Anda di halaman 1dari 9

IDENTIFIKASI NYAMUK, PEMBEDAHAN NYAMUK, dan KELENJAR LUDAH

A. TUJUAN PRAKTIKUM 1. Memahami bagian-bagian anatomi nyamuk dan fungsinya. 2. Mempelajari cara pembedahan nyamuk. 3. Mengetahui umur nyamuk. 4. Mengatahui kelenjar ludah nyamuk

B. TINJAUAN TEORI B2P2 !P "Balai Besar Penelitian dan Pengembangan ektor dan

!eser#oir Penyakit$ di %alatiga yang pertama bernama &nit penelitian biologi dan pemberantasan #ektor "&PBP $ berdiri di %emarang tahun 1'() atas kerjasama *+, dan badan penelitian &PB untuk memecahkan masalah-

masalah dalam pemberantasan penyakit yang bersumber dari binatang- salah satunya seperti #ektor Malaria dan .emam Berdarah .engue "*idiarti- 2//0$.

1yamuk termasuk dalam kelas insekta "he2apoda$ dan ordo diphtera. 3elas ini disebut kelas he2apoda karena mempunyai ) kaki. Pada prinsipnya morfologi dan susunan tubuh kelas insekta ini sesuai dengan ciri-ciri umum dari filum arthropoda yaitu kepala- toraks- abdomen dengan bagian tubuhnya mempunyai batas batas yang jelas. 4ontoh nyamuk aedes aegypti- anophelescule2 dan mansoni. 1yamuk memiliki sepasang antena berbentuk filiform berbentuk panjang dan langsing serta terdiri atas 15 segmen. 6ntena dapat digunakan sebagai kunci untuk membedakan kelamin pada nyamuk de7asa. 6ntena nyamuk jantan lebih lebat daripada nyamuk betina. Bulu lebat pada nyamuk jantan disebut plumose sedangkan pada nyamuk betina yang jumlahnya lebih sedikit disebut pilose. Palpus dapat digunakan sebagai kunci identifikasi karena ukuran dan bentuk palpus masing-masing spesies berbeda. %epasang palpus terletak diantara antenna dan proboscis.

Palpus merupakan organ sensorik yang digunakan untuk mendeteksi karbon dioksida dan mendeteksi tingkat kelembaban. Proboscis merupakan bentuk mulut modifikasi untukmenusuk. 1yamuk betina mempunyai proboscis yang lebih panjang dan tajam- tubuh membungkuk serta memiliki bagian tepi sayap yang bersisik "8estari- 2//'$. Menurut 9hielman dan +unter "2//($ dalam dada terdiri atas protoraks- mesotoraks dan metatoraks. Mesotoraks merupakan

bagian dada yang terbesar dan pada bagian atas disebut scutum yang digunakan untuk menyesuaikan saat terbang. %epasang sayap terletak pada mesotoraks. 1yamuk memiliki sayap yang panjang- transparan dan terdiri atas percabanganpercabangan "#ena$ dan dilengkapi dengan sisik. 3aki terdapat pada setiap segmen dan dilengkapi dengan sisik. Perut nyamuk tediri atas sepuluh segmenbiasanya yang terlihat segmen pertama hingga segmen ke delapan- segmensegmen terakhir biasanya termodifikasi menjadi alat reproduksi. 1yamuk betina memiliki 0 segmen yang lengkap- akan tetapi segmen ' dan 1/ biasanya tidak terlihat dan memiliki cerci yang melekat pada segmen ke 1/. Beberapa jenis nyamuk- seperti 4ule2 dan Mansonia memiliki ujung perut yang tumpul "8estari- 2//'$. C. ALAT DAN BAHAN a. Alat 1. Mikroskop 2. :arum 3. gabus b. Bahan 1. 2 genus nyamuk

D. CARA KERJA 1. ;dentifikasi 1yamuk a$ Menyiapkan Microskop b$ Menaruh preparat nyamuk de7asa di ba7ah Microskop untuk diamati c$ Melihat bentuk scutelum dan jumlah lobus d$ Melihat dan mengamati bentuk proboscis nyamuk e$ Melihat dan mengamati bentuk dan ciri-ciri sayap nyamuk f$ Mencocokkan dengan kunci identifikasi nyamuk

2. Pembedahan ,#arium a$ Meletakkan nyamuk yang sudah dibius telentang pada objek glass slide b$ Menetesi %aline /-)5< diujung abdomen- menekan 9hora2 dengan salah satu jarum diseksi sedang jarum yang lain digunakan memotong antara ruas )-(.

c$ Menggerakkan jarum ke-2 dengan perlahan dan hati-hati kekanan hingga indung telur keluar "sebelum tubulus Malpighi dan usus$. d$ Memotong usus belakang dan memisahkan o#arium. e$ Memindahkan o#arium pada kaca objek lain yang telah ditetesi 6=uades untuk pemeriksaan paritas dan umur fisiologis. f$ 3emudian sobek dinding indung telur dibeberapa tempat. g$ Menyingkirkan dinding indung telur agar o#ario leter bebas. h$ .engan jarum kanan- menekan follicle telur dan melepaskan dari caly2 dan melihat dilatasi>selubung. i$ Perkembangan telur. &ntuk mengetahuinya terbentuknya dilatasi "1-12$.

3. 3elenjar 8udah a. 1yamuk disiapkan seperti pada pembedahan indung telur. b. Mengatur letak nyamuk pada kaca obyek dengan kepala arah kanan.

c. Menekankan jarum kiri pada thora2 tepat diba7ah letak kelenjar ludah. d. Menekankan jarum kanan pada leher "jangan terpotong$ dengan perlahan dan hati-hati memisahkan kepala- kelenjar akan keluar mengikuti kepala. e. Menekan jarum kanan. Memisahkan kelenjar dari kepala.

Meletakkan disamping kepala dan thora2- kemudian memastikan dapat sepasang. f. Memindahkan kelenjar ludah pada kaca obyek lain. menetesi saline /-)5<. 3emudian menutup dengan kaca penutup- menekansehingga sporo?oit keluar. E. HASIL 1. Pada praktikum tersebut dilakukan identifikasi 2 nyamuk- dengan hasil 6edes dan 6nopheles yaitu dengan ciri @ a. %cutellumnya 3 lobi- palpus kurang dari setengah proboscis- sisik pada sayap ramping dan kalau lebar simestris- rambut-rambut post spiracular ada. .ari ciri-ciri yang diidentifikasi diatas dapat disimpulkan nyamuk yang diidentifikasi adalah nyamuk 6edes

b. %cutellumnya melengkung- dan proboscis runcing dan lurus dapat disimpulkan bah7a nyamuk yang diidentifikasi adalah nyamuk 6nopheles 2. .ari hasil pembedahan o#arium pada nyamuk betina yaitu belum diketahui.

F. PEMBAHASAN .ari hasil identifikasi nyamuk didapati 2 jenis nyamuk yaitu "1$ 6edes"2$ 6nopheles-. 1yamuk 6edes merupakan sejenis nyamuk yang biasanya ditemui di ka7asan tropis. .engan ciri-ciri scutellum 3 lobi- sisik sayap simetris- dan ada rambut post spiracular Bentuk tubuh kecil dan dibagian abdomen terdapat bintik-bintik sertaber7arna hitam. Pada sayap aedes memiliki sisik sempit panjang dengan ujung yang runcing- 6edes de7asa memiliki abdomen dengan ujung lancip- 7arna hitam dengan belang putih pada abdomen dan kaki. 9idak membentuk sudut '/A- Penyebaran penyakitnya yaitu pagi atau sore-habitatnya di air bersih serta ditempat-tempat lain yaitu kaleng-kalengbekas yang bisa menampung air hujan dan dapat menyebabkan penyakit .B.. 1yamuk 6nopheles mempunyai ciri-ciri proboscis dan palpus sama panjang- scutellum berbentuk satu lengkungan "setengah lingkaran$- urat sayap

bernoda pucat dan gelap- pada palpus bergelang pucat atau sama sekali tidak bergelang- serta kaki psnjang dan langsing. G. KESIMPULAN 4iri citi fisik adedes dan anopheles yang digunakan untuk proses identifikasi adalah sebagai berikut 1. 4iri-ciri fisik nyamuk aedes adalah@ a. %cutellumnya 3 lobib. palpus kurang dari setengah proboscisc. sisik pada sayap ramping dan kalau lebar simestris2. 4iri-ciri fisik nyamuk 6nopheles untuk proses identifikasi adalah@ a. rambut-rambut post spiracular ada.

b. %cutellumnya melengkung- dan c. proboscis runcing dan lurus

H. DAFTAR PUSTAKA 8estari- 2//'. Laporan Praktikum Parasitologi Tentang Identifikasi Nyamuk Dewasa. http@>>aiyssmithdha#idhsond.blogspot.com> .iakses pada tanggal /5 januari 2/14 *idiarti.2//0.Profil Balai Besar Penelitiann dan Pengembangan Vektor dan Reservoir Penyakit.%alatiga@ Profil B2P2 !P.