Anda di halaman 1dari 11

Laporan Water Treatment Nurlaely Wulandari

Air yang merupakan bahan baku utama pembuatan produk minuman di PT.TRMS didapat dari air tanah yang terlebih dahulu diolah (water treatment) agar layak digunakan dalam proses. Air tanah didapat dari buah sumber sumur! dimana sumur A memiliki kedalaman "# m sedangkan sumur $ ## m. %ebutuhan air di pabrik berkisar antara &## ' (## m )*hari dengan

memiliki kedalaman

kapasitas pengolahan air & m)*hari. %ebutuhan air untuk +leaning didapat dari air yang disimpan pada tanki ra, ,ater dengan kapasitas m) sedangkan air untuk proses didapat dari air yang disimpan m ). %ebutuhan air so/t untuk utility

pada tanki A-. (a/ter +arbon /ilter) yang memiliki kapasitas air

didapat dari air yang disimpan pada tanki air so/tener dengan kapasitas air 00m). Pengolahan air digunakan untuk ) kebutuhan diantaranya 1 0. Air cleaning! air yang digunakan untuk pembersihan dan berbagai kebutuhan lain. . Air proses! air yang digunakan untuk proses pembuatan produk ). Air soft! air yang digunakan untuk kebutuhan boiler dan 2TST Air yang disalurkan dari tanki A-. (a/ter +arbon /ilter) terbagi dua setengahnya untuk kebutuhan proses produksi dan setengahnya untuk dilan3utkan mele,ati tanki resin sehingga baik digunakan untuk utility (umpan boiler! +ooling to,er). %ebutuhan air pada proses produksi diantaranya sebagai bahan baku utama saat +ooking (air panas dan dingin)! pelarut gula (sugar dissol4er). %ebutuhan air per hari untuk bagian masak dibuat dengan asumsi setiap 3am nya memasak 5 bat+h dan & buah mesin 3a+ket tank ber3alan lan+ar. 6engan demikian! setiap mesin 3a+ket tank

membutuhkan sekitar )!" ' 5 m)*3am. Sedangkan kebutuhan boiler adalah &m)*3am dan kebutuhan +ooling to,er adalah 0m)*3am.

H eader Tank

K lo r in T a n k

A ir P r o s e s F ilt e r R a w W a te r T a n k 1 T an g ki T a ng ki M an g an ese 1 M a ng a ne se 2 T angki ACF 1 T a ng ki A ir P r o s e s 1 T a n gki R e s in

T a n g ki R e g e n e ra si R e s in

A ir C le a n in g

P O M P A S U B M R S !B " T a ng ki A ir S o ft

P #$

A ir P r o s e s

RO
A i r S o ft % & ti l it' (

Gambar 1. Skema Water Treatment dengan RO $erdasarkan skema ,ater treatment tersebut! maka perhitungan kebutuhan air di pabrik dihitung dari pemenuhan kebutuhan +ooking! utility dan general per 3amnya. %ebutuhan air panas +ooking per 3am untuk 0 buah 7T adalah 5 m)*3am. %ebutuhan air panas untuk +ooking ditambah dengan +leaning tanki! masak nata dan pen+u+ian /ormulasi adalah 5!8" m )*3am. 9/isiensi R: adalah 8&;! sehingga air yang dibutuhkan untuk masuk ke dalam R: untuk menghasilkan air proses 5!8" m )*3am diperkirakan adalah (!)8m)*3am (5!8"*#!8& < (!)8 m)*3am). %ebutuhan air so/t untuk utility adalah )!(( m )*3am yang telah men+akup kebutuhan air untuk boiler! +ooling to,er! spray mold di area /illing dan sanitasi proses). 6engan demikian! kebutuhan air so/tener total dari tanki adalah kebutuhan air utility ditambah air proses yang hendak dimasukkan

dalam R: adalah 0#!#) m)*3am ()!(( = (!)8 < 0#!#) m)*3am). Tanki MM. memiliki e/isiensi >#;! sehingga untuk menghasilkan air so/tener sebanyak 0#!#) m)*3am! dibutuhkan air yang dimasukkan dalam tanki MM. sebanyak 00!05 m ) (0#.#)m) *#!> < 00.05m)). %ebutuhan air ra, yang men+akup ba+k,ash dan make up +ooling adalah !# ;. 6engan demikian! total kebutuhan air adalah 0)!08 m)*3am. Rin+ian kebutuhan air dapat dilihat pada Tabel 0. Tabel 1. Kebutuhan Air PT.TRMS
Usage Point !itchen Hot Water Cleaning Tanks Cleaning HTST Cleaning Sugar Dissolver Formulation Washing roses !ata Filling Cleaning "a#hine S$ra% "ol& "fter Filling "ake 0$ re#ooling "ake 0$ Cooling Utility 1oiler Fee&)ater Cooling To)er Conve%or 2150 C,3 Cooling To)er HTST 2150 C13 1a#k)ash WT Sanitasi roses Total Water Usage (m/h) Flow (m/jam) Total Water Type (m/h) (m/h) Process Soft eneral 1 Line 4.00 0.01 0.01 0.01 0.35 0.40 4.00 0.01 0.01 0.01 0.35 0.40 4.00 0.01 0.01 0.01 0.35 0.40 Keterangan

estimasi estimasi estimasi estimasi estimasi

0.10 0.'(

0.10 0.'(

0.10 0.'(

estimasi Flo)rate no**le+ , liter-menit. / no**le-mesin

0.01 0.01

0.01 0.01

0.01 estimasi 0.01 estimasi

1.50 0.(4 0.33 ,.00 0.10

1.50 0.(4 0.33 ,.00 0.10 1#$%& '$()

1.50 0.(4 0.33 0.10 %$&&

Ka$asitas 1oiler Flo)rate+ 1.'5 m5-min #ell. Dri6t 7oss+ 0.,8. 9va$ 7oss+ 0.0/58 Flo)rate+ 1.'5 m5-min #ell. Dri6t 7oss+ 0.,8. 9va$ 7oss+ 0.0/58 ,.00 estimasi estimasi *$#*

Total Ke:utuhan 2m5-h3 Total Ke:utuhan So6tener 2e66 ;< 4583 Total Ke:utuhan =eneral 2e66 ""F '083 Well Ca$a#it%

'$()

%$&& 1#$#%

*$#* 1%$1( 1)$##

A ir S & ) & r C * lo rin e 1 + , T a n g k i R a w W a te r A ir P e ) - e rs i* F ilt e r M a n g a n e s e !

F ilt e r M a n g a n e s e ! !

C a rb o n F ilt e r

T a n g k i A ir P ro s e s

R e s in % S o f t e n e r (

A ir P ro s e s

T a n g k i A ir S o f t e n e r

A ir S o f t

Gambar 1. Skema Proses Water Treatment

Tahapan ' Tahapan dalam ,ater treatment adalah 1 1. Klorinasi ?n3eksi klorin ber/ungsi sebagai disin/ektan! sehingga dapatmembunuh mikroorganisme dan menghentikan pertumbuhan biologis organisme dalam air. Larutan klorin yang di+ampur se+ara kontinyu setiap 5 3am sekali dengan konsentrasi &## ppm. Proses klorinasi dimulai dari pengin3eksian larutan klorin pada header tank. Air sumur yang telah diin3eksikan larutan klorin dialirkan menu3u tangki raw water untuk ditampung. Air dalam tangki raw water ini digunakan sebagai air untuk melakukan pembersihan (air cleaning). Tangki raw water terdapat buah yang masing ' masing

memiliki kapasitas

m). Penge+ekan air yang terdapat dalam tanki ra, ,ater dilakukan 5 3am sekali.

2. Filter manganese 1 dan 2 Pengolahan air untuk air proses harus mele,ati tahap lan3utan berupa /ilter manganese 0 dan . .ilter manganese bertu3uan untuk menurunkan kadar besi (.e) dan mangan(Mn). .ilter ini dilakukan pada tanki dimana kapasitas pengolahan /ilter tanki manganese ini adalah & m)*3am. @olume tanki

manganese adalah &# L dimana A bagiannya berisi mangan dan gra4el yang ber/ungsi untuk /ilter air. Setelah air disimpan di tanki A-.! akan dilakukan penge+ekan terhadap kandungan besi dan mangan dalam air. %etika kandungan besi dalam air tinggi dan melebihi standar #!#& ppm! maka akan dilakukan backwash! yaitu mangan dan gra4el dalam tanki manganese akan dibilas air yang dialirkan dari ba,ah tanki dan diBshake dengan menggerakan 4al4e bagian luarnya agar kotoran yang menempel lepas dan terba,a air untuk dibuang. Backwash dilakukan selama )# menit dengan 4olume air yang dikeluarkan selama backwash adalah 8B " m) dan dilakukan setiap 5 3am sekali.

. Filter karbon akti! Penyaringan dilan3utkan dengan menggunakan karbon akti/. Penyaringan menggunakan karbon akti/ dapat menurunkan kadar klorin bebas! men3ernihkan air! menurunkan padatan dan menghilangkan rasa dan bau pada air. %apasitas tanki karbon akti/ adalah & m )*3am. %apasitas tanki karbon akti/ adalah &# L. .ilter karbon 3enuh ditandai dengan kadar Cat organik yang tinggi pada air proses. Air yang telah mele,ati proses penyaringan dengan karbon akti/ disebut air proses. Air proses ditampung pada tangki air proses yang berukuran m). %etika dialirkan! air proses harus mele,ati filter bag

&Dm terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada partikel padat yang terba,a dalam aliran.

". Resine Air proses yang dihasilkan akan diproses lebih lan3ut untuk kebutuhan umpan boiler dan air pendingin di +ooling to,er. .ilter air dengan resin bertu3uan menurunkan kadar T2 (hardness*sadah) pada air. Air yang mele,ati cooling tower dan boiler harus memiliki tingkat kesadahan yang sangat rendah agar tidak ter3adi pengerakan yang disebabkan adanya ionBion seperti kalsium (-a =) dan magnesium (Mg =). %arena itu air proses harus diproses lagi melalui tangki resin yang didalamnya terdapat resin penukar ion untuk mengurangi kesadahan. Earam natrium digunakan sebagai sumber ion pada resin. Air yang telah diproses melalui resin penukar ion dinamakan air soft dan ditampung pada tangki air soft. Resin 3enuh ditandai dengan meningkatnya kesadahan air soft. @olume tanki resin adalah &## L! sedangkan 4olume tanki penampung air so/t adalah 00 m).

H eader Tank

K lo r in T a n k

A ir P r o s e s F ilt e r R a w W a te r T a n k 1 T an gki T an g ki M an ga ne se 1 M an ga n ese 2 T a ng ki ACF 1 T a ng ki A ir P r o s e s 1

T a ng ki R e s in

T a n g ki R e g e n e ra si R e s in

R a w W a te r T a n k 2

T an gki T an g ki M an ga ne se / M an ga n ese .

T a ng ki ACF 2 T a ng ki A ir P r o s e s 2 T a n gki A ir S o f t A ir S o f t

A ir C le a n in g

Gambar 2. #iagram Alir Proses Water Treatment di PT. TRMS

Standar air proses yang digunakan 1 Parameter Fisik Warna Aroma Rasa Kimia p2 Total Dissolved Solid Total Hardness Chlorine bebas .e ($esi) Turbidity Mikrobiologi TP9. -oli -oli/orm Maks. 0## koloni*ml negati/ negati/ Agar tuang APM APM (!& ' "!& Maks. )## ppm Maks. 0## ppm Maks. #!0 ppm Maks.#!& ppm Maks. & NTF p2meter T6S meter Titrimetri -olorimetri -olorimetri Turbidimetri Tidak ber,arna Tidak $erbau Tidak $erasa @isual :rganoleptik :rganoleptik Standar Pengukuran

%andungan besi dalam minuman harus diba,ah #.#& ppm karena apabila terlalu tinggi maka akan menyebabkan ,arna air kuning kemerahan yang nantinya mempengaruhi ,arna produk akhir. Selain itu! kandungan besi yang tinggi akan memmberikan rasa yang pahit dan kesat pada air. %andungan mangan diatas #.#0& ppm akan akan menyebabkan ,arna air men3adi biru kehitaman. Apabila kadar besi terlalu tinggi maka /ilter manganes dan /ilter karbon telah 3enuh sehingga perlu dilakukan backwash seperti yang telah di3elaskan diatas. p2 air harus di3aga antara (!& ' "!& apabila p2 diba,ah (! & akan memberikan keasaman yang tinggi dan bersi/at korosi/. Apabila p2 diatas "!& maka akan membentuk kerak pada pipaB pipa dan menurunkan akti/itas germisida klorin. Tingkat kesadahan disebabkan oleh ion -a dan Mg! dimana bila kesadahan air tinggi maka dapat menimubulkan pembentukan kerak pada pipa dan ketel uap. Penyumbatan pipa akibat kerak dapat menghambat proses pindah panas. %esadahan air yang rendah menyebabkan p2 air rendah

sehingga bersi/at korosi/ dan karakteristik air men3adi li+in. :leh sebab itu air sadah harus ditangani dengan menggunakan resin yang dapat menukar ion. 9/ekti4itas /ilter selalu dikontrol setiap saat dan tingkat ke3enuhan dilihat dari parameter kualitas hasil olahan air. .ilter manganese 3enuh ditandai dengan kadar .e yang tinggi pada air proses! /ilter karbon 3enuh ditandai dengan kadar Cat organik yang tinggi pada air proses! dan resin 3enuh ditandai dengan meningkatnya kesadahan air soft. Metode pengu3ian yang digunakan 1 0. Tahapan F3i %andungan $esi (.e) dengan +olorimeter Mengambil buah tabung ukuran # ml Memasukkan masing ' masing 0# ml sample air ke dalam tabung tersebut Menambahkan reagen .erro4er iron kedalam tabung pertama Tabung kedua dimasukkan dalam +olorimeter untuk setting alat GCeroH hingga tertera #!## ppm di layar Memasukkan tabung pertama yang berisi reagen kedalam +olorimeter Memba+a nilai yang tertera di display +olorimeter INote 1 reagen .erro4er akan membentuk ,arna orange 3ika kandungan besi dalam air tinggi . F3i %andungan %lorin bebas dengan +olorimeter Mengambil 0 tabung ukuran # ml Memasukkan 0# ml sampel air ke dalam tabung Tabung tersebut dimasukkan dalam +olorimeter untuk setting alat GCeroH hingga tertera #!## ppm di layar. Selan3utnya tabung tersebut dikeluarkan dari +olorimeter dan ditambahkan reagen 6P6 no. 0 Memasukkan tabung berisi reagen ke dalam +olorimeter Memba+a nilai yang tertera di display +olorimeter ). F3i %ekeruhan (Turbidity) dengan Turbidimeter Mengambil 0 tabung ukuran # ml Memasukkan 0# ml sampel air dalam tabung Memasukkan tabung ke dalam turbidimeter Memba+a nilai yang tertera di display turbidimeter

5. F3i T6S (Total 6issol4e Solid) dengan T6Smeter Mengambil beaker glass ukuran 0## ml Memasukkan sample se+ukupnya ( A ) kedalam beaker glass

Memasukkan elektroda dari alat T6Smeter ke dalam beaker glass tersebut Memba+a nilai yang tertera di display T6S meter &. F3i p2 dengan p2 meter Mengambil beaker glass ukuran 0## ml Memasukkan sample se+ukupnya ( A ) kedalam beaker glass Memasukkan elektroda dari alat p2meter ke dalam beaker glass tersebut Memba+a nilai yang tertera di display p2 meter

(. F3i T2 (Total 2ardness) dengan Titrimetri Mengambil ku4et Memasukkan & ml air sampel kedalam ku4et Meneteskan & tetes bu//er p2 0# ke dalam sampel tersebut Men+ampur hingga ber,arna ungu (shake) Mentitrasi +ampuran tersebut dengan 96TA hingga ber,arna biru Men+atat 4olume larutan 96TA yang terpakai hingga men+apai ,arna biru @olume 96TA yang terpakai dikalikan dengan )## dan didapat hasilnya.
=

I Notes1 ,arna biru merupakan titik eki4alen dimana semua -a

telah bereaksi dengan 96TA

Studi %asus Water Treatment $an3armasin (%alimantan Selatan) Air yang tersedia adalah air ra,a yang tidak mengalami pergantian. Air ra,a dan lumpur ra,a memiliki kandungan yang menyebabkan ter3adinya korosi. 6aerah ra,a merupakan daerah yang tergenang kerena buruknya ataupun tidak adanya sistem drainase alami. Analisis1 Air dan lumpur ra,a mengandung Cat organik! humus yang tinggi sehingga p2Bnya rendah yang mengakibatkan air ra,a bersi/at asam (p2 ).# ' 5.&). Tingkat kesadahan yang rendah %andungan .e +ukup tinggi

%andungan -u dan Jn +ukup rendah $entuk permukaan lahan +ekung Tanahnya bergambut! sehingga airnya kehitaman dan keruh %andungan bahan organik tinggi! terutama asam hulmat dan asam /ul4at

2asil Studi Literatur 1 Air gambut dapat di olah dengan menggunakan koagulasiB/lokulasi 'sedimentasi %andungan .e yang tinggi dapat di olah dengan menggunakan /ilter manganese 0 dan %andungan bahan organik dapat diturunkan dengan diolah menggunakan tabung /ilter yang berisi kerikil! pasir! busa! dan karbon akti/. 7enis koagulan yang digunakan bisa berupa koagulan organik seperti poliakrilamida atau koagulan anorganik seperti /erri klorida.

koagulan

Eambar ). Skema Proses ,ater Treatment untuk air ra,a bergambut