Anda di halaman 1dari 12

1. Seorang perempuan berusia 17 tahun, G1 P0 A0 datang ke puskesmas karena terlambat haid selama 1 bulan.

Bulan lalu ia mengalami haid normal. Siklusnya 28 hari. Ia menderita mual dan juga memuntahkan semua yang ia makan setelah tiap makan dalam 5 hari. Ia juga mengeluhkan keletihan, kehilangan berat badan dan pembesaran payudara yang membuatnya tak nyaman. Pada pemeriksaan obstretis didapatkan tinggi fundus 2 jari di atas symphisys. Apakah kesimpulan hasil pemeriksaan obstetris yang paling tepat? a. Usia gestational adalah sekitar 12 minggu b. Usia gestational adalah sekitar 10 minggu c. Ukuran uterus lebih kecil dari usia gestational d. Ukuran uterine cukup untuk usia gestational-nya e. Ukuran Uterus lebih besar dari usia gestasi 2. Seorang perempuan berusia 30 tahun, P0 A0, datang ke dokter praktik umum dengan membawa hasil pemeriksaan laboratorium kemarin untuk mengecek apakah dirinya hamil atau tidak. Pasien mengaku sudah terlambat menstruasi selama 1 minggu. Hasil pemeriksaan tes saat ini adalah negatif. Apakah tindakan yang paling tepat dilakukan? a. Tidak ada, karena pasien tersebut tidak hamil b. Tes harus diulang karena alat yang digunakan yang dibeli bebas di apotik c. Tes harus diulang karena tes tidak akurat dan tidak menggunakan urine pagi d. Tes harus diulangi lagi 1 minggu kemudian e. Rujuk ke dokter kebidanan untuk pemeriksaan USG 3. Seorang pasien wanita usia 36 tahun dengan P2A0, datang ke klinik KB. Pasien berencana KB karena anak sudah cukup. Saat ini pasien terlambat haid sejak 2 bulan yang lalu. pasien pernah dirawat TIA. tekanan darah pasien 150/100mmHg. Frekuensi nadi 100x/menit. Pemeriksaan kehamilan menunjukkan hasil (-). Kontrasepsi apa yang paling sesuai untuk pasien ini? a. Pantang berkala b. KB hormonal kombinasi c. Mini pil d. AKDR e. Implant 4. Wanita 27 tahun, G2P1A0, Hamil 32 minggu dengan keluar cairan bening dari vagina sejak 5 jam. Berat janin 2100 gram, kepala belum masuk pintu panggul, gerak janin (+). Pemeriksaan yang perlu dilakukan: a. Pemeriksaan digital b. Pemeriksaan inspekulo steril c. Pemeriksaan bimanual d. Pemeriksaan fundus uteri e. Pemeriksaan gerak janin 5. Seorang perempuan 30 tahun G5P4A0 hamil 32 minggu datang ke RS dengan keluhan perdarahan dari jalan lahir. Keluhan ini dirasakan juga 4 minggu yang lalu setelah berhubungan intim. PF: TD 110/80 mmHg, nadi 80x/mnt, nafas 20x/mnt, suhu 36,8C. Pemeriksaan obstetrik luar: letak kepala masih tinggi, DJJ 148x/mnt. Pada pemeriksaan lab: Hb 12,8. Tiga minggu kemudian terjadi perdarahan banyak dan kehamilan diakhiri dengan SC. Saat menjalani observasi, terjadi perdarahan banyak dari jalan lahir. Apakah penyebab yg paling mungkin? a. Sisa plasenta b. Perlukaan jln lahir c. Koagulopati d. Anemia e. Ruptur uteri

6. perempuan, 33 tahun, G2P1A0, merasa telah hamil 9 bulan, datang ke klinik anda karena telah ada tandatanda persalinan. Pasien memiliki riwayat hipertensi sejak lama. PF TD: 170/110 mmHg, proteinuria (+3), diagnosis pada pasien ini: a. Hipertensi kronis b. Hipertensi gestasional c. Preeklampsia berat d. Hipertensi esensial e. Superimposed preeklampsia 7. Pasien wanita 31 tahun G3P2A0, hamil 8 bulan mengeluh perdarahan pervaginam. Ganti pembalut 2 x perhari selama 2 hari terakhir ini. Tidak mengeluh mules dan nyeri. Sekarang perdarahan berupa bercak di pembalut. PF tanda vital normal, kontraksi baik, DJJ baik. Penatalaksanaan pada pasien ini: a. Tirah baring di rumah b. Dirawat di Puskesmas c. Transfusi darah d. Injeksi deksametason e. Induksi persalinan 8. Perempuan 25 tahun, G1P0A0 masuk rumah sakit untuk bersalin pada usia kehamilan 42 minggu. Suhu 38C, tanda vital lain dalam batas normal. HIS sejak 48 jam yang lalu, ketuban pecah spontan 12 jam SMRS. Pembukaan serviks 3 cm saat masuk rumah sakit, pembukaan tetap 8 cm sejak 4 jam terakhir. Keadaan janin masih baik. Tatalaksana apakah yang paling tepat? a. Beri antibiotik b. Beri oksigen c. Nilai jalan lahir d. Nilai HIS e. Nilai taksiran bayi 9. Seorang perempuan, 28 tahun, hamil 9 bulan, datang ke IGD dirujuk oleh bidan karena pasien mengeluh nyeri perut mendadak dan perdarahan pervaginam berwarna kehitaman. Gerakan bayi berkurang, nyeri ulu hati, pandangan berkunang-kunang dengan kaki bengkak. Pada pemeriksaan fisik keadaan umum tampak lemah. TD 170/110 mmHg. Perut kaku seperti papan. Pada pemeriksaan laboratorium Hb 8,5g/dL. Proteinuria (+++). Diagnosis pada pasien: A. Solusio plasenta + PEB B. Plasenta previa + PEB C. Partus imaturus + PER D. Solusio plasenta + eklamsia E. Plasenta previa + eklamsia 10. Perempuan 35 tahun. Datang ke UGD dengan perdarahan pervaginam sejak 1 hari SMRS. Mengaku telat haid 3 bulan SMRS. PF: tanda vital normal, fundus setinggi umbilikus. Inspekulo: vulva vagina tidak ada kelainan. Porsio tebal-lunak. Pembukaan serviks 1-2 cm. Bekuan darah (+). Diagnosis paling mungkin adalah: a. Mola hidatidosa b. Kehamilan ektopik terganggu c. Missed abortus d. Abortus inkomplit e. Abortus imminens 11. Perempuan, 28 tahun, P4A0 mengeluh benjolan di bibir kemaluan sejak beberapa bulan terakhir. Riwayat keputihan (+). PF: benjolan di labia mayora arah jam 5, ukuran 2x3 cm. Kistik, kemerahan, mobile. Apakah diagnosis yang mungkin? A. Endometriosis B. Mioma uteri C. Kista Gartner D. Kista Bartholin E. Kista ovarium 12. Seorang wanita 42 tahun datang dengan keluhan mudah lelah, banyak berkeringat, terasa hangat seperti di tungku pembakaran. Diagnosis paling mungkin adalah: a. menopause b. perimenopause c. metestrus d. pasca menopause e. klimakterium

13. Wanita, 30 tahun, G4P1A2. Keluar darah dari kemaluan sejak kemarin. Darah keluar sedikit, terasa sedikit sakit di perut bagian bawah. Pasien mengaku hamil 4 bulan, belum merasakan gerak janin. PF normal. Pemeriksaan ginekologis: uterus teraba 17-18 minggu, ostium tertutup, fluksus +. a. abortus komplit b. abortus inkomplit c. abortus febrilis d. recurrent abortus e. abortus insipien 14. Perempuan, 18 tahun, datang dengan keluhan tidak pernah haid sebelumnya. Pasien telah mencoba berbagai obat untuk merangsang haid, tapi tidak pernah berhasil. Tekanan darah normal, TB dan BB normal (160 cm, 50 kg).FN 80 x/menit, FP 18 x/menit. Rambut ketiak dan pubis tumbuh sesuai usia. Apa diagnosis pasien? a. Amenorea primer b. Amenorea sekunder c. Monometroragi d. Oligomenorea e. Polimenorea

15. Perempuan 20 tahun, P2A2, diantar oleh dukun ke Puskesmas. Pasien telah melahirkan 1 jam yang lalu, namun plasenta belum lahir. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum tampak lemah, TD 90/50 mmHg, nadi 140 x/menit, frekuensi napas 24 x/menit, konjungtiva pucat, berkeringat dingin, urin pekat dan sedikit. Fundus uteri sepusat dan kontraksi lemah. Terjadi perdarahan banyak, berwarna hitam. Setelah dipasang IV line, penanganan selanjutnya yang paling tepat? a. Plasenta manual b. Pemberian uterotonika c. Vaginal tamponade d. Kuretase e. Transfusi darah
16) perempuan hamil G2P1A0 hamil 16wks ngeluh keluar cairan seperti berwarna kemerahan seperti darah. pada pe inspekulo portio masih tertutup. sudah diberi obat2 tapi tidak membaik. tindakan? a.bed rest observasi b.kuretase c.tokolitik. d.inj oxy 17) perempuan hamil umur kehamilan 34wks. jatuh dikamar mandi, berdarah dan nyeri perut. pada pe janin sulit teraba dan perut membesar. diagnosis? a.perdarahan janin b.ruptur uterus c.hmm d.lupa e.gag mungkin deh 23) laki laki usia 30 tahun mengeluh gatal-gatal sejak 2 hari . gatal sudah sekitar 2 tahun . bentuk makula eritema , tepi meninggi dan numular , pengobatan ? a. AHA1 b. AHA2 c. kombinasi AHA1 + AHA2 d. antihistamin e. antihistamin + kortikosteroid 1. Wanita hamil 8 minggu dengan bercak....cek hormon, apa yg paling sesuai a. HCG b. Progesteron c. Estrogen d. FSH e. Hb 2. Wanita hamil 25 minggu ditemukan anemia gizi, apa yg menyebabkan? a. Defisensi vit A b. Def. Vitamin c c. Def. Zn d. Def. Zat besi e. Def. Fe

3. . Seorang wanita 30 tahun sudah menikah 6 tahun, haid terlambat 2 bulan. KU= pucat, lemas, akral dingin dan mengeluh nyeri perut tiba2. TD: 90/50 mmhg, nadi 100x/ menit, RR= 24x/menit, Hb: 7 g/dl. Keadaan yg paling mungkin pada pasien : a. KET b. Appendicitis acute c. Kolestitis akut d. Pankreatitis e. Cystitis

34. Wanita 25 tahun, amenore 2 bulan, menderita DM tergantung insulin. Kadar glucagon normal, kemungkinan diagnosa? a. kehamilan b. hipopituitari

63. Wanita 30 tahun G3P2A0 mengeluh mulas-mulas sejak 20 jam. Kehamilan cukup bulan, sudah dipimpin mengedan selama 3 jam oleh paraji (dukun beranak) Kepala anak sudah engaged di H4. Tindakan yang harus dilakukan: a. SC b. pimpin mengedan c. vakum d. ekstraksi forceps e. observasi

78. Besar fundus uteri 1 minggu setelah malahirkan 79. Penanganan pertama pada KET dengan tensi 80/60, nyeri perut hebat, pucat? a. pasang infuse 112. Wanita hamil, TD 140/90 mmHg, terdapat udem pada kedua tungkai, dalam urin ditemukan protein. Tindakan yang dilakukan: a. b. Diazepam 10 mg c. d. MgSO4 .. e. ..

149. Wanita stress setelah berhubungan, minta pil kontrasepsi. Tujuannya apa: mencegah stimulasi FSH 113. Seoran wanita umur 20 tahun datang ke dokter pada tanggal 12januari 2008, ingin memeriksakan kehamilan. HPHT 17 Mei 2007, dari PF didapatkan janin tunggal hidup presentasi kepala, kepala belum masuk PAP, punggung kiri, belum inpartu, letak punggung kiri didapatkan dari pemeriksaan a. Leopold I b. Leopold II c. Leopold III d. Leopold IV e. Pemeriksaan dalam

114. Seorang wanita hamil dating ke dokter untuk melahirkan, umur kehamilan 40 minggu. Setelah melahirkan terjadi perdarahan, TD 140/90 mmHg, nadi 120 kali/menit. Pada wanita ini terjadi: a. Syok septik b. syok kardiogenik c. syok hipovolemik d. syok anafilaktik e. 115. Seorang wanita ingin memeriksakan kehamilannya (8 bulan). Dari pemeriksaan: TD 150/90 mmHg, pemeriksaan urin +1. Pada pasien ini menderita: a. tidak ada kelainan b. PER c. PEB d. Hipertensi e. Eklampsia 6. seorang pria datang ke UGD dengan keadaan tidak sadar, host mengalami kecelakaan sehingga terlempar. saat diperiksa sesika urinarianya penuh. apa yang harus dilakukan? a) langsung memasang kateter solley b) memasang sitostomi di daerah suprasimfisis c) memastikan dahulu apakah pasien dapat kencing spontan d) melakukan foto rontgent e) .. 7. wanita 23 tahun, nyeri perut sebelah kanan, tidak sedang haid, VT:fornix posperior teraba tonjolan, apa diagnosis yang mungkin? a) hermia b) apendisitis c) .. d) .. e) .. 18 ibu 18 tahun, G1PA0 datang dengan keluhan sesak nafas, edema anasarka, kesadaran menurun, DJJ 13 12 13, protein urin (-) apa yang paling mungkin diagnosanya a) vre ekalampsia b) gangguan keseimbangan elektrolit c) .. d) .. e) ..

27. Wanita perdarahan pervaginam, terlambat haid 4 minggu, nyeri perit kanan bawah, pembesaran cavum dauglasi, Hb 7, tampak anemi dan pucat. Diagnosis yang paling mungkin pada penderita ini adalah a) KET b) Apendisitis akut c) Peritonitis d) Abortus imminens

e) Tumor e) .. 145. Seorang perempuan umur 25 tahun, hamil ditinggal pacarnya, cemas karena pacar tidak mau bertanggung jawab. Minta di aborsi oleh dokter, ini merupakan aborsi.. a) Aborsi provokatus kriminalis b) Aborsi provokatus medicinus c) Aborsi Imminens d) .. e) .. e) .. 151.. G2P1A0 datng ke RS dengan keluhan ketuban pecah 2 hari dibidan, Pf: bayi pertama presentasi kepala, bayi kedua letak sungsang, DJJ pertama 102 x/mnt, DJJ kedua 116 x/mnt, warna ketuban kecoklatan, anak pertama dilakukan vacum, anak kedua tidak divacum.. Atas indikasi apa anak kedua tidak dilakukan vacum ? a) Bekas vacum b) Gemeli c) Ketuban pecah d) .. e) .. 152. Ibu P4A2 berumur 40 tahun datang dengan keluhan perdarahan setelah koitus sejak 3 bulan yang lalu tapi 2 hari sebelum ke rumah sakit sudah tidak perdarahan. Pada Pf porsio licin erosi diatas dan dibawah. Diagnosis yang paling mungkin untuk penderita ini adalah a) Normal b) CIN I c) CIN II d) CIN III e) Ca in situ 193. Ibu hamil umur 28 tahun, 7 bulan. Melakukan PNC rutin. TD 140/90, edema ringan pada kedua tungkai 2 minggu kemudian 160/110, edema anasarka, trombosit 110, protein ++. Diagnosa yang paling mungkin pada penderita ini adalah

a) Eklampsi b) Preeklampsi ringan c) Preeklampsi berat d) Hipertensi kronik superimposed e) Hipertensi kronik

194 Wanita hamil, 22 tahun G1P0A0, merasa hamil 8 bulan, datang ke Rumah Sakit untuk periksa rutin. Sebelum dibidan sudah 2 kali diperiksa, terakhir 3 bulan sebelumnya. BB sebelum hamil 45 kg tidak ada riwayat penyakit berat. Pada Pf : TD 150/90 mmHg, edem ringan dikedua tungkai, pemeriksaan lain tidak ada kelaian, pada pemeriksaan leopold.. Bagian terbawah janin kepala. TFU 26 cm, BJA 140 x/reguler. Untuk diagnosa pemeriksaan penunjang yang diperlukan a) Hb b) Protein Urin c) Keton Urin d) Kreatini e) As. Urat

198. Seorang wanita, usia 20 tahun keluar perdarahan pervaginam. Tidak Haid 3 bulan dan telah dinyatakan hamil setelah pemeriksaan urin di bidan. Keadaan umum dan tanda vital baik. Apa diagnosa banding kasus ini ? a) Abortus Imminens b) Polip serviks c) Abortus incipiens d) Hiperplasie endometrium e) KET 199. Seorang wanita, 28 tahun. Hari ke 2 post SC atas indikasi gagal vakum, demam tinggi 39,5 0c, luka Operasi, urine, LAB normal. Paru-paru baik. Fundus Uteri lunak, setinggi umbilikus, lochia rubra berbau. Penanganan yang tepat ? a) Amoxicillin dan Metronidazole b) Doksisiklin dan Metronidazole c) Sefalosporin dan Metronidazole

d) Gentamicin dan Metronidazole 200.G1P0A0, hamil aterm, bagian melenting diatas Fundus Uteri, Bagian lain-lain diatas suprafisis, memanjang diperut kanan ibu, tindakan persalian yang paling tepat adalah a) Ekstraksi vacum b) Moriceau c) Ekstraksi forsep d) ... e) .. 201.His + kurang kuat, Caput +, pembukaaan tidak maju-maju. Dilakukan vacum .... komplikasi yang mungkin terjadi a) Pendarahan intra kramial. b) Fraktur clavikula c) Fraktur ..... d) ....... e) ...... OBGIN 1. Seorang wanita G3P2A0 40 th, 30 minggu, nyeri kepala, tangan kesemutan, penglihatan kabur, TD: 170/100, kaki bengkak, Diagnosis: a. Eklampsi c. hipertiroid e. Preeklamsi berat b. Hipertensi d. nefrotik sindrom 2. Hamil 28 minggu, nyeri pinggang bawah, cairan dari vagina (+), warna merah hitam. Diagnosa : a. Plasenta previa c. KPSW e. Prolong labour b. Solusio placenta d. Preterm labour 3. Wanita muda hamil G P A0. Kel sakit perut bawah, vital sign dbn. Janin teraba 3 bagian besar, vital sign N, ballotement (+) 2. Kasus apa? a. Gemelli b. Hidrocephalus c. Hidroamnion 4. Seorang wanita, G2P1A0, hamil 12 minggu, datang untuk pemeriksaan rutin kehamilan. Riwayat kehamilan pertama lahir spontan, hidup, berat badan normal. Saat ini anak telah berusia 3 tahun, sehat. Anamnesis tambahan untuk risiko anemia pada ibu a. Menanyakan kebiasaan dietnya b. Riwayat anemia defisiensi Zn saat kehamilan yang lalu c. Apakah anak yang sekarang anemia d. Jenis kontrasepsi yang digunakan sebelum kehamilan e. Riwayat minum obat-obatan sebelum dan selama kehamilan ini 5. Tindakan untuk presbo, bukaan 1-2cm, BB 3000gr

a. versi ekstraksi c. perasat branc andru b. versi luar d. manuver mc.flourer 6. Wanita mau melahirkan, sudah lewat fase laten.... fase aktif akselerasi 7. Wanita 28 tahun nyeri perut tiba-tiba, telat haid 2 bulan. (Ada ciri-ciri KET). Nyeri disebabkan: massa pada cavum Douglas yang nyeri dan berdarah 8. Wanita 45 tahun mengeluh sesak nafas, pemeriksaan laboratorium: SGOT dan SGPT normal, parameter yang lain juga normal. Hanya dijumpai cairan di bawah diafragma. Ditemukan tumor ovarium dan kepadatan di peritoneum. Sindrom apakah ini a. Sindrom Eisenmenger c. Sindrom Nefrotik e. Sindrom Cartegener b. Meig syndrome d. Sindrom Hepatorenal 9. Pemeriksaan untuk diagnosis posisi punggung fetus a. Leopold I c. Leopold IV e. Leopold III b. Leopold II d. Periksa dalam 10. Laki-laki 25 tahun G1P0A0 hamil 8 bulan dibawa ke bidan UGD karena hipertensi dan tungkai bengkak. Riwayat kejang (-), tekanan darah 160/110; edema, proteinuria. Bagaimana penanganannya? a. Infus D5% + MgSO4 d. Fenobarbital 30 mg oral b. Diazepam 10 mg i.m. e. Observasi ketat di ICU c. MgSO4 4 gram dalam D40% i.m. 11. Wanita 38th, punya 3 anak, 1 anak masih balita, datang ke praktek dokter untuk KB, alasan yang tepat untuk KB nya a. Menjarangkan kehamilan d. Menerapkan NKKBS b. Menunda kehamilan e. Menjaga ibu tetap sehat c. Menyudahi jumlah anak 12. Wanita 22th, nyeri perut hebat (syok ), TD 80/60, N teraba lemah, palpasi: abd tegang, amenore 2 bln. Diagnosa a. Peritonitis appendix d. Salphinggitis akut b. Peritonitis umum e. Abortus iminens c. Ruptur tuba

13. Seorang wanita 30 tahun sudah menikah 6 tahun, haid terlambat 2 bulan. KU= pucat, lemas, akral dingin dan mengeluh nyeri perut tiba2. TD: 90/50 mmhg, nadi 100x/ menit, RR= 24x/menit, Hb: 7 g/dl. Keadaan yg paling mungkin pada pasien : a. KET c. Kolestitis akut e. Cystitis b. Appendicitis acute d. Pankreatitis 14. Wanita 30 tahun G3P2A0 mengeluh mulas-mulas sejak 20 jam. Kehamilan cukup bulan, sudah dipimpin mengedan selama 3 jam oleh paraji (dukun beranak) Kepala anak sudah engaged di H4. Tindakan yang harus dilakukan: a. SC c. Vakum e. observasi b. pimpin mengedan d. ekstraksi forceps 15. Seorang wanita umur 20 tahun datang ke dokter pada tanggal 12januari 2008, ingin memeriksakan kehamilan. HPHT 17 Mei 2007, dari PF didapatkan janin tunggal hidup presentasi kepala, kepala belum masuk PAP, punggung kiri, belum inpartu, letak

punggung kiri didapatkan dari pemeriksaan a. Leopold I c. Leopold III e. Pemeriksaan dalam b. Leopold II d. Leopold IV 16. Seorang wanita ingin memeriksakan kehamilannya (8 bulan). Dari pemeriksaan: TD 150/90 mmHg, pemeriksaan urin +1. Pada pasien ini menderita: a. tidak ada kelainan c. PEB e. Eklampsia b. PER d. Hipertensi 17. Ibu P2A1, setelah KET 1 bln, dtg untuk KB 3 thn. Suami tdk mau kondom/pantang berkala. KB efektif: | |a. IUD (KI) b. KB Depoprovera c. KB Estrogen d. KB Pil 18. , G2P1, mengalami KET. 1 bulan kemudian ingin memakai kontrasepsi yang efektif supaya tidak hamil. Suami tidak ingin memakai kondom dan pantang berkala. Alat kontrasepsi apakah yang efektif... a. Kontrasepsi IUD b. Kontrasepsi levodopa c. Kontrasepsi susuk d. Kontrasepsi kombinasi (cycloform) 19. Wanita dipimpin mengedan, 3 jam, his masih bagus, panggul relatif sempit. Tindakan a. Partus percobaan b. SC c. induksi 20. G1P0A0 hamil 10 minggu dengan keluhan darah tidak menggumpal, OUE tertutup. Kemungkinan adalah? a. Abortus insipien b. Abortus iminen c. Abortus inkomplit d. Abortus komplit 21.G1P0A0 hamil 36 minggu mulai terasa sering mules, rajin kontrol ke dokter tiap bulan. Tujuann dokter melakukan periksa dalam adalah? a. Menentkan presentasi kepala b. Ketuban utuh/tidak c. Inpartu/ belum d. e. 22. Wanita 32 th, tidak menstruasi 5 bln, mual (+), muntah (+). Pada pemeriksaan obstetri ditemukan fundus uteri 2 jbpx. Panda-tanda hamil adalah a. HCG(+) b. Mual (+), muntah(+) c. Fundus uteri 2jbpx d. Estrogen dan progestron meningkat e. Djj (+) didengar lewat doppler 23. Wanita 26 th melahirkan di dukun dengan perdarahan masif, TD 100/70, nadi normal, temperatur normal. Kontraksi uterus lemah. Obat untuk mempercepat kontraksi a. Oksitosin b. Ergonovin c. Ritodolvin d. Etosiban

24. Wanita sdh 3 bln mengeluh nyeri saat haid, ia mengaku sebelumnya mengaku sakit saat haid. Namun tdk seberat yg sekarang dan masih bisa melakukan aktivitas sehari-hari. Dia baru saja menikah 6 bln yg lalu, pada pemeriksaan dalam terdapat portio tertarik ke belakang, terdapat benjolan pd adnexa 7 cm. diagnosanya adalah? a. Kista endometrium b. Andexitis c. Vagibovaginitis d. Nyeri ovulasi 25.Seorang wanita 20 th dtg dgn keluhan keluar darah dari kemaluan, darah segar menggumpal keluar terutama bila dlm keadaan stress. Pada pemeriksaan fisik DBN, tdk ada gangguan abdomen (muntah), pd balotement tes (+), pd pemeriksaan inspekulo ditemukan pembekuan darah pd portio, portio terbuka dgn jaringan ditengah. Diagnose yg mungkin adalah a. Abortus iminen b. Abirtus insipient c. Abirtus inkomplit d. Abirtus komplit e. Abortus habitual 26.wanita 24 th dtg dgn keluhan perdarahan jln lahir, riwayat persalinan oleh dukun, uteru kontraksi lemah. Obat apa yg bisa diberikan a. Carbopros b. Etosiban c. Ergonovin d. Oksitosin e. Ribtodin 27.Pasien wanita, 25 tahun, G1P0A0, mengeluhkan mual muntah setiap kali makan. Pasien hamil 12 minggu dan dari PF didapatkan TFU 1 jari di atas simfisis pubis dan ballottement (+). Pemeriksaan penunjang didapatkan keton urin (+). Hormon apa yang menyebabkan gejala tersebut? A. Progesteron B. Estrogen C. FSH D. HCG E. Prolaktin 28.Pasien wanita, 25 tahun, G1P0A0, mengeluhkan mual muntah setiap kali makan. Pasien hamil 12 minggu dan dari PF didapatkan TFU 1 jari di atas simfisis pubis dan ballottement (+). Pemeriksaan penunjang didapatkan keton urin (+). Hormon apa yang menyebabkan gejala tersebut? A. Progesteron B. Estrogen C. FSH D. HCG E. Prolaktin 29.Pasien wanita, 25 tahun, G2P1A0, datang dengan keluhan perdarahan dari jalan lahir 6 jam yang lalu. Pasien sedang hamil 16 minggu, dari PF didapatkan TFU 5 cm di atas pusat, DJJ (-). Tes kehamilan HCG (+) dengan pengenceran 1000x. Diagnosis adalah: A. Missed abortion B. Mola hidatidosa C. KET

D. Kehamilan dengan IUFD E. Abortus insipien 30.Wanita 28 th, dengan G3P1A1, periksa hamil. Siklus haid 28 hari. Hhpht 20 APRIL 2011. taksiran persalinan a. 27-12-2011 b. 23-02-2012 c. 27-02-2012 d. 23-01-2012 e. 27-01-2012 31. Wania G1P0A0 hamil 34 minggu dgn tifut 33 cm dtg dgn keluhan mulas dan keluar air2 serta kontraksi yg teratur dlm 1x/ 15 menit lamanya 25 detik. Pada pemeriksaan dalam ditemukan: portio lunak, bukaan 1, kepala msk PAP, hasil tes dgn kertas lakmus merah jd biru. Apa yg mendasari dignosa? a. His teratur+bukaan pd serviks b. Hamil 34 minggu dgn tifut 33 cm c. Hamil 34 minggu dgn ketuban pecah d. Hamil 34 minggu dgn kepala sdh mask PAP e. Portio lunak bukaan 1