Anda di halaman 1dari 13

Karya inovasi bidan di institusi dan masyarakat Inovasi merupakan suatu program terbaru yang jarang diketahui oleh

masyarakat umum, dan bila itu terjadi akan membuat suatu perubahan sistem yang lama menjadi baru. Di poskesdes Dwi Rahmawati yang bertempat di desa Banyurejo ini juga menyediakan berbagai inovasi dan program-program terbaru yang dapat menarik perhatian masyarakat sekitar. Walaupun berada di desa, bidan Dwi Rahmawati tidak ingin poskesdes ini kalah saing dengan poskesdes-poskesdes lainnya. Diantara program-program tersebut ada program yang diadakan hingga saat ini yaitu senam ibu hamil. Senam hamil merupakan senam sebagai bentuk latihan guna memperkuat dan mempertahankan elastisitas otot-otot dinding perut, ligamen-ligamen, otot dasar panggul yang berhubungan dengan proses persalinan. an!aat-man!aat dari senam hamil antara lain " elemaskan otot-otot tubuh dan melan#arkan peredaran darah $ubuh merasa lebih rileks, segar dan bugar empermudah persalinan dan menjaga kesehatan janin Senam ibu hamil ini diadakan di balai desa, dikarenakan lokasi di poskesdes Dwi Rahmawati tidak men#ukupi untuk dilakukan senam. %leh karena itu, balai desa digunakan sebagai tempat melakukan kegiatan sedangkan bidan Dwi Rahmawati beserta para kader sebagai pelaksana. &endala yang sering dihadapi dari diadakannya senam ibu hamil ini adalah kurangnya kesadaran dari para ibu untuk melakukan senam. Dari '( yang diundang hanya ) orang yang datang. ereka menganggap bahwa senam tidak begitu penting, dikarenakan di dalam rumah pun mereka juga melakukan berbagai kegiatan yang menurut mereka sudah dikatakan sebagai olahraga, misalnya men#u#i, memasak, dan melakukan pekerjaan ibu rumah tangga lainnya.

*ntuk mengatasi kendala dan menarik perhatian masyarakat kembali adalah dengan #ara mengajak para kader yang sudah pernah melakukan senam untuk melakukan senam. Sehingga para ibu hamil tertarik dengan apa yang dilakukan para kader di desa Banyurejo. Selain senam ibu hamil, terdapat beberapa inovasi yang dilakukan di poskesdes Dwi Rahmawati. Diantaranya adalah pijat bayi. *ntuk program pijat bayi ini sendiri dikenai tari! sebesar Rp +,.---,--. an!aat pijat bayi antara lain "

engusir rasa tak nyaman elatih respon sara! eningkatkan kualitas tidur, bayi tidur lebih lama dan lebih nyenyak setelah dipijat. embantu pertumbuhan massa otot. eningkatkan suplai oksigen dan aliran nutrisi di dalam sel-sel tubuh. elan#arkan sirkulasi tubuh. eningkatkan indera-indera sensorik. .ada bulan /ovember tahun ini poskesdes Dwi Rahmawati juga telah mengadakan &B

masal yang tidak dikenai biaya karena ini merupakan program pemerintah yang berupa &B sa!ari atau &B keliling, jenis &B yang sering diminta adalah jenis yang suntikan. Selain itu ada juga implant. Implant adalah alat kontrasepsi di bawah kulit yang berbentuk seperti kapsul berisi hormon progesteron yang ditanamkan dibawah kulit. Implant men#egah terjadinya kehamilan melalui beberapa #ara, yaitu " +. en#egah ovulasi

0. .erubahan lendir serviks menjadi kental sedikit, sehingga menghambat pergerakan spermato1oa '. engurangi transportasi sperma

&elebihan penggunaan implant "


.erlindungan jangka panjang 2sampai , tahun3. .engembalian tingkat kesuburan yang #epat setelah dilepas. $idak mengganggu hubungan seks. $idak mengganggu 4SI Dapat dilepas sesuai kebutuhan. &ekurangan penggunaan implant " timbul perasaan mual dan sakit kepala terjadi peningkatan atau penurunan berat badan. perasaan atau kegelisahan.

4kan Bisa

.erubahan

embutuhkan tindak pembedahan ke#il untuk insersi dan pen#abutan. .rogram-program yang dibuat .oskesdes Dwi Rahmawati ini tidak terlepas dari #ampur

tangan masyarakat. Dalam hal ini para kader desa lah yang memiliki peran lebih untuk mensosialisasikan kepada masyarakat selain para bidan sendiri. .ara kader desa ini dengan sukarela membantu agar program-program dari poskesdes Dwi Rahmawati terlaksana dengan baik. 5ara poskesdes menarik perhatian masyarakat sekitar untuk ikut serta dalam inovasi terbaru yang dilakukan dengan berbagai #ara, yaitu " 1. elakukan pertemuan dengan kepala desa di desa Banyurejo yang dihadiri oleh para kader desa dan juga masyarakat sekitar. Dalam pertemuan tersebut para kader desa yang sebelumnya telah mendapatkan pembinaan dari bidan. 2. 3. embuat berbagai brosur yang menjelaskan inovasi terbaru yang dilakukan. engajak para ibu-ibu atau kader desa yang sebelumnya pernah melakukan inovasi tersebut atau mendapatkan pembinaan sebelumnya oleh para bidan, sehingga para ibu-ibu tertarik untuk ikut terjun langsung dalam senam ibu hamil

4. Selain itu di desa Banyurejo ini juga masih terdapat dukun yang ikut membantu mensosialisasikan program terbaru, sehingga ibu hamil yang masih per#aya dengan metode-metode lama tetap tertarik untuk bergabung Pemasaran Sosial Jasa Asuhan Kebidanan 1. Pengertian Pemasaran Sosial Se#ara umum pemasaran sosial dapat diartikan sebagai suatu ran#angan dan implementasi program yang bertujuan untuk memperkenalkan atau mempromosikan suatu gagasan sosial atau suatu kasus kepada masyarakat. 4da dua konsep penting yang ada dalam istilah pemasaran in!ormasi tentang barang dan jasa. 6adi, dalam aktivitas pemasaran sosial, produsen tidak hanya ber!ikir tentang strategi menyebarkan barang dan jasa kepada para konsumen melainkan ber!ikir juga tentang bagaimana mengemas in!ormasi tentang barang dan jasa agar bisa sampai ke konsumen, ada dua kelompok orang" satu kelompok berhubungan langsung dengan barang dan jasa, dan kelompok lain berhubungan langsung dengan in!ormasi tentang barang dan jasa. %leh karena itu, pemasaran sosial dapat dilakukan melalui kampanye tentang pesan-pesan kesehatan yang sudah dikemas dalam paket in!ormasi yang lengkap yang diperuntukan bagi semua level masyarakat 2individu, kelompok, atau masyarakat3 melalui pendekatan multi strategis bagi penyegahan penyakit tertentu. 2National Cancer Institute, +7(78 Roger, +7('3 De!inisi pemasaran menurut beberapa ahli adalah sebagai berikut" +. Stanton 2+7793, pengertian pemasaran adalah suatu sistem keseluruhan dari kegiatan-kegiatan bisnis yang bertujuan untuk meren#anakan, menentukan harga, mempromosikan, dan mendistribusikan barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan, baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial. 0. $rioso .urnawarman 20--+3, pemasaran adalah proses sosial dan managerial dimana individu dan kelompok mendapatkan kebutuhkan dan keinginan mereka dengan men#iptakan, menawarkan dan bertukar sesuatu yang bernilai satu sama lain. '. .emasaran adalah proses sosial dan managerial dimana individu dan kelompok mendapatkan kebutuhkan dan keinginan mereka dengan men#iptakan, menawarkan dan bertukar sesuatu yang bernilai satu sama lain. Dari beberapa de!inisi di atas dapat disimpulkan bahwa pemasaran sosial jasa asuhan kebidanan merupakan strategi pelayanan kesehatan yang diberikan oleh bidan yang bertujuan

merubah pola pengetahuan, sikap, perilaku, dan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat, dapat dilakukan se#ara mandiri, kolaborasi atau rujukan sesuai dengan wewenang dan ruang lingkup praktiknya berdasarkan ilmu dan kiat kebidanan. .emasaran sosial adalah penerapan teknik pemasaran niaga untuk men#apai suatu tujuan so#ial yang berman!aat 2:I;<4IDS .revention .roje#t 2:4..3, +7773. $ujuan sosial itu bisa meliputi kampanye keluarga beren#ana, penurunan pemakaian rokok, pemakaian sabuk pengaman, pen#egahan :I;<4IDS, dan sebagainya. $eknik pemasaran sosial ini jika diaplikasikan dengan baik, maka pro!esi bidan akan menjadi peluang wirausaha yang menjanjikan. ereka ini tanpa berhenti mengejar visi mereka hingga menjadi kenyataan baru dalam masyarakat tempat mereka tinggal dan juga di wilayah yang lebih luas. Seorang wirausaha harus mempunyai kuali!ikasi sebagai berikut " +. Ide baru =aitu apakah orang tersebut betul-betul memiliki ide baru untuk menyelesaikan kebutuhan sosial. Sebagai #ontoh pembangunan klinik baru. 4pakah klinik tersebut mempunyai visi dari sebuah pola baru dari pelayanan kesehatan yang menjanjikan perubahan pada klinik di seluruh wilayah sebuah /egara atau di daerah yang lebih luas lagi. 0. &reati! Seorang yang sukses haruslah kreati! dalam menentukan tujuan dan dalam meme#ahkan masalah-masalah yang tidak terelakkan mun#ul saat ia mengejar visinya tersebut. '. &emampuan berwirausaha &emampuan ini bersi!at praktis dan pragmatis. 6adi mereka mengetahui bagaimana mengatasi rintangan, dan mereka dikendalikan oleh ide dan niat mereka untuk membuat ide tersebut menjadi kenyataan. ). &arakter etis &arakter etis adalah seseorang yang dapat menjalankan !ungsi-!ungsi layanan publik. 4tau orang yang dapat diper#aya dan menjaga kehormatannya. 2. a. ujuan Pemasaran Sosial emberikan pelayanan yang bermutu yang dibutuhkan masyarakat. ereka harus menggunakan daya kreativitasnya dari hari ke hari, dari tahun ke tahun, agar men#apai sukses.

.emasaran sosial mempunyai tujuan sebagai berikut "

b.

emberikan pelayanan sesuai dengan standar praktik, keterampilan yang mantap 2dalam memberikan pelayanan kepada klien3. an!aat pemasaran sosial adalah meningkatkan kepuasan kelompok sasaran, meningkatkan daya tarik program berbagai kemungkinan sumber daya baru, dan meningkatkan e!ektivitas dan e!isiensi program. 3. !angkah"langkah Pemasaran Jasa Kebidanan

a. +3

emahami konsumen serta kebutuhan dan keinginannya engumpulkan in!ormasi > 6umlah populasi keseluruhan > 6umlah perempuan belum nikah > 6umlah perempuan nikah > 6umlah bayi dan balita > &ondisi ekonomi > &ebiasaan mempergunakan pelayanan kesehatan, khususnya kesehatan reproduksi 03 4nalisa atau menyimpulkan in!ormasi > enentukan prioritas target konsumen yang dituju .rioritas + " target konsumen utama .rioritas 0 " target konsumen utama '3 > > enentukan desain pelayanan enerjemahkan kebutuhan target konsumen utama dan pendukung jenis pelayanan apa yang ditawarkan, buat se#ara rin#i engidenti!ikasikan kebutuhan sumber uatama > .ersiapan oprasional pelayanan termasuk pemilihan lokasi

b. +. 0. #.

empromosikan jasa 6asa yang sudah didesain, dipromosikan dengan menggunakan media. edia promosi sederhana dan praktis .eran word of mouth sebagai sarana promosi enetapkan tari! pelayanan $ari! pelayanan<harga se#ara sederhana dapat diartikan sebagai sejumlah uang yang ditagihkan terhadap suatu produk<jasa. 6umlah tersebut merupakan nilai yang diperlukan

konsumen untuk menikmati, menggunakan jasa pelayanan yang diberikan. :arga merupakan satu-satunya elemen produk yang menghasilkan pendapatan. d. embangun masyarakat kemitraan dan keper#ayaan konsumen dan masyarakat itra pelayanan adalah semua pihak baik institut<lembaga !ormal dan non !ormal maupun perorangan<individu yang ada dalam masyarakat yang memiliki potensi dan kemampuan untuk mendukung bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada konsumen dan masyarakat, baik se#ara langsung maupun tidak langsung. itra pelayanan tersebut meliputi " +. Institusi<lembaga pelayanan kesehatan " .uskesmas, Rumah Sakit, &linik Dokter dan lain-lain. 0. uspida " 5amat, ?urah, .&&, dan lain-lain. asyarakat 2?S 3. '. Institusi atau lembaga keuangan " &operasi, Bank, .erusahaan pemasok, dan lain-lain. ). ?embaga Swadaya e. ,. Institusi keagamaan dan institusi .endidikan. embina hubungan dan mendayaguna potensi pelayanan itra pelayanan bisa sangat berperan penting untuk mendukung keberhasilan bidan dalam memberikan pelayanan kebidanan mandiri. Bidan dapat meman!aatkan potensi mitra pelayanan kebidanan yang diberikan bidan. !. embangun keper#ayaan konsumen dan masyarakat $itik awal keberhasilan pelayanan kebidanan sangat ditentukan oleh besarnya keper#ayaan yang diberikan konsumen dan masyarakat terhadap individu bidan sebagai penyedia jasa. &eper#ayaan konsumen terbangun melalui proses pembentukan persepsi konsumen yang memakan waktu panjang. g. anajemen pelayanan yang ber!okus pada pelanggan Inti dari manajemen pelayanan kebidanan adalah mendayagunakan input yang telah terstandar 2&ajian andiri Bidan Delima3 melalui alur dan kiat manajemen oprasional 2yang menunjang anajemen yang handal 2terstandar3 akan asuhan3 dan manajemen asuhan kebidanan. pemberi pelayanan. 4. Karakteristik Pemasaran Jasa Kebidanan

menghasilkan kesejahteraan ibu, bayi dan kepuasan pelanggan serta kepuasan bidan sebagai

.elayanan atau asuhan kebidanan termasuk dalam pelayanan kesehatan. .elayanan kesehatan memiliki karakteristik yang spesi!ik karena berhadapan langsung dengan individu. &arakteristik pemasaran jasa dalam palayanan kesehatan antara lain " +. Besi!at sukarela. $idak memaksa klien untuk menggunakan layanan yang ditawarkan. &lien bebas menentukan pilihan pelayanan. 0. &ontak se#ara personal. Dalam pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan harus melakukan kontak langsung se#ara personal dengan klien melalui pendekatan sosial budaya. '. ) Berpa#u dengan waktu. .elayanan kesehatan harus diberikan dengan segera dengan mempertimbangkan keadaan klien. Sensiti! 2terutama kesehatan repsoduksi3. &esehatan reproduksi merupakan hal yang sangat pribadi dan sensiti! sehingga seringkali klien enggan berkunjung ke pelayanan kesehatan dan membi#arakan masalah tersebut. Sikap yang menghormati privasi klien dan tidak menghakimi dari seorang bidan akan membuat klien bersikap positi! terhadap layanan kesehatan yang kita berikan. #. Pemasaran Jasa dalam Pelayanan Kebidanan .emasaran jasa dalam pelayanan kebidanan memiliki empat komponen utama, yaitu " +. Klien/pelanggan &lien atau pelanggan merupakan konsumen dari pelayanan kesehatan yang memiliki kedudukan sangat penting. $ipe pelanggan terdiri dari pelanggan perantara, pelanggan konsumen, pelanggan interna, dan pelanggan prospek. 0. Kompetisi elalui keberadaan pro!esi lain akan ter#ipta iklim kompetisi yang apabila dikelola dengan baik maka akan memotivasi bidan untuk mengevaluasi dan mengembangkan diri. '. Jaringan 6aringan diperlukan untuk memperluas #akupan pemasaran pelayanan kesehatan yang akan membantu kelan#aran kegiatan pemasaran. 6aringan tersebut dapat berbentuk klinik, pelayanan di rumah, rujukan, dan perusahaan atau asuransi.

). Klinik Dalam mengelola klinik diperlukan beberapa pertimbangan yang men#akup kekuatan merek, proses pelayanan, keunggulan kompetiti!, dan tari! pelayanan. .roses pemasaran pelayanan terbagi menjadi ' kelompok " +. Internal elalui promosi internal, penawaran kemudahan, dan role model. 0. Interaktif elalui rujukan, interaksi individual, dan komunikasi verbal. '. Eksternal elalui iklan di media massa, materi promosi, dan program khusus. Setiap usaha pada dasarnya menawarkan produk tertentu kepada masyarakat sebagai target konsumennya. &onsep pemasaran modern terdiri dari ' tingkat, yaitu " a. b. #. engetahui keinginan #alon pembeli. elakukan kegiatan pemasaran terpadu. emperoleh laba dan konsumen puas. $.Produk Pelayanan Kebidanan .roduk utama yang ditawarkan dalam pro!esi bidan adalah jasa pelayanan kesehatan khususnya bagi perempuan dan anaknya 2bayi yang baru lahir3. Dalam memberi jasa pelayanan diperlukan produk pendukung berupa barang, obat-obatan, alat kesehatan, perlengkapan persalinan dan sebagainya, sehingga dapat disimpulkan bahwa produk yang ditawarkan merupakan kombinasi barang dan jasa, dengan jasa sebagai produk utama dan barang sebagai produk pendukung. Ragam pelayanan bervariasi sejalan dengan perkembangan kebutuhan perempuan dan anaknya. %. Pelayanan Kebidanan Ruang lingkup pelayanan kebidanan sangat erat hubungannya dengan wewenang pro!esi bidan 2&epmenkes RI /o.7--<S&<;II<0--03, men#akup " a. .elayanan kebidanan b. .elayanan keluarga beren#ana #. .elayanan kesehatan masyarakat

&. 'esain jasa pelayanan (PS Desain jasa pelayanan yang akan ditawarkan perlu ditentukan karena beberapa pertimbangan untuk menentukan !o#us pada persiapan " a. .ersiapan sumber daya b. #. eletakkan harapan konsumen se#ara tepat emudahkan mengembangkan jasa

). 'i*usi inovasi dan Pemasaran Sosial .roses penyebarluasan in!ormasi atau material baru dan satu sumber kepada para penerima yang ada dalam suatu sistem sosial, dalam konsep sosiologi-antropologi, disebut dengan di!usi inovasi. Divusi inovasi merupakan model penyebarluasan gagasan atau material 2teknologi3 yang diperkenalkan oleh @veret . Rogers. Rogers mengetengahkan #ara penyebarluasan inovasi 2misalnya, gagasan baru, pendekatan baru, dan strategi baru3 melalui saluran tertentu 2umumnya sistem sosial tradisional-modern3, dalam suatu tertentu kepada sejumlah anggota masyarakat atau komunitas dalam suatu sistem so#ial. 4sumsi dari suatu inovasi adalah ada jenis-jenis gagasan tertentu yang perlu diadopsikan kepada anggota-anggota dari suatu sistem so#ial karena mereka sangat membutuhkan in!ormasi tersebut dari para pemuka pendapat dalam sistem so#ial. Sedangkan karakteristik sukses inovasi terjadi kalau para anggota sistem so#ial itu menerima inovasi tersebut. S#hinke dan %rlandi 2+77+3 mengemukakan bahwa inovasi itu selalu menghasilkan suatu perubahan melalui , tahap " a. obilisasi 4ktivitas dari pemrakarsa inovasi untuk menggerakkan seluruh unsure yang berkepentingan dalam proses komunikasi kesehatan. isalnya, aktivitas untuk menggerakkan para komunikator kesehatan 2penyuluh, pelatih, guru, mentor, dan lain-lain3, meran#ang in!ormasi, memilih media, mempersiapkan audiens atau kelompok sasaran agar komunikasi menjadi e!ekti! dan e!isien. b. 4dopsi

4ktivitas dari pemrakarsa inovasi untuk meran#ang in!ormasi, kemudian dikirimkan melalui pilihan media tertentu, lalu mengupayakan metode dan strategi penyampaian dan aktivitas reaksi atau respons dari audiens terhadap in!ormasi dalam bentuk menjadikan in!ormasi itu sebagai sumber untuk mengubah keadaan audiens. #. Implementasi 4ktivitas bersama antara inovasi dengan audiens untuk menerapkan gagasan, in!ormasi, teknologi baru ditengah-tengah audiens. d. .emeliharaan 4ktivitas bersama antara inovasi dengan audiens untuk memelihara kelangsungan penerimaan dan e. @volusi 4ktivitas bersama antara innovator dan audiens untuk mengimplementasikan dan memelihara seluruh inovasi baru agar inovasi itu tetap berkesinambungan. 1+. Peran Pemasaran dalam Pelayanan Kebidanan .eran pemasaran dalam pelayanan kebidanan adalah untuk " +. en#iptakan di!erensiasi 4gar dapat bersaing dengan pro!esi lain, bidan dituntut mampu memberikan pelayanan kesehatan yang beragam 2tanpa menyimpang dari kewenangan yang diberikan3. Diverti!ikasi jenis layanan yang disertai dengan peningkatan kemampuan akan memperluas #akupan klien. 0. anajemen kualitas pelayanan elalui proses pemasaran, bidan akan mampu mengevaluasi diri mengenai kelebihan dan kekurangan layanan kesehatan yang ia tawarkan kepada klien sehingga ia dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan. '. eningkatkan produktivitas $enaga kesehatan dituntut untuk memperluas wawasan keilmuannya serta keterampilan teknisnya sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada klien. pelaksanaan gagasan, in!ormasi dan teknologi yang telah diterima 2adopsi3.berkesinambungan.

.erbandingan teori dengan kenyataan Dari teori-teori yang telah diuraikan, dapat diambil pernyataan bahwa poskesdes Dwi rahmawati sudah melakukan kegiatan sesuai dengan teori pemasaran sosial jasa asuhan, diantaranya " +. Di poskesdes Dwi Rahmawati sudah mengadakan teknik pemasaran yang baik. Dibuktikan dengan adanya ide-ide baru yang diran#ang dari bidan Dwi Rahmawati dalam menarik perhatian masyarakat untuk berobat di poskesdes Dwi Rahmawati, diantara programprogram tersebut adalah adanya inovasi pijat bayi, senam ibu hamil, &B masal, dan implant. Ini juga sesuai dengan teknik pemasaran bahwa seorang yang berwirausaha dengan baik memiliki kreati!itas dalam melakukan pekerjaan. 0. Di poskesdes Dwi Rahmawati juga telah melakukan langkah-langkah pemasaran dengan baik. Ini sesuai dengan teori dimana dalam pemasaran terdapat langkah-langkah dalam memasarakna produk. '. Dalam mensosialisasikan program-program terbaru, poskesdes Dwi Rahmawati sudah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak, diantaranya para kader desa, dukun, dan instansi pemerintah. Ini sesuai teori dimana dalam melakukan pemasaran terdapat mobilisasi sebagai penggerak dalam proses komunikasi. ). Dalam memasarkan produknya poskesdes Dwi Rahmawati juga telah melakukan adopsi pemilihan media untuk mensosialisasikan program-program terbaru, diantaranya dengan pembuatan brosur, pembinaan dukun, dan penyuluhan dengan masyarakat. ,. Bidan Dwi rahmawati juga telah mengadakan evaluasi dalam setiap progamnya. :al ini sesuai dengan teori dimana hasil perubahan dari diadakannya inovasi adalah adanya evaluasi. A. .oskesdes Dwi Rahmawati juga telah melakukan perannya dalam memasarkan jasa asuhan, dengan adanya di!erensiasi, manajemen kualitas pelayanan, dan peningkata produktivitas

Da!tar pustaka /ama yang mosting.tahun.judul postingan.alamat.diakses tanggal BBBBBBB. 0--7.

Pemasaran

Sosial

Jasa

Asuhan

Kebidanan.

http"<<d'kebidanan.blogspot.#om<0--7<++<pemasaran-sosial-jasa-asuhan-kebidanan.html diakses pada tanggal +( Desember 0-+0 BBBBBB. BBBBB . .ijat Bayi Sebagai *ngkapan 5inta. http"<<www.ayahbunda.#o.id<4rtikel<$erbaru<$erbaru<man!aat.pijat.bayi<--+<--+<++',<' diakses pada tanggal +( Desember 0-+0 4yurai. 0--7. Implant < Susuk. http"<<ayurai.wordpress.#om<0--7<-A<+(<implant-susuk< diakses pada tanggal +( Desember 0-+0