Anda di halaman 1dari 19

HUBUNGAN SARAPAN

DAN PRESTASI BELAJAR


SISWA DI KOTA
MALANG
Gadis Ghanatika
H.F. Rahmawati
Intan Sartika E.M.

MTsN Malang I
Latar Belakang
Menurut studi penelitian, anak yang
terbiasa sarapan :
1. meningkatkan penampilan fisik dan
kesigapan mental.
2. rata-rata berat badannya ideal.
3. masukan zat lemak selama sehari
menjadi minimal saja.
(sahabatnestle.co.id,2004)
Latar Belakang
Menurut studi penelitian, anak yang terbiasa
sarapan :
4. tampil lebih prima di sekolah, perhatiannya
penuh selama di kelas
5. kemampuan matematis dan membacanya
lebih baik daripada anak yang tidak sarapan
6. sikap anak yang terbiasa sarapan lebih
bersungguh-sungguh dalam kelas selain
jarang absen di sekolah
7. daya ingat anak pun lebih tajam dan lebih
cepat menyerap pelajaran. (Nadesul,2006)
Untuk MENGKAJI permasalahan
tersebut kami melakukan penelitian
hubungan sarapan dengan prestasi
belajar dengan populasi siswa-siswi di
Kota Malang
Rumusan Masalah
1. Bagaimana hubungan antara
sarapan dan prestasi belajar siswa?
2. Menu sarapan apakah yang paling
dominan dikonsumsi siswa di Kota
Malang ?
3. Bagaimana hubungan sarapan
dengan konsentrasi belajar bagi
siswa di Kota Malang?
Tujuan
1. Mengetahui hubungan antara
sarapan dan prestasi belajar siswa
2. Mengetahui menu sarapan yang
paling dominan dikonsumsi siswa
di Kota Malang
3. Mengetahui hubungan sarapan
dengan konsentrasi belajar bagi
siswa di Kota Malang
Manfaat
1. Meningkatkan prestasi belajar siswa
2. Meningkatkan kesehatan siswa
3. Memperbaiki kebiasaan sarapan siswa
Metode Penelitian
Penelitian survei dengan memberikan gambaran yang ada di lapangan

► Populasi
Pelajar Di Sekolah Malang: Pelajar SD, SMP, dan
SMU di Kota Malang.
► Sampel
Di pilih secara acak: 13 sekolah dengan jumlah 300
orang. Terdiri dari MIN Malang I, MI Khadijah, MI
Jend. Sudirman, MI At-Taraqie, SMPN 1 Malang,
SMPN 5 Malang, MTsN Malang I, SMP Shalahuddin,
SMUN 1 Malang, SMUN 3 Malang, MAN 3 Malang,
SMU Shalahuddin, dan SMU Laboratorium.
Kebiasaan sarapan

70 62
60
50
40
%

30 18
16
20
10 4
0
Selalu Sering Kadang2 Tdk
pernah
Tempat sarapan

100

80

60
93
40
7
20

0
Di rum ah Di s e kolah
Menu sarapan
50
45
45

40

35

30 28

25

20 18

15

10 8
5

0
nasi,lauk pauk,sayur nasi,lauk pauk,sayurnasi,lauk pauk, buah nasi,lauk pauk,
buah
Kebiasaan Minum Susu

Td k p e r n a h , 24%

Kadang2 , 37%

S e r in g , 16%

S e la lu , 23%

0% 10% 20% 30% 40%


Saat di Kelas
50
45
45 43

40
35
30
25
%

20
15
9
10
5 3
0
NGANTUK MALAS KOSENTRASI SEMANGAT
Prestasi setelah sarapan
90
82
80

70

60

50
%

40

30

20 15
10
0 2
0
TDK KURANG BAIK SNGT BAIK
Peran Sekolah untuk Menyarankan Sarapan
45
41
40
35
30 28

25 22
%

20
15
10 8

5
0
TDK PERNAH KADANG2 SERING SELALU
Kesimpulan
1. Sarapan berhubungan penting dengan prestasi
belajar, karena dengan sarapan tubuh mendapat
cukup asupan gizi untuk diolah menjadi energi
yang digunakan saat belajar. Siswa yang
terbiasa sarapan, prestasi belajarnya bagus.

2. Menu yang paling dominan dikonsumsi para


siswa adalah nasi, sayur, dan lauk pauk. Ini
masih kurang baik, karena asupan gizi yang
didapat belum seimbang.

3. Sarapan berhubungan positif terhadap siswa


terutama menambah konsentrasi dan semangat
mereka di kelas.
Saran
1. Siswa yang sebelumnya belum terbiasa
sarapan,diharapkan/harus membiasakan diri
untuk sarapan mengingat begitu pentingnya
sarapan.
2. Siswa harus mengonsumsi menu sarapan
dengan pola gizi seimbang agar prestasi
yang didapat pun menjadi optimal.
3. Sekolah perlu menyarankan siswanya agar
terbiasa sarapan di rumah.
UKS IS MY LIFE
UKS IS MY LIFE