Anda di halaman 1dari 18

Laporan Praktikum Kimia Organik Identifikasi Senyawa Hidrokarbon

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK PERCOBAAN IV

IDENTIFIKASI SENYAWA HIDROKARBON DAN SENYAWA ORGANIK JENUH DAN TIDAK JENUH
A. Judul Identifikasi senyawa hidrokarbon senyawa organic jenuh dan tidak jenuh B. Tujuan 1. Mengetahui kelarutan dari hidrokarbon alifatis dan aromatis 2. Mengamati dengan seksama perubahan reaksi yang terjadi C. Da a! T"#!$ Senyawa hidrokarbon merupakan senyawa karbon yang paling sederhana. Dari namanya, senyawa hidrokarbon adalah senyawa karbon yang hanya tersusun dari atom hidrogen dan atom karbon. Dalam kehidupan sehari hari banyak kita temui senyawa hidrokarbon, misalnya minyak tanah, bensin, gas alam, plastik dan lain lain. Sampai saat ini telah dikenal lebih dari 2 juta senyawa hidrokarbon. !ntuk mempermudah mempelajari senyawa hidrokarbon yang begitu banyak, para ahli mengolongkan hidrokarbon berdasarkan susunan atom atom karbon dalam molekulnya. "erdasarkan susunan atom karbon dalam molekulnya, senyawa karbon terbagi dalam 2 golongan besar, yaitu senyawa alifatik dan senyawa siklik. Senyawa hidrokarbon alifatik adalah senyawa karbon yang rantai # nya terbuka dan rantai # itu memungkinkan bercabang. "erdasarkan jumlah ikatannya, senyawa hidrokarbon alifatik terbagi menjadi senyawa alifatik jenuh dan tidak jenuh. Senyawa alifatik jenuh adalah senyawa alifatik yang rantai # nya hanya berisi ikatan ikatan tunggal saja. $olongan ini dinamakan alkana. #ontoh senyawa hidrokarbon alifatik jenuh% Senyawa alifatik tak jenuh adalah senyawa alifatik yang rantai # nya terdapat ikatan rangkap dua atau rangkap tiga. &ika memiliki rangkap dua dinamakan alkena dan memiliki rangkap tiga dinamakan alkuna. #ontoh senyawa hidrokarbon alifatik tak jenuh%

Senyawa hidrokarbon siklik adalah senyawa karbon yang rantai # nya melingkar dan lingkaran itu mungkin juga mengikat rantai samping. $olongan ini terbagi lagi menjadi senyawa alisiklik dan aromatik. senyawa alisiklik yaitu senyawa karbon alifatik yang membentuk rantai tertutup.

Senyawa aromatik yaitu senyawa karbon yang terdiri dari ' atom # yang membentuk rantai ben(ena. http%))sahri.ohlog.com)senyawa hidrokarbon.oh*+,-..html Dalam bidang kimia, %$d!#&a!'#n adalah sebuah senyawa yang terdiri dari unsur karbon /#0 dan hidrogen /10. Seluruh hidrokarbon memiliki rantai karbon dan atom atom hidrogen yang berikatan dengan rantai tersebut. Istilah tersebut digunakan juga sebagai pengertian dari hidrokarbon alifatik. Sebagai contoh, metana /gas rawa0 adalah hidrokarbon dengan satu atom karbon dan empat atom hidrogen% #1+. 2tana adalah hidrokarbon /lebih terperinci, sebuah alkana0 yang terdiri dari dua atom karbon bersatu dengan sebuah ikatan tunggal, masing masing mengikat tiga atom karbon% # 21'. 3ropanamemiliki tiga atom # /#41*0 dan seterusnya /#n125n620. http%))id.wikipedia.org)wiki)1idrokarbon Kla $($&a $ ) P"n**#l#n*an H$d!#&a!'#n +,"!d$!$ da!$ a,#- C dan H. a. B"!da a!&an &a!'#nn/a antar atom karbonnya merupakanikatan tunggal. hidrokarbon tak ikatan jenuh 7 senyawa hidrokarbon rangkap (alkadiena), atau ikatan rangkap tiga (alkuna). '. B"!da a!&an '"n,u& !an,a$ &a!'#nn/a 0 7 senyawa hidrokarbon dengan rantai terbuka jenuh (ikatan tunggal)maupun tidak jenuh (ikatan rangkap). 1idrokarbon alisiklik melingkar / tertutup (cincin). 7 senyawa hidrokarbon dengan rantai melingkar (cincin) yang mempunyai ikatan antar atom C tunggal danrangkap secara selang-seling / bergantian/konjugasi0. 7 senyawa hidrokarbon dengan rantai yang memiliki 1 dua rangkap dua (alkena) atau lebih dari 1 ikatan j"n$ $&a,an 7 senyawa an,a! hidrokarbon a,#yang ikatan 0rokarbon jenuh

rokarbon alifatik

rokarbon aromatik

S&"-a Kla $($&a $ H$d!#&a!'#n U!a$an %$d!#&a!'#n al$(a,$& j"nu% dan ,a& j"nu% 0 ALKANA o 8dalah hidrokarbon alifatik jenuh yaitu hidrokarbon dengan rantai terbuka dan semua ikatan antar atom karbonnya merupakan ikatan tunggal. o 9umus umum alkana yaitu % CnH1n21 3 n 4 ju-la% a,#- C ALKENA o 8dalah hidrokarbon alifatik tak jenuh yaitu hidrokarbon dengan satu ikatan rangkap dua /5C4C50. Senyawa yang mempunyai 2 ikatan rangkap 2 disebut alkadiena, yang mempunyai 4 ikatan rangkap 2 disebut alkatriena dst. o 9umus umum alkena yaitu % CnH1n 3 n 4 ju-la% a,#- C ALKUNA o 8dalah hidrokarbon alifatik tak jenuh yaitu hidrokarbon dengan satu ikatan rangkap tiga /5C6C50. Senyawa yang mempunyai 2 ikatan rangkap 4 disebutalkadiuna, yang mempunyai 1 ikatan rangkap 2 dan 1 ikatan rangkap 4 disebut alkenuna. o 9umus umum alkuna yaitu % CnH1n71 3 n 4 ju-la% a,#- C "en(ena merupakan sikloheksena yaitu senyawa siklik yang memiliki ikatan rangkap dua aromatik dengan rumus struktur #'112. "en(ena dilambangkan dalam dua bentuk, yang pertama adalah struktur :ekul; dan yang lainnya adalah heksagon dengan lingkaran di dalamnya untuk menggambarkan adanya resonansi ikatan atau distribusi elektron yang tersebar merata didalam cincin ben(ena. :edua struktur ini disederhanakan pada $ambar 12.-.. $ambar 12.-.. Struktur :ekul; dan heksagonal ben(ena 8danya ikatan rangkap dua pada senyawa sikloheksena ini menunjukkan bahwa ben(ena termasuk hidrokarbon tidak jenuh, namun pada umumnya ben(ena tidak berperilaku seperti senyawa tak jenuh. http%))www.chem is try.org)materi<kimia)kimia kesehatan)senyawahidrokarbon)ben(ena) D. Ala, dan Ba%an a. Ala, % 1. =abung reaksi 2. 2rlen meyer 4. 3ipet tetes +. :apas >. $elas ukur '. 3ipet gondok '. Ba%an % 1. 8sam nitrat pekat 1?@4 2. "en(ena #'1' 4. 2tanol

+. 8Auadest >. :ristal iodium '. 8sam sulfat 12S@+ -. 3arafin *. Minyak kelapa E. P!# "du!

Reaksi Hidrokarbon alifatis

Hasil

Larutan bening berpisah

1 ml asam sulfat + 1 ml paraffin cair

Hidrokarbon alimatis Larutan kuning berawan diatas dan bening dibawah 1 ml aquadest + 1 ml etanol + 1 ml benzena

Sifat benzene sebagai pelarut

Tidak tercampur

2 lapisan kuning + bening

1 ml aquadest + 1 ml paraffin cair Larutan coklat

ening bercampur 1 ml aquadest + 1 ml minyak kelapa

!uning bercampur

1 ml aquadest + 1 ml kristal iodium

1 ml benzena + 1 ml paraffin cair

1 ml benzena + 1 ml minyak kelapa

Larutan ungu 1 ml benzena + 1 ml kristal iodium

"itrasi enzen

Larutan bening tidak tercampur seperti gumpalan minyak

1 ml asam sulfat + # ml asam nitrat pekat + 1 ml benzoat$ amati + kan air 2% ml

F. Ha $l P"n*a-a,an

&dentifikasi 'rosedur Hidrokarbon alifatis H2S*+ dan 'arafin (alkana)


Hidrokarbon H2, + -tanol + ./H/ alimatis (benzene)

Hasil 2 lapisan$ bening dan kuning

2 lapisan$ kuning dan bening 0 2 lapisan bening dan kuning 0 2 lapisan kuning dan bening 0 Larutan kuning tak larut 0 ening tercampur 0 Larutan kuning keruh 0 Larutan ungu Larutan tidak tercampur

0 1quadest + paraffin 0 1quadest + minyak kelapa Sifat benzene 0 1quadest + kristal iodium sebagai 0 enzena + paraffin pelarut 0 enzena + minyak kelapa 0 enzena + kristal iodium
"itrasi benzena

H2S*+ + H"*# + ./H/+ H2*

G. P"-'a%a an 3ada percobaan praktikum ini mengidentifikasi senyawa hidrokarbon dan senyawa oragnik jenuh dan tak jenuh yang meliputi beberapa percobaan, diantaranya adalah % 1. Identifikasi hidrokarbon alifatis /alkana0 3ercobaan ini mereaksikan antara 1 ml asam sulfat pekat dengan 1 ml paraffin cair, kemudian didapat larutan bening tidak tercampur dengan memisah 2 lapisan, dikarenakan kekentalan paraffin yang cukup tinggi dan bereaksi dengan asam. 2. Identifikasi hidrokarbon alimatis /ben(ene0 3ercobaan terpisah 4. a. b. dengan ini mereaksikan 1 ml aAuadest dan dengan 1 ml etanol kemudian awan direakiskan dengan 1 ml ben(ene, kemudian akan didapat hasil campuran reaksi yang larutan kekuningan diatas terlapisi seperti bentuk dibawahnya dengan warna larutan bening. Identifikasi senyawa ben(ene sebagai pelarut 1 ml aAuadest direaksikan dengan 1 ml paraffin cair dan menghasilkan warna larutan yang bening terpisah. 1 ml aAuadest direaksikan dengan 1 ml minyak kelapa dan menghasilkan larutan yang terpisah antara minyak dan air. 3osisi minyak berada diatas dikarenakan kekentalan minyak yang sangat tinggi. c. d. 1 ml aAuadest direakiskan dengan kristal iodium dan akan menghasilkan warna lrutan coklat, itu dikarenakan warna iodium yang berwarna coklat. 1 ml ben(ene direaksikan dengan 1 ml paraffin dan menghasilkan warna lrutan bening yang tercampur.

e. f. +.

1 ml ben(ene direaksikan dengan 1 ml minyak wijen dan akan menghasilkan larutan kuning keruh. 1 ml ben(ene direakiskan dengan 1 ml kristal iodium dan akan menghasilkan warna larutan yang ungu. ?itrasi ben(ene 3ada percobaan nitrasi ini, mereaksikan 1 ml asam sulfat dengan 4 ml asam nitrat pekat, kemudian diteteskan 1 ml ben(ene melalui dinding tabung reaksi, dan diamati perubahan warnanya, tetapi tidak terjadi perubahan warna, hanya ada sedikit gumpalan seperti minyak. :emudian ditambahkan 2> ml aAuadest dan menghasilkan larutan yang tetap berwarna bening dengan sedikit ada butiran minyak. 9eaksi yang terjadi pada percobaan ini adalah sebagai berikut %

P"!8#'aan d$a,a &a,al$

a-a %aln/a

"9"!,$ 9ada 9!# "

" ,"!$($&a $ d"n*an -"n**una&an

a a-: /a$,u a a-

ul(a,.

H. S$-9ulan a. 1idrokarbon adalah sebuah senyawa yang terdiri dari unsurkarbon /#0 dan hidrogen /10. b. 1idrokarbon berdasarkan jenis ikatan antar atom karbonnya % 1idrokarbon jenuh 1idrokarbon tak jenuh c. 1idrokarbon berdasarkan bentuk rantai karbonnya % 1idrokarbon alifatik 1idrokarbon alisiklik 1idrokarbon aromatik d. 8lkana termasuk hidrokarbon jenuh 8lkena termasuk hidrokarbon tak jenuh 8lkuna termasuk hidrokarbon tak jenuh e. ikatan rangkap dua aromatik dengan rumus struktur #'1'. "en(ena merupakan sikloheksena yaitu senyawa siklik yang memiliki

I. Da(,a! Pu ,a&a http%))sahri.ohlog.com)senyawa hidrokarbon.oh*+,-..html 8kses 12).+)11 21%1> BI" http%))id.wikipedia.org)wiki)1idrokarbon 8kses 12).+)11 21%22 BI" http%))www.chemistry.org)materi<kimia)kimiakesehatan)senyawahidrokarbon)ben(ena) 8kses 12).+)11 21%2+ BI"

IDENTIFIKASI SENYAWA HIDROKARBON DAN SENYAWA ORGANIK JENUH DAN TIDAK JENUH
PENDAHULUAN

1.1.

Latar Belakang Perbedaan antara senyawa karbon dan hidrokarbon yaitu, untuk senyawa karbon yaitu senyawa yang tidak hanya mengandung unsur dan H, teta!i "uga unsur lain se!erti #, N, $, P atau halogen %ontohnya !ada senyawa karbon yaitu alkanol, alkoksi alkana, alkanal, alkanon, alkanoat dan alkil alkanoat. sedangkan senyawa hidrokarbon yaitu senyawa yang mengandung hanya dan H sa"a %ontohnya alkana, alkena dan alkuna.&A!ril, '((') $umber hidrokarbon utama di alam adalah minyak bumi. *inyak bumi digunakan se%ara luas sebagai bahan bakar dan sebagai bahan baku industri !etrokimia. *inyak bumi terbentuk dari !enguraian senyawa+senyawa organi% yang berasal dari "asad organisme yang hidu! "utaan tahun yang lalu, yang tertimbun di tanah baik di daratan atau!un di daerah le!as !antai. Pengaruh besarnya tekanan dan suhu tinggi menyebabkan ter"adinya !enguraian enda!an ,osil hewan-tumbuhan men"adi enda!an minyak bumi dan gas. Pada umumnya minyak bumi ter!erangka! dalam bebatuan tidak ber!ori. #leh karena itu minyak bumi disebut bahan bakar ,osil dan disebut "uga petroleum &dari bahasa Latin .!etrus/ yang berarti batu dan .oleum/ yang berarti minyak). *inyak bumi meru!akan sumber daya alam yang tidak da!at di!erbarui. *inyak bumi mengandung berma%am+ma%am alkana yang berbeda "umlah atom +nya. *inyak bumi ditemukan bersama+sama dengan gas alam. 0as alam meru!akan %am!uran alkana. 1om!osisi gas alam tergantung sumbernya, umumnya mengandung 2(3 metana, 43 etana, 53 !ro!ane, 63 butane dan isobutana serta 73 !entane. Pro!ana dan butane di%airkan dengan tekanan tertentu dan dikenal sebagai Liquefied Petroleum Gas (LPG). *inyak bumi yang telah di!isahkan dari gas alam disebut minyak mentah (crude oil). *inyak bumi biasanya berada 7 8 6 km di bawah !ermukaan, untuk mem!erolehnya dilakukan !engeboran, di darat dan di le!as !antai. Pengeboran le!as !antai da!at dilakukan dengan %ara menanam !i!a di dasar laut dan memom!a ke daratan "ika "arak

ladang minyak ke darat %uku! dekat, atau dengan membuat an"ungan di le!as !antai, selan"utnya minyak dibawa oleh ka!al tanker ke kilang minyak &re,inery) di daratan. *inyak mentah berbentuk %airan kental hitam. *inyak mentah belum da!at digunakan sebagai bahan bakar, teta!i harus diolah terlebih dahulu. *elalui distilasi bertingkat itulah minyak mentah di!isahkan berdasarkan titik didih yang miri!, men"adi ,raksi+ ,raksi. &Andi, '((4). *an,aat hidrokarbon dalam kehidu!an sehari+hari misalnya BB* se!erti bensin, LP0, a!tur, minyak !elumas non BB* antara lain !oly !ro!ylen &bi"i !lastik), as!al untuk "alan.selain itu man,aat senyawa Hidrokarbon di Berbagai Bidang 1ehidu!an di antaranya dalam bidang !angan maka yang diman,aatkan bukan meru!akan senyawa hidrokarbon murni, teta!i sedikit lebih luas yaitu karbohidrat. 1arbohidrat meru!akan senyawa karbon, hidrogen dan oksigen yang terda!at dalam alam. Banyak karbohidrat mem!unyai rumus em!iris H'# Banyak karbohidrat yang meru!akan !olimer yang tersusun dari molekul gula yang terangkai men"adi rantai yang !an"ang serta ber%abang+ %abang karbohidrat meru!akan bahan makanan !enting dan sumber tenaga yang terda!at dalam tumbuhan dan daging hewan. $elain itu, karbohidrat "uga men"adi kom!onen struktur !enting !ada makhluk hidu! dalam bentuk serat &,iber), se!erti selulosa, !ektin, serta lignin. 1arbohidrat menyediakan kebutuhan dasar yang di!erlukan tubuh. $elain itu "uga man,aat hidrokarbon dalam bidang sandang dari bahan hidrokarbon yang bisa diman,aatkan untuk sandang adalah P9A &Puri,ied 9ere!hthali% A%id) yang dibuat dari !ara+:ylene dimana bahan dasarnya adalah kerosin &minyak tanah). Dari 1erosin ini semua bahannya dibentuk men"adi senyawa aromatik, yaitu !ara+ :ylene Para+:ylene ini kemudian dioksidasi menggunakan udara men"adi P9A. Dari P9A yang berbentuk se!erti te!ung detergen ini kemudian direaksikan dengan metanol men"adi serat !oliester. $erat !oliester inilah yang men"adi benang sintetis yang bentuknya se!erti benang &;adholi, '((<).

1.'.

9u"uan Ada!un tu"uan dari !raktikum tentang identi,ikasi senyawa hidrokarbon dan senyawa organik "enuh dan tidak "enuh yaitu =

a. b.

*engetahui kelarutan dari hidrokarbon ali,atis dan aromatis *engetahui !erubahan reaksi yang ter"adi

>>.

9>N?AUAN PU$9A1A

'.1.

$enyawa Hidrokarbon Hidrokarbon adalah sebuah senyawa yang terdiri dari unsur atom karbon & ) dan atom hidrogen &H). $eluruh hidrokarbon memiliki rantai karbon dan atom+atom hidrogen yang berikatan dengan rantai tersebut. >stilah tersebut digunakan "uga sebagai !engertian dari hidrokarbon ali,atik. $ebagai %ontoh, metana &gas rawa) adalah hidrokarbon dengan satu atom karbon dan em!at atom hidrogen= H 6. Etana adalah hidrokarbon &lebih ter!erin%i, sebuah alkana) yang terdiri dari dua atom karbon bersatu dengan sebuah ikatan tunggal, masing+masing mengikat tiga atom karbon= & 7H2) dan seterusnya & nH'@nA'). & Nurul, '((<) 'H5. Pro!ana memiliki tiga atom

'.'.

Penggolongan $enyawa Hidrokarbon Hidrokarbon terdiri dari hidrogen dan karbon. Hidrokarbon ini da!at diklasi,ikasi atau digolongkan untuk mem!ermudah dalam !engenalannya. Penggolongan !ertama berdasarkan "enis ikatan antar atom karbonnya yaitu , Hidrokarbon "enuh yaitu senyawa hidrokarbon yang ikatan antar atom karbonnya meru!akan ikatan tunggal. dan hidrokarbon tak "enuh, ini yaitu senyawa hidrokarbon yang memiliki 1 ikatan rangka! dua &alkena) atau lebih dari 1 ikatan rangka! dua atau ikatan rangka! tiga &alkuna). $edangkan Penggolongan kedua berdasarkan bentuk rantai karbonnya yaitu hidrokarbon ali,atik &senyawa hidrokarbon dengan rantai terbuka "enuh -ikatan tunggal mau!un tidak "enuh - ikatan rangka!), hidrokarbon alisiklik &senyawa hidrokarbon dengan rantai melingkar atau tertutu! -%in%in ), dan hidrokarbon aromatik &senyawa hidrokarbon dengan rantai melingkar -%in%in yang mem!unyai ikatan antar atom tunggal dan rangka! se%ara selang+seling - bergantian ). & *iranda, '((')

'.7.

$i,at $enyawa Hidrokarbon Ada!un si,at+si,at senyawa hidrokarbon dalam alkana yaitu Pada suhu 18 6 berwu"ud gas, B8 14 berwu"ud %air, dan di atas 14 berwu"ud !adat, $emakin bertambah "umlah atom maka *r ikut bertambah akibatnya titik didih dan titik leleh semakin tinggi. Alkana rantai lurus mem!unyai titik didih lebih tinggi dibanding alkana rantai ber%abang dengan "umlah atom sama. $emakin banyak %abang, titik didih makin rendah, alkana mudah larut dalam !elarut organik teta!i sukar larut dalam air dan senyawa alkana mum!unyai rantai !an"ang da!at mengalami reaksi eliminasi an alkana "uga da!at bereaksi subsitusi dengan halogen. dan si,a+si,at alkena yaitu 9itik didih alkena miri! dengan alkana, makin bertambah "umlah atom , harga *r makin besar maka titik didihnya makin tinggi. Alkena mudah larut dalam !elarut organik teta!i sukar larut dalam air. Alkena da!at bereaksi adisi dengan H' dan halogen &C' D ;', l', Br', >'). Adisi alkena dengan H'. %ontoh= H'D H' A H' E H78 H7. $edangkan untuk si,at+si,at alkuna yaitu titik didih alkuna miri! dengan alkuna dan alkena semakin bertambah "umlah atom harga *, makin besar maka titik didihnya makin tinggi.alkuna "uga da!at beraksi adisi dengan H', halogen dan asam halida. &Nurul, '((<).

>>>. 7.1. Faktu dan 9em!at

BAHAN DAN *E9#DE

Praktikum kimia dasar ini dilaksanakan !ada hari $enin 9anggal '' A!ril '(17, !ukul 1B.(( 8 15.6( F>B dan kegiatan ini dilaksanakan di Laboratorium ?urusan Budidaya Pertanian, ;akultas Pertanian, UniGersitas Palangka Haya.

7.'.

Alat dan Bahan Ada!un alat yang digunakan !ada !raktikum identi,ikasi senyawa hidrokarbon dan senyawa organik "enuh dan tidak "enuh yaitu tabung reaksi, erlenmayer, !i!et tetes, !i!et Golume, gelas ukur, dan !i!et gondok sedangkan bahan yang digunakan yaitu benIena, asam nitrat, etanol, aJuades, kristal iosium, asam sul,at !ara,in dan minyak kela!a.

7.7.

ara 1er"a Ada!un %ara ker"a !ada !raktikum ini tentang identi,ikasi senyawa hidrokarbon dan senyawa organik "enuh dan tidak "enuh yaitu =

7.7.1. + + + + +

Hidrokarbon Ali,atis &alkana) *emasukan 1 ml asam sul,at !ekat kedalam tabung reaksi *enambahkan 1 ml alkana &!ara,in %air) *engo%ok hingga berubah warna *engulangi !er%obaan sekali lagi *en%atat hasil akhir yang di da!atkan

7.7.'. + + +

Hidrokarbon Aromatis &BenIena) *enyediakan ' tabung reaksi dan masing+masing tabung mengisi dengan 1 ml aJuades. *enambahkan 1 ml etanol !ada tia!+tia! tabung kemudian menetesi dengan benIena !ada masing+masing tabung sebanyak 1 ml se%ara !erlahan+lahan. *engamati !erubahan yang ter"adi

*engulangi !er%obaan sekali lagi

7.7.7. + + + + +

$i,at BenIena $ebagai Pelarut *enyediakan 5 tabung reaksi, 7 tabung masing+masing diisi dengan 1 ml aJuades dan 7 tabung yang lain yakni 6, B dan 5 masing+masing mengisi dengan 1 ml benIena. Pada tabung 1, ' dan 7 yang berisi aJuades menambahkan 1 ml !ara,in !ada tabung 1, 1 ml minyak kela!a !ada tabung ' dan 1 gram kristal iodium !ada tabung 7 *engulangi !erlakuan di atas terhada! tabung 6, B dan 5 yang berisi benIena *engamati semua !erubahan yang ter"adi *en%atat semua !erubahan yang ter"adi

7.7.6. + + + + + +

Nutrisi BenIena *enyediakan 1 tabung reaksi kemudian mengisi dengan 1 ml asam sul,at !ekat 1emudian menambahakan dengan 7 ml asam nitrat !ekat se%ara !erlahan+lahan &melakukan !rosedur ini !ada ruang asam) *enetesi dengan 1 ml benIena &mengamati !erubahan yang ter"adi) Lalu menuangkan 'B ml aJuades se%ara !erlahan+lahan &melakukan di ruang asam), mengamati !erubahan yang ter"adi *engulangi !er%obaan sekali lagi *en%atat semua !erubahan yang ter"adi.

>K.

HA$>L DAN PE*BAHA$AN

6.1.

Hasil Pengamatan Dari hasil !engamatan kami dilaboratorium tentang identi,ikasi senyawa hidrokarbon dan senyawa organik "enuh dan tidak "enuh dilaboratorium ?urusan Budidaya Pertanian, ;akultas Pertanian, UnuiGersitas Palangka Haya di sa"ikan !ada tabel 1, ', 7 dan 6 di bawah ini.

9abel 1. Hasil !engamatan hidrokarbon ali,atis &alkana) Bahan mula+mula No Nama Warna jumlah Bahan yang ditambahkan Nama Warna Jumlah Hasil Perlakuan

Asam sulfat

Bening

1 ml

Parafin

Bening

1 ml

Bening dan kental

Digojok

9abel '. Hasil !engamatan aromatik Bahan mula+mula No 1 Nama Aquades Warna Bening jumlah 1 ml Bahan yang ditambahkan Nama Etanol Warna Jumlah Hasil Terjadi la!isan !erlakuan Tidak ada !erlakuan

Bening 1 ml

benzena

Bening 1 ml

9abel 7. Hasil !engamatan si,at benIena sebagai !elarut Bahan mula+mula No 1 Nama Aquades Aquades Warna Bening Bening Bahan yang ditambahkan Warna Jumlah Hasil !erlakuan Digojok 1 l%a!isan &arna Digojok kruh $uning ke(oklatan kristaln)a belumt erlarut terlarut Ada 1 la!isan Digojok

jumlah Nama 1 ml 1 ml Parafin

Bening 1 ml

"# kela!a $uning 1 ml

'

Aquades

Bening

1 ml

$ristal iodium

hitam

1gram

* +

Benzena Benzena

Bening Bening

1 ml 1 ml

Parafin

bening

1 ml 1 ml

Digojok Digojok

"# kela!a kuning

&arna keruh , Benzena Bening 1 ml $ristal iodium -itam 1 gram .ngu !ekat terlarut Digojok

9abel 6. Hasil !engamatan nitrasi benIena Bahan mula+mula No 1 Nama Warna Bahan yang ditambahkan Warna Jumlah Hasil la!isan# kedua la!isan itu bening !erlakuan Tidak ada !erlakuan

jumlah Nama 1 ml

- /0* !ekat Bening

Asam nitrat Bening ' ml benzena 1 aquades ml

- /0* !ekat bening

1 ml

Asam nitrat bening+ l benzena 1 aquades

6.'.

Pembahasan Dari Pada !er%obaan kali ini yang akan dilakukan adalah !er%obaan tentang !engamatan hidrokarbon ali,atis &alkana) menggunakan asam sul,at &H'$#6). Pada reaksi ini melibatkan %am!uran !ara,in. Berikut adalah !en"elasan lebih lan"ut tentang !er%obaan ini yaitu !er%obaan !ertama bahan mula+mula menggunakan asam sul,at dan di %am!urkan !ara,in yang berwarna bening dengan "umlah 1 ml, kemudian dimasukkan ke dalam tabung reaksi. Ada!un 9ingkat keberhasilan yang dida!atkan !ada !er%obaan ini da!at dilihat !ada hasil !engamatan yaitu sebelum di go"ok %am!uran tersebut berwarna !utih bening setelah digo"ok bebera!a menit ternyata %am!uran tersebut mengalami !erubahan warna yaitu bening dan kental. Pada !er%obaan selan"utnya tentang !engamatan hidrokarbon aromatis &benIena) dengan menggunakan bahan utama aJuades. Berikut akan di"elaskan lebih lan"ut tentang !er%obaan ini yaitu !er%obaan !ertama bahan mula+mula menggunakan aJuades

sebanyak 1 ml, kemudian dimasukan kedalam gelas ukur dan ditambahkan etanol & 'HB#H) dan benIena & 5H5) kedalam gelas ukur tersebut. Ada!un tingkat keberhasilan yang dida!atkan !ada !er%obaan ini tentang hidrokarbon aromatis &benIena) da!at dilihat !ada hasil !engamatan bahwa ter"adi ' la!isan berwarna keruh dalam bebera!a menit setelah direaksikan dengan bahan+bahan tersebut tan!a ada !erlakuan. Pada !er%obaan ketiga ini yaitu tentang si,at benIena sebagai !elarut menggunakan bahan utama aJuades dan benIena !ada reaksi ini melibatkan %am!uran !ara,in, minyak kela!a dan kristal iodium. Berikut akan di"elaskan lebih lan"ut tentang !er%obaan ini yaitu !er%obaan !ertama bahan mula+mula menggunakan aJuades berwarna bening sebanyak 1 ml dan %am!urkan dengan !ara,in berwarna bening sebanyak 1 ml yang dimasukan kedalam gelas ukur. Ada!un tingkat keberhasilan yang dida!atkan adalah keruh terda!at ' la!isan setelah digo"ok. Pada !erlakuan kedua menggunakan bahan utama aJudes sebanyk 1 ml dan %am!urkan dengan minyak kela!a berwarna kuning sebanyak 1 dan tingkat keberhasilan yang dida!atkan adalah 1 la!isan berwarna keruh setelah digo"ok. Pada !erlakuan ketiga menggunakan bahan utama aJuades sebanyak 1 ml dan %am!urkan kristala iodium berwarna hitam sebanyak 1 gram dan tingkat keberhasilan yang dida!atkan yaitu larutan berwarna kuning ke%oklatan dan kristalnya belum terlarut setelah di go"ok. Pada !erlakuan keem!at menggunakan bahan utama benIena berwarna bening sebanyak 1 ml dan %am!urkan dengan menggunakan !ara,in yang berwarna bening sebanyak 1 ml. Ada!un tingkat keberhasilan yang da!atkan adalah larutannya terlarut seletalah digo"ok. Pada !erlakuan kelima menggunakan bahan utama benIena yang di%am!urkan dengan menggunakan minyak kela!a sebanyak 1 ml dan tingkat keberhasilan yang dida!atkan adalah ada 1 la!isan berwarna keruh setelah digo"ok dan !ada !erlakuan keenam menggunakan bahan utama benIena yang di%am!urkan dengan menggunakan bahan kristal iodium sebanyak 1 gram dengan tingkat keberhasilan yaitu ter"adi !erubahan warna yaitu warna ungu !ekat terlarut setelah digo"ok. Pada !er%obaan terakhir ini yaitu tentang nitrasi benIena menggunakan bahan dasar asam sul,at &H'$#6) yang di reaksikan dengan menggunakan bahan asam nitrat benIena dan ditambah aJuades. Berikut akan di"elaskan lebih lan"ut tentang !er%obaan ini tentang hasil !engamatan nitrasi benIena. Per%obaan !ertama bahan mula 8 mula menggunakan asam sul,at berwarna bening sebanyak 1 ml dan %am!urkan atau ditambahkan asam nitrat benIena sebanyak 7 ml dan aJuades ' ml ke dalam gelas ukur. Ada!un tingkat keberhasilan yang dida!tkan yaitu terda!at ' la!isan, kedua la!isan tersebut berwarna bening tan!a ada !erlakuan. Ada!uan !ada !er%obaan kedua menggunakan bahan utama asal sul,at sebanyak 1 ml dan %am!urkan asam nitrat benIena sebanyak 7 ml dan aJuades 'B ml dan tingkat keberhasilan yang di da!atkan adalah la!isan atas berwarna !utih kentl, dan la!isan bawah !utih bening tan!a ada !erlakuan.

1E$>*PULAN Hidrokarbon adalah sebuah senyawa yang terdiri dari unsur karbon & ) dan hidrogen & H ). Alkana tergolong Iat yang sukar bereaksi sehingga disebut !ara,in. Ada!un $i,at BenIena yang tidak larut membentuk la!isan ke dua dengan %in%in berbentuk awan berwarna !utih. BenIena "uga sebagai !elarut hanya da!at melarutan senyawa+senyawa !olar. Dalam nitrasi benIena diketahui "ika BenIena, asam sul,at dan asam nitrat yang masing+masing tidak saling melarutkan, da!at larut !ada !elarut !olar &air).

DA;9AH PU$9A1A

A!ril, '(('. Senyawa karbon dan hidrogen. htt!=-- senyawa+karbon+dan+hidrogen.word!ress.%om. Diakses !adatanggal 'B-(6-'(17Andi, '((4. Hidrokarbon di alam. htt!=--hidrokarbon+di+alam+blogs!ot.%om. Diakses !ada tanggal 'B-(6-'(17. ;adholi,'((<. anfaat hidrokarbon. Erlangga."akarta. htt!=--man,aat+hidrokarbon+dalam+ kehidu!an+sehari+hari.blogs!ot.%om. Diakses !ada tanggal '5-(6-'(17 *iranda, '(('. !efinisi senyawa hidrokarbon. htt!=--!engertian+senyawa+ hidrokarbon.word!rees.%om. Diakses !ada tanggal 'B-(6-'(17 Nurul, '((<. akalah senyawa. htt!=--makalah+senyawa+hidrokarbon !ada tanggal 'B-(6-'(17 +blogs!ot.%om. Diakses