Anda di halaman 1dari 19

Trusted Partner

2008

PENGUKURAN HASIL SAMBUNGAN / JOINT (TEST ELEKTRIS) DENGAN OTDR, POWER METER & LIGHT SOURCE

by pepep@inti.co.id

Trusted Partner

2008

2 MACAM JENIS PENGETESAN KABEL FO YANG

BIASA DILAKSANAN YAITU :

1. Pengecekan Secara Fisik / Visual Pengecekan Fisik Material secara langsung Fisik material terpasang. 2. Pengetesan Secara Elektris Yaitu pengetesan yang dilaksanakan dengan menggunakan peralatan Elektronik seperti OTDR, Light Source & Power Meter.

Trusted Partner

2008

TEST HASIL SAMBUNGAN / JOINT DENGAN OTDR, LIGHT SOURCE & POWER METER

Apabila pekerjaan penyambungan kabel FO telah selesai dikerjakan secara sistem, maka langkah selanjutnya adalah melakukan pemeriksaan dan pengetesan terhadap pensisteman dengan 2 jenis pengetesan yaitu :

Test Kelurusan dan Total Loss / Link Budget dengan menggunakan Power Meter & Light Source.

Test Sambungan / Joint dengan menggunakan OTDR.

Trusted Partner

2008

Maksud & Tujuan dilaksanakannya Test Power Meter & OTDR

Pengetesan Light Source & Power Meter dilaksanakan untuk : 1. Mengetahui kelurusan core kabel FO yang terpasang dari OTB A ke OTB B dalam Satu Link, dilakukan dari dua arah (A-B & B-A). Mengetahui Total Redaman kabel tidak melebihi nilai Link Budget yang telah ditentukan dalam spesifikasi yang disyarakatkan.

2.

Trusted Partner

2008

Maksud & Tujuan dilaksanakannya Test Power Meter & OTDR

Pengetesan OTDR dilaksanakan untuk : Mengetahui nilai redaman pada sambungan / joint, Connector, Total redaman kabel dan kondisi keseluruhan secara end to end dalam satu link kabel.

Trusted Partner

2008

Perhitungan Link Budget / Total Redaman yang disyaratkan dalam suatu Link.
Rumusan Penghitungan Link Budget :
A. Redaman Sambungan / Joint = 0,1 dB X Jumlah Sambungan B. Redaman Konektor / Adapter = 0,5 dB X Jumlah Adapter C. Redaman Kabel Disesuaikan dengan tipe kabel FO : - Kabel FO Tipe G.652D = 0,35 dB X Panjang Kabel (dB/KM) - Kabel FO Tipe G.655C = 0,24 dB X Panjang Kabel (dB/KM) D. Maksimal Spesifikasi Yang Disyarakatkan = (A+B+C) Nilai Kalibrasi. Average / End to End < (Nilai Average / End to End tidak boleh lebih besar dari hasil perhitungan Nilai Total Spesifikasi (D).

Trusted Partner

2008

OTDR = Optical Time Domain Replectometer

Adalah alat ukur untuk Kabel FO untuk mengetahui nilai Redaman dan Panjang Kabel. Secara garis besar prinsip kerja alat ini adalah memanfaatkan arus balik dari pantulan cahaya didalam serat optik, sehingga apabila arus cahaya menemukan nilai redaman yang terhitung maka pantulan cahayanya sebagian akan dikirim balik, dengan demikian jarak pun akan diketahui.

Trusted Partner

2008

Sarana & prasarana yang perlu disiapkan dalam Pengukuran / Pengetesan :


1. Peralatan Pengetesan :

- OTDR & Light Source


- Power Meter - Alat Komunikasi (Talk Set, Tlp/HP) - Splicer - Pigtail, Tissu, Cuttom Bud & Alkohol > 90 % - Toolkit Kerja - Untuk Outdoor tambahan Walking Meter, Cangkul, Linggis Dll).

Trusted Partner

2008

Faktor Lain Yang Mempengaruhi Hasil Test Pengukuran :


1. 2. Kebersihan Pigtail didalam OTB Pengaturan Posisi Pigtail

3.
4.

Kualitas Adapter / Connector.


Setting Peralatan Power Meter, Light Source & OTDR.

Trusted Partner

2008

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Pengetesan Dimulai :


Pastikan Media Alat Test sudah bersih Jenis Patchcord yang dipakai diusahakan sama jenis/typenya Setting peralatan test disesuaikan dengan type/jenis kabel Sediakan spare pigtail & adapter

Trusted Partner

2008

Proses Pengukuran Kabel Fiber Optik


Persiapan dan Pembersihan
Alat Test

Kalibrasi Alat Test Power Meter & Light Source / OTDR

Repair Sambungan/Joint, Microbens & Macrobends

Pengukuran Kelurusan Core Optik sekaligus Mengukur Redaman Total Loss dengan PM & OLS

Test Ulang Core / Kabel yang bermaslah dengan PM, OLS & OTDR

Pengukuran Redaman Sambungan /Joint, Adapter & Total Loss dengan OTDR

Finish / Ok / Adm.

Ok / Adm. / Finish

NOk / Next Proses

Trusted Partner
TROUBLE SHOOTING PENCARIAN TITIK BENDING

2008

Dalam pengukuran OTDR akan diketemukan hasil ukur yang baik dan tidak baik (nilai redaman tinggi) didalam suatu alur link pada setiap core didalam kabel optik, yang masing-masing core mempunyai nilai redaman yang berbeda. Nilai redaman yang berbeda tersebut diakibatkan beberapa hal sebagai berikut : 1. Karakteristik bawaan kabel

2.
3.

Nilai waktu penyambungan / joint

Kesalahan pada waktu instalasi penarikan

Trusted Partner
TROUBLE SHOOTING PENCARIAN

2008

TITIK BENDING
Ada beberapa jenis redaman yang terukur OTDR dengan karakteristik gambar yang berbeda yaitu : 1. 2. 3. 4. Redaman Connector Redaman Splicing / Joint Redaman Bending (Microbens maupun Macrobens) Kabel Putus karena kesalahan instalasi

Trusted Partner

2008

Alur Proses Repair Kabel FO


Test Kabel Link dari OTB

dengan OTDR
Pengukuran OTDR dari HH / Joint Closure terdekat Repair Joint di HH, Test Ulang, Ok, Adm

Pencarian Slack (Di HH atau Capstone) & Penarikan Kabel Slak

Pelaksanaan Repair Banding pada Alur Kabel didalam tanah dengan beberapa cara : - Kabel diluruskan dan dibentuk dengan memakai Tang - Kabel dinormalkan dengan Tang dan diberi pemanas - Kabel dibuka dan ditutup lagi dengan panas kerut dan diberi pelindung plat besi dan diisolasi -Kabel FO putus disambung bagian core putus atapun dalam satu tube dan diberi closure sebagian tube dislack didalam closure

Test Ulang Ulang Kabel Ok, Adm

Trusted Partner

2009 2008

FAKTOR PENYEBAB KERUSAKAN KABEL : 1. Catat produksi / bawaan pabrikan Pada dasarnya semua kabel FO yang dikirim ke lokasi sudah melalui QC dan lolos Test, tapi kenyataan dilapangan masih didapat kabel yang tidak spek (redaman tinggi) ketika disambungkan/joint dengan huspel lain. Maka kabel ini harus dikembalikan/diganti oleh pabrikan (kasus ini jarang terjadi). 2. Rusak akibat kesalahan Instalasi Pada saat penarikan kabel ada beberapa faktor yang dapat merusak kabel fo setelah ditarik yaitu faktor Manusia, Skill pekerja akibat kurangnya pengawasan saat pelaksanaan pekerjaan.

Trusted Partner
Contoh Kerusakan Kabel Akibat Kesalahan Instalasi : -

2008

Galian tidak dalam sehingga kabel rawan kena bending akibat tekanan benda tajam / batu. Pekerjaan pendukung alur kabel seperti Hangging, Jembatan Sungai, Jembatan Parit yang ceroboh dan tidak mengikuti spek sehingga menyebabkan bending bahkan putus kabel. Pekerjaan penarikan kabel tanpa pengawasan yang betul mengakibat bending pada waktu penarikan slack dan tidak memberi sock pada sambungan subduct.

Trusted Partner

2008

FAKTOR PENYEBAB KERUSAKAN KABEL : 3. Rusak akibat kesalahan Pihak Ketiga dan Alam Setelah kabel selesai ditarik biasanya disuatu saat akan ada beberapa kegiatan orang ketiga bahkan alam yang akan mengakibatkan rusaknya kabel seperti penggalian baru yang dilaksanakan operator lain, pekerjaan PU seperti pelebaran jalan, pembuatan Parit / Jembatan, Bencana alam mengakibatkan terjadi longsor dll.

Trusted Partner
Gambar Kabel Rusak / Bending Karena Kesalahan Instalasi Penarikan Kabel

2008

Trusted Partner

2008