Anda di halaman 1dari 5

PREPARAT DARAH NATIF, WAKTU BEKU DARAH, WAKTU PENDARAHAN, LAJU ENDAP DARAH DAN BERAT JENIS Sukandi

I111 12 044 Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin, Makassar ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk melihat bentuk sel darah merah, mengetahui lamanya waktu beku darah, waktu koagulasi, waktu pendarahan, waktu laju endap darah dan berat jenis darah. Metode yang digunakan adalah preparat darah natip, penetapan waktu koagulasi, waktu pendarahan, waktu laju endap darah dan berat jenis darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pada preparat darah natip diperoleh sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit) dan keeping-keping darah (trombosit)yang merupakan komponen sel darah, waktu beku darah dan waktu pendarahan antara lakilaki dan perempuann berbeda serta laju endap darah dan berat jenis darah tiap sampel juga berbeda. Kata kunci: Preparat darah natif, waktu beku darah, waktu pendarahan, laju endap darah, dan berat jenis darah. PENDAHULUAN Darah adalah jaringan air yang terdiri atas dua bagian yaitu plasma darah dan sel darah. !el darah terdiri dari tiga jenis yaitu trombosit, leukosit, dan eritrosit ("#elyn, $%%&). Darah merupakan jaringan tubuh yang terdiri dari bagian air (plasma) dan bahanbahan interseluler. Plasma darah dan selsel darah dapat terpisah dan bebas bergerak dalam airan interseluler. 'airan ekstrasel dalam darah mensuplay sel-sel dengan nutrisi dan (at-(at lain yang diperlukan untuk )ungsi selular, tetapi sebelum digunakan (at ini harus ditrans)ort melalui membrane sel dengan dua proses utama yaitu di)usi dan osmosis serta trans)or akti). Dinding sel eritrosit sangat permeable terhadap si)at apapun. Darah mempunyai beberapa )ungsi yang penting untuk tubuh. Darah mengangkut (at-(at makanan dari alat pen ernaan ke jaringan tubuh, hasil limbah metabolisme dari jaringan tubuh ke ginjal, dan hormon dari kelenjar endokrin ke target organ tubuh (!onjaya, $%%*). Darah adalah airan yang terdapat pada semua hewan tingkat tinggi yang ber)ungsi mengirimkan (at-(at oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh, mengangkut bahan-bahan metabolisme dan juga sebagai pertahanan tubuh terhadap #irus atau bakteri. Darah di dalam pembuluh darah, airan interstitial disekitar sel, dan airan lim)e di dalam pembuluh lim)e menyusun lingkungan dalam dari makhluk hidup. Darah juga berpartisipasi dalam pengaturan kondisi asam-basa, keseimbangan elektrolit dan temperature tubuh, dan sebagai pertahanan suatu organisma terhadap penyakit. !emuanya adalah )ungsi yang berhubungan dengan pemeliharaan lingkungan internal yang konstan (!iregar, +,,*). Darah merupakan airan dengan #olume yang berbeda-beda tergantung pada jenis kelamin, ukuran tubuh, dan umur setiap orang atau indi#idu. -umlah darah dalam tubuh ber#ariasi tergantung pada berat tubuh seseorang. Pada orang dewasa +.+/ berat badan kira-kira 0-* liternya adalah darah. 1aktor lain yang juga menentukan banyaknya darah adalah umur, pekerjaan, keadaan jantung dan pembuluh darah. 2otal sirkulasi dari #olume darah diperkirakan sekitar * s.d 34 dari total bobot badan dan angka ini ber#ariasi menurut umur, spesies, besar tubuh, akti#itas, status kesehatan, status gi(i dan kondisi )isiologi (bunting dan

laktasi) (!yai)uddin, $%%$). ALAT DAN BAHAN 5lat yang digunakan dalam praktikum adalah lan et pen, objek glass, o#er glass, mikroskop, pipa kapiler, awan petri berlapis para)in, stopwat h, laktodensimeter, tabung westergrin dengan raknya, tabung reaksi dan tutup tabung reaksi. 6ahan yang digunakan adalah kertas saring, sampel darah, antikoagulan, heparin, larutan 7a'l %,,4, alkohol 8%4, minyak emersi dan kapas. METODE PERCOBAAN A. Pr !arat Dara" Nati# Metode paktikum pada preparat darah natip adalah menyiapkan objek glass dan o#er glass yang telah bersih engan alkohol. 9emudian meneteskan larutan 7a'l %,,4 sebanyak +-$ tetes, lalu menetesi darah sebanyak satu tetes dari ujung jari yag telah ditusuk dengan lan et pen, dan menghisap dengan kertas saring apabila darah di o#er glass berlebihan. !elanjutnya mengamati di bawah mikroskop dengan perbesaran objekti) +%:, 0%:, dan +%%: bila perlu dengan menggunakan minyak emersi. 9emudian memperhatikan bentuk sel darah merah (yang miring, datar, dan adanya rouleua:), bentuk sel darah putih (adanya granula, pergerakannya, dan sebagainya). B. Waktu K$a%u&a'i Metode paktikum pada penetapan waktu koagulasi ada dua ara yaitu dengan menggunakan awan petri dan pipa kapiler. Dengan menggunakan awan petri, hal pertama yang dilakukan adalah mengambil darah dengan lan et pen. 9emudian meneteskan darah tersebut ke awan petri yang berlapis para)in sebanyak +-$ tetes. ;alu menusuk darah tersebut dengan jarum pentul se ara perlahan-lahan sampai terlihat benang )ibrin. !edangkan dengan menggunakan pipa kapiler, yaitu memasukkan darah

yang keluar dari ujung jari ke dalam pipa kapiler (yang tidak mengandung heparin) sampai 0.* pajang pipa dengan ara menempelkan satu ujungnya pada darah yang keluar dari ujung jari. 9emudian menggenggam pipa kapiler tersebut yang berisi darah dalam tangan untuk mempertahankan pada suhu tubuh selanjutnya menunggu $ menit lalu mematahkan pipa tersebut +.+% panjang pipa yang berisi darah, dan mengulangi setiap < menit sampai terbentuk benang )ibrin. Hal ini ditandai dengan bergantungnya bagian pipa yang patah. C. Waktu P n(ara"an Metode praktikum pada waktu pendarahan adalah mengambil darah dari ujung jari dengan lan et pen yang bersamaan dengan menekan stopwat h pada saat timbulnya tetes darah pertama . 9emudian mengisap setiap tetesan darah dari ujung jari tersebut dengan kertas saring, sampai tidak ada noda darah lagi. D. La)u En(a! Dara" *LED+ Metode praktikum pada waktu laju endap darah adalah menyiapkan tabung westergrin dengan raknya, dan sampel darah yang telah ter ampur dengan antikoagulan (natrium sitrat). 9emudian memasukkan ke dalam tabung westergrin lalu membiarkan berdiri tegak di raknya sampai isi tabung bertanda minus. !elanjutnya men atat berapa mm turunnya eritrosit setelah /% menit, &% menit dan ,% menit. E. B rat J ni' Dara" Metode praktikum pada berat jenis dapat dilakukan dengan menggunakan laktodensimeter. Darah dimasukkan kedalam tabung laktodensimeter, kemudian menempatkan di permukaan yang rata dan datar. Memasukkan laktodensimeter ke dalam tabung, kemudian memba a skalanya. !etelah itu, men atat dan membandingkan dengan sampel darah lain.

HASIL DAN PEMBAHASAN A. Pr !arat Dara" nati# N$ J ni' Dara" ,a-.ar

!el darah merah

!el darah putih

2rombosit

Perbesaran : +%%= !umber gambar : 1ebriani, $%+$

6erdasarkan hasil praktikum mengenai preparat darah natip, didapatkan hasil sebagai berikut yaitu diperoleh sel darah merah atau eritrosit, sel darah putih atau leukosit dan trombosit atau keping-keping darah yang merupakan komponen sel darah. Hal ini sesuai dengan pendapat Mikrajuddin ($%%0) yang menyatakan bahwa darah manusia ataupun hewan terdiri dari dua komponen penting yaitu sel-sel darah dan plasma darah ( airan darah). Dimana selsel darah itu sendiri terdiri dari sel drah merah dan sel darah putih serta keping darah, sedangkan airan drah terdiri dari airan darah (Plasma darah). B. P n !atan Waktu K$a%u&a'i J ni' K &a-in ;aki-laki Perempuan Waktu *( tik+ !a(a - (ia Ca/an Pi!a ! tri ka!i& r ++3 $0% *&0 /&% telah waktu awan waktu

N$ +. $.

!umber: Data Hasil Praktikum 1isiologi 2ernak, $%+/

Dari hasil praktikum yang dilakukan didapatkan hasil bahwa koagulasi yang dilakukan di media petri diperoleh hasil perempuan

koagulasinya *&0 detik dan laki-laki ++3 detik, sedangkan waktu koagulasi yang dilakukan pada pipa kapiler yaitu perempuan /&% detik dan laki-laki $0% detik. 6erdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa waktu koagulasi yang terjadi kurang normal karena menurut pendapat !iregar (+,,*) yang menyatakan bahwa masa pembekuan normal berkisar *-3 menit. Hal ini disebabkan karena kandungan garam dalam kalsium dalam tubuh kurang akibatnya akan sangat berpengaruh terhadap peme ahan trombosit yang mengandung tromboplastin yang penting dalam pembekuan darah, dimana tromboplastin akan bertemu protrombin dan dengan bantuan kalsium dan #itamin 9 akan menjadi trombin yang dapat mengubah )ibrinogen menjadi )ibrin. Hal ini sesuai dengan pendapat 5riwibowo ($%%8), bahwa )aktor-)aktor yang mempengaruhi waktu koagulasi darah yaitu adanya pembentukan tromboplastin, adanya ion kalsium dan substansi )aktor trombosit bereaksi dengan )aktor anti hemo)ilik membentuk tromboplastin, protrombin, prokon#ertin, akseleretor kon#ersi serum protrombin dan ion kalsium.

C. Waktu P n(ara"an N$. +. $. J ni' k &a-in ;aki-laki peempuan Waktu *( tik+ 8 00

!umber: Data Hasil Praktikum 1isiologi 2ernak, $%+/

Dari hasil praktikum yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa waktu pendarahan pada sampel darah peempuan yaitu 00 detik dan laki-lak 8i. !esuai dengan pendapat >uyton (+,3/) yaitu kisaran waktu pendarahan yang normal untuk manusia adalah +* hingga +$% detik. 6erarti waktu pendarahan pada sampel darah laki-laki sangat epat karena hanya berlangsung 8 detik. Menurut 1randson (+,,,), )aktor-)aktor yang mempengaruhi proses pendarahan yaitu besar ke ilnya luka atau umur, temperatur atau suhu, dalam menggunakan kertas saring yang terlalu ditekan atau dapat pula oleh kadar kalsium dalam darah. 1aktor yang lainnya yaitu tingkat kesehatan setiap indi#idu dan banyak tidaknya (at kalsium yang terkandung dalam darah. D. Lan)ut En(a! Dara" *LED+ N$ +. $. /. J ni' (ara" !api 5yam 9ampung 5yam ?as /aktu 01 +mm +mm $mm 21 /mm +mm $mm 31 * mm + mm / mm

+ mm, / mm, dan * mm @ayam kampung yaitu + mm, +mm, dan + mm@ dan pada ayam ras $ mm, $ mm dan / mm. Pada sampel darah ayam kampung tidak mengalami perubahan yang signi)ikan hal ini mungkin disebabkan karena sampel darah ayam kampung yang diambil telah mengalami kerusakan atau terlalu lama. !edangkan sampel darah sapi dan ayam ras mengalami penurunan se ara signi)ikan sesuai dengan pendapat 1randson (+,,$) bahwa apabila suatu sampel darah diberi (at untuk men egah penggumpalan dan dibiarkan tenang tak terganggu, sel-selnya akan turun dan mengendap (settle) ke bagian dasar hingga tak terlihat suatu airan di bagian atas berwarna menyerupai jerami yang disebut plasma darah. E. B rat J ni' Dara" N$. + $ / J ni' 'a-! & Dara" !api 5yam 9ampung 5yam ?as B rat ) ni' (ara" +,$& %,/$ %,$$

!umber: Data Hasil Praktikum 1isiologi 2ernak, $%+/

Dari hasil paktikum yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa berat jenis masing-masing sampel berbeda di mana berat jenis darah sapi yaitu +,$&, ayam kampung %,%/$ dan ayam ras %,%$$. Hal ini sesuai dengan pendapat "lert ($%%0) bahwa berat jenis darah (blood density) ber#ariasi dari spesies ke spesies dan perbedaan jenis kelamin pada spesies. KESIMPULAN Praktikum 1isiologi 2ernak Dasar mengenai Darah A maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : +. Darah terdiri atas dua komponen yaitu plasma darah dan sel darah yang terdiri atas beberapa jenis yaitu sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit) dan keping-keping darah (trombosit).

!umber: Data Hasil Praktikum 1isiologi 2ernak, $%+/

Dari hasil praktikum yang elah dilakukan diperoleh data bahwa laju endap darah pada masing-masing sampel berturut-turut pada waktu /% menit, &% menit dan ,% menit yaitu pada darah sapi

$. Baktu koagulasi adalah waktu mulai darah keluar sampai terbentuknya benang )ibrin. /. Baktu pendarahan adalah waktu mulai terjadinya tetes darah pertama sampai tidak ada lagi noda di kertas saring. 0. ;aju endap darah yaitu ke epatan mengendapnya sel darah merah hingga terbentuknya plasma yang sangat jelas terlihat pada tabung westergrin. *. berat jenis darah (blood density) ber#ariasi dari spesies ke spesies dan perbedaan jenis kelamin pada spesies. DAFTAR PUSTAKA 5riwibowo. $%%8. Praktis Belajar Biologi. Cisindo Media Persada. -akarta. "lert, >lenn. $%%0. Density of Blood. http:..hyperte:tbook. om.)a ts.$%%0. Mi hael!hmukler.shtml "#elyn, Pear e '. $%%&. Anatomi dan Fisiologi Untuk Paramedis. >ramedia Pustaka. -akarta 1ebriani, DH. $%+$. ambar !el Darah. http:..dianhusada)ebriani.blogspot. o m.p.gambar-seldarah.htmlhttp:..dianhusada)ebriani. blogspot. om.p.gambar-seldarah.html 1randson, ?.D. +,,,. Anatomi dan Fisiologi "ernak #disi ke$%. >adjah Mada Dni#ersity Press. Eogyakarta. >uyton, 5rthur '. +,3/. Fisiologi &anusia dan &ekanismenya terhadap Penyakit. ">' Penerbit 6uku kedokteran. -akarta. !yai)uddin, 5bdul 6. $%%$. Fungsi !istem "ubuh &anusia. Bidya Medika. -akarta !onjaya, Bina. $%%*. Pembelajaran Dalam 'mplementasi (urikulum Berbasis (ompetensi. 9en ana Pranada Media. -akarta !iregar, H. +,,*. )eurofisiologi #disi (elima. 6agian Almu 1aal 1akultas 9edokteran. Dni#ersitas Hasanuddin. Makassar