Anda di halaman 1dari 2

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Salah satu komplikasi terbanyak pada kehamilan ialah terjadinya perdarahan.

Perdarahan dapat terjadi pada setiap usia kehamilan. Pada kehamilan muda sering dikaitkan dengan kejadian abortus, misscarriage, early pregnancy loss (Prawirohardjo, et. al. 2010). Perdarahan pada kehamilan muda dikenal beberapa istilah sesuai dengan pertimbangan masing-masing, tetapi setiap kali kita melihat terjadinya perdarahan pada kehamilan kita harus selalu ber ikir tentang akibat dari perdarahan ini yang menyebabkan kegagalan kelangsungan kehamilan itu sendiri (Prawirohardjo, et. al. 2010). !ntuk memahami lebih lanjut tentang perdarahan pada kehamilan muda, kami mendapat tugas untuk menganalisis skenario berikut. Seorang perempuan 20 tahun datang ke PUSKESMAS PONED dengan keluhan mual muntah he at terutama pagi hari! Penderita adannya lemah sampai tidak isa erakti"itas! Se#ak tiga hari yang lalu$ mengeluarkan darah per"aginam sedikit%sedikit$ Penderita menikah & ulan yang lalu an se#ak itu haidnya tidak datang$ payudara terasa tegang! Se elumnya haid teratur tiap mengkonsumsi rokok dan alkohol! Paa pemeriksaan 'isik didapatkan "ital sign normal$ mulut kering dan turgor kulit menurun$ 'undus uteri tera a ( cm di atas sim'isis! Pada pemeriksaan inspekulo tampak portio li"id dan ostium uteri eksternum tertutup serta keluar darh segar! Pada "agina toucher) uterus se esar telur e ek$ tidak nyeri tekan$ sarung angan lendir darah *+,! Dokter terse ut menyarankan agar penderita dira-at inap! ulan dan tidak menggunakan alat kontrasepsi! Sudah & tahun ini penderita

B. C. D. E.

Rumusan Masalah Tujuan Manfaat Hi !tesis "ari anamnesis, pemeriksaan isik, pemeriksaan inspekulo, tanda dan gejala pada penderita dapat dibuat hipotesis bahwa dugaan diagnosis adalah abortus imminens dan hiperemesis gra#idarum.

Sumber $ Prawirohardjo, Sarwono, et. al. 2010. .lmu Ke idanan Edisi Keempat /etakan Ketiga. %akarta $ P& 'ina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.