Anda di halaman 1dari 1

Pencegahan depresi post partum adalah dengan mengurangi faktor resiko terjadinya gangguan psikologis pada ibu hamil

dan pasca melahirkan. Hal-hal yang dapat dilakukan antara lain: 1. Luangkan waktu untuk diri sendiri, saat awal mempunyai bayi biasanya waktu tersita untuk merawat bayi. Oleh karena itu penting untuk menyediakan waktu guna memenuhi kebutuhan ibu. 2. Saling support antara suami istri. 3. Makan makanan yang bergizi, defisiensi nutrisi dapat memicu depresi (Freeman, 2006). 4. Konsumsi cukup omega 3. Penelitian menunjukan hubungan signifikan antara defisiensi omega 3 dengan depresi pasca persalinan (Freeman, 2006). 5. Tidur cukup. Kondisi tubuh yang kurang tidur membuat ibu lebih irritable dan mudah depresi. 6. Olahraga. Banyak penelitian menunjukan olahraga merupakan terapi yang efektif dalam penanganan depresi secara umum. Randomized controlled trials di Australia menunjukan olahraga berfungsi sebagai terapi adjuvan pada depresi pasce persalinan (Daley, 2007). 7. Minta bantuan keluarga dalam mengurus bayi. 8. Jangan ragu berkonsultasi dengan tenaga medis jika merasa ada tanda-tanda depresi pasce persalinan seperti kehilangan minat pada bayi, halusinasi, merasa sedih, dll. 9. Jika mempunyai riwayat depresi pasca persalinan sebaiknya berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan obat sebagai profilaksis.

Daley, Amanda., et all. 2007. The Role of Exercise in Treating Postpartum Depression: A Review of the Literature. J Midwifery Womens Health. 52: 56-62.

Freeman., et all. 2006. Randomized Dose Ranging Pilot Trial of Omega 3- Fatty Acids for Postpartum Depression. Acta Psychiatry Scand. 113: 31-35