Anda di halaman 1dari 4

Diagnosa Managemen 1.

Intensitas pemberian Promosi Kesehatan berkaitan dengan imunisasi dan balita kurang optimal terkait dengan kurangnya tenaga kesehatan dalam pelaksanaan program imunisasi balita Desa Kucur 2. Pengoptimalisasian pengetahuan kader terhadap pengembangan skill promkes/ penyuluhan program imunisasi dan balita di Desa Kucur

Interversi No 1 Diagnosa Managemen Intervensi

Intensitas pemberian Promosi Puskesmas Kesehatan imunisasi optimal kurangnya dalam berkaitan dan balita dengan kurang dengan kesehatan program 1. Menyusun operasional dan menetapkan rencana pembinaan

pelaksanaan

terkait tenaga

puskesmas yang meliputi program promosi kesehatan dan kegiatan puskesmas

pelaksanaan

berdasarkan petunjuk teknis kegiatan untuk kelancaran pelaksanaan tugas. 2. Penjadwalan promosi kesehatan yang rutin dan teratur, untuk peningkatan mutu kesehatan masyarakat 3. Melakuakn audit keperawatan secara berkala untuk mengevaluasi secara profesional mutu pelayanan keperawatan dalam bidang promosi kesehatan dan menghasilkan peningkatan

imunisasi balita Desa Kucur

kualitas pelayanan keperawatan di desa kucur. 4. Perekrutan tenaga baru untuk diposisikan

sebagai pelayanan promosi kesehatan, bukan hanya di desa kucur tetapi juga mencakup semua desa, tenaga baru bertanggung jawab penuh terhadap semua kegiatan promosi

kesehatan.

Tenaga Kesehatan (perawat, bidan, PKM) : 1. Pemaparan hasil pengkajian di lapangan terkait pelaksanaan promkes melalui lokakarya bagi tenaga kesehatan di PKM Dau dalam

memecahkan masalah

dan mencari solusi

berkaitan dengan promkes imunisasi dan KIA. 2. Koordinasi penyampaian program terkait

promkes imunisasi dan KIA pada tenaga kesehatan desa kucur (perawat/bidan) 3. Koordinasi kerjasama dengan bidan/perawat desa dalam implementasi program promkes terkait imunisasi dan KIA. 4. Optimalisasi kerja tenaga kesehatan

(perawat/bidan) terkait promkes imunisasi dan KIA di desa kucur. 5. Optimalisasi motivasi kerja dalam

melaksanakan kegiatan Perkesmas (promkes) yang tidak lepas dari kemampuan/keterampilan petugas serta tersedianya sarana dan

prasarana pendukung.

Kelurahan, Kader, Komunitas 1. Koordinasi kerjasama dengan perangkat desa, kader dan masyarakat dalam implementasi program promkes terkait imunisasi dan KIA. 2. Pemberdayaan masyarakat terkait program promkes membentuk imunisasi kelompok dan KIA. Misalnya anak dan

peduli

imunisasi di lingkungan desa. 3. Optimalisasi kerja kader dan anggota

masyarakat lain terkait promkes imunisasi dan KIA di desa kucur.

Pengoptimalisasian pengetahuan kader terhadap

Puskesmas 1. menggunakan pendekatan problem solving

pengembangan skill promkes/ penyuluhan program imunisasi dan balita di Desa Kucur

style dengan memberikan trigger terhadap kader mengenai program imunisasi 2. melakukan pendekatan strukturat terhadap

manajemen konflik yaitu meningkatkan interaksi sosial dengan mempererat kerjasama antara pelaksana program imunisasi 3. penyusunan program pembinaan dan pelatihan terhadap individu kader mengenai program imunisasi, Tenaga Kesehatan (perawat, bidan, PKM) : 1. Pemberdayaan tenaga kesehatan lainnya untuk membantu kurangnya tenaga kesehatan yang ada di Desa Kucur 2. Optimalisasikan kinerja tenaga kesehatan yang sudah ada dengan cara memberikan jadwal wajib untuk merefresh pengetahuan, sklil

promkes para kader di Desa Kucur 3. Advokasi fasilitas yang dibutuhkan tenaga kesehatan untuk menunjang kinerja dalam pengembangan skill promkes/penyuluhan para kader di Desa Kucur 4. Bangun kemitraan yang kuat dengan tenaga kesehatan swasta atau mandiri yang ada di desa Kucur.

Kelurahan, Kader, Komunitas 1. Pengembangan program edukasi pada orang tua tentang pentingnya imunisasi untuk bayi, rute pemberian imunisasi , respon dan manfaat pemberian imunisasi dan kerugiannya. 2. Menginformasikan pada tiap orang tua tentang manfaat protektif dari imunisasi

3. Pemberdayaan

kader

dalam

pemberian

informasi yag telah disediakan oleh CDC (center for Dieseas Control) 4. Pengembangan program penyuluhan kader dalam meningkatkan kemampuan kognitif

tentang imunisasi dan masalah balita 5. Penyediaan alat-alat kesehatan dalam

mendukung pelaksanaan program imunsasi 6. Monitoring implementasi. perkembangan program