Anda di halaman 1dari 2

Nama NPM

: Kusma Jaya Eko Prasetya : 1412100152

Angkatan : 2010 C

Seorang mahasiswa hendak membuat laporan perancangan skripsi, Agar proses pembuatan laporan tersebut dapat terjadwal dengan rapi dan sistematis, mahasiswa tersebut membuat jadwal kegiatan yang nantinya akan di kompresi ke dalam bentuk diagram Gantt (Gant Chart) maupun PERT.

Adapun jadwal awal kegiatan adalah sebagai berikut : 1. Menggambar aliran data (12 hari) simbol A 2. Menggambar pohon keputusan (3 hari) simbol B 3. Merevisi pohon keputusan (15 hari) simbol C 4. Analisa data (6 hari) simbol D 5. Membuat prototipe output (20 hari) simbol E 6. Merevisi desain output (4 hari) simbol F 7. Merancang basis data (14 hari) simbol G

Dengan data rancangan penjadwalan laporan diatas maka dapat di buat diagram Gantt seperti di bawah ini :

Gambar aliran kegiatan menggunakan Diagram Gantt

Setelah selesai membuat Diagram Gantt, selanjutnya adalah membuat diagram PERT dengan tujuan agar dapat mengetahui mana yang termasuk tugas dalam fase kritis dan mana yang merupakan tugas dalam fase biasa. Akan tetapi, sebelum membuat diagram PERT, sebelumnya harus mengetahui alur proses, dimana mencari

keterhubungan antar rangkaian kegiatan tersebut. Sehingga mendapatkan informasi tentang kolom yang harus di selesaikan terlebih dahulu.

Setelah mengetahui tabel alur kegiatan, langkah selanjutnya adalah membuat diagram PERT. Dari tabel di atas akan di rubah menjadi diagram PERT sebagai berikut :

Gambar Diagram PERT dari data diagram Gantt

Dari diagram PERT diatas, maka kita dapat menyimpulkan fase kritis adalah aliran kegiatan yang melalui tahap 10-50-60-40-70, yang berarti pada tahap pengerjaan kegiatan dengan simbol E,F,G dan D harus tepat waktu, karena jika terlambat sehari saja dalam pengerjaannya, maka akan mempengaruhi kegiatan yang lain, dan tentunya akan berbeda dengan laporan diagram Gantt yang telah di buat sebelumnya.

Anda mungkin juga menyukai