Anda di halaman 1dari 8

TOKOH TOKOH TEORI KOMUNIKASI

PRATHAMA SAKTI NUGRAHA 1204 120 271

TEORI KOMUNIKASI D MARKETING COMMUNICATION 2012 TELKOM ECONOMIC AND BUSINESS SCHOOL

1. HAROLD LASWELL Laswell lahir di Donnelson, Illinois. Ayahnya seorang menteri dan ibunya seorang guru SMU. Laswell memiliki minat baca yang luas. Pamannya yang seorang dokter pernah memberi dia sebuah buku dari perkuliahan Freud pada tahun 1909 di Clark University. Buku ini besar pengaruhnya terhadap minat Laswell dalam memakai pendekatan psikoanalisis dalam mengkaji peran kepribadian dalam politik. Sejak di SMU Laswell telah menjadi redaktur surat kabar sekolah. Potensi akademisnya mengantarkannya memperoleh beasiswa belajar di Universitas Chicago dan mengambil ilmu ekonomi. Di tahun 1992 Laswell mangambil program doktor untuk ilmu politik. Dalam konteks kajian ilmu komunikasi, Laswell tidak pernah menyebut diri sebagai ilmuwan ilmu komunikasi, tetapi kita berutang pada Laswell karena pemikiran dan tulisan-tulisannya banyak dijadikan rujukan dalam kajian ilmu komunikasi. Laswell mengkaji pembentukan opini publik, peran pemimpin politik, dan analisis isi media massa. Laswell kemudian mengajarkan kursus tentang propaganda dan opini publik di Universitas Chicago. Sekarang kita kenal juga dengan kajian komunikasi massa. Laswell berkenalan dengan ilmu komuniaksi melalui pertemuan rutin yang diadakan di kantor pemerintah fedral dan kantor pemerintah AS dalam rangka menghadapi PD II. Laswell sebagaimana akademisi dari berbagai disiplin ilmu sosial lain, seperti rombongan imigran dari Eropa (Lewin, Lazarsfeld, Hovland), terlibat aktif membicarakan peran komunikasi dalam rangka membangkitkan kesadaran publik Amerika dalam menghadapi ancaman PD II. Teori Laswell yang sangat dikenal adalah model komunikasi Who-Says What-in Which Channel-to Whom-with What Effect. Model ini pertama kali dipublikasikan dalam sebuah laporan dari Rockfeller Foundation Communication Seminar pada 1 November 1940. Yang dilakukan Laswell menyangkut propaganda adalah membuat metode penelitian komunikasi yang dikenal sebagai content analysis atau analisis isi. Salah satu karya Laswell yang penting adalah tiga jilid bukuPropaganda and Communication in World History. Ini merupakan sebuah karya penting dalam perjalanan karier akademiknya yang panjang. Laswell sering dikelompokkan sebagai the forerunner of the field of communication yang berasal dari Universitas Chicago. Maksudnya mereka yang mengkaji komunikasi, tetapi kemudian kembali ke disiplin awalnya. Laswell kembali ke dasar ilmunya di ilmu politik.

2. ROGERS Rogers memiliki konsep yang disebut Rogers-Farace Coding System (one up, one down, dan one across) yang dapat digunakan untuk menghitung pertukaran pesan komunikasi. Sistem koding ini telah digunakan pada sejumlah bidang mulai dari interaksi polisi dengan negoisasi buruh, anak-anak yang tidak dapat belajar, wawancara pekerjaan, interaksi di ruang kelas, pertemuan staf dengan manajer hingga konteks perkawinan dan sistem keluarga. Rogers dikenal dengan tulisan-tulisannya tentang difusi inovasi dan jaringan komunikasi. Terdapat beberapa buku karya Rogers yang terkenal diantaranya Communication Network, Communication Technology New Media in Society, History of Communication Study a Biographical Approach dan Organization Communication. Rogers

termasuk ilmuwan yang merasakan terdapatnya aspek lain selain pendekatan scientific yang cenderung memandang komunikasi sebagai proses yang linier. Seperti Schramm, Rogers juga datang dari disiplin lain, kemudian tertarik mempelajari komunikasi dan dalam perkembangannya menetap menekuni ilmu komunikasi. Rogers meraih gelar master dari Iowa State University. Rogers meraih gelar doktor tahun 1957 dengan disertasi bertema tentang difusi inovasi pertanian di antara para petani di sebuah masyarakat pedesaan di Iowa. Setelah mendapat gelar doktor, Rogers pindah ke Ohio State University sebagai asisten profesor dalam sosilogi pedesaan dengan spesialisasi difusi inovasi. Di tempat ini Rogers aktif melakukan berbagi penelitian komuniaksi yang banyak dilakuakn secara lintas departemen. Pada tahun 1964 Rogers pindah ke Michigan State University dan bersama-sama dengan David K. Berlo membina jurusan ilmu komunikasi. Rogers mengabdi di michigan State University hingga tahun 1972 kemudian pindah ke Stanford University. Di sini Rogers menggantikan Schramm sebagai Ketua Departemen Komunikasi. Terakhir Rogers memimpin Departemen Komuniaksi University of New Mexico di negara bagian selatan amerika. Secara formal Rogers berasal dari sosiologi, tetapi perhatiannya lebih banyak pada komunikasi. 3. MCLUHAN McLuhan merupakan seorang kritikus sastra kanada dan penganut media determinism. McLuhan lahir di Kanada Barat dan tumbuh di sebuah kota kecil di Saskatchewan.Ibunya figur intelektual sejati di dalam hidupnya. Menamatkan sarjana di bidang sastra di Universitas Manitobatahun 1932, kemudian Mcluhan melakukan perjalanan ke Inggris untuk kuliah di tingkat doktor dalam sastra Inggris di Cambridge dari tahun 1937 hingga 1942. Sejak tahun 1947 ia menjadi direktur pusat kebudayaan dan tekhnologi Universitas Toronto. McLuhan menjadi tren yang penting di Amerika Utara pada akhir 1960. Perusahaan besar seperti AT&T dan General Motor menjadikannya konsultan. Salah satu konsep McLuhan yang terkenal adalah konsep Global Village. McLuhan meninggal tahun 1980 pada usia 69 tahun karena stroke. McLuhan membagi sejarah komunikasi ke dalam 3 periode utama, yaitu oral (lisan), writing atau printing (tulisan) dan elektronika. 4. RAYMOND WILLIAMS Minat khusus Williams adalah pada isu yang menantang pikiran dan selalu mengisi waktu kerja para sarjana ilmu komunikasi, yaitu tentang isu efek media, agenda setting politik dan analisis isi. Karya-karya Williams menjadi salah satu satu sumber paling kaya dari kritisme kultural dalam tradisis Marxis Inggris juga memberi sumbangan pada kritik budaya dan sastra, teori politik dan komunikasi massa. Williams juga salah satu tokoh yang terkenal dalam kajian cultural studies. Karya Raymond Williams, The Long Revolution merupakan titik awal untuk menjelaskan bagaimana proses hegemoni budaya berlangsung dalam media. 5. CARL HOVLAND Hovland lahir di Chicago, 12 Juni 1912. Memasuki Universitas Nothwestern sampai tingkat master. Ia melanjutkan ke program doktor pada Program Psikologi di Universitas Yale karena tertarik pada Clark Hull, seorang akademisi yang beraliran behaviorisme. Kepribadian

Hovland sangat menarik. Dia seorang pendengar yang baik, pendiam, dan sedikit berbicara, tetapi dengan kemampuan luar biasa Hovland diakui sangat jenius dan produktif. Dia dapat melakukan pekerjaan yang kompleks sekaligus, seperti mengedit naskah, berbicara lewat telepon, dan memasang slide. Pendekatan Hovland seringkali cenderung elektik yakni memakai banyak pendekatan daripada satu perspektif. Ujung karier Hovland adalah ketika dia diketahui menderita kanker dan meninggal. Hovland sebagaimana Laswell merupakan staff pengajar di Yale University yang tergolong universitas elit di Amerika. Penelitian Hovland tentang persuasi secara tidak langsung banyak dipengaruhi oleh teori-teori yang dikembangkan Freud. Hovland dikenal dengan penelitian-penelitian tentang persuasi dengan metode eksperimen. Karya penelitian Hovland diantaranya adalah tentang dampak film bagi pembangunan moral prajurit dalam manghadapi Perang Dunia II. 6. ROBERT K. MERTON Merton lahir sebagai anak imigran dari sebuah daerah kumuh di Philadelphia Utara. Merton memperoleh gelar BA dari Universitas Temple pada Program Sosiologi. Selama 3 tahun Merton mengajar kemudian menjadi associate professor, selanjutnya menjadi profesor serta pimpinan pada Departemen Sosiologi di Tulane University hingga dipanggil Universitas Colombia pada tahun 1941. Melalui tulisannya di tahun 1938 yang berjudul Social Structure and Anomie, mengantarkan Merton menjadi ahli teori sosial muda. Menurut Merton, baik kesesuaian (conformity) maupun penyimpangan (deviation) sama-sama produk dari struktur sosial. Merton dikenal sebagai intelektual perkotaan yang sangat dihargai karena pilihan katakatanya, baik dalam tulisan maupun pembicaraan. Lazarsfeld sangat menghargainya dan menyebutnya sebagai tuan sosiologi negeri ini (Amerika). Merton juga seorang sarjana komunikasi massa. Meron mengkaji bersama-sama dengan Fiske dan Curtis tentang jarinagn radio CBS. Merton merupakan pengajar di Universitas Columbia dalam kurun waktu 35 tahun bersama dengan Lazarsfeld. Merton dikenal sebagai ahli ilmu sosial, sedangkan Lazarsfeld sebagai ahli metode penelitian kuantitatif yang mempelajari dampak komunikasi. Keberadaan dua figur ini di tahun 1941 ikut menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi merosotnya pamor Chicago School. Pada tahun 1943 Merton menjadi Direktur Pembantu di Bureau of Applied Social Research yang dipimpin Lazarsfeld di Columbia University. Salah satu jasa penting Merton adalah kecenderungan Merton membawa middle range theory dalam kajian komunikasi. Karya Merton yang terkenal adalah Social Theory and Social Structure (1949). 7. PAUL F. LAZARSFELD Lazarsfeld lahir dan menghabiskan tiga puluh tahun pertama hidupnya di Wina. Lazarsfeld melihat ayahnya sebagai pengacara yang sangat miskin dan tidak sukses. Kehidupan Lazarsfeld merupakan perpaduan antara dunia akademik dan bisnis. Ibunya tidak memiliki pendidikan formal, tetapi dikenal sebagai penulis buku How the woman Experiences the Male yang terbit di Eropa tahun 1931. Lazarsfeld mmperoleh bekal pendidikan yang memadai sebagaimana tipikal naka-anak kalangan menengah di Wina. Pada

tahun 1925, dalam usia 24 tahun, Lazarsfeld memperoleh gelar doktor dalam matematika terapan dari Universitas Wina. Lazarsfeld merupakan salah seorang pemikir dan ahli ilmu sosial eropa yang muncul pada awal PD II. Dia menyebut dirinya sebagai positivis eropa. Lazarsfeld dikenal dengan lembaganya The Bureau of Applied Social Research yang banyak melakukan penelitian tentang radio dan surat kabar. 8. WILBUR LANG SCHRAMM Wilbur Lang Schramm (5 Agustus 1907 27 Desember 1987) kadang-kadang disebut sebagai bapak komunikasi, dan memiliki pengaruh yang besar pada perkembangan penelitian komunikasi di Amerika Serikat, dan mendirikan departemen studi komunikasi di US universitas. Schramm lahir di Marietta, Ohio. Setelah bekerja untuk Associated Press, ia menerima gelar MA dalam peradaban Amerika di Harvard University dan gelar Ph.D. dalam bahasa Inggris di University of Iowa, di mana ia akhirnya mendirikan workshop penulisan kreatif. Ia mendirikan Lembaga Penelitian Komunikasi di Universitas Illinois di UrbanaChampaign dan program komunikasi di Stanford University. Dia adalah mantan direktur Timur-Barat Komunikasi Institute di East-West Center di Honolulu, Hawaii. Schramm terutama berpengaruh bagi buku-nya tahun 1964 Mass Media and National Development yang diterbitkan dalam kaitannya dengan UNESCO, yang secara efektif memulai penelitian hubungan antara penyebaran teknologi komunikasi dan pembangunan sosial-ekonomi. 9. MELVIN LAWRENCE DEFLEUR Ia lahir April 27, 1923 di Portland, Oregon, ia adalah seorang profesor dan sarjana di bidang komunikasi. Bidang studi awalnya adalah ilmu-ilmu sosial. DeFleur menerima gelar Ph.D. dalam psikologi sosial dari University of Washington pada tahun 1954. Tesisnya, Eksperimental studi hubungan stimulus respon dalam komunikasi leaflet, mencakup sosiologi, psikologi, dan komunikasi, untuk mempelajari bagaimana informasi disebarkan melalui | masyarakat Amerika. Dia telah mengajar di Indiana University (1954-1963), University of Kentucky (19631967), Washington State University (1967-1976), University of New Mexico (1976-1980), University of Miami (1981-1985 ), Syracuse University (1987-1994) dan University of Washington sebelum mengambil posisi saat ini sebagai profesor komunikasi di Universitas Boston Departemen Komunikasi Massa, Periklanan dan Hubungan Masyarakat. Selain itu, ia adalah seorang Profesor Fulbright ke Argentina dua kali: dan berafiliasi dengan sosiologis Argentina dan Ibero-Interamerican Sociological Society, dimana ia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal. 10. GEORGE GERBNER (8 Agustus 1919 24 Desember 2005) Gerbner adalah seorang profesor Komunikasi dan pendiri teori kultivasi. Lahir di Budapest, Hungaria, dia berimigrasi ke Amerika Serikat pada akhir tahun 1939. Gerbner meraih gelar sarjana dalam jurnalisme dari Universitas California, Berkeley pada 1942. Ia

bekerja sebentar untuk San Francisco Chronicle sebagai penulis, kolumnis dan assisten editor keuangan. Ia bergabung dengan Angkatan Darat Amerika Serikat pada tahun 1943. Ia bergabung dengan Office of Strategic Services sementara melayani dan menerima Bintang Perunggu. Setelah perang ia bekerja sebagai penulis lepas dan penerbit dan mengajar jurnalistik di El Camino College sambil mendapatkan (1951) dan doktor master (1955) dalam komunikasi di University of Southern California. disertasi-Nya, Toward a General Theory of Communication, memenangkan penghargaan USC untuk disertasi terbaik.

11. KURT LEWIN ZADEK Kurt Lewin Zadek lahir pada tanggal 9 September 1890 dan meninggal pada tanggal 12 Februari 1947 adalah seorang psikolog Jerman-Amerika, yang dikenal sebagai salah satu pelopor modern sosial, organisasi, dan psikologi diterapkan . Kurt Lewin lahir di sebuah desa kecil di Mogilno, sebuah provinsi Prusia Posen yang kini dianggap Polandia. Ayah dan ibunya yang memiliki toko umum kecil. Keluarga Kurt tinggal di atas toko di kota. Di luar kota keluarganya memiliki sebuah peternakan kecil. Dia adalah anak kedua dari empat lahir dalam keluarganya Pada usia 15 tahun keluarganya pindah ke Berlin. Lewin segera terdaftar di Gimnasium di mana dia diperkenalkan kepada filsafat Yunani. Pada tahun 1909 mendaftar di Universitas Frieberg untuk belajar kedokteran biologi. Kemudian ia dipindahkan ke Universitas Mnchen untuk belajar. Pada tahun 1910 ia mulai sekolah untuk mendapatkan gelar doktor dalam filsafat dan psikologi di Universitas Berlin. Setelah empat tahun belajar di bawah Carl Stumpf ia menerima gelar di bidang psikologi. Tak lama di sana setelah ia memasuki Kaiser tentara dan masuk ke divisi infanteri. Dia menghabiskan empat tahun pertempuran di Perang Dunia I sampai dia terluka. Dia meninggalkan tentara sebagai letnan dan memperoleh salib besi. Pada tahun 1917 Kurt menikahi Maria Landsberg, guru sekolah. Dia dikaruniai dua anak, tetapi pernikahan hanya berlangsung sepuluh tahun. Anak pertamanya adalah seorang anak perempuan bernama Agnes yang lahir pada tahun 1919. Yang kedua adalah seorang putra, Fritz lahir pada tahun 1922. Pada 1929 ia menikah Gertrud Weiss. Dia memiliki anak ketiga, anak perempuan bernama Miriam pada tahun 1931. anak keempatnya seorang putra bernama Daniel datang pada tahun 1933. Ibunya tewas di sebuah kamp pemusnahan Nazi pada tahun 1944. Pada tahun 1947 Kurt meninggal mendadak karena serangan jantung. Pada tahun 1921 di Institut Psikologi dari Universitas Berlin ia ditunjuk untuk kuliah di filsafat dan psikologi. Secara antusias dan informal yang menarik siswa dalam kelompokkelompok yang ketat untuk mendiskusikan berbagai permasalahan sosial. Mereka sering akan bertemu di kafe di seberang lembaga. Sementara ia di Berlin ia mengawasi banyak studi penelitian eksperimental. Pada tahun 1944 Kurt mendirikan Komisi Masyarakat interrelations (CCI). Kurt juga kuliah pada masalah minoritas dan hubungan antargolongan, yang membuatnya cukup popular. Dia juga mencari sebuah lembaga akademis untuk pekerjaan penelitian tentang dinamika kelompok. Ia datang untuk kesimpulan bahwa itu akan menjadi salah satu dari dua

tempat baik MIT atau UC di Berkley. MIT Douglas McGregor adalah orang pertama yang memberitahukan penerimaan kirinya. Ia Iowa dan mulai membangun mimpinya pada 1945.

DAFTAR SUMBER
http://communicationdomain.wordpress.com/2010/12/17/tokoh-tokoh-komunkasi/

http://kolom-biografi.blogspot.com/2012/03/biografi-harold-lasswell.html
https://www.google.com/search?biw=1366&bih=681&tbm=isch&sa=1&q=TOKOHKOMUNIKASI&b tnG=