Anda di halaman 1dari 19

Korelasi antara Kebiasaan Merokok dengan Tingkat Intelegensia Siswa Kelas X SMAN 14 Semarang

Disusun untuk mengikuti Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Tingkat SMA/SMK/sederajad Se Kota Semarang Hari Tan a Tembakau Sedunia (HTTS) !"#" $%M &KM '(IM'S dan Komunitas )eduli Ka*asan Tan a +okok (K)KT+)

S E M A R A N G

Disusun oleh, # ! 5 A-iel (imrod &ebriyanto %stia Muki*anti 6ahyu Asti Arum Sari (IS. "/"011# (IS. "2"1304 (IS. "2"1/#0

SMA NEGERI 14 SEMARANG


Jalan Korosono Semarang 50177 024 351404 Fax. 0243564343 Email : sman14smg_padblass !a"oo.#om $eb : "%%p:&&sman14'smg.s#".id

HALAMAN ENGESAHAN

)ada hari Kamis tanggal !2 Mei !"#" telah disahkan karya tulis dengan judul Korelasi antara Kebiasaan Merokok dengan Tingkat Intelegensia Sis*a Kelas 7 SMA (egeri #1 Semarang. Disusun oleh, #. A-iel (imrod &ebriyanto ( (IS. "/"011#) !.

De*an )engesahan

)embimbing

Ke ala Sekolah

8uni Kurniarini9 S.)d. (I). #/23"4"0 !""4"1 !""3

Drs. 6agino Sunarto (I). #/02"1#5 #/34"5 #"##

en!lis dan Instit!sin"a


Kami yang beranggotakan A-iel (imrod &ebriyanto9 :9: . Kami bertiga adalah sis*a SMA ( #1 Semarang yang tergabung dalam ekstrakulikuler Karya Ilmiah +emaja (KI+). Saat ini kami duduk di bangku kelas 7 9namun di kelas berbeda. %kstrakulikuler KI+ meru akan salah satu ekstrakulikuler di SMA ( #1 Semarang yang mem unyai otensi ;uku besar untuk berkembang terbukti dari banyaknya restasi yang telah disumbangkan. Diantaranya meraih juara ertama ada lomba Ajang Kreasi )angan II se<Kota Semarang tahun !""39 SMA ( #1 Semarang adalah satu<satunya SMA (egeri di Semarang 'tara. SMA ( #1 terletak di jalan Kokrosono +aya. Sekolah ini sudah berdiri sejak tahun #/32. 6alau un terletak di inggiran kota Semarang9 sekolah ini mem unyai restasi yang ;uku membanggakan9 terbukti dari banyaknya eminat ;alon sis*a yang ingin masuk ke SMA ( #1 Semarang9 dan mau un non akademik. restasi yang telah diraih baik akademik

A#STRAK
Tanggal 5# Mei diteta kan sebagai $orld (o )oba##o *a!. $erbagai kegiatan dan kam anye tentang bahaya rokok dilaksanakan di seluruh dunia dalam rangka mem eringati hari tersebut. )eringatan Hari Tan a +okok Sedunia ini9 dihara kan menjadi kesem atan bagi kita semua untuk ber ikir lagi sejenak dan menyadari kembali akan bahaya dan dam ak rokok9 baik untuk diri kita sendiri9 mau un untuk anggota keluarga dan masyarakat banyak. =ika kita lihat kondisi di negara kita9 jumlah orang yang merokok semakin bertambah. Salah satunya disebabkan karena semakin rendahnya usia anak muda yang mulai merokok (+e ublika9 +abu9 "! =uni !""1). Kalau kita lihat di negara<negara maju9 jumlah erokok justru semakin berkurang. )ara erokok hanya merokok di tem at<tem at yang di erbolehkan khusus untuk merokok. Ini karena tingkat kesadaran masyarakat tentang bahaya rokok sudah tinggi. Sementara di negara kita masih banyak orang yang salah rese si dan mengangga bah*a merokok adalah tren di negara maju. Masih banyak juga masyarakat yang belum mengerti tentang bahaya rokok. Dalam rangka eringatan Hari Tan a Tembakau Sedunia ini9 enulis ingin menjelaskan bebera a dam ak rokok terhada kesehatan juga dam aknya terhada tingkat ke;erdasan dan tingkat intelegensi remaja. Di =e ang baru<baru ini dilakukan studi tentang hubungan rokok dan kanker. Se erti yang diberitakan di The Asahi Shimbun terbitan !5 A ril !""19 studi ini dilakukan oleh tim yang dibentuk oleh Kementerian Kesehatan9 Kesejahteraan9 dan Tenaga Kerja =e ang9 dan diketuai oleh Dr Shoui;hiro >ugane dari )usat Kanker (asional =e ang. Studi ini dilakukan selama #" tahun di dela an ro?insi9 dan menggunakan objek sebanyak /".""" erokok yang berumur antara 1" sam ai 4/ tahun. Selama masa tersebut ditemukan sebanyak 0.""" orang dari erokok yang menjadi objek studi tersebut menderita kanker. )ada ria yang terbanyak adalah kanker lambung (!495 ersen)9 berikutnya aru< aru9 usus9 dan hati. Sedangkan ada *anita yang aling banyak adalah kanker ayudara (#292 ersen)9 diikuti lambung9 usus9 dan aru< aru. Dari hasil kalkulasi ditemukan bah*a eluang mun;ulnya kanker bagi erokok adalah #94 kali dari orang yang tidak merokok untuk ria9 dan #90 kali untuk *anita (+e ublika9 +abu9 "! =uni !""1). Studi tentang hubungan rokok dan daya ingat juga dilakukan baru<baru ini. Dari hasil analisis otak9 eneliti dari (euro sy;hiatri; Institute at the 'ni?ersity o@ Aali@ornia menemukan bah*a9 baik jumlah dan tingkat ke adatan sel yang digunakan oleh untuk ber ikir jauh lebih rendah ada orang yang merokok dibandingkan dengan orang yang tidak merokok (=aakkola et al9 !""#). Karena rokok berbahaya9 maka usahakanlah untuk tidak merokok. Itu meru akan bukti bah*a kita eduli ada kesehatan diri sendiri dan masyarakat. Sekali un kita tidak bisa memberhentikan rokok sama sekali9 minimal kita bisa menjaga norma<norma su aya tidak merokok di tem at yang ramai9 a alagi di de an anak<anak dan orang hamil.

#A# I EN$AH%L%AN
A& Latar #elakang +okok telah lama terbukti memiliki e@ek negati@ untuk tubuh9 dengan mendatangkan berbagai gangguan kesehatan. Merokok bisa menyebabkan enyakit jantung9 stroke9 kanker9 merusak janin9 dan sebagainya. $anyak juga yang aham kalau engaruh jelek rokok dengan nikotin sebagai kandungan utamanya9 bisa mengenai mereka yang turut menghisa asa nya. (amun9 tam aknya engetahuan tentang bahaya nikotin dan ra;un<ra;un ada rokok tidak ;uku am uh dalam mengajak orang untuk berhenti merokok. $uktinya9 ribuan orang masih saja mengisa batang demi batang berisi tembakau itu. Kini9 enelitian juga membuktikan9 merokok da at mem engaruhi tingkat intelegensi (IB). +iset itu mengungka 9 remaja yang ke;anduan rokok umumnya memiliki tingkat intelegensi jauh lebih rendah ketimbang mereka yang tidak merokok. Tak sam ai di situ9 remaja yang merokok sebungkus sehari memiliki tingkat intelegensi 0"C lebih rendah ketimbang teman<temannya yang tidak merokok. Dari hasil riset diketahui9 !".""" remaja dengan usia #3<!# tahun yang merokok memiliki skor IB /1 sebaliknya remaja yang tidak merokok memiliki skor IB #"#. Sedangkan9 erokok yang menghabiskan rokok sebungkus erhari memiliki skor IB /". Karbon<monoksida yang terda at dalam rokok9 meru akan @aktor utama enyebab menurunnya tingkat intelegensi seseorang. +a;un ini menghalangi darah (Hb) mengikat dan menyalurkan oksigen kedalam tubuh. Drang erokok akan mengalami kekurangan su lai oksigen9 terutama ke ada otak sehingga otak tak da at bekerja dengan maksimal.

>at lain yang terkandung dalam rokok adalah nikotin. (ikotin meru akan -at yang menimbulkan adiksi (ketergantungan)9 sehingga da at merubah @ungsi otak. Dengan kata lain9 otak akan sulit ber@ungsi bila tidak terkena nikotin. Tahun !""1 lalu9 eneliti dari 'ni?ersity o@ Aberdeen menduga ada enurunan @ungsi mental. Dari ratusan keterkaitan antara merokok dengan

sukarela*an yang ambil bagian ada riset yang berlangsung tahun #/129 saat mereka berusia ## tahun9 mereka kemudian diikutsertakan kembali dalam riset lanjutan ditahun !""1. Hasilnya diketahui bah*a yang jauh lebih buruk ketimbang mantan merokok. $ukan hanya itu9 sebuah enelitian di Inggris menemukan bah*a seorang erokok9 akan mengalami masalah ingatan ada usia ertengahan. Mulai ada a*al usia 1" hingga 0" tahun9 erokok akan mengalami enurunan daya ingat se;ara ;e at9 dibandingkan dengan bukan erokok. )enelitian yang di ublikasikan dalam Ameri;an =ournal o@ )ubli; Health menunjukkan hubungan antara rokok dan ikun tam ak lebih kuat ada orang yang merokok lebih dari !" batang setia harinya. $erdasarkan @akta di atas enulis ingin menyelidiki lebih lanjut hubungan antara kebiasaan merokok dengan enurunan tingkat intelegensi erokok dengan melakukan sebuah enelitian terhada sis*a kelas se uluh SMA( #1 Semarang. Melalui data tersebut enulis ingin memberikan bebera a in@ormasi enting terkait dengan berbagai ma;am ra;un dan -at<-at karsinogenik ada rokok yang mem engaruhi erkembangan intelegensia dan @ungsi mental erokok khususnya remaja. Karena itulah9 dalam karya tulis ini enulis mengambil judul Korelasi antara Kebiasaan Merokok dengan Tingkat Intelegensia Sis*a Kelas 7 SMA (egeri #1 Semarang. erokok memiliki er@orma erokok dan indi?idu yang tidak

#& R!m!san Masala' Adakah korelasi antara kebiasaan merokok dengan tingkat intelegensia remajaE (& T!)!an en!lisan Karya tulis ini bertujuan untuk memberikan in@ormasi se utar rokok dan dam ak buruk yang ditimbulkannya ada erokok terutama kaitannya dengan ke;erdasan. $& Man*aat en!lisan Mengetahui ada tidaknya korelasi antara kebiasaan merokok dengan tingkat intelegensia remaja serta @aktor<@aktor enting yang mem engaruhinya.

#A# II MET+$E ENELITIAN


A& ,akt! dan Tem-at enelitian )enelitian dengan judul Korelasi antara Kebiasaan Merokok dengan Tingkat Intelegensia Sis*a Kelas 7 SMA( #1 Semarang ini dilakukan ada hari +abu tanggal !4 Mei !"#" ada jam ertama elajaran disekolah dengan menghabiskan *aktu sekitar se uluh menit. Tem at enelitian di SMA ( #1 Semarang di ruang kelas 7. #& o-!lasi dan Sam-el )o ulasi ada enelitian ini hanya dibatasi ada sis*a kelas 7 SMA ( #1 Semarang yang terdiri dari 2 kelas aralel dengan jumlah sis*a adalah #"0 orang. Sam el diambil dari sis*a yang masuk sekolah ada hari dilakukannya enelitian dan yang telah mengum ulkan nilai IB ke guru $imbingan Konseling ($K). Di eroleh sejumlah 3# sis*a yang ber artisi asi mengikuti enelitian ini dengan mengisi angket. =umlah sam el tersebut sudah men;uku i untuk kebutuhan enelitian ini mengingat ham ir seluruh sis*a dalam o ulasi terambil sebagai sam el. (& .ariabel enelitian Fariabel enelitian ada dua ma;am9 yaitu ?ariable bebas dan ?ariable terikat. Fariable bebas ada enelitian ini adalah kebiasaan merokok yang diukur dengan angket9 sedangkan ?ariabel terikat ada enelitian ini adalah tingkat intelegensia yang diukur dengan hasil tes IB $& rosed!r enelitian Angket yang dibuat oleh eneliti disebar ke semua kelas 7 untuk diisi dengan jujur. Disam ing itu eneliti juga mengambil data nilai IB sis*a kelas 7 di $K.

Setelah angket terisi kemudian diolah sesuai dengan bobot nilai yang telah diteta kan. Hasil nilai angket yang di eroleh kemudian dibandingkan dengan nilai IB masing masing anak. Dari hasil kesim ulan. E& Metode eng!m-!lan $ata Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan metode angket dan dokumentasi. Metode angket untuk mengukur tingkat ketergantungan sis*a terhada rokok sementara dokumentasi yang diambil adalah nilai IB dari guru $imbingan Konseling ($K) untuk mengukur tingkat intelegensi sis*a. /& Instr!men enelitian Angket yang digunakan adalah angket buatan eneliti dengan di?alidasi oleh guru embimbing. =umlah soal angket ada #" butir dan berbentuk ilihan ganda. $obot skor ja*aban sis*a akan bernilai tinggi jika ke;enderungan untuk merokok kuat9 dan skor bernilai rendah jika ke;enderungan untuk merokok tidak terlalu kuat. Skor tia tertentu. $erikut ini adalah soal angket yang digunakan dalam enelitian ini. #. )ernahkah kamu merokokE a. 8a b. Tidak !. A akah sam ai saat ini kamu masih melakukan akti@itas merokokE a. 8a b. Tidak 5. Sejak ka an kamu merokokE a. SD b. SM) ;. SMA ilihan ganda dibuat berbeda beda antara satu nomor dengan nomor yang lain agar sis*a tidak mem unyai ke;enderungan untuk memilih ja*aban erbandingan tersebut lalu diambil

1. Dari sia akah dorongan atau ajakan kamu melakukan akti@itas merokok ertama kaliE a. Diri sendiri b. Teman ;. Drang tua atau saudara 0. Darimanakah kamu menda atkan rokokE a. 'ang Saku b. Minta teman ;. Dengan ;ara a aun selain a dan b 4. Dalam seminggu kira kira kamu menghabiskan bera a batang rokokE a. Kurang dari lima batang b. Antara 4 sam ai #! batang ;. Lebih dari #5 batang 2. Alasan a a yang membuat kamu aling sering melakukan kegiatan merokok a. $ersama teman teman (ha?e @un) b. Sendirian atau kese ian atau banyak ikiran ;. $utuh konsentrasi belajar 3. $agaimana erasaaanmu setelah merokokE a. Senang atau nyaman b. Takut atau sedih ;. Lega /. $agaimana a. Menurun b. Stabil ;. meningkat #". A akah kamu unya niat untuk berhenti merokokE a. Ada b. Tidak enda atmu terhada restasi belajarmu setelah kamu mengkonsumsi rokokE

;. Tidak yakin ##. A akah dilingkungan keluarga atau ergaulan kamu meru akan erokokE a. 8a b. Tidak Skor angket untuk tia item (DMD+ SDAL ! 5 1 0 4 2 3 / #" ## A 5 5 ! ! # ! ! # # 5 $ # ! # 5 ! # # ! 5 # A < # 5 # 5 5 5 5 ! <

H& Metode Analisis $ata Skor angket tinggi menunjukkan ketergantungan terhada rokok besar demikian ula sebaliknya jika skor angket rendah berarti menunjukkan ketergantungan terhada rokok ke;il. Karena setia soal skor nilainya antara satu sam ai tiga dan ada #" soal9 maka enulis memabagi rentang menjadi tiga sama besar9 yaitu, # < #" menunjukkan ke;enderungan untuk merokok rendah ## G !" menunjukkan ke;enderungan untuk merokok sedang !# G 5" menunjukkan ketergantungan untuk merokok tinggi Sementara itu ada tes IB enggolongan tingkat ke;erdasannya sebagai berikut, #!" ;erdas ##" G ##/ diatas rata rata /" G #"/ rata<rata 3" G 3/ diba*ah rata<rata

H 2/ lambat )ada enelitian ini menggunakan erbandingan. Skor angket dikelom okkan menurut ;riteria diatas9 kemudian tia tia kelom ok menurut rendah9 sedang dan beratnya ketergantungan rokok di hitung rata rata nilai IB nya9 kemudian dibandingkan.

#A# III HASIL

#A# I. EM#AHASAN
Kerugian yang ditimbulkan rokok sangat banyak bagi kesehatan. Ta i sayangnya masih saja banyak orang yang teta memilih untuk menikmatinya. Dalam asa rokok terda at 1""" -at kimia berbahaya untuk kesehatan9 dua diantaranya adalah nikotin yang bersi@at adikti@ dan tar yang bersi@at karsinogenik (Asril $ahar9 harian umum +e ublika9 Selasa !4 Maret !""! , #/). +a;un dan karsinogen yang timbul akibat embakaran tembakau da at memi;u terjadinya kanker. )ada a*alnya rokok mengandung 3 G !" mg nikotin dan setelah di bakar nikotin yang masuk ke dalam sirkulasi darah hanya !0 ersen. 6alau demikian jumlah ke;il tersebut memiliki *aktu hanya #0 detik untuk sam ai ke otak manusia. (ikotin itu di terima oleh rese tor asetilkolin<nikotinik yang kemudian membaginya ke jalur imbalan dan jalur adrenergik. )ada jalur imbalan9 erokok akan merasakan rasa nikmat9 mema;u sistem do aminergik. Hasilnya erokok akan merasa lebih tenang9 daya ikir serasa lebih ;emerlang9 dan mam u menekan rasa la ar. Sementara di jalur adrenergik9 -at ini akan mengakti@kan sistem adrenergik ada bagian otak lokus seruleus yang mengeluarkan sorotonin. Meningkatnya serotonin menimbulkan rangsangan rasa senang sekaligus keinginan men;ari rokok lagi. (Agnes Tineke9 Kom as Minggu 0 Mei !""!, !!). Hal inilah yang menyebabkan erokok sangat sulit meninggalkan rokok9 karena sudah ketergantungan ada nikotin. Ketika ia berhenti merokok rasa nikmat yang di erolehnya akan berkurang. %@ek dari rokok/tembakau memberi stimulasi de resi ringan9 gangguan daya tangka 9 alam erasaan9 alam ikiran9 tingkah laku dan @ungsi sikomotor. =ika dibandingkan -at<-at adikti@ lainnya rokok sangatlah rendah )sikiatri9 #/2/ , 55). engaruhnya9 maka

ketergantungan ada rokok tidak begitu diangga ga*at (+oan9 Ilmu kedokteran ji*a9

#A# . SIM %LAN

#A# .I SARAN