Anda di halaman 1dari 74

PRAKTIKUM I

PENYEARAH DIODA 1 FASA HALFWAVE


Tujuan
a.

Mahasiswa dapat menjelaskan operasi penyearah dioda baik dengan resistor maupun
resistor-induktor

b.

Mahasiswa dapat menentukan ripple tegangan dan arus beban saat beban resistor

c.

Mahasiswa dapat menentukan ripple tegangan dan arus beban saat beban resistor

d.

Mahasiswa dapat menentukan faktor bentuk dari arus dan tegangan

Rangkaian Percobaan

Rangkaian Penyearah 1 fasa half wave

PROGRAM PSPICE
*PENYEARAH SETENGAH GELOMBANG
V
XD
R
V0

D
C
R

1
1
2
3

.SUBCKT
10
10
11

.MODEL
.ENDS
.TRAN 1us
.FOUR
.PROBE
.END

0
2
3
0

SIN
(
0
AD
100
DC 0;ampere meter

AD
12
11
12

10

50Hz)

12
DLOAD
0.1u
1k

DLOAD D(Is=1E-9
40ms
50Hz

160

V(1) V(2) I(V0)

DEV=0.5%

LOT=10%)

Gambar U

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE V(1)


DC COMPONENT = -7.251469E-02
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

NORMALIZED

PHASE (DEG)

5.000E+01

9.466E+01

1.000E+00

4.116E-02

0.000E+00

1.000E+02

1.369E-01

1.446E-03

1.122E+02

1.122E+02

1.500E+02

6.639E-02

7.013E-04 -1.259E+02 -1.260E+02

2.000E+02

6.203E-02

6.552E-04 -2.277E+01 -2.293E+01

2.500E+02

2.872E-02

3.034E-04 -4.627E+00 -4.833E+00

3.000E+02

2.758E-02

2.914E-04

1.792E+00

1.545E+00

3.500E+02

1.440E-02

1.522E-04

1.489E+02

1.486E+02

4.000E+02

3.178E-02

3.357E-04 -1.223E+02 -1.226E+02

4.500E+02

1.741E-02

1.839E-04 -8.444E+01 -8.481E+01

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 1.832497E-01 PERCENT

Gambar Vddc,Vdrms

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE V(2)


DC COMPONENT = 5.046414E+01
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

1.445E-01

PHASE

NORMALIZED

PHASE (DEG)

5.000E+01

7.926E+01

1.000E+00

0.000E+00

1.000E+02

3.363E+01

4.243E-01 -9.030E+01 -9.059E+01

1.500E+02

1.093E-01

1.379E-03 -1.356E+02 -1.360E+02

2.000E+02

6.651E+00

8.392E-02 -9.030E+01 -9.088E+01

2.500E+02

1.139E-01

1.436E-03 -1.143E+02 -1.150E+02

3.000E+02

2.818E+00

3.555E-02 -9.036E+01 -9.123E+01

3.500E+02

1.250E-01

1.578E-03 -1.180E+02 -1.190E+02

4.000E+02

1.534E+00

1.936E-02 -9.080E+01 -9.196E+01

4.500E+02

1.173E-01

1.480E-03 -1.273E+02 -1.286E+02

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 4.344110E+01 PERCENT

Gambar I(arus)

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE I(Vo)


DC COMPONENT = 5.046414E-01
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

1.445E-01

PHASE

NORMALIZED

PHASE (DEG)

5.000E+01

7.926E-01

1.000E+00

0.000E+00

1.000E+02

3.363E-01

4.243E-01 -9.030E+01 -9.059E+01

1.500E+02

1.093E-03

1.379E-03 -1.356E+02 -1.360E+02

2.000E+02

6.651E-02

8.392E-02 -9.030E+01 -9.088E+01

2.500E+02

1.139E-03

1.436E-03 -1.143E+02 -1.150E+02

3.000E+02

2.818E-02

3.555E-02 -9.036E+01 -9.123E+01

3.500E+02

1.250E-03

1.578E-03 -1.180E+02 -1.190E+02

4.000E+02

1.534E-02

1.936E-02 -9.080E+01 -9.196E+01

4.500E+02

1.173E-03

1.480E-03 -1.273E+02 -1.286E+02

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 4.344110E+01 PERCENT

ANALISA :
Dioda merupakan salah satu komponen elektronika yang termasuk komponen aktif. Dibawah ini
merupakan gambar yang melambangkan dioda penyearah.

Anoda

Katoda

Pada dioda terdapat dua sisi, yakni sisi P disebut Anoda dan sisi N disebut Katoda. Lambang
dioda seperti anak panah yang arahnya menunjukkan satu arah dari sisi P ke sisi N. Karenanya ini
mengingatkan kita pada arus konvensional mudah mengalir dari sisi P ke sisi N.
Dalam pendekatan dioda ideal, dioda dianggap sebagai sebuah saklar tertutup jika diberi bias
forward dan sebagai saklar terbuka jika diberi bias reverse. Artinya secara ideal, dioda berlaku seperti
konduktor sempurna (tegangan nol) jika dibias forward dan seperti isolator sempurna (arus nol) saat
dibias reverse.

Pada rangkaian penyearah setengah gelombang, input pada rangkaian tersebut adalah arus bolak
balik (Alternating Current). Dan dihasilkan output arus searah (Direct Current), karena hanya
menggunakan 1 buah dioda. Dioda tersebut berfungsi sebagai penyearah. Saat siklus positif (aliran
tegangan positif) arus dapat melewati dioda (diteruskan ke R1), sehingga gelombang pada siklus
positif keluar sebagai output. Namun saat siklus negatif, arus tidak mengalir, karena terhalang dioda.
Oleh karena itu outputnya bernilai nol. Siklus positif dan negatif berlangsung secara terus menerus,
sehingga didapat bentuk gelombang keluaran berupa bukit tanpa lembah. Selang antar bukit itulah jeda
yang disebabkan siklus negatif tidak dapat mengalir karena adanya dioda, sehingga gelombang
keluaran hanya setengah gelombang. Oleh karena itulah, rangkaian di atas disebut rangkaian
penyearah setengah gelombang.

KESIMPULAN :
Pengaruh induktor pada rangkaian :

Pada beban resistor, output yang terjadi lebih halus dikarena perubahan aktivitas dioda dari
reverse ke forward maupun sebaliknya langsung terjadi.

Pada beban resistor-induktor, output yang terjadi terlihat seperti ada delay waktu yang
dibutuhkan saat dioda melakukan perubahan aktivitas dioda dari reverse ke forward maupun
sebaliknya akibat pengaruh induktor yang menghambat laju arus.

Dioda berfungsi sebagai penyearah karena memiliki fungsi reverse dan forward, dimana
forward terjadi jika anoda lebih positif dari katoda dan terjadi reverse bila hal sebaliknya terjadi

PRAKTIKUM II
PENYEARAH DIODA 1 FASA FULL BRIGDE
Tujuan
a.

Mahasiswa dapat menjelaskan operasi penyearah dioda baik dengan resistor maupun
resistor-induktor

b.

Mahasiswa dapat menentukan ripple tegangan dan arus beban saat beban resistor

c.

Mahasiswa dapat menentukan ripple tegangan dan arus beban saat beban resistor

d.

Mahasiswa dapat menentukan faktor bentuk dari arus dan tegangan

Rangkaian Percobaan

Rangkaian Penyearah 1 fasa FULL BRIDGE

PROGRAM PSPICE
*PENYEARAH GELOMBANG PENUH
V
1
0
SIN
(
XD1 2 3
AD
XD2 6 0 AD
XD3 0 3 AD
XD4 6 7 AD
R 3 4 100
L 4 5 100Mh
V1 5 6 DC 0;ammeter
V2 1 2 DC 0;ampere meter
V3 7 2 DC 0;ammeter
.SUBCKT
AD
10 12
D
10 12
DLOAD
C
10 11
0.1u
R
11 12
1k
.ENDS

160

50Hz)

.MODEL
.TRAN 1us
.FOUR 50Hz
.PROBE
.END

DLOAD D(Is=1E-9
DEV=0.5%
40ms
V(1) V(3,5) I(V1) I(V2) I(V3)

LOT=10%)

Gambar U

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE V(1)


DC COMPONENT = -1.404357E-03
HARMONIC FREQUENCY FOURIER NORMALIZED PHASE
NORMALIZED
NO
(HZ) COMPONENT COMPONENT (DEG)
PHASE (DEG)
1 5.000E+01 1.592E+02 1.000E+00 1.253E-02 0.000E+00
2 1.000E+02 2.017E-03 1.267E-05 -9.054E+01 -9.057E+01
3 1.500E+02 3.920E-02 2.463E-04 3.065E+01 3.061E+01
4 2.000E+02 1.523E-03 9.569E-06 -2.814E+01 -2.819E+01
5 2.500E+02 4.034E-02 2.534E-04 -2.250E+00 -2.312E+00
6 3.000E+02 3.440E-03 2.161E-05 -1.166E+01 -1.174E+01
7 3.500E+02 3.823E-02 2.402E-04 -3.032E+01 -3.041E+01
8 4.000E+02 4.387E-03 2.756E-05 -2.724E+01 -2.734E+01
9 4.500E+02 3.235E-02 2.032E-04 -5.515E+01 -5.526E+01
TOTAL HARMONIC DISTORTION = 4.747029E-02 PERCENT

Gambar Vddc,Vdrms

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE V(3,5)


DC COMPONENT = 1.002834E+02
HARMONIC FREQUENCY FOURIER NORMALIZED PHASE
NORMALIZED
NO
(HZ) COMPONENT COMPONENT (DEG)
PHASE (DEG)

1
2
3
4
5
6
7
8
9

5.000E+01
1.000E+02
1.500E+02
2.000E+02
2.500E+02
3.000E+02
3.500E+02
4.000E+02
4.500E+02

1.965E-03
6.748E+01
3.121E-03
1.348E+01
2.831E-03
5.788E+00
7.965E-04
3.231E+00
2.617E-03

1.000E+00
3.434E+04
1.589E+00
6.861E+03
1.441E+00
2.946E+03
4.054E-01
1.644E+03
1.332E+00

1.155E+02 0.000E+00
-8.997E+01 -3.210E+02
1.216E+02 -2.250E+02
-8.982E+01 -5.519E+02
1.098E+02 -4.677E+02
-8.966E+01 -7.828E+02
1.191E+02 -6.895E+02
-8.968E+01 -1.014E+03
-1.328E+02 -1.172E+03

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 3.518407E+06 PERCENT

Gambar I(V1)

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE I(V1)


DC COMPONENT = 1.002799E+00
HARMONIC FREQUENCY FOURIER NORMALIZED PHASE
NORMALIZED
NO
(HZ) COMPONENT COMPONENT (DEG)
PHASE (DEG)
1 5.000E+01 1.051E-04 1.000E+00 1.359E+02 0.000E+00
2 1.000E+02 5.690E-01 5.415E+03 -1.223E+02 -3.942E+02
3 1.500E+02 4.872E-05 4.636E-01 -1.232E+02 -5.310E+02
4 2.000E+02 8.259E-02 7.859E+02 -1.411E+02 -6.848E+02
5 2.500E+02 4.092E-05 3.894E-01 1.160E+02 -5.637E+02
6 3.000E+02 2.716E-02 2.585E+02 -1.503E+02 -9.660E+02
7 3.500E+02 1.023E-04 9.735E-01 1.659E+02 -7.857E+02
8 4.000E+02 1.252E-02 1.192E+02 -1.580E+02 -1.246E+03
9 4.500E+02 2.412E-05 2.295E-01 1.470E+02 -1.076E+03

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 5.478862E+05 PERCENT


Gambar I(V2)

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE I(V2)


DC COMPONENT = 9.249904E-05
HARMONIC FREQUENCY FOURIER NORMALIZED PHASE
NORMALIZED
NO
(HZ) COMPONENT COMPONENT (DEG)
PHASE (DEG)
1 5.000E+01 1.512E+00 1.000E+00 -1.064E+01 0.000E+00
2 1.000E+02 3.134E-04 2.073E-04 7.506E+01 9.634E+01
3 1.500E+02 1.316E-01 8.703E-02 4.752E+01 7.944E+01
4 2.000E+02 2.973E-04 1.966E-04 9.442E+01 1.370E+02
5 2.500E+02 9.635E-02 6.372E-02 3.212E+01 8.532E+01
6 3.000E+02 2.638E-04 1.745E-04 8.391E+01 1.478E+02
7 3.500E+02 7.338E-02 4.853E-02 2.397E+01 9.845E+01
8 4.000E+02 3.742E-04 2.475E-04 8.299E+01 1.681E+02
9 4.500E+02 5.901E-02 3.902E-02 1.937E+01 1.151E+02
TOTAL HARMONIC DISTORTION = 1.245457E+01 PERCENT

Gambar I(V3)

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE I(V3)


DC COMPONENT = 5.013531E-01
HARMONIC FREQUENCY FOURIER NORMALIZED PHASE
NORMALIZED
NO
(HZ) COMPONENT COMPONENT (DEG)
PHASE (DEG)
1 5.000E+01 7.562E-01 1.000E+00 1.694E+02 0.000E+00
2 1.000E+02 2.846E-01 3.764E-01 -1.223E+02 -4.610E+02
3 1.500E+02 6.583E-02 8.706E-02 -1.325E+02 -6.406E+02
4 2.000E+02 4.138E-02 5.472E-02 -1.409E+02 -8.183E+02

5
6
7
8
9

2.500E+02
3.000E+02
3.500E+02
4.000E+02
4.500E+02

4.817E-02
1.366E-02
3.673E-02
6.354E-03
2.951E-02

6.371E-02
1.807E-02
4.858E-02
8.403E-03
3.903E-02

-1.479E+02
-1.499E+02
-1.561E+02
-1.566E+02
-1.607E+02

-9.947E+02
-1.166E+03
-1.342E+03
-1.511E+03
-1.685E+03

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 4.007780E+01 PERCENT

ANALISA :
Saat dioda 1 dan 2 mengalami forward bias, atau mengalami siklus positif (aliran tegangan positif)
arus dapat melewati dioda (diteruskan ke R1 sehingga gelombang pada siklus positif keluar sebagai
output. ), tapi dioda 3 dan 4 akan mengalami reverse bias atau arus tidak mengalir, Saat siklus negatif,
diode 3 dan 4 mengalami siklus positif (forward bias), sehingga arus kembali mengalir ke beban, dan
gelombang pada siklus negatif keluar sebagai gelombang positif pada output, sedangkan diode 1 dan 3
akan mengalami reverse bias dan begitu seterusnya. Oleh karena itu rangkaian ini disebut rangkaian
diode gelombang penuh dengan 4 buah dioda.
KESIMPULAN :

Pada Penyearah gelombang penuh, terdapat 4 buah diode yang bekerja pada saat input
bernilai nagatif dan positif menyebabkan output yang dihasilkan semua bernilai positif dan
tidak ada arus yang ditahan untuk tidak mengalir melalui rangkaian.

Perbedaan arus AC yang terjadi saat rangkaian dipasang induktor dan tidak dikarenakan
sifat induktor menyimpan arus.

PRAKTIKUM III
PENYEARAH DIODA 3 FASA HALFWAVE
Tujuan
1. Mahasiswa dapat menjelaskan operasi penyearah dioda baik dengan resistor maupun resistorinduktor
2. Mahasiswa dapat menentukan ripple tegangan dan arus beban saat beban resistor
3. Mahasiswa dapat menentukan ripple tegangan dan arus beban saat beban resistor
4. Mahasiswa dapat menentukan faktor bentuk dari arus dan tegangan
Rangkaian Percobaan

Rangkaian Penyearah 3 fasa Half Wave

PROGRAM PSPICE
*PENYEARAH 3 fasa 1/2 GELOMBANG PENUH

VA
1
0
SIN
(
0
160
VB 2 0 SIN ( 0 160 50Hz 0 0-120DEG)
VC 3 0 SIN ( 0 160 50Hz 0 0-240DEG)
XD1 4 7
AD
XD2 5 8 AD
XD3 6 8 AD
R8 9 100
L1 1 4 10mH
L2 2 5 10mH
L3 3 6 10mH
V1 7 8 DC 0;ammeter
V2 9 0 DC 0;ampere meter
.SUBCKT
AD
10 12
D
10 12
DLOAD
C
10 11
0.1u
R
11 12
1k
.ENDS
.MODEL
DLOAD D(Is=1E-9
DEV=0.5%
.TRAN 1us
40ms
.FOUR 50Hz V(1) V(2) V(3) V(8,9) I(V1) I(V2)
.PROBE
.END

50Hz)

LOT=10%)

Gambar U

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE V(1)


DC COMPONENT = 1.030332E-03
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

NORMALIZED

PHASE (DEG)

5.000E+01

1.594E+02

1.000E+00

8.638E-05

0.000E+00

1.000E+02

2.135E-01

1.339E-03

1.578E+01

1.578E+01

1.500E+02

6.234E-03

3.910E-05 -8.524E+01 -8.524E+01

2.000E+02

2.171E-01

1.362E-03 -1.621E+02 -1.621E+02

2.500E+02

9.529E-02

5.977E-04 -1.485E+02 -1.485E+02

3.000E+02

3.820E-03

2.396E-05

3.672E+01

3.672E+01

3.500E+02

1.012E-01

6.345E-04

3.138E+01

3.138E+01

4.000E+02

1.061E-02

6.655E-05 -9.062E+01 -9.062E+01

4.500E+02

1.111E-02

6.968E-05 -1.536E+02 -1.536E+02

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 2.102046E-01 PERCENT


FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE V(2)
DC COMPONENT = 1.177000E-02
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

1.200E+02

PHASE

NORMALIZED

PHASE (DEG)

5.000E+01

1.595E+02

1.000E+00

0.000E+00

1.000E+02

1.895E-01

1.188E-03 -1.056E+02 -3.456E+02

1.500E+02

3.490E-02

2.189E-04

2.000E+02

1.851E-01

1.161E-03 -3.818E+01 -5.182E+02

2.500E+02

1.263E-01

7.921E-04

9.617E+01 -5.038E+02

3.000E+02

3.066E-02

1.923E-04

1.196E+02 -6.003E+02

3.500E+02

1.138E-01

7.137E-04

1.446E+02 -6.953E+02

4.000E+02

3.596E-02

2.255E-04

1.251E+02 -8.348E+02

4.500E+02

2.793E-02

1.751E-04

9.713E+01 -9.828E+02

9.952E+01 -2.605E+02

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 2.015557E-01 PERCENT

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE V(3)


DC COMPONENT = -1.280029E-02
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

NORMALIZED

PHASE (DEG)

5.000E+01

1.595E+02

1.000E+00 -1.200E+02

0.000E+00

1.000E+02

1.983E-01

1.243E-03

1.411E+02

3.811E+02

1.500E+02

2.869E-02

1.800E-04 -7.945E+01

2.805E+02

2.000E+02

1.912E-01

1.199E-03

7.136E+01

5.513E+02

2.500E+02

1.214E-01

7.611E-04 -3.863E+01

5.613E+02

3.000E+02

3.136E-02

1.967E-04 -6.731E+01

6.527E+02

3.500E+02

1.187E-01

7.447E-04 -8.690E+01

7.531E+02

4.000E+02

2.804E-02

1.758E-04 -4.213E+01

9.178E+02

4.500E+02

2.643E-02

1.658E-04 -5.949E+01

1.020E+03

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 2.060828E-01 PERCENT

Gambar Vddc, Vdrms

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE V(8,9)


DC COMPONENT = 1.298957E+02
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

NORMALIZED

PHASE (DEG)

5.000E+01

1.636E-01

1.000E+00 -5.229E+01

0.000E+00

1.000E+02

2.189E-01

1.338E+00

1.182E+02

2.227E+02

1.500E+02

3.525E+01

2.154E+02

1.730E+02

3.299E+02

2.000E+02

1.757E-01

1.074E+00

1.788E+02

3.880E+02

2.500E+02

1.755E-01

1.073E+00

1.779E+01

2.792E+02

3.000E+02

9.424E+00

5.759E+01

6.643E+01

3.802E+02

3.500E+02

1.681E-01

1.027E+00

8.443E+01

4.504E+02

4.000E+02

1.533E-01

9.369E-01 -1.150E+02

3.033E+02

4.500E+02

4.323E+00

2.642E+01 -5.062E+01

4.200E+02

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 2.245250E+04 PERCENT

Gambar I(V1)

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE I(V1)


DC COMPONENT = 4.317846E-01
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

PHASE (DEG)

5.000E+01

7.393E-01

1.000E+00 -4.387E+00

1.000E+02

4.378E-01

5.922E-01 -9.862E+01 -8.984E+01

1.500E+02

1.197E-01

1.619E-01

2.000E+02

7.862E-02

1.063E-01 -1.262E+02 -1.087E+02

2.500E+02

1.053E-01

1.424E-01

1.487E+02

1.707E+02

3.000E+02

3.351E-02

4.533E-02

6.644E+01

9.276E+01

1.730E+02

NORMALIZED

0.000E+00

1.861E+02

3.500E+02

4.124E-02

5.578E-02

1.218E+02

1.525E+02

4.000E+02

5.318E-02

7.193E-02

3.598E+01

7.108E+01

4.500E+02

1.636E-02

2.213E-02 -4.849E+01 -9.007E+00

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 6.475649E+01 PERCENT

Gambar I(V2)

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE I(V2)


DC COMPONENT = 1.298957E+00
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

NORMALIZED

PHASE (DEG)

5.000E+01

1.636E-03

1.000E+00 -5.229E+01

0.000E+00

1.000E+02

2.189E-03

1.338E+00

1.182E+02

2.227E+02

1.500E+02

3.525E-01

2.154E+02

1.730E+02

3.299E+02

2.000E+02

1.757E-03

1.074E+00

1.788E+02

3.880E+02

2.500E+02

1.755E-03

1.073E+00

1.779E+01

2.792E+02

3.000E+02

9.424E-02

5.759E+01

6.643E+01

3.802E+02

3.500E+02

1.681E-03

1.027E+00

8.443E+01

4.504E+02

4.000E+02

1.533E-03

9.369E-01 -1.150E+02

3.033E+02

4.500E+02

4.323E-02

2.642E+01 -5.062E+01

4.200E+02

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 2.245229E+04 PERCENT

ANALISA :
Fasa R, S dan T sebagai sumber tegangan tiga fasa memberikan tegangan ke anoda dari diodadioda D1, D2, dan D3. Bagian beban dihubungkan antara katoda dari dioda D1,D2,dan D3 dan titik
netral dari sumber yang dihubungkan bintang.
Dengan adanya perioda tegangan positif akan membuat dioda menjadi penghantar, dengan
tegangan positif ini akan menyebabkan tegangan yang lebih positif terhadap katoda dari dua titik yang
lain; akibatnya kedua dioda saja yang terhubung pada perioda ini.
Dari kurva bentuk gelombang dapat dianalisa bahwa mulai dari 0 0 sampai 300, dari fasa C (VC)
mempunyai tegangan yang lebih positif dan ini akan memberi bias maju pada dioda D3 serta akan
menghasilkan tegangan pada beban R yaitu sebesar U 0. kemudian dari sudut 300 sampai 1500 dari fasa
R (VA) mempunyai tegangan yang lebih positif yang membuat dioda D1 dipicu kearah maju sehingga
akan menghasilkan tegangan pada beban R. Pada sudut 1500 VB menjadi lebih positif dan dioda D2
akan menghantar sehingga akan menghasilkan tegangan pada beban R.Demikian seterunya pada 2700,
D3 menghantar kembali selama satu periode.
Tegangan rata-rata output DC(Vdc) 3 fasa adalah sebagai berikut :
Vdc = 0,831 x Vmaks

KESIMPULAN :

Voutput yang dihasilkan pada input 3 fasa akan selalu memiliki nilai positif dan tidak
menyentuh angka 0 karena adanya perbedaan fasa sebesar 120o antar 3 fasa.

Tegangan output DC tidak pernah jatuh sampai nol.

PRAKTIKUM IV
PENYEARAH DIODA 3 FASA FULLBRIDGE
Tujuan
1. Mahasiswa dapat menjelaskan operasi penyearah dioda baik dengan resistor maupun resistorinduktor
2. Mahasiswa dapat menentukan ripple tegangan dan arus beban saat beban resistor
3. Mahasiswa dapat menentukan ripple tegangan dan arus beban saat beban resistor
4. Mahasiswa dapat menentukan faktor bentuk dari arus dan tegangan
Rangkaian Percobaan

Rangkaian Penyearah 3 Fasa full bridge


PROGRAM PSPICE
*PENYEARAH 3 fasa GELOMBANG PENUH
VA 1 0 SIN (0 277.13 50Hz)
VB 2 0 SIN (0 277.13 50Hz 0 0 120DEG)
VC 3 0 SIN (0 277.13 50Hz 0 0 240DEG)
XD1 4 5 AD
XD2 8 3 AD
XD3 2 5 AD

XD4 9 4 AD
XD5 3 5 AD
XD6 8 2 AD
R 5 6 100
L 6 7 10mH
V1 1 4 DC 0;ammeter
V2 7 8 DC 0;ampere meter
V3 8 9 DC 0;ampere meter
.SUBCKT
AD
10 12
D
10 12
DLOAD
C
10 11
0.1u
R
11 12
1k
.ENDS
.MODEL
DLOAD D(Is=1E-9
DEV=0.5%
.TRAN 1us
40ms
.FOUR 50Hz V(1) V(2) V(3) V(5,7) I(V1) V(2) V(3)
.PROBE
.END

LOT=10%)

Gambar U

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE V(1)


DC COMPONENT = 7.884218E-03
HARMONIC FREQUENCY FOURIER NORMALIZED PHASE
NORMALIZED
NO
(HZ) COMPONENT COMPONENT (DEG)
PHASE (DEG)
1 5.000E+01 2.764E+02 1.000E+00 1.705E-02 0.000E+00
2 1.000E+02 7.067E-02 2.556E-04 8.112E+01 8.109E+01
3 1.500E+02 1.219E-01 4.410E-04 -1.674E+02 -1.675E+02
4 2.000E+02 5.710E-02 2.065E-04 6.696E+00 6.628E+00
5 2.500E+02 4.059E-01 1.468E-03 -5.942E+01 -5.951E+01
6 3.000E+02 2.105E-02 7.613E-05 -7.466E+01 -7.477E+01
7 3.500E+02 3.801E-01 1.375E-03 1.152E+02 1.151E+02
8 4.000E+02 9.954E-03 3.601E-05 -1.683E+02 -1.684E+02
9 4.500E+02 8.948E-02 3.237E-04 1.727E+01 1.712E+01
TOTAL HARMONIC DISTORTION = 2.111929E-01 PERCENT
FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE V(2)
DC COMPONENT = 1.087606E-01
HARMONIC FREQUENCY FOURIER NORMALIZED PHASE
NORMALIZED
NO
(HZ) COMPONENT COMPONENT (DEG)
PHASE (DEG)

1 5.000E+01 2.764E+02 1.000E+00 1.200E+02 0.000E+00


2 1.000E+02 1.860E-01 6.730E-04 7.745E+01 -1.625E+02
3 1.500E+02 2.104E-01 7.611E-04 4.984E+01 -3.101E+02
4 2.000E+02 1.656E-01 5.990E-04 7.066E+01 -4.093E+02
5 2.500E+02 4.542E-01 1.643E-03 1.469E+02 -4.531E+02
6 3.000E+02 1.265E-01 4.577E-04 7.165E+01 -6.483E+02
7 3.500E+02 2.463E-01 8.911E-04 -1.490E+02 -9.889E+02
8 4.000E+02 1.204E-01 4.356E-04 8.939E+01 -8.705E+02
9 4.500E+02 1.115E-01 4.034E-04 1.109E+02 -9.690E+02
TOTAL HARMONIC DISTORTION = 2.333850E-01 PERCENT
FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE V(3)
DC COMPONENT = -1.166451E-01
HARMONIC FREQUENCY FOURIER NORMALIZED PHASE
NORMALIZED
NO
(HZ) COMPONENT COMPONENT (DEG)
PHASE (DEG)
1 5.000E+01 2.765E+02 1.000E+00 -1.200E+02 0.000E+00
2 1.000E+02 2.566E-01 9.278E-04 -1.015E+02 1.385E+02
3 1.500E+02 1.352E-01 4.891E-04 -9.710E+01 2.629E+02
4 2.000E+02 1.974E-01 7.139E-04 -1.244E+02 3.556E+02
5 2.500E+02 2.012E-01 7.274E-04 3.020E+01 6.302E+02
6 3.000E+02 1.096E-01 3.964E-04 -1.145E+02 6.055E+02
7 3.500E+02 4.314E-01 1.560E-03 -3.020E+01 8.098E+02
8 4.000E+02 1.187E-01 4.292E-04 -8.591E+01 8.741E+02
9 4.500E+02 1.385E-01 5.008E-04 -1.093E+02 9.708E+02
TOTAL HARMONIC DISTORTION = 2.272571E-01 PERCENT

Gambar Vddc, Vdrms

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE V(5,7)


DC COMPONENT = 4.569206E+02
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

NORMALIZED

PHASE (DEG)

5.000E+01

3.421E-01

1.000E+00 -1.500E+02

0.000E+00

1.000E+02

9.322E-01

2.725E+00

9.188E+01

3.920E+02

1.500E+02

5.905E-01

1.726E+00

1.326E+02

5.828E+02

2.000E+02

3.628E-01

1.061E+00 -1.357E+02

4.645E+02

2.500E+02

8.637E-01

2.525E+00

9.750E+01

8.477E+02

3.000E+02

2.443E+01

7.143E+01

9.306E+01

9.933E+02

3.500E+02

8.590E-01

2.511E+00

6.709E+01

1.117E+03

4.000E+02

5.214E-01

1.524E+00 -7.444E+01

1.126E+03

4.500E+02

5.489E-01

1.605E+00

1.372E+03

2.192E+01

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 7.162844E+03 PERCENT

Gambar I(V1)

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE I(V1)


DC COMPONENT = 4.706731E-03
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

PHASE (DEG)

5.000E+01

5.075E+00

1.000E+00 -9.663E-01

1.000E+02

2.734E-02

5.387E-03

1.500E+02

8.385E-02

1.652E-02 -7.460E+00 -4.561E+00

2.000E+02

2.602E-02

5.127E-03 -2.967E+01 -2.580E+01

2.500E+02

1.065E+00

2.099E-01

3.000E+02

1.427E-02

2.811E-03 -1.350E+02 -1.292E+02

3.500E+02

5.814E-01

1.145E-01

1.707E+02

1.774E+02

4.000E+02

3.220E-02

6.344E-03

1.609E+02

1.686E+02

4.500E+02

8.056E-02

1.587E-02

1.596E+02

1.683E+02

3.413E+00

1.739E+02

NORMALIZED

0.000E+00
5.345E+00

1.788E+02

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 2.404589E+01 PERCENT

Gambar I(V2)

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE I(V2)


DC COMPONENT = 4.569214E+00
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

NORMALIZED

PHASE (DEG)

5.000E+01

3.484E-03

1.000E+00 -1.515E+02

0.000E+00

1.000E+02

9.263E-03

2.659E+00

9.115E+01

3.942E+02

1.500E+02

6.036E-03

1.733E+00

1.313E+02

5.859E+02

2.000E+02

3.902E-03

1.120E+00 -1.381E+02

4.679E+02

2.500E+02

8.643E-03

2.481E+00

9.458E+01

8.521E+02

3.000E+02

2.375E-01

6.816E+01

8.179E+01

9.909E+02

3.500E+02

8.506E-03

2.441E+00

6.279E+01

1.123E+03

4.000E+02

4.914E-03

1.410E+00 -7.799E+01

1.134E+03

4.500E+02

5.233E-03

1.502E+00

1.727E+01

1.381E+03

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 6.835860E+03 PERCENT

Gambar I(V3)

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE I(V3)


DC COMPONENT = 1.539256E+00
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

1.788E+02

PHASE

NORMALIZED

PHASE (DEG)

5.000E+01

2.535E+00

1.000E+00

0.000E+00

1.000E+02

1.242E+00

4.899E-01 -9.279E+01 -4.503E+02

1.500E+02

3.653E-02

1.441E-02

2.000E+02

6.621E-01

2.612E-01 -9.642E+01 -8.114E+02

2.500E+02

5.322E-01

2.100E-01 -7.672E+00 -9.014E+02

3.000E+02

4.701E-02

1.855E-02

3.500E+02

2.832E-01

1.117E-01 -1.149E+01 -1.263E+03

4.000E+02

2.361E-01

9.314E-02

1.750E+02 -3.612E+02

8.109E+01 -9.914E+02

7.710E+01 -1.353E+03

4.500E+02

3.361E-02

1.326E-02 -1.144E+01 -1.620E+03

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 6.117378E+01 PERCENT

ANALISA :
Rangkaian penyearah gelombang penuh tiga fasa ini dapat digunakan untuk dua keadaaan yaitu
untuk setengah bagian positif dan setengah bagian negatif dari inputnya seperti halnya pada penyearah
gelombang penuh untuk satu fasa.
Terdapat tiga hal yang harus diperhatikan pada waktu menganalisa kerja untuk

rangkaian

penyearah tiga fasa gelombang penuh ini, yaitu:


a. Dua dioda selalu mengalirkan arus, berarti empat dioda yang lain dalam

keadaan tidak

mengalirkan .
b. Satu dari dioda-dioda yang bernomor genap (D2, D4 dan D6) dalam keadaaan mengalirkan arus
dan satu dari dioda-dioda yang bernomor ganjil (D1, D3 dan D5) juga selalu mengalirkan.
c. Arus selalu mengalir dari sumber yang mempunyai tegangan positif tertinggi melalui diodadioda yang bernomor genap menuju beban dan terus mengalir pada dioda-dioda yang bernomor
ganjil dan seterusnya kembali ke terminal sumber yang mempunyai tegangan negatif tertinggi.
Pada rangkaian diatas, Idc adalah 0,995 x Im melalui tiap dioda dan hanya sepertiganya yang
mengalir melalui tiap dioda.

KESIMPULAN :
Pengaruh induktor pada rangkaian :

Pada beban resistor, output yang terjadi lebih halus dikarena perubahan aktivitas dioda dari
reverse ke forward maupun sebaliknya langsung terjadi.

Pada beban resistor-induktor, output yang terjadi terlihat seperti ada delay waktu yang
dibutuhkan saat dioda melakukan perubahan aktivitas dioda dari reverse ke forward maupun
sebaliknya akibat pengaruhinduktor yang menghambat laju arus.

Tegangan rata-rata (Vdc) adalah dua kali dari penyearah setengah gelombang tiga fasa atau
Vdc = 2,34 x Vrms ( ac )

Penyearah gelombang penuh dipersiapkan untuk daya tinggi, sebab :


o a. Tiap sekunder membawa arus untuk 1/3 siklus.
o b. Tiap primer membawa arus 2/3 siklus.
o c. Kerugian tembaga dalam belitan transformator adalah lebih rendah.

PRAKTIKUM V
PENYEARAH SCR 1 FASA FULLBRIDGE(I)
Tujuan
a.

Mahasiswa dapat menjelaskan pengaruh pengoperasian penyearah SCR sebagai


penyearah dan inverter yerhadap bentuk gelombang tegangan dan arus beban saat beban aktif

b.

Mahasiswa dapat menjelaskan pengaruh beban aktif terhadap kurva karakteristik


kontrol

c.

Mahasiswa dapat menentukan tegangan dan arus SCR saat operasi penyearah SCR
sebagai penyearah maupun inverter

Rangkaian percobaan

Rangkaian Penyearah SCR 1 fasa full bridge(I)

PROGRAM PSPICE
*Penyearah SCR
V 1
0 SIN ( 0 160V
50Hz)
VG1 8 3 PULSE ( 0V 10V 0uS 1NS 1NS 100uS 16666.7uS )
VG2 11 0 PULSE ( 0V 10V 0uS 1NS 1NS 100US 16666.7uS )
VG3 9 4 PULSE ( 0V 10V 8333.33uS 1NS 1NS 100uS 16666.7uS )
VG4 10 2 PULSE ( 0V 10V 8333.33uS 1NS 1NS 100uS 16666.7uS )
XT1 2 3 8 3 SCR
XT2 7 0 11 0 SCR
XT3 0 4 9 4 SCR
XT4 7 2 10 2 SCR
V1 6 7
DC 0;ampere meter
V2 1 2
DC 0;ampere meter
V3 3 4
DC 0;ampere meter
R 4
5
1k
L 5 6 1M
DM 7 4 DMOD
.MODEL DMOD D (IS=2.22E-15 BV=1200V IBV=3E-3 CJo=2PF TT=1uS)
.FOUR 50Hz V(1) V(4,6)I(V1) I(V2) I(V3)
.Tran 0uS 50mS 20mS
.PROBE
.SUBCKT SCR 101 102 103 102
S1 101 105 106 102 SMOD;SWITCH
RG 103 104 50
VO 104 102 DC 0V
VP 105 107 DC 0V
DT 107 102 DMOD;SWITCH DIODA
RT 106 102 1
CT 106 102 10UI
F1 102 106 POLY(2) VO VP 0 50 11
.MODEL SMOD VSWITCH(RON=0.0105 ROFF=10E+5 VON=0.5V VOFF=0V);Switch model
.MODEL DMOD D (IS 2.2E-15 BV=1200V TT=0 CJo=0);Dioda Model
.Ends SCR
.END

Gambar U

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE V(1)


DC COMPONENT = -3.478360E-02
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

PHASE (DEG)

5.000E+01

1.590E+02

1.000E+00 -1.799E+02

1.000E+02

1.276E-01

8.024E-04

1.023E+02

4.622E+02

1.500E+02

1.890E-01

1.188E-03

1.185E+02

6.582E+02

2.000E+02

1.921E-01

1.208E-03 -3.571E+01

6.839E+02

2.500E+02

3.981E-02

2.504E-04 -1.039E+02

7.956E+02

3.000E+02

1.999E-01

1.257E-03 -1.591E+02

9.203E+02

3.500E+02

1.077E-01

6.774E-04

1.243E+02

1.384E+03

4.000E+02

1.432E-01

9.004E-04

8.298E+01

1.522E+03

4.500E+02

5.952E-02

3.744E-04

1.545E+01

1.635E+03

0.000E+00

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 2.563037E-01 PERCENT

R=1Kohm/900W
L=1mH/5A

=0
Gambar Vddc, Vdrms

NORMALIZED

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE V(4,6)


DC COMPONENT = 5.010487E-02
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

PHASE (DEG)

5.000E+01

2.217E-04

1.000E+00 -8.025E+01

0.000E+00

1.000E+02

3.344E-02

1.508E+02 -8.969E+01

7.081E+01

1.500E+02

2.756E-04

1.243E+00 -1.091E+02

1.317E+02

2.000E+02

6.527E-03

2.944E+01 -9.000E+01

2.310E+02

2.500E+02

1.156E-04

5.213E-01 -9.776E+01

3.035E+02

3.000E+02

2.664E-03

1.201E+01 -8.855E+01

3.930E+02

3.500E+02

2.682E-04

1.210E+00 -8.403E+01

4.777E+02

4.000E+02

1.436E-03

6.475E+00 -8.958E+01

5.524E+02

4.500E+02

2.485E-04

1.121E+00 -1.137E+02

6.086E+02

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 1.542806E+04 PERCENT

Gambar I(V1)

NORMALIZED

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE I(V1)


DC COMPONENT = 5.010330E-05
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

PHASE (DEG)

5.000E+01

2.241E-07

1.000E+00 -8.037E+01

0.000E+00

1.000E+02

3.344E-05

1.493E+02 -8.973E+01

7.100E+01

1.500E+02

2.778E-07

1.240E+00 -1.089E+02

1.322E+02

2.000E+02

6.530E-06

2.914E+01 -9.008E+01

2.314E+02

2.500E+02

1.180E-07

5.265E-01 -9.771E+01

3.041E+02

3.000E+02

2.667E-06

1.190E+01 -8.869E+01

3.935E+02

3.500E+02

2.705E-07

1.207E+00 -8.415E+01

4.784E+02

4.000E+02

1.438E-06

6.419E+00 -8.978E+01

5.531E+02

4.500E+02

2.508E-07

1.119E+00 -1.135E+02

6.098E+02

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 1.526927E+04 PERCENT

Gambar I(V2)

NORMALIZED

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE I(V2)


DC COMPONENT = 8.139350E-10
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

PHASE (DEG)

5.000E+01

7.868E-05

1.000E+00 -1.799E+02

1.000E+02

9.948E-08

1.264E-03

9.884E+01

4.587E+02

1.500E+02

2.220E-07

2.821E-03

2.643E+01

5.662E+02

2.000E+02

7.781E-08

9.890E-04 -1.581E+01

7.039E+02

2.500E+02

1.286E-07

1.634E-03 -2.255E+00

8.973E+02

3.000E+02

9.759E-08

1.240E-03 -1.784E+02

9.011E+02

3.500E+02

7.979E-08

1.014E-03

4.547E+01

1.305E+03

4.000E+02

1.013E-07

1.287E-03

8.789E+01

1.527E+03

4.500E+02

9.017E-08

1.146E-03

1.174E+01

1.631E+03

0.000E+00

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 4.329481E-01 PERCENT

Gambar I(V3)

NORMALIZED

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE I(V3)


DC COMPONENT = 2.505206E-05
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

PHASE (DEG)

5.000E+01

3.932E-05

1.000E+00 -1.798E+02

0.000E+00

1.000E+02

1.667E-05

4.240E-01 -8.976E+01

2.698E+02

1.500E+02

9.835E-08

2.501E-03 -5.649E+01

4.828E+02

2.000E+02

3.276E-06

8.331E-02 -8.943E+01

6.296E+02

2.500E+02

8.302E-08

2.111E-03 -4.727E+01

8.515E+02

3.000E+02

1.334E-06

3.394E-02 -9.078E+01

9.878E+02

3.500E+02

1.140E-07

2.900E-03 -6.852E+01

1.190E+03

4.000E+02

6.685E-07

1.700E-02 -8.960E+01

1.348E+03

4.500E+02

1.060E-07

2.695E-03 -9.320E+01

1.525E+03

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 4.337989E+01 PERCENT

ANALISA :

NORMALIZED

(a) Simbol SCR (b) Struktur dasar SCR

Ketika katoda SCR lebih positif daripada anoda maka sambungan J1 dan J3 terbias mundur dan
SCR akan berusaha memblok aliran arus namun demikian arus bocor balik (reverse leakage current)
akan tetap muncul walau kecil sekali, kecuali bila tegangan yang diberikan lebih besar dari tegangan
tembus balik (reverse breakdown voltage) sehingga timbul arus bocor balik yang sangat besar yang
dapat merusakkan SCR. Ketika anoda lebih positif daripada katoda, sambungan J1 dan J3 dibias maju.
Selama J2 terbias balik, maka SCR masih dalam kondisi memblok tegangan maju. Supaya arus dapat
mengalir dari anoda ke katoda maka potensial J2 harus diperkecil yaitu dengan cara memberi arus
pada P-nya melalui gate, sehingga bias balik pada J2 dapat berlangsung pada tegangan yang rendah.
Dalam penggunaannya harus mengetahui cara-cara mengoperasikan SCR, yaitu metoda membuat SCR
dalam kondisi menghantar (trigger methods) atau penyulutan dan metoda membuat SCR dalam kondisi
tidak menghantar (commutation methods) atau komutasi.
Metoda penyulutan SCR dilakukan melalui terminal gate, yaitu setelah SCR dalam kondisi
terpicu maka SCR akan dalam kondisi menghantarkan arus listrik, untuk pengaturan fasa atau
menghentikan arus listrik maka diperlukan metoda komutasi. Pada intinya metoda komutasi pada SCR
adalah mengusahakan tegangan pada SCR adalah nol, sehingga arus tidak mengalir. Pada saat itu dapat
dipastikan SCR akan dalam kondisi tidak dapat menghantarkan arus listrik dari anoda ke katoda
hingga pemicuan dimasukkan kembali. Kutub pemicuannya adalah gate-cathode. Jadi pemicuan atau
penyulutan (triggering) bertujuan untuk membuat SCR dalam kondisi menghantarkan arus listrik dan
sekaligus mengatur besarnya tegangan yang dilepaskan. Sedangkan tujuan komutasi adalah membuat
SCR dalam kondisi tidak menghantarkan arus listrik
Penyearah SCR gelombang penuh satu phasa dengan empat buah Thyristor T1, T2, T3 dan T4
Pasangan Thyristor adalah T1-T2 dan T3-T4, masing-masing diberikan pulsa penyulutan pada sudut
untuk siklus positif dan siklus negatif tegangan sumber.
Dengan beban resistif RL, pada sudut penyalaan maka Thyristor T1 dan T2 akan konduksi
bersamaan, dan pada tahap berikutnya menyusul Thyristor T3 dan T4 konduksi. Pada beban resistif
RL, bentuk tegangan searah antara tegangan dan arus 1 fasa.
KESIMPULAN :

SCR memiliki karakteristik yang hampir sama dengan dioda dimana SCR akan melewatkan
arus jika tegangan di anoda lebih positif daripada katoda, akan tetapi perbedaannya adalah dioda
secara otomatis mengalirkan arus jika syarat forward terpenuhi, sedangkan SCR harus disulut terlebih
dahulu agar dapat mengalirkan arus. Hal ini berarti meskipun syarat forward terpenuhi sedang
penyulutan belum dilaksanakan, SCR tidak akan bekerja forward bias.
Persamaan penyearah thyristor gelombang penuh satu phasa beban resistif RL, pengaturan sudut
dari 0 sampai 180.
Vd = 0,5 Vdc (1+ cos ) Vd = Tegangan searah terkendali
Vdc = 0,9.V Vdc

= Tegangan DC diode

V = Tegangan efektif
= Sudut penyalaan gate
Untuk beban mengandung resistif dan induktif, pengaturan sudut dari 0 sampai 90 saja, berlaku
persamaan tegangan sebagai berikut:
Vd = 0,5.Vdc cos Vda = Tegangan searah terkendali
Vdc = 0,9.V Udc

= Tegangan DC Diode.

V = Tegangan efektif
= Sudut penyalaan gate

PRAKTIKUM VI
PENYEARAH SCR 1 FASA FULL BRIDGE (II)

Tujuan
1. Mahasiswa dapat menjelaskan pengaruh pengoperasian penyearah SCR sebagai penyearah
dan inverter yerhadap bentuk gelombang tegangan dan arus beban saat beban aktif
2. Mahasiswa dapat menjelaskan pengaruh beban aktif terhadap kurva karakteristik kontrol
3. Mahasiswa dapat menentukan tegangan dan arus SCR saat operasi penyearah SCR sebagai
penyearah maupun inverter
Rangkaian Percobaan

Rangkaian Penyearah SCR 1 fasa full bridge

PROGRAM PSPICE
*Penyearah SCR
VS
VS1
VG1
VG2
VG3
VG4

1
5
10
13
11
12

XT1
2
XT2
8
XT3
0
XT4
8
D1
5
D2
4
D3
0
D4
4
RB
3
LB
6
V1
1
V2
9
VO
7
.SUBCKT
S1
101
RG
103
VX
104

0
0
3
0
3
9

SIN(0 95V 60HZ)


SIN(0 95V 60HZ)
PULSE(0V 10V 2777.8US 1NS 1NS 100US 16666.7US)
PULSE(0V 10V 2777.8US 1NS 1NS 100US 16666.7US)
PULSE(0V 10V 11111.1US 1NS 1NS 100US 16666.7US)
PULSE(0V 10V 11111.1US 1NS 1NS 100US 16666.7US)

3
0
3
9
6
0
6
5
4
7
2
2
8
SCR
105
104
102

10
3
SCR
13
0
SCR
11
3
SCR
12
9
SCR
DMOD
DMOD
DMOD
DMOD
50
400MH
DC
0V ; Ammeter
DC
0V ; Ammeter
DC 0V ; Ammeter
101
102
103
102
106
102
SMOD ; SWITCH
50
DC
0V

VY
DT
RT
CT
F1

105
107
106
106
102

107
102
102
102
106

DC
0V
DMOD ; SWITCH DIODA
1
10UF
POLY(2)
VX
VY

50

11

.MODEL SMOD VSWITCH (RON=0.0105 ROFF=10E+5 VON=0.5V VOFF=0V);SWITCH MODEL


.MODEL DMOD D(IS=2.2E-15 BV=1200V TT=0 CJO=0); DIODA MODEL
.ENDS SCR
.MODEL DMOD D(IS=2.22E-15 BV=1200V IBV=13E-3 CJO=2PF TT=1US)
.TRAN 16.67US 33.33MS 0MS
.FOUR 60HZ V(VS) I(V1)
.PROBE
.END

a
b

Gambar Vs dan Vs

R = 50ohm/600 W
L = 400mH/5A

0
0
8333.3

30
1388.9
9722.2

60
2777.8
11111.1

90
4166.7
12500

120
5555.6
13888.9

150
6944.4
15277.8

= 60,
Gambar Vo

Gambar Vs

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE V(VS)


DC COMPONENT = 1.510657E-03
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

PHASE (DEG)

6.000E+01

9.462E+01

1.000E+00 -3.737E-02

1.200E+02

5.944E-03

6.282E-05

1.800E+02

9.911E-02

1.047E-03 -1.111E+02 -1.110E+02

6.533E+01

NORMALIZED

0.000E+00
6.541E+01

2.400E+02

4.908E-03

5.188E-05 -1.285E+02 -1.283E+02

3.000E+02

9.449E-02

9.986E-04

1.008E+02

1.010E+02

3.600E+02

1.044E-02

1.103E-04

1.163E+02

1.165E+02

4.200E+02

8.885E-02

9.391E-04 -2.329E+01 -2.302E+01

4.800E+02

2.637E-03

2.787E-05 -7.846E+00 -7.547E+00

5.400E+02

4.730E-02

4.999E-04 -1.441E+02 -1.438E+02

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 1.801622E-01 PERCENT

Gambar Is

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE I(V1)


DC COMPONENT = -9.483267E-01
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

PHASE (DEG)

6.000E+01

2.604E+00

1.000E+00 -4.098E+01

1.200E+02

4.076E-01

1.565E-01 -6.336E+01

1.860E+01

1.800E+02

4.906E-01

1.884E-01

1.638E+02

2.868E+02

2.400E+02

1.223E-01

4.696E-02

1.029E+01

1.742E+02

3.000E+02

4.858E-01

1.865E-01

4.723E+01

2.521E+02

3.600E+02

1.395E-01

5.357E-02 -6.476E+00

2.394E+02

4.200E+02

3.151E-01

1.210E-01 -4.810E+01

2.388E+02

4.800E+02

6.808E-02

2.614E-02 -2.984E+01

2.980E+02

5.400E+02

1.555E-01

5.972E-02

5.423E+02

1.735E+02

NORMALIZED

0.000E+00

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 3.446067E+01 PERCENT

Gambar IXT4

Gambar VXT4

= 120,
R = 50ohm/600 W

L = 400mH/5A
Gambar Vs

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE V(VS)


DC COMPONENT = -2.029204E-04
HARMONIC FREQUENCY

FOURIER

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

NO

(HZ)

COMPONENT

6.000E+01

9.459E+01

1.000E+00 -1.012E-01

1.200E+02

2.092E-03

2.211E-05 -1.250E+02 -1.248E+02

1.800E+02

1.092E-01

1.155E-03

2.400E+02

2.208E-03

2.334E-05 -1.060E+02 -1.055E+02

3.000E+02

6.931E-02

7.327E-04

3.600E+02

4.709E-03

4.979E-05 -8.799E+01 -8.738E+01

4.200E+02

7.300E-02

7.717E-04 -6.158E+01 -6.087E+01

4.800E+02

7.750E-03

8.194E-05 -2.931E+01 -2.850E+01

5.400E+02

4.864E-02

5.142E-04

6.782E+01

1.771E+02

2.854E+01

PHASE (DEG)

0.000E+00

6.812E+01

1.776E+02

2.945E+01

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 1.655552E-01 PERCENT

Gambar Is

NORMALIZED

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE I(V1)


DC COMPONENT = -2.172445E-01
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

NORMALIZED

PHASE (DEG)

6.000E+01

6.669E-01

1.000E+00 -8.446E+01

0.000E+00

1.200E+02

1.537E-01

2.304E-01 -1.673E+02

1.591E+00

1.800E+02

4.173E-01

6.257E-01

1.256E+01

2.659E+02

2.400E+02

1.534E-01

2.300E-01 -8.290E+01

2.549E+02

3.000E+02

2.045E-01

3.066E-01

1.090E+02

5.313E+02

3.600E+02

1.048E-01

1.571E-01 -2.770E+00

5.040E+02

4.200E+02

1.163E-01

1.744E-01 -1.123E+02

4.789E+02

4.800E+02

3.592E-02

5.386E-02

1.030E+02

7.787E+02

5.400E+02

1.263E-01

1.894E-01

3.374E+00

7.635E+02

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 8.279171E+01 PERCENT

R = 50ohm/600 W
L = 400mH/5A

= 150,
Gambar Vo

Gambar Is

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE I(V1)


DC COMPONENT = 3.753471E-02
HARMONIC FREQUENCY
NO
1

(HZ)
6.000E+01

FOURIER

COMPONENT
7.504E-02

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

1.000E+00 -6.974E+01

PHASE

NORMALIZED

PHASE (DEG)

0.000E+00

1.200E+02

7.295E-02

9.721E-01

1.304E+02

2.698E+02

1.800E+02

7.082E-02

9.437E-01 -2.920E+01

1.800E+02

2.400E+02

6.688E-02

8.912E-01

1.712E+02

4.501E+02

3.000E+02

6.300E-02

8.394E-01

1.214E+01

3.608E+02

3.600E+02

5.767E-02

7.685E-01 -1.470E+02

2.714E+02

4.200E+02

5.260E-02

7.009E-01

5.493E+01

5.431E+02

4.800E+02

4.657E-02

6.206E-01 -1.032E+02

4.547E+02

5.400E+02

4.108E-02

5.473E-01

7.280E+02

1.003E+02

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 2.258553E+02 PERCENT

ANALISA :
Pada percobaan kali ini melakukan percobaan rangkaian dengan menggunakan dioda dan SCR,
dimana saat anoda lebih positif dari katoda dan diberi penyulutan maka SCR akan mengalami forward
bias lalu hasil penyearahan dari penyearah SCR akan masuk ke penyearah dioda bridge yang juga
menyearahkan tegangan 1 fasa. Sehingga hasil gambar yang dihasilkan pun merupakan perbandingan
dari penyearahan yang dilakukan oleh penyearah SCR dan diode bridge. Sehingga mengakibatkan arus
yang melewati dioda akan bekerja sesuai dengan karakteristik dioda. Karena dioda juga memiliki Input
tegangan tersendiri, maka input inilah yang akan dibandingkan dengan output dari SCR untuk
menentukan apakah dioda akan melakukan forward atau reverse bias saat penyearahan dari SCR
masuk ke diode bridge.

KESIMPULAN :
a. Dari rangkaian di atas kita dapat melihat bahwa output yang dihasilkan merupakan gabungan
dari output SCR dan output dioda. Karakteristik dari masing-masing komponen dapat dilihat
dari pengukuran padaR ukur.
b. Pada rangkaian output dari penyearahan SCR akan disearahkan lagi oleh diode.

PRAKTIKUM VII
PENYEARAH SCR 3 FASA HALFWAVE
Tujuan
1. Mahasiswa dapat menjelaskan pengaruh beban resistor maupun resistor-induktor terhadap
kurva karakteristik kontrol
2. Mahasiswa dapat menjelaskan pengaruh sudut penyulutan <30 maupun >30 terhadap
bentuk gelombang tegangan maupun arus beban baik saat bebannya berupa resistor maupun
resistor-induktor
3. Mahasiswa dapat menentukan tegangan dan arus SCR saat beban resistor maupun resistorinduktor untuk >0
4. Mahasiswa dapat menjelaskan pengaruh rangkaian penyearah terhadap jala-jala baik saat
beban resistor maupun resistor-induktor
Rangkaian Percobaan

Rangkaian Penyearah SCR 3 fas Half Wave(II)

PROGRAM PSPICE
VA
VB
VC
VG1
VG3
VG5
XT1
XT3
XT5
RB
LB

1
2
3
8
9
10
1
2
3
5
6

0
0
0
4
5
5
4
5
5
6
7

SIN (0 95V 60HZ)


SIN (0 95V 60HZ 0 0 -120DEG)
SIN (0 95V 60HZ 0 0 -240DEG)
PULSE(0V 10V 1388.9US 1NS 1NS 100US 16666.7US)
PULSE(0V 10V 6944.4US 1NS 1NS 100US 16666.7US)
PULSE(0V 10V 12500US 1NS 1NS 100US 16666.7US)
8
4
SCR
9
5
SCR
10
5
SCR
100
200MH

V1
4
VO
7
.SUBCKT
S1
101
RG
103
VX
104
VY
105
DT
107
RT
106
CT
106
F1
102

5
0
SCR
105
104
102
107
102
102
102
106

DC
0V ; Ammeter iT1, ia
DC
0V ; Ammeter io
101
102
103
102
106
102
SMOD ; SWITCH
50
DC
0V
DC
0V
DMOD ; SWITCH DIODA
1
10UF
POLY(2)
VX
VY
0

50

11

.MODEL SMOD VSWITCH (RON=0.0105 ROFF=10E+5 VON=0.5V VOFF=0V);SWITCH MODEL


.MODEL DMOD D(IS=2.2E-15 BV=1200V TT=0 CJO=0); DIODA MODEL
.ENDS SCR
.TRAN 16.67US 33.33MS 0MS
.FOUR 60HZ V(VA) I(V1)
.PROBE
.END

a
b
c

Gambar U

0
0
5555.6
11111.1

30
1388.9
6944.4
12500US

60
2777.8
8333.3
13888.9

90
4166.7
9722.2
15277.8

120
5555.6
11111.1
16666.7

150
6944.4
1388.9
16666.7

R = 100/300W
L = 200mH/5A
= 30
Gambar Vo

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE V(5)


DC COMPONENT = 7.740339E+01
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

NORMALIZED

PHASE (DEG)

6.000E+01

1.355E-01

1.000E+00

8.597E+01

0.000E+00

1.200E+02

1.350E-01

9.961E-01

8.199E+01 -8.995E+01

1.800E+02

1.942E+01

1.433E+02

2.400E+02

1.324E-01

9.770E-01

7.405E+01 -2.698E+02

3.000E+02

1.311E-01

9.674E-01

7.014E+01 -3.597E+02

3.600E+02

4.542E+00

3.351E+01

4.200E+02

1.266E-01

9.338E-01

6.253E+01 -5.393E+02

4.800E+02

1.239E-01

9.144E-01

5.853E+01 -6.292E+02

5.400E+02

2.019E+00

1.490E+01

1.796E+02 -7.835E+01

8.982E+01 -4.260E+02

3.646E+00 -7.701E+02

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 1.478897E+04 PERCENT

Gambar Io

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE I(VO)


DC COMPONENT = 7.739373E-01
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

NORMALIZED

PHASE (DEG)

6.000E+01

1.186E-03

1.000E+00

8.599E+01

0.000E+00

1.200E+02

1.173E-03

9.896E-01

8.205E+01 -8.993E+01

1.800E+02

7.718E-02

6.509E+01

1.133E+02 -1.447E+02

2.400E+02

1.154E-03

9.731E-01

7.398E+01 -2.700E+02

3.000E+02

1.141E-03

9.627E-01

7.013E+01 -3.598E+02

3.600E+02

9.753E-03

8.225E+00

2.057E+01 -4.954E+02

4.200E+02

1.101E-03

9.281E-01

6.244E+01 -5.395E+02

4.800E+02

1.081E-03

9.114E-01

5.859E+01 -6.293E+02

5.400E+02

2.132E-03

1.798E+00 -6.026E+01 -8.342E+02

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 6.566709E+03 PERCENT

Gambar iT1

Gambar VT1

( =0)
Gambar Vo

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE V(5)


DC COMPONENT = -2.215295E-02
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

NORMALIZED

PHASE (DEG)

6.000E+01

2.720E-04

1.000E+00

1.585E+02

0.000E+00

1.200E+02

2.719E-04

9.996E-01

1.176E+01 -3.053E+02

1.800E+02

6.306E-02

2.318E+02 -1.045E+02 -5.800E+02

2.400E+02

2.721E-04

1.000E+00

1.488E+02 -4.853E+02

3.000E+02

2.717E-04

9.989E-01

2.011E+00 -7.905E+02

3.600E+02

6.319E-02

2.323E+02 -1.165E+02 -1.068E+03

4.200E+02

2.724E-04

1.001E+00

4.800E+02

2.717E-04

9.989E-01 -7.711E+00 -1.276E+03

5.400E+02

6.611E-02

2.430E+02 -1.326E+02 -1.559E+03

1.391E+02 -9.705E+02

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 4.083403E+04 PERCENT

Gambar Io

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE I(VO)


DC COMPONENT = 1.000943E-04
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

NORMALIZED

PHASE (DEG)

6.000E+01

1.517E-08

1.000E+00 -2.052E+01

0.000E+00

1.200E+02

1.515E-08

9.982E-01 -1.684E+02 -1.274E+02

1.800E+02

2.059E-05

1.357E+03

8.386E+01

1.454E+02

2.400E+02

1.500E-08

9.885E-01 -3.091E+01

5.116E+01

3.000E+02

1.532E-08

1.009E+00 -1.784E+02 -7.583E+01

3.600E+02

1.626E-05

1.072E+03

7.010E+01

1.932E+02

4.200E+02

1.494E-08

9.848E-01 -4.033E+01

1.033E+02

4.800E+02

1.522E-08

1.003E+00

1.723E+02

3.364E+02

5.400E+02

2.060E-05

1.358E+03

6.789E+01

2.526E+02

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 2.198695E+05 PERCENT

Gambar iT1

Gambar VT1

Tanpa Induktor

=0
Gambar Vo

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE V(5)


DC COMPONENT = 5.196753E+01
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

5.567E+01

PHASE

NORMALIZED

PHASE (DEG)

6.000E+01

3.261E+01

1.000E+00

0.000E+00

1.200E+02

3.274E+01

1.004E+00 -1.423E+02 -2.537E+02

1.800E+02

1.138E+01

3.491E-01 -1.500E+02 -3.170E+02

2.400E+02

6.594E+00

2.022E-01 -1.405E+02 -3.631E+02

3.000E+02

6.595E+00

2.023E-01

3.600E+02

5.459E+00

1.674E-01 -1.458E+02 -4.798E+02

4.200E+02

3.291E+00

1.009E-01 -1.779E+02 -5.675E+02

4.800E+02

3.821E+00

1.172E-01 -1.649E+02 -6.102E+02

5.400E+02

3.026E+00

9.281E-02 -1.687E+02 -6.697E+02

1.800E+02 -9.834E+01

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 1.128041E+02 PERCENT

Gambar Io

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE I(VO)


DC COMPONENT = 5.196753E-01
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

5.567E+01

PHASE

NORMALIZED

PHASE (DEG)

6.000E+01

3.261E-01

1.000E+00

0.000E+00

1.200E+02

3.274E-01

1.004E+00 -1.423E+02 -2.537E+02

1.800E+02

1.138E-01

3.491E-01 -1.500E+02 -3.170E+02

2.400E+02

6.594E-02

2.022E-01 -1.405E+02 -3.631E+02

3.000E+02

6.595E-02

2.023E-01

3.600E+02

5.459E-02

1.674E-01 -1.458E+02 -4.798E+02

4.200E+02

3.291E-02

1.009E-01 -1.779E+02 -5.675E+02

4.800E+02

3.821E-02

1.172E-01 -1.649E+02 -6.102E+02

5.400E+02

3.026E-02

9.281E-02 -1.687E+02 -6.697E+02

1.800E+02 -9.834E+01

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 1.128041E+02 PERCENT

=30
Gambar Vo

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE V(5)


DC COMPONENT = 7.737959E+01
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

NORMALIZED

PHASE (DEG)

6.000E+01

6.066E-02

1.000E+00

8.877E+01

0.000E+00

1.200E+02

6.037E-02

9.953E-01

8.749E+01 -9.006E+01

1.800E+02

1.941E+01

3.199E+02

2.400E+02

5.971E-02

9.843E-01

8.501E+01 -2.701E+02

3.000E+02

5.912E-02

9.746E-01

8.375E+01 -3.601E+02

3.600E+02

4.456E+00

7.346E+01

4.200E+02

5.776E-02

9.522E-01

8.114E+01 -5.403E+02

4.800E+02

5.681E-02

9.365E-01

7.989E+01 -6.303E+02

5.400E+02

1.945E+00

3.207E+01

1.797E+02 -8.658E+01

9.025E+01 -4.424E+02

1.982E+00 -7.970E+02

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 3.298307E+04 PERCENT

Gambar Io

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE I(VO)


DC COMPONENT = 7.737959E-01
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

NORMALIZED

PHASE (DEG)

6.000E+01

6.066E-04

1.000E+00

8.878E+01

0.000E+00

1.200E+02

6.037E-04

9.953E-01

8.749E+01 -9.006E+01

1.800E+02

1.941E-01

3.199E+02

1.797E+02 -8.658E+01

2.400E+02

5.971E-04

9.843E-01

8.501E+01 -2.701E+02

3.000E+02

5.911E-04

9.746E-01

8.375E+01 -3.601E+02

3.600E+02

4.456E-02

7.346E+01

9.025E+01 -4.424E+02

4.200E+02

5.776E-04

9.522E-01

8.114E+01 -5.403E+02

4.800E+02

5.681E-04

9.365E-01

7.989E+01 -6.303E+02

5.400E+02

1.945E-02

3.207E+01

1.982E+00 -7.970E+02

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 3.298253E+04 PERCENT

ANALISA :
Pada percobaan kali ini melakukan percobaan rangkaian dengan rangkaian penyearah 3 fasa
setenga gelombang dengan input tegangan AC 3 fasa dengan beda fasa masing-masing gelombang
1200. Sehingga menyebabkan thyristor bekerja secara bergantian dalam melakukan forward bias(siklus
positif) dan reverse bias(siklus negative). SCR1 akan aktif jika anoda lebih positif dari katoda dan
diberi penyulutan. SCR2 akan forward bias setelah perbedaan fasa dengan SCR1 sebesar 1200. begitu
pula SCR3 akan aktif setelah terjadi beda fasa 1200. Sedangkan saat semakin kecil sudut penyulutan
maka gelombang yang dihasilkan semakin landai karena amplitudonya juga semakin kecil.
Pada dasarnya prinsip kerja penyearah SCR 3 fasa halfwave ini mirip dengan penyearah dioda3
fasa halfwave, namun bedanya SCR harus terdapat sudut penyulutan terlebih dahulu.
KESIMPULAN :
a. Gambar gelombang yang terjadi bergantung pada SCR lain yang aktif dan penyulutan itu
sendiri.
b. Sudut penyulutan mempengaruhi amplitudo
c. Perbedaan sudut penyulutan berpengaruh dimana Jika semakin kecil nilai penyulutan maka
gelombang yang dihasilkan semakin landai karena amplitudonya juga semakin kecil.

PRAKTIKUM VIII
PENYEARAH SCR 3 FASA FULL BRIDGE
Tujuan
a.

Mahasiswa dapat menjelaskan pengaruh beban resistor maupun resistorinduktor terhadap kurva karakteristik kontrol

b.

Mahasiswa dapat menjelaskan pengaruh sudut penyulutan <30 maupun


>30 terhadap bentuk gelombang tegangan maupun arus beban baik saat bebannya berupa
resistor maupun resistor-induktor

c.

Mahasiswa dapat menentukan tegangan dan arus SCR saat beban resistor
maupun resistor-induktor untuk >0

d.

Mahasiswa dapat menjelaskan pengaruh rangkaian penyearah terhadap jalajala baik saat beban resistor maupun resistor-induktor

Rangkaian Percobaan

Rangkaian Penyearah SCR 3 fasa Full Bridge

PROGRAM PSPICE
*PENYEARAH SCR 3 fasa Full Bridge
Va
1
0
SIN
Vb
2
0
SIN
Vc
3
0
SIN
Vg1 10 5 PULSE (0V 10V aUs
Vg2 11 3 PULSE (0V 10V bUs
Vg3 12 5 PULSE (0V 10V cUs
Vg4 13 4 PULSE (0V 10V dUs

(
0 95V 50Hz)
(
0 95V 50Hz 0 0 120DEG )
(
0 95V 50Hz 0 0 240DEG )
1NS 1NS 100us 16666.7us)
1NS 1NS 100us 16666.7us)
1NS 1NS 100us 16666.7us)
1NS 1NS 100us 16666.7us)

Vg5 14 5 PULSE (0V 10V eUs 1NS 1NS 100us 16666.7us)


Vg6 15 2 PULSE (0V 10V fUs 1NS 1NS 100us 16666.7us)
XT1 4 5 10 5 SCR
XT2 8 3 11 3 SCR
XT3 2 5 12 5 SCR
XT4 9 4 13 4 SCR
XT5 3 5 14 5 SCR
XT6 8 2 15 2 SCR
V1 1 4 DC 0;ammeter
V0 7 8 DC 0;ammeter
V2 8 9 DC 0;ammeter
R 5 6 100
L 6 7 200mH
DM 8 5 DMOD
.MODEL DMOD D (IS=2.22E-15 BV=1200V IBV=3E-3 CJo=2PF TT=1uS)
.FOUR V(5,7) V(9,4) I(V2) I(V3) I(V1)
.Tran 0uS 50mS 20mS
.PROBE
.SUBCKT SCR 101 102 103 102
S1 101 105 106 102 SMOD;SWITCH
RG 103 104 50
VO 104 102 DC 0V
VP 105 107 DC 0V
DT 107 102 DMOD;SWITCH DIODA
RT 106 102 1
CT 106 102 10UI
F1 102 106 POLY(2) VO VP 0 50 11
.MODEL SMOD VSWITCH(RON=0.0105 ROFF=10E+5 VON=0.5V VOFF=0V);Switch model
.MODEL DMOD D (IS 2.2E-15 BV=1200V TT=0 CJo=0);Dioda Model
.Ends SCR
.END

a
b
c
d
e
f

Gambar U

0
0
2777.8
5555.6
8333.3
11111.1
13888.9

30
1388.9
4166.7
6944.4
9722.2
12500
15277.8

60
2777.8
5555.6
8333.3
11111.1
13888.9
16666.7

90
4166.7
6944.4
9722.2
12500
15277.8
1388.9

120
5555.6
8333.3
11111.1
13888.9
16666.7
2777.8US

150
6944.4
9722.2
12500
15277.8
1388.9
4166.7

R=100ohm/1200W
L=200mH/5A

=30
Gambar Vo

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE V(5,7)


DC COMPONENT = 4.434438E-03
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

NORMALIZED

PHASE (DEG)

5.000E+01

9.146E-03

1.000E+00 -6.322E+01

0.000E+00

1.000E+02

8.969E-03

9.806E-01 -3.930E+01

8.714E+01

1.500E+02

9.138E-03

9.991E-01 -1.081E+01

1.788E+02

2.000E+02

9.003E-03

9.843E-01

1.330E+01

2.662E+02

2.500E+02

9.317E-03

1.019E+00

4.110E+01

3.572E+02

3.000E+02

9.949E-03

1.088E+00

5.327E+01

4.326E+02

3.500E+02

9.374E-03

1.025E+00

8.995E+01

5.325E+02

4.000E+02

9.562E-03

1.045E+00

1.161E+02

6.218E+02

4.500E+02

9.266E-03

1.013E+00

1.418E+02

7.108E+02

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 2.884322E+02 PERCENT

Gambar Io

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE I(V2)


DC COMPONENT = 9.377728E-05
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

NORMALIZED

PHASE (DEG)

5.000E+01

1.462E-06

1.000E+00

1.340E+02

0.000E+00

1.000E+02

6.056E-06

4.144E+00

1.127E+02 -1.553E+02

1.500E+02

3.861E-06

2.642E+00 -1.553E+02 -5.573E+02

2.000E+02

2.532E-06

1.733E+00

1.591E+02 -3.768E+02

2.500E+02

7.187E-06

4.918E+00 -1.331E+02 -8.030E+02

3.000E+02

6.717E-06

4.596E+00 -9.293E+01 -8.968E+02

3.500E+02

7.619E-06

5.213E+00 -1.161E+02 -1.054E+03

4.000E+02

2.759E-06

1.888E+00 -2.135E+01 -1.093E+03

4.500E+02

4.493E-06

3.074E+00 -8.316E+01 -1.289E+03

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 1.061382E+03 PERCENT

Gambar Is

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE I(V1)


DC COMPONENT = 7.588670E-07
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

NORMALIZED

PHASE (DEG)

5.000E+01

9.396E-05

1.000E+00

1.779E+02

0.000E+00

1.000E+02

1.522E-06

1.620E-02

1.789E+02 -1.768E+02

1.500E+02

2.031E-06

2.162E-02

9.778E+01 -4.358E+02

2.000E+02

3.392E-06

3.610E-02 -1.246E+02 -8.361E+02

2.500E+02

1.008E-06

1.073E-02 -1.712E+02 -1.061E+03

3.000E+02

3.856E-06

4.104E-02 -1.158E+02 -1.183E+03

3.500E+02

1.286E-06

1.368E-02 -1.042E+02 -1.349E+03

4.000E+02

2.528E-06

2.690E-02 -1.154E+02 -1.538E+03

4.500E+02

2.305E-06

2.454E-02 -1.886E+00 -1.603E+03

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 7.311006E+00 PERCENT

= 90
Gambar io

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE I(V2)


DC COMPONENT = 9.418353E-05
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

PHASE (DEG)

5.000E+01

1.516E-06

1.000E+00

3.926E+01

1.000E+02

6.321E-06

4.170E+00

6.173E+01 -1.680E+01

1.500E+02

4.011E-06

2.646E+00 -7.518E+01 -1.930E+02

2.000E+02

1.834E-06

1.210E+00 -3.884E+00 -1.609E+02

2.500E+02

8.184E-06

5.400E+00 -1.083E+02 -3.046E+02

3.000E+02

6.489E-06

4.281E+00 -9.991E+01 -3.355E+02

3.500E+02

8.289E-06

5.469E+00 -1.355E+02 -4.103E+02

4.000E+02

2.102E-06

1.387E+00

4.500E+02

3.814E-06

2.516E+00 -1.730E+02 -5.263E+02

0.000E+00

1.056E+02 -2.085E+02

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 1.056008E+03 PERCENT

Gambar iT4

NORMALIZED

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE I(V3)


DC COMPONENT = 3.104774E-05
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

1.961E+00

PHASE

PHASE (DEG)

5.000E+01

4.806E-05

1.000E+00

1.000E+02

1.923E-05

4.001E-01 -8.541E+01 -8.933E+01

1.500E+02

1.619E-06

3.369E-02 -2.077E+01 -2.665E+01

2.000E+02

5.580E-06

1.161E-01 -8.127E+01 -8.912E+01

2.500E+02

2.128E-06

4.427E-02 -9.668E+01 -1.065E+02

3.000E+02

3.601E-06

7.493E-02 -1.092E+02 -1.210E+02

3.500E+02

2.084E-06

4.335E-02 -1.505E+02 -1.643E+02

4.000E+02

1.815E-06

3.776E-02 -1.613E+02 -1.770E+02

4.500E+02

1.476E-06

3.072E-02

1.293E+02

0.000E+00

1.117E+02

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 4.318669E+01 PERCENT

Gambar VT4

NORMALIZED

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE V(9,4)


DC COMPONENT = 7.390629E-01
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

2.439E+00

PHASE

PHASE (DEG)

5.000E+01

9.556E+01

1.000E+00

1.000E+02

9.341E-01

9.775E-03 -3.213E+01 -3.701E+01

1.500E+02

2.109E+00

2.207E-02

2.000E+02

3.401E+00

3.559E-02 -1.010E+02 -1.107E+02

2.500E+02

9.482E-01

9.922E-03 -9.062E+01 -1.028E+02

3.000E+02

4.636E+00

4.852E-02 -1.233E+02 -1.379E+02

3.500E+02

9.316E-01

9.749E-03 -1.484E+02 -1.655E+02

4.000E+02

2.952E+00

3.089E-02 -1.461E+02 -1.656E+02

4.500E+02

2.045E+00

2.140E-02

4.723E+01

6.720E+01

0.000E+00

3.992E+01

4.525E+01

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 7.621181E+00 PERCENT

=120

NORMALIZED

Gambar Is

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE I(V1)


DC COMPONENT = -1.727430E-07
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

PHASE (DEG)

5.000E+01

9.648E-05

1.000E+00 -1.782E+02

1.000E+02

1.072E-06

1.111E-02

8.599E+01

4.424E+02

1.500E+02

2.436E-06

2.525E-02

1.541E+02

6.886E+02

2.000E+02

2.619E-06

2.715E-02 -1.565E+01

6.971E+02

2.500E+02

2.989E-07

3.098E-03

7.344E+01

9.644E+02

3.000E+02

3.932E-06

4.076E-02 -1.011E+02

9.680E+02

3.500E+02

1.340E-06

1.389E-02

1.421E+02

1.389E+03

4.000E+02

3.620E-06

3.753E-02

1.775E+02

1.603E+03

4.500E+02

2.093E-06

2.169E-02

4.879E+01

1.652E+03

0.000E+00

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 7.239156E+00 PERCENT

R=100ohm/1200W

NORMALIZED

Tanpa Induktor

=30
Gambar Vo

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE V(5,7)


DC COMPONENT = 9.370161E-03
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

PHASE (DEG)

5.000E+01

1.136E-04

1.000E+00

1.397E+02

1.000E+02

5.880E-04

5.177E+00

1.114E+02 -1.680E+02

1.500E+02

3.746E-04

3.298E+00 -1.524E+02 -5.715E+02

2.000E+02

2.368E-04

2.085E+00

2.500E+02

7.005E-04

6.168E+00 -1.323E+02 -8.308E+02

3.000E+02

6.319E-04

5.564E+00 -9.223E+01 -9.305E+02

3.500E+02

7.459E-04

6.567E+00 -1.164E+02 -1.094E+03

4.000E+02

2.620E-04

2.307E+00 -1.603E+01 -1.134E+03

4.500E+02

4.351E-04

3.831E+00 -8.520E+01 -1.343E+03

0.000E+00

1.561E+02 -4.028E+02

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 1.319724E+03 PERCENT

Gambar Io

NORMALIZED

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE I(V2)


DC COMPONENT = 9.370161E-05
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

PHASE (DEG)

5.000E+01

1.136E-06

1.000E+00

1.397E+02

1.000E+02

5.880E-06

5.177E+00

1.114E+02 -1.680E+02

1.500E+02

3.746E-06

3.298E+00 -1.524E+02 -5.715E+02

2.000E+02

2.368E-06

2.085E+00

2.500E+02

7.005E-06

6.168E+00 -1.323E+02 -8.308E+02

3.000E+02

6.319E-06

5.564E+00 -9.223E+01 -9.305E+02

3.500E+02

7.459E-06

6.567E+00 -1.164E+02 -1.094E+03

4.000E+02

2.620E-06

2.307E+00 -1.603E+01 -1.134E+03

4.500E+02

4.351E-06

3.831E+00 -8.520E+01 -1.343E+03

0.000E+00

1.561E+02 -4.028E+02

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 1.319723E+03 PERCENT

=90

NORMALIZED

Gambar Vo

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE V(5,7)


DC COMPONENT = 9.402641E-03
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

PHASE (DEG)

5.000E+01

1.488E-04

1.000E+00

3.307E+01

1.000E+02

6.208E-04

4.172E+00

5.899E+01 -7.151E+00

1.500E+02

4.068E-04

2.734E+00 -7.207E+01 -1.713E+02

2.000E+02

2.084E-04

1.401E+00 -3.695E+00 -1.360E+02

2.500E+02

7.934E-04

5.332E+00 -1.075E+02 -2.729E+02

3.000E+02

6.318E-04

4.247E+00 -9.856E+01 -2.970E+02

3.500E+02

8.109E-04

5.450E+00 -1.371E+02 -3.686E+02

4.000E+02

2.303E-04

1.548E+00

4.500E+02

4.077E-04

2.740E+00 -1.769E+02 -4.745E+02

0.000E+00

1.046E+02 -1.600E+02

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 1.062664E+03 PERCENT

Gambar io

NORMALIZED

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE I(V2)


DC COMPONENT = 9.402641E-05
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

PHASE (DEG)

5.000E+01

1.488E-06

1.000E+00

3.307E+01

1.000E+02

6.208E-06

4.172E+00

5.899E+01 -7.151E+00

1.500E+02

4.068E-06

2.734E+00 -7.207E+01 -1.713E+02

2.000E+02

2.084E-06

1.401E+00 -3.695E+00 -1.360E+02

2.500E+02

7.934E-06

5.332E+00 -1.075E+02 -2.729E+02

3.000E+02

6.318E-06

4.247E+00 -9.856E+01 -2.970E+02

3.500E+02

8.109E-06

5.450E+00 -1.371E+02 -3.686E+02

4.000E+02

2.303E-06

1.548E+00

4.500E+02

4.077E-06

2.740E+00 -1.769E+02 -4.745E+02

0.000E+00

1.046E+02 -1.600E+02

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 1.062664E+03 PERCENT

Gambar IT4

NORMALIZED

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE I(V3)


DC COMPONENT = 3.100951E-05
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

2.021E+00

PHASE

PHASE (DEG)

5.000E+01

4.806E-05

1.000E+00

1.000E+02

1.930E-05

4.016E-01 -8.538E+01 -8.942E+01

1.500E+02

1.594E-06

3.316E-02 -1.885E+01 -2.491E+01

2.000E+02

5.638E-06

1.173E-01 -8.111E+01 -8.919E+01

2.500E+02

2.056E-06

4.278E-02 -9.714E+01 -1.072E+02

3.000E+02

3.639E-06

7.572E-02 -1.083E+02 -1.205E+02

3.500E+02

2.083E-06

4.334E-02 -1.524E+02 -1.665E+02

4.000E+02

1.809E-06

3.765E-02 -1.596E+02 -1.757E+02

4.500E+02

1.560E-06

3.245E-02

1.295E+02

0.000E+00

1.113E+02

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 4.336369E+01 PERCENT

Gambar VT4

NORMALIZED

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE V(9,4)


DC COMPONENT = 7.292296E-01
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

2.428E+00

PHASE

PHASE (DEG)

5.000E+01

9.558E+01

1.000E+00

1.000E+02

9.353E-01

9.786E-03 -3.123E+01 -3.609E+01

1.500E+02

2.100E+00

2.197E-02

2.000E+02

3.396E+00

3.553E-02 -1.008E+02 -1.105E+02

2.500E+02

9.304E-01

9.734E-03 -8.948E+01 -1.016E+02

3.000E+02

4.615E+00

4.828E-02 -1.233E+02 -1.378E+02

3.500E+02

9.419E-01

9.855E-03 -1.491E+02 -1.661E+02

4.000E+02

2.976E+00

3.113E-02 -1.462E+02 -1.656E+02

4.500E+02

2.041E+00

2.135E-02

4.722E+01

6.698E+01

NORMALIZED

0.000E+00

3.994E+01

4.513E+01

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 7.608431E+00 PERCENT

Gambar Is

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE I(V1)


DC COMPONENT = -7.157265E-07
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

NORMALIZED

PHASE (DEG)

5.000E+01

9.480E-05

1.000E+00 -1.776E+02

0.000E+00

1.000E+02

9.670E-07

1.020E-02

1.479E+02

5.031E+02

1.500E+02

1.944E-06

2.050E-02 -1.279E+02

4.048E+02

2.000E+02

3.401E-06

3.587E-02

7.970E+01

7.900E+02

2.500E+02

9.262E-07

9.769E-03

8.286E+01

9.707E+02

3.000E+02

4.602E-06

4.854E-02

5.683E+01

1.122E+03

3.500E+02

1.015E-06

1.070E-02

2.698E+01

1.270E+03

4.000E+02

2.975E-06

3.138E-02

3.359E+01

1.454E+03

4.500E+02

2.025E-06

2.136E-02 -1.105E+02

1.488E+03

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 7.628041E+00 PERCENT

=120
Gambar Is

FOURIER COMPONENTS OF TRANSIENT RESPONSE I(V1)


DC COMPONENT = -1.533693E-07
HARMONIC FREQUENCY
NO

(HZ)

FOURIER

COMPONENT

NORMALIZED

COMPONENT

(DEG)

PHASE

PHASE (DEG)

5.000E+01

9.652E-05

1.000E+00 -1.782E+02

1.000E+02

1.048E-06

1.086E-02

8.764E+01

4.440E+02

1.500E+02

2.412E-06

2.499E-02

1.543E+02

6.889E+02

2.000E+02

2.663E-06

2.759E-02 -1.556E+01

6.972E+02

2.500E+02

3.322E-07

3.442E-03

6.872E+01

9.597E+02

3.000E+02

3.935E-06

4.077E-02 -1.015E+02

9.676E+02

3.500E+02

1.371E-06

1.421E-02

1.442E+02

1.392E+03

4.000E+02

3.632E-06

3.763E-02

1.779E+02

1.603E+03

4.500E+02

2.115E-06

2.191E-02

4.887E+01

1.653E+03

0.000E+00

TOTAL HARMONIC DISTORTION = 7.263478E+00 PERCENT

ANALISA :

NORMALIZED

Pada percobaan kali ini melakukan percobaan rangkaian dengan rangkaian penyearah thyristor
tiga fasa yang terdiri atas enam buah Thyristor T1, T2, T3, T4, T5, dan T6. Katoda dari dioda T1, T3
dan T5 disatukan sebagai terminal positif, dan anoda dari Thyristor T4, QT dan T2 disatukan menjadi
terminal negatif. Masing-masing Thyristor mendapatkan pulsa penyulutan yang berbeda-beda melalui
VG1, VG2, VG3, VG4, VG5, dan VG6. Sebuah beban resistif RL sebagai beban DC.
KESIMPULAN :
a. Output yang terjadi yang terjadi akan diatas nol dikarenakan sumber yang digunakan adalah 3

fasa.
b. Prinsip kerja penyearah 3 fasa diode dan SCR pada dasarnya sama, bedanya terdapat sudut

penyulutan yang dibutuhkan SCR untuk bekerja.


c. Penggunaan thyristor menghasilkan output penyearah gelombang penuh.