Anda di halaman 1dari 2

Kasus Pelanggaran Good Corporate Governance oleh PT. Katarina Utama Tbk.

berkaitan dengan pasar modal di Indonesia Latar Belakang Masalah PT Katarina Utama Tbk !"I#$% merupakan perusahaan &ang bergerak dalam bidang 'asa pemasangan( pengu'ian dan u'i kela&akan produk dan peralatan telekomunikasi. )irektur Utama "I#$ adalah *a+li bin ,ainal $bidin. "I#$ tercatat di B-I se'ak ./ 0uli 1223. Belum lama ini "I#$ menggelar pena4aran saham perdana kepada publik dengan melepas 1.2 'uta saham atau 15(367 dari total saham( dengan harga pena4aran "p .82(9 per lembar saham. )ari hasil IP:( didapatkan dana segar sebesar "p 66(88 miliar. "encanan&a seperti terungkap dalam prospektus perseroan( 5/(257 dana hasil IP: akan digunakan untuk kebutuhan modal ker'a dan 68(2/7 dana IP: akan direalisasikan untuk membeli berbagai peralatan pro&ek. Pada $gustus 12.2 lalu( salah satu pemegang saham Katarina( PT Media Intertel Graha !MIG%( dan *orum komunikasi Peker'a Katarina !*KPK% melaporkan telah ter'adi pen&impangan dana hasil IP: &ang dilakukan oleh mana'emen "I#$. )ana &ang sedian&a akan digunakan untuk membeli peralatan( modal ker'a( serta menambah kantorcabang( tidak digunakan sebagaimana mestin&a. ;ingga saat ini mana'emen perseroan belum melakukan realisasi sebagaimana mestin&a. )ari dana hasil IP: sebesar "p 66(88 miliar( &ang direalisasikan oleh mana'emen ke dalam rencana ker'a perseroan han&a sebesar "p /(81 miliar( sehingga kemungkinan terbesar adalah ter'adi pen&ele4engan dana publik sebesar "p 13(2/ miliar untuk kepentingan pribadi. <elain itu( Katarina diduga telah memanipulasi laporan keuangan audit tahun 1223 dengan memasukkan se'umlah piutang =ikti= guna memperbesar nilai aset perseroan. Bahkan Perusahaan Listrik #egara !PL#% telah memutus aliran listrik ke kantor cabang "I#$ di Medan( <umatera Utara( karena tidak mampu memba&ar tunggakan listrik sebesar "p 3 'uta untuk tagihan selama 6 bulan ber'alan. $khirn&a Cabang )i Medan ditutup secara sepihak tanpa me&elesaikan hak hak kar&a4ann&a. Bahkan selama ini mana'emen tidak men&ampaikan secara utuh dana 'amsostek &ang dipotong dari ga'i kar&a4an( ada 'uga kar&a4an &ang tidak mengikuti 'amsostek tetapi ga'in&a 'uga ikut dipotong. Bursa menghentikan perdagangan saham "I#$ se'ak a4al <eptember 12.2. B-I kemudian melimpahkan kasus ini kepada Bapepam9LK untuk ditindaklan'uti. !<umber http >>444.scribd.com>doc>512/883?>B-)$;9#-"$C$9PT9K$T$"I#$9UT$M$9TBK% Pelanggaran terhadap prinsip9prinsip GCG Keadilan>Ke4a'aran !*airness% PT Katarina Utama tidak memperlakukan secara adil para pemangku kepentingan baik primer maupun sekunder( investor tidak diperlakukan secara adil dan tidak ada keadilan pula bagi kar&a4an( sa&a mengambil salah satu contoh &ang sangat 'elas &aitu pada pemotongan ga'i untuk asuransi 'amsostek para kar&a4an( telah dipaparkan diatas bah4a para kar&a4an &ang tidak mengikuti asuransi 'amsostek ga'in&a tetap ikut dipotong tanpa alasan &ang 'elas. <elain itu cabang "I#$ di Medan telah melakukan penutupan secara sepihak tanpa men&elesaikan hak hak para kar&a4an dengan tidak memba&ar ga'i sesuai dengan pengorbanan &ang telah mereka berikan kepada PT Katarina Utama( terbukti bah4a mana'emen "I#$ melanggar prinsip Keadilan. Prinsip Transparansi !Keterbukaan% PT Katarina Utama tidak men&ampaikan in=ormasi dengan benar( seperti &ang telah disampaikan diatas Mana'emen "I#$ telah memasukkan se'umlah piutang =ikti= guna memperbesar nilai aset perseroan( sehingga in=ormasi &ang diterima oleh para pemangku kepentingan men'adi tidak akurat &ang mengakibatkan para pemangku kepentingan seperti investor men'adi salah mengambil keputusan. ;al

ini menun'ukkan bah4a PT Katarina Utama telah melanggar prinsip Transparansi !Keterbukaan% dalam pen&ampaian in=ormasi. Prinsip $kuntabilitas Telah terbukti bah4a Katarina Utama tidak merealisasikan dana hasil IP: sesuai dengan prospektus perseroan dan melakukan pen&ele4engan dana untuk kepentingan pribadi direktur( sehingga ter'adi ketidak e=ekti=an kiner'a perseroan. Laporan Keuangan &ang dihasilkann&a pun men'adi tidak akurat dan tidak dapat diperca&a. ;al ini 'elas men'adi bukti bah4a PT Katarina Utama gagal dalam menerapkan prinsip akuntabilitas. Prinsip "esponsibilitas !Tanggung 0a4ab% PT Katarina Utama 0elas sangat melanggar prinsip "esponsibilitas dengan melakukan pen&ele4engan dana milik investor publik hasil IP: sebesar "p 13(2/ miliar( Mana'emen "I#$ 'uga tidak me&elesaikan ke4a'ibann&a kepada kar&a4an dengan memba&ar ga'i mereka( selain itu "I#$ tidak memba&ar tunggakan listrik sebesar "p 3 'uta untuk tagihan selama 6 bulan ber'alan. Berdasarkan in=ormasi &ang dihimpun <eputar Indonesia !<I%( sebagian besar direksi dan pemangku kepentingan perseroan dikabarkan telah melarikan diri ke luar negeri. ;al ini 'elas menggambarkan bah4a "I#$ melanggar Prinsip "esponsibilitas. Prinsip Kemandirian )engan adan&a pen&ele4engan dana hasil IP: membuat perseroan men'adi tidak e=ekti= dalam men'alankan kegiatan operasionaln&a( tidak mampu memba&ar ga'i kar&a4an( dan tidak mampu memba&ar tunggakan listrik PL# sehingga men&ebabkan ditutupn&a cabang PT Katarina Utama di Medan. ;al ini lah &ang men&ebabkan PT Katarina Utama tidak dapat melaksanakan prinsip kemandirian. )ampak terhadap Pelanggaran GCG Ketidakperca&aan para pemegang saham Ketidakperca&aan kar&a4an( munculn&a berbagai demo kar&a4an di berbagai cabang PT Katarina Utama Ketidakperca&aan Mitra Ker'a( penggelembungan nilai aset dengan memasukkan se'umlah piutang =ikti= &ang dituduhkan kepada satu pemegang saham Katarina( PT Media Intertel Graha !MIG%( membuat mitra ker'a tersebut berbalik melaporkan Mana'emen "I#$ dan menimbulkan ketidakperca&aan kepada Mana'emen "I#$ Ketidakperca&aan Pemerintah( PL# memutus aliran listrik ke kantor cabang "I#$ di Medan( <umatera Utara( karena tidak mampu memba&ar tunggakan listrik sebesar "p 3 'uta untuk tagihan selama 6 bulan ber'alan Bursa menghentikan perdagangan saham "I#$ se'ak a4al <eptember 12.2 Tidak ber'alann&a kegiatan operasional perusahaan karena perusahaan tidak mampu membia&ai kegiatan operasional sehingga tidak ada pemasukan bagi perusahaan( bahkan kantor cabang "I#$ di Medan akhirn&a ditutup.