Anda di halaman 1dari 5

LO : 4 (JUITA, RABEL & SATRIA )

LIMFADENITIS
4.1. ANAMNESIS LIMFADENITIS Keluhan U a!a : Pembengkakan Kelenjer di bagian bawah Regio Supra Clavicula Dekstra. Bengkakn a sebesar telur pu uh ! lunak serta n eri bila di tekan. Keluhan "en#e$ a dari lim"adenitis ialah : #dan a luka perih berden ut biasan a muncul pada daerah sellulitis #noreksia $alaise $enggigil dan demam %&!'( ) *+(C. ,akikardia ,erdapat garis merah pada kulit mulai dari luka sampai ke lim"onodi regional! biasan a meluas dan lunak akibat keterlibatan lim"atik. #dakah batuk! n eri tenggorokan dan ruam.

Penurunan berat badan! demam! keringat malam adalah gejala dari lim"oma. R%&a#a "en#a'% #dan a peradangan tonsil -amandel. sebelumn a mengarahkan kepada in"eksi oleh streptokokus. #dan a in"eksi gigi dan gusi dapat mengarahkan kepada in"eksi bakteri anaerob. ,rans"usi darah sebelumn a dapat mengarahkan kepada Citomegalovirus! /pstein Barr 0irus atau 120. R%&a#a O(a ) O(a an a. Riwa at obat)obatan: "enitoin dan isonia3id. R%&a#a "e'e$*aan +an "e$*alanan Paparan terhadap in"eksi 4 kontak sebelumn a kepada orang dengan in"eksi saluran na"as atas! "aringitis oleh Streptococcus! atau tuberculosis turut membantu mengarahkan pen ebab lim"adenitis. Riwa at perjalanan atau pekerjaan! misaln a perjalanan ke daerah)

LO : 4 (JUITA, RABEL & SATRIA ) daerah di #"rika dapat mengakibatkan pen akit ,ripanosomiasis! orang ang bekerja dalam hutan dapat terkena ,ularemia.

LO : 4 (JUITA, RABEL & SATRIA ) 4.,. -EMERIKSAAN FISIK LIMFADENITIS Pada pemeriksaan "isik lim"adenitis harus dicatat ada tidakn a n eri tekan! kemerahan! hangat pada perabaan! dapat bebas digerakkan atau tidak dapat digerakkan! #pakah ada "luktuasi! konsistensi apakah keras atau ken al. Pasien tampak sakit ringan atau berat ! demam! dan pada kulit adakah lesi misaln a selulitis! abses! melanoma. Periksa dimana kelenjer getah bening ang membesar : $isaln a di bagian bawah Regio Supra Clavicula Dekstra! K5B di servikal! aksilaris! inguinal! dll. 6kuran: 7ormal bila diameter +!8 cm -pada lipat paha 9:!8cm dikatakan abnormal.. 7 eri tekan: 6mumn a diakibatkan peradangan atau proses perdarahan. Konsistensi: Keras seperti batu mengarahkan kepada keganasan! padat seperti karet mengarahkan kepada lim"oma; lunak mengarahkan kepada proses in"eksi; "luktuati" mengarahkan telah terjadin a abses4pernanahan. Penempelan: Beberapa Kelenjar 5etah Bening ang menempel dan bergerak

bersamaan bila digerakkan. Dapat akibat tuberkulosis! sarkoidosis keganasan. Pembesaran K5B leher bagian posterior terdapat pada in"eksi rubela dan mononukleosis. Pada pembesaran K5B oleh in"eksi virus! K5B umumn a bilateral -dua sisi) kiri4kiri dan kanan.! lunak dan dapat digerakkan. Bila ada in"eksi oleh bakteri! kelenjar biasan a n eri pada penekanan! baik satu sisi atau dua sisi dan dapat "luktuati" dan dapat digerakkan. #dan a kemerahan dan suhu lebih panas dari sekitarn a mengarahkan in"eksi bakteri dan adan a "luktuati" menandakan terjadin a abses. Bila lim"adenitis disebabkan keganasan! tanda)tanda peradangan tidak ada! K5B keras dan tidak dapat digerakkan -terikat dengan jaringan di bawahn a.. Pada in"eksi oleh mikobakterium pembesaran kelenjar berjalan mingguan)bulanan! walaupun dapat mendadak! K5B menjadi "luktuati" dan kulit diatasn a menjadi tipis! dan dapat pecah. #dan a tenggorokan ang merah! bercak)bercak putih pada tonsil! bintik)bintik merah pada langit)langit mengarahkan in"eksi oleh bakteri streptokokus. Pembengkakan pada jaringan lunak leher -bull neck. mengarahkan kepada in"eksi oleh bakteri di"teri. <aringitis! ruam)ruam dan pembesaran limpa mengarahkan kepada in"eksi epstein barr virus. #dan a radang pada selaput mata dan bercak koplik mengarahkan kepada campak.

LO : 4 (JUITA, RABEL & SATRIA ) 4... -EMERIKSAAN -ENUNJAN/ 1. 0a1%l La(2$a 2$%u! "a+a l%!3a+en% %1 : =ekositosis biasan a tanpa perubahan. Pada akhirn a! kultur darah menjadi positi"! umumn a spesies sta"ilokokus atau streptokokus. Pemeriksaan kultur dan sensitivitas pada eksudat luka atau pus dapat membantu pengobatan in"eksi. ,. -e!e$%'1aan M%'$2(%2l24% Pemeriksaan mikrobiologi ang meliputi pemeriksaan mikroskopis dan kultur.

Spesimen untuk mikrobiologi dapat diperoleh dari sinus atau biopsi aspirasi. Dengan pemeriksaan ini kita dapat memastikan adan a mikroorganisme pada spesimen. Kultur -contoh dikirim ke laboratorium dan diletakkan pada kultur medium ang membiarkan mikroorganisme untuk berkembang. kemungkinan diperlukan untuk memastikan diagnosa dan untuk mengidenti"ikasikan organisme pen ebab in"eksi. .. Ul $a12n24$a3% (US/) 6S5 merupakan salah satu teknik ang dapat dipakai untuk mengetahui ukuran! bentuk! dan gambaran mikronodular. 6S5 juga dapat dilakukan untuk membedakan pen ebab pembesaran kelenjar -in"eksi! metastatik! l mphoma! atau reakti" hiperplasia.. 4. B%2"1% Biopsi adalah pengambilan sejumlah kecil jaringan dari tubuh manusia

untuk pemeriksaan patologis mikroskopik. Biopsi #spirasi >arum 1alus -Fine Needle Aspiration Biopsy4 <7#B.! adalah prosedur biopsi ang menggunakan jarum sangat tipis ang melekat pada jarum suntik untuk menarik -aspirasi. sejumlah kecil jaringan dari lesi abnormal. Sampel jaringan ini kemudian dilihat di bawah mikroskop. Biopsi keban akan dlakukan untuk mengetahui adan a kanker. Bagian apapun dari tubuh! seperti kulit! organ tubuh maupun benjolan dapat diperiksa. In+%'a1% F%ne Nee+le A1"%$a %2n B%2"1# : Pasien ang menjalani <7#B umumn a dideteksi memiliki massa jaringan lunak di bawah permukaan kulit atau mukosa selama pemeriksaan klinis. $assa leher dapat dideteksi dengan teknik ini. Karena massa ang dalam sulit dibiopsi! <7#B dapat sangat membantu.

LO : 4 (JUITA, RABEL & SATRIA ) Kegagalan untuk mengecil setelah *)? minggu dapat menjadi indikasi untuk dilaksanakan biopsi K5B. Biopsi dilakukan terutama bila terdapat tanda dan gejala ang mengarahkan kepada keganasan. K5B ang menetap atau bertambah besar walau dengan pengobatan ang adekuat mengindikasikan diagnosis ang belum tepat. 5. 6T S7an C, Scan adalah mesin @)ra tubuh untuk mengetahui apa ang menggunakan komputer untuk mengambil gambar

ang mungkin men ebabkan lim"adenitis. C, scan dapat

digunakan untuk membantu pelaksanaan biopsi aspirasi kelenjar lim"e intratoraks dan intraabdominal. C, Scan dapat mendeteksi pembesaran K5B servikalis dengan diameter 8 mm atau lebih.

REFERENSI : 5leadle! >onathan. #t a 5lance #namnesis dan Pemeriksaan <isik -A++&.. Penerbit /rlangga! >akarta! 1al: '? $. ,ierne ! >r.! $D ! =awrence! $cPhee! $D! Strphen! Papadakis! $D! $a@ine. Buku A Pen akit Dalam Diagnosis B ,erapi Kedokteran. Penerbit Salemba $edika ! >akarta. Repositor .usu.ac.id4bitstream4Chapter4 =im"adenitis. Di unduh pada tgl : A? $ei A+:%. Scribd.Com4=2$<#D/72,2S. Di unduh pada tgl : A? $ei A+:%.