jawab:
1 6

a A a q2
q1

q1

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: b Arah medan listrik menjauhi muatan positif. Berdasarkan persamaan E = k
q r2

E1 = k E2 = k

q1 r12 q2 r22

=k =k

( 6 a)2 q2 5 ( 6 a)2

= =

36kq1 a2
36 25

kq2

a2

, medan listrik

E sebanding dengan q dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak. Jika q bermuatan negatif, gaya Coulomb di q akan menuju q. Arah medan listrik di q menjauhi q sehingga arah medan listrik berlawanan dengan gaya Coulomb. 2. Jawaban: e
q1
2 3

EA = 0 E1 = E2 36
kq1 a2

q1 =

a2 1 q 25 2

36 25

kq2

Agar Ep = 0 maka E1 = E2 (arah medan listrik berlawanan arah). Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa kedua muatan sejenis. E1 = E2 k
q1 r12
2

1 3

d q2

4. Jawaban: d Diketahui: q = 6 C = 6 106 C E = 150 N/C Ditanyakan: F Jawab: F=Eq = (150 N/C)(6 106 C) = 900 106 N = 9 104 N Gaya listrik yang dialami partikel tersebut sebesar 9 104 N. 5. Jawaban: c Diketahui: q1 q2 q3 r12 r23 Ditanyakan: F1 Jawab: r13 = = +4 C = +4 106 C = +4 C = +4 106 C = +3 C = +3 106 C = 4 cm = 4 102 m = 5 cm = 5 102 m

=k =

q2 r22
q2

( )
2 d 3

q1

( )
1 d 3 1 2 d 9

4 2 d 9

q1

q2

q1 = 4q2 Jika q1 dan q2 positif maka di titik P: V1 = +k V2 = +k


q1 r1 q2 r2

= +k = +k

(4q2 )
2 d 3

= +6k

q2 d

q2 1 d 3

= +3k
q2 d

q2 d q2 d

52 cm2 42 cm2 (25 16) cm2 9 cm2 = 3 cm = 3 102 m


q1q2 r122 (4 106 )(4 106 ) (4 102 )2

Vp = V1 + V2 = +6k
q1 r1 q2 r2

+ 3k

= +9k

q2 d

= = F12 = k

Jika q1 dan q2 negatif maka di titik P: V1 = k V2 = k = k = k


(4q2 )
2 d 3

= 6k

q2 d

q2 1 d 3

= 3k
q2 d

q2 d q2 d

= 9 109 = 9k
q2 d

Vp = V1 + V2 = 6k

3k

= 90 N F13 = k
q1q3 r132 (4 106 )(3 106 ) (3 102 )2

3. Jawaban: e Diketahui: r12 = a rA =

EA = 0 Ditanyakan: muatan

1 6

= 9 109 a dari q1 = 120 N

66

Kunci Jawaban dan Pembahasan

F1 = = =

F122 + F132

(90 N)2 + (120 N)2 (8.100 + 14.400) N2

= 22.500 N2 = 150 N Gaya Coulomb yang dialami q1 sebesar 150 N. 6. Jawaban: c Diketahui: r1 = r2 = r3 = r4 = a q1 = q2 = q3 = q4 = q
1 4 0

8. Jawaban: e Diketahui: qA = 6 C = 6 106 C qB = 2 C = 2 106 C (tanda negatif menunjukkan jenis muatan) rAB = 6,0 cm = 6,0 102 m qC = 1 C = 106 C rAC = rBC = 2 rAB = 3,0 102 m Ditanyakan: FC Jawab: FC = FAC + FBC =k
qA qC rAC2

= k Nm2/C2

+k

qBqC rBC2

Ditanyakan: F1 = F2 = F3 = F4 Jawab:
F32 q1 q2 F12

= (9 109) + (9 =

F12 = k F32 = k =k

q1q 2 a2 q 3q 2 a2 q1q 2 a2

(6 106 )(106 ) N (3,0 102 )2 (2 106 )(106 ) 109) (3,0 102 )2 N

54 103 9 10 4

N+

18 103 9 104

= 60 N + 20 N = 80 N Resultan gaya yang dialami muatan 1 C sebesar 80 N. 9. Jawaban: e Diketahui: q1 = +q q2 = +2q q3 = +4q r1 = 3a r2 = +3a Ditanyakan: r3 Jawab: Pertama dihitung dahulu medan listrik di titik O yang disebabkan oleh q1 dan q2.
+q 3a E2 O E1 +2q +3a

q4

q3

F2 = = =k

F122 + F32 2
q1q2 q1q2 k 2 + k 2 a a
q1q 2 a2
2 2

2
q1q 2 a2

Muatan pada setiap titik sudut mengalami gaya sebesar k


2.

7. Jawaban: d Diketahui: q1 = 10 C = 105 C q2 = 4 C = 4 106 C r =10 cm = 101 m Fb = 12 N Ditanyakan: r Jawab: F0 = k


q1q 2 r2

Eo = E1 E2 = =
kq (3a )2 kq

2kq (3a )2 2kq

9a2

9a2

kq 9a2

= (9 109) = Fb =
36 10 10 2
F0 r F0 Fb
2

(105 )(4 106 ) (101)2

Agar Eo bernilai nol maka E3 harus bernilai positif (searah dengan E1). Jadi, q3 diletakkan di sebelah kiri O. Jaraknya dapat dihitung sebagai berikut. E1 E2 + E3 = 0
kq 9a2

k (4q ) x2 k (4q ) x2

=0 =
kq 9a2

N = 36 N

= 12 N = 3 Permitivitas relatif medium tersebut sebesar 3.

36 N

x2 = 36a2 x = 6a Jadi, agar medan listrik di O bernilai nol maka q3 diletakkan di x = 6a.

Fisika Kelas XII

67

10. Jawaban: b q1 = AP = d AB = a = 6d Ditanyakan: titik saat E = 0 Jawab: Nilai E = 0 jika E1 = E2. E1 = E2 k


1 q 4 2 2

Diketahui:

1 q 4 2

EB = ED = EA = = =

kq a2

EB2 + ED2

E2 + E2
2E 2

q1 r12

=k = =

q2 r22

= E 2 =
kq 2 a2

1 2

q2 (a x )2 1 ax

2x = a x 3x = a x = 3 = 3 = 2d Kuat medan nol terletak di 2d yaitu di titik Q. 11. Jawaban: d Diketahui: qA = +4 C qB = 9 C rAB = 7 cm Ditanyakan: r saat E0 Jawab: Medan listrik bernilai nol jika E 1 = E 2 . Kemungkinan berada di kanan B atau di kiri A. Medan listrik di antara A dan B tidak mungkin nol karena EA searah dengan EB. Oleh karena qA < qB maka rA < rB sehingga kemungkinan E = 0 terletak di kiri A. EA = EB k
qA rA 2

6d

Agar medan listrik di A sama dengan nol maka medan listrik yang disebabkan muatan di C harus berlawanan arah dengan EA. Jadi, muatan di C harus negatif. Besarnya muatan di C dapat dihitung sebagai berikut. EA = EC k q 22 = k
a q 2 a2
(a 2)2 qC

= qC2
2a

qC = 2 2 q Jadi, muatan di C 2q 2 . 13. Jawaban: e Diketahui: D = 16 cm r = 8 cm R = 12 cm Ditanyakan: Epermukaan : E12 cm Jawab: Epermukaan : E12 cm = k =
q r2

:k

=k = =

qB rB2

q R2

4 x2 2 x

9 (7 + x )2

1 (8 cm)2

1 (12 cm)2

3 7+x

14 + 2x = 3x x = 14 Jadi, medan listrik bernilai nol terletak di 14 cm di kiri A atau 21 cm di kiri B. 12. Jawaban: c
EA EB ED A +q B

= 144 : 64 =9:4 Jadi, perbandingan medan listrik di permukaan bola dan titik berjarak 12 cm adalah 9 : 4. 14. Jawaban: b Diketahui: E = 100 N/C A = 80 cm 60 cm = 4.800 cm2 = 0,48 m2 Ditanyakan: Jawab:
Garis normal

+q D C

30

= 90 30 = 60

68

Kunci Jawaban dan Pembahasan

= E A cos = (100 N/C)(0,48 m2)(cos 60)


=
1 (48)( 2

Jawab:
A
+ +

) weber

= 24 weber Garis medan listrik yang menembus bidang sebesar 24 weber. 15. Jawaban: b Diketahui: A = 20 cm2 = 2 103 m2 q = 0,177 C = 1,77 107 C 0 = 8,85 1012 C2/Nm2 Ditanyakan: E Jawab: E= = 0 0 = =
q A 0

Dimisalkan e berada di titik O FO = FOA + FOD = k


q Oq A rOA 2

+k

q OqD rOD2

=0

q A

Gaya yang dialami oleh elektron adalah nol karena terdapat empat gaya. Dua gaya yang saling berpasangan mempunyai nilai sama, tetapi arah yang berlawanan. 3. Diketahui: qA = qB = qC = 6 C = 6 106 C rAB = rAC = rBC = 12 mm = 1,2 102 m Ditanyakan: FA Jawab:
FAC FAB

= 107 N/C Kuat medan listrik yang ditimbulkan kedua pelat sebesar 107 N/C. B. Uraian 1. Diketahui: q1 = 35 C = 3,5 105 C q2 = 48 C = 4,8 105 C q3 = 40 C = 4,0 105 C r12= 0,5 m r13= 1,0 m Ditanyakan: F1 Jawab:
F12

(2 103

1 ,77 107 C 2 m )(8,85 1012 C2 /Nm2 )

+
A

+
q3

+
qA qC rAC2

q1 F13

q2

FAC = FAB = k

=k

= (9 109)

(6 106 )(6 106 ) (1 ,2 102 )2

qAqB rAB2

=F N

F1 = F13 F12 =k
q1q3 r13 2

= 2,25 N Oleh karena segitiga sama sisi maka = 60.


(3,5 105 )(4,0 105 ) (1 ,0)2
5 5

103

q1q2 r12 2

= (9 109)

Misal cos = 2 sehingga persamaannya sebagai berikut. N N FA = = =


1 FAC2 + FAB2 + 2F 2 2 1 F 2 + F 2 + 2F 2 2

(9 109)

(3,5 10 )(4,8 10 ) (0,5)2

= (12,60 60,48) N = 47,88 N Gaya total di q1 sebesar 47,88 N. Tanda negatif artinya gaya total ke arah kiri (searah dengan F12). 2. Diketahui: r = 10 cm = 0,1 m q1 = q2 = q3 = q4 = 9 106 C qe = 1,6 1019 C Ditanyakan: Fe

3F

= F 3 = 2,25 3 103 N Gaya total yang bekerja di titik A sebesar 2,25 3 103 N.

Fisika Kelas XII

69

4. Diketahui:

q1 = 2 C = 2 106 C q2 = 3 C = 3 106 C q3 = 6 C = 6 106 C r12= 30 cm = 0,3 m r23= 40 cm = 0,4 m Ditanyakan: F1 Jawab:


F12 F13x

5. Diketahui:

qA = qB = qC = qD = 4 C = 4 106 C AB = BC = CD = DA = 2 mm = 2 103 m Ditanyakan: FC Jawab:


A B

F13y r12

F13

r13
30

FR D FCD

FBC C FAC

r23

r13 = = = =

r122 + r232

FBC = FCD = (9
2

(4 106 )(4 106 ) 109) (2 103 )2

= 3,6 104 N FR = = = =
FBC2 + FCD2

(30 cm) + (40 cm)

900 cm2 + 1.600 cm2

(3,6 104 N)2 + (3,6 104 N) 1 ,296 109 N + 1,296 109 N

2.500 cm2 = 50 cm = 0,5 m


F13 = k
q1q3 r13 2 (2 106 )(6 106 ) (0,5)2

2,592 109 N = 50.911,68825 N


N FAC = k rAC =
q A qC rAC

= (9 109) = 0,432 N F12 = k


q1q2 r12 2

AD2 + CD2 (2 mm)2 + (2 mm)2 8 mm2

= (9 109)

(2 106 )(3 106 ) (0,3)2

= =

= 0,6 N F13x = F13 cos 30 = (0,432 N)(cos 30) = 0,374 N F13y = F13 sin 30 = (0,432 N)(sin 30) = 0,216 N Fx = F13x = 0,374 N Fy = F12 F13y = (0,6 0,216) N = 0,384 N F1 = =
Fx 2 + Fy 2

= 2 2 mm = 2 2 103 m FAC = (9 109) FC = FR FAC = (50.911,68825 18.000) N = 32.911,68825 N Gaya total di C sebesar 32.911,68825 N. 6. Diketahui: qA = 40 C = 4 105 C qB = 30 C = 3 105 C qC = 60 C = 6 105 C qD = 80 C = 8 105 C AB = BC = CD = DA = 10 cm = 101 m Ditanyakan: Epusat
(4 106 )(4 106 ) (2 2 103 )2

N = 18.000 N

(0,374 N)2 + (0,384 N)2

0,536 N Gaya total di muatan q1 kira-kira 0,536 N.

70

Kunci Jawaban dan Pembahasan

Jawab:
A B

7. Diketahui:

EC

q1 = 9 C q2 = +16 C r = 50 cm Ditanyakan: a) letak titik E = 0 b) r = 10 11 cm dari q2, EA


(50 + a) q1 a 50 cm +q2

P EB EA C

ED D

Jawab: a.
E1 E2

AC = BD = = =

(10 cm)2 + (10 cm)2 100 cm + 100 cm 200 cm2


102 m
2 2

E=0 E1 = E2 k
q1 r12
q1 q2

= 10 2 cm = 10 2 AP = PC = BP = PD =
1 2

=k = =

q2 r22

AC

r12 r2 2 r12 r2 2

= 5 2 cm = 5 2 102 m EA = k
qA rAP2 (4 105 )

9 16
r1 r2

= 4
3

= (9 109) (5 2 102 )2 N/C = 5 103 N/C = 7,2 108 N/C


3,6 105

a 50 + a

b.

= 4 4a = 150 + 3a a = 150 cm dari muatan q1 dan 200 cm dari muatan q2


EA EA2

EC = k

qC rPC

= (9 109) (5 2 102 )2 N/C =


5,4 105 5 103

(6 105 C)

30 r3 EA1 r1 50 cm

A r2 10 11 cm

N/C N/C
(3 105 )
q1 30

= 1,08 EB = k
qB rBP2

108

= (9 109) (5 2 102 )2 N/C = 5 103 N/C = 5,4 107 N/C


2,7 105

+q2

r3 = =

50 cm2 + (10 11) cm2 2.500 cm2 + 1.100 cm2

ED = k

qD rPD2

= (9 109) (5 2 102 )2 N/C =


7,2 105 5 103

(8 105 C)

N/C = 1,44 108

108 107)

N/C
1

= 3.600 cm2 = 60 cm = 0,6 m EA = k


q1 r32 q2 r22

EAC = EC EA = (1,08 7,2 N/C = 3,6 107 N/C EBC = EB + ED = (5,4 107 + 1,44 108) N/C = 1,98 108 N/C Epusat = = =
EAC + EBD
2 2

= 9 109

9 106 (0,60)2

N/C

2,25 105 N/C EA = k


2

(3,6 107 N/C)2 + (1 ,98 108 N/C)2 4,05 1016 N2 /C2

= 9 109

16 106 (10 11 102 )2

N/C

2,012 108 N/C Medan listrik di pusat kira-kira 2,012 108 N/C.

= 1,31 106 N/C Medan magnet di titik A menurut sumbu X dan Y. EAx = EA1 cos 30 = 0,19 106 N/C EAy = EA2 EA1 sin 30 1,20 106 N/C

Fisika Kelas XII

71

(0,19)2 + (1 ,20)2 106 N/C 1,21 106 N/C Medan magnet total di titik A kira-kira sebesar 1,21 106 N/C.
EA = 8. Diketahui: qA = 48 C = 4,8 105 C qB = +32 C = +3,2 105 C r = 4 cm = 4 102 m k = 9 109 Nm2/C2 Ditanyakan: EC Jawab:

10. Diketahui:

D = 40 cm = 0,4 m r = 20 cm = 0,2 m rA = 60 cm = 0,6 m EA= 180 N/C Ditanyakan: E di permukaan bola konduktor Jawab: Dihitung dahulu nilai q. EA = k
qA rA 2
q

180 = (9 109 ) (0,6)2 q=


(180)(0,36) 9 109

= 7,2 109 C Medan listrik di permukaan bola konduktor:

EB = k
qB (rBC )2

EA 60 120 EB EC

E =k q 2
r

= (9 109 )

(7,2 109 ) (0,2)2

N/C

= 1.620 N/C
(3,2 10 C)
5

= (9 109 Nm2/C2) (4 102 m)2 = 1,8 108 N/C EA = k


qA (rAC )2

Jadi, medan listrik di permukaan bola konduktor sebesar 1.620 N/C.

= (9 109 Nm2/C2) (4 102 m)2 = 2,7 108 N/C EC = E A 2 + EB2 + 2E A EB cos 120 =

(4,8 105C)

(2,7108 N/C)2 + (1 ,8108 N/C)2 4,861016 N2 /C2

= (3,24 1016 + 7,29 1016 4,86 1016 ) N2 /C2 = 5,67 1016 N2 /C2 2,38 108 N/C Kuat medan di titik C kira-kira sebesar 2,38 108 N/C. 9. Diketahui: E = 250 N/C A = 50 80 cm = 4.000 cm2 = 0,4 m2 = 60

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: c Diketahui: q1 = +2 C = +2 106 C q2 = 1,2 C = 1,2 106 C r1 = r2 = 20 cm = 2 101 m Ditanyakan: Vtengah Jawab: Vtengah = k(
q1 r1

q2 r2

)
2 10 6 2 10 1

= (9 109)( = (9 109)

1,2 106 2 101

) volt

Ditanyakan: Jawab: = E A cos = (250 N/C)(0,4 m2)(cos 60) = (100)( 2 ) weber = 50 weber Jumlah garis medan listrik yang menembus bidang sebesar 50 weber.
1

= +36 volt = +3,6 104 volt Potensial listrik di tengah-tengah kedua muatan sebesar 3,6 104 volt. 2. Jawaban: b Diketahui: q1 q2 q3 r1 r2 r3 Ditanyakan: Vp = +5 106 C = 4 106 C = +8 106 C = 20 cm = 2 101 m = 40 cm = 4 101 m = 20 cm = 2 101 m

103

+0,8 106 2 101

volt

72

Kunci Jawaban dan Pembahasan

Jawab: Vp =
q1 k( r 1

q2 r2

q3 r3

) +
4 106 4 10 1

V =kr
8 106 2 101

= (9 109)( = (9 109)( = (9

5 106 2 101

q = k )V = =

Vr
(500)(0,8) 9 109 400 9 109

C
4 9

1 105 4 106 + 1 ,6 105 1 4 10

)V

C=

107 C
4 9

2,2 105 109)( 4 101

Besar muatan q adalah )V 6.

107 C.

= 4,95 105 V Potensial listrik di titik P adalah 4,95 105 V. 3. Jawaban: a Diketahui: q = 4 108 C V1 = 200 V V2 = 220 V Ditanyakan: W Jawab: W = q(V2 V1) = (4 108)(220 200) joule = 8 107 joule Usaha untuk memindahkan muatan 8 107 joule. 4. Jawaban: b Diketahui: q1 q2 q3 q r1 r2 r3 Ditanyakan: Ep Jawab: Ep = k q(
q1 r1

Jawaban: e Diketahui: qe = 1,6 1019 C s = r = 5 mm = 5 103 m V = 104 volt Ditanyakan: F Jawab: V = F=


Ep q

= q s =
(104 volt)(1,6 1019 C) 5 103 m

V q s

= 3,2 1013 N

Gaya yang dialami oleh elektron tersebut sebesar 3,2 1013 N. 7. Jawaban: b Diketahui: q = 40 e V = 200 V v0 = 0 Ditanyakan: Ekt Jawab: W = q V = Ekt Ek0 Oleh karena v0 = 0 (diam) maka Ek0 = 0. Ekt = W = (40 e)(200 V) = 8.000 eV = 8 keV Energi kinetik ion setelah dipercepat menjadi 8 keV. 8. Jawaban: c Diketahui: V = 500 V me = 9 1031 kg qe = 1,6 1019 C Ditanyakan: p Jawab: W = q V = 2 mev2 v = = = =
4
2q V me

= 200 mC = 0,2 C = +800 mC = +0,8 C = 600 mC = 0,6 C = +960 mC = +0,96 C = 80 cm = 0,8 m = 120 cm = 1,2 m = 120 cm = 1,2 m

q2 r2

q3 r3

) +
0,8 1 ,2

= (9 109)(0,96)(

0,2 0,8

0,6 ) J
1 ,2

= (9 109)(0,24 + 0,64 0,48) J = (9 109)(0,08) J = 7,2 108 J Energi potensial pada muatan 960 mC sebesar 7,2 108 J. 5. Jawaban: d Diketahui: E = 625 N/C V = 500 V k = 9 109 Nm2/C2 Ditanyakan: q Jawab: V=Er r =
V E

2(1 ,6 1019 )(500) 9 1031 1 ,6 1016 9 1031


16 1014 9

500 625

m = 0,8 m

= 3 107 m/s
Fisika Kelas XII

73

p = mev = (9
4 1031 kg)( 3

107 m/s)

= 12 1024 kg m/s = 1,2 1023 kg m/s Momentum elektron saat menumbuk layar televisi sebesar 1,2 1023 kg m/s. 9. Jawaban: e Diketahui: d = 4,0 mm = 4,0 103 m V = 200 V Ditanyakan: E Jawab: E= d =
200 V 4,0 10 3 m

11. Jawaban: d Diketahui: q = +100 C = 104 C V1 = 10 V V2 = 20 V Ditanyakan: usaha yang diperlukan untuk memindahkan muatan (q) dari V1 ke V2 Jawab: V= = q W = q(V2 V1) = (104 C)(20 V (10 V)) = 3 103 joule Usaha yang diperlukan untuk memindahkan muatan dari V1 ke V2 sebesar 3 103 joule.
q Ep

= 5 104 N/C Kuat medan listrik antara dua pelat 5 104 N/C. 10. Jawaban: e Diketahui: D = 20 cm R = 10 cm = 0,1 m V = 3,6 104 V r = 18 cm = 0,18 m q = 9 nC = 9 109 C Ditanyakan: W Jawab: V =kR q = k =
VR
(3,6 104 V)(0,1m) 9 109 N m2 /C2
20 cm

12. Jawaban: b Diketahui: q1 = 45 C = 4,5 105 C q2 = +36 C = +3,6 105 C q3 = +5 C = +5 106 C r12 = 12 cm = 0,12 m r23 = 9 cm = 0,09 m Ditanyakan: Ep di q3 Jawab: r13 = = = =
r212 + r23 2

(0,12 m)2 + (0,09 m)2 0,0144 m2 + 0,0081m2

0,0225 m2 = 0,15 m
Ep = k q3( r 1 +
13

= 4 107 C

q2 r23

)
4,5 10 5 0,15

= (9 109 )(5 106)(


0,1 m 0,18 m

3,6 10 5 0,09

= 4,5 104 (3 104 + 4 104) J = +4,5 J Energi potensial di muatan q3 sebesar +4,5 J. 13. Jawaban: c Diketahui: m = 1,67 1027 kg q = +1,6 1019 C V = 4.000 V v1 = 0 m/s Ditanyakan: v2 Jawab: Ep = Ek q(V ) = 2 mv22 2 mv12 q(V ) = 2 mv22
1 1 1

W = q V = k q q ( r
2

1 ) r1

= (9

109)(4

107)(9 109)( 0,18 0,1 ) J


1 1 ,8

= 3,24 105( 0,18 ) J = 1,44 104 J Usaha untuk memindahkan muatan uji ke permukaan bola konduktor sebesar 1,44 104 joule. 74
Kunci Jawaban dan Pembahasan

v2 2 = v2 = =

2 q V m
2(1 ,6 1019 C)(4.000 V) 1,67 10-27 kg

B. Uraian 1. Diketahui:

7,66 1011 m2 /s2 8,75 105 m/s Kecepatan proton menjadi 8,75 105 m/s.
14. Jawaban: d Diketahui: q = 0,4 C = 0,4 106 C rA = 12 cm = 0,12 m rB = 18 cm = 0,18 m Ep = 0,12 J Ditanyakan: muatan sumber (q) Jawab: Ep = k q q ( r
1 ( 0,18 m
1
B

q1 = q2 = +20 C = +2 105 C q = +0,80 C = +8 107 C Ditanyakan: W Jawab: Keadaan awal:


36 cm

+ +
q1 r1 = 18 cm
q1 r1

+ +
q
q2 r2

r2 = 18 cm

q2

Vawal = k(

) V

= (9 109)

+2 105 + 2 105 0,18

= +2 106 V Keadaan akhir: +


q1 r1 = 16 cm q r2 = 20 cm
q2 r2

1 rA

+
q2

0,12 J = (9 10 9 Nm 2/C 2) q (+0,4 10 6 C)


1 0,12 m

0,12 J = (1 104 Nm/C) q q =


0,12 J 1 104 Nm/C

Vakhir = k(

q1 r1

)
+2 10 5 0,16

= (9 109)(

2 10 5 0,20

)V

= 1,2 105 C = 12 106 C Besar muatan sumber tersebut 12 C. 15. Jawaban: e Diketahui: qA = 24 C = 2,4 105 C qB = +16 C = +1,6 105 C qC = 5 C = 5 106 C rAC = rBC = 5 cm = 5 102 m rAC = rBC = 4 cm = 4 102 m Ditanyakan: WCC Jawab: VC = k ( r A +
AC

= (9 109)(+1,25 104 + 1 104) V = +2,025 106 V W = q(Vakhir Vawal) = (+8 107 C)(+2,025 106 V 2 106 V) = +0,02 J Usaha untuk memindahkan muatan uji sebesar +0,02 J. 2.
-----------------+ 5 cm

= (9 109)( 5 102 + 5 102 ) V


0,8 10 = (9 109)( 5 102 q q VC = k ( r A + r B ) AC BC
5

qB ) rBC 2,4 105

V=
1 ,6 105

k q1 r1 q1 r1

+ +

k q2 r2 q2 r2

0 = k( 0 = k(

)
2 108 C 5 x

) V = 1,44 106 V
109 x

10 9 C x

= (9 109)( = (9

2,4 105 4 102 105 0,8 109)( 4 102

1 ,6 105 4 102

)V

= =

2 10 8 5 x 20 (5 x )

) V = 1,80 106 V

1 x

(5 x) = 20x

WCC = qC(VC VC) = (5 106)(1,80 106 (1,44 106)) J = +1,8 J Usaha untuk memindahkan muatan C ke C sebesar +1,8 J.

21x = 5 x = 21 x berada 21 cm dari muatan positif.


5 5

Fisika Kelas XII

75

3. Diketahui:

V = 750 V E = 2,5 104 N/C Ditanyakan: q Jawab: V=Er r= E = V= r


k q
(750 V)(0,03 m)

750 V 2,5 104 N/C

V =Ed = (1,04 107 N/C)(2 102 m) = 2,08 109 volt Beda potensial kedua keping agar kedua partikel setimbang adalah 2,08 109 V. 6. Diketahui: q1 = +2 C = +2 106 C q2 = 10 C = 1 105 C q3 = +4 C = +4 106 C q4 = 5 C = 5 106 C rAB = rDC = 8 cm = 8 102 m rAD = rBC = 6 cm = 6 102 m Ditanyakan: Vpusat Jawab:
A B

= 0,03 m

q = k = 9 109 Nm2 /C2 = 2,5 109 C Muatan q sebesar 2,5 109 C. 4. Diketahui: vk = 0 V = 300 volt me = 9,1 1031 kg qe = 1,6 1019 C Ditanyakan: va Misalnya Va dan Vk = potensial anode dan katode. Va Vk = 300 volt (Ek + Ep)awal = (Ek + Ep)akhir
1 2

Vr

m vk2 + q (Vk) = 2 m va2 + q Va 0 + q Vk = 2 m va2 + q Va


1 2 1

rAC = rBD = = = =

rBC + rAB2

(6 cm)2 + (8 cm)2 (36 + 64) cm2

m va2 = q (Vk Va) va = =


2

2q m

(Vk Va) V)

2(1 ,6 1019 C) (300 9,1 1031 kg

100 cm2 = 10 cm = 0,1 m


rOD = rOB = rOA = rOC = 2 rAC = 2 (0,1 m) = 0,05 m VO = k ( r
q1
OA

1,05 1014 m2/s2 va = 1,05 10


14

q2 rOB

q3 rOC

+ +

q4 rOD

) +
4 10 6 0,05

1,03 107 m/s Kecepatan elektron saat tiba di anode kira-kira 1,03 107 m/s. 5. Diketahui: m q d g Ditanyakan: V Agar setimbang mg=qE E = q =
mg

= (9 109)( +

( +2 10 6 ) 0,05

( 1 10 5 ) 0,05

= 3,5 10 kg = 3,31 1017 C = 2 cm = 0,02 m = 9,8 m/s2

25

( 5 10 6 ) 0,05

)V )V

= (9 109)(

( 9 10 6 ) 0,05

= 1,62 106 V Potensial listrik di pusat persegi panjang 1,62 106 V. 7. Diketahui: R = 20 cm = 0,2 m q = +1,2 108 C rA = 15 cm = 0,15 m rB = 20 cm = 0,20 m rC = 32 cm = 0,32 m Ditanyakan: VA, VB, VC

(3,5 1025 kg)(9,8 m/s2 ) (3,31 1017 C) 1,04 107 N/C

76

Kunci Jawaban dan Pembahasan

Jawab: VA = VB = k
q R
,2 10 8 +1 0,2

b.

= (9 109)( = +540 V VC = k
q rC

)V

c.

= (9 109)(

1 ,2 10 8 0,32

)V

VAB = VB VA = (+0,2025 0,1080) V = +0,0945 V Beda potensial A dan B adalah +0,0945 V. WAB = qe VAB = (1,6 1019 C)(+0,0945 V) = 1,512 1020 joule Usaha untuk memindahkan elektron dari A ke B sebesar 1,512 1020 joule.

= +337,5 V Potensial listrik di A dan B +540 V, sedangkan potensial listrik di C +337,5 V. 8. Diketahui: Ek = 8 MeV m = 1,6 1027 kg Ditanyakan: v Jawab: Ek = 8 MeV = 8 106 eV = (8 106)(1,6 1019) J = 1,28 1012 J Ek = 2 m v2 v = = =
2Ek m

10. Diketahui:

q = +7 C = +7 106 C r1 = 14 cm = 0,14 m q = 5 1018 C r2 = 21 cm = 0,21 m Ditanyakan: a. Ep b. Ep Jawab: a. Ep = k


qq r1 ( +7 10 6 )(5 10 18 ) 0,14
12

= (9 109)

= 2,25 10 J Energi potensial sebesar 2,25 1012 J. b. Ep = Ep Ep


2 1

1 kqq( r2

1 r1

= (9 109)(+7 106)(5 1018) (


1 0,21

2(1 ,28 1012 J) 1,6 10-27 kg

1 ) 0,14

J
69

1 ,6 10

15

m /s

= 4 107 m/s Laju kecepatan proton saat bergerak 4 107 m/s. 9. Diketahui: q = +9 1012 C rA = 0,75 m rB = 0,40 m qe = 1,6 1019 C Ditanyakan: a. VA dan VB b. VAB c. WAB Jawab: a. VA = k
q rA

= (3,15 1013)( 1,26 ) J = +7,5 1013 J Perubahan energi potensial sebesar +7,5 1013 J.

= (9 109)

( +9 10 12 ) 0,75

= +0,1080 V VB = k
q rB

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: b Pada kapasitas keping sejajar besarnya kapasitas kapasitor tidak tergantung pada tebal penyekatnya. Akan tetapi, tergantung pada luas keping-keping, jarak antara kedua keping, jenis penyekat, dan muatan yang diberikan. 2. Jawaban: e C = 0 d atau C = r0 d Dari persamaan tersebut, kapasitas kapasitor keping sejajar dipengaruhi oleh konstanta dielektrik (r), luas pelat (A), dan jarak kedua pelat (d).
A A

= (9

( +9 10 12 ) 109) 0,4

= +0,2025 V Potensial listrik di A dan B berturut-turut +0,1080 V dan +0,2025 V.

Fisika Kelas XII

77

3. Jawaban: a Kapasitas kapasitor diberi simbol C. Persamaan. Kapasitas kapasitor dapat nya yaitu C = diperbesar dengan mengisi ruang antarlempeng menggunakan bahan selain udara, misal minyak, parafin, air, dan kertas. Oleh karena nilai r bahanbahan tersebut lebih besar dari 1,00 maka nilai kapasitas kapasitor semakin besar. Selain itu, kapasitas kapasitor dapat diperbesar dengan memperluas lempeng (A) dan memperkecil jarak antarlempeng (d). Memasang beberapa kapasitor secara paralel akan memperbesar nilai kapasitas pengganti. Jadi, pernyataan yang benar ditunjukkan oleh nomor 1), 2), dan 3). 4. Jawaban: e Diketahui: C1 = C d2 = 2 d1 A1 = A2 r = 2,5 Ditanyakan: C2 Jawab: C=
A 0 1 d1 A2 d2
1 d 2 1

Jawab: C = V
q q
3 10 9 C

A 0r d

V = C = = 0,02 volt 150 10 9 F = 100 N/C E= d = 2 104 m Kuat medan di antara keping sebesar 100 N/ C. 7. Jawaban: a Diketahui: C1= 3 F C3 = 5 F C2= 7 F V = 10 V Ditanyakan: W3 Jawab: C23 = C2 + C3 = (7 + 5) F = 12 F q1 = q23 C1V1 = C23V23 (3 F)V1 = (12 F)(V23) V1 = 4V23 V = V1 + V23 10 V = 4V23 + V23 10 V = 5V23 V23 = 2 V V2 = V3 = V23 W3 = 2 C3V32 = 2 (5 F)(2 V)2 = 2 (5 F)(4 V2) = 10 J = 1,0 105 J Energi yang tersimpan dalam kapasitor 5 F sebesar 1,0 105 J. 8. Jawaban: c Diketahui: C1= 2 F C2= 3 F V = 10 V Ditanyakan: q2 Jawab:
1 Ctotal

0,02 volt

C1 = r 0

= (2,5)0 = 5,0
0 A1 d1

A1

= 5,0C Jadi, kapasitas kapasitor menjadi 5,0C. 5. Jawaban: c Diketahui: A = 100 cm2 = 0,01 m2 d = 2 cm = 0,02 m V = 400 V Ditanyakan: q Jawab: V = Ed E =
q

1 1

V d

400 V 0,02 m

= 2 104 N/C

E= A 0 q = E 0 A = (2 104 N/C)(8,85 1012 C2/Nm2)(0,01 m2) = 1,77 109 C Muatan yang tersimpan dalam kapasitor sebesar 1,77 109 C. 6. Jawaban: d Diketahui: C = 150 nF = 150 109 F q = 3 nC = 3 109 C d = 0,2 mm = 2 104 m Ditanyakan: E

1 C1

1 C2

= 2 F + 3 F = 6 F = 6 Ctotal = 5 = 1,2 F
6
3+2

78

Kunci Jawaban dan Pembahasan

qtotal = q1 = q2 = Ctotal V = (1,2 F)(10 V) = 12 C Besar muatan pada kapasitor 2 F adalah 12 C. 9. Jawaban: a Diketahui: C1 = 2 F C2 = 8 F V = 100 V Ditanyakan: q1 dan q2 Jawab: q1 = C1 V = (2 F)(100 V) = 200 C q2 = C2 V = (8 F)(100 V) = 800 C Muatan yang tersimpan pada tiap-tiap kapasitor berturut-turut 200 C dan 800 C. 10. Jawaban: d Diketahui: CA = 4 F CB = 6 F V = 100 V Ditanyakan: VA dan VB Jawab:
1 Cs

Ditanyakan: q pada 5 F setelah penggabungan Jawab: qawal = qakhir C1V1 = CpVp (5 F)(20 V) = (5 F + 20 F) Vp Vp = 25 V =4V Jumlah muatan pada kapasitor 5 F: q5 F = C1Vp = (5 F)(4 V) = 20 C 12. Jawaban: d Diketahui: CP = CR = CS = C VRS = V Ditanyakan: VP Jawab:
CR CP

100

CS

CRS = CR + CS = 2C
CP = C CRS = 2C

= = = =

1 CA

1 CB

1 4 F 3 12 F 5 12 F

+ +

1 6 F 2 12 F

CPVP = CRSVRS CVP = (2C)(V) VP = 2V

Jadi, besar tegangan lsitrik pada kapasitor P adalah 2V. 13. Jawaban: d Diketahui: C1 = 2 F C2 = 4 F C3 = 6 F V = 110 V Ditanyakan: V1 Jawab:
1 Ctotal

Cs =

= 2,4 F = 2,4 106 F Cs = V q = Cs V = (2,4 106 F)(100 V) = 2,4 104 C VA =


q CA

12 5

= =

1 C1

1 C2

1 C3

2,4 104 C 4 10 6 F

1 2 F

1 4 F

1 6 F

6+3+2 12 F

= 0,6 102 V = 60 V VB =
q CB

2,4 104 C 6 10 6 F

= 40 V

Ctotal = 11 F qtotal = q1 = q2 = q3 = Ctotal V = ( 11 F)(110 V) = 120 C V1 = = 2 F = 60 V Tegangan di ujung-ujung kapasitor 2 F sebesar 60 V.


q1 C1

12

12

Tegangan di A dan B berturut-turut 60 V dan 40 V. 11. Jawaban: a Diketahui: C1 = 5 F V1 = 20 V C2 = 20 F


120 F

Fisika Kelas XII

79

14. Jawaban: e Diketahui: C1 = 6 F V = 30 V C2 = 4 F Ditanyakan: Vgab Jawab: C1 dan C2 paralel q1 = C1 V = (6 F)(30 V) =180 C qsebelum = qsesudah 180 C = (C1 + C2) Vgab 180 C = (10 F) Vgab Vgab = 18 volt Tegangan kapasitor menjadi 18 volt. 15. Jawaban: b Diketahui: C1 = 1 F = 106 F C2 = 2 F = 2 106 F C3 = 3 F = 3 106 F V = 220 V Ditanyakan: q1, q2, q3 Jawab:
1 Cs

Cs = 3 F Cp = Cs + Cs = (2 + 3) F = 5 F
1 2 2

1 Ctotal

1 Cp

1 C5

1 5 F

1 5 F

Ctotal = 5 F = 2,5 F
2

Ctotal = qtotal = q5 = Ctotal V = (2,5 F)(36 V) = 90 C Muatan yang tersimpan pada kapasitor 5 F sebesar 90 C. 17. Jawaban: a Diketahui: C1 = 8 F C2 = 5 F C3 = 20 F Ditanyakan: W3 Jawab: q2 = q3 C2V2 = C3V3 (5 F)V2 = (20 F)V3 V2 = 4V3 V2 + V3 = V 4V3 + V3 = 50 V 5V3 = 50 V V3 = 10 V W3 = 2 C3V32 = 2 (20 F)(10 V)2 = 2 (2 105 F)(100 V 2) = 1 103 J Energi yang tersimpan dalam kapasitor 20 F sebesar 1 103 J. 18. Jawaban: a Diketahui: C1 = 10 F = 105 F C2 = 8 F = 8 106 F C3 = 2 F = 2 106 F V = 180 V Ditanyakan: Cek, q3, W2, V1, dan V3 Jawab: 1)
1 Cs

C4 = 4 F C5 = 12 F V = 50 V

= = =

1 C1

1 C2

1 C3

1 1 F 6 6 F

+ +

1 2 F 3 6 F

+ +

1 3 F 2 6 F

11 6 F

C s = 6 F
11

q = CsV = ( 6 F)(220 V) = 120 C q = 1,2 104 C (Pada kapasitor yang dirangkai seri jumlah muatan di setiap kapasitor sama.) 16. Jawaban: e Diketahui: C1 = C2 = 4 F C3 = C4 = 6 F C5 = 5 F Ditanyakan: q5 Jawab:
1 Cs1

11

= = =

1 C1

1 C2

1 4 F 2 4 F

1 4 F

Cs = 2 F
1

= = =

1 C1

1 C2

1 Cs2

= = =

1 C3

1 C4

1 10 F

1 8 F

1 6 F 2 6 F

1 6 F

Cs =

4+5 40 F 40 F 9

80

Kunci Jawaban dan Pembahasan

Cek = Cs + C3 = ( 9 + 2) F = = 2)
40 + 18 9 58 F 9

40

Jawab: W1 = 2 C1 V PQ2 60,5 mJ = 2 (10 F)V PQ2 V PQ2 = V PQ =


(6,05 102 J)(2) 105 F

3)

V3 = V = 180 V q3 = C3V3 = (2 106 F)(180 V) = 3,6 104 C q1 = q2 C1V1 = C2V2 (10 F)V1 = (8 F)V2 V1 = 0,8V2 V = V1 + V2 180 V = 0,8V2 + V2 V2 = 1,8
1
180 V

12.100 J/F = 110 V


= q3 = C3V3 = (6 F)V3 = 3V3 = 27,5 V

q2 C2V2 (2 F)V2 V2 V3 =
1

VPQ = V2+ V3 = 3V3 + V3


110 V 4

= 100 V

W3 = 2 C3V 32 = 2 (6 F)(27,5 V)2 = 2 (6 106 F)(756,25 V 2) 2,3 103 J 2,3 mJ Energi yang tersimpan dalam C3 kira-kira sebesar 2,3 mJ. B. Uraian A = 400 cm2 = 4 102 m2 d = 2 mm = 2 103 m V = 6 volt Ditanyakan: a. C b. E c. q Jawab: a. Kapasitas kapasitor (C) C = 0 d
A
4 102 m2 2 10 3 m

W2 = 2 C2 V 22 = 2 (8 F)(100 V)2 = 2 (8 106 F)(104 V2) = 4 102 J 4) V1 = 0,8V2 = 0,8(100 V) = 80 V V3 = V = 180 V Jadi, pernyataan yang benar ditunjukkan oleh nomor 1), 2), dan 3). 19. Jawaban: e Diketahui: R = 18 mm = 1,8 102 m q = 6 1015 C k = 9 109 Nm2/C2 Ditanyakan: W Jawab: C= k
R
1 ,8 10
2

1. Diketahui:

= (8,85 1012 C2/Nm2)

= 9 109 Nm2 /C2 = 2 1012 F W = 2 = 2 2 1012 F = 9 1018 J C Energi yang tersimpan dalam bola konduktor tersebut sebesar 9 1018 J. 20. Jawaban: b Diketahui: C1 = 10 F C2 = 2 F C3 = 6 F W1 = 60,5 mJ Ditanyakan: W3
1 q2
15 C)2 1 (6 10

b.

= 1,77 1010 F atau 177 pF Kapasitas kapasitor 177 pF Kuat medan dalam kapasitor V=Ed E= d = = 3.000 N/C 2 103 m Kuat medan dalam kapasitor 3.000 N/C. Muatan kapasitor (q) q =CV = (1,77 1010 F)(6 V) = 1,062 109 C atau 1,062 nC Muatan kapasitor = 1,062 109 C atau 1,062 nC.
V 6V

c.

Fisika Kelas XII

81

2. Diketahui:

A r V d Ditanyakan: q Jawab: C = 0 r d
A

= 8 cm2 = 8 104 m2 =4 = 60.000 volt = 4 mm = 4 103 m

c.

= (8,85 1012 C2/Nm2)(4) 4 103 m = 7,08 1012 F q = CV = (7,08 1012 F)(60.000 V) = 42,48 108 C = 424,8 109 C = 424,8 nC Muatan yang dapat disimpan kapasitor sebesar 424,8 nC. 3. Diketahui: r = 6 cm = 6 102 m d = 3,14 mm = 3,14 103 m Ditanyakan: C Jawab: C = 0 r d = 0 r
A

(8 104 m2 )

Muatan kapasitor 1) Muatan kapasitor B(qB) qB = CB VB = (2 1011 F)(120 V) = 2,4 109 C Muatan kapasitor B sebesar 2,4 109 C. 2) Muatan kapasitor C (qc) qC = CC VC = (3 1011 F)(120 V) = 3,6 109 C Muatan kapasitor C adalah 3,6 109 C.

5. Diketahui:

r = 3,75 E = 9,0 104 V/m d = 1,5 mm = 1,5 103 m q = 0,885 C = 8,85 107 C Ditanyakan: A Jawab: V=Ed = (9,0 104 V/m)(1,5 103 m) = 135 V
C = V = 0 r d
q A q V A

r 2 d

= (8,85 1012)(4,5)

= 1,4337 1010 F = 143,37 1012 F = 143,37 pF Kapasitansi sepasang pelat 143,37 pF. 4. Diketahui: CA = 10 pF = 1 1011 F CB = 20 pF = 2 1011 F CC = 30 pF = 3 1011 F qA = 1,2 nC = 1,2 109 C Ditanyakan: a. Cp b. Vp c. qB dan qC Jawab: a. Kapasitas mula-mula (Cp) Cp = CA + CB + CC = (1 + 2 + 3) 1011 F = 6 1011 F = 60 1012 F atau 60 pF Jadi, kapasitas rangkaian 60 pF. b. Tegangan sumber listrik (Vp) Vp = VA = VB = VC Vp = VA = =
qA CA

(3,14)(6 102 )2 3,14 103

= 0 r d
qd V 0 r

A=

(8,85 107 )(1 ,5 103 ) (135)(8,85 1012 )(3,75)

m2

0,2962 m2 Luas setiap pelat kira-kira 0,2962 m2. 6. Diketahui: d = 5 mm = 5 103 m C = 50 pF = 5 108 F V = 220 V Ditanyakan: a. q b. C dan q Jawab: a. q = CV = (5 108 F)(220 V) = 1,1 105 C Muatan yang tersimpan dalam kapasitor 1,1 105 C. b. C = rC = (4)(5 108 F) = 2 107 F q = C V = (2 107 F)(220 V) = 4,4 105 C q = q q = (4,4 105 C 1,1 105 C) = 3,3 105 C Kapasitas kapasitor menjadi 2 107 F dan pertambahan muatannya 3,3 105 C.

1 ,2 10 9 C 1 1011 F

= 120 volt

Tegangan sumber listrik = tegangan rangkaian kapasitor sebesar 120 V.

82

Kunci Jawaban dan Pembahasan

7. Diketahui:

C1 = 5 F C4 = 7 F C2 = 5 F VPQ = 100 V C3 = 3 F Ditanyakan: q dan W setiap kapasitor Jawab:

Ditanyakan: W Jawab: q = CV = (80 F)(18 V) = 1,44 103 C W = 2 CV 2 = 2 (80 F)(18 V)2 = 2 (8 105 F)(324 V 2) = 0,01296 J
V V 1 1 1

q1 = q2 C1V1 = C2V2 (5 F)V1 = (5 F)V2 V1 = V2 VPQ = V1+ V2 100 V = 2V2 V2 = 50 V q1 = q2 = (5 F)(50 V) = (5 106 F)(50 V) = 2,5 104 C V3 = V4 = VPQ = 100 V q3 = C3V3 = (3 F)(100 V) = (3 106 F)(100 V) = 3 104 C q4 = C4V4 = (7 F)(100 V) = (7 106 F)(100 V) = 7 104 C W1 = W2 = 2 (5 F)(50 V)2 = 2 (5 106 F)(2.500 V2) = 6,25 103 J W3 = 2 C3V 32 = 2 (3 F)(100 V)2 = 2 (3 106 F)(10.000 V 2) = 1,5 102 J W4 = 2 C4V 42 = 2 (7 F)(100 V)2 = 2 (7 106 F)(10.000 V 2) = 3,5 102 J Jadi, q1 = q2 = 2,5 104 C; q3 = 3 104 C; q 4 = 7 10 4 C; W 1 = W 2 = 6,25 10 3 J, W3 = 1,5 102 J; dan W4 = 3,5 102 J. 8. Diketahui: C = 80 F V = 18 V d = 3 mm d = 4 mm
1 1 1 1 1 1 1 1

= Ed
d

E d

V = d (V) =
4 mm 3 mm (18

V)

= 24 V Saat d berubah, yang tetap adalah muatan sedangkan kapasitasnya berubah. W = 2 qV = 2 (1,44 103 C)(24 V) = 0,01728 J W = W W = (0,01728 0,01296) J = 0,00432 J = 4,32 mJ Perubahan energi yang terjadi 4,32 mJ. 9. Diketahui: C1 = 30 F C2 = 20 F C3 = 50 F C4 = 20 F C5 = 25 F V = 80 V Ditanyakan: W4 Jawab: Cp= C1 + C2 + C3 = (30 + 20 + 50) F = 100 F qp = q4 = q5 qp = q4 VpCp = V4C4 Vp(100 F)= V4(20 F) Vp = 0,2V4 q5 = q4 C5V5 = C4V4 (25 F)V5 = (20 F)V4 V5 = 0,8V4
1 1

Fisika Kelas XII

83

V 80 V 80 V V4

= Vp+ V4 + V5 = 0,2V4 + V4 + 0,8V4 = 2V4 = 40 V


1

2. Jawaban: d W = Ep = kqq ( r
2

1 ) r1

= q(Vb Va)

W4 = 2 C4V 42 = 2 (20 F)(40 V)2 = = 1,6 102 J Energi yang tersimpan dalam C4 sebesar 1,6 102 J. 10. Diketahui: V = 72 V C1 = 8 F C2 = 3 F C3 = 12 F C4 = 36 F
1 2 1

Usaha listrik hanya tergantung: 1) besarnya muatan yang dipindahkan; 2) beda potensial antara dua titik; dan 3) jarak titik A dan B. 3. Jawaban: a C = k 0 d
A

(2 105 F)(1.600 V 2)

Ditanyakan: qtotal dan Wtotal Jawab:


1 Cs

Berdasarkan persamaan di atas, untuk memperbesar nilai C dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut. 1) Mengganti bahan yang memiliki k lebih besar dari semula (k2 > k1). 2) Menambah luas permukaan keping. 3) Memperkecil jarak antarkeping atau mendekatkan jarak antarkeping. 4. Jawaban: e
A Luas keping Jarak antarkeping

1 C3

1 C4

1 12 F

1 36 F

3+1 36 F

C = r 0 d

Cs = 9 F Ctotal = C1 + C2 + Cs = (8 + 3 + 9) F = 20 F qtotal = CtotalV = (20 F)(72 V) = (2 105 F)(72 V) = 1,44 103 C Wtotal = =
1 q 2 total 1 2

Koefisien

Kapasitor C1 C2 C3 C4 C5

Luas Keping A 2A A 2A 3A

Jarak Antarkeping 2d 3d d
1 4 1 2

Koefisien

Nilai C C1 =
1 2

3 2 2 3

d
A A

C2 = 2 d C3 = 2 d

d d

C4 = 16 d

V 103 C)(72 V)

C5 = 18 d

(1,44

Jadi, kapasitor yang memiliki kapasitas terbesar adalah C5. 5. Jawaban: b Diketahui: q1 q2 q3 r12 r23 Ditanyakan: F3 Jawab: F31 = k
(r12 + r23 )2 (6 106 )(4 106 ) (0,6)2 q1 q 3

= 5,184 102 J Muatan dan energi yang tersimpan di rangkaian berturut-turut 1,44 103 C dan 5,184 102 J.

= 6 C = 6 106 C = 2 C = 2 106 C = 4 C = 4 106 C = 0,4 m = 0,2 m

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: c Potensial listrik dalam konduktor bola berongga pada r < R dan r = R adalah sama yaitu V = k r . Sementara itu, kuat medan pada permukaan E=
Q k 2 R q

= 9 109 = 0,6 N F32 = k


(r23 )2 q2 q3

= 9 109

(2 106 )(4 106 ) (0,2)2

N = 1,8 N

84

Kunci Jawaban dan Pembahasan

F32

Q3

F31

F1 = F2
k (q )(Q) x2 1 x2

= =

F31 menunjuk arah X positif F32 menunjukkan arah X negatif. F3 = F32 + F31 = 1,8 + 0,6 = 1,2 N Besar gaya total di muatan q3 adalah 1,2 N dan menunjuk ke kiri. 6. Jawaban: a Diketahui: qA = 9,0 C qB = 16 C qC = 3,0 C rAB = 70 cm Ditanyakan: rAC atau rBC agar FC = 0 Jawab: FC = 0 jika FBC = FAC
FAC A C 70 cm FBC B

k (q )(2Q ) (2 + x )2 2 (2 + x )2

x 2 =2+x x( 2 1) = 2 x= =
2 2 + 1 2 1 2 + 1 2 2+2 2 1

=2 2 +2

Koordinatnya= 1 (2 2 + 2) = 3 2 2 = 3 8 = (3 + 8 ) Jadi, +q ditempatkan di x = (3 + 8 ) agar tidak mendapat pengaruh gaya dari muatan lain. 8. Jawaban: b Diketahui: r1 = 0,2 m r2 = 0,8 m Ditanyakan: q1 : q2 agar EA = 0 Jawab: EA = 0 maka E1 = E2 k
q1 r12

FBC = FAC k
qB qC rBC2

=k =

qA qC rAC2

16 (70 x )2

9 x2 3

4 70 x

=k =

= x 4x = 210 3x 7x = 210
210

q2 r22

= 16 Jadi, perbandingan nilai kedua muatan 1 : 16. 9. Jawaban: c Diketahui: m L E Ditanyakan: q Jawab: T cos 30 = m g T= = = 3 g = 3 103 kg = 20 cm = 0,2 m = 1 103 N/C = 30

q1 q2

r12 r2 2

(0,2)2 (0,8)2

x = 7 = 30 rAC = 30 cm, rBC = (70 30) cm = 40 cm Partikel C diletakkan 30 cm dari muatan A atau 40 cm dari muatan B. 7. Jawaban: a
y +Q x = 1 2Q x = +1

mg cos 30o (3 10 3 )(9,8)


1 2

30 T

Agar +q bernilai nol, kemungkinan diletakkan di sebelah kiri + Q atau sebelah kanan 2 Q . Jaraknya harus lebih dekat ke + Q . Jadi, kemungkinan di sebelah kiri +Q.
y +q +Q x = 1 2+x 2Q x=1

= 19,6 3 103 N Oleh karena Fy = 0 maka q E = T sin 30 q = =


T sin 30o E 1 (19,6 3 10 3 ) 2
1 103

qE

Fg

= 9,8 3 C Muatan pada bola sebesar 9,8 3 C.

Fisika Kelas XII

85

10. Jawaban: a Jarak muatan q dari titik B r =

Jawab:
FAC

(12 cm)2 + (9 cm)2


2

= 225 cm = 15 cm Jarak kedua muatan dari titik B: r1 = r2 = r = 15 cm VB = VB + VB


2 1

FAC sin FBC sin

q k 1 r1

q k r2 2

= (9 109) 0,15 + 0,15 V =0V Beda potensial di titik B sebesar 0 V. 11. Jawaban: b Diketahui: q1 = +q1 q2 = +q2 r12 = 6 cm EA = 0 Ditanyakan: q1 : q1 Jawab:
+q1 2 cm E2 A EA = 0 E1 6 cm 4 cm +q2

5 105

5 105

FBC

sin = 20 FAC = FBC = F = (9 109)


18 10
2

(2 106 )(105 ) (2 101)2

= 4 102 N = 4,5 N FC = FAC sin + FBC sin = 2F sin = 2,25 N Resultan gaya yang dialami muatan +2 C sebesar 2,25 N. 13. Jawaban: d Diketahui: q1 q2 r12 r23 Ditanyakan: q3 Jawab: F12 = F23 = +10 C = 105 C = +20 C = 2 105 C =a = 0,5a = 2(4,5 N)( 20 )
5

EA = E1 E2 0 = E1 E2 E1 = E2 k
q1 r12

=k = =

q2 r22

q1 (2 cm)2 q1 4 cm2 q1 q2

q2 (4 cm)2 q2 16 cm2

= 16 = 4 Jadi, q1 : q2 = 1 : 4. 12. Jawaban: c Diketahui: qA = 10 C = 105 C qB = 10 C = 105 C qC = 2 C = 2 106 C rAC = rBC = 20 cm = 2 101 m rAB = 10 cm Ditanyakan: FC

q1q2 r122
105 a2 105 a2

=k

q2 q3 r232
q3

= (0,5a)2 =
q3 0,25a2

q3 = 2,5 106 Nilai q3 sebesar 2,5 106 C atau 2,5 C. 14. Jawaban: c Diketahui: q1 q2 r1 r2 Ditanyakan: Ep = +4 C = +4 106 C = 5 C = 5 106 C = 2 cm = 2 102 m = 5 cm = 5 102 m

86

Kunci Jawaban dan Pembahasan

Jawab:
+4 C 2 cm P E1 E2 5 cm 5 C

Ep = E1 + E2 =k =
q1 r12

+k +

q2 r22 q2 r22

17. Jawaban: a Diketahui: qu = 1,47 1017 C qp = 1,6 1019 C r1 = 4 1010 m r2 = 1 1010 m Ditanyakan: Ep Jawab: Ep = k qp qu
1 1 r r 1 2

q1 k( 2 r1

)
6

= (9 = (9

4 10 109)(

(2 102 )2 4 106 5 106 109)( + 4 4 10 2,5 103

5 106 (5 102 )2

= (9 10 9 )(1,6 10 19 )(1,47 10 17 ) ) N/C


1 1 10 4 1010 1 10

) N/C

= (9 +2 N/C = 1,08 108 N/C Medan listrik di titik P sebesar 1,08 108 N/C. 15. Jawaban: b Diketahui: m = 5,0 1015 kg q = 5e = 5(1,6 1019 C) = 8,0 1019 C g = 9,8 m/s2 Ditanyakan: E Jawab: F =w Eq = mg E = =
mg q

109)(102

103)

1,6 1016 J Energi potensial listrik proton kira-kira 1,6 1016 J. 18. Jawaban: c Diketahui: V = 450 volt mp = 1,6 1027 kg qp = 1,6 1019 C Ditanyakan: vA Jawab: Menurut hukum kekekalan energi mekanik dalam medan elektrostatik Energi mekanik di B = energi mekanik di A EpB + EkB = EpA + EkA q VB + 2 m vB2 = q VA + 2 m vA2
1 2 1 1

m vA2 2 m vB2 = q VB q VA
1 2

(5,0 1015 )(9,8) 8,0 1019

N/C

m(vA2 vB2) = q(VB VA) vA2 vB2 = m (VB VA) vA2 0 =


2(1,6 1019 ) 1,6 1027

= 61.250 N/C Kuat medan listrik di dalam keping 61.250 N/C. 16. Jawaban: b Diketahui: d v v1 m q Ditanyakan: v2 Jawab:
1

2q

(450)

= 2 cm = 200 V =0 = 9,1 1031 kg = 1,6 1019 C

vA2 = 9 1010 vA = 3,0 105 m/s Kecepatan proton tepat sebelum menumbuk keping A sebesar 3 105 m/s. 19. Jawaban: c Diketahui: m = 50 g = 5 102 kg q1 = +0,2 C = +2 107 C q2 = 0,5 C = 5 107 C r = 3 cm = 3 102 Ditanyakan: T Jawab: F=k
q1q2 r2

qv1 + 2 mv12 = qv2 + 2 mv22 q(v1 v2) = 2 m(v22 v12) (1,6 1019)(200) = 2 (9,1 1031)v22 v2 = v2 =
2

6,4 1017 9,1 1031 6,4 1017 9,1 1031

= (9 109) 8,4 106 =

Elektron akan sampai di anode dengan kecepatan 8,4 106 m/s.

=1N

(2 107 )(5 107 ) (3 102 )2 13 9 (9 10 )(10 ) N 9 10 4

Fisika Kelas XII

87

w = mg = (5 102 kg)(9,8 m/s2) = 0,49 N T = =

T F

F +w

(1N)2 + (0,49 N)2

= (1 + 0,2401) N = 1,11 N Tegangan tali sebesar 1,11 N. 20. Jawaban: e Diketahui: v = 4 105 m/s d = 5 mm Ditanyakan: V Jawab: Ep = Ek q V = 2 m v2 V = = =
mv 2 2q

22. Jawaban: c Diketahui: CX = 6 F CY = 6 F CZ = 12 F V = 24 V Ditanyakan: WZ Jawab: Cp = CX + CY = 6 F + 6 F = 12 F


1 Ctotal

1 Cp

1 CZ 1

= 12 F + 12 F = Ctotal = 6 F qp = qtotal qtotal = CtotalV = (6 F)(24 V) = 144 C Tegangan di Cz: VZ = WZ =


qtotal CZ 1 2 2 12 F

(1 ,6 1027 )(4 105 )2 2(1 ,6 1019 ) (1 ,6 1027 )(1 ,6 1011) 3,2 1019

V V

144 C 12 F 1 2

= 12 volt

= 800 V Beda potensial kedua keping 800 V. 21. Jawaban: e Diketahui: C1 = 20 pF = 2,0 1011 F C2 = 80 pF = 8,0 1011 F V = 110 V Ditanyakan: q1, q2, V1, dan V2
1 Ctotal

CVZ2 =

(12 F)(12 V)2 = 864 joule

Energi yang tersimpan dalam kapasitor Z sebesar 864 joule. 23. Jawaban: d Diketahui: C1 = 2 F = 2 106 F V1 = 15 V C2 = 4 F = 4 106 F V2 = 30 V Ditanyakan: Vgab Jawab: Vgab = = =
(V1 C1) + (V2 C 2 ) C1 + C 2

= =

1 C1

1 C2

1 20 pF

1 80 pF

4+1 80 pF

Ctotal = 16 pF qtotal = CtotalV = (16 pF)(110 V) = (1,6 1011)(110) C = 1,76 109 C = 1,76 nC q1 = q2 = qtotal = 1,76 nC q1 = q2 V1C1 = V2C2 V1(20 pF) = V2(80 pF) V1 = 4V2 Vtotal = V1 + V2 = 4V2 + V2 110 V= 5V2 V2 = 22 V V1 = 4V2 = 4(22 V) = 88 V

(15 V)(2 10 6 F) + (30 V)(4 10 6 F) 2 10 6 F + 4 10 6 F

3 105 + 1,2 10 4 6 10-6

= 25 V Potensial gabungannya sebesar 25 V. 24. Jawaban: a Diketahui: C1 = 20 F C2 = 4 F C3 = 5 F C4 = 8 F C5 = 10 F V = 200 V Ditanyakan: qtotal dan Wtotal

88

Kunci Jawaban dan Pembahasan

1 Cs1

= =

1 C1

1 C2

1 C3

1 20 F

1 4 F

1 5 F

1+ 5 + 4 20 F

Cs =
1

Cp = Cs + C4 = (2 + 8) F = 10 F
1

20 F 10

= 2 F
1 C5 1 10 F 1 10 F

1 Cek

1 Cp

26. Jawaban: d Diketahui: C1 = 2 F C2 = 3 F C3 = 1 F VAB = 12 V Ditanyakan: q1, q2 Jawab:


1 C AB

= = =

1 (2 F + 3 F) 1+5 5 F 6 5 F

1 1 F

Cek =

10 F 2

= 5 F

qtotal = Cek V = (5 F)(200 V) = (5 106 F)(200 V) = 103 C Wtotal = = =


1 2 1 2 1 2

CAB = 6 F qAB = CAB VAB = ( 6 F)(12 V) = 10 C


5

Cek V 2 (5 106 F)(200 V)2

(5 106 F)(4 104 V2) = 0,1 joule

= qAB = 10 C (karena C3 seri dengan C1 dan C2) Maka: qAB = q1 + qAB q3 q1 =


C1 C1 + C2

Muatan dan energi yang tersimpan dalam rangkaian secara berturut-turut 103 C dan 0,1 joule. 25. Jawaban: d Diketahui: C1 = 7,5 F C2 = 12 F C3 = 4 F C4 = 3 F V = 5 kV Ditanyakan: qtotal Jawab:
1 Cs1

qAB

= 5 (10 C) = 4 C q2 =
C2 C1 + C2

qAB

= 5 (10 C) = 6 C Besar muatan pada C1 dan C2 secara berturutturut 4 C dan 6 C. 27. Jawaban: a Diketahui: C1 C2 C3 V Ditanyakan: W3 Jawab:
1 Cs

= =

1 C2

1 C3

1 C4

1 12 F

1 4 F

1 3 F

1+ 3 + 4 12 F

Cs =
1

12 F 8

= 1,5 F

= 8 F = 24 F = 12 F = 24 V

C1

Cs

= = =

1 C1

1 C2

1 C3

Cp = C1 + Cs = (7,5 + 1,5) F = 9 F qtotal = Cp V


1

1 8 F

1 24 F

1 12 F

= (9 F)(5 kV) = (9 106 F)(5 103 V) = 45 103 C = 45 mC Muatan yang tersimpan dalam rangkaian sebesar 45 mC.

3 + 1+ 2 24 F

Cs =

24 F 6

= 4 F

qtotal = Cs V = (4 F)(24 V) = (4 106 F)(24 V) = 9,6 105 C 89

Fisika Kelas XII

q1 = q2 = q3 = qtotal W3 = = =
1 q3 2 C3
2

1 (9,6 10 5 )2 12 F 2 1 9,216 109 2 1 ,2 105

30. Jawaban: d Diketahui: C1 = 2 F C3 = 5 F C2 = 1 F V = 120 V Ditanyakan: W3 Jawab: Cp = C2 + C3 = (1 + 5) F = 6 F q1 = qp V1C1 = VpCp V1(2 F) = Vp(6 F) V1 = 3Vp V = V1 + Vp = 3Vp + Vp = 4Vp Vp =
120 V 4
1 2 1 2 1 2

joule = 3,84 Energi yang tersimpan dalam kapasitor 12 F sebesar 3,84 104 joule. 28. Jawaban: b Diketahui: C1 = 60 F C2 = 8 F C3 = 5 F Ditanyakan: Vab Jawab: Cp = (8 + 5 + 7) F = 20 F q1 = q2 CpVbc = C1Vab (20 F)Vbc= (60 F)Vab Vbc = 3Vab V = Vab + Vbc 10 kV = Vab + 3Vab 4Vab = 10 kV Vab = 2,5 kV = 2.500 V Beda potensial antara titik a dan b 2.500 V. 29. Jawaban: c Diketahui: C1 = 4 F C2 = 2 F C3 = 24 F Ditanyakan: V8 F Jawab:
1 Cs

104

C4 = 7 F V = 10 kV

= 30 V

V2 = V3 = Vp W3 = = = C3 V 32 (5 F)(30 V)2 (5 106 F)(900 V2) = 2,25 103 joule

Energi listrik yang tersimpan dalam kapasitor C3 sebesar 2,25 103 joule. B. Uraian qA = +16 C qB = 25 C qC = 2 C rAB = 80 cm Ditanyakan: rAC atau rBC Jawab:
A 80 cm B

1. Diketahui:

C4 = 8 F V = 24 kV

Cs =

Cek = 6 F + 2 F + 4 F = 12 F Untuk susunan paralel beda potensial setiap kapasitor sama besar. VCs = V2 F = V4 F = VAB = 24 V Muatan di Cs qs = Cs VC = (6)(24) C = 144 C 1 qs = q24 F = q8 F = 144 C V8 F =
q 8 F C 8 F

1 24 F 24 = 4

1 8 F

4 24 F

6 F

FC = 0 jika FAC = FBC. Kemungkinannya berada di sebelah kiri A atau di sebelah kanan B. Oleh karena qA < qB maka rAC < rBC yaitu di sebelah kiri qA.
x FBC C FAC A 80 cm B

FA = FBC k
qA qC rAC2

=k =

16 x2 4 x

rBC2 25 (80 + x )2
5

qB qC

= 8 volt = 18 volt

144

Beda potensial pada kapasitor 8 F sebesar 18 volt.

= 80 + x 320 + 4x = 5x x = 320

90

Kunci Jawaban dan Pembahasan

rAC = x cm = 320 cm rBC = (80 + x) cm = (80 + 320) cm = 400 cm Muatan C harus diletakkan sejauh 320 cm di sebelah kiri muatan A atau sejauh 400 cm di sebelah kiri muatan B. 2. Diketahui: qA = 9 C = 9 10 C qB = 0,4 C = 4 107 C qC = 16 C = 1,6 105 C rAB = 6 m rCB = 8 m Ditanyakan: FB Jawab:
C
6

ECA = =

k qA (rCA )2 (9 109 Nm2 /C2 )(10 106 C) (5 102 m)2

= 3,6 107 N/C ECB = = Etot


k qB (rCB )2 (9 109 Nm2 /C2 )(6 106 C) (6 102 m)2

= 1,5 107 N/C = ECA ECB = 3,6 107 N/C 1,5 107 N/C = 2,1 107 N/C (ke arah titik B)

4. Diketahui:
FCB FAB

FAB = k

qA qB rAB2 (9 106 )(4 107 ) (6)2

= (9 109)

= 9 104 N FC B = k
qC qB rCB2 (1 ,6 105 )(4 107 ) (8)2

= (9 109)

q = 60 C = 60 106 C d = 10 cm r = 5 cm = 5 102 m Ditanyakan: a. E pada r = 2 cm b. E pada r = 5 cm c. E pada r = 8 cm Jawab: a. Kuat medan pada jarak 2 cm dari pusat bola. Titik A berada di dalam bola. Oleh karena di dalam bola tidak ada muatan, kuat medan di A sama dengan nol (EA = 0). b. Kuat medan pada jarak 5 cm dari pusat bola. Titik B yaitu pada permukaan bola, dengan RB = 5 102 m. EB = k
q rB2

= 9 104 N FB = = =
FAB + FCB
2 2

= (9 109 Nm2/C2)

60 10 6 C (5 10 2 m)2

(9 104 N)2 + (9 104 N)2 2(81 108 ) N2


c.

= 9 2 104 N Gaya Coulomb yang dialami muatan B sebesar 9 2 104 N.


------

= 2,16 108 N/C Tanda negatif menyatakan arah kuat medan listrik adalah radial ke dalam. Kuat medan di permukaan bola 2,16 108 N/ C. Kuat medan pada jarak 8 cm dari pusat bola. Titik C pada jarak rC = 8 102 m. EB = k = (9 109 Nm2/C2) (8 102 m)2 rC = 8,44 107 N/C Kuat medan pada jarak 8 cm dari pusat bola sebesar 8,44 107 N/C.
2

60 10 6 C

3.

10 C A+

ECB

ECA 6 cm

6 C B+

5 cm

5. Diketahui:

ECA = kuat medan di C akibat muatan A (ingat titik C bermuatan + ) ECB = kuat medan di C akibat muatan B

qA = 12 C qB = 18 C = +1,8 105 C qC = 6 C = 6 106 C mC = 2 1018 kg rAC = rBC = 15 cm rAB = 8 cm Ditanyakan: a. W b. v

Fisika Kelas XII

91

Jawab: a. VC =
q k( A rAC

qB rBC

)
12 C 15 cm

V= +
18 C 15 cm

E p q

= (9

109

Nm2/C2)(

) V

= (9 109)

(1 ,2 105 ) + (1 ,8 105 ) 0,15

Ep = V q = (6,75 105 V)(6 107 C) = 0,405 J Perubahan energi yang terjadi sebesar 0,405 J. 7. Diketahui: A = 16 cm2 = 1,6 103 m2 d = 2 mm = 2 103 m V= 9 V Ditanyakan: a. C b. E c. q Jawab:
d

= (9 109)(2 104) V = 1,80 106 V VC = k(


qA rAC

qB rBC

) +
1 ,8 10 5 0,04

= (9 109)(

1 ,2 10 5 0,04

)V

= (9 109)(7,5 104) V = (9 109)(2 104) V = 6,75 106 V WCC = qC(VC VC) = (6 C)(6,75 106 V 1,80 106 V) = (6 106)(4,95 106) J = 29,7 J Usaha untuk memindahkan muatan C sebesar 29,7 J. b. WCC = v = = =
1 2

a. C = 0 A = (8,85 1012) 2 103 F = 7,08 1012 F Kapasitas kapasitor 7,08 1012 F atau 7,08 pF. b. E = V =
d
(1 ,6 103 )

9V 2 10 3 m

mv2
2WCC m

2(29,7 J) 2 1018 kg

2,97 1019 m2 /s2

5,45 109 m/s Kecepatan muatan C saat berada di tengahtengah A dan B adalah 5,45 109 m/s. 6. Diketahui: q = 4 C = 4 106 C r1 = 4 cm = 0,04 m r2 = 16 cm = 0,16 m Ditanyakan: a. V b. Ep Jawab: a. V = k q (r
2

= 4.500 V/m Medan listrik antarkeping 4.500 V/m. c. q = C V = (7,08 1012 F)(9 V) = 6,372 1011 C Muatannya yang tersimpan dalam kapasitor 6,372 1011 C. 8. Diketahui: C1 = 4 F C2 = 6 F C3 = 5 F Ditanyakan: a. W5 b. q3 Jawab:
1 C34

C4 = 20 F C5 = 2 F V = 80 V

= =

1 C3

1 C4

1 r1

)
1

1 5 F

1 20 F

4+1 20 F

= (9 109 Nm2/C2)(4 106 C)( 0,16 m


1 0,04 m

Cs =

20 F 5

= 4 F

Cp = C2 + C34 + C5 = (6 + 4 + 2) F = 12 F q1 = qp C1V1 = CpVp (4 F)V1 = (12 F)Vp V1 = 3Vp


C1 V1 Cp Vp

b.

= 6,75 105 V Beda potensial antara kedudukan tersebut adalah 6,75 105 V. Perubahan energi potensial Ep jika muatan uji q = 0,6 C digerakkan di antara kedua kedudukan tersebut.

92

Kunci Jawaban dan Pembahasan

V = V1 + Vp = 3Vp + Vp 80 V = 4Vp Vp = 20 V a. V34 = Vp = 20 V W5 = 2 C5V p2 = 2 (2 F)(20 V)2 = 2 (2 106 F)(400 V2) = 4 104 J Energi yang tersimpan dalam kapasitor 2 F sebesar 4 104 J. b. V34 = Vp = 20 V q3 = q4 C3V3 = C4V4 (5 F)V3 = (20 F)V4 V3 = 4V4 V34 = V3 + V4 20 V = 4V4 + V4 V4 =
20 V 5 1 1 1

10. Diketahui:

C1 = C2 = 2 F C3 = 3 F C4 = 8 F Ditanyakan: a. Cek b. qtotal c. W6 Jawab: a.


1 Cs1

C5 = 6 F C6 = 24 F V = 80 V

= = =

1 C4

1 C5

1 C6

1 8 F

1 6 F

1 24 F

3 + 4 +1 24 F

Cs = 24 F = 3 F Cp = Cs + C3 = (3 + 3) F = 6 F
1 Cs2
1 1

1 C1

1 C2

1 2 F

1 2 F

Cs = 2 F = 1 F Cek = Cs + Cp = (1 + 6) F = 7 F 2 Kapasitas kapasitor pengganti 7 F. qtotal = CekV = (7 F)(80 V) = (7 106 F)(80 V) = 5,6 104 C Muatan total yang tersimpan dalam rangkaian 5,6 104 C. V456 = V = 80 V q4 = q5 = q6 C4V4 = C5V5 = C6V6 (8 F)V4 = (6 F)V5 = (24 F)V6 V4 = 3V6 V5 = 4V6 V456 = V4 + V5 + V6 80 V = 3V6 + 4V6 + V6 = 8V6 V6 = 10 V W6 = 2 C6V62 F = 2 (24 F)(10 V)2 = 2 (2,4 105 F)(100 V 2) = 1,2 103 J Energi yang tersimpan pada kapasitor 24 F sebesar 1,2 103 J.
1 1 1 2

b.

=4V

q3 = q4 = C4V4 = (20 F)(4 V) = (2 105 F)(4 V) = 8 105 joule Muatan yang tersimpan dalam kapasitor 5 F sebesar 8 105 joule. 9. Diketahui: A = 200 cm2 = 2 102 m2 d = 0,5 cm = 5 103 m r = 5 V = 12 V Ditanyakan: W Jawab: Energi kapasitor (W ) C = r =5
1

c.

0 A d
(8,85 1012 )(2 10 2 ) 5 10 3

= 1,77 1010 F W = 2 C V2 = 2 (1,77 1010 F)(12 V)2 = 1,2744 108 J Energi yang tersimpan dalam kapasitor sebesar 1,2744 108 J.
1

Fisika Kelas XII

93

Bab IV

Medan Elektromagnet dan Induksi Elektromagnetik

Jawab: F =BI = (1,2 103)(2)(0,8) N = 1,92 103 N Arah arus ke z, arah medan magnet ke y, sehingga arah gaya Lorentz ke x. 5. Jawaban: b Diketahui: I1 = 4 A I2 = 2 A a1 = 2 cm = 0,02 m a2 = 8 cm = 0,08 m = 10 cm = 0,1 m Ditanyakan: Ftotal Jawab:
P FPS I1 I2 Q FQR

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: c Gerak elektron dapat ditentukan dengan menggunakan kaidah tangan kanan. Jari telunjuk menunjuk masuk ke dalam buku yang menunjukkan arah medan magnet (B). Arah arus berlawanan dengan arah elektron sehingga arus searah dengan ibu jari yang menunjuk ke bawah. Jari tengah menunjuk ke kanan sebagai arah gaya Lorentz. Dengan demikian, lintasan yang mungkin dilalui elektron yaitu AR. 2. Jawaban: a Berdasarkan persamaan Biot-Savart: dB = Besar induksi magnetik berbanding lurus dengan kuat arus, panjang penghantar, dan sudut apit antara arah arus melalui elemen dan garis penghubung dari elemen d ke titik pengukuran. Besar induksi magnetik berbanding terbalik dengan kuadrat jarak r antara titik pengukuran ke penghantar. 3. Jawaban: c Penentuan arah gaya magnetik menggunakan kaidah tangan kanan. Ibu jari menunjukkan arah arus, jari telunjuk menunjukkan arah medan magnetik, jari tengah menunjukkan arah gaya magnetik. Gambar 1) arah arus ke atas, sedangkan medan magnet masuk bidang gambar sehingga gaya magnet seharusnya ke arah kiri. Gambar 2) arah arus ke bawah, sedangkan arah medan magnet keluar bidang gambar sehingga arah gaya magnetik ke kiri. Gambar 3) arah arus keluar bidang gambar, sedangkan arah medan magnet ke bawah sehingga gaya magnet seharusnya ke arah kanan. Gambar 4) arah arus keluar bidang gambar, sedangkan arah medan magnet ke atas sehingga gaya magnet ke arah kiri. 4. Jawaban: a Diketahui: I =2A B = 1,2 mT = 1,2 103 T = 80 cm = 0,8 m Ditanyakan: besar dan arah F
k I d sin r2

Ftotal = FQR FPS = = =


0 I1 I 2 2 a1

0 I1 I 2 2 a2
I1 I 2 a2

0 2

I1 I 2 a1

)
(4)(2) )(0,1) 0,08

4 107 0,02

(4)(2) 0,02

= (2 107)(400 100)(0,1) N = 6 106 N = 6 N Gaya yang dialami kawat PQRS sebesar 6 N. 6. Jawaban: d Diketahui: F = 2 106 N v = 5 106 m/s q = 1,6 1019 C Ditanyakan: besar dan arah B Jawab: B= F =
qv
2 10 6 (1,6 10 19 )(5 10 6 )

6 = 2 1013 = 0,25 107 T = 2,5 106 T

8 10

Arah arus berlawanan dengan arah elektron sehingga ibu jari menunjuk arah y. Gaya magnetik ke arah x+. Dengan kaidah tangan kanan, dapat diketahui bahwa medan magnet ke arah z+.

94

Kunci Jawaban dan Pembahasan

7. Jawaban: c Diketahui: q = 0,04 C (elektron) v = 2 104 m/s F = 400 N Ditanyakan: besar dan arah B Jawab: B= F =
qv
400 (0,04)(2 10 4 )

10. Jawaban: b Berdasarkan percobaan Lorentz arah gaya selalu tegak lurus dengan arah arus dan arah medan magnet. 11. Jawaban: e Diketahui: a =2m I =2A Ditanyakan: BP Jawab: Besar induksi magnet pada kawat berbentuk melingkar B = kawat B= =
1 4

T = 0,5 T

Arah arus berlawanan dengan arah elektron sehingga arah arus ke x negatif. Oleh karena arah arus ke x negatif dan arah gaya magnet ke z negatif, maka arah medan magnet ke y positif. 8. Jawaban: b Diketahui: q = 2qe = 3,2 1019 C B= f = 1.600 Hz Ditanyakan: m Jawab: Bqv= m= =
m v2 r Bqr

0 I 2a

sehingga besar induksi pada


1 0 I 4 2a

lingkaran B =

0 I 8a
(4 107 )(2) 8(2)

= 0,5 107 T = 5 108 T

Besar induksi magnetik di titik P 5 108 T. 12. Jawaban: a Diketahui: a = 3 cm IQ = 6 A IP = 3 A IR = 1 A FR = 0 Ditanyakan: aR Jawab: FR = 0 jika FPR = FQR Kawat R harus diletakkan di antara kawat P dan Q. F=k
I1 I2 a IQ IR aQR

v Bqr r

=2f = 2(1.600 Hz) = 3,2 103 rad/s


m =
19 ) (3,2 10 4 3

Bq

3,2 10

kg

= 2,5 1023 kg Massa partikel 2,5 1023 kg. 9. Jawaban: c Diketahui: I1 = I2 = 12 A a1 = 2 cm = 0,02 m a2 = (5 2) cm = 3 cm = 0,03 m Ditanyakan: BP Jawab: Arah induksi medan magnetik kawat 1 dan 2 keluar bidang gambar sehingga BP = B1 + B2. BP = B1 + B2 = =
0 I1 2 a1

FPR = FQR k
IP IR aPR

=k = =

(3 A)(1 A) 3 x
3 A2 3 x

(6 A)(1 A) x 6 A2 x

3x = 18 6x 9x = 18 x =2 Jadi, kawat R diletakkan 2 cm di kiri Q atau 1 cm di kanan P. 13. Jawaban: e Diketahui: I1 = 15 A I2 = 10 A F = 1,6 104 N Ditanyakan: a

0 I 2 2 a2

1 (4 107 )(12) ( 0,02 2 5 0,06

1 0,03

)T

= 2,4 106 ( 104

)T

=2 T Induksi magnetik di titik P sebesar 2 104 T.

Fisika Kelas XII

95

Jawab:
F

0 I1 I2 2 a 0 I1I2 F
0 I1 I2 2 F
(4 107 Wb/Am)(15 A)(10 A)(1 m) 2 (1,6 104 N)

gunakan kaidah tangan kanan. Arah elektron ke bawah sehingga arah arus ke atas. Ibu jari ke atas, jari telunjuk masuk bidang kertas sehingga arah gaya magnet menuju kawat. B. Uraian I =5A R = 3 cm = 0,03 m a = 42 + 32 = 5 cm = 0,05 m 0 = 4 107 Wb/Am Ditanyakan: a. Besar induksi magnetik di pusat lingkaran. b. Besar induksi di P. Jawab: a. Besar induksi magnetik di pusat lingkaran
0 B = 2R

2a = a= =

1. Diketahui:

= 0,1875 m = 18,75 cm Jarak kedua kawat sejauh 18,75 cm. 14. Jawaban: d Diketahui: I =5A a = 25 cm = 0,25 m v = 8 104 m/s q = 1,6 1019 C (tanda negatif menunjukkan muatan adalah elektron) Ditanyakan: F Jawab: B=
0 I 2a

= b.

(4 107 Wb/Am)(5 A) 2(0,03 m)

= 3,33 105 Wb/m2

Besar induksi di P B= =
0 I R sin 2r 2 0,03 m (4 107 Wb/Am)(5 A)(0,03 m)
2(0,03 m)2
0,05 m

(4 107 )(5) (2 )(0,25)

=4

106

F =Bqv = (4 106 T)(1,6 1019 C)(8 104 m/s) = 5,12 1020 N Gaya magnetik yang dialami elektron sebesar 5,12 1020 N. 15. Jawaban: a Diketahui: I =5A a = 8 mm = 8 103 m v = 2 104 m/s q = 1,6 1019 C (tanda negatif menunjukkan muatan adalah elektron) Ditanyakan: besar dan arah F Jawab: B= =
0 I 2a (4 107 )(5) (2 )(8 103 )

= 2 105 Wb/m2 2. a. a2 = 2a1 F1 = 2 a 1 F2 = 2 (2a ) 1 F1 = F2


0 I12 2 a1 0 I 22 0 I12

= 2 (2a ) 1
2 I1 2 I1.

0 I 22

2I12 = I22 I2 = b. I2 = 2I1 F1 = 2 a 1 F2 =


0 I12 2 a1 0 (2I1)2 2 a2 0 (2I1)2 2 a2 0 I12

Jadi, arus yang dialirkan sebesar

T = 1,25 104 T

F =Bqv = (1,25 104 T)(1,6 1019 C)(2 104 m/s) = 4 1019 N Arah medan magnet pada kawat lurus menggunakan kaidah genggaman tangan kanan. Ibu jari ke atas menunjukkan arah arus sehingga keempat genggaman tangan kanan yang menunjukkan arah medan magnet masuk bidang kertas. Gaya magnetik yang dialami elektron ditentukan meng-

F1 = F2 =

2a2 = 2a1 4 a2 = 4a1 Jadi, jarak dua kawat dibuat 4 kali jarak sebelumnya.

96

Kunci Jawaban dan Pembahasan

3. Diketahui:

N = 60 lilitan I = 20 A a = 40 cm = 0,4 m 0 = 4 107 Wb/Am Ditanyakan: B Jawab:


NI
(4 107 Wb/Am)(60)(20 A) 2 (0,4 m)

6. Diketahui:

0 B= 2 a

ra = 6 cm = 6 102 m rb = 8 cm = 8 102 m Ia = 9 A Ib = 16 A Ditanyakan: BP Jawab: Ba =


0 I a 2ra
(4 107 )(9) (2 )(6 102 )

= 6 104 Wb/m2

Besar induksi magnetik di sumbu toroid 6 104 Wb/m2. 4. Diketahui: = 50 cm = 0,5 m N = 2.000 I = 1,5 A Ditanyakan: Bpusat dan Bujung Jawab:
0 N I
(4 107 )(2.000)(1,5) 0,5

= 3 105 T Bb = =
0 I b 2rb
(4 107 )(16) (2 )(8 102 )

= 4 105 T BP =
2 2 + Bb Ba

Bpusat = = Bujung = = =

T = 2,4 103 T

= =

(3 105 T)2 + (4 105 T)2


9 1010 T2 + 16 1010 T2

1 0 N I 2 1 2

Bpusat 103 T) = 1,2 103 T

Medan magnetik di pusat dan di ujung solenoid secara berturut-turut 2,4 103 T dan 1,2 103 T. 5. Diketahui: a = 2 mm = 2 103 m I1 = 4 A BP = 3,5 104 T Ditanyakan: I2 Jawab: Arah medan magnet di kawat pertama masuk bidang gambar, sedangkan arah medan magnet di kawat kedua keluar bidang gambar. Oleh karena BP masuk bidang gambar maka B1 > B2. BP = B1 B2 = = =
0 I1 I 02 2a 2a 0 (I I2) 2a 1 4 107 (4 (2 )(2 103 )

1 (2,4 2

= 25 1010 T2 = 5 105 T Medan magnetik di titik P sebesar 5 105 T. 7. Diketahui: q = 1,6 1019 C m = 9,1 1031 kg B = 5 105 T Ditanyakan: f Jawab: Bqv= B= = =
mv 2 r mv qr mr qr m q

=
= I2) = 104(4 I2)

Bq m
(5 105 )(1,6 1019 ) 9,1 1031

rad/s

8,79 106 rad/s f = =


2
8,79 106 2(3,14)

3,5 = I2) 4 I2 = 3,5 I2 = 0,5 Arus I2 sebesar 0,5 A.

104

104(4

1,39 106 Hz

Frekuensi gerak elektron kira-kira 1,39 106 Hz.

Fisika Kelas XII

97

8. Diketahui:

v = 4 105 m/s I =8A a = 2 cm = 2 102 m q = 1,6 1019 C 0 = 4 107 Wb/A m Ditanyakan: besar dan arah F Jawab:
0 I 2a (4 107 )(8) (2 )(2 102 )

B= =

= 8 105 T F =Bqv = (8 105)(1,6 1019)(4 105) N = 5,12 1018 N Medan magnet pada kawat yang memengaruhi proton arahnya keluar bidang gambar. Proton bergerak ke bawah sehingga arah arus juga ke bawah. Menggunakan kaidah tangan kanan, gaya magnetik yang dialami proton menuju kawat. 9. Diketahui: = 1,5 m B = 200 mT = 0,2 T I =3A Ditanyakan: besar dan arah F Jawab: F =BI = (0,2)(3)(1,5) N = 0,9 N Ibu jari menunjuk arah arus ke kanan dan jari telunjuk menunjuk arah medan magnet masuk bidang gambar. Dengan demikian arah gaya magnetik ke atas. Jadi, gaya Lorentz kawat PQ sebesar 0,9 N ke atas. v = 1,8 105 m/s B = 5 103 T q = 1,6 1019 C Ditanyakan: besar dan arah F Jawab: F =Bqv = (5 103)(1,6 1019)(1,8 105) N = 1,44 1016 N Arah elektron ke x+ sehingga arah arus ke x. Ibu jari menunjukkan arah arus ke x, sedangkan jari telunjuk menunjukkan arah medan magnetik ke y+. Jari tengah menunjukkan arah gaya Lorentz ke z. Jadi, gaya Lorentz yang dialami elektron sebesar 1,44 1016 N ke arah z.

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: e Gaya gerak listrik induksi adalah timbulnya gaya listrik karena suatu penghantar yang digerakkan dalam sebuah medan magnet. GGL induksi ini timbul karena perubahan medan magnet. Induksi elektromagnetik adalah arus listrik yang timbul karena adanya perubahan fluks magnetik. 2. Jawaban: B Kaidah tangan kanan menunjukkan ibu jari sebagai arah arus, jari telunjuk sebagai arah medan magnet, dan jari tengah sebagai arah gaya magnetik. Ibu jari menunjuk arah x(), jari telunjuk menunjuk arah y (+) sehingga jari tengah menunjuk arah z(+). 3. Jawaban: c GGL induksi dirumuskan = L dt sehingga besarnya berbanding lurus dengan induktansi diri dan laju perubahan kuat arus. 4. Jawaban: d Dari persamaan = L dt kita ketahui bahwa 1 Henry adalah perubahan kuat arus 1 A setiap sekon ( dt ) untuk menimbulkan = 1 volt. 5. Jawaban: e = in sin t Semakin besar kecepatan anguler () putaran rotor semakin besar GGL maksimumnya. 6. Jawaban: a Diketahui: = 50 cm = 0,5 m v = 4 m/s B = 0,5 Wb/m2 Ditanyakan: Jawab: =B v = (0,5 Wb/m2)(0,5 m)(4 m/s) = 1 volt Jadi, GGL induksi yang terjadi sebesar 1 volt.
dI dI dI

10. Diketahui:

7. Jawaban: b Diketahui: A = 6 cm 8 cm = 48 cm2 = 4,8 103 m2 N = 250 B = 10 mT = 0,01 T = 120 rad/s Ditanyakan: maks

98

Kunci Jawaban dan Pembahasan

Jawab: maks = N B A = (250)(0,01)(4,8 103)(120) V = 1,44 V GGL bolak-balik maksimum sebesar 1,44 V. 8. Jawaban: d Diketahui: = 30 cm = 0,3 m B = 5 102 T v = 10 m/s R =6 Ditanyakan: F Jawab: I =
R

11. Jawaban: e Diketahui: A = 1.200 cm2 = 0,12 m2 N = 500 B = (600 200) mT= 400 mT = 0,4 T t = 20 ms = 0,02 s Ditanyakan: Jawab:

= N

= N t

B A

= 500

(0,4)(0,12) 0,02

B v R

(5 102 )(0,3)(10) 6

= 0,025 A

= 1.200 V (tanda negatif tidak berpengaruh) GGL induksi yang timbul 1.200 V. 12. Jawaban: c Diketahui: NT = 1.500 a = 0,6 m t = 1 s A = 4 103 m2 I1 = 5 A I2 = 12 A Nk = 5 Ditanyakan: k Jawab: Toroid 1 = B1A = =
0 I1 N T 2a

F= B I = (5 102)(0,025)(0,3) N = 3,75 104 N Ibu jari sebagai arah arus menunjuk ke atas. Jari telunjuk sebagai arah medan magnet masuk bidang gambar. Dengan demikian, jari tengah sebagai arah gaya Lorentz ke arah kiri. 9. Jawaban: a Diketahui: = 25 cm = 0,25 m R = 0,8 v = 2 m/s B =2T Ditanyakan: I Jawab:

B v
(2)(0,25)(2)

A (4 103)

I = R = R = A = 1,25 A 0,8 Arah gaya Lorentz berlawanan dengan arah kecepatan. Gaya Lorentz ke kanan dan medan magnet masuk ke bidang gambar sehingga arus mengalir dari P ke Q. 10. Jawaban: b Diketahui: N R t Ditanyakan: I Jawab: = 3.000 = 12 = t 2 + 2t + 6 =0

(4 107 )(5)(1.500) 2 (0,6)

= 1 105

2 = B2A
= =
0 I 2 N T 2a

A (4 103)

(4 107 )(12)(1.500) 2 (0,6)

= 2,4 105

k = NK
=

2 1
t

= N

(2,4 105 1 105 ) (5) 1

= 3.000

(t 2 + 2t + 6) dt

= (3.000)(2t + 2)

Saat t = 0 = (3.000)(2(0) + 2) = 6.000 V Tanda negatif menunjukkan arah arus induksi I = R = Arus yang melalui kumparan 500 A.
6.000 V 12

= 7 105 V = 70 V GGL induksi yang timbul di dalam kumparan 70 V. 13. Jawaban: e Diketahui: = 32 cm = 0,32 m B = 0,75 T v = 8 m/s R = 20 Ditanyakan: , I, F, kutub A dan B

= 500 A

Fisika Kelas XII

99

Jawab: 1) = B v = (0,75)(0,32)(8) V = 1,92 V 2) I = R = 3)


1,92 V 20

= 0,096 A = 96 mA

4)

F=BI = (0,75)(0,096)(0,32) N = 0,02304 N = 23,04 mN Arah gaya Lorentz ke kiri berlawanan dengan arah kecepatan. Medan magnet masuk bidang gambar dan arah gaya Lorentz ke kiri sehingga arus ke atas. Arus mengalir dari positif ke negatif sehingga B positif dan A negatif.

16. Jawaban: d Diketahui: = 60% Np = 4.000 Ns = 2.000 Vp = 220 V Ip = 2 A Ditanyakan: Vs, Ps, Is, dan R Jawab: 1)
Vp Vs

Np Ns

Vs =

2.000 (220 4.000

V)

= 110 V 2)

=
60% = 60% =

Ps Pp Ps Vp Ip

100% 100% 100%

14. Jawaban: c Diketahui: L = 0,5 H I = 3t 2 + 6t 2 = 42 V Ditanyakan: t Jawab:

Ps (220 V)(2 A)

Ps = 264 W 3) 4) Is = R=
Ps Vs Vs Is

dI L dt
(3t 2 + 6t 2) dt

264 W 110 V
110 V

= 2,4 A

42 = (0,5)

= 2,4 A = 45,83

42 = 0,5(6t + 6) 42 = 3t 3 3t = 45 t = 15 GGL induksi diri 42 V saat t = 15 s. 15. Jawaban: d Diketahui: Vp Vs Is Ditanyakan: Ip Jawab: = 180 V = 18 V =2A = 80%

17. Jawaban: a Diketahui: Ip = 1,5 A Vp = 200 V Np = 6.000 Ns = 1.500 = 75% Ditanyakan: Rlampu Jawab: Vs = =
Ns Np

Vp V) = 50 V

1.500 (200 6.000

Ps Pp

100%
Vs I s Vp Ip

Ps Pp

100%
Ps Vp Ip Ps Vp Ip

80% = 0,8 = Ip =

100% A

75% = 0,75 =

100%

(18 V)(2 A) (180 V)Ip

2 8

= 0,25 A

Nilai Ip sebesar 0,25 A.

Ps = (0,75)(200)(1,5) W = 225 W Ps =
Vs2 R

100

Kunci Jawaban dan Pembahasan

R = =

= 11,11 A Hambatan lampu kira-kira 11,11 . 18. Jawaban: c Diketahui: Vp Vs Np Ps = 50 V = 200 V = 800 V = 80% = 80 W

(50 V)2 225 W 2.500 A 225

=
=

Ps Pp

100% 100%

120 W 480 W

= 25% Efisiensi trafo 25%. B. Uraiant 1. Diketahui: N = 100 r = 1 (10 cm) = 5 cm = 5 102 m R = (120 + 80) = 200 B = 100 mT = 0,1 T Ditanyakan: q Jawab:
2

Ditanyakan: Ip, Is, Pp, Ns Jawab: 1)

Ps Vp Ip

100%
80 W (50 V)Ip

= N t = N
I= R
q t

BA t

80% = Ip = 2) 3) 4) Is =
Ps Vs

100% =2A

80 W (50 V)(0,8)

NBA R t NBr2 R (100)(0,1)(3,14)(5 102 )2 200

80 W 200 V

= 0,4 A

q= =

Pp = Vp Ip = (50 V)(2 A) = 100 W Ns =


Vs Vp

C = 392,5 C

Np =

200 V (800) 50 V

= 3.200

Muatan listrik yang mengalir 392,5 C. 2. Diketahui: B = 1,2 T v = 0,2 m/s =1m Ditanyakan: a. b. I Jawab: a. = B v = (1,2 T)(1 m)(0,2 m/s) = 0,24 volt b. Arus induksinya jika R = 20 =IR I = R = 20 = 0,012 A 3. Diketahui: A
B t
0,24 V

19. Jawaban: b Diketahui: Ip = 2 A Vp = 220 V Ps = 418 watt Ditanyakan: Jawab:

=
=

Ps Pp Ps Ip Vp

100% 100% = (2 A)(220 V) 100% = 95%


418 watt

Efisiensi trafo tersebut 95%. 20. Jawaban: c Diketahui: Vlampu Plampu Vp Ip Ditanyakan: Jawab: Ps = 4Plampu = 4(30 W) = 120 W Pp = VpIp = (120 V)(4 A) = 480 W =6V = 30 W = 120 V =4A

= 0,06 m2 = 2 104 T/s

R = 20 Ditanyakan: besar dan arah I Jawab: I = R = t R = =


NA
B t

R (1)(0,06)(2 104 ) 20

A = 6 107 A

Arus induksi yang timbul sebesar 6 107 A. 101

Fisika Kelas XII

4. Diketahui:

B t A Ditanyakan: Jawab: B = B A sin


B t

= 45 = 15 Wb/m2 = 0,2 sekon = 0,4 m2

Jawab: L = =
0 N 2 A 0 N 2 A L
(4 107 Wb/Am)(602 )(0,0018 m2 ) 5 105 H

= (15 Wb/m2)(0,4 m2) 2 2 = 3 2 Wb

= 0,163 m = 16,3 cm Panjang solenoid 16,3 cm. 8. Diketahui: m V I t h g Ditanyakan: Jawab: = 2 kg = 50 V = 3,92 A =1s = 2,5 m = 9,8 m/s2

3 2 Wb 0,2 s

= 15 2 volt

GGL induksi yang timbul 15 2 volt. 5. Diketahui: = 30 cm = 0,3 m B = 2,5 104 T v = 8 m/s R = 0,02 Ditanyakan: a. I b. besar F Jawab: a. = B v = (2,5 104)(0,3)(8) V = 6 104 V I= R = = 0,03 A 0,02 Arus induksi yang mengalir pada kawat sebesar 0,03 A. F=BI = (2,5 104)(0,03)(0,3) N = 2,25 106 N Gaya Lorentz yang bekerja pada kawat 2,25 106 N.

6 10
4

=
= =

Ep

W mgh V It

100% 100% 100% =


49 196

(2)(9,8)(2,5) (50)(3,92)(1)

100% = 25%

Efisiensi elektromotor 25%. 9. Diketahui: Vp = 250 V Vs = 50 V Ps = 120 W = 80% Ditanyakan: Pp, Is, dan Ip Jawab:

b.

6. Diketahui:

N = 800 t = 0,01 sekon B2 = 4 105Wb = 1,5 volt Ditanyakan: Jawab:

=
80% =

Ps Pp

100% 100%

120 W Pp
0,8

Pp = 120 W = 150 W Is =
Ps Vs

N B t

B =

t N

(1,5 volt)(0,01 s) 800

120 W 50 V 150 W

= 2,4 A

B = 1,875 B = B2 B1

105

Wb

Jadi, kerapatan fluks sebelumnya: B1 = B2 B = (4 105 Wb) (1,875 105 Wb) = 2,125 105 Wb 7. Diketahui: Ditanyakan: A = 0,0018 m2 L = 5 105 H N = 60

Ip = V = = 0,6 A 250 V p Jadi, daya masukan 150 W, arus sekunder 2,4 A, dan arus primer 0,6 A. 10. Diketahui: Vp Vs Np Ps = 20 V = 100 V = 50 = 75% = 30 W Pp Ns Ip Is

Pp

Ditanyakan: a. b. c. d.

102

Kunci Jawaban dan Pembahasan

Jawab: a.

=
75% =

Ps Pp

100% 100%

30 W Pp
0,75

Pp = 30 W = 40 W b.
Ns Np

7. Jawaban: d Diketahui: Vef = 80 V f = 50 Hz Ditanyakan: Vef, Vm, Vrata-rata, Vsesaat Jawab: 1) Vef adalah nilai tegangan yang ditunjukkan oleh alat ukur sehingga Vef = 80 V 2) Vm = Vef 2 = (80 V)( 2 ) = 80 2 V Vrata-rata = = 4)
2Vm
2(80 2 V)

= Vs p
100 V 20 V

Ns =
Pp

(50) = 250

3)

c. Ip = V = =2A 20 V p d. Is =
Ps Vs

40 W

160 2

30 W 100 V

= 0,3 A

Vsesaat = Vm sin t = 80 2 sin 2ft = 80 2 sin (2)(50)t = 80 2 sin 100t V

A.

Pilihan Ganda

1. Jawaban: c Tegangan listrik bolak-balik biasa dinyatakan dalam tegangan efektifnya. Jadi, tegangan listrik rumah tangga yaitu tegangan efektif yang besarnya 220 V. 2. Jawaban: c V m = V ef 2 , pada alat yang menggunakan tegangan AC besar tegangan dinyatakan dalam nilai efektifnya sehingga Vm = 80 2 volt. 3. Jawaban: e Resonansi terjadi bila XL = XC dan Z = R. 4. Jawaban: b Diketahui: V = 50 2 sin 100t volt Ditanyakan: Vef dan Jawab: V = Vm sin t sehingga Vm = 50 2 volt, Vef = 50 volt dan = t = 100t 5. Jawaban: b Rangkaian kapasitif yaitu rangkaian arus bolak balik yang dihubungkan dengan kapasitor. Fase tegangannya t dan fase arus ( t + 90). Dengan demikian, tegangan dan arus memiliki beda fase sebesar 90 dengan arus meninggalkan 90 terhadap tegangan. 6. Jawaban: a Pada resistor I = Im sin t dan V = Vm sin t Arus sesaat t sama dengan tegangan sesaat sehingga sudut fase tegangan dan arus sama.

8. Jawaban: b Vm = tinggi puncak = (2 div)(4 V/div) = 8 volt Vef =


Vm 2

8 2

=4 2 V

T = periode gelombang = (8 div)(5 ms/div) = 40 ms = 0,04 s f=


1 0,04 s

= 25 Hz

Tegangan efektif dan frekuensi arus bolak-balik sebesar 4 2 V dan 25 Hz. 9. Jawaban: a Diketahui: Vm = 3 div T = 8 div Ditanyakan: persamaan tegangan Jawab: Vm = (3 div)(20 V/div) = 60 V T = (8 div)(2,5 ms/div) = 20 ms = 0,02 s T = =
1 f
1 0,02

= 50 Hz

V = Vm sin 2 f t = 60 sin (2)(50)t = 60 sin 100 t Persamaan tegangan yang diukur V = 60 sin 100t

Fisika Kelas XII

103

10. Jawaban: c Diketahui: Vm = 100 V R = 30 VR = 60 V Ditanyakan: XL Jawab: V = V R2 + V L2 (100 V)2=


2

XC = C = 2 f C =
1
100 (2 )(50) 2

= 10.000 = 104 Z = XL XC = (2 )104 = 104 I = Z = =


120 V 104 1,2 106 A

(60

V)2

VL2

VL = (10.000 3.600) V VL =
R I = R

6.400 = 80 V

= 30 = 2 A VL = I XL XL = XL =
VL I 80 V 2A

60 V

VL = I XL = 40 =(
1,2 106

A)(2 104 )

Reaktansi induktif sebesar 40 . 11. Jawaban: e Diketahui: I =5A f = 75 Hz VL = 300 volt Ditanyakan: L Jawab: Induktansi induktor dihitung dengan rumus: XL = 2fL L = 2Lf Nilai XL dicari dengan rumus: XL =
VL I X

= 2,4 102 V = 240 V Beda potensial di ujung-ujung induktor sebesar 240 V. 13. Jawaban: c Diketahui: R = 80 I =2A tan = 4 Ditanyakan: VL Jawab: tan = RL = RL XL = 60 VL = I XL = (2 A)(60 ) = 120 V Tegangan induktor sebesar 120 V. 14. Jawaban: e Diketahui: R = 300 L = H C = F = Vef = 100 V f = 500 Hz Ditanyakan: Z, Ief, VL, VC
10 0,5
105

X X

300 V 5A

= 60 0,13 H

3 4

Sehingga L =

60 2 (75 Hz)

Induktansi induktor kira-kira sebesar 0,13 H. 12. Jawaban: e Diketahui: L = 2 106 H C =


100 2

V = 120 V f = 50 Hz Ditanyakan: VL Jawab: XL = L = 2fL = (2)(50)(2 106) = 2 104

104

Kunci Jawaban dan Pembahasan

Jawab: 1) XL = L = 2 f L = (2)(500)( ) = 500 XC = C = 2 f C =


1 (2 )(500) 10
5

0,5

= 100 Z = = =

16. Jawaban: e Diketahui: R = 900 L = 16 H C = 10 F = 105 F Vef = 150 V = 50 rad/s Ditanyakan: VC Jawab: XL = L = (50)(16) = 800 XC = Z= = = =
1 C

R 2 + (X L X C )2

1 (50)(105 )

= 2.000

(300 )2 + (500 100)2 2


90.000 + 160.000
2 2 2

R 2 + (X L X C )2

= 250.000 = 500 2)
ef Ief = Z

(900 )2 + (800 2.000)2 2


810.000 2 + 1.440.000 2 2.250.000 2
Vef Z

= 3)

100 V 500

= 1.500 = 0,2 A Ief = =


150 V 1.500

= 0,1 A

4)

VL = I XL = (0,2 A)(500 ) = 100 V VC = I XC = (0,2 A)(100 ) = 20 V

VC = Ief XC = (0,1 A)(2.000 ) = 200 V Tegangan di ujung-ujung kapasitor 200 V. 17. Jawaban: a Diketahui: L =
1 25 2

15. Jawaban: a Diketahui: R = 120 XL = 140 XC = 50 Vef = 180 V f = 50 Hz Ditanyakan: V Jawab: Z= = =


R + (X L X C )
2 2

C = 25 F = 25 106 F Ditanyakan: f Jawab: f = 2 =


1 2 1 1
1 LC
1

Hz
1
6

( )(25 10
25 2

Hz

(120 )2 + (140 50)2 2


14.400 2 + 8.100 2
2

= 2 =

2 106 Hz
Hz

= 22.500 = 150 Ief = =


Vef Z 180 V 150

103 2

= 0,5 103 Hz = 0,5 kHz

= 1,2 A

VC = Ief XC = (1,2 A)(50 ) = 60 V Tegangan efektif pada kapasitor 60 V.

18. Jawaban: d Diketahui: R C V I Ditanyakan: L

= 1.200 = 4 F = 4 106 = 260 V = 200 rad/s = 200 mA = 0,2 A

Fisika Kelas XII

105

Jawab: Z =
V I

=
1

260 V 0,2 A

= 1.300

B. Uraian 1. Diketahui:

XC = C =
1 (200)(4 106 )

= 1.250

Z= 1.300 = XL XC =

R 2 + (X L X C )2 (1.200 )2 + (X L X C )2 250.000 2

Vm = 2 cm T = 3 cm Skala horizontal = 6 ms/cm Skala vertikal = 10 V/cm Ditanyakan: a. Vm b. f c. persamaan V Jawab: a. Vm = 2 cm 10 V/cm = 20 V b. T = 3 cm 6 ms/cm = 18 ms = 1,8 102 s f = =
1 T
1 1,8 102 s 100

1.690.000 2 = 1.440.000 2 + (XL XC)2 XL 1.250 = 500 XL = 1.750 L=


XL

1.750 200 rad/s

= 8,75 H

Jadi, nilai L sebesar 8,75 H. 19. Jawaban: a Diketahui: V = 100 V VR = 80 V I =2A Ditanyakan: XL Jawab: V= 100 V = VL = XL =
VL I 60 V

= 1,8 Hz = Hz 9 c. V = Vm sin t = Vm sin 2 f t = 20 sin (2)( = 20 sin 2. a.


10 2

500

VR2

+ VL
2

2 2

500 )t 9 1.000 ( )t 9

Dari grafik terlihat Imaksimum pada 10 A Ief = A Untuk 2 gelombang T = 0,2 sekon, 1 gelombang T = 0,1 sekon f= T = = 10 Hz 0,1 s
1
1

(80 V) + VL 3.600 V
2

VL2 = (10.000 6.400)V2 = 60 V

b.

= 2 A = 30 Reaktansi induktif sebesar 30 . 20. Jawaban: e Diketahui: f =


50

c.

I = Im sin t, Im = 10 A = 2f = 2 (10 Hz) = 20 I = 10 sin 20t A R = 120 C = 200 F = 2 104 F V = 130 V f


50

3. Diketahui: Hz
4

Vm = 400 volt C = 200 F = 2 10 Ditanyakan: Im Jawab: F

= 2f = 2 ( Hz) = 100 rad/s


XC = Im =
1 C
Vm XC

50

= Hz Ditanyakan: a. Z b. I c. Jawab: a. XC =
1 C

= =

1 100(2 104 F)

= 50

= 2 fC =
1 (2 )(
50 )(2

400 volt 50

=8A

104 )

Arus maksimum pada kapasitor 8 A.

= 50

106

Kunci Jawaban dan Pembahasan

Z = = =

R 2 + X C2

5. Diketahui:

(120 )2 + (50 )2 14.400 2 + 2.500 2

R = 40 L = 275 mH = 0,275 H C = 200 F = 2 104 F Vef = 220 V f


100

= 16.900 2 = 130 b. I = = c.
V Z 130 V 130

=1A
XC R 50 120

= Hz Ditanyakan: a. Ief b. P Jawab: a. XL = L = 2 f L = (2)( )(0,275) = 55 XC = C = 2 fC =


1 (2 )(
100 )(2

tan = =

100

= 0,416 = 22,62 4. Diketahui: R = 120 L = 3,4 H C = 20 F = 2 105 F

104 )

= 25 Z = = = = Ief = = b.
R 2 + (X L X C )2

Vm = 200 2 V = 100 Ditanyakan: a. Z b. sifat rangkaian c. Ief Jawab: a. XL = L = (100)(3,4) = 340 XC = C = Z = = =


1 (100)(2 105 )

(40 )2 + (55 25 )2
1.600 2 + 900 2 2.500 2 = 50
Vef Z 220 V 50

= 4,4 A

P = Ief2 R = (4,4 A)2(40 ) =774,4

= 500

R 2 + (X L X C )2

6. Diketahui:

(120 )2 + (340 500)2 2


14.400 2 + 25.600 2

L = 0,6 H Vef = 220 volt R = 20 f


100

= 40.000 2 = 200 b. c. Oleh karena XC > XL maka rangkaian bersifat kapasitif. Vef = = Ief = =
Vm 2
200 2 V 2

= Hz Ditanyakan: a. Z b. Ief c. Jawab: a. Impedansi dihitung dengan rumus: Z =


R 2 + X L2
100

= 200 V

XL = L, sehingga perlu dicari

Vef Z 200 V 200

= 2f = 2 ( Hz) = 200 rad/s XL = L = (200 rad/s)(0,6 H) = 120


Z =
202 + 1202 = 121,7

=1A

Fisika Kelas XII

107

b.

Arus efektif dihitung dengan rumus: Ief =


Vef Z

=
X

220 volt 121,7

= 1,81 A

Resonansi terjadi jika Z = R atau XL = XC. Oleh karena XC > XL maka rangkaian bersifat kapasitif dan tidak terjadi resonansi. 9. Diketahui: L =1H C = 8 F = 8 106 F R = 20 = 400 rad/s V = 100 V Ditanyakan: I, P Jawab: I= Z = =
V
V R + (X L X C )2
2

c.

Sudut fase antara I dan V tan = RL = 20 = 6 = 80,53


120

7. Dari persamaan V dan I terlihat Vm = 100 2 volt, Im = 10 2 ampere, = 45. a. Cos = cos 45 = 2 Cos =
R Z V 1

a.

V R + ( L
2 1 2 ) C

R = Z cos = I cos 45 = ( 10 A ) 2 P = V I cos


100 V 1

2 =5 2
1

100 202 + 400 1

b.

1 400 8 10
6

= (100 V)(10 A)( 2 = 500 2 watt 8. Diketahui:

2)

100 400 + 7.656,25

R = 50 L = 2,2 H C = 2,5 F Vef = 65 V = 400 rad/s Ditanyakan: Ief , P, terjadi resonansi atau tidak Jawab: XC = =
1 C
1 (400)(2,5 106 )

= b.

100 89,76

A = 1,11 A
R

daya P = V I cos ; cos = Z = (100)(1,11)( 89,76 ) = 24,73 watt


20

c.

resonansi terjadi bila XL = XC XL = L = 400 = 400 8 106 = 312,5 XL > XC, rangkaian bersifat induktif dan tidak terjadi resonansi. XC =
1 C

= 1.000

XL = L = (400)(2,2) = 880 Z = = =
R 2 + (X L X C )2

10. Diketahui:

(50 )2 + (880 1.000 )2 (2.500 + 14.400) 2


Vef Z 65 V 130
2

R = 30 C = 250 F = 2,5 104 F I = 2 sin 100t A Ditanyakan: persamaan tegangan Jawab: I = 2 sin 100t A = 100 XC = Z =
1 C

= 130 Ief = =

1 (100)(2,5 104 )

= 40

R 2 + X C2

= 0,5 A

= =

(30 )2 + (40 )2
900 2 + 1.600 2

P = Ief R = (0,5 A)2(50 ) = 12,5

= 2.500 2 = 50

108

Kunci Jawaban dan Pembahasan

tan = = =

XC R 40 30 4 3

5. Jawaban: b F=Bqv= Berdasarkan persamaan di atas, besar gaya yang dialami partikel tergantung pada: 1) besar medan magnetik (B ), 2) besar muatan partikel (q ), 3) besar kecepatan partikel (v ), 4) massa partikel (m ), dan 5) jari-jari lintasan (r ). 6. Jawaban: c Diketahui: I1 = 5 A I2 = 10 A a1 = 5 cm = 0,05 m a2 = 20 cm = 0,2 m I1 Ditanyakan: B Jawab: Bp = B1 + B2 = 2 a + 2 a 1 2
0 = 2 (a + 1

mv 2 r

= 53,13 Vm = Im Z = (2 A)(50 ) = 100 V V = Vm sin(t + ) = 100 sin (100t 53,13) V

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: b Berdasarkan rumus = B v sin , GGL induksi tergantung pada induksi magnetik (B), panjang kawat ( ), kecepatan gerakan kawat (v), dan sudut antara arah medan magnet dan arah kecepatan ( ). Diameter kawat bukan variabel dalam persamaan tersebut. 2. Jawaban: c Sesuai dengan kaidah tangan kanan, apabila suatu penghantar dialiri arus, arah arus tegak lurus dengan arah garis-garis gaya magnet, dengan perumpamaan ibu jari sebagai arah arus dan empat jari yang lain sebagai arah garis gaya magnet. 3. Jawaban: a Dalam percobaan Biot-Savart diperoleh persamaan: dB =
I d

I2 B2 I2 = 10 A

B1

0 I1

0 I 2

I1 = 5 A a1 a2 25 cm

I1

I2 a2

) (
5A 0,05 m

4 10

Wb/Am

10 A ) 0,2 m

= (2 107 Wb/Am)(100 A/m + 50 A/m) = 3 105 Wb/m2 Besar induksi magnet sebesar 3 105 Wb/m2. 7. Jawaban: b Diketahui: q I a v Ditanyakan: F Jawab:
0 B = 2 a

k I d sin r2

= 8 mC = 8 103 C =2A = 5 mm = 5 103 m = 4 m/s

Keterangan:
= kuat arus (A) = elemen panjang = sudut antara elemen arus I dl dengan garis hubung P ke elemen arus I d k = tetapan dB = medan magnet di P yang disebabkan elemen arus I d r = jarak titik ke elemen kawat

(4 107 )(2) 2(5 103 )

T = 8 105 T

4. Jawaban: d

F =Bqv = (8 105)(8 103)(4) N = 2,56 106 N = 2,56 N 8. Jawaban: a Diketahui: I1 I2 a1 a2 =5A =4A = 4 cm = 0,04 m = (4 + 16) cm = 20 cm = 0,2 m = 25 cm = 0,25 m

Ps Pp

100%
daya kumparan sekunder daya kumparan primer

60% =

100%

daya kumparan sekunder daya kumparan primer

100% 60% 3

= 5

Ditanyakan: Ftotal

Fisika Kelas XII

109

Jawab: Ftotal = FPS FQR =( = =


0 I1 I 2 2 a1 0 I1 I 2 2 a2

Jawab: B= ) ) (
1 0,04 mv qr

= =

mr qr Bq 2 f

= =

m q
( 8 )(6,4 1019 ) (2 )(2.000)

(
1 a1

m=

0 I1I 2 2

1 a2

Bq

kg = 2 1023 kg

Massa partikel 2 1023 kg.


1 0,2

(4 107 )(5)(4)(0,25) 2

= (1 106)(20) N = 2 105 N = 20 N 9. Jawaban: e Diketahui: I =2A a = 2 cm = 2 102 m Ditanyakan: B Jawab: B = 2 20 a


I
1 I
(4 107 )(2)

12. Jawaban: d Diketahui: IP = 12 A IQ = 5 A a = 3 cm = 3 102 m Ditanyakan: Jawab:


F F

= =

0 IP IQ 2a
(4 107 )(12)(5) (2 )(3 102 )
4

N/m

= 40 = T = 1 105 T a 4(2 102 ) Induksi magnet di P sebesar 1 105 T masuk bidang gambar. 10. Jawaban: c Diketahui: I1 = 10 A I2 = 6 A a1 = 5 cm = 5 102 m a2 = 3 cm = 3 102 m Ditanyakan: Bp Jawab: Dengan kaidah genggaman tangan, arah medan magnet pada kawat panjang lurus masuk bidang gambar di titik P, sedangkan medan magnet pada kawat melingkar keluar bidang gambar di titik P. Bp = B1 B2
0 1 = 2 a1

= 4 10 N/m Oleh karena arus pada kawat P dan Q berlawanan arah maka gaya yang dialami kawat 4 104 N/ m tolak-menolak. 13. Jawaban: d Diketahui: I =5A 0 = 4 107 WbA1m1 a = 2 cm = 2 102 m Ditanyakan: induksi magnet (B ) Jawab: B = =
0 I 2a
(4 107 Wb/Am)(5 A) 2 (2 102 m)

= 5 105 Wb/m2 = 5 105 T Menggunakan kaidah genggaman tangan kanan, ibu jari searah arus, genggaman tangan searah medan magnet menjauhi bidang kertas. 14. Jawaban: c Diketahui: = 0,10 mV = 1 104 V B = 0,080 T = 2 mm = 2 103 m Ditanyakan: v Jawab: =B v v= B = = 0,625 m/s (0,080 T)(2 103 m) Kecepatan aliran darah tersebut 0,625 m/s. 15. Jawaban: b Diketahui: = 15 cm = 0,15 m B = 0,4 T F = 1,2 N Ditanyakan: I

1 104 V

0 I 2 2a2

= (4 105 4 105) T = 8,56 105 T = 85,6 T Tanda negatif artinya medan magnet di titik P 85,6 T keluar bidang gambar (searah dengan B2). 11. Jawaban: a Diketahui: q = 4qe = (4)(1,6 1019 C) = 6,4 1019 C B= 8 T f = 2.000 Hz Ditanyakan: m

(4 107 )(10) (2 )(5 102 )

(4 107 )(6) (2)(3 102 )

110

Kunci Jawaban dan Pembahasan

Jawab: Besar arus: F =BI I =


F B

Jawab:
Vs Vp

Ip Is

1,2 N (0,4 T)(0,15 m)

= 20 A

Vs =
Np Ns

1 (220 4
Vp Vs

V) = 55 V
220 V

Arah arus ditentukan menggunakan kaidah tangan kanan. Jari telunjuk sebagai arah B menunjuk ke kanan, jari tengah sebagai arah F masuk bidang gambar, sehingga ibu jari sebagai arah arus menunjuk ke atas. Dengan demikian, arus yang mengalir sebesar 20 A dari B ke A. 16. Jawaban: a Diketahui: N = 2.000 r = 8 cm = 8 102 m =1m I =5A Ditanyakan: W Jawab: A = r2 = (8 102 m)2 = 6,4 103 m2 L = = W= =
0 N A
(4 107 )(2.000)2 (6,4 103 ) 1
2

Np = (100) = 400 55 V Jadi, x = 400 dan y = 55 V. = 19. Jawaban: d Diketahui: Vp Vs Ps Ditanyakan: Ip Jawab: = 20 V = 200 V = 40 W = 80%

=
80% = Pp = Ip = =
Pp Vp

Ps Pp

100% 100% = 50 W

40 W Pp
40 W 0,8

= 0,010242 H
1 2 LI 2

1 (0,010242)(5)2 2

= 0,1282 J

Kuat arus pada kumparan primer sebesar 2,5 A. 20. Jawaban: d Diketahui: Np : Ns = 1 : 2 Vp = 40 V Ip = 4 A P = 16 W Vs = 80 V Ditanyakan: Is Jawab: Pp = Vp Ip = (40 V)(4 A) = 160 W Ps = Pp P = (160 16) W = 144 W Is =
Ps Vs

50 W 20 V

= 2,5 A

Energi yang tersimpan dalam solenoid adalah 0,1282 J. 17. Jawaban: c Diketahui: I = 2,5 A t = 0,2 s = 36 V Ditanyakan: L Jawab:

= L
36 = L=

I t (2,5) L 0,2 7,2 = 2,88 2,5

Induktansi diri pada rangkaian 2,88 H. 18. Jawaban: e Diketahui: Np = x Ns = 100 Vp = 220 V Vs = y Ip = 1 A Is = 4 A Ditanyakan: x dan y

144 W 80 V

= 1,8 A

Kuat arus keluarannya sebesar 1,8 A. 21. Jawaban: a Diketahui: Ip Vp Np Ns Ditanyakan: R = 80% =1A = 200 V = 7.500 = 1.500

Fisika Kelas XII

111

Jawab:
Vs Vp

Ns Np

Jawab: XL = L = 2 f L V) = 40 V = (2)( )(0,25) = 50 XC =


1 C

100

Vs =

1.500 (200 7.500

= =

1 2 f C
1 (2 )(
100 )(2,5

Vs I s Vp Ip

100%
(40 V)I s (200 V)(1 A)

105 )

= 200

80% = Is = R =
Vs Is

100% 1) =4A Z = = = = 2) 3) 4) Ief =

(200 V)(1 A)(0,8) 40 V

R 2 + (X L X C )2

40 V 4A

(200 )2 + (50 200 )2


40.000 2 + 22.500 2 62.500 2 = 250
Vef Z 100 V

= 10

Hambatan lampu L sebesar 10 . 22. Jawaban: e Diketahui: P = 40 watt = 100% Is = 2 A Ditanyakan: Vs Jawab: P = Vs Is = Vp Ip 40 watt = Vs 2 A Vs =
40 watt 2A

= 250 = 0,4 A

P = Ief2 R = (0,4 A)2(200 ) = 32 W VL = Ief XL = (0,4 A)(50 ) = 20 V

= 20 volt

Tegangan sekundernya sebesar 20 volt. 23. Jawaban: a Diketahui: Vm = 2 div Ditanyakan: Vef Jawab: Vm = (2 div)(50 V/div) = 100 V Vef =
Vm 2

100 V 2

= 50 2 V

Tegangan jika diukur dengan voltmeter 50 2 V. 24. Jawaban: b Diketahui: Vm = 100 V I =2A Ditanyakan: P Jawab: Vef =
100 2

26. Jawaban: a Diketahui: VR = 100 V VRC = 125 V R = 400 XL = 600 Ditanyakan: VAB Jawab: VR = Ief R 100 V = Ief (400 ) Ief = 0,25 A VL = Ief XL = (0,25 A)(600 ) = 150 V VRC = VR2 + VC2 125 V =
100 V2 + VC2

(100 V merupakan Vmax)


100 2

P = Vef Ief = (

V)(2 A) = 141 watt

Daya rata-rata rangkaian tersebut 141 watt. 25. Jawaban: b Diketahui: R = 200 C = 25 F = 2,5 105 F L = 0,25 H Vef = 100 V = Hz Ditanyakan: Z, I, P, dan V f
100

15.625 V2 = 10.000 V2 + VC2 VC2 = 5.625 V2 VC = 75 V VAB = VR2 + (VL VC )2 = = =

(100 V)2 + (150 V 75 V)2


10.000 V2 + 5.625 V2 15.625 V2

Nilai VAB sebesar 125 V.

112

Kunci Jawaban dan Pembahasan

27. Jawaban: c Berdasarkan gambar, tegangan mendahului arus dengan beda fase 90. Dengan demikian, diagram fasor tersebut menunjukkan rangkaian induktor. XL =
VL I

8V 0,4 A

= 20

XL = L L= =
XL 2 f 20 (2 )(100 Hz)

0,1

H
0,1

30. Jawaban: c Diketahui: I = 2,5 A VL = 200 V V = 150 V = 100 rad/s Ditanyakan: C Jawab: V = VL VC VC = VL V = (200 150) V = 50 V XC = XC = C = =
VC I

Reaktansi induktif 20 dan induktansinya 28. Jawaban: d Diketahui: R = 11 XL = 120 XC = 120 V = 110 V f = 60 Hz Ditanyakan: VC Jawab: Z= = = I =
V Z 110 V

H.

50 V 2,5 A

= 20

1 C 1 XC 1 (20)(100)

= 5 104 F = 500 F

Kapasitansi kapasitor sebesar 500 F. B. Uraian


AB BC

R 2 + (X L X C )2

1. Diketahui:

= =

DE CD

= 0,5 m = 0,5 2 m

112 + (120 120)2


11 = 11
2

I =4A B = 0,6 Wb/m2 Ditanyakan: a. FAB c.

FCD

= 11 = 10 A Jadi, VC = I XC = (10 A)(120 ) = 1.200 volt. 29. Jawaban: a Diketahui: L = 2,5 H f = 100 Hz 2 = 10 Ditanyakan: C Jawab: f = 2 f2 = C = = =
1
1 LC

b. FBC d. FDE Jawab: a. FAB = I AB B = (4 A)(0,5 m)(0,6 Wb/m2) = 1,2 N b. FBC = I


BC

B sin 45
1

= (4 A)(0,5 2 m)(0,6 Wb/m2)( 2 2 ) = 1,2 N c. FCD = I


CD

B sin 45
1

1 1 4 2 LC
1 4 2 f 2 L 1 (4)(10)(100)2 (2,5)

d.

= (4 A)(0,5 2 m)(0,6 Wb/m2)( 2 2 ) = 1,2 N FDE = I DE B = (4 A)(0,5 m)(6 Wb/m2) = 1,2 N


s

2. Diketahui:

= 106 farad = 1 mikrofarad Kapasitas kapasitor sebesar 1 mikrofarad.

1 106

= 12,56 cm = 4 cm = 4 102 m Ns = 100 at = 10 cm = 0,1 m Is = It Bs = Bt Ditanyakan: Nt

Fisika Kelas XII

113

Jawab: Bs = Bt
0 N s I s
s

r = =

mv qB

= =

Ns
s

0 N t I t 2 at Nt 2 at
(100)(2 )(0,1) (4 102 )

(1 ,67 1027 )(3 105 ) (1 ,6 1019 )(0,5)

Nt = 3. Diketahui:

= 500

6,26 103 m = 6,26 mm Jari-jari lintasan proton 6,26 mm. 5. Diketahui: Np Ns Ip Vp Ditanyakan: a. b. c. Jawab: a. = 1.500 = 6.000 = 75% =2A = 100 V Ps Is Rlampu

Jumlah lilitan pada toroid 500 lilitan. IP IQ IR aPQ aPR = 10 A =5A =8A = 20 cm = 0,2 m = 40 cm = 0,4 m = 50 cm = 0,5 m

Ditanyakan: FP Jawab: FP = FPQ FPR = = =


0 IP I Q 2 aPQ
FPR P FPQ Q R

Ps Pp

100%
Ps (Vp )(Ip )

(
IQ aPQ

0 IP IR 2aPR

75% 100%

Ps = (0,75)(100)(2) W = 150 W )
8 0,4
20 cm 20 cm

0 IP 2

IR aPR

b.

Vs Vp

Ns Np
(6.000)

(4 107 )(10) 5 (0,5)( 2 0,2

)N

Vs = (1.500) (100) = 400 V Is =


Ps Vs

= 106(25 20) N = 5 106 N = 5 N Gaya yang dialami kawat P sepanjang 50 cm sebesar 5 N. 4. Diketahui: Ek B m q Ditanyakan: r Jawab: Ek = 2 m v 2 v = = =
2E k m 2(7,515 1017 ) 2 2 m /s 1 ,67 1027

= 400 V = 0,375 A c. R =
Vs Is

150 W

= 7,515 1017 J = 0,5 T = 1,67 1027 kg = 1,6 1019 C

= 0,375 A 1.066,67 6. Diketahui: Vm = 3 div T = 8 div Ditanyakan: a. Vm b. Vef c. f d. persamaan V Jawab: a. Vm = (3 div)(10 V/div) = 30 V Vef = = c.
Vm 2 30 2

400 V

9 1010 m2 /s2

b.

= 3 105 m/s

V = 15 2 V

T = (8 div)(20 ms/div) = 160 ms = 0,16 s f =


1 0,16

= 6,25 Hz

114

Kunci Jawaban dan Pembahasan

d.

V = Vm sin t = Vm sin 2 f t = 30 sin (2)(6,25)t = 30 sin 12,5t V

c.

tan = =

xL x C R (60 150 ) 120 90 120 3 4

7. Diketahui:

R = 30 L = 104 H f = 100 kHz = 1 105 Hz V = 100 V Ditanyakan: Z dan I Jawab: XL = L = 2 f L = (2)(3,14)(105 Hz)(104 H) = 62,8 Z =
X L2 + R 2
2 2

= = 9. Diketahui:

= 36,87
f = 100 Hz XL = 1.000 XC = 4.000 Ditanyakan: fr Jawab: XL = 2 f L L =
1.000 2 (100 Hz) 1

= (62,8 ) + (30 ) = I = =

= henry

4.843,84 2 = 69,6
V Z 100 69,6

XC = C C =
1 2 (100 Hz)(4.000 )

1 ,25 106

farad

= 1,44 A

Rangkaian beresonansi dengan frekuensi: f = 2 = 2 = 2 = 2 =


1 1 1 1
1 LC
1
5 ( 1,25 106 H)(

Impedansi dan kuat arus berturut-turut 69,6 dan 1,44 A. 8. Diketahui: R = 120 XL = 60 XC = 150 Vef = 240 V = 200 rad/s Ditanyakan: a. Ief b. VL, VR, VC c. Jawab: a. Z = = = =
R 2 + (X L X C )2

F)

1
6,25 106

Hz

( 2 )(16 104 ) Hz
Hz

4 102 2

= 200 Hz 10. Diketahui:


2

V = 110 V f
50

(120 ) + (60 150 )


14.400 2 + 8.100 2

22.500 2 = 150
ef Ief = Z

= 150 = 1,6 A b. VL = Ief XL = (1,6 A)(60 ) = 96 V VR = Ief R = (1,6 A)(120 ) = 192 V VC = Ief XC = (1,6 A)(150 ) = 240 V

240 V

= Hz R = 120 XC = 60 Ditanyakan: a. I b. VAB, VBC c. Jawab: Z = R 2 + X C2 = (120 )2 + (60 )2 = 134,2

Fisika Kelas XII

115

a.

V=IZ I =
V Z

110 134,2

= 0,82 A

b.

VAB = tegangan pada kapasitor VC = I XC = (0,82 A)(60 ) = 49,2 volt VBC = tegangan pada resistor =IR = (0,82 A)(120 ) = 98,4 volt Sudut fase rangkaian dihitung: tan = RC tan = 120 = 2
60 1 X

4. Jawaban: c Diketahui: fp = 2.000 Hz fs = 1.700 Hz v = 340 m/s Ditanyakan: vp Jawab: fp = 2.000 =


2.000 1.700
v + vp v v + vp v 340

fs 1.700

340 + v p

c.

400 = 340 + vp vp = 60 m/s = 216 km/jam Jadi, kecepatan pesawat udara itu 216 km/jam. 5. Jawaban: c Diketahui: = 5.000 = 5 107 m n =2 = 30 Ditanyakan: N Jawab: d sin = n d=
n sin
2(5 10 7 m) sin 30

= 26,56

Latihan Ulangan Akhir Semester 1


A. Pilihan Gandaawaban yang tepat! 1. Jawaban: d y = 0,20 sin 0,4(x 60t) = 0,20 sin(0,4x 24t) x=
35 12

cm y = 0,20 sin(0,4( = 0,20 sin(


35 30

35 12

) 24t)

= =

24t)

10 6 m
1 2

= 2 106 m

2. Jawaban: b Diketahui: y = 0,05 sin (16t + 4x) Ditanyakan: v Jawab: Persamaan umum gelombang: y = A sin (t + kx) y = 0,05 sin (16t + 4x) k = v v= k
16

N = d = =

1 2 10 6 m 1 2 10 4 cm

v = 4 m/s = 4 m/s = 12,56 m/s Cepat rambat gelombang 12,56 m/s. 3. Jawaban: c Diketahui: TI1 = 60 dB TI2 = 80 dB Ditanyakan: n Jawab: TI2 = TI1 + 10 log n 80 = 60 + 10 log n log n = log n = 2 n = 100 Jumlah mesin yang digunakan 100.
80 60 10

= 0,5 104 goresan/cm = 5 103 goresan/cm Jumlah garis per cm kisi 5 103 goresan. 6. Jawaban: b Diketahui: d L n Ditanyakan: y Jawab: y= =
n L d
3(6 107 )(1) (4 104 )

= 6.000 = 6 107 m = 0,4 mm = 4 104 m =1m =3

= 4,5 103 m = 4,5 mm Jarak antara pola difraksi gelap ke-3 dengan terang pusat 4,5 mm.

116

Kunci Jawaban dan Pembahasan

7. Jawaban: a Diketahui: L y n Ditanyakan: d Jawab: d=


n L y

= 1,5 m = 400 nm = 4 107 m = 0,3 mm = 3 104 m =1

x = 3 cm Medan listrik yang bernilai nol terletak pada jarak 3 cm di sebelah kanan qR dan 12 cm di sebelah kiri qS. 10. Jawaban: a Diketahui: +q1 = 10 C +q2 = 20 C Fq = 0 2 rq q = r1 = a 1 2 rq q = r2 = 0,5a 2 3 Ditanyakan: q3 Jawab: Fq q arahnya ke kanan, supaya Fq = 0
1 2 2q3 2

1(4 107 m)(1,5 m) (3 104 ) m

= 2 103 m

Jarak antara kedua celah sebesar 2 103 m. 8. Jawaban: d Diketahui: y = 1,54 102 m L=5m d = 1 mm = 1 103 m n=5 Ditanyakan: Jawab: Garis gelap (interferensi minimum)
y dL

Fq

harus ke kiri.
2 1q2

Fq = Fq 0=k k
q1 q 2 r12 10 C a2

Fq

2q3

= (n +

1 ) 2 1 L ) 2 d 1 (5 m) ) 2 (1 103 m)

q1 q 2 r12 q2 q3 r22 q3

q2 q3 r22

=k =

y = (n + 1,5 102 m = (5 + =

(0,5a)2

(1,54 102 m)(1 103 m) (5 m)(5,5)

q3 = (10 C)(0,5)2 = 2,5 C Jadi, muatan q3 sebesar 2,5 C. 11. Jawaban: d Diketahui: q1 q2 q3 r13 Ditanyakan: F3 Jawab:
F23 q1

= 5,6 107 m = 5.600 Panjang gelombang sumber 5.600 . 9. Jawaban: d Diketahui: qR = +5 C qS = +80 C r = 15 cm Ditanyakan: x saat E = 0 Jawab: E = 0 ER = ES ER = ES
k qR rR2

= +20 108 C = 5 108 C = 4 108 C = r23 = 5 cm = 5 102 m

F13 q3 q2

= = = =

k qS rS2
qS

F13 = =

k q1q 3 (r13 )2 (9 109 )(20 108 )(4 108 ) (5 102 )2

qR x2 5 x2
r x x r x x
2 2

(r x )2 80 (r x )2

= 0,0288 N F23 = =
k q2 q3 (r23 )2

80 5

= 16 =4

= 0,0072 N

(9 109 )(5 108 )(4 108 ) (5 102 )2

r x x

r x = 4x r = 5x 15 = 5x

F3 = F13 + F23 = (0,0288 + 0,0072) N = 0,036 N (tanda negatif menunjukkan arah) Gaya pada q3 sebesar 0,036 N ke kiri.

Fisika Kelas XII

117

12. Jawaban: e Diketahui: r = 5 mm = 5 103 m q = 18 C = 1,8 105 C Ditanyakan: E Jawab: E = =


kq r2 (9 109 )(1 ,8 105 ) (5 103 )2

16. Jawaban: b Diketahui: q = 50 C = 5 105 C r = 9 cm = 9 102 m Ditanyakan: E Jawab: E=k


q r2
5 105 C

N/C

= (9 109) (9 102 )2 = 5,6 107 N/C Medan listrik pada jarak 9 cm dari pusat bola sebesar 5,6 107 N/C. 17. Jawaban: c Diketahui: C1 = 10 F seri C2 = 5 F C3 = 4 F V = 22 volt Ditanyakan: Vgab Jawab:
1 C ek

= 0,648 1010 N/C = 6,48 109 N/C Kuat medan listrik di titik A sebesar 6,48 109 N/C. 13. Jawaban: a Diketahui: jarak = R muatan = q V = 1,8 105 V E = 9 105 N/C Ditanyakan: q Jawab: R= E = = 0,2 m 9 105 V = kR q = k =
q VR
(1 ,8 105 V)(0,2 m) (9 109 N/C)

1 ,8 105

= = = =

1 C1

1 C2

+ +

1 C3

1 1 + 10 5 2+4+5 20 11 20 20 11

1 4

= 4 106 C = 4 C Besar muatan q adalah 4 C. 14. Jawaban: d Ek = Ep = q V = qV = 3eV Energi kinetik akhir ion tersebut 3eV. 15. Jawaban: e Diketahui: q1 = q2 = q3 Ditanyakan: FC Jawab:
F Fb C q3 Fa

Cek =

q =CV =
20 11

F (22 V) = 40 C

Muatan gabungan kapasitor sebesar 40 C. 18. Jawaban: b Diketahui: C = 40 F = 4 105 F V = 20 volt A = 200 cm2 = 2 102 m2 Ditanyakan: Jawab: C= V q =CV = (4 105 F)(20 volt) = 8 104 C
q

A q1 q2 B

q A

8,0 104 C 2 102 m2

= 4 102 C/m2

ABC sama sisi, maka = 60 FC = = =


Fa2 + Fb2 + 2FaFb cos 60

Rapat muatan setiap keping konduktornya sebesar 4 102 C/m2. 19. Jawaban: a Diketahui: A = 50 cm2 = 5,0 103 m d = 1 mm = 103 m 0 = 9 1012 C2/Nm2 Ditanyakan: C

2F + 2F
3F 2 = F 3

1 2

Gaya Coulomb pada titik C sebesar F 3 .

118

Kunci Jawaban dan Pembahasan

Jawab: C= =
A 0 d
(9 1012 )(5,0 103 ) 103

Cp dan C3 disusun seri


1 C ek

= = =

1 Cp

+ + +

1 C3

= 4,5 1013 F = 45 pF Nilai kapasitor 45 pF. 20. Jawaban: d C = 0


A d A 2d 2A 2d

1 30 1 30 3

1 15 2 30

= 30 Cek = 10 F
1 C 2

C1 = 0 C2 = 0 C3 =

q = VCek = (120 V)(10 F) = 1.200 C V3 = C = Jadi, beda potensial di ujung-ujung C3 adalah 80 V. 23. Jawaban: a Diketahui: C1 = 3 F C2 = 9 F V = 10 V Ditanyakan: Ctotal, q2, W1, W2 Jawab: Ctotal = C1 + C2 = 3 F + 9 F = 12 F Kapasitas pengganti untuk C1 dan C2 sebesar 12 F. q2 = C2V = (9 F)(10 V) = 90 C Muatan listrik yang ada di C2 sebesar 90 C. = 200 C W1 = 2 C1V 2 = 2 (3 106 F)(10 V)2 = 1,5 104 J Energi yang tersimpan di C1 sebear 1,5 104 J. W2 = 2 C2V 2 = 2 (9 106 F)(10 V)2 = 4,5 104 J Energi yang tersimpan di C2 sebesar 4,5 104 J. 24. Jawaban: b F = I B sin , jika tegak lurus = 90 sehingga sin 90 = 1. F=I F= B sedangkan I = R dengan = B B=
B
2 2

=C =C = 8C = 2C

1 2A 2 0 d
2A
1 d 2

C4 = 20 C5 =

1.200 C 15 F

= 80 V

Kapasitas terbesar dimiliki oleh C4. 21. Jawaban: c Diketahui: C1 = 20 F C2 = 50 F V = 14 V Ditanyakan: V50 F Jawab:
1 C ek

2A 1 2 0 1d 2

= =

1 1 + 50 20 5+2 7 = 100 100 100 7

Cek =

F
100 F 7

q = V Cek = (14 V) V50 F = =

q C 200 F 50 C

= 4 volt

Jadi, potensial pada kapasitor 50 F sebesar 4 V. 22. Jawaban: d Diketahui: V = 120 V C1 = 10 F C2 = 20 F C3 = 15 F Ditanyakan: V3 Jawab: 10 F dan 20 F disusun paralel Cp = C1 + C2 = 10 F + 20 F = 30 F

B v R

Fisika Kelas XII

119

25. Jawaban: e Diketahui: e = 1,6 1019 C m = 9,1 1031 kg r1 = 4 1012 m r2 = 8 1012 m v0 = 0 Ditanyakan: v Jawab: V1 = k
q1 r1

27. Jawaban: b Diketahui: IA IB IC AB BC 0 Ditanyakan: F Jawab:


A 15 A F1 4 cm B 10 A F2

= 15 A = 10 A = 20 A = 4 cm = 4 102 m = 6 cm = 6 102 m = 4 107 Wb/Am

= (9 109 Nm2/C2) 4 1012 m = 360 V V2 = k


q2 r2

1 ,6 1019 C

C 20 A

= (9

= 180 V Ep = Ek
1

1 ,6 1019 C 109 Nm2/C2) 8 1012 m

6 cm

F1 =
1

0 I A IB 2 AB
(4 107 Wb/Am)(15 A)(10 A)(20 102 m) (2 )(4 102 m)

q V = 2 m v 2 + 2 m v 2 q V = m v 2 v= =
q V m

= 1,5 104 N F2 =
0 IB IC 2 BC
(4 107 Wb/Am)(10 A)(20 A)(20 102 m) (2 )(6 102 m)

(1 ,6 10

19

C)(360 180) V 9,1 1031

5,6 m/s Jadi, kecepatan elektron berkisar 5,6 106 m/s. 106 26. Jawaban: e Diketahui: B = 1,5 T V = 5 106 eV m = 1,7 1027 kg q = 1,6 1019 J/eV Ditanyakan: F Jawab: Ek = V q = (5 106 eV)(1,6 1019 J/eV) = 8 1013 J Ek = 2 m v 2 v = =
2E k m

= 1,33 104 N Gaya yang bekerja pada kawat B F = F1 F2 = (1,5 104 1,33 104) = 0,17 104 N Gaya magnet yang bekerja pada kawat B yang panjangnya 20 cm adalah 0,17 104 N. 28. Jawaban: b Diketahui: I = 30 A B = 1,2 104 T 0 = 4 107 Wb/Am Ditanyakan: a Jawab:
0 0 B = 2 a = 2 a B

(4 107 Wb/Am)(30 A) (2 )(1 ,2 104 T)

2(8 1013 J) 1,7 1027 kg

= 3,1 107 m/s F = q v B sin = (1,6 1019 J/eV)(3,1 107 m/s)(1,5 T) sin 90 = 7,4 1012 N Jadi, gaya yang bekerja pada proton sebesar 7,4 1012 N.

= 5 102 m = 5 cm Jarak titik P dari kawat adalah 5 cm. 29. Jawaban: c Diketahui: N = 2.400 I =5A = 60 cm = 0,6 m Ditanyakan: Bujung

120

Kunci Jawaban dan Pembahasan

Jawab: B = =
1 0 NI 2
(4 107 Wb/Am)(2.400)(5 A) (2)(0,6 m)

32. Jawaban: c Diketahui: = 80% Vp = 1.000 V Vs = 200 V Ps = 40 W Ditanyakan: Ip Jawab:

= 4 103 T Besar induksi magnetik di ujung solenoida 4 103 T. 30. Jawaban: b Diketahui: F = 6,4 1021 N e = 1,6 1019 C I =2A a = 20 cm = 0,2 m Ditanyakan: v Jawab: F =Bqv v = = =
F Bq

=
80% =

Ps Pp

100% 100%

40 W Pp

Pp = 50 W Pp = VpIp Ip =
Pp Vp

F
0I q 2 a

6,4 1021 N
(4 107 Wb/Am)(2 A) (1 ,6 1019 2 (0,2 m)

= 1.000 V = 0,05 A Arus pada kumparan primer sebesar 0,05 A.


C)

50 W

(2 106

6,4 1021 N Wb/m2 )(1 ,6 1019 C)

33. Jawaban: a Diketahui: Ditanyakan: L Jawab:


t

= 20 mV = 2 102 V = 2 A/s

=2 m/s Kecepatan elektron sebesar 2 104 m/s. 31. Jawaban: c Diketahui: Ip Vp Np Ns Ditanyakan: Rs Jawab:
Vs Vp

104

=2A = 200 V = 4.000 = 2.000 = 50% = 0,5

= L t
2 102 = L t
2 102 2
2

=L

10 = L Induktansi diri kumparan tersebut 102 H. 34. Jawaban: c Diketahui: N1 = 1.000 r = 0,2 m A = 8 103 m2 I 1 = 6 A 2 A = 4 A t = 1 s N2 = 10 0 = 4 107 Wb/Am Ditanyakan: ind Jawab: Induksi silang di toroid: L = =
0 N 1N 2 A 2 r
(4 107 Wb/Am)(1.000)(10 )(8 103 m2 ) 2 (0,2 m)

Ns Np

Vs = =

N s Vp Np

= 100 V

(2.000)(200 V) 4.000

=
Is = =

Vs Is Vp I p

Vp Ip
Vs

=2A
Vs Is

(0,5)(200 V)(2 A) 100 V

Hambatan R adalah: Rs = = 100 V = 50


2A

= 8 105 H

Besar hambatan R adalah 50 .

Fisika Kelas XII

121

GGL induksi pada kumparan:

ind =

I L t1
5

38. Jawaban: b Diketahui: Vef = 130 V = Hz R = 40 L = 150 mH = 0,15 C = 500 F = 5 104 F Ditanyakan: VL Jawab: XL = 2fL f = 2 XC = =
50 1 2fC 50

= (8 10

= 3,2 104 V = 320 V

4A H) 1 s

35. Jawaban: a Diketahui: I = 4,5 A = 1,5 104 Wb N = 600 Ditanyakan: L Jawab: L=N I

(1 ,5 10 Wb) 4,5 A
4

Hz (0,15 H) = 15

1
50 2 H (5 104 F)

= 600 = 0,02 H

= 20 Z = =

36. Jawaban: b Diketahui: V = 12 V I = 500 mA f = 50 Hz Ditanyakan: menyelidiki pilihan a sampai e Jawab: Dari diagram fasor terlihat bahwa arus tertinggal dari tegangan sebesar . Berarti rangkaiannya merupakan rangkaian induktif, sehingga: V = I XL = I( L) = I(2 f L) L = = =
V 2 f I
12 V 2 (50 Hz)(500 103 A)

R 2 + (X L X C )2

(402 + (15 20)2 )2

= 1.600 + 25 = 40,3 VL = IXL = Z XL =


130 V (15 40,3

= 48,4 volt Beda potensial antara ujung-ujung L sebesar 48,4 volt. 39. Jawaban: c Diketahui: R = 600 L =2H C = 10 F = 105 F = 100 rad/s Ditanyakan: Z Jawab: XL = L = (100 rad/s)(2 H) = 200 XC = =
1 C
1 (100 rad/s)(105 H)

240 10

240

mH
240

Jadi, induktansi rangkaian sebesar

mH.

37. Jawaban: d Diketahui: R = 40 L = 40 mH = 4 102 H C = 900 F = 9 104 F Ditanyakan: fr Jawab: fr = = = =


1 2 LC
1 2 (4 102 H)(9 104 F) 1 Hz 2 (6 103 )

= 103 = 1.000 Z = R 2 + (X L X C )2 =
83,33

83,33

Hz Hz.

(6002 + (200 1.000)2 ) 2

Frekuensi resonansi sebesar

= 1.000 Impedansi rangkaian sebesar 1.000 .

122

Kunci Jawaban dan Pembahasan

40. Jawaban: a Diketahui: C = 8 F = 8 106 F V = 150 V f = Hz Ditanyakan: I Jawab: XC = = =


1 C 1 2f C
1
50 2 H (8 106 F)

2. Diketahui:

gelombang stasioner
x

50

y = 4 sin cos (100t ) 15 Ditanyakan: a. b. v Jawab: Persamaan umum y = 2A sin kx cos t k = 15 = 100 a. Jarak simpul yang berdekatan = k=
2 2 k 1 2

= 4 8 10 = I = = B.
104 8
V XC

= 1.250

2
15

= 30 m
1 2

Jarak simpul yang berdekatan = = 0,12 A b.


1 (30 2

m) = 15 m.

150 V 1.250

Arus dalam rangkaian sebesar 0,12 A. Uraian gelombang berjalan y = 0,02 sin (50t + x) x1 = 25 cm = 0,125 m x2 = 50 cm = 0,5 m Ditanyakan: a. arah rambat b. f c. d. v e. Jawab: a. y = 0,02 sin (50t + 3x) Arah rambat gelombang ke kiri dari titik O. b. y = 0,02 sin (50t + x) = 0,02 sin (50t + x) Diperoleh = 50 k= 1. Diketahui:

Kecepatan partikel adalah turunan pertama dari simpangan terhadap waktu. v = dT [4 sin x cos (100t ) 15 = 4 sin x [100 sin (100t )] 15 = 400 sin x sin (100t ) 15 Untuk x = 5 cm = 0,05 m t =
1 6 d

1 v = 400 sin 0,05 sin (100 ) 15 6

3. Diketahui:

TI1 = 60 dB r1 = 5 m r2 = 50 m Ditanyakan: TI2 Jawab:


r1 r 2
2

= 2f f = 2 =
c. d. e. k=
2 2

50 2 2

= 25 Hz

TI2 = TI1 + 10 log

= k = =2m

2 5 = 60 dB + 10 log

50

v = f = (2 m)(25 Hz) = 50 m/s

=
=

(x 2 x1) (0,50 0,25) m 2 1 8

= 60 dB 20 dB = 40 dB Taraf intensitas bunyi pada jarak 50 m dari sumber yaitu 40 dB. 4. Diketahui: vp = 36 km/jam = 10 m/s fs = 690 Hz fp = 700 Hz v = 340 m/s Ditanyakan: vs dan arahnya

Fisika Kelas XII

123

Jawab: fp =
v +vp fs v + vs

Ditanyakan: a. b. c.

Cek V tiap-tiap kapasitor q tiap-tiap kapasitor

700 Hz = m/s(690 Hz) 340 + v s


700 690

340 + 10 350

= m/s 340 + v s
350 340 + v s

Jawab: a. C1 dan C2 disusun paralel Cp = C1 + C2 = (10 + 5) F = 15 F Cp dan C3 disusun seri


1 C ek

1,014 = (340 + vs) m/s =

m/s

350 1,014

m/s

1 Cp

1 C3

=
5

1 15

1 3

1+5 15

= 15

(340 + vs) m/s = 345,17 m/s vs = 5,17 m/s Kecepatan sumber bunyi 5,17 m/s menjauhi pendengar. 5. Diketahui: n =3 = 30 = 640 nm = 6,4 104 m Ditanyakan: d Jawab: d sin = (n +
1 ) 2 1

Cek = 6 F = 2 F Jadi, kapasitas pengganti rangkaian sebesar


5 2

15

F.
5 2

b.

qek = Cek V = F (12 V) = 30 C

Cp dan C3 seri sehingga qp = q3 = 30 C vp =


qp Cp

30 C 15

=2V

d sin 30 = (3 + 2 )(6,4 104 m) d = 44,8 104 m = 4,48 103 m Lebar celah tunggal 4,48 103 m. 6. Diketahui: d ( 2 ) = (3,5)(6,4 104 m)
1

V1 = V2 = 2 V paralel V3 = c.
q3 C3

30 C 3 F

= 10 V

n sin 35 Ditanyakan: N Jawab: d sin = n


d = =
1 d
1 8,42 107 m/garis

= 1,6 107 m = 35 =3 = 0,57

q1 = Vp C1 = (2 V)(10 F) = 20 C Muatan pada kapasitor C1 sebesar 20 C. q2 = Vp C2 = (2 V)(5 F) = 10 C Muatan pada kapasitor C2 sebesar 10 C. q3 = 30 C Muatan pada kapasitor C3 sebesar 30 C. q1 = +6 C = +6 106 C koordinat q1 = (3, 0) q2 = +2 C = 2 106 C koordinat q2 = (3, 0) potensial listrik di A (0, 4) m potensial listrik di B (0, 0) m usaha untuk memindahkan muatan 0,4 C ke titik A
y A 5m 4m q1 + (3, 0) 3m 3m B (0, 0) q2 + (3, 0) 5m

8. Diketahui:

n sin
3(1,6 107 m) 0,57

= 8,42 N = =

107

Ditanyakan: a. b. c. Jawab:

= 0,1188 107 garis/m = 1.188 garis/mm Jumlah garis kisi 1.188 garis/mm. 7. Diketahui: V C1 C2 C3 = 12 V = 10 F = 5 F = 3 F

124

Kunci Jawaban dan Pembahasan

a.

Potensial listrik di titik A (VA) r1 = r1 = 5 m A r2 = r2 = 5 m


A

FBC = =

0 I1 I 2 2 a2

L 0,3

VA =

q k( 1 r1

q2 r2

)
+6 106 5

(4 107 )(30)(40) (2 )(0,75)

= 0,96 104 N +
+2 106 5

= (9 109)(

FAD dan FBC berlawanan arah sehingga resultan gaya adalah selisih aljabar antara kedua gaya. F = FAD FBC = (2,88 104) (0,96 104) = 1,92 104 N Besar gaya magnet pada kawat ABCD sebesar 1,92 104 N. 10. Diketahui: R L C V Ditanyakan: a. b. c. Jawab: = 40 = 0,8 H = 8,08 F = 8,08 106 F = 110 V = 375 rad/s Cpengganti agar I dan V sefase fresonansi

b.

= 1,44 104 volt Potensial listrik di titik A sebesar 1,44 104 V. Potensial listrik di titik B (0, 0) r1 = r1 = 3 m B r2 = r2 = 3 m
B

VB = k(

q1 r1

q2 r2

)
+6 106 3

= (9 109)(

+2 106 3

= 2,4 104 volt c. Potensial listrik di titik B sebesar 2,4 104 V. Usaha untuk memindahkan muatan 0,4 C ke titik A q = 0,4 C = 0,4 106 C WA = q VA = (0,4 106 C)(1,44 104 volt) = 5,76 103 joule (tanda negatif menunjukkan arah) Usaha yang diperlukan sebesar 5,76 103 J. 9. Diketahui: I1 I2 a1 a2 L 0 = 30 A = 40 A = 25 cm = 0,25 m = 75 cm = 0,75 m = 30 cm = 0,3 m = 4 107 Wb/Am

a.

XL = L = (375 rad/s)(0,8 H) = 300 XC = = Z = =


1 C
1 (375)(8,08 106 )

330

R 2 + (X L X C )2

(402 + (300 330)2

Menentukan arah gaya dengan kaidah tangan kanan.


Q D FCD FAB FBC L C I2 I1 FAD A a1 a2 d

= 402 + 302 = 50 Sudut pergeseran fase tg = =


XL X C R 300 330 40

=4

= 3687' Jadi, sudut pergeseran fase sebesar 3687'.


b. Syarat I dan V sefase Z = R, berarti XL = XC XL = C=
1 C 1 (375 rad)(300 )

FAD = =

0 I1 I 2 2 a1

L 0,3

(4 107 )(30)(40) (2 )(0,25)

= 2,88 104 N

8,89 F Jadi, kapasitas pengganti yang digunakan berkisar 8,89 F.

Fisika Kelas XII

125

c.

Frekuensi resonansi f = 2 = 2
1 1 1
1 LC

1 0,8 8,08 106

Jawab: I = e T4 = (0,4)(5,67 108 W/m2K4)(100 K)4 = 2,268 W/m2 Jadi, intensitas radiasi total yang dipancarkan sebesar 2,268 W/m2. 3. Jawaban: c Berdasarkan persamaan pergeseran Wien m T = C Jadi, m > m > m
1 2 3

= 2 (393,32) 62,63 Hz Jadi, resonansi berkisar 62,63 Hz.

Bab V Radiasi Benda Hitam

Sehingga:

C T1

>

C T2

>

C T3

dan

T1 < T2 < T3 Oleh karena E ~ T 4 maka E1 < E2 < E3. 4. Jawaban: d Diketahui: m = 4.000 = 4 107 m C = 2,9 103 mK Ditanyakan: T Jawab: m T = C T = =
C m

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: e Diketahui: T1 = T t1 = 162 menit T2 = 3T V1 = V2 Ditanyakan: t Jawab: Energi radiasi = E E = t = e A T4 Volume air dan suhunya sama maka: T4 ~ t
T14 T24

2,9 103 mK 4 107 m

1
t2 t1

= 0,725 104 K = 7.250 K T = 7.250 K 273C = 6.977C Jadi, suhu benda sebesar 6.977C. 5. Jawaban: c Diketahui: = 100 MHz = 108 Hz h = 6,63 1034 J.s Ditanyakan: E Jawab: E =h = (6,63 1034 J.s)(108 Hz) = 6,63 1026 J Oleh karena1 eV = 1,6 1019 J E=
6,63 1019 J 1,6 1019 J/eV

T4 (3T )4 T4 81T 4

2 = 162 menit

2 = 162 menit

t2 =

162 menit 81

= 2 menit t = t1 t2 = (162 2) menit = 160 menit Jadi, waktu yang digunakan untuk mendidihkan air adalah 160 menit. 2. Jawaban: a Diketahui: e = 0,4 T = 100 K = 5,67 108 W/m2K4 Ditanyakan: I

= 4,14 107 eV Jadi, energi foton sebesar 4,14 107 eV. 6. Jawaban: d Diketahui: P t c Ditanyakan: n = 36 W = 663 nm = 6,63 107 m =1s = 3 108 m/s

126

Kunci Jawaban dan Pembahasan

Jawab: E=W n =Pt


hc
Pt

n = hc

= (6,63 1034 J.s)(3 108 m/s) = 1,2 1020 foton Foton yang dipancarkan setiap detik sebanyak 1,2 1020 foton. 7. Jawaban: b Diketahui: W0 = 5 eV = 3.300 = 3,3 107 m Ditanyakan: Ek Jawab: Fungsi kerja logam = 5 eV = (5 1,6 1019) J = 8 1019 J Energi foton = =
hc

(36 W)(1s)(6,63 107 m)

Jawab: EK = h h 0 = h( 0) = (6,63 1034 J.s)(5,9 1014 4,3 1014) Hz = (6,63 1034 J.s)(1,6 1014) Hz = 1,0608 1019 J EK = eV V = eK =
1 ,0608 1019 1 ,6 1019

= 0,663 volt Jadi, potensial pemberhenti yang digunakan sebesar 0,663 volt. 10. Jawaban: e Pada efek Compton menunjukkan bahwa foton bersifat sebagai gelombang (cahaya) dan partikel. Hal ini dikarenakan foton memiliki energi yang bisa terdistribusi secara kontinu (dalam hal ini foton bersifat sebagai gelombang) dan energi foton juga terdistribusi secara diskrit. Foton bersifat sebagai partikel, tetapi tidak memiliki massa diam. Panjang gelombang Compton dapat dirumuskan sebagai berikut.

(6,6 1034 J.s)(3 108 m/s) (3,3 107 m)

= 6 1019 J Oleh karena energi foton lebih kecil dari fungsi kerja logam, elektron tidak bisa terlepas dari permukaan logam. 8. Jawaban: e Diketahui: Oleh karena pada grafik terlihat kurva memotong sumbu Y pada nilai 2,1 eV, hal ini menunjukkan bahwa logam A memiliki fungsi kerja (W0) sebesar 2,1 eV W0 = 2,1 eV = (2,1 1,6 1019) J = 3,36 1019 J h = 6,63 1034 J.s = 5 1015 Hz Ditanyakan: Ek Jawab: EK = h W0 = (6,63 1034 J.s)(5 1015 Hz) 3,36 1019 J = 33,15 1019 J 3,36 1019 J = 29,79 1019 J = 2,979 1018 J Jadi, elektron yang terlepas memiliki energi sebesar 2,979 1018 J. 9. Jawaban: d Diketahui: 0 = 4,3 1014 Hz = 5,9 1014 Hz h = 6,63 1034 J.s Ditanyakan: V

= +

h m0c

(1 cos )

Berdasarkan persamaan tersebut dapat diketahui bahwa panjang gelombang foton sesudah tumbukan () lebih besar dibandingkan panjang gelombang foton sebelum tumbukan (). Oleh karena = maka frekuensi foton sebelum tumbukan lebih besar dibandingkan frekuensi foton sesudah tumbukan. Jadi, pernyataan yang benar adalah pernyataan 4) saja. 11. Jawaban: d Diketahui:
c

Ditanyakan: Jawab:

3h 2m0c

= + =
3h 2m0c
h m0c h m0c

h m0c

(1 cos )

(1 cos ) (1 cos )

3 2

= 1 cos
3 1

cos = 1 2 = 2 = 120 Jadi, foton mengalami hamburan 120 dari posisi awal.
Fisika Kelas XII

127

12. Jawaban: a Diketahui: l = 0,0040 Ek+ = 3Ek m0 p = m0 e = 0,511 MeV/c2 1 eV = 1,6 1019 J Ditanyakan: Ek+ dan Ek Jawab: Eawal = Eakhir
hc hc
34 8

Jawab: Energi kinetik elektron (Ee) Ee = 2 mv2 =


p2 2m

. . . (1)

Untuk panjang gelombang de Broglie elektron

= 2m0c2 + Ek+ + Ek = 2m0c2 + 4Ek

h mv
h

= p p = . . . (2) Substitusikan persamaan (2) ke persamaan (1) Ee =


Ek Ee Ek Ee Ek Ee
h
2

(6,63 10 J.s)(3 10 m/s) = 2(0,511 MeV/c2)c2 + 4Ek (4 1013 )(1,6 1019 J/eV)

3,108 106 eV = 1,022 MeV + 4Ek 3,108 MeV 1,022 MeV = 4Ek 2,086 MeV = 4Ek Ek = 0,5215 MeV + Ek = 3Ek = 3(0,525 MeV) = 1,5645 MeV Jadi, besar energi kinetik elektron dan positron berturut-turut 0,5215 MeV dan 1,5645 MeV. 13. Jawaban: b Diketahui: v = 400 m/s = 0,01% Ditanyakan: x Jawab: p =mv = (9,1 1031 kg)(400 m/s) = 3,64 1028 kg m/s p (ketidakpastian momentum) p = p = 100 (3,64 1028 kg m/s) = 3,64 1032 kg m/s x p 2 x x

2p 1 ,054 1034 J.s 2(3,64 1032 kg m/s)

2m
hc h2

= =

h2 2m
2

2 2m

2 mc h

2(1 ,326 109 m)(9,1 10-31 kg)(3 108 m/s) 6,63 1034 J.s

= 10,92 102 = 1.092


Ek Ee

Nilai

sebesar 1.092.

15. Jawaban: a Diketahui: m = x kg v = y m/s v = 2 y m/s Ditanyakan: Jawab:



5

0,01

h mv h mv

= mv h = v =
v
5 y 2

h mv

x 7,28 1032 m x 0,145 102 m Jadi, ketidakpastian posisi elektron mendekati 0,145 cm. 14. Jawaban: d Diketahui: = 1,326 nm = 1,326 109 m h = 6,63 1034 Js c = 3 108 m/s me = 9,1 1031 kg Ditanyakan:
Ek Ee

1 ,054 1034

2 5 2

Jadi, panjang gelombang de Broglie sebesar 5 panjang gelombang awal. B. Kerjakan soal-soal berikut!

128

Kunci Jawaban dan Pembahasan

B. Uraian 1. Benda hitam sempurna merupakan benda yang mampu meradiasi dan menyerap energi secara sempurna. Hal ini bisa diamati pada sebuah lubang kecil dari ruangan berongga yang tertutup. Setiap radiasi yang jatuh pada lubang tersebut akan diteruskan ke dalam ruangan berongga dan ia akan terperangkap di dalam ruangan tersebut. Hal ini disebabkan oleh dinding di dalam ruangan berongga tersebut menyerap dan memantulkan secara bolak-balik semua radiasi yang masuk ke dalam ruangan hingga semua radiasi terserap oleh dinding. Peristiwa ini bisa digambarkan sebagai berikut.

m =
2

C T2 2,9 103 mK 5.800 K

= 5 107 m = 500 nm Jadi, m dan m berturut-turut adalah 2.500


1 2

b.

nm dan 500 nm. Berdasarkan grafik pada soal, menunjukkan bahwa semakin meningkatnya suhu benda, panjang gelombang benda tersebut semakin mengecil sehingga diperoleh hubungan T ~ Jumlah keseluruhan energi kalor radiasi yang dipancarkan merupakan luasan di bawah grafik. Oleh karena itu, energi kalor radiasi semakin meningkat dengan meningkatnya suhu benda. Hal ini sesuai dengan hukum Stefan-Boltzman di mana energi kalor radiasi benda sebanding dengan suhu mutlak pangkat empat ( T 4) benda tersebut.
1 .

Cahaya masuk

2. Diketahui:

P1 = 480 mW T1 = T
1

T2 = 2 T Ditanyakan: P2 Jawab: P = e T4 A P ~ T4
P1 P2 480 mW P2 480 mW P2

4. Berdasarkan hipotesis Planck yang menjelaskan bahwa energi radiasi tidak bersifat kontinu melainkan dalam bentuk paket-paket energi yang bersifat diskrit. Energi radiasi berdasarkan hipotesis Planck dirumuskan sebagai berikut. E=nh=
nhc

, n = jumlah foton

= = =

T14 T24

T4
1 ( 2 T )4

Jadi, energi foton berbanding lurus dengan jumlah foton yang datang. Oleh karena itu, semakin banyak foton maka energi radiasi juga akan meningkat. 5. Diketahui: n = 1012 foton t = 60 103 s = 0,06 s h = 6,63 1034 J.s c = 3 108 m/s = 3.315 = 3,315 107 m Ditanyakan: P Jawab:
nhc
nhc t

T4
1 4 T 16

P2 = (480 mW)( 16 ) = 30 mW Jadi, daya radiasi benda hitam sebesar 30 mW. 3. a. Diketahui: T1 = 1.160 K T2 = 5.800 K C = 2,9 103 mK Ditanyakan: m dan m 1 2 Jawab: m1T1 = C

Pt = P = =

m =
1

C T1 2,9 10 mK 1.160 K
3

(1012 )(6,63 1034 J.s)(3 108 m/s) (3,315 107 m)(0,06 s)

= 2,5 106 m = 2.500 nm

= 105 watt Jadi, daya yang diterima benda sebesar 105 watt.

Fisika Kelas XII

129

6. Diketahui:

= 3.500 = 3,5 107 m W0 = 2,2 eV Ditanyakan: EK Jawab:


Ek = W0 =
(6,63 1034 J.s)(3 108 m/s) (3,5 107 m)(1,6 1019 J/eV)

1 19,89 1026 J.m ( 20 pm 1012 m/pm

24,852 pm )

= 19,89 1014 J

hc

24,852 20 497,04 4,852

= 19,89 1014 J 497,04 2,2 eV EK = EK = 19,89 1014 J(0,0098) = 0,19 1014 J


0,19 1014 J 1,6 1019 J/eV

= 3,55 eV 2,2 eV = 1,35 eV Sinar ultraviolet ungu yang jatuh di permukaan potasium mengakibatkan elektron pada potasium terlepas dan bergerak dengan energi kinetik maksimum sebesar 1,35 eV. Hal ini karena sinar ultraviolet memiliki energi yang lebih besar dibandingkan energi ambang atau fungsi kerja dari logam potasium. 7. Diketahui:

maks

= 11.875 eV = 11,875 keV

Jadi, energi kinetik maksimum elektron terhambur sebesar 11,875 keV. 8. Diketahui: EK = 5 MeV EK+ = 2,5 MeV Ditanyakan: Jawab: Eawal = Eakhir Efoton = 2m0c2 + EK + EK+ = 2(0,511 MeV) + 5 MeV + 2,5 MeV = 8,522 MeV h =
8,522 106 eV 1 ,6 1019 eV/J 5,32625 1025 6,63 1034 Hz

Ditanyakan: a. b. Jawab:
a.

= 20,5 pm = 20 pm EK (1 cos )

=
di mana
h m0c

h m0c

= c (panjang gelombang Compton elektron)

maka

= c (1 cos ) (20,5 20) pm = 2,426 pm(1 cos ) 0,5 pm = 2,426 pm


0,5 pm

= 8,034 1058 Hz Jadi, frekuensi foton mendekati 8,034 1058 Hz. 9. Diketahui: y(x) = A sin (6,28 1012 x) Ditanyakan: a. b. EK Jawab: a. Persamaan umum gelombang y = A sin (kx) dan k = sehingga:
2

b.

1 cos = 2,426 pm 1 cos 0,21 0,79 = cos 37,81 Jadi, sudut hamburan sinar X berkisar 37,81. Energi kinetik maksimum elektron yang terhambur (EK ) adalah maks EK = h( maks)
maks

=
=

2 k
2(3,14) 6,28 1012

= hc( = hc( =
1

1 maks

) ) b.

1 + 2c

= 1012 m = 0,01 Jadi, panjang gelombang de Broglie dari elektron tersebut sebesar 0,01 .

(6,63 1034 J.s)(3 108 m/s) 1 ( 1012 m/pm 20 pm


1 ) 20 pm + 2(2,426 pm)

h 2mEK

( 2mEK = )2

130

Kunci Jawaban dan Pembahasan

2mEK = 2(9,1 1031 kg) EK = EK = =

h2 2

(6,63 1034 J.s)2 (1012 m)2 43,9569 1044 18,2 1031 2,4 1013 J 1,6 1019 J/eV

Atom terdiri atas muatan positif yang dinetralkan elektron serta muatan positif dan elektron tersebut secara merata di seluruh bagian atom seperti roti kismis adalah teori atom yang dikemukakan oleh Thompson. 2. Jawaban: c Diketahui: n =3 r1 = 0,53 Ditanyakan: r3 Jawab: rn = n2 r1 r3 = (3)2(0,53) = 4,77 Jadi, jari-jari lintasan elektron pada n = 3 adalah 4,77 . 3. Jawaban: a E = h ~ E, frekuensi terbesar pada E yang paling besar. E = E1(
1 nA 2

= 1,5 106 eV = 1,5 MeV Jadi, energi kinetik elektron berkisar 1,5 MeV. 10. Diketahui: m = 8 104 kg v = 5 m/s
p p

1 1.000

Ditanyakan: x Jawab:
p p

1 nB2

), E1 = 13,6 eV

= 1.000 p = 103p = 103mv p = 103(8 104 kg)(5 m/s) = 4 106 kg m/s


nA = keadaan akhir nB = keadaan awal a. E = 13,6 eV( = 13,6( 3 )


4 1 12

1 22

x p 2 x 2(4 106 kg m/s) x = 1,3175 1029 m Ketidakpastian minimum posisi partikel tersebut berkisar 1,3175 1029 m.
1 ,054 1034 J.s

= 10,2 eV b. E = 13,6 eV(


36 1 22

1 32

= 13,6( 5 ) = 1,889 eV c. E = 13,6 eV(


144 1 32

1 42

= 13,6( 7 ) A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: d Rutherford mengemukakan teori tentang atom sebagai berikut. 1) Atom terdiri atas inti atom yang bermuatan positif. Sebagian besar massa atom berada di inti atom. 2) Atom secara keseluruhan bersifat netral. 3) Elektron mengelilingi inti atom pada lintasan tertentu seperti planet-planet beredar mengelilingi matahari. 4) Elektron tetap berada pada orbitnya karena elektron dan inti atom tarik-menarik. Atom merupakan bagian terkecil dari suatu materi yang tidak dapat dibagi-bagi lagi adalah teori atom yang dikemukakan oleh Dalton. = 0,661 eV d. E = 13,6 eV( = 13,6( 3 )
16 1 22

1 42

= 2,55 eV e. E = 13,6 eV(


100 1 22

1 52

= 13,6( 21 ) = 2,856 eV Jadi, frekuensi terbesar pada transisi elektron dari n = 2 ke n = 1. Tanda minus menunjukkan bahwa transisi elektron tersebut memancarkan energi.

Fisika Kelas XII

131

4. Jawaban: c Deret Paschen adalah spektrum gelombang elektromagnetik yang diakibatkan oleh perpindahan elektron dari lintasan bilangan kuantum lebih besar daripada 3 sehingga tingkat paling dasar dari deret Paschen adalah n = 3. 5. Jawaban: b Diketahui: v = 1,06 107 m/s e = 1,6 1019 C me = 9,1 1031 kg R = 0,53 (jari-jari elektron atom hidrogen pada keadaan dasar) Ditanyakan: I Jawab: v= T 1,06 107 m/s = T=
2 R

7. Jawaban: d Diketahui: n nA nB R Ditanyakan: Jawab:


1

=3n=1 =1 =3 = 1,097 107/m

= R(

1 nA 2

1 nB2

)
1 32

= (1,097 107/m)( = (1,097

(2)(3,14)(0,53 1010 m) T

= 0,975 107/m 1,026 107 m = 1.026 Jadi, panjang gelombang foton yang dipancarkan berkisar 1.026 . 8. Jawaban: e Prinsip eksklusi Pauli menyatakan bahwa dalam suatu atom tidak boleh ada dua elektron yang mempunyai keempat bilangan kuantum yang sama harganya. Apabila tiga bilangan kuantum bernilai sama, bilangan kuantum yang keempat harus berbeda. 9. Jawaban: b Diketahui: =2 Ditanyakan: m Jawab: Bilangan kuantum azimut = 2 berada pada subkulit d, sehingga memiliki 5 orbital yaitu 2, 1, 0, +1, +2. 10. Jawaban: e Diketahui: n =3n=2 nA = 2 nB = 3 Ditanyakan: Jawab:
1

1 12 8 107/m) 9

(2)(3,14)(0,53 1010 m) 1,06 107 m/s

= 3,14 1017 s I = q
T

1 ,6 1019 C 3,14 1017 s

= 0,51 102 A 5,10 103 A = 5,10 mA Jadi, arus listrik pada orbit elektron tersebut berkisar 5,1 mA. 6. Jawaban: b Diketahui: = 1.215,4 = 1,2154 107/m R = 1,097 107/m Ditanyakan: n2 Jawab: Oleh karena deret Lyman, tingkat paling dasar berada di n = 1
1
1 1 ,2154 107 m

= R(

1 n12

1 n22

)
1 12

= 1,097 107/m(

0,823 107/m = 1,097 107/m(1 1


1 n2 1 n2

1 n22 1 ) n2

= R( = R(

1 nA 2

1 nB2

1 22 1

1 32 1

= 0,75 = 0,25 =
1 0,25

= R( 4 9 ) = R 36
5

n2 n2

=4 n=2 Jadi, spektrum dihasilkan karena elektron bertransisi dari lintasan n = 2 ke lintasan n = 1.

36 5R 36

Jadi, panjang gelombang foton yang dipancarkan sebesar 5R .

132

Kunci Jawaban dan Pembahasan

11. Jawaban: b Diketahui: Ca 20 Ditanyakan: a. elektron valensi b. n c. d. m e. s Jawab: Konfigurasi elektron pada unsur 20Ca adalah 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 sehingga: n=4 elektron valensi = 2 elektron = 0 (karena harga subkulit = 0) m =0 hj
0

15. Jawaban: a Diketahui: V h c e Ditanyakan: Jawab: eV =


hc

= 62 kV = 6,2 104 V = 6,63 1034 J.s = 3 108 m/s = 1,6 1019 C

=
= =

hc eV

(6,63 1034 J.s)(3 108 m/s) (1,6 1019 C)(6,2 104 V) 1 ,24 106 6,2 104

s =

1 2

(karena elektron terakhir mengarah ke B.

= 0,02 109 m = 0,02 nm Jadi, panjang gelombang terpendek sinar X yang dihasilkan adalah 0,02 nm. Uraian

bawah) Jadi, elektron valensi ada 2 elektron, n = 4, = 0, m = 0, dan s =


1 2

12. Jawaban: a Diketahui: n=4 Ditanyakan: Jawab:


1

= R( =

1 1 2 ); n = 4 n 22 1 1 1 R( 4 2 ) = R( 4 4

16 ) = 16 R

1. Model atom Thompson menjelaskan bahwa atom merupakan bola pejal bermuatan positif yang dinetralkan oleh elektron yang bermuatan negatif. Muatan positif dan negatif pada model atom Thompson tersebar merata di seluruh bagian atom. Hal ini berbeda dengan model atom yang dikemukakan oleh Rutherford. Model atom berdasarkan Rutherford adalah atom terdiri dari inti atom yang bermuatan positif dan elektron bermuatan negatif yang beredar mengelilingi inti pada lintasan-lintasan tertentu. 2. Diketahui: n=4 Ditanyakan: rn Jawab: rn = (5,292 1011)n 2 m = (5,292 1011)(4)2 m = (5,292 1011)(16) m (8,47 1010)m Jari-jari elektron pada bilangan kuantum ke-4 atom hidrogen mendekati 8,47 1010 m. 3. Diketahui: E4 = 0,85 eV E3 = 1,5 eV c = 3 108 m/s h = 6,63 1034 J.s Ditanyakan: Jawab: E = E4 E3 = (0,85 (1,5)) eV = 0,65 eV E = 0,65 1,6 1019 J = 1,04 1019 J

Mencari :

= =
3

3 16

Rc

= 16 (1,097 107 m1)(3 108 m/s) = 6,170625 1014 Hz = 6,170625 108 MHz Besar frekuensi deret Balmer kedua yaitu 6,170625 108 MHz. 13. Jawaban: c Jika sebuah elektron meloncat ke lintasan yang lebih dalam, elektron memancarkan energi. Jika elektron meloncat ke lintasan yang lebih luar, elektron menyerap energi. 14. Jawaban: c Kulit atom tempat elektron berdiam mempunyai tingkatan energi. Hal ini mengakibatkan perubahan energi yang harus dilakukan oleh elektron. Ketika elektron berpindah ke kulit yang lebih dalam, elektron memancarkan energi.

Fisika Kelas XII

133

=
=

hc E
(6,63 10 J.s)(3 10 m/s) 1,04 1019 J
34 8

Jawab: E = 13,6 eV ( = 13,6 eV(


1 nA 2

1 nB2

= 19,125 107 m = 19.125 Jadi, panjang gelombang foton sebesar 19.125 . 4. Diketahui: n =1 m = 9,1 1031 kg r = 5,292 1011 m Ditanyakan: v Jawab: mvr = v= =
nh 2 nh 2 mr
(1)(6,626 1034 Js) (2)(3,14)(9,1 1031 kg)(5,292 1011 m)

1 32 1

1 52 1

= 13,6 eV( 9 25 ) = 13,6 eV( 225 )


16

0,9671 eV Jadi, energi yang dipancarkan karena transisi elektron sebesar 0,9671 eV. E =h

=
=

E h
(0,9671eV)(1,6 1019 J/eV) 6,63 1034 J.s

= 2,191 106 m/s Kecepatan orbit elektron 2,191 106 m/s. 5. Diketahui: nB = 3 Spektrum cahaya tampak = deret Balmer sehingga keadaan dasar nA = 2 Ditanyakan: Jawab:
1

= 2,33 1014/s = 2,33 1014 Hz Frekuensi foton yang dipancarkan berkisar 2,33 1014 Hz. 7. Diketahui: n1 = 5 n2 = ~ Ditanyakan: Jawab:
1

= R(

1 nA
2

1 nB2

)
1 22

= R(

1 n12

1 n22

)
1 52

= (1,097 107/m)(

1 32

= (1,097 107 m1)(


1

= 1,097 107/m ( 4 9 ) = 1,097 107/m ( 36 ) = 1,097 107/m ( 36 )


1 5 94

= 1,097 107/m( 25 ) = 438.800/m 22.789 Jadi, panjang gelombang terkecil pada deret pfund berkisar 22.789 . 8. Diketahui: V = 10 103 volt = 104 V Ditanyakan: min Jawab:

5,485 107 /m 36

6,56 107 m Jadi, panjang gelombang cahaya tampak berkisar 6.560 .


6. Diketahui: nA = 3 nB = 5 E = 13,6 eV Ditanyakan: E dan

min =

1,24 106 Vm 104 V

= 1,24 1010 m Panjang gelombang minimum sinar X yang terpancar 1,24 1010 m. 9. Diketahui: As 33 Konfigurasi elektron: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p3 elektron valensi jumlah pada kulit terluar yaitu 3 elektron.

134

Kunci Jawaban dan Pembahasan

Bilangan-bilangan kuantum pada elektron terakhir unsur 33As Subkulit yang dicari bilangan kuantum adalah 4p3 Bilangan kuantum utama (n) n=4 Bilangan kuantum azimut () = 1 karena pada subkulit p Bilangan kuantum magnetik (m) h h h
1 0 +1

m = +1 Bilangan kuantum spin (s) s=


1 + 2

2. Jawaban: b Diketahui: A = 20 mm2 = 2 105 m2 T = 400 K e =1 V = 56,7 volt Ditanyakan: I Jawab: P = e T 4A = (1)(5,67 108 W/m2K4)(400 K)4(2 105 m2) = 0,290304 W P =VI I = V =
P
0,209304 W 56,7 volt

(karena elektron pada pengisian orbital terakhir mengarah ke atas)

10. Diketahui: = 6.630 = 6,63 107 m Ditanyakan: Etransisi Jawab: Etransisi = =


hc

= 512 A Jadi, arus yang mengalir pada lampu sebesar 512 A. 3. Jawaban: d Diketahui: T1 = 127C = 400 K T2 = 727C = 1.000 K C = 2,9 103 mK Ditanyakan: m 2 Jawab: m T 2 = C
2

(6,63 1034 Js)(3 108 m/s) 6,630 107 m

= 3 1019 joule Energi transisi yang terjadi 3 1019 joule.

m =
2

C T2 2,9 103 mK 1.000 K

= A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: d Diketahui: TA = 127C = 400 K TB = 27C = 300 K rA =


3 r 2 B

= 2,9 106 m = 2.900 nm Jadi, panjang gelombang maksimum pada saat T = 727C adalah 2.900 nm. 4. Jawaban: a Diketahui: T1 = 1.450 K T2 = 7.250 K Ditanyakan: Jawab:

Ditanyakan: PA : PB Jawab: P = eT 4A P ~ T4 A
P1 P2 P1 P2 P1 P2 P1 P2

TA 4 AA TB4 AB

1 = 2 =

C T1 C T2

= =

2,9 103 m.K 1.450 K 2,9 103 m.K 7.250 K

= 2 106 m = 4 107 m

= (300 K)4 (R )2 B = 81 ( 4 )
64 256 9

(400 K)4 ( 2 RB )2

= 9 Jadi, P1 : P2 sebesar 64 : 9.

= 1 2 = (2 106 4 107) m = 1,6 106 m Selisih panjang gelombang dari keadaan awal 1,6 106 m.

Fisika Kelas XII

135

5. Jawaban: d Diketahui: T1 = 227C = 500 K


E1 t1

= 200 J/s

T2 = 327C = 600 K Ditanyakan: Jawab:


E t E t
E1 t1 E2 t2

E2 E1

8. Jawaban: b Diketahui: n1 = 3 energi foton E1 = 4,4 1019 J n2 = 27 energi foton Ditanyakan: E2 Jawab: E=nh 4,4 1019 J =
3(6,6 1034 J.s)(3 108 m/s)

= e T4 A ~ T4 =
T14 T24

=
E2 = n2h =
c

59,4 1026 m.J 4,4 1019 J

= 1,35 106 m

200 J/s
E2 t2

= (600 K)4 = =
625 1.296 259.200 625

(500 K)4

200 J/s
E2 t2

Jadi, energi yang diradiasikan sebesar 3,96 10 18 J. J/s 9. Jawaban: c Energi sebuah foton dapat dirumuskan sebagai berikut. E=h=h
c

27(6,6 1034 J.s)(3 108 m/s) 1 ,35 106 m

= 3,96 1018 J

E2 t2 E2 t2

= 414,72 J/s

Jadi, energi yang dipancarkan berubah menjadi 414,72 J/s. 6. Jawaban: c Diketahui: C = 2,9 103 mK radiasi yang dipancarkan maksimum saat intensitas tertinggi, jadi m = 1.450 = 1,45 107 m Ditanyakan: T Jawab: m T = C T= =
C m

Jadi, energi foton hanya dipengaruhi oleh frekuensi dan panjang gelombang foton. 10. Jawaban: d Pada peristiwa efek fotolistrik, energi kinetik elektron sebesar: EK = E W0 = h h 0 Berdasarkan persamaan di atas, energi kinetik elektron dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut. 1) frekuensi foton; 2) panjang gelombang foton; 3) fungsi kerja dan energi ambang logam. Jadi, energi kinetik elektron tidak dipengaruhi oleh intensitas foton. Akibatnya, grafik yang tepat menunjukkan hubungan antara energi kinetik elektron dan intensitas foton ditunjukkan oleh grafik pada pilihan d. 11. Jawaban: a Diketahui: 0 = 300 nm = 3 107 m EK = 2,5 eV = 4 1019 J h = 6,63 1034 J.s c = 3 108 m/s Ditanyakan: Jawab: E = EK + W0 = 4 1019 J + = 4 1019 J +
hc 0

2,9 103 mK 1,45 107 m

= 2 104 K = 20.000 K T = (20.000 273)C = 19.727C Suhu permukaan benda sebesar 19.727C. 7. Jawaban: a Penjelasan Planck mengenai radiasi benda hitam sebagai berikut. 1) Getaran molekul-molekul yang meradiasikan energi memiliki satuan diskrit. 2) Molekul-molekul meradiasikan atau menyerap energi dengan berpindah dari satu tingkat energi ke tingkat energi yang lainnya. 3) Energi foton antara dua tingkat energi yang berdekatan E = h . Jadi, pernyataan yang tepat ditunjukkan oleh pernyataan nomor 1), 3), dan 4.

(6,63 1034 J.s)(3 108 m/s) 3 107 m

= 4 1019 J + 6,63 1019 J.s = 10,63 1019 J

136

Kunci Jawaban dan Pembahasan

E= = E =

hc

hc
34 8

Jawab: Emateri = Efoton 2m0c2 + EKtot = 2(9 1031 kg)(3 108 m/s)2 + ((2,5 + 2,5) 106 (1,6 1019)) J =
hc hc hc

187 nm Panjang gelombang yang digunakan berkisar 187 nm. 12. Jawaban: b Diketahui grafik hubungan dan EK maks Pada peristiwa efek fotolistrik berlaku persamaan EK = h W0
maks

(6,63 10 J.s)(3 10 m/s) 10,6 1019 J

1,62 1013 J + 8 1013 J= 9,62 1013 J =


19,89 1026 Jm Jm 9,62 1013 J

(6,63 1034 J.s)(3 108 m/s)

Persamaan ini dibawa ke persamaan garis berikut. y = mx + c Sehingga diperoleh kemiringan garis (m) adalah h (konstanta Planck). 13. Jawaban: e Diketahui: 0 = 8 1015 (Hz) = 10 1015 (Hz) Ditanyakan: A Jawab: A = EK = h h 0 = h( 0) = (6,63 1034 J.s)(10 8) 1015/s = (6,63 1034 J.s)(2 1015/s) = 1,326 1018 J Jadi, nilai A sebesar 1,326 1018 J. 14. Jawaban: d Diketahui: = 0,625 nm = 0,625 109 m h = 6,63 1034 J.s c = 3 108 m/s me = 9 1031 kg = 120 Ditanyakan: Jawab:

= 0,02068 1011 m 0,002 Jadi, panjang gelombang foton sebesar 0,002. 16. Jawaban: b Diketahui: EK = 1 keV x = 1 nm = 109 m Ditanyakan: p Jawab: EK = 1 keV = 103 eV = (1,6 1019 J)(103) = 1,6 1016 J EK = p c p = cK = 3 108 m/s p 0,53 1024 Js/m x p 2 p 2x p
1 ,054 1034 Js 2(109 ) m

1 ,6 1016 J

h mec

(1 cos )
6,63 10 J.s (9 1031 kg)(3 108 m/s)
34

p 0,527 1025 Js/m p = P p

p =
=

= 0,625 109 m

p p

100% 100%

(1 cos 120) = 0,625 109 m 0,3683 1011 m = 62,5 1011 0,3683 1011 = 62,1317 1011 m = 0,621317 nm 0,621 nm Jadi, panjang gelombang foton sebelum tumbukan berkisar 0,621 nm. 15. Jawaban: a Diketahui: EK = 2,5 MeV = 2,5 106 eV elektron EK = 2,5 MeV = 2,5 106 eV positron Ditanyakan:

0,527 1025 Js/m 0,53 1024 Js/m

p 9,94% Jadi, persentase ketaktentuan momentum berkisar 9,94%.


17. Jawaban: a Diketahui: V h m e Ditanyakan: = 10 kV = 10.000 V = 6,63 1034 Js = 9,1 1031 kg = 1,6 1019 C

Fisika Kelas XII

137

Jawab:

Jawab: = = = =
h 2 meV
6,63 1034 Js 2(9,1 10
31 19 4

h mv

En = n2 =
C)(10 V)

E1 n2
E1 En

kg)(1,6 10 Js

6,63 10

34

n=2 Jadi, n = 2.

E1 1 E 4 1

=4

2,912 1045 kgCV

6,63 1034 5,4 1023

= 1,228 1011 = 0,1228 Panjang gelombang de Broglie sebesar 0,1228 . 18. Jawaban: b Diketahui: = 1.000 = 107 m h = 6,63 1034 Js c = 3 108 m/s Ditanyakan: p Jawab: Gunakan persamaan panjang gelombang de Broglie

h p

p = =

6,63 1034 Js 107 m

21. Jawaban: c Diketahui: E = 10,2 eV E1 = 13,6 eV E2 = 3,4 eV E3 = 1,5 eV E4 = 0,85 eV Ditanyakan: n Jawab: Elektron membebaskan energi artinya elektron berpindah dari lintasan luar ke dalam. Pilihan yang mungkin adalah n = 2 ke n = 1 atau n = 4 ke n = 3. n = 2 ke n = 1 E = E1 E2 = (13,6 3,4) eV = 10,2 eV n = 4 ke n = 3 E = E3 E4 = (1,5 0,85) eV = 0,65 eV Jadi, elektron membebaskan energi 10,2 eV jika dipindah dari n = 2 ke n = 1. 22. Jawaban: d Diketahui: n1 = 3 n2 = 1 E1 = 13,6 eV Ditanyakan: E Jawab: E = E1(
1 n22

= 6,63 kgm/s Jadi, momentum foton sebesar 6,63 1027 kgm/s. 19. Jawaban: c Diketahui: Foton menumbuk elektron dan dihasilkan pasangan elektronpositron
e Foton e e positron

1027

1 n12

)
1 1 32

= 13,6 eV(

Ditanyakan: Efoton Jawab: Efoton = Eakhir Efoton = (EK + EK + EK


e e

1 12

= 13,6 eV(1 9 ) ) = 13,6 eV( 9 ) E 12,09 eV (tanda minus menunjukkan energi foton yang dipancarkan berkisar 12,09 eV). 23. Jawaban: b Spektrum ultraviolet bersesuaian dengan spektrum pada deret Lyman. Oleh karena itu, spektrum ultraviolet dapat terjadi apabila elektron mengalami eksitasi dari kulit n > 1 ke keadaan dasar n = 1.
8

positron

Oleh karena bergerak dengan kelajuan yang sama maka tiap-tiap partikel memiliki energi sebesar mc 2. Efoton = mc 2 + mc 2 + mc 2 = 3mc 2 20. Jawaban: a Diketahui: En = 4 E1 Ditanyakan: n
1

138

Kunci Jawaban dan Pembahasan

24. Jawaban: e Diketahui:


A B C D E 5,5 1019 J 9,3 1019 J 12,4 1019 J 16,2 1019 J 22,4 1019 J

Inti atom dan elektron tarik-menarik yang mengakibatkan gaya sentripetal pada elektron sehingga elektron tetap pada orbitnya. Atom merupakan bola pejal yang terdiri dari muatan positif dan muatan negatif yang tersebar merata di seluruh bagian atom adalah teori atom yang dikemukakan Thompson. 26. Jawaban: a Diketahui: E1 = 13,6 eV E = 1 E1
4

2)

Terdapat 10 garis spektrum yang mungkin terjadi akibat transisi elektron. Panjang gelombang maksimum spektrum emisinya sebesar

maks =

hc E

= = =

hc E A EB

Ditanyakan: n Jawab:
1 eV E = E2

(6,63 1034 Js)(3 108 m/s) (5,5 1019 (9,3 1019 )) J 19,89 1026 3,8 1019

1 (13,6 4

eV)= 13,6 eV 2
n 1 4

5,23 107 m Panjang gelombang minimum spektrum emisinya sebesar

= 1 2
n

n2 = 4 n= 4 =2 Jadi, bilangan kuantum (n) = 2. 27. Jawaban: d Diketahui: = 430 nm = 4,3 107 m h = 6,63 1034 Js Ditanyakan: E Jawab: E = =
hc

min =

hc E maks

= = =

hc E A EE

(6,63 1034 Js)(3 108 m/s) (5,5 1019 (22,4 1019 )) J 19,89 1026 16,9 1019

1,18 107 m Perpindahan elektron dari kulit A ke kulit B menghasilkan spektrum emisi berupa cahaya tampak. Hal ini dikarenakan spektrum cahaya yang dipancarkan memiliki panjang gelombang yang berada pada rentang panjang gelombang cahaya tampak (pada orde 107 m).

(6,63 1034 Js)(3 108 m/s) 4,3 107

= 4,63 1019 J Jadi, selisih tingkat energi pada atom sebesar 4,63 1019 J. 28. Jawaban: d Diketahui: Paschen= n1 = 4 ke n2 = 3 Balmer = n1 = 3 ke n2 = 2 Ditanyakan: Jawab:
1
Paschen Balmer
1 n12

25. Jawaban: c Model atom Rutherford dan Bohr memiliki kesamaan, yaitu atom terdiri atas inti atom yang dikelilingi oleh elektron-elektron. Inti atom bermuatan positif dan elektron bermuatan negatif. Elektron bergerak mengelilingi inti atom pada lintasan dan energi tertentu adalah teori atom yang dikemukakan oleh Bohr. Teori atom yang dikemukakan oleh Rutherford sebagai berikut. 1) Atom terdiri dari inti yang bermuatan positif di mana hampir seluruh massa atom berada di inti.

= R(

1 n22

Paschen Balmer

1 1 1 R (n2 )2 (n1 )2 P P 1 1 1 R (n2 )2 (n1 )2 B B

Fisika Kelas XII

139

Paschen Balmer

1 (n2 )2
B

1 (n1 )2
B

1 (n2P )2 1 1

1 (n1P )2

Paschen Balmer

22 1 32

32 1 42

violet memiliki energi yang lebih besar dibandingkan cahaya tampak. Cahaya ultraviolet memiliki panjang gelombang yang lebih kecil dibandingkan cahaya tampak. Oleh karena itu, cahaya ultraviolet akan memancarkan radiasi kalor yang lebih tinggi dibandingkan cahaya tampak. 2. Diketahui:

1 1 4 9 1 1 9 16 5 36 7 144

=
Paschen Balmer

= 36 7

144

= 7

20

= 1,5 1016 Hz EK = 2 eV = 25 Hz Ditanyakan: a. b. W0 c. EK 1 Jawab:


a.

Jadi, perbandingan Paschen : Balmer = 20 : 7. 29. Jawaban: e Oleh karena n = 3 (semua sama) maka kita membahas bilangan kuantum azimut (), bilangan kuantum magnetik (m ), dan bilangan kuantum spin (s). untuk = 0 m = 0 = 1 m = 1, 0, +1 = 2 m = 2, 1, 0, +1, +2 Jadi, bilangan kuantum yang tidak boleh adalah = 1 dan m = 2. Bilangan kuantum spin hanya memiliki dua nilai yaitu + 2 dan 2 . 30. Jawaban: a Diketahui: 17Cl Konfigurasi 17Cl sebagai berikut. Elektron valensi berada pada orbital 3p5 sehingga n=3 = 1 (karena harga subkulit p = 1) hj hj m=0 s=2
1 1 1

= =
=
3 108 m/s 1,5 1016 Hz

b.

= 2 108 m EK = h W0 2 eV =
(6,63 1034 Js)(1,5 1016 Hz) 1 ,6 1019 J/eV

W0

c.

W0 = 62,2 eV 2 eV = 60,2 eV EK = h W0 =
(6,63 1034 Js)(25) 1,6 1019 J/eV

60,2 eV

h (karena elektron terakhir pada orbital 0) (karena elektron terakhir pada orbital mengarahke bawah)

= 1,036 1013 60,2 eV (hasil minus) Saat logam disinari cahaya berfrekuensi 25 Hz, tidak ada elektron yang terlepas dari logam. Hal ini disebabkan energi ambang atau fungsi kerja logam lebih besar dibandingkan energi cahaya. 3. Diketahui:

1 0 +1

B. Uraian 1. Cahaya tampak memiliki rentang frekuensi sekitar 4 10 14 Hz 7,5 10 14 Hz dan panjang gelombang pada rentang 7,5 107 m 4 107 m. Untuk cahaya ultraviolet memiliki rentang frekuensi pada orde 1015 1017 Hz dan panjang gelombang pada orde sekitar 107 1019 Hz. Berdasarkan nilai frekuensi cahaya ultraviolet memiliki frekuensi lebih tinggi dibandingkan cahaya tampak. Dengan demikian, cahaya ultra-

= 50 pm = 120 Ditanyakan: Jawab: = + c(1 cos ) = 2,426 pm (1 cos 120)


= 2,426 pm ( 2 ) = 3,639 pm Jadi, perubahan panjang gelombang sinar X sebesar 3,639 pm.
3

4. Diketahui:

f = e = Momentum foton: ER = Ef mc2 = h

140

Kunci Jawaban dan Pembahasan

mc = c

Jawab:
c
1 h c 1

= R(

Di mana p = m c dan

1 nA 2

1 nB2

)
1 12

sehingga momentum foton p =

= 1,097 107/m (

1 22

Momentum elektron partikel berdasarkan de Broglie p= Jadi, momentum foton dan elektron yang memiliki panjang gelombang sama akan bernilai sama. 5. Sebuah sinar X mula-mula memiliki energi sebesar E. Kemudian sinar X tersebut menumbuk elektron yang diam dan akibatnya sinar X akan kehilangan energi serta sinar X tersebut akan dihamburkan. Energi yang hilang tersebut diserap oleh elektron dan berubah menjadi energi kinetik elektron. Adanya penurunan energi dari sinar X menunjukkan frekuensi sinar X tersebut juga mengalami penurunan. Oleh karena itu, panjang gelombang sinar X yang dihamburkan akan lebih besar daripada panjang gelombang sinar X awal (sebelum tumbukan). Gunakan rumus E = = h ) 6. Teori atom yang dikemukakan oleh Borh menjelaskan bahwa elektron bergerak mengelilingi inti atom menurut lintasan tertentu. Selain itu, elektron dapat berpindah ke lintasan yang energinya lebih rendah disertai pelepasan energi (foton). Elektron dapat berpindah ke lintasan yang yang energinya lebih tinggi dengan cara menyerap energi. 7. Diketahui: E1 = 13,6 eV Kulit N n = 4 Ditanyakan: E Jawab: E = E4 E1 = =
E1 42 hc h

= 1,097 107/m (1 4 ) = 0,82275 107/m = 1,215 107 m Jadi, panjang gelombang cahaya yang dipancarkan berkisar 1,215 107 m. 9. Diketahui: subkulit 3d3 Ditanyakan: n, , m, s Jawab: a. n = 3 b. = 2 (harga subkulit d = 2) c. h h h (pengisian elektron pada orbital)
2 1 0 +1 +2

m=0 d. s=
1 +2

(elektron terakhir pada orbital 0) (karena pengisian elektron terakhir pada orbital mengarah ke atas))

10. Diketahui: V = 50 kV = 5 104 V Ditanyakan: min Jawab:

min =
=

1 ,24 10 6 Vm V

1,24 106 Vm 5 104 V

= 2,48 1011 meter Panjang gelombang minimum sinar X yaitu 2,48 1011 meter.

Bab VII Relativitas

E1 12

13,6 eV 42

13,6 1

eV)

= 0,85 eV + 13,6 eV = 12,75 eV Jadi, energi yang diserap sebesar 12,75 eV. 8. Diketahui: Kulit K nA = 1 Kulit L nB = 2 nA nB R = 1,097 107/m Ditanyakan:

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: e Diketahui: ux = 0,3c v = 0,9c Ditanyakan: ux Jawab: ux = ux +v = (0,3 + 0,9)c = 1,20c Jadi, kecepatan partikel berdasarkan pengamat yang diam di bumi sebesar 1,20c.

Fisika Kelas XII

141

2. Jawaban: b Suatu benda dikatakan diam jika antara benda dan pengamat bergerak bersama dengan kelajuan dan arah yang sama. 3. Jawaban: c Percobaan Michelson-Morley dirancang untuk mengukur kelajuan eter dengan mengamati pola interferensi yang terjadi pada interferometer. Jika terjadi pergeseran interferensi maka eter itu ada. Namun, tidak terjadi pergeseran sehingga disimpulkan bahwa eter tidak ada. 4. Jawaban: d Diketahui: v = 72 km/jam = 20 m/s ux = 3,6 km/jam = 1 m/s (berlawanan arah) Ditanyakan: ux Jawab: ux = ux + v = (1 + 20) m/s = 19 m/s Kelajuan bola terhadap orang yang diam di tepi jalan sebesar 19 m/s. 5. Jawaban: c Diketahui: v = 20 m/s v0 = 2 m/s a = g = 10 m/s2 Ditanyakan: kedudukan (x, y, z) Jawab: x = x + vt = 0 + 20t = 20t y= =
1 v0t + 2 at 2 1 2t + 2 (10)t 2

7. Jawaban: b Diketahui: v = 108 km/jam = 30 m/s v0 = 3 m/s a = g = 10 m/s2 Ditanyakan: (x , y , z ) Jawab: Menurut kerangka acuan (pedagang mainan), gerak bola hanyalah dalam arah vertikal (sumbu y ), sedangkan sumbu x = 0 dan z = 0. Gerak vertikal pada sumbu y termasuk GLBB, maka: y = v0t + 2 at 2 = 3t + 2 (10)(t 2) = 3t 5t 2 Jadi, koordinat bola menurut pedagang mainan adalah (0, 3t 5t 2, 0). 8. Jawaban: a Diketahui: v = 16 m/s v0 = 4 m/s = 30 Ditanyakan: (x , y , z ) Jawab: Menurut Agus, gerak uang logam hanya dalam arah vertikal (y ) sehingga x = 0 dan z = 0. y = v0 sin t 2 gt 2 = (40)(sin 30)t 2 (10)t 2 = 20t 5t 2 Jadi, fungsi kedudukan uang logam menurut Agus adalah (0, 20t 5t 2, 0). 9. Jawaban: c Diketahui: v = 4 m/s ux = 1 m/s Ditanyakan: ux Jawab: ux = ux +v = (1 m/s) + 4 m/s = 3 m/s Kelajuan bola menurut orang yang diam di pinggir lapangan sebesar 3 m/s. 10. Jawaban: d vRonald = 288 km/jam = 80 m/s vAlbert > vRonald, dapat dijelaskan bahwa: 1) menurut Albert, Ronald bergerak menjauhinya 2) menurut Albert, Ronald tidak bisa mengejarnya 3) menurut Ronald, Albert bergerak menjauhinya 4) menurut Ronald, dia tidak bisa mengejar Albert 5) menurut penonton, Ronald tidak bisa mengejar Albert
1 1 1 1

= 2t 5t 2 z = z = 0 Jadi, kedudukan buah jeruk berdasar pengamat yang diam di pinggir jalan yaitu (20t , 2t 5t 2, 0). 6. Jawaban: e Diketahui: x = 1,5 m v = 15 m/s y = 0 z = 0 t = t = 3 s Ditanyakan: (x, y, z, t ) Jawab: x = x + vt = 1,5 m + (15 m/s)(3 s) = 1,5 m + 45 m = 46,5 m y = y = 0 z = z = 0 Jadi, koordinat lampu menurut polisi di tepi jalan adalah (46,5; 0; 0; 3).

142

Kunci Jawaban dan Pembahasan

B. Uraian 1. Postulat pertama Einstein untuk teori relativitas berbunyi: Hukum-hukum fisika memiliki bentuk yang sama pada semua kerangka acuan inersial . Dengan postulat ini Einstein berhasil membuktikan bahwa hukum-hukum listrik dan magnet berlaku untuk semua acuan. Contoh: GGL induksi akan timbul dalam sebuah kumparan akibat magnet permanen yang bergerak di dekatnya. Saat kumparan diam, magnet yang bergerak memotong kumparan mengakibatkan perubahan fluks magnetik dan akan menimbulkan GGL induksi. Demikian juga ketika magnet diam, gerakan kumparan yang memotong medan magnet juga akan menimbulkan GGL induksi. 2. Diketahui: v = 30 m/s ux = 1,5 m/s Ditanyakan: a) ux searah b) ux berlawanan arah Jawab: a) Kelajuan petugas saat bergerak searah dengan kereta api jika diamati orang yang diam di tepi rel adalah: ux = ux +v = 1,5 m/s + 30 m/s = 31,5 m/s Jadi, kelajuan petugas sebesar 31,5 m/s. b) Kelajuan petugas saat bergerak berlawanan arah dengan kereta api jika diamati orang yang diam di tepi rel adalah: ux = ux +v = 1,5 m/s + 30 m/s = 28,5 m/s Jadi, kelajuan petugas 28,5 m/s.

b)

Menurut pemancing yang diam di pinggir pantai, gerak peluru asap dalam arah x dan y sehingga z = 0. x = x + vt = 0 + 50t = 50t y = y = 10t 5t 2 z = z = 0 Jadi, kedudukan peluru asap (50t, 10t 5t2, 0).

4. Diketahui:

vA = 50 m/s vB = 45 m/s Ditanyakan: a) vBA b) vBA (berlawanan) Jawab: a) Kelajuan mobil A lebih besar dari kelajuan mobil B, sehingga menurut pengemudi mobil A, mobil B mendekatinya dengan kelajuan: vBA = vB vA = 45 m/s 50 m/s = 5 m/s Tanda minus menunjukkan bahwa mobil B menjauhi mobil A dengan kelajuan 5 m/s. b) Bergerak berlawanan arah. vBA = (vB) vA = (45 m/s) 50 m/s = 95 m/s Tanda minus menunjukkan bahwa mobil B menjauhi mobil A dengan kelajuan 95 m/s. v = 72 km/jam = 20 m/s t = t = 5 s x = 150 m Ditanyakan: (x , y , z , t ) Jawab: Menurut Bagas, perubahan posisi hanya dalam sumbu x . Oleh karena itu, y dan z adalah nol. x = x + vt = (150 m) (20 m/s)(5 s) = 150 m 100 m = 50 m Jadi, posisi truk menurut Bagas (50, 0, 0, 5).

5. Diketahui:

3. Diketahui:

v = 50 m/s v0 = 10 m/s Ditanyakan: a) (x , y , z ) b) (x , y , z ) Jawab: a) Menurut pengemudi speedboat, gerak peluru hanya dalam arah vertikal (y ) sehingga x = 0 dan z = 0. y = v0t + 2 (g)t 2 = 10t + 2 (10)t 2 = 10t 5t 2 Jadi, kedudukan peluru (0, 10t 5t 2, 0).
1 1

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: d Diketahui: vAx = 5 c


2 3

vBx = 5 c (tanda minus menunjukkan arah berlawanan) Ditanyakan: vAB

Fisika Kelas XII

143

Jawab: vxB = vBx = vAB = = =


2 ( 5

Jawab: c) =
2 5

x = 5,1 10 =
9

1 1 v2
c
2

(x vt) (4 109 (0,8)(3 108)(t)) (4 109 (2,4 108)(t))

v Ax + v xB 1+
3

v Axv xB c2
2
2 5

1 1
(0,8 c )2 c2

( 5 c) + ( 5 c) 1+
( c )( c ) c2
3 5

5,1 109 = =
25 c 31

1 1 0,64
1

c 6 1 + 25

c
31 25

Jadi, kecepatan roket A diukur oleh pengamat di roket B sebesar


25 c. 31

5,1 109 = 0,6 (4 109 (2,4 108)t) 3,06 109 = 4 109 2,4 108 t 2,4 108t = 4 109 3,06 109 2,4 108t = 0,94 109 t=
0,94 109 2,4 108

2. Jawaban: d Diketahui: vAB = 0,2c vPA = 0,3c Ditanyakan: vPB Jawab: vPB =
vPA + v AB 1+
vPA v AB c
2

t 3,9 Jadi, selang waktu t berkisar 3,9 s. 5. Jawaban: c Diketahui: L0 = 50 cm = 0,5 m v = 0,6c Ditanyakan: L Jawab:

= =

0,3c + 0,2c 1+
(0,3c )(0,2c ) c2

0,5c 1 + 0,06

0,47c

Jadi, kecepatan partikel menurut pengamat di bumi berkisar 0,47c. 3. Jawaban: e Diketahui: x = 3 1010 m t = t = 3 s v = 0,6c = (0,6)(3 108 m/s) = 1,8 108 m/s Ditanyakan: x Jawab: x = =
1 1 1 v2
c
2

=
L=

1 1 L0
v2 c2

1 1
(0,6 c )2 c2

1 1 0,36

1 0,8

L = (0,5 m)(0,8) = 0,4 m Jadi, panjang tongkat 0,4 m. 6. Jawaban: d Diketahui: L0 = 150 m L = 50 m Ditanyakan: v Jawab: L=
L0

(x vt) (3 1010 (1,8 108)(3)) m (3 10


10

1
(0,6 c )2 c2

= =

1 1 0,36
1 0,64

5,4 10 ) m
1
10

L0 L
v2 c2

= =

(2,946 10 ) m

1 1 1 1 1

L0 L
150 m 50 m

= 3,6825 1010 m Jadi, jarak bintang terhadap komet sebesar 3,6825 1010 m. 4. Jawaban: c Diketahui: x = 4 109 m v = 0,8c x = 5,1 109 m Ditanyakan: t

v2 c2

v2 c2

=3

144

Kunci Jawaban dan Pembahasan

1 = 3

2 1 v 2 c

Jawab

=
= t 0 =

1 1
(0,96 c )2 c2

1 = 9(1 1=9
9v c2
2

v c2

1 0,0784

= 0,28 = 28
4,5 ms
100 28

100

9v 2 c2

= 1,26 ms

=91 = 9
8
8 c2 9 8 2 c 9

Waktu yang diperlukan atom selama 1,26 ms. 10. Jawaban: c Diketahui: t = 20 tahun t 0 = 14 tahun tPutut = 70 tahun Ditanyakan: v Jawab: t = tPutut t = 70 tahun 20 tahun = 50 tahun t = t 0 50 tahun = (14 tahun)

v c2

v2 = v= =

2 3

2c
2 3

Jadi, kelajuan pesawat

2 c.

7. Jawaban: e Diketahui: t0 = 72 detak/menit v = 0,8c Ditanyakan: t Jawab: t = t0

= =
25 7

50 14
1

= 7
1
v2 c2

25

1 1
v2 c2

=
=

1 1
v
2

=
1

1
(0,8 c ) c2
2

c2

625 49

(1

v2 c2

)=1 =
625 49 576

1 1 0,64
0,6

1 0,36

= 1

0,6

2 625 v 2 49 c

1
49

t = ( 1 )(72 detak/menit) = 120 detak/menit Jadi, kelajuan denyut jantung menjadi 120 detak/ menit. 8. Jawaban: d Diketahui: v = 0,8c t0 = 12 tahun Ditanyakan: t Jawab: t = =
t 0 1
v2 c2

v 2 = ( 49 )( 625 ) c 2 v = 25 c Kecepatan pesawat ulang-alik sebesar 25 c. 11. Jawaban: b Diketahui: V0 = 512 cm3 V = 0,8 c Ditanyakan: V Jawab: 3 V = r0
3 512 = r0

24

24

= =

12 tahun 1
(0,8 c )2 c2

12 tahun 1 0,64

12 tahun 0,6

= 20 tahun

r0 =

512 = 8 cm

Menurut pengamatan Tina, Tini telah melakukan perjalanan selama 20 tahun. 9. Jawaban: c Diketahui: t = 4,5 ms v = 0,96c Ditanyakan: t 0

Salah satu rusuk mengalami kontraksi panjang


v r = r0 1 2 = 8 cm 1 (0,82c ) c c
2 2

= 8 cm 1 0,64 = 8 cm 0,36 = 4,8 cm

Fisika Kelas XII

145

V = r r0 r0 = (4,8 cm)(8 cm)(8 cm) = 307,2 cm3 Volume kubus menurut pengamat yang bergerak dengan kelajuan 0,8c adalah 307,2 cm3. 12. Jawaban: d Diketahui: v = 0,6c r0 = 9 cm = 9 102 m 0 = 3.000 kg/m3 Ditanyakan: Jawab: 3 V0 = r0 = (9 102 m)3 = 729 106 m3 m = 0V0 = (3.000 kg/m3)729 106 m3 = 218.700 kg 106 = 2,187 kg r =
2 r0 1 v 2 c 2

v 2 = ( 16 )( 25 )c 2 v=
3
9 2 c 25

16

= 5c Kecepatan persegi ABCD sebesar 5 c. 14. Jawaban: b Diketahui: v1 = v2 v12 = 0,8c Ditanyakan: v1 Jawab: v12 = 0,8c =
v1 + v 2 1+
1+
c2
v12 c2

v1 v 2

2 v1

(0,8c)(1 +
c

= (9 102 m) 1 (0,62c ) = (9 102 m) 0,64

0,8c +

0,8 v 12 c

v 12 c2

) = 2v1

2 v1 = 0

0,8v12 2cv1 + 0,8c 2 = 0 4v12 10cv1 + 4c 2 = 0 (4v1 2c)(v1 2c) = 0 v1 = 2 c atau v1 = 2c Tidak mungkin kelajuan melebihi kecepatan cahaya. Kecepatan pesawat yang mungkin yaitu 0,5c. 15. Jawaban: e Diketahui: t = t = 5 s x = 3,8 108 m
1

= 7,2 102 m V = r0 r0 r = (9 102)(9 102)(7,2 102) = 5,832 104 m3

=
=

m V
2,187 kg 5,832 10 4 m3

= 3.750 kg/m3 Massa jenis kubus menurut ilmuwan di bumi 3.750 kg/m3. 13. Jawaban: a Diketahui: A0 = 20 cm 20 cm = 400 cm2 A = 16 cm 20 cm = 320 cm2 Ditanyakan: v Jawab:

= 1,25 = Ditanyakan: x Jawab: 2 =


5 ( 4 )2 25 16
1 1 1
v2 c2 v2 c2

5 4

= =
5 4 25 16

A0 A

= 320 cm2 = 4
1
2

400 cm2

(1

1 v2
c

v c2

)=1 = 16
9 16 9

1 1 v2
c
2

25 v 2 16 c 2

v 2 = ( 16 )( 25 c 2) )=1 = 16 1
25

(1

v2 c2

v = 5c

25 v 2 16 c 2

146

Kunci Jawaban dan Pembahasan

x = (x + vt ) = =
5 4 5 4

3. Diketahui:
8

= 25 tahun
1

(3,8 10 m +

3 ( 5 )(3

10 m/s)(5 s))

(3,8 108 m + 9 108 m)

= 1,6 109 m x = 1,6 109 m Nilai x sebesar 1,6 109 m. B. Uraian 1. Diketahui: t0 = 4 108 s v = 0,8c Ditanyakan: a. Umur partikel (t) b. Jarak tempuh (s) Jawab: t =
t0 1
v2 c2

v = 2 3 c t0 = 10 tahun Ditanyakan: tA dan tB Jawab:

1 1
v2 c
2

=
1

1
(
1 3 c )2 2 2

1 1
3 4

1
1 4

=2

t = t0 = (2)(10 tahun) = 20 tahun tA = t + t = 25 tahun + 20 tahun = 45 tahun tB = t + t0 = 25 tahun + 10 tahun = 35 tahun Umur A = 45 tahun dan umur B = 35 tahun. 4. Diketahui: t0 = 8 ns Ditanyakan: a. b. Jawab: a.
7

a.

= = = = =

4 10 8 s 1
(0,8 c )2 c2

4 10 s 1 0,64

4 108 s 0,36
4 10 8 s 0,6 4 107 6

t saat v = 25 c t saat v = 25 c
24

Kelajuan 25 c

Jadi, umur partikel menurut pengamat di laboratorium berkisar b. s = v t = (0,8)(3 108 m/s)( 6 107 s) = 16 m Jarak yang ditempuh partikel 16 m. 2. Diketahui: L = 0,5 m L0 = 1 m Ditanyakan: v Jawab: L = L0 1 v 2
c
0,5
2

1 1
v2 c2

= = =

1 1 ( 25 )2 1 1 1
576 625 49 625 7

4 6 4

107

s.

= 24 t = t0 = ( 24 )(8 ns)
25

25

8,33 ns Waktu untuk meluruh kira-kira selama 8,33 ns. b. Kelajuan 25 c;


24

= 1 1

v2 c2

0,25 = 1
v2 c2

v2 c2

1
24 1 ( 25 )2

1 1
576 625

1
49 625

= 25
7

= 0,75

t = t0 = ( 7 )(8 ns) 28,6 ns Waktu untuk meluruh kira-kira selama 28,6 ns.
25

v2 = 0,75c2 v= 0,5 3 c.

0,75c 2 = 0,5 3 c

Jadi, penggaris harus bergerak dengan kelajuan

Fisika Kelas XII

147

5. Diketahui: v = 0,6c Ditanyakan: % Jawab: L = L0 1 v = L0 1 (0,6 c ) 2 2


c c
2 2

Jawab: m=
m0 1

2
v2 c2

= L0 1 0,36 = L0 0,64 = 0,8 L0 L = L0 L = L0 0,8 L0 = 0,2 L0 Persentase penyusutan = =


L 100% L 0,2 L 100% 0,8 L

1 v 2 = m0
c

m2 (1 1

v c2

) = m02 =
m02 m2

v2 c2 v c2
2

=1

m0 m

2 80 =1 160

=1
v2 c2

1 2

= 0,25 100% = 25% Jadi, roket akan menyusut 25%.

= 4
3

v2 = 4 c 2 v=
3 2 c 4

= 1 3c
2 2

Jadi, kelajuan pesawat ulang-alik sebesar 1 3 c. A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: c Diketahui: m0 = 9,109 1031 kg v = 1 8 c Ditanyakan: m Jawab: m = m0 = =
1

3. Jawaban: e Diketahui: m0 = m0 v = 0,6c Ditanyakan: persentase massa benda Jawab: m=


m0 1
v2 c2

= =

m0 1
(0,6 c )2 c2

1 1 v2
c
(
2

m0 (9,109 1031 kg)

m0 1 0,36
m0 m0
m0 0,8

m0 0,64

m0 0,8

1
1 8 c )2 3 2

Persentase = = =

100% 100% 100%

= =

1 1 1
1 9 8 9

(9,109 1031 kg)


31

m0
1 0,8

(9,109 10

kg)

= 3(9,109 1031 kg) = 2,7327 1030 kg Jadi, massa relativitas elektron sebesar 2,7327 1030 kg. 2. Jawaban: b Diketahui: m0 = 80 kg m = 160 kg Ditanyakan: v

= 125% Jadi, massa benda akan menjadi 125% massa semula. 4. Jawaban: b Diketahui: v =
1 2

3c

m0 = m0 Ditanyakan: a. ET b. Ek

148

Kunci Jawaban dan Pembahasan

Jawab: a. ET = mc 2 = =
m0c 2 1
v c
2 2

Jawab: a. p = mv = =
m0
36 100

m0 1
v2 c
2

v ( 10 c)
8

m0c 2 1
( 2 3 4
1 3 c )2 2 2

m0 1
(
8 10

c )2

c2

= =

m0c 1

= =

( 10 c)
8 8 4

m0c 2
1 4

m0
6 10

( 10 c) = 6 m0c = 3 m0c
4

= 2m0c 2 = 2E0 b. Ek = ET E0 = 2m0c 2 m0c 2 = m0c 2 = E0 5. Jawaban: e Diketahui: m0 = m0 Ek = 75% E0 Ek = Ditanyakan: v Jawab: ET = E0 + Ek
3 7 3 4

b.

Momentum relativistik elektron sebesar 3 m0c. Ek = ET E0 = mc 2 m0c 2 =


m0c 2 1
c v2
2

m0c 2
1 1
v2 c2

E0

= m0c 2( = m0c 2(

1) 1)

1 1
(
8 10

c )2
2

ET = E0 + 4 E0 ET = 4 E0 mc 2 = 4 m0c 2
m0c 2 1

v
2

= m0c 2(

1
36 100

1)

7 7

= m0c 2( 6 1) = 6 m0c 2 = 3 m0c 2 c. Energi kinetik elektron sebesar 3 m0c 2. ET = E0 + Ek = m0c 2 + 3 m0c 2 = 3 m0c 2 d. e. Jadi, energi total elektron sebesar 3 m0c 2. E0 = m0c 2 m=
m0 1
v2 c2

10

= 4 m0c 2
2

c2

1 v2 = 4 7 c

v2 c2 33 49

= = =

16 49
v2 c2

= =
m0

m0 1
36 100 (
8 10

33 49

c )2

c2

v2
33 49

c2

v=

c2

1 7

33 c
7 5

m0
6 10

= 6 m0 = 3 m0

10

Jadi, kelajuan partikel sebesar 1 33 c. 6. Jawaban: c Diketahui: m0 = m0 v = 10 c Ditanyakan: a. p b. Ek c. ET


8

Jadi, massa relativistik yang dimiliki elektron sebesar 3 m0. 7. Jawaban: c Diketahui: m0 = x m =y

d. E0 e. m

v = 5c Ditanyakan: x : y

Fisika Kelas XII

149

Jawab: m = y =
m0 1 x 1
v
2

= (81,9 1015)( 0,8 1) kg m2/s2


v2 c2

= (81,9 1015)(0,25) J = 2,0475 1014 J Jadi, energi kinetik elektron sebesar 2,0475 1014 J.
c2

c2

x y x y x y x y

= 1

( 5 c )2

16 = 1

25

10. Jawaban: c Diketahui: v1 = 0,6c ET = (3 1012 kg)c2 1 m0 = m0 = m0


1 2

=
3

9 25

v2 = 0,8c Ditanyakan: ET 2 Jawab:


m0 c 2

= 5 Jadi, x : y = 3 : 5. 8. Jawaban: a Diketahui: m0 = m0 m = 4m0 Ditanyakan: p Jawab: ET2 = E02 + p 2c 2 (mc 2)2 = (m0c 2)2 + p 2c 2 m 2c 4 = m02c 4 + p 2c 2 (4m0)2c 4 = m02c 4 + p 2c 2 16m02c 4 m02c 4 = p 2c 2 15m02c 4 = p 2c 2 p2 = p2
15m0 2c 4 c2

E T1 E T2

v 1 1 2

m0 c 1

c 2

1 1

v 22 c2 v12 2 c

1 1

(0,8 c )2 c2 (0,6 c )2 c2

v 22 c2

E T1 E T2

= =

1 0,64 1 0,36

0,36 0,64
0,6

0,6 0,8

E2 =

0,8E T1

0,8 (3 0,6

1012 kg)c2

= (4 1012 kg)c2 Jadi, energi total partikel berubah menjadi (4 1012 kg)c2. 11. Jawaban: c Diketahui: m0 = m0 1 m0 = m0 2 v1 = v2 = 0,6 c Ditanyakan: m Jawab: Energi awal = energi akhir
m0c 2 1
v c
2 2

= 15m02c 2
15m02 c 2 15 m0c

p= = sebesar
15 m0c.

Jadi, momentum relativistik yang dimiliki elektron

9. Jawaban: b Diketahui: m0 = 9,1 1031 kg c = 3 108 m/s v = 0,6c Ditanyakan: Ek Jawab: Ek = mc2 m0c2
2 = m0c 2 m0c2

m0c 2 1 m0
v2 c
2

v2 c
2

= m c2 = m = m = m = m

m0 2 2 1 (0,6) c2

c2

m0 0,64

= m0c2(

1 1
v2 c2

1)
1 1
(0,6 c ) c2
2

2 1)

m0 0,8

= (9,1 1031 kg)(3 108 m/s)2(

m = 2,5m0 Jadi, massa gabungan 2 partikel sebesar 2,5m0.

150

Kunci Jawaban dan Pembahasan

12. Jawaban: c Diketahui: m = 3,2 1027 kg m0 = 1,6 1027 kg Ditanyakan: p Jawab:

E = mc 2 = m0c 2 = (1,25)(4 kg)(3 108 m/s)2 = (5 kg)(9 1016 m2/s2) = 4,5 1017 joule Energi relativistiknya sebesar 4,5 1017 joule. 15. Jawaban: b Diketahui: E0 = 17 E Ditanyakan: v Jawab: E = 8 E0, karena E = E0 dapat diperoleh nilai
17 8

=
2=

m m0

= 1,6 1027 kg = 2
1
2

3,2 10

27

kg

1 v2
c

4(1 1

v2 c2

) =1 = 4
1

v2 c2

v2 = 4 c2 v= p = mv
1 2

=
17 8 1 2

3 c 3 )(3 108 m/s)

17 8

1 1 v2
c
2

= (3,2 1027 kg)(

= 4,8 3 1019 kg m/s Momentum relativistik proton tersebut sebesar


4,8 3 1019 kg m/s.

289 64

(1 1

v2 c2

)=1 = 289
225 64

v2 c2

13. Jawaban: a Diketahui: v = Ek = 5,4 1012 J Ditanyakan: m0 Jawab:


12 c 13

v2 = 289 c v = 17 c Kecepatan partikel sebesar 17 c. B. =


1
25 169

15

15

Uraian m0 = 10 kg Ek = 9 1018 J Ditanyakan: p Jawab: E 2 = E02 + p 2c 2 p2 = p2 = = = =


E 2 E 02 c
2

1
v 1 ( c )2

1
12 1 (13 )2

1 1
144 169

13 5

1. Diketahui:

Ek = ( 1) m0c 2 m0 = m0 = =
5,4 1012 J 5,4 1012 J 1 ,44 1017 m2 /s2
13 (5

Ek ( 1) c 2

1)(3 108 m/s)2

(E k + E 0 )2 E 02 c2

= 3,75 1029 kg Massa diam partikel sebesar 3,75 1029 kg. 14. Jawaban: c Diketahui: m0 = 4 kg v = 0,6 c Ditanyakan: E Jawab:

(E k + m0c 2 )2 (m0c 2 )2 c2 (9 1018 J + (10 kg)(3 108 m/s)2 )2 ((10 kg)(3 108 m/s)2 )2 (3 108 m/s)2

(9 1018 J + 0,9 1018 J)2 (9 1017 J)2 9 1016 m2 /s2 35 972 10 J2 s2/m2 9 1016

1 1
(0,6 c )2 c2

1 0,64

= 1,25

= 1,08 1021 J2 s2/m2 p = 3,29 1010 kg m/s Momentum relativistik benda 3,29 1010 kg m/s.

Fisika Kelas XII

151

2. Diketahui:

p = 4 MeV/c ET = 5 MeV Ditanyakan: v Jawab: ET2 = E02 + p2c2 (5 MeV)2 = E02 + (4 MeV/c)2c2 25(MeV)2 = E02 + 16(MeV)2 9(MeV)2 = E02 E0 =
E0 ET

Jawab: a. p = mv =
m0v 1
v
2

= = =

104 (0,6 3 108 m/s) 1


(0,6 c )2 c2

c2

1 ,8 1012 m/s 1 0,36


1 ,8 1012 kg m/s 0,8

9(MeV)2
b.
m0c 2
m0c 2 1
c2 c2

= 2,25 1012 kg m/s Jadi, momentum relativistik yang dimiliki oleh pesawat antariksa sebesar 2,25 1012 kg m/s. Ek = ET E0 = mc2 m0c2 = m0c2(
1 1 v2
c
2

E0 = 3 MeV =

1)
1 1
(0,6 c )2 c2

3 MeV 5 MeV

= 1 v2
c

= (104 kg)(3 108 m/s)2(


1

1)

9 25
v2 c2 v2 c2

=1

v2 c2

= 9 1020 kg m2/s2( 0,8 1) = 2,25 1020 joule Jadi, energi kinetik pesawat sebesar 2,25 1020 joule. 5. Diketahui: =
4 5

= 1 25 =
16 25 16

v2 = 25 c2 v=
16 2 c 25

m0 = 9,1 1031 kg v =
2 3

2c

c
4 5

Jadi, kelajuan partikel sebesar 3. Diketahui: m0 = 16 kg 1 v1 = 0,6c Ditanyakan: m0 Jawab:

c.

m0 = 9 kg 2 v2 = 0,8c
1

1 = 2 =

1 1 1 1
v2 c2 v
2

= =

c2

= 0,8 = 4 1 (0,6)
2

Ditanyakan: a. E0 b. ET c. Ek Jawab: a. E0 = m0c2 = (9,1 1031 kg)(3 108 m/s)2 = 8,19 1014 J = 1,6 1019 J/eV = 511.875 eV ET = E0
8,19 1014

1 1 (0,8)2

= 0,6 = 3

b.

m0c 2 = 1m0 c 2 + 2m0 c 2 m0 = 1m0 + 2m0


1

1 1
v2 c2

=
1

1
(
2 2 c )2 3 2

= ( 4 )(16 kg) + ( 3 )(9 kg) = 20 kg + 15 kg = 35 kg Massa diam benda mula-mula 35 kg. 4. Diketahui: m0 = 10 ton = 104 kg v = 0,6c Ditanyakan: a. p b. Ek c.

1 1
8 9

1
1 3

=3

ET = (3)(511.875 eV) = 1.535.625 eV Ek = ( 1)E0 = (3 1)(511.875 eV) = (2)(511.875 eV) = 1.023.750 eV

152

Kunci Jawaban dan Pembahasan

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: c Benda dikatakan diam apabila posisi benda itu tidak berubah terhadap kerangka acuannya. Benda bergerak jika posisinya berubah terhadap kerangka acuan. 2. Jawaban: e Dalam transformasi Galileo, percepatan yang diukur oleh pengamat S dan S yang bergerak relatif satu dengan yang lain adalah sama. Artinya, tidak ada perubahan percepatan antara kerangka S dan S. 3. Jawaban: e Diketahui: v = 340 m/s ux = 300 m/s Ditanyakan: ux Jawab: ux = ux v ux = ux +v = (300 + 340)m/s = 640 m/s Jadi, kelajuan peluru menurut pengamat di bumi adalah 640 m/s. 4. Jawaban: a Diketahui: v = 180 km/jam = 50 m/s x = 300 m t = t = 3 s Ditanyakan: x Jawab: Menurut Valentino Rossi, koordinat Max Biaggi hanya dalam arah sumbu x saja sehingga y = 0 dan z = 0. x = x vt = (300 m) (50 m/s)(3 s) = 300 m 150 m = 150 m Jadi, koordinat Max Biaggi menurut Valentino Rossi adalah (150, 0, 0, 3). 5. Jawaban: b Diketahui: ux = 340 m/s v = 100 m/s Ditanyakan: ux Jawab: ux = ux v = (340 100)m/s = 240 m/s Jadi, kelajuan gelombang bunyi sebesar 240 m/s.

6. Jawaban: c Diketahui: v = 2 m/s t = t = 5 s x =1 y =2 z =3 Ditanyakan: (x , y , z , t ) Jawab: Menurut kerangka S , peristiwa tersebut mengalami perubahan hanya pada sumbu x, sehingga y dan z tetap. x = x vt = 1 (2 m/s)(5 s) = (1 10)m = 9 m Jadi, menurut pengamat S, peristiwa tersebut terjadi pada (9, 2, 3, 5). 7. Jawaban: e Jika eter ada, akan terjadi pergeseran pola interferensi. Berdasarkan hasil eksperimen menunjukkan bahwa kelajuan cahaya dalam arah tegak lurus tidak ada perbedaan dan tidak terjadi pergeseran pola interferensi. 8. Jawaban: d Penelitian mengenai eter dilakukan oleh A.A. Michelson dan E.W. Morley. Newton mengemukakan teori relativitas Newton. Einstein memberikan postulat mengenai relativitas khusus. Maxwell-Boltzmann mengemukakan kecepatan dalam teori kinetik gas. Stefan-Boltzmann memberikan hukum perpindahan kalor secara radiasi. 9. Jawaban: d Diketahui: v = 250 m/s v0 = 5 m/s a = g = 10 m/s2 Ditanyakan: (x, y, z) Jawab: Menurut penonton yang diam, peluru asap mengalami perubahan kedudukan pada arah sumbu x dan y. x = x + vt = 0 + (250 m/s)t = 250t y = v0t + 2 at 2 = 5t + 2 (10)t 2 = 5t 5t 2 z = z = 0 Kedudukan peluru asap terhadap penonton: (250t, 5t 5t 2, 0).
1 1

Fisika Kelas XII

153

10. Jawaban: b Diketahui: ux = 100 m/s ux = 150 m/s Ditanyakan: v Jawab: ux = ux +v v = ux ux = 150 m/s 100 m/s = 50 m/s Jadi, kelajuan kapal selam 50 m/s. 11. Jawaban: e Diketahui: v = 0,3c = 0,9c ux Ditanyakan: vx Jawab: ux =
u x +v 1+
v ux c2

Jawab: x =
1 x 2 1 v2 c
2

1 1 v2
c
2

(x vt)

= x vt

(0,6 c ) 2,5 108 m( 1 ) = 3,6 108 m c2 (0,6)(3 108 m/s)t

0,9c + 0,3c 1+
(0,9c )(0,3c ) c2

2,5 108 m( 1 0,36 ) = 3,6 108 m (1,8 108 m/s)t 8 2 10 m = 3,6 108 m (1,8 108 m/s)t (1,8 108 m/s)t = 3,6 108 m 2 108 m t = 1,8 108 m t 0,89 s Jadi, selang waktu t berkisar 0,89 s. 14. Jawaban: a Diketahui: x = 1,92 109 m v = 0,8 c t =4s Ditanyakan: x Jawab: x = =
1 1 v2
c
2

1 ,6 108 m

= 1 + 0,27 = 1,27 0,94c Jadi, kelajuan partikel menurut pengamat di bumi berkisar 0,94c. 12. Jawaban: d Diketahui: vA = 5 c
1 4
1 ,2c

1 ,2c

(x vt) (1,92 109 m (0,8)(3 108 m/s)(4 s)) (1,92 109 m 9,6 108 m)

vB = 2 c Ditanyakan: vBA Jawab: vBA =


vB + v A 1+
vBv A c2

1 1
(0,8 c )2 c2

1 2

c+
1 ( 2

4 5

c
c)

1+

4 c )( 5

1 1 0,64
1

c2

= = =

3 10

c
4

1 + 10
3 c 10 14 c 10

= 0,6 (0,96 109 m) = 1,6 109 m Jadi, jarak bintang M terhadap pesawat jet 1,6 109 m. 15. Jawaban: d Diketahui: L0 = p m
13 14

13 14

c c.

Jadi, laju relatif B terhadap A sebesar 13. Jawaban: c Diketahui: v = 0,6c x = 2,5 108 m x = 3,6 108 m Ditanyakan: selang waktu t = t

L = 4 L0 = 4 p m Ditanyakan: v Jawab: L=
L L 0
L0 v = L0 1 2 c
2
2

= 1 v2
c

154

Kunci Jawaban dan Pembahasan

L2 L02

=1 =1 =1 =1 =
15 16

v2 c2 v2 c2 v2 c2 1 16

Ditanyakan: v Jawab: A=
A0

( 4 p m)2 ( p m)2

1 16
v2 c2

A0 A

1 5

A0 A0

=5
(
1
1 1 v2
c
2

= 5)2 = 25 = (1
v2 c2

v2

c2 = 4 15 c
1 4

v=

15 2 c 16

1 1
v2 c
2

Jadi, nilai v sebesar

15 c.

1 25
v2 c2 v2 c2

16. Jawaban: c Diketahui: ketinggian = L0 = 250 m Ditanyakan: L Jawab: L=


L0 1 1 v2
c
2

= 1 25 = 25
24 24

v = 5c

v2 = 25 c2 v=
24 25

c2

= 5 6c
2

=
L=

=
1

1
( c )2 c2
4 5

1 1
16 25

1
9 25

5 3

Jadi, kelajuan pesawat jet 5 6 c. 19. Jawaban: b Diketahui: L0 = L0 Ditanyakan: v Jawab:


L L0 L L0

L0
5 3

= 5 (250 m) = 150 m

= 20%

Jadi, ketinggian menara menurut pengamat yang bergerak adalah 150 m. 17. Jawaban: a Diketahui: A0 = X m2 A = 2,4 m2 v = 0,8c Ditanyakan: S Jawab: A = A0 1 A0 =
A 1
v
2

= 20%
100

L = 20 L0 L = 0,2 L0 L0 L = 0,2L0 L0 0,2L0 = L 0,8L0 = L


v 0,8L0 = L0 1 2 c
2 2

v2 c2

= =

2,4 m2 1
(0,8 c )2 c2

c2

2,4 m2 1 0,64

2,4 m2 0,6

= 4 m2

v (0,8 = 1 2 )2 c

Luas persegi = s 2 A0 = s 2 4 m2 = s2 s = 4 m2 = 2 m Panjang salah satu sisi bidang persegi adalah 2 m. 18. Jawaban: c Diketahui: A0 = 1.500 m2 A = 5 A0
1

0,64 = 1
v2 c2 v2 c2

v2 c2

= 1 0,64 = 0,36

v2 = 0,36c2 v=

0,36 c 2 = 0,6c

Jadi, kecepatan roket saat itu 0,6c.


Fisika Kelas XII

155

20. Jawaban: d Diketahui: rusuk kubus = L0 = 7 cm v = 5c Ditanyakan: bentuk dan V Jawab: Rusuk-rusuk kubus yang mengalami kontraksi panjang adalah rusuk EF, AB, DC, dan HG (yang sejajar dengan arah gerak). Kontraksi panjang dari rusuk-rusuk tersebut adalah:
v L = L0 1 2 = 7 cm 1 c
2

22. Jawaban: d Diketahui: t0 = 15 tahun t = 25 tahun v = 13 c Ditanyakan: t Maman Jawab:


12

1 1
v2 c2

1 1 (13 )2
12

1 1 169
144

1
25 169

= 5

13

( 5 c )2 c2

16 = 7 cm 1

25

= 7 cm =7

9 25

t = t0 = ( 5 )(15 tahun) = 39 tahun t Maman = t + t = 25 tahun + 39 tahun = 64 tahun Umur Maman 64 tahun. 23. Jawaban: a Diketahui: m0 = 156 kg
5

13

3 cm( 5

)=

21 5

cm
H F G

= 4,2 cm Sehingga rusuk-rusuk kubus yang mengalami kontraksi panjang memiliki panjang rusuk 4,2 cm dan bentuk kubus akan berubah menjadi balok. Volume kubus saat bergerak adalah: V = L L0 L0 = (4,2 7 7) cm3 = 205, 8 cm3 21. Jawaban: c Diketahui: vA = 1 3 c
2

v = 13 c c = 13 Ditanyakan: E Jawab:

=
D

1 1 ( v )2
c

1
5 2 1 (13 )

1
144 169

13 12

E = m0 c 2 = ( 12 )(156 kg)(3 108 m/s)2


13

= 1,521 1019 kg m2/s2 Energi total benda 1,521 1019 kg m2/s2. 24. Jawaban: c Diketahui: m0 = 5,12 1029 kg Ek = 7,2 MeV = 1,152 1012 J Ditanyakan: v Jawab: E0 = m0c 2 = (5,12 1029 kg)(3 108 m/s)2 = 4,608 1012 J Ek = ( 1) E0

vB = 2 2 c Ditanyakan: tA : tB Jawab: tA = tA = tB =
t0 1
t 0
1 2

v2 c2

=
1

t 0
(
1 3 c )2 2 2

t0 1
3 4

t 0
1 4

1=

= 2t0 =
t 0 1
2 ( 2c )2 3 2

Ek E0

1 ,152 1012 J 4,608 1012 J

= 0,25

= 1,25 =
=
t0 1
8 9

5 4

t0 1
v2 c2

t 0
1 9

( 4 )2 = 1
v2 c2

1 1
v2 c2

t0 tB = 1 = 3t0
3

16 25 9

t A tB

2 t 0 3 t 0

2 3

v 2 = 25 c 2 v = 5 c = 0,6c Kecepatan benda sebesar 0,6c.


3

Jadi, perbandingan dilatasi waktu antara partikel A dan B = 2 : 3. 156


Kunci Jawaban dan Pembahasan

25. Jawaban: c Diketahui: m0 = 0,1 1010 kg v = Ditanyakan: m Jawab: m=


m0 1
v
2

28. Jawaban: a Diketahui: E0 = E0 Ek = Ek Ditanyakan: Jawab: Ek = E0( 1) Ek = E0(


Ek E0 Ek E0 Ek E0 Ek E0 Ek E0 Ek E0

2 3

2 c

v c

= 0,6

0,1 1010 kg 1
(
2 2 c )2 3 2

c2

0,1 10

10 8 9

kg

1 1 v2
c
2

1)

= =

0,1 10 10 kg
1 9

= = =

1 1 (0,6)2

1 1

0,1 10 10 kg
1 3

1 1 0,36
1 0,64

= 0,3 1010 kg Jadi, massa partikel menjadi 0,3 1010 kg. 26. Jawaban: b Diketahui: E0 = 4,8 1019 J v =
v c 4 c 5 4 5

= 1,25 1 = 0,25
Ek E0

Jadi, nilai

sebesar 0,25. = h = m0

Ditanyakan: Ek Jawab:

29. Jawaban: d Ditanyakan: Efoton m0


1
9 25

positron

elektron

=m

1 1 v2
c
2

1 1 (4 )2 5

5 3

Ditanyakan: Ek total Jawab: Ek = Eawal Eakhir


total

Ek = ( 1) E0 =
5 (3

= h (m0 c 2 + m0 c 2)
p e

1)(4,8 1019 J)

= 3,2 1019 J Ek =
3,2 1019 J 1 ,6 1019 J/eV

= 2 eV

= h (mc 2 + mc 2) = h 2mc 2 Jadi, energi kinetik total pada saat proses pembentukan pasangan partikel sebesar h 2mc 2. 30. Jawaban: a Diketahui: m0 = 7 1022 kg v = 0,8 c Ditanyakan: a. p b. Ek Jawab: a. p =
m0v 1 v2 c2
(0,8 c )2 c2

Energi kinetik partikel sebesar 2 eV. 27. Jawaban: d Diketahui: ET = 9E0 m0 = m Ditanyakan: p Jawab: ET2 = E02 + p 2c 2 (9E0)2 = E02 + p 2c 2 81E02 = E02 + p 2c 2 80E02 = p 2c 2 pc =
80 E0

= =

(7 1022 kg)(3 108 m/s)(0,8) 1

1 ,68 1031 kg m/s 1 0,64

= 2,1 1031 kg m/s

pc = 4 5 m0c 2 p = 4 5 mc Jadi, momentum relativistik sebesar 4 5 mc .

Momentum relativistik meteor sebesar 2,1 1031 kg m/s.

Fisika Kelas XII

157

b.

Ek = m0c 2( 1) = (7 1022 kg)(3 108 m/s)2(


1 1 1
(0,8 c )2 c
2

1)

Jawab: a. ux = ux + v (karena searah)


1 1

= 6,3 1037 J ( 0,6 1) = 6,3 1037 J (0,67) = 4,221 1037 J Jadi, energi kinetik meteor sebesar 4,221 1037 J. B. Uraian t0 = 4 t t = 4t0 Ditanyakan: v Jawab: t = 4t0 =
v ( 1 2 = c
2

b.

= 100 m/s + 5 m/s = 105 m/s Jadi, kelajuan peluru yang ditembakkan searah dengan kendaraan tempur menurut pengamat yang diam adalah 105 m/s. ux = ux + v
2 2

1. Diketahui:

t0 1
v2 c2

= 100 m/s + 5 m/s = 95 m/s (tanda negatif menunjukkan arah yang berlawanan dengan kendaraan tempur) Jadi, kelajuan peluru yang ditembakkan berlawanan arah dengan kendaraan tempur menurut pengamat yang diam adalah 95 m/s. 4. Diketahui: a. Ek = 12 E0 2 3 E0 E =
3 1

t0 1
v2 c
2

t 0 2 4 t 0 )

b. Ditanyakan: v Jawab: a. Ek = ( 1) E0 Ek =
1 12

v2 c2 v2 c2

= =

v2 = v= =

1 16 15 16 15 16

E0 + 1 = 12
1 (1
v2 c2

1=

1 12

=
c2
13

1 12

13

( 12 )2 = 1
1
v2 c2 v2 c2

15 2 c 16

1 4

= =

15 c

Jadi, kelajuan pesawat sebesar 4 15 c. 2. Diketahui: v = 0,8c h = 1,2 m Ditanyakan: h0 Jawab:


h 1
v2 c2

v=

144 169 25 169 5 c 13 5 13

Kecepatan partikel b. = = =
1 ,2 1 0,64
1 ,2 m 0,36

c.
2 3

E = E0 E = (
2 3 2 3

h0 =

1 ,2 m 1
(0,8 c )2 c2

3 E0
1 (1
v2 c2

3 )2 =
v c2 v2 c2
2

1 ,2 m 0,6

= =

9 12 3 12 1 2 c 4 1 c 2 1 c. 2

=2m Menurut pengamat yang ada di pesawat, tinggi astronaut adalah 2 m. 3. Diketahui: v = 18 km/jam = 5 m/s ux = 100 m/s 1 ux = 100 m/s
2

v2 = v=

Kecepatan partikel

Ditanyakan: a. ux 1 b. ux
2

158

Kunci Jawaban dan Pembahasan

5. Diketahui:

a. b. Ditanyakan: v Jawab: a. m = 2,6 m0 m = m0 (


13 2 ) (1 5

m = 2,6 m0 8 m = 17 m0
13 5

7. Diketahui:

m0 = 9,1 1031 kg v = 0,8 c = 2,4 108 m/s


v c

= 0,8

= 2,6 =
=1 = =
25 169 144 169 12 13

Ditanyakan: p Jawab:

v2 ) c2 v2 2 c v2 c2

1 1
v2 c2

1 1 (0,8)2

1 0,36

5 3

p = m0v = ( 3 )(9,1 1031 kg)(2,4 108 m/s) = 3,64 1022 kg m/s Momentum relativistik 3,64 1022 kg m/s. m0
17 8 5

v=

c c.

elektron sebesar

Kecepatan benda b.

12 13

8 m = 17 m0 m =

17 8

Karena m = m0, maka = (


17 2 ) (1 8

v2 ) c2 2 v 2 c v2 c2

=1 = =
64 289

Kecepatan 6. Diketahui:

225 289 15 v = 17 c 15 benda 17

8. Diketahui: m = 2m0 Ditanyakan: Ek Jawab: Ek = ET E0 = mc 2 m0c 2 = 2m0c 2 m0c 2 = m0c 2 = (1,675 1027 kg)(3 108 m/s)2 = (1,675 1027 kg)(9 1016 m2/s2) = 1,5075 1010 J Ek = 1,6 1019 J/eV 0,942 109 eV Ek 942 MeV Jadi, energi kinetik neutron berkisar 942 MeV. 9. Diketahui: v = 0,6c Ditanyakan: E0 dan Ek Jawab: a. E0 = m0c 2 = (9,1 1031 kg)(3 108 m/s)2 = 8,19 1014 J Energi diam partikel 8,19 1014 J. b.
1 ,5075 1010 J

c.

v = 0,6c A = 55 cm2 Ditanyakan: r0

1 1
v2 c2

= = =

1 1
(0,6 c )2 c2

1 1 0,36 1 = 0,64

1,25

A =

A0

A0 = A = 55 cm2 (1,25) = 68,75 cm2 2 A0 = r0


2 r0 =

=
= =

1 1 v2
c
2

1 1 (0,6)2
1 0,64

A0
22 7

= 1,25

2 r0 = 68,75 cm2 22 2 r0 21,875 cm2 r0 4,68 cm Jadi, jari-jar-jari bidang lingkaran berkisar 4,68 cm.

Ek = ( 1) E0 = (1,25 1)(8,19 1014 J) = 2,0475 1014 Energi kinetik elektron 2,0475 1014.

Fisika Kelas XII

159

10. Diketahui: m0

proton

ET = 3E0 = 1,672 1027 kg

Latihan Ulangan Tengah Semester 2


A. Pilihan Gandang tepat! 1. Jawaban: c Diketahui: vA = 0,4c vB = 0,3c Ditanyakan: vBA Jawab: vA = vA = (0,4c) = 0,4c vBA = =
vB + v A 1+
1+ 0,7c
v Bv A c2

Ditanyakan: a. E0 b. v c. p Jawab: a. E0 = m0c 2 = (1,672 1027 kg)(3 108 m/s)2 = (1,672 1027 kg)(9 1016 m2/s2) = 1,5048 1010 J E0 =
1 ,5048 10 J 1 ,6 1019 J/eV
9
10

0,3c + (0,4c ) 1+
(0,3c )(0,4c ) c2

= 0,9405 10 eV = 940,5 MeV b. ET = 3E0 = 3(1,5048 1010 J = 4,5144 1010 J ET = mc 2 ET =


m0c 2 1
v2 c2

0,12 c 2 c2

= 0,7c = 0,625c Jadi, kelajuan pesawat B menurut pilot pesawat A adalah 0,625c. 2. Jawaban: e Diketahui: v = 0,6c ux = 0,4c Ditanyakan: ux Jawab: ux = ux v ux = ux +v = 0,4c + 0,6c =c Jadi, kelajuan partikel menurut pengamat di bumi sebesar c. 3. Jawaban: b Diketahui: vpolisi = 72 km/jam = 20 m/s x=5m t=1s Ditanyakan: x , y , z , t Jawab: Koordinat mobil menurut Dewi (5, 0, 0, 1). Koordinat mobil menurut polisi adalah x , y , z , t . Menurut polisi yang bergerak tersebut, mobil mengalami perubahan posisi hanya pada sumbu x . x = x vt y = y = 5 m (20 m/s)(1 s) z = z = 15 m t = t Jadi, koordinat mobil menurut polisi (15, 0, 0, 1). 4. Jawaban: a Diketahui: x = 5 109 m v = 0,6c t =2s Ditanyakan: (x , y , x , t ) Jawab: Menurut pengamat di pesawat, benda B mengalami perubahan hanya pada sumbu x .
1 ,12

E0 1 v2
c
2

4,5144 1010 J =

(1 ,5048 10 10 J 1
v2 c2

1 v2 =
c
2

1 ,5048 1010 J 4,5144 1010 J

v ( 1 2 0,33)2 c

v2 c2 v2 c2

= 0,1089 = 0,8911

2 v = 0,8911 c v 0,94c Kelajuan proton berkisar 0,94c.

c.

p = mv = =
m0v 1
v2 c2

(1 ,672 10 27 kg)(0,94)(3 108 m/s) 1


(0,94 c )2 c2

4,7 1019 1 0,88

4,7 10 19 0,34

1,38 1018 kg m/s Momentum relativistik proton berkisar 1,38 1018 kg m/s.

160

Kunci Jawaban dan Pembahasan

x =

1 1
v2 c2

(x vt)

L = 0,6 L0 L = L0 1
v2 c2 v2 c2 2

=
1

1
(0,6 c )2 c2

(5 109 m (0,6)(3 108 m/s)(2

0,6 L0 = L0 1

s)) = =
1 1 0,36
1 0,64

(5 109 m 3,6 108 m)

v2 0,6 = 1 2 c
0,36 = 1
v2 c2 v2 c2

(4,64 109 m) 109

= 0,64

= 5,8 Jadi, koordinat benda B setelah 2 s menurut pengamat di pesawat adalah (5,8 109, 0, 0, 2). 5. Jawaban: c Postulat Einstein tentang teori relativitas khusus adalah: 1) Hukum-hukum fisika memiliki bentuk yang sama pada semua kerangka acuan inersial. 2) Cahaya merambat melalui ruang hampa dengan cepat rambat c = 3 108 m/s dan tidak bergantung dari kelajuan sumber cahaya maupun pengamatnya. 6. Jawaban: e Diketahui: v = 0,8c L = 1,2 m Ditanyakan: L0 Jawab: L = L0 1 L0 = = = =
L 1
v2 c2 (0,8 c )2 c2

= 0,64c 2 v = 0,8c Jadi, penggaris harus bergerak dengan kelajuan 0,8c. 8. Jawaban: c Diketahui: V0 = 216 cm3 v = Ditanyakan: V Jawab:
1 2

v2

3c

V0 = 216 cm3 r0 = 3 216 cm3 = 6 cm L = L0 1 r = r0 1


v2 c2 v2 c2
(
1 3 c )2 2 2

c2

= 6 cm 1

1 ,2 m 1

3 = 6 cm 1 4

1 ,2 m 0,36

1 ,2 m 0,6

=2m

Jadi, panjang awak pesawat sebenarnya 2 m. 7. Jawaban: e Diketahui: panjang berkurang 40% Ditanyakan: v Jawab: %= 40% =
L0 L0

1 = 6 cm 4 = 3 cm V = r r0 r0 = 3 cm 6 cm 6 cm = 108 cm3 Jadi, volume kubus menjadi 108 cm3.


9. Jawaban: e Diketahui: v1 = v2 = 0,6c Ditanyakan: t1 : t2 Jawab: Kedua sistem meiliki selang waktu sama yang dinyatakan oleh jam yang diam terhadap pengamat (t0 = t0 = t0)
1 2

1 2

3c

100% 100%

L0 L L0

0,4 L0 = L0 L

Fisika Kelas XII

161

t 01

t1 t 2

v2 1 c2

t 02 1
v2 2 c2

0,4 1028 kg c 2 (0,6 c )2 1 2 c

= m totalc2

1 1

2 v2

c2

0,8 1028 kg c 2 0,64

= m total c2

2 v1

1028 kg c2 = m total c2 m total c2 = 1028 kg Jadi, massa gabungan benda sebesar 1028 kg. 12. Jawaban: c Diketahui: Et = 3 E0 Ditanyakan: p Jawab: Et2 = E02 + p2c2 (3 E0)2 = E02 + p2c2 9 E02 E02 = p2c2 8 E02 = p2c2 pc =
2 8 E0

c2

1 1
(

(0,6 c )2 c2
1 3 c )2 2 c2

=
t1 t 2

1 0,36 1 0,8
3 4

= 0,5

0,8

= 0,5 Jadi, t1 : t2 = 8 : 5. 10. Jawaban: e Diketahui: m 0 = 1,2 1015 kg v = 0,8c Ditanyakan: m Jawab: m = =
m0 1
v2 c2

pc = 2 2 E0 pc = 2 2 m0c2 p = 2 2 m0c Jadi, momentum benda sebesar 2 2 m0c. 13. Jawaban: e v = 0,5 3 c t0 = (50 15) tahun = 35 tahun Ditanyakan: lama perjalanan A menurut B = t Jawab: Diketahui: t = =
t 0 1
v2 c2

1 ,2 1015 kg 1
(0,8 c )2 c2

= =

1 ,2 1015 kg 1 0,64 1 ,2 1015 kg 0,6

= 2 1015 kg Jadi, massa partikel sebesar 2 1015 kg. 11. Jawaban: a Diketahui: m0 = m0 = m0 = 0,4 1028 kg
1 2

35 tahun 1
(
1 3 c )2 2 c2

v1 = v2 = v =

3 c 5

= =

35 tahun 1
3 4

= 0,6c

Ditanyakan: m total Jawab: Energi total sebelum tumbukan = energi total sesudah tumbukan.
m01c 2 1
2 v1

35 tahun
1

2 = 70 tahun

m02 c 2 1
2 v2

= m total c2

c2

c2

Menurut B, A telah melakukan perjalanan selama 70 tahun. 14. Jawaban: d Diketahui: t0 = 6 menit v = 0,8c Ditanyakan: t

m0c 2 2 2 1 v c2

= m total

c2

162

Kunci Jawaban dan Pembahasan

Jawab: t = =
t 0 1
v2 c2 (0,8 c )2 c2

6 menit 1

= 6 menit =
6 menit 0,36

1 0,64

= 6 menit = 10 menit
0,6

t = 600 sekon Jadi, selang waktu pulsa cahaya saat diterima pengamat B adalah 600 detik. 15. Jawaban: d Diketahui: Ek = 3,6 104 J m0 = 2,5 1020 kg c = 3 108 m/s Ditanyakan: v Jawab: Ek = ( 1) m0c2 ( 1) = m c 2 0 =
3,6 104 J (2,5 10
20

16. Jawaban: c Teori atom yang dikemukakan oleh Rutherford sebagai berikut. 1) Pada reaksi kimia, inti atom tidak mengalami perubahan, hanya elektron-elektron pada kulit terluar yang saling memengaruhi. 2) Elektron-elektron mengelilingi inti atom seperti planet-planet dalam tata surya. 3) Sebagian besar dari atom berupa ruang kosong. 4) Inti atom terdiri atas muatan positif yang berkumpul di tengah-tengah atom. 5) Inti atom dan elektron tarik-menarik yang menimbulkan gaya sentripetal pada elektron, akibatnya elektron tetap berada di lintasannya. 17. Jawaban: c Pada atom hidrogen, energi tiap lintasan adalah En =
13,6 n2

eV. Jadi, semakin kecil n (bilangan

Ek

kuantum/kulit) yang berarti semakin ke dalam mendekati inti, energi elektron semakin besar. Energi di kulit L = E maka energi di kulit N adalah
EL EN
8 2

= =

13,6 nL 2 13,6 nN 2

kg)(3 10 m/s)

1=

3,6 104 J 22,5 104 kg m2 /s2

EL EN E EN

nN2 nL 2

42 22

= 0,16 + 1 = 1,16 =
1 1
v2 c2 2

= 4

16 1

EN = 4 E

1 1 ,16 = v2 1 2 c

Pada lintasan elektron tidak membebaskan energi. Apabila elektron berpindah ke lintasan/kulit lebih luar, elektron akan menyerap energi. Ketika elektron berpindah ke lintasan yang lebih dalam, elektron tersebut akan memancarkan energi. 18. Jawaban: d Diketahui: n=2 Ditanyakan: , m, s Jawab: n = 2 = (n 1) = (2 1) = 1 = 0,1 m = 1, 0, +1 s = 2, +2
1 1

1,3456 = (1,3456)(1
v2 c2 v2 c2

1 1
v2 c2

)= 1

1,3456 1,3456

=1
v2 c2

0,3456 = 1,3456
v
2

c2

= 1,3456 =

0,3456 0,3456 2 c 1 ,3456


0,3456 2 c 1 ,3456

v2

=0m=0 = 1 m = 1, 0, +1 Jadi, bilangan kuantum yang tidak diizinkan 0,51 c adalah n = 2, = 2, m = 2, s = 2 .


1

v=

Jadi, kelajuan partikel berkisar 0,51 c.

Fisika Kelas XII

163

19. Jawaban: c Diketahui: ion co2+ [Ar] 3d7 Ditanyakan: n, , m, s Jawab: n=3 =2
2 1 0 +1 +2

Jawab: A = s2 Karena pelat baja memiliki dua permukaan, maka A = 2(s2) = 2(5 cm)2 = 50 cm2 = 5 103 m2 P = t = e A T4 = (5,67 108 W/m2K4(1)(5 103 m2)(700K)4 68,07 watt Jadi, laju rata-rata energi kalor yang diradiasikan berkisar 68,07 watt. 24. Jawaban: a Diketahui: A = 50 mm2 = 5 105 m2 T = 1.127C = 1.400 K V = 220 volt e =1 = 5,67 108 W/m2K4 Ditanyakan: I Jawab: P = e A T4 = (1)(5,67 108 W/m2 K4)(5 105 m2)(1.400 K)4 10,89 watt Energi yang diradiasikan sebesar 50% maka daya listrik sebesar P = 50%(Plistrik) Plistrik= 50% = P=VI
P P
10,89 watt 0,5

m = 1 s=2
1

Jadi, banyaknya elektron yang tidak berpasangan sebanyak 3 elektron. 20. Jawaban: d Transisi elektron yang memancarkan energi adalah transisi elektron dari kulit luar ke kulit yang lebih dalam. Urutan kulit dari luar hingga dalam adalah d, p, s. Jadi, transisi elektron yang memancarkan energi adalah transisi nomor (3) dan (4). Pada transisi elektron nomor (1), (2), dan (5) elektron akan menyerap energi. 21. Jawaban: b maks = 5.796 = 5,796 107 m Diketahui: = 8.000 = 8 107 m C = 2,898 103 mK Ditanyakan: T maks Jawab: maks T = C T= maks =
2,898 10
3

= 21,78 W

I = V = 220 V = 0,099 A Jadi, arus yang mengalir pada lampu sebesar 0,099 A. 25. Jawaban: e
3

21 ,78 W

mK

Diketahui:

5,796 107 m

= 0,5 104 K Jadi, suhu permukaan benda sebesar 0,5 104 K. 22. Jawaban: e Berdasarkan hukum Stefan-Boltzman tentang radiasi benda hitam yang dirumuskan sebagai berikut.
Q t

RA = 2 RB TA = 127C = 400 K TB = 27C = 300 K Ditanyakan: PA : PB Jawab:


PA PB

= = = = =

e AA TA 4 e AB TB4 AB TB4 AA TA 4

= e AT4

Jadi, jumlah energi yang dipancarkan tiap satuan waktu sebanding dengan pangkat empat suhu mutlak permukaan benda tersebut dan sebanding dengan luas permukaan benda. 23. Jawaban: c Diketahui: s = 5 cm T = 427 C = (427+ 273) K = 700 K = 5,67 108 W/m2K5 Ditanyakan: P

R 2 T4 A A
2 4 RB TB 3 2

( RB )2 (400 K)4
2 RB (300 K)4 9 256 108 4 8

81 10

= 81 = 9 Jadi, perbandingan energi yang dipancarkan setiap satuan waktu antara A dan B adalah 64 : 9.

576

64

164

Kunci Jawaban dan Pembahasan

26. Jawaban: b Diketahui: maks 1 = 30 m = 3 105 m maks 2 = 10 m = 105 m Ditanyakan: E1 : E2 Jawab: maks T = C T=
E1 E2 C maks

29. Jawaban: c Diketahui: P = 90 W = 596,7 nm = 5,967 107 m Ditanyakan: banyak foton Jawab: E =
hc hc

4 e T2 A2 t

e T14 A1 t

Pt = n
4

E1 E2 E1 E2

T14
4 T2

C maks 1

n t

= hc = =

P
(5,967 107 m)(90 W)

C maks 2

(6,63 1034 J.s)(3 108 m/s)


5,3703 105 1 ,989 1025

= =

maks 2 maks 1
105 m

= 3 3 105 m Jadi, perbandingan energi teradiasi saat T1 dan T2 sebesar 1 : 3. 27. Jawaban: b Teori kuantum yang dikemukakan oleh Planck adalah sebagai berikut. 1) Molekul-molekul (di dalamnya termasuk foton) memancarkan radiasi dan memiliki energi dengan satuan diskrit. Besarnya energi yang dipancarkan sebesar En = n h =n 2) Foton memancarkan atau menyerap energi dalam satuan diskrit (paket-paket) dari energi cahaya dengan berpindah tempat dari tingkat energi satu ke tingkat energi lain. Berdasarkan teori kuantum tersebut dapat disimpulkan bahwa foton bergerak dengan kelajuan cahaya, memiliki energi dalam bentuk paket-paket energi di mana energi satu foton sebesar . Semua foton adalah gelombang elektromagnetik. 28. Jawaban: e = 397,8 nm = 3,978 107 m Diketahui: h = 6,63 1034 J.s c = 3 108 m/s Ditanyakan: E Jawab: E =
hc hc hc

= 2,7 1020 foton/s Jadi, foton yang dipancarkan sebanyak 2,7 1020 foton/sekon 30. Jawaban: a Pada peristiwa efek fotolistrik berlaku: Ek maks = h h0 dan Ek = 2 mv2
1

Ek maks = energi maksimum elektron terlepas = frekuensi foton 0 = frekuensi ambang logam Jadi, kecepatan maksimum foto elektron dapat terlepas pada peristiwa efek fotolistrik hanya dipengaruhi oleh frekuensi cahaya yang jatuh di permukaan logam. 31. Jawaban: a Diketahui: h = 2,7 1019 J potensial pemberhenti = eV = 0,16 V Ditanyakan: W0 Jawab: W0 = h eV = 2,7 1019 J ( 1,6 1019 J/eV)(0,16 V) = 2,7 1019 J 0,256 1019 J = 2,444 1019 J Jadi, fungsi kerja katode sebesar 2,444 1019J. 32. Jawaban: d Elektron foto dapat terlepas dari permukaan suatu logam jika energi foton/cahaya yang jatuh di permukaan logam lebih besar dari fungsi kerja logam. Dengan menggunakan persamaan Ek maks = E W0 a. Ek = dan E =
1 ,24 106 eV m

(6,63 1034 J.s)(3 108 m/s) 3,978 107 m

= 5 1019 J Jadi, kuanta energi yang terkandung dalam seberkas cahaya tersebut adalah 5 1019 J.

1 ,24 106 eV m 2 106 m

(1 eV)

= 0,62 eV 1 eV = 0,38 eV (elektron tidak dapat terlepas)


Fisika Kelas XII

165

b.

Ek =

1 ,24 106 eV m 6,5 10


7

Jawab: (2 eV)
= 2 1010 m = 2 1010 m =
h m0c

1,9 eV 2 eV = 0,1 eV (elektron tidak dapat terlepas) c. Ek =


1 ,24 106 eV m 5 107 m

(1 cos )
6,63 1034 J.s

(9,1 1031 kg)(3 108 m/s)

(1 cos 60)

(6,63 1034 J.s)(1 ) (2,73 1022 kg m/s)

1 2

(2,5 eV)

= 2,48 eV 2,5 eV = 0,02 eV (elektron tidak dapat terlepas) d. Ek =


1 ,24 106 eV m 3,8 107 m

2 1010 m =

3,315 1034 J.s 2,73 1022 kg m/s

(3 eV)

= 3,3 eV 3 eV = 0,3 eV (elektron dapat terlepas) e. Ek =


1 ,24 106 eV m 5 107 m

= (1,21 1012 m) + (2 1010 m) = 2,0121 1010 m = 20,121 nm Panjang gelombang foton setelah tumbukan 20,121 nm.
36. Jawaban: c Diketahui: h = tetapan Planck c = kecepatan cahaya m0 positron = m0 elektron = m0 Ditanyakan: Ek total Jawab: Efoton = 2 m0c2 + Ek+ + Ek Efoton = 2 m0c2 + Ek tot Ek tot = Efoton 2 m0c2 = h 2 m0c2 Jadi, energi kinetik total partikel sebesar h 2 m0c2. 37. Jawaban: d Diketahui: v = 0,5 102 m/s ketelitian kecepatan = 0,2% Ditanyakan: x Jawab: p =mv = (9,1 1031 kg)(0,5 102 m/s) = 4,55 1029 kg m/s p = ketelitian kecepatan p = 100 (4,55 1029 kg m/s) p = 9,1 1032 kg m/s x 2p x = =
1 ,054 1034 J.s 2(9,1 1032 ) kg m/s 1 ,054 1034 J.s 1 ,82 1027 kg m/s

(3,5 eV)

= 2,48 eV 3,5 eV = 1,02 eV (elektron tidak dapat terlepas) 33. Jawaban: b Pada percobaan efek fotolistrik, dapat diketahui bahwa arus foto elektron sebanding dengan intensitas cahaya dan energi kinetik foto elektron bergantung pada frekuensi cahaya/foton yang jatuh di permukaan logam (tidak tergantung pada intensitas cahaya yang digunakan). Jadi, ketika frekuensi cahaya dibuat konstan dan intensitas cahaya dinaikkan, besaran yang akan mengalami kenaikan hanya banyaknya foto elektron yang dipancarkan. 34. Jawaban: d
h p

de Broglie = de Broglie =

h mv 1 v

0,2

Jadi, grafik yang menunjukkan hubungan panjang gelombang de Broglie dengan kecepatan elektron adalah grafik pada pilihan d. 35. Jawaban: a = 60 Diketahui: = 0,2 nm = 2 1010 m h = 6,63 1034 J.s m0 = 9,1 1031 kg c = 3 108 m/s Ditanyakan:

x 5,8 104 m Jadi, ketidakpastian posisi elektron berkisar 5,8 104 m.

166

Kunci Jawaban dan Pembahasan

38. Jawaban: a Diketahui: vK = v K nK = 1 M nM = 3 Ditanyakan: vM Jawab: rn = n2r1 v=


vK vM vK vM nh 2 mrn
nKh 2 mrK nMh 2 mrM

Jawab: E = E3 E2 = 11,5 (10,2 eV) = 1,3 eV Efoton = (1,3 eV)(1,6 1019 J/eV) = 2,08 1019 J E=
hc hc E
(6,63 1034 J.s)(3 108 m/s) 2,08 1019 J

= = = =

nKrM nMrK

nK (nM2r1) nM (nK 2r1) (1)(3 )r1 (3)(12 )r1 (32 ) 3 1 v 3 K


2

= 9,5625 107 m 9,56 107 m 956 nm Jadi, panjang gelombang foton yang dipancarkan sebesar 956 nm. B. Uraian x = 3 m v = 25 m/s t =5s t = 0 Ditanyakan: a. koordinat menurut S b. koordinat menurut S Jawab: a. Koordinat menurut S adalah (x , y , z , t ). Karena pengamat S berada di dalam bus dan arah gerak kejadian dalam waktu bersamaan maka koordinat kejadian adalah (3, 0, 0, 0). b. Koordinat menurut S adalah (x , y , z , t ). x = x + vt x = 3 m + (25 m/s)(5 s) = 3 m + 125 m = 128 m Kejadian hanya berlangsung pada arah sumbu x saja, oleh karena itu y dan z tetap. (x , y , z , t ) = (128, 0, 0, 5) m0 = m0 1 v1 = 0,6 c v2 = 0 m0 = 2 m0 2 Ditanyakan: v Jawab: Tumbukan tidak elastis, sehingga v1 = v2 = v mv = m1v1 + m2v2 = m0 v1 + m0 v2 1 2 = (m0)( 0,6 c) + (2 m0)(0) =
m0 0,6c 1
v
2

1. Diketahui:

vK vM

vM =

= 3 v
1

Jadi, kelajuan elektron atom H di kulit M adalah 3 v. 39. Jawaban: c Diketahui: nB nA R c Ditanyakan: Jawab:
1 1

=4 =1 = 1,097 107/m = 3 108 m/s

= R(

1
2 nA

1 ) 2
nB
1 12

= (1,097 107/m)(

1 42

= 1,097 107/m (1 = 1,097 107/m ( 16 )


1 15

1 ) 16

2. Diketahui:

1,03 107/m
c

= = (c) = (1,03 107 m)(3 108 m/s) = 3,09 1015/s Jadi, foton yang dipancarkan berfrekuensi 3,09 1015 Hz.
40. Jawaban: e Diketahui: E3 E2 h c Ditanyakan: = 11,5 eV = 10,2 eV = 6,63 1034 J.s = 3 108 m/s
1

0,6 m0c 1 (0,6)


2

0,6 m0c 0,64

c2

0,6 m0c 0,8

= 4 m0c 167

Fisika Kelas XII

Eawal = Eakhir mc 2 = m0 v1 + m0 v2
1 2

0 2 v2 = 1 E 2 c

E2

m0c 2 1 (0,6)2
0,64

+2

m0c 2

v= v=

1 1

2 E0

E2 42 52

c2

2 = m0c + 2 m0c 2

= 4 m0c 2 + 2 m0c 2 = 4 m0c 2


mv mc 2 13

= 1 =
9 c 25

16 c 25

3 m0c 4 13 2 m 0c 4

3 c 5 3 c. 5

Jadi, kelajuan elektron sebesar b. E 2 = E02 + p 2c 2 E 2 E02 = p 2c 2 p2 = p= = c = c = =


1 ,2 109 s 1 0,64

3 4 v = 4 c 13

= 13 c Kecepatan partikel setelah tumbukan 13 c. 3. Diketahui: s t0 = 1,2 v = 0,8c = 2,4 108 m/s Ditanyakan: s Jawab: 109 t = t0 =
t 0 1
v2 c2

2 E 2 E0

c2

2 E 2 E0

c2

1 1
9 c

2 E 2 E0

52 42
= c
3 3

= =

1 ,2 109 s 1
(0,8 c )2 c2 9

c.

1 ,2 10 0,6

= 2 109 s

Jadi, momentum elektron sebesar c . E = Ek + E0 Ek = (E E0) MeV = (5 4) = 1 MeV m0 = 40 kg m = 104 m0 EM = 90% E


1

s = v t = (2,4 108 m/s)(2 109 s) = 0,48 m = 48 cm Jarak yang ditempuh partikel 48 cm. 4. Diketahui: E0 E Ditanyakan: a. b. c. Jawab: a. E=
E0 1
v2 c2

5. Diketahui:

= 4 MeV = 5 MeV v p (nyatakan dalam c) Ek

h = 200 m Ditanyakan: volume air laut yang terangkat Jawab: E = mc 2 = 104 m0c 2 = (104)(40 kg)(3 108 m/s)2 = 3,6 1014 J EM = 90% E 1 = (0,9)(3,6 1014 J) = 3,24 1014 J EM = EM 3,24 1014 J = Ep + Ek
2 1 2

E v2 1 2 = 0 c E
1
v2 c2 v2 c
2

= mgh + 2 mv22 = (m)(10 m/s2)(200 m) + 0 m=


3,24 1014 J 2.000 m2 /s2

2 E0

E2
2 E0

=1

E2

= 1,62 1011 kg

168

Kunci Jawaban dan Pembahasan

V= = 1.030 kg/m3 1,6 108 m3 Volume air laut yang terangkat 1,6 108 m3. 6. a. Diketahui:

1 ,62 1011 kg

= 600 nm = 6 107 m n = 3 foton Ditanyakan: E Jawab:


E = nhc

Ek = Ecahaya W0 = 2,49 eV 2,21 eV = 0,28 eV Jadi, energi kinetik elektron yang terlepas sebesar 0,28 eV. 9. Diketahui:

= 9,945 1019 joule Jadi, energi cahaya sebesar 9,945 1019 joule. b. Diketahui: P = 60 watt = 589 nm = 5,89 107m t =1s Ditanyakan: n Jawab: Ecahaya = Elistrik n =Pt
t n = hc

(3)(6,63 1034 J.s)(3 108 m/s) 6 107 m

= 550 nm = 5,5 107 m h = 6,63 1034 J.s c = 3 108 m/s q = 1,6 1019 C m0 = 9,1 1031 kg Ditanyakan: V Jawab: Energi potensial listrik = energi kinetik
qV = 2 m0v2 v=
2 qV m0

=
=

h mv
h
m0 2 qV m0

hc

P
(60 W)(1s)(5,89 10
7

=
m)

h 2 qV m0
6,63 1034 J.s 2 qV m0

5,5 107 m =
2 qV m0 =

n = (6,63 1034 J.s)(3 108 m/s) n= 1,78 1019 foton Jadi, foton yang dipancarkan sebanyak 1,78 1019 foton. 7. Emisivitas (e) adalah konstanta karakteristik bahan. Jenis-jenisnya yaitu: a. e = 0; benda pemantul sempurna sehingga tidak teradiasi. b. e = 01; benda tidak mempunyai ciri khusus. c. e = 1; benda bersifat menyerap kalor yang baik sekaligus pemancar. 8. Diketahui: W0 = 2,21 eV = 5.000 = 5 107 m c = 3 108 m/s h = 6,63 1034 J.s Ditanyakan Ek Jawab: Ecahaya = =
hc (6,63 1034 J.s)(3 108 m/s)
5 10 m 3,978 1019 J
7

3,534 106 1 ,989 1025

6,63 1034 J.s 5,5 107 m

2 qV m0 = 1 ,2 1027
V= =

volt volt

1 ,44 1054 2(1 ,6 1019 )(9,1 1031) 1 ,44 1054 2,912 1049

volt

= 0,49 105 volt Jadi, beda potensial yang digunakan sebesar 0,49 105 volt. 10. Diketahui: nB = 4 nA = 2 R = 1,097 107/m c = 3 108 m/s Ditanyakan: Jawab:
1 1

=R(

1
2 nA

1
2 nB

)
1 22

= 1,097 107/m (

1 42

= 3,978 1019 J =
1 ,6 1019 J/eV

= 1,097 107/m ( 4 16 ) = 1,097 107/m ( 16 )


Fisika Kelas XII

2,49 eV

169

2 106/m
c

d.

= (3 108 m/s)(2 106 m) = 6 1014 Hz Jadi, frekuensi foton yang dipancarkan sebesar 6 1014 Hz.

e.

Bab VII Inti Atom dan Radioaktivitas

Bidang Industri 1) Vulkanisasi lateks. 2) Peningkatan mutu kayu. 3) Pembangkit tenaga listrik. 4) Penentuan sumber minyak bumi. Bidang Hidrologi 1) Mengetahui letak sumbatan dalam pipa minyak, air, dan lain-lain. 2) Mencari rembesan atau bocoran suatu bendungan. 3) Mendeteksi kebocoran pipa penyalur dalam tanah. 4) Mendeteksi pendangkalan pelabuhan, danau, waduk, dan sungai.

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: d Nomor massa (A) menyatakan jumlah proton dan neutron dalam inti. Jumlah proton dan elektron dinyatakan oleh nomor atom (Z). 2. Jawaban: d 206 X dibandingkan 207 X Z Z Nomor massa menunjukkan nilai Z + N. Nilai Z sama sehingga nilai N yang berbeda. Oleh karena 207 itu 206 ZX memiliki nilai N yang lebih sedikit dari ZX. Dengan demikian, inti atom X yang memiliki nomor massa 206 akan memiliki jumlah neutron yang lebih sedikit. 3. Jawaban: a Isotop merupakan unsur-unsur yang memiliki nomor atom sama, tetapi nomor massa berbeda. Nomor atom = jumlah proton. 4. Jawaban: d Reaktor nuklir yaitu suatu sistem untuk menghasilkan reaksi inti berupa fisi dan fusi berantai yang terkendali. Reaktor nuklir dapat digunakan untuk memproduksi radio isotop dan menghasilkan energi nuklir dari reaksi nuklir. 5. Jawaban: c Zat radioaktif (radioisotop) dapat dimanfaatkan dalam beberapa bidang berikut. a. Bidang Pertanian 1) Pencarian bibit unggul. 2) Pemuliaan pada kacang-kacangan. 3) Memberantas hama serangga. b. Bidang Peternakan 1) Pembuatan makanan tambahan ternak yang bergizi. 2) Pembuatan vaksin. c. Bidang Kedokteran 1) Mendiagnosis penyakit. 2) Terapi mematikan sel kanker. 3) Sterilisasi alat. 4) Menyelidiki sirkulasi darah.

6. Jawaban: c Moderator berfungsi menyerap energi neutron agar tidak terlalu tinggi. Tempat berlangsungnya reaksi berantai di teras reaktor. Bagian yang berfungsi mengendalikan jumlah neutron adalah batang kendali. Reflektor berfungsi memantulkan neutron yang bocor. Perisai berfungsi menahan radiasi yang dihasilkan pada proses pembelahan inti. 7. Jawaban: b 208 Pb 82 jumlah proton = jumlah neutron = = = Perbandingan =

82 AZ 208 82 126
N P

126 82

= 1,536 1,5.

8. Jawaban: a Isobar merupakan unsur-unsur yang memiliki nomor massa sama, tetapi nomor atomnya berbeda. A X A sama, Z berbeda Z 9. Jawaban: c 14 + 4 X + 1 p 1 7N 2 = 8X17 = 8O17 Jadi, inti yang dihasilkan adalah 8O17. 10. Jawaban: b Nomor atom = Z = jumlah proton. Untuk atom netral, jumlah elektron = jumlah proton. Nomor massa = A = jumlah proton + jumlah neutron. Z = 92 sehingga proton = elektron = 92 A = 235 sehingga neutron = A Z = 235 92 = 143
18 1 9 1X

170

Kunci Jawaban dan Pembahasan

11. Jawaban: c Nomor atom = jumlah proton = 7. Nomor massa = 14. Jumlah neutron = 14 7 = 7. Jumlah elektron = 7 + 3 = 10. 12. Jawaban: a Diketahui: minti = 36,9668 sma mp = 1,0078 sma mn = 1,0086 Z = 18 N = 37 18 = 19 Ditanyakan: m Jawab: m = (Z mp + N mn) minti = ((18)(1,0078 sma) + (19)(1,0086 sma)) 36,9668 sma = (18,1404 sma + 19,1634 sma) 36,9668 sma = (37,3038 36,9668) sma = 0,3370 sma Defek massa argon sebesar 0,3370 sma. 13. Jawaban: c Diketahui: m [1P1] = 1,0078 sma m [1d2] = 2,01410 sma m [1e0] = 0,00055 sma 1 sma = 931 MeV Ditanyakan: m Jawab: 1 1 2 0 1P + 1P 1d + 1e + E E = m (931 MeV/sma) = (2(1,0078 sma) (2,01410 sma + 0,00055 sma)) (931 MeV/sma) = 0,88 MeV Energi yang dibebaskan pada reaksi fusi tersebut sebesar 0,88 MeV. 14. Jawaban: d Diketahui: minti = 7,0178 sma mp = 1,0078 sma mn = 1,0086 sma Z=3 N=73=4 Ditanyakan: Ei Jawab: m = (Z mp + N mn) minti = ((3)(1,0078 sma) + (4)(1,0086 sma)) 7,0178 sma) = (3,0234 sma + 4,0344 sma) 7,0178 sma = (7,0578 7,0178) sma = 0,04 sma Ei = m(931,5 MeV/sma) = (0,04 sma)(931,5 MeV/sma) = 37,26 MeV Energi ikat inti litium 37,26 MeV.

15. Jawaban: e 14 N+4 17 O+1 P 7 2 8 1 E = {(m14 + m4 ) (m17 + m1 )} 931,5 MeV/sma


7N 2 8O 1P

= {(14,00307 sma + 4,00260 sma) (16,99913 sma + 1,00783 sma)} 931,5 meV/sma = (18,00567 sma 18,00696 sma)(931,5 MeV/ sma) = (0,00129 sma)(931,5 MeV/sma) = 1,201635 MeV Tanda negatif artinya reaksi memerlukan energi sebesar 1,201635 MeV. B. Uraian

1. a.

Isotop merupakan unsur-unsur yang memiliki nomor atom sama, tetapi nomor massanya berbeda. Contoh: 6C12, 6C13, dan 6C14 b. Isoton merupakan unsur-unsur yang memiliki jumlah neutron (A Z) sama, tetapi nomor atomnya berbeda. Contoh: 6C13 dan 7N14, 38Sr88 dan 39Y89, 1H3 dan 2He4, 3Li7 dan 5B9. c. Isobar merupakan unsur-unsur yang memiliki nomor massa sama, tetapi nomor atomnya berbeda. Contoh: 88Re288 dan 90Th288, 6C14 dan 7N14, 13 dan N13, C18 dan F18, 24 dan 6C 7 8 9 11Na 24 12Mg . 2. Reaksi inti terdiri dari dua jenis yaitu reaksi fisi dan reaksi fusi. a. Reaksi fisi Reaksi fisi adalah reaksi pembelahan inti atom berat menjadi inti atom baru yang lebih ringan. Contoh 92U235 yang ditembak dengan sebuah neutron menghasilkan 56 Ba 144 , 89 36Kr , dan 3 buah neutron. b. Reaksi fusi Reaksi fusi adalah reaksi penggabungan beberapa inti ringan menjadi inti yang lebih berat. Contoh penggabungan inti 1H2 dengan 2 3 1H menghasilkan 2He dan neutron. 3. Iradiasi pada hama jantan dapat mengakibatkan hama menjadi mandul. Perkawinan antara hama betina dengan hama jantan mandul tidak menghasilkan keturunan. Dengan demikian, hama tanaman dapat dikendalikan dan populasinya menjadi berkurang. 4. a. b.
14 1 +2 1H 6C + 1P 1H = proton P=1 10 B + 2 Q 11 B + 1 H 5 1 5 1 Q=2 H = deutron 1 13 C 6

Fisika Kelas XII

171

c. d. 5.

1 17 +4 2He 8O + 1R 1H = proton R=1 14 C + 2 S 15 N + 1 n 6 1 7 0 P=2 H = deutron 1 14 N 7 235 + n1 90 + 136 + X n1 92U 0 38Sr 54Xe 0

Ei

= = = Energi

m 931,5 MeV (0,5528 sma) (931,5 MeV) 514,9332 MeV ikat inti sebesar 514,9332 MeV.

8. Diketahui:

Z = 92 + 0 = 92 Z = 38 + 54 = 92 A = 235 + 1 = 236 A = 90 + 136 + X = 236 Oleh karena reaksi kanan dan kiri harus sama maka 90 + 136 + X = 236 X = 236 226 = 10 Jadi, jumlah neutron yang dihasilkan 10 buah. 6. Diketahui: = 2,009 sma = 3,016 sma = 4,003 sma = 1,009 sma 1 sma = 931,5 MeV Ditanyakan: E Jawab: Energi hasil reaksi = (4,003 + 1,009)(931,5 MeV) = 4.668,678 MeV Energi pereaksi = (2,009 + 3,016)(931,5 MeV) = 4.680,7875 MeV Energi yang dibebaskan = 4.680,7875 MeV 4.668,678 MeV = 12,1095 MeV m 60 28Ni = 59,930 sma mp = 1,0073 sma mn = 1,0087 sma Ditanyakan: a. m pembentuk inti b. Ei Jawab: a. 60 28Ni Z = 28 A = 60 N = 60 28 = 32 28 mp + 32 mn = 28 (1,0073 sma) + 32 (1,0087 sma) = 60,4828 sma Massa pembentukan inti atom sebesar 60,4828 sma. Reaksi pembentukan inti atom dapat ditulis:
1 60 28 1 1p + 32 0n 28Ni 2H 1 3H 1 4 He 2 1n 0

minti = 23,985045 sma mp = 1,007825 sma mn = 1,008665 sma Z = 12 N = 24 12 = 12 Ditanyakan: m Jawab: m = (Z mp + N mn minti) = ((12)(1,007825 sma) + (12)( 1,008665 sma)) 23,985045 sma = (12,0939 + 12,10398 23,985045) sma = (24,19788 23,985045) sma = 0,212835 sma m = (0,212835 sma)(1,6605402 1027 kg) = 3,5342107 1028 kg Jadi, defek massa inti magnesium 3,5342107 1028 kg.

9. Diketahui:

7. Diketahui:

minti = 9,0121 sma mp = 1,0078 sma mn = 1,0086 sma Z=4 A=9 N=94=5 Ditanyakan: m Jawab: a. m = (Z mp + N mn minti) = ((4)(1,0078 sma) + (5)(1,0086 sma)) 9,0121 sma = (4,0312 + 5,043 9,0121) sma = 0,0621 sma b. Ei = m(931,5 MeV/sma) = (0,0621 sma)(931,5 MeV/sma) = 57,84615 MeV E Ei per nukleon = i A = = 6,42735 MeV
57,84615 MeV 9

c.

b.

m = (28 mp + 32 mn) m 60 28Ni = 60,4828 sma 59,930 sma = 0,5528 sma

10. Q = {(m 92U235 + m 0n1) (m 54Xe140 + m 38Sr94 + 2 m 0n1)} (931,5 MeV/sma) = {(235,054 sma + 1,01 sma) (140,001 sma + 94,003 sma + 2(1,01 sma)} (931,5 MeV/sma) = (236,064 sma 236,024 sma)(931,5 MeV/sma) = (0,04 sma)(931,5 MeV/sma) = 37,26 MeV Energi yang dibebaskan sebesar 37,26 MeV.

172

Kunci Jawaban dan Pembahasan

5. Jawaban: a Persamaan reaksi yang memancarkan radiasi dituliskan sebagai berikut. A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: b Aktivitas yaitu laju perubahan inti atom pembentuknya atau peluruhan yang terjadi setiap sekon. Radioaktivitas yaitu peristiwa inti atom suatu unsur menjadi inti atom baru dan terjadinya secara spontan disertai pancaran atau sinar tertentu. Peluruhan merupakan perubahan spontan dari satu nuklida induk menjadi satu nuklida anak yang mungkin bersifat radioaktif atau tidak dengan memancarkan satu atau lebih partikel atau foton. Ci dan Bq adalah satuan peluruhan. 2. Jawaban: d Sifat-sifat sinar sebagai berikut. 1) Sinar merupakan inti atom helium (4 2He) yang bermuatan positif. Besar muatannya dua kali muatan elektron = 2 1,6 1019 C dan massanya 4 sma. Sinar memiliki 4 nukleon, 2 proton, dan 2 neutron. 2) Dapat menghitamkan film yang dilewatinya. 3) Memiliki daya tembus paling lemah di antara sinar radioaktif lainnya. 4) Memiliki daya ionisasi paling kuat dibanding sinar radioaktif lainnya. 5) Dapat membelok di dalam medan listrik dan medan magnet. 6) Berjangkauan beberapa cm di udara dan 102 mm di dalam logam. 7) Di udara lajunya 0,054c sampai dengan 0,07c. 3. Jawaban: b Sinar 1 = sinar (beta) Sinar 2 = sinar (gamma) Sinar 3 = sinar (alfa) 4. Jawaban: b
1)
10 C 6 AW Z 136 I 53 AW Z 40 K 90 AW Z

AX Z

A 4X Z2

+4 2

Z = menunjukkan jumlah proton A = menunjukkan jumlah Z + N Z = Z 2 A = A 4 N = A Z = (A 4) (Z 2) =AZ2 =N2 Dengan demikian, zat radioaktif yang memancarkan partikel alfa akan kehilangan 2 proton dan 2 neutron. 6. Jawaban: d Diketahui: Nt = 25% N0 = 4 N0
T 1 = 5.760 tahun
1

Ditanyakan: t Jawab:
Nt N0
1 N 4 0

1 T 1 = 2 2

N0

= =

1 5.760 tahun 2 1 5.760 tahun 2


t

1 2

2 = 5.760 tahun t = 11.520 tahun Umur fosil 11.520 tahun 7. Jawaban: c Diketahui: m0 = 12,8 mg mt = 3,2 mg t = 48 hari Ditanyakan: T 1
2

10 5B + W A = 10 10 = 0 Z= 6 5=1 136 54Xe + W A = 136 136 = 0 0W = (elektron) partikel 1 Z = 53 54 = 1


40 Kr 18 + partikel 0 1W = (positron)

2)

Jawab:
1 T m t = m0 2
t
1 2

3)

+W

A = 40 40 = 0 0W = 72+(positron) partikel 72 Z = 90 18 = 72 =4 4 partikel 4 2W = 2(alfa) Z = 92 90 = 2

1 T 3,2 mg = 12,8 mg 2
3,2 12,8

t
1 2

4)

238 U 234 Tn + W 92 90 A W A = 238 234 Z 14 C 6 AW Z

1 = 2 1 = 2

48 hari T1
2

5)

14 7N + W A = 14 14 = 0 4 W = (elektron) partikel1 Z = 6 7 = 1

1 4

48 hari T1
2

Fisika Kelas XII

173

1 2

= 2=

1 2

48 hari T1
2

R N

48 hari T1
2

= 1,204 1024 inti = 3,92 1010/s


0,693

4,72 1014 Bq

T 1 = 24 hari
2

T1 =
2

0,693 3,92 1010 /s

1,8 109 s
T1 =
2

Waktu paruh torium selama 24 hari. 8. Jawaban: b Diketahui:


T 1 P = 6 hari
2

1 ,8 109 s (3.600 s/jam)(24 jam/hari)(365 hari/tahun)

57,08 tahun Umur paruh inti stronsium 57,08 tahun. 11. Jawaban: b Diketahui: t = 9 hari
7

T 1 Q = 10 hari
2

t = 30 hari Ditanyakan: Jawab:


Nt P Nt Q Nt P Nt Q
30

1 N0 ( 2 )

t T1 P
2

m = 8 m0 Ditanyakan: Jawab: mt = m0 m =
1 2
2

( 2) ( 2)

1 (6)
30 1 ( 10 )

( 2 )5
1 ( 2 )3

T1 Q 1 2 N0 ( 2 )

1 4

= m0

7 8
t

m0 =

1 8

m0

1 T 1 mt = m0 2 2

Jadi, Nt P : Nt Q = 1 : 4. 9. Jawaban: d Diketahui: I1 = 50% I0 x1 = 1 HVL x2 = 3 HVL Ditanyakan: I2 Jawab: I 1 = I0 ex 50% I0 = I0 e1 In 0,5 = = 0,693 I 2 = I0 e0,693 (3) I 2 = I0 (0,125) I 2 = 12,5% Intensitas yang dilewatkan menjadi 12,5%. 10. Jawaban: a Diketahui: Ar = 84 g/mol m = 168 g R = 4,72 1014 Bq Ditanyakan: T 1 Jawab: N = =
m Ar 168 g 84 g/mol
2

1 8

m0 =
3

1 m0 2
9 hari T1
2

9 hari T1
2

1 2

1 = 2

3=

9 hari T1
2

T 1 = 3 hari
2

0,693 T1
2

0,693 3 hari

= 0,231/hari

Konstanta peluruhannya 0,231/hari. 12. Jawaban: c Diketahui:


T 1 = 15 menit = 4 jam
2

t = 2 jam mt = 2,5 mg Ditanyakan: m0 Jawab:


mt m0

NA

1 T 1 = 2 2
2,5 mg
2 jam

(6,02 1024

1023 inti/mol)

m0 =

2,5 mg ( 2 )8
1

2,5 mg
1 256

= 640 mg = 0,64 g

= 1,204 x

inti

Massa awal unsur tersebut 0,64 g.

( 2)

1 jam 4

174

Kunci Jawaban dan Pembahasan

13. Jawaban: d Diketahui: Ek = 5,3 MeV m 84Pa210 = 209,9829 u m = 4,0026 u 1 u= 931 MeV Ditanyakan: m 82Po206 Jawab: 210 82Po206 + 4 2 + Ek 84Po 210 Ek = (m 84Po m 82Po206 m 24)(931 MeV/u)
5,3 MeV 931MeV/u

B.

Uraian Z 2YA 4 + 24 Nomor atom berkurang 2, sedangkan nomor massa berkurang 4. A A 0 ZX Z + 1Y + 1e + e Nomor atom bertambah 1, sedangkan nomor massa tetap. A A 0 ZX Z 1Y + 1e + e Nomor atom berkurang 1, sedangkan nomor massa tetap. A 0 A ZX + 1e Z 1Y + e Nomor atom berkurang 1, sedangkan nomor massa tetap.
A ZX 11Na 12 6C 13Al 23 24 0 +1 0n 12Mg + 1 e

1. a.

b.

c.

= 209,9829 u m 82Po206 4,0026 u

d.

m 82Po

= (209,9829 4,0026 0,0057) u = 205,9746 u Jadi, massa m 82Po206 = 205,9746 u. 14. Jawaban: e Diketahui: N0 = 12 gram
T 1 = 5 menit
2

206

2. a. b. c. 3. a.

0e + 1 n + 24 9N15 + 1 0 28 0 +1 0n 14Si + 1 e

27

t = 25 menit Ditanyakan: Mt Jawab:


Nt N0 Nt N0

7 Li + 1 p 7 Be + W 3 1 4 AW = 7 + 1 7W Z 3+14

1 =1 0W = 0n

1 = 2

t T1
2

b.

1 5 menit 2

25 menit

Reaksi memancarkan partikel neutron 9 Be + X 1 n + 12 C 4 0 6 A X = 9 1 12X = 4 X = 4 Z 2 2 406 Partikel X adalah alfa. 60 Ni60 + Y + 27Co 28 A Y = 60 60Y = 0Y = 0e 1 1 Z 27 28 Reaksi memancarkan elektron atau peluruhan beta negatif.

Nt = (12 gram) = 2

12 gram 32

c. = 0,375 gram

Setelah 25 menit, tersisa zat radioaktif sebanyak 0,375 gram. 15. Jawaban: b Diketahui:
T 1 = 56 hari
2

d.

11 B11 6C 5 A V = 11 11V Z 65

+V+ 0V = 0e =1 1

N = 87,5% Ditanyakan: t Jawab: Nt = N0 N = (100 87,5)% = 12,5%


Nt N0
12,5% 100%

Reaksi memancarkan positron atau peluruhan beta positif. 4. a.


231 Pa 91
A W Z

A = 231 227 = 4
Z = 91 89 = 2

227 Ac + A W 89 Z

4 4 2W merupakan partikel 2

1 = 2

t T1
2

1 56 hari = 2 1 56 hari = 2
t
t

b.

1 8
1 2
3

1 56 hari = 2

Jadi, partikel yang dipancarkan adalah partikel alfa. Sifat-sifat partikal alfa sebagai berikut. 1) Memiliki daya ionisasi paling besar. 2) Dapat dibelokkan oleh medan listrik atau medan magnet. 3) Memiliki daya tembus paling lemah. 4) Dapat menghitamkan film.

3 = 56 hari t = 168 hari Waktu yang diperlukan untuk meluruh sebanyak 87,5% adalah 168 hari.

5. Diketahui:

= 0,3465/m I0 = 102 W/m2 x = 4m Ditanyakan: I

Fisika Kelas XII

175

Jawab:

=
0,3465/m =
x1
2

0,693 x1
2

b.

1 m = m0 2 1 = m0 2

t T1
2

0,693 x1
2

60 m 3m

= 2m
x

= (1 kg) 2
4m

20

= 9,54 107 kg

I I0

1 x 1 2 2

=
1 4

1 2 m 2

1 2

1 4

Massa yang tertinggal kira-kira 9,54 107 kg. 8. Diketahui:


T 1 = 4,5 109 tahun
2

I =

1 4

I0 =

(102

W/m2)

= 2,5 103 W/m2 Intensitas yang keluar 2,5 103 W/m2. 6. Diketahui: R0 R t Ditanyakan: T 1 2 Jawab:
1 T 1 R = R0 2 2 1 4/s = 32/s 2
12 hari T1
2

= 32/s = 4/s = 12 hari dan

m =1g Ar = 238 g/mol Ditanyakan: R Jawab:


T 1 = (4,5 109 tahun)(365 hari/tahun)(24 jam/
2

hari)(3.600 s/jam) = 1,41912 1017 s N = Mr NA = 238 g/mol (6,02 1023 inti.mol) 2,52941 1021 inti R =N =
0,693 T1
2

1g

1 8
1 2
3

= 2

12 hari 1 T1
2
12 hari T1
2

1 = 2

3=

12 hari T1
2

T 1 = 4 hari
2

0,693 1 ,41912 1017 s

(2,52941 1021 inti)

0,693 T1
2

= 4 hari = 0,17325/hari

0,693

1,24 104 kejadian/s Aktivitas 1 gram 92U238 kira-kira 1,24 104 kejadian/s. 9. Diketahui: m 88Ra226 = 226,02536 u m = 4,00260 u E = 4,87 MeV Ditanyakan: a. unsur yang dihasilkan b. massa atom unsur yang dihasilkan Jawab: a. 88Ra226 24 + ZXA Z = 88 2 = 86 A = 226 4 = 222 Unsur yang dihasilkan 86X222 = 88Rn222 b. E = (mR m mR )(931,5 MeV/u)
a n

Waktu paruhnya 4 hari dan tetapan peluruhannya 0,17325/hari. 7. Diketahui:


T 1 = 3 menit
2

m0 = 1 kg Ditanyakan: a. b. m setelah t = 1 jam Jawab: a.

=
= =

0,693 T1 0,693 3 menit 0,693 180 s


2

4,87 MeV 931 ,5 MeV/u

= (226,02536 u 4,00260 u mR )
n

= 0,00385/s Tetapan peluruhan zat 0,00385/g.

0,00523 u= 222,02276 u mR n mR = 222,01753 u n Massa atom unsur yang terbentuk 222,01753 u.

176

Kunci Jawaban dan Pembahasan

10. Diketahui:

T 1 = 18 menit
2

t = 72 menit Ar Br = 80 g/mol m=4g Ditanyakan: a. Nt b. R Jawab: a. N0 = Ar Br NA =


4g 80 g/mol m Br

3. Jawaban: e 235 U 92 jumlah elektron = jumlah proton = 92 jumlah neutron = 235 92 = 143 4. Jawaban: a Pada peluruhan terbentuk inti baru yang mempunyai: 1) nomor atom berkurang 2; 2) nomor massa berkurang 4; 3) jumlah neutron berkurang 2. 5. Jawaban: b Inti yang meluruh dengan memancarkan , nomor massanya tetap dan nomor atomnya bertambah satu, sehingga jumlah neutron berkurang satu. Oleh karena nomor atom bertambah maka jumlah elektron valensi bertambah satu dan kedudukan unsur baru di kanan unsur lama. 6. Jawaban: c Peluruham terjadi pada inti yang dalam keadaan eksitasi yaitu energi ikat inti lebih besar dari energi elektrostatik antarproton dalam inti. 7. Jawaban: b Sinar alfa dimanfaatkan untuk pengobatan kanker. Sinar beta untuk mendeteksi kebocoran suatu pipa. Sinar gamma untuk mensterilkan alat kedokteran dan membunuh sel kanker. 8. Jawaban: d Reflektor berfungsi untuk memantulkan neutron yang bocor agar tetap berada di dalam teras. Moderator berfungsi menyerap energi neutron agar tidak terlalu tinggi. Perisai berfungsi menahan radiasi yang dihasilkan pada proses pembelahan inti maupun yang dipancarkan oleh nuklida-nuklida hasil pembelahan. Pendingin sekunder berupa air yang dialirkan keluar dari sistem reaktor dan didinginkan di luar reaktor. 9. Jawaban: e Isoton yaitu nuklida-nuklida yang mempunyai jumlah neutron (A Z ) sama.

(6,02 1023 inti/mol)

= 3,01 1022 inti


Nt N0

= 2

1 T 1
2

Nt =

1 18 menit N0 2

72 menit

= (3,01 1022 inti) 2 =


3,01 1022 inti 16

= 1,88125 1021 inti Jumlah inti 1,88125 1021. b.


T 1 = (72 menit)(60 s/menit)
2

= 4.320 s Rt = T 1
2

0,693

Nt

= 4.320 s (1,88125 1021 inti) = 3,018 1018 Bq Aktivitas radioaktif 3,018 1018 Bq.

0,693

A.

Pilihan Ganda

1. Jawaban: e 64 Zn++ 30 jumlah neutron = 64 30 = 34 jumlah proton = 30 nomor massa = 64 jumlah elektron = 30 2 = 28 2. Jawaban: e 4 He 2 jumlah elektron = jumlah proton = 2 jumlah neutron = 2

10. Jawaban: c Reaksi fisi yaitu reaksi pembelahan yang menghasilkan inti baru yang lebih ringan disertai dengan pelepasan energi. Reaksi fisi dapat dilakukan dengan menembaki inti dengan partikel elementer seperti neutron, partikel , deutron, dan sinar . 11. Jawaban: c Diketahui: mn = 1,008 sma mp = 1,007 sma m = 4,002 sma Ditanyakan: Ei
Fisika Kelas XII

177

Jawab: A=4 =4 Z=2 2He N=2 m = Z mp + (A Z) mn m = 2 (1,007 sma) + 2 (1,008 sma) 4,002 sma = 0,028 sma Ei = m 931 MeV/sma = (0,028 sma) (931,5 MeV/sma) = 26,082 MeV Energi ikat inti alfa sebesar 26,082 MeV. 12. Jawaban: a Diketahui: m 2 1H = 2,014102 sma m 3 1H = 3,01605 sma m 4 2He = 4,002608 sma m 1 0n = 1,008665 sma Ditanyakan: E Jawab: 3 4 1 E = (m 2 1H+ m 1H (m 2He + m 0n)) 931,5 MeV = ((2,014102 sma + 3,01605 sma) (4,002608 sma + 1,008665 sma))(931,5 MeV) = (5,030152 sma 5,011273 sma)(93,51 MeV) = (0,018879 sma)(931,5 MeV) = 17,5857885 MeV 17,59 MeV Energi yang dibebaskan sebesar 17,59 MeV 13. Jawaban: c 2 H + 3 H 4 He + XA 1 1 2 Z Z=22=0 A=54=1 A 1 1 ZX = 0X = 0n Jadi, X adalah neutron. 14. Jawaban: d Pemancaran partikel atau penangkapan positron harus disertai pemancaran antineutrino. Pemancaran positron atau penangkapan partikel selalu disertai neutrino. Pada pemancaran tidak diikuti dengan neutrino dan antineutrino. Kemungkinan jawaban adalah c dan d. A4 4 c. I. A ZX Z 2 Y + 2 II. d. I. II.
A 4Y Z2 AX Z 4Z + 0 A 0 Z2

15. Jawaban: a E = {(2) m 2He3 (m 2He4 + (2) m 1H1)} (931,5 MeV/ sma) = {(2)(3,016 sma) 4,003 sma (2)(1,008 sma)} (931,5 MeV/sma) = (6,032 sma 6,019 sma)(931,5 MeV/sma) = 12,1095 MeV Energi dalam proses tersebut 12,1095 MeV. 16. Jawaban: c Diketahui: minti = 131,9041 sma mp = 1,0078 sma mn = 1,0086 sma 1 sma = 1,6605 1027kg Z = 54 N = 132 54 = 78 Ditanyakan: m Jawab: m = Z mp + N mn minti = (54)(1,0078 sma) + (78)(1,0086 sma) 131,9041 sma = 54,4212 sma + 78,6708 sma 131,9041 sma = (133,0920 131,9041) sma = 1,1879 sma = (1,1879 sma)(1,6605 1027 kg/sma) 1,9725 1027 kg Defek massa inti kg.
54

Xe132 sebesar 1,9725 1027

17. Jawaban: b Diketahui: m 2He4 = 4,0026 sma m 6C12 = 12,0000 sma m 8O16 = 15,9949 sma Ditanyakan: E Jawab: E = (m 2He4 + m 6C12 m 8O16)(931,5 MeV/sma) = (4,0026 sma + 12,0000 sma 15,9949 sma) (931,5 MeV/sma) = (0,0077 sma)(931,5 MeV/sma) = 7,17255 MeV Energi yang dilepaskan dalam reaksi fusi tersebut mendekati 7,2 MeV. 18. Jawaban: b Diketahi: m 92U235 = 235,044 sma mn = 1,009 sma E = 200 MeV Ditanyakan: massa Ba + Kr Jawab: U235 + 0n1 Ba + Kr + 3 0n1 + E 92 E = {( m 92U235 + mn) m(Ba + Kr) 3( mn)} (931,5 MeV/sma)

2Y + H2 A 1 Z1 4Z + 21 n A 0 Z1

A 2Y Z1

Jadi, reaksi yang berpeluang adalah tahap pertama memancarkan satu deutron dan tahap kedua memancarkan dua neutron. 178
Kunci Jawaban dan Pembahasan

200 MeV 931 ,5 MeV/sma

= (235,044 sma + 1,009 sma)

m(Ba + Kr) 3(1,009 sma) 0,215 sma = 233,026 sma m(Ba + Kr) m(Ba + Kr) = 232,811 sma Massa inti (Ba + Kr) sebesar 232,811 sma. 19. Jawaban: e Diketahui: minti = 80,916 sma mp = 1,008 sma mn = 1,009 sma Z = 36 N = 81 36 = 45 Ditanyakan: Ei Jawab: m = (Z mp + N mn) minti = ((36)(1,008 sma) + (45)(1,009 sma)) 80,916 sma = 36,288 sma + 45,405 sma 80,916 sma = 0,777 sma = (0,777 sma)(1,66 1027 kg/sma) = 1,28982 1027 kg Ei = m c2 = (1,28982 1027 kg)(3 108 m/s)2 = 1,160838 1010 J Energi ikat inti 36Kr81 kira-kira sebesar 1,161 1010 J. 20. Jawaban: a Diketahui: mBe = 9,012 sma m = 4,003 sma mC = 12,000 sma mn = 1,009 sma Ditanyakan: E Jawab: E = (msebelum msesudah)(931,5 MeV/sma) = (9,012 + 4,003 12,000 1,009) sma (931,5 MeV/sma) = (0,006 sma)(931,5 MeV/sma) = 5,589 MeV Energi pada reaksi sebesar 5,589 MeV. 21. Jawaban: b Diketahui: R0 = 4.000 partikel/menit Rt = 125 partikel/ menit t = 75 menit Ditanyakan: T 1
2

1 32

1 2

1 2

75 menit T1
2

5=

75 menit T1
2

T 1 = 15 menit

Waktu paruh sumber radioaktif 15 menit. 22. Jawaban: b Diketahui: N0 = N N = 8 N Nt = N 8 N = 8 N


T 1 = 2 hari
2

Ditanyakan: t Jawab:
Nt N0
1 8N

1 T 1 2 2
t

1 2 hari = 2 N
3

1 2

1 2 hari 2 t 2 hari

3=

t = 6 hari Unsur tersebut meluruh 8 bagian setelah 6 hari. 23. Jawaban: c Diketahui: x = 1 cm = 0,693/cm Ditanyakan: I Jawab: I = I0 e x = I0 e(0,693/cm)(1 cm) = I0 e0,693 = I0(0,5) I = I0 I = I0 0,5 I0 = 0,5 I0 Intensitas sinar yang diserap lapisan sebesar 0,5 I0 . 24. Jawaban: d Diketahui: R0 = 8 Ci
T 1 = 5 menit
2

Jawab:
Rt R0

1 T 1 2 2
75 menit 1 T1
2

125 partikel/menit 4.000 partikel/menit

= 2

t = 20 menit Ditanyakan: R

Fisika Kelas XII

179

Jawab: R = R0 R = 8 Ci
2
t 1 T 1
2

1 32
20 menit

1 = = 2 2

1,5 cm x1
2

1 5 menit 2 1
4

5 = 1,5 cm
x1
2

x 1 = 0,3 cm
2

= 8 Ci 2 = 8 Ci
1 16

1 2

=
Ci, (1 Ci = 3,7 1010 Bq)

0,693 x1
2

0,693 0,3 cm

= 2,31/cm

= 1,85 Bq Aktivitas unsur tinggal 1,85 1010 Bq. 1010 25. Jawaban: b Diketahui: m0 = 128 gram m = 4 gram t = 2,5 jam Ditanyakan: T 1
2

Koefisien pelemahan bahan 2,31/cm. 27. Jawaban: e Diketahui: Rt = 12 kejadian/menit R0 = 96 kejadian/menit


T 1 = 5.760 tahun
2

Ditanyakan: t Jawab:
t

Jawab: m =
1 T 1 m0 2 2 2
2,5 jam 1 T1
2

Rt R0

1 T 1 = 2 2 1 5.760 tahun = 2 1 5.760 tahun = 2 t


t t

12 96
1 2
3

4 g = 128 g
4 128 1 32
1 2
5

= 2
1 = 2 1 2

2,5 jam 1 T1
2

3 = 5.760 tahun t = 17.280 tahun Umur pohon purba adalah 17.280 tahun. 28. Jawaban: c Diketahui:
T 1 = 3,05 menit
2

2,5 jam T1
2

= 5 =

2,5 jam T1
2

2,5 jam T1
2

T 1 = 0,5 jam
2

t = 6,1 menit Nt = 7,525 1021 Ar Po = 218 g/mol Ditanyakan: m0 Jawab:


Nt N0

Waktu paruh unsur selama 0,5 jam. 26. Jawaban: d Diketahui: x = 1,5 cm I = 3,125% I0 Ditanyakan: Jawab:
I I0 3,125% I0 I0

1 T 1 = 2 2 1 3,05 menit = 2 1
2 6,1menit

7,525 1021 N0 7,525 1021 N0

= 2 N0 = (7,525 1021)(4) = 3,01 1022


0 N0 = Ar Po NA

1 x 1 = 2 2

= 2

1,5 cm 1 x1
2

m0 =

(3,01 1022 inti)(218 g/mol) 6,02 1023 g/mol


84Po 218 sebanyak

= 10,9 g

Massa awal inti

10,9 g.

180

Kunci Jawaban dan Pembahasan

29. Jawaban: d Diketahui: m Bi = 6 g


T 1 = 5 hari
2

2. Q = (msebelum msesudah)(931,5 MeV/sma)


3 1 = ((2(m 2 1H) (m 2He + m 0n))(931,5 MeV/sma)

t = 20 hari Ditanyakan: m Po Jawab:


mt m0

= ((2)(2,0147 sma) (3,0169 sma + 1,0089 sma)) (931,5 MeV/sma) = (4,0294 sma 4,0258 sma)(931,5 MeV/sma) = 3,3534 MeV Energi yang dilepaskan sebesar 3,3534 MeV. 3. a. Batang kendali berfungsi mengendalikan jumlah neutron di dalam teras reaktor sehingga reaksi berantai dapat dipertahankan. Bahan yang digunakan antara lain kadmium dan boron. Moderator berfungsi menyerap energi neutron agar tidak terlalu tinggi. Bahan-bahan yang biasa digunakan adalah air ringan (H2O) dan air berat (D2O). Perisai berfungsi menahan radiasi yang dihasilkan pada proses pembelahan inti maupun yang dipancarkan oleh nuklidanuklida hasil pembelahan.

= 2

t 1 T 1
2

mt 6g

1 5 hari 2

20 hari

m t = (6 g) 2 m t = 16 = 0,375 g m Po = m 0 m t = 6 g 0,375 g = 5,625 g Massa P0 yang dihasilkan 5,625 g. 30. Jawaban: c Diketahui:
T 1 = 22 tahun
2

6g

b.

c.

4. Diketahui:

t = 66 tahun Ditanyakan: Nt Jawab:


Nt N0 Nt N0

= =

1 T 1 2 2 1 22 tahun 2 1
3 66 tahun

N t = N0 2 = 80 = 0,125 N0 = 12,5% N0 Jadi, sisa Pb207 adalah 12,5%. B. Uraian Pada atom netral, jumlah proton sama dengan jumlah elektron = 26 neutron = 56 26 = 30 proton = 26 neutron = 56 26 = 30 elektron = 26 3 = 23 proton = elektron = 8 neutron = 16 8 = 8 proton = 8 neutron = 16 8 = 8 elektron = 8 + 2 = 10
N

m 52Te126 = 125,903322 sma mp = 1,007825 sma mn = 1,008665 sma 1 sma = 931,5 MeV Z = 52 N = 126 52 = 74 Ditanyakan: E Jawab: m = (Z mp + N mn) minti = 52 (1,007825 sma) + 74 (1,008665 sma) 125,903322 sma = 52,4069 sma + 74,64121 sma = 1,144788 sma Ei = m (931,5 MeV/sma) = (1,144788 sma)(931,5 MeV/sma) 1.066,4 MeV Energi ikat
52Te 126

1. a.

sebesar 1.066,4 MeV.

b.

5. Diketahui:

c. d.

minti = 130,9061 sma mp = 1,0078 sma mn = 1,0086 sma Z = 53 N = 131 53 = 78 A = 131

Fisika Kelas XII

181

Ditanyakan: a. b. c.

m Ei
Ei A

1 T 1 N = N0 2 2 1 10 s 6,25% N0 = N0 2
t t

Jawab: a. m = (Z mp + N mn) minti = ((53)(1,0078 sma) + (78)(1,0086 sma)) 130,9061 sma = (53,4134 sma + 78,6708 sma) 130,9061 sma = 1,1781 sma b. Ei = m (931,5 MeV/sma) = (1,1781 sma)(931,5 MeV/sma) = 1.097,40015 MeV c. 6.
2H 1

1 16
1 2
4

1 10 s = 2 1 10 s = 2 t 10 s
t

4=

t = 40 s Peluruhan terjadi selama 40 s. 9. Diketahui: m=1g Ar U = 238 g/mol


T 1 = 4,47 109 tahun
2

Ei A

1.097,40015 MeV 131 nukleon

8,3771 MeV/nukleon

3 1 +2 1H 1H + 1p + E 3 1 E = ((2) m 2 1H m 1H m 1p)(931,5 MeV/sma)

4,03 MeV 931,5 MeV/sma

= (2)(2,041 sma) m 3 1H 1,0078 sma

0,0043 sma = 3,0742 sma m 3 1H 3 m 1H = 3,0699 sma Massa triton sebesar 3,0699 sma. 7. Diketahui:
T 1 = 30 hari
2

Ditanyakan: a. b. c. Jawab: a. N0 = n NA
m

N0 R0 t hingga tersisa 25%

= Ar U NA = b.
1g (6,02 238 g/mol

1023 inti)

m = 2,592 gram NA = 6 1023/mol Ditanyakan: R Jawab: n = Mr = 30 g / mol = 0,0864 mol N = n NA = (0,0864 mol) (6 1023/mol) = 5,184 1022 atom R =
0,693 T1
2

2,53 1021 inti


T 1 = (4,47 109 tahun)(365 hari/tahun)(24
2

2,592 gram

jam/hari)(3.600 s/jam) 1,409 1017 s R =


0,693 1 ,409 1017 s
t

(2,53 1021 inti)

= 12.443,5 kejadian/sekon c.
Nt N0 25% N 0 N0

N
1 4

1 T 1 = 2 2 1 4,47 109 tahun = 2 1 4,47 109 tahun = 2


t 4,47 109 tahun
t t

= 30 hari (5,184 1022 atom) 1,20 1021/hari Aktivitas


30 15P

0,693

1 2

kira-kira sebesar 1,20 1021/hari.

2=

8. Diketahui:

= 0,0693/s N = 6,25% N0 Ditanyakan: t Jawab:


T1 =
2

t = 8,94 109 tahun 10. Diketahui: m = 6 106 g R = 117,8 Ci = 4,3586 1012 Bq


T1
2

0,693

0,693 0,0693 / s

Ditanyakan: a. = 10 s b.

t agar Nt = 25% N0

182

Kunci Jawaban dan Pembahasan

Jawab: a. R =
0,693 T1
2

2 m

N = Ar Au NA =
6 106 g (6,02 200 g/mol

3. Jawaban: c AD = AB BD = 17 m 2 m = 15 m Perpindahan
16

1023

inti/mol)

= 1,806 1016
T1 =
2

= s = =

(15 m)2 + (20 m)2 225 m + 400 m


2 2

(0,693)(1 ,806 10 ) 4,3586 1012

2,871 103 s 47,85 menit Waktu paruh 79Au200 adalah 47,85 menit. b.
Nt N0 25%N0 N0

625 m2 = 25 m Perpindahan AD sejauh 25 m ke arah barat laut.


4. Jawaban: b Diketahui: v = 20 m/s g = 9,8 m/s2 h = 490 m Ditanyakan: AB Jawab:

= =
2

1 T 1 2 2 1 T 1 2 2 1 47,85 menit 2 t
t t

1 4

1 2

AB = v t =v g
2h

79Au

200

2 = 47,85 menit t = 95,7 menit tersisa 25% setelah 95,7 menit.

= (20 m/s)

2(490 m) 9,8 m/s

Latihan Ujian Sekolah


1. Jawaban: b Diketahui: skala utama = 1,3 cm skala nonius = 6 0,01 cm = 0,06 cm Ditanyakan: hasil pengukuran Jawab: Hasil pengukuran = skala utama + skala nonius = 1,3 cm + 0,06 cm = 1,36 cm Jadi, panjang balok 1,36 cm. 2. Jawaban: a Diketahui: p = 1,62 cm (3 angka penting) = 1,2 cm (2 angka penting Ditanyakan: luas Jawab: Luas = p = 1,62 cm 1,2 cm = 1,944 cm2 Penulisan hasil perkalian sesuai dengan angka penting terkecil yaitu 1,9 cm2.

= (20 m/s)(10 s) = 200 m Jarak AB 200 m. 5. Jawaban: b Diketahui: m = 5 kg v0 = 7 m/s k = 0,5 g = 9,8 m/s2 vt = 0 m/s Ditanyakan: s Jawab: fk = m a mgk = m a a = g k = (9,8 m/s2)(0,5) = 4,9 m/s2 2 2 vt = v + 2as 0 = (7 m/s)2 + (2)(4,9 m/s2)s 0 = 49 m2/s2 (9,8 m/s2)s s = 9,8 m/s2 = 5 m Benda akan berhenti setelah menempuh jarak 5 m.
49 m2 /s2

2 m

D 15 m

20 m

20 m

AD2 + DD2

Perpindahan

Fisika Kelas XII

183

6. Jawaban: e Diketahui: m1 = 5 kg m2 = 10 kg

g = 9,8 m/s2 Ditanyakan: T Jawab: a = m = = = =


F w 2 f1 m
m2g m1 g m1 + m2 (10)(9,8) ( 5 )(5)(9,8) (10 + 5)
1

1 5

9. Jawaban: c Diketahui: 1 = 2 rad/s I1 = 8 kg/m2 I2 = 5 kg/m2 Ditanyakan: 2 Jawab: L1 = L2 I11 = I22

2 =
= m/s2

I1 I2

1
(2 rad/s)

8 kg/m2 5 kg/m2

= 3,2 rad/s Kecepatan sudut penari balet menjadi 3,2 rad/s. 10. Jawaban: a
2 3 cm 1 3 cm 2 cm

98 9,8 15 88,2

m/s2

= 15 m/s2 = 5,88 m/s2 a= 5,88 m/s2 =


m2g T m2

6 cm

(10)(9,8) N T 10 kg

2 cm

58,8 N = 98 N T T = (98 58,8) N = 39,2 N Tegangan tali sebesar 39,2 N. 7. Jawaban: d Diketahui: m = 4 kg R = 50 cm = 0,5 m = 8 rad/s2 Ditanyakan: F Jawab: I=FR F=
mR R
2

A1 = (2 cm)(6 cm) = 12 cm2 A2 = (2 cm)(8 cm) = 16 cm2 y1 = 2 (6 cm) = 3 cm y2 = 6 cm + ( 2 )(2 cm) = 7 cm y0 = = =


A1y 1 + A2 y 2 A1 + A2

=mR

(12 cm2 )(3 cm) + (16 cm2 )(7 cm) 12 cm2 + 16 cm2

= (4 kg)(0,5 m)(8 rad/s2) = 16 N Gaya F untuk menarik katrol sebesar 16 N. 8. Jawaban: d Diketahui: m1 = m m3 = 4 m r1 = a r 3 = 2a m2 = 2m m4 = m r2 = a r 4 = 2a Ditanyakan: I Jawab: Oleh karena diputar terhadap sumbu Y maka momen inersia di Y sama dengan nol. I = m1r12 + m3r32 = ma2 + 4m(2a)2 = ma2 + 4m(4a2) = ma2 + 16ma2 = 17ma2 Momen inersia sistem 17ma2.

36 + 112 28 148 8

cm

= 28 cm = 5 28 cm = 5 7 cm Letak titik berat bidang dari garis AB berjarak 5 7 cm. 11. Jawaban: d Diketahui: m = 2 kg a = 0,8 m/s2 t =5s Ditanyakan: W
2 2

184

Kunci Jawaban dan Pembahasan

Jawab: vt = v0 + at = 0 m/s + (0,8 m/s)(5 s) = 4 m/s W = EK = 2 m (vt2 v02) = = 16 J Usaha yang dilakukan benda 16 J. 12. Jawaban: b Diketahui: F =8N Ep = 0,16 J Ditanyakan: k Jawab: Ep = 2 Fx 0,16 J = 2 (8 N)x x=
0,32 8 1 1 1 (2 2 1

Oleh karena bernilai positif maka kecepatan kedua benda setelah tumbukan adalah 0,4 m/s searah gerak benda A. 15. Jawaban: b p=gh
Keterangan: p = tekanan hidrostatik (N/m2) = massa jenis fluida (kg/m3) g = percepatan gravitasi (m/s2) h = kedalaman ikan dari permukaan zat cair (m)

kg)((4 m/s)2 (0 m/s)2)

Berdasarkan persamaan di atas, faktor-faktor yang memengaruhi besar tekanan yang dirasakan ikan yaitu massa jenis air dan kedalaman ikan dari permukaan air. Pernyataan yang benar adalah 1) dan 3). 16. Jawaban: e Diketahui: r1 = r r2 = 2r Ditanyakan: v1 Jawab: Q1 = Q2 A1v1 = A2v2 r12v1 = r22v2 v1 = =
r22 r12

m = 0,04 m
F

F=kxk= x
8N

k = 0,04 m = 200 N/m Konstanta pegas sebesar 200 N/m. 13. Jawaban: c Diketahui: m = 200 g = 0,2 kg h1 = 10 m h2 = 2 m g = 9,8 m/s2 Ditanyakan: EK 2 Jawab: Em = Em 1 2 EK + Ep = EK + Ep 1 1 2 2 0 + mgh1 = EK + mgh2 2 EK = m g(h1 h2) 2 = (0,2)(9,8)(10 2) J = 15,68 J Energi kinetik bola saat berada pada ketinggian 2 m sebesar 15,68 J. 14. Jawaban: c Diketahui: mA = 200 g = 0,2 kg mB = 300 g = 0,3 kg vA = 4 m/s vB = 2 m/s Ditanyakan: v Jawab: mAvA + mBvB = (mB + mB)v (0,2)(4) + (0,3)(2) = (0,2 + 0,3)v 0,8 0,6 = 0,5v v = 0,5 = 0,4
0,2

v2 v2

(2r )2 r2

= 4v2 Jadi, v1 empat kali dari v2. 17. Jawaban: a Diketahui: m1 = 125 g T1 = 0C m2 = 275 g T2 = 80C L = 80 kal/g cair = 1 kal/gC Ditanyakan: Tc Jawab: Qserap = Qlepas m1L + m1cair(Tc T1) = m2cair(T2 Tc) (125)(80) + (125)(1)(Tc 0) = (275)(1)(80 Tc) 10.000 + 125Tc = 22.000 275Tc 400Tc = 12.000 Tc = 30 Suhu akhir campuran 30C. 18. Jawaban: b Diketahui: kP = 2kQ TP = 12C TQ = 81C LP = LQ AP = AQ Ditanyakan: Ts

Fisika Kelas XII

185

Jawab: HP = HQ
k P AP TP LP

k Q AQ TQ LQ

2kQ(Ts TP) = kQ(TQ T s) 2(Ts 12C) = 81C Ts 2Ts 24C = 81C Ts 3Ts = 105C Ts = 35C Suhu sambungan setelah terjadi kesetimbangan adalah 35C. 19. Jawaban: e Persamaan gas ideal dituliskan pV = nRT atau pV = NkT. Persamaan tersebut dapat diubah menjadi T = nR = Nk = C.
n N R k = jumlah mol zat = jumlah partikel zat = 8,314 J/mol K = 1,38 1023 J/k

23. Jawaban: b Diketahui: fob = 2 cm fok = 5 cm sob = 2,8 cm Ditanyakan: M Jawab: sob =
s ob fob sob fob

= (2,8 2) cm
5,6

(2,8 cm)(2 cm)

= 0,8 cm = 7 cm M = =
s ob s ob Sn f ok

pV

7 cm 2,8 cm

30 cm 5 cm

= (2,5)(6) = 15 Perbesaran mikroskop 15 kali. 24. Jawaban: c Diketahui: L n y Ditanyakan: gr Jawab:


dy L

Jadi, tetapan C tergantung pada jumlah mol gas atau jumlah partikel gas. 20. Jawaban: d Diketahui: T1 = 927C = 1.200 K T2 = 177C = 450 K Q1 = 3.000 J Ditanyakan: W Jawab:
W Q1

= 600 nm = 6 105 cm = 80 cm =1 = 3 cm

=n =
1
nL y

=1 =1

T2 T1

(1)(6 105 )(80) 3 1

cm = 0,0016 cm

W 3.000 J W 3.000 J

450 K 1.200 K

gr = d = 0,0016 cm = 625 goresan/cm Kisi difraksi memiliki 625 goresan/cm. 25. Jawaban: c Diketahui: fs = 1.650 Hz vp = 5 m/s v = 330 m/s Ditanyakan: fp Jawab: fp = =
v vp v

= 1 0,375

W = (3.000 J)(0,625) = 1.875 J Usaha yang dilakukan mesin sebesar 1.875 J. 21. Jawaban: c Diketahui: y = 0,2 cos 8x sin 10t Ditanyakan: v Jawab: Simpangan pada ujung bebas y = 2A cos kx sin t y = 0,2 cos 8x sin 10t v=
k

fs (1.650 Hz)

(330 5) m/s 330 m/s

Cepat rambat gelombang tersebut 1,25 m/s. 22. Jawaban: d Gelombang mikro yang diserap oleh sebuah benda akan memunculkan efek pemanasan pada benda tersebut. Efek ini dimanfaatkan pada microwave oven untuk memasak makanan dengan cepat. 186
Kunci Jawaban dan Pembahasan

10 8

m/s = 1,25 m/s

= 330 (1.650 Hz) = 1.625 Hz Frekuensi bunyi yang didengar Abdul 1.625 Hz. 26. Jawaban: d Diketahui: TI100 = 80 dB n = 100 I0 = 1012 W/m2 Ditanyakan: I

325

Jawab: TI100 = TI + 10 log n 80 = TI + 10 log 100 80 = TI + 20 TI = 60 TI = 10 log 60 = 10 log 6 = log 106 =


I I0

= (9 109)

8 106 6 106 (4 102 )2 (1 102 )2 N/C

= (9 109)(0,005 0,06) N/C = 4,95 108 N/C Tanda negatif menunjukkan medan di P searah dengan E2. 29. Jawaban: d Diketahui: q1 = +4,8 C = +4,8 106 C q2 = 1,4 C = 1,4 106 C r1 = r2 = r = 2 mm = 2 103 m Ditanyakan: Vtengah Jawab: Vtengah = k
k
q1 r12

I 1012

I 1012

I 1012

I = 106 Intensitas bunyi sebuah mesin 106 W/m2. 27. Jawaban: b Diketahui: qA = 81 C qB = 144 C qP = 30 C rAB = 21 cm FP = 0 Ditanyakan: rAP FP = 0 FAP = FPB k
qAqP rAP2

+k

q2 r22

= r (q1 + q2) = 2 103 (+4,8 106 1,4 106) volt = (4,5 1012)(+3,4 106) volt = +1,53 107 volt Potensial listrik di tengah-tengah kedua muatan sebesar +1,53 107 volt. 30. Jawaban: a Diketahui: C1 = 4 F C2 = 12 F C3 = 6 F V = 1,5 V Ditanyakan: q2 Jawab: qtotal = q1 = q2 = q3
1 1 1 1 = + + C total C1 C2 C3
=

9 109

=k = = =

qP qB rPB2

qA x2 81 x2 9 x

qB (21 x )2 144 (21 x )2

12 21 x

189 9x = 12x 189 = 21x x = 21 = 9 Jarak AP 9 cm. 28. Jawaban: b Diketahui: q1 = 8 C = +8 106 C q2 = 6 C = 6 106 C r1 = 4 cm = 4 102 m r2 = 1 cm = 1 102 m K = 9 109 Nm2/C2 Ditanyakan: besar dan arah E Jawab:
+q1 3 cm q2 E2 1 cm P E1

1 1 1 + + 4 F 12 F 6 F 3 + 1+ 2 12 F

189

Ctotal =

12 F 6

= 2 F

qtotal = Ctotal V = (2 F)(1,5 V) = 3 C Jadi, muatan yang tersimpan di C2 sebesar 3 C. 31. Jawaban: e Diketahui: R1 R2 R3 r1 E1 Ditanyakan: I3 =2 =5 =3 = r2 = 1 = E2 = 6 V

Ep = E1 E2 =k
q1 r12

q2 r22

Fisika Kelas XII

187

Jawab:
I1 R1 E1, r1 Loop 1 I3 R3 Loop 2 I2 R2 E2, r2

I3 = I1 + I2 Loop 1 I1(R1 + r1) + I3R3 E1 = 0 I1(2 + 1) + (I1 + I2)(3) = 6 3I1 + 3I1 + 3I2 = 6 6I1 + 3I2 = 6 Loop 2 I2(R2 + r2) + I3R3 E2 = 0 I2(5 + 1) + (I1 + I2)3 = 6 6I2 + 3I1 + 3I2 = 6 3I1 + 9I2 = 6 6I1 + 3I2 = 6 3I1 + 9I2 = 6 1 2 6I1 + 3I2 = 6 6I1 + 18I2 = 12 15I2 = 6 I2 = 0,4

Jawab: F =Bqv = (0,2 T)(1,6 1019 C)(2 m/s) = 6,4 1020 N Elektron mengalir dari P ke Q sehingga arus mengalir dari Q ke P. Dengan menggunakan kaidah tangan kanan dapat ditentukan arah gaya Lorentz. Ibu jari ke atas (arah arus), jari telunjuk keluar bidang gambar (arah medan magnetik), sehingga arah gaya Lorentz ke kanan. Jadi, besar dan arah gaya Lorentz 6,4 1020 N ke kanan. 34. Jawaban: c Persamaan GGL induksi yaitu: = NBA sin
N B A = jumlah lilitan = medan magnetik = diameter kawat (luas penampang) = kecepatan perubahan fluks = sudut fluks terhadap kumparan

6I1 + 3I2 = 6 6I1 + 3(0,4) = 6 6I1 = 6 1,2 I1 = 0,8 I3 = I1 + I2 = (0,8 + 0,4) A = 1,2 A Arus yang mengalir pada hambatan 3 sebesar 1,2 A. 32. Jawaban: c Diketahui: I1 = I2 = 0,6 A a1 = 3 mm = 3 103 m a2 = 1 mm = 1 103 m Ditanyakan: BP Jawab: Oleh karena arus berlawanan maka BP = B1 + B2 BP = =
0I1 2 a1

35. Jawaban: b Rangkaian R L C dalam keadaan beresonansi jika memenuhi hal-hal berikut. 1) Reaktansi induktif bernilai sama dengan reaktansi kapasitif (XL = XC). 2) Beda fase arus dan tegangan bernilai nol. 3) Impedansi rangkaian sama dengan hambatan rangkaian Z = R sehingga bernilai minimum. 4) Arus bernilai maksimum. 36. Jawaban: e Pada model atom Bohr, elektron mengelilingi inti mempunyai lintasan tertentu dan tidak memancarkan atau menyerap energi. Dalam setiap lintasannya, elektron mempunyai tingkat energi tertentu. Elektron akan menyerap energi foton jika berpindah ke tingkat energi yang lebih tinggi. Sebaliknya, elektron akan memancarkan energi foton jika berpindah ke tingkat energi yang lebih rendah. 37. Jawaban: b Efek fotolistrik terjadi saat sebuah gelombang elektromagnetik (dalam hal ini foton) berfrekuensi sama atau lebih besar daripada frekuensi ambang suatu logam yang jatuh mengenai permukaan logam tersebut. Apabila gelombang elektromagnetik berfrekuensi setengah dari frekuensi ambang suatu logam tidak dapat mengakibatkan elektron dari logam tersebut terlepas sehingga tidak terjadi efek fotolistrik. 38. Jawaban: a Diketahui: v1 = 2 c v2 = 4 c
3 1

0I2 2 a2

(4 107 )(0,6) 2 (3 103 )

T+

(4 107 )(0,6) 2 (1 103 )

= (4 105 + 1,2 104) T = 1,6 104 T Induksi magnet di titik P sebesar 1,6 104 T. 33. Jawaban: d Diketahui: v = 2 m/s B = 0,2 T q = 1,6 1019 C Ditanyakan: F

188

Kunci Jawaban dan Pembahasan

Ditanyakan: v12 Jawab: v12 =


v1 + v 2 1+
v1v 2 c2

Latihan Ujian Nasional


1. Jawaban: c Skala utama = 8,0 mm skala nonius = 0,16 mm + 8,16 mm Diameter bola kecil adalah 8,16 mm. 2. Jawaban: d
15 m

v2 = v2 = ( 4 c) = 4 c v12 =
1 c 2
1 3 ( c )( )c 2 4 2

+ 4c
c

1+

5 c 4 3 1+ 8 5 c 4 11 8

8m

Perpindahan=
8

an ah nd i p r Pe

(15 m)2 + (8 m)2 225 m2 + 64 m2 289 m2

= =

= ( 4 c)( 11 ) = 11 c Kecepatan benda pertama terhadap benda kedua


10 c. 11 10

= 17 m Perpindahan yang dialami benda sepanjang 17 m. 3. Jawaban: a Diketahui: v0 = 6 m/s vt = 0 m/s t = 2 s Ditanyakan: v saat 5 sekon (vt) Jawab: a= =
v t
( 0 6) m/s 2s

39. Jawaban: d Diketahui: m 1H2 = 2,0141 sma m 1H3 = 3,0160 sma m 2He4 = 4,0026 sma m 01n = 1,0087 sma 1 sma = 931,5 MeV Ditanyakan: Q Jawab: Q = (m) 931 MeV 1 n)} = {( m 1H 2 + m 1H 3) ( m 2He 4 + m 0 (931,5 MeV/sma) = {(2,0141 sma + 3,0160 sma) (4,0026 sma + 1,0087 sma)}(931,5 MeV/sma) = {(5,030 sma) (5,0113 sma)} (931,5 MeV/ sma) = (0,0188 sma)(931,5 MeV/sma) 17,51 MeV Nilai Q kira-kira 17,51 MeV. 40. Jawaban: d Zat radioaktif I-131 dimanfaatkan sebagai isotop alat renograf yang berfungsi untuk pemeriksaan fungsi ginjal. Zat radioaktif Co-60 bermanfaat untuk radioterapi. H-2 sering dimanfaatkan sebagai moderator neutron dalam reaktor nuklir. C-14 bermanfaat untuk menentukan umur fosil. Jadi, radioaktif yang bermanfaat dalam bidang kedokteran adalah I-131 dan Co-60.

= 3 m/s2 Benda bergerak 5 sekon berarti t = 3 s. vt = vt + a t vt = 0 m/s + (3 m/s2)(3 s) = 9 m/s Kecepatan benda 9 m/s. 4. Jawaban: a Diketahui: m = 10 kg v = 4 ms1 R = 0,5 m Ditanyakan: f, as, Fs, T Jawab: 1) v = R = 2fR f = 2R = =
v
4 ms1 2(0,5 m) 4 1 s

Frekuensi putaran sebesar Hz.

Fisika Kelas XII

189

2)

as = =

v2 R
(4 ms1)2 0,5 m

7. Jawaban: a Diketahui: MA : MB = 2 : 3 MA = 3 MB
1 2

= 32 3)

ms2

Percepatan sentripetal adalah 32 ms2. Fs = m as = (10 kg)(32 ms2) = 320 N Gaya sentripetal benda sebesar 320 N.
1 f
1
4

RA : RB = 1 : 2 RA = 2 RB wA = w Ditanyakan: wB Jawab:
wA wB

4)

T =

s 1

s
4

G G

m MA RA 2 m MB RB2

= = =

M ARB2 MBR A 2
2 M R 2 3 B B 1 MB ( 2 RB )2

Periode benda sebesar

s.

Pernyataan yang benar yaitu 1), 2), dan 3). 5. Jawaban: e Diketahui: m = 500 gram = 0,5 kg v0 = 10 m/s t = 0,2 s vt = 0 m/s Ditanyakan: F Jawab: vt = v0 + a t 0 m/s = 10 m/s + a(0,2 s) 10 m/s = (0,2 s)a a = 50 m/s2 F =ma = (0,5 kg)(50 m/s2) = 25 kg m/s2 = 25 N (tanda negatif artinya gaya penahan berlawanan arah dengan gerak bola) Besar gaya penahan yang bekerja 25 N. 6. Jawaban: b Diketahui: m1 = 2 kg m2 = 3 kg g = 10 ms2 Ditanyakan: T Jawab: a =
m2 m1 g m2 + m1 3 2

( 3 )RB2
1 R 2 4 B

= 3
w wB

= 3
3 3

wB = 8 w Berat benda di planet B 8 w. 8. Jawaban: c Diketahui: AB = GC = 20 cm CD = FG = 10 cm DE = 25 cm BC = AG = 10 cm FD = 40 cm Ditanyakan: titik berat Jawab: AI = AB BC = 20 cm 10 cm = 200 cm2 AII = t = =
1 FD 2

E 25 cm II I 20 cm
10 cm

t
2 2

G F 10 cm A

C D 10 cm B

(25 cm) (20 cm)

= 3 + 2 (10 ms2) F = m2a w2 T = m2a m2g T = m2a (3 kg)(10 ms2) T = (3 kg)(2 ms2) 2 (30 kg ms ) T = 6 kg ms2 T = (30 6) kg ms2 T = 24 kg ms2 T = 24 N Tegangan tali T sebesar 24 N. = 2 ms2

225 cm2 = 15 cm
AII = 2 FD t = 2 (40 cm)(15 cm) = 300 cm2 yI = 2 BC = 2 (10 cm) = 5 cm
1 1 1 1

190

Kunci Jawaban dan Pembahasan

yII = tinggi bidang I + 3 t = 10 cm + 3 (15 cm) = 15 cm y0 = = =


y IA I + y IIA II A I + A II

1 k total

= = =

1 k paralel

1 k

1 4.800 N/m

1 1.600 N/m

4.800 N/m 4

(5 cm)(200 cm2 ) + (15 cm)(300 cm2 ) (200 + 300) cm2


5.500 cm3 500 cm2

= 11 cm

= 1.200 N/m w = F = k x = (1.200 N/m)(5 102 m) = 60 N Berat beban w 60 N. 12. Jawaban: b Diketahui: m = 0,1 kg v0 = 6 m/s h =5m g = 10 m/s2 h = 2 m Ditanyakan: Ek di h Jawab: Di titik tertinggi Em = Ep + Ek
1 1

Jadi, letak titik berat bidang terhadap AB adalah 11 cm. 9. Jawaban: d Diketahui: F1 = 8 N 2 =3m+ x F2 = 8 N = 9,6 Nm 1 =3m Ditanyakan: x Jawab: = F = F2 2 F1 1 9,6 Nm = (8 N)(3 m + x) 8 N(3 m) 9,6 Nm = 24 Nm + 8x N 24 Nm 9,6 Nm = 8x N x=
9,6 Nm 8N

= m g h + 2 m v02 = (0,1 kg)(10 m/s2)(5 m) + 2 (0, 1kg)(6 m/s)2 = 5 J + 1,8 J = 6,8 J Di ketinggian 2 m Em = Ep + Ek 2 2 Ek = Em Ep = 6,8 J m g h = 6,8 J (0,1 kg)(10 m/s2)(2 m) = 6,8 J 2 J = 4,8 J Energi kinetik bola pada ketinggian 2 m sebesar 4,8 joule. 13. Jawaban: d Diketahui: mA = 1,5 kg mB = 1,5 kg vA = 4 m/s vB = 5 m/s Ditanyakan: v Jawab: mAvA + mBvB = mAvA + mBvB Oleh karena bertumbukan tidak lenting sama sekali maka vA = vB = v mAvA + mBvB = (mA + mB)v (1,5 kg)(4 m/s) + (1,5 kg)(5 m/s) = (1,5 + 1,5) kg v 6 kg m/s 7,5 kg m/s = (3 kg)v
1,5 kg m/s 3 kg
2 2

= 1,2 m Jadi, panjang x 1,2 m. 10. Jawaban: e Diketahui: m = 4.000 kg v0 = 25 m/s vt = 15 m/s Ditanyakan: W Jawab: vt2 = v02 + 2as
v t v0 2a
2 2

=s
v t 2 v 02 2a
2

W = F s = m a s = (4.000)a

15 = (4.000)

252 2

= (2.000 J)(400 J) = 800.000 J = 800 kJ (tanda negatif menunjukkan adanya pengereman) Besar usaha pengereman 800 kJ. 11. Jawaban: a Diketahui: k = 1.600 N/m x = 5 cm = 5 102 m Ditanyakan: w Jawab: kparalel = 3k = 3(1.600 N/m) = 4.800 N/m

= v

v = 0,5 m/s Kecepatan kedua troli setelah bertumbukan 0,5 m/s ke kiri (searah dengan troli B).

Fisika Kelas XII

191

14. Jawaban: d Diketahui: TP = 200C TQ = 120C kP = 3kQ Ditanyakan: Ts Jawab: HP = HQ


kP AP TP LP

18. Jawaban: d Ek = 2 kT
3
Keterangan: Ek = energi kinetik (J) K = tetapan Boltzman = 1,38 1023 J/K T = suhu mutlak gas ideal (K)

kQ AQ TQ LQ

Jadi, energi kinetik gas dipengaruhi oleh suhu mutlak gas ideal. 19. Jawaban: a Diketahui: T1 = 1.000 K T2 = 600 K Q1 = 1.000 J Ditanyakan: W Jawab:

kP(TP Ts) = kQ(Ts TQ) 3kQ(200 Ts) = kQ(Ts 120) 600 3Ts = Ts 120 4Ts = 720 Ts = 180 Suhu di persambungan kedua logam 180C. 15. Jawaban: c Diketahui: m1 = 200 g T1 = 30C m2 = 100 g T2 = 90C c1 = c2 = c = 1 kal.gram1.C1 Ditanyakan: Tc Jawab: Qserap = Qlepas m1c1T1 = m2c2T2 m1(Tc T1) = m2(T2 Tc) (200)(Tc 30) 3Tc = 150 Tc = 50 Suhu air campuran 50C. 16. Jawaban: b Pesawat dapat terangkat jika kecepatan udara di bawah sayap (vB) lebih kecil dibanding kecepatan udara di atas sayap (vA). Hal tersebut mengakibatkan tekanan udara di bawah sayap (pB) lebih besar dibanding kecepatan udara di atas sayap (pA) sehingga pesawat menjadi terangkat. 17. Jawaban: d Diketahui: T1 = 27C = 300 K p2 = 4p1 Ditanyakan: T2 Jawab:
p1 T1

= (1
1 1
T2 T1

T2 T1

) 100% =

W Q1

100%

= =

W Q1
W 1.000 J W 1.000 J

600 K 1.000 K

0,4 =

W = 400 J Panas yang diubah menjadi usaha sebesar 400 J. 20. Jawaban: e Diketahui: sob = 2,2 cm fob = 2 cm sn = 25 cm fok = 5 cm Ditanyakan: M Jawab: s ob = =
s
sobfob sob fob 4,4 cm2 0,2 cm

= 100(90 Tc)

2Tc 60 = 90 Tc

= (2,2 2) cm = 22 cm
22 cm

(2,2 cm)(2 cm)

ob n M = s f = 2,2 cm 5 cm ob ok = 50 kali Perbesaran mikroskop 50 kali.

25 cm

21. Jawaban: c Energi sebanding dengan frekuensi. Frekuensi terbesar dimiliki oleh sinar gamma. Jadi, gelombang elektromagnetik yang memiliki energi paling besar adalah sinar gamma. 22. Jawaban: c Diketahui: A = 0,05 m AB = 8 m n=2 t = 0,2 s Ditanyakan: persamaan gelombang

p2 T2 p2 p1

T1 = 1 (300 K) = 1.200 K = 927C p1 Suhu ruangan tersebut 927C.

T2 =

4p

192

Kunci Jawaban dan Pembahasan

Jawab:

Jawab:
n 2 t
2 2 0, 2 s
2
AB n

= 2f =
= k=
2

TI0 TI100

TI0 TI0 + 10 log n

= 20 rad/s

= (60 + 10 log 100) dB = =


60 dB (60 + 20) dB 60 dB 80 dB

60 dB

2
8m 2

= 0,5 /m Oleh karena gelombang merambat ke kanan maka persamaan gelombangnya y = A sin (t kx) = 0,05 sin (20t 0,5x) = 0,05 sin (20t 0,5x) 23. Jawaban: c Diketahui: y = 0,03 sin 2 (60t 2x) Ditanyakan: v Jawab: y = A sin (t kx) y = 0,03 sin 2 (60t 2x) = 0,03 sin(120 t 4x) v = k = 4 m/s = 30 m/s Jadi, cepat rambat gelombang 30 m/s. 24. Jawaban: c Diketahui: N y L n Ditanyakan: Jawab:
1
1

= 4 Jadi, TI0 : TI100 = 3 : 4. 26. Jawaban: e Diketahui: vs = 25 m/s fs = 420 Hz v = 325 m/s vp = 0 m/s Ditanyakan: fp saat mobil mendekat Jawab: fp =
v vp v vs

fs

120

Oleh karena mobil mendekat dan pengamat diam, persamaannya menjadi: fp =


325 m/s v f = (420 (325 25) m/s v vs s

Hz)

325 300

(420 Hz)

= 500 garis/cm = 2,4 cm = 2,4 102 m =1m =1

= 455 Hz Frekuensi yang didengar pengamat 455 Hz. 27. Jawaban: b Diketahui: q1 q2 q d k Ditanyakan: Fq Jawab: Fq
1

d = N = 500 garis/cm = 0,002 cm = 2 103 cm = 2 105 m dL=n


y
y

= 30 C = 3 105 C = 60 C = 6 105 C = 5 C = 5 106 C = 30 cm = 0,3 m = 9 109 Nm2 C2

=k

q1 q d2

= d nL
= (2 105 m)
(2, 4 102 m) (1)(1m)

= (9 109 Nm2 C2) = (0,3 0,3) 103 N = 15 N (ke arah q2) Fq


2

(3 105 C)(5 106 C) (0,3 m)2

1.350

= 4,8 207 m = 480 109 m = 480 nm Panjang gelombang yang digunakan 480 nm. 25. Jawaban: e Diketahui: n = 100 TI0 = 60 dB I0 = 1012 W/m2 Ditanyakan: TI0 : TI100

= k (2d )2 = (9 109 Nm2 C2) =


2.700 103 (0,6 0,6)

q 2q

(6 105 C)(5 106 C) (0,6 m)2

= 7,5 N (ke arah q1) Fq = Fq q Fq q


1 2

= 15 N 7,5 N = 7,5 N (ke arah q2)

Fisika Kelas XII

193

28. Jawaban: a Diketahui: qA = 1 C = 106 C qB = 4 C = 4 106 C rA = rB = 2 rAB = 2 (4 cm) = 2 cm = 2 102 m 9 k = 9 10 Nm2/C2 Ditanyakan: E di tengah qA dan qB Jawab: EA =
q k A rA 2

Jawab: Penentuan arah induksi magnetik menggunakan kaidah genggaman tangan kanan. Di kawat melingkar, genggaman tangan kanan menunjuk arah arus dan ibu jari menunjuk arah induksi magnetik. Berdasarkan kaidah ini, arah induksi magnetik di titik P memasuki bidang gambar. BP = = =
0 I 2r

1 2

= (9

(106 ) 109) (2 102 )2

N/C

(4 107 TmA 1)(2 A) 1 2(2 ) 102 m 2

= 2,25 107 N/C = (9 109) (2 102 )2 N/C


(4 106 )

107 102

EB = k

= 9 107 N/C Oleh karena kedua muatan sejenis maka: E = EB EA = (9 107 2,25 107) N/C = 6,75 107 N/C Medan listrik di tengah-tengah qA dan qB sebesar 6,75 107 N/C. 29. Jawaban: e Diketahui: R = 20 Ditanyakan: V Jawab: I = 50 1 A = 0,6 A V = IR = (0,6 A)(20 ) = 12 volt. Beda potensial di ujung-ujung hambatan sebesar 12 volt. 30. Jawaban: b Diketahui: E1 = 18 V E2 = 9 V r1 = r2 = 0,5 R1 = 2 R2 = 3 Ditanyakan: I Jawab: E + I(R + r) = 0 E2 E1 + I(r1 + r2 + R1 + R2) = 0 (9 V 18 V) + I(0,5 + 0,5 + 2 + 3 ) = 0 I(6 ) = 9 V I = 6 = 1,5 A Kuat arus yang melalui rangkaian 1,5 A. 31. Jawaban: e Diketahui: I r Ditanyakan: BP =2A = 2 cm = 2 102 m
9V

qB rB2

= 1 105 T Induksi magnetik di titik P adalah 1 105 T memasuki bidang gambar. 32. Jawaban: a Menurut kaidah tangah kanan, ibu jari menunjukkan arah arus, jari telunjuk menunjukkan arah medan magnet, dan jari tengah menunjukkan arah gaya Lorentz. Arus dari Q ke P ibu jari ke arah kiri, jari telunjuk masuk bidang gambar, sehingga arah gaya Lorentz ke bawah. Jadi, gaya Lorentz akan memengaruhi kawat melengkung ke bawah. 33. Jawaban: a Arus induksi di R dapat mengalir dari A ke B jika kutub utara magnet mendekati kumparan. 34. Jawaban: b Diketahui: R = 60 XL = 120 XC = 40 Vm = 200 V Ditanyakan: Im Jawab: Z = = = =
R 2 + (X L X C )2

30

(60 )2 + (120 40 )2 3.600 2 + 6.400 2

10.000 2 = 100
Im = = 100 = 2 A Arus maksimum yang mengalir pada rangkaian 2 A.
Vm Z

200 V

35. Jawaban: c XL > XC artinya rangkaian bersifat induktif. Pada rangkaian ini tegangan V mendahului 90 terhadap arus I. Gambar yang sesuai yatu pilihan c.

194

Kunci Jawaban dan Pembahasan

36. Jawaban: c Model atom Rutherford menjelaskan bahwa elektron bergerak mengelilingi inti seperti gerak planet mengelilingi matahari. Elektron yang bergerak mengeliling inti akan memancarkan energi gelombang elektromagnetik. Model atom Bohr menjelaskan bahwa atom mengelilingi inti dengan lintasan tertentu (tetap) dan tidak membebaskan enegi. Elektron dapat berpindah dari satu lintasan ke lintasan lain dengan memancarkan atau menyerap energi foton. 37. Jawaban: c Diketahui: vA = vB =
3 4

38. Jawaban: c Pengukuran spektrum benda hitam menurut Wien dirumuskan sebagai berikut. m T = C
Keterangan: T = suhu mutlak benda (K) C = tetapan pergeseran Wiens (2,90 103 mK) m = panjang gelombang maksimum (m)

Berdasarkan persamaan tersebut panjang gelombang berbanding terbalik dengan suhu. Jadi, saat suhu benda dinaikkan, panjang gelombang berkurang. 39. Jawaban: b Diketahui: m[1H1] = 1,0078 sma m[1d2] = 2,01410 sma m[10e] = 0,00055 sma 1 sma = 931 MeV Ditanyakan: E Jawab: 1 1 2 0 1H + 1H 1d + 1 e + E E = m(931 MeV/sma) = {2(1,0078 sma) (2,01410 sma + 0,00055 sma)}(931 MeV/sma) = 0,88 MeV Energi yang dihasilkan pada reaksi fusi tersebut 0,88 MeV. 40. Jawaban: e Di bidang industri, radioisotop digunakan untuk memeriksa material tanpa merusaknya dan mengukur tebal lapisan logam. Pemanfaatan radioisotop di bidang hidrologi untuk mengukur kandungan air tanah dan endapan lumpur di pelabuhan.

Ditanyakan: vAB Jawab: vAB = = = = =


v A + vB 1+
3 c 4
v AvB c2

+ 3c
4
3 3 c c 4 4 2

1+

6 c 4 9 1+ 16 6 c 4 25 16

6 16 4 25 c

= 25 c Jadi, kelajuan A menurut pilot pesawat B adalah


24 25

24

c.

Fisika Kelas XII

195