P. 1
RPJMD Sabang

RPJMD Sabang

|Views: 1,106|Likes:
Dipublikasikan oleh roi8890
Sabang
Sabang

More info:

Published by: roi8890 on Oct 19, 2009
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/26/2012

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Sabang Tahun 2007-2012 yang ditetapkan dengan Qanun Kota Sabang adalah dukumen induk dari perencanaan pembangunan daerah yang memuat visi, misi, arah kebijakan dan pendekatan pembangunan yang didasarkan pada kondisi, potensi, permasalahan, kebutuhan nyata daerah, dan aspirasi masyarakat yang tumbuh dan berkembang di Kota Sabang. Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Sabang Tahun 2007 – 2012 diawali dengan proses teknokratik dan proses politik yang ditempuh dalam kerangka pelaksanaan perencanaan aspiratif melalui pelaksanaan musyawarah Perencanaan Pembangunan daerah (Musrenbanda) RPJM. Dokumen RPJM merupakan penjabaran dari visi,misi dan program kepala Daerah terpilih dan yang telah ditetapkan. Penyusunannya berpedoman pada Undang-Undang ((UU) No. 25 tahun 2005 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Undang-Undang No. 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Dearah dengan berbagai turunan peraturan pelaksanaannya. Dokumen RPJM ini tersrtuktur berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) No. 050/2020/SJ tentang Petunjuk Penyusunan Dokumen RPJM dan RPJP Daerah. Dalam pasal 14 ayat (2) UU No. 25 tahun 2004 mengamanatkan bahwa Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sabang harus menyiapkan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Rancangan awal tersebut selanjutnya dikaji ulang disesuaikan sebagai penjabaran dari visi, misi dan program prioritas Kepala Daerah terpilih. Kepentingannya adalah merumuskan strategi pembangunan daerah, kebijkana umum, prioritas kepala daerah, dan arah kebijakan keuangan daerah selaras dengan visi dan misi kepala derah terpilih. Ketentuan tentang penyampaian visi dan misi kepala daerah secara langsung (pilkadasung) juga diatur dalam Undang-Undang No. 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah pasal 76 ayat (2) yang mewajibkan

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

I-1

pasangan calon Kepala Daerah untuk menyampaikan visi, misi dan program secara lisan maupun tertulis kepada masyarakat. RPJM merupakan pedoman pokok pembangunan untuk kurun waktu 5 tahun sejalan dengan masa tugas Kepala Daerah terpilih. Sebagai dukomen perencanaan pembangunan daerah, RPJM disusun mengacu kepada berbagai dokumen perencanaan terkait. Dari komponen vertikal, dapat digunakan sebagai acuan adalah Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Nasional atau RPJP Provinsi, Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional dan atau RPJM Provinsi, Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional dan Provinsi serta dokumen lainnya disusun secara sektoral. Dari sisi horizontal, RPJM mengacu kepada RPJP Kota Sabang, RTRW Kota Sabang serta dukomen perencanaan lainnya yang disusun secara sektoral. Adapun maksud dirujuknya semua dukomen perencanaan dimaksud adalah untuk menjamin terciptanya sinergi kebjakan dan sinkronisasi program secara vertikal antar tingkat pemerintahan. Dokumen ini juga memuat program/kegiatan yang akan

diimplementasikan dalam rangka mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi pasca tsunami di Kota Sabang. Kota Sabang juga tidak luput dari bencana gempa bumi dan gelombang tsunami yang terjadi pada tanggal 26 Desember 2004. Kendati tidak separah yang terjadi pada beberapa kabupaten/kota daratan lainnya di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, namun beberapa sarana ekonomi dan sosial yang sangat penting bagi masyarakat, termasuk kawasan permukiman di pesisir pantai mengalami kehancuran. Untuk itu, rehabilitasi dan rekonstruksi. RPJM berfungsi sebagai dokumen publik yang merangkum rencana kegiatan untuk lima tahunan dibidang pelayanan umum pemerintahan, maka proses penyusunan RPJM Kota Sabang ini juga dilakukan melalui forum musyawarah perencanaan (stakeholder). partisipatif, dengan melibatkan seluruh pelaku pembangunan dokumen ini diharapkan menjadi salah satu panduan bagi pelaku pembangunan di Kota Sabang didalam implementasi kegiatan

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

I-2

1.2 . Maksud dan Tujuan Maksud dari penyusunan dokumen RPJM Daerah Kota Sabang Tahun 2007 – 2012 adalah untuk memberikan landasan kebijakan strategis dalam kerangka pencapaian visi, misi dan program Kepala Daerah. Sebagai suatu instrument perencanaan, RPJMD akan digunakan oleh seluruh satuan kerja pemerintah kota sebagai acuan/dasar bagi perencanaan dan pelaksanaan pembangunan periode 2007 – 2007 dan didalamnya tertuang kebijakan yang perlu ditempuh sebagai bagian dari pelaksanaan visi, misi dan strategi utama Pemerintah Kota Sabang Tahun 2007 – 2012. Adapun tujuan penyusunan dokumen RPJM Kota Sabang Tahun 2007-2012 tidak terlepas dari proses perencanaan pembangungan sebagaimana yang tercantum dalam Undang-Undang Nasional No. dan 25 tahun 2004 tentang No. 32 Sistem tahun Perencanaan 2004 tentang Pembangunan Undang-Undang

Pemerintahan Daerah. Tujuan penyusunan Dokumen RPJM Kota Sabang Tahun 20072012 adalah sebagai: 1. Menjabarkan visi dan misi Kepala Daerah terpilih ke dalam bentuk strategi, kebijakan, program dan kegiatan. 2. Menjamin keterkaitan dan konsistensi dukomen RPJM dengan dokumen perencanaan lainnya, baik secara vertikal maupun horizontal. 3. Mengoptimalkan penggunaan sumber daya secara efektif, efisien, berkeadilan, dan berkelanjutaan. 4. Mengidentifikasi pembangunan pemberdayaan masyarakat. 5. Melakukan analisis kebijakan perencanaan pembangunan daerah untuk dapat merumuskan arah kebijakan dan perencanaan pembangunan daerah yang menjamin tercapainya pemanfaatan sumber daya secara optimal. 6. Membagi pencapaian sasaran setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam rangka mewujudkan visi dan misi Kepada Daerah, sehingga terciptanya isu-isu daerah masyarakat pembangunan sehingga dalam dan kebijakan bias perencanaan pada partisipasi

benar-benar rangka

berorientasi

mengoptimalkan

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

I-3

sinkronisasi dan sinergitas pemahaman antar pelaku pembangunan, baik secara lintas ruang (spatial), maupun lintas kegiatan (sektoral). 7. Meletakkan landasan yang kokoh dan kuat untuk mencapai kejayaan Kota Sabang yang maju mandiri serta sejahtera dimasa mendatang. RPJM ini akan digunakan sebagai acuan pada penyusunan Rencana Strategis (Rentra) SKPD, dan menjadi pedoman bagi penyusunan Rencana Kegiatan Pemerintah (RKPD) yang bersifat tahunan. Sebagai dokumen perencanaan Lima Tahunan, RPJM dan Rentra SKPD merupakan turunan dari RPJP Daerah. 1.3 . Landasan Hukum RPJM merupakan dokumen resmi yang menjadi payung hukum dalam perencanaan pembangunan daerah. Pasal 150 ayat (3) butir e Undang-Undang No. 32 Tahun 2004, dinyatakan bahwa RPJP dan PRJM ditetapka dengan Peraturan Daerah atau Qanun, yang berpedoman pada pada Peraturan Pemerintah yang mengatur diatasnya. Sebagai produk hukum, Qanun tentang RPJM harus mengacu pada landasan hukum terkait yang mengaturnya, terutama: 1. Undang-undang Nomor 10 Tahun 1965 tentang Pembentukan Kotapradja Sabang dengan Mengubah Undang-undang Nomor 7 Drt Tahun 1956 tentang pembentukan Daerah Otonomi Kabupaten di Provinsi Sumatera Utara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1965 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Nomor 2758). 2. Undang-undang Nomor 44 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan

Keistimewaan Propinsi Daerah Istimewa Aceh. 3. Undang-undang Nomor 37 Tahun 2000 tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang. 4. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 47 tahun 2003, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286). 5. Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

I-4

6. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. 7. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437). 8. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 126 Tahun 2004. 9. Undang-undang Nomor 7 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 10. Undang-undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh 11. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 12. Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang 13. Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan

Pemerintah dan Kewenangan Provinsi sebagai Daerah Otonom. 14. Peraturan Pemerintah No. 20 Tahun 2001 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah. 15. Peraturan Pemerintah No. 56 Tahun 2001 tentang Pelaporan

Penyelenggaraan Pemerintah Daerah. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia No : 4124. 16. Qanun Kota Sabang Nomor 4 Tahun 2004 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Sabang 2004 – 2014. 17. Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No. 050/2020/SJ Tanggal 11 Agustus 2005 tentang Petunjuk Penyusunan Dokumen RPJP Daerah dan RPJM Daerah 18. Peraturan Gubernur Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Nomor 21 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Tahun 20072012.

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

I-5

1.4. Hubungan RPJM Daerah dengan Dukumen Perencanaan Lainnya Sebagai dokumen perencanaan, RPJM Kota Sabang ini mempunyai kaitan yang erat dengan berbagai dokumen perencanaan, baik nasional maupun daerah. Dalam lingkup perencanaan nasional, RPJM Kota Sabang disusun dengan memperhatikan RPJP dan RPJM Nasional dan dalam lingkup perencanaan provinsi mengacu pada RPJP dan RPJM Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Sementara dalam lingkup Pemerintah Kota Sabang, RPJM ini disusun dengan berpedoman pada RPJP Kota Sabang. Selanjutnya RPJM Kota Sabang menjadi pedoman bagi SKPD dalam penyusunan Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renstra SKPD). RPJM Kota Sabang juga dijabarkan ke dalam perencanaan tahunan daerah berupa Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). 1.5 Sistematika Penyusunan Sebagai dukumen publik, RPJM Kota Sabang memuat arah kebijakan Keuangan Daerah, strategi pembangunan daerah, kebijakan umum, program Satuan Kerja Perangkat Daerah serta program kewilayahan disertai dengan rencanarencana kerja dalam kerangka regulasi dan kerangka pendanaan yang bersifat indikatif. Sesuai dengan Surat Edaran Mendagri 050/2020/SJ perihal petunjuk penyusunan dokumen RPJM Daerah dan RPJM Dearah maka sistematika penyusunan dokumen perencanaan jangka menengah untuk daerah dalam dukumen RPJM Daerah Kota Sabang Tahun 2007-2012 sebagai berikut : BAB I PENDAHULUAN; Bab ini menguraikan secara ringkas latar belakang, maksud dan tujuan, landasan hukum, hubungan RPJM dengan dokumen perencanaan lainnya dan sistematika penulisan. BAB II GAMBARAN UMUM KOTA SABANG; Bab ini menggambarkan Produk kondisi geografis, perekonomian daerah, investasi pajak dan restribusi, sosial budaya daerah, prasarana dan sarana daerah serta pemerintahan umum di Kota Sabang

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

I-6

BAB III

VISI DAN MISI Bab ini berisikan tentang Visi dan Misi yang mengadopsi dari visi dan misi Walikota terpilih.

BAB IV

STRATEGI PEMBANGUNAN DAERAH; Bab ini dijelaskan berbagai strategi dan kebijakan pembangunan daerah yang diambil dalam rangka mengimplementasikan visi dan misi Kepala Daerah. Strategi disusun dalam kontek pengembangan spasial dan sektoral sebagai landasan bagi perumusan program dan kegiatan pembangunan di dalam mewujudkan visi dan misi.

BAB V

ARAH KEBIJAKAN KEUANGAN DAERAH; Bab ini menguraikan tentang arah dan kebijakan pengelolaan keuangan daerah Kota Sabang yang memuat hasil analisis keuangan daerah yang mencakup kebijakan bidang pendapatan, belanja, dan pembiayaan serta capaian kenerja program dan kegiatan untuk melindungi dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

BAB VI

ARAH KEBIJAKAN UMUM; Bab ini menguraikan kebijakan yang diambil, berkenaan dengan prgram program pembangunan yang disiapkan untuk memberikan arah bagi SKPD maupun lintas SKPD dalam merumuskan kebijakan dan rencana kerja lima tahunan guna mencapai kinerja sesuai dengan tugas dan fungsinya.

BAB VII

PENUTUP Bab ini membahas kaedah pelaksanaan RPJM sebagai pedoman bagi tersusunnya dokumen perencanaan disatuan-satuan kerja pemerintah daerah.

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

I-7

BAB II GAMBARAN UMUM WILAYAH

Deskripsi kondisi eksisting tentang kondisi geografis, kondisi sosial budaya, sarana dan prasarana dasar, dan perekonomian Kota Sabang akan menjadi landasan dalam menentukan strategi pembangunan daerah Kota Sabang periode tahun 2007 2012. 2.1. Kondisi Geografis Bagian ini akan diuraikan tentang kondisi umum wilayah Kota Sabang dari aspek luas dan orientasi wilayah, topografi, fisiografi, klimatologi, dan gambaran pola pemanfaatan ruang. 2.1.1. Kondisi Umum Wilayah Kota Sabang terletak pada garis 05o46’28” sampai 05o 54’28” Lintang Utara dan 95º’13’ 02” hingga 95º 22’ 36” Bujur Timur, dengan batas wilayah : • • • • Sebelah Utara dengan Selat Malaka; Sebelah Selatan dengan Samudera Indonesia; Sebelah Timur dengan Selat Malaka; dan Sebelah Barat dengan Samudera Indonesia

Wilayah Kota Sabang meliputi Pulau Weh, Pulau Klah, Pulau Rubiah, Pulau Seulako, dan Pulau Rondo, dengan luas sebesar 153 Km2, yang terdiri dari dua kecamatan dan 18 kelurahan. Masing-masing kecamatan tersebut memiliki luas sebagai berikut: (1) Kecamatan Sukakarya 73 kilometer persegi (47,71%); dan (2) Kecamatan Sukajaya 80 kilometer persegi (52,29%). Kota ini juga memiliki lima buah danau sebagai sumber air minum penduduk setempat, yaitu Danau Aneuk Laot, Danau Paya Seunara, Danau Paya Karieng, Danau Paya Peutepen, dan Danau Paya Seumesi. Danau Aneuk Laot merupakan danau terbesar diantara empat danau lainnya. Secara topografis, sekitar 52 persen wilayah Kota Sabang berbukit dan bergunung, 35 persen berbukit, 10 persen

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-1

dataran tinggi, dan 3 persen dataran rendah. Bervariasinya topografi wilayah ini menjadikan Kota Sabang memiliki panorama alam yang sangat indah. Wilayahnya memiliki alokasi pemetaan keberhasilan kegiatan yang sangat bervariasi sehingga cocok untuk pengembangan agrowisata pertanian, perikanan, industri, maritim dan pariwisata. 2.1.2. Iklim Secara umum iklim di Kota Sabang termasuk ke dalam iklim tropis. Hal ini karena dipengaruhi dengan letaknya yang berada di sekitar garis khatulistiwa. Curah hujan tahunan Kota Sabang berjumlah di atas 2000 mm, dengan tingkat curah hujan sedikit terjadi perbedaan antara wilayah pantai dengan wilayah berbukit dan bergunung. Berdasarkan Klasifikasi Schmidt dan Fergusson, tipe curah hujan Kota Sabang termasuk kelas B (basah). Curah hujan yang relatif tinggi ini sangat dimungkinkan karena kondisi wilayah yang berbukit-bukit dengan tingkat kerapatan tumbuhan yang cukup tinggi. Temperatur rata-rata di Kota Sabang adalah sekitar 26oC dengan temperatur maksimum 31oC dan temperatur minimumnya 20oC.
Tabel 2-1 Data Curah Hujan Kota Sabang Tahun 2000 - 2006
DATA CURAH HUJAN KOTA SABANG TAHUN 2005 CURAH HUJAN (mm) 271,4 89,6 72,6 41,3 202,1 127,2 81,1 Luas Wilayah Kota Sabang 153 Km2 DATA CURAH HUJAN KOTA SABANG TAHUN 2000-2006 CURAH HUJAN (mm) 2000 2001 2002 2003 2004 2006 s/d. Agustus 2530,9 2250,3 2281,2 2270,4 2260 1549,7

NO

BULAN

NO 1

TAHUN

1 2 3 4 5 6 7

Januari Pebrurari Maret April Mei Juni Juli

2 3 4 5 6

8 9 10 11 12

Agustus September Oktober Nopember Desember Jumlah

129,7 147,6 213,5 268 327,5 1971,6

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-2

Dengan kondisi iklim seperti ini, maka di Kota Sabang tidak terdapat kondisi iklim yang luar biasa (ekstrim). Hal ini akan mendukung perkembangan Kota Sabang, khususnya di bidang budidaya pertanian, perikanan, pariwisata, industri dan perdagangan. Mengingat letak geografis Pulau Weh berada diantara pertemuan Samudera Hindia dengan Selat Malaka, maka suhu udara di wilayah ini relatif cukup tinggi. Suhu udara rata-rata adalah 26,81 oC, dengan rataan kelembaban sekitar 83,25 persen. Sementara itu, kecepatan angin rata-rata adalah tujuh knots per jam. Lebih jelasnya tentang keadaan iklim di Kota Sabang ini dapat dilihat pada Tabel 2-2-dan Tabel 2-3.
Tabel 2.2 Rataan Tekanan Udara, Suhu Udara, Kelembaban Nisbi, dan Curah Hujan di Kota Sabang, 2002
No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Tekanan Udara (MB) 1.012,3 1.011,5 1.011,0 1.010,5 1.009,7 1.010,1 1.010,5 1.010,6 1.011,0 1.011,4 1.011,1 1.011,8 Rataan Suhu (° C) 26,4 26,5 27,0 27,6 28,0 27,7 27,0 26,9 26,7 26,1 26,3 25,5 Kelembaban Nisbi (%) 88,0 87,0 86,0 85,0 77,0 80,0 79,0 76,0 79,0 85,0 88,0 89,0 Curah Hujan (mm) 8,6 16,3 6,5 4,6 9,5 17,8 12,7 22,7 6,3 16,9 12,8 16,8

Sumber : Sabang Dalam Angka, 2006

Tabel 2.3 Rataan Arah Angin, Kecepatan Angin, Banyaknya Hari Hujan, Kecepatan Angin Maksimum Tertentu di Kota Sabang, 2006
No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Arah Angin Terbanyak Timur Timur Timur Timur Barat Selatan Barat Selatan Barat Selatan Barat Selatan Barat Selatan Barat Timur Timur Rataan Kecepatan Angin (knot) 10 10 08 09 11 09 11 13 11 09 09 10 Banyaknya Hari Hujan 21 13 12 13 08 09 11 14 20 19 16 23 Kecepatan Angin Maksimum Tertentu (knot) 182,3 211,9 78,1 60,4 76,3 160,6 139,7 318,3 127,3 322,8 205,9 386,8

Sumber : Sabang dalam Angka 2006

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-3

2.1.3. Topografi Secara umum Kota Sabang berada pada ketinggian ±28 m di atas permukaan air laut (dpl). Kondisi morfologinya didominasi oleh perbukitan, yakni sekitar 65% dari luas kawasan keseluruhan. Sedangkan secara lebih rinci Kota Sabang meliputi dataran rendah 3%, dataran bergelombang 10%, berbukit 35% dan berbukit sampai bergunung 52%. Ditinjau dari kemiringan lerengnya Kota Sabang cukup bervariasi, yaitu di daerah Pulau Weh bagian barat dan di tengah-tengah pulau bagian timur merupakan daerah yang berbukit dan bergelombang dengan kemiringan lebih dari 15%. Secara rinci kemiringan lerengnya di Kota Sabang dapat dilihat pada Tabel 2-4 di bawah ini.
Tabel 2.4 Kemiringan Lereng Kota Sabang
Kemiringan lereng 0 – 2% 2 - 15% 15 - 25% 25 - 40% > 40% Jumlah Sumber : Pemda Kota Sabang, 2006, diolah Deskripsi Datar Landai Bergelombang Berbukit Terjal Kota Sabang Luas (Ha) % 4944,73 2371,14 2099,19 3870,28 2005,34 15290,68 32,34 15,51 13,73 25,31 13,11 100,00

Kondisi daerah yang datar relatif terbatas, yaitu hanya di sekitar pantai. Di dalam rencana pengembangan Kota harus dicarikan berbagai alternatif untuk pemanfaatan lahan yang berbukit, misalnya untuk pertanian atau perkebunan. Bervariasinya topografi wilayah ini menjadikan Kota Sabang memiliki panorama alam yang sangat indah. Wilayahnya memiliki alokasi pemetaan keberhasilan kegiatan yang sangat bervariasi sehingga cocok untuk pengembangan agrowisata pertanian, perikanan, industri, maritim dan pariwisata.

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-4

2.1.4. Geologi Kondisi geologi Kota Sabang secara umum terbagi menjadi 2 sub bagian dimana diantara 2 sub bagian tersebut kondisinya sangat berbeda, dan pada umumnya terbentuk dari hasil letusan gunung berapi yang terdiri dari tufa andesit. Jenis batuan ini mempunyai struktur yang tidak begitu stabil dan jika diberikan tekanan yang berlebih maka daya tahannya tidak begitu bagus. Bahkan jika diberikan tekanan sangat berlebih, maka akan cepat terjadi perubahan struktur tanahnya. Secara umum kondisi geologis ini mempengaruhi kondisi geohidrologinya. Selanjutnya, dasar laut di sekitar Kota Sabang pada umumnya berbentuk palung sehingga cocok digunakan untuk pelabuhan, khususnya pelabuhan besar karena dapat disinggahi jenis kapal tangker. Secara geologis, sekitar 70 persen wilayah Kota Sabang terdiri dari batuan vulkanik, 27 persen batuan sedimen, dan 3 persen endapan aluvial. Adapun jenis tanah di wilayah ini didominasi oleh jenis tanah latosol (sekitar 11.100 ha), terdiri dari latosol coklat, latosol coklat kemerahan, latosol merah, dan asosiasi latosol coklat kemerahan dengan laterid air tanah serta jenis tanah aluvial (sekitar 772 ha). Bagian tanah tersebut memiliki sifat fisik yang jauh berbeda satu sama lain. Di wilayah ini banyak terdapat tanaman kelapa dan cengkeh, sedangkan pada kemiringan diatas 40 persen berupa hutan tropis yang dijadikan sebagai kawasan hutan lindung dan hutan wisata. Kota Sabang dikelilingi lautan, dan persediaan air bersih berasal dari danaudanau yang terdapat di wilayah Kota Sabang dapat dimanfaatkan sebagai sumber air minum dan juga untuk kepentingan pertanian dan peternakan. Disamping itu, air tanah di Kota Sabang sendiri juga relatif tawar sehingga dapat langsung diminum oleh masyarakat. Berdasarkan data curah hujan tahunan, Kota Sabang dibagi menjadi dua kawasan hujan, yaitu : (1) wilayah sekitar pantai dengan rataan curah hujan tahunan sebesar 2.908 milimeter dan jumlah hari hujan lebih kurang 140 hari; (2) wilayah berbukit sampai dengan bergunung di atas ketinggian 121 meter diatas permukaan laut dengan rataan rata-rata curah hujan 205,91 milimeter per tahun dan jumlah hari hujan 137 hari.

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-5

2.1.5. Jenis Tanah Jenis tanah yang mendominasi Kota Sabang adalah Latosol. Sifat umum tanah ini adalah solum dengan struktur tanah granular atau rempah sampai gempa. Pada pelapisan atas dapat dibentuk lapisan membata dan kejenuhan bisa rendah terhadap erosi serta mineral liat didominasi oleh kaolonit. Berdasarkan penilaian jenis tanah sampai tingkat sub-group, tanah yang ada di Kota Sabang terdiri dari satu jenis tanah yaitu jenis Latosol. Jenis tanah ini umumnya sudah berkembang, tetapi bentukan horizontalnya sukar terlihat. Latosol muncul dengan warna yang berbeda-beda, bisa berwarna merah, coklat kemerahan, coklat kekuningan atau kuning. Hal ini tergantung susunan bahan induk, umur tanah dan elevasi. Spesifikasi masing-masing jenis tersebut adalah sebagai berikut: Latosol Coklat. Latosol Coklat terbentuk dari bahan induk tufa vulkan intermedier pada fisiografi vulkan. Jenis tanah ini menyebar hampir disetiap kelurahan dengan luas keseluruhan 7.637,51 Ha. Latosol Coklat Kemerahan . Terbentuk pada fisiografi kipas vulkan dengan bentukwilayah datar sampai agak berombak, bertekstur halus, dengan drainase sedang sampai agak terhambat berbahan induk tufa vulkan intermedier yang menunjukkan bahwa cadangan mineral cukup tinggi. Jenis tanah ini terdapat di Kelurahan Krueng raya, Paya Seunara, Bate Shoek, Iboih, Paya, Keunekai, Beurawang, Jaboi, Balohan, Cot Abeuk, Cot Ba’u, Ujong Kareng dan Ie Meulee dengan luas keseluruhan sebesar 5.475,76 Ha. Latosol Merah Terbentuk pada fisiografi kipas vulkan dengan bentuk wilayah datar sampai agak berombak, bertekstur halus, dengan drainase sedang sampai agak terhambat berbahan induk tufa vulkan intermedier yang menunjukkan bahwa cadangan mineral cukup tinggi. Tanah ini terdapat di Kelurahan Aneuk laot seluas 272,73 Ha, Kelurahan Bateshoek 95,15 Ha, Kelurahan Iboih 403,25 Ha dan Kelurahan Balohan dengan luas 110 Ha.

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-6

-

Asisoasi Latosol Coklat Terbentuk dari tufa vulkan pada intermedier. Jenis tanah ini terdapat di Kelurahan Paya Seunara seluas 111,63 Ha, Kelurahan Bate Shoek 365,4 Ha, Kelurahan Paya 118,52 Ha, Kelurahan Keunekai 79,36 Ha, Kelurahan Beurawang 65,36 Ha dan Kelurahan Jaboi dengan luas 276,92 Ha. Secara umum sifat fisik jenis-jenis tanah tersebut tidak berbeda jauh. Lahan

dengan jenis tanah ini banyak digunakan untuk menanam kelapa dan cengkeh, sedangkan pada lahan yang mempunyai kemiringan sekitar 40% berupa hutan tropis yang dipergunakan sebagai kawasan hutan lindung dan hutan wisata. Sementara itu Kualitas tanah di Kota Sabang secara fisik dapat dilhat sebagai berikut: a. Kedalaman efektif tanah - lebih dari 90 cm seluas 1.513,92 Ha dan antara 60 - 90 cm seluas 13.002,17 Ha. - kurang dari 90 cm seluas 774,59 Ha. b. Tekstur tanah Halus seluas 7.487,09 Ha Sedang seluas 7.715,20 Ha Kasar seluas 88,39 Ha

c. Drainase Porous seluas 13.874,52 Ha Kadang-kadang tergenang seluas 85,95 Ha Tergenang seluas 1.330,21 Ha

d. Erosi Tidak ada erosi seluas 13.323,50 Ha Sedang seluas 1967,18 Ha

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-7

e. Faktor Pembatas Tidak ada seluas 2477,81 Ha, dan Berbatu seluas 5.294,68 Ha terdapat

Berdasarkan faktor-faktor pembatas tersebut, di Kota Sabang pertanian terutama tanaman pangan dan hortikultursa. 2.1.6. Penggunaan Lahan

daerah seluas 18.107,55 Ha yang relatif sukar untuk dibudidayakan untuk tanaman

Penggunaan lahan di Kota Sabang sampai saat ini didominasi oleh pemanfaatan hutan, terutama hutan lindung dan produksi serta cagar alam. Sedangkan pemanfaatan lahan lain sangat bervariasi, seperti perkebunan, sawah, ladang dan perkelurahanan dengan luasan yang tidak terlalu besar. Penggunaan lahan untuk budidaya non pertanian relatif belum intensif/pesat. Untuk perkebunan, luas lahan yang telah dimanfaatkan mencapai 5.960 ha, atau sebesar 38,95% dari total luas wilayah Kota Sabang (Tahun 2000). Namun, penggunaan lahan untuk perkebunan sedikit menurun pada tahun 2006, yaitu menjadi 5.753 ha (37,60%). Luas lahan hutan lindung mencapai 28,05% (4.292 ha) pada tahun 2000, dan tahun 2006 mencapai 32,48% (4.964 ha). Penggunaan lahan untuk hutan wisata juga cukup dominan. Pada tahun 2006, luas lahan hutan wisata di Kota Sabang mencapai 9,24%. Hutan wisata ini menjadi daya tarik dan pesona bagi wisatawan lokal dan mancanegara yang berkunjung ke daerah ini. Untuk permukiman/perkampungan masyarakat, luas lahan yang telah dimanfaatkan sekitar 4,06% pada tahun 2000, meningkat menjadi 6,79% pada tahun 2006. Perkembangan penggunaan lahan di Kota Sabang selama beberapa tahun terakhir dapat dilihat pada tabel 2-5 berikut.

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-8

TABEL 2-5 Data Perbandingan Penggunaan Lahan Kota Sabang Tahun 2000 dan 2006 No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. Jenis Lahan Sawah Permukiman/perkampungan Tanah tegalan/kebun Tanah ladang Padang pengembalaan Hutan lindung Hutan wisata Perkebunan Rawa Tambak Lain-lain Jumlah Tahun 2000 123 622 1.780 50 4.292 1.414 5.960 64 69 814 15.300 % 0,80 4,06 11,63 0,33 28,05 9,24 38,95 0,41 0,45 5,32 100,00 Tahun 2006 60 1.039 1.393 35 14 4.964 1.413 5.753 30 40 560 15.300 % 0,40 6,79 9,10 0,20 0,05 32,48 9,24 37,60 0,22 0,25 3,66 100,00

Sumber :Dinas Pertanian & Kehutanan Kota Sabang

Selain pemanfaatan lahan, gambaran umum tentang penguasaan lahan juga sangat diperlukan, mengingat pada kenyataannya, secara relatif bahwa penguasaan atas lahan baik perorangan, kelompok atau badan hukum dengan berbagai jenis hak atas tanah, sangat mempengaruhi upaya implementasi dari rencana penataan ruang. 2.1.7. Kesesuaian Lahan Klasifikasi kesesuaian lahan adalah penilaian lahan yang dilakukan secara sistematis dengan jalan mengelompokkan lahan ke dalam beberapa kategori berdasarkan kemampuannya. Selain itu juga dilakukan peninjauan terhadap faktorfaktor yang menghambat penggunaannya untuk tujuan-tujuan tertentu sehingga daya dukungnya dapat terpelihara dalam jangka waktu tidak terbatas. Penilaian kesesuaian lahan (Land Suitability) pada dasarnya dilakukan dengan mengikuti pedoman yang berasal dari pusat. Berdasarkan penelitian tanah tahun 1983 yang disahkan pada Frame Work For Land Evaluation (FAO, 1976), penilaian terhadap lahan dilakukan sampai tingkat sub-kelas yang terdiri dari empat kategori, yaitu orde, kelas, sub-kelas, dan unit. Berdasarkan hasil analis kesesuaian lahan dan hasil evaluasi sumberdaya, ternyata di Kota Sabang hanya terdapat 3 sistem lahan dari 58 sistem lahan yang terdapat di Provinsi NAD. Adapun sistem tersebut adalah system BTK, sistem BBG

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-9

dan sistem BMS. Dari ketiga sistem lahan tersebut yang dapat dibudidayakan lahannya sistem lahan BTK yaitu dengan luas keseluruhan ± 9.336 Ha. Lahan ini sangat cocok untuk jenis penggunaan pertanian perkebunan, perindustrian sarana wisata dan lain-lain. Sedangkan sistem lahan BBG dan BMS sesuai untuk lahan non budidaya (konservasi), berupa kawasan hutan wisata dan hutan lindung dengan luas keseluruhan ± 5.964 Ha.

2.1.8. Analisis Daerah Rawan Bencana Kondisi geologi di beberapa tempat di Kota Sabang pada umumnya kurang stabil. Hal ini dimungkinkan karena struktur geologinya merupakan hasil letusan gunung berapi yang terdiri dari tufa andesit. Jenis batuan ini pada umumnya mempunyai sifat fisik yang kurang baik, yaitu tidak memberikan tahanan dalam menerima tekanan. Struktur tanahnya cenderung sering terjadi perubahan. Kawasan yang terletak di kawasan rawan gempa adalah antara Balohan dan Kota Bawah Timur. 2.1.9. Sumber Daya Air Kota Sabang walaupun dikelilingi oleh lautan, namun persediaan air bersih bagi masyarakatnya saat ini dirasakan mencukupi. Sumber-sumber air yang dapat dimanfaatkan berasal dari air tanah, air permukaan dan mata air. Sumber-sumber air bersih tersebut antara lain: mata air dan beberapa danau seperti Danau Aneuk Laot, Danau Paya Seunara, Danau Paya Karieng, Danau Paya Peuteupen dan Danau Paya Seumusi. Danau Aneuk Laot mempunyai potensi yang cukup tinggi untuk menyuplai kebutuhan air bagi Kota Sabang. Hal ini karena danau ini mempunyai luas 3 km2 dengan kapasitas 7 (tujuh) juta ton air serta debit airnya mencapai 28 liter per detik. Potensi lainnya adalah akan dibangunnya Waduk Paya Seunara yang terletak di sekitar jalan antara Kota Sabang-Simpang Iboih dan Keunekai (berjarak sekitar 3 km dari danau Aneuk Laot). Potensi air bersih di Kota Sabang berasal dari beberapa mata air dan air tanah yang muncul di celah-celah batuan. Saat ini PDAM Kota Sabang memanfaatkan mata air yang diperkirakan merupakan rembesan dari Danau Aneuk Laot. Mata air yang sangat potensial adalah di wilayah Balohan, yaitu di sekitar

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-10

pegunungan, dan diperkirakan juga merupakan rembesan dari Danau Aneuk Laot. Berdasarkan data diketahui di wilayah Balohan terdapat sedikitnya 4 mata air dengan debitnya sekitar 25 liter/detik. Sedang di Kawasan Perkotaan Sabang terdapat 5 mata air dengan debit atau kapasitas 50 liter/detik. Mata air yang berpotensi cukup besar adalah di Mata Ie. Sampai saat ini mata air ini belum dimanfaatkan secara optimal dan meluas. Pemanfaatannya hanya terbatas untuk kebutuhan domestik masyarakat di sepanjang aliran mata air tersebut. Debit mata air yang lain, seperti mata air Jaboi sebesar 5 liter/detik dan mata air Lhueng Angen sebesar 5 liter/detik. Kapasitas pelayanan air bersih dari PDAM sekitar 42 liter/detik. Ini merupakan penggabungan kapasitas dari PDAM (sekitar 27 liter/detik) dan PT. Pelindo (sekitar 15 liter/detik). Namun saat ini baru sekitar 30% penduduk yang terlayani. Dan untuk itu perlu suatu kerja keras dan kerjasama dengan pemeritah daerah untuk meningkatkan pelayanan baik dari segi pengelolaannya maupun pengembangannya. Kendala utama adalah tingkat kebocoran air yang cukup tinggi, yaitu diperkirakan sekitar 41%. Hal ini karena kendala teknis dan beberapa jaringannya telah tua (peninggalan Belanda). Kendala utama lainnya adalah terbatasnya dana yang ada. Secara umum kualitas air tanahnya sangat baik, tawar, bersih dan jernih. Penduduk yang tidak terlayani oleh PDAM atau yang tidak menjadi pelanggan PDAM pada umumnya menggunakan sumur gali maupun sumur bor. Rata-rata kedalaman muka air tanahnya sekitar 20 meter dan diperkirakan debitnya sekitar 3 liter/detik. Selain itu juga menggunakan air tadah hujan dan sungai yang ada. 2.1.10. Sumberdaya Hutan Pengembangan sumberdaya hutan untuk Kota Sabang diarahkan untuk mempertahankan hutan lindung dengan cara melestarikan dan menjaganya tetap terjamin. Dengan pertimbangan fungsi ekologis, maka sumberdaya hutan dibatasi. Pemanfaatannnya kecuali untuk keperluan konservasi. Secara umum luas hutan (berbagai fungsi) yang ada di Kota Sabang adalah 6.399 Ha atau sekitar 60% dari luas seluruhnya.

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-11

Perambahan hutan oleh masyarakat pada sekitar tahun 1970 telah mengakibatkan terjadinya degradasi sebesar 40%, sehingga terdapat sekitar 1,360 Ha dalam kondisi rusak dan terlantar. Untuk itu sumberdaya hutan tidak direkomendasikan untuk dikembangkan atau sebagai sumber pendapatan daerah. Hal yang penting adalah mengingat keadaan Kota Sabang yang merupakan ekosistem pulau yang rentan terhadap dampak lingkungan dan memiliki fungsi ekologis. Kota Sabang selain memiliki hutan lindung, juga terdapat hutan wisata dan taman laut. Perkembangan luas hutan di Kota Sabang khususnya di Kota Sabang dapat dilihat pada tabel 2-6 di bawah ini.
Tabel 2-6 Perkembangan Luas Hutan di Kota Sabang (tahun 2001 – 2006) Luas Hutan Tahun 2006 Luas Hutan Tahun 2001 (Ha) (Ha) Hutan Hutan Taman Hutan Hutan Hutan Taman Hutan lindung wisata laut cadangan lindung wisata laut cadangan 1.705 1.605 1.300 2.600 2.074 1.325 1.300 2.600 875 825

Kecamatan

Sukajaya Sukakarya

Sumber : Sabang dalam angka, tahun 2001 dan 2006.

Berdasarkan data di atas maka dapat diketahui bahwa jumlah hutan di Kota Sabang mengalami perubahan, baik yang bersifat positif (areal bertambah) maupun negatif (areal berkurang). Hutan di Kecamatan Sukajaya mengalami kenaikan yang cukup besar yaitu sekitar 369 Ha, sedangkan di Kecamatan Sukakarya mengalami penurunan areal sebesar 280 Ha. Terdapat suatu tindakan untuk mempertahankan luas hutan, yakni dengan alokasi hutan cadangan. Berdasarkan karakteristik topografi, fisiografi dan klimatologi Kota Sabang, maka berikut ini akan diuraikan potensi sumberdaya alam yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pembangunan ekonomi. Sumberdaya alam di Kota Sabang yang diidentifikasikan sebagai kawasan sentra produksi seperti diuraikan berikut ini.

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-12

1. Kawasan sentra produksi pertanian tanaman pangan
Tabel 2-7 Kawasan Sentra Produksi Pertanian Tanaman Pangan No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Komoditas Padi Jagung Kacang Kedelai Kacang Tanah Kacang Hijau Ubi Kayu Ubi Jalar Bayam Bawang Merah Cabe Merah Kangkung Ketimun Kacang Panjang Petsai/Sawi Terong Tomat Semangka Kecamatan Kecamatan Kecamatan Kecamatan Kecamatan Kecamatan Kecamatan Kecamatan Kecamatan Kecamatan Kecamatan Kecamatan Kecamatan Kecamatan Kecamatan Kecamatan Kecamatan Kecamatan Kelurahan/Gampong Sukajaya Sukakarya dan Sukajaya Sukakarya dan Sukajaya Sukakarya dan Sukajaya Sukakarya dan Sukajaya Sukakarya dan Sukajaya Sukakarya dan Sukajaya Sukakarya Sukajaya Sukakarya dan Sukajaya Sukakarya Sukakarya dan Sukajaya Sukakarya dan Sukajaya Sukakarya dan Sukajaya Sukakarya dan Sukajaya Sukakarya dan Sukajaya Sukakarya dan Sukajaya

Sumber: Data Sekunder 2006 (diolah)

2. Kawasan sentra produksi tanaman perkebunan
Tabel 2-8 Kawasan Sentra Produksi Tanaman Perkebunan No Komoditas Cengkeh Kelapa Kelapa Hibrida Kakao Lada Kemiri Randu Pinang
Sumber: Data Sekunder 2006 (diolah)

Kecamatan Kelurahan/Gampong Kecamatan Sukakarya dan Sukajaya Kecamatan Sukakarya dan Sukajaya Kecamatan Sukakarya dan Sukajaya Kecamatan Sukakarya dan Sukajaya

3. Kawasan sentra produksi produksi perikanan Kota Sabang memiliki potensi perikanan laut (sumberdaya ikan) yang cukup besar (diperkirakan 220.000 ton) ( koreksi.....) dan ini belum termasuk potensi yang terdapat di ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif). Selain itu, Sabang
RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-13

memiliki potensi untuk pengembangan usaha perikanan budidaya laut (jaring terapung) dan usaha pengolahan hasil perikanan pasca panen. Budidaya laut dengan komoditas utama ikan kerapu baru dilakukan oleh 3 perusahaan berbadan hukum di sekitar perairan Pulau Klah. Luas optimal perairan di sekitar Pulau Klah yang dapat diusahakan diperkirakan sekitar 10 Ha. Disamping di Pulau Klah, usaha budidaya laut mempunyai peluang untuk dikembangkan di sekitar Teluk Pria Laot. Rencana pengembangan kawasan Kota Sabang di sub sektor perikanan laut adalah sebagai berikut: Sub Kawasan Kota Sabang dengan jenis kegiatan: • • • • Pelabuhan Perikanan Desa nelayan Pusat penangkapan ikan/pelelangan ikan Pusat informasi perikanan

Sub Kawasan Gapang, dengan jenis kegiatan (selain pariwisata): • • Perikanan (ikan hias, terumbu karang) Budidaya perikanan laut

-

Sub Kawasan Balohan, dengan jenis kegiatan: • Pengembangan industri perikanan

4. Kawasan sentra Industri Kegiatan ekonomi di sektor industri di Kota Sabang sampai saat ini belum ada yang berskala besar. Pada umumnya masih bertumpu pada industri rakyat (home industry). Kegiatan di sektor industri ini, baik ditinjau dari skala ekonomi, teknologi, manajemen maupun pasar relatif masih kecil. Pembinaan yang dilakukan terhadap home industry selama ini masih menghadapi kendala, antara lain: tenaga penyuluh yang kurang, modal yang minim, ketiadaan manajemen yang modern dan keterbatasan pasar.

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-14

Rencana zona untuk Kota Sabang industri adalah sebagai berikut : 1). Sub Kawasan Balohan, dengan jenis kegiatan: Pusat pengolahan hasil tambang Bunker supply bahan bakar Industri alat-alat penangkapan dan pemrosesan ikan Industri pembuatan kapal ikan Industri pengolahan air mineral

2). Sub Kawasan Kota Sabang, dengan jenis kegiatan: Industri kerajinan rakyat dan pengolahan hasil hutan Industri menengah lainnya Bunker supply bahan bakar dan pengisian air Pusat perbaikan kapal Pengadaan lokasi kontainer dan pergudangan

3). Sub Kawasan Anoi Itam Industri hilir hasil pertanian (agroindustri) Industri penunjang lain Bunker supply bahan bakar

4). Sub Kawasan Jaboi, dengan jenis kegiatan: Penangkapan ikan

5. Kawasan sentra wisata alam dan wisata budaya Pada tahun 2006, luas lahan hutan wisata di Kota Sabang mencapai 9,24%. Hutan wisata ini menjadi daya tarik dan pesona bagi wisatawan lokal dan mancanegara yang berkunjung ke daerah ini. Kawasan sentra wisata alam dan budaya adalah sebagai berikut: Tugu Km 0 Republik Indonesia, Taman Laut Pulau Rubiah, Hutan Taman Wisata Iboih, Pantai Gapang, Teluk Sabang, Lheung Angen, Pulau Klah, Pantai-pantai

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-15

lainnya seperti Pantai Anoi Itam, Pasir Putih, Tapak Gajah, Sumur Tiga, dan Ujung Kareung, Danau Aneuk Laut, Pemandian air panas Keuneukai, Teluk Pria Laot (sumber air panas belerang), Benteng perang dunia II, Goa alam, seperti pantai barat, goa sarang, goa kampret, dan goa ular 2.2. Tata Ruang Bagian ini akan diuraikan tentang kondisi umum wilayah Kota Sabang dari aspek luas dan orientasi wilayah, topgrafi, fisiografi, klimatologi, dan gambaran pola pemanfaatan ruang. Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Sabang memberikan gambaran kondisi tata ruang yang diharapkan terbentuk pada akhir tahun perencanaan berdasarkan konsepsi dan struktur ruang yang telah ditetapkan. 2.2.1. Kawasan Lindung Salah satu aspek penting dalam pengembangan Kota Sabang adalah arahan pengelolaan kawasan lindung sebagaimana yang ditetapkan dalam Keppres No. 32 Tahun 1990 tentang kawasan berfungsi lindung. Tujuan dari penetapan kawasan lindung dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Sabang adalah untuk melindungi sumberdaya alam atau buatan yang ada di dalamnya, juga ditujukan untuk mencegah berbagai kegiatan budidaya yang dapat mengganggu kelestarian lingkungan baik pada kawasan lindung maupun sekitarnya. Uraian selengkapnya mengenai jenis, definisi, dan kriteria kawasan lindung berdasarkan Keppres No 32 tahun 1990 dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel 2.9 Kriteria Penetapan Kawasan Lindung Nasional Jenis Kawasan Lindung Kawasan Lindung Nasional Kriteria Penetapan Seluruh jenis/klasifikasi kawasan lindung yang memenuhi kriteria sebagai berikut: 1) Memiliki keanekaragaman biota dan ekosistem yang khas, atau; 2) Memiliki gejala dan keunikan/kelangkaan alam bagi kepentingan plasma nutfah, ilmu pengetahuan/budaya dan pembangunan, atau; 3) Mencakup wilayah lintas provinsi, atau; 4) Memiliki luas > 1.000 Ha, atau; 5) Merupakan kawasan lindung yang menjadi perhatian internasional

Sumber : Review RTRWN 2003

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-16

Kawasan lindung yang berupa hutan lindung di Kota Sabang sebesar 3.399 Ha atau sekitar 22,2%. Kota Sabang yang didominasi oleh morfologi perbukitan dengan kemiringan yang relatif terjal dan sangat sesuai untuk dijadikan kawasan lindung. Kota Sabang yang dikelilingi oleh perairan, maka kawasan pesisir dan pantai perlu diusulkan sebagai kawasan lindung. Kriteria kawasan lindung untuk sempadan pantai adalah daratan sepanjang tepian yang lebarnya proporsional dengan bentuk dan kondisi fisik pantai, minimal 100 meter dari titik pasang tertinggi ke arah darat. Danau Aneuk Laot yang berada di Kota Sabang merupakan sumber air baku utama untuk memenuhi kebutuhan air bersih penduduk Kota Sabang, untuk itu juga perlu dijaga kelestariannya serta daerah tangkapan air danau perlu ditetapkan sebagai kawasan lindung. Adapun kriterianya adalah daratan sepanjang tepian danau yang lebarnya proporsional dengan bentuk dan kondisi fisik danau antara 50 – 100 m dari titik pasang tertinggi ke arah darat. Selain itu kawasan sekitar mata air yang perlu dilindungi dengan kriteria daerah dengan jari-jari sekurang-kurangnya 200 meter. 2.2.2. Kawasan Budidaya Pengembangan kawasan budidaya dalam penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Sabang merupakan salah satu usaha pengembangan wilayah yang disesuaikan dengan potensi yang dimiliki oleh Kota Sabang. Oleh karenanya tujuan dari pengembangan kawasan budidaya di Kota Sabang adalah untuk memanfaatkan potensi yang ada untuk mensejahterakan masyarakat serta menunjang pembangunan daerah. Pengembangan kawasan budidaya memiliki berbagai jenis yang uraian selengkapnya berdasarkan Keppres No 57 tahun 1989 dan Keppres no 32 tahun 1990 dapat dilihat pada tabel di bawah ini. Secara umum pemanfataan ruang kawasan budidaya di Kota Sabang diperuntukkan bagi aktivitas-aktivitas seperti: - permukiman - perindustrian

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-17

- pariwisata - industri perikanan - pertanian yang meliputi tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan, serta pertambangan 2.2.3. Rencana Pemanfaatan Ruang Kawasan Budidaya Secara umum luas kawasan budidaya di Kota Sabang adalah 11.891 Ha atau sekitar 78% dari luas seluruh Kota Sabang. Berikut adalah kondisi kawasan budidaya di Kota Sabang • Hutan produksi di Kota Sabang saat ini belum dimanfaatkan karena orientasi utama pengembangan hutan adalah untuk upaya konservasi. • Kawasan pertanian merupakan kawasan yang cukup dominan setelah hutan. Kawasan pertanian meliputi : b. Kawasan pertanian lahan basah; c. Kawasan pertanian lahan kering; d. Kawasan tanaman tahunan/perkebunan; e. Kawasan peternakan; f. Kawasan perikanan. • Kawasan pertambangan meliputi bahan-bahan galian yang dibagi atas tiga golongan, yaitu golongan bahan galian strategis; golongan bahan galian vital; atau golongan bahan galian yang tidak termasuk dalam kedua golongan di atas. Bahan tambang/galian berasal dari batuan beku dan batuan sedimen yang berumur Plio-Plistosen sampai Halosen yang dipengaruhi oleh sesar semangko di sebelah Barat Pulau Weh dan sesar Lam Tueba dari Balohan sampai Sabang. Kajian awal oleh Dinas Pertambangan Kota Sabang diperkirakan terdapat sebaran dan potensi bahan galian, yaitu bahan galian golongan B, yang meliputi emas, tembaga, pasir besi, belerang dan hidrotermal yaitu energi dari sumber air panas serta sebaran bahan galian

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-18

golongan C berupa batu gunung, pasir laut, trass, kaolin, tanah liat, pasir gunung, pasir kuarsa, batu apung dan pasir gamping. Namun potensi bahan tambang/galian tersebut masih perlu dikaji lebih lanjut dan melihat kebijakan Kota Sabang bukan dijadikan sebagai Kota pertambangan karena kondisi wilayahnya kurang mendukung maka kelayakannya eksploitasinya perlu dikaji lagi. • Kawasan peruntukan industri meliputi tanah yang diperuntukkan bagi kegiatan industri berdasarkan rencana tata ruang wilayah yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Sabang. Saat ini wilayah yang sangat berpotensi sebagai kawasan industri adalah Balohan, karena berbagai infrastruktur telah dipersiapkan • Kawasan pariwisata meliputi kawasan dengan luas tertentu yang dibangun atau disediakan untuk memenuhi kebutuhan pariwisata. Kawasan-kawasan wisata yang sangat berpotensi dikembangkan antara lain : - Tugu Km 0 Republik Indonesia - Taman Laut Pulau Rubiah - Hutan Taman Wisata Iboih - Pantai Gapang - Teluk Sabang - Lheung Angen - Pulau Klah - Pantai-pantai lainnya seperti Pantai Anoi Itam, Pasir Putih, Tapak Gajah, Sumur Tiga, dan Ujung Kareung - Danau Aneuk Laot - Pemandian air panas Keuneukai - Teluk Pria Laot (sumber air panas belerang) - Benteng perang dunia II - Goa alam, seperti pantai barat, goa sarang, goa kampret, dan goa ular

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-19

• Kawasan permukiman meliputi kawasan yang didominasi oleh lingkungan hunian dengan fungsi utama sebagai tempat tinggal. Kawasan permukiman banyak terdapat pada kawasan yang mempunyai morfologi datar dan di sekitar pantai serta di sepanjang jalan Rencana alokasi kawasan-kawasan tersebut selanjutnya akan dirinci dalam bentuk zonasi penggunaan lahan yang akan dibahas pada sub bab berikutnya. Arahan pengembangan kawasan budidaya di Kota Sabang adalah sebagai berikut: 1. Mengarahkan kegiatan pembangunan fisik (kegiatan perkotaan agar tidak mengganggu kawasan pertanian. 2. Kawasan pertanian diarahkan pada lokasi yang tanahnya sesuai serta memiliki akses untuk pendistribusian produksinya. Pemusatan kawasan pertanian ini dapat ditempatkan di Mukim Keunekai. Luasan lahan pertanian diupayakan untuk dapat dipertahankan dan alih guna lahannya sebaiknya juga masih dalam koridor sektor pertanian yaitu dari pertanian tanaman pangan lahan basah menjadi pertanian lahan kering ataupun perkebunan. 3. Kegiatan pertambangan diusahakan agar tidak mengganggu kelestarian lingkungan yang salah satunya dilakukan dengan penertiban terhadap pertambangan rakyat. 4. Lokasi sepanjang timur dapat dikembangkan sebagai kawasan wisata disamping Kawasan Iboih yang memang dipusatkan untuk aktivitas ini. 5. Mukim Kota Atas, Kota Bawah Barat dan Timur, Cot Ba’u, Cot Abeuk, dan Sukakarya diarahkan menjadi kawasan perkotaan. Sementara untuk kawasan perumahan, selain dapat dikembangkan di kawasan Perkotaan ini juga dapat dikembangkan di bagian selatan Mukim Paya. 6. Meningkatkan kemampuan pengelola kawasan khususnya dalam hal pembiayaan, dan pengendalian pemanfaatan ruang.

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-20

7. Mengembangkan pusat-pusat kegiatan serta melengkapinya dengan prasarana dan sarana yang dapat mendukung kegiatan tersebut.

2.3. PDRB dan Pertumbuhan Ekonomi Perkembangan aktivitas perekonomian suatu daerah, salah satunya bisa dilihat dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). PDRB dapat menggambarkan apakah suatu daerah mengalami kemajuan/kemunduran pada sektor-sektor ekonomi yang akan berimplikasi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan tingkat kesejahteraan (welfare) masyarakat. PDRB ini disajikan dalam 2 bentuk, yaitu Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) dan Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) tahun 2000. Selama tahun 2000-2006, aktivitas perekonomian Kota Sabang mulai menunjukkan pemulihan dan kecenderungan meningkat secara signifikan. Sektorsektor ekonomi yang sebelumnya merosot akibat krisis ekonomi kembali membaik dan berkembang, kendati pergerakannya masih relatif lambat dan sangat rentan terhadap kebijakan yang tidak kondusif. Aktivitas ekonomi yang meningkat ini berimplikasi sangat positif terhadap penguatan struktur ekonomi di Kota Sabang, bahkan nilai tambah yang dihasilkan bertambah sangat signifikan setiap tahunnya. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sabang tahun 2000 nilai PDRB ADHB adalah Rp. 109.358,80 juta. Angka ini meningkat jadi Rp.124.703,05 pada tahun 2001, atau naik sebesar 14,03%. Nilai tambah PDRB ini meningkat lagi menjadi Rp.142.628,18 juta pada tahun 2002 (naik 14,37%) dan Rp.158.405,15 juta pada tahun 2003 (naik 11,06%). Tahun 2004, nilai PDRB ADHB Kota Sabang telah mencapai Rp.175.262,27 juta atau naik sebesar 10,64%. Pada Tahun 2005 PDRB ADHB menjadi Rp. 198.715,14 juta atau naik sebesar 13,15%. Selama kurun waktu 2000-2005, laju pertumbuhan PDRB ADHB Kota Sabang sangat tinggi, yaitu rata-rata hampir mencapai 9,89% per tahun. Sementara pertumbuhan PDRB ADHB Provinsi NAD dalam kurun waktu yang sama hanya sebesar 8,02% setiap tahunnya. Kondisi yang sama juga terjadi pada PDRB ADHK 2000. Kendati nilai tambahnya masih sedikit lebih kecil dibanding PDRB ADHB, setidaknya telah mampu mendorong percepatan laju pertumbuhan ekonomi Kota Sabang. Sampai akhir tahun

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-21

2005, PDRB ADHK mencapai sedikitnya Rp.132.896,91 juta atau tumbuh rata-rata sebesar 3,03% per tahun, dimana tahun 2000 nilai PDRB sekitar Rp. 109.358,80. Peningkatan PDRB ADHB dan PDRB ADHK ini terjadi selain karena dipengaruhi oleh makin pulihnya kegiatan-kegiatan usaha ekonomi warga Kota Sabang juga dipengaruhi karena pemberlakuan kembali status Kota Sabang sebagai Daerah Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas. Perkembangan PDRB ADHB dan PDRB ADHK 2000 Kota Sabang kurun waktu 2000-2005 dapat dilihat pada tabel berikut.
TABEL 2.10 Perkembangan Produk Domestik Regional Bruto Kota Sabang ADHB dan ADHK, Tahun 2000-2005 TAHUN PDRB ADHB 2000 109.358,80 2001 124.813,05 2002 142.798,18 2003 158.405,15 2004 175.617,84 2005 198.715,14 Pertumbuhan Kenaikan 14,13 14,41 10,93 10,87 13,15 9,89 PDRB ADHK 109.358,80 112.261,06 116.667,95 121.502,47 127.013,33 132.896,91 Kenaikan 2,65 3,93 4,16 4,52 4,63 3,03

Sumber : Badan Pusat Statistik Kota Sabang, 2006 (Diolah)

Adapun diagram perkembangan PDRB Kota Sabang dari tahun 1999 – 2005 secara rinci dapat dilihat dari gambar 2.1 berikut ini :
PERKEMBANGAN PDRB KOTA SABANG

200
198.72

150 PDRB (ribuan)
142.63 124.70 96.69 109.36

175.62 158.41

121.50

127.01

54.20

56.77

0
1999
harga berlaku harga konstan tahun 2000

2000

2001

2002

TAHUN

2003

58.97

50

55.33

2004

2005

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

132.90

100

II-22

Secara

sektoral,

sektor

perdagangan, sektor

hotel dan

dan

restoran,

sektor

bangunan/konstruksi,

termasuk

pertanian

jasa-jasa

merupakan

penyumbang nilai tambah terbesar terhadap PDRB Kota Sabang. Keseluruhan sumbangan sektor ini mencapai 80,40% terhadap PDRB Kota Sabang. Sektor-sektor ini menjadi tumpuan dan sumber mata pencaharian utama bagi warga kota, disamping sebagai penopang dan daya dukung percepatan pertumbuhan ekonomi Kota Sabang. Selama beberapa tahun terakhir (2000-2005), nilai tambah yang disumbangkan sektor perdagangan, hotel dan restoran terhadap PDRB Kota Sabang terus bertambah secara signifikan setiap tahunnya. Rata-rata bertambah sebesar 16,23% per tahun, dari Rp. 19.636,30 juta (tahun 2000) meningkat menjadi Rp. 48.289,60 juta (tahun 2005). Untuk sektor bangunan/konstruksi menghasilkan nilai tambah sebesar Rp. 42.106,98 juta pada tahun 2005, sementara pada tahun 2000 masih sebesar Rp. 24.957,96 juta (rata-rata naik 8,36% setiap tahunnya). Sektor pertanian dan sektor jasa-jasa sampai akhir 2005 mampu menyumbang dengan nilai tambah masing-masing sebesar Rp. 34.437,69 juta (tahun 2000 Rp. 24.528,64 juta) untuk sektor pertanian dan Rp. 33.234,70 (tahun 2000 Rp. 18.699,91 juta) untuk sektor jasa-jasa. Sektor-sektor ekonomi lain yang juga berperan di dalam struktur ekonomi Kota Sabang adalah industri pengolahan, pengangkutan, komunikasi serta keuangan, persewaan dan jasa perusahaan. Perkembangan PDRB Kota Sabang menurut sektor ekonomi ADHB selama lima tahun terakhir dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 2.11 Perkembangan PDRB Kota Sabang Menurut Lapangan Usaha ADHB Tahun 2000-2005 (Jutaan Rupiah)
No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Sektor Ekonomi Pertanian Pertambangan dan Penggalian Industri Pengolahan Listrik dan Air Bersih Bangunan/Konstruksi Perdagangan, Hotel dan Pengangkutan dan Komunikasi Keuangan, Persewaan Jasa-jasa PDRB 2000 24.528,64 1.450,33 9.218,03 836,08 24.920,21 19.636,30 6.795,65 3.273,65 18.699,91 109.358,80 2001 26.002,95 1.627,21 9.447,35 1.014,57 29.149,82 25.110,07 7.782,30 4.189,58 20.489,20 124.813,05 2002 28.033,95 2.007,21 10.110,48 1.233,57 32.482,82 31.607,07 8.886,30 5.184,58 23.252,20 142.798,18 2003 30.184,87 2.298,73 10.728,77 1.497,35 34.881,42 36.365,05 9.945,63 5.827,77 26.445,56 158.405,15 2004 32.270,89 2.571,64 11.840.96 1.866,75 37.299,12 41.655,88 11.774,36 6.472,08 29.896,16 175.617,84 2005 34.437,69 2.895,05 12.833,27 1.968,56 42.106,98 48.289,60 14.111,89 8.837,68 33.234,70 198.715,42 Pertumbuhan 17,33 1,46 6,46 0,49 21,19 24,30 7,10 4,45 16,72 9,89

Sumber : Badan Pusat Statistik Kota Sabang, 2006 (diolah)

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-23

Hal yang sama juga terjadi pada sektor-sektor ekonomi lainnya, seperti pertanian sebesar 22,43% (tahun 2000) dan 17,33% (tahun 2005), jasa-jasa sebesar 17,10% (tahun 2000) dan 16,72% (tahun 2005), perdagangan, hotel dan restoran sebesar 6,18% (tahun 2000) dan 24,30%(tahun 2005), dan industri pengolahan 8,43% (tahun 2000) dan 6,46% (tahun 2005). Secara lebih terinci perkembangan kontribusi sektor ekonomi terhadap PDRB Kota Sabang dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 2.12 Perkembangan Kontribusi Sektor Ekonomi Terhadap PDRB Kota Sabang ADHB (%)
No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Sektor Ekonomi 2000 2001 Pertanian 22,43 20,83 Pertambangan dan Penggalian 1,33 1,30 Industri Pengolahan 8,43 7,57 Listrik dan Air Bersih 0,76 0,81 Bangunan/Konstruksi 22,79 23,35 Perdagangan, Hotel dan Restoran 17,96 20,12 Pengangkutan dan Komunikasi 6,21 6,24 Keuangan, Persewaan dan Jasa 2,99 3,36 Jasa-jasa 17,10 16,42 PDRB 100,00 100,00 Sumber : Badan Pusat Statistik Kota Sabang, 2006 (diolah) 2002 19,63 1,41 7,08 0,86 22,75 22,13 6,22 3,63 16,28 100,00 2003 19,06 1,45 6,92 0,95 22,02 22,96 6,28 3,68 16,69 100,00 2004 18,38 1,46 6,74 1,06 21,24 23,72 6,69 3,69 17,02 100,00 2005 17,33 1,46 6,46 0,99 21,19 24,30 7,10 4,45 16,72 100,00

Laju pertumbuhan ekonomi Kota Sabang selama beberapa tahun terakhir ini terlihat menunjukkan peningkatan yang signifikan. Berdasarkan data dari BPS Kota Sabang, pertumbuhan ekonomi pada tahun 2001 sebesar 2,65%. Laju pertumbuhan ini meningkat drastis pada tahun 2002 dan tahun 2003, yaitu menjadi masingmasing 3,93% dan 4,14%. Memasuki tahun 2004, laju pertumbuhan ekonomi Kota Sabang telah mencapai 4,58% dan untuk tahun 2005 sebesar 4,63%. Hal ini mengindikasikan bahwa kondisi perekonomian Kota Sabang telah tumbuh dan berkembang dengan relatif baik. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi ini harus terus dipacu dan ditingkatkan di masa mendatang, sehingga mampu mewujudkan kesejahteraan bagi warga kota ke arah yang lebih baik. Selama periode 2001-2005, ekonomi Kota Sabang telah tumbuh rata-rata sebesar 3,97% per tahun. Pertumbuhan ekonomi Kota Sabang yang relatif tinggi ini karena didukung oleh penguatan pertumbuhan masing-masing sektor yang positif. Kecuali sektor industri pengolahan yang tumbuh negatif pada tahun 2001, semua

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-24

sektor ekonomi lainnya mengalami perkembangan dan pertumbuhan yang cukup menggembirakan selama tahun 2001-2005. Namun demikian, pertumbuhan antar sektor sangat bervariasi dan berfluktuatif. Untuk tahun 2005, sektor-sektor yang tumbuh dan berkembang cukup potensial yaitu industri pengolahan, listrik dan air minum, bangunan dan konstruksi, pengangkutan dan komunikasi, keuangan, persewaan dan jasa perusahaan dan jasajasa. Sedangkan sektor-sektor yang sedikit menurun pertumbuhannya pada tahun 2005 adalah pertanian, pertambangan dan pengairan. Keadaan menggembirakan bahwa ada beberapa sektor mengalami pertumbuhan yang signifikan selama lima tahun terakhir (2001-2005). Sektor-sektor ini meliputi jasa-jasa, keuangan, persewaan dan jasa perusahaan, bangunan dan konstruksi dan perdagangan, hotel dan restoran. Gambaran selengkapnya tentang pertumbuhan ekonomi dan sektoral Kota Sabang dapat dilihat pada Tabel 2.5 berikut.
Tabel 2.13 Laju Pertumbuhan Ekonomi dan Sektoral Kota Sabang, Tahun 2000-2005 (%) LAPANGAN USAHA 1. Pertanian 2. Pertambangan dan Penggalian 3. Industri Pengolahan 4. Listrik dan Air Minum 5. Bangunan dan Konstruksi 6. Perdagangan, Hotel dan Restoran 7. Angkutan dan Komunikasi 8. Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan 9. Jasa-Jasa 2000 2,56 5,86 (2,77) 8,70 3,60 1,74 2,24 9,31 0,53 2,08 2001 1,55 9,99 (0,61 ) 6,07 0,36 8,71 4,26 3,20 1,01 2,65 2002 2,30 8,78 3,07 8,83 0,77 10,19 4,61 7,21 2,10 3,93 2003 2,86 6,26 3,96 5,15 1,22 10,28 4,82 5,38 1,54 4,14 2004 3,08 6,34 4,43 7,35 1,50 9,93 6,21 4,92 2,22 4,52 2005 0,95 6,70 4,96 3,02 3,61 7,66 9,19 13,70 2,77 4,63

Sumber : Badan Pusat Statistik Kota Sabang, 2006 (diolah)

2.3.1 Pertanian Walaupun perekonomian Kota Sabang lebih dominan pada aktivitas perdagangan dan jasa-jasa, namun sebagian warga kota juga mencari nafkah pada lapangan usaha pertanian. Lapangan usaha pertanian di kota ini juga sangat berperan penting didalam pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, penyerapan

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-25

tenaga kerja, dan peningkatan pendapatan petani. Dalam konteks yang luas, juga berperan dalam mendorong akselerasi ekonomi wilayah, khususnya di sentra-sentra produksi pertanian. Kota Sabang memiliki potensi pertanian yang relatif cukup menggembirakan. Tidak hanya daya dukung lahannya yang masih tersedia cukup luas, tapi daerah ini juga memiliki tanah yang subur dan cocok untuk ditanami berbagai komodit-komoditi spesifik/unggulan, disamping kesesuaian kondisi agroklimatnya (iklim dan curah hujan). Status Kota Sabang sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas memberikan peluang yang besar guna pengembangan komoditi-komoditi unggulan berbasis agribisnis sebagai komoditi yang berdaya saing tinggi dan kompetitif di pasaran dalam dan luar negeri. Namun demikian, pengembangannya harus disesuaikan dengan potensi dan kondisi kewilayahan serta mempertimbangkan kelestarian lingkungan hidup dan berwawasan pembangunan ekonomi berkelanjutan. Adapun gambaran perkembangan pertanian (terutama tanaman pangan dan hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, dan kehutanan) berikut permasalahan-permasalahan yang dihadapi, khususnya selama kurun waktu beberapa tahun terakhir di Kota Sabang dapat dijelaskan sebagai berikut : a. Tanaman Pangan dan Hortikultura Jenis tanaman pangan yang dominan dibudidayakan petani antara lain: padi, kacang tanah, kedelai, kacang hijau, ubi kayu, ubi jalar dan jagung. Untuk jenis sayur-sayuran, yang dibudidayakan oleh petani di Kota Sabang adalah kangkung, bayam, cabe merah, kacang panjang, sawi, ketimun, terung, dan tomat. Hasil produksi yang dihasilkan memang masih belum optimal dan selama ini hanya dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang ada di Kota Sabang, termasuk untuk memenuhi kebutuhan keluarga petani sendiri.

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-26

No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Tabel 2.14 Luas, Produksi, Produktifitas Sayur-sayuran di Kota Sabang, Tahun 2006 Luas Panen Produksi Produktivitas Jenis Sayuran (ha) (kw) (kw/ha) 49 1,2 Bayam 40 6 Bawang Merah 36 65 1,8 Cabe Merah 39 47 1,2 Kangkung 29 58 2 Ketimun 32 52 1,6 Kacang Panjang 46 56 1,2 Sawi 19 46 2,4 Terung 6 2 0,3 Tomat

Sumber : Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Sabang,

Komoditi hortikultura yang jadi primadona/unggulan di Kota Sabang adalah mangga, salak, pepaya, kedondong, durian, dan nangka. Pada tahun 2003 produksi mangga 0.97 kwintal dari 26.516 batang, salak 0,5 kwintal (12.275 batang), pepaya 8,009 kwintal (5.415 batang), durian 0,21 kwintal (3.930 batang), dan nangka 4,57 kwintal (1.138 batang). Pada tahun 2006, produksi beberapa komoditi berubah drastis, termasuk luas panennya. Untuk salak produksinya 689,8 kwintal (luas panen 16.556 batang), pisang 9015 kwintal (8.184 batang), pepaya 8.040 kwintal (10.542 batang), dan nangka 2.329 kwintal (1.186 batang). Dalam tahun 2003-2006 produksi dan luas panen tanaman hortikultura dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel 2.15 Perkembangan Luas Areal Panen dan Produksi Tanaman Hortikultura Tahun 2003-2006
Luas Panen Jenis Komoditi 2003 2004 2005 2006 1. Alpukat 102 131 87 87 2. 3.985 4.010 3.310 Durian 3.930 3 180 Jambu Air 394 4. 149 161 200 Jambu Biji 142 5. 150 75 75 Jeruk 150 6. 460 418 315 Kedondong 125 7. 72 73 Langsat 70 8. 1.127 Mangga 26.516 26.546 23.034 9. 8.184 9.015 13.055 Pisang 13.310 10. Pepaya 6.446 5.415 10.772 10.542 11. Rambutan 509 542 316 327 12. Salak 9.121 12.275 16.516 16.556 13. Nangka 1.158 1.186 1.147 1.138 Sumber : Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Sabang No 2003 4,48 0,21 190,05 6,01 8,24 7 0,97 0,53 8,009 3,27 0,5 4,57 Produksi 2004 2005 26,1 68 2.231 3.696 27 226,5 80,5 82,4 18,8 230 243,6 72 3,6 9.821 767,3 3.273 9.015 2.046 8.040 97,7 54,20 14.557 689,8 816,7 2.329,6 2006 5 141 31 12 31 177 270 123 4 349 24

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-27

b. Perkebunan Komoditi perkebunan unggulan yang dibudidayakan petani di Kota Sabang, antara lain kelapa dalam, kelapa hibrida, cengkeh, kakao, pinang, kemiri dan randu. Perkembangan luas tanam komoditi perkebunan ini selama beberapa tahun terakhir mengalami fluktuasi luas tanam, adapun gambarannya adalah sebagai berikut :
Tabel 2.16 Perkembangan Luas Tanam Perkebunan di Kota Sabang, Tahun 2002-2006 No 1. 2. 3 4. 5. 6. 7. Jenis Komoditi Kelapa Dalam Kelapa Hibrida Kakao Pinang Kemiri Cengkeh Randu 2002 4.005 188 500 177 333 911 20 Luas Tanam (ha) 2003 2004 2005 4.105 4.115 4.118 187 180 255 568 453 641 202 210 333 293 72 516 874 374 3.241 10 7 19

2006 4.160 255 701 328 516 3.041 3

Sumber : Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Sabang,

Produksi perkebunan pada tahun 2002-2006 umumnya menurun walau pada tahun tertentu dan untuk jenis tertentu ada yang menunjukan peningkatan. Contohnya adalah produksi kelapa dalam mencapai 2.856 ton pada tahun 2002 dan setelah menunjukan peningkatan pada tahun 2003 namun pada tahun-tahun selanjutnya menurun dan sekarang pada tahun 2006 hanya menghasilkan 2.614 ton. Gambaran selengkapnya tentang perkembangan produksi tanaman perkebunan di Kota Sabang disajikan pada tabel berikut.

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-28

Tabel 2.17 Perkembangan Produksi Tanaman Perkebunan di Kota Sabang, Tahun 2002-2006 No 1. 2. 3 4. 5. 6. 7. Jenis Komoditi Kelapa Dalam Kelapa Hibrida Kakao Pinang Kemiri Cengkeh Randu Produksi (ton) 2002 2.856 111 241 30 134 160 10 2003 4.437,65 7,73 243,04 28,45 112,89 85,86 44,01 2004 855,66 168 231 14,76 19,1 16,25 74,30 2005 2.288 139,8 231 14,78 50,4 16,25 2006 2.614 92,3 231 14,8 50,4 16,25 0,45

Sumber : Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Sabang

Penurunan produksi beberapa jenis komoditi unggulan perkebunan di Kota Sabang selain diakibatkan karena semakin berkurangnya luas tanam komoditi ini selama beberapa tahun terakhir (tahun 2002-2006), juga dipengaruhi karena belum mantapnya penanggulangan hama/penyakit yang menyerang tanaman perkebunan serta sarana/fasilitas pendukung pengembangan perkebunan yang masih relatif terbatas dan belum memadai. Ke depan diharapkan pengembangan perkebunan di Kota Sabang dilakukan secara terpadu, menyeluruh (komprehensif), simultan dan integratif sehingga produksi dan produktivitas komoditi ini dapat ditingkatkan. c. Peternakan Pembangunan peternakan yang dilaksanakan pemerintah Kota Sabang selama kurun waktu beberapa tahun terakhir (2003-2006) memperlihatkan hasil yang relatif cukup menggembirakan. Hal ini tercermin dari perkembangan dan pertumbuhan populasi ternak (baik ternak besar maupun ternak kecil) yang meningkat setiap tahunnya. Kemajuan yang dicapai ini diharapkan berperan secara signifikan di dalam struktur perekonomian Kota Sabang di masa mendatang. Jenis ternak yang dipelihara dan menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat selama ini adalah kambing, sapi, kerbau, domba, itik dan ayam (termasuk ayam ras petelur). Sedangkan menjadi ternak unggulan di kota ini adalah ternak, produksinya mencapai 87.894 ekor pada tahun 2002. Tidak kurang dari

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-29

59,21% (52.050 ekor) dipelihara secara semitradisional di Kecamatan Sukajaya, dan selebihnya sekitar 40,78% atau sebanyak 35.844 ekor dipelihara di Kecamatan Sukakarya. Populasi ayam menurun drastis pada dua tahun terakhir, yaitu tahun 2005 dan 2006 yang secara rinci dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel 2.18 Perkembangan Populasi Ternak Di Kota Sabang, Tahun 2002-2006 No 1. 2. 3 4. 5. 6. Jenis Ternak Kerbau Sapi Kambing Domba Ayam Itik 2002 73 2005 4.192 17 87.894 2.335 Jumlah Populasi (ekor) 2003 2004 2005 77 0 84 2.034 4.563 18 90.199 6.546 2.176 4.974 19 88.318 4.275 2.218 5.221 18 77.302 4.355 2006 97 2.310 7.012 16 65.663 4.411

Sumber : Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Sabang

Beberapa jenis ternak yang menunjukan peningkatan produksi selama tahun 2002-2006 adalah kerbau, kambing, ayam buras, ayam ras, dan itik. Untuk ternak kerbau dan kambing, rata-rata meningkat produksinya masing-masing sebesar 12,29% per tahun dan 8,84% per tahun. Ayam ras sangat melonjak pertumbuhan dagingnya, yaitu rata-rata 39,93% per tahun. Itik juga terlihat melonjak kenaikannya, setiap tahunnya naik rata-rata 105,72%. Sedangkan ayam buras meningkat rata-rata sebesar 6,68% setiap tahunnya. Pertumbuhan produksi daging yang menurun hanya terjadi pada sapi, yaitu pada tahun 2003 dan mulai menunjukkan kenaikan yang signifikan sampai dengan tahun 2006. Perkembangan produksi daging menurut jenis ternak di Kota Sabang selama empat tahun terakhir dapat dilihat pada tabel berikut.

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-30

Tabel 2.19 Perkembangan Produksi Daging Menurut Jenis Ternak Di Kota Sabang, Tahun 2002-2006 No 1. 2. 3 4. 5. 6. 7. Jenis Ternak Kerbau Sapi Kambing Domba Ayam Buras Ayam Ras Itik Produksi Daging (ton) 2002 393 60.715 4.017 11.748 47.277 1.651 2003 375 52.740 4.172 11 7.812 42.199 2.890 2004 625 53.370 4.583 22 8.316 45.925 3.187 2005 875 54.720 4.770 11 11.983 53.569 3.220 2006 1.274 55.080 6.648 22 14.657 100.375 3.614

Sumber : Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Sabang

Sub sektor peternakan masih memiliki peluang dan potensi untuk ditingkatkan. Dalam artian, bahwa pengembangan usaha peternakan diarahkan menjadi usaha komersial dengan skala usaha yang lebih besar, dari sebelumnya bersifat subsistem tradisional. Kendala-kendala yang dihadapi selama ini seperti isu flu burung, harga pakan ternak dan obat-obatan yang tidak adalah stabil serta berbagai penyakit lainnya, disamping keterbatasan modal usaha dan sarana/fasilitas pendukung yang masih minim harus diatasi secara bertahap dan berkesinambungan. Dengan demikian, diharapkan dalam lima tahun ke depan populasi ternak di Kota Sabang lebih terjamin dalam memenuhi kebutuhan daging bagi warga kota. Selain itu, diharapkan juga mampu berperan secara signifikan dalam memacu pertumbuhan ekonomi daerah. d. Perikanan Sektor perikanan memegang peranan penting dalam struktur perekonomian Kota Sabang. Subsektor ini menyerap tenaga kerja 952 KK pada tahun 2006. Pengelolaan perikanan terfokus pada perikanan darat dan perikanan laut. Sesuai data yang ada, perluasan areal perikanan darat masih relatif rendah, bahkan cenderung menurun hingga tahun 2006 di Kecamatan Sukajaya, dalam kurun waktu yang sama di Kecamatan Sukakarya, budidaya perikanan darat bertambah luas arealnya rata-rata mencapai 7,56% per tahun (periode 2002-2006).

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-31

Tabel 2.20 Perkembangan Luas Areal Perikanan Darat di Kota Sabang, Tahun 2002-2006 Kecamatan Sukajaya Tahun 2002 2003 2004 2005 2006 2002 2003 2004 2005 2006 Luas Areal (ha) Kolam 0,68 0,68 0,68 1,98 0,70 0,90 0,90 0,70 1,98 2,00 Tambak 16,20 16,20 16,20 14,50 43,47 14,50 14,50 14,50 18,75 35,90 Jumlah 16,88 16,88 16,88 16,48 44,17 15,40 15,40 15,20 20,73 37,90

Sukakarya

Sumber : Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Sabang,

Secara kuantitas, produksi perikanan laut lebih dominan dibanding perikanan darat. Produksi perikanan laut mencapai tidak kurang dari 2.632,60 ton atau sebesar 43,8% dari potensi lestari yang ada. Untuk tahun 2006, jenis ikan hasil tangkapan nelayan yang sangat menonjol adalah cakalang (produksinya 251,1 ton), ekor kuning/pisang-pisang (242,8 ton), tongkol (211,8 ton), ikan kuwe (133 ton), layang (103,4 ton), kerapu (93,4 ton), tuna (73,9 ton), dan lencang (241,1 ton). Untuk perikanan darat, berupa mujair (5,7 ton) dan bandeng umpan (23,19 ton). Untuk hasil produksi perikanan darat, kedua kecamatan memperlihatkan pertumbuhan yang menggembirakan, khususnya selama kurun waktu beberapa tahun terakhir, namun, jumlah produksinya masih relatif rendah dibanding dengan daya dukung dan potensi areal perikanan darat yang tersedia di Kota Sabang.
Tabel 2.21 Perkembangan Produksi Perikanan Darat dan Laut Di Kota Sabang, Tahun 2000-2006 Jumlah Produksi (ton) Kecamatan Tahun Perikanan Darat Perikanan Laut Sukajaya 2002 47,86 577,4 2003 12,6 503,3 2004 1.359,30 2005 1.111,40 2006 1.522,92 Sukakarya 2002 23,55 1.413,50 2003 16,2 927,5 2004 3,40 1.840,10 2005 1.521,20 2006 1.096,68
Sumber : Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Sabang

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-32

Hasil produksi ikan (baik budidaya maupun perikanan laut) ini masih relatif terbatas dibanding potensi sumberdaya perikanan dan kelautan yang dimiliki. Oleh karena itu, potensi perikanan budidaya dan kelautan ini harus dikembangkan dengan optimal dan terpadu dimasa mendatang sehingga peluang Kota Sabang untuk menjadi salah satu kota pengekspor komoditi ikan segar ke luar daerah dan manca negara melalui pelabuhan bebas Sabang dapat terwujud. e. Kehutanan Keberadaan sumber daya hutan serta ekosistemnya sangat besar manfaat dan fungsinya bagi umat manusia. Hutan dapat berfungsi sebagai penyangga dan melindungi kehidupan manusia dari bencana tanah longsor, erosi, dan banjir. Kota Sabang memiliki potensi hutan yang cukup besar, yaitu kawasan hutan lindung yang mencapai 3.400 ha. Diantaranya, sekitar 2.074,50 ha terdapat di Kecamatan Sukajaya dan 1.325,50 ha terdapat di Kecamatan Sukakarya. Kota Sabang juga memiliki hutan wisata yang luasnya 1.300 ha, disamping taman laut yang mencapai luasnya 2.600 ha. Hutan cadangan juga cukup besar yaitu mencapai 1.700 ha (Sukajaya seluas 875 ha dan Sukakarya seluas 825 ha).
Tabel 2-22 Luas Hutan Menurut Fungsi Tahun 2006 Luas Area (ha) No Kecamatan Hutan Lindung 1. 2. Sukajaya Sukakarya Jumlah 1.795 1.605 3.400 Hutan Wisata 1.300 1.300 Taman Laut 2.600 2.600 1.173,45 1.700 Hutan Cadangan

Sumber : Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Sabang

2.3.2 Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Ditetapkannya Kota Sabang sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas pada tahun 2000 telah menyebabkan berkembangnya aktivitas usaha industri kecil dan menengah di kota ini. Pada tahun 2002, tercatat penerbitan

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-33

Surat Izin Usaha Perusahaan (SIUP) sebanyak 468 perusahaan dan jumlah perusahaan makin meningkat setiap tahunnya hingga pada tahun 2006 telah diterbitkan SIUP sebanyak 579 perusahaan. Selain terjadinya peningkatan dalam jumlah penerbitan SIUP, terjadi juga peningkatan Tanda Daftar Perusahaan yang setiap tahunnya mengalami peningkatan, dimana pada tahun 2003 berjumlah 573 TDP maka pada tahun 2006 telah terdaftar 664 TDP. Adapun perkembangan penerbitan SIUP dan TDP dapat dilihat pada tabel-tabel berikut ini :
Tabel 2-23 Perkembangan Penerbitan SIUP Kota Sabang Tahun 2002 – 2006 No 1 2 3 4 5 Tahun 2002 2003 2004 2005 2006 Jumlah Perusahaan 468 507 535 556 579

Sumber : Dinas Perindag Kota Sabang

Tabel 2.24 Perkembangan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) Kota Sabang Tahun 2003 – 2006 No 1 2 3 4 Tahun 2003 2004 2005 2006 PT 32 32 37 39 Kop 20 22 23 24 CV 334 342 378 385 FA 2 2 2 2 PO 183 189 203 211 BPL 2 2 2 2 Jml 573 589 646 664

Sumber : Dinas Perindag Kota Sabang

Industri kecil juga cukup berperan selama ini, khususnya sebagai pendukung aktivitas perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Sabang. Aktivitas usaha sangat bervariasi dan lebih dominan bergerak pada usaha pengolahan hasil pertanian, di samping sebagian bergerak pada usaha kerajinan, dan aneka usaha lainnya seperti galangan kapal, reparasi mobil, reparasi sepeda motor, photo copy, reparasi jam,

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-34

tempel ban, tukang pangkas/salon, tukang kaleng, photo studio, penjahit bordir, dan sebagainya. Untuk jenis industri hasil pertanian, kehutanan dan kerajinan yang berkembang saat ini di Kota Sabang antara lain, meliputi kerajinan rotan/pengawetan rotan, sapu ijuk/lidi, arang batok, sabut kelapa, alat rumah tangga dari kayu, pengasapan kopra, dodol jahe, bubuk kopi, sirup jahe, minyak kelapa, keripik pisang, kerupuk ikan dan lain-lain. Potensi industri kecil dan menengah yang relatif cukup besar ini merupakan salah satu motor penggerak perekonomian Kota Sabang. Karenanya, industri kecil dan menengah ini harus diberdayakan dan ditingkatkan kapasitas produksinya. Upaya ini dapat dilakukan melalui pelatihan dan bimbingan yang kontinyu bagi pelaku usaha, antara lain berupa proses produksi, manajerial, akuntansi/pembukuan, pemasaran, dan kemitraan. Permasalahan lainnya yang dihadapi pelaku usaha selama ini adalah masih terbatasnya modal usaha. Hal ini juga terjadi disamping belum optimalnya peran intermediasi perbankan di daerah ini, juga disebabkan oleh masih terbatasnya kucuran dana yang dialokasikan oleh Pemerintah Kota Sabang. Dalam jangka menengah, seyogianya permasalahan ini diatasi dengan tepat, bertahap, dan berkesinambungan. Dengan demikian, keberadaan industri kecil dan menengah di Kota Sabang dapat berperan secara strategis untuk meningkatkan nilai tambah sekaligus mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Kota Sabang. Aktivitas perdagangan terus berjalan di Kota Sabang sebagai wujud dari implementasi perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Sabang. Kendati belum sepenuhnya berkembang seperti pelabuhan bebas lainnya, setidaknya telah menumbuh-kembangkan berbagai jenis aktivitas usaha ekonomi warga kota. Sebelumnya, keadaan perekonomian di kota ini nyaris terpuruk akibat dicabutnya status Kota Sabang sebagai pelabuhan bebas di tahun 1980-an, disamping dilanda krisis ekonomi & ekses konflik politik yang berkepanjangan di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Status Kota Sabang sebagai daerah perdagangan bebas dan pelabuhan bebas era tahun 1972–1979 mampu mendorong kegiatan ekspor dan impor di Kota Sabang. Ekspor tumbuh rata-rata sebesar 33,63% pertahun. Pada tahun 1979, nilai ekspor

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-35

melalui pelabuhan Sabang mencapai US $ 1.883,09 ribu. Sedangkan impor dalam waktu kurun yang sama juga tumbuh rata-rata 13,29% setiap tahunnya, dengan nilai impor mencapai US $ 9.129,68 ribu (tahun 1979). Saat itu, barang-barang yang di ekspor adalah komoditi pertanian, seperti kopra, minyak kelapa, udang, ikan tuna, dan produk-produk lainnya. Sedangkan barang-barang yang di impor, terutama kelontong, tekstil, pecah belah, makanan/minuman, rokok, kendaraan, kosmetik, elektronik, sabun, barang modal, dan lainnya. Realisasi ekspor melalui pelabuhan bebas Sabang pada tahun 2001-2002 yang meliputi beberapa komoditi seperti pinang kupas, pupuk magnesium, kerisik kelapa, kelapa, ikan teri dan madu serta mie instan, kecap, agar-agar, asam sunti dan sabun mandi dengan tujuan Phuket dan Penang mencapai US $ 137.321,63. Sementara yang memberikan kontribusi yang lebih tinggi adalah pengiriman ikan oleh PT. Tailong Fax yang dalam tahun 2001-2003 mencapai sebagai berikut :
Tabel 2.25 Realisasi Ekspor Melalui Pelabuhan Bebas Kota Sabang No 1 2 3 Tahun 2001 2002 2003 Volume (Ton) 310 90 120 Nilai (US $) 403.000 117.000 156.000 Negara Tujuan Malaysia Malaysia Malaysia

Sumber : Dinas Perindustrian dan Perdagangan

Selain kegiatan ekspor, di pelabuhan bebas Sabang juga berkembang kegiatan impor yang terjadi sejak tahun 2002-2006 terhadap beberapa jenis barang seperti aspal drum, rim cover, motor cycle tyres, ceramik tiles, barang-barang elektronik dan barang-barang lainnya. Secara lebih rinci disajikan pada tabel berikut.

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-36

Tabel 2.26 Perkembangan Realisasi Impor Melalui Pelbuhan Bebas Sabang, Tahun 2002 - 2006
Komoditi Kendaraan Roda 4 Kendaraan Roda 2 Gula Pasir Beras Keramik Apel Roti & Coklat Tepung Terigu Alat Listrik Komputer Televisi Minuman Aspal Drum Spare part Cycle House Hold Material Building Jumlah Thn. 2002 1.323 Unit 214 Unit 93.653 Ton 4.070 Ton 291 Ktk 3.962 Ktk 700 Ton 23 Ktk Nilai US $ 1.671.476,4 82.635,3 27.912,25 741.142,3 5.705,9 604.396,4 6 301.960,7 8 11.500 3.446.729,39 Thn. 2003 Nilai US $ Thn. 2004 104 Unit 1.750 Bags 446 Palle 36 40 Unit 1.150 Ctn 2.503 Drum 527 Ktk 1 pallet Nilai US $ 20.296,60 6.607,43 15.240,95 3.415,00 2.454,92 9.855,90 29.137,42 133.563,47 117.078 220.688,768 Thn. 2005 29.028 Bag 3.659 Bags 24.258 Nilai US $ 393.563,9 18.460,80 31.467,36 443.492,06 Thn. 2006 454 Unit 58 Unit 1.275 Ton 100 Ton 317 Pallet 444 Cases 968 Bags 12 Unit 6.493 dru -

1.667 Unit 4.693.769,85 326 Unit 20.650 Ton 1.135 Ton 394 pallet 1.220 CTN 18.083 Bag 328 Unit 21 Unit 4 Unit 7.480 CTN 99.500 3.343.600 35.318,8 44.861,9 23.939,4 100.575 27.709 19.149,11 784 40.562,8 8.429.769,86

Sumber : Dinas Perindustrian dan Perdagangan

Sementara keberadaan koperasi di Kota Sabang sebagai wadah ekonomi rakyat dan soko guru perekonomian relatif menggembirakan. Koperasi Unit Desa (KUD) selama tahun 2000-2006 belum mengalami pertambahan yang berarti (stabil) dengan jumlahnya sekitar 4 unit, namun jumlah anggota, simpanan, dan cadangan dana pada KUD mengalami pertambahan yang menggembirakan. Gambaran tentang perkembangan KUD berikut jumlah anggota, simpanan, dan dana cadangannya selama enam tahun terakhir dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel 2.27 Perkembangan KUD, Jumlah Anggota, Simpanan dan Dana Cadangan di Kota Sabang Tahun 2000-2006 Jumlah Jumlah Anggota Simpanan Dana Cadangan KUD (unit) (orang) (Rp) (Rp) 4 1.319 203.422.000 64.287.000 4 207.926.000 1.319 65.221.000 4 210.941.000 1.324 115.342.000 127.041.000 4 208.941.395 1.380 4 211.941.575 120.739.000 1.327 4 240.239.000 114.062.000 1.239 118.148.000 4 245.471.000 1.239

Tahun 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006

Sumber : Dinas Koperasi dan UKM Kota Sabang

Secara kuantitas, koperasi non KUD mengalami perkembangan yang sangat signifikan pada kurun waktu lima tahun terakhir (2000-2006). Koperasi non KUD

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-37

meningkat setiap tahunnya rata-rata 8,04%, dari 49 unit pada tahun 2000 menjadi 85 unit pada tahun 2006. Simpanan dan dana cadangan juga sangat meningkat drastis, yaitu masing-masing naik rata-rata 15,18% per tahun dan 11,68% per tahun. Adapun jumlah anggota terlihat menurun rata-rata -4,37% pertahunnya, khususnya periode 2001-2004. Gambaran perkembangan dunia koperasi di Kota Sabang periode 2000 – 2006 dapat ilihat pada tabel berikut.
Tabel 2.28 Perkembangan Koperasi Non KUD, Jumlah Anggota, Simpanan dan Dana Cadangan di Kota Sabang, Tahun 2000-2006 Jumlah Jumlah Non KUD Simpanan Dana Cadangan Anggota Tahun (unit) (Rp) (Rp) (orang) 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 49 60 74 76 78 81 85 5.309 6.941 5.983 5.752 5.573 5.615 5.728 709.118.000 604.382.000 1.056.862.000 1.183.158.000 1.584.109.000 1.684.467.000 1.834.887.000 1.356.684.000 2.072.263.000 420.159.000 1.309.112.000 529.308.000 638.976.000 725.508.000

Sumber : Dinas Koperasi dan UKM Kota Sabang

2.3.3 Ketenagakerjaan Kota Sabang sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas harus ditunjang dengan kesiapan SDM tenaga kerja yang terampil, cakap, handal, produktif, dan berdaya saing. Hal ini penting dikedepankan oleh Pemerintah Kota Sabang agar tenaga kerja yang ada dapat memanfaatkan peluang dan potensi sumberdaya lokal guna mendorong percepatan ekonomi daerah. Jumlah penduduk usia produktif (angkatan kerja) di Kota Sabang cukup dominan, pada tahun 2006 mencapai 15.489 jiwa, atau sekitar 50,22% dari total penduduk Kota Sabang (30.839). Dibanding tahun 2002 yang jumlah usia produktifnya 12.479 jiwa dari 25.268 jiwa penduduk Kota Sabang atau sekitar 49,38%. Jumlah angkatan kerja ini tiap tahun mengalami peningkatan rata-rata sebesar 3%.

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-38

Dari total angkatan kerja tahun 2006 di Kota Sabang yang berjumlah 15.489 jiwa maka sebanyak 7.946 jiwa (50,85%) merupakan angkatan kerja laki-laki. Sedangkan sisanya sebanyak 7.543 jiwa (49,15%) angkatan kerja perempuan. Angkatan kerja yang paling banyak terkonsentrasi di Kecamatan Sukajaya yaitu mencapai 7.645 jiwa, terdiri atas 4.022 laki-laki dan 3.822 perempuan. Di Kecamatan Sukakarya jumlah angkatan kerja tercatat 7.645 jiwa, meliputi 3.924 laki-laki dan 3.721 perempuan. Gambaran selengkapnya perkembangan jumlah angkatan kerja di Kota Sabang periode 2000-2006 dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel 2.29 Perkembangan Jumlah Angkatan Kerja di Kota Sabang Menurut Kecamatan, Tahun 2003-2006 Jumlah Angkatan Kerja (jiwa) Kecamatan/Jenis Kelamin 2003 2004 2005 2006 Sukakarya 3.116 3.215 Laki-laki 3.671 3.924 3.014 3.127 Perempuan 3.214 3.721 Jumlah 6.130 6.342 6.885 7.645 Sukajaya Laki-laki 3.921 4.022 3.221 3.617 Perempuan 3.716 3.822 3.128 3.523 Jumlah 6.349 7.140 7.637 7.844 Kota Sabang 6.337 6.832 Laki-laki 7.592 7.946 6.142 6.650 Perempuan 6.930 7.543 Jumlah 12.479 13.482 14.522 15.489

No 1

2

3

Sumber : Dinas Tenaga Kerja, Kependudukan & Capil Kota Sabang

Walaupun pemberlakuan kembali Kota Sabang sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas telah menunjukkan dampak perkembangan perekonomian yang membaik namun belum sepenuhnya memenuhi harapan, permasalahan-permasalahan sosial masih menunjukkan eskalasi peningkatan, seperti halnya pengangguran yang setiap tahunnya makin bertambah. Dalam kurun waktu 2003-2006, jumlah pengangguran bertambah sebesar 10% pertahun. Untuk tahun 2003, penduduk yang menganggur sekitar 3.615 orang, dan meningkat menjadi 4.474 orang pada tahun 2006. Adapun jumlah pengangguran di Kota Sabang periode 2003-2006 dapat dilihat pada tabel di bawah ini :

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-39

Tabel 2.30 Jumlah Pengangguran di Kota Sabang, Tahun 2003-2006

N Kecamatan o 1. Sukajaya 2. Sukakarya Kota Sabang

Jumlah Pengangguran (orang) 2003 2004 2005 2006 1.715 1.815 2.016 1.625 2.101 2.212 2.458 1.990 3.615 3.816 4.027 4.474

Rata-rata % Kenaikan 10 % 10 %

Sumber : Dinas Tenaga Kerja, Kependudukan & Catatan Sipil Kota Sabang

Pada periode tahun 2007-2012, Pemerintah Kota Sabang perlu merumuskan rencana strategis dan langkah-langkah yang konkrit guna mengatasi pengangguran. Hal ini sangat beralasan mengingat pengangguran dapat menghambat percepatan ekonomi daerah, dan dapat menimbulkan gejolak sosial di lingkungan masyarakat. Persoalan ini harus diatasi dengan serius dengan meningkatkan kegiatan eksporimpor atau dengan mengupayakan peningkatan investasi (baik PMDN maupun PMA) dalam mendukung aktivitas perdagangan dan pelabuhan bebas Sabang sehingga diharapkan dapat membuka peluang usaha dan memperluas lapangan kerja yang mampu meningkatkan penghasilan masyarakat. 2.3.4 Pariwisata Kota Sabang merupakan salah satu kota tujuan wisata di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam yang mempunyai objek-objek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Tidak hanya panorama alamnya yang sangat indah dan asri, tetapi juga terlihat masih alami. Di Kecamatan Sukajaya, objek dan daya tarik wisata pantai yang dapat dikunjungi, seperti pantai pasir putih, pantai Anoi Itam, pantai sumur tiga, pantai tapak gajah, pantai Balohan, pantai Chum, pantai Reuteuk, dan pantai Aroun. Di kecamatan ini juga dapat dinikmati wisata air panas, terutama di Jaboi dan Keuneukai. Di Kecamatan Sukakarya, daya tarik wisata pantai yaitu pantai Gapang, pantai Teupin Laye, pantai Teupin Sirkui, Pantai Iboih, Pantai Lueng Angin, Pantai Kasih, pantai Pria Laot, dan pantai Paradiso. Panorama alam yang indah untuk kunjungi adalah taman laut Pulau Rubiah, hutan wisata Iboih, air terjun, teluk Sabang, Swim bath, danau Aneuk Laot, Gua Sarang, dan Tugu ”Km 0”.

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-40

Namun sayang objek-objek wisata ini masih belum terkelola dengan cukup baik, sehingga perlu dibenahi dan ditata kembali berikut penambahan fasilitas pendukungnya. Pembenahan dilakukan tanpa menghilangkan keindahan dan wujud aslinya sehingga daya tarik wisata di Kota Sabang benar-benar dapat dinikmati oleh para wisatawan. Pengembangan pariwisata ini diharapkan dapat berperan dalam membuka peluang usaha sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi di Kota Sabang. 2.4 Bidang Sosial Budaya Pertambahan penduduk dari tahun ke tahun, di satu sisi merupakan modal dasar dan faktor produksi yang sangat penting dalam pembangunan, disisi lainnya juga dapat menimbulkan gejolak sosial dan berdampak buruk terhadap pembangunan apabila tidak diiringi dengan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, terampil, berpengalaman tinggi, berdaya saing dan profesional. Pada tahun 2002 jumlah penduduk di Kota Sabang tercatat 25.268 jiwa, terdiri atas 14.114 jiwa di Kecamatan Sukakarya dan 11.154 jiwa di Kecamatan Sukajaya. Sementara pada tahun 2006, populasi penduduk di kota ini telah mencapai 30.839 jiwa (meliputi 16.186 jiwa di Sukakarya dan 14.653 jiwa di Sukajaya). Kenaikan penduduk di kota ini relatif tinggi, yaitu rata-rata 5% setiap tahunnya. Selama tahun 2002-2006, populasi penduduk Kota Sabang dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 2.31 Perkembangan Penduduk Kota Sabang, Tahun 2002-2006 No 1 2 Kecamatan Sukajaya Sukakarya Jumlah 2002 11.154 14.114 25.268 Jumlah penduduk (jiwa) 2003 2004 2005 13.689 13.069 14.176 12.753 26.442 14.040 27.109 16.243 30.419 2006 14.653 16.186 30.839

Sumber : Dinas Tenaga Kerja, Kependudukan & Catatan Sipil Kota Sabang

Dengan pertumbuhan penduduk sebesar 5% per tahun, maka diprediksikan jumlah penduduk Kota Sabang pada tahun 2010 tidak kurang dari 39.356 jiwa.

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-41

Adapun perkiraan jumlah penduduk di Kota Sabang sampai tahun 2010 adalah sebagai berikut :
Tabel 2.32 Perkiraan Penduduk Kota Sabang Tahun 2006-2010 No 1. 2. 3. 4. 5. Tahun 2006 2007 2008 2009 2010 Jumlah Penduduk (jiwa) 32.380 33.999 35.698 37.482 39.356

Sumber : BPS Kota Sabang

Jumlah Penduduk laki-laki sangat dominan di Kota Sabang dibandingkan dengan jumlah penduduk perempuan. Untuk tahun 2006, penduduk laki-laki mencapai 16.098 jiwa, atau sekitar 52,20% dari total penduduk Kota Sabang 30.839 jiwa, sedangkan pada tahun 2002, penduduk laki-laki masih sekitar 12.882 jiwa (50,98%) dari jumlah penduduk sebesar 25.268 jiwa. Sedangkan jumlah penduduk perempuan pada tahun 2006 adalah 14.741 jiwa atau 47,79%, sedangkan pada tahun 2002 jumlahnya adalah 12.386 jiwa atau 49,01%. Gambaran tentang perkembangan penduduk menurut jenis kelamin di Kota Sabang selama tahun 2002-2006 dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel 2.33 Perkembangan Penduduk Menurut Jenis Kelamin di Kota Sabang, Tahun 2002-2006 Tahun 2002 2003 2004 2005 2006 Penduduk Menurut Jenis Kelamin (jiwa) Laki-laki Perempuan 12.882 13.607 13.963 15.871 16.098 12.386 12.835 13.146 14.548 14.741 Jumlah (jiwa) 25.268 26.442 27.109 30.419 30.839

Sumber : Dinas Tenaga Kerja, Kependudukan & Catatan Sipil Kota Sabang

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-42

Pada saat ini, jumlah kepala keluarga dari 18 kelurahan yang ada di Kota Sabang tercatat 9.161 KK. Di Kecamatan Sukakarya terdapat 5.111 KK dan Kecamatan Sukajaya terdapat 4.050 KK. Penduduk yang relatif padat dijumpai di Kecamatan Sukakarya, yaitu setiap kilometer persegi dihuni sebanyak 221 jiwa, sedangkan di Kecamatan Sukajaya hanya dihuni sebanyak 183 jiwa tiap kilometer persegi. Berdasarkan data, pada tahun 2006 tingkat kepadatan penduduk di Kota Sabang masih rendah yaitu 201 jiwa per Km2, dimana pada tahun sebelumnya (2002) kepadatan penduduk di Kota Sabang sekitar 165 jiwa per km2. Ditinjau dari mata pencahariannya, sebagian besar kepala keluarga (KK) di Kota Sabang menekuni sektor pertanian (baik sebagai petani pemilik lahan maupun sebagai petani penggarap) sebagai sumber nafkah bagi keluarga, disamping itu juga berprofesi sebagai pegawai. Selebihnya merupakan KK yang bermata pencaharian sebagai petani, buruh, nelayan, pedagang, jasa-jasa, supir dan lainnya. Kemiskinan merupakan persoalan yang krusial dan mendasar yang dihadapi suatu daerah. Banyaknya penduduk miskin (kurang beruntung) akan berimplikasi buruk terhadap perkembangan perekonomian serta dapat menimbulkan masalahmasalah sosial disekitar masyarakat. Pada tahun 2006, jumlah KK miskin di Kota Sabang sedikitnya 2.321 KK. KK miskin terbanyak ditemui di Kecamatan Sukakarya (sebanyak 1.319 KK, KK miskin ini banyak ditemukan di Kelurahan Kota Atas dan Kota Bawah Barat, Kelurahan Kota Bawah Timur dan Kelurahan Paya Seunara.

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-43

TABEL 2.34 Kondisi Kepala Keluarag Miskin di Kota Sabang, Tahun 2006
No 1. Kecamatan Sukajaya a. b. c. d. e. f. g. h. i. j. a. b. c. d. e. f. g. h. Kelurahan Paya Keuneukai Beurawang Jaboi Balohan Cot Abeuk Cot Ba’u Anoi Itam Ujong Kareung Ie Meulee Iboih Batee Shok Paya Seunara Krueng Raya Aneuk Laot Kota Bawah Timur Kota Bawah Barat Kota Atas Kepala Keluarga Miskin (KK) 71 61 28 63 158 82 189 105 42 203 1.002 53 135 203 141 35 202 276 274 1.319 2.321

2.

Jumlah Sukakarya

Jumlah Kota Sabang Sumber : Dinas Kesehatan & Kesos Kota Sabang

Struktur penduduk menurut kelompok umur di Kota Sabang didominasi kelompok usia produktif. Besarnya penduduk usia produktif ini harus diimbangi dengan ketersediaan lapangan kerja yang memadai guna menampung tenaga kerja terus meningkat setiap tahunnya. Oleh karena itu, perlunya adanya peningkatan kesempatan lapangan kerja, terutama pada lapangan usaha perdagangan, jasa-jasa, industri pengolahan, dan sebagainya. Lebih lanjut, penduduk usia produktif ini juga harus dibekali dengan pendidikan dan keterampilan yang cukup melalui pelatihan, penyuluhan, bimbingan, dan lainnya guna menghasilkan tenaga kerja yang terampil, berdaya saing, profesional, dan berjiwa kewirausahaan. Pendidikan mempunyai peranan yang sangat menentukan dalam penyediaan sumber daya manusia (SDM) berkualitas. Tingkat produktivitas dan kompetisi seseorang sangat ditentukan oleh komoditas manusia yang cerdas dan terampil yang diikuti rasa percaya diri serta sikap dan perilaku yang inovatif. Perkembangan pendidikan di Kota Sabang selama dua tahun terakhir relatif baik. Hampir pada semua jenjang pendidikan memperlihatkan kondisi prasarana dan sarana pendidikan yang terus dibenahi, direnovasi, dan ditingkatkan kualitas dan mutunya. Sesuai data

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-44

pada tahun 2006, sekolah taman kanak-kanak di Kota ini berjumlah 9 unit, terdiri atas 5 unit di Kecamatan Sukajaya dan 4 unit di Kecamatan Sukakarya. Dari kapasitas ruang kelas sebanyak 28 ruang menampung anak didik (murid) sebanyak 564 orang dan diajarkan oleh 88 tenaga pendidik (guru). Rasio murid per guru juga sudah menggembirakan, yaitu sebesar 7. Daya tampung ruang kelas yang ada juga sudah membaik yaitu rasio murid setiap kelasnya sebesar 20. Penyebaran sekolah dasar (SD) antar kelurahan di Kota Sabang relatif merata. Kecamatan Sukajaya memiliki 17 unit, sementara Kecamatan Sukakarya memiliki 18 unit SD. Secara keseluruhan, di Kota Sabang terdapat 35 unit SD pada tahun 2006. Tahun 2004 jumlah SD di Kota ini 29 unit, jadi ada kenaikan sebesar 6,8%. Jumlah murid juga naik yaitu rata-rata 21,7% per tahun (dari 2.297 murid pada tahun 2004 meningkat menjadi 2.797 murid pada tahun 2005 dan menjadi 3.629 murid pada tahun 2006). Tenaga guru juga bertambah sebesar 45,9% yaitu dari 248 menjadi 362 dan menjadi 403 pada tahun 2006. Ratio murid setiap guru sebesar 7,72 berarti bahwa satu guru mendidik paling kurang 7 murid. Secara kuantitas, ketersediaan guru SD di Kota Sabang sudah memadai, namun dari sisi kualitas perlu ditingkatkan keahlian dan kualitasnya sehingga dapat berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Sabang di masa mendatang. Daya tampung setiap kelas juga sudah sangat baik, bahkan jumlah kelas berlebih yaitu rata-rata per kelas hanya ada 17 murid (rasio sebesar 17), sementara idealnya setiap kelas memiliki 20-25 murid.
Tabel 2.35 Gambaran Pendidikan Jenjang SD di Kota Sabang, Tahun 2004-2006 No 1. 2. 3. 4. 5. 6. Uraian Sekolah (unit) Kelas (unit) Murid (orang) Guru (orang) Rasio Murid per Kelas Rasio Murid per Guru Kota Sabang 2004 2005 2006 29 173 2.297 248 13,27 9,26 31 186 2.797 362 15,03 7,72 35 213 3.629 403 17 9

Sumber : Dinas pendidikan Nasional Kota Sabang

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-45

Pembangunan prasarana SMP dalam tiga tahun terakhir (2004-2006) di Kota Sabang masih belum menunjukkan peningkatan. Sesuai data yang ada, SMP di Kota ini berjumlah 9 unit, diantaranya 7 unit di Kecamatan Sukajaya dan 2 unit di Kecamatan Sukakarya. Selama periode 2004-2006, jumlah guru SMP di kota ini mengalami peningkatan, peningkatan jumlah guru adalah kebijakan pemerintah untuk meningkatkan pemerataan tenaga pendidik dalam rangka menghasilkan pendidikan yang bermutu dan berkualitas serta berdaya saing di era global.

Tabel 2.36 Kondisi Pendidikan Jenjang Sekolah Menengah Pertama di Kota Sabang, Tahun 2004-2006 No 1. 2. 3. 4. 5. 6. Uraian Sekolah (unit) Kelas (unit) Murid (orang) Guru (orang) Rasio Murid per Kelas Rasio Murid per Guru 2004 6 43 1.147 143 26,67 8,02 Kota Sabang 2005 6 41 1.097 156 26,75 7,03 2006 9 59 1.425 214 24,1 6,6

Sumber : Dinas pendidikan Nasional Kota Sabang

Tahun 2006 terdapat 4 unit SMA di Kota Sabang, yaitu 2 SMA terdapat di Kecamatan Sukakarya dan 2 di Kecamatan Sukajaya. Jumlah murid 1.328 orang dengan tenaga pengajar sebanyak 150 orang guru. Dari 4 SMA ini tersedia ruang kelas sebanyak 47 ruang. Dilihat daya tampung kelas dapat dikatakan bahwa masih memadai, yaitu rata-rata setiap kelas terdapat murid 29 orang (rasio murid per kelas sebesar 28,2). Rasio murid setiap guru juga cukup menggembirakan, yaitu satu guru mendidik sedikitnya 9 murid. Selain itu, di Kota Sabang juga terdapat SMA Kejuruan Negeri dan Sekolah Perawatan Kesehatan (SPK). Berbagai fasilitas pendukung pendidikan yang dibutuhkan di SMA perlu ditingkatkan, seperti penambahan ruang laboratorium, ruang praktek, ruang keterampilan, ruang perpustakaan, dan sebagainya. Perhatian yang besar juga perlu diarahkan pada pembangunan kembali sekolah yang hancur karena bencana tsunami berikut peralatan pendukung pendidikan. Dengan

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-46

demikian, dalam rentang lima tahun ke depan, diharapkan kualitas lulusan SMA di Kota Sabang mampu bersaing dengan lulusan sekolah lainnya secara nasional, serta mampu beradaptasi dengan perubahan global. Kondisi sarana dan prasarana kesehatan di Kota Sabang pada tahun 2006 dapat digambarkan sebagai berikut : Rumah Sakit 3 unit (terdiri atas 1 unit RSU dan 1 unit RS TNI-AL dan 1 unit RS TNI-AU), Puskesmas 4 unit dan Puskesmas Pembantu 8 unit. Sementara sarana kesehatan lainnya masih perlu ditingkatkan baik kuantitas maupun kualitas, seperti rumah sakit dan sarana-sarana kesehatan lainnya .
Tabel 2.37 Gambaran Sarana Kesehatan di Kota Sabang Tahun 2000-2006 No 1. 2. 3. 4. 5. 6. Sarana Kesehatan Rumah Sakit Umum Puskesmas Puskesmas Pembantu Posyandu Apotik Polindes Jumlah 2000 3 4 6 28 1 2006 3 4 8 28 2 3

Sumber : Dinas Kesehatan & Kesos

Sarana dan prasarana kesehatan di Kota Sabang

juga tidak luput dari

hantaman bencana gempa bumi dan gelombang tsunami. Akibat dari bencana ini telah merusak peralatan medis, obat-obatan, dan mobiler yang dimiliki. Sarana dan prasarana kesehatan yang rusak, antara lain puskesmas rawat inap Balohan, puskesmas Iboih, puskesmas pembantu Paya, dan puskesmas Krueng Raya. Untuk itu, sejalan dengan pelaksanaan rehab dan rekons di Provinsi NAD pada umumnya dan Kota Sabang pada khususnya. Sarana dan prasarana rumah sakit umum Daerah dan rumah sakit TNI-AL maupun TNI-AU juga perlu ditingkatkan sesuai dengan perkembangannya. Hal ini sangat bermanfaat untuk peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik di masa mendatang, termasuk juga dalam mengurangi angka kematian bayi dan angka kematian ibu yang minimal setara dengan target Provinsi NAD.

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-47

Adapun nilai derajat kesehatan di Kota Sabang Tahun 2006 dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Tabel 2.38 Derajat Kesehatan Masyarakat Kota Sabang Tahun 2006 No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Indikator Penilaian Angka Kematian bayi (IMR) Angka Kematian Ibu (MMR) Angka Kelahiran (INR) Angka Kematian Anak (UFMR) Kurang Energi Protein (KEP) Gizi Buruk Umur Harapan Hidup (UHH) Nilai Derajat 11/700 Kh 2/720 Kh 24/1000 5/3000 Kh 4,6 % (2667 Balita) 0,19 % 65,6 Tahun

Sumber : Dinas Kesehatan & Kesos

Bencana gempa bumi dan tsunami pada tanggal 26 Desember 2004 juga telah mengakibatkan hancurnya sarana ibadah (terutama masjid dan meunasah). Sesuai data yang ada, beberapa sarana ibadah umat Islam yang rusak/hilang, yaitu masjid iboih, meunasah Pria Laot, meunasah Lingkungan Kolam Bermata, dan Balai Pengajian di lingkungan perikanan Kota Bawah Barat. Oleh karena itu, sarana yang rusak/hilang ini perlu diperbaiki dan dibangun kembali agar pelaksanaan ibadah warga muslim di Kota Sabang dapat berjalan dengan baik dan nyaman. Demikian juga kegiatan-kegiatan keagamaan seperti pengajian, dialog antar kader muda islam, memakmurkan tempat-tempat ibadah, dan bentuk kegiatan lainnya perlu juga diupayakan dan ditingkatkan. Keseluruhan upaya ini dilakukan untuk mendukung implementasi Syariah Islam di Kota Sabang. Pembangunan bidang keagamaan di Kota Sabang sudah relatif baik. Sarana peribadatan umat Islam di Kota Sabang telah ada masjid sebanyak 24 buah dan meunasah sebanyak 57 buah. Selain itu, di kota pelabuhan bebas ini terdapat juga 2 gereja untuk pemeluk agama kristen dan 1 kelenteng/vihara untuk pemeluk agama Budha. Dalam bidang olah raga prestasi yang di raih para pemuda Kota Sabang telah menunjukkan hasil yang lebih baik, khusunya pada cabang olah raga tertentu yaitu, catur, atletik, taekwondo, anggar, selam dan lain-lain, walaupun kondisi sarana dan prasarana yang tersedia masih belum memadai. Oleh karena itu berbagai fasilitas

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-48

pendukung olah raga di masa mendatang perlu ditingkatkan, termasuk membangun Gedung Olah Raga (GOR) yang representatif sehingga aktifitas olah raga yang ditekuni pemuda dapat memperlihatkan prestasi yang gemilang, tidak hanya di daerah saja tetapi juga secara nasional. 2.5 Prasarana dan Sarana Daerah Sebagai salah satu daerah kepulauan, aksesibilitas perekonomian daerah dan kelancaran arus mobilitas orang, barang dan jasa di Kota Sabang sangat ditentukan oleh ketersediaan sarana dan prasarana transportasi, terutama transportasi laut dan udara. Selama ini hampir sebahagian besar pasokan kebutuhan pangan dan berbagai kebutuhan lainnya masih didatangkan dari luar, terutama Kota Banda Aceh. Dapat dipastikan bahwa jika transportasi laut dan udara tidak berjalan dengan lancar akan berdampak buruk terhadap perekonomian Kota Sabang. Untuk melayani mobilitas orang maupun barang baik ke Kota Sabang maupun ke Banda Aceh, telah tersedia sarana transportasi penyeberangan laut, seperti kapal feri dan kapal cepat. Sesuai data yang ada, perkembangan arus lalu lintas dan angkutan penyeberangan pada pelabuhan Balohan di Kota Sabang terus meningkat selama enam tahun terakhir, kendati terlihat fluktuatif. Dalam tahun 1999-2006, frekuensi lalu lintas kapal rata-rata bertambah sebesar 8,18% pertahun. Dari 408 kali pada tahun 1999 menjadi 1156 kali pada tahun 2006. Untuk penumpang mencapai 166.736 orang pada tahun 2006, sedangkan pada tahun 1999 jumlah penumpang sekitar 158.241 orang, atau naik rata-rata 9,69% per tahun. Pada tahun 2006 jumlah barang yang dimuat melalui pelabuhan Balohan 55.375 ton, sedangkan 9.445 ton. Secara lebih jelas dan terinci, perkembangan arus lalu lintas kapal, orang dan barang dapat dilihat pada tabel berikut :

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-49

TABEL 2.39 Perkembangan Arus Angkutan Penyeberangan Pada Pelabuhan Balohan Kota Sabang Tahun 2001-2006 No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Tahun 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 Frekwensi Kapal (kali) 408 588 763 731 454 654 1000 1156 8,18 Jumlah Penumpang (orang) 75.869 116.667 121.228 150.626 93.875 127.828 121.999 166.736 9,69 Jumlah Barang (ton) 79.445 10.900 14.519 20.898 33.356 30.193 27.868 55.375 18,22

8. 2006 Pertumbuhan Rata-rata (%)

Sumber : Kantor Administrasi Pelabuhan Kota Sabang

Di bidang prasarana jalan, program pembangunan jalan masih menjadi tantangan bagi Pemerintah Kota Sabang. Berdasarkan data, pada tahun 2006 panjang jalan Provinsi totalnya adalah 60,70 KM dengan rincian kondisi baik sepanjang 42,86 KM, kondisi sedang 12,20 KM, kondisi rusak 4,80 KM, rusak berat 0,84 KM. Sedangkan panjang jalan Kota adalah 102,66 KM dengan rincian kondisi baik mencapai 20,66 KM, kondisi sedang 36,35 KM, kondisi rusak 24,52 KM, dan kondisi rusak berat 21,13 KM. Secara keseluruhan, yaitu jalan Provinsi dan Kota, kondisi baik 38,8%, kondisi sedang 29,72%, kondisi rusak 17,95% dan kondisi rusak berat 13,45%. Gambaran panjang jalan di Kota Sabang menurut kondisi jalan di Kota Sabang dapat dilihat pada tabel berikut.

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-50

Tabel 2.40 Kondisi Jalan Provinsi dan Kota tahun 2006 Uraian Kondisi Jalan - Baik - Sedang - Rusak - Rusak Berat 42,86 12,20 4,80 0,84 20,66 36,35 24,52 21,13
102,66

Panjang Jalan (km) Jalan Propinsi Jalan Kota

Jumlah 60,70 Sumber : Dinas Kimpraswil Kota Sabang

Berdasarkan data yang ada, dilihat dari jenis permukaannya, panjang keseluruhan jalan beraspal di Kota Sabang adalah sepanjang 162,46 KM (99,45%). Jalan dalam kondisi permukaan kerikil hanya sekitar 0,9 KM, dan tidak ada lagi jalan di Kota Sabang yang permukaannya tanah

Tabel 2.41 Panjang Jalan Provinsi dan Kota di Kota Sabang Menurut Jenis Permukaan Jalan Tahun 2006 No 1. Uraian Jenis Permukaan - Diaspal - Kerikil - Tanah - Tidak Dirinci Jumlah 2. Kelas Jalan - Kelas I - Kelas II - Kelas IIIA - Kelas IIIB - Kelas IIIC - Kelas Tidak Dirinci Jumlah Panjang Jalan (km) Jalan Propinsi Jalan Kota 60,70 60,70 44,19 16,51 60,70 101,76 0,90 102,66 13,80 82,01 6,85 102,66

Sumber : Dinas Kimpraswil Kota Sabang

Di bidang ketenagalistrikan, pemenuhan kebutuhan listrik warga Kota Sabang di kelola oleh PT (Persero) PLN Kota Sabang. Sampai dengan tahun 2006, semua

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-51

kelurahan di Kota Sabang telah terdapat jaringan aliran listrik, namun demikian belum semua masyarakat dapat menikmatinya. Ada beberapa kawasan belum ada jaringan listrik. Berdasarkan data, jumlah pelanggan PLN saat ini sebanyak 7.398 orang, meliputi 6.248 orang melalui unit pelayanan Sabang, 726 orang melalui unit pelayanan Balohan dan 424 orang melalui unit pelayanan Keuneukai. Adapun jumlah daya tersambung pada tahun 2006 adalah 7.997.365 KWH dengan rincian di unit pelayanan Sabang jumlah daya tersambung sekitar 7.211.565 KWH, di unit pelayanan Balohan jumlah daya tersambung 5431.825 KWH dan di unit pelayanan Keuneukai jumlah daya tersambung 241.975 KWH). Kondisi kemampuan PT. (Persero) PLN Ranting Sabang tahun 2006 dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 2.42 Kondisi Kemampuan PT. (PERSERO) PLN Ranting Sabang Tahun 2006

No
1. 2. 3. 4. 5. Daya Terpasang Daya Mampu Gardu Distribusi

Uraian

Kemampuan
8.065 KW 3.280 KW 5.092 KVA 82.992 KMS 200.225 KMS

Jaringan Terpasang Menengah Jaringan Tegangan Rendah

Sumber : PT.(Persero) PLN Kota Sabang

Di bidang Air Bersih, penyediaan air bersih ini dikelola oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Aneuk Laot Kota Sabang. Sumber air baku yang kelola oleh PDAM Tirta Aneuk Laot berasal dari danau Aneuk Laot. Pada tahun 2006, jumlah produksi air minum yang dihasilkan oleh PDAM Tirta Aneuk Laot mencapai 1.197.449 m3. Dari produksi ini yang telah disalurkan untuk kebutuhan warga Kota Sabang masih sekitar 859.935 m3 (71,81%). Ini berarti masih ada sekitar 28,18% atau 37.514 m3 air minum yang belum termanfaatkan secara optimal oleh warga kota. Dalam lima tahun kedepan (periode 2007-2012), diharapkan pasokan air bersih dapat disalurkan secara merata dan berkesinambungan bagi warga Kota sabang, termasuk juga bagi warga yang tinggal relatif jauh dari pusat perkotaan dan pusat penyaluran air (PDAM Tirta Aneuk Laot). Perhatian yang besar juga diarahkan

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-52

untuk terpenuhinya kebutuhan air minum (air bersih) bagi kelompok warga yang bermukim di wilayah pinggiran pantai dan pesisir. Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan dunia dan tanah air yang kian pesat juga berpengaruh secara signifikan terhadap perkembangan telekomunikasi di daerah, termasuk Kota Sabang. Harus diakui dampak dari perkembangan telekomunikasi ini telah dapat memperlancar arus komunikasi antar warga, baik yang ada di Kota Sabang maupun di luar daerah, bahkan di luar negeri. Selain itu, akses warga Kota Sabang terhadap berbagai informasi dan perkembangan dunia semakin terbuka dan lancar, yang pada gilirannya juga berimplikasi secara positif terhadap percepatan perekonomian daerah Kota Sabang. Status Kota Sabang sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas harus ditunjang dengan ketersediaan prasarana dan sarana telekomunikasi yang memadai. Untuk telepon, jumlah pelanggan pada tahun 2006 sebanyak 1.714 orang, dari 2.104 kapasitas sambungan. Di kota ini juga tersedia warung telekomunikasi sebanyak 3 unit.walaupun jumlah pelanggan telepon dan jumlah wartel menunjukan penurunan, hal tersebut bukan berarti kemunduran dalam hal perekonomian karena hal tersebut terjadi akibat makin banyak warga Kota Sabang yang memilih handphone sebagai sarana komunikasinya. Sarana informasi lainya seperti televisi, radio, surat kabar/majalah/koran, juga telah tersedia dengan baik dan diyakini cukup berperan didalam meningkatkan informasi yang akurat dan objektif bagi warga kota. Kedepan, diharapkan perluasan dan penambahan jaringan komunikasi takan semakin efisien, efektif, murah, dan terjangkau.Dengan upaya ini diharapkan kelompok-kelompok warga yang kurang beruntung (miskin) dapat memanfaatkan sarana/fasilitas komunikasi ini dengan baik dan lancar. Upaya ini juga bermanfaat dalam mendorong percepatan pengembangan perdagangan dan pelabuhan bebas Sabang sebagai basis utama perekonomian Kota Sabang. 2.6. Bidang Pemerintahan Umum Secara administratif, Kota Sabang terdiri dari 2 kecamatan dan 18 kelurahan. Kecamatan Sukajaya memiliki 10 Kelurahan, yaitu Kelurahan Paya, Keuneukai, Beurawang, Jaboi, Balohan, Cot Abeuk, Cot Ba’u, Anoi Itam, Ujong

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-53

Kareung, dan Ie Meulee. Kecamatan Sukakarya, meliputi Iboih, Batee Shok, Paya Seunara, Krueng Raya, Aneuk Laot, Kota Bawah Timur, Kota Bawah Barat, dan Kota Atas. Dalam rangka meningkatkan pelayanan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang optimal bagi warga Kota Sabang, Pemerintah Kota Sabang telah membentuk sejumlah perangkat dinas/badan/lembaga teknis daerah yang sesuai dengan kebutuhan daerah dan untuk efisiensi, meliputi : Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, Sekretariat KPU, BKD, Badan Pengawas, Bapedalda, Bappeda, Badan Kesbang & Linmas, BPM, Dinas Kimpraswil, Dinas Pendapatan, DKPPK, Dinkes & Kesos, Dinas Perhubungan, Dinas Kebudayaan & Pariwisata, Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian & Kehutanan, Dislutkan, Dinas Koperasi & UKM, Dinas Perindustrian & Perdagangan, Dinas Naker & Capil, Dinas Syariat Islam, Kantor Arsip, Kantor Infokom & PDE, Kantor Perpustakaan, Kantor Pelayanan RSU, Kantor Satpol PP, Kantor KB, Kanpora, Kec. Sukajaya & Kec. Sukakarya. Sementara jumlah aparatur (PNSD) di Kota Sabang pada tahun 2007 (keadaan 1-4-2007) mencapai 2.149 orang. Dari jumlah aparatur ini sebanyak 850 orang atau sekitar 39,5% merupakan tenaga pendidikan/guru sekolah. Berdasarkan data yang ada, dari jumlah pegawai yang ada maka kosentrasi penempatannya yang amat besar terdapat pada Sekretariat Daerah (191 Orang), Dinas Kesehatan & Kesos (196 Orang mencakup Pegawai-pegawai Puskesmas), Kantor RSU (113 Orang) sedangkan kosentrasi penempatan yang terkecil ada pada KPU (11 Orang), Kantor Arsip (9 Orang), Kantor Pustaka (10 Orang) dan Kanpora (13 Orang). Dilihat dari tingkat golongannya 49,5% (1.064 orang) aparatur di kota ini bergolongan III (tiga). Disusul golongan II (dua) sebanyak 841 orang (39,13%) dan golongan IV (empat) sebanyak 222 orang (10,33%). Selebihnya, sekitar 1,02% (22 orang) aparatur bergolongan I (satu). Sejalan dengan pelaksanaan otonomi daerah, Pemerintah Kota Sabang dituntut lebih proaktif dalam menggali sumber-sumber penerimaan daerah yang potensial guna membiayai program/proyek pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat kearah kehidupan yang lebih baik. Sebagaimana halnya dengan kabupaten/kota lainnya di Provinsi NAD dan di Tanah Air, sumber

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-54

penerimaan daerah terbesar di Kota Sabang juga didominasi sumbangan yang berasal dari pemerintah pusat (melalui dana perimbangan). Sementara pendapatan asli daerah (PAD) yang diharapkan lebih menonjol sebagai sumber penerimaan daerah hanya mampu memberikan kontribusi tidak mencapai 5%. Ini bermakna bahwa penerimaan yang bersumber dari PAD masih relatif terbatas dan kurang optimal, sehingga menyebabkan ketergantungan Pemerintah Kota Sabang terhadap bantuan dari Pemerintah Atasan/Pusat (Baik DAU, DAK, Bagi Hasil Pajak dan non Pajak) sangatlah besar dalam membiayai setiap kegiatan/program yang telah ditetapkan. Sebagai gambaran, pada tahun 2006 jumlah pendapatan asli daerah (PAD) Kota Sabang adalah 8.804.033.884,10 milyar, atau sekitar 3,46% persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sabang yang jumlahnya Rp. 253.739.724.215 milyar. Kontribusi terbesar PAD berasal dari pos lain-lain PAD yang sah yang mencapai Rp. 6.638.265.107,36 milyar (sebesar 75,40% dari total PAD). Selama beberapa tahun terakhir (periode 1999-2006), jumlah PAD di Kota Sabang selalu menunjukan peningkatan yang lumayan besar. Pada tahun 2001 PAD Kota Sabang berjumlah 1.495.378.739 milyar sementara pada tahun 1999/2000 hanya sebesar 511.268.116 juta. Peningkatan yang sangat signifikan ini terjadi karena pemberlakuan kembali sebagai Daerah dengan status kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas sehingga mempengaruhi juga terhadap tumbuhnya aktivitas-aktivitas ekonomi masyarakat. Kendati demikian, jumlah PAD Kota Sabang jadi menurun pada tahun 2004 dan 2005 karena ketidak jelasan peraturan perundang-undangan dan tolak tarik kepentingan yang terjadi terhadap status kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Kota sabang disamping juga dipengaruhi oleh dampak bencana alam yang terjadi. Adapun sektor pendapatan yang paling berperan besar dalam peningkatan PAD adalah pendapatan lain-lain yang kemudian diikuti oleh retribusi, bagi hasil dan pajak daerah, yang selalu memberikan pemasukan dalam jumlah yang lumayan meningkat setiap tahunnya kecuali menjadi menurun sejak tahun 2004 akibat sepinya kegiatan ekspor impor karena perbedaan pemahaman dalam mengimplementasikan peraturan perundang-undangan perdagangan dan pelabuhan bebas oleh Pemimpin Daerah dan Pusat. Berdasarkan data, dalam beberapa tahun

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-55

terakhir (2000-2006) sektor bagi hasil perusahaan pernah sama sekali tidak memberikan hasil yaitu pada tahun 2001 dan pada tahun 2000 hanya menyumbang sebesar Rp. 2.500.000. Untuk lebih jelas dan lengkapnya lagi mengenai gambaran perkembangan PAD dan persentase kontribusinya terhadap APBD dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 2.43 Gabaran Perkembangan APBD, PAD dan Persentase PAD Dalam APBD Periode Tahun 2000-2006
Tahun 2000 2001 2002 2003 2004 2005 Sumber-Sumber Penerimaan P A D Pajak 51.531.520 130.652.810 196.781.969 408.089.127 489.881.667 410.483.940 Retribusi 165.555.440 312.536.161 Bagi Hasil 2.500.000 Lain-lain 291.681.156 - 1.052.189.768 Total PAD 511.268.116 APBD 52.639.265.461 % PAD Dlm APBD 0,97% 1,23% 2,45% 6,18% 3,99% 2,35% 3,46%

1.495.378.739 121.032.584.480 3.167.204.126 128.854.205.415 8.963.348.775 144.919.536.193 5.447.420.488 136.295.580.374 3.493.059.250 148.351.761.858 8.804.033.884 253.739.724.215

578.157.004 590.000.000 1.802.265.153 592.705.496 400.000.000 7.562.554.152 639.287.435 350.000.000 3.968.251.386 569.655.936 65.000.000 2.447.919.374

2006 917.260.167 855.955.076 392.553.533 6.638.265.107 Sumber : BAPPEDA Kota Sabang

Mencermati kebutuhan pembangunan yang semakin meningkat di masa mendatang sekaligus untuk mendukung pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi di Kota Sabang pasca tsunami, sepatutnya Pemerintah Kota Sabang meningkatkan upaya penggalian sumber-sumber PAD baru sesuai dengan kewenangan daerah dan aturan perundangan yang berlaku. Selain itu, diupayakan juga mengintensifkan pemungutan objek-objek pajak yang telah ada dan memberdayakan BUMD sehingga dapat memberikan kontribusi yang besar dalam penerimaan daerah. Tidak kalah pentingnya, memfungsikan BPKS secara optimal didalam menggerakkan kegiatan ekspor-impor dan bisnis perdagangan lainnya serta peningkatan investasi guna menunjang pengembangan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Sabang.

RPJM Kota Sabang 2007 - 2012

II-56

BAB III VISI DAN MISI
3.1 Visi Pernyataan visi dan misi merupakan makna mendasar yang mengandung nilai-nilai yang dianut dan berkembang seiring dinamika masyarakat. Dengan demikian, berlandaskan pada nilai-nilai dalam Kota Sabang maka pernyataan visi dan misi itu adalah sebuah kandungan moral yang telah lama membumi di tengah masyarakat Kota Sabang. Rumusan visi mencerminkan apa yang ingin dicapai, dapat memberikan arah dan fokus strategi yang jelas, mampu menjadi perekat dan menyatukan berbagai gagasan strategi yang terdapat dalam organisasi, mempunyai orientasi terhadap masa depan, sehingga segenap jajaran atau komponen lainnya harus berpartisipasi dalam lingkungan organisasinya. Bukan hanya itu, visi juga harus mampu menumbuhkan komitmen seluruh perangkat/jajaran dalam lingkungan organisasi dan dapat menjamin kesinambungan kepemimpinan organisasi. Visi instansi pemerintahan perlu ditanamkan pada seluruh unsur organisasi sehingga menjadi visi (milik) bersama yang pada gilirannya akan mampu menggerakkan dan mengarahkan segala sumber daya pemerintahan Kota Sabang guna meraih cita-cita bersama. Visi Kota Sabang yang ingin dicapai adalah ”Terwujudnya Pemerintahan Kota Sabang yang mampu mendengar, bekerja dan amanah sebagai model Tata Pemerintahan Yang Baik (Good Governance) di Aceh”. Makna Filosofis (pokok) yang terkandung dalam visi tersebut adalah: 1. Pemerintah Kota Sabang yang mampu mendengar merupakan awal gebrakan dalam merumuskan kebijakan yang berdampak kepada seluruh warga kota. Lebih spesifik dari itu bahwa pengelolaan pemerintahan dilakukan secara bottom up, bukan top down, dengan memperhatikan aspirasi warga yang diimbangi dengan mekanisme komplain dan mekanisme respon yang cepat dan efektif dalam segala lini pemerintahan kota.
RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

III-1

2.

Pemerintah Kota Sabang yang mapu bekerja dimaksudkan sebagai gebrakan aplikatif yang mampu memanfaatkan seluruh potensi (sumber daya) yang dimiliki guna mendorong pelayanan publik bagi warga secara optimal, cepat, tepat sasaran dan murah dengan memperhatikan aturan perundang-undangan yang mengaturnya.

3.

Pemerintah Kota Sabang yang amanah dan bertanggung jawab merupakan bagian dari proses keteladanan dan tanggung jawab moral pemerintah kota kepada warga kota dalam menjalankan hak, wewenang dan kewajibannya dalam melayani warga kota. Pertanggungjawaban itu (anggaran dan nonanggaran) dilakukan dengan tetap memegang teguh konsideran aturan perundang-undangan yang berlaku.

4.

Pemerintah Kota Sabang sebagai “model” untuk segera mewujudkan secara nyata dalam berbagai sektor pelayanan publik. Model di sini dimaksudkan sebagai model pengelolaan pemerintahan yang baik dengan menerapkan nilainilai dasar yang menjadi ruh dalam menjalankan hak, wewenang dan kewajibannya kepada publik (masyarakat). Kota Sabang sebagai satu-satunya pelabuhan bebas di Aceh sudah sewajarnya menjadi teladan dalam mewujudkan clean dan good governance, minimal untuk kawasan Aceh, bumi Serambi Mekkah.

3.2 Misi 3.2.1. Telaahan Terhadap Misi Kepala Daerah Terpilih Misi adalah suatu yang harus diemban atau dilaksanakan oleh Pemerintah sebagai penjabaran dari Visi yang telah ditetapkan. Dengan ditetapkannya misi diharapkan seluruh aparatur pemerintah dapat mengetahui dan mengenal keberadaan dan peran pemerintah dalam menyelenggarakan tugas dan fungsinya. Untuk mewujudkan Visi Sabang sebagai mana yang telah diutarakan sebelumnya, Kepala Daerah/Walikota Sabang terpilih telah merumuskan merumuskan 10 pernyataan Misi sebagai berikut : 1. Menjamin sistem pemerintahan yang transparan, partisipatif, bersih, accountable dan bebas Kolusi, Korupsi dan Nepotisme;
RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

III-2

2. 3. 4. 5. 6.

Meningkatkan kualitas pelayanan publik; Meningkatkan partisipasi warga kota dalam tata kelola pemerintahan; Meningkatkan kualitas hidup warga kota; Menjamin akses warga kota ke sumber-sumber pembiayaan ekonomi; Meningkatkan kemandirian pemerintah kota dalam pengelolaan sumber daya dengan Mengimplementasikan UU PA.

7. 8.

Menjamin pembangunan kota yang ramah terhadap lingkungan hidup; Mewujudkan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang tanpa pungutan dan berkualitas;

9. 10.

Mendorong tersedianya lapangan kerja bagi warga kota; Membangun koordinasi dengan berbagai pihak seperti BRR NAD-Nias dan NGO guna percepatan rekonstruksi kota; Kesepuluh pernyataan Misi Walikota Sabang terpilih tersebut di atas apabila ditelaah lebih lanjut, adalah sebagai berikut: 1. Pernyataan Misi ke 1, 2, 3 dan 6 digabungkan dengan pertimbangan sebagai berikut : • Menjamin sistem pemerintahan yang transparan, akutabel bermakna harus bisa menjawab kebutuhan publik diantaranya bidang pelayanan termasuk segi pembiayaan. Sedangkan bersih dan bebas KKN bermakna pemerintah Kota Sabang harus didukung oleh struktur dan SDM yang memiliki integritas, kompeten dan profesional. Pemerintah yang akutabel harus dapat menjawab kebutuhan publik diantaranya bidang pelayanan, termasuk segi pembiayaannya. • Substansi Misi ke-2 mengandung makna bahwa seluruh aktivitas pemerintahan kota harus diarahkan sebagai upaya dalam meningkatkan pelayanan publik kepada warga kota. Pelayanan publik ini minimal terdiri dari pembenahan sektor pendidikan, kesehatan,

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

III-3

listrik, air bersih hingga segala pelayanan administrasi bagi warga kota secara murah, berkualitas dan cepat. Seluruh aktivitas pelayanan publik ini harus diaplikasikan dalam bingkai Standar Pelayanan Minimum (SPM). • Adapun Misi ke-3 meningkatkan partisipasi warga dalam tata kelola pemerintahan mengandung makna bahwa partisipasi atau peran warga kota harus diberikan ruang gerak, bahkan jaminan secara hukum, sehingga tata kelola pemerintahan tidak dapat berjalan dengan baik tanpa mengabaikan partisipasi warga kota. • Misi ke-6 mengandung makna bahwa Pemerintah Kota Sabang harus konsisten dengan UU PA sehingga kemandirian dalam pengelolaan sumber daya dapat bermanfaat untuk mendukung upaya meningkatkan kualitas hidup warga kota. Hal ini terutama sekali dalam mengelola anggaran yang ketika UU PA diterapkan secara resmi maka APBD Kota Sabang menjadi jauh lebih besar dari APBD terakhir. Lebih penting dari itu adalah bagaimana mentalitas pengelolaan dana pasca UU PA tidak mengurangi semangat dan kesungguhan aparatur pemerintahan kota untuk tetap bekerja ekstra keras dalam meraih sumber penerimaan baru bagi kota. Hal ini untuk mencegah tidak optimalnya upaya menggali sumber-sumber pendapatan kota. • Mengingat misi ke 1, 2, 3 dan 6 memiliki makna yang hampir dan saling berkaitan, maka pada saat penentuan indikator hasil tingkat makro (tujuan) memiliki indikator yang sama. Untuk itu formulasi pernyataan misinya menjadi Mewujudkan sistem pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan akuntabel

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

III-4

2.

Pernyataan Misi ke 4 dan 8 digabungkan dengan pertimbangan sebagai berikut: • Substansi Misi 4 mengandung makna bahwa kualitas hidup warga kota merupakan indikator utama untuk mengukur tingkat kemajuan pembangunan kota. Alat-alat verifikasi yang dapat digunakan adalah seperti jumlah warga kota yang miskin, pengangguran hingga yang buta huruf. Secara global, Human Development Index (HDI) akan menjadi barometer sejauh mana political will pemerintah kota dalam upaya meningkatkan kualitas hidup warga. • Sementara substansi Misi 8 mengandung makna bahwa kebijakankebijakan pembangunan pada sektor pendidikan dan kesehatan akan diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan model pelayanan yang cepat, murah dan berkualitas. • Mengingat misi 4 dan 8 memiliki makna yang hampir dan saling berkaitan, maka saat penentuan indikator hasil tingkat makro (tujuan) memiliki indikator yang sama. Untuk itu formulasi pernyataan misinya menjadi Meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat serta mampu meningkatkan kualitas hidup warga kota

3.

Pernyataan Misi ke 5, dan 9 digabungkan dengan pertimbangan sebagai berikut : • Substansi dari misi 5 mengandung makna bahwa pemerintah kota menjamin bila setiap warga kota berhak untuk mendapatkan akses ke sumber-sumber ekonomi produktif. • Sementara substansi misi 9 mengandung makna bahwa ketersediaan lapangan kerja bagi warga kota harus memperhatikan potensi kota dan latar belakang warga kota sendiri. Sektor-sektor yang dibangun untuk mendorong ketersediaan lapangan kerja harus diarahkan

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

III-5

kepada pemulihan, pengembangan dan peningkatan kemampuan ekonomi rakyat yang memprioritaskan pembangunan ekonomi produktif. Proses ini akan meningkatkan pendapatan warga kota dan menurunkan angka pengangguran. Diharapkan pada akhirnya tingkat kemiskinan warga kota akan menurun. • Mengingat misi 5 (tujuan) memiliki dan 9 memiliki makna yang hampir dan saling indikator yang sama. Untuk itu formulasi

berkaitan, maka pada saat penentuan indikator hasil tingkat makro pernyataan misinya menjadi Meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat miskin melalui fasilitasi kebutuhan dasar, pemberdayaan kelompok usaha, penataan dan pembinaan sektor informal lainnya 4. Pernyataan Misi ke - 7 : • Substansi dari misi ke - 7 lebih disederhanakan lagi tanpa mengubah substansi yang terkandung, yaitu menjadi Mewujudkan penataan kota yang bersih, sehat dan ramah terhadap lingkungan 5. Pernyataan Misi ke - 10 : • Substansi dari misi ke - 10 lebih disederhanakan lagi tanpa mengubah substansi yang terkandung, yaitu menjadi

Membangun jaringan koordinasi dengan BRR dan NGO dalam rangka mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

III-6

3.2.2. Misi Pembangunan Kota Sabang 2007 - 2012 Berdasarkan telaah misi yang telah diuraikan, dalam mewujudkan visi yang menjadi tujuan akhir bagi segala bentuk penyelenggaraan pembangunan di Kota Sabang, maka misi akan dijalankan oleh seluruh pelaku pembangunan - baik oleh penyelenggara pemerintahan maupun masyarakat selama lima tahun kedepan adalah sebagai berikut : 1. Mewujudkan sistem pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan akuntabel Penjelasan: Pemerintahan yang transparan bermakna bahwa proses penyusunan

kebijakan, dan perencanaan pembangunan melalui proses yang demokratis dan transparan dengan mengikutsertakan masyarakat sehingga kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah memenuhi azas keadilan. Pemerintahan yang akuntabel menggambarkan kemampuan untuk menjawab harapan masyarakat berupa pemerintahan yang bersih, profesional, dan mampu memberikan pelayanan yang terbaik bagi warga kota serta pertanggung jawaban yang konstruktif dan proporsional. Untuk itu, tujuan yang akan diwujudkan sebagai cermin dari Misi ke-1 ini pada akhirnya adalah : • • • • Terwujudnya pelayanan yang prima; Terwujudnya kemadirian keuangan daerah; Terwujudnya ketertiban dan kepatuhan masyarakat; Terwujudnya kepercayaan masyarakat melalui mekanisme

pertanggung jawaban yang konstruktif dan proporsial. 2. Meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat serta mampu meningkatkan kualitas hidup warga kota

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

III-7

Penjelasan: Pendidikan yang ingin diwujudkan oleh Pemerintah kota Sabang adalah bentuk pendidikan yang terjangkau oleh semua warga kota serta pendidikan yang mampu menyiapkan generasi penerus yang cerdas terampil, mandiri sera berwawasan global. Sedangkan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan diwujudkan melalui apaya prefentif, pomotif, kuratif dan rehabilitatif. Dengan demikian jika kedua faktor tersebut (pendidikan dan kesehatan) dapat berjalan baik maka akan terjadi peningkatan kualitas hidup secara siqnifikan Untuk itu tujuan yang akan diwujudkan sebagai implementasi Misi ke-2 ini pada akhirnya adalah : • Meningkatnya kualitas pendidikan yang sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi; • Terwujudnya pemerataan dan perluasan kesempatan pendidikan bagi semua warga kota; • Meningkatkan kualitas ketrampilan generasi muda dalam berbagai bidang usaha formal dan non-formal; • • Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat; Meningkat akses pelayanan kesehatan yang terjangkau oleh

masyarakat; Terbangunnya lingkungan sehat dan perilaku sehat. • Meningkatnya pelayanan penyandang masalah kesejahteraan sosial

3. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat miskin melalui fasilitasi kebutuhan dasar, pemberdayaan kelompok usaha, penataan dan pembinaan sektor informal lainnya Penjelasan: Misi ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin dan menanggulagi masalah kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

III-8

penyandang

masalah

sosial

melalui

pemberdayaan

kelompok

usaha,

pembinaan, pemberian bantuan serta pembangunan sosial masyarakat. Untuk itu tujuan yang akan diwujudkan sebagai implementasi Misi ke-3 ini pada akhirnya nanti adalah : • • Meningkatnya tingkat pendapatan keluarga miskin; Terwujudnya penataan dan pembinaan usaha sektor informal secara proporsional dan modern; • • Meningkatnya koperasi, usaha mikro, UKM; Meningkatnya perluasan kesempatan kerja dan perlindungan tenaga kerja; dan 4. Mewujudkan penataan kota yang bersih, sehat dan ramah terhadap lingkungan Penjelasan: Misi ini bertujuan untuk mewujudkan lingkungan kota yang bersih, hijau dan nyaman bagi warga kota. Upaya ini dilakukan melalui penataan lingkungan kota dan peningkatan fungsi maupun kapasitas sarana dan prasarana lingkungan melalui kerjasama dan peran serta masyarakat. Untuk itu tujuan yang akan diwujudkan sebagai implementasi Misi ke-4 ini pada akhirnya nanti adalah : • • • Terbangunnya penataan lingkungan yang bersih dan dan sehat; Terciptanya penataan sarana dan prasarana yang ramah lingkungan Terwujudnya penataan ruang dan pengembangan wilayah Sabang secara terpadu • Meningkatnya Indek Mutu Lingkungan;

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

III-9

5. Membangun jaringan koordinasi dengan BRR dan NGO dalam rangka mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi Penjelasan: Misi ini bertujuan untuk mewujudkan koordinasi dengan BRR dan semua NGO baik lokal maupun internasional dalam rangka mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di khususnya di Kota Sabang. Hal tersebut terutama dalam hal pemberian fasilitas dan kemudahan untuk BRR dan NGO yang ingin melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca tsunami di Sabang Untuk itu tujuan yang akan diwujudkan sebagai implementasi Misi ke-5 ini pada akhirnya nanti adalah : • Terbangunnya Jaringan kerjasama dan koordinasi dengan BRR dan NGO; • Terealisasinya proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca tsunami di Kota Sabang secara baik.

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

III-10

BAB IV STRATEGI PEMBANGUNAN DAERAH

4.1.

Analisis SWOT Kondisi objektif yang dihadapi dalam kerangka penyiapan strategi

pembangunan Kota Sabang, antara lain dapat digambarkan melalui analisis SWOT, yaitu dengan melakukan identifikasi Strength (Peluang) – Weakness (Kelemahan) – Opportunity (Potensi) – Threat (Tantangan). Kondisi Objektif (Peluang, Potensi, Tantangan dan Kelemahan) tersebut meliputi : a. Peluang : 1. Pemanfaatan Regulasi dalam berbagai hal yang berkaitan dengan

pengembangan Sabang sebagai Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas; 2. Pemanfaatan sarana dan prasarana pendukung untuk operasional Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas; 3. Kunjungan kapal laut, jika pelabuhan laut telah aktif; 4. Kemudahan dengan adanya regulasi dibidang hukum; 5. Minat investor yang besar. b. Kelemahan : 1. Masih terbatasnya prasarana dan sarana pelayanan publik (infrastruktur pendukung kepelabuhanan, energi, air, kesehatan/ rumah sakit, transportasi, informasi dan telekomunikasi; 2. Kapasitas aparatur pemerintah yang masih kurang memadai; 3. Penggalian potensi budaya dan objek wisata serta pengelolaannya yang selama ini masih belum cukup baik. 4. Belum tegasnya upaya penegakan hukum (law enfocement).

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

IV - 1

c.

Potensi : 1. Posisi Sabang yang sangat strategis karena terletak pada jalur pelayaran internasional; 2. Sumber daya alam yang besar, terutama sektor kelautan dan perikanan; 3. Wisata sejarah, wisata air, wisata alam dan wisata buatan; 4. Industri pengolahan hasil SDA; 5. Jumlah penduduk (angkatan kerja produktif);

d.

Tantangan : 1. Pemanfaatan SDA yang dikelola masyarakat kurang optimal, khususnya renewable resources; 2. Kerusakan lingkungan hidup dan degradasi hutan yang parah (optimalisasi pengelolaan kehutanan); 3. Alih fungsi lahan, khususnya lahan pertanian yang dikonversi menjadi lahan permukiman dan industri; 4. Kreativitas dalam penciptaan lapangan kerja masih rendah; 5. Partisipasi masyarakat dalam menunjang pembangunan masih terasa kurang. Berdasarkan pendekatan SWOT tersebut di atas, tampaknya permasalahan

utama yang dihadapi Kota Sabang adalah masih belum optimalnya perwujudan pembangunan secara berkelanjutan yang didukung oleh kapasitas SDM dan infrastruktur yang memadai. Faktor-faktor penyebab utamanya diantaranya meliputi : 1. Masih rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat meskipun dari perkembangan yang ada kecenderungan jumlah penduduk miskin telah menunjukkan angka penurunan. Belum optimalnya kapasitas sumberdaya manusia (SDM) dalam menunjang pembangunan disebabkan oleh masih rendahnya kualitas SDM khususnya pada aspek pendidikan. 2. Belum optimalnya pengembangan investasi khususnya investasi lokal dalam mendorong percepatan pembangunan ekonomi.

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

IV - 2

3. Keterbatasan dukungan infrastruktur dalam menunjang pembangunan, diantaranya masih terbatasnya kapasitas prasarana pelabuhan laut dan udara, jalan dan jembatan serta prasarana sosial dan ekonomi yang terkait dengan kelancaran mobilitas manusia, barang, dan jasa. Selain itu dukungan prasarana pendidikan dan pelatihan masih dirasakan kurang dalam menunjang pengembangan kapasitas sumberdaya manusia yang berkualitas. 4. Belum optimalnya perwujudan pembangunan berkelanjutan yang memperhatikan aspek kualitas lingkungan hidup, diantaranya dengan mengoptimalkan pemanfaatan ruang dan pemanfaatan sumberdaya alam yang dapat diperbaharui (renewable resources). Dukungan pemerintah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam pembangunan daerah. Perencanaan pembangunan jangka menengah Kota Sabang disusun dengan mempertimbangkan aspirasi masyarakat, kemampuan pelayanan pemerintah, kondisi dan potensi daerah, serta fungsi dan peran Kota Sabang dalam konstelasi regional dan nasional, bahkan internasional. Perubahan lingkungan akibat perkembangan globalisasi dan desentralisasi (otonomi khusus/UU No. 11 Tahun 2006), menuntut kemampuan adaptasi yang cepat dan penyiapan langkah-langkah yang strategis dan konkrit dari seluruh masyarakat Kota Sabang, termasuk aparatur pemerintahannya. Selanjutnya, pada bagian ini akan diuraikan strategi dalam merumuskan program dan kegiatan pembangunan untuk mewujudkan visi da misi Walikota dan Wakil Walikota hasil Pilkada Kota Sabang periode 2007-2012. Strategi tersebut tampaknya tidak dapat dilepaskan dari strategi yang diadopsi Visi dan Misi Walikota dan Wakil Walikota terpilih periode 2007-2012. 4.2. Implemenasi Undang – Undang No. 11 Tahun 2006 Implematasi Undang-Undang No. 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh diharapkan dapat mendukung pelaksanaan strategi pembangunan Kota Sabang periode tahun 2007-2012, terutama kaitannya dengan terlaksananya program pembangunan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang.

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

IV - 3

Pemerintah Kota Sabang berupaya semaksimal mungkin mengakomodir butirbutir dari Undang-undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh yang berkenaan langsung dengan strategi pembangunan Kota Sabang lima tahun ke depan antara lain: Pasal 167 (1) Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang adalah suatu kawasan yang berada dalam wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terpisah dari daerah pabean sehingga bebas dari: a. tata niaga; b. pengenaan bea masuk; c. pajak pertambahan nilai; dan d. pajak penjualan atas barang mewah. (2) Ketentuan mengenai bebas dari tata niaga sebagaimana dimaksud pada ayat 1 huruf a, tidak meliputi barang-barang yang dikenakan aturan karantina dan jenis barang/jasa yang secara tegas dilarang oleh undang-undang serta tidak berlaku untuk perdagangan antara kawasan Sabang dengan daerah pabean Indonesia dan sebaliknya. (3) Untuk melaksanakan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pemerintah dan Pemerintah Aceh berkewajiban membangun dan menyiapkan infrastruktur ekonomi yang dibutuhkan untuk efektivitas perdagangan Kawasan Perdagangan Bebas Sabang. Pasal 169 (1) Pemerintah bersama Pemerintah Aceh mengembangkan Kawasan Perdagangan Sabang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi regional melalui kegiatan di bidang perdagangan, jasa, industri, pertambangan dan energi, transportasi dan maritim, pos dan telekomunikasi, perbankan, asuransi, pariwisata, pengolahan, pengepakan, dan gudang hasil pertanian, perikanan, dan industri dari kawasan sekitarnya.

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

IV - 4

(2) Pengembangan Kawasan Sabang diarahkan untuk kegiatan perdagangan dan investasi serta kelancaran arus barang dan jasa kecuali jenis barang dan jasa yang secara tegas dilarang oleh undang-undang. Pasal 170 (1) Untuk memperlancar kegiatan pengembangan Kawasan Sabang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 169, Pemerintah melimpahkan kewenangan di bidang perizinan dan kewenangan lain yang diperlukan kepada Dewan Kawasan Sabang. (2) Selain kewenangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Dewan Kawasan Sabang menerima pendelegasian kewenangan di bidang perizinan dan kewenangan lain yang diperlukan untuk pengembangan Kawasan Sabang, dari Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dan Pemerintah Kota Sabang. (3) Pelimpahan kewenangan sebagaimana dimaksud ayat (1) dilakukan dalam waktu paling lambat 6 (enam) bulan dan pendelegasian kewenangan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilakukan dalam waktu paling lambat 1 (satu) tahun sejak Undang-Undang ini diundangkan. (4) Kewenangan Dewan Kawasan Sabang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) dilaksanakan oleh Badan Pengusahaan Kawasan Sabang untuk mengeluarkan izin usaha, izin investasi, dan izin lain yang diperlukan para pengusaha yang mendirikan dan menjalankan usaha di Kawasan Sabang. Di samping itu, dalam menentukan strategi pembangunan daerah lima tahun ke depan perlu memperhatikan kewenangan Pemerintah Kota sebagaimana telah diatur dalam UU Pemerintah Aceh, yaitu: Pasal 17 (1) Urusan wajib yang menjadi kewenangan pemerintahan kabupaten/kota merupakan urusan yang berskala kabupaten/kota meliputi: a. perencanaan, pemanfaatan, dan pengawasan tata ruang; b. perencanaan dan pengendalian pembangunan;

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

IV - 5

c. penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat; d. penyediaan sarana dan prasarana umum; e. penanganan bidang kesehatan; f. penyelenggaraan pendidikan; g. penanggulangan masalah sosial; h. pelayanan bidang penyediaan lapangan kerja dan ketenagakerjaan; i. fasilitasi pengembangan koperasi, usaha kecil, dan menengah; j. pengendalian dan pengawasan lingkungan hidup; k. pelayanan pertanahan; l. pelayanan kependudukan dan catatan sipil; m. pelayanan administrasi umum pemerintahan; dan n. pelayanan administrasi penanaman modal termasuk penyelenggaraan pelayanan dasar lainnya. (2) Urusan wajib lainnya yang menjadi kewenangan khusus pemerintahan kabupaten/kota adalah pelaksanaan keistimewaan Aceh yang antara lain meliputi: a. penyelenggaraan kehidupan beragama dalam bentuk pelaksanaan syari’at Islam bagi pemeluknya di Aceh dengan tetap menjaga kerukunan hidup antarumat beragama; b. penyelenggaraan kehidupan adat yang bersendikan agama Islam; c. penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas serta menambah materi muatan lokal sesuai dengan syari’at Islam; dan d. peran ulama dalam penetapan kebijakan kabupaten/kota. (3) Urusan pemerintahan kabupaten/kota yang bersifat pilihan meliputi urusan pemerintahan yang secara nyata ada dan berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat termasuk pemulihan psikososial sesuai dengan kondisi, kekhasan, dan potensi unggulankabupaten/kota yang bersangkutan.

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

IV - 6

(4) Pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) diatur lebih lanjut dalam qanun kabupaten/kota dengan berpedoman pada peraturan perundang-undangan. Pasal 19 (1) Pemerintah kabupaten/kota berwenang mengelola pelabuhan dan bandar udara umum. (2) Pelabuhan dan bandar udara umum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah pelabuhan dan bandar udara umum yang dikelola oleh Pemerintah sebelum Undang-Undang ini diundangkan. (3) Pemerintah Aceh melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dalam pengelolaan pelabuhan dan bandar udara umum sebagaimana dimaksud pada ayat (2). (4) Pengelolaan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dapat dilakukan oleh badan usaha milik daerah. 4.3. Strategi Pembangunan Periode 2007-2012

4.3.1. Strategi Umum Dalam periode 2007-2012 akan dilaksanakan pendekatan pembangunan berbasis strategi pendekatan (growth) wilayah melalui (spatial) dan strategi yang pendekatan diciptakan komunitas dari proses (community). Strategi pendekatan wilayah (spatial) diharapkan dapat mendorong pertumbuhan multiplier-effect pembangunan ekonomi di Kota Sabang. Adapun strategi pendekatan komunitas diharapkan mampu memberikan efek percepatan atau akselerasi pembangunan (acceleration of development), sebagai pemicu dalam mempercepat pembangunan di Kota Sabang akibat dari peningkatan kapasitas kelembagaan masyarakat secara menyeluruh. Strategi pendekatan komunitas bertumpu kepada pengembangan sumber daya manusia lokal sebagai upaya mempersiapkan masyarakat Kota Sabang yang mampu dan berkualitas dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mengelola

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

IV - 7

sumber daya alam di masa mendatang. Adapun strategi ini memadu program dan kegiatan di beberapa bidang, yaitu : • • • • • Bidang Pendidikan; Bidang Kesehatan; Bidang Agama, Moral, Adat Istiadat dan Nilai-nilai Budaya; Bidang Penelitian dan Pengembangan Ilmu, Pengetahuan dan Teknologi; dan Bidang Kesejahteraan Sosial. Strategi pendekatan wilayah menitikberatkan penanganan pada dua komponen utama spasial, yaitu perkotaan dan perdesaan. Pembangunan perkotaan yang dilaksanakan diarahkan untuk dapat mewujudkan Kota Sabang sebagai wilayah pengembangan wisata dalam arti luas dan sebagai wadah bagi peningkatan produktivitas dan kreativitas masyarakat. Selain itu, wilayah perkotaan juga dikembangkan sejalan dengan fungsinya sebagai pusat pelayanan sosial-ekonomi dan pemerintahan. Strategi utamanya adalah membangun ekonomi kerakyatan (basis komunitas) pengembangan pertanian dalam arti luas, penyediaan infrastruktur, dan pengembangan pariwisata daerah. Melalui strategi ini diharapkan dapat diwujudkan kelurahan mandiri yang berbasis kemampuan sosial ekonomi masyarakat setempat dan sekitarnya. Adapun pembangunan perdesaan merupakan wujud nyata dari upaya

pemerintah Kota Sabang dalam rangka mempercepat laju pembangunan di wilayah perdesaan, khususnya bagi gampong-gampong yang masih tertinggal. Kepentingannya adalah meningkatkan pemerataan pembangunan dari proses pertumbuhan ekonomi yang terjadi di daerah perkotaan yang berdekatan. Pembangunan perdesaan menjadi suatu program pembangunan daerah yang akan diimplementasikan pada setiap kelurahan. Wilayah gampong kelurahan mendapatkan alokasi dana langsung (pinjaman tanpa agunan) bagi pengembangan kegiatan-kegiatan usaha yang direncanakan melalui proses partisipasi, yang menjadi bagian dari strategi pendekatan komunitas. Peningkatan pelayanan kesehatan dan gizi masyarakat, serta pembangunan infrastruktur yang memberikan akses bagi kegiatan ekonomi masyarakat perdesaan.

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

IV - 8

Pembangunan Perdesaan diarahkan untuk mendorong percepatan perubahan struktur kegiatan ekonomi dari yang bercorak subsisten menuju struktur kegiatan ekonomi yang bercorak modern atau berorientasi pasar. Hal ini dilakukan melalui peningkatan kapasitas kelompok usaha secara nyata dan berkelanjutan terutama di pedesaan. Selain itu, direncanakan pembangunan prasarana dan sarana yang dapat meningktakan produktivitas dan akses pasar, termasuk pelayanan diseminasi informasi dan teknologi yang mempermudah proses produksi dan pengolahannya. Di samping itu akan didorong pembangunan Kota Sabang sebagai wilayah pengembangan wisata dalam arti luas, dan sebagai wadah bagi peningkatan produktivitas dan kreativitas masyarakat, serta sebagai pusat pelayanan sosial-ekonomi dan pemerintahan. Kemandirian ekonomi kerakyatan kiranya dapat diwujudkan melalui penerapan strategi pengembangan produk andalan dan produk unggulan pada setiap wilayah. Produk andalan adalah produk yang memiliki potensi sebagai andalan dalam menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Adapun produk unggulan adalah produk masa depan yang diunggulkan sebagai produk andalan. Produk unggulan daerah yang terus dikembangkan secara berkelanjutan adalah pariwisata dan perikanan dalam arti luas. Melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi diharapkan sektor perikanan dapat memberikan alternatif produk andalan dalam kategori hasil pemanfaatan sumberdaya alam. 4.3.2. Strategi Khusus Memasuki masa bakti Walikota terpilih lima tahun kedepan (2007-2012) dapat memperkuat kemampuan aparatur Kota Sabang dalam bekerja dengan baik dan bersih, serta tanggap dalam memfasilitasi perkembangan kepentingan pembangunan di daerahnya. Untuk mewujudkan visi dan misi Walikota terpilih 2007-2012 ada lima strategi pokok dalam rangka pencapaian tujuan pembangunan kedepan, serta mengacu pada penerapan prinsip-prinsip good governance. Kelima strategi tersebut adalah : Strategi 1: Perwujudan sistem pemerintahan yang transparan partisipatif dan akuntabel.

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

IV - 9

Strategi ini diupayakan untuk mampu melayani kebutuhan publik diantaranya bidang pelayanan termasuk segi pembiayaan, yang harus didukung oleh struktur dan SDM yang memiliki integritas, kompeten dan profesional serta akutabel yang meliputi strategi sebagai berikut: . Perwujudan kualitas sumber daya aparatur pemerintah daerah yang cakap dan profesional, penguatan struktur organisasi pemerintah daearh yang modern , mantap, dan dinamis, dan peningkatan sistem pengawasan terpadu dalam menuju pemerintah yang bersih (good governance) dan bebas KKN. Melalui mengaktifkan reward dan punishment mechanism. . Pengembangan manajemen pengelolaan keuangan dan kekayaan daerah yang transparan dan akuntabilitas. . Pengembangan dan pengeloaan sumber-sumber penerimaan daerah baik PAD, DAU, DAK maupun sumber lainnta secara efektif dan efisien; Strategi 2: Peningkatan kualitas pendidikan/pelatihan dan pelayanan kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat Strategi ini diupayakan adanya peningkatan kapasitas dan kualitas pendidikan melalui perbaikan mutu dan sarana pendidikan, serta profesionalisme para pendidik. Dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan serta perencanaan sistem pelayanan kesehatan yang merata dan menyeluruh yang meliputi strategi sebagai berikut: . Perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan bagi seluruh memadai; . Peningkatan kemampuan akademik dan profesionalisme bagi para pendidik serta memperbarui sistem pendidikan serta memperbarui sistem pendidikan termasuk kurikulum yang sesuai dengan kondisi dan potensi daerah; . Pembangunan saran pendidikan dasar dan menengah yang representatif, termasuk fasilitas dan saran pendukung lainnya guna mendukung pemerataan pendidikan yang bermutu bagi seluruh masyarakat; masyarakat, melalui penyediaan pendidikan yang cukup dan

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

IV - 10

.

Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, peningkatan kualitas SDM medis yang profesional, dan pengembangan prasarana dan sarana kesehatan, termasuk fasilitas penunjang rumah sakit umum serta menetapkan standar pelayanan minimal (SPM)

Strategi

3: Peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fasilitas kebutuhan dasar, pemberdayaan kelompok usaha, penataan dan pembinaan sektor informal lainnya.

Strategi ini diupayakan untuk mengarahkan pemerintah daerah dan seluruh komponen pengelolaan masyarakat berbagai agar mampu melahirkan untuk kreatifitas dalam rangka dengan sumberdaya tujuan pembangunan

memperhatikan basis ekonomi daerah serta memberikan hak dan kesempatan kepada masyarakat luas untuk memiliki akses ekonomi secara proporsional. Strategi ini menekankan pada upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi yang disertai dengan pemerataan distribusi pendapatan (income distribution) masyarakat dengan sasaran yang meliputi strategi sebagai berikut: • Pertumbuhan ekonomi yang disertai tingkat pemerataan ekonomi yang mengarah kepada ekonomi yang berbasiskan kerakyatan. • Peningkatan dan pengembangan peran serta masyarakat dengan

menyediakan faktor-faktor produksi yang memiliki keterkaitan (linkages) dalam proses produksi untuk membentuk agregat PDRB Kota Sabang melalui penciptaan lapangan kerja. • Membangun iklim investasi yang sehat melalui peningkatan penanaman modal dan promosi investasi • Penguatan modal usaha dengan melibatkan lembaga keuangan didaerah serta penyediaan pelatihan kewirausahawan dan managemen • Perumusan rencana induk dan rencana aksi pengembangan perdagangan terutama untuk menunjang daerah sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas;

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

IV - 11

Peningkatan pengetahuan dan keterampilan serta pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat kelautan dan perikanan dengan menerapkan IPTEK dan sistem informasi kelautan dan perikanan;

Rehabilitasi ekosistem habitat pesisir dan laut serta pengendalian sumber daya kelautan dan perikanan;

Penciptaan iklim usaha yang kondusif bagi koperasi dan UKM melalui pengembangan dan peningkatan produktifitas usaha unggulan dan potensial serta pembinaan dan pendampingan secara kontinyu bagi pelaku industri rumah tangga, termasuk penyediaan modal kerja dan sarana produksi/pelatihan;

Peningkatan lapangan kerja dan kesempatan berusaha yang dapat menampung tenaga disertai dengan pengembangan ketenagakerjaan secara menyeluruh yang diarahkan pada kompetisi, kemandirian, dan peningkatan produktifitas;

Peningkatan kegiatan perdagangan ekpor-impor melalui pemanfaatan kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas Sabang;

Pengembangan dan pengelolaan objek-objek wisata secara terpadu dan profesional yang sesuai dengan budaya, adat dan syariat Islam, untuk tujuan peningkatan penerimaan daerah serta percepatan pertumbuhan ekonomi wilayah.

Strategi 4: Perwujudan penataan kota yang bersih, sehat dan ramah terhadap lingkungan, serta infrastruktur energi dan utility Strategi ini difokuskan untuk menciptakan pembangunan kota yang berwawasan lingkungan perkotaan dengan agar menjaga kelestarian (linkages) lingkungan dan saling hidup secara berkesinambungan, serta adanya kaitan antara pembangunan perdesaan dan terjadi keterkaitan ketergantungan (interdependency) baik secara ekonomi, sosio-kultural dan ekologis, dengan dukungan oleh ketersediaan infrastruktur wilayah yang meliputi strategi sebagai berikut:

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

IV - 12

Penataan kota yang sesuai dengan peraturan tataruang yang diatur dan disahkan melalui suatu produk hukum

Mendorong lingkungan

partisipasi

masyarakat

dalam

menjaga

kelestarian

• •

Menerapkan serta merencanakan sistem kebersihan kota teratur Partsipasi masyarakat melalui sosialisasi kepada masyarakat luas agar masyarakat ikut berperan dalam menjaga kebersihan kota

Menyediakan sarana dan sistem transfortasi serta pengolahan sampah rumah tangga dan industri

Pembangunan prasarana perumahan dan pemukiman serta infrastruktur perkotaan termasuk pengelohan limbah, persampahan, pertamanan, serta sistem pemadam kebakaran yang baik yang memenuhi standar;

Pengembangan dan pengolahan air bersih secara efektif dan efisien, dan peningkatan mutu dan kualitas jaringan, dan pemeliharaan jaringan air bersih secara berkala dan berkesinambungan.

Pendayagunaan potensi SDA dan lingkungan hidup bagi kesejahteraan masyarakat melalui upaya reboisasi, konservasi, rehabilitasi serta pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup.

Peningkatan dan penyediaan sarana kelistrikan yang cukup baik untuk kebutuhan rumah tangga, kantor dan industri

Pembangunan dan peningkatan sarana pos dan telekomunikasi yang layak dalam menunjang kelancaran arus informasi dan mendorong percepatan pemabangunan.

Pemanfaatan potensi sumberdaya energi, mineral, dan air bawah tanah secara optimal bagi kepentingan dan kemakmuran masyarakat dengan tetap mengedepankan kelestarian lingkungan hidup

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

IV - 13

Strategi 5:

Penguatan jaringan koordinasi dengan pihak ketiga (BRR, NGO dan Lembaga International lainnya) dalam mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

Strategi ini diupayakan untuk mengarahkan pemerintah daerah agar mampu menjalin kerjasama yang lebih erat dengan pihak ketiga (BRR, NGO , pengusaha lokal dan Luar Negeri) terutama dalam upaya memfasilitasi kebutuhan pembangunan yang berbasis komunitas.

4.3.3 Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (SPKD) Kota Sabang Upaya penanggulangan kemiskinan harus dimulai dengan merubah cara pandang atas kemiskinan yang terjadi dan melihatnya tidak saja dari aspek ekonomi semata melainkan melihatnya dalam dimensi yang lebih holistik yakni dimensi hak asasi manusia. Mengapa melihat kemiskinan dari dimensi hak asasi manusia? Karena melalui dimensi ini diyakini bahwa ketidakberdayaannya kaum miskin secara politik, ekonomi dan sosial budaya dapat secara bertahap dipulihkan. Dengan cara pandang tersebut pula maka paradigma penanggulangan kemiskinan di Kota Sabang adalah kebijakan pembangunan berbasis hak-hak dasar warga sebagai pilar utama penanggulangan Kemiskinan di Kota Sabang. Paradigma ini menjadi dasar pula dilakukannya pembaharuan sistem pelayanan publik secara bertahap dengan berbasiskan pada nilai-nilai lokal dan universal/umum. Nilai-nilai dimaksud adalah; 1. Kaum miskin merupakan stakeholder/pemangku kepentingan utama dalam keseluruhan proses penanggulangan kemiskinan. Artinya, kaum miskin tidak lagi menjadi sasaran/objek melainkan sebagai owner /subjek dalam penanggulangan kemiskinan di Kota Sabang. 2. Menempatkan Pranata sosial sebagai sistem perlindungan sosial dan pemberdayaan hak-hak kaum miskin. Dengan demikian maka keseluruhan proses penanggulangan kemiskinan, kebijakan pembangunan, termasuk anggaran pembangunan di Kota Sabang dalam 5

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

IV - 14

tahun kedepan berbasiskan pada penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hakhak warga khususnya kaum miskin. Hal ini juga berarti bahwa penanggulangan kemiskinan juga menjadi tanggungjawab seluruh stakeholder pembangunan karena kemiskinan dipahami secara holistic dan multi-dimensi. A. Landasan Yuridis Penanggulangan Kemiskinan Mengacu pada paradigma di atas, konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia (UUD’45) dengan tegas menyebutkan bahwa Negara wajib ”melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial”. Dan secara lebih spesifik landasan kebijakan Penanggulangan kemiskinan dalam Undang-undang Dasar 1945 yang tertuang dalam beberapa pasal yakni: 1. Pasal 27 ayat 2: “Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan”; 2. Pasal 28 H Ayat 1: “Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan”, 3. Pasal 28 H Ayat 2: ”Setiap orang berhak mendapat kemudahan dan perlakuan khusus untuk memperoleh kesempatan dan manfaat yang sama guna mencapai persamaan dan keadilan”, 4. Pasal 28 H Ayat 3: “Setiap orang berhak atas jaminan sosial yang memungkinkan pengembangan dirinya secara utuh sebagai manusia yang bermartabat”, 5. Pasal 28 H Ayat 4: “Setiap orang berhak mempunyai hak milik pribadi dan hak milik tersebut tidak boleh diambil alih secara sewenang-wenang oleh siapa pun.

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

IV - 15

6. Pasal 31 ayat 1: “Tiap-tiap warga negara berhak mendapat pendidikan” 7. Pasal 33 Ayat 1: “Perekonomian kekeluargaan” 8. Pasal 33 Ayat 2: “Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara” 9. Pasal 33 Ayat 3: “Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat” 10. Pasal 33 Ayat 4: “Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional” 11. Pasal 34: Ayat 1: “Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara”. 12. Ayat 2: ”Negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan”. 13. Ayat 3: ”Negara bertanggungjawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan pelayanan umum”. disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas

Sebagai turunan UUD’45, landasan yuridis yang relevan dengan kebijakan penanggulangan kemiskinan adalah;

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

IV - 16

1. UU 39/1999 tentang Hak Asasi Manusia 2. UU 11/2005 tentang Pengesahan Konvensi Internasional tentang Hak-hak Sosial, Budaya, dan Ekonomi 3. UU 12/2005 tentang Pengesahan Konvensi Internasional tentang Hak-hak Sipil dan Politik 4. Perpres No 7/2004 tantang Rencana Pembangunan Jangka Menengah NASIONAL 5. Dokumen Strategi Nasional Penanggulangan Kemiskinan 6. Rencana Aksi Nasioal HAM 2004-2009.

B.

Tujuan Mendasari pada paradgiman dan kondisi kemiskinan-pemiskinan di , maka

kebijakan ini disusun bertujuan untuk menurunkan jumlah penduduk miskin dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat khususnya keluarga kaum miskin dengan menjamin adanya penghargaan, perlindungan dan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat miskin agar dapat menjalani kehidupan yang bermartabat.

C.

Target Dengan mendasari pada dokumen RPJM Nasional serta komitmen global yang

tertuang

dalam

tujuan

pembangunan

milenium

(MDGs),

target

kebijakan

penanggulangan Kemiskinan di dalam 5 tahun kedepan (2007 – 2012) adalah; 1) Menurunnya jumlah penduduk miskin menjadi 5% - 1% dari jumlah penduduk Kota Sabang tahun 2012. 2) Adanya sistem perlindungan kecukupan pangan yang bermutu dan

terjangkau bagi kaum miskin. 3) Adanya sistem pelayanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau kaum miskin. 4) Tepenuhinya hak-hak kaum Miskin atas pelayanan pendidikan dasar yang bermutu. 5) Adanya sistem perlindungan dan terbukanya kesempatan hak kaum atas pekerjaan dan berusaha.

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

IV - 17

6) 7)

Terpenuhinya hak kaum miskin atas air bersih dan aman. Adanya sistem pengelolaan SDA yang adil bagi semua warga khususnya kaum miskin.

8)

Terpenuhinya hak kaum miskin atas rasa aman dari tindak kekerasan dalam berusaha dan hidup.

9)

Adanya

ruang

partisipasi

kaum

miskin

dalam

keseluruhan

proses

pembangunan.

D.

Strategi Penanggulangan Kemiskinan Kebijakan strategis/strategi utama Penanggulangan Kemiskinan dalam 5 tahun

ke depan adalah penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak-hak dasar kaum Miskin secara bertahap. Untuk mewujudkan strategi utama tersebut ditetapkan 3 pilar utama Penanggulangan Kemiskinan yaitu; 1) Kebijakan Pemenuhan Hak-hak Dasar Kaum Miskin

Memilih dan menjadikan hak-hak dasar sebagai prioritas yang harus dipenuhi untuk menanggulangi kemiskinan adalah sebuah keputusan yang tepat. Hasil refleksi kemiskinan dalam program P2KP Kota Sabang dan review kebijakan yang dilakukan serta beberapa referensi menunjukkan bahwa marginalnya kondisi hak-hak dasar kaum miskin adalah sebab utama kemiskinan. Dalam waktu lima tahun kedepan Tujuh hak dasar yang penting dihormati, dilindungi dan dipenuhi untuk menjamin pertumbuhan ekonomi lokal dan demokrasi yang berkelanjutan, yaitu: hak atas keadilan dan kesetaraan gender, hak atas pangan, hak atas kesehatan, hak atas pendidikan hak atas pekerjaan, hak atas tanah dan hak atas rasa aman. Keenam hak-hak dasar tersebut merupakan hak dasar sosial ekonomi yang melengkapi hak dasar budaya dan politik yang akan dicapai melalui proses yang transparan, akuntable, partisipatif, dan demokratisasi. 1.1) Kebijakan Hak atas keadilan dan kesetaraan Gender

Kebijakan penghormatan dan perlindungan hak atas keadilan dan kesetaraan gender adalah wujud affirmative action pemerintah untuk menghapus kesenjangan/ketidakadilan gender dan diskriminasi gender yang menjadi salah satu sebab terjadinya kemiskinan dan pemiskinan perempuan. Untuk ini kebijakan

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

IV - 18

diarahkan pada

penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak dasar

perempuan tanpa diskriminasi mencakup (1) Memperluas akses dan kesempatan kaum perempuan dan pengembangan kebijakan responsif gender. (2) Meningkatkan sistem perlindungan kekerasan terhadap perempuan berbasis keadilan dan kesetaraan gender, (3) Peningkatan alokasi anggaran untuk pemberdayaan perempuan (4) Memperkuat pranata sosial/kelembagaan masyarakat sebagai bagian dari peningkatan partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan dalam keseluruhan proses pembangunan.

1.2) Kebijakan Hak atas Pangan Perlindungan dan pemenuhan hak atas pangan bagi keluarga masyarakat miskin adalah suatu keniscayaan. Kebijakan ini dimulai dari (1) Diversifikasi komoditi pangan melalui kebijakan yang diarahkan pada perluasan areal produksi pangan dan jenis komoditi pangan termasuk penyempurnaan sistem penyediaan dan distribusi pangan secara merata dengan harga terjangkau, (2) Penguatan pranata sosial/kelembagaan masyarakat sebagai upaya perlindungan ketahanan pangan kaum miskin secara mandiri melalui kebijakan yang diarahkan pada peningkatan kapasitas kelembagaan pendukung ketahanan pangan berbasis masyarakat, dan (3) Peningkatan kapasitas keluarga masyarakat miskin melalui penataan sistem kewaspadaan dini atas rawan gizi dan rawan pangan.

1.3) Kebijakan Hak atas Kesehatan Perlindungan dan pemenuhan hak keluarga masyarakat miskin atas kesehatan yang bermutu mencakup (1) Peningkatan kapasitas sarana dan prasarana pelayanan kesehatan. (2) Penguatan pranata sosial/kelembagaan masyarakat melalui peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengembangan pelayanan kesehatan masyarakat miskin, dan (3) Peningkatkan pengetahuan dan kapasitas keluarga masyarakat miskin melalui penyuluhan-penyuluhan pola hidup sehat dan mandiri atas masalah kesehatan masyarakat miskin seperti TBC, malaria, gizi buruk, lingkungan hidup sehat, dan akses pelayanan kesehatan reproduksi,

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

IV - 19

1.4) Kebijakan Hak atas Pendidikan Perlindungan pemenuhan hak keluarga masyarakat miskin atas pendidikan yang terjangkau dan bermutu dan tanpa diskriminasi gender. Kebijakan ini mencakup (1) Penyediaan alokasi khusus dana pendidikan dasar (SD sampai dengan SMA) untuk keluarga miskin (asuransi pendidikan) dan tanpa diskriminasi gender. (2) Penguatan pranata sosial/kelembagaan masyarakat melalui peningkatan partisipasi masyarakat untuk penyelenggaraan pendidikan alternatif. (3) Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan yang berkualitas dan terjangkau keluarga masyarakat miskin. Dan (3) Penguatan sistem perlindungan sosial bagi kelompok rentan atas pendidikan khusus bagi anak dengan kemampuan berbeda (diffable), pekerja anak dan anak jalanan tanpa diskriminasi gender.

1.5) Kebijakan Hak atas Pekerjaan Penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak keluarga masyarakat miskin atas pekerjaan dan pengembangan usaha mencakup (1) Memperluas kesempatan keluarga miskin melalui kebijakan yang menjamin peningkatan akses masyarakat miskin terhadap kesempatan kerja dan mengembangkan usaha-usaha produktif sesuai dengan kapasitasnya. (2) Penguatan kapasitas pengetahuan kewirausahawan masyarakat miskin. (3) Perlindungan dan pemenuhan hak Keluarga Miskin atas sumbersumber ekonomi produktif, serta (4) Mengembangkan kemitraan usaha produktif keluarga miskin dengan mitra bisnis menengan dan besar secara adil dan mandiri.

1.6) Kebijakan Hak atas Tanah Perlindungan dan pemenuhan hak atas pengelolaan tanah (perorangan dan komunal) mencakup (1) Deregulasi yang menjamin perlindungan dan kesempatan keluarga Miskin mendapatkan kepastian hukum hak atas tanah dan tanpa diskriminasi gender. Untuk ini pemerintah daerah akan mengembangkan sistem redistribusi tanah secara adil dan tanpa diskriminasi. (2) Memperkuat pranata sosial/kelembagaan masyarakat untuk pengelolaan sumberdaya komunal (tanah adat) melalui peningkatan peranserta lembaga-lembaga adat dalam pengelolaan lahan produktif untuk peningkatan kesejahteraan warga khususnya keluarga miskin. (3) Peningkatan kapasitas keluarga masyarakat miskin khususnya peningkatan pengetahuan masyarakat

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

IV - 20

miskin tentang aspek hukum pertanahan dan tanah ulayat, serta (4) Peningkatan sistem perlindungan sosial dan keluarga masyarakat miskin dengan pengembangan mekanisme perlindungan terhadap hak atas tanah bagi kelompok rentan.

1.7)

Pemenuhan Hak atas Rasa Aman

Perlindungan dan pemenuhan hak atas rasa aman bagi keluarga masyarakat miskin mencakup (1) Peningkatan sistem perlindungan dan kebijakan atas rasa aman bagi masyarakat miskin, (2) Meperkuat pranata sosial/kelembagaan masyarakat sebagai bagian dari sistem perlindungan hak atas rasa aman, serta (3) Memperkuat sistem perlindungan sosial bagi keluarga masyarakat miskin khususnya masyarakat rentan.

2)

Reformasi Sistem Pelayanan Publik kemiskinan merupakan tujuan utama dari pembangunan

Penghapusan

sebagaimana amanah konstitusi Undang-Undang Dasar 1945 yang dengan jelas menyatakan kehendak tersebut. Untuk memastikan tercapainya tujuan tersebut maka reformasi sistem pelayanan publik merupakan keniscayaan. Salah satu sebab lainnya yang harus ditata adalah kualitas pelayanan pubik khususnya terkait dengan perlindungan dan pemenuhan hak-hak dasar warga seperti sektor pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik sektor administrasi kewarganegaraan. Dalam hal ini pelayanan publik tidak hanya dikaitkan dengan urusan administrasi kewarganegaraan dan urusan birokrasi pelayanan masyarakat, melainkan pelayanan publik harus dikaitkan dengan pemenuhan hak-hak dasar warga Negara. Itu artinya pelayanan publik akan sangat berpengaruh terhadap penghapusan dan atau pengentasan kemiskinan. Ada dua hal mendasar yang dapat menjadi prioritas reformasi pelayanan publik adalah; (i) sistem informasi publik menetapkan standar pelayanan minimum. dan data based pembangunan, dan (ii) restrukturisasi birokrasi pelayanan publik dan sistem pengelolaan aset daerah dengan

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

IV - 21

3)

Kebijakan anggaran berbasis Hak-hak Warga

Wujud komitmen Pemerintah Daerah untuk penanggulangan kemiskinan adalah restrukturisasi alokasi anggaran (APBD) dengan prioritas utamanya adalah pemenuhan hak-hak dasar warga yakni hak atas pendidikan, kesehatan, pangan, rasa aman, dan hak atas pekerjaan. Tiga pilar utama ini tidak saja menjadi landasan kebijakan Penanggulangan kemiskinan, juga sebagai salah satu landasan kebijakan Pembangunan daam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2007 – 2012 secara holistik untuk memperkuat kelembagaan sosial, politik, ekonomi dan budaya masyarakat, serta perluasan ruang partisipasi masyarakat miskin dan keluarganya.

E.

Pemberdayaan Masyarakat sebagai suatu Strategi Dasarnya: tumbuhnya kesadaran bahwa masyarakat miskin berada dalam

ketidak-berdayaannya. Sasarannya: tidak semata-mata berorientasi kepada masyarakat miskin saja tetapi juga pada perubahan sistem struktural yang lebih memberikan akses (kesempatan) kemajuan bagi masyarakat miskin tersebut Strateginya: - pengembangan potensi dan kapasitas suatu komunitas - menciptakan iklim yang kondusif Pemberdayaan masyarakat adalah upaya meningkatkan keberdayaan masyarakat. Artinya, meningkatkan kapasitas masyarakatnya sendiri sehingga mereka memiliki

kemampuan untuk menyelesaikan persoalan mereka sendiri (termasuk persoalan kemiskinannya). Tujuan akhirnya adalah pulihnya nilai-nilai manusia sesuai harkat dan martabatnya sebagai pribadi yang unik, merdeka dan mandiri Pendekatan pemberdayaan masyarakat dilakukan secara terarah/memihak pada masyarakat yang tidak berdaya (si-miskin), prosesnya dilakukan secara partisipatif, skema pendekatannya dilakukan dengan berbasis pada kelompok komunitas (Community Based), atau lebih dikenal dengan Pembangunan Bertumpu pada Masyarakat (Community Based Development)

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

IV - 22

Mengapa pola pembangunan yang didominasi pemerintah mulai bergeser ke pola pembangunan yang lebih berbasis pada Masyarakat. Ternyata pola ‘top-down’ yang menempatkan pemerintah sebagai pemasok, tidak mampu memenuhi kebutuhan dan kepentingan masyarakatnya.Ternyata masyarakat dengan segala keterbatasannya berhasil ‘bertahan’ dari berbagai persoalan kehidupan, sumberdaya komunitas tertentu). karena memiliki potensi jaringan ‘modal sosial’ yang besar, (relasi sosial, nilai-nilai kemanusiaan, dan

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

IV - 23

BAB V KEBIJAKAN KEUANGAN DAERAH

Arah kebijakan keuangan daerah merupakan pedoman bagi daerah dalam upaya peningkatan pendapatan daerah dan peningkatan ketepatan alokasi serta efisiensi anggaran dalam pengelolaan keuangan daerah. Implementasi dari kebijakan keuangan daerah ini tertuang secara rinci dan jelas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang merupakan rencana keuangan tahunan pemerintahan daerah yang disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan daerah. Mengingat APBD disusun dengan dasar pendekatan kinerja (activity base), yang mengutamakan output dan manfaat sesuai dengan biaya yang dialokasikan, maka setiap program, kegiatan, dan anggaran yang direncanakan dalam APBD harus disertai dengan tujuan, sasaran, dan hasil yang ingin dicapai secara jelas dan terukur. Hal ini sangat penting dikedepankan mengingat kemampuan keuangan pemerintah daerah yang masih sangat terbatas, disamping semakin urgensinya pertanggungjawaban keuangan yang transparan kepada publik (masyarakat). Kebijakan keuangan daerah Kota Sabang dalam dokumen Rencana ditetapkan dengan peraturan

Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Sabang Tahun 2007-2012, diarahkan dengan tetap memperhatikan keseimbangan antara tingkat kebutuhan daerah (fiscal need) dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan untuk

kesejahteraan masyarakat dengan kemampuan pendapatan daerah (fiscal capasity). Pengelolaan keuangan daerah juga dilakukan dengan cermat dan tepat serta menganut prinsip goods governance (jujur dan akuntabel), sehingga tidak terjadinya pemborosan dan penyalahgunaan dana publik serta benar-benar dapat dinikmati untuk kesejahteraan masyarakat di kota pelabuhan bebas ini. Kebijakan keuangan daerah Kota Sabang dalam RPJMD ini untuk lima tahun ke depan (2007-2012) meliputi 3 (tiga) bagian, yaitu kebijakan pendapatan, kebijakan belanja, dan kebijakan pembiayaan.

V-1

5.1 Arah Pengelolaan Pendapatan Daerah Kewenangan yang luas yang dimiliki daerah Kota Sabang sesuai dengan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan Undangundang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh berimplikasi pada tumbuhnya kewenangan dan kewajiban untuk melaksanakan kegiatan pemerintahan dan

pembangunan secara lebih mandiri. Sehingga diharapkan secara bertahap daerah dapat menggali dan mengoptimalkan potensi pendapatan daerah melalui optimalisasi pemanfaatan potensi yang dimiliki daerah. Mengingat besaran penerimaan daerah yang bersumber dari dana perimbangan (Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, Dana Bagi Hasil Pajak dan Dana Bagi Hasil yang bersumber dari hidrokarbon dan sumber daya alam lain) sangat ditentukan oleh kebijakan dari Pemerintah dan Pemerintah Aceh, maka Pemerintah Kota Sabang perlu menyusun langkah yang taktis dan strategis guna mengoptimalkan sumber penerimaan daerah lainnya, terutama pendapatan asli daerah (PAD). Untuk itu, langkah yang diambil adalah dengan melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan asli daerah, optimalisasi pemanfaatan potensi lokal dengan mengusung pihak swasta dan investor, serta peningkatan aktivitas ekspor-impor melalui pemanfaatan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Sabang. Dalam lima tahun ke depan, diharapkan daerah akan mampu meningkatkan pendapatannya sekaligus dapat mengurangi ketergantungan pendanaan dari pemerintah pusat. Dalam upaya percepatan (akselerasi) perekonomian daerah yang tentunya akan berimplikasi pada peningkatan pendapatan daerah, Pemerintah Kota Sabang dapat juga megupayakan kebijakan memberikan insentif dan/atau kemudahan kepada swasta atau investor yang berhasrat berinvestasi di Kota Sabang (misalnya membangun industri, perhotelan dan pariwisata) yang diatur dengan berpedoman pada peraturan perundangundangan. Sesuai dengan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, sumber penerimaan Kota Sabang terdiri atas pendapatan daerah dan pembiayaan. Pendapatan daerah bersumber dari Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan, Dana Otonomi Khusus dan lain-lain pendapatan yang sah.

V-2

(1)

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pendapatan Asli Daerah terdiri atas : (a) Pajak Daerah; (b) Retribusi Daerah; (c) hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan milik Kota Sabang dan hasil penyertaan modal; (d) Zakat; (e) Lain-lain pendapatan asli daerah Kota Sabang yang sah. Pemungutan pajak dan retribusi daerah ini mengacu kepada UU Nomor 34 Tahun 2000 tentang Pajak dan Retribusi Daerah, Juncto Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2000 tentang Pajak Daerah, dan Peraturan Pemerintah Nomor 66 tahun 2000 tentang Retribusi Daerah. Ditetapkannya zakat sebagai salah satu sumber PAD, harus dimanfaatkan secara optimal melalui legalisasi dalam bentuk Qanun (Perda) serta sistem pengelolaannya. Zakat yang dibayar menjadi faktor pengurang terhadap jumlah pajak penghasilan terhutang dari wajib pajak.

(2)

Dana Perimbangan Dana perimbangan ini dapat digolongkan sebagai bantuan umum (block grants), baik berupa Dana Alokasi Umum (DAU), maupun berbagai jenis Bagi Hasil Pajak (BHP) dan Dana Bagi Hasil yang bersumber dari hidrokarbon dan sumber daya alam lain. Dana Alokasi Khusus (DAK) dapat digolongkan sebagai bantuan khusus (specific grants). Kedua dana alokasi ini dirumuskan dalam Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah, dan Undang-Undang Nomor 11 tentang Pemerintahan Aceh. Penyelenggaraan rencana penerimaan dari dana perimbangan ini dalam APBD Tahunan sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 104 Tahun 2000, dan peraturan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11 tentang Pemerintahan Aceh.

(3)

Lain-lain Pendapatan Asli yang Sah Jenis penerimaan ini terdiri atas dana penyeimbang, dana bantuan perlakuan khusus, sumbangan-sumbangan dari pihak ketiga, dan lain-lain yang sah. Jumlah penerimaan ini tidak dapat ditargetkan, dan sangat tergantung pada situasi dan kondisi yang ada. Diharapkan jenis penerimaan ini semakin besar untuk masa-masa mendatang. Dari rincian pendapatan daerah menurut kelompok pendapatan seperti diatas,

penerimaan daerah Kota Sabang yang bersumber dari PAD selama lima tahun terakhir

V-3

pasca pemberlakuan sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas meningkat secara signifikan. Sumber penerimaan Kota Sabang sangat didominasi oleh dana perimbangan yang berasal dari pemerintah pusat dalam bentuk Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK). Selain itu, ditopang pula

penerimaan dari Pemerintah Provinsi dalam bentuk bagi hasil pajak maupun bantuan keuangan untuk pembangunan kabupaten. Persentase Pendapatan Asli Daerah Kota Sabang dibanding dengan total penerimaan daerah (APBD) sangat rendah, yaitu hanya sebesar 3,46% (kondisi tahun 2006). Kondisi ini menunjukan bahwa tingkat

ketergantungan dana dari pemerintah pusat masih sangat tinggi. Sehubungan dengan kondisi tersebut diatas, kebijakan pemerintah daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Sabang dalam Tahun 2007-2012 diarahkan pada : a. Menyediakan dan memperbaharui perangkat lunak/dasar hukum yang mengatur tentang sumber-sumber pendapatan daerah yang disesuaikan dengan perundangundangan, kondisi masyarakat, serta dinamika/perkembangan zaman; b. Mengoptimalkan peran Badan Usaha Milik Daerah dalam peningkatan pendapatan daerah serta memisahkan antara fungsi sosial dan fungsi ekonomi BUMD; c. Mengupayakan peningkatan investasi serta optimalisasi pemanfaatan perdagangan dan pelabuhan bebas Sabang untuk meningkatkan perekonomian daerah, yang secara langsung atau tidak langsung akan meningkatkan kontribusi terhadap PAD; d. Memberikan insentif atau kemudahan kepada masyarakat dunia usaha dan investor (baik lokal maupun asing) untuk mengembangkan usahanya di wilayah Kota Sabang. e. Mengoptimalkan upaya intensifikasi dan ekstensifikasi pemungutan pajak dan retribusi; f. Meningkatkan tertib administrasi pendapatan daerah dan mewujudkan sistem informasi pendapatan daerah; g. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang proporsional dengan

menerapkan reward and punishment; h. i. Meningkatkan akurasi perencanaan dan realisasi pendapatan daerah; dan Meningkatkan pemeliharaan sarana dan prasarana perekonomian yang dimiliki oleh pemerintah daerah; j. Mencegah terjadinya korupsi dalam pengelolaan pendapatan daerah.

V-4

5.2. Arah Pengelolaan Belanja Daerah Keterbatasan kemampuan anggaran yang dimiliki Pemerintah Kota Sabang, mendorong untuk pemanfaatan sumber daya pembangunan yang ada agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. sesuai Dengan pemanfaatan dan pengalokasian anggaran yang tepat dan diharapkan dapat lebih mempercepat proses peningkatan

kebutuhan,

kesejahteraan rakyat, serta menjamin terlaksananya pembangunan yang berkelanjutan. Menyikapi kondisi tersebut diatas, kebijakan belanja Kota Sabang tahun 20072012 diarahkan untuk tetap melakukan peningkatan efisiensi dan efektifitas serta peningkatan alokasi anggaran yang berpihak pada kebutuhan pelayanan publik. Hal tersebut dilakukan melalui seleksi yang ketat dan pilihan yang tepat terhadap kegiatan yang akan dilaksanakan dengan mendasarkan pada urgensi, kemanfaatan, dan dampak serta keterkaitan antara program dan bidang-bidang pembangunan. Kebijakan belanja daerah Kota Sabang Tahun 2007-2012 adalah sebagai berikut : a. b. c. d. e. Menyediakan dana yang cukup untuk belanja langsung dan tidak langsung; Mengefektifkan reward and punishmen; Meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah; Menjamin keutuhan dan terpeliharanya asset Pemerintah Kota; Menjamin tersedianya dana yang cukup untuk menunjang kelancaran pelaksanaan pemerintahan dan pelayanan masyarakat; f. Menyediakan dana cadangan untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam dan kejadian luar biasa. Sesuai Permendagri nomor 13 tahun 2006, belanja daerah terdiri dari : (1) Belanja Tidak Langsung Kelompok Belanja Tidak Langsung merupakan belanja yang dianggarkan tidak terkait secara langsung dengan pelaksanaan program dan kegiatan. Penganggaran Belanja Tidak Langsung dibagi menurut jening belanja yang terdiri dari: a. b. c. d. e. Belanja Pegawai. Bunga. Subsidi Hibah Bantuan Sosial

V-5

f. Belanja Bagi Hasil g. Bantuan Keuangan h. Belanja Tidak terduga (2) Belanja Langsung Kelompok belanja langsung merupakan belanja yang dianggarkan terlait secara langsung dengan pelaksanaan program kegiatan. Kelompok belanja langsung dari suatu kegiatan di bagi menurut jenis belanja yang terdiri dari : a. Belanja Pegawai. b. Belanja Barang dan Jasa c. Belanja Modal. 5.3. Kebijakan Pembiayaan Sesuai Permendagri nomor 13 tahun 2006, pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan. (1) Penerimaan Pembiayaan, mencakup : a. Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun sebelumnya (SiLPA) b. Pencairan dana cadangan c. Hasil penjualan kekayaan daerah yang dipisahkan d. Penerimaan pinjaman daerah e. Penerimaan kembali pemberian pinjaman f. (2) Penerimaan piutang daerah.

Pengeluaran Pembiayaan, mencakup : a. Pembentukan dana cadangan; b. Penyertaan modal (investasi) pemerintah daerah; c. Pembayaran pokok utang; d. Pemberian pinjaman daerah. Kebijakan pembiayaan APBD Kota Sabang Tahun 2007-2012 adalah sebagai

berikut : a. Melaksanakan penguatan struktur permodalan Perusahaan Daerah melalui penyertaan modal Pemerintah Daerah; dan b. Meningkatkan perekonomian masyarakat melalui kegiatan dana-dana investasi pemerintah.

V-6

BAB VI ARAH KEBIJAKAN UMUM

Pembangunan Daerah harus didasarkan pada sasaran tertentu yang hendak dicapai. Untuk itu kebijakan yang dibuat dalam rangka melaksanakan pembangunan daerah harus memiliki arah yang jelas. Arah kebijakan Pembangunan disusun berdasarkan analisis kebutuhan pembangunan di daerah dengan mempertimbangkan aspirasi masyarakat, kondisi dan kemampuan daerah, termasuk kinerja pelayanan pemerintah pada tahun-tahun sebelumnya. Arah kebijakan Pembangunan ini selanjutnya menjadi instrumen (pedoman) perencanaan bagi seluruh stakeholder pembangunan di daerah. Oleh karenanya, penting bagi Pemerintah Daerah menyusun Arah Kebijakan Pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah yang memuat pernyataan-pernyataan Kebijakan Pembangunan selama 5 tahun. Pemerintah Kota Sabang sebagai salah satu daerah yang konsisten dalam pelaksanaan otonomi daerah telah menetapkan konsepsi pembangunan berbasis pada pemberdayaan seluruh komponen pembangunan, dengan 5 prioritas pembangunan: 1) Perwujudan akuntabel; 2) Peningkatan kualitas pendidikan/pelatihan dan pelayanan kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat; 3) Peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan kapasitas kelompok usaha; 4) Penataan kota yang bersih, sehat dan ramah terhadap lingkungan; 5) Penguatan jaringan koordinasi dengan pihak ketiga. Langkah awal untuk menjamin peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kota Sabang masih menghadapi tantangan yang cukup berat. Disadari, bahwa pembangunan ekonomi secara makro di Kota Sabang masih mengandalkan
RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

sistem

pemerintahan

yang

transparan

partisipatif

dan

VI-1

pada sektor perdagangan dan hotel, bangunan dan konstruksi dan jasa. Hal ini tergambar dari peranan sektor tersebut masih mendominasi struktur ekonomi Kota Sabang, yakni sebesar 24,19 persen dan 16,72 persen, sedangkan sektor Pertanian dan sektor lainnya menyumbang sebesar 17,33 persen dalam pembentukan PDRB Kota Sabang. Kelima prioritas tersebut akan menjadi tumpuan perekonomian Kota Sabang masa depan yang terus digali, dikembangkan dan ditingkatkan yang ditunjang dengan pengembangan infrastruktur daerah, melalui bidang-bidang berikut : 6.1. Bidang Pendidikan, Agama dan Sosial Budaya

6.1.1. Pendidikan Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) yang kian pesat menuntut kesiapan sumberdaya manusia (SDM). Untuk mewujudkan SDM yang cerdas, handal, profesional, dan berdaya saing ini harus diikuti dengan penyelenggaraan dibutuhkan pembangunan pendidikan yang yang lebih baik. Tidak hanya menyangkut dengan komitmen dan partisipasi aktif masyarakat sendiri, tetapi juga dukungan anggaran memadai sehingga memungkinkan terlaksananya sistem pendidikan yang berkualitas. Dalam kaitan ini, kebijakan pembangunan pendidikan di Kota Sabang tahun 2007-2012 diarahkan pada : (1) upaya memperluas dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan bagi masyarakat, (2) meningkatkan kemampuan akademik dan profesionalisme para pendidik, (3) Peningkatan mutu pendidikan dengan memperbaharui sistem pendidikan termasuk kurikulum, (4) lembaga-lembaga pendidikan memberdayakan dengan meningkatkan manajemen dan pelayanan

pendidikan yang transparan dan akuntabel, (5) Penyediaan sarana dan prasrana pendidikan, (6) mengembangkan kemitraan Pemerintah Daerah dan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan. Dalam rangka meningkatkan layanan pendidikan yang merata, berkualitas, dan terjangkau pada lapisan masyarakat serta untuk menindaklanjuti isi pasal 27 ayat (1) UUPA maka diupayakan pemenuhan hak penduduk guna memperoleh

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

VI-2

pendidikan, dimana anak usia 7 Tahun sampai dengan 15 Tahun wajib mengikuti pendidikan dasar tanpa dipungut biaya baik di sekolah negeri maupun swasta. Peningkatan kualitas pendidikan ini mendorong peningkatan pengetahuan diharapkan mampu menumbuhkan/ didik. Lebih lanjut, dengan

peserta

pendidikan mampu mewujudkan masyarakat yang bertaqwa, beriman, berakhlak mulia, berbudi luhur, mandiri, disiplin, dan sadar akan tanggung jawabnya didalam membangun daerah, serta memiliki wawasan dan etos yang tinggi. Upaya peningkatan mutu pendidikan ini diterapkan dengan mendistribusikan anggaran pada setiap sekolah, meningkatkan kompetensi guru, meningkatkan presentase tingkat kelulusan, meningkatkan keterampilandan kemampuan peserta didik, meningkatkan minat baca, mengembangkan dan penciptaan iptek serta menyediakan sarana prasarana pendidikan. 6.1.2. Agama Sesuai dengan amanat yang terkandung dalam UU Nomor 44 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Keistimewaan Aceh, Provinsi NAD pada umumnya dan Kota Sabang pada khususnya diberi kewenangan yang luas dalam pelaksanaan Syariat Islam. Hal ini menjadi momentum yang paling berharga bagi Pemerintah Kota Sabang dalam rangka mengimplementasikan Syariat Islam secara kaffah di seluruh aspek kehidupan. Ini juga tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah dan ulama/tokoh-tokoh agama semata, tetapi juga mencakup seluruh komponen masyarakat sehingga implementasi Syariat Islam benar-benar dapat terwujud sebagaimana yang diharapkan. Tantangan yang dihadapi saat ini dan pada waktu mendatang adalah bagaimana mengimplementsikan atau menerapkan syariat islam dalam kehidupan masyarakat dan mewujudkannya dalam seluruh proses pembangunan di Kota Sabang. Selain itu, bagaimana meningkatkan kapasitas lembaga-lembaga pendidikan keagamaan sebagai salah satu lembaga yang berperan strategis dalam proses pendidikan umat dan genersi muda yang islami.

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

VI-3

Arah kebijakan pembangunan agama tahun 2007-2012 di Kota Sabang adalah sebagai berikut: a. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT melalui pelaksanaan Syariat Islam secara kaffah; b. Untuk mewujudkan keharmonisan antar pemeluk agama, sehingga diarahkan kepada memantapkan kerukunan hidup sesama umat beragama dan saling menghormati dalam rangka menciptakan suasana yang aman dan damai; c. Meningkatkan jangkauan pelayanan keagamaan dalam masyarakat termasuk peradilan keagamanaan dan peninkatan kapasitas pendidikan keagamaan; d. Penyedianan sarana dan prasrana keagamaan termasuk buku-buku/Kitab-kitab dan peralatan belajar. 6.1.3. Kependudukan, Kemiskinan, dan Lapangan Kerja Masih rendahnya tingkat kesejahteraan penduduk, kemiskinan dan

penggangguran menjadi isue utama yang memerlukan langkah kebijakan yang tepat dan terarah. Jika masalah-masalah ini tidak diatasi dengan sungguh-sungguh diyakini dapat menimbulkan dan membuka peluang terjadinya tindakan-tindakan anarkis, kriminal, maksiat, dan penyakit sosial lainnya yang dapat mengganggu ketentraman dan ketertiban masyarakat. Pertumbuhan penduduk Kota Sabang yang relatif tinggi, yaitu rata-rata 2,83% setiap tahunnya, diperkirakan jumlah penduduknya akan mencapai 34.224 jiwa pada tahun 2012. Jika tidak diimbangi dengan penyediaan lapangan kerja yang memadai dipastikan akan menambah angka pengangguran dan kemiskinan. Menyikapi hal ini, pada sektor kependudukan dan lapangan kerja mendorong tersedianya lapangan kerja bagi warga Kota Sabang untuk dengan

masa lima tahun mendatang (periode 2007-2012) kebijakan diarahkan untuk memperhatikan potensi kota dan latar belakang warga . pariwisata, bangunan/kontruksi, jasa-jasa, dan agro-industri. Untuk itu, diupayakan

pada peningkatan lapangan kerja di lapangan usaha perdagangan/hotel/ restoran,

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

VI-4

Upaya penanggulangan kemiskinan dengan membentuk Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) yang bertujuan mengurangi kemiskinan dari 18 % menjadi 10 % pada Tahun 2012 dengan perluasan kesempatan, pemberdayaan masyarakat, peningkatan kapasitas, perlindungan sosial serta kemitraan dalam mengembangkan dan menataulang hubungan dan kerjasama. Disamping itu kebijakan diarahkan pula pada peningkatan kualitas dan produktifitas penduduk sehingga mampu memenuhi kebutuhan dasarnya. Pemenuhan hak-hak dasar ini, meliputi pemenuhan hak atas pangan, pelayanan kesehatan, pendidikan, pekerjaan dan usaha, perumahan, air bersih dan sanitasi, tanah, sumberdaya alam dan lingkungan hidup rasa aman, serta pemenuhan hak untuk berpartisipasi didalam kegiatan pembangunan dan sosial kemasyarakatan. Termasuk juga pada upaya untuk meningkatkan keterampilan (skill) dan jiwa kewirausahaan masyarakat sehingga diharapkan dapat memanfaatkan sumberdaya dan potensi ekonomi lokal dalam meningkatkan kesejahteraannya. 6.1.4. Kesehatan Mengingat kesehatan merupakan salah satu indikator penting dalam upaya meningkatkan kualitas pembangunan manusia (Human Development Indeks), maka kebijakan pembangunan kesehatan di Kota Sabang untuk tahun 2007-2012 diarahkan pada : a. Peningkatan kualitas dan pemeratan pelayanan kesehatan kepada seluruh

warga Kota Sabang sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan kepada fakir miskin dan anak yatim diberikan pelayanan tanpa dipungut biaya; b. Peningkatan dan mengembangkan sarana dan prasarana rumah sakit,

puskesmas, posyandu sebagai sentral pelayanan kesehatan; c. Peningkatan kuantitas aparatur kesehatan dan tenaga medis termasuk dokter specialis guna memberikan pelayanan yang optimal dan merata bagi masyarakat. d. Peningkatan status gizi masyarakat, terutama bagi masyarakat miskin renta, seperti bayi, balita, ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia;
RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

VI-5

e. Perwujudan SDM tenaga kesehatan yang handal dan profesional sehingga mampu mengadopsi teknologi-teknologi baru di bidang kedokteran; f. Peningkatan mutu lingkungan sehat dan terhindar dari penyakit menular dan penyakit tidak menular. g. Pembinaan dan pemberdayaan keluarga berkualitas Melalui kebijakan pembangunan kesehatan ini diharapkan kebutuhan kesehatan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau dapat terpenuhi, disamping meningkatnya derajat kesehatan masyarakat yang tercermin dari bertambahnya umur harapan hidup, menurunnya angka kematian bayi dan ibu melahirkan, menurunnya prevalensi gizi kurang pada anak balita, dan meningkatnya mutu sumber daya manusia tenaga kesehatan. 6.1.5. Pemberdayaan Perempuan Pembangunan pemberdayaan perempuan di Kota Sabang diselenggarakan melalui berbagai upaya untuk memenuhi hak-hak dan meningkatnya peran/ partisipasi perempuan dalam segala bidang, yaitu meliputi hukum, politik, ekonomi, agama dan sosial budaya. Atas dasar ini, Kebijakan pemberdayaan perempuan diarahkan untuk meningkatkan potensi dirinya, kualitas hidup perempuan sumberdaya agar mampu dan mengembangkan kemasyarakatan. Di samping itu, kebijakan juga diarahkan kepada upaya perlindungan perempuan dan anak terhadap berbagai bentuk tindak kekerasan, ekploitasi, dan diskriminasi yang dalam pelaksanaannya dilakukan melalui penyerasian kebijakan atas berbagai upaya pembangunan untuk meningkatkan kualitas perempuan. 6.1.6. Pemuda dan Olahraga Mengingat pemuda merupakan generasi penerus dan harapan bangsa maka pemuda dididik dan diberdayakan agar memiliki potensi dan wawasan yang luas, mengakses ekonomi,

mewujudkan jati dirinya serta berkiprah dalam kegiatan pembangunan dan sosial

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

VI-6

produktif, terampil, dan berdaya saing tinggi dalam meraih peluang yang semakin kompetitif. Dalam lima tahun mendatang, kebijakan pembangunan pemuda dan olahraga di Kota Sabang diarahkan pada peningkatan partisipasi pemuda dalam setiap bidang pembangunan dan sosial kemasyarakatan. Menyikapi bahwa pemuda yang juga sangat rentan terhadap penggunaan obat-obat terlarang dan tindakan amoral lainnya maka dilakukan serangkaian kebijakan yang diarahkan pada memantapkan kualitas keimanan dan ketaqwaan pemuda kepada Allah swt, disamping mengembangkan kesadaran pemuda dari bahaya penyalahgunaan NAPZA, minuman keras, penyebaran penyakit HIV/AIDS, dan penyakit menular seksual. Untuk pembangunan bidang keolahragaan diarahkan untuk pembinaan olah raga dikalangan pemuda, pelajar dan masyarakat. Hal ini dilaksanakan melalui : a. b. Meningkatkan pembinaan dan pemasyarakatan olahraga; Mengembangkan kebijakan, manajemen, dan perencanaan program olah raga dalam upaya mewujudkan penataan sistem pembinaan dan pengembangan olah raga secara terpadu dan berkelanjutan. c. d. Mengupayakan pembibitan olahraga berprestasi secara sistematis. Meningkatkan sarana dan prasarana olahraga yang layak dan representatif.

6.2. Bidang Ekonomi 6.2.1. Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Pembangunan pertanian tanaman pangan dan hortikultura Kota Sabang untuk lima tahun ke depan (periode 2007-2012), diarahkan pada upaya pemantapan ketahanan pangan (khususnya beras) bagi masyarakat yang kurang mampu (miskin), kaum dhuafa dan masyarakat pesisir. Dengan demikian, diharapkan ketersediaan dan keamanan pangan dapat lebih terjamin dan tingkat kesejahteraan masyarakat miskin lebih meningkat. Disamping itu, kebijakan pembangunan pertanian tanaman pangan dan hortikultura juga diarahkan untuk meningkatkan produksi dan produktifitas
RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

VI-7

tanaman pangan dan hortikultura yang berbasis agribisnis, sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, sekaligus memperbaiki kehidupan petani ke arah yang lebih baik di masa mendatang. Dalam rangka mendukung keterkaitan pertanian dan industri pengolahan juga diarahkan pada pengembangan agro-industri (industri pengolahan hasil pertanian) yang mengacu pada karakteristik kewilayahan terpadu dan potensi komoditinya. Hal ini diyakini bermanfaat untuk meningkatkan nilai tambah, menampung tenaga kerja, serta mendukung perdagangan dan pelabuhan bebas Sabang.

6.2.2. Perkebunan Arah kebijakan pembangunan perkebunan dititikberatkan pada : a. Meningkatkan kapasitas produksi dan produktifitas tanaman perkebunan melalui penanganan secara intensif terhadap tanaman yang rusak dan kena penyakit; b. Meningkatkan mutu dan daya saing komoditi perkebunan; dan c. Memperluas pangsa pasar pemasaran komoditi perkebunan. Melalui arah kebijakan ini diharapkan pembangunan perkebunan di Kota Sabang mampu memperbaiki tingkat kehidupan pekebunan kearah yang lebih sejahtera dan bermartabat di masa mendatang. Sedangkan bagi daerah sebagai upaya pemanfaatan perdagangan dan pelabuhan bebas dalam rangka peningkatan sumber penerimaan daerah dan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi Kota Sabang.

6.2.3. Peternakan Daya dukung lahan yang relatif luas di Kota Sabang sangat memungkinkan dikembangkannya peternakan yang intensif dan komersial. Tidak hanya untuk ternak kecil/unggas saja, tetapi juga ternak-ternak besar yang dapat menjadi sumber nafkah utama bagi masyarakat di daerah ini. Dalam kaitan ini, untuk jangka waktu lima tahun mendatang, pembangunan peternakan diarahkan untuk
RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

VI-8

menyediakan kebutuhan daging yang cukup dengan harga yang murah dan terjangkau melalui peningkatan populasi ternak sehingga dapat dikonsumsi dengan layak oleh masyarakat Kota Sabang. Disamping itu, juga diarahkan pada pengembangan populasi dan bibit ternak unggul (baik ternak besar maupun kecil) sehingga dapat bertambah keanekaragaman dan kualitas konsumsi pangan (khususnya daging). Arah kebijakan ini dimaksudkan agar peternak (pelaku usaha) dapat menjadikan peternakan sebagai lapangan usaha yang produktif dalam skala yang lebih besar, bukan sebagai sampingan dalam memenuhi kebutuhan hidup sendiri/keluarga (bersifat subsistem). Lebih lanjut, potensi peternakan di kota ini dapat didayagunakan dan dimanfaatkan seoptimal mungkin sehingga memberikan kontribusi yang lebih besar bagi peternak sendiri dan kepentingan daerah. 6.2.4. Perikanan Arah kebijakan pembangunan perikanan dalam tahun 2007-2012 Kota Sabang adalah (a) Meningkatkan ketersediaan pangan (khususnya ikan) di Kota Sabang secara berkelanjutan sehingga stabilitas ketahanan pangan dapat terjaga dengan baik; dan (b) Optimalisasi pemanfaatan sumber daya perikanan dan kelautan serta pengembangan pengolahan hasil perikanan guna mendukung peningkatan produktivitas, dan nilai tambah hasil perikanan. (c) Peningkatan kelembagaan, keterampilan dan kemampuan nelayan sekaligus peningkatan sarana dan prasarana perikanan guna mendukung kesejahteraan nelayan. (d) Pemberadayaan perikanan tangkap, budidaya ikan, pengendalian penangkapan ikan serta pengembangan wilayah pesisir. Arah kebijakan ini diupayakan untuk mengatasi sejumlah permasalahan pembangunan perikanan yang dihadapi Kota Sabang saat ini dan prediksi di masa mendatang. Antara lain, meliputi : (a) Produksi hasil perikanan dan kelautan Kota Sabang masih relatif sangat terbatas dalam memenuhi kebutuhan pangan (ikan) masyarakat; (b) Tingkat kesejahteraan nelayan yang masih rendah sebagai akibat pola budidaya perikanan bersifat tradisional dan subsistem; (c) Belum adanya keterkaitan dan dukungan antara subsistem (meliputi subsistem input, budidaya,
RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

VI-9

pengolahan dan pemasaran, dan sarana penunjang); (d) Kebutuhan pangan ikan yang semakin meningkat dari tahun ke tahun sebagai akibat pertambahan penduduk di Kota Sabang di masa mendatang; dan (5) Persaingan yang semakin kompetitif dengan daerah lainnya sebagai penghasil komoditi perikanan budidaya dan kelautan di masa mendatang. 6.2.5. Kehutanan Kota Sabang memiliki potensi hutan yang relatif besar dan ini diyakini sangat rentan terhadap kegiatan-kegiatan yang mengarah pada pengrusakan, penebangan, dan pengundulan hutan secara liar dan illegal (illegal logging). Oleh karena itu, pelestarian hutan ini tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah daerah saja, tetapi juga seluruh elemen masyarakat (termasuk masyarakat dan tokoh-tokoh adat yang mendiami di sekitar hutan). Pelestarian hutan ini dimaksudkan agar tidak menimbulkan bencana longsor dan banjir pada saat musim hujan sehingga fungsi dan manfaat hutan dapat dinikmati masyarakat yang mendiami di sekitar hutan. Oleh karena itu kebijakan pembangunan kehutanan di Kota Sabang untuk lima tahun kedepan diarahkan pada pengelolaan kelestarian ekosistem hutan (khususnya hutan lindung dan hutan wisata) secara berkesinambungan dan berkelanjutan agar menjadi sistem penyangga kehidupan, disamping bermanfaat bagi masyarakat di sekitar hutan dan pembangunan daerah. 6.2.6. Perdagangan dan Perindustrian Salah satu penyebab utama lambannya pengembangan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Sabang adalah masih kecilnya investasi yang bergerak pada lapangan usaha potensial, termasuk perdagangan dan perindustrian. Bahkan, aktivitas ekspor belum menunjukkan tendensi peningkatan yang berarti. Akibatnya, keberadaan pelabuhan bebas belum berfungsi dan termanfaatkan secara optimal oleh pelaku usaha di Kota Sabang. Menyikapi hal ini, arah kebijakan pembangunan perdagangan dan

perindustrian di Kota Sabang dalam lima tahun mendatang adalah :

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

VI-10

a. Meningkatkan peran dan fungsi BPKS secara optimal guna mewujudkan investasiinvestasi pada lapangan usaha perdagangan dan perindustrian dalam rangka mendukung pengembangan perdagangan dan pelabuhan bebas Sabang; b. Mewujudkan debirokrasi dalam pelayanan perijinan investasi dan pengelolaan perdagangan ekspor-impor melalui penyederhanaan sistem dan prosedur melalui pelayanan satu atap (satu pintu); c. Meningkatkan volume dan nilai produksi ekspor non migas berbasis produk unggulan daerah dan ramah lingkungan; d. Meningkatkan kerjasama perdagangan regional, bilateral, dan multilateral yang saling menguntungkan dan bermanfaat dalam upaya pengembangan perdagangan dan pelabuhan bebas Sabang; e. Pengembangan klaster industri yang dapat mendorong peningkatan nilai tambah, produktivitas, dan keunggulan kompetitif serta berperan strategis dalam pengembangan perdagangan dan pelabuhan bebas Sabang; dan f. Menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi pengembangan industri, termasuk tersedianya layanan umum yang baik, di samping cakupan infrastruktur yang memadai. 6.2.7. Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Keberadaan koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (KUMKM) memiliki nilai strategis dalam mendorong perekonomian daerah Kota Sabang. Untuk itu, dalam tahun 2007-2012 ke depan, kebijakannya diarahkan untuk menguatkan keberpihakan kepada pemberdayaan ekonomi rakyat melalui pembinaan dan pengembangan KUMKM secara komprehensif dan terpadu sehingga mampu berperan dalam peningkatan lapangan kerja dan mendorong akselerasi perekonomian daerah. Usaha mikro juga diarahkan kebijakan untuk memberikan kontribusi yang besar dalam peningkatan pendapatan bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. Dalam kaitan ini, keberadaan KUKM diharapkan antara lain, yaitu : (a) mampu memanfaatkan potensi sumber daya lokal secara optimal dan efisien dan berperan strategis didalam menunjang pengembangan perdagangan dan pelabuhan
RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

VI-11

bebas;

(b)

meningkatnya

kemandirian

KUMKM

di

daerah;

(c)

mendorong

pertumbuhan ekonomi daerah; dan (d) memberikan nilai tambah dan kontribusi yang besar terhadap PDRB Kota Sabang. 6.2.8. Pariwisata dan Budaya Daerah Kebijakan pembangunan pariwisata di Kota Sabang diarahkan pada Penataan dan pembangunan sarana dan prasarana terhadap berbagai potensi objek wisata dan pemeliharaan situs-situs peninggalan sejarah. Termasuk juga dalam pelestarian dan pengembangan warisan seni dan ragam budaya di Kota Sabang, disamping itu pola kemitraan dengan peran swasta dijadikan tumpuan pengembangan pariwisata. Dengan demikian diharapkan mampu mendorong percepatan kegiatan ekonomi daerah, terutama terciptanya lapangan kerja, meningkatnya pendapatan masyarakat, dan sebagai sumber pendapatan daerah. Pembangunan pariwisata di Kota ini diupayakan agar tidak menimbulkan efek negatif dan tindakan-tindakan yang merusak aqidah dan Syariat Islam. Dalam artian bahwa pengelolaan objek-objek wisata lebih bernuansa islami yang dilakukan secara terpadu dan profesional. Tentu ini juga harus didukung dengan kebijakankebijakan kepariwisataan yang memperhatikan budaya, adat istiadat, dan Syariat Islam. 6.3. Bidang Infrastruktur 6.3.1. Prasarana Jalan dan Jembatan Arah kebijakan pembangunan jalan dan jembatan ke depan (periode 20072012) Kota Sabang adalah menyediakan prasarana jalan dan jembatan yang memadai guna memenuhi kebutuhan masyarakat banyak. Selain itu, diarahkan juga untuk mendorong berkembangnya kegiatan ekonomi pada kawasan-kawasan yang belum berkembang. Arah kebijakan ini penting dikedepankan mengingat Kota Sabang

memerlukan ketersedian prasarana jalan dan jembatan untuk menghubungkan daerah-daerah yang belum berkembang dan kawasan-kawasan sentra produksi

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

VI-12

pertanian. Dalam konteks agribisnis, pembangunan prasarana jalan dan jembatan akan memudahkan jalur pemasaran pengembangan komoditi-komoditi unggulan daerah, terutama tanaman pangan/hortikultura, peternakan, dan perkebunan. Bahkan dalam konteks yang lebih luas, keberadaan jalan dan jembatan akan mampu menumbuhkan pusat-pusat pertumbuhan kawasan (growth pole) yang mendorong akselerasi perekonomian daerah Kota Sabang. 6.3.2. Transportasi Darat, Laut, dan Udara Secara umum, transportasi berfungsi sebagai katalisator dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah suatu daerah, disamping juga berfungsi sebagai pelayanan publik. Untuk fungsi pelayanan publik mencakup penyediaan jasa transportasi guna mendorong pemerataan pembangunan, melayani kebutuhan masyarakat luas dengan harga yang terjangkau, mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah belum berkembang, melancarkan arus mobilitas barang dan jasa, serta berperan dalam mendorong pertumbuhan sektor-sektor ekonomi regional. Atas dasar fungsi ini, maka pembangunan transportasi di Kota Sabang diarahkan untuk meningkatkan pelayanan jasa transportasi secara efisien, andal, bermutu, aman dan harga yang terjangkau bagi setiap lapisan masyarakat. Dengan kebijakan ini diharapkan akan adanya pemerataan dan keadilan pelayanan transportasi, baik antarwilayah maupun antargolongan masyarakat. Terkait dengan pengembangan perdagangan dan pelabuhan bebas Sabang, arah kebijakan yang ditempuh adalah (a) membangun dan merehabilitasi kembali prasarana dan sarana pelabuhan yang rusak akibat gempa bumi dan gelombang tsunami; (b) meningkatkan kapasitas dan fasilitas pendukung pelabuhan yang sesuai dengan standar nasional dan internasional sehingga dapat berfungsi secara optimal sebagai pelabuhan dan perdagangan bebas di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan di Indonesia. Selain itu, pembangunan transportasi juga diarahkan pada peningkatan keselamatan lalu lintas jalan secara terpadu dan komprehensif, meliputi

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

VI-13

pencegahan, pembinaan, dan penegakkan hukum, penanganan daerah rawan kecelakaan, dan pelaksanaan sistem informasi keadaan lalu lintas. Untuk transportasi laut dan udara, arah kebijakan pembangunannya antara lain, yaitu : (a) meningkatkan sarana dan prasarana transportasi laut dan udara serta lalu lintas angkutan jalan yang memadai dan efisien; (b) meningkatkan keselamatan, kelancaran, dan kesinambungan pelayanan transportasi laut dan udara; (c) mengupayakan penambahan fasilitas pendukung lapangan udara Maimun Saleh, termasuk memperpanjang landasan pacunya sehingga dapat memperlancar angkutan penerbangan domestik dan internasional. 6.3.3. Air Bersih Dalam rangka pemenuhan kebutuhan air bersih (air minum), maka kebijakan pembangunan diarahkan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas air bersih (air minum) agar dapat dinikmati secara merata kepada seluruh masyarakat Kota Sabang, termasuk masyarakat pesisir, korban tsunami, dan kaum dhuafa. Selain itu, juga diarahkan kebijakan pada meningkatkan kualitas dan fungsi jaringan air bersih secara efisien, disamping rehabilitasi jaringan yang rusak dan meningkatkan kinerja operasi dan pemeliharaan. Pemulihan pelayanan air bersih juga difokuskan pada kawasan/daerah yang dilanda gempa bumi dan tsunami yang terjadi pada tanggal 26 Desember 2004 yang lalu. Pemulihan dilakukan melalui penyediaan air bersih sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat serta memperbaiki jaringan (pipa) yang rusak sehingga penyaluran air bersih dapat berfungsi dengan lancar dan optimal. Dari arah kebijakan ini diharapkan tingkat layanan air bersih untuk kepentingan kebutuhan keluarga, industri, perkantoran, perhotelan, dan untuk berbagai aktivitas usaha lainnya semakin optimal. Dengan terpenuhinya kebutuhan air ini sedikitnya telah mampu memecahkan persoalan yang dihadapi Pemerintah Kota Sabang di masa mendatang.

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

VI-14

6.3.4. Penataan Ruang dan Pertanahan Dalam tahun 2007-2012, penataan ruang di Kota Sabang diarahkan kebijakan pada memantapkan pengelolaan pemanfaatan ruang secara konsisten dan terpadu sesuai dengan peruntukkannya. Selain itu, penataan ruang juga diarahkan pada pemanfaatan ruang yang efektif dengan menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan dan keseimbangan pembangunan antar fungsi. Pembangunan yang terus berlangsung di Kota Sabang, khususnya pasca penetapan status Sabang sebagai kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas telah menunjukkan hasil yang menggembirakan, kendati belum terlihat perkembangan yang merata. Kondisi ini telah menyebabkan terjadinya disparitas wilayah, khususnya terkait dengan masih terkonsentrasinya beberapa aktifitas ekonomi pada pusat kota, sementara di wilayah pesisir atau luar kota belum berkembang sebagaimana yang diharapkan. Menyikapi hal ini, diarahkan kebijakan pada mendorong pemerataan pembangunan dengan percepatan pertumbuhan wilayah pesisir dan luar kota sesuai dengan karakteristik, potensi SDA, dan lokasi strategis dalam satu wilayah pengembangan ekonomi yang sinergis. Kebijakan ini juga diarahkan antara lain, yaitu (1) mewujudkan koordinasi, sinkronisasi, keterpaduan, dan kerja sama antar sektor, dunia usaha dan masyarakat guna mendukung peluang berusaha dan investasi di daerah; dan (2) menciptakan kawasan ekonomi terpadu yang didalamnya keterkaitan antar sektor ekonomi dan kawasan sentra produksi (KSP) melalui pengelolaan komoditi unggulan/potensial. Dalam upaya merespon (mengakomodasi) hak-hak warga Kota Sabang untuk pemilikan tanah, diarahkan kebijakan ke depan (periode 2007-2012), yaitu mengembangkan skenario sistem manajemen pengelolaan tanah yang efisien dan efektif, serta melaksanakan penegakan hukum terhadap hak atas tanah guna mendukung dinamika kebutuhan lahan bagi pembangunan dengan menerapkan prinsip-prinsip keadilan, transparansi, dan demokrasi.

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

VI-15

6.3.5. Pengelolaan Lingkungan Hidup Dalam pembangunan lingkungan hidup di Kota Sabang, arah kebijakan yang ditempuh kurun waktu lima tahun mendatang, yaitu : a. Meningkatkan kapasitas kelembagaan pengelolaan sumber daya alam (SDA) dan fungsi lingkungan hidup melalui tata kelola yang baik yang didasarkan prinsipprinsip transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas; b. Mewujudkan kualitas lingkungan hidup yang bersih, sehat, dan memenuhi unsur kesehatan baik di darat, laut, maupun udara, sehingga warga kota terhindar dari pencemaran lingkungan hidup; c. Menerapkan pola pengawasan secara terpadu dan komprehensif yang melibatkan peran aktif seluruh elemen masyarakat untuk memantau pelestarian dan kualitas lingkungan hidup serta pengendalian pencemaran lingkungan hidup ; d. Memperluas akses informasi lingkungan hidup kepada pihak-pihak yang peduli lingkungan hidup dan masyarakat luas dalam rangka mendukung pelestarian lingkungan. 6.3.6. Energi dan Sumber Daya Mineral Arah kebijakan pembangunan Energi dan Sumber Daya Mineral di Kota Sabang untuk masa lima tahun mendatang adalah memanfaatkan potensi energi dan sumber daya mineral dengan antara untuk kepentingan kesejahteraan antara (demand) dan kemakmuran dan masyarakat serta kepentingan daerah. Pengelolaan sumber daya mineral ini dilaksanakan memperhatikan pengolahan keserasian konservasi dan pendayagunaan, permintaan pengolahan

penawaran (supply) dan antara pemenuhan kepentingan jangka pendek dan kepentingan jangka panjang. Pendayagunaan Energi dan Sumber Daya Mineral juga diupayakan secara efektif dan efisien, disamping memperhatikan keserasian lingkungan hidup dan keterpaduan dengan tata ruang wilayah. Upaya ini juga dilakukan dengan meningkatkan partispasi masyarakat dan kemitraan diantara pemangku kepentingan

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

VI-16

di daerah. Dengan demikian, potensi Energi dan sumber daya mineral dapat dikelola dan dimanfaatkan dengan baik sehingga akan menghasilkan sumber penerimaan. Khusus untuk ketenagalistrikan, kebijakan pembangunan diarahkan pada pemerataan dan pemenuhan kebutuhan tenaga listrik sampai ke pelosok terpencil, melalui pengembangan infrastruktur jaringan dan penambahan kapasitas mesin pembangkit listrik dan pemanfaatan potensi geothermal yang ada. 6.3.7. Informasi dan Telekomunikasi Arah kebijakan pembangunan Informasi dan telekomunikasi lima tahun ke depan adalah (1) pengembangan telematika dan pendayagunaan system informasi (2) pemeningkatkan pemerataan dan pemenuhan pelayanan jasa pos dan telekomunikasi guna memenuhi keyediaan data dan informasi yang aktual, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan (3) penyediaan sarana dan prsarana informasi dan telekomunikasi. 6.4. Pemerintahan Umum 6.4.1. Pemerintahan Arah kebijakan pembangunan pemerintahan umum untuk lima tahun ke depan (periode 2007-2012) di Kota Sabang adalah : a. Meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat luas sesuai dengan prinsip tata pemerintahan yang baik (good governance), transparan, dan bebas dari tindakan-tindakan yang mengarah kepada korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN); b. Menata kelembagaan pemerintah daerah yang proposional sesuai dengan kebutuhan daerah, ramping, hierarki, bersifat jejaring, fleksibel dan adaptif sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat; c. Mewujudkan hubungan kemitraan yang baik, harmonis, dan sinergis dengan Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK), masyarakat, LSM dan lembaga non pemerintah sesuai dengan kewenangan, peran dan fungsi yang dimiliki;

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

VI-17

d.

Meningkatkan mutu aparatur pemerintah daerah yang cakap, kreatif, handal, profesional, bertanggungjawab, jujur, berdedikasi tinggi, dan bebas dari tindakan kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN) serta berdasarkan standar kompetensi guna memberikan pelayanan yang bermutu kepada masyarakat;

e.

Meningkatkan kapasitas keuangan pemerintah daerah, termasuk pengelolaan keuangan dan aset-aset daerah yang didasarkan pada prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas dan profesionalisme, guna menunjang pembiayaan pelaksanaan pembangunan di daerah.

f.

Untuk menjaga keamanan dan ketertiban, kebijakan pembangunan diarahkan pada meningkatkan keamanan dan ketertiban secara lebih intensif dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat yang bekerja dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Selain itu, diarahkan juga untuk mewujudkan sistem keamanan, dan ketertiban masyarakat yang dengan penegakan Peraturan Daerah (Qanun) .

6.4.2. Hukum Pada masa orde baru, para penguasa dan birokrat dikenal sangat kebal dari hukum, meskipun diyakini terlibat dari berbagai aksi dan tindakan-tindakan yang merugikan pemerintah. Akibatnya, muncul ketidakpercayaan masyarakat terhadap lembaga hukum dan bahkan berkembang istilah mafia peradilan. Kendati demikian, reformasi yang bergulir dengan cepat telah merubah tatanan dan kebijakan hukum di Tanah Air, termasuk di daerah. Oleh karena itu harus disikapi dengan sungguhsungguh untuk mewujudkan sistem peradilan yang berpihak pada keadilan dan kebenaran sehingga penegakan supremasi hukum dapat terwujud dengan baik. Dalam kaitan ini, Pembangunan hukum di Kota Sabang dalam lima tahun mendatang diarahkan pada kebijakan, yaitu : a. Menata kembali produk-produk hukum dengan memperhatikan asas dan hirarki perundang-undangan, disamping membentuk produk-produk hukum berlandas kan Syariat Islam serta sesuai dengan kearifan lokal, dinamika yang berkembang;
RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

hukum adat, dan

VI-18

b.

Meningkatkan kapasitas kelembagaan hukum dan profesionalisme aparat hukum serta kualitas sistem peradilan yang terbuka dan transparan, dalam rangka memastikan hukum diterapkan dengan adil dan memihak pada kebenaran;

c.

Mewujudkan budaya hukum di kalangan masyarakat dan aparatur pemerintah guna mematuhi dan mentaati hukum serta menegakkan supremasi hukum; dan

d.

Meningkatkan implementasi Syariat Islam dan hukum adat serta nilai-nilai budaya daerah sebagai salah satu sarana untuk mewujudkan terciptanya kesadaran hukum masyarakat.

6.4.3. Politik Mengingat beragamnya partai-partai politik dan organisasi sosial politik lainnya (orsospol) yang ada saat ini di Kota Sabang, khususnya didalam mencurahkan aspirasi dan hak-hak politiknya, maka pembangunan politik dalam lima tahun mendatang diarahkan kebijakan pada meningkatkan peran aktif politik masyarakat melalui partai/orsospol/LSM secara demokratis, menghormati keberagaman aspirasi, dan menjunjung tinggi supremasi hukum serta bermanfaat dalam menunjang pembangunan. Sebagai lembaga pengemban amanah rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) harus mampu menunjukkan eksistensinya dan berperan secara konstruktif didalam merespon dan menyuarakan aspirasi masyarakat. Untuk itu, diarahkan kebijakan pada upaya meningkatkan peran, fungsi, dan tanggungjawab serta kemandirian legislatif (DPRK) dalam mengakomodasi dan memperjuangkan hak-hak dan aspirasi masyarakat. Disamping juga diarahkan untuk mensukseskan dan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (PILKADA) secara langsung dan yang demokratis, langsung, umum, bebas, rahasia dengan melibatkan peran serta masyarakat.

RPJM Kota Sabang 2007 – 2012

VI-19

TABEL 5.1 MATRIK PROGRAM LIMA TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Sabang : Kantor Perpustakaan Daerah : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

A, SKPD
Pengembangan gedung Perpustakaan Daerah yang resprentatif Tersedianya gedung perpustakaan yang memiliki ruang membaca, ruang visual, ruang referensi, ruang pertemuan/aula. Pembuatan Taman Bacaan Masyarakat Tersedianya Taman Bacaan Masyarakat (TBM) sebagai tempat rekreasi masyarkat Pemasangan pavling blok pada halaman Kantor Perpustakaan Daerah Pembuatan taman Kantor Perpustakaan Daerah Peningkatan sarana dan prasarana gedung Perpustakaan Daerah Pemasyarakatan minat dan kebiasaan membaca untuk mendorong terwujudnya masyarakat pembelajar Pengembangan minat dan budaya baca Supervisi, pembinaan dan stimulasi pada perpustakaan umum, perpustakaan khusus perpustakaan sekolah dan perpustakaan masyarakat Terwujudnya budaya membaca masyarakat Terbinanya berbagai jenis perpustakaan Perpustakaan 81.000.000 APBD Kota Sabang Terciptanya halaman perpustakaan yang bersih dan rapi Terciptanya halaman perpustakaan yang asri dan nyaman Tersedianya sarana dan prasarana perpustakaan yang memadai Terwujudnya masyarakat yang gemarmembaca dan belajar Perpustakaan 161.000.000 APBD Kota Sabang Perpustakaan 483.000.000 APBD Kota Sabang Perpustakaan 113.000.000 APBD Kota Sabang Perpustakaan 161.000.000 APBD Kota Sabang Perpustakaan 1.611.000.000 APBD Kota Sabang Perpustakaan 3.221.000.000 APBD Kota Sabang

TABEL 5.1 MATRIK PROGRAM LIMA TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi :Sabang :Bawasda Kota Sabang :2007-2012 :Perumusan Teknis di Bidang Pengawasan Pelayanan Penunjang Penyelenggaraan Pemerintah Daerah :Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2 A.SKPD Mewujudkan ketaatan dan ketertiban pelaksanaan topeksi dan pengelolaan anggaran

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan KDH

Pemeriksaan kinerja dan APBK pada setiap obrik Pemeriksaan kinerja dan APBK pada setiap obrik Pemeriksaan kinerja dan APBK pada setiap obrik Monitoring TL hasil pengawasan Rakorwas TK Daerah dan Pusat Rater Forkom APFB Tim dan Sekretariat TIM Kormonev Tim dan Sekretariat TIM LP2P

- Pelaksanaan pengawasan Internal secara berkala - Penanganan kasus Pengaduan dilingkungan Pemerintah Daerah - Penanganan kasus pada wilyah Pemerintah dibawahnya -Tindak lanjut temuan hasil pengawasan -Koordinasi pengawasan yang komrehensif -Implementasi Impres No. 5 Tahun No. 5 Tahun 2004 -Pengumpulan Penyusunan dan Pengiriman LP2P

PP 79 Thn 2005 PP 79 Thn 2005 PP 79 Thn 2005 PP 79 Thn 2005 PP 79 Thn 2005 impres no. 5 Thn 2004 Keppres No. 33 Tahun 1986 PP 79 Thn 2005

Bawasda Bawasda Bawasda Bawasda Bawasda Bawasda Bawasda

629.286.075 104.662.250 111.644.877 68.013.102 910.712.026 425.569.910 125.702.718

APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK

-

Meningkatkan Koordinasi

Program Peningkatan Profesionalisme Tenaga Pemeriksa dan Aparatur Pengawasan

Pengiriman pelatihan penjenjangan APFP dan Workshop pengawasan Pelatihan kantor sendiri (PKS)

- Pelatihan pengembangan tenaga Pemeriksa dan Aparatur Pengawasan -Pelatihan teknis pengawasan dan penilaian pengawasan akuntailitas

Bawasda

1.169.107.805

APBK

-

Pengawasan

PP 79 Thn 2005

Bawasda

80.061.027

APBK

-

Meningkatkan Kuantitas dan Kualitas aparatur pemeriksa

Program penataan dan penyempurnaan kebijakan sistem dan prosedur pengawasan

Penyusunan PKPT dan Koordinasi dengan PKPT APIP yang lain

-Penyusunan naskah akademik kebijakan sistem dan prosuder pengawasan

Surat Menko Ekuin dan Wasbang No 08/N.Akuin/1998

Bawasda

78.384.811

APBK

-

B. Lintas SKPD C. Kewilayahan

-

-

-

-

-

-

-

TABEL 5.1 MATRIK PROGRAM LIMA TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi :Sabang :Badan Kepegawaian Daerah :2007-2012 :Menyelengaraan pengelolaan manajemen Kepegawaian Daerah sesuai keputusan Prisiden Indonesia Nomor 159 Tahun 2000 dan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2001 1. Penyiapan penyusunan Peraturan Daerahdi bidang Kepegawaian sesuai dengan norma, standar dan prosedur yang telah ditetapkan Pemerintah 2. Perencanaan dan Pengembangan Kepegawaian Daerah 3. Penyiapan Kebijakan Teknis Pengembangan Kepegawaian Daerah 4. Penyiapan dan Pelaksanaan pengangkatan, kenaikan pangkat, Pemindahan dan Pemberhatian Pegawai Negeri Sipil Daerah dengan norma standar dan Prosedur yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan 5. Pelayanan Administrasi Kepegawaian dalam pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian dalam dan dari jabatan struktur atau fungsional sesuai dengan norma, standar dan prosedur yang ditetapkan dalam perundang-undangan 6. Penyiapan dan Penetapan pensiunan pegawai 7. Penetapan gaji, tunjangan dan kesejahteraan pegawai sesuai dengan norma, standar dan prosedur yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan 8. Penyelengaraan administrasi pegawai negeri sipil 9. Pengelolaan sistem informasi kepegawaian daerah 10. Penyampaian informasi kepegawaian Daerah kepada Badan Kepagawaian Negara Indikasi Kegiatan No
1 1

Kebijakan
2 Meningkatkan kapasitas kelembagaan BKD Kota Sabang melalui peningkatan sarana dan prasarana kerja

Program
3 Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

Indikator Keluaran
4 Kesejahteraan dan Kinerja Pegawai meningkat

Kerangka Anggaran
5 - Pengadaan peralatan gedung ktr - Pengadaan Moubiler - Rehabilitasi Gedung Kantor

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 825.000.000 660.000.000 1.020.000.000 Sumber Pendanaan 9 APBK APBK APBK

Keterangan
10

2

Meningkatkan pembinaan PNS melalui perbaikan kepasitas pengelolaan kepegawaian pengembangan jabatan struktural Fungsional dan Kesejahteraan Pegawai

Pengadaan Kapasitas sumber daya aparatur

Meningkatkan Kualitas dan Kompetensi Pegawai

- Diklat Prajabatan bagi calon PNS - Diklat Struktural bagi PNS - Diklat Teknis tugas dan fungsi bagi PNS - Diklat Fungsional Bagi PNS

812.700.000 6.500.000.000 487.500.000 487.500.000

APBK APBK APBK APBK

Badan Kepegawaian Daerah Kota Sa

3

Meningkatkan perencanaan dan pengembangan mutu SDM aparatur daerah melalui Koordinasi dan Singkronisasi kegiatan dengan instansi terkait

Program pembinaan dan pengem bangan aparatur

Terlaksana pembinaan dan Pengembangan karir bagi PNS

- Penyusunan rencana pembinaan karir PNS - Seleksi penerimaan calon PNS - Penempatan PNS - Penataan sistem administrasi kenaikan pangkat - Pengembangan sistem informasi Kepegawaian - Penyusunan Analisis Jabatan - Seleksi dan Penetapan PNS untuk tugas belajar - Pemberinaan penghargaan bagi

1.388.700.000 198.000.000 412.500.000 257.400.000 495.000.000 412.500.000 215.100.000 2.062.500.000

APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5 PNS yang berprestasi - Proses penanganan Kasus kasus Pelanggaran disiplin PNS - Kajian sistem dan diklat PNS - Pemberian bantuan tugas belajar dan ikatan dinas - Pemberian bantuan penyelenggaraan Praja IPDN - Penyelengaraan Diklat Teknis Fungsional dan Kepemimpinan - Pengembangan Diklat - Monitoring Avaluasi dan Pelaporan - Koordinasi Pengembangan Diklat

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 594.000.000 292.500.000 4.062.500.000 65.000.000 9.750.000.000 325.000.000 123.750.000 406.200.000 Sumber Pendanaan 9 APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK

Keterangan
10

abang

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

TABEL 5.1 MATRIK PROGRAM LIMA TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Sabang : Kantor KB Kota Sabang : Tahun 2007 s.d 2012 : Kantor Keluarga Berencana : Kantor Keluarga Berencana Kota Sabang Indikasi Kegiatan No
1 1

Kebijakan
2 Pembangunan sarana

Program
3 Rehab gedung kantor

Indikator Keluaran
4 Meningkatkan jumlah dan kualitas sara

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 50 Sumber Pendanaan 9 APBK

Keterangan
10

2

Pembangunan sarana

Rehab gedung kantor

Meningkatkan jumlah dan kualitas

35

APBK

Kantor Keluarga Berencana Kota Sabang

sara 3 Pembangunan sarana Rehab pagar kantor Meningkatkan jumlah dan kualitas sara 4 Pembinaan dan Pengembangan Pembinaan keluarga berencana Meningkatkan akses pemerataan pelayanan KB 5 Pencatatan dan Pelayanan Pendataan keluarga dan pel. Kader pengembangan dan pemantapan prog. Ketahanan keluarga 6 Pembinaan dan pengembangan Pelatihan calon linto dan dara baro Meningktakan pengetahuan ttg keluarga/RT 7 Pelayanan dan Pengembangan Pengadaan alat kontrasepsi Memenuhi kebutuhan masyarakat

30

APBK

51

APBK

80

APBK

28

APBK

48

APBK

8

Penambahan sarana kantor

Pengadaan mesin generator (ginset) 1.500 Watt

Lancar kegiatan perkantoran

10

APBK

TABEL 5.1 MATRIK PROGRAM LIMA TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Sabang : Kantor Satuan Polisi Pramong Praja : Tahun 2007 s.d 2012 : Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri : Kantor Satuan Polisi Pramong Praja Indikasi Kegiatan No
1 1

Kebijakan
2 Belum tersedianya sarana sel tahanan hewan (sapi) untuk kesehatan hewan

Program
3 peningkatan keamanan dan kenyamanan lingkungan Kegiatan : Pembangunan sel hewan

Indikator Keluaran
4 Terwujudnya program operasional penertiban hewan yang berkeliaran

Kerangka Anggaran
5 Meningkatnya sarana dan prasarana keamanan

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 Satpol PP

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 100 Sumber Pendanaan 9 APBK

Keterangan
10

2

Belum tersedianya sarana jalan ke lokasi sel

Pembangunan jalan dan jembatan Kegiatan : Pembangunan jalan dilokasi sel hewan

Tersedianya jalan kelokasi sel hewan Meningkatnya sarana dan prasarana lokasi sel hewan

Satpol PP

50

APBK

3

gedung kantor yang tidak memadai

Peningkatan sarana dan prasarana aparatur kegiatan :a. Pembangunan gedung kantor Meningkatnya kinerja aparatur Meningkatnya sarana dan prasarana aparatur b. Pengadaan kenderaan dinas operational truk c. Pengadaan kenderaan dinas operasional sepeda motor patwal Satpol PP 84 APBK Satpol PP 340 APBK Satpol PP 3.000 APBK

TABEL 5.1 MATRIK PROGRAM LIMA TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Sabang : Dinas Pendapatan Kotan Sabang : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2 Meningkatkan kualitas dan kwantitas dalam pengeloaan pendapatan Daerah

Program
3 Program Pelayanan Administrasi perkantoran : Penyediaan jasa surat menyurat Penyediaan jasa komunikasi sumber daya air dan listrik Penyediaan jasa perlengkapan dan peralatan kantor Penyediaan jasa administrasi Keuangan Penyediaan jasa kebersihan kantor/retribusi sampah Penyediaan alat tulis kantor Penyediaan barang cetak & penggandaan Penyediaan komponen listrik/penerangan bangunan gedung Penyediaan peralatan rumah tangga/alat kebersihan Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan Penyediaan makanan dan minuman Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi keluar/dalam daerah Penyediaan jasa tenaga pendukung administrasi teknis perkantoran Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur : Pengadaan perlengkapan gedung ktr Pengadaan peralatan gedung kantor Pemeliharaan rutin/berkala gedung ktr Pemeliharaan rutin/berkala kenderaan dinas/operasional Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 DISPENDA

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

Lancar surat menyurat Tersedia air dan listrik Tersedia jasa perlengkapan & peralatan Tersedianya jasa administrasi keuangan Tersedianya jasa kebersihan Tersedianya alat tulis kantor Tersedianya brg cetakan dan penggandaan Tersedianya komponen listrik Tersedianya peralatan RT Tersedianya bahan bacaan Tersedianya makan dan minum Terciptanya koordinasi dan konsultasi Tersedianya jasa tenaga pendukung

DISPENDA DISPENDA DISPENDA DISPENDA DISPENDA DISPENDA DISPENDA DISPENDA DISPENDA DISPENDA DISPENDA DISPENDA DISPENDA

387.000 34.200.000 10.000.000 2.125.000 1.500.000 13.944.000 55.500.000 1.765.000 1.253.000 3.695.000 24.745.400 1.844.999.940 105.000.000

APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK

Tersedianya perlengkapan ktr Tersedianya peralatan ktr Terpeliharanya gedung kantor Terpeliharanya kenderaan dinas Terpeliharanya peralatan ktr

DISPENDA DISPENDA DISPENDA DISPENDA DISPENDA

31.770.000 65.925.000 2.000.000 27.185.500 6.000.000

APBK APBK APBK APBK APBK

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3 Program peningkatan disiplin aparatur : Pengadaan pakaian dinas beserta perlengkapanya Pengadaan pakaian dinas beserta perlengkapanya Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur : Pendidikan dan pelatihan aparatur Workshop, seminar, kursus dan lokakarya serta studi banding Pelatihan komputer sistim informasi mgt pendapatan daerah Pelatihan kursus keuangan Diklat petugas pemungut pajak Diklat PPNS dan juru sita pajak Pendidikan profesional petugas pemungut PBB dikelurahan Program peningkatan dan pengem. sistim pelaporan capaian kinerja keuangan : Penyusunan laporan capaian kiner ja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD Penyusunan laporan keuangan semesteran Penyusunan laporan keuangan akhir tahun Penyediaan jasa pembuatan RKA Program Peningkatan dan Pengembangan pengelolaan keuangan daerah : Pendataan objek PAD penyusunan rancangan peraturan daerah ttg pajak daerah dan retri busi daerah Intensifikasi dan ekstensifikasi PAD Penyusunan sistim prosedur pengelolaan keuangan daerah Bintek implementasi paket regulasi

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

Tersedianya seragam dinas Tersedianya pakaian olah raga

DISPENDA DISPENDA

8.050.000 11.500.000

APBK APBK

Aparatur yang profesional SDM yang profesional Tersedianya operator komputer SDM yang profesional Petugas pajak yg profesional Adanya juru sita pajak/PPNS Petugas PBB yang profesional

DISPENDA DISPENDA DISPENDA DISPENDA DISPENDA DISPENDA DISPENDA

10.000.000 120.000.000 85.000.000 60.000.000 56.000.000 39.000.000 92.000.000

APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK

Lembaga pendidikan Lembaga pendidikan Lembaga pendidikan Lembaga pendidikan Lembaga pendidikan Lembaga pendidikan KP-PBB Banda Aceh

Tersusunnya laporan kinerja

DISPENDA

6.000.000

APBK

Tersusunnya laporan semesteran Tersusunnya laporan keuangan Tersusunnya RKA

DISPENDA DISPENDA DISPENDA

2.000.000 2.000.000 7.012.000

APBK APBK APBK

Terdatanya objek PAD Terciptanya Perda/Qanun

DISPENDA DISPENDA

55.102.000 103.527.000

APBK APBK Setda kota/dinas

Peningkatan PAD Terciptanya sistim Keuda Terciptanya aparatur yang

DISPENDA DISPENDA DISPENDA

79.039.000 62.350.000 84.500.000

APBK APBK APBK

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3 ttg pengelolaan keuda Penyusunan sistim informasi keuangan daerah Program peningkatan dan pengembangan pajak bumi dan Bangunan : Intensifikasi dan ekstensifikasi PBB Koordinasi, konsultasi dan verifika si data PBB penyuluhan PBB Pendistribusian SPPT PBB dan penagihan PBB

Indikator Keluaran
4 profesional Terciptanya sistim informasi keuda

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 DISPENDA

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 185.000.000 Sumber Pendanaan 9 APBK

Keterangan
10

Peningkatan penerimaan PBB Lancarnya Koordinasi PBB Kesadaran masyarakat Lancarnya penyaluran SPPT PBB dan penagihan PBB

DISPENDA DISPENDA DISPENDA DISPENDA

58.005.000 244.477.403 746.600.000 48.750.000

APBK APBK APBK APBK

KP-PBB Banda Aceh KP-PBB Banda Aceh KP-PBB Banda Aceh KP-PBB Banda Aceh

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

TABEL 5.1 MATRIK PROGRAM LIMA TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Sabang : BAPPEDA Kota Sabang : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4 Penyediaan jasa surat-menyurat Penyediaan jasa komunikasi,SDA, listrik Penyediaan jasa administrasi keuangan Penyediaan jasa kebersihan ktr Penyediaan jasa perbaikan peralatan kantor Penyediaan alat tulis kantor Penyediaan brg cetakan dan penggandaan Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan ktr Penyediaan peralatan rmh tangga Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundangan Penyediaan makan minum Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah Penyediaan tenaga jasa pendukung administrasi teknis perkantoran

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 BAPPEDA BAPPEDA BAPPEDA BAPPEDA BAPPEDA BAPPEDA BAPPEDA BAPPEDA BAPPEDA BAPPEDA BAPPEDA BAPPEDA BAPPEDA

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 9.270.000 694.410.000 11.590.000 68.760.000 71.760.000 164.698.150 22.450.700 23.826.500 558.978.654 34.940.000 481.245.000 993.418.800 925.870.000 Sumber Pendanaan 9 APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK

Keterangan
10

Kelancaran administrasi kantor Program pelayanan administrasi pe

Program peningkatan sarana dan pTersedianya sarana prasarana aparatur aparatur

Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor Pemeliharaan rutin/ berkala kendaraan dinas/operasional

BAPPEDA BAPPEDA

37.225.000 187.165.650

APBK APBK

Program peningkatan disiplin apara Tercapainya kerapian dan kedisiplinan pegawai

Pengadaan pakaian dinas beserta perlengkapannya

BAPPEDA

102.612.300

APBK

BAPPEDA Program peningkatan kapasitas suTerlaksananya pendidikan dan pedaya aparatur latihan karyawan Pendidikan dan pelatihan formal BAPPEDA

115.760.000 115.760.000

APBK APBK

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4 Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD Penyediaan jasa pembuatan RKA

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 BAPPEDA BAPPEDA

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 46.310.000 598.174.000 Sumber Pendanaan 9 APBK APBK

Keterangan
10

Program peningkatan sistem pelapTersedianya laporan capaian capaian kinerja dan keuangan kinerja dan keuangan

Program pengembangan data dan Tersedianya data pembangunan kota sabang

Penyusunan dan pengumpulan data informasi kebutuhan penyusunan dokumen perencanaan Penyusunan profil daerah Penyusunan data base pembangunan Penelitian

BAPPEDA

478.556.852

APBK

BAPPEDA BAPPEDA

600.000.000 457.882.500

APBK APBK

BAPPEDA

518.933.500

APBK

Program perencanaan pembangunTerlaksananya sistem perencana an pembangunan daerah

Penetapan RPJPD Penyelenggaraan musrenbang dan penetapan RPJMD Penyusunan musrenbang RKPD, Monitoring,evaluasi,pengendalian dan pelaporan pelaksanaan pembangunan daerah Penyusunan kebijakan umum anggaran Pendampingan perencanaan dan monitoring kegiatan rehab/rekon sarana perumahan,pendidikan dan kesehatan oleh NGO Pembahasan RKA SKPD Biaya operasional pendamping P2KP Kota Sabang Koordinasi pelaksanaan DAK 2007 Penyediaan website Bappeda Kota Sabang

BAPPEDA BAPPEDA BAPPEDA BAPPEDA

84.152.000 137.835.350 985.053.400 315.195.000

APBK APBK APBK APBK

BAPPEDA BAPPEDA

605.948.861 534.920.200

APBK APBK

BAPPEDA BAPPEDA BAPPEDA BAPPEDA

1.143.806.000 1.473.635.200 400.416.800 56.500.000

APBK APBK APBK APBK

Program perencanaan pembangunTerkoordinasinya program pemnomi bangunan bidang ekonomi

Koordinasi perencanaan pembangunan bidang ekonomi Pendampingan perencanaan penge-

BAPPEDA BAPPEDA

499.328.700 168.481.800

APBK APBK

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4 lolaan pengembangan pesisir dan pengembangan ekonomi lokal Penyusunan perencanaan pengembangan ekonomi masyarakat Penyusunan indikator dan pemetaan daerah rawan pangan Penyusunan Master Plan Pembangunan Ekonomi Daerah Penyusunan Tabel Input Output Daerah Penyusunan Master Plan Penanggulangan Kemiskinan

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

BAPPEDA BAPPEDA BAPPEDA BAPPEDA BAPPEDA

100.000.000 115.000.000 200.000.000 200.000.000 250.000.000

APBK APBK APBK APBK APBK APBK

Program perencanaan pembangunTerkoordinasinya program pembudaya bangunan bidang sosbud

Koordinasi perencaan pembangunan bidang sosbud

BAPPEDA

560.219.640

APBK

Program perencanaan prasarana w Informasi perencanaan bidang SDA prasarana wilayah

Koordinasi pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi paska bencana alam di kota sabang Koordinasi perencanaan bidang fisik dan prasarana

BAPPEDA

580.509.380

APBK

BAPPEDA

914.141.600

APBK

Koordinasi Penyusunan Profil Program Perencanaan Pembangunan Daerah Rawan Bencana Daerah Rawan bencana Penyusunan Sistem Informasi Profil Daerah Penyusunan Informasi Perkembangan Pembangunan Kota Sabang

BAPPEDA BAPPEDA BAPPEDA

1.250.000.000 525.000.000 457.882.500

APBK APBK APBK

Penetapan Kebijakan Tentang Program Perencanaan Tata Ruang Rencana Detail Tata Ruang Kota RDTRK Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang kawasan (Kec Sukajaya) Sosialisasi peraturan perundangundangan tentang Rencana Tata Ruang

BAPPEDA

300.000.000

APBK

BAPPEDA BAPPEDA

130.000.000 100.000.000

APBK APBK

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2 Program Peningkatan Kualitas dan Akses Informasi SDA dan Lingkungan Hidup

Program
3

Indikator Keluaran
4 Penyusunan data sumber daya alam dan neraca sumber daya hutan (NSDH) nasional & daerah Inventarisasi Sumber Daya Alam Pembuatan Neraca Sumber Daya Alam Kota Sabang

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 BAPPEDA

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 450.000.000 Sumber Pendanaan 9 APBK

Keterangan
10

BAPPEDA BAPPEDA

410.000.000 330.000.000

APBK APBK

Program Penanggulangan Kemiskinan Program Pemberantasan Korupsi

Menurunkan Angka Kemiskinan dari 18 % menjadi 10 %

Penanggulangan Kemiskinan

Sekretariat TKPKD

0

APBD

Sosialisasi Inpres No. 5 Thn 2004 Pelaksanaan Rencana Aksi Daerah Pemberantasan Korupsi(RAD PK)

BAPPEDA BAPPEDA

100.000.000 -

APBD APBD

TABEL 5.1 MATRIK PROGRAM LIMA TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Sabang : Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Sabang : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

Program Administrasi

Kelancaran proses ADM kantor Kelancaran administrasi kantor
Kelancaran pelayanan pertanian dan kehutanan Kelancaran pelayanan pertanian dan kehutanan Kelancaran pelayanan pertanian dan kehutanan

Penyediaan jasa surat menyurat Penyediaan jasa komunikasi,sumber daya air dan listrik Penyediaan jasa kebersihan kantor Penyediaan alat tulis kantor Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor Penyediaan bahan bacaan dan perundang-undangan Penyediaan makanan dan minuman Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah Penyediaan jasa tenaga pendukung administrasi teknis perkantoran Pemeliharaan rutin kendaraan dinas Pemeliharaan rutin peralatan gedung kantor

DISTANHUT DISTANHUT DISTANHUT DISTANHUT DISTANHUT DISTANHUT DISTANHUT DISTANHUT DISTANHUT DISTANHUT DISTANHUT

7.447.440 202.570.368 31.691.340 125.146.782 24.427.603 22.987.765 292.436.144 37.654.257 702.591.490 1.484.423.741 3.294.747.456

APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK

Kelancaran pelayanan karyawan Tersedianya sarana komputer, AC dan mesin penjilid Menambah pengetahuan karyawan
Kelancaran pelayanan pertanian dan kehutanan

Terlaksananya koordinasi dan konsultasi

Tersedianya tenaga pendukung admnistrasi teknis Program Peningkatan Sarana dan Kelancaran pelaksanaan pekerjaan karyawan Prasaranan Aparatur
Kelancaran pelaksanaan pekerjaan karyawan

DISTANHUT DISTANHUT

722.054.133 33.761.728

APBK APBK

Program Peningkatan Disiplin Aparatur Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

Peningkatan disiplin karyawan

Pengadaan pakaian dinas beserta perlengkapannya

DISTANHUT

288.464.176

APBK

Pendidikan dan pelatihan karyawan

Pendidikan dan pelatihan formal

DISTANHUT

148.948.800

APBK

Program Peningkatan Pengemba- Tersedianya data yang akurat ngan sistem Pelaoran Capaian Kinerja dan Keuangan Tersedianya profil pertanian dan kehutanan
Kelancaran pelaksanaan pengelolaan

Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD Penyusunan profil pertanian dan kehutanan Koordinasi,pembinaan,evaluasi dan monitoring kegiatan proyek pembangunan Distanhut

DISTANHUT DISTANHUT DISTANHUT

754.673.920 109.061.304 79.349.991

APBK APBK APBK

keuangan,data dan laporan kegiatan Distanhut

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4 Peningkatan kemampuan lembaga petani Penyusunan peta rawan pangan dan keamanan pangan Pemanfaatan pekarangan untuk pengembangan pangan Pemberdayaan penyuluh dan lembaga penyuluh pertanian Peningkatan pengetahuan petani dan penyuluh melalui kunjungan kerja ke daerah pertanian maju Pembinaan tanaman palawija dan hortikultura Penyediaan sarana produksi pertanian Pengembangan bibit unggul pertanian Pengembangan intensifikasi tanaman padi 25 ha Pengadaan sarana dan prasarana teknologi pertanian (hand traktor) Pengembangan agribisnis hortikultura Penangkaran bibit tanaman pangan Sarana dan prasarana kelembagaan pembenihan/pembibitan hortikultura (pisang barangan) DAK

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 DISTANHUT

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 484.405.329 Sumber Pendanaan 9 APBK

Keterangan
10

Program Peningkatan Kesejahte- Peningkatan produksi,pendapatan raan Petani dan kesejahteraan petani

Program Peningkatan Ketahanan Tersedianya peta rawan pangan Pangan Peningkatan penganekaragaman kebutuhan pangan Memberdayakan penyuluh dan lembaga penyuluh pertanian Peningkatan profesionalisme petani dan penyuluh
Terlaksananya usaha tani tanaman pala-

DISTANHUT DISTANHUT DISTANHUT DISTANHUT

192.213.461 345.119.335 1.339.488.000 1.860.400.000

APBK APBK APBK APBK APBK

DISTANHUT DISTANHUT DISTANHUT DISTANHUT DISTANHUT DISTANHUT DISTANHUT DISTANHUT

1.443.090.449 18.561.768.920 23.359.182.400 2.225.968.600 400.000.000 1.861.959.299 5.192.553.766 8.194.914.728

APBK APBK APBN APBN APBN

wija dan hortikultura Peningkatan produksi dan produktifitas tanaman hortikultura
Terbentuknya sentra produksi hortikultura

Meningkatnya produksi dan produktifitas

serta mutu produk hortikultura Tersedianya hand traktor sebanyak 5 unit
Tersedianya benih dan bibit hortikultura Tersedianya benih dan bibit hortikultura Tersedianya benih dan bibit hortikultura

APBK APBK

Tersedianya benih dan bibit hortikultura

Sarana dan prasarana kelembagaan perbenihan/pembibitan hortikultura (cengkeh)DAK

DISTANHUT

3.896.649.557

APBK

Program Peningkatan Pemasaran Terciptanyan kondisi hutan yang aman Hasil Produksi Pertanian/Perke bunan
serta meningkatkan kesadaran masyarakat

Pengamanan dan penyuluhan kehutanan Operasional pengamanan hutan taman wisata alam Iboih Pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan Pemeliharaan batas kawasan hutan (10 km) Penanaman lahan kritis 50 Ha Pembuatan tanaman pelindung kanan kiri jalan Pembuatan bangunan konservasi

DISTANHUT DISTANHUT

629.899.510 198.598.400

APBK APBK

Terciptanya kondisi hutan taman wisata alam yang aman

Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Hutan

Keamanan hutan dan kawasan hutan Keamanan hutan dan perlindungan hasil hutan dari gangguan

DISTANHUT DISTANHUT

223.248.000 372.080.000

APBK APBK

Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan Kritis

Tertanamnya lahan kritis seluas 50 Ha Tertanamnya tanaman pelindung kanan kiri jalan sepanjang 4 Km

DISTANHUT DISTANHUT DISTANHUT

1.116.240.000 818.576.000 558.120.000

APBK APBK APBK

Terbangunnya dam penahan erosi

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2 sebanyak 3 unit Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan

Program
3

Indikator Keluaran
4 tanah (Dam penahan) Penyediaan sarana produksi Pertanian/perkebunan Sarana dan prasarana (DAK) Pemulihan tanaman perkebunan Pengadaan bibit unggul perkebunan Pembinaan kegiatan dana pendamping Dana Alokasi Khusus

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

Tersedianya pemanfaatan lahan tidur Tersedianyasarana dan prasarana Terlaksananya pengendalian hama kelapa Tersedianya sentra bibit unggul Terwjudnyapelaksanaan kegiatan DAK

DISTANHUT

1.853.702.571

APBK

DISTANHUT DISTANHUT DISTANHUT DISTANHUT

1.157.093.858 948.328.213 95.502.100 2.270.243.649

APBN APBK APBK APBN

Program Pencegahan dan

Meningkatkan produksi dan produk-

Pemeliharaan kesehatan dan pencegahan penyakit menular ternak

DISTANHUT DISTANHUT DISTANHUT DISTANHUT

1.208.952.865 230.572.742 770.585.122 481.843.600

APBK APBK APBK APBK

Penanggulangan Penyakit Ternak tifitas ternak Peningkatan pelayanan kepada masyarakat Peningkatan pendapatan dan produksi hasil ternak serta pelayanan masyarakat Pengembangan Agribisnis Peternakan Peningkatan hasil produksi dan produktifitas ternak Tersedianya bibit HMT seluas 2 Ha dan terawatnya kebun percontohan

Masyarakat sehat dan meningkatnya pendapataPengendalian anjing liar Pencegahan dan penanggulangan penyakit flu burung Pembinaan pasca panen,pengolahan dan pemasaran hasil peternakan Pengembangan agrobisnis peter nakan Pembinaan dan pemanfaatan lahan kebun demplot peternakan Bango

DISTANHUT DISTANHUT

1.608.339.212 619.513.200

APBK APBK

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

TABEL 5.1 MATRIK PROGRAM LIMA TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Sabang : Kecamatan Sukakarya Sabang : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

Program Pelayanan Administrasi perkantoran

Kelancaran proses ADM kantor

Penyediaan jasa surat menyurat Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik Penyediaan jasa kebersihan kantor Penyediaan alat tulis kantor Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor Penyediaan peralatan rumah tangga Penyediaan bahan bacaan dan perundang-undangan Penyediaan makanan dan minuman Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi Penyediaan jasa pendukung administrasi/teknis perkantoran

Kec. Sukakarya Kec. Sukakarya Kec. Sukakarya Kec. Sukakarya Kec. Sukakarya Kec. Sukakarya Kec. Sukakarya Kec. Sukakarya Kec. Sukakarya Kec. Sukakarya Kec. Sukakarya Kec. Sukakarya

14.999.145 1.064.754.180 11.573.415 754.136.838 378.142.446 61.940.917 328.993.610 83.251.437 25.924.450 549.158.542 872.345.042 2.907.241.848

APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK

Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur

Terpeliharanya sarana prasarana aparatur

Pemeliharaan rutin rumah jabatan Pemeliharaan rutin gedung kantor Pemeliharaan rutin mobil jabatan Pemeliharaan rutin kendaraan dinas Pemeliharaan rutin peralatan gedung kantor

Kec. Sukakarya Kec. Sukakarya Kec. Sukakarya Kec. Sukakarya Kec. Sukakarya

26.657.433 26.811.745 163.586.363 262.580.465 23.146.830

APBK APBK APBK APBK APBK

Program Peningkatan Disiplin Aparatur

Meningkatnya disiplin aparatur

Pengadaan pakaian dinas dan perlengkapannya

Kec. Sukakarya

186.331.982

APBK

Program Peningkatan Pelayanan Umum Pemerintahan Kecamatan

Terciptanya sistem pelayanan masyarakat yang baik,tepat sasa-

Musrenbang tingkat kecamatan dan kelurahan

Kec. Sukakarya

322.803.377

APBK

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4 ran dan mampu menampung inspirasi masyarakat

Kerangka Anggaran
5 Pembinaan kecamatan, kemukiman, dan kelurahan Pembinaan kegaitan keagamaan Penyusunan buku Kecamatan Dalam Angka Monitoring ke tiap-tiap kelurahan

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 Kec. Sukakarya Kec. Sukakarya Kec. Sukakarya Kec. Sukakarya Kec. Sukakarya

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 4.664.394.869 6.384.397.229 83.855.564 111.293.816 60.951.000 Sumber Pendanaan 9 APBK APBK APBK APBK APBK

Keterangan
10

Program peningkatan kapasitas Sumber Daya Aparatur

Tersedianya sumber daya aparatur yang menpunyai kompetensi yang tinggi

Pendidikan dan pelatihan formal

Program peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

Tersedianya sistem pelaporan yang baik sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan

Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD Penyusunan laporan keuangan semesteran Penyusunan pelaporan prognosis realisasi anggaran Penyusunan pelaporan keuangan akhir tahun

Kec. Sukakarya Kec. Sukakarya Kec. Sukakarya Kec. Sukakarya

15.262.750 12.210.500 12.210.500 23.780.400

APBK APBK APBK APBK

Dana Pendamping P2KP

Terlaksananya program P2KP yang tepat sasaran sesuai dengan target kegiatan

Kec. Sukakarya

294.876.726

APBK

Pemetaan Wilayah Kecamatan

Tersedainya data pemetaan wilayah yang akurat

Kec. Sukakarya

0

APBK

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

TABEL 5.1 MATRIK PROGRAM LIMA TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Sabang : Kantor INFOKOM dan PDE Sabang : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1 A.SKPD

Kebijakan
2 INFOKOM

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

1

Pembangunan Sarana informasi dan komunikasi

I. Program pelayanan administrasi perkantoran

Terlaksananya pelayanan administrasi perkantoran

Kantor Infokom

150.000.000

APBK

Kota Sabang

2

Pembinaan dan pelayanan informasi dan komunikasi II. Program peningkatan sarana dan tersedianya sarana dan prasarana aparatur yang memadai Kantor Infokom 73.000.000 APBK Kota Sabang

3

Pengembangan manajemen sistem informasi

prasarana aparatur

4

Pembangunan telematika dan pendayagunaaan Sistem informasi

III. Program peningkatan disiplin aparatur

Terwujudnya peningkatan disiplin aparatur

Kantor Infokom

8.000.000

APBK

Kota Sabang

5

Peningkatan hubungan masyarakat

IV. Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur V. Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan

Terwujudnya penigkatan kapasitas sumber daya aparatur Terwujudnya peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan Terwujudnya pengembangan komunikasi, informasi dan media massa

Kantor Infokom

7.500.000

APBK

Kota Sabang

6

Pengembangan media cetak dan media modern

Kantor Infokom

6.000.000

APBK

Kota Sabang

7

Penyediaan Data dan informasi yang relevan, aktual, akurat dan dipertanggungjawabkan

VI. Program pengembangan komunikasi, informasi dan media masa

Kantor Infokom

112.000.000

APBK

Kota Sabang

VII. Progam fasilitas peningkatan SDM bidang komunikasi dan informasi

Terwujudnya fasilitas peningkatan SDM di bidang komunikasi dan Informasi

Kantor Infokom

112.000.000

APBK

Kota Sabang

VIII. Program kerja sama informasi dengan media masa IX. Program pengembangan komunikasi, informasi dan media massa

terwujudnya kerja sama informasi dengan mes massa Terwujudnya pengembangan informasi yang memadai

Kantor Infokom

385.000.000

APBK

Kota Sabang

Kantor Infokom

960.000.000

APBK

Kota Sabang

TABEL 5.1 MATRIK PROGRAM LIMA TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Sabang : Kantor Disnaker Kota Sabang : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1 1

Kebijakan
2 Menigkatan kinerja pelaksanaan administrasi perkantoran

Program
3 Pelayanan Administrasi Perkantoran

Indikator Keluaran
4 Tersedianya Pelayanan Administrasi Perkantoran

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6 Per Mendagri Permendagri

SKPD 7 Disnaker

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 781.096.001 Sumber Pendanaan 9 APBK

Keterangan
10

No.13/2006
Peningkatan Sarana dan Prasarana Kelancaran Pelayanan Ketenagakerjaan, Kependudukan dan Catatan Sipil Penigkatan Disiplin Aparatur Tersedianya Pakaian Dinas tercapainya peningkatan Sumber daya manusia aparatur yang profesional Pengadaan Pakaian Dinas Lengkap Mengadakan Pendidikan dan Pelatihan Pegawai Disnaker Disnaker 28.183.925 24.157.650 APBK APBK Disnaker 201.448.075 APBK

2

Pengembangan Sarana dan Prasarana

3

Memberikan kesempatan kepada pegawai untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan

Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

4

Memberikan laporan sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku

Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan dan Capaian Kinerja dan Keuangan Penataan Administrasi Kependudukan

Tersedianya LAKIP

Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD

Kep.Kepala LAN No.293/IX/6/8/2003

Disnaker

13.656.060

APBK

5

Meningkatkan kinerja pelaksanaan administrasi kependudukan

Tersedianya Administrasi Kependudukan sesuia dengan standar SIAK Ofline

Implementasi Sistem Administrasi Kependudukan

Per Mendagri No.28/2006

Disnaker

219.615.000

APBK

Pemantapan kinerja operator siak Ofline

Terciptanya tenaga yang terampil untuk operator SIAK Ofline

Pelatihan tenaga pengelola SIAK ofline

Disnaker

102.483.000

APBK

Peningkatan administrasi kependudukan standar nasional Peningkatan peran serta masyarakat di bidang kependudukan

Tersedianya data base administrasi

Pembentukan dan penataan sistem

Disnaker

43.923.000

APBK

Kependudukan dam Capil dengan baikkoneksi (inter phase tahap awal) NIK Terbinanya komunikasi antara masyarakat dengan aparatur dinas terkait Sosialisasi Kebijakan Kependudukan pada aparatur kecamata dan kelurahan serta masyarakat Disnaker 14.641.000 APBK

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3 Pengembangan sistem informasi

Indikator Keluaran
4 Masyarakat dapat mengakses sipil melalui internet

Kerangka Anggaran
5 Menyediakan informasi yang dapat

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 Disnaker

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 38.066.000 Sumber Pendanaan 9 APBK

Keterangan
10

informasi kependudukan dan catatan diakses oleh masyarakat

Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan

terlaksanaya Pelayanan yang baik dan objektif kepada masyarakat

Melaksanakan Monitoring, Evaluasi dan menyusun Pelaoran Peningkatan Pembangunan Work Shop BLK Maritim

Permendagri No. 13/2006 SK Walikota Sabang No.702/2003

Disnaker

14.641.000

APBK

6

Mengoptimalkan pembinaan lembaga sarana dan mengembangan sistem pendanaan pelatihan kerja guna meningkatkan daya saing tenaga kerja

Peningkatan Kualitas dan Produktifitas Tenaga Kerja

Tersedianya sarana pelatihan pada BLK Maritim

Disnaker

1.610.510.000

APBK

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

TABEL 5.1 MATRIK PROGRAM LIMA TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Sabang : Kantor DKPPK Kota Sabang : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2 Meningkatkan SDM personil DKPPK untuk menunjukkkan kepada publik bahwa instansi ini memang diperlukan dan memberikan manfaat konkrit bagi masyarakat

Program
3 Pelayanan Administrasi Perkantoran

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6
Perda Kota Sabang

SKPD 7 DKPPK DKPPK DKPPK DKPPK DKPPK DKPPK DKPPK DKPPK DKPPK DKPPK DKPPK DKPPK

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 3.050.000 824.640.000 22.630.000 296.920.000 117.260.000 65.840.000 3.489.550.000 1.374.200.000 28.180.000 249.980.000 1.016.710.000 2.892.000.000 Sumber Pendanaan 9 APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK

Keterangan
10 Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang

Terciptanya Kelancaran Operasional Penyediaan jasa surat menyurat dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik Penyediaan jasa pemeliharaan dan Perizinan kendaraan dinas / operasional Penyediaan jasa kebersihan kantor Penyediaan alat tulis kantor Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Penyediaan komponen instalasi listrik/ penerangan bangunan kantor Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan Penyediaan makanan dan minuman Rapat - rapat koordinasi dan konsultasi keluar daerah Penyediaan jasa pendukung administrasi / teknis perkantoran

No.4 Thn 2001

Peningkatan Sarana dan Prasarana

Pemeliharaan rutin / berkala kendaraan dinas / operasional Pemeliharaan rutin / berkala peralatan gedung kantor Pemeliharaan rutin / berkala Peralatan Kerja Rehabilitasi sedang / berat rumah gedung kantor Rehabilitasi Pasar

Perda Kota Sabang

DKPPK DKPPK DKPPK DKPPK DKPPK

8.419.370.000 44.010.000
701.840.000.000

APBK APBK APBK APBK APBK

Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang

No.4 Thn 2001

86.530.000 318.530.000 458.140.000

Peningkatan Disiplin Aparatur

Pengadaan pakaian dinas beserta perlengkapannya

Perda Kota Sabang

DKPPK

No.4 Thn 2001

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3 Peningkatan kapasitas sumber daya aparatur

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5 Pendidikan dan pelatihan formal

Kerangka Regulasi
6
Perda Kota Sabang

SKPD 7 DKPPK

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 131.480.000 Sumber Pendanaan 9 APBK

Keterangan
10 Kota Sabang

No.4 Thn 2001 Terciptanya lingkungan yang bersih Penyediaan Sarana dan Prasarana persampahan Peningkatan operasi dan pemeliharaan prasarana dan sarana persampahan Penyusunan kebijakan manajemen pengelolaan sampah Pengembangan teknologi pengelolaan sampah Bimbingan teknik persampahan Peningkatan kemampuan aparat pengelolaan persampahan Sosialisasi kebijakan pengelolaan persampahan peningkatan peran serta masyarakat dalam pengelolaan persampahan Monitoring, evaluais dan pelaporan DKPPK
Perda Kota Sabang Perda Kota Sabang

Menciptakan Kota Sabang yang "BERSINAR" (Bersih, Indah, Nyaman, Aman, dan Ramah) dimasa yang akan datang

Pengembangan kinerja pengelolaan persampahan

DKPPK DKPPK DKPPK DKPPK DKPPK DKPPK DKPPK DKPPK

1.968.900.000 1.862.500.000 25.000.000 800.000.000 20.000.000 55.000.000 22.000.000 204.000.000 5.000.000 5.996.550.000 380.000.000 235.000.000 100.000.000 70.000.000 221.000.000

APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK

Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang

No.4 Thn 2001

Menyediakan fasilitas dan sarana yang memadai untuk memadai untuk memelihara dan menjaga kebersihan, keindahan, kenyamanan, serta keselamatan bangunan fisik lainnya di Kota Sabang

Peningkatan Kesiagaan dan pencegahan bahaya kebakaran

Terciptanya rasa aman dan terlindungnya masyarakat dari bahaya kebakaran

Peningkatan Penaggulangan Bahaya Kebakaran Pemeliharaan Sarana dan prasarana pencegahan bahaya kebakaran Rehabilitasi sarana dan prasarana pencegahan bahaya kebakaran Kegiatan pencegahan dan pengendalian bahaya kebakaran kegiatan penyuluhan pencegahan bahaya kebakaran Kegiatan pendidikan dan pelatihan pertolongan dan pencegahan kebakaran

DKPPK DKPPK DKPPK DKPPK DKPPK DKPPK

No.4 Thn 2001

Menciptakan kelestarian lingkungan dan menciptakan paru - paru kota dengan menata taman - taman kota dan merawat serta menanam pohon - pohon penghijauan

Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH)

Terciptanya lingkungan yang sehat dan asri

Pemeliharaan RTH & manual pengelolaan RTH Sosialisasi kebijakan standar, prosedur & manual pengelolaan RTH

Perda Kota Sabang

DKPPK DKPPK DKPPK DKPPK DKPPK DKPPK DKPPK DKPPK

1.049.120.000 6.710.000 6.710.000 14.050.000 989.820.000 178.240.000 223.710.000 16.810.000

APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK

Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang

Penyusunan Kebijakan standar, prosedur No.4 Thn 2001

Penyusunan program pengembangan RTH Penataan RTH Pengembangan Taman rekreasi Peningkatan peran serta masyarakat dalam pengelolaan RTH Monitoring dan evaluasi

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5 Penyediaan sarana dan prasarana penunjang pemeliharaan RTH

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 DKPPK

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 5.461.300.000 Sumber Pendanaan 9 APBK

Keterangan
10 Kota Sabang

Menciptakan Kota Sabang yang "BERSINAR" (Bersih, Indah, Nyaman, Aman dan Ramah) di masa yang akan datang

Pembinaan Pedagang

Terciptanya pasar yang nyaman dan aman

Kegiatan pemeliharaan gedung pasar

Perda Kota Sabang

DKPPK

2.400.000.000

APBK

Kota Sabang

No.4 Thn 2001

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

TABEL 5.1 MATRIK PROGRAM LIMA TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Sabang : Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Sabang : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2 Peningkatan sarana dan prasarana dalam rangka pelayanan investasi Peningkatan ketrampilan dan kemampuan sumber daya manusia kelautan dan perikanan

Program
3 Program peningkatan sarana prasarana aparatur

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6 UU No. 31 Tahun 2004

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

Gedung kantor 1 unit Tersedia pagar Tempat parkir 1 unit Mushola 1 unit Meubeller 10 unit Sarana mobilisasi 4 unit

Pembangunan gedung kantor Pembuatan pagar kantor Pembuatan tempat parkir Pembuatan musholah Pengadaan meubeller Pengadaan sarana mobilisasi Pengadaan komputer Pemindahan antena radio pengawas perikanan 3 unit

Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan

3.000.000.000 350.000.000 150.000.000 150.000.000 175.000.000 270.000.000 145.000.000 200.000.000

APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK

Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang

Peningkatan kelembagaan masyarakat perikanan menjadi lembaga ekonomi yang mandiri Pengendalian dan pengawasan pemanfaatan potensi sumberdaya kelautan dan perikanan Program pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir

Komputer 4 unit Antena radio pengawas perikanan 3 unit Terbinanya 5 kelompok penerima bantuan Meningkatnya kemampuan ekonomi masyarakat pesisir Berkembangnya usaha masyarakat

Pembinaan kelompok ekonomi masyarakat pesisir Bantuan ekonomi produktif

Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan

515.347.400

APBK

Kota Sabang

2.000.000.000

APBK

Kota Sabang

Peningkatan produksi hasil perikanan dan kelautan

pesisir Kehidupan masyarakat pesisir meningkat Pengembangan dan rehabilitasi perkampungan masyarakat pesisir

Dinas Kelautan dan perikanan

2.000.000.000

APBK APBK

Kota Sabang

Pembinaan mutu hasil kelautan dan perikanan Program pemberdayaan masyarakat dlm pengawasan dan pengendalian sumber daya kelautan Terbinanya masyarakat nelayan dlm mengelola potensi SDI Dinas Kelautan dan perikanan

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2 Pelaksanaan anggaran sesuai dgn Kepmendagri No. 13 Tahun 2006

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5 Pembentukan kelompok masyarakat swakarsa pengamanan sumberdaya kelautan Pembinaan kelompok pengawas sumberdaya ikan dan kelautan Bantuan sarana dan prasarana pengawas sumberdaya kelautan dan perikanan

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 Dinas Kelautan dan perikanan

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 75.000.000 Sumber Pendanaan 9 APBK

Keterangan
10 Kota Sabang

Dinas Kelautan dan perikanan

245.000.000 250.000.000

APBN APBN

Kota Sabang Kota Sabang

Dinas Kelautan dan perikanan

Program peningkatan kesadaran dan penegakan hukum dalam pendayagunaan sumberdaya kelautan dan perikanan

Potensi sumberdaya dapat dipertahankan

Dinas Kelautan dan perikanan

Penyuluhan hukum dan pendayagunaan sumberdaya kelautan dan perikanan Program peningkatan mitigasibencana alam laut dan prakiraan iklim laut kajian mitigasi bencana alam laut dan prakiraan iklim laut kajian parameter lingkungan laut yg berbahaya terhdp sumberdaya ikan dan kelautan Program peningkatan kegiatan budaya kelautan dan wawasan maritim kpd masyarakat Pemahaman budaya kelautan dan ke- Penyuluhan budaya kelautan dan maritiman Pemahaman selam pd usia dini Program pengembangan budidaya perikanan berkembangnya usaha bibit ikan unggul usaha budidaya pd klmpk tani dpt berkembangdgn baik usaha perikanan air tawar dpt berkembang dgn baik keramba jaring apung 2 unit pendampingan dan pengembangan perikanan air tawar pendampingan pd kelompok tani pembudidaya ikan pengembangan bibit ikan unggul kemaritiman kpd anak sekolah pelatihan selam bagi anak sekolah Pencegahan dini pencemaran laut

Dinas Kelautan dan perikanan

165.000.000

APBK

Kota Sabang

Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan

150.000.000

APBN

Kota Sabang

150.000.000

APBN

Kota Sabang

Dinas Kelautan dan perikanan

310.000.000 425.000.000

APBK APBK APBK

Kota Sabang Kota Sabang

Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan

225.000.000 435.000.000

APBK APBK

Kota Sabang Kota Sabang

125.000.000

APBK

Kota Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5 pengembangan budidaya keramba jaring apung

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 Dinas Kelautan dan perikanan

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 750.000.000 Sumber Pendanaan 9 APBK

Keterangan
10 Kota Sabang

Program pengembangan perikanan tangkap Tersedianya DED yg baik Masy. Dpt memanfaatkan PPI dgn baik Jalan komplek PPI 1unit Sarana pengolaha ikan 10 unit Pengaspalan jalan komplek PPI Pengadaan sarana pengolahan ikan Kapal motor 20 GT 4 unit Pengadaan kapal motor pancing 20 GT konstruksi fibre glass Kapal motor 25 GT 1 unit Pengadaan kapal ikan konstruksi fibreglass 25 GT Kapal purse seine 25 GT 1 unit Pengadaan kapal purse seine 25 GT konstruksi kayu Kapal pancing 5 GT Kapal motor donfeng 26 PK Pengadaan kapal pancing 5 GT Pengadaan kapal motor donfeng 26 PK Motor tempel 40 PK Motor tempel 15 PK Tempat penyimpanan es (ice storage) Pengadaan motor tempel 40 PK Pengadaan motor tempel 15 PK Penyempurnaan tempat penyimpanan es (ice storage) Detail design PPI rehabilitasi PPI Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan 75.000.000 APBK Kota Sabang 180.000.000 APBN Kota Sabang 778.225.808 APBK Kota Sabang 143.800.000 APBN Kota Sabang 150.000.000 APBK Kota Sabang 125.000.000 APBK Kota Sabang 560.000.000 APBK Kota Sabang 2.550.000.000 APBK Kota Sabang 3.000.000.000 APBK Kota Sabang 12.357.596.500 APBN Kota Sabang 6.265.879.900 APBN / APBD II Kota Sabang 982.000.000 APBN Kota Sabang 358.050.000 APBN / APBD II Kota Sabang 1.519.170.900 APBN Kota Sabang 900.000.000 APBN Kota Sabang

Kolam pelabuhan dan talud pemecah Pembuatan kolam pelabuhan ombak Usaha klmpok nelayan perikanan tangkap dpt berkembang baik Usaha klmpok nelayan perikanan tangkap dpt berkembang baik dan talud pemecah ombak Pendampingan pd kelompok nelayan perikanan tangkap Pemeliharaan rutin/berkala tempat pelelangan ikan

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4 Masyarakat dpt memanfaatkan tempat pelelangan dgn baik

Kerangka Anggaran
5 Rehabilitasi sedang/berat tempat pelelangan ikan

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 500.000.000 Sumber Pendanaan 9 APBN

Keterangan
10 Kota Sabang

Mutu hasil perikanan dpt terbina dgn Pembinaan mutu hasil perikanan baik

375.000.000

APBK

Kota Sabang

Program pengembangan sistem penyuluhan perikanan

Sistem penyuluhan perikanan berkembang dgn baik Kajian sistem penyuluhan perikanan Biaya operasional penyuluh perikanan Sarana kerja penyuluh perikanan Biaya Demplot penyuluhan perikanan

Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan 30.000.000 25.000.000 APBK APBK Kota Sabang Kota Sabang 225.000.000 APBK Kota Sabang 35.000.000 APBN Kota Sabang

Program optimalisasi pengelolaan dan pemasaran produksi perikanan

Pemasaran produksi perikanan dpt dikelola dgn optimal kajian optimalisasi pengelolaan dan pemasaran produksi perikanan temu usaha perikanan

Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan 60.000.000 APBK Kota Sabang

Dinas Kelautan dan perikanan

400.000.000

APBK

Kota Sabang

pengembangan jaringan pemasaran perikanan informasi pasar

Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan

750.000.000

APBN

Kota Sabang

200.000.000

APBK

Kota Sabang

Program pengembangan kawasan budidaya laut, air payau dan air tawar kajian kawasan budidaya laut, air payau dan air tawar pengembangan budidaya rumput laut pengembangan budidaya biota laut non ikan

Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan 350.000.000 APBK Kota Sabang 461.269.000 APBN Kota Sabang 125.000.000 APBK Kota Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2 Program pengembangan pulau-pulau kecil secara terpadu dan berkelanjutan

Program
3 Program pengembangan pulau kecil

Indikator Keluaran
4 Menjaga keutuhan wilayah NKRI

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 Dinas Kelautan dan perikanan

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

Peningkatan sarana prasarana pulau-pulau kecil Rehabilitasi terumbu karang di perairan pesisir pulau-pulau kecil Pemetaan dan tata ruang laut dan pulau-pulau kecil

Dinas Kelautan dan perikanan Dinas Kelautan dan perikanan

9.000.000.000

APBN

Kota Sabang

450.000.000

APBN

Kota Sabang

Dinas Kelautan dan perikanan 1.650.000.000 APBN Kota Sabang

TABEL 5.1 MATRIK PROGRAM LIMA TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Sabang : Dinas Koperasi dan UKM Kota Sabang : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2 Pembinaan dan bimbingan terhadap UKM yg berkelanjutan dan terarah secara umum

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

Program penciptaan iklim UKM yang kondusif

Bertambahnya UKM yang berkualitas Penyusunan kebijakan tentang melayani masyarakat usaha kecil Sosialisasi kebijakan tentang usaha kecil

Dinas Koperasi dan UKM Dinas Koperasi dan UKM

16.768.000.000

APBK

Kota Sabang

15.397.000.000

APBK

Kota Sabang

Pengembangan pengetahu an dan wawasan dalam bidang kewirausahaan bagi pelaku UKM Program pengembangan kewirausahaan dan keunggulan kompetitif UKM Meningkatnya kualitas UKM yang baik dan memiliki wirausahaan yg tinggi Penyelenggaraan pelatihan kewirauusahaan Pelatihan manajemen pengelola usaha Tumbuhnya usaha UKM yg baik dan mantap serta mempunyai jaringan usaha yg kuat Program pengembangan sistem pendukung usaha bagi usaha mikro kecil dan menengah Bertambahnya pengelolaan UKM yg profesional dan terampil dalam mengelola usaha Pengembangan klaster bisnis Peningkatan jaringan kerja sama antar lembaga Bantuan permodalan bagi UKM Bantuan kelompok usaha mikro (LKM) Pembinaan dan pemberdaya an koperasi yg profesional utk mampu memberikan kontribusi dan pelayanan Program peningkatan kualitas kelembagaan koperasi Terciptanya pengelola koperasi yg terampil dan mampu meningkatkan produktifitas dan kinerja koperasi Kordinasi pelaksanaan kebijakan dan program pemb. Koperasi Dinas Koperasi dan UKM 300.000.000 APBK Kota Sabang Dinas Koperasi dan UKM Dinas Koperasi dan UKM Dinas Koperasi dan UKM Dinas Koperasi dan UKM 625.000.000 APBK Kota Sabang 6.250.000.000 APBK Kota Sabang 325.000.000 APBK Kota Sabang 2.000.000.000 APBK Kota Sabang Sosialisasi dukungan informasi penyediaan permodalan Dinas Koperasi dan UKM 325.000.000 APBK Kota Sabang Dinas Koperasi dan UKM Dinas Koperasi dan UKM 325.000.000 APBK Kota Sabang 325.000.000 APBK Kota Sabang Memfasilitasi peningkatan kemitraan usaha bagi UKM Dinas Koperasi dan UKM 1.250.000.000 APBK Kota Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5 Sosialisasi prinsip-prinsip pemaham an perkoperasian Peningkatan kualitas SDM pengurus koperasi Pembinaan dan konsultasi kelembagaan dan usaha koperasi Bantuan perkuatan modal usaha Peningkatan kualitas kelembaga an koperasi Peningkatan kesehatan koperasi Lokakarya/seminar peran potensi koperasi dlm pemberdayaan ekonomi rakyat Pembinaan dan bimbingan teknis kpd gerakan koperasi Penyusunan laporan keuangan koperasi

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 Dinas Koperasi dan UKM Dinas Koperasi dan UKM Dinas Koperasi dan UKM Dinas Koperasi dan UKM Dinas Koperasi dan UKM Dinas Koperasi dan UKM Dinas Koperasi dan UKM

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 16.934.000.000 Sumber Pendanaan 9 APBK

Keterangan
10 Kota Sabang

68.564.000.000

APBK

Kota Sabang

1.450.000.000

APBK

Kota Sabang

106.000.000.000

APBK

Kota Sabang

23.985.000.000

APBK

Kota Sabang

6.275.000.000 16.728.000.000

APBK APBK

Kota Sabang Kota Sabang

Dinas Koperasi dan UKM Dinas Koperasi dan UKM Dinas Koperasi dan UKM Dinas Koperasi dan UKM Dinas Koperasi dan UKM Dinas Koperasi dan UKM

10.875.000.000

APBK

Kota Sabang

30.170.000.000

APBK

Kota Sabang

Pembinaan KUKM yg mampu mengelola aktifitasnya secara profesional dan memiliki data dan informasi yg lengkap dan akurat

Program pengembangan aktifitas KUKM

Terciptanya sasaran pembinaan KUKM secara baik dan koordinatif dan tersedianya data dan informasi yg sesuai dgn yg dibutuhkan

Monitoring evaluasi dan pendataan KUKM Pengadaan tempat pelayanan koperasi (TPK) Penguatan kelembagaan koperasi Pembentukan koperasi nelayan

33.082.000.000

APBK

Kota Sabang

300.000.000

APBK

Kota Sabang

500.000.000

APBK

Kota Sabang

500.000.000

APBK

Kota Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

TABEL 5.1 MATRIK PROGRAM LIMA TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Sabang : Dinas Pendidikan Kota Sabang : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2 Peningkatan dan perluasan akses pendidikan

Program
3 Program pelayanan administrasi perkantoran

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5 Belanja pegawai Penyediaan jasa surat menyurat

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8
176.561.323.244

Keterangan
10 Kota Sabang Kota Sabang

Sumber Pendanaan 9 APBK APBK

4.166.429

Peningkatan mutu,relevansi dan daya saing Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik Penyediaan jasa peralatan Peningkatan manajemen dan pelayanan pendidikan yg transparan, akuntabel dan good governance Penyediaan jasa kebersihan kantor Penyediaan alat tulis kantor Penyediaan barang cetakan dan penggandaan APBK Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan Penyediaan makanan dan minuman Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke dlm dan luar daerah Penyediaan jasa tenaga pendukung administrasi/ teknis perkantoran Dinas Pendidikan 17.352.715.514 APBK Kota Sabang Dinas Pendidikan 829.428.075 APBK Kota Sabang Dinas Pendidikan 402.658.397 APBK Kota Sabang Dinas Pendidikan 22.220.957 APBK Kota Sabang Dinas Pendidikan 28.834.716 APBK Kota Sabang Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan 129.562.900 280.913.015 APBK APBK Kota Sabang Kota Sabang Dinas Pendidikan 34.891.917 APBK Kota Sabang dan perlengkapan kantor Dinas Pendidikan 52.466.148 APBK Kota Sabang Dinas Pendidikan 371.390.887 APBK Kota Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3 Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5 Pembangunan gedung kantor Pengadaan kendaraan dinas/ operasional Pengadaan perlengkapan gedung kantor Pengadaan peralatan gedung kantor Pengadaan meubeller Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional Pemeliharaan rutin/berkala perlengkapan gedung kantor Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor Pemeliharaan rutin meubeller Rehab sedang/berat gedung kantor Rehab sedang/berat kendaraan dinas/operasional

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 9.000.000.000 255.000.000 Sumber Pendanaan 9 APBK APBK

Keterangan
10 Kota Sabang Kota Sabang

Dinas Pendidikan

2.548.658.873

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

335.000.000

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan

65.000.000 1.241.934.244

APBK APBK

Kota Sabang Kota Sabang

Dinas Pendidikan

373.364.540

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

125.000.000

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

100.000.000

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan

60.000.000 175.000.000 150.000.000

APBK APBK APBK

Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang

Program peningkatan disiplin aparatur

Pengadaan pakaian dinas beserta perlengkapannya

Dinas Pendidikan

1.468.242.005

APBK

Kota Sabang

Program peniongkatan kapasitas sumberdaya aparatur

Pendidikan dan pelatihan formal Sosialisasi peraturan perundang-undangan

Dinas Pendidikan

571.041.215

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

30.000.000

APBA

Kota Sabang

Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja

Penyusunan lap. Capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD

Dinas Pendidikan

30.525.500

APBK

Kota Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5 Penyusunan pelaporan keuangan semesteran Penyusunan pelaopran keuangan akhir tahun

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 Dinas Pendidikan

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 48.840.800 Sumber Pendanaan 9 APBK

Keterangan
10 Kota Sabang

Dinas Pendidikan

61.051.000

APBK

Kota Sabang

Program pendidikan anak usia dini Pembangunan gedung sklh Penambahan ruang kelas sekolah Pembangunan sarana dan prasarana bermain Pengadaan buku dan alat tulis siswa Pengadaan pakaian seragam sekolah (TK) Pengadaan pakaian olahraga Pengadaan alat praktik dan peraga siswa Pengadaan meubeller sklh Pengadaan perlengkapan sekolah Pemeliharaan rutin/berkala bangunan sekolah Pemeliharaan rutin/berkala sarana dan prasarana bermain Pemeliharaan rutin/berkala meubeller sekolah Pelatihan kompetensi tenaga pendidik Pengembangan pendidikan anak usia dini Dinas Pendidikan 549.459.000 APBA Kota Sabang Dinas Pendidikan 150.000.000 APBA Kota Sabang Dinas Pendidikan 109.891.800 APBK Kota Sabang Dinas Pendidikan 164.837.700 APBK Kota Sabang Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan 450.000.000 90.000.000 274.729.500 APBK APBK APBK Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan 317.312.573 540.000.000 APBK APBA Kota Sabang Kota Sabang Dinas Pendidikan 364.562.573 APBK Kota Sabang Dinas Pendidikan 400.000.000 APBK Kota Sabang Dinas Pendidikan 500.000.000 APBN Kota Sabang Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan 670.000.000 280.000.000 APBA APBN Kota Sabang Kota Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5 Penyusunan kebijakan pendidikan anak usia dini Pengembanagn kurikulum, bahan ajar dan model pembelajaran PAUD Monitoring, evaluasi dan pelaporan Pemebebasan tanah pembangunan TK

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 Dinas Pendidikan

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 164.837.700 Sumber Pendanaan 9 APBK

Keterangan
10 Kota Sabang

Dinas Pendidikan

183.153.000

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

91.576.500

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

650.000.000

APBK

Kota Sabang

Program wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun

Pembangunan gedung sklh - Pengawasan rehab gedung SD/MI (DAK 2006) - Pengawasan pemb. RKB/ Pustaka/Lab IPA/Talud dan pagar (dana pendidikan tahun 2006) Penambahan ruang kelas Pembangunan laboratorium dan ruang praktikum sklh Pembangunan sarana dan prasarana olahraga Pembangunan ruang ibadah Pembangunan perpustakaan sekolah Pengadaan pakaian seragam sekolah {SD/MI dan SMP/MTs) Pengadaan pakaian olahraga Pengadaan alat praktik dan peraga siswa Pengadaan meubeller sklh Dinas Pendidikan 1.800.000.000 APBA Kota Sabang Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan 1.229.258.832 660.000.000 APBK APBK APBA Kota Sabang Kota Sabang Dinas Pendidikan 1.412.303.832 APBK Kota Sabang Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan 3.052.550.000 9.157.650.000 APBK APBK Kota Sabang Kota Sabang Dinas Pendidikan 3.052.550.000 APBK Kota Sabang Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan 4.120.942.500 100.093.150 APBK APBK Kota Sabang Kota Sabang Dinas Pendidikan 11.641.256 APBK Kota Sabang Dinas Pendidikan 43.000.000 APBK Kota Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5 Pengadaan perlengkapan sekolah Pengadaan alat rumah tangga sekolah Pemeliharaan rutin/berkala bangunan sekolah(DAK-07) Pemeliharaan rutin/berkala rumah dinas kepsek,guru, penjaga sekolah Pemeliharaan rutin/berkala ruang kelas sekolah

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 1.100.000.000 880.000.000 Sumber Pendanaan 9 APBK APBK

Keterangan
10 Kota Sabang Kota Sabang

Dinas Pendidikan

93.913.374.115

APBN

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

625.000.000

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

549.459.000

APBK

Kota Sabang

Pemeliharaan rutin/berkala perpustakaan sekolah Pemeliharaan rutin/berkala meubeller sekolah Pemeliharaan rutin/berkala perlengkapan sekolah Rehab sedang/berat bangunan sekolah Pelatihan kompetensi tenaga pendidik Pelatihan kompetensi siswa berprestasi Pelatihan penyusunan kurikulum Peyediaan bantuan operasional sekolah (BOS) jenjang TK/RA,SD/MI/SDLB dan SMP/MTs serata pesantern salafiah dan satuan pendidikan non islam setara SD dan SMP Penyediaan buku pelajaran untuk SD/MI dan SMP/MTs

Dinas Pendidikan

109.891.800

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

274.729.500

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

164.837.700

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

270.000.000

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

810.000.000

APBA

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

305.255.000

APBA

Kota Sabang

Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan

539.013.718 5.200.672.355

APBK APBK

Kota Sabang Kota Sabang

Dinas Pendidikan

1.343.122.000

APBA

Kota Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5 Penyelenggaraan Paket A setara SD Penyelenggaraan Paket B setara SMP Pengembangan materi belajar mengajar dan materi pembelajaran dgn menggunakan teknologi informasi dan komunikasi Penyelenggaraan akreditasi SD Monitoring, evaluasi dan pelaporan (ujian nasional) Pengembangan SDM pendidikan dasar

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 Dinas Pendidikan

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 213.678.500 Sumber Pendanaan 9 APBA

Keterangan
10 Kota Sabang

Dinas Pendidikan

213.678.500

APBA

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

274.729.500

APBA

Kota Sabang

Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan

192.890.250 891.005.973

APBA APBK

Kota Sabang Kota Sabang

Dinas Pendidikan

3.727.565.503

APBK

Kota Sabang

Pembinaan minat, bakat dan kreatifitas siswa Pengembangan SDM pendidikan dasar (pembinaan olahraga) Pengembangan SDM pendidikan dasar (pembinaan gugus SD) Program pendidikan menengah Pembangunan gedung sklh Pembangunan rumah dinas kepsek, guru, penjaga sekolah Penambahan ruang kelas sklh Pembangunan sarana dan prasarana olahraga Pembangunan ruang ibadah Pengadaan buku-buku dan alat tulis siswa

Dinas Pendidikan

342.363.281

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

1.065.388.403

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

337.955.291

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan

1.146.539.646 1.831.530.000

APBK APBK

Kota Sabang Kota Sabang

Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan

1.526.275.000 518.933.500

APBN APBN

Kota Sabang Kota Sabang

Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan

1.068.392.500 1.221.020.000

APBK APBK

Kota Sabang Kota Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5 Pengadaan pakaian seragam sekolah Pengadaan pakaian olahraga Pengadaan alat praktik dan peraga siswa Pengadaan meubeller sklh Pengadaan perlengkapan sekolah Pengadaan alat rumah tangga sekolah Pemeliharaan rutin/berkala bangunan sekolah

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 Dinas Pendidikan

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 154.312.200 Sumber Pendanaan 9 APBK

Keterangan
10 Kota Sabang

Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan

293.044.800 1.221.020.000

APBK APBK

Kota Sabang Kota Sabang

Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan

1.465.224.000 2.197.836.000 244.204.000

APBK APBK APBK

Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang

Dinas Pendidikan

1.831.530.000

APBK

Kota Sabang

Pemeliharaan rutin/berkala ruang kelas sekolah Pemeliharaan rutin/berkala ruang guru sekolah

Dinas Pendidikan

305.255.000

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

183.153.000

APBK

Kota Sabang

Pemeliharaan rutin/berkala sarana dan prasarana olahraga Pemeliharaan rutin/berkala ruang ibadah Pemeliharaan rutin/berkala perpustakaan sekolah alat praktik dan peraga siswa Pemeliharaan rutin/berkala meubeller sekolah Pemeliharaan rutin/berkala perlengkapan sekolah

Dinas Pendidikan

146.522.400

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

244.204.000

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

122.102.000

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

146.522.400

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

109.891.800

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

122.102.000

APBK

Kota Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5 Rehab sedang/berat bangunan sekolah Pelatihan kompetensi tenaga pendidik Pelatihan penyusunan kurikulum Penyediaan bantuan operasional manajemen mutu (BOMM) Penyediaan beasiswa bagi keluarga tidak mampu Penyelenggaraan Paket C setara SMU Pembinaan kelembagaan dan manajemen sekolah dgn penerapan manajemen berbasis sekolah (MBS)

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 Dinas Pendidikan

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 1.831.530.000 Sumber Pendanaan 9 APBK

Keterangan
10 Kota Sabang

Dinas Pendidikan

103.092.123

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan

492.051.454 250.000.000

APBK APBN

Kota Sabang Kota Sabang

Dinas Pendidikan

131.870.160

APBN

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

91.576.500

APBN

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

152.627.500

APBA

Kota Sabang

Pengembangan metode belajar dan mengajar dgn teknologi informasi dan komunikasi Peningkatan kerjasama dgn dunia usaha dan dunia industri

Dinas Pendidikan

213.678.500

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

915.765.000

APBK

Kota Sabang

Penyebarluasan dan sosialisasi berbagai informasi penddkn menengah Penyelenggaraan akreditasi sekolah menengah Monitoring, evaluasi dan pelaporan (ujian nasional) Pengembangan SDM pendidikan menengah

Dinas Pendidikan

152.627.500

APBA

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

91.576.500

APBA

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

529.132.676

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

917.540.341

APBK

Kota Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5 Pembinaan olahraga bagi siswa sekolah menengah Remedial teaching UN

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 Dinas Pendidikan

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 321.765.195 Sumber Pendanaan 9 APBK

Keterangan
10 Kota Sabang

Dinas Pendidikan

537.845.914

APBA

Kota Sabang

Program pendidikan non formal Pemberdayaan tenaga pendidik non formal Pemberian bantuan operasional pendidikan non formal (PAUD) Pembinaan pendidikan kursus dan kelembagaan Pengembangan pendidikan keaksaraan Pengembangan pendidikan kecakapan hidup Penyediaan sarana dan prasarana pendidikan non formal Pengembangan kebijakan pendidikan non formal Pengembangan kurukulum, bahan ajar dan model pembelajaran pendidikan non formal Publikasi dan sosialisasi pendidikan non formal Monitoring, evaluasi dan pelaporan Program pendidikan luar biasa Pembangunan gedung sklh Penambahan ruang kelas sklh Pembangunan sarana dan

Dinas Pendidikan 61.051.000 APBN Kota Sabang

Dinas Pendidikan

231.468.300

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

457.882.500

APBN

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

152.627.500

APBN

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

405.776.398

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

915.765.000

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

152.627.500

APBN

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

152.627.500

APBN

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

71.755.173

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

30.525.500

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan

4.090.417.000 1.526.275.000 1.526.275.000

APBK APBN APBN

Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5 prasarana olahraga Pembangunan perpustakaan Pengadaan buku-buku dan alat tulis siswa Pengadaan pakaian seragam sekolah dan kelengkapannya serta pakaian olahraga Pengadaan alat praktik dan peraga siswa Pengadaan meubeller sklh Pengadaan perlengkapan sekolah Pemeliharaan rutin/berkala bangunan sekolah Pemeliharaan rutin/berkala ruang kelas sekolah Pemeliharaan rutin/berkala sarana dan prasarana olahraga

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan

2.747.295.000 915.765.000

APBN APBK

Kota Sabang Kota Sabang

Dinas Pendidikan

293.044.800

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

91.576.500

APBN

Kota Sabang

Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan

152.627.500 91.576.500 30.525.500

APBA APBA APBK

Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang

Dinas Pendidikan

18.315.300

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

6.105.100

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan Pemeliharaan rutin/berkala buku-buku ajar 6.105.100 APBK Kota Sabang

alat praktik dan peraga siswa Pemeliharaan rutin/berkala meubeller sekolah Rehab sedang/berat asrama siswa Pelatihan kompetensi tenaga pendidik Pelatihan penyusunan kurikulum

Dinas Pendidikan

18.315.300

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

18.315.300

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

30.525.500

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

213.678.500

APBN

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

91.576.500

APBN

Kota Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5 Monitoring, evaluasi dan pelaporan (ujian nasional)

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 Dinas Pendidikan

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 30.525.500 Sumber Pendanaan 9 APBK

Keterangan
10 Kota Sabang

Program peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan Pelaksanaan sertifikasi pendidik Pelaksanaan uji kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan Pelatihan bagi pendidik untuk memenuhi standar kompetensi Pembinaan kelompok kerja guru (KKG) Pendidikan lanjutan bagi pendidik untuk memenuhi standar kualifikasi Pengembangan sis. Pendataan dan pemetaan pendidik dan tenaga kependidikan (profil dan LAKIP) Pengembangan sis. Penghargaan dan perlindungan thd profesi pendidik Pengembangan sis. Perenc. Dan pengendalian progr. Profesi pendidik dan T.K. Program manajemen pelayanan pendidikan Sosialisasi dan advokasi berbagai peraturan pemerintah di bidang pendidikan Pembinaan dewan pendidikan Pembinaan komite sekolah Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan 61.051.000 549.459.000 APBK APBK Kota Sabang Kota Sabang Dinas Pendidikan 91.576.500 APBK Kota Sabang Dinas Pendidikan 103.729.263 APBK Kota Sabang Dinas Pendidikan 301.333.149 APBK Kota Sabang Dinas Pendidikan 587.570.706 APBK Kota Sabang Dinas Pendidikan 91.576.500 APBK Kota Sabang Dinas Pendidikan 48.840.800 APBK Kota Sabang Dinas Pendidikan 61.051.000 APBK Kota Sabang Dinas Pendidikan 274.729.500 APBN Kota Sabang Dinas Pendidikan 396.831.500 APBN Kota Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5 Penerapan sistem dan informasi manajemen pendidikan

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 Dinas Pendidikan

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 91.576.500 Sumber Pendanaan 9 APBK

Keterangan
10 Kota Sabang

Penyelenggaraan pelatihan, seminar dan lokakarya, serta diskusi ilmiah ttg berbagai isu pendidikan Monitoring, evaluasi dan pelaporan (pengawas sekolah)

Dinas Pendidikan

91.576.500

APBK

Kota Sabang

Dinas Pendidikan

125.163.227

APBK

Kota Sabang

TABEL 5.1 MATRIK PROGRAM LIMA TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Sabang : BAPEDALDA Kota Sabang : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2 Penertiban usaha yang berwawasan lingkungan

Program
3 Pengawasan pelaksanaan kebijakan bidang Lingkungan Hidup

Indikator Keluaran
4 Terciptanya kelancaran operasional dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat

Kerangka Anggaran
5 Penertiban usaha yang berwawasan lingkungan

Kerangka Regulasi
6 UU gangguan (Hinder Ordonantie) Tahun 1926 UU LH No. 23 Tahun 2000

SKPD 7 BAPEDALDA

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 #REF! Sumber Pendanaan 9 APBK

Keterangan
10 K. Sabang

Restocking ikan grasscap untuk mencegah sedimentasi akibat pembusukan gulma di danau Aneuk Laot

BAPEDALDA

#REF!

APBK

K. Sabang

Pengkajian dampak lingkungan

UU LH No. 23 Tahun 2000

BAPEDALDA

#REF!

APBK

K. Sabang

Pengadaan sarana dan prasarana

Pemantauan kualitas air

BAPEDALDA

#REF!

APBK

K. Sabang

Pembuatan buku status lingkungan hidup Penyediaan sarana dan prasarana Pengelolaan persampahan Laporan periode perbulan terhadap volume sampah harian untuk tahun 2007 Pembuatan laporan kualitas air Administrasi perencanaan dan pengawasan DAK Pembebasan lahan konservasi Danau Aneuk Laot (berkelanjutan)

BAPEDALDA

#REF!

APBK

K. Sabang

BAPEDALDA BAPEDALDA

#REF! #REF!

APBK APBK

K. Sabang K. Sabang

BAPEDALDA

#REF!

APBK

K. Sabang

BAPEDALDA

#REF!

APBK

K. Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5 Pemasangan bronjong danau Aneuk Laot (berkelanjutan) Pembangunan gedung laboratorium (berkelanjutan) Peningkatan SDM Laboratorium Sosialisasi lingkungan hidup untuk pelajar Monitoring dan pengkajian lingkungan (UKL-UPL) Sosialisasi pengendalian lingkungan di tingkat UKM Kota Sabang Koordinasi penyusunan amdal Peningkatan operasional pemeliharaan sarana dan prasarana persampahan Pengadaan bibit kepiting (silvo fish eries) Daerah perlingdungan laut (Marine Protectid Area, MPA) Area hutan lindung (Forest Protectid Area, FPA) Pengadaan kamera bawah laut Pengadaan kerang hijau untuk penetralisir bahan-bahan kimia aktif yang terdapat di danau Aneuk Laot Pengadaan leaflate Pengadaan sarana alat proyektor untuk kebutuhan lapangan Penyusunan kebijakan kerjasama pengelolaan sampah Koordinasi penilaian kota sehat/

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 BAPEDALDA

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 #REF! Sumber Pendanaan 9 APBK

Keterangan
10 K. Sabang

BAPEDALDA

#REF!

APBK

K. Sabang

BAPEDALDA BAPEDALDA

#REF! #REF!

APBK APBK

K. Sabang K. Sabang

BAPEDALDA

#REF!

APBK

K. Sabang

BAPEDALDA

#REF!

APBK

K. Sabang

BAPEDALDA BAPEDALDA

#REF! #REF!

APBK APBK

K. Sabang K. Sabang

BAPEDALDA

#REF!

APBK

K. Sabang

BAPEDALDA

#REF!

APBK

K. Sabang

BAPEDALDA

#REF!

APBK

K. Sabang

BAPEDALDA BAPEDALDA

#REF! 175.000.000

APBK APBK

K. Sabang K. Sabang

BAPEDALDA

475.000.000

APBK

K. Sabang

BAPEDALDA BAPEDALDA

200.000.000 #REF!

APBK APBK

K. Sabang K. Sabang

BAPEDALDA

#REF!

APBK

K. Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4 adipura

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

Peningkatan peran serta masyarakat dalam lingkungan

BAPEDALDA

#REF!

APBK

K. Sabang

TABEL 5.1 MATRIK PROGRAM LIMA TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Sabang : Dinas Perhubungan Kota Sabang : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2 Meningkatkan SDM Dishub dalam melayani dan memberikan manfaat kepada masyarakat

Program
3 Program Administrasi Perkantoran

Indikator Keluaran
4 Terciptanya kelancaran operasional dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat

Kerangka Anggaran
5 Penyediaan jasa surat-menyurat Penyediaan jasa komunikasi,SDA & listrik Penyediaan jasa kebersihan ktr Penyediaan jasa perbaikan peralatan kantor Penyediaan alat tulis kantor Penyediaan brg cetakan dan penggandaan Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan ktr Penyediaan peralatan & perlengkapan kantor Penyediaan peralatan rumah tangga Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan Penyediaan makanan & minuman Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah Penyediaan jasa pendukung administrasi/teknis perkantoran Penyediaan jasa Pajak Bumi Bangunan

Kerangka Regulasi
6 Perda Kota Sabang No. 4 Tahun 2001

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 16.500.000 244.200.000 13.500.000 23.400.000 124.595.240 27.765.000 15.658.200 319.800.000 15.480.000 19.620.000 399.135.000 714.000.000 534.120.000 83.116.400 Sumber Pendanaan 9 APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK

Keterangan
10 K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang

Peningkatan sarana dan prasarana Aparatur

Pembangunan gedung kantor Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan Dinas/Operasional

Perda Kota Sabang No. 4 Tahun 2001

220.500.000 37.088.900 4.133.100.000

APBK APBK APBK

K. Sabang K. Sabang K. Sabang

Peningkatan disiplin aparatur

Pengadaan pakaian dinas beserta kelengkapannya

Perda Kota Sabang No. 4 Tahun 2001

3.849.000.000

APBK

K. Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3 Peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan Pengembangan dan pengelolaan Jaringan Irigasi rawa dan jaringan pengairan lainnya

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5 Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi SKPD

Kerangka Regulasi
6 Perda Kota Sabang No. 4 Tahun 2001

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 423.420.000 Sumber Pendanaan 9 APBK

Keterangan
10 K. Sabang

Perencanaan pembangunan jaringan air bersih/air minum

Perda Kota Sabang No. 4 Tahun 2001

42.800.000

APBK

K. Sabang

Meningkatkan pemeliharaan terminal pelabuhan penyebe rangan Balohan melalui penataan lapangan parkir dan taman

Pembangunan prasarana dan fasilitas perhubungan

Tersedianya terminal pelabuhan penyeberangan Balohan

Peningkatan pengelolaan terminal angkutan sungai, danau & penyeberangan perencanaan pembangunan prasarana dan fasilitas perhubungan Pelabuhan penyeberangan Balohan - Perbaikan tiang phonton pelabuhan kapal cepat - Kapal SAR (Emergency) - Mesin genset 20000 watt - Fiber glass 10 gandeng (1 gandeng = 4 bangku) - Asbak Fiber glass - Wireless - Dapragh/fender 8 unit - Mesin pompa air - Mesin babat rumput - Monitor merk Aceer Aspire - UPS Merk ICA 301 8300 watt - Kendaraan roda 2 (dua) unit force raider - Pengadaan komputer 2 (dua) unit - Lap top - Pelabuhan bongkar muat pasiran (Sabang Hub Internasional Port) Phase III - Pelabuhan teluk sabang, lanjutan pelabuhan PELINDO (Sabang Hub Internasional Port) Phase II - Container yard Teluk Sabang dan Pembongkaran gedung Pelindo - Container yard pasir Pembangunan garasi mobil kendaraan roda empat, roda dua seluas 13x5 m Pembangunan dan peningkatan sarana & prasarana perhub. Udara

SK Walikota No.709 Tgl.18-12-2003

140.449.500

APBK

K. Sabang

600.000.000 450.000.000 60.000.000 45.000.000 8.000.000 22.000.000 54.000.000 24.000.000 13.000.000 18.000.000 18.000.000 60.000.000 90.000.000 46.000.000 1.500.000.000

APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK

K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang

1.500.000.000

APBK

K. Sabang

6.000.000.000
10.000.000.000

APBK APBK APBK APBK

K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang

267.500.000 1.045.180.000

Meningkatkan pemeliharaan

Rehabilitasi/pemeliharaan prasara

Terpeliharanya pemeliharaan

Rehabilitasi/pemeliharaan terminal/

SK Walikota

1.168.005.100

APBK

K. Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2 pelayanan angkutan barang melalu terminal dan dermaga kapal

Program
3 na dan fasilitas LLAJ

Indikator Keluaran
4 pelayanan angkutan terminal dan dermaga

Kerangka Anggaran
5 pelabuhan Pembangunan kembali terminal truck angkutan barang Rehabilitasi dermaga tambat kapal/ ADPEL Sabang

Kerangka Regulasi
6 No.709 Tgl.18-12-2003

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 375.000.000 173.000.000 Sumber Pendanaan 9 APBK APBK

Keterangan
10 K. Sabang K. Sabang

Meningkatkan pelayanan angkutan dalam rangka penegakan hukum

Peningkatan pelayanan angkutan

Tersedianya pelayanan angkutan

Peningkatan disiplin masyarakat pengguna angkutan Pembebasan tanah seluas 3.000 m2

PP No. 41 Tahun 1993 PP No. 41 Tahun 1993

421.800.000

APBK

K. Sabang

Pembangunan sarana dan prasara Meningkatkan pelayanan angkutan secara mudah, cepat serta menjadikan halte tempat persinggahan sementara pelajar dan masyarakat na perhubungan Tersedianya fasilitas dan sarana pelayanan angkutan

450.000.000 APBK 800.000.000 APBK 646.385.000 APBK 750.000.000 APBK 507.000.000 APBK 1.568.000.000 APBK K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang

untuk pemb. Terminal Type C Pembangunan gedung terminal type C Pembangunan halte bus 4 unit di Kota Sabang Pembangunan pelabuhan mini di kel. Keunekai Pembangunan gedung pertemuan (operation room) Pengadaan baru kapal patroli serba guna

Meningkatkan penertiban dan keselamatan melalui disiplin berlalu lintas sehingga terciptanya rasa aman dan teratur

Pengendalian dan pengamanan lalu lintas

Terciptanya penertiban dan keselamatan berlalu lintas

Pengadaan rambu-rambu lalu lintas Pengadaan marka jalan, zebra cross dan garis median Pengadaan mesin marka Pengadaan pagar pengaman jalan (guard riil) sepanjang 500 m Pengadaan trafic light 5 unit Pelatihan petugas LLAJ Pelatihan juru parkir

UU No. 14 Tahun 1992 Tentang LLAJ

369.939.000 193.989.000 50.000.000 350.964.000 1.500.000.000 90.000.000 90.000.000 APBK APBK APBK APBK APBK APBK K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang K. Sabang APBK APBK K. Sabang K. Sabang

Terwujudnya pelaksanaan pembangunan gedung pengujian serta pelaksanaan pengujian

Peningkatan kelaikan pengoperasian kendaraan bermotor

Tersedianya gedung pengujian kendaraan bermotor dan pelaksanaan pengujian

Pembangunan balai pengujian kendaraan bermotor Pengadaan alat pengujian kendaraan bermotor Pelaksanaan uji berkala kendaraan bermotor

PP No. 42 Tahun 1993

800.000.000 APBK 1.079.328.800 APBK 165.000.000 APBK

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

TABEL 5.1 MATRIK PROGRAM LIMA TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Sabang : Kecamatan Sukajaya Kota Sabang : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2 A.SKPD Meningkatkan SDM Dishub dalam melayani dan memberikan manfaat kepada masyarakat

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

Pelayanan Administrasi Perkantoran

Terciptanya kelancaran operasional dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat

Penyediaan jasa surat-menyurat Penyediaan jasa komunikasi,SDA & listrik Penyediaan alat tulis kantor Penyediaan brg cetakan dan penggandaan Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan ktr Penyediaan peralatan & perlengkapan kantor Penyediaan peralatan rumah tangga Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan Penyediaan makanan & minuman Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah Penyediaan jasa pendukung administrasi/teknis perkantoran

19.571.000 1.353.614.000 902.433.000 528.684.000 73.914.000 624.948.000 71.332.000 27.270.000 704.198.000 864.515.000 3.408.379.000

APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK APBK

Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang

Peningkatan sarana dan prasarana Kantor

Pemeliharaan rutin/berkala rumah jabatan Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor Pemeliharaan rutin/berkala mobil jabatan Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan Dinas/Operasional Pemeliharaan rutin peralatan gedung kantor

19.322.000 39.966.000 186.661.000 351.715.000 47.070.000

APBK APBK APBK APBK APBK

Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang Kota Sabang

Peningkatan disiplin aparatur

Pengadaan pakaian dinas beserta kelengkapannya

187.461.000

APBK

Kota Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2 pemerintahan

Program
3 Peningkatan pelayanan umum

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5 Monitoring ke tiap-tiap kelurahan

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 482.061.000 Sumber Pendanaan 9 APBK

Keterangan
10 Kota Sabang

Musrenbang tingkat kecamatan dan kelurahan 432.011.000 Dana Pendamping Kegiatan P2KP 4.688.675.000 Pembinaan kecamatan, kemukiman dan kelurahan 5.688.675.000 Pembinaan kegiatan keagamaan 89.404.000 Penyusunan buku kecamatan dalam angka 381.172.000 Mengintensifkan penanganan pengaduan masyarakat Pembentukan unit khusus penangan an pengaduan masyarakat APBK Kota Sabang APBK Kota Sabang APBK Kota Sabang APBK Kota Sabang APBK Kota Sabang

B. Lintas SKPD C. Kewilayahan

TABEL 5.1 MATRIK PROGRAM LIMA TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Sabang : Dinas Syariat Islam : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2 A.SKPD

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

Peningkatan Pembinaan Syiar Islam

Tertanamnya kesadaran masyarakat budaya yang Islami

PHBI
Shalawat - Safari Jum'at, Ramadhan, Ceramah Keliling - Pemasangan Baliho & Pamflet - Pelaksanaan Qurban

Qanun Prov. NAD Nomor, 11 Tahun 2002

Dinas Syari'at Islam

4.289.130.000 225.000.000 184.000.000

APBK APBK APBK

untuk melaksanakan syiar Islam dan - Pembinaan Klp.

85.000.000 2.825.000.000

APBK APBK

Pembangunan Masyarakat Mulia Sejahtera (PMMS)

Meningkatnya sosial ekonomi masyara- Pemberian Modal kat pedesaan Usaha Pada Kelp Pengajian - Pembinaan Teknis Pengelolaan Sesuai Jenis Usaha

Qanun Kota Sabang Nomor 3 Tahun 2003

Dinas Syari'at Islam

520.000.000

APBK

184.000.000

APBK

Peningkatan Kualitas Pelaksanaan Syari'at Islam

- Tertanamnya minat baca Al-Qur'an - Pembentukan 8 dalam masyarakat rakat terhadap seni budaya yang islami - Minimalnya buta huruf Al-Qur'an dalam masyarakat - Termotivasinya masyarakat dalam - Pelatihan Tulis Baca Al-Qur'an - Pembinaan LemTPQ Binaan Khairat - Meningkatnya Pemahaman Masya- - Pelatihan Dalail

Qanun Kota Sabang Nomor 3 Tahun 2003

Dinas Syari'at Islam

233.690.000 262.030.000

APBK APBK

173.770.000 245.000.000

APBK APBK

membaca Al-Qur'an secara sempurn baga LPTQ Peningkatan Kualitas Peribadatan - Tersedianya sarana peribadatan - Termotivasinya imam, bilal, khadam mesjid dan meunasah untuk menghidupkan tempat ibadah - Pemberdayaan Mesjid,Meunasah dan TPQ - Pembinaan imam , bilal, khadam mesjid dan Meunasah Qanun Prov. NAD Nomor, 11 Tahun 2002 331.000.000 APBK Dinas Syari'at Islam 466.130.000 APBK

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3 Peningkatan Pengawasan dan Penegakan Hukum Islam

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6 Qanun Prov. NAD Nomor, 11 Tahun 2002, 12, 13 dan 14 Tahun 2003

SKPD 7 Dinas Syari'at Islam

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 5.520.000.000 820.400.000 Sumber Pendanaan 9 APBK APBK

Keterangan
10

- Terlaksananya pelaksanaan Syari'at - Pembinaan MuhIslam secara menyeluruh dalam pelaksanaan Syari'at Islam perkara hukum secara baik & lancar tasib kelurahan tin Pelanggaran Petugas WH
- Sosialisasi Qanun-

- Terciptanya kesadaran masayarakat - Pengawasan Ru - Terlaksananya proses penyelesaian Syari'at Islam oleh

310.000.000

APBK

qanun Syari'at Islam ke Sekolah /Masyarakat - Pembinaan Pelak sanaan/eksekusi Putusan Hakim Pembangunan, Rehab dan Pemeliharaan Gedung Kantor Tempat Kerja B. Lintas SKPD Pembinaan Amar Ma'ruf Nahi Munkar - Terhindarnya Masyarakat dari hukum yang berlaku - Tertanamnya kesadaran bagi pelanggar Syari'at Islam - Pembentukan Nahi Munkar - Pembentukan tim Pornografi & Pornoaksi - Pembentukan Tim Pembina Pelanggar Syari'at Islam 95.580.000 APBK Qanun Prov. NAD Nomor, 11 Tahun 2002, 12, 13 dan 14 Tahun 2003 75.000.000 APBK Dinas Syari'at Islam 375.000.000 APBK Tersedianya gedung kantor tempat kerja yang memadai - Pengadaan Gedung Kantor Dinas Syari'at Islam 5.130.000.000 APBK 85.000.000 APBK

perbuatan yang melanggar ketentuan Tim Amar Ma'ruf

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

TABEL 5.1 MATRIK PROGRAM LIMA TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Sabang : Dinas Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2 Optimalisasi Derajat Kesehatan Masyarakat (Pengobatan & Pelayanan Kesehatan Gratis)

Program
3 Upaya Kesehatan Masyarakat

Indikator Keluaran

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6 Ketersediaan Qanun Pendukung

SKPD 7 Dinkes & Kessos

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 36.000.000.000 Sumber Pendanaan 9 APBK

Keterangan
10 Badan Penyelenggara

4 a. Terpeliharanya kesehatan perorangan - Pemeliharaan & b. UHH minimal 67 tahun pemulihan kesehatan masyarakat (Program jaminan Pemeliharaan Kesehatan Penduduk

Kota Sabang) a. Terpeliharanya Kesehatan Gakin - Pelayanan Kesehatan penduduk miskin di Puskesmas & jaringannya

Dinkes & Kessos

-

APBN

RSUD, Puskesmas

a. Turunnya Prevalensi Penyakit Menular b. % Prevalensi PD3I

- Penyelenggaran Pencegahan & pemberantasan wabah dan imunisasi

Dinkes &Kessos

3.000.000.000

APBK

Kelurahan & Masyara

c. Wabah dan KLB dapat di cegah(0% penyakit menular

a. Gizi kurang 0% b. Gizi buruk 0% a. Terwujudnya Kota Sehat

- Perbaikan gizi Masyarakat
- Penyelenggaraan

Dinkes & Kessos Dinkes & Kessos

1.800.000.000 720.000.000

APBK APBK

Kelurahan & Masyara Kelurahan & Masyara

Penyehatan Lingkungan - Peningkatan Keselamatan Ibu Melahirkan dan Anak a. Turunnya % AKI b. Turunnya % AKB - Peningkatan Keselamatan Ibu melahirkan dan anak Peningkatan Partisipatif Masyarakat dalam Pembangunan Kesehatan dalam Mewujudkan Kemandirian masyarakat untuk hidup sehat serta mampu mengatasi masalah kesehatan Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat a. Perubahan perilaku masyarakat b. Aktif dan berfungsinya Posyandu dan UKBM lainnya - Promosi Kesehatan & Pem perdayaan Masyarakat - Penyuluhan masyarakat Pola hidup sehat - Revitalisasi Pos yandu Dinkes & Kessos 720.000.000 APBK Dinkes & Kessos 720.000.000 APBK Dinkes & Kessos 540.000.000 APBK Kader Kesehatan Dinkes & Kessos 720.000.000 APBK Bag. PP dan GSI

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2 Perluasan dan Pemerataan jangkauan serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas dan jaringannya

Program
3 - Obat dan Perbekalan Kesehatan - Pengawasan Obat dan makanan - Pengadaan, Peningkatan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Puskesmas/Pustu & Jaringannya

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 Dinkes & Kessos

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 3.600.000.000 Sumber Pendanaan 9 APBK

Keterangan
10

a. Terpenuhinya kebutuhan obat RSU - Pengadaan Obat Puskesmas dan jaringannya b. Kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana & Perbekalan Kesehatan - Pengendalian & Pengawasan Obat dan Makan - Pengadaan, Peningkatan & Perbaikan Srana & Prasarana
Puskesmas/Pustu

Dinkes & Kessos

30.000.000

APBK

Dinkes & Kessos

36.000.000.000

APBK

& Jaringannya Peningkatan Kinerja dan Kemampuan Aparatur Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur Kuantitas dan kualitas tenaga kesehatan - Pendidikan dan pelatihan tenaga Kesehatan - Peningkatan Kinerja aparatur Peningkatan kesejahteraan Sosial Pemberdayaan Fakir Miskin dan penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial Lainnya Peningkatan kesejahteraan masyaraka Pemberdayaan miskin dan penyandang masalah sosial Fakir miskin dan penyandang masalah sosial Lainnya Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial Pembinaan Anak Terlantar, Penyandang Cacat dan Trauma serta Pembinaan Panti Asuhan/Panti Jompo Pelayanan dan rehabilitasi kesejahteraan sosial Pembinaan anak terlantar, penyandang cacat dan trauma serta pembinaan panti asuhan/jompo Pembinaan Eks Penyandang Penyakit Sosial Pembinaan Eks penyandang penyakit sosial Pemberdayaan Kelembagaan Kesejahteraan Sosial Pemberdayaan kelembagaan kesejahteraan sosial Dinkes & Kessos 1.080.000.000 APBK Dinkes & Kessos 1.080.000.000 APBK Dinkes & Kessos 1.080.000.000 APBK Dinkes & Kessos 1.080.000.000 APBK Dinkes & Kessos 1.080.000.000 APBK Bag. Sosial dan Lurah Dinkes & Kessos 75.000.000.000 APBK Dinkes & Kessos 180.000.000 APBK Pusdiknakes

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

TABEL 5.1 MATRIK PROGRAM LIMA TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Sabang : Arsip Daerah : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2 Melakukan sistem administrasi dalam mengelola arsip dinamis maupun statis sesuai Keputusan Presiden RI Nomor 105 tahun 2004 tentang Pengelolaan Arsip Memberdayakan arsip sebagai tulang punggung administrasi pemerintahan sebagai bahan perencana an dalam pengambilan Keputusan Menyelamatkan arsip sebagai bukti yang otentik Melakukan pengelolaan arsip melalui alih media teknologi informasi kearsipan Meningkatkan dan mengembangkan sumber daya
manusia di bidang kearsipan

Program
3 Program perbaikan sistem administrasi kearsipan

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 Arsipda

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 213.000.000 Sumber Pendanaan 9 APBK

Keterangan
10

- Cepatnya mempresentasikan sumbe - Pembangunan Data base informasi sumber informasi kepada masyarakat luas - Terkelolanya arsip dari bentuk doku- - Pengumpulan Data men kertas menjadi dokumen elektronik - Tersedianya depo arsip - Terciptanya prosedur tata kerja kearsipan - Perbaikan peralatan jaringan informasi kearsipan - Pemeliharaan Peralatan Jaringan Informasi Kearsipan - Pengklasifikasian Data - Pengadaan Sarana penyimpanan kearsipan

17.000.000 17.000.000 3.075.000.000

APBK APBK APBK

70.000.000

APBK

Program penyelamatan dan pelestarian dokumen / Arsip Daerah

- Tersedianya sarana dan prasarana - Pengadaan sarana pengolahan kearsipan sesuai standar kearsipan yang berlaku - Terkumpulnya data yang berkaitan dengan volum arsip, kondisi fisik, kurun waktu guna mengetahui jumlah arsip yang dikelola serta mengakuisisi arsip - Tersedianya duplikat dokumen/arsip - Penduplikatan Dokumen/Arsip Daerah Dalam Bentuk Informatika - Pembangunan
Sistem Keamanan

Arsipda

500.000.000

APBK

& penyimpanan Arsip

- Pendataan dan penataan Dokumen Arsip Daerah

324.750.000

APBK

45.000.000

APBK

yang profesional Meningkatkan dan mengembangkan tata laksana kearsipan dalam sarana dan prasarana pendukung di bidang kearsipan

127.000.000

APBK

Penyimpanan data

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3 Program Pemeliharaan Rutin/Berkala sarana dan prasarana kearsipan

Indikator Keluaran
4 Terpeliharanya sarana/peralatan arsip dari kerusakan

Kerangka Anggaran
5 - Pemeliharaan Rutin/berkala sarana pengolahan dan penyimpanan arsip

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 Arsipda

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 48.000.000 Sumber Pendanaan 9 APBK

Keterangan
10

Terselamatnya dan terpeliharanya arsip dari kerusakan

- Pemeliharaan Rutin/berkala arsip daerah

59.000.000

APBK

Adanya pengamanan dan pengendalia- Monitoring, evaterhadap penyelenggaraan tata kearsipan luasi dan pelaporan kondisi situasi data Program peningkatan Kualitas Pelayanan Informasi Tersedianya dokumen yang bernilai guna Tersedianya SDM yang berkualitas Tersedianya naskah sumber arsip - Penyusunan & penerbitan naskah Sumber Arsip

42.000.000

APBK

Arsipda

118.650.000

APBK

- Penyediaan Sarana layanan Informasi Arsip - Sosialisasi/Penyluhan kearsipan di Lingkungan instansi pemerintah/Swasta

Arsipda

70.000.000

APBK

Arsipda

491.560.000

APBK

Terciptanya sistem kearsipan yang lebih baik

- Pembinaan Kearsipan dilingkungan Pemerintah Kota Sabang

Arsipda

157.330.000

APBK

Terlaksananya hasil penilaian atas prestasi yang dicapai oleh arsiparis

- Penilaian Angka kredit arsiparis di Lingkungan Pemerintah Kota Sabang

Arsipda

94.000.000

APBK

Terlaksananya pameran, pelayanan dan penyuluhan arsiparis

- Pameran, Pengamanan, apresiasi Kearsipan Kepada masyarakat

Arsipda

350.000.000

APBK

B. Lintas SKPD Program perbaikan sistem administrasi kearsipan Adanya akses informasi yang lebih mudah, cepat dan efisien yang di ya serta terciptanya prosedur tata kearsipan yang lebih sempurna - Pengembangan Data base - Pengumpulan Data Surat Menteri DN No. - 045/2216/SJ tgl. 30-10-2001 - 045/291/SJ tgl. 20-02-2002 - 045/1014/SK Arsipda 21.000.000 APBK Arsipda 90.000.000 APBK

dukung data yang akurat dan terperca Informasi

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6 tgl. 13-05-2003

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

Program Penyelamatan dan Pelestarian Dokumen/Arsip Daerah

Terselamatnya dokumen yang bernilai guna

- Pendataan dan Penataan dokumen/Arsip daerah

Akuisisi Arsip Pada Dinas Lembaga Daerah & Pendataan Arsip Inaktif/Statis Sesuai dgn: - UU No.7/1971 - PP No.34/1979 - SE Kepl. ANRI No. SE/01/1981 - Kept. Gub.Prov NAD No. 21 Tahun 2004

Arsipda

315.000.000

APBK

Program Pemeliharaan Rutin/Berkala Sarana & Prasarana Kearsipan

Aman dan terkendalinya penyelengga - Monitoring Evaraan tata kearsipan luasi & pelaporan Kondisi Situasi data

Arsipda

42.000.000

APBK

C. Kewilayahan Perbaikan sistem administrasi Kearsipan Tersedianya dokumen yang bernilai guna Penyediaan Sarana layanan Informasi Arsip Program Penyelamatan & Pelestarian Dokumen/Arsip Daerah Terhimpunnya arsip yang bernilai guna Pendataan & Pena taan Dokumen/ Arsip Daerah Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Informasi Tersedianya SDM yang berkualitas Peningkatan Sumber daya manusia Arsipda 275.000.000 APBK Arsipda 160.000.000 APBK Arsipda 65.000.000 APBK

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

TABEL 5.1 MATRIK PROGRAM LIMA TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Sabang : Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kota Sabang : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

Peningkatan Sarana dan prasarana dalam rangka pelayanan investasi

Meningkatnya kenyaman kerja

- Pembangunan gedung kantor - Pembuatan pagar kantor - Pembuatan tempat parkir - Pengadaan meubiler - Pengadaan sarana mobilisasi

Disbudpar Disbudpar Disbudpar Disbudpar Disbudpar

18.315.300.000

APBK APBK APBK APBK APBK

2.136.785.000 915.765.000 1.068.392.500 1.648.377.000

Peningkatan Ketrampilan dan Kemampuan Sumber Daya Manusia BudPar Peningkatan kelembagaan pariwisata yang berskala daerah menjadi berskala internasional yang Go Publik Pengendalian dan pengawasan Pemanfaatan potensi sumber

Meningkatnya kemampuan kerja bagi para karyawan

- Pengadaan komputer

Disbudpar

885.239.500

APBK

Adanya informasi dan pelayanan yang- Pengadaan Jariberjalan dengan cepat ngan internet pariwisata

Disbudpar

4.578.825.000

APBK

- Meningkatnya jumlah wisatawan

- Peningkatan pra sarana & sarana kolam air panas Keuneukai - Pembuatan shelter di kawasan wisata benteng Anoi Itam - Renovasi Makam Keramat 44

Disbudpar

1.543.122.000

APBK

Disbudpar

332.542.791

APBK

Disbudpar

771.561.000

APBK APBK

Peningkatan Produksi Hasil

- Meningkatnya jumlah wisatawan

- Promosi dan pe-

Disbudpar

274.729.500

APBK

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2 Wisata

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5 - Pengelolaan kekayaan budaya

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7 Disbudpar

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 3.589.877.357 Sumber Pendanaan 9 APBK

Keterangan
10

- Bertambahnya kekayaan, keragaman masaran wisata dan pengembangan nilai budaya

B. Lintas SKPD Rehabilitasi Fasilitas Resort Gapang Penataan Fasilitas Wisata Iboih Meningkatnya jumlah wisatawan asing dan lokal Meningkatnya jumlah wisatawan asing dan lokal Rehabilitasi Objek Wisata Titik Nol Kilometer Meningkatnya jumlah wisatawan asing dan lokal DisbudPar 3.513.688.794 BRR (APBN)/APBD II DisbudPar 4.603.904.487 BRR (APBN)/APBD II DisbudPar 6.413.986.593 BRR (APBN)/APBD II

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

TABEL 5.1 MATRIK PROGRAM LIMA TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Sabang : Badan Pemberdayaan Masyarakat : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2 Visi dan Misi SKPD 1. Visi Terwujudnya kemandirian masyarakat yang beriman taqwa dan sejahtera berdasarkan potensi diri dan lingkunganya

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

Program Pemerintahan kelurahan dan mukim

Meningkatkan kinerja aparatur pemerintahan kelurahan dan mukim dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat di kelurahan

Mempercepat pelaksanaan kegiatan aparatur pemerintahan kelurahan dan mukim

meningkatkan peran dan fungsi aparatur pemeririntahan kelurahan dan mukim terhadap tugas pokok masing2

#REF!

Misi Pemberdayaan Pemerintahan kemukiman dan Pemerintahan Kelurahan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga dan PMT-AS

Program Pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga

melahirkan keluarga yang sehat berkualitas serta beriman kepada tuhan yang maha esa

mendukung terlaksananya progaram pembinaan menujmu kelurga dan masyarakat yang mandiri dan beraklatul karimah

terciptanya ling. Keluarga dan masyarakat yang sakinah mawadah warahmah

#REF!

Program Pemberdayaan masyarakat miskin Peningkatan Kualitas SDM Pemberdayaan Masyarakat Miskin kaum dhuafa Peningkatan Pendapatan melalui pememfaatan SDA dan TTG KEBIJAKAN 1 Pemberdayaan Pemamfaatan aparatur pemerintahan Kelurahan dan penguatan struktural kelembagaan mukim sesuai ganun provinsi NAD No. 4 Thn 2003 Program Pemberdayaan Teknologi tepat guna

terpenuhinya kebutuhan pokok kaum dhuafa/miskin di kota sabang

Terlaksananya kegiatan pemberda yaan ekonomi dhuafa miskin denga baik

Meningkatkan taraf hidup kaum miskin di kota sabang

#REF!

Meningkatnya pendapatan masyarakat melalui berbagai bidang usaha dengan mengunakan sarana alat TTG

Tersedianya alat-alat sarana teknologi tepat guna yang dibutuhkan oleh masyarakat

Masyarakat secara keselurudapat memahami pentingnya alat sarana TTG untuk mempercepat pertumbuhan ekonominya

#REF!

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2 B . Lintas SKPD

Program
3 Program Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6 Dapat Memberi rasa aman dan nyaman terhadap siswa dalam mengikuti proses pembelajaran

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 #REF! Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

Menintgkatnya ketahanan fisik siswa Tersedianya makanan tambahan SD/MI melalui perbaikan gizi dan kesehatan yang dapat mendorong minat dan kemapmpuan belajar murid guna menigkatkan prestasi dalam rangka mencapai wajib belajar anak sekolah tingkat SD/MI

2

Mempercepat pembangunan kelurahan melalui pemberdayaan masyarakat dengan pemamfaatan, penerapan dan pengembngan TTG

(PMT-AS)

Program Kegiatan bulan bakti 3 Peningkatan taraf masyarakat dhuafa/ miskin melalui program modal usaha dan pembangunan rumah dhuafa 4 Membantu program pemerintahan dalam berbagai aspek pembangunan melalui program peningkatan peranan perempuan di kelurahan Mempercepat proses pemban gunan desa/kel melalui pember dayaan lembaga dan organisasi masyarakat pedesaan Memperlancar program pembg kel. Melalui peningkatan pertisi pasi masyarakat dalam membangunan kelurahan desa gotong royong masyarakat (BBGRM)

Pengembangan swadaya Gotong royong masyarakat di kelurahan

Aktifitas gotong royong dan kerja sama dapat berjalan dengan lancar di masyarakat dan Kelurahan

Terwujundya pertisipasi masyarakat untuk mersama sama membangun kelurahan yang ramah lingkungan

#REF!

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

TABEL 5.1 MATRIK PROGRAM LIMA TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Sabang : KANPORA : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2 A.SKPD Pengembangan arah kebija kan pembinaan kepemudaan

Program
3

Indikator Keluaran
4 Terwujudnya sistem pembinaan pemuda yang terarah

Kerangka Anggaran
5 Pendataan potensi kepemudaan

Kerangka Regulasi
6 Permendagri No.13 Thn 2006

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 85.000.000 Sumber Pendanaan 9 APBK

Keterangan
10 Kantor kecamatan

Program pengembangan dan keserasian kebijakan pemuda

Peningkatan Keimanan dan Ketakwaan Kepemudaan

Permendagri No.13 tahun 2006 Kebijakan Umum Pembangunan Kota Sabang

215.000.000

APBK

Dinas Syariat Islam Ko Sabang

Perumusan Kebijakan Kewirausah aan bagi pemuda

Permendagri No.13 tahun 2006 Kebijakan Umum Pembangunan Kota Sabang

60.000.000

APBK

Dispenaker Kota Saba Disperandag Kota Sab

Menciptakan pemuda pro fesional yg akan berperan aktif terhadap pembangu nan daerah

Program Peningkatan Peran Serta Kepemudaan

Terwujudnya profesionalisme,tercip tanya pemahaman serta fungsi pe muda terhapa pembangunan daerah

Pembinaan Organisasi Kepemudaan

Permendagri No.13 tahun 2006 Kebijakan Umum Pembangunan Kota Sabang

900.000.000

APBD/APBN

Kantor kecamatan, Ba kesbang dan linmas

Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan

Permendagri No.13 tahun 2006 Kebijakan Umum Pembangunan Kota Sabang

495.000.000 APBD/APBD PROV-

Fasilitas Aksi Bakti Sosial Kepemudaan

Permendagri No.13 tahun 2006 Kebijakan Umum Pembangunan Kota Sabang

150.000.000

APBK

-

Lomba Kreasi dan Karyatulis

Permendagri

215.000.000

APBK

Dinas pendidikan Nas

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5 ilmiah dikalangan pemuda

Kerangka Regulasi
6 No.13 tahun 2006 Kebijakan Umum Pembangunan Kota Sabang

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

Pameran Prestasi hasil karya pemuda

Permendagri No.13 tahun 2006 Kebijakan Umum Pembangunan Kota Sabang

250.000.000

APBK

Dinas kebudayaan da pariwisata

Monitoring evaluasi dan pelaporan

Permendagri No.13 tahun 2006

200.000.000

APBK

-

Penataan sistem pembi naan dan pengembangan olahraga secara terpadu dan berkelnjutan

Prgram Peningkatan upaya penumbuhan kewirausahaan dan kecakapan hidup pemuda

Terciptanya pemuda yg produktif, terampil dan mampu bersaing terha dap pelunag usaha

Pelatihan kewirausahaan bagi pemuda

Permendagri No.13 tahun 2006 Kebijakan Umum Pembangunan Kota Sabang

1.000.000.000

APBD/APBN

Dispenaker kota saba Disperindag kota saba

Pelatihan keterampilan bagi pemuda

Permendagri No.13 tahun 2006 Kebijakan Umum Pembangunan Kota Sabang

1.000.000.000

APBD/APBN

Dsipenaker Kota saba

Pencegahan, penyalahgu naan narkoba, miras dan penyakit menular seksual bagi pemuda

Program upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, miras dan penyakit menular

Terwujudnya kesadaran pemuda terhadap bahaya narkoba, miras dan penyakit menular seksual bagi pemuda

Pemberian penyuluhan tentang bahaya narkoba, miras, penyakit menular seksual bagi pemuda

Permendagri No.13 tahun 2006 Kebijakan Umum Pembangunan Kota Sabang

850.000.000

APBK

Dinas kesehatan,dina syariat islam, dinas pendidikan kota, bada kesbang dan linmas

Penataan sistem pembinaan dan pengembangan olahra ga secara terpadu dan berkelanjutan

Program pengembangan kebijakan dan manajemen olah raga

Terwujudnya sistem pembinaan dan pengembangan olahraga secara terpadu dan berkelanjutan

Pengembangan sistim sertifikasi dan standarisasi profesi

UU No.3 Tahun 2005 Tentang Sistem Keolahra gaan Nasional Permendagri No.13 tahun 2006 Kebijakan Umum Pembangunan Kota Sabang

850.000.000

APBD/APBN

-

Pengembangan perencanaan olah raga terpadu

Permendagri No.13 tahun 2006 Kebijakan Umum

245.000.000

APBK

-

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6 Pembangunan Kota Sabang

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

Pelaksanaan identifikasi bakat dan potensi belajar dalam olah raga

Permendagri No.13 tahun 2006 Kebijakan Umum Pembangunan Kota Sabang

105.000.000

APBK

Dinas pendidikan nas

Pembibitan dan pembinaan olah ragawan berbakat (Bina Pora)

Permendagri No.13 tahun 2006 Kebijakan Umum Pembangunan Kota Sabang

3.200.000.000

APBD/APBN

Dinas pendidikan nas

Pembinaan cabang olah raga prestasi di tingkat daerah Peningkatan kesegaran jasmani dan rekreasi

Permendagri No.13 tahun 2006 UU No.13 tahun 2005 Tentang Sistem Keolahra gaan Nasional Permendagri No.13 tahun 2006

1.350.000.000

APBK

-

244.500.000

APBK

-

Penyelenggaraan kompetisi olahraga

UU No.13 tahun 2005 Tentang Sistem Keolahra gaan Nasional Permendagri No.13 Thn.2006

2.500.000.000

APBD/APBN

-

Pemberian penghargaan bagi insan olahraga lanjut usia termasuk penyandang cacat

UU No.13 tahun 2005 Tentang Sistem Keolahra gaan Nasional Permendagri No.13 Thn.2006

1.000.000.000

APBK

-

Pengembangan olahraga lanjut usia termasuk penyandang cacat

UU No.13 tahun 2005 Tentang Sistem Keolahra gaan Nasional Permendagri No.13 Thn.2006

160.000.000

APBK

-

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5 Pengembangan olahraga rekreasi

Kerangka Regulasi
6 UU No.13 tahun 2005 Tentang Sistem Keolahra gaan Nasional Permendagri No.13 Thn.2006

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 800.000.000 Sumber Pendanaan 9 APBD/APBN

Keterangan
10 Dinas kebudayaan da pariwisata

Peningkatan jumlah kualitas serta kompetensi pelatih,peneliti,praktisi dan teknisi olahraga

UU No.13 tahun 2005 Tentang Sistem Keolahra gaan Nasional Permendagri No.13 Thn.2006

490.000.000

APBD/APBN

-

Peningkatan manajemen organisasi olahraga tingkat perkumpulan dan tingkat daerah

Permendagri No.13 Thn.2006 Kebijakan umum Pembangunan kota Sabang

170.000.000

APBK

-

Kerjasama peningkatan olahraga wan berbakat dan berprestasi dengan lembaga/instansi lainnya Meinngkatkan Fasilitas Sarana dan prasarana olahraga Program penigkatan sarana dan prasarana olahraga Tersedianya kelengkapan fasilitas pendukung olahraga yang representatif Peningkatan kerjasama pola kemitra an antara pemerintah dan masyara kat untuk membanguna sarana dan prasarana Peningkatan pembangunan sarana dan prasarana olahraga

Permendagri No.13 Thn.2006

170.000.000

APBK

-

Permendagri No.13 Thn.2006

1.300.000.000 APBD/APBD PROVKantor kecamatan /APBN

Permendagri No.13 Thn.2006 Kebijakan umum Pembangunan kota Sabang

14.000.000.000 APBD/APBD PROVBAPPEDA kota saban /APBN

Pemeliharaan rutin/berkala sarana dan prasarana olahraga

UU No.13 tahun 2005 Tentang Sistem Keolahra gaan Nasional Permendagri No.13 Thn.2006

1.700.000.000 APBD/APBD PROV/APBN

Penigkatan motivasi Kepe mudaan dan keolahragaan

Program peningkatan motivasi kepemudaaan dan keolahragaan

Terlaksananya upaya penigkatan motivasi kepemudaan dan keolah ragaan

Penyelenggaraan hari Sumpah Pemuda

Kebijakan umum Pembangunan kota Sabang

119.000.000

APBK

-

Penyelenggaraan Hari Olah Raga Nasional(HAORNAS)

UU No.13 tahun 2005 Tentang

290.000.000

APBK

-

Indikasi Kegiatan No
1

Kebijakan
2

Program
3

Indikator Keluaran
4

Kerangka Anggaran
5

Kerangka Regulasi
6 Sistem Keolahra gaan Nasional Kebijakan umum Pembangunan kota Sabang

SKPD 7

Pagu Indikasi Lima Tahunan dan Satu Tahun Transisi
Rp 8 Sumber Pendanaan 9

Keterangan
10

Penyelenggaraan Pekan Olah raga antar Desa / Kelurahan (PORDEKEL) kota Sabang

Kebijakan umum Pembangunan kota Sabang

555.000.000 APBD/APBD PROV/APBN

TABEL 5.2 PROGRAM TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Kota Sabang : Kantor Perpustakaan Daerah : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan Penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp
9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp
12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp
15
Sumber Pendanaan 16 Lokasi Kegiatan 17

Tahun 2011
Rp
18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp
21
Sumber Pendanaan 22 Lokasi Kegiatan 23

Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 13 14

5

6

A. SKPD 1 Pengembangan gedung Perpustakaan Daerah yang resprentatif 2 Pembuatan Taman Bacaan Masyarakat 3 Pemasangan pavling blok pada halaman Kantor Perpustakaan Daerah 4 5 Pembuatan taman Kantor Perpustakaan Daerah Peningkatan sarana dan prasarana gedung Perpustakaan Daerah 6 Pemasyarakatan minat dan kebiasaan membaca untuk mendorong terwujudnya masyarakat pembelajar 7 Pengembangan minat dan budaya baca 8 Supervisi, pembinaan dan stimulasi pada perpustakaan umum, perpustakaan khusus perpustakaan sekolah dan perpustakaan masyarakat 9 Pelaksanaan koordinasi pengembangan perpustakaan 10 Penyediaan bantuan pengembangan perpustakaan dan minat baca di daerah 11 Penyelengaraan koordinasi pengembangan budaya baca 12 Perencanaan dan penyusunan program budaya baca 20
APBD Sabang

2.000

APBD

Sabang

2.200

APBD

Sabang

2.420

APBD

Sabang

2.662

APBD

Sabang

2.928

APBD

Sabang

3.221

APBD

Sabang

1.000

APBD

Sabang

1.100

APBD

Sabang

1.210

APBD

Sabang

1.331

APBD

Sabang

1.464

APBD

Sabang

1.611

APBD

Sabang

100

APBD

Sabang

110

APBD

Sabang

121

APBD

Sabang

133

APBD

Sabang

146

APBD

Sabang

161

APBD

Sabang

70 300

APBD

Sabang

77 330

APBD

Sabang

85 363

APBD

Sabang

93 399

APBD

Sabang

102 439

APBD

Sabang

113 483

APBD

Sabang

APBD

Sabang

APBD

Sabang

APBD

Sabang

APBD

Sabang

APBD

Sabang

APBD

Sabang

100

APBD

Sabang

110

APBD

Sabang

121

APBD

Sabang

133

APBD

Sabang

146

APBD

Sabang

161

APBD

Sabang

50

APBD

Sabang

55

APBD

Sabang

61

APBD

Sabang

67

APBD

Sabang

73

APBD

Sabang

81

APBD

Sabang

20

APBD

Sabang

22

APBD

Sabang

24

APBD

Sabang

27

APBD

Sabang

29

APBD

Sabang

32

APBD

Sabang

300

APBD

Sabang

330

APBD

Sabang

363

APBD

Sabang

399

APBD

Sabang

439

APBD

Sabang

483

APBD

Sabang

20

APBD

Sabang

22

APBD

Sabang

24

APBD

Sabang

27

APBD

Sabang

29

APBD

Sabang

32

APBD

Sabang

22

APBD

Sabang

24

APBD

Sabang

27

APBD

Sabang

29

APBD

Sabang

32

APBD

Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp
9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp
12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp
15
Sumber Pendanaan 16 Lokasi Kegiatan 17

Tahun 2011
Rp
18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp
21
Sumber Pendanaan 22 Lokasi Kegiatan 23

Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 13 14

5

6

13

Publikasi dan sosialisasi minat dan budaya baca

300

APBD

Sabang

330

APBD

Sabang

363

APBD

Sabang

399

APBD

Sabang

439

APBD

Sabang

483

APBD

Sabang

14

Penyediaan bahan pustaka perpustakaan umum daerah

500

APBD

Sabang

550

APBD

Sabang

605

APBD

Sabang

666

APBD

Sabang

732

APBD

Sabang

805

APBD

Sabang

15

Monitoring, Evaluasi dan pelaporan

10

APBD

Sabang

11

APBD

Sabang

12

APBD

Sabang

13

APBD

Sabang

15

APBD

Sabang

16

APBD

Sabang

16

Peningkatan sumber daya manusia di bidang perpustakaan 200
APBD Sabang

220

APBD

Sabang

242

APBD

Sabang

266

APBD

Sabang

293

APBD

Sabang

322

APBD

Sabang

TABEL 5.2 PROGRAM TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi :Sabang :Bawasda Kota Sabang :2007-2012 :Perumusan Teknis di Bidang Pengawasan Pelayanan Penunjang Penyelenggaraan Pemerintah Daerah :Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 13 14

5

6

15

21

A.SKPD 20 Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan KDH - Pelaksanaan pengawasan Internal secara berkala - Penanganan kasus Pengaduan dilingkungan Pemerintah Daerah - Penanganan kasus pada wilyah Pemerintah dibawahnya -Tindak lanjut temuan hasil pengawasan -Koordinasi pengawasan yang komrehensif -Implementasi Impres No. 5 Tahun No. 5 Tahun 2004 -Pengumpulan Penyusunan dan Pengiriman LP2P 21 Program Peningkatan Profesionalisme Tenaga Pemeriksa dan Aparatur Pengawasan - Pelatihan pengembangan tenaga Pemeriksa dan Aparatur Pengawasan -Pelatihan teknis pengawasan dan penilaian pengawasan akuntailitas 22 Program penataan dan penyempurnaan kebijakan sistem dan prosedur pengawasan B. Lintas SKPD C. Kewilayahan -Penyusunan naskah akademik kebijakan sistem dan prosuder pengawasan PP 79 Thn 2005
Bawasda 10.159.250
APBK

PP 79 Thn 2005 PP 79 Thn 2005 PP 79 Thn 2005 PP 79 Thn 2005 PP 79 Thn 2005 impres no. 5 Thn 2004 Keppres No. 33 Tahun 1986 PP 79 Thn 2005

Bawasda

211.167.500

APBK

Sabang

255.512.675

APBK

Sabang

309.170.377

APBK

Sabang

281.063.943

APBK

Sabang

309.170.337

APBK

Sabang

340.087.370

APBK

Sabang

Bawasda

13.565.000

APBK

Sabang

14.921.500

APBK

Sabang

16.413.650

APBK

Sabang

18.055.015

APBK

Sabang

19.860.517

APBK

Sabang

21.846.568

APBK

Sabang

Bawasda

14.470.000

APBK

Sabang

15.917.000

APBK

Sabang

17.508.700

APBK

Sabang

19.259.570

APBK

Sabang

21.185.527

APBK

Sabang

23.304.080

APBK

Sabang

Bawasda

8.815.000

APBK

Sabang

9.696.500

APBK

Sabang

106.666.150

APBK

Sabang

11.732.765

APBK

Sabang

12.906.042

APBK

Sabang

14.196.646

APBK

Sabang

Bawasda

118.035.000

APBK

Sabang

129.838.500

APBK

Sabang

142.822.350

APBK

Sabang

157.104.585

APBK

Sabang

172.815.044

APBK

Sabang

190.096.548

APBK

Sabang

Bawasda

55.157.000

APBK

Sabang

60.672.700

APBK

Sabang

66.739.970

APBK

Sabang

73.413.967

APBK

Sabang

80.755.364

APBK

Sabang

88.830.900

APBK

Sabang

Bawasda

16.292.000

APBK

Sabang

17.921.200

APBK

Sabang

19.713.320

APBK

Sabang

21.684.652

APBK

Sabang

23.853.117

APBK

Sabang

26.238.429

APBK

Sabang

Bawasda

151.525.000

APBK

Luar Daerah

166.677.500

APBK

Luar Daerah

183.345.250

APBK

Luar Daerah

201.679.775

APBK

Sabang

221.847.753

Luar Daerah

Sabang

244.032.528

APBK

Luar Daerah

PP 79 Thn 2005

Bawasda

10.376.500

APBK

Luar Daerah

11.414.150

APBK

Luar Daerah

12.555.565

APBK

Luar Daerah

13.811.122

APBK

Sabang

15.192.234

Luar Daerah

Sabang

16.711.457

APBK

Luar Daerah

Luar Daerah

11.175.175

APBK

Luar Daerah

12.292.693

APBK

Luar Daerah

13.521.962

APBK

Sabang

14.874.158

Luar Daerah

Sabang

16.361.574

APBK

Luar Daerah

TABEL 5.2 PROGRAM TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi :Sabang :Badan Kepegawaian Daerah :2007-2012 :Menyelengaraan pengelolaan manajemen Kepegawaian Daerah sesuai keputusan Prisiden Indonesia Nomor 159 Tahun 2000 dan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2001 1. Penyiapan penyusunan Peraturan Daerahdi bidang Kepegawaian sesuai dengan norma, standar dan prosedur yang telah ditetapkan Pemerintah 2. Perencanaan dan Pengembangan Kepegawaian Daerah 3. Penyiapan Kebijakan Teknis Pengembangan Kepegawaian Daerah 4. Penyiapan dan Pelaksanaan pengangkatan, kenaikan pangkat, Pemindahan dan Pemberhatian Pegawai Negeri Sipil Daerah dengan norma standar dan Prosedur yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan 5. Pelayanan Administrasi Kepegawaian dalam pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian dalam dan dari jabatan struktur atau fungsional sesuai dengan norma, standar dan prosedur yang ditetapkan dalam perunda 6. Penyiapan dan Penetapan pensiunan pegawai 7. Penetapan gaji, tunjangan dan kesejahteraan pegawai sesuai dengan norma, standar dan prosedur yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan 8. Penyelengaraan administrasi pegawai negeri sipil 9. Pengelolaan sistem informasi kepegawaian daerah 10. Penyampaian informasi kepegawaian Daerah kepada Badan Kepagawaian Negara Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 13 14

5

6

A.SKPD Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur - Pengadaan peralatan gedung ktr - Pengadaan Moubiler - Rehabilitasi Gedung Kantor Pengadaan Kapasitas sumber daya aparatur - Diklat Prajabatan bagi calon PNS - Diklat Struktural bagi PNS - Diklat Teknis tugas dan fungsi bagi PNS - Diklat Fungsional Bagi PNS Program pembinaan dan pengem bangan aparatur - Penyusunan rencana pembinaan karir PNS - Seleksi penerimaan calon PNS - Penempatan PNS - Penataan sistem administrasi kenaikan pangkat - Pengembangan sistem informasi Kepegawaian - Penyusunan Analisis Jabatan - Seleksi dan Penetapan PNS untuk tugas belajar - Pemberinaan penghargaan bagi PNS yang berprestasi - Proses penanganan Kasus kasus Pelanggaran disiplin PNS - Kajian sistem dan diklat PNS - Pemberian bantuan tugas belajar dan ikatan dinas - Pemberian bantuan penyelenggaraan Praja IPDN - Penyelengaraan Diklat Teknis Fungsional dan Kepemimpinan
BKD APBK Sabang

BKD BKD BKD

100.000.000 80.000.000 150.000.000

APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

115.000.000 92.000.000 172.500.000

APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

130.000.000 104.000.000 195.000.000

APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

145.000.000 116.000.000 217.500.000

APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

16.000.000 12.800.000 24.000.000

APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

175.000.000 140.000.000 26.250.000.000

APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

BKD BKD BKD

-

APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

125.000.000 1.000.000.000 75.000.000

APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

143.800.000 1.150.000.000 862.500.000

APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

162.500.000 1.300.000.000 975.000.000

APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

181.300.000 1.450.000.000 1.088.000.000

APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

200.100.000 1.600.000.000 1.200.000.000

APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

BKD

-

APBK

Sabang

75.000.000

APBK

Sabang

862.500.000

APBK

Sabang

975.000.000

APBK

Sabang

1.088.000.000

APBK

Sabang

1.200.000.000

APBK

Sabang

BKD

168.400.000

APBK

Sabang

193.700.000

APBK

Sabang

218.900.000

APBK

Sabang

244.100.000

APBK

Sabang

269.300.000

APBK

Sabang

294.500.000

APBK

Sabang

BKD BKD BKD

240.000.000 312.000.000

APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

276.000.000 750.000.000 358.800.000

APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

312.000.000 86.250.000 405.600.000

APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

34.800.000 97.500.000 452.400.000

APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

38.400.000 108.800.000 499.200.000

APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

420.000.000 120.000.000 546.000.000

APBK

Sabang

APBK

Sabang

BKD

60.000.000

APBK

Sabang

69.000.000

APBK

Sabang

7.800.000

APBK

Sabang

87.000.000

APBK

Sabang

96.000.000

APBK

Sabang

105.000.000

APBK

Sabang

BKD BKD

50.000.000 -

APBK APBK

Sabang Sabang

57.500.000 31.250.000

APBK APBK

Sabang Sabang

65.000.000 38.940.000

APBK APBK

Sabang Sabang

72.500.000 436.300.000

APBK APBK

Sabang Sabang

80.000.000 48.310.000

APBK APBK

Sabang Sabang

87.500.000 53.000.000

APBK APBK

Sabang Sabang

BKD

25.000.000 72.000.000

APBK

Sabang

287.500.000

APBK

Sabang

325.000.000

APBK

Sabang

362.500.000

APBK

Sabang

400.000.000

APBK

Sabang

437.500.000

APBK

Sabang

BKD

-

APBK

Sabang

82.800.000

APBK

Sabang

93.600.000

APBK

Sabang

104.400.000

APBK

Sabang

115.200.000

APBK

Sabang

126.000.000

APBK

Sabang

BKD BKD

-

APBK APBK

Sabang Sabang

45.000.000 625.000.000

APBK APBK

Sabang Sabang

51.750.000 718.800.000

APBK APBK

Sabang Sabang

58.500.000 812.500.000

APBK APBK

Sabang Sabang

65.250.000 906.300.000

APBK APBK

Sabang Sabang

72.000.000 1.000.000.000

APBK APBK

Sabang Sabang

BKD

-

APBK

Sabang

100.000.000

APBK

Sabang

115.000.000

APBK

Sabang

130.000.000

APBK

Sabang

145.000.000

APBK

Sabang

160.000.000

APBK

Sabang

1.500.000.000

APBK

Sabang

1.725.000.000

APBK

Sabang

19.500.000.000

APBK

Sabang

2.175.000.000

APBK

Sabang

2.400.000.000

APBK

Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 7 APBK APBK APBK 8 Sabang Sabang Sabang

Tahun 2008
Rp 9 50.000.000 172.500.000 62.500.000
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 APBK APBK APBK 11 Sabang Sabang Sabang

Tahun 2009
Rp 12 57.500.000 19.500.000 71.880.000

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15 65.000.000 21.750.000 81.250.000
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 APBK APBK APBK 17 Sabang Sabang Sabang

Tahun 2011
Rp 18 72.500.000 24.000.000 90.630.000
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 APBK APBK APBK 20 Sabang Sabang Sabang

Tahun 2012
Rp 21 80.000.000 26.250.000 100.000.000
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 APBK APBK APBK 23 Sabang Sabang Sabang

Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 13 APBK APBK APBK 14 Sabang Sabang Sabang

5 BKD BKD BKD

6 15.000.000 -

- Pengembangan Diklat - Monitoring Avaluasi dan Pelaporan - Koordinasi Pengembangan Diklat B. Lintas SKPD C. Kewilayahan

TABEL 5.2 PROGRAM TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Kota Sabang : Kantor KB Kota Sabang : Tahun 2007 s.d 2012 : Kantor Keluarga Berencana : Kantor Keluarga Berencana Kota Sabang Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 13 14

5

6

A.SKPD 1 Rehab gedung kantor Kantor KB 50
APBK Sabang

2

Rehab gedung kantor

-

-

Kantor KB

35

APBK

Sabang

3

Rehab pagar kantor

-

-

Kantor KB

30

APBK

Sabang

4

Pembinaan keluarga berencana

-

-

Kantor KB

51

APBK

Sabang

55

APBK

Sabang

60

APBK

Sabang

55

APBK

Sabang

60

APBK

Sabang

65

APBK

Sabang

5

Pendataan keluarga dan pelatihan kader

-

-

Kantor KB

80

APBK

Sabang

85

APBK

Sabang

87

APBK

Sabang

89

APBK

Sabang

92

APBK

Sabang

96

APBK

Sabang

6

Pelatihan calon linto dan dara baro

-

-

Kantor KB

28

APBK

Sabang

32

APBK

Sabang

35

APBK

Sabang

38

APBK

Sabang

42

APBK

Sabang

46

APBK

Sabang

7

Pengadaan alat kontrasepsi

-

-

Kantor KB

48

APBK

Sabang

52

APBK

Sabang

56

APBK

Sabang

58

APBK

Sabang

60

APBK

Sabang

64

APBK

Sabang

8

Pengadaan mesin generator (ginset) 1.500 Watt

-

-

Kantor KB

10

APBK

Sabang

TABEL 5.2 PROGRAM TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Kota Sabang : Kantor Satuan Polisi Pamong Praja : Tahun 2007 s.d 2012 : Kesatuan Bangsa da Politik Dalam Negeri : Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 13 14

5

6

A.SKPD 1 peningkatan keamanan dan kenyamanan lingkungan Kegiatan : Pembangunan sel hewan Meningkatnya sarana dan prasarana keamanan 1 Unit
Satpoll PP 100
APBK Lhok Bate

-

-

-

2

Pembangunan jalan dan jembatan Kegiatan : Pembangunan jalan dilokasi sel hewan Peningkatan sarana dan prasarana aparatur

Meningkatnya sarana dan prasarana lokasi sel hewan

1 Unit

Satpoll PP

50

APBK

Lhok Bate

-

-

-

3

kegiatan :a. Pembangunan gedung Meningkatnya sarana dan prasarana a. Pembangunan gedung kantor aparatur

1 Unit

Satpoll PP

-

-

-

3000

APBK

Sabang

4

b. Pengadaan kenderaan dinas/operational truk

1 Unit

Satpoll PP

-

-

-

340

APBK

Sabang

5

c. Pengadaan kenderaan dinas/ operasional sepeda motor patwal

1 Unit

Satpoll PP

-

-

-

84

APBK

Sabang

TABEL 5.2 PROGRAM TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Kota Sabang : Dinas Pendapatan Kota Sabang : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan Penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 13 14

5

6

A.SKPD Program Pelayanan Administrasi perkantoran : Penyediaan jasa surat menyurat Penyediaan jasa komunikasi sumber daya air dan listrik Penyediaan jasa perlengkapan & peralatan kantor Penyediaan jasa administrasi Keuangan Penyediaan jasa kebersihan ktr dan retribusi sampah Penyediaan alat tulis kantor Penyediaan barang cetak & penggandaan Penyediaan komponen listrik/ penerangan bangunan gedung Penyediaan peralatan rumah tangga/alat kebersihan Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan Penyediaan makanan & minuman Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi keluar/dalam daerah Penyediaan jasa tenaga pendudung administrasi teknis perkantoran Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur : Pengadaan perlengkapan gedung kantor Pengadaan peralatan gedung kantor Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor Pemeliharaan rutin/berkala kenderaan dinas/operasional Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor
DISPENDA 6.000
APBK Sabang

DISPENDA DISPENDA

387 34.200

APBK APBK

Sabang Sabang

426 37.620

APBK APBK

Sabang Sabang

468 41.382

APBK APBK

Sabang Sabang

515 45.520

APBK APBK

Sabang Sabang

566 50.072

APBK APBK

Sabang Sabang

623 55.079

APBK APBK

Sabang Sabang

DISPENDA

10.000

APBK

Sabang

11.000

APBK

Sabang

12.100

APBK

Sabang

13.310

APBK

Sabang

14.641

APBK

Sabang

16.105

APBK

Sabang

DISPENDA

2.125

APBK

Sabang

2.338

APBK

Sabang

2.571

APBK

Sabang

2.828

APBK

Sabang

3.111

APBK

Sabang

3.422

APBK

Sabang

DISPENDA

1.500

APBK

Sabang

1.650

APBK

Sabang

1.815

APBK

Sabang

1.996

APBK

Sabang

2.196

APBK

Sabang

2.415

APBK

Sabang

DISPENDA DISPENDA

13.944 55.500

APBK APBK

Sabang Sabang

15.338 61.050

APBK APBK

Sabang Sabang

16.872 67.155

APBK APBK

Sabang Sabang

18.559 73.870

APBK APBK

Sabang Sabang

20.415 81.257

APBK APBK

Sabang Sabang

22.456 89.383

APBK APBK

Sabang Sabang

DISPENDA

1.765

APBK

Sabang

1.941

APBK

Sabang

2.135

APBK

Sabang

2.349

APBK

Sabang

2.584

APBK

Sabang

2.842

APBK

Sabang

DISPENDA

1.253

APBK

Sabang

1.378

APBK

Sabang

1.516

APBK

Sabang

1.668

APBK

Sabang

5.409

APBK

Sabang

2.017

APBK

Sabang

DISPENDA

3.695

APBK

Sabang

4.064

APBK

Sabang

4.470

APBK

Sabang

4.918

APBK

Sabang

36.229

APBK

Sabang

5.950

APBK

Sabang

DISPENDA DISPENDA

24.745 1.884.999

APBK APBK

Sabang Sabang

27.219 2.232.449

APBK APBK

Sabang Sabang

29.941 2.232.449

APBK APBK

Sabang Sabang

32.936 2.455.694

APBK APBK

Sabang Sabang

2.701.264 153.730

APBK APBK

Sabang Sabang

39.852 2.971.390

APBK APBK

Sabang Sabang

DISPENDA

105.000

APBK

Sabang

115.500

APBK

Sabang

127.050

APBK

Sabang

139.755

APBK

Sabang

153.730

APBK

Sabang

169.103

APBK

Sabang

DISPENDA

31.770

APBK

Sabang

34.947

APBK

Sabang

38.441

APBK

Sabang

42.285

APBK

Sabang

46.514

APBK

Sabang

51.165

APBK

Sabang

DISPENDA

65.925

APBK

Sabang

72.517

APBK

Sabang

79.769

APBK

Sabang

87.746

APBK

Sabang

96.520

APBK

Sabang

106.172

APBK

Sabang

DISPENDA

2.000

APBK

Sabang

2.200

APBK

Sabang

2.420

APBK

Sabang

2.662

APBK

Sabang

2.928

APBK

Sabang

3.221

APBK

Sabang

DISPENDA

27.185

APBK

Sabang

29.904

APBK

Sabang

32.894

APBK

Sabang

36.183

APBK

Sabang

39.802

APBK

Sabang

43.782

APBK

Sabang

6.600

APBK

Sabang

7.260

APBK

Sabang

7.986

APBK

Sabang

8.784

APBK

Sabang

9.663

APBK

Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 14

5

6

Program peningkatan disiplin aparatur : Pengadaan pakaian dinas beserta perlengkapanya Pengadaan pakaian dinas beserta perlengkapanya Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur : Pendidikan dan pelatihan aparatur Workshop, seminar, kursus dan lokakarya serta studi banding Pelatihan komputer sistim informasi manajemen pendapatan daerah Pelatihan kursus keuangan Diklat petugas pemungut pajak Diklat PPNS dan juru sita pajak Pendidikan profesional petugas pemungut PBB dikelurahan Program peningkatan dan pengem. sistim pelaporan capaian kinerja keuangan : Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD Penyusunan laporan keuangan semesteran Penyusunan laporan keuangan akhir tahun Penyediaan jasa pembuatan RKA Program Peningkatan dan Pengembangan pengelolaan keuangan daerah : Pendataan objek PAD penyusunan rancangan peraturan daerah ttg pajak daerah dan retribusi daerah Intensifikasi dan ekstensifikasi PAD Penyusunan sistim prosedur pengelolaan keuangan daerah Bintek implementasi paket regulasi ttg pengelolaan keuda Penyusunan sistim informasi keuangan daerah
DISPENDA 185.000
APBK Sabang

DISPENDA

8050

APBK

Sabang

8.855

APBK

Sabang

9.740

APBK

Sabang

10.714

APBK

Sabang

11.786

APBK

Sabang

12.964

APBK

Sabang

DISPENDA

11500

APBK

Sabang

12.650

APBK

Sabang

13.915

APBK

Sabang

15.306

APBK

Sabang

16.837

APBK

Sabang

18.520

APBK

Sabang

DISPENDA DISPENDA

10.000 120.000

APBK APBK

Sabang Sabang

11.000 132.000

APBK APBK

Sabang Sabang

12.100 145.200

APBK APBK

Sabang Sabang

13.310 159.720

APBK APBK

Sabang Sabang

14.641 175.692

APBK APBK

Sabang Sabang

16.105 193.261

APBK APBK

Sabang Sabang

DISPENDA

85.000

APBK

Sabang

93.500

APBK

Sabang

102.850

APBK

Sabang

113.135

APBK

Sabang

124.448

APBK

Sabang

136.893

APBK

Sabang

DISPENDA DISPENDA DISPENDA DISPENDA

60.000 56.000 39.000 92.000

APBK APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang Sabang

66.000 61.600 42.900 101.200

APBK APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang Sabang

72.600 67.760 47.190 111.320

APBK APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang Sabang

79.860 74.536 51.909 122.452

APBK APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang Sabang

87.846 81.989 57.099 134.697

APBK APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang Sabang

96.630 90.188 62.809 148.166

APBK APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang Sabang

DISPENDA

6.000

APBK

Sabang

6.600

APBK

Sabang

7.260

APBK

Sabang

7.986

APBK

Sabang

8.784

APBK

Sabang

9.663

APBK

Sabang

DISPENDA

2.000

APBK

Sabang

2.200

APBK

Sabang

2.420

APBK

Sabang

2.662

APBK

Sabang

2.928

APBK

Sabang

3.221

APBK

Sabang

DISPENDA

2.000

APBK

Sabang

2.200

APBK

Sabang

2.420

APBK

Sabang

2.662

APBK

Sabang

2.928

APBK

Sabang

3.221

APBK

Sabang

DISPENDA

7.012

APBK

Sabang

7.713

APBK

Sabang

8.484

APBK

Sabang

9.332

APBK

Sabang

10.266

APBK

Sabang

11.292

APBK

Sabang

DISPENDA DISPENDA

55.102 103.527

APBK APBK

Sabang Sabang

60.612 113.879

APBK APBK

Sabang Sabang

66.673 125.267

APBK APBK

Sabang Sabang

73.340 137.794

APBK APBK

Sabang Sabang

80.674 151.573

APBK APBK

Sabang Sabang

88.742 166.731

APBK APBK

Sabang Sabang

DISPENDA

79.039

APBK

Sabang

86.943

APBK

Sabang

95.637

APBK

Sabang

105.200

APBK

Sabang

115.721

APBK

Sabang

127.293

APBK

Sabang

DISPENDA

62.350

APBK

Sabang

68.585

APBK

Sabang

75.443

APBK

Sabang

82.987

APBK

Sabang

91.286

APBK

Sabang

100.415

APBK

Sabang

DISPENDA

84.500

APBK

Sabang

92.950

APBK

Sabang

102.245

APBK

Sabang

112.469

APBK

Sabang

123.716

APBK

Sabang

136.088

APBK

Sabang

203.500

APBK

Sabang

223.850

APBK

Sabang

246.235

APBK

Sabang

270.858

APBK

Sabang

297.944

APBK

Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 14

5

6

Program peningkatan dan pengembangan pajak bumi dan Bangunan : Intensifikasi dan ekstensifikasi PBB Koordinasi, konsultasi dan verifikasi data PBB penyuluhan PBB Pendistribusian SPPT PBB dan penagihan PBB
DISPENDA DISPENDA 746.600 48.750
APBK APBK Sabang Sabang

DISPENDA

58.005

APBK

Sabang

63.805

APBK

Sabang

70.186

APBK

Sabang

77.204

APBK

Sabang

84.925

APBK

Sabang

93.417

APBK

Sabang

DISPENDA

244.477

APBK

Sabang

268.925

APBK

Sabang

295.817

APBK

Sabang

325.399

APBK

Sabang

357.939

APBK

Sabang

393.733

APBK

Sabang

821.260 53.625

APBK APBK

Sabang Sabang

903.386 58.987

APBK APBK

Sabang Sabang

993.724 64.886

APBK APBK

Sabang Sabang

1.093.097 71.374

APBK APBK

Sabang Sabang

1.202.406 78.512

APBK APBK

Sabang Sabang

TABEL 5.2 PROGRAM TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Kota Sabang : BAPPEDA Kota Sabang : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan Penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 13 14

5

6

A.SKPD Program pelayanan administrasi perkantoran Penyediaan jasa surat-menyurat Penyediaan jasa komunikasi,SDA, listrik Penyediaan jasa administrasi keuangan Penyediaan jasa kebersihan ktr Penyediaan jasa perbaikan peralatan kantor Penyediaan alat tulis kantor Penyediaan brg cetakan dan penggandaan Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan ktr Penyediaan peralatan rmh tangga Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundangan Penyediaan makan minum Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah Penyediaan tenaga jasa pendukung administrasi teknis perkantoran
120.000.000
APBK Bappeda Sukakarya Sukakarya

1.200.000 90.000.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

1.320.000 99.000.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

1.450.000 108.900.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

1.600.000 119.790.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

1.760.000 131.770.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

1.940.000 144.950.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

1.500.000

APBK

Bappeda

1.650.000

APBK

Bappeda

1.820.000

APBK

Bappeda

2.000.000

APBK

Bappeda

2.200.000

APBK

Bappeda

2.420.000

APBK

Bappeda

8.910.000 9.300.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

9.800.000 10.230.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

10.780.000 11.250.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

11.860.000 12.380.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

13.050.000 13.620.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

14.360.000 14.980.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

21.348.150 2.910.700

APBK APBK

Bappeda Bappeda

23.480.000 3.200.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

25.830.000 3.520.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

28.410.000 3.870.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

31.250.000 4.260.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

34.380.000 4.690.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

3.086.500

APBK

Bappeda

3.400.000

APBK

Bappeda

3.740.000

APBK

Bappeda

4.110.000

APBK

Bappeda

4.520.000

APBK

Bappeda

4.970.000

APBK

Bappeda

72.448.654 4.530.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

79.690.000 4.980.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

87.660.000 5.480.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

96.430.000 6.030.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

106.070.000 6.630.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

116.680.000 7.290.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

62.375.000 128.758.800

APBK APBK

Bappeda Bappeda

68.610.000 141.630.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

75.470.000 155.790.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

83.020.000 171.370.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

91.320.000 188.510.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

100.450.000 207.360.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

132.000.000

APBK

Bappeda

145.200.000

APBK

Bappeda

159.720.000

APBK

Bappeda

175.690.000

APBK

Bappeda

193.260.000

APBK

Bappeda

Program peningkatan sarana prasarana aparatur Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor Pemeliharaan rutin/ berkala kendaraan dinas/operasional
24.255.650
APBK Bappeda

4.825.000

APBK

Bappeda

5.310.000

APBK

Bappeda

5.840.000

APBK

Bappeda

6.420.000

APBK

Bappeda

7.060.000

APBK

Bappeda

7.770.000

APBK

Bappeda

26.680.000

APBK

Bappeda

29.350.000

APBK

Bappeda

32.290.000

APBK

Bappeda

35.520.000

APBK

Bappeda

39.070.000

APBK

Bappeda

Program peningkatan disiplin aparatur Pengadaan pakaian dinas beserta perlengkapannya
13.300.000
APBK Bappeda

14.630.000

APBK

Bappeda

16.093.000

APBK

Bappeda

17.702.300

APBK

Bappeda

19.470.000

APBK

Bappeda

21.417.000

APBK

Bappeda

Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur Pendidikan dan pelatihan formal
15.000.000
APBK Bappeda

16.500.000

APBK

Bappeda

18.150.000

APBK

Bappeda

19.970.000

APBK

Bappeda

21.970.000

APBK

Bappeda

24.170.000

APBK

Bappeda

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 14

5

6

Program peningkatan sistem pelaporan capai an kinerja dan keuangan Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD Penyediaan jasa pembuatan RKA Program pengembangan data dan informasi Penyusunan dan pengumpulan data informasi kebutuhan penyusunan dokumen perencanaan Penyusunan profil daerah Penyusunan data base pembangunan
-

6.000.000

APBK

Bappeda

6.600.000

APBK

Bappeda

7.260.000

APBK

Bappeda

7.990.000

APBK

Bappeda

8.790.000

APBK

Bappeda

9.670.000

APBK

Bappeda

77.524.000

APBK

Bappeda

85.280.000

APBK

Bappeda

93.810.000

APBK

Bappeda

103.190.000

APBK

Bappeda

113.510.000

APBK

Bappeda

124.860.000

APBK

Bappeda

62.024.500

APBK

Bappeda

68.226.950

APBK

Bappeda

75.049.645

APBK

Bappeda

82.554.610

APBK

Bappeda

90.810.070

APBK

Bappeda

99.891.077

APBK

Bappeda

220.000.000

APBK

Bappeda

110.000.000

APBK

Bappeda

90.000.000

APBK

Bappeda

90.000.000

APBK

Bappeda

90.000.000

APBK

Bappeda

-

-

-

75.000.000

APBK

Bappeda

82.500.000

APBK

Bappeda

90.750.000

APBK

Bappeda

99.825.000

APBK

Bappeda

109.807.500

APBK

Bappeda

Penelitian Program perencanaan pembangunan daerah Penetapan RPJPD Penyelenggaraan musrenbang dan penetapan RPJMD Penyusunan musrenbang RKPD, Monitoring,evaluasi,pengendalian dan pelaporan pelaksanaan pembangunan daerah Penyusunan kebijakan umum anggaran Pendampingan perencanaan dan monitoring kegiatan rehab/rekon sarana perumahan,pendidikan dan kesehatan oleh NGO Pembahasan RKA SKPD Biaya operasional pendamping P2KP Kota Sabang Koordinasi pelaksanaan DAK 2007 Penyediaan website Bappeda Kota Sabang Program perencanaan pembangunan ekonomi Koordinasi perencanaan pembangunan bidang ekonomi Pendampingan perencanaan pengelolaan pengembangan pesisir dan pengembangan ekonomi lokal Penyusunan perencanaan pengembangan ekonomi masyarakat Penyusunan indikator dan pemetaan daerah rawan pangan Penyusunan Master Plan Pembangunan Ekonomi Daerah

-

-

-

85.000.000

APBK

Bappeda

93.500.000

APBK

Bappeda

102.850.000

APBK

Bappeda

113.135.000

APBK

Bappeda

124.448.500

APBK

Bappeda

84.152.000 137.835.350

APBK APBK

Bappeda Bappeda

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

127.673.400 40.855.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

140.440.000 44.940.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

154.480.000 49.430.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

169.930.000 54.370.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

186.920.000 59.810.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

205.610.000 65.790.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

78.538.861

APBK

Bappeda

86.390.000

APBK

Bappeda

95.030.000

APBK

Bappeda

104.530.000

APBK

Bappeda

114.980.000

APBK

Bappeda

126.480.000

APBK

Bappeda

161.607.200

APBK

Bappeda

177.768.000

APBK

Bappeda

195.545.000

APBK

Bappeda

-

-

-

-

-

-

-

-

-

148.245.000 190.994.200

APBK APBK

Bappeda Bappeda

163.070.000 210.094.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

179.377.000 231.103.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

197.315.000 254.213.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

217.047.000 279.634.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

238.752.000 307.597.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

51.896.800 56.500.000

APBK APBK

Bappeda Bappeda

57.086.000 -

APBK -

Bappeda -

62.795.000 -

APBK -

Bappeda -

69.075.000 -

APBK -

Bappeda -

75.983.000 -

APBK -

Bappeda -

83.581.000 -

APBK -

Bappeda -

64.716.700

APBK

Bappeda

71.188.000

APBK

Bappeda

78.307.000

APBK

Bappeda

86.138.000

APBK

Bappeda

94.752.000

APBK

Bappeda

104.227.000

APBK

Bappeda

50.900.800

APBK

Bappeda

55.991.000

APBK

Bappeda

61.590.000

APBK

Bappeda

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

100.000.000

APBK

Bappeda

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

115.000.000

APBK

Bappeda

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

200.000.000

APBK

Bappeda

-

-

-

-

-

-

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8 -

Tahun 2008
Rp 9 Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11 -

Tahun 2009
Rp 12 -

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15 Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17 -

Tahun 2011
Rp 18 200.000.000 Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 APBK 20 Bappeda -

Tahun 2012
Rp 21 250.000.000
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 APBK 23 Bappeda

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 14 -

5

6 -

Penyusunan Tabel Input Output Daerah Penyusunan Master Plan Penanggulangan Kemiskinan Program perencanaan pembangunan sosial budaya Program perencanaan prasarana wilayah & SDA Koordinasi pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi paska bencana alam di kota sabang Koordinasi perencanaan bidang fisik dan prasarana Program Perencanaan Pembangunan Daerah Rawan Bencana Koordinasi Penyusunan Profil Daerah Rawan bencana Penyusunan Sistem Informasi Profil Daerah Penyusunan Informasi Perkembangan Pembangunan Kota Sabang Program Perencanaan Tata Ruang Penetapan Kebijakan Tentang Rencana Detail Tata Ruang Kota RDTRK Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang kawasan (Kec Sukajaya) Sosialisasi peraturan perundangundangan tentang Rencana Tata Ruang Program Peningkatan Kualitas dan Akses Informasi SDA dan Lingkungan Hidup Penyusunan data sumber daya alam dan neraca sumber daya hutan (NSDH) nasional & daerah Inventarisasi Sumber Daya Alam Pembuatan Neraca Sumber Daya Alam Kota Sabang
Program Penanggulangan Kemiskinan Kota Sabang Penggulangan Kemiskinan Kota Sabang

Koordinasi perencaan pembangunan bidang sosbud

72.608.600

APBK

Bappeda

79.869.460

APBK

Bappeda

87.856.406

APBK

Bappeda

96.642.047

APBK

Bappeda

106.306.251

APBK

Bappeda

116.936.876

APBK

Bappeda

75.238.300

APBK

Bappeda

82.762.130

APBK

Bappeda

91.038.343

APBK

Bappeda

100.142.177

APBK

Bappeda

110.156.395

APBK

Bappeda

121.172.035

APBK

Bappeda

118.481.600

APBK

Bappeda

130.330.000

APBK

Bappeda

143.360.000

APBK

Bappeda

157.700.000

APBK

Bappeda

173.470.000

APBK

Bappeda

190.800.000

APBK

Bappeda

-

-

-

150.000.000

APBK

Bappeda

200.000.000

APBK

Bappeda

250.000.000

APBK

Bappeda

300.000.000

APBK

Bappeda

350.000.000

APBK

Bappeda

-

-

-

250.000.000

APBK

Bappeda

275.000.000

APBK

Bappeda

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

75.000.000

APBK

Bappeda

82.500.000

APBK

Bappeda

90.750.000

APBK

Bappeda

99.825.000

APBK

Bappeda

109.807.500

APBK

Bappeda

-

-

-

300.000.000

APBK

Bappeda

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

130.000.000

APBK

Bappeda

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

100.000.000

APBK

Bappeda

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

200.000.000

APBK

Bappeda

-

-

-

-

-

-

250.000.000

APBK

Bappeda

-

-

-

-

-

-

190.000.000

APBK

Bappeda

-

-

-

-

-

-

220.000.000

APBK

Bappeda

-

-

-

-

-

-

150.000.000

APBK

Bappeda

-

-

-

-

-

-

180.000.000

APBK

Bappeda

-

-

`

325.000.000

APBK Sekretaria TKPKD

150.000.000

APBK Sekretaria TKPKD

150.000.000

APBK Sekretaria TKPKD

160.000.000

APBK Sekretaria TKPKD

160.000.000

APBK Sekretaria TKPKD

165.000.000

APBK Sekretaria TKPKD

Program Pemberantasan Korupsi

Sosialisasi Inpres No. 5 Tahun 2004

50.000.000

APBK

Sabang

50.000.000

APBK

Sabang

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

Pelaksanaan Rencana Aksi Daerah Pemberantasan Korupsi(RAD PK)

75.000.000

APBK

Sabang

90.000.000

APBK

Sabang

100.000.000

APBK

Sabang

115.000.000

APBK

Sabang

125.000.000

APBK

Sabang

130.000.000

APBK

Sabang

TABEL 5.2 PROGRAM TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Kota Sabang : Dinas Pertanian Kota Sabang : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan Penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 13 14

5

6

A.SKPD 1 Program Administrasi Penyediaan jasa surat menyurat Penyediaan jasa komunikasi,sumber daya air dan listrik Penyediaan jasa kebersihan kantor Penyediaan alat tulis kantor Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor Penyediaan bahan bacaan dan perundang-undangan Penyediaan makanan dan minuman Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah Penyediaan jasa tenaga pendukung administrasi teknis perkantoran 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasaranan Aparatur Pemeliharaan rutin kendaraan dinas Pemeliharaan rutin peralatan gedung kantor 3 Program Peningkatan Disiplin Aparatur 4 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 5 Program Peningkatan Pengembangan sistem Pelaoran Capaian Kinerja dan Keuangan Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD Penyusunan profil pertanian dan kehutanan Koordinasi,pembinaan,evaluasi dan monitoring kegiatan proyek pembangunan Distanhut 6 Program Peningkatan Kesejahteraan Petani 7 Program Peningkatan Ketahanan Pangan Peningkatan kemampuan lembaga petani Penyusunan peta rawan pangan dan keamanan pangan
19.357.000
APBK Sabang

750.000 20.400.000

APBK APBK

Sabang Sabang

900.000 24.480.000

APBK APBK

Sabang Sabang

1.080.000 29.376.000

APBK APBK

Sabang Sabang

1.296.000 35.251.500

APBK APBK

Sabang Sabang

1.555.200 42.301.440

APBK APBK

Sabang Sabang

1.866.240 50.761.728

APBK APBK

Sabang Sabang

3.191.500 12.603.000 2.460.000

APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

3.829.800 15.123.600 2.952.000

APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

4.595.760 18.148.320 3.542.400

APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

5.514.912 21.777.984 4.250.880

APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

6.617.894 26.133.581 5.101.056

APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

7.941.473 31.360.297 6.121.267

APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

2.315.000

APBK

Sabang

2.778.000

APBK

Sabang

3.333.600

APBK

Sabang

4.000.320

APBK

Sabang

4.800.384

APBK

Sabang

5.760.461

APBK

Sabang

29.450.000

APBK

Sabang

35.340.000

APBK

Sabang

42.408.000

APBK

Sabang

50.889.600

APBK

Sabang

61.067.520

APBK

Sabang

73.281.024

APBK

Sabang

3.792.000

APBK

Sabang

4.550.400

APBK

Sabang

5.460.480

APBK

Sabang

6.552.576

APBK

Sabang

7.863.091

APBK

Sabang

9.435.709

APBK

Sabang

70.755.000 149.490.000

APBK APBK

Sabang Sabang

84.906.000 179.388.000

APBK APBK

Sabang Sabang

101.887.200 215.265.600

APBK APBK

Sabang Sabang

122.264.640 258.318.720

APBK APBK

Sabang Sabang

146.717.568 309.982.464

APBK APBK

Sabang Sabang

176.061.082 371.978.957

APBK APBK

Sabang Sabang

331.800.000

APBK

Sabang

398.160.000

APBK

Sabang

477.792.000

APBK

Sabang

573.350.400

APBK

Sabang

688.020.480

APBK

Sabang

825.624.576

APBK

Sabang

72.715.000 3.400.000

APBK APBK

Sabang Sabang

87.258.000 4.080.000

APBK APBK

Sabang Sabang

104.709.600 4.896.000

APBK APBK

Sabang Sabang

125.651.520 5.875.200

APBK APBK

Sabang Sabang

150.781.824 7.050.240

APBK APBK

Sabang Sabang

180.938.189 8.460.288

APBK APBK

Sabang Sabang

Pengadaan pakaian dinas beserta perlengkapannya Pendidikan dan pelatihan formal

29.050.000

APBK

Sabang

34.860.000

APBK

Sabang

41.832.000

APBK

Sabang

50.198.400

APBK

Sabang

60.238.080

APBK

Sabang

72.285.696

APBK

Sabang

15.000.000

APBK

Sabang

18.000.000

APBK

Sabang

21.600.000

APBK

Sabang

25.920.000

APBK

Sabang

31.104.000

APBK

Sabang

37.324.800

APBK

Sabang

76.000.000

APBK

Sabang

91.200.000

APBK

Sabang

109.440.000

APBK

Sabang

131.328.000

APBK

Sabang

157.593.600

APBK

Sabang

189.112.320

APBK

Sabang

10.983.100

APBK

Sabang

13.179.720

APBK

Sabang

15.815.664

APBK

Sabang

18.978.797

APBK

Sabang

22.774.556

APBK

Sabang

27.329.467

APBK

Sabang

7.991.000

APBK

Sabang

9.589.200

APBK

Sabang

11.507.040

APBK

Sabang

13.808.448

APBK

Sabang

16.570.138

APBK

Sabang

19.884.165

APBK

Sabang

48.742.400

APBK

Sabang

55.538.880

APBK

Sabang

70.246.656

APBK

Sabang

84.295.987

APBK

Sabang

101.155.185

APBK

Sabang

121.386.222

APBK

Sabang

23.228.400

APBK

Sabang

27.874.080

APBK

Sabang

33.448.896

APBK

Sabang

40.138.675

APBK

Sabang

48.166.410

APBK

Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 APBK 8 Sabang

Tahun 2008
Rp 9 41.706.600
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 APBK 11 Sabang

Tahun 2009
Rp 12 50.047.920

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15 60.057.504
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 APBK 17 Sabang

Tahun 2011
Rp 18 72.069.005
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 APBK 20 Sabang

Tahun 2012
Rp 21 86.482.806
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 APBK 23 Sabang

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 APBK 14 Sabang

5

6 34.755.500

Pemanfaatan pekarangan untuk pengembangan pangan Pemberdayaan penyuluh dan lembaga penyuluh pertanian Peningkatan pengetahuan petani dan penyuluh melalui kunjungan kerja ke daerah pertanian maju Pembinaan tanaman palawija dan hortikultura Penyediaan sarana produksi pertanian Pengembangan bibit unggul pertanian Pengembangan intensifikasi tanaman padi 25 ha Pengadaan sarana dan prasarana teknologi pertanian (hand traktor) Pengembangan agribisnis hortikultura Penangkaran bibit tanaman pangan Sarana dan prasarana kelembagaan pembenihan/pembibitan hortikultura (pisang barangan) DAK Sarana dan prasarana kelembagaan perbenihan/pembibitan hortikultura (cengkeh)DAK 8 Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Pertanian/Perke bunan Pengamanan dan penyuluhan kehutanan Operasional pengamanan hutan taman wisata alam Iboih 6 Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Hutan Pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan Pemeliharaan batas kawasan hutan (10 km) 9 Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan Kritis Penanaman lahan kritis 50 Ha Pembuatan tanaman pelindung kanan kiri jalan Pembuatan bangunan konservasi tanah (Dam penahan) 10 Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan Penyediaan sarana produksi Pertanian/perkebunan Sarana dan prasarana (DAK) Pemulihan tanaman perkebunan Pengadaan bibit unggul perkebunan Pembinaan kegiatan dana pendamping Dana Alokasi Khusus 11 Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak Pemeliharaan kesehatan dan pencegahan penyakit menular ternak Pengendalian anjing liar

-

APBK

Sabang

180.000.000

APBK

Sabang

216.000.000

APBK

Sabang

259.200.000

APBK

Sabang

311.040.000

APBK

Sabang

373.248.000

APBK

Sabang

-

APBK

Sabang

250.000.000

APBK

Sabang

300.000.000

APBK

Sabang

360.000.000

APBK

Sabang

432.000.000

APBK

Sabang

518.400.000

APBK

Sabang

145.327.500

APBK

Sabang

174.393.000

APBK

Sabang

209.271.600

APBK

Sabang

251.125.920

APBK

Sabang

301.351.104

APBK

Sabang

361.621.325

APBK

Sabang

-

APBK

Sabang

2.494.325.000

APBK

Sabang

2.993.190.000

APBK

Sabang

3.591.828.000

APBK

Sabang

4.310.193.600

APBK

Sabang

5.172.232.320

APBK

Sabang

-

APBN APBN

Sabang Sabang

3.139.000.000 299.125.000

APBN APBN

Sabang Sabang

3.766.800.000 358.950.000

APBN APBN

Sabang Sabang

4.520.160.000 430.740.000

APBN APBN

Sabang Sabang

5.424.192.000 516.888.000

APBN APBN

Sabang Sabang

6.509.030.400 620.265.600

APBN APBN

Sabang Sabang

-

APBN

Sabang

400.000.000

APBN

Sabang

-

APBN

Sabang

-

APBN

Sabang

-

APBN

Sabang

-

APBN

Sabang

187.510.000 522.920.000 825.275.000

APBN APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

225.012.000 627.504.000 990.330.000

APBN APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

270.014.400 753.004.800 1.188.396.000

APBN APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

324.017.280 903.605.760 1.426.075.200

APBN APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

388.820.736 1.084.326.912 1.711.290.240

APBN APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

466.584.883 1.301.192.294 2.053.548.288

APBN APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

392.415.000

APBK

Sabang

470.898.000

APBK

Sabang

565.077.600

APBK

Sabang

678.093.120

APBK

Sabang

813.711.744

APBK

Sabang

976.454.093

APBK

Sabang

63.434.500

APBK

Sabang

76.121.400

APBK

Sabang

91.345.680

APBK

Sabang

109.614.816

APBK

Sabang

131.537.779

APBK

Sabang

157.845.335

APBK

Sabang

20.000.000

APBK

Sabang

24.000.000

APBK

Sabang

28.800.000

APBK

Sabang

34.560.000

APBK

Sabang

41.472.000

APBK

Sabang

49.766.400

APBK

Sabang

-

APBK

Sabang

30.000.000

APBK

Sabang

36.000.000

APBK

Sabang

43.200.000

APBK

Sabang

51.840.000

APBK

Sabang

62.208.000

APBK

Sabang

-

APBK

Sabang

50.000.000

APBK

Sabang

60.000.000

APBK

Sabang

72.000.000

APBK

Sabang

86.400.000

APBK

Sabang

103.680.000

APBK

Sabang

-

APBK APBK

Sabang Sabang

150.000.000 110.000.000

APBK APBK

Sabang Sabang

180.000.000 132.000.000

APBK APBK

Sabang Sabang

216.000.000 158.400.000

APBK APBK

Sabang Sabang

259.200.000 190.080.000

APBK APBK

Sabang Sabang

311.040.000 228.096.000

APBK APBK

Sabang Sabang

-

APBK

Sabang

75.000.000

APBK

Sabang

90.000.000

APBK

Sabang

108.000.000

APBK

Sabang

129.600.000

APBK

Sabang

155.520.000

APBK

Sabang

186.678.500

APBK

Sabang

224.014.200

APBK

Sabang

268.817.040

APBK

Sabang

322.580.448

APBK

Sabang

387.096.538

APBK

Sabang

464.515.845

APBK

Sabang

116.526.000 95.502.100 228.626.580

APBN APBK APBK APBN

Sabang Sabang Sabang Sabang

139.831.200 114.602.520 95.502.100 274.351.896

APBN APBK APBK APBN

Sabang Sabang Sabang Sabang

167.797.440 137.523.024 329.222.275

APBN APBK APBK APBN

Sabang Sabang Sabang Sabang

201.356.928 165.027.629 395.066.730

APBN APBK APBK APBN

Sabang Sabang Sabang Sabang

241.628.314 198.033.155 474.080.076

APBN APBK APBK APBN

Sabang Sabang Sabang Sabang

289.953.976 237.639.785 568.896.092

APBN APBK APBK APBN

Sabang Sabang Sabang Sabang

121.748.500

APBK

Sabang

146.098.200

APBK

Sabang

175.317.840

APBK

Sabang

210.381.408

APBK

Sabang

252.457.690

APBK

Sabang

302.949.228

APBK

Sabang

23.220.000

APBK

Sabang

27.864.000

APBK

Sabang

33.436.800

APBK

Sabang

40.124.160

APBK

Sabang

48.148.992

APBK

Sabang

57.778.790

APBK

Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 APBK 8 Sabang

Tahun 2008
Rp 9 103.551.000
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 APBK 11 Sabang

Tahun 2009
Rp 12 124.261.200

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15 149.113.440
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 APBK 17 Sabang

Tahun 2011
Rp 18 178.936.128
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 APBK 20 Sabang

Tahun 2012
Rp 21 214.723.354
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 APBK 23 Sabang

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 APBK 14 Sabang

5

6 -

Pencegahan dan penanggulangan penyakit flu burung Pembinaan pasca panen,pengolahan dan pemasaran hasil peternakan 12 Pengembangan Agribisnis Peternakan Pengembangan agrobisnis peter nakan Pembinaan dan pemanfaatan lahan kebun demplot peternakan Bango

-

APBK

Sabang

64.750.000

APBK

Sabang

77.700.000

APBK

Sabang

93.240.000

APBK

Sabang

111.888.000

APBK

Sabang

134.265.600

APBK

Sabang

161.969.000

APBK

Sabang

194.362.800

APBK

Sabang

233.235.360

APBK

Sabang

279.882.432

APBK

Sabang

335.858.918

APBK

Sabang

403.030.702

APBK

Sabang

-

APBK

Sabang

83.250.000

APBK

Sabang

99.900.000

APBK

Sabang

119.880.000

APBK

Sabang

143.856.000

APBK

Sabang

172.627.200

APBK

Sabang

TABEL 5.2 PROGRAM TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Kota Sabang : Kecamatan Sukakarya : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan Penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 13 14

5

6

A.SKPD Program Pelayanan Administrasi perkantoran Penyediaan jasa surat menyurat Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik Penyediaan jasa kebersihan kantor Penyediaan alat tulis kantor Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor Penyediaan peralatan rumah tangga Penyediaan bahan bacaan dan perundang-undangan Penyediaan makanan dan minuman Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi Penyediaan jasa pendukung administrasi/teknis perkantoran Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur Pemeliharaan rutin rumah jabatan Pemeliharaan rutin gedung kantor Pemeliharaan rutin mobil jabatan Pemeliharaan rutin kendaraan dinas Pemeliharaan rutin peralatan gedung kantor Program Peningkatan Disiplin Aparatur Program Peningkatan Pelayanan Umum Pemerintahan Kecamatan Pengadaan pakaian dinas dan perlengkapannya Musrenbang tingkat kecamatan dan kelurahan Pembinaan kecamatan, kemukiman, dan kelurahan Pembinaan kegaitan keagamaan Penyusunan buku Kecamatan Dalam Angka Monitoring ke tiap-tiap kelurahan Program peningkatan kapasitas Sumber Daya Aparatur Pendidikan dan pelatihan formal
14.424.500
APBK Sukakarya

1.944.000 138.000.000

APBK APBK

Sukakarya Sukakarya

2.138.400 151.800.000

APBK APBK

Sukakarya Sukakarya

2.352.240 166.980.000

APBK APBK

Sukakarya Sukakarya

2.587.464 183.678.000

APBK APBK

Sukakarya Sukakarya

2.846.210 202.045.800

APBK APBK

Sukakarya Sukakarya

3.130.831 222.250.380

APBK APBK

Sukakarya Sukakarya

1.500.000 97.741.700 49.010.000

APBK APBK APBK

Sukakarya Sukakarya Sukakarya

1.650.000 107.515.870 53.911.000

APBK APBK APBK

Sukakarya Sukakarya Sukakarya

1.815.000 118.267.457 59.302.500

APBK APBK APBK

Sukakarya Sukakarya Sukakarya

1.996.500 130.094.203 65.232.310

APBK APBK APBK

Sukakarya Sukakarya Sukakarya

2.196.150 143.103.623 71.755.541

APBK APBK APBK

Sukakarya Sukakarya Sukakarya

2.415.765 157.413.985 78.931.095

APBK APBK APBK

Sukakarya Sukakarya Sukakarya

8.028.000

APBK

Sukakarya

8.830.800

APBK

Sukakarya

9.713.880

APBK

Sukakarya

10.685.268

APBK

Sukakarya

11.753.795

APBK

Sukakarya

12.929.174

APBK

Sukakarya

42.640.000

APBK

Sukakarya

46.904.000

APBK

Sukakarya

51.594.400

APBK

Sukakarya

56.753.840

APBK

Sukakarya

62.429.224

APBK

Sukakarya

68.672.146

APBK

Sukakarya

10.790.000 3.360.000

APBK APBK

Sukakarya Sukakarya

11.869.000 3.696.000

APBK APBK

Sukakarya Sukakarya

13.055.900 4.065.600

APBK APBK

Sukakarya Sukakarya

14.361.490 4.472.160

APBK APBK

Sukakarya Sukakarya

15.797.639 4.919.376

APBK APBK

Sukakarya Sukakarya

17.377.408 5.411.314

APBK APBK

Sukakarya Sukakarya

71.175.000 113.840.000

APBK APBK

Sukakarya Sukakarya

78.292.500 125.224.000

APBK APBK

Sukakarya Sukakarya

86.121.750 131.746.400

APBK APBK

Sukakarya Sukakarya

94.733.925 151.521.040

APBK APBK

Sukakarya Sukakarya

104.207.318 166.673.144

APBK APBK

Sukakarya Sukakarya

114.628.049 183.340.458

APBK APBK

Sukakarya Sukakarya

376.800.000

APBK

Sukakarya

414.480.000

APBK

Sukakarya

455.928.000

APBK

Sukakarya

501.520.800

APBK

Sukakarya

551.672.880

APBK

Sukakarya

606.840.168

APBK

Sukakarya

3.455.000 3.475.000 21.202.000 41.042.000 3.000.000

APBK APBK APBK APBK APBK

Sukakarya Sukakarya Sukakarya Sukakarya Sukakarya

3.800.500 3.822.500 23.322.200 45.146.200 3.300.000

APBK APBK APBK APBK APBK

Sukakarya Sukakarya Sukakarya Sukakarya Sukakarya

4.180.550 4.204.750 25.654.420 49.660.820 3.630.000

APBK APBK APBK APBK APBK

Sukakarya Sukakarya Sukakarya Sukakarya Sukakarya

4.598.605 4.625.225 28.219.862 54.625.902 3.993.000

APBK APBK APBK APBK APBK

Sukakarya Sukakarya Sukakarya Sukakarya Sukakarya

5.058.466 5.087.748 31.041.848 6.008.992 4.392.300

APBK APBK APBK APBK APBK

Sukakarya Sukakarya Sukakarya Sukakarya Sukakarya

5.564.312 5.596.522 34.146.033 66.096.551 4.831.530

APBK APBK APBK APBK APBK

Sukakarya Sukakarya Sukakarya Sukakarya Sukakarya

24.150.000

APBK

Sukakarya

26.565.000

APBK

Sukakarya

29.221.500

APBK

Sukakarya

32.143.650

APBK

Sukakarya

35.358.015

APBK

Sukakarya

38.893.817

APBK

Sukakarya

41.837.700

APBK

Sukakarya

46.021.470

APBK

Sukakarya

50.623.617

APBK

Sukakarya

55.685.979

APBK

Sukakarya

61.254.577

APBK

Sukakarya

67.380.034

APBK

Sukakarya

604.540.000

APBK

Sukakarya

664.994.000

APBK

Sukakarya

731.493.400

APBK

Sukakarya

804.642.740

APBK

Sukakarya

885.107.014

APBK

Sukakarya

973.617.715

APBK

Sukakarya

827.465.000 10.858.300

APBK APBK

Sukakarya Sukakarya

910.211.500 11.965.130

APBK APBK

Sukakarya Sukakarya

1.001.232.650 13.150.643

APBK APBK

Sukakarya Sukakarya

1.101.355.915 14.465.707

APBK APBK

Sukakarya Sukakarya

1.211.491.507 15.912.278

APBK APBK

Sukakarya Sukakarya

1.332.640.657 17.503.506

APBK APBK

Sukakarya Sukakarya

15.866.950

APBK

Sukakarya

17.453.645

APBK

Sukakarya

19.199.010

APBK

Sukakarya

21.118.910

APBK

Sukakarya

23.230.801

APBK

Sukakarya

0

APBK

Sukakarya

10.000.000

APBK

Sukakarya

11.000.000

APBK

Sukakarya

12.100.000

APBK

Sukakarya

13.310.000

APBK

Sukakarya

14.541.000

APBK

Sukakarya

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 APBK 8 Sukakarya

Tahun 2008
Rp 9 2.500.000
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 APBK 11 Sukakarya

Tahun 2009
Rp 12 2.750.000

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15 3.025.000
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 APBK 17 Sukakarya

Tahun 2011
Rp 18 3.327.500
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 APBK 20 Sukakarya

Tahun 2012
Rp 21 3.660.250
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 APBK 23 Sukakarya

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 APBK 14 Sukakarya

5

6 0

Program peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD Penyusunan laporan keuangan semesteran Penyusunan pelaporan prognosis realisasi anggaran Penyusunan pelaporan keuangan akhir tahun

0

APBK

Sukakarya

2.000.000

APBK

Sukakarya

2.200.000

APBK

Sukakarya

2.420.000

APBK

Sukakarya

2.662.000

APBK

Sukakarya

2.928.500

APBK

Sukakarya

0

APBK

Sukakarya

2.000.000

APBK

Sukakarya

2.200.000

APBK

Sukakarya

2.420.000

APBK

Sukakarya

2.662.000

APBK

Sukakarya

2.928.500

APBK

Sukakarya

0

APBK

Sukakarya

4.000.000

APBK

Sukakarya

4.200.000

APBK

Sukakarya

4.400.000

APBK

Sukakarya

5.324.000

APBK

Sukakarya

5.856.400

APBK

Sukakarya

Dana Pendamping P2KP Pemetaan Wilayah Kecamatan

38.218.200 0

APBK

Sukakarya

42.040.020 115.000.000

APBK

Sukakarya

46.244.022 126.500.000

APBK

Sukakarya

50.868.424 139.150.000

APBK

Sukakarya

55.955.267 153.065.000

APBK

Sukakarya

61550793 168.371.500

APBK

Sukakarya

APBK

Sukakarya

APBK

Sukakarya

APBK

Sukakarya

APBK

Sukakarya

APBK

Sukakarya

APBK

Sukakarya

TABEL 5.2 PROGRAM TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Kota Sabang : Kantor Infokom Kota Sabang : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan Penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 13 14

5

6

A.SKPD 1 Pelayanan Administrasi Perkantoran Penyediaan jasa surat menyurat Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik Penyediaan jasa kebersihan kantor Penyediaan alat tulis kantor Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan Penyediaan makanan dan minuman Penyediaan tenaga jasa pendukung administrasi / teknisi perkantoran Penyediaan biaya rapat - rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah
93.400.000 APBK
Sabang

INFOKOM

119.000.000 APBK

Sabang

123.000.000 APBK

Sabang

125.000.000 APBK

Sabang

130.000.000 APBK

Sabang

140.000.000 APBK

Sabang

150.000.000 APBK

Sabang

INFOKOM

9.000.000 APBK 20.400.000 APBK

Sabang Sabang

10.500.000 APBK 21.000.000 APBK

Sabang Sabang

11.000.000 APBK 22.000.000 APBK

Sabang Sabang

13.000.000 APBK 24.000.000 APBK

Sabang Sabang

15.000.000 APBK 26.000.000 APBK

Sabang Sabang

17.000.000 APBK 29.000.000 APBK

Sabang Sabang

4.300.000 APBK 9.100.000 APBK 4.100.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

5.000.000 APBK 9.500.000 APBK 5.000.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

6.000.000 APBK 10.000.000 APBK 6.000.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

8.000.000 APBK 12.000.000 APBK 8.000.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

9.000.000 APBK 14.000.000 APBK 9.500.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

11.000.000 APBK 16.500.000 APBK 10.500.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

10.600.000 APBK

Sabang

11.000.000 APBK

Sabang

12.000.000 APBK

Sabang

14.000.000 APBK

Sabang

14.500.000 APBK

Sabang

16.500.000 APBK

Sabang

24.900.000 APBK 45.000.000 APBK

Sabang Sabang

26.000.000 APBK 48.000.000 APBK

Sabang Sabang

27.000.000 APBK 49.000.000 APBK

Sabang Sabang

29.000.000 APBK 50.000.000 APBK

Sabang Sabang

Sabang

Sabang

50.600.000 APBK

Sabang

53.000.000 APBK

Sabang

93.400.000 APBK

Sabang

93.400.000 APBK

Sabang

93.400.000 APBK

Sabang

94.500.000 APBK

Sabang

94.500.000 APBK

Sabang

2

Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur

Pembangunan gedung kantor Pengadaan perlengkapan gedung kantor Pengadaan peralatan gedung kantor Pengadaan alat-alat elektronik Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional Rehabilitasi sedang / berat rumah gedung kantor Rehabilitasi sedang / berat Instalasi listrik gedung kantor

INFOKOM

63.100.000 APBK 40.000.000 APBK 56.600.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

65.000.000 APBK 42.000.000 APBK 58.000.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

67.000.000 APBK 43.000.000 APBK 59.000.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

69.000.000 APBK 44.000.000 APBK 60.000.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

71.000.000 APBK 46.000.000 APBK 62.000.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

73.000.000 APBK 49.500.000 APBK 65.000.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

INFOKOM 17.700.000 APBK 10.000.000 APBK 8.200.000 APBK INFOKOM 28.300.000 APBK
Sabang Sabang Sabang Sabang

19.000.000 APBK 11.000.000 APBK 9.000.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

20.000.000 APBK 12.000.000 APBK 10.000.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

21.000.000 APBK 13.000.000 APBK 11.000.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

23.000.000 APBK 14.500.000 APBK 13.000.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

25.000.000 APBK 16.600.000 APBK 15.500.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

29.000.000 APBK

Sabang

30.000.000 APBK

Sabang

31.000.000 APBK

Sabang

33.000.000 APBK

Sabang

35.000.000 APBK

Sabang

62.600.000 APBK

Sabang -

Sabang

Sabang

Sabang

Sabang

Sabang

28.100.000 APBK

Sabang -

Sabang

Sabang

Sabang

Sabang

Sabang

3

Program peningkatan disiplin aparatur

Pengadaaan Pakaian dinas beserta perlengkapannya
INFOKOM

6.600.000 APBK 6.600.000 APBK

Sabang Sabang

7.500.000 APBK 7.500.000 APBK

Sabang Sabang

8.000.000 APBK 8.000.000 APBK

Sabang Sabang

Sabang Sabang

Sabang Sabang

Sabang Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8 Sabang Sabang

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11 Sabang Sabang

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17 Sabang Sabang

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20 Sabang Sabang

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23 Sabang Sabang

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 14 Sabang Sabang

5

6

4

Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur

Bimbingan teknis aplikasi teknologi informasi
INFOKOM

63.100.000 APBK 63.100.000 APBK

6.500.000 APBK 6.500.000 APBK

7.000.000 APBK 7.000.000 APBK

7.500.000 APBK 7.500.000 APBK

5

Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan

Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD Penyusunan pelaporan keuangan Semesteran Penyusunan pelaporan keuangan akhir tahun
INFOKOM

3.600.000 APBK 2.500.000 APBK

Sabang Sabang

3.000.000 APBK 3.000.000 APBK

Sabang Sabang

3.500.000 APBK 3.500.000 APBK

Sabang Sabang

4.000.000 APBK 4.000.000 APBK

Sabang Sabang

5.000.000 APBK 5.000.000 APBK

Sabang Sabang

6.000.000 APBK 6.000.000 APBK

Sabang Sabang

5.000.000 APBK

Sabang

5.500.000 APBK

Sabang

6.000.000 APBK

Sabang

6.500.000 APBK

Sabang

7.000.000 APBK

Sabang

7.500.000 APBK

Sabang

5.000.000 APBK

Sabang

5.500.000 APBK

Sabang

6.000.000 APBK

Sabang

6.500.000 APBK

Sabang

7.000.000 APBK

Sabang

7.500.000 APBK

Sabang

6

Progam pengembangan komunikasi, informasi dan media masa

Pembinaan dan pengembangan sumber daya komunikasi dan informasi
INFOKOM

100.000.000 APBK 100.000.000 APBK

Sabang Sabang

105.000.000 APBK 105.000.000 APBK

Sabang Sabang

107.000.000 APBK 107.000.000 APBK

Sabang Sabang

109.000.000 APBK 109.000.000 APBK

Sabang Sabang

110.000.000 APBK 110.000.000 APBK

Sabang Sabang

112.000.000 APBK 112.000.000 APBK

Sabang Sabang

7

Program fasilitas pening katan SDM bidang komunika si dan informasi

Pelatihan SDM dalam bidang komuni kasi dan informasi Bintek SDM dalam bidang komunikasi informasi
INFOKOM

88.300.000 APBK 28.800.000 APBK

Sabang Sabang

90.500.000 APBK 29.500.000 APBK

Sabang Sabang

107.000.000 APBK 30.000.000 APBK

Sabang Sabang

109.000.000 APBK 31.000.000 APBK

Sabang Sabang

110.000.000 APBK 34.000.000 APBK

Sabang Sabang

112.000.000 APBK 35.000.000 APBK

Sabang Sabang

37.400.000 APBK

Sabang

38.000.000 APBK

Sabang

40.000.000 APBK

Sabang

42.000.000 APBK

Sabang

44.000.000 APBK

Sabang

46.000.000 APBK

Sabang

8

Program kerjasama informa si dengan mas media

Penyebaran informasi pembangunan daerah Penyebaran informasi penyeleng garaan pemerintah daerah Penyebaran informasi pembangunan daerah (Tabloid Sabang Post)
INFOKOM

364.000.000 APBK 76.300.000 APBK

Sabang Sabang

368.000.000 APBK 78.500.000 APBK

Sabang Sabang

370.000.000 APBK 80.500.000 APBK

Sabang Sabang

375.000.000 APBK 82.500.000 APBK

Sabang Sabang

380.000.000 APBK 83.500.000 APBK

Sabang Sabang

385.000.000 APBK 84.500.000 APBK

Sabang Sabang

197.300.000 APBK

Sabang

198.000.000 APBK

Sabang

200.000.000 APBK

Sabang

205.000.000 APBK

Sabang

210.000.000 APBK

Sabang

215.000.000 APBK

Sabang

90.400.000 APBK

Sabang

92.000.000 APBK

Sabang

94.000.000 APBK

Sabang

96.000.000 APBK

Sabang

98.000.000 APBK

Sabang

100.000.000 APBK

Sabang

160.000.000 APBK

Sabang Sabang

170.000.000 APBK 170.000.000 APBK

Sabang Sabang

180.000.000 APBK 180.000.000 APBK

Sabang Sabang

190.000.000 APBK 190.000.000 APBK

Sabang Sabang

200.000.000 APBK 200.000.000 APBK

Sabang Sabang

210.000.000 APBK 210.000.000 APBK

Sabang Sabang

9

Program pengembangan komunikasi, informasi dan mes media

Pembinaan dan pengembangan jaringan komunikasi dan informasi Pengadaan info struktur jaringan internet

INFOKOM

160.000.000 APBK

800.000.000 APBK

Sabang

850.000.000 APBK

Sabang

900.000.000 APBK

Sabang

950.000.000 APBK

Sabang

975.000.000 APBK

Sabang

1.000.000.000 APBK

Sabang

TABEL 5.2 PROGRAM TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Kota Sabang : Kantor DISNAKER Kota Sabang : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan Penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 13 14

5

6

A.SKPD 1 Pelayanan administrasi perkantoran 2 Peningkatan Sarana dan Prasarana 3 4 Peningkatan Disiplin Aparatur Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 5 Peningkatan pengembangan Sistem Pelaporan dan Capaian Kinerja dan keuangan 6 Penataan Administrasi Kependudukan 7 Pemantapan Kinerja Operator SIAK Offline 8 Peningkatan Administrasi Pengadaan Pakaian Dinas Mengadakan Pelatihan dan Pendidikan Pegawai Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD Implementasi Sistem Administrasi Kependudukan Pelatihan Tenaga Pengelola SIAK Offline Pembentukan dan Penataan Sistem
Disnaker -

PerMedagri No. 13/2006 -

Disnaker

489.999.162 APBK

Disnaker

533.499.079 APBK

Disnaker

586.848.987 APBK

Disnaker

645.533.885 APBK

Disnaker

710.087.274 APBK

Disnaker

781.096.001 APBK

Disnaker

Disnaker

125.083.405 APBK

Disnaker

137.591.746 APBK

Disnaker

151.350.921 APBK

Disnaker

166.486.013 APBK

Disnaker

183.134.614 APBK

Disnaker

201.448.075 APBK

Disnaker

Disnaker

17.500.000 APBK

Disnaker

19.250.000 APBK

Disnaker

21.175.000 APBK

Disnaker

23.292.500 APBK

Disnaker

25.621.750 APBK

Disnaker

28.183.925 APBK

Disnaker

-

Disnaker

15.000.000 APBK

Disnaker

16.500.000 APBK

Disnaker

18.150.000 APBK

Disnaker

19.965.000 APBK

Disnaker

21.961.500 APBK

Disnaker

24.157.650 APBK

Disnaker

Kep.Kepala LAN No.239/IX/6/8 /2006 Kep.Mendagri No.28/2006

Disnaker

6.000.000 APBK

Disnaker

6.500.000 APBK

Disnaker

10.260.000 APBK

Disnaker

11.286.000 APBK

Disnaker

12.414.600 APBK

Disnaker

13.656.060 APBK

Disnaker

Disnaker

89.345.100 APBK

Disnaker

150.000.000 APBK

Disnaker

165.000.000 APBK

Disnaker

181.500.000 APBK

Disnaker

199.650.000 APBK

Disnaker

219.615.000 APBK

Disnaker

Disnaker

-

-

-

70.000.000 APBK

Disnaker

77.000.000 APBK

Disnaker

84.700.000 APBK

Disnaker

93.170.000 APBK

Disnaker

102.483.000 APBK

Disnaker

30.000.000 APBK

Disnaker

53.000.000 APBK

Disnaker

26.300.000 APBK

Disnaker

39.920.000 APBK

Disnaker

43.923.000 APBK

Disnaker

Kependudukan Standar Nasional Koneksi (inter phase tahap awal) NK 9 Peningkatan Peran Serta Masyarakat di bidang Kependudukan 10 Sosialisasi Kebijakan Kependudukan pada Aparatur Kecamatan dan Kelurahan serta masyarakat
Disnaker -

Disnaker

-

-

-

10.000.000 APBK

Disnaker

11.000.000 APBK

Disnaker

12.100.000 APBK

Disnaker

13.310.000 APBK

Disnaker

14.641.000 APBK

Disnaker

Pengembangan Sistem Informasi Menyediakan Informasi yang dapat diakses oleh masyarakat

26.000.000 APBK

Disnaker

28.600.000 APBK

Disnaker

31.460.000 APBK

Disnaker

34.606.000 APBK

Disnaker

38.066.600 APBK

Disnaker

11

Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan

Melaksanakan Monitoring, Evaluasi dan menyusun pelaporan Peningkatan Pembangunan Work Shop BLK Maritim

Per Mendagri No.13/2006 SK Walikota Sabang No. 702/2003

Disnaker

-

-

-

10.000.000 APBK

Disnaker

11.000.000 APBK

Disnaker

12.100.000 APBK

Disnaker

13.310.000 APBK

Disnaker

14.641.000 APBK

Disnaker

12

Peningkatan Kwalitas dan Produktifitas Tenaga Kerja

Disnaker

1.000.000.000 APBK

Bango

1.100.000.000 APBK/BRR Bango

1.210.000.000 APBK/BRR Bango

1.331.000.000 APBK

Bango

1.464.100.000 APBK

Bango

1.610.510.000 APBK

Bango

13

Penigkatan Sarana dan Prasarana BLK Maritim

1. Pembangunan Rumah Instruktur 2. Pembangunan Gedung Serba Guna

-

Disnaker

-

-

-

500.000.000 APBK/BRR Bango

550.000.000 APBK/BRR Bango

605.000.000 APBK

Bango

-

-

-

-

-

-

Disnaker

-

-

-

-

-

-

500.000.000 APBK/BRR Bango

550.000.000 APBK

Bango

-

-

-

-

-

-

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 14

5

6

3. Pembangunan Gedung Kantor BLK Maritim 4. Pengadaan Peralatan Pelatihan

Disnaker

-

-

-

500.000.000 APBK/BRR Bango

550.000.000 APBK/BRR Bango

-

-

-

-

-

-

-

-

-

Disnaker

-

-

-

4.000.000.000 APBN

BLK Marit

4.000.000.000 APBN

BLK Mariti

4.000.000.000 APBN

BLK Mariti -

-

-

-

-

-

5. Pembangunan Dermaga Standar Boat Nelayan 6. Pengadaan Kapal Latih Nelayan 7. Pemeliharaan rutin / berkala sarana dan prasarana BLK 8. Pengadaan Transportasi roda 4 dan 2 14 Pengembangan Pelatihan Tenaga Pelatihan Keterampilan Bagi Kerja 15 Diklat Calon Isntruktur Masyarakat Mengadakan pelatihan Calon Instruktur 16 Monitoring, Evaluasi dan pelaporan 17 Peningkatan Kesempatan Kerja Melaksanakan Monitoring, evaluasi dan penyusunan pelaporan 1. Pengembangan kelembagaan produktifitas dan pelatihan kewirausahaan 2. Perluasan dan pengembangan Kesempatan kerja untuk mengurangi pengangguran 3. Pemberdayaan Masyarakat yang mendapat Pelatihan Keterampilan 18 Monitoring, evaluasi, pelaporan Melaksanakan monitoring, evaluasi dan menyusun pelaporan 19 Perpindahan penduduk Mengatur dan memfasilitasi perpindahan penduduk 20 Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Membina masyarakat untuk mendapatkan kesejahteraan Per.Mendagri No.13/2006 Kep.Menaker No.203/1999 Kep. Men PAN No.36/2006 PerMendagri No.13/2006 PP No. 50/2001

Disnaker

-

-

-

2.000.000.000 APBN/BRR BLK Marit

2.200.000.000 APBN/BRR BLK/Mariti

2.420.000.000

BLK Maritt

2.612.000.000 APBK/BRR BLK Mariti -

-

-

Disnaker

-

-

-

150.000.000 APBK/BRR BLK Marit

165.000.000 APBK/BRR BLK Mariti -

-

-

-

-

-

-

-

-

Disnaker

23.190.000

25.509.000 APBK

BLK Marit

30.059.900 APBK

BLK Mariti

33.065.890 APBK

BLK Mariti

36.372.479 APBK

BLK Mariti

40.009.727 APBK

BLK Mariti

Disnaker

-

-

-

300.000.000 APBK/BRR Bango

330.000.000 APBK/BRR Bango

-

-

-

-

-

-

-

-

-

Disnaker

300.000.000 APBN

Sabang

330.000.000 APBN

Sabang

363.000.000 APBK
/APBN

Sabang

399.300.000 APBK
/APBN

Sabang

439.230.000 APBK
/APBN

BLK Mariti

483.153.000 APBN/APBKBLK Mariti

Disnaker

-

-

-

300.000.000 APBN

Pusdiklat Depnakertrans

330.000.000 APBN

Pusdiklat Depnakertrans

363.000.000 APBN

Pusdiklat Depnakertrans

-

-

-

-

-

Disnaker

10.000.000 APBK

Sabang

11.000.000 APBK

Sabang

12.100.000 APBK

Sabang

13.310.000 APBK

Sabang

14.641.000 APBK

Sabang

Disnaker

558.877.400 APBK

Sabang

614.765.140 APBK/APB Sabang

976.241.634 APBK/APB Sabang

1.043.865.819 APBK/APBN Sabang

1.118.252.401 APBK/APBNSabang

1.936.504.641 APBK/APBNSabang

Disnaker

300.000.000 APBK

Sabang

330.000.000 APBK/APB Sabang

363.000.000 APBK/APB Sabang

399.300.000 APBK/APBN Sabang

439.230.000 APBK/APBNSabang

483.153.000 APBK/APBNSabang

Disnaker

-

-

-

300.000.000 APBK/APB Sabang

330.000.000 APBK/APB Sabang

363.000.000 APBK/APBN Sabang

399.300.000 APBK/APBNSabang

439.230.000 APBK/APBNSabang

Disnaker

-

-

-

10.000.000 APBK

Sabang

11.000.000 APBK

Sabang

12.100.000 APBK

Sabang

13.310.000 APBK

Sabang

14.641.000 APBK

Sabang

Disnaker

-

-

-

10.000.000 APBK

Sabang

11.000.000 APBK

Sabang

12.100.000 APBK

Sabang

13.310.000 APBK

Sabang

14.641.000 APBK

Sabang

Disnaker

-

-

-

20.000.000 APBK

Sabang

22.000.000 APBK

Sabang

24.200.000 APBK

Sabang

26.600.000 APBK

Sabang

29.260.000 APBK

Sabang

TABEL 5.2 PROGRAM TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Kota Sabang : Kantor DKPPK Kota Sabang : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan Penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 13 14

5

6

A.SKPD 1 Pelayanan Administrasi Perkantoran Penyediaan jasa surat menyurat Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik Penyediaan jasa pemeliharaan dan Perizinan kendaraan dinas / opera sional Penyediaan jasa kebersihan kantor Penyediaan alat tulis kantor Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Penyediaan komponen instalasi listrik /penerangan bangunan kantor Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan Penyediaan makanan dan minuman Rapat - rapat koordinasi dan konsultasi keluar daerah Penyediaan jasa pendukung administrasi / teknis perkantoran 2 Peningkatan sarana dan prasaran Pemeliharaan rutin / berkala aparatur kendaraan dinas / operasional Pemeliharaan rutin / berkala peralatan gedung kantor Pemeliharaan rutin / berkala Peralatan Kerja Rehabilitasi sedang / berat rumah gedungkantor Rehabilitasi Pasar 3 Peningkatan Disiplin Aparatur Pengadaan pakaian dinas beserta perlengkapannya 4 Peningkatan kapasitas sumber da Pendidikan dan pelatihan formal aparatur 5 Pengembangan kinerja pengelolaan persampahan Penyediaan Sarana dan Prasarana persampahan Peningkatan operasi dan pemeliharaan prasarana dan sarana persampahan
Perda Kota Sabang DKPPK 318.530.000 APBK
Sabang

Perda Kota Sabang

DKPPK

300.000 APBK 94.200.000 APBK

Sabang Sabang

350.000 APBK 108.330.000 APBK

Sabang Sabang

450.000 APBK 124.580.000 APBK

Sabang Sabang

550.000 APBK 143.270.000 APBK

Sabang Sabang

650.000 APBK 164.770.000 APBK

Sabang Sabang

750.000 APBK 189.490.000 APBK

Sabang Sabang

No.4 Thn 2001

2.250.000 APBK

Sabang

2.700.000 APBK

Sabang

3.250.000 APBK

Sabang

3.900.000 APBK

Sabang

4.900.000 APBK

Sabang

5.630.000 APBK

Sabang

33.820.000 APBK 13.310.000 APBK 7.500.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

38.900.000 APBK 15.350.000 APBK 8.630.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

44.800.000 APBK 17.700.000 APBK 9.930.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

51.600.000 APBK 20.350.000 APBK 11.430.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

59.400.000 APBK 23.500.000 APBK 13.150.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

68.400.000 APBK 27.050.000 APBK 15.200.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

398.560.000 APBK

Sabang Sabang

458.400.000 APBK

Sabang

527.200.000 APBK

Sabang

606.300.000 APBK

Sabang

697.250.000 APBK

Sabang

801.840.000 APBK

Sabang

156.950.000 APBK

Sabang

180.500.000 APBK

Sabang

207.600.000 APBK

Sabang

238.750.000 APBK

Sabang

274.600.000 APBK

Sabang

315.800.000 APBK

Sabang

3.180.000 APBK

Sabang

3.700.000 APBK

Sabang

4.250.000 APBK

Sabang

4.900.000 APBK

Sabang

5.650.000 APBK

Sabang

6.500.000 APBK

Sabang

28.500.000 APBK 116.110.000 APBK

Sabang Sabang

32.780.000 APBK 133.550.000 APBK

Sabang Sabang

37.700.000 APBK 133.550.000 APBK

Sabang Sabang

43.500.000 APBK 176.650.000 APBK

Sabang Sabang

50.000.000 APBK 203.150.000 APBK

Sabang Sabang

57.500.000 APBK 233.650.000 APBK

Sabang Sabang

2.892.000.000 APBK

Sabang

Perda Kota Sabang

DKPPK

776.520.000 APBK

Sabang

1.133.550.000 APBK

Sabang

1.303.590.000 APBK

Sabang

1.499.130.000 APBK

Sabang

1.723.990.000 APBK

Sabang

1.982.590.000 APBK

Sabang

No.4 Thn 2001
4.990.000 APBK
Sabang

5.750.000 APBK

Sabang

6.620.000 APBK

Sabang

7.650.000 APBK

Sabang

8.800.000 APBK

Sabang

10.200.000 APBK

Sabang

80.160.000 APBK

Sabang

92.190.000 APBK

Sabang

106.020.000 APBK

Sabang

121.950.000 APBK

Sabang

140.240.000 APBK

Sabang

161.280.000 APBK

Sabang

86.350.000 APBK

Sabang

52.240.000 APBK

Sabang

60.100.000 APBK

Sabang

69.200.000 APBK

Sabang

79.600.000 APBK

Sabang

91.600.000 APBK

Sabang

105.400.000 APBK

Sabang

No.4 Thn 2001
Perda Kota Sabang DKPPK 15.000.000 APBK
Sabang

17.250.000 APBK
APBK

Sabang Sabang

19.850.000 APBK

Sabang

22.830.000 APBK

Sabang

26.300.000 APBK

Sabang

30.250.000 APBK

Sabang

No.4 Thn 2001
Perda Kota Sabang DKPPK 288.900.000 APBK
Sabang

295.000.000 APBK

Sabang

300.000.000 APBK

Sabang

325.000.000 APBK

Sabang

360.000.000 APBK

Sabang

400.000.000 APBK

Sabang

No.4 Thn 2001
252.580.000 APBK
Sabang

275.000.000 APBK

Sabang

290.000.000 APBK

Sabang

315.000.000 APBK

Sabang

350.000.000 APBK

Sabang

380.000.000 APBK

Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17 Sabang

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 APBK 20 Sabang

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 APBK 23 Sabang

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 14 Sabang

5

6

Penyusunan kebijakan manajemen pengelolaan sampah Pengembangan teknologi pengelolaan sampah Bimbingan teknik persampahan Peningkatan kemampuan aparat pengelolaan persampahan Sosialisasi kebijakan pengelolaan persampahan peningkatan peran serta masyarakat dalam pengelolaan persampahan Monitoring, evaluais dan pelaporan 6 Peningkatan Kesiagaan dan pencegahan bahaya kebakaran Peningkatan Penaggulangan Bahaya Kebakaran Pemeliharaan Sarana dan prasarana pencegahan bahaya kebakaran Rehabilitasi sarana dan prasarana pencegahan bahaya kebakaran Kegiatan pencegahan dan pengendalian bahaya kebakaran kegiatan penyuluhan pencegahan bahaya kebakaran Kegiatan pendidikan dan pelatihan pertolongan dan pencegahan kebakaran 7 Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pemeliharaan RTH Penyusunan Kebijakan standar, prosedur & manual pengelolaan RTH Sosialisasi kebijakan standar, prosedur & manual pengelolaan RTH Penyusunan program pengembangan RTH Penataan RTH Pengembangan Taman rekreasi Peningkatan peran serta masyarakat dalam pengelolaan RTH Monitoring dan evaluasi Penyediaan sarana dan prasarana penunjang pemeliharaan RTH 8 Pembinaan Pedagang Kegiatan pemeliharaan gedung pasar
Perda Kota Sabang DKPPK 600.000.000 APBK
Sabang

10.000.000 APBK

15.000.000 APBK

800.000.000

20.000.000 APBK

Sabang

25.000.000 APBK

Sabang

APBK

Sabang

30.000.000 APBK

Sabang

10.000.000 APBK

Sabang

12.000.000 APBK

Sabang

APBK

Sabang

APBK

Sabang

50.000.000 APBK

Sabang

65.000.000 APBK

Sabang

75.000.000 APBK

Sabang

14.000.000 APBK 5.000.000

Sabang

DKPPK

189.350.000 APBK

Sabang

752.200.000 APBK

Sabang

2.400.000.000 APBK

Sabang

805.000.000 APBK

Sabang

895.000.000 APBK

Sabang

955.000.000 APBK

Sabang

50.000.000 APBK

Sabang

75.000.000 APBK

Sabang

80.000.000 APBK

Sabang

85.000.000 APBK

Sabang

90.000.000 APBK

Sabang

75.000.000 APBK

Sabang

80.000.000 APBK

Sabang

80.000.000

20.000.000 APBK

Sabang

25.000.000 APBK

Sabang

25.000.000 APBK

Sabang

APBK

Sabang

30.000.000 APBK

Sabang

20.000.000 APBK

Sabang

25.000.000 APBK

Sabang

25.000.000 APBK

Sabang

APBK

Sabang

APBK

Sabang

50.000.000 APBK

Sabang

57.000.000 APBK

Sabang

57.000.000

57.000.000

DKPPK

294.000.000

112.000.000 APBK 1.000.000 APBK

Sabang Sabang

128.800.000 APBK 1.150.000 APBK

Sabang Sabang

148.120.000 APBK 1.320.000 APBK

Sabang Sabang

170.330.000 APBK 1.510.000 APBK

Sabang Sabang

195.870.000 APBK 1.730.000 APBK

Sabang Sabang

1.000.000 APBK

Sabang

1.150.000 APBK

Sabang

1.320.000 APBK

Sabang

1.510.000 APBK

Sabang

1.730.000 APBK

Sabang

2.000.000 APBK 150.000.000 APBK 27.270.000 APBK 33.190.000 APBK

Sabang Sabang Sabang Sabang

2.300.000 APBK 172.500.000 APBK 31.360.000 APBK 38.160.000 APBK

Sabang Sabang Sabang Sabang

2.640.000 APBK 198.370.000 APBK 36.080.000 APBK 43.880.000 APBD

Sabang Sabang Sabang Sabang

3.630.000 APBK 218.120.000 APBK 41.460.000 APBK 50.460.000 APBD

Sabang Sabang Sabang Sabang

3.480.000 APBK 250.830.000 APBK 42.070.000 APBK 58.020.000 APBD

Sabang Sabang Sabang Sabang

2.500.000 APBK 810.000.000 APBK

Sabang Sabang

2.870.000 APBK 931.500.000 APBK

Sabang Sabang

3.300.000 APBK 1.071.220.000 APBK

Sabang Sabang

3.790.000 APBK 1.231.900.000 APBK

Sabang Sabang

4.350.000 APBK 1.416.680.000 APBK

Sabang Sabang

300.000.000 APBK

Sabang

300.000.000 APBK

Sabang

300.000.000 APBK

Sabang

500.000.000 APBK

Sabang

No.4 Thn 2001

TABEL 5.2 PROGRAM TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Kota Sabang : Dinas Kelautan dan Perikanan : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan Penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 13 14

5

6

A.SKPD Program peningkatan sarana prasarana aparatur Pembangunan gedung kantor Pembuatan pagar kantor Pembuatan tempat parkir Pembuatan musholah Pengadaan meubeller Pengadaan sarana mobilisasi Pengadaan komputer Pemindahan antena radio pengawas perikanan 3 unit Program pemberdayaan eko nomi masyarakat pesisir Pembinaan kelompok ekonomi masyarakat pesisir Bantuan ekonomi produktif Pengembangan dan rehabilitasi perkampungan masyarakat pesisir Program pemberdayaan masyarakat dlm pengawasan dan pengendalian sumber daya kelautan Pembentukan kelompok masyarakat swakarsa pengamanan sumberdaya kelautan Pembinaan kelompok pengawas sumberdaya ikan dan kelautan Bantuan sarana dan prasarana pengawas sumberdaya kelautan dan perikanan
Dinas Kelautan dan Perikanan 50.000.000 APBN
Sabang

Dinas Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan

-

-

-

1.500.000.000 APBK

Sabang

1.500.000.000 APBK

Sabang

-

-

-

350.000.000

-

-

-

150.000.000 APBK

Sabang

-

-

-

150.000.000 APBK

Sabang

-

-

-

75.000.000 APBK

Sabang

-

-

-

-

-

-

170.000.000 APBK

Sabang

-

-

-

-

-

-

25.000.000 APBK

Sabang

-

-

-

200.000.000 APBN

Sabang

Dinas Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan 1.000.000.000 APBN
Sabang

60.347.400 APBK

Sabang

75.000.000 APBK

Sabang

80.000.000 APBK

Sabang

100.000 APBK

Sabang

100.000 APBK

Sabang

100.000 APBK

Sabang

1.000.000.000 APBN

Sabang

Dinas Kelautan dan Perikanan

500.000.000 APBN

Sabang

500.000.000 APBN

Sabang

500.000.000 APBN

Sabang

500.000.000 APBN

Sabang

Dinas Kelautan dan Perikanan

Dinas Kelautan dan Perikanan

75.000.000 APBK

Sabang

65.000.000 APBN

Sabang

65.000.000 APBN

Sabang

65.000.000 APBN

Sabang

Dinas Kelautan dan Perikanan

250.000.000 APBN

Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 14

5

6

Program peningkatan kesadaran dan penegakan hukum dalam pendayagunaan sumberdaya kelaut an dan perikanan Penyuluhan hukum dan pendayagunaan sumberdaya kelautan dan perikanan Program peningkatan mitigasi bencana alam laut dan pra kiraan iklim laut kajian mitigasi bencana alam laut dan prakiraan iklim laut kajian parameter lingkungan laut yg berbahaya terhdp sumberdaya ikan dan kelautan Program peningkatan kegiatan budaya kelautan dan wawas an maritim kpd masyarakat Penyuluhan budaya kelautan dan kemaritiman kpd anak sekolah pelatihan selam bagi anak sekolah

Dinas Kelautan dan Perikanan

Dinas Kelautan dan Perikanan

15.000.000 APBD II

Sabang

20.000.000 APBK

Sabang

25.000.000 APBK

Sabang

30.000.000 APBK

Sabang

35.000.000 APBK

Sabang

40.000.000 APBK

Sabang

Dinas Kelautan dan Perikanan

Dinas Kelautan dan Perikanan

150.000.000 APBN

Sabang

Dinas Kelautan dan Perikanan

150.000.000 APBN

Sabang

Dinas Kelautan dan Perikanan

Dinas Kelautan dan Perikanan 60.000.000 APBK
Sabang

60.000.000 APBK

Sabang

60.000.000 APBK

Sabang

60.000.000 APBK

Sabang

60.000.000 APBK

Sabang

Dinas Kelautan dan Perikanan

75.000.000 APBK

Sabang

75.000.000 APBK

Sabang

75.000.000 APBK

Sabang

100.000.000 APBK

Sabang

100.000.000 APBK

Sabang

Program pengembangan budidaya perikanan pengembangan bibit ikan unggul pendampingan pd kelompok tani pembudidaya ikan pendampingan dan pengembangan perikanan air tawar
Dinas Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan 75.000.000 APBK
Sabang

225.000.000 APBK

Sabang

90.000.000 APBK

Sabang

90.000.000 APBK

Sabang

90.000.000 APBK

Kota Saba

90.000.000 APBK

Sabang

Dinas Kelautan dan Perikanan

25.000.000

sukajaya sukakarya

100.000.000 APBK

sukajaya sukakarya

sukajaya sukakarya

pengembangan budidaya keramba jaring apung Program pengembangan perikanan tangkap Detail design PPI rehabilitasi PPI Pengaspalan jalan komplek PPI

Dinas Kelautan dan Perikanan

750.000 APBK

Sabang

Dinas Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan 358.050.000 DAK
pasiran

300.000.000 APBN

P. Rondo

300.000.000 APBN

Ie Meulee

300.000 APBN

Pria Laot

1.519.170.900 DAK

jaboi

Pengadaan sarana pengolahan ikan

Dinas Kelautan dan Perikanan

332.000 DAK

sukajaya sukakarya

300.000 APBK

sukajaya sukakarya

sukajaya sukakarya

350.000 APBN

sukajaya sukakarya

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8 Sabang

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17 Sabang

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 14

5 Dinas Kelautan dan Perikanan

6 3.765.879.900 DAK

Pengadaan kapal motor pancing 20 GT konstruksi fibre glass Pengadaan kapal ikan konstruksi fibreglass 25 GT Pengadaan kapal purse seine 25 GT konstruksi kayu Pengadaan kapal pancing 5 GT Pengadaan kapal motor donfeng 26 PK

2.500.000 APBK

Dinas Kelautan dan Perikanan

357.596.500 DAK

Sabang

12.000.000 APBN

Sabang

Dinas Kelautan dan Perikanan

3.000.000.000 APBK

Balohan

700.000.000 APBK

Krueng raya

1.500.000 APBK

Dinas Kelautan dan Perikanan

350.000.000 APBK 260.000.000 APBK

Balohan APBK Jaboi,ano APBK itam,ie meule keunekai

300.000.000 APBK

Jaboi,anoi itam,ie meule keunekai

Pengadaan motor tempel 40 PK

Dinas Kelautan dan Perikanan

125.000.000 APBK

Pengadaan motor tempel 15 PK Penyempurnaan tempat penyimpanan es (ice storage) Pembuatan kolam pelabuhan dan talud pemecah ombak Pendampingan pd kelompok nelayan perikanan tangkap Pemeliharaan rutin/berkala tempat pelelangan ikan Rehabilitasi sedang/berat tempat pelelangan ikan Pembinaan mutu hasil perikanan Program pengembangan sistem penyuluhan perikanan Kajian sistem penyuluhan perikanan Biaya operasional penyuluh perikanan Sarana kerja penyuluh perikanan Biaya Demplot penyuluhan perikanan Program optimalisasi pengelolaan dan pemasaran produksi perikanan kajian optimalisasi pengelolaan dan pemasaran produksi perikanan

Dinas Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan 143.800.000 APBD II
Sabang

150.000.000 APBK

Beurawang

Dinas Kelautan dan Perikanan

528.225.808.000 APBD II

Keunekai

250.000.000 APBK

Beurawang

Dinas Kelautan dan Perikanan

Dinas Kelautan dan Perikanan

Dinas Kelautan dan Perikanan

Dinas Kelautan dan Perikanan

Dinas Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan

35.000.000 APBK

Sabang

45.000.000 APBK

Sabang

15.000.000 APBK

Sabang

25.000.000 APBK

Sabang

Dinas Kelautan dan Perikanan

-

-

-

60.000.000 APBK

Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 14

5

6

temu usaha perikanan pengembangan jaringan pemasaran perikanan

Dinas Kelautan dan Perikanan

150.000.000 APBA 150.000.000 APBN

Sabang Sabang

250.000.000 APBA 150.000.000 APBN
Sabang

Sabang Sabang

150.000.000 APBN

Sabang

150.000.000 APBN

150.000.000 APBN

Sabang

40.000.000 APBK

Sabang

40.000.000 APBK

Sabang

40.000.000 APBK

Sabang

40.000.000 APBK

Sabang

40.000.000 APBK

Sabang

informasi pasar Program pengembangan kawasan budidaya laut, air payau dan air tawar kajian kawasan budidaya laut, air payau dan air tawar pengembangan budidaya rumput laut pengembangan budidaya biota laut non ikan Program pengembangan pulau kecil Peningkatan sarana prasarana pulau-pulau kecil Rehabilitasi terumbu karang di perairan pesisir pulau-pulau kecil Pemetaan dan tata ruang laut dan pulau-pulau kecil - Pemetaan dan tata ruang laut dan pulau-pulau kecil

Dinas Kelautan dan Perikanan

Dinas Kelautan dan Perikanan

125.000.000 APBK

Sabang

Dinas Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan

461.269.000 DAK

Sabang

350.000.000 APBK

Sabang

Dinas Kelautan dan Perikanan

1.000.000.000 APBN

Sabang

1.000.000.000 APBN

Sabang

1.000.000.000 APBN

Sabang

1.000.000.000 APBN

Sabang

Dinas Kelautan dan Perikanan

450.000.000 APBN

Sabang

Dinas Kelautan dan Perikanan

450.000.000 APBN

Sabang

450.000.000 APBN

Sabang

750.000.000 APBN

Sabang

TABEL 5.2 PROGRAM TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Kota Sabang : Dinas Koperasi dan UKM : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan Penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8 Sabang

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11 Sabang

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17 Sabang

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20 Sabang

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23 Sabang

Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 13 14 Sabang

5 Dinas Koperasi dan UKM

6

Program penciptaan iklim UKM yg kondusif

Penyusunan kebijakan tentang usaha kecil Sosialisasi kebijakan tentang usaha kecil

16.143.000.000 APBK

75.000.000 APBK

100.000.000 APBK

125.000.000 APBK

150.000.000 APBK

175.000.000 APBK

14.897.000.000 APBK

Sabang

50.000.000 APBK

Sabang

75.000.000 APBK

Sabang

100.000.000 APBK

Sabang

125.000.000 APBK

Sabang

150.000.000 APBK

Sabang

Program pengembangan kewirausahaan dan keunggulan kompetitif UKM

Memfasilitasi peningkatan kemitraan usaha bagi UKM Penyelenggaraan pelatihan kewirauusahaan Pelatihan manajemen pengelola usaha

Dinas Koperasi dan UKM

-

150.000.000 APBK

Sabang

200.000.000 APBK

Sabang

250.000.000 APBK

Sabang

300.000.000 APBK

Sabang

350.000.000 APBK

Sabang

Dinas Koperasi dan UKM

-

35.000.000 APBK

Sabang

50.000.000 APBK

Sabang

65.000.000 APBK

Sabang

80.000.000 APBK

Sabang

95.000.000 APBK

Sabang

Dinas Koperasi dan UKM

-

35.000.000 APBK

Sabang

50.000.000 APBK

Sabang

65.000.000 APBK

Sabang

80.000.000 APBK

Sabang

95.000.000 APBK

Sabang

Program pengembangan sistem pendukung usaha bagi usaha mikro kecil dan menengah

Sosialisasi dukungan informasi penyediaan permodalan Pengembangan klaster bisnis Peningkatan jaringan kerja sama antar lembaga Bantuan permodalan bagi UKM Bantuan kelompok usaha mikro (LKM)

Dinas Koperasi dan UKM

-

35.000.000 APBK

Sabang

50.000.000 APBK

Sabang

65.000.000 APBK

Sabang

80.000.000 APBK

Sabang

95.000.000 APBK

Sabang

Dinas Koperasi dan UKM Dinas Koperasi dan UKM

-

200.000.000 APBK

Sabang

300.000.000 APBK

Sabang

400.000.000 APBK

Sabang

500.000.000 APBK

Sabang

600.000.000 APBK

Sabang

-

35.000.000 APBK

Sabang

50.000.000 APBK

Sabang

65.000.000 APBK

Sabang

80.000.000 APBK

Sabang

95.000.000 APBK

Sabang

Dinas Koperasi dan UKM Dinas Koperasi dan UKM

-

750.000.000 APBK

Sabang

1.000.000.000 APBK

Sabang

1.250.000.000 APBK

Sabang

1.500.000.000 APBK

Sabang

1.750.000.000 APBK

Sabang

-

625.000.000 APBK

Sabang

Program peningkatan kualitas kelembagaan koperasi

Kordinasi pelaksanaan kebijakan dan program pemb. Koperasi Sosialisasi prinsip-prinsip pemaham an perkoperasian Peningkatan kualitas SDM pengurus koperasi Pembinaan dan konsultasi kelembagaan dan usaha koperasi Bantuan perkuatan modal usaha

Dinas Koperasi dan UKM

-

60.000.000 APBK

Sabang

60.000.000 APBK

Sabang

60.000.000 APBK

Sabang

60.000.000 APBK

Sabang

60.000.000 APBK

Sabang

Dinas Koperasi dan UKM

16.384.000.000

APBK

Sabang

100.000.000 APBK

Sabang

150.000.000 APBK

Sabang

50.000.000 APBK

Sabang

100.000.000 APBK

Sabang

150.000.000 APBK

Sabang

Dinas Koperasi dan UKM

67.564.000.000

APBK

Sabang

150.000.000 APBK

Sabang

200.000.000 APBK

Sabang

200.000.000 APBK

Sabang

200.000.000 APBK

Sabang

250.000.000 APBK

Sabang

Dinas Koperasi dan UKM

-

200.000.000 APBK

Sabang

300.000.000 APBK

Sabang

300.000.000 APBK

Sabang

300.000.000 APBK

Sabang

350.000.000 APBK

Sabang

Dinas Koperasi dan UKM

100.000.000.000

APBK

Sabang

500.000.000 APBK

Sabang

1.000.000.000 APBK

Sabang

1.500.000.000 APBK

Sabang

1.500.000.000 APBK

Sabang

1.500.000.000 APBK

Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 APBK 8 Sabang

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11 Sabang

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17 Sabang

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 14 Sabang

5 Dinas Koperasi dan UKM

6 23.785.000.000

Peningkatan kualitas kelembagaan koperasi Peningkatan kesehatan koperasi Lokakarya/seminar peran potensi koperasi dlm pemberdayaan ekonomi rakyat Pembinaan dan bimbingan teknis kpd gerakan koperasi Penyusunan laporan keuangan koperasi Program pengembangan aktifitas KUKM Monitoring evaluasi dan pendataan KUKM Pengadaan tempat pelayanan koperasi (TPK) Penguatan kelembagaan koperasi

25.000.000 APBK

25.000.000 APBK

150.000.000 APBK

Dinas Koperasi dan UKM Dinas Koperasi dan UKM

6.175.000.000

APBK

Sabang

10.000.000 APBK

Sabang

15.000.000 APBK

Sabang

20.000.000 APBK

Sabang

25.000.000 APBK

Sabang

30.000.000 APBK

Sabang

16.578.000.000

APBK

Sabang

20.000.000 APBK

Sabang

25.000.000 APBK

Sabang

30.000.000 APBK

Sabang

35.000.000 APBK

Sabang

40.000.000 APBK

Sabang

Dinas Koperasi dan UKM

10.725.000.000

APBK

Sabang

20.000.000 APBK

Sabang

25.000.000 APBK

Sabang

30.000.000 APBK

Sabang

35.000.000 APBK

Sabang

40.000.000 APBK

Sabang

Dinas Koperasi dan UKM

30.000.000.000

APBK

Sabang

30.000.000 APBK

Sabang

30.000.000 APBK

Sabang

30.000.000 APBK

Sabang

40.000.000 APBK

Sabang

40.000.000 APBK

Sabang

Dinas Koperasi dan UKM

32.882.000.000

APBK

Sabang

35.000.000 APBK

Sabang

40.000.000 APBK

Sabang

40.000.000 APBK

Sabang

40.000.000 APBK

Sabang

45.000.000 APBK

Sabang

Dinas Koperasi dan UKM

-

300.000.000 APBK

Sabang

Dinas Koperasi dan UKM

-

75.000.000 APBK

Sabang

100.000.000 APBK

Sabang

125.000.000 APBK

Sabang

100.000.000 APBK

Sabang

100.000.000 APBK

Sabang

Pembentukan koperasi nelayan

Dinas Koperasi dan UKM

-

500.000.000 APBK

Sabang

TABEL 5.2 PROGRAM TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Kota Sabang : Dinas Pendidikan Kota Sabang : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan Penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 APBK 8 Sabang

Tahun 2008
Rp 9 25.172.015.637
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 APBK 11 Sabang

Tahun 2009
Rp 12 27.689.217.201

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15 30.458.138.921
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 APBK 17 Sabang

Tahun 2011
Rp 18 33.503.952.813
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 APBK 20 Sabang

Tahun 2012
Rp 21 36.854.348.094
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 APBK 23 Sabang

Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 13 APBK 14 Sabang

5

6

Program pelayanan administrasi perkantoran

Belanja pegawai Penyediaan jasa surat-menyurat

Dinas Pendidikan 22.883.650.579

Dinas Pendidikan

540.000

APBK

Sabang

594.000

APBK

Sabang

653.400

APBK

Sabang

718.740

APBK

Sabang

790.614

APBK

Sabang

869.675

APBK

Sabang

Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik Penyediaan jasa peralatan dan perlengkapan kantor Penyediaan jasa kebersihan kantor

Dinas Pendidikan

48.135.000

APBK

Sabang

52.948.500

APBK

Sabang

58.243.350

APBK

Sabang

64.067.685

APBK

Sabang

70.474.454

APBK

Sabang

77.521.899

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

6.800.000

APBK

Sabang

7.480.000

APBK

Sabang

8.228.000

APBK

Sabang

9.050.800

APBK

Sabang

9.955.880

APBK

Sabang

10.951.468

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

4.522.250

APBK

Sabang

4.974.475

APBK

Sabang

5.471.923

APBK

Sabang

6.019.115

APBK

Sabang

6.621.026

APBK

Sabang

7.283.129

APBK

Sabang

Penyediaan alat tulis kantor Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor

Dinas Pendidikan

16.792.308

APBK

Sabang

18.471.539

APBK

Sabang

20.318.693

APBK

Sabang

22.350.562

APBK

Sabang

24.585.618

APBK

Sabang

27.044.180

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

36.408.400

APBK

Sabang

40.049.240

APBK

Sabang

44.054.164

APBK

Sabang

48.459.580

APBK

Sabang

53.305.538

APBK

Sabang

58.636.092

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

3.737.192

APBK

Sabang

4.110.911

APBK

Sabang

4.522.002

APBK

Sabang

4.974.203

APBK

Sabang

5.471.623

APBK

Sabang

6.018.785

APBK

Sabang

Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan Penyediaan makanan dan minuman

Dinas Pendidikan

2.880.000

APBK

Sabang

3.168.000

APBK

Sabang

3.484.800

APBK

Sabang

3.833.280

APBK

Sabang

4.216.608

APBK

Sabang

4.638.269

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

52.187.500

APBK

Sabang

57.406.250

APBK

Sabang

63.146.875

APBK

Sabang

69.461.563

APBK

Sabang

76.407.719

APBK

Sabang

84.048.491

APBK

Sabang

Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke dlm dan luar daerah Penyediaan jasa tenaga pendukung administrasi/ teknis perkantoran

Dinas Pendidikan

107.500.000

APBK

Sabang

118.250.000

APBK

Sabang

130.075.000

APBK

Sabang

143.082.500

APBK

Sabang

157.390.750

APBK

Sabang

173.129.825

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

2.249.040.000

APBK

Sabang

2.473.944.000

APBK

Sabang

2.721.338.400

APBK

Sabang

2.993.472.240

APBK

Sabang

3.292.819.464

APBK

Sabang

3.622.101.410

APBK

Sabang

Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur

Pembangunan gedung kantor Pengadaan kendaraan dinas/ operasional Pengadaan perlengkapan gedung kantor

Dinas Pendidikan

4.500.000.000 BRR

Sabang

2.000.000.000

APBK

Sabang

2.500.000.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

170.000.000

APBK

Sabang

85.000.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

330.325.000

APBK

Sabang

363.357.500

APBK

Sabang

399.693.250

APBK

Sabang

439.662.575

APBK

Sabang

483.628.833

APBK

Sabang

531.991.716

APBK

Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9 60.000.000
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 APBK 11 Sabang

Tahun 2009
Rp 12 65.000.000

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15 70.000.000
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 APBK 17 Sabang

Tahun 2011
Rp 18 70.000.000
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 APBK 20 Sabang

Tahun 2012
Rp 21 70.000.000
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 APBK 23 Sabang

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 APBK 14 Sabang

5 Dinas Pendidikan

6

Pengadaan peralatan gedung kantor Pengadaan meubeller Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional Pemeliharaan rutin/berkala perlengkapan gedung kantor Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor Pemeliharaan rutin meubeller Rehab sedang/berat gedung kantor Rehab sedang/berat kendaraan dinas/operasional Program peningkatan disiplin aparatur Program penongkatan kapasitas sumberdaya aparatur Sosialisasi peraturan perundang-undangan Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan Penyusunan pelaporan keuangan semesteran Penyusunan pelaporan keuangan akhir tahun Program pendidikan anak usia dini Pembangunan gedung sklh Penambahan ruang kelas sekolah Pembangunan sarana dan prasarana bermain Penyusunan lap. Capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD Pengadaan pakaian dinas beserta perlengkapannya Pendidikan dan pelatihan formal

Dinas Pendidikan

65.000.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

160.963.844

APBK

Sabang

177.060.228

APBK

Sabang

194.766.251

APBK

Sabang

214.242.876

APBK

Sabang

235.667.164

APBK

Sabang

259.233.880

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

48.390.800

APBK

Sabang

53.229.880

APBK

Sabang

58.552.868

APBK

Sabang

64.408.155

APBK

Sabang

70.848.970

APBK

Sabang

77.933.867

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

25.000.000

APBK

Sabang

25.000.000

APBK

Sabang

25.000.000

APBK

Sabang

25.000.000

APBK

Sabang

25.000.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

50.000.000

APBK

Sabang

50.000.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

30.000.000

APBK

Sabang

30.000.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

175.000.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

150.000.000

Dinas Pendidikan

190.295.000

APBK

Sabang

209.324.500

APBK

Sabang

230.256.950

APBK

Sabang

253.282.645

APBK

Sabang

278.610.910

APBK

Sabang

306.472.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

74.011.156

APBK

Sabang

81.412.272

APBK

Sabang

89.553.499

APBK

Sabang

98.508.849

APBK

Sabang

108.359.733

APBK

Sabang

119.195.707

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

15.000.000 APBA

Sabang

15.000.000 APBA

Sabang

Dinas Pendidikan

5.000.000

APBK

Sabang

5.500.000

APBK

Sabang

6.050.000

APBK

Sabang

6.655.000

APBK

Sabang

7.320.500

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

8.000.000

APBK

Sabang

8.800.000

APBK

Sabang

9.680.000

APBK

Sabang

10.648.000

APBK

Sabang

11.712.800

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

10.000.000

APBK

Sabang

11.000.000

APBK

Sabang

12.100.000

APBK

Sabang

13.310.000

APBK

Sabang

14.641.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

670.000.000 APBA

Sabang

Dinas Pendidikan

280.000.000 APBN

Sabang

Dinas Pendidikan

300.000.000 APBN

Sabang

200.000.000 APBN

Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9 150.000.000
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 APBK 11 Sabang

Tahun 2009
Rp 12 100.000.000

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15 75.000.000
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 APBK 17 Sabang

Tahun 2011
Rp 18 50.000.000
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 APBK 20 Sabang

Tahun 2012
Rp 21 25.000.000
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 APBK 23 Sabang

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 APBK 14 Sabang

5 Dinas Pendidikan

6

Pengadaan buku dan alat tulis siswa Pengadaan pakaian seragam sekolah (TK) Pengadaan pakaian olahraga Pengadaan alat praktik dan peraga siswa Pengadaan meubeller sekolah Pengadaan perlengkapan sekolah Pemeliharaan rutin/berkala bangunan sekolah Pemeliharaan rutin/berkala sarana dan prasarana bermain Pemeliharaan rutin/berkala meubeller sekolah Pelatihan kompetensi tenaga pendidik

Dinas Pendidikan

47.250.000

APBK

Sabang

51.975.000

APBK

Sabang

57.172.500

APBK

Sabang

62.889.750

APBK

Sabang

69.178.725

APBK

Sabang

76.096.598

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

51.975.000

APBK

Sabang

57.172.500

APBK

Sabang

62.889.750

APBK

Sabang

69.178.725

APBK

Sabang

76.096.598

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

120.000.000 APBA

Sabang

120.000.000 APBA

Sabang

120.000.000 APBA

Sabang

180.000.000 APBA

Sabang

Dinas Pendidikan

100.000.000 APBA

Sabang

100.000.000 APBA

Sabang

100.000.000 APBA

Sabang

100.000.000 APBA

Sabang

50.000.000 APBA

Sabang

Dinas Pendidikan

30.000.000

APBK

Sabang

30.000.000

APBK

Sabang

30.000.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

45.000.000

APBK

Sabang

49.500.000

APBK

Sabang

54.450.000

APBK

Sabang

59.895.000

APBK

Sabang

65.884.500

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

27.000.000

APBK

Sabang

29.700.000

APBK

Sabang

32.670.000

APBK

Sabang

35.937.000

APBK

Sabang

39.530.700

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

18.000.000

APBK

Sabang

19.800.000

APBK

Sabang

21.780.000

APBK

Sabang

23.958.000

APBK

Sabang

26.353.800

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

50.000.000 APBA

Sabang

0

50.000.000 APBA

Sabang

0

50.000.000 APBA

Sabang

Pengembangan pendidikan anak usia dini Penyusunan kebijakan pendidikan anak usia dini Pengembanagn kurikulum, bahan ajar dan model pembelajaran PAUD Monitoring, evaluasi dan pelaporan

Dinas Pendidikan

90.000.000 APBA

Sabang

99.000.000 APBA

Sabang

108.900.000 APBA

Sabang

119.790.000 APBA

Sabang

131.769.000 APBA

Sabang

Dinas Pendidikan

27.000.000

APBK

Sabang

29.700.000

APBK

Sabang

32.670.000

APBK

Sabang

35.937.000

APBK

Sabang

39.530.700

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

30.000.000

APBK

Sabang

33.000.000

APBK

Sabang

36.300.000

APBK

Sabang

39.930.000

APBK

Sabang

43.923.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

15.000.000

APBK

Sabang

16.500.000

APBK

Sabang

18.150.000

APBK

Sabang

19.965.000

APBK

Sabang

21.961.500

APBK

Sabang

Pembebasan tanah pembangunan Taman Kanak-Kanak Program wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun Pembangunan gedung sklh - Pengawasan rehab gedung SD/MI (DAK 2006) - Pengawasan pemb. RKB/ Pustaka/Lab IPA/Talud dan pagar (dana pendidikan tahun 2006)

Dinas Pendidikan

650.000.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

43.000.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

11.641.256

APBK

Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9 675.000.000
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 APBK 11 Sabang

Tahun 2009
Rp 12 742.500.000

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15 816.750.000
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 APBK 17 Sabang

Tahun 2011
Rp 18 898.425.000
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 APBK 20 Sabang

Tahun 2012
Rp 21 988.267.500
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 APBK 23 Sabang

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 APBK 14 Sabang

5 Dinas Pendidikan

6

Penambahan ruang kelas Pembangunan laboratorium dan ruang praktikum sklh Pembangunan sarana dan prasarana olahraga Pembangunan ruang ibadah Pembangunan perpustakaan sekolah Pengadaan pakaian seragam sekolah {SD/MI dan SMP/MTs) Pengadaan pakaian olahraga Pengadaan alat praktik dan peraga siswa Pengadaan meubeller sklh Pengadaan perlengkapan sekolah Pengadaan alat rumah tangga sekolah Pemeliharaan rutin/berkala bangunan sekolah(DAK-07) Pemeliharaan rutin/berkala rumah dinas kepsek,guru, penjaga sekolah Pemeliharaan rutin/berkala ruang kelas sekolah Pemeliharaan rutin/berkala perpustakaan sekolah Pemeliharaan rutin/berkala meubeller sekolah

Dinas Pendidikan

100.093.150

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

500.000.000

APBK

Sabang

550.000.000

APBK

Sabang

605.000.000

APBK

Sabang

665.500.000

APBK

Sabang

732.050.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

500.000.000

APBK

Sabang

550.000.000

APBK

Sabang

605.000.000

APBK

Sabang

665.500.000

APBK

Sabang

732.050.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

1.500.000.000

APBK

Sabang

1.650.000.000

APBK

Sabang

1.815.000.000

APBK

Sabang

1.996.500.000

APBK

Sabang

2.196.150.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

183.045.000

APBK

Sabang

201.349.500

APBK

Sabang

221.484.450

APBK

Sabang

243.632.895

APBK

Sabang

267.996.185

APBK

Sabang

294.795.803

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

201.349.500

APBK

Sabang

221.484.450

APBK

Sabang

243.632.895

APBK

Sabang

267.996.185

APBK

Sabang

294.795.803

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

330.000.000 APBA

Sabang

330.000.000 APBA

Sabang

Dinas Pendidikan

360.000.000 APBA

Sabang

360.000.000 APBA

Sabang

360.000.000 APBA

Sabang

360.000.000 APBA

Sabang

360.000.000 APBA

Sabang

Dinas Pendidikan

220.000.000

APBK

Sabang

220.000.000

APBK

Sabang

220.000.000

APBK

Sabang

220.000.000

APBK

Sabang

220.000.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

176.000.000

APBK

Sabang

176.000.000

APBK

Sabang

176.000.000

APBK

Sabang

176.000.000

APBK

Sabang

176.000.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan 12.171.866.400 APBN

Sabang

13.389.053.040 APBN

Sabang

14.727.958.344 APBN

Sabang

16.200.754.178 APBN

Sabang

17.820.829.596 APBN

Sabang

19.602.912.556 APBN

Sabang

Dinas Pendidikan

125.000.000

APBK

Sabang

125.000.000

APBK

Sabang

125.000.000

APBK

Sabang

125.000.000

APBK

Sabang

125.000.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

90.000.000

APBK

Sabang

99.000.000

APBK

Sabang

108.900.000

APBK

Sabang

119.790.000

APBK

Sabang

131.769.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

18.000.000

APBK

Sabang

19.800.000

APBK

Sabang

21.780.000

APBK

Sabang

23.958.000

APBK

Sabang

26.353.800

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

45.000.000

APBK

Sabang

49.500.000

APBK

Sabang

54.450.000

APBK

Sabang

59.895.000

APBK

Sabang

65.884.500

APBK

Sabang

Pemeliharaan rutin/berkala perlengkapan sekolah Rehab sedang/berat bangunan sekolah

Dinas Pendidikan

27.000.000

APBK

Sabang

29.700.000

APBK

Sabang

32.670.000

APBK

Sabang

35.937.000

APBK

Sabang

39.530.700

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

135.000.000

APBK

Sabang

135.000.000

APBK

Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17 Sabang

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23 Sabang

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 14 Sabang

5 Dinas Pendidikan

6

Pelatihan kompetensi tenaga pendidik Pelatihan kompetensi siswa berprestasi Pelatihan penyusunan kurikulum Peyediaan bantuan operasional sekolah (BOS) jenjang TK/RA,SD/MI/SDLB dan SMP/MTs serata pesantern salafiah dan satuan pendidikan non islam setara SD dan SMP Penyediaan buku pelajaran untuk SD/MI dan SMP/MTs Penyelenggaraan Paket A setara SD Penyelenggaraan Paket B setara SMP Pengembangan materi belajar mengajar dan materi pembelajaran dgn menggunakan teknologi informasi dan komunikasi Penyelenggaraan akreditasi SD Monitoring, evaluasi dan pelaporan (ujian nasional) Pengembangan SDM pendidikan dasar Pembinaan minat, bakat dan kreatifitas siswa Pengembangan SDM pendidikan dasar (pembinaan olahraga) Pengembangan SDM pendidikan dasar (pembinaan gugus SD) Program pendidikan menengah Pembangunan gedung sklh Pembangunan rumah dinas kepsek, guru, penjaga sekolah

250.000.000 APBA

270.000.000 APBA

290.000.000 APBA

Dinas Pendidikan

50.000.000 APBA

Sabang

55.000.000 APBA

Sabang

60.500.000 APBA

Sabang

66.550.000 APBA

Sabang

73.205.000 APBA

Sabang

Dinas Pendidikan

69.860.156

APBK

Sabang

76.846.172

APBK

Sabang

84.530.789

APBK

Sabang

92.983.868

APBK

Sabang

102.282.254

APBK

Sabang

112.510.480

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

674.045.520

APBK

Sabang

741.450.072

APBK

Sabang

815.595.079

APBK

Sabang

897.154.587

APBK

Sabang

986.870.046

APBK

Sabang

1.085.557.050

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

220.000.000 APBA

Sabang

242.000.000 APBA

Sabang

266.200.000 APBA

Sabang

292.820.000 APBA

Sabang

322.102.000 APBA

Sabang

Dinas Pendidikan

35.000.000 APBA

Sabang

38.500.000 APBA

Sabang

42.350.000 APBA

Sabang

46.585.000 APBA

Sabang

51.243.500 APBA

Sabang

Dinas Pendidikan

35.000.000 APBA

Sabang

38.500.000 APBA

Sabang

42.350.000 APBA

Sabang

46.585.000 APBA

Sabang

51.243.500 APBA

Sabang

Dinas Pendidikan

45.000.000 APBA

Sabang

49.500.000 APBA

Sabang

54.450.000 APBA

Sabang

59.895.000 APBA

Sabang

65.884.500 APBA

Sabang

Dinas Pendidikan

25.000.000 APBA

Sabang

27.500.000 APBA

Sabang

30.250.000 APBA

Sabang

33.275.000 APBA

Sabang

36.602.500 APBA

Sabang

40.262.750 APBA

Sabang

Dinas Pendidikan

115.480.950

APBK

Sabang

127.029.045

APBK

Sabang

139.731.950

APBK

Sabang

153.705.144

APBK

Sabang

169.075.659

APBK

Sabang

185.983.225

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

483.120.000

APBK

Sabang

531.432.000

APBK

Sabang

584.575.200

APBK

Sabang

643.032.720

APBK

Sabang

707.335.992

APBK

Sabang

778.069.591

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

44.372.808

APBK

Sabang

48.810.089

APBK

Sabang

53.691.098

APBK

Sabang

59.060.207

APBK

Sabang

64.966.228

APBK

Sabang

71.462.851

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

138.082.200

APBK

Sabang

151.890.420

APBK

Sabang

167.079.462

APBK

Sabang

183.787.408

APBK

Sabang

202.166.149

APBK

Sabang

222.382.764

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

43.801.500

APBK

Sabang

48.181.650

APBK

Sabang

52.999.815

APBK

Sabang

58.299.797

APBK

Sabang

64.129.776

APBK

Sabang

70.542.754

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

148.600.000

APBK

Sabang

163.460.000

APBK

Sabang

179.806.000

APBK

Sabang

197.786.600

APBK

Sabang

217.565.260

APBK

Sabang

239.321.786

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

300.000.000

APBK

Sabang

330.000.000

APBK

Sabang

363.000.000

APBK

Sabang

399.300.000

APBK

Sabang

439.230.000

APBK

Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11 Sabang

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17 Sabang

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20 Sabang

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23 Sabang

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 14 Sabang

5 Dinas Pendidikan

6

Penambahan ruang kelas sklh Pembangunan sarana dan prasarana olahraga Pembangunan ruang ibadah

250.000.000 APBN

275.000.000 APBN

302.500.000 APBN

332.750.000 APBN

366.025.000 APBN

Dinas Pendidikan

85.000.000 APBN

Sabang

93.500.000 APBN

Sabang

102.850.000 APBN

Sabang

113.135.000 APBN

Sabang

124.448.500 APBN

Sabang

Dinas Pendidikan

175.000.000

APBK

Sabang

192.500.000

APBK

Sabang

211.750.000

APBK

Sabang

232.925.000

APBK

Sabang

256.217.500

APBK

Sabang

Pengadaan buku-buku dan alat tulis siswa Pengadaan pakaian seragam sekolah Pengadaan pakaian olahraga Pengadaan alat praktik dan peraga siswa Pengadaan meubeller sklh Pengadaan perlengkapan sekolah Pengadaan alat rumah tangga sekolah Pemeliharaan rutin/berkala bangunan sekolah Pemeliharaan rutin/berkala ruang kelas sekolah Pemeliharaan rutin/berkala ruang guru sekolah Pemeliharaan rutin/berkala sarana dan prasarana olahraga

Dinas Pendidikan

200.000.000

APBK

Sabang

220.000.000

APBK

Sabang

242.000.000

APBK

Sabang

266.200.000

APBK

Sabang

292.820.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

22.000.000

APBK

Sabang

24.200.000

APBK

Sabang

26.620.000

APBK

Sabang

29.282.000

APBK

Sabang

32.210.200

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

48.000.000 APBA

Sabang

52.800.000

APBK

Sabang

58.080.000

APBK

Sabang

63.888.000

APBK

Sabang

70.276.800

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

200.000.000

APBK

Sabang

220.000.000

APBK

Sabang

242.000.000

APBK

Sabang

266.200.000

APBK

Sabang

292.820.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

240.000.000

APBK

Sabang

264.000.000

APBK

Sabang

290.400.000

APBK

Sabang

319.440.000

APBK

Sabang

351.384.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

360.000.000

APBK

Sabang

396.000.000

APBK

Sabang

435.600.000

APBK

Sabang

479.160.000

APBK

Sabang

527.076.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

40.000.000

APBK

Sabang

44.000.000

APBK

Sabang

48.400.000

APBK

Sabang

53.240.000

APBK

Sabang

58.564.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

300.000.000

APBK

Sabang

330.000.000

APBK

Sabang

363.000.000

APBK

Sabang

399.300.000

APBK

Sabang

439.230.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

5.000.000

APBK

Sabang

5.500.000

APBK

Sabang

6.050.000

APBK

Sabang

6.655.000

APBK

Sabang

7.320.500

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

30.000.000

APBK

Sabang

33.000.000

APBK

Sabang

36.300.000

APBK

Sabang

39.930.000

APBK

Sabang

43.923.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

24.000.000

APBK

Sabang

26.400.000

APBK

Sabang

29.040.000

APBK

Sabang

31.944.000

APBK

Sabang

35.138.400

APBK

Sabang

Pemeliharaan rutin/berkala ruang ibadah Pemeliharaan rutin/berkala perpustakaan sekolah alat praktik dan peraga siswa

Dinas Pendidikan

40.000.000

APBK

Sabang

44.000.000

APBK

Sabang

48.400.000

APBK

Sabang

53.240.000

APBK

Sabang

58.564.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

20.000.000

APBK

Sabang

22.000.000

APBK

Sabang

24.200.000

APBK

Sabang

26.620.000

APBK

Sabang

29.282.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

24.000.000

APBK

Sabang

26.400.000

APBK

Sabang

29.040.000

APBK

Sabang

31.944.000

APBK

Sabang

35.138.400

APBK

Sabang

Pemeliharaan rutin/berkala meubeller sekolah

Dinas Pendidikan

18.000.000

APBK

Sabang

19.800.000

APBK

Sabang

21.780.000

APBK

Sabang

23.958.000

APBK

Sabang

26.353.800

APBK

Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9 20.000.000
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 APBK 11 Sabang

Tahun 2009
Rp 12 22.000.000

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15 24.200.000
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 APBK 17 Sabang

Tahun 2011
Rp 18 26.620.000
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 APBK 20 Sabang

Tahun 2012
Rp 21 29.282.000
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 APBK 23 Sabang

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 APBK 14 Sabang

5 Dinas Pendidikan

6

Pemeliharaan rutin/berkala perlengkapan sekolah Pemeliharaan rutin/berkala alat rumah tangga sekolah Rehab sedang/berat bangunan sekolah Pelatihan kompetensi tenaga pendidik Pelatihan penyusunan kurikulum Penyediaan bantuan operasional manajemen mutu (BOMM) Penyediaan beasiswa bagi keluarga tidak mampu Penyelenggaraan Paket C setara SMU Pembinaan kelembagaan dan manajemen sekolah dgn penerapan manajemen berbasis sekolah (MBS)

Dinas Pendidikan

8.000.000

APBK

Sabang

8.800.000

APBK

Sabang

9.680.000

APBK

Sabang

10.648.000

APBK

Sabang

11.712.800

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

300.000.000

APBK

Sabang

330.000.000

APBK

Sabang

363.000.000

APBK

Sabang

399.300.000

APBK

Sabang

439.230.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

14.697.650

APBK

Sabang

16.167.415

APBK

Sabang

17.784.157

APBK

Sabang

19.562.572

APBK

Sabang

21.518.829

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

70.150.850

APBK

Sabang

77.165.935

APBK

Sabang

84.882.529

APBK

Sabang

93.370.781

APBK

Sabang

102.707.859

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

50.000.000 APBN

Sabang

55.000.000 APBN

Sabang

60.500.000 APBN

Sabang

66.550.000 APBN

Sabang

73.205.000 APBN

Sabang

Dinas Pendidikan

21.600.000 APBN

Sabang

23.760.000 APBN

Sabang

26.136.000 APBN

Sabang

28.749.600 APBN

Sabang

31.624.560 APBN

Sabang

Dinas Pendidikan

15.000.000 APBN

Sabang

16.500.000 APBN

Sabang

18.150.000 APBN

Sabang

19.965.000 APBN

Sabang

21.961.500 APBN

Sabang

Dinas Pendidikan

25.000.000 APBA

Sabang

27.500.000 APBA

Sabang

30.250.000 APBA

Sabang

33.275.000 APBA

Sabang

36.602.500 APBA

Sabang

Pengembangan metode belajar dan mengajar dgn teknologi informasi dan komunikasi Peningkatan kerjasama dgn dunia usaha dan dunia industri Penyebarluasan dan sosialisasi berbagai informasi penddkn menengah Penyelenggaraan akreditasi sekolah menengah Monitoring, evaluasi dan pelaporan (ujian nasional) Pengembangan SDM Pendidikan Menengah Pembinaan olahraga bagi siswa sekolah menengah

Dinas Pendidikan

35.000.000

APBK

Sabang

38.500.000

APBK

Sabang

42.350.000

APBK

Sabang

46.585.000

APBK

Sabang

51.243.500

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

150.000.000

APBK

Sabang

165.000.000

APBK

Sabang

181.500.000

APBK

Sabang

199.650.000

APBK

Sabang

219.615.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

25.000.000 APBA

Sabang

27.500.000 APBA

Sabang

30.250.000 APBA

Sabang

33.275.000 APBA

Sabang

36.602.500 APBA

Sabang

Dinas Pendidikan

15.000.000 APBA

Sabang

16.500.000 APBA

Sabang

18.150.000 APBA

Sabang

19.965.000 APBA

Sabang

21.961.500 APBA

Sabang

Dinas Pendidikan

68.579.500

APBK

Sabang

75.437.450

APBK

Sabang

82.981.195

APBK

Sabang

91.279.315

APBK

Sabang

100.407.246

APBK

Sabang

110.447.971

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

118.920.000

APBK

Sabang

130.812.000

APBK

Sabang

143.893.200

APBK

Sabang

158.282.520

APBK

Sabang

174.110.772

APBK

Sabang

191.521.849

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

41.703.144

APBK

Sabang

45.873.458

APBK

Sabang

50.460.804

APBK

Sabang

55.506.884

APBK

Sabang

61.057.573

APBK

Sabang

67.163.330

APBK

Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8 Sabang

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11 Sabang

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17 Sabang

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20 Sabang

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23 Sabang

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 14 Sabang

5 Dinas Pendidikan

6

Remedial teaching UN

69.708.800 APBA

76.679.680 APBA

84.347.648 APBA

92.782.413 APBA

102.060.654 APBA

112.266.719 APBA

Program pendidikan non formal Pemberdayaan tenaga pendidik non formal Pemberian bantuan operasional pendidikan non formal (PAUD) Pembinaan pendidikan kursus dan kelembagaan Pengembangan pendidikan keaksaraan Pengembangan pendidikan kecakapan hidup Penyediaan sarana dan prasarana pendidikan non formal Pengembangan kebijakan pendidikan non formal Pengembangan kurukulum, bahan ajar dan model pembelajaran pendidikan non formal Publikasi dan sosialisasi pendidikan non formal Monitoring, evaluasi dan pelaporan Program pendidikan luar biasa Pembangunan gedung sklh Penambahan ruang kelas sekolah Pembangunan sarana dan prasarana olahraga Pembangunan perpustakaan
Dinas Pendidikan 450.000.000 APBN
Sabang

Dinas Pendidikan

10.000.000 APBN

Sabang

11.000.000 APBN

Sabang

12.100.000 APBN

Sabang

13.310.000 APBN

Sabang

14.641.000 APBN

Sabang

Dinas Pendidikan

30.000.000

APBK

Sabang

33.000.000

APBK

Sabang

36.300.000

APBK

Sabang

39.930.000

APBK

Sabang

43.923.000

APBK

Sabang

48.315.300

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

75.000.000 APBN

Sabang

82.500.000 APBN

Sabang

90.750.000 APBN

Sabang

99.825.000 APBN

Sabang

109.807.500 APBN

Sabang

Dinas Pendidikan

25.000.000 APBN

Sabang

27.500.000 APBN

Sabang

30.250.000 APBN

Sabang

33.275.000 APBN

Sabang

36.602.500 APBN

Sabang

Dinas Pendidikan

52.591.616

APBK

Sabang

57.850.778

APBK

Sabang

63.635.856

APBK

Sabang

69.999.441

APBK

Sabang

76.999.386

APBK

Sabang

84.699.324

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

150.000.000

APBK

Sabang

165.000.000

APBK

Sabang

181.500.000

APBK

Sabang

199.650.000

APBK

Sabang

219.615.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

25.000.000 APBN

Sabang

27.500.000 APBN

Sabang

30.250.000 APBN

Sabang

33.275.000 APBN

Sabang

36.602.500 APBN

Sabang

Dinas Pendidikan

25.000.000 APBN

Sabang

27.500.000 APBN

Sabang

30.250.000 APBN

Sabang

33.275.000 APBN

Sabang

36.602.500 APBN

Sabang

Dinas Pendidikan

9.300.000

APBK

Sabang

10.230.000

APBK

Sabang

11.253.000

APBK

Sabang

12.378.300

APBK

Sabang

13.616.130

APBK

Sabang

14.977.743

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

5.000.000

APBK

Sabang

5.500.000

APBK

Sabang

6.050.000

APBK

Sabang

6.655.000

APBK

Sabang

7.320.500

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

670.000.000

APBK

Sabang

737.000.000

APBK

Sabang

810.700.000

APBK

Sabang

891.770.000

APBK

Sabang

980.947.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

250.000.000 APBN

Sabang

275.000.000 APBN

Sabang

302.500.000 APBN

Sabang

332.750.000 APBN

Sabang

366.025.000 APBN

Sabang

Dinas Pendidikan

250.000.000 APBN

Sabang

275.000.000 APBN

Sabang

302.500.000 APBN

Sabang

332.750.000 APBN

Sabang

366.025.000 APBN

Sabang

495.000.000 APBN

Sabang

544.500.000 APBN

Sabang

598.950.000 APBN

Sabang

658.845.000 APBN

Sabang

Pengadaan buku-buku dan alat tulis siswa Pengadaan pakaian seragam sekolah dan kelengkapannya serta pakaian olahraga

Dinas Pendidikan

150.000.000

APBK

Sabang

165.000.000

APBK

Sabang

181.500.000

APBK

Sabang

199.650.000

APBK

Sabang

219.615.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

48.000.000

APBK

Sabang

52.800.000

APBK

Sabang

58.080.000

APBK

Sabang

63.888.000

APBK

Sabang

70.276.800

APBK

Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 14

5

6

Pengadaan alat praktik dan peraga siswa Pengadaan meubeller sklh Pengadaan perlengkapan sekolah Pemeliharaan rutin/berkala bangunan sekolah Pemeliharaan rutin/berkala ruang kelas sekolah Pemeliharaan rutin/berkala sarana dan prasarana olahraga Pemeliharaan rutin/berkala buku-buku ajar alat praktik dan peraga siswa

Dinas Pendidikan

15.000.000 APBN

Sabang

16.500.000 APBN

Sabang

18.150.000 APBN

Sabang

19.965.000 APBN

Sabang

21.961.500 APBN

Sabang

Dinas Pendidikan

25.000.000 APBA

Sabang

27.500.000 APBA

Sabang

30.250.000 APBA

Sabang

33.275.000 APBA

Sabang

36.602.500 APBA

Sabang

Dinas Pendidikan

15.000.000 APBA

Sabang

16.500.000 APBA

Sabang

18.150.000 APBA

Sabang

19.965.000 APBA

Sabang

21.961.500 APBA

Sabang

Dinas Pendidikan

5.000.000

APBK

Sabang

5.500.000

APBK

Sabang

6.050.000

APBK

Sabang

6.655.000

APBK

Sabang

7.320.500

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

3.000.000

APBK

Sabang

3.300.000

APBK

Sabang

3.630.000

APBK

Sabang

3.993.000

APBK

Sabang

4.392.300

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

1.000.000

APBK

Sabang

1.100.000

APBK

Sabang

1.210.000

APBK

Sabang

1.331.000

APBK

Sabang

1.464.100

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

1.000.000

APBK

Sabang

1.100.000

APBK

Sabang

1.210.000

APBK

Sabang

1.331.000

APBK

Sabang

1.464.100

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

3.000.000

APBK

Sabang

3.300.000

APBK

Sabang

3.630.000

APBK

Sabang

3.993.000

APBK

Sabang

4.392.300

APBK

Sabang

Pemeliharaan rutin/berkala meubeller sekolah Rehab sedang/berat asrama siswa

Dinas Pendidikan

3.000.000

APBK

Sabang

3.300.000

APBK

Sabang

3.630.000

APBK

Sabang

3.993.000

APBK

Sabang

4.392.300

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

5.000.000

APBK

Sabang

5.500.000

APBK

Sabang

6.050.000

APBK

Sabang

6.655.000

APBK

Sabang

7.320.500

APBK

Sabang

Pelatihan kompetensi tenaga pendidik Pelatihan penyusunan kurikulum Monitoring, evaluasi dan pelaporan (ujian nasional) Program peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan Pelaksanaan sertifikasi pendidik

Dinas Pendidikan

35.000.000 APBN

Sabang

38.500.000 APBN

Sabang

42.350.000 APBN

Sabang

46.585.000 APBN

Sabang

51.243.500 APBN

Sabang

Dinas Pendidikan

15.000.000

APBK

Sabang

16.500.000

APBK

Sabang

18.150.000

APBK

Sabang

19.965.000

APBK

Sabang

21.961.500

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

5.000.000

APBK

Sabang

5.500.000

APBK

Sabang

6.050.000

APBK

Sabang

6.655.000

APBK

Sabang

7.320.500

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

65.000.000 APBN

Sabang

71.500.000 APBN

Sabang

78.650.000 APBN

Sabang

86.515.000 APBN

Sabang

95.166.500 APBN

Sabang

Pelaksanaan uji kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan

Dinas Pendidikan

45.000.000 APBN

Sabang

49.500.000 APBN

Sabang

54.450.000 APBN

Sabang

59.895.000 APBN

Sabang

65.884.500 APBN

Sabang

Pelatihan bagi pendidik untuk memenuhi standar kompetensi Pembinaan kelompok kerja guru (KKG)

Dinas Pendidikan

10.000.000

APBK

Sabang

11.000.000

APBK

Sabang

12.100.000

APBK

Sabang

13.310.000

APBK

Sabang

14.641.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

8.000.000

APBK

Sabang

8.800.000

APBK

Sabang

9.680.000

APBK

Sabang

10.648.000

APBK

Sabang

11.712.800

APBK

Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 14

5

6

Pendidikan lanjutan bagi pendidik untuk memenuhi standar kualifikasi

Dinas Pendidikan

15.000.000

APBK

Sabang

16.500.000

APBK

Sabang

18.150.000

APBK

Sabang

19.965.000

APBK

Sabang

21.961.500

APBK

Sabang

Pengembangan sis. Pendataan dan pemetaan pendidik dan tenaga kependidikan (profil dan LAKIP)

Dinas Pendidikan

76.153.500

APBK

Sabang

83.768.850

APBK

Sabang

92.145.735

APBK

Sabang

101.360.309

APBK

Sabang

111.496.339

APBK

Sabang

122.645.973

APBK

Sabang

Pengembangan sis. Penghargaan dan perlindungan thd profesi pendidik Pengembangan sis. Perenc. Dan pengendalian progr. Profesi pendidik dan T.K. Program manajemen pelayanan pendidikan Sosialisasi dan advokasi berbagai peraturan pemerintah di bidang pendidikan Pembinaan dewan pendidikan Pembinaan komite sekolah Penerapan sistem dan informasi manajemen pendidikan Penyelenggaraan pelatihan, seminar dan lokakarya,serta diskusi ilmiah ttg berbagai isu pendidikan

Dinas Pendidikan

39.055.000

APBK

Sabang

42.960.500

APBK

Sabang

47.256.550

APBK

Sabang

51.982.205

APBK

Sabang

57.180.426

APBK

Sabang

62.898.468

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

13.444.078

APBK

Sabang

14.788.486

APBK

Sabang

16.267.335

APBK

Sabang

17.894.068

APBK

Sabang

19.683.475

APBK

Sabang

21.651.822

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

15.000.000

APBK

Sabang

16.500.000

APBK

Sabang

18.150.000

APBK

Sabang

19.965.000

APBK

Sabang

21.961.500

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

10.000.000

APBK

Sabang

11.000.000

APBK

Sabang

12.100.000

APBK

Sabang

13.310.000

APBK

Sabang

14.641.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

90.000.000

APBK

Sabang

99.000.000

APBK

Sabang

108.900.000

APBK

Sabang

119.790.000

APBK

Sabang

131.769.000

APBK

Sabang

Dinas Pendidikan

15.000.000

APBK

Sabang

16.500.000

APBK

Sabang

18.150.000

APBK

Sabang

19.965.000

APBK

Sabang

21.961.500 APBD II

Sabang

Dinas Pendidikan

15.000.000

APBK

Sabang

16.500.000

APBK

Sabang

18.150.000

APBK

Sabang

19.965.000

APBK

Sabang

21.961.500

APBK

Sabang

Monitoring, evaluasi dan pelaporan (pengawas sekolah)

Dinas Pendidikan

16.222.078

17.844.286

APBK

Sabang

19.628.715

APBK

Sabang

21.591.586

APBK

Sabang

23.750.745

APBK

Sabang

26.125.819

APBK

Sabang

TABEL 5.2 PROGRAM TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Kota Sabang : BAPEDALDA Kota Sabang : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan Penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 13 14

5

6

1.

Pengawasan pelaksanaan kebijakan bidang LH

Penertiban usaha yang berwawasan lingkungan

UU gangguan (Hinder Ordonantie) Tahun 1926 UU LH No. 23 Tahun 2000

9.538.000

APBK

K. Sabang

20.000.000

APBK

K. Sabang

23.000.000

APBK

K. Sabang

25.000.000 APBD

K. Sabang

27.000.000

APBK

K. Sabang

30.000.000

APBK

K. Sabang

Restocking ikan grasscap untuk mencegah sedimentasi akibat pembusukan gulma di danau Aneuk Laot

48.775.000

APBK

K. Sabang

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

Pengkajian dampak lingkungan

UU LH No. 23 Tahun 2000

87.155.000

APBK

K. Sabang

87.155.000

APBK

K. Sabang

95.155.000

APBK

K. Sabang

95.155.000

APBK

K. Sabang

100.155.000

APBK

K. Sabang

100.155.000

APBK

K. Sabang

2.

Pengadaan sarana dan prasarana

Pemantauan kualitas air

274.000.000

APBK

K. Sabang

200.000.000

APBK

K. Sabang

125.000.000

APBK

K. Sabang

100.000.000

APBK

K. Sabang

-

-

-

-

-

-

Pembuatan buku status lingkungan hidup

15.000.000

APBK

K. Sabang

-

-

-

25.000.000

APBK

K. Sabang

-

-

-

30.000.000

APBK

K. Sabang

-

-

-

3.

Penyediaan sarana dan prasarana

Pengelolaan persampahan Laporan periode perbulan terhadap volume sampah harian untuk tahun 2007 Pembuatan laporan kualitas air

498.311.000

APBK

K. Sabang

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

15.000.000

APBK

K. Sabang

25.000.000

APBK

K. Sabang

25.000.000

APBK

K. Sabang

25.000.000

APBK

K. Sabang

25.000.000

APBK

K. Sabang

25.000.000

APBK

K. Sabang

15.000.000

APBK

K. Sabang

15.000.000

APBK

K. Sabang

20.000.000

APBK

K. Sabang

20.000.000

APBK

K. Sabang

30.000.000

APBK

K. Sabang

30.000.000

APBK

K. Sabang

Administrasi perencanaan dan pengawasan DAK Pembebasan lahan konservasi Danau Aneuk Laot (berkelanjutan) Pemasangan bronjong danau Aneuk Laot (berkelanjutan)

78.458.700

APBK

K. Sabang

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

1.500.000.000

APBK

K. Sabang 1.600.000.000

APBK

K. Sabang

1.900.000.000

APBK

K. Sabang

2.000.000.000

APBK

K. Sabang

2.200.000.000

APBK

K. Sabang

-

-

-

500.000.000

APBK

K. Sabang

700.000.000

APBK

K. Sabang

900.000.000

APBK

K. Sabang

1.000.000.000

APBK

K. Sabang

1.200.000.000

APBK

K. Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8 -

Tahun 2008
Rp 9 200.000.000
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 APBK 11 K. Sabang

Tahun 2009
Rp 12 300.000.000

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15 150.000.000
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 APBK 17 K. Sabang

Tahun 2011
Rp 18 Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20 -

Tahun 2012
Rp 21 Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23 -

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 APBK 14 K. Sabang

5

6 -

Pembangunan gedung laboratorium (berkelanjutan) Peningkatan SDM Laboratorium Sosialisasi lingkungan hidup untuk pelajar Monitoring dan pengkajian lingkungan (UKL-UPL) Sosialisasi pengendalian lingkungan di tingkat UKM Kota Sabang Koordinasi penyusunan amdal Peningkatan operasional pemeliharaan sarana dan prasarana persampahan Pengadaan bibit kepiting (silvo fish eries) Daerah perlingdungan laut (Marine Protectid Area, MPA) Area hutan lindung (Forest Protectid Area, FPA) Pengadaan kamera bawah laut Pengadaan kerang hijau untuk penetralisir bahan-bahan kimia aktif yang terdapat di danau Aneuk Laot Pengadaan leaflate Pengadaan sarana alat proyektor untuk kebutuhan lapangan Penyusunan kebijakan kerjasama pengelolaan sampah Koordinasi penilaian kota sehat/ adipura Peningkatan peran serta masyarakat dalam lingkungan B. Lintas SKPD C. Kewilayahan

-

-

-

20.000.000

APBK

K. Sabang

25.000.000

APBK

K. Sabang

30.000.000

APBK

K. Sabang

-

-

-

-

-

-

-

-

-

185.000.000

APBK

K. Sabang

185.000.000

APBK

K. Sabang

205.000.000

APBK

K. Sabang

205.000.000

APBK

K. Sabang

215.000.000

APBK

K. Sabang

-

-

-

25.000.000

APBK

K. Sabang

25.000.000

APBK

K. Sabang

25.000.000

APBK

K. Sabang

25.000.000

APBK

K. Sabang

25.000.000

APBK

K. Sabang

-

-

-

25.000.000

APBK

K. Sabang

25.000.000

APBK

K. Sabang

25.000.000

APBK

K. Sabang

25.000.000

APBK

K. Sabang

25.000.000

APBK

K. Sabang

-

-

-

75.000.000

APBK

K. Sabang

100.000.000

APBK

K. Sabang

100.000.000

APBK

K. Sabang

100.000.000

APBK

K. Sabang

100.000.000

APBK

K. Sabang

-

-

-

25.000.000

APBK

K. Sabang

25.000.000

APBK

K. Sabang

45.000.000

APBK

K. Sabang

35.000.000

APBK

K. Sabang

65.000.000

APBK

K. Sabang

-

-

-

935.000.000

APBK

K. Sabang

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

75.000.000

APBK

K. Sabang

75.000.000

APBK

K. Sabang

75.000.000

APBK

K. Sabang

75.000.000

APBK

K. Sabang

75.000.000

APBK

K. Sabang

-

-

-

75.000.000

APBK

K. Sabang

100.000.000

APBK

K. Sabang

150.000.000

APBK

K. Sabang

175.000.000

APBK

K. Sabang

200.000.000

APBK

K. Sabang

-

-

-

275.000.000

APBK

K. Sabang

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

175.000.000

APBK

K. Sabang

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

75.000.000

APBK

K. Sabang

75.000.000

APBK

K. Sabang

100.000.000

APBK

K. Sabang

100.000.000

APBK

K. Sabang

125.000.000

APBK

K. Sabang

-

-

-

200.000.000

APBK

K. Sabang

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

100.000.000

APBK

K. Sabang

100.000.000

APBK

K. Sabang

100.000.000

APBK

K. Sabang

100.000.000

APBK

K. Sabang

100.000.000

APBK

K. Sabang

-

-

-

100.000.000

APBK

K. Sabang

100.000.000

APBK

K. Sabang

100.000.000

APBK

K. Sabang

100.000.000

APBK

K. Sabang

100.000.000

APBK

K. Sabang

-

-

-

200.000.000

APBK

K. Sabang

200.000.000

APBK

K. Sabang

200.000.000

APBK

K. Sabang

200.000.000

APBK

K. Sabang

200.000.000

APBK

K. Sabang

TABEL 5.2 PROGRAM TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Kota Sabang : Dinas Perhubungan Kota Sabang : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan Penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 13 14

5

6

1.

Program Administrasi Perkantoran Penyediaan jasa surat-menyurat Penyediaan jasa komunikasi,SDA & listrik Penyediaan jasa kebersihan ktr Penyediaan jasa perbaikan peralatan kantor Penyediaan alat tulis kantor Penyediaan brg cetakan dan penggandaan Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan ktr Penyediaan peralatan & perlengkapan kantor Penyediaan peralatan rumah tangga Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan Penyediaan makanan & minuman Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah Penyediaan jasa pendukung administrasi/teknis perkantoran Penyediaan jasa Pajak Bumi Bangunan

Perda Kota Sabang No. 4 Tahun 2001

1.500.000 APBK 28.200.000 APBK

Sabang Sabang

2.000.000 APBK 33.200.000 APBK

Sabang Sabang

2.500.000 APBK 38.200.000 APBK

Sabang Sabang

3.000.000 APBK 43.200.000 APBK

Sabang Sabang

3.500.000 APBK 48.200.000 APBK

Sabang Sabang

4.000.000 APBK 53.200.000 APBK

Sabang Sabang

1.500.000 APBK 2.400.000 APBK

Sabang Sabang

1.800.000 APBK 3.000.000 APBK

Sabang Sabang

2.100.000 APBK 3.600.000 APBK

Sabang Sabang

2.400.000 APBK 4.200.000 APBK

Sabang Sabang

2.700.000 APBK 4.800.000 APBK

Sabang Sabang

3.000.000 APBK 5.400.000 APBK

Sabang Sabang

13.265.920 APBK 3.877.500 APBK

Sabang Sabang

16.265.920 APBK 4.177.500 APBK

Sabang Sabang

19.265.920 APBK 4.477.500 APBK

Sabang Sabang

22.265.920 APBK 4.777.500 APBK

Sabang Sabang

25.265.920 APBK 5.077.500 APBK

Sabang Sabang

28.265.920 APBK 5.377.500 APBK

Sabang Sabang

1.859.700 APBK

Sabang

2.159.700 APBK

Sabang

2.459.700 APBK

Sabang

2.759.700 APBK

Sabang

3.059.700 APBK

Sabang

3.359.700 APBK

Sabang

48.300.000 APBK

Sabang

50.300.000 APBK

Sabang

52.300.000 APBK

Sabang

54.300.000 APBK

Sabang

56.300.000 APBK

Sabang

58.300.000 APBK

Sabang

1.830.000 APBK 2.520.000 APBK

Sabang Sabang

2.130.000 APBK 2.820.000 APBK

Sabang Sabang

2.430.000 APBK 3.120.000 APBK

Sabang Sabang

2.730.000 APBK 3.420.000 APBK

Sabang Sabang

3.030.000 APBK 3.720.000 APBK

Sabang Sabang

3.330.000 APBK 4.020.000 APBK

Sabang Sabang

59.022.500 APBK 106.500.000 APBK

Sabang Sabang

62.022.500 APBK 111.500.000 APBK

Sabang Sabang

65.022.500 APBK 116.500.000 APBK

Sabang Sabang

68.022.500 APBK 121.500.000 APBK

Sabang Sabang

71.022.500 APBK 126.500.000 APBK

Sabang Sabang

74.022.500 APBK 131.500.000 APBK

Sabang Sabang

534.120.000 APBK

Sabang

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

83.116.480 APBK

Sabang

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

2.

Peningkatan sarana dan prasarana Pembangunan gedung kantor Aparatur Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan Dinas/Operasional

Perda Kota Sabang No. 4 Tahun 2001

26.750.000 APBK 4.931.500 APBK

Sabang Sabang

30.750.000 APBK 5.431.500 APBK

Sabang Sabang

34.750.000 APBK 5.931.500 APBK

Sabang Sabang

38.750.000 APBK 6.431.500 APBK

Sabang Sabang

42.750.000 APBK 6.931.500 APBK

Sabang Sabang

46.750.000 APBK 7.431.500 APBK

Sabang Sabang

56.185.000 APBK

Sabang

61.485.000 APBK

Sabang

66.185.000 APBK

Sabang

71.485.000 APBK

Sabang

76.485.000 APBK

Sabang

81.485.000 APBK

Sabang

3.

Peningkatan disiplin aparatur

Pengadaan pakaian dinas beserta kelengkapannya

Perda Kota Sabang No. 4 Tahun 2001

56.650.000 APBK

Sabang

59.650.000 APBK

Sabang

62.650.000 APBK

Sabang

65.650.000 APBK

Sabang

68.650.000 APBK

Sabang

71.650.000 APBK

Sabang

4.

Peningkatan pengembangan sistem Penyusunan laporan capaian kinerja pelaporan capaian kinerja dan keuangan dan ikhtisar realisasi SKPD

Perda Kota Sabang No. 4 Tahun 2001

5.807.000 APBK

Sabang

6.307.000 APBK

Sabang

6.807.000 APBK

Sabang

7.307.000 APBK

Sabang

7.807.000 APBK

Sabang

8.307.000 APBK

Sabang

5.

Pengembangan dan pengelolaan Jaringan Irigasi rawa dan jaringan pengairan lainnya

Perencanaan pembangunan jaringan air bersih/air minum

Perda Kota Sabang No. 4 Tahun 2001

4.280.000 APBK

Sabang

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8 Sabang

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11 Sabang

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17 Sabang

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20 Sabang

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23 Sabang

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 14 Sabang

5

6

6.

Pembangunan prasarana dan fasilitas perhubungan

Peningkatan pengelolaan terminal angkutan sungai, danau & penyeberangan perencanaan pembangunan prasarana dan fasilitas perhubungan Pelabuhan penyeberangan Balohan - Perbaikan tiang phonton pelabuhan kapal cepat - Kapal SAR (Emergency) - Mesin genset 20000 watt - Fiber glass 10 gandeng (1 gandeng = 4 bangku) - Asbak Fiber glass - Wireless - Dapragh/fender 8 unit - Mesin pompa air - Mesin babat rumput - Monitor merk Aceer Aspire - UPS Merk ICA 301 8300 watt - Kendaraan roda 2 (dua) unit force raider - Pengadaan komputer 2 (dua) unit - Lap top - Pelabuhan bongkar muat pasiran (Sabang Hub Internasional Port) Phase III - Pelabuhan teluk sabang, lanjutan pelabuhan PELINDO (Sabang Hub Internasional Port) Phase II - Container yard Teluk Sabang dan Pembongkaran gedung Pelindo - Container yard pasir Pembangunan garasi mobil kendaraan roda empat, roda dua seluas 13x5 m Pembangunan dan peningkatan sarana & prasarana perhub. Udara

SK Walikota No.709 Tgl.18-12-2003

17.158.250 APBK

19.658.250 APBK

22.158.250 APBK

24.658.250 APBK

27.158.250 APBK

29.658.250 APBK

-

-

-

200.000.000 APBK

Sabang

-

-

-

-

-

-

-

-

-

400.000.000 APBK

Sabang

-

-

-

450.000.000 APBK 60.000.000 APBK 14.000.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

-

-

-

15.000.000 APBK

Sabang

-

-

-

-

16.000.000 APBK

Sabang

-

-

-

-

3.000.000 APBK 10.000.000 APBK 16.000.000 APBK 7.000.000 APBK 6.000.000 APBK 4.000.000 APBK 4.000.000 APBK 60.000.000 APBK

Sabang Sabang Sabang Sabang Sabang Sabang Sabang Sabang

-

-

-

18.000.000 APBK 8.000.000 APBK 7.000.000 APBK 6.000.000 APBK 6.000.000 APBK -

Sabang Sabang Sabang Sabang Sabang -

-

5.000.000 APBK 12.000.000 APBK -

Sabang Sabang -

20.000.000 APBK 9.000.000 APBK

Sabang Sabang

-

8.000.000 APBK 8.000.000 APBK -

Sabang Sabang -

-

-

-

-

-

44.000.000 APBK 22.000.000 APBK 1.500.000.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

-

-

-

46.000.000 APBK -

Sabang -

-

-

-

24.000.000 APBK -

Sabang -

-

-

-

-

-

1.500.000.000 APBK

Sabang

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

6.000.000.000 APBK

Sabang

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

26.750.000 APBK

Sabang

-

10.000.000.000 APBK

Sabang

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

1.045.180.000 APBK

Sabang

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

7.

Rehabilitasi/pemeliharaan prasara na dan fasilitas LLAJ

Rehabilitasi/pemeliharaan terminal/ pelabuhan Pembangunan kembali terminal truck angkutan barang Rehabilitasi dermaga tambat kapal/ ADPEL Sabang

SK Walikota No.709 Tgl.18-12-2003

194.667.600 APBK

Sabang

194.667.500 APBK

Sabang

194.667.500 APBK

Sabang

194.667.500 APBK

Sabang

194.667.500 APBK

Sabang

194.667.500 APBK

Sabang

-

-

-

375.000.000 APBK

Sabang

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

173.000.000 APBK

Sabang

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

8.

Peningkatan pelayanan angkutan

Peningkatan disiplin masyarakat pengguna angkutan

PP No. 41 Tahun 1993 PP No. 41 Tahun 1993

62.800.000 APBK

Sabang

65.800.000 APBK

Sabang

68.800.000 APBK

Sabang

71.800.000 APBK

Sabang

74.800.000 APBK

Sabang

77.800.000 APBK

Sabang

9.

Pembangunan sarana dan prasara Pembebasan tanah seluas 3.000 m2 na perhubungan untuk pemb. Terminal Type C Pembangunan gedung terminal type C

-

-

-

450.000.000 APBK

Sabang

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

800.000.000 APBK

Sabang

-

-

-

-

-

-

-

-

-

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8 Sabang

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11 Sabang

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17 Sabang

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20 Sabang

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23 Sabang

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 14 Sabang

5

6

Pembangunan halte bus 4 unit di Kota Sabang Pembangunan pelabuhan mini di kel. Keunekai Pembangunan gedung pertemuan (operation room) Pengadaan baru kapal patroli serba guna 10. Pengendalian dan pengamanan lalu lintas Pengadaan rambu-rambu lalu lintas Pengadaan marka jalan, zebra cross dan garis median Pengadaan mesin marka Pengadaan pagar pengaman jalan (guard riil) sepanjang 500 m Pengadaan trafic light 5 unit Pelatihan petugas LLAJ Pelatihan juru parkir 11. Peningkatan kelaikan pengoperasianPembangunan balai pengujian kendaraan bermotor kendaraan bermotor Pengadaan alat pengujian kendaraan bermotor Pelaksanaan uji berkala kendaraan bermotor PP No. 42 Tahun 1993 UU No. 14 Tahun 1992 Tentang LLAJ

131.835.000 APBK

90.000.000 APBK

95.000.000 APBK

100.000.000 APBK

110.000.000 APBK

120.000.000 APBK

-

-

-

750.000.000 APBK

Sabang

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

507.000.000 APBK

Sabang

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

1.568.000.000 APBK

Sabang

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

59.065.500 APBK 29.831.500 APBK

Sabang Sabang

56.065.500 APBK 26.831.500 APBK

Sabang Sabang

59.065.500 APBK 29.831.500 APBK

Sabang Sabang

62.065.500 APBK 32.831.500 APBK

Sabang Sabang

65.065.500 APBK 35.831.500 APBK

Sabang Sabang

68.065.500 APBK 38.831.500 APBK

Sabang Sabang

50.000.000 APBK 45.994.000 APBK

Sabang Sabang

50.994.000 APBK

Sabang

-

55.994.000 APBK

Sabang

-

60.994.000 APBK

Sabang

-

65.994.000 APBK

Sabang

-

70.994.000 APBK

Sabang

-

200.000.000 APBK 10.000.000 APBK 10.000.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

220.000.000 APBK 12.000.000 APBK 12.000.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

240.000.000 APBK 14.000.000 APBK 14.000.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

260.000.000 APBK 16.000.000 APBK 16.000.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

280.000.000 APBK 18.000.000 APBK 18.000.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

300.000.000 APBK 20.000.000 APBK 20.000.000 APBK

Sabang Sabang Sabang

-

-

-

800.000.000 APBK

Sabang

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

1.079.328.800 APBK

Sabang

-

-

-

-

-

-

-

-

-

22.500.000 APBK

Sabang

24.500.000 APBK

Sabang

26.500.000 APBK

Sabang

28.500.000 APBK

Sabang

30.500.000 APBK

Sabang

32.500.000 APBK

Sabang

TABEL 5.2 PROGRAM TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Kota Sabang : Kecamatan Sukajaya Kota Sabang : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan Penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 13 14

5

6

1.

Pelayanan Administrasi Perkantoran

Penyediaan jasa surat-menyurat Penyediaan jasa komunikasi,SDA & listrik Penyediaan alat tulis kantor Penyediaan brg cetakan dan penggandaan Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan ktr Penyediaan peralatan & perlengkapan kantor Penyediaan peralatan rumah tangga Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan Penyediaan makanan & minuman Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah Penyediaan jasa pendukung administrasi/teknis perkantoran

Perda Kota Sabang No. 4 Tahun 2001

2.412.000 APBK 166.800.000 APBK

Sabang Sabang

2.701.000 APBK 186.816.000 APBK

Sabang Sabang

3.025.000 APBK 209.234.000 APBK

Sabang Sabang

3.388.000 APBK 234.342.000 APBK

Sabang Sabang

3.795.000 APBK 262.463.000 APBK

Sabang Sabang

4.250.000 APBK 293.959.000 APBK

Sabang Sabang

111.203.000 APBK 65.147.000 APBK

Sabang Sabang

124.547.000 APBK 72.965.000 APBK

Sabang Sabang

139.493.000 APBK 81.721.000 APBK

Sabang Sabang

156.232.000 APBK 91.528.000 APBK

Sabang Sabang

174.980.000 APBK 102.511.000 APBK

Sabang Sabang

195.978.000 APBK 114.812.000 APBK

Sabang Sabang

9.108.000 APBK

Sabang

10.201.000 APBK

Sabang

11.425.000 APBK

Sabang

12.796.000 APBK

Sabang

14.332.000 APBK

Sabang

16.052.000 APBK

Sabang

77.010.000 APBK

Sabang

86.251.000 APBK

Sabang

96.601.000 APBK

Sabang

108.193.000 APBK

Sabang

121.176.000 APBK

Sabang

135.717.000 APBK

Sabang

8.790.000 APBK 3.360.000 APBK

Sabang Sabang

9.845.000 APBK 3.763.000 APBK

Sabang Sabang

11.026.000 APBK 4.215.000 APBK
APBK

Sabang Sabang Sabang Sabang Sabang

12.349.000 APBK 4.721.000 APBK

Sabang Sabang

13.831.000 APBK 5.288.000 APBK
APBK

Sabang Sabang Sabang Sabang Sabang

15.491.000 APBK 5.923.000 APBK

Sabang Sabang

86.775.000 APBK 106.530.000 APBK

Sabang Sabang

97.188.000 APBK 119.314.000 APBK

Sabang Sabang

108.851.000 APBK 133.632.000 APBK

121.913.000 APBK 149.668.000 APBK

Sabang Sabang

136.543.000 APBK 167.628.000 APBK

152.928.000 APBK 187.743.000 APBK

Sabang Sabang

420.000.000 APBK

Sabang

470.400.000 APBK

Sabang

526.848.000 APBK

Sabang

590.070.000 APBK

Sabang

660.878.000 APBK

Sabang

740.183.000 APBK

Sabang

2.

Peningkatan sarana dan prasarana Pemeliharaan rutin/berkala rumah Kantor jabatan Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor Pemeliharaan rutin/berkala mobil jabatan Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan Dinas/Operasional Pemeliharaan rutin peralatan gedung kantor

2.381.000 APBK

Sabang

2.667.000 APBK

Sabang

2.987.000 APBK

Sabang

3.345.000 APBK
APBK

Sabang Sabang Sabang

3.746.000 APBK

Sabang

4.196.000 APBK

Sabang

4.925.000 APBK

Sabang

5.516.000 APBK

Sabang

6.178.000 APBK

Sabang

6.919.000 APBK

7.749.000 APBK

Sabang

8.679.000 APBK

Sabang

23.002.000 APBK

Sabang

25.762.000 APBK

Sabang

28.853.000 APBK

Sabang

32.315.000 APBK

Sabang

36.193.000 APBK

Sabang

40.536.000 APBK

Sabang

43.340.000 APBK

Sabang

48.541.000 APBK

Sabang

54.366.000 APBK

Sabang

60.890.000 APBK

Sabang

68.197.000 APBK

Sabang

76.381.000 APBK

Sabang

5.800.000 APBK

Sabang

6.496.000 APBK

Sabang

7.276.000 APBK

Sabang

8.149.000 APBK

Sabang

9.127.000 APBK

Sabang

10.222.000 APBK

Sabang

3.

Peningkatan disiplin aparatur

Pengadaan pakaian dinas beserta kelengkapannya

23.100.000 APBK

Sabang

25.872.000 APBK

Sabang

28.977.000 APBK

Sabang

32.454.000 APBK

Sabang

36.348.000 APBK

Sabang

40.710.000 APBK

Sabang

4.

Peningkatan pelayanan umum pemerintahan

Monitoring ke tiap-tiap kelurahan Musrenbang tingkat kecamatan dan kelurahan Dana Pendamping Kegiatan P2KP Pembinaan kecamatan, kemukiman dan kelurahan

24.033.000 APBK

Sabang

26.917.000 APBK

Sabang

30.147.000 APBK

Sabang

33.765.000 APBK

Sabang

37.817.000 APBK

Sabang

42.355.000 APBK

Sabang

59.402.000 APBK

Sabang

66.530.000 APBK

Sabang

74.514.000 APBK

Sabang

83.456.000 APBK

Sabang

93.471.000 APBK

Sabang

104.688.000 APBK

Sabang

53.235.000 APBK

Sabang

59.623.000 APBK

Sabang

66.778.000 APBK

Sabang

74.791.000 APBK

Sabang

83.766.000 APBK

Sabang

93.818.000 APBK

Sabang

577.765.000 APBK

Sabang

647.097.000 APBK

Sabang

724.749.000 APBK

Sabang

811.719.000 APBK

Sabang

909.125.000 APBK

Sabang

1.018.220.000 APBK

Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 14

5

6

Pembinaan kegiatan keagamaan

709.685.000 APBK

Sabang

794.847.000 APBK

Sabang

890.229.000 APBK

Sabang

997.056.000 APBK

Sabang

1.116.703.000 APBK

Sabang

1.250.707.000 APBK

Sabang

Penyusunan buku kecamatan dalam angka 5. Mengintensifkan penanganan pengaduan masyarakat Pembentukan unit khusus penangan an pengaduan masyarakat

11.017.000 APBK

Sabang

12.339.000 APBK

Sabang

13.820.000 APBK

Sabang

15.478.000 APBK

Sabang

17.335.000 APBK

Sabang

19.415.000 APBK

Sabang

-

-

-

60.000.000 APBK

Sabang

67.200.000 APBK

Sabang

75.264.000 APBK

Sabang

84.296.000 APBK

Sabang

94.412.000 APBK

Sabang

B. Lintas SKPD

C. Kewilayahan

TABEL 5.2 PROGRAM TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Kota Sabang : Dinas Syariat Islam Kota Sabang : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan Penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 13 14

5

6

A. SKPD 1 Peningkatan Pembinaan Syiar Islam

PHBI
- Pembinaan Klp. Shalawat - Safari Jum'at, Ramadhan, Ceramah Keliling - Pemasangan Baliho dan Pamflet - Pelaksanaan Qurban

Qanun Prov. NAD Nomor, 11 Tahun 2002

Dinas Syari'at Islam

674,134 41 -

APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

700 36 30

APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

700 36 38

APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

715 36 38

APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

750 38 39

APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

750 38 39

APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang

420

APBK APBK

Sabang Sabang

20 450

APBK APBK

Sabang Sabang

15 470

APBK APBK

Sabang Sabang

475

APBK APBK

Sabang Sabang

20 500

APBK APBK

Sabang Sabang

30 510

APBK APBK

Sabang Sabang

2

Pembangunan Masyarakat Mulia Sejahtera (PMMS)

- Pemberian Modal Usaha Pada Kelompok Pengajian - Pembinaan Teknis Pengelolaan Sesuai Jenis Usaha

Qanun Kota Sabang Nomor 3 Tahun 2003

Dinas Syari'at Islam

-

-

-

90

APBK

Sabang

115

APBK

Sabang

115

APBK

Sabang

100

APBK

Sabang

100

APBK

Sabang

-

-

-

35

APBK

Sabang

35

APBK

Sabang

38

APBK

Sabang

38

APBK

Sabang

38

APBK

Sabang

3

Peningkatan Kualitas Pelaksanaan - Pembentukan 8 TPQ Binaan Syari'at Islam - Pelatihan Dalail Khairat - Pelatihan Tulis Baca Al-Qur'an - Pembinaan Lembaga LPTQ

Qanun Kota Sabang Nomor 3 Tahun 2003

Dinas Syari'at Islam

87,69 24,026 38,773 -

APBK APBK APBK -

Sabang Sabang Sabang -

52 45 45 60

APBK APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang Sabang

32 36 45 50 60

APBK APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang Sabang

38 60 45 50 68

APBK APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang Sabang

38 60 50 68

APBK APBK

Sabang Sabang

38 30 -

APBK APBK

Sabang Sabang

APBK

Sabang

50 68

APBK

Sabang

4

Peningkatan Kualitas Peribadatan

- Pemberdayaan Mesjid, Meunasah dan TPQ - Pembinaan imam, bilal, khadam mesjid dan Meunasah

Qanun Prov. NAD Nomor, 11 Tahun 2002

Dinas Syari'at Islam

142,131

APBK

Sabang

APBK

Sabang

APBK

Sabang

APBK

Sabang

APBK

Sabang

APBK

Sabang

-

-

-

65

APBK

Sabang

65

APBK

Sabang

65

APBK

Sabang

68

APBK

Sabang

68

APBK

Sabang

5

Peningkatan Pengawasan dan Penegakan Hukum Islam

- Pembinaan Muhtasib kelurahan - Pengawasan Rutin Pelanggaran Syari'at Islam oleh petugas WH - Sosialisasi Qanun-qanun Syari'at Islam ke Sekolah/Masyarakat - Pembinaan Pelaksanaan/ eksekusi Putusan Hakim

Qanun Prov. NAD Nomor, 11 Tahun 2002, 12, 13 dan 14 Tahun 2003

Dinas Syari'at Islam

795 530,4

APBK APBK

Sabang Sabang

850 55

APBK APBK

Sabang Sabang

875 55

APBK APBK

Sabang Sabang

925 60

APBK APBK

Sabang Sabang

975 60

APBK APBK

Sabang Sabang

1100 60

APBK APBK

Sabang Sabang

-

-

-

65

APBK

Sabang

65

APBK

Sabang

60

APBK

Sabang

60

APBK

Sabang

60

APBK

Sabang

10

APBK

Sabang

15

APBK

Sabang

15

APBK

Sabang

15

APBK

Sabang

15

APBK

Sabang

15

APBK

Sabang

6

Pembangunan, Rehab dan Pemeliharaan Gedung Kantor Tempat Kerja

- Pengadaan Gedung Kantor

Tersedianya Tempat Kerja yang Memadai

Dinas Syari'at Islam

-

-

-

5000

APBK

Sabang

40

APBK

Sabang

30

APBK

Sabang

30

APBK

Sabang

30

APBK

Sabang

B. Lintas SKPD 1 Pembinaan Amar Ma'ruf Nahi Munkar - Pembentukan Tim Amar Ma'ruf Nahi Munkar - Pembentukan Tim Pornografi dan Pornoaksi - Pembentukan Tim Pembina Pelanggar Syari'at Islam Qanun Prov. NAD Nomor, 11 Tahun 2002, 12, 13 dan 14 Tahun 2003
10,575
APBK Sabang

Dinas Syari'at Islam

-

APBK

Sabang

75

APBK

Sabang

75

APBK

Sabang

75

APBK

Sabang

75

APBK

Sabang

75

APBK

Sabang

-

APBK

Sabang

15

APBK

Sabang

15

APBK

Sabang

15

APBK

Sabang

15

APBK

Sabang

15

APBK

Sabang

15

APBK

Sabang

15

APBK

Sabang

15

APBK

Sabang

20

APBK

Sabang

20

APBK

Sabang

TABEL 5.2 PROGRAM TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Kota Sabang : Dinas Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Kota Sabang : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan Penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 13 14

5

6

Upaya Kesehatan Masyarakat

- Pemeliharaan dan Pemulihan Kesehatan Masyarakat - Pelayanan kesehatan penduduk miskin di puskesmas jaringannya - Penyelenggaraan Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular, Wabah dan Imunisasi - Perbaikan Gizi Masyarakat - Penyelenggaraan Penyehatan Lingkungan

Dinkes & Kessos

6000

APBK

Sabang

6000

APBK

Sabang

6000

APBK

Sabang

6000

APBK

Sabang

6000

APBK

Sabang

6000

APBK

Sabang

-

APBN

Sabang

-

APBN

Sabang

-

APBN

Sabang

-

APBN

Sabang

-

APBN

Sabang

-

APBN

Sabang

500

APBK

Sabang

500

APBK

Sabang

500

APBK

Sabang

500

APBK

Sabang

500

APBK

Sabang

500

APBK

Sabang

300 120

APBK APBK

Sabang Sabang

300 120

APBK APBK

Sabang Sabang

300 120

APBK APBK

Sabang Sabang

300 120

APBK APBK

Sabang Sabang

300 120

APBK APBK

Sabang Sabang

300 120

APBK APBK

Sabang Sabang

Peningkatan Keselamatan Ibu Melahirkan dan Anak Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat - Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat - Penyuluhan Masyarakat Pola Hidup Sehat - Revitalisasi Posyandu Obat dan Perbekalan Kesehatan - Pengadaan Obat dan Perbekalan Kesehatan Pengawasan Obat dan makanan - Pengendalian dan Pengawasan Obat dan Makan Pengadaan, Peningkatan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Puskesmas/Pustu & Jaringannya Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur - Pengadaan, Peningkatan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Puskesmas/Pustu & Jaringannya - Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan - Peningkatan Kinerja Aparatur Pemberdayaan Fakir Miskin dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial Lainnya Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial Pembinaan Anak Terlantar, Penyandang Cacat dan Trauma serta Pembinaan Panti Asuhan/ Panti Jompo

Dinkes & Kessos

120

APBK

Sabang

120

APBK

Sabang

120

APBK

Sabang

120

APBK

Sabang

120

APBK

Sabang

120

APBK

Sabang

Dinkes & Kessos

90

APBK

Sabang

90

APBK

Sabang

90

APBK

Sabang

90

APBK

Sabang

90

APBK

Sabang

90

APBK

Sabang

120

APBK

Sabang

120

APBK

Sabang

120

APBK

Sabang

120

APBK

Sabang

120

APBK

Sabang

120

APBK

Sabang

120

APBK

Sabang

120

APBK

Sabang

120

APBK

Sabang

120

APBK

Sabang

120

APBK

Sabang

120

APBK

Sabang

Dinkes & Kessos

600

APBK

Sabang

600

APBK

Sabang

600

APBK

Sabang

600

APBK

Sabang

600

APBK

Sabang

600

APBK

Sabang

Dinkes & Kessos

50

APBK

Sabang

50

APBK

Sabang

50

APBK

Sabang

50

APBK

Sabang

50

APBK

Sabang

50

APBK

Sabang

Dinkes & Kessos

6000

APBK (DAK)

6000

APBK (DAK)

6000

APBK (DAK)

6000

APBK (DAK)

6000

APBK (DAK)

6000

APBK (DAK)

Dinkes & Kessos

36

APBK

Sabang

36

APBK

Sabang

36

APBK

Sabang

36

APBK

Sabang

36

APBK

Sabang

36

APBK

Sabang

62500 Dinkes & Kessos 180

APBK

Sabang

62500 180

APBK

Sabang

62500 180

APBK

Sabang

62500 180

APBK

Sabang

62500 180

APBK

Sabang

62500 180

APBK

Sabang

APBK

Sabang

APBK

Sabang

APBK

Sabang

APBK

Sabang

APBK

Sabang

APBK

Sabang

Dinkes & Kessos

180

APBK

Sabang

180

APBK

Sabang

180

APBK

Sabang

180

APBK

Sabang

180

APBK

Sabang

180

APBK

Sabang

Dinkes & Kessos

180

APBK

Sabang

180

APBK

Sabang

180

APBK

Sabang

180

APBK

Sabang

180

APBK

Sabang

180

APBK

Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9 180
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12 180

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15 180
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18 180
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21 180
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 14

5 Dinkes & Kessos

6 180

Pembinaan Eks Penyandang Penyakit Sosial Pemberdayaan Kelembagaan Kesejahteraan Sosial

APBK

Sabang

APBK

Sabang

APBK

Sabang

APBK

Sabang

APBK

Sabang

APBK

Sabang

Dinkes & Kessos

180

APBK

Sabang

180

APBK

Sabang

180

APBK

Sabang

180

APBK

Sabang

180

APBK

Sabang

180

APBK

Sabang

TABEL 5.2 PROGRAM TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Kota Sabang : Arsip Kota Sabang : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan Penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 14

5

6

Program Perbaikan Sistem Administrasi Kearsipan

- Pembangunan Data Base Informasi kearsipan

Surat Menteri DN, Nomor: - 045/2216/SJ tgl. 30-10-2001 - 045/291/SJ tgl. 20-02-2002 - 045/1014/SK tgl. 13-05-2003

Arsipda

-

-

-

150

APBK

Sabang

23

APBK

Sabang

40

APBK

Sabang

-

-

-

-

-

-

- Pengumpulan Data - Pengklasifikasian Data - Pengadaan Sarana Penyimpanan - Kajian Sistem Administrasi Kearsipan - Pemeliharaan Peralatan Jaringan Informasi Kearsipan Program Penyelamatan dan Pelestarian Dokumen/Arsip Daerah - Pengadaan Sarana Pengolahan dan Penyimpanan Arsip - Pendataan dan Penataan Dokumen/ Arsip Daerah Akuisisi Arsip Pada Dinas Lembaga Daerah & Pendataan Arsip Inaktif/Statis Sesuai dgn: - UU No.7/1971 - PP No.34/1979 - SE Kepl. ANRI No. SE/01/1981 - Penduplikatan Dokumen/Arsip Daerah Dalam Bentuk Informatika - Pembangunan Sistem Keamanan Penyimpanan Data Program Pemeliharaan Rutin/ Berkala Sarana dan Prasarana - Pemeliharaan Rutin/Berkala Sarana Pengolahan dan Penyimpanan Arsip - Pemeliharaan Rutin / Berkala Arsip Daerah - Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Kondisi Situasi Data Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Informasi - Penyusunan dan Penerbitan Naskah Sumber Arsip - Penyediaan Sarana Layanan

Arsipda Arsipda Arsipda Arsipda

-

-

-

3 3 1500 25

APBK APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang Sabang

3 3 1500 15

APBK APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang Sabang

3 3 25 15

APBK APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang Sabang

4 4 25 20

APBK APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang Sabang

4 4 25 20

APBK APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang Sabang

Arsipda

-

-

-

10

APBK

Sabang

10

APBK

Sabang

15

APBK

Sabang

15

APBK

Sabang

20

APBK

Sabang

Arsipda

-

-

-

50

APBK

Sabang

100

APBK

Sabang

100

APBK

Sabang

125

APBK

Sabang

125

APBK

Sabang

Arsipda

14,750

50

APBK

Sabang

50

APBK

Sabang

70

APBK

Sabang

70

APBK

Sabang

70

APBK

Sabang

Arsipda

-

-

-

8

APBK

Sabang

8

APBK

Sabang

9

APBK

Sabang

10

APBK

Sabang

10

APBK

Sabang

Arsipda

-

-

-

20

APBK

Sabang

20

APBK

Sabang

30

APBK APBK

Sabang Sabang

30

APBK

Sabang

27

APBK

Sabang

Arsipda

-

-

-

3

APBK

Sabang

5

APBK

Sabang

10

APBK

Sabang

15

APBK

Sabang

15

APBK

Sabang

Arsipda

8,104

10

APBK

Sabang

10

APBK

Sabang

12

APBK

Sabang

12

APBK

Sabang

15

APBK

Sabang

-

-

-

6

APBK

Sabang

8

APBK

Sabang

8

APBK

Sabang

10

APBK

Sabang

10

APBK

Sabang

Arsipda

15,65

18

APBK

Sabang

20

APBK

Sabang

20

APBK

Sabang

20

APBK

Sabang

25

APBK

Sabang

-

-

-

10

APBK

Sabang

10

APBK

Sabang

15

APBK

Sabang

15

APBK

Sabang

20

APBK

Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 APBK 11 Sabang Sabang Sabang

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 14

5

6

Informasi Arsip - Sosialisasi/Penyuluhan Kearsipan di Lingkungan Instansi Pemerintah /Swasta - Pembinaan Kearsipan di Lingkungan Pemerintah Kota Sabang - Penilaian Angka Kredit Arsiparis di Lingkungan Pemerintah Kota Sabang - Pameran, Pelayanan, Apresiasi Kearsipan Kepada Masyarakat B. Lintas SKPD Program Perbaikan Sistem Administrasi Kearsipan - Pengembangan Data Base Informasi Surat Menteri DN No. - 045/2216/SJ tgl. 30-10-2001 - 045/291/SJ tgl. 20-02-2002 - 045/1014/SK tgl. 13-05-2003 - Pengumpulan Data 3 Program Penyelamatan dan Pelestarian Dokumen/Arsip Daerah - Pendataan dan Penataan Dokumen /Arsip Daerah Akuisisi Arsip Pada Dinas Lembaga Daerah & Pendataan Arsip Inaktif/Statis Sesuai dgn: - UU No.7/1971 - PP No.34/1979 - SE Kepl. ANRI No. SE/01/1981 - Kept. Gub.Prov NAD No. 21 Tahun 2004 Program Pemeliharaan Rutin/ Berkala Sarana & Prasarana Kearsipan C. Kewilayahan Perbaikan Sistem Administrasi Kearsipan Program Penyelamatan & Pelestarian Dokumen/Arsip Daerah Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Informasi Penyediaan Sarana Layanan Informasi Arsip
Arsipda -

Arsipda

51,564

75

APBK APBK

75

APBK

Sabang

90

APBK

Sabang

100

APBK

Sabang

100

APBK

Sabang

Arsipda

22,325

25

APBK

Sabang

25

APBK

Sabang

25

APBK

Sabang

30

APBK

Sabang

30

APBK

Sabang

Arsipda

-

-

-

18

APBK

Sabang

18

APBK

Sabang

18

APBK

Sabang

20

APBK

Sabang

20

APBK

Sabang

Arsipda

-

-

-

-

-

-

75

APBK

Sabang

75

APBK

Sabang

100

APBK

Sabang

100

APBK

Sabang

Arsipda

-

-

-

15

APBK

Sabang

15

APBK

Sabang

20

APBK

Sabang

20

APBK

Sabang

25

APBK

Sabang

Arsipda

-

-

-

3

APBK

Sabang

3

APBK

Sabang

5

APBK

Sabang

5

APBK

Sabang

5

APBK

Sabang

Arsipda

-

-

-

50

APBK

Sabang

50

APBK

Sabang

70

APBK

Sabang

70

APBK

Sabang

75

APBK

Sabang

- Monitoring Evaluasi & Pelaporan Kondisi Situasi data

Arsipda

-

-

-

6

APBK

Sabang

8

APBK

Sabang

8

APBK

Sabang

10

APBK

Sabang

10

APBK

Sabang

10

APBK

Sabang

10

APBK

Sabang

15

APBK

Sabang

15

APBK

Sabang

15

APBK

Sabang

APBK

Sabang Sabang

Pendataan & Penataan Dokumen/ Arsip Daerah Peningkatan Sumber Daya Manusia

Arsipda

-

-

-

25

APBK

Sabang

25

APBK

Sabang

35

APBK

Sabang

35

APBK

Sabang

40

APBK

Arsipda

-

-

-

40

APBK

Sabang

50

APBK

Sabang

50

APBK

Sabang

65

APBK

Sabang

70

APBK

Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 14

5

6

TABEL 5.2 PROGRAM TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Kota Sabang : Dinas Kebudayaan dan Parawisata : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan Penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 13 14

5

6

Peningkatan Sarana dan prasarana dalam rangka pelayanan investasi

- Pembangunan gedung kantor - Pembuatan pagar kantor - Pembuatan tempat parkir - Pengadaan meubiler - Pengadaan sarana mobilisasi

UU No. 31 Tahun 2004

Dinas Kebudayaan & Parawisata

-

-

-

3000 350 150 175 270

APBK APBK APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang Sabang Sabang

3300 385 165 192 297

APBK APBK APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang Sabang Sabang

3630 423,5 181,5 211,75 326,7

APBK APBK APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang Sabang Sabang

3993 465,85 199,65 232,925 359,37

APBK APBK APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang Sabang Sabang

4392,3 512,435 219,615 256,2175 395,307

APBK APBK APBK APBK APBK

Sabang Sabang Sabang Sabang Sabang

Peningkatan Ketrampilan dan Kemampuan Sumber Daya Manusia BudPar Peningkatan kelembagaan pariwisata yang berskala daerah menjadi berskala internasional yang Go Publik Pengendalian dan pengawasan Pemanfaatan potensi sumber wisata

- Pengadaan Komputer

Dinas Kebudayaan & Parawisata

-

-

-

145

APBK

Sabang

159,5

APBK

Sabang

175,45

APBK

Sabang

192,995

APBK

Sabang

212,2945

APBK

Sabang

- Pengadaan Jaringan internet pariwisata

Dinas Kebudayaan & Parawisata

-

-

-

750

APBK APBK

Sabang Sabang

825

APBK

Sabang

907,5

APBK

Sabang

998,25

APBK

Sabang

1098,075

APBK

Sabang

- Peningkatan prasarana dan sarana kolam air panas Keuneukai - Pembuatan shelter dikawasan wisata benteng Anoi Itam - Renovasi Makam Keuramat 44

Dinas Kebudayaan & Parawisata

200

APBK

Sabang

220

APBK

Sabang

242

APBK

Sabang

266,2

APBK

Sabang

292,82

APBK

Sabang

322,102

APBK

Sabang

43,1

APBK

Sabang

47,41

APBK

Sabang

52,151

APBK

Sabang

57,3661

APBK

Sabang

63,10271

APBK

Sabang

69,412981

APBK

Sabang

100

APBK

Sabang

110

APBK

Sabang

121

APBK

Sabang

133,1

APBK

Sabang

146,41

APBK

Sabang

161,051

APBK

Sabang

Peningkatan Produksi Hasil Wisata

- Promosi dan pemasaran wisata - Pengelolaan kekayaan budaya

Dinas Kebudayaan & Parawisata

465,2746

APBK

Sabang

45 511,80208

APBK APBK

Sabang Sabang

49,5 562,982266

APBK APBK

Sabang Sabang

54,45 619,280493

APBK APBK

Sabang Sabang

59,895 681,208542

APBK APBK

Sabang Sabang

65,8845 749,329396

APBK APBK

Sabang Sabang

B. Lintas SKPD Rehabilitasi Fasilitas Resort Gapang Penataan Fasilitas Wisata Iboih Rehabilitasi Objek Wisata Titik Nol Kilometer
Dinas Kebudayaan & Parawisata 831,3 BRR (APBN Sabang 914,43
APBK Sabang

1005,873

APBK

Sabang

1106,4603

APBK

Sabang

1217,10633

APBK

Sabang

1338,816963

APBK

Sabang

Dinas Kebudayaan & Parawisata Dinas Kebudayaan & Parawisata

596,7 BRR (APBN Sabang

656,37

APBK

Sabang

722,007

APBK

Sabang

794,2077

APBK

Sabang

873,62647

APBK

Sabang

960,991317

APBK

Sabang

455,4 BRR (APBN Sabang

500,94

APBK

Sabang

551,034

APBK

Sabang

606,1374

APBK

Sabang

666,75114

APBK

Sabang

733,426254

APBK

Sabang

TABEL 5.2 PROGRAM TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Kota Sabang : Badan Pemberdayaan Masyarakat : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan Penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 13 14

5

6

A. SKPD 1 Program pemerintahan dan mukim mempercepat pelaksanaan kegiatan aparatur pemerintah kalurahan dan mukim meningkatkan peran dan fungsi aparatur pemeririntahan kelurahan dan mukim terhadap tugas pokok masing2 2 Program Pembdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Mendukung terlaksananya program pembinaan menuju keluarga dan masyarakat yang mendiri dan beraklatul karimah terciptanya ling. Keluarga dan masyarakat yang sakinah mawadah warahmah 3 Program Pemberdayaan Masyarakat Miskin/kaum Dhuafa Terlaksananya kegiatan pemberdaan ekonomi kaum dhuafa/miskin dengan baik Meningkatkan taraf hidup kaum miskin di kota sabang
adan Pemberdayaa masyarakat 495.500.000
APBK Sabang

adan Pemberdayaa masyarakat

88.011.500

APBK

Sabang

96.812.650

APBK

Sabang

106.493.915

APBK

Sabang

117.143.307

APBK

Sabang

128.857.637

APBK

Sabang

141.743.401

APBK

Sabang

adan Pemberdayaa masyarakat

14.939.000

APBK

Sabang

16.432.900

APBK

Sabang

18.076.190

APBK

Sabang

19.883.809

APBK

Sabang

21.872.190

APBK

Sabang

24.059.409

APBK

Sabang

545.050.000

APBK

Sabang

599.555.000

APBK

Sabang

659.510.500

APBK

Sabang

725.461.550

APBK

Sabang

798.007.705

APBK

Sabang

4

Program Pemberdayaan Teknologi tepat guna

Tersedianya alat-alat sarana teknologi Masyarakat tepat guna yang dibutuhkan oleh masyarakat secara keselurudapat memahami pentingnya alat sarana TTG untuk mempercepat pertumbuhan ekonominya

adan Pemberdayaa masyarakat

104.733.000

APBK

Sabang

115.206.300

APBK

Sabang

126.726.930

APBK

Sabang

139.399.623

APBK

Sabang

153.339.585

APBK

Sabang

168.673.544

APBK

Sabang

B . Lintas SKPD 5 Program Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) Tersedianya makanan tambahan anak sekolah tingkat SD/MI Dapat Memberi rasa aman dan nyaman terhadap siswa dalam mengikuti proses pembelajaran 6 Program Kegiatan bulan bakti gotong royong masyarakat (BBGRM) Aktifitas gotong royong dan kerja sama dapat berjalan dengan lancar di masyarakat dan Kelurahan Terwujundya pertisipasi masyarakat untuk mersama
adan Pemberdayaa masyarakat 58.900.000
APBK Sabang

adan Pemberdayaa masyarakat

960.447.700

APBK

Sabang

1.056.492.470

APBK

Sabang

1.162.141.717

APBK

Sabang

1.278.355.889

APBK

Sabang

1.406.191.478

APBK

Sabang

1.546.810.625

APBK

Sabang

64.790.000

APBK

Sabang

71.269.000

APBK

Sabang

78.395.900

APBK

Sabang

86.235.490

APBK

Sabang

94.859.039

APBK

Sabang

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 14

5

6

sama membangun kelurahan yang ramah lingkungan

TABEL 5.2 PROGRAM TAHUNAN SKPD
Provinsi/Kabupaten/Kota Nama SKPD Renstra SKPD Periode Fungsi Sub Fungsi : Kota Sabang : KANPORA : Tahun 2007 s.d 2012 : Pemerintahan Umum : Pelayanan Penerimaan Pemerintahan Daerah Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 13 14

5

6

A.SKPD Program pengembangan dan keserasian kebijakan pemuda Peningkatan Keimanan dan Ketakwaan Kepemudaan Pendataan potensi kepemudaan Permendagri No.13 Thn 2006 Permendagri No.13 tahun 2006 Kebijakan Umum Pembangunan Kota Sabang Perumusan Kebijakan Kewirausah aan bagi pemuda Permendagri No.13 tahun 2006 Kebijakan Umum Pembangunan Kota Sabang Program Peningkatan Peran Serta Pembinaan Organisasi Kepemudaan Kepemudaan Permendagri No.13 tahun 2006 Kebijakan Umum Pembangunan Kota Sabang Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Permendagri No.13 tahun 2006 Kebijakan Umum Pembangunan Kota Sabang Fasilitas Aksi Bakti Sosial Kepemudaan Permendagri No.13 tahun 2006 Kebijakan Umum Pembangunan Kota Sabang Lomba Kreasi dan Karyatulis ilmiah dikalangan pemuda Permendagri No.13 tahun 2006 Kebijakan Umum Pembangunan Kota Sabang Pameran Prestasi hasil karya pemuda Permendagri No.13 tahun 2006 Kebijakan Umum
KANPORA 50.000.000
APBK Sukakarya Sukajaya

KANPORA

10.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

15.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

20.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

20.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

20.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

KANPORA

40.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

40.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

45.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

45.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

45.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

KANPORA

25.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

35.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

KANPORA

250.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

200.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

200.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

150.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

100.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

KANPORA

45.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

150.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

150.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

75.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

75.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

KANPORA

20.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

25.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

30.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

35.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

40.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

30.000.000 KANPORA

APBK

Sukakarya Sukajaya

35.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

40.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

50.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

60.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

150.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

150.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 14

5

6

Pembangunan Kota Sabang Monitoring evaluasi dan pelaporan Permendagri No.13 tahun 2006
KANPORA 15.000.000
APBK Sukakarya Sukajaya

35.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

40.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

50.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

60.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

Prgram Peningkatan upaya penumbuhan kewirausahaan dan kecakapan hidup pemuda

Pelatihan kewirausahaan bagi pemuda

Permendagri No.13 tahun 2006 Kebijakan Umum Pembangunan Kota Sabang

KANPORA

100.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

150.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

200.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

250.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

300.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

Pelatihan keterampilan bagi pemuda

Permendagri No.13 tahun 2006 Kebijakan Umum Pembangunan Kota Sabang

KANPORA

100.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

150.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

200.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

250.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

300.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

Program upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba

Pemberian penyuluhan tentang bahaya narkoba bagi pemuda

Permendagri No.13 tahun 2006 Kebijakan Umum Pembangunan Kota Sabang UU No.3 Tahun 2005 Tentang Sistem Keolahra gaan Nasional

KANPORA

100.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

100.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

200.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

200.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

250.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

KANPORA

Program Pengembangan kebijakan dan Manajemen olahraga

Pengembangan sistim sertifikasi dan standarisasi profesi

Permendagri No.13 tahun 2006 Kebijakan Umum Pembangunan Kota Sabang
KANPORA

100.000.000 APBD/APD Sukakarya
NAD APBNSukajaya

100.000.000 APBD/APD Sukakarya
NAD APBNSukajaya

200.000.000 APBD/APDB Sukakarya
NAD APBN Sukajaya

200.000.000 APBD/APDB Sukakarya
NAD APBNSukajaya

250.000.000 APBD/APDB Sukakarya
NAD APBNSukajaya

Pengembangan perencanaan olah raga terpadu

Permendagri No.13 tahun 2006 Kebijakan Umum Pembangunan Kota Sabang
KANPORA

45.000.000 APBD/APB Sukakarya
Sukajaya

200.000.000 APBD/APB Sukakarya/
Sukajaya

Pengembangan kebijakan dan manajemen olah raga

Pelaksanaan identifikasi bakat dan potensi belajar dalam olah raga

Permendagri No.13 tahun 2006 Kebijakan Umum Pembangunan Kota Sabang

KANPORA

24.090.000

APBK

Sukakarya/ Sukajaya

45.000.000

APBK

Sukakarya/ Sukajaya

60.000.000

APBK

Sukakarya/ Sukajaya

Pembibitan dan pembinaan olah ragawan berbakat (Bina Pora)

Permendagri No.13 tahun 2006 Kebijakan Umum Pembangunan Kota Sabang

KANPORA

525.465.500

APBK

Sukakarya Sukajaya

600.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

600.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

650.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

650.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

700.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 14

5

6

Pembinaan cabang olah raga prestasi Permendagri di tingkat daerah No.13 tahun 2006

KANPORA

184.400.000 APBD/
APBN

Sukakarya Sukajaya

200.000.000 APBD/
APBN

Sukakarya Sukajaya

250.000.000 APBD/
APBN

Sukakarya Sukajaya

300.000.000 APBD/
APBN

Sukakarya Sukajaya

300.000.000 APBD/
APBN

Sukakarya Sukajaya

300.000.000 APBD/
APBN

Sukakarya Sukajaya

Peningkatan kesegaran jasmani dan rekreasi

UU No.13 tahun 2005 Tentang Sistem Keolahra gaan Nasional

KANPORA

48.900.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

48.900.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

48.900.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

48.900.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

48.900.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

48.900.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

Penyelenggaraan kompetisi olahraga

UU No.13 tahun 2005 Tentang Sistem Keolahra gaan Nasional Permendagri No.13 Thn.2006

KANPORA

312.317.000 APBD/

Sukakarya

350.000.000 APBD/

Sukakarya

500.000.000 APBD/

Sukakarya

500.000.000 APBD/

Sukakarya

550.000.000 APBD/

Sukakarya

600.000.000 APBD/

Sukakarya

APBD NAD Sukajaya

APBD NAD Sukajaya

APBD NAD Sukajaya

APBD NAD Sukajaya

APBD NAD Sukajaya

APBD NAD Sukajaya

Pemberian penghargaan bagi insan olahraga lanjut usia termasuk penyandang cacat

UU No.13 tahun 2005 Tentang Sistem Keolahra gaan Nasional Permendagri No.13 Thn.2006

KANPORA

150.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

150.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

200.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

250.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

250.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

Pengembangan olahraga lanjut usia termasuk penyandang cacat

UU No.13 tahun 2005 Tentang Sistem Keolahra gaan Nasional Permendagri No.13 Thn.2006

KANPORA

25.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

25.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

30.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

40.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

40.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

Pengembangan olahraga rekreasi

UU No.13 tahun 2005 Tentang Sistem Keolahra gaan Nasional Permendagri No.13 Thn.2006

KANPORA

150.000.000 APBD/APB Sukakarya
NAD/APBNSukajaya

200.000.000 APBD/APB Sukakarya
NAD/APBNSukajaya

200.000.000 APBD/APBD Sukakarya
NAD/APBN Sukajaya

150.000.000 APBD/APBD Sukakarya
NAD/APBNSukajaya

100.000.000 APBD/APBD Sukakarya
NAD/APBNSukajaya

Peningkatan jumlah kualitas serta kompetensi pelatih,peneliti,praktisi dan teknisi olahraga

UU No.13 tahun 2005 Tentang Sistem Keolahra gaan Nasional Permendagri No.13 Thn.2006

KANPORA

60.000.000 APBD/APB Sukakarya
NAD/APBNSukajaya

60.000.000 APBD/APB Sukakarya
NAD/APBNSukajaya

100.000.000 APBD/APBD Sukakarya
NAD/APBN Sukajaya

120.000.000 APBD/APBD Sukakarya
NAD/APBNSukajaya

150.000.000 APBD/APBD Sukakarya
NAD/APBNSukajaya

Peningkatan manajemen organisasi olahraga tingkat perkumpulan dan

Permendagri No.13 Thn.2006

KANPORA

30.000.000 APBD/APB Sukakarya
NAD/APBNSukajaya

30.000.000 APBD/APB Sukakarya
NAD/APBNSukajaya

30.000.000 APBD/APBD Sukakarya
NAD/APBN Sukajaya

40.000.000 APBD/APBD Sukakarya
NAD/APBNSukajaya

40.000.000 APBD/APBD Sukakarya
NAD/APBNSukajaya

Indikasi Kegiatan No
1

Program
2

Kerangka Anggaran
3

Kerangka Regulasi
4

SKPD

Tahun 2007
Rp
Lokasi Sumber Pendanaan Kegiatan 7 8

Tahun 2008
Rp 9
Sumber Pendanaa Lokasi n Kegiatan 10 11

Tahun 2009
Rp 12

Pagu Indikasi Tahun 2010
Rp 15
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 16 17

Tahun 2011
Rp 18
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 19 20

Tahun 2012
Rp 21
Sumber Lokasi Pendanaan Kegiatan 22 23

Sumber Pendanaa Lokasi Kegiatan n 13 14

5

6

tingkat daerah

Kebijakan umum Pembangunan kota Sabang

Kerjasama peningkatan olahraga wan berbakat dan berprestasi dengan lembaga/instansi lainnya Program peningkatan sarana dan prasarana Peningkatan kerjasama pola kemitra an antara pemerintah dan masyara kat untuk membanguna sarana dan prasarana Peningkatan pembangunan sarana dan prasarana olahraga

Permendagri No.13 Thn.2006

KANPORA

30.000.000 APBD/APB Sukakarya
NAD/APBNSukajaya

30.000.000 APBD/APB Sukakarya
NAD/APBNSukajaya

30.000.000 APBD/APBD Sukakarya
NAD/APBN Sukajaya

40.000.000 APBD/APBD Sukakarya
NAD/APBNSukajaya

40.000.000 APBD/APBD Sukakarya
NAD/APBNSukajaya

Permendagri No.13 Thn.2006

KANPORA

200.000.000 APBD/APB Sukakarya
NAD/APBNSukajaya

200.000.000 APBD/APB Sukakarya
NAD/APBNSukajaya

300.000.000 APBD/APBD Sukakarya
NAD/APBN Sukajaya

300.000.000 APBD/APBD Sukakarya
NAD/APBNSukajaya

300.000.000 APBD/APBD Sukakarya
NAD/APBNSukajaya

Permendagri No.13 Thn.2006 Kebijakan umum Pembangunan kota Sabang

KANPORA

150.000.000 APBD/APB Sukakarya
NAD/APBNSukajaya

150.000.000 APBD/APB Sukakarya
NAD/APBNSukajaya

150.000.000 APBD/APBD Sukakarya
NAD/APBN Sukajaya

150.000.000 APBD/APBD Sukakarya
NAD/APBNSukajaya

150.000.000 APBD/APBD Sukakarya
NAD/APBNSukajaya

Pemeliharaan rutin/berkala sarana dan prasarana olahraga

UU No.13 tahun 2005 Tentang Sistem Keolahra gaan Nasional Permendagri No.13 Thn.2006

KANPORA

147.659.000 APBD/APBDSukakarya
NAD/APBN Sukajaya

250.000.000 APBD/APB Sukakarya
NAD/APBNSukajaya

250.000.000 APBD/APB Sukakarya
NAD/APBNSukajaya

400.000.000 APBD/APBD Sukakarya
NAD/APBN Sukajaya

400.000.000 APBD/APBD Sukakarya
NAD/APBNSukajaya

400.000.000 APBD/APBD Sukakarya
NAD/APBNSukajaya

Program peningkatan motivasi kepemudaaan dan keolahragaan

Penyelenggaraan hari Sumpah Pemuda

Kebijakan umum Pembangunan kota Sabang

KANPORA

20.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

24.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

25.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

25.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

25.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

Penyelenggaraan Hari Olah Raga Nasional(HAORNAS)

UU No.13 tahun 2005 Tentang Sistem Keolahra gaan Nasional Kebijakan umum Pembangunan kota Sabang

KANPORA

42.669.000 APBD/

Sukakarya

50.000.000 APBD/

Sukakarya

50.000.000 APBD/

Sukakarya

60.000.000 APBD/

Sukakarya

65.000.000 APBD/

Sukakarya

65.000.000 APBD/

Sukakarya

APBD NAD Sukajaya

APBD NAD Sukajaya

APBD NAD Sukajaya

APBD NAD Sukajaya

APBD NAD Sukajaya

APBD NAD Sukajaya

Penyelenggaraan Pekan Olah raga antar Desa / Kelurahan (PORDEKEL) kota Sabang B. Lintas SKPD C. Kewilayahan

Kebijakan umum Pembangunan kota Sabang

KANPORA

45.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

60.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

100.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

APBK

APBK

Sukakarya Sukajaya

200.000.000

APBK

Sukakarya Sukajaya

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->