Anda di halaman 1dari 4

BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Kulit merupakan organ terbesar pada tubuh manusia yang membungkus otot dan organ dalam serta memiliki jaringan tanpa ujung pembuluh darah, saraf, dan kelenjar, semua berpotensi untuk terkena penyakit (Price dan Wilson, 2005) Penyebab penyakit kulit antara lain karena infeksi bakteri, !irus, jamur, parasit, alergi, atau neoplasma "ntuk memahami lebih lanjut tentang penyakit kulit, kami mendapat tugas untuk menganalisis skenario berikut Plenting Plenting Berair Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun diantar ibunya ke Puskesmas dengan keluhan kulit plenting-plenting berair di hampir seluruh tubuh. Keluhan dirasakan sejk 3 hari yang lalu. Keluhan muncul berawal dari perut kemudian meluas ke seluruh tubuh termasuk telapak tangan dan rongga mulut. Keluhan juga disertai dengn demam. ari anamnesis didapatkan keluhan yang sama pada 3 orang teman sekelas. Pada pemeriksaan !isik di hampir seluruh tubuh didapatkan "esikel diskret multipel. Pada lengan bawah sebelah kiri terdaat beberapa pustul dan krusta. muncul. B. Rumusan Masalah # 2 ' $pa hubungan jenis kelamin dan usia dengan keluhan pasien% $pa saja etiologi dari plenting&plenting berair% (agaimana patofisiologi manifestasi klinis pasien (plenting& plenting berair di hampir seluruh tubuh, demam)% okter akan melakukan pemeriksaan penunjang dan melakukan terapi setelah hasil pemeriksaan penunjang

(agaimana mekanisme perluasan lesi di tubuh pasien (dari perut meluas ke seluruh tubuh termasuk telapak tangan dan rongga mulut)%

5 * +

$pakah penyakit pasien menular% (agaimana mekanisme penularannya% (agaimana interpretasi hasil pemeriksaan pada pasien (!esikel diskret multipel, pustul dan krusta)% $pa diagnosis banding penyakit pasien (!arisela, herpes ,oster, herpes simple-, !ariola, ./01(#and$ %oot$ and &outh isease), dermatitis !enenata)%

2 3 B. Tujuan # 2 '

$pa saja pemeriksaan penunjang yang perlu dilakukan% (agaimana penatalaksanaan penyakit pasien%

#0 $pa saja komplikasi penyakit pasien% "ntuk mengetahui hubungan jenis kelamin dan usia dengan keluhan pasien "ntuk mengetahui etiologi dari plenting&plenting berair "ntuk mengetahui patofisiologi manifestasi klinis pasien (plenting&plenting berair di hampir seluruh tubuh, demam) ) "ntuk mengetahui mekanisme perluasan lesi di tubuh pasien (dari perut meluas ke seluruh tubuh termasuk telapak tangan dan rongga mulut) 5 * + "ntuk mengetahui mekanisme penularan penyakit pasien "ntuk mengetahui interpretasi hasil pemeriksaan pada pasien (!esikel diskret multipel, pustul dan krusta) "ntuk mengetahui diagnosis banding penyakit pasien (!arisela, herpes ,oster, herpes simple-, !ariola, ./01(#and$ %oot$ and &outh isease), dermatitis !enenata)

2 3

"ntuk

mengetahui

pemeriksaan

penunjang

yang

perlu

dilakukan "ntuk mengetahui penatalaksanaan penyakit pasien #0 "ntuk mengetahui komplikasi penyakit pasien C. Hip tesis 1ari anamnesis, tanda dan gejala, pemeriksaan fisik pada pasien dapat dibuat hipotesis bah4a diagnosis banding penyakit pasien adalah !arisela, herpes ,oster, herpes simple-, !ariola, ./01( #and$ %oot$ and &outh isease), dermatitis !enenata

5umber 6 Price, 5yl!ia $ dan Wilson, 7orraine 0 2005 Pato!isiologi ' Konsep Klinis Proses-Proses penyakit (disi (nam 8akarta6 9:;

P9<"="P $ Kesimpulan

1ari anamnesis, tanda dan gejala, pemeriksaan fisik pada pasien, diagnosis banding penyakit pasien adalah !arisela, herpes ,oster, herpes simple-, !ariola, ./01(#and$ %oot$ and &outh dermatitis !enenata isease),

( 5aran # 5ebaiknya diberikan edukasi pada masyarakat mengenai penyakit kulit, penyebab, penularan, dan pencegahannya 2 5ebaiknya dipromosikan lebih luas lagi tentang !aksinasi !arisela beserta manfaatnya ' Kebersihan diri pribadi dan lingkungan perlu ditingkatkan lagi promosi dan pelaksanaannya untuk mencegah penyakit kulit