Anda di halaman 1dari 10

RT-2013-0601 FITOREMEDIASI DAN POTENSI FITOMINING NIKEL PADA LAHAN PASCA TAMBANG Muliadi1), Deasy Liestianty1), Yanny2)

1)

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ni!ersitas "#airun


2)

Teknik Pertambangan, ni!ersitas Mu#ammadiya# Ternate

1)

"am$us %% nk#air, &ln 'ambesi , Ternate Maluku tara ())1( Tele$*n+ ,0(21) 3110(03- ,0(21) 3110(06 .-mail + /#emadi0ku1gmail0/*m

&akarta, ) 2 3 4*$ember 2013

ABSTRAK Fitomining merupakan teknologi lanjutan dari fitoremediasi untuk menghasilkan bio-ore bebas sulfida, ramah lingkungan dan memungkinkan pengambilan logam-logam yang bernilai ekonomi melalui peleburan dan pemurnian. fitomining berpotensi diaplikasikan dalam industri mineral untuk mengembalikan keuntungan ekonomi dengan memproduksi logam-logam komersil menggunkan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan potensi fitoekstraksi dan fitomining nikel menggunakan Ipomea reptans Poir dan Brassica rapa. Metode analaisis yang digunakan adalah spektrofotometer serapan atom ( !". #asil penelitian menunjukkan bah$a Ipomea reptans Poir dan Brassica rapa berpotensi sebagai hiperakumulator nikel dengan kemapuan fitoekstrasi masing %&&.& mg'(g dan %)*.+ mg'(g dengan nilai faktor translokasi masing-masing ,.-* dan -.,*. "ey 5*rds+ 6it*remediasi, 7it*mining, nikel, Ipomea reptasn Poir, Brassica rapa. I. PENDAHULUAN 8ubungan mineralisasi dan tanaman $enyera$an air *le# tanaman :(,13;0

Peningkatan $ema#aman tentang $eran tanaman $engekstrak l*gam berkembang sam$ai $ada $r*ses $enambangan bi9i# mineral kadar renda#0 <ebera$a tanaman tela# menun9ukkan $*la res$*n ter#ada$ ke#adiran k*nsentrasi l*gam yang tinggi dalam tana#0 "ebanyakan tanaman sensiti7 ter#ada$ "*nsentrasi l*gam yang tinggi dan sebagian lain mengalami resistensi, t*leransi, dan akumulasi dalam 9aringan akar

tela# diakui se9ak abad $ertenga#an, namun tidak sam$ai menganalisis 9aringan tanaman untuk mengeta#ui k*nsentrasi l*gam dalam 9aringan :10;0 %nteraksi tanaman dan tana# meru$akan #ubungan ek*sistem mikr* di sekitar akar tanaman yang ditandai *le# $erbedaan k*ndisis 7isik, kimia dan bi*l*gis0 Larutan air tana# yang mengandung mineral diambil melalui akar ke seluru# bagian tanaman melalui $r*ses

RT-2013-0601 #ingga ke seluru# bagian tanman se$erti tunas , bunga , batang , dan daun :=;0 6en*mena disebut tanaman mam$u k*nsentrasi tanaman tanaman mengakumulasi >iri-/iri tanaman dengan dari k*nsentrasi l*gam berat yang demikian tinggi #i$erakumulat*r0 se$erti l*gam lebi# #i$erakumulat*r mengakumulasi 100 kali k*ntaminan diimm*bisasi di dalam tana# *le# tanaman :12;0 "#usus tanaman yang diketa#ui sebagai #i$erakumulat*r karena kemam$uannya mengakumulasi l*gam-l*gam n*n essensial dalam $r*ses bi*l*gi men9adi k*nsentrasi yang miri$ dengan makr* nutrien ,001 2 1 D)0 <r**ks dkk, $ada ta#un 1()0an meru$akan ilmuan $ertama yang menggunakan untuk termin*l*gi #i$erakumulat*r menggambarkan

besar

$ertumbu#an?? n*rmal @ tanaman yang tumbu# di lingkungan yang sama :2,3,A;0 l*gam dari dalam tana# Tanaman kemudian #i$erakumulat*r se/ara e7isien mengekstrak ditransl*kasikan ke seluru# 9aringan tanaman0 Betela# masa $ertumbu#an /uku$, tanaman di$anen dan selan9utnya dikeringkan0 <i*massa tanaman kering kemudian diabukan selan9utnya di $anggang, sintering atau dilebur yang memungkinkan l*gam-l*gam dalam abu atau bi9i# da$at di$er*le# dengan met*de $emurnian l*gam k*n!ensi*nal se$erti $ele$asan asam dan elektr*5ining :1;0 Demikian teknik 7it*mining dilakukan0 6it*mining meru$akan $engambilan l*gaml*gam menggunakan 9enis tanaman tertentu dari l*kasi tambang terk*ntaminasi untuk tu9uan k*mersil :1,);0 6it*mining meru$akan $engembangan dari $enelitian 7it*ekstraksi, $r*ses menggunakan tanaman yang ber$*tensi menyera$ s$esies mineral dari dalam tana#, sedimen dan $erairan0 7it*ekstraksi se$erti C$likasi lain dari 7it*remediasi, dimana

tanaman-tanaman yang mam$u menyera$ nikel #ingga k*nsentrasi melebi#i 1000 mg-"g ,001 D) berat kering bi*massa yang tumbu# $ada la#an ser$entin :A,3;0 Belan9utnya tanaman #i$erakumulat*r dide7inisikan sebagai tanaman yang mengakumulasi l*gam #ingga k*nsentrasi 10-1000 kali lebi# banyak dari k*nsentrasi l*gam yang ditemukan $ada tanaman n*rmal :6;0 Bekitar ==0 9enis tanaman #i$erakumulat*r yang tela# diketa#ui, yang mana )A D meru$akan #i$erakumulat*r nikel :11;0 Bisanya 9enis tanaman #i$erkaumulat*r arsenik, kadmium, mangan, s*dium, t#allium dan Eink0 Fitomining Nikel Tana# ultrabasa atau ser$entin

mengandung $*tensi nikel $ada k*nsentrasi antara 1000 dan )000 mg-kg, 9au# di ba5a# "*nsentrasi nikel minimum yang di$erlukan untuk tekn*l*gi $ertambangan yang m*dern ,F 300000 mg-kg ), ta$i /uku$ untuk memas*k ke tanaman #i$erakumulat*r nikel0 Dengan demikian, ada kesem$atan untuk k*mersialisasi 7it*mining $ada tana# yang mengandung nikel 2

k*ntaminan yang ter9adi se/ara tidak alamia# meru$akan dis$*sal atau da$at digunakan kembali dan 7it*stabilisasi, dimana s$esies

RT-2013-0601 untuk meng#asilkan abu bi*massa yang kaya kandungan nikel :),1=,1A;0 Be!erne dan <r**ks mela$*rkan 10600 mg-kg nikel dalam daun kering dari #ybanthus floribundus, suatu tanaman #i$erakumulat*r nikel tumbu# $ada sebidang tana# di Custralia dengan #anya mengandung )00 mg-kg nikel 0 >*le mela$*rkan lebi# dari satu $ersen "*nsentrasi nikel dalam #. Floribundus :16,1); 9i /*ba la$angan untuk 7it*mining nikel dilakukan *le# R*bins*n dkk $ada #i$erakumulat*r !. bertolonii0 dengan k*mbinasi $u$uk 4 G P G " $ada 9angka 5aktu 2 ta#un 0 R*bins*n dkk, mela$*rkan #asil bi*massa dari (000 kg-#a mengandung 3000 mg - kg 4i di berat kering , dalam abu 110,000 mg-kg ) :1A;0 B. coddii meru$akan sala# satu kandidat terbaik untuk 7it*mining nikel karena memiliki bi*massa yang tinggi , muda# tumbu# dari bi9i# dan t*leran ter#ada$ berbagai iklim yang ekstrim :1=;, 7it*mining nikel menggunakan B. coddii da$at men/a$ai 100 kg - #a :13;0 Li dkk, mela$*rkan k*nsentrasi nikel dalam !. murale dan !lyssum corsicum men/a$ai 220000 mg - kg dengan bi*massa bi*massa 200000 kg - #a :1(;0 II. METODE Penelitian ini akan dilakukan dalam em$at ta#a$an, yaitu $enyia$an substrat untuk $ertumbu#an tanaman, $embibitan dan $enanaman tanaman, $emanenan tanaman dan analisis kadar nikel dengan menggunakan B$ektr*7*t*meter sera$an at*m0 Tana# yang digunakan yaitu tana# yang di$er*le# dari la#an bekas galian0 "arakteristik 7isika-kimia tana# ditun9ukkan $ada tabel 10 Pembuatan tana# yang terk*ntaminasi l*gam nikel terlebi# da#ulu ditentukan k*nsentrasi yang di#ara$kan0 Tanaman yang digunakan yaitu Ipomea reptans P*ir dan Brassica rapa0 Tanaman ditanam kedalam media tana# yang mengandung nikel selan9utnya ditumbu#kan selama enam minggu0 Pemanen tanaman dilakukan setia$ minggu0 Tanaman yang tela# di$anen di/u/i dengan aHuades #ingga bersi# dan diangin-anginkan0 Ckar, batang dan daun yang tela# bersi# di$isa#kan, kemudian dikeringkan $ada su#u A0I> ,akar, 3)D, ,BBC)0 7it*ekstraksi tanaman0 batang 7iltrat ntuk dan yang daun) selama 2= 9am0 terlebi# da#ulu dianalisis kemam$uan dengan

Bebelum dianalisis, bi*massa sam$el kering didekstruksi dengan 84J3 6AD dan 82BJ= di$er*le#

menggunakan s$ektr*7*t*meter sera$an at*m mengeta#ui tanaman ditentukan

meng#itung 7akt*r transl*kasi l*gam di dalam

K0,1)

RT-2013-0601 P*tensial 7it*ekstraksi di#itung dari 9umla# t*tal l*gam yang terekstrak $er #ektar la#an $er satu kali siklus 7it*ekstraksi :20;0 P*tensial 7it*ekstraksi di#itung sebagai berikut+ Dimana, :4i; adala# k*nsentrasi nikel dalam tanaman ,mg-"g) dan <" adala# berat kering bi*massa tanaman yang di$anen ,t*n-#ektar)0

KKK000,2)

III.

HASIL dan PEMBAHASAN

ini yang

bertu9uan

untuk

mengeta#ui tana#,

tingkat karena

kesuburan tana# dan unsur-unsur #ara essensial %%%01 8asil $engu9ian karakteristik 6isika"imia Tana# Pada ta#a$ a5al $enelitian terlebi# da#ulu dilakukan u9i k*m$*sisi tana# berdasarkan karakteristik 7isika-kimia tana#0 8al terkandung dalam ketersediaan unsur #ara sangat ber$engaru# $ada $r*ses $enyera$an l*gam berat ke 9aringan tanaman0 Cda$un #asil $engu9ian sam$el tana# da$at dili#at $ada tabel 10

Tabel 10 "*m$*sisi sam$el tana# berdasarkan $arameter 7isika kimia tana# Parameter "adar air $8 tana# ,82J) karb*n ,>) nitr*gen ,4) P2JA " "T" "adar 3,A2 D 6,01 0,2= D 1A,63 $$m 0,0) /m*l-"g 32,2= /m*l-"g Parameter >a Mg 4a Liat Debu Pasir "ias tekstur "adar =A D 3A D 20 D Liat

menun9ukkan ketersediaan #ara dalam tana# Tabel 1, menun9ukkan ba#5a #asil analisis $arameter tekstur tana# sebagai media tanam terg*l*ng tana# dengan terkstur /uku$ liat yaitu tinggi =AD0 4ilai p8 tana# digunakan sebagai indikat*r kesuburan kimia5i tana#, karena da$at tersebut0 "etersediaan unsur #ara Mg dan >a dalam tana# $ada p8 ),0 2 3,A, sedangkan untuk ketersediaan 4 $ada p8 6,0 2 3,0 ,8ana7ia#, 2012)0 Dari #asil analisis tana# $ada tabel 10 menun9ukkan ba#5a media tana# yang =

RT-2013-0601 digunakan mem$unyai p8 rata-rata 6,01 esensial " dalam tana# menun9ukkan renda#nya tingkat kesuburan tana#0 %%%02 Pengaru# 5aktu ek$*s dan !ariasi k*nsentrasi $ada $r*ses 7it*ektraksi nikel Pengaru# 5aktu eks$*s dan !ariasi

se#ingga tidak tersedianya unsur #ara Mg dan >a0 Belain 7akt*r p8 tana# sebagai indikat*r ketersedian unsur #ara nilai "T" media 9uga mem$unyai arti sangat $enting dalam

#ubungannya dengan su$lai unsur #ara dan 9uga mem$unyai $engaru# ter#ada$ daya sangga media0 Renda#nya kandungan unsur #ara

k*nsentrasi substrat nikel di dalam tana# ter#ada$ akumulasi dan distribusi nikel $ada akar, batang dan daun Ipomea reptans P*ir dan Brassica rapa disa9ikan $ada tabel 20

Tabel 20 8asil $enelitian 7it*ekstraksi nikel menggunakan tanaman I. reptans P*ir dan B. rapa Tanaman Ipomea reptans P*ir <agian tanaman Ckar Laktu tanam ) 1= 21 23 3A ) 1= 21 23 3A ) 1= 21 23 3A 1= 21 23 3A =2 1= 21 23 3A =2 1= "*nsentrasi nikel dalam tana# ,$$m) 2A 2A 2A 2A 2A 2A 2A 2A 2A 2A 2A 2A 2A 2A 2A 2A 2A 2A 2A 2A 2A 2A 2A 2A 2A 2A Ckumulasi nikel ,mg-"g) 1130A 1310)A 113063 113063 13103 1130A 1130A 1130A 2==0(2A 13103 1130A 1310A 22=0(2 13103 11306) 110(0= =10316 12303A1 11103== 13103)2 =10316 3(10=A6 A30323 =10316 A30323 =10316 6akt*r Transl*kasi 1 00(( 103( 10A3 006A

<atang

Daun

Brassica rapa

Ckar

30=) 103= 0013 0063 00=2

<atang

Daun

RT-2013-0601 21 23 3A =2 23 23 23 23 23 23 23 23 23 21 21 21 21 21 21 21 21 21 2A 2A 2A 2A 30 A0 100 30 A0 100 30 A0 100 30 A0 )A 30 A0 )A 30 A0 )A )6033 23030( )6033 )6033 16306=( 2=)021= 2=)021= 1(10A0= 21203(A 21(03A( 20A0=31 21203(A 2330236 21(01=A 1((036) (20A63 1630)6A 1(A0=11 1=00031 211023= 2A00)(1 1((036)

Ipomea reptans P*ir

Ckar

102A 003A 00(=

<atang

Daun

Brassica rapa

Ckar

00(6 102A 201A

<atang

Daun

'ambar 20 4ilai 7akt*r transl*kasi nikel *le# Ipomea reptans P*ir dan Brassica rapa $ada !ariasi 5aktu 'ambar 10 Distribusi nikel $ada akar dan daun Ipomea reptans P*ir dan Brassica rapa $ada !ariasi 5aktu

RT-2013-0601

'ambar 30 Distribusi nikel $ada akar dan daun Ipomea reptans P*ir dan Brassica rapa $ada !ariasi k*nsentrasi

'ambar =0 4ilai 7akt*r transl*kasi nikel *le# Ipomea reptans P*ir dan Brassica rapa $ada !ariasi k*nsentrasi substrat diigunakan untuk Brassica rapa yaitu 30, A0 dan )A $$m0 <esarnya k*nsentrasi dan distribusi nikel yang $ada setia$ *rgan tanaman Ipomea

Tabel

2,

menun9ukkan

banyaknya

reptans dan Brassica rapa disa9ikan $ada tabel 20 T*tal k*nsentrasi nikel yang terekstrak *le# Ipomea reptans P*ir $ada masing-masing !ariasi k*nsentrasi yaitu A600A3 mg-"g, 6)2000A mg-"g dan 6((036 mg-"g ,lam$iran 2), yang #am$ir terdistribusi merata $ada setia$ bagian tanaman0 T*tal k*nsentrasi nikel yang mam$u diekstrak *le# tanaman Brassica rapa $ada masing-masing !ariasi k*nsentrasi yaitu A(=01=A mg-"g, 6=A06A( mg-"g berat kering tanaman0 Tanaman ditentukan daun dengan #i$erakumulat*r meli#at Distrbusi nikel dan =310(63 mg-"g

k*nsentrasi nikel yang diekstrak *le# Ipomea reptans Idan Brassica rapa dari tana# selama lima minggu masa tanam0 "*nsentrasi maksimum nikel yang terekstrak *le# Ipomea reptans adala# A=A0=A mg-"g bi*massa kering ,<") tanaman $ada 5aktu tanam minggu keem$at ,#ari ke-23)0 "*nsentrasi maksimum yang terekstrak $ada minggu ketiga ,#ari ke-21) sebesar A0(0103 mg-"g berat kering bi*massa0 Betela# dilakukan $enentuan 5aktu dimana tanaman mam$u mengekstrak nikel dalam 9umla# besar, maka dilakukan serangkaian u9i /*ba 7it*ekstraksi $ada !ariasi k*nsentrasi nikel0 Mariasi k*nsentrasi nikel yang diigunakan untuk Ipomea reptans P*ir yaitu 30, A0 dan 100 $$m0 Mariasi k*nsentrasi nikel yang

$erbandingan $erbandingan

distribusi k*nsentrasi nikel $ada *rgan akar dan tanaman0 k*nsentrasi nikel $ada akar dan daun Ipomea reptans P*ir dan Brassica rapa masing-masing )

RT-2013-0601 disa9ikan $ada gambar 1 dan 30 ntuk meli#at Poir ,30 $$m) dan 201A untuk Brassica rapa ,)A $$m)0 %%%03 P*tensi 7it*ekstraksi dan 7it*mining

besarnya $erbandingan k*nsentrasi nikel $ada dau dan akar tanaman di#itung menggunakan $ersamaan 1, yaitu 7akt*r transl*kasi nikel $ada tanaman0 8asil $er#itungan 7akt*r transl*kasi nikel $ada Ipomea reptans P*ir dan Brassica rapa disa9ikan $ada gambar 2 dan =, masingmasing berdasarkan !ariasi 5aktu tanam dan !ariasi k*nsentrasi substrat nikel0 4ilai 7akt*r transl*kasi nikel tertinggi $ada !ariasi 5aktu tanam ,gambar 2) masing-masing 103( dan 30=) untuk Ipomea reptans P*ir dan Brassica rapa. 'ambar =, menun9ukkan nilai 7a/t*r transl*kasi nikel tertinggi $ada !ariasi k*nsentrasi substrat nikel masing-masing 102A untuk Ipomea reptans

nikel P*tensial 7it*ekstraksi nikel ditentukan menggunakan Ipomea reptans Dengan $ersamaan 20 Maksimum k*nsentrasi nikel yang mam$u diekstrak *le# P*ir dan Brassica rapa estimasi $r*duksi Brassica masing-masing 6((0( mg-"g dan 6=A0) mg-"g0 menggunakan bi*massa Ipomea reptans P*ir dan

rapa masing-masing 1A t*n $er #ektar $er ta#un maka diestimasi $*tensi 7it*ekstraksi nikel menggunakan ipomea reptans P*ir dan Brassica rapa masing-masing 10 dan (0A "g-#a-Ta#un0

KESIMPULAN <erdasarkan #asil $enelitian diketa#ui ba#5a Ipomea reptans Poir dan Brassica rapa ber$*tensi "*nsentrasi sebagai nikel #i$erakumulat*r yang diakumulasi nikel0 *le# DAFTAR PUSTAKA :1; Cnders*n, >0L040, <r**ks, R0, Bte5art, R0, Bim/*/k, R0, R*bins*n, <0, ,1(((), T#e P#yt*remediati*n and P#yt*mining *7 8ea!y Metals0 Pa/rim ((, <all, %nd*nesia, $$0 12)213A0 :2; Cnders*n, >0L040, Bte5art, R0<0, M*ren*, 6040, Lreesmann, >0T0&0, 'ardea-T*rresdey, &0L0, R*bins*n, <080, Mee/#, &0C0, ,2003), '*ld $#yt*mining N4*!el de!el*$ments in a $lant-based mining systemO %n+ Pr*/eedings *7 t#e '*ld 2003 >*n7eren/e+ 4e5 %ndustrial C$$li/ati*ns *7 '*ld0 L*rld '*ld >*un/il and >anadian %nstitute *7 Mining, Metallurgy and Petr*leum0 #tt$+--5550g*ld0*rg-dis/*!er-s/iPindu-g*ld 2003-$d7-s36a13AA$()60$d70 :3; <aker, C0&0M0, <r**ks, R0R0, ,1(3(), Terrestrial #ig#er $lants 5#i/# 3

Ipomea reptans Poir dan Brassica rapa relati7 tinggi se#ingga ber$*tensi digunakan untuk 7it*mining $ada la#an yang mengandung kadar nikel yang renda#0 Meski$un demikian, dibandingkan dengan bebera$a #i$erakumulat*r nikel lainnya Ipomea reptans Poir dan Brassica rapa masi# terg*l*ng renda# se#ingga $erlu dilakukan $engembangan $enelitian 7it*mining se/ara in situ menggunakan tanaman #i$erakumulat*r0

RT-2013-0601 #y$era//umulate metal elements+ a re!ie5 *7 t#eir distributi*n, e/*l*gy, and $#yt*/#emistry0 Bioreco.ery, 1, $$0 3121260 :=; <ar/el*, &0, MaEHueE, M0D0, Madi/*, &0, P*s/#enrieder, >0, ,1((=), 8y$era//umulati*n *7 Ein/ and /admium in /hlaspi caerulescens, %n+ Marna!as, B0P0 ,.d0) .n!ir*nmental /*ntaminati*n >.P >*nsultants Ltd0, .dinburg#, $$0 132213=0 :A; <r**ks, R0R0, Lee, &0, Ree!es, R0D0, &a77re, T0, ,1())), Dete/ti*n *7 ni/keli7er*us r*/ks by analysis *7 #erbarium s$e/imens *7 indi/at*r $lants0 0ournal 1eochemical 23ploration, 7, $$0 =(2A)0 :6; >#aney, R0L0, ,1(33), Plant u$take *7 in*rgani/ 5aste, %n+ Parr, &0.0 ,.d0), Land Treatment *7 8aEard*us Laste, 4*yes Data >*r$0, Park Ridge, %L, $$0 A02)60 :); >#aney, R0L0, Cngle, &0B0, <aker, C0&0M0, Li, &0M0, ,1((3), Met#*d 7*r $#yt*mining *7 ni/kel, /*balt, and *t#er metal 7r*m s*il0 B Patent 4*0 A, )11, )3=0 :3; &a77re, T0, <r**ks, R0R0, Lee, &0, Ree!es, R0D0, ,1()6), ebertia acuminata+ a ni/kela//umulating $lant 7r*m 4e5 >aled*nia0 B/ien/e 1(3, $$0 A)(2A300 :(; Mars/#ner, 80, ,1((A), Mineral nutriti*n *7 #ig#er $lants, 2nd ed0 4e5 Y*rk, C/ademi/ Press0 :10;Mem*n, C0R0, Ckt*$rakligil, D0, JEdemir, C0, Mertii, C0, ,2001), 8ea!y metal a//umulati*n and det*Qi7i/ati*n me/#anism in $lants0 /urk 0ournal of Botany, 25, $0 11121210 :11; Ree!es, R0D0, ,2006), 8y$era//umulati*n *7 tra/e elements by $lants0 %n+ M*rel, &0L0, ./#e!arria, '0, '*n/#ar*!a, 40 ,.ds0), P#yt*remediati*n *7 Metal-/*ntaminated B*ils, 4CTJ B/ien/e Beries+ %M+ 2arth and 2n.ironmental ciences, !*l0 680 B$ringer, 4e5 Y*rk, $$0 2A2A20 :12; Ree!es, R0D0, <aker, C0&0M0, ,2000), Metal-a//umulating $lants, in+ %0 Raskin, <0D0 .nsley ,.ds0), P#yt*remediati*n *7 T*Qi/ Metals+ sing Plants t* >lean $ t#e .n!ir*nment, &*#n Liley and B*ns, 4e5 Y*rk, 4Y, BC, $$0 1(322210 :13; R*bins*n, <0, 6ernandeE, &0.0, Made9*n, P0, Maran*n, T0, Murill*, &0M0, 'reen, B0, >l*t#ier, <0, ,2003), P#yt*eQtra/ti*n+ an assessment *7 bi*ge*/#emi/al and e/*n*mi/ !iability0 Plant and oil, 24 , $$0 11)212A0 :1=; R*bins*n, <080, <r**ks, R0R0, >l*t#ier, <0.0, ,1(((), B*il amendments a77e/ting ni/kel and /*balt u$take by Berkheya coddii+ $*tential use 7*r $#yt*mining and $#yt*remediati*n0 !nnals of Botany, 84, $$0 63(26(=0 :1A; R*bins*n, <080, <r**ks, R0R0, 8*5es, C0L0, "irkman, &080, 'regg, P0.080, ,1(()), T#e $*tential *7 t#e #ig#-bi*mass ni/kel #y$era//umulat*r Berkheya coddii 7*r $#yt*remediati*n and $#yt*mining, 0ournal 1eochemistry 23ploratio, 6!, $$0 11A21260 :16; >*le, M0M0, ,1()3), 'e*b*tani/al and bi*ge*/#emi/al in!estigati*ns in t#e s/ler*$#yll*us 5**dland and s#rub ass*/iati*ns *7 t#e eastern g*ld7ields *7 Lestern Custralia 5it# $arti/ular re7eren/e t* t#e r*le *7 8ybant#us 7l*ribundus ,Lindl) 6 Muell as a ni/kel indi/at*r and a//umulat*r $lant0 0ournal of !pplied 2cology, 1!, $$0 26(23200 :1); Be!erne, <0>0, <r**ks, R0R0, ,1()2), C ni/kel-a//umulating $lant 7r*m Lestern Custralia0 Planta, 1!", $$0 (12(=0 :13; Cnders*n, >0L040, <r**ks, R0R0, >#iaru//i, C0, La>*ste, >0&0, Leblan/, M0, R*bins*n, <080, Bim/*/k, R0, Bte5art, R0<0, ,1(((), P#yt*mining 7*r ni/kel, t#allium and g*ld, 0ournal of 1eochemical 23ploration 67, $$0=0)2=1A0 :1(; Li, Y0M0, >#aney, R0L0, <re5er, .0P0, Cngle, &0B0, 4elkin, &0, ,2003), P#yt*eQtra/ti*n *7 ni/kel and /*balt by #y$era//umulat*r !lyssum s$e/ies gr*5n *n ni/kel /*ntaminated s*ils, 2n.ironment cience and /echnology, "7, $$0 1=632 1=630 :20; "*s, <0, 'rRman, 80, LeStan, D0, ,2003), P#yt*eQtra/ti*n *7 lead, Ein/ and /admium 7r*m s*il by sele/ted $lants0 Plant B*il .n!ir*nment =(, A=32AA30 U#a$an T%&'(a Ka)'* Penelitian ini didanai dari $r*gram insenti7 riset 4asi*nal *le# "ementrian Riset dan Tekn*l*gi Re$ublik %nd*nesia0 Penulis berterima kasi# (

RT-2013-0601 ke$ada <rett R*bins*n dari Lin/*ln makala# ini0 ni!ersity,

Belandia <aru atas masukan dalam $enulisan

10